Anda di halaman 1dari 4

TANGERANG – WH dalam wawancara live-show di Stasiun tvOne menyatakan

bila dirinya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI 2011-2015 maka dia akan
menggelar pencarian bibit pemain sepakbola andal skala nasional, menggelar
kompetisi yang sehat dan memajukan, serta menciptakan iklim transparan yang
melibatkan masyarakat.
Host acara Menuju PSSI Satu tvOne Bedu yang pelawak menyambar dengan
pernyataan, “wah hebat ya program Pak Wahidin Halim ini…” disambut ceria
peserta live-show terdiri dari H Wahidin Halim, Erwin Aska, dan Jusuf Rizal
yang hadir dalam acara tayang Rabu (27/4) sekitar pukul 08.30.
Lalu WH – sapaan akrab H Wahidin Halim, Walikota Tangerang – menuturkan
olahraga sepakbola adalah olahraga rakyat, jadi setiap penyelenggaraan,
pembinaan, dan pertandingannya harus melibatkan masyarakat. Diyakininya
dengan keikut-sertaan masyarakat maka dunia sepakbola nasional akan menjadi
maju.
Dicontohkannya saat guliran Kompetisi AFC beberapa waktu lalu, masyarakat
Indonesia terlibat secara emosi ke dalam tubuh tim sepakbola nasional, sebab itu
kesebelasan Indonesia bisa mencapai final. Diharapkannya ke depan, timnas bila
serupa itu dengan keterlibatan secara langsung masyarakat.
Saat diuji mendribel bola secara lurus di garis putih yang disediakan di studio,
WH mampu melaksanakannya dengan baik, bahkan di ujung garis bola
ditendang WH masuk ke gawang yang tersedia. Acara yang dikemas bergembira
itu semakin seru ketika masing-masing kandidat terdiri dari 3 orang itu mencoba
menendang bola ke gawang.
WH dengan piawai menendang bola cukup keras, lurus ke tengah gawang,
hanya saja penjaga gawang bisa menangkap bola tersebut.

22 Kepala Daerah
WH sendiri diusung Persikota Kota Tangerang menjadi kandidat Ketua Umum
PSSI akan bersaing dengan 30-an kandidat lainnya. Selain itu, Persikota
didukung tokoh-tokoh sepakbola Banten pun mengusung WH menjadi calon
Wakil Ketua Umum PSSI dan mejadi calon Anggota Komite Eksekutif (Exco)
PSSI.
"Penyerahan formulir resmi kita daftarkan ke kantor PSSI pada 17 Mei, " kata
Ahmad Mardju Kodri, Pengurus Persikota kepada wartawan, Selasa (19/4) di
Sekertariat Persikota. Marju mengatakan WH merupakan calon yang diusulkan
Persikota dan menjadi calon tunggal untuk tiga posisi, yakni calon Ketua Umum,
calon Wakil Ketua Umum dan calon Anggota Komite Eksekutif (Exco).
Tiga posisi tersebut diajukan sesuai dengan prestasi serta pengalaman WH di
kancah persepakbolaan Tangerang, baik dalam kepengurusan Persikota Kota
Tangerang maupun saat menjadi pengurus dan manajer Persita Kabupaten
Tangerang.
Ternyata dalam perjalanannya setelah nama WH didaftarkan ke panitia
pemilihan Pengurus PSSI, sebanyak 22 kepala daerah se-Indonesia pemilik
kesebelasan perserikatan menyatakan dukungannya kepada WH untuk menjadi
Ketua Umum PSSI.
Sekum Persikota Syahril mengutarakan dukungan dari 22 kepala daerah se-
Indonesia ini karena cita-cita WH yang berkeinginan keras untuk memajukan
dunia sepakbola tanah air.

***
Tak Cari Populeritas
Sebelum WH mengaku dirinya bersedia dicalonkan menjadi Ketua Umum PSSI
bukan untuk mencari popularitas. WH yang sangat mencintai dunia olahraga
bermaksud untuk memajukan persepakbolaan Indonesia dan siap membawa
aspirasi rakyat.
"Saya belum memikirkan apakah bisa menang atau tidak. Namun setidaknya
dengan masuk bursa pencalonan di PSSI, saya bisa menyuarakan pendapat
untuk masyarakat demi kemajuan sepakbola di tanah air," ujarnya.
Menurutnya ada tiga sasaran yang harus dilakukan untuk perubahan PSSI,
yakni perbaikan dalam induk organisasi PSSI, perbaikan di lapangan hijau atau
pertandingan, dan mencari pendanaan PSSI untuk sepakbola di tanah air. "Selain
itu, saya juga ingin mengusung transparasi dalam pembentukan timnas."
WH menilai selama ini PSSI hanya menangkap pesan bahwa sepakbola adalah
olahraga rakyat, namun tidak bisa melibatkannya. "Di sini saya melihat adanya
benturan antara PSSI dan rakyat. Padahal saat Piala AFF, animo masyarakat
Indonesia luar biasa. Pola inilah yang nantinya harus dirubah, yakni membawa
nama masyarakat Indonesia."
KOTA BENTENG menginformasikan saat ini terdapat 30 nama yang diajukan
untuk posisi puncak kepengurusan PSSI 2011-2015 dari proses registrasi untuk
Kongres PSSI ke-35 sampai hari terakhir pendaftaran, Sabtu (23/4).
Selain WH, nama kandidat Ketua Umum PSSI itu, di antaranya Achsanul Qosasi,
Maruarar Sirait, Jusuf Rizal, Adhan Dambea, Adhyaksa Dault, Diza Rasyid Ali,
Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin, Agusman Effendi, Syarif Bastaman, Erwin Aksa,
Drs Yesaya Bunnei, Dr H Oesman Sapta Odang, Iman Arif, Sutiyoso, Robertus
Indriatno, IGK Manila, Indra Mukhlis Adnan, Rahim Soekasah, Habil Marati,
Sarman dan HM Tahir Mahmud. (imron)

