Anda di halaman 1dari 17

PROTOKOL ETIK PENELITIAN KESEHATAN

YANG MENGIKUTSERTAKAN MANUSIA SEBAGAI SUBYEK

Isilah form dibawah dengan uraian singkat dan berikan tanda contreng(X/V) pada
kotak atau lingkari pada salah satu pilihan jawaban yang menggambarkan
penelitian.
P: Nomor Urutan Protokol CIOMS 2016 – Lampiran 1;
S: Standar Kelaikan Etik (WHO-2011 dan Pedoman KEPPKN 2017);
C: Check List/Daftar Tilik
G: Guideline CIOMS 2016
IC: CIOMS 2016 – Lampiran 2

A. Judul Penelitian (p-protokol no 1)*


Peran orangtua dalam pengawasan penggunaan gadget (handphone) pada
anak sekolah dasar di desa Sumber Kembar kecamatan pakuniran kabupaten
probolinggo
1. Lokasi Penelitian : di wilayah desa Sumber Kembar kecamatan
Pakuniran kabupaