Anda di halaman 1dari 2

Resume Kuliah Pemasaran Sosial

Jumat, 21 September 2018

Kelompok 3 :
Anisa Ramadhani
Beta Aswarni 1506688172
Natasya Pinanti
Syifa Aulia
Syifa Rahmawita 1506730073

Pemasaran sosial adalah suatu teknik pemasaran untuk produk sosial yang mementingkan
manfaat sosial untul masyarakat. Produk sosial adalah produk yang disediakan provider kepada
konsumen dengan tujuan mendapatkan manfaat sosial. Bentuknya bisa berupa gagasan, praktek
atau benda yang bersifat kasat mata, contohnya kondom dan vaksin.

Konsep pemasaran sosial sama dengan pemasaran komersial, yang membedakan hanya
tujuannya (pemasaran komersial mementingkan profit). Strategi pemasaran yaitu 4P + 1C
(Product, place, price, promotion, product, consumer). Pemasaran sosial didasarkan pada proses
pertukaran antara produsen atau provider dengan konsumen secara sukarela.

Proses pertukaran akan terjadi ketika 2 orang/lebih memiliki sesuatu yang berharga bagi
pihak lainnya. Proses pertukaran tersebut terjadi ketika produsen yang memiliki barang atau jasa
dan konsumen yang memiliki uang, tenaga/waktu, keterampilan dan barang/jasa.

Adapun yang melatar belakangi kenapa pada akhirnya kita mempelajari pemasaran sosial
yaitu keberhasilan pemasaran komersial dalam memasarkan produknya dan tidak ada kemajuan
keberhasilan dalam pemsaran sosial. Hal ini dapat dilihat dari contoh keberhasilan air mineral
kemasan dalam memasarkan produknya. Saat ini konsumen dengan sukarela membeli air mineral
kemasan, padahal ada alternatif lain seperti memasak air dirumah dan menggunakan tumbler
setiap harinya.
Pada sector komersial orientasi lebih kearah konsumen dan pada sector social lebih
kearah provider. Kecenderungan penggunaan “power” di sektor sosial oleh aparat pemerintah,
memunculkan program yang top-down, instruktif dan mengandalkan mobilisasi massa
Kebutuhan (need) adalah suatu keadaan yang dirasakan ingin diperoleh seseorang.
Contohnya ketika seseorang haus maka akan mencari hal untuk menghilangkan haus tersebut.
Keinginan (want) adalah wujud kebutuhan yang telah dibentuk oleh sosial-budaya dan individu.
Contohnya, ketika seseorang lapar, orang tersebut akan makan nasi yang dianggap membuat
kenyang, yang bergantung dengan kebiasaan orang tersebut.

Permintaan (demand) adalah wujud keinginan yang didukung oleh daya beli. Contohnya,
ketika seseorang lapar maka orang tersebut akan membeli makanan untuk menghilangkan rasa
lapar yang disesuaikan dengan uang yang dimiliki untuk membeli makanan tersebut. Pasar
adalah himpunan pembeli aktual dan pembeli potensial dari suatu produk. Contohnya, ketika
seseorang berjualan rokok, maka pasar untuk industri rokok adalah laki-laki remaja dan dewasa.