----------------------------------
Tokoh Banten Dukung WH Jadi Ketua Umum PSSI
----------- HL / 7 kolom / hal 11 ---------------

PUSPEM - Kisruhnya kepengurusan PSSI saat ini membuat para


tokoh sepakbola Propinsi Banten tak ingin tinggal diam. PSSI perlu
dibenahi oleh tokoh yang kampiun dalam memimpin, lalu para
tokoh sepakbola Banten pun mendorong H Wahidin Halim untuk
menjadi Ketua Umum PSSI.
Para tokoh sepakbola Banten itu, di antaranya Wakil Gubernur
Banten HM Masduki, mantan Bupati Tangerang yang juga mantan
Ketua Umum Persita H Tadjus Sobirin, Mantan Ketua Pengda PSSI
Banten H Yitno, Ketua Pengda PSSI Banten H Satim Sofyan, manajer
Persikota H Ahmad Marju Kodri, dan beberapa nama tokoh
sepakbola Banten lainnya.
Para tokoh Banten bersepakat untuk mendorong WH – sapaan akrab
H Wahidin Halim, Walikota Tangerang dan Ketua Umum Persikota -
untuk ikut dalam bursa calon Ketua Umum PSSI. Harapan para
tokoh Banten ini terhadap WH karena mereka berkeyakinan apabila
PSSI dipimpin WH akan membawa angin perubahan.
Kepastian WH menjadi sebagai Bakal Calon (Balon) Ketua Umum
PSSI telah tercatat di Sekretariat PSSI bersama 7 balon lainnya. WH
akan bersaing memperebutkan kursi Ketua Umum PSSI bersama
Adan Dambea, Adhyaksa Dault, Diza Rasyid Ali, Djohar Arifin Husi,
George Toisutta, Agusman Effendi, dan Syarif Bastaman.

Cinta Sepakbola
Sosok WH memang pantas menjadi kandidat Ketua Umum PSSI,
mengingat pengalamannya sejak tahun 1970 menjadi manajer Persita
dan saat ini sebagai Ketua Umum Persikota. Bahkan kecintaannya
terhadap dunia sepakbola bukan hanya sekedar senang menonton,
melainkan juga bermain. Sampai saat ini di tengah kesibukannya
sebagai walikota, WH selalu meluangkan waktu untuk bermain
sepakbola.
WH memang seorang sosok pemimpin yang memiliki idealisme dan
komitmen yang kuat terhadap organisasi yang dipimpinnya. Dunia
sepakbola nasional di era kepemimpinan Nurdin Halid, tak ada
prestasi yang dibanggakan. Bahkan klub-klub sepakbola yang
berlaga di Liga Indonesa banyak yang dirugikan, termasuk Persikota.
Ketidakberesan PSSI sebagai pengelola Liga Indonesia pada saat itu,
membuat Wahidin Halim menjadi inisiator untuk mengundang para
kepala daerah selaku pemilik klub yang berlaga di Liga Indonesia
untuk membahas sepakbola tanpa APBD dan memberi rekomendasi
kepada PSSI untuk dijadikan sebagai regulasi dalam
penyelenggaraan Liga Indonesia.
Komentar Tokoh
Beberapa tokoh sepakbola Banten seperti H Yitno dan H Satim
Sofyan menyatakan bahwa WH sangat pantas menduduki jabatan
Ketua Umum PSSI mengingat kemampuannya dalam memimpin
organisasi dan memiliki kopetensi serta sangat memahami dunia
sepakbola.
Bahkan, kata Bambang Suwondo, Bendahara Persikota, para
pengurus Persikota telah menyatakan kebulatan tekad untuk
mengusung WH sebagai balon Ketua Umum PSSI 2011-2015.
“Menurut kami kepedulian WH terhadap dunia sepakbola tanah air
sangat tinggi sehingga menjadi insiator penyelenggara rapat usulan
penyelenggaraan liga tanpa APBD.”
Selain itu, WH juga dinilai sosok reformis di dalam tubuh PSSI, salah
satunya WH punya keinginan membersihkan mafia wasit dan
sebagainya. Sebab adanya mafia wasit yang merusak kompetisi dan
prestasi sepakbola nasional. (imron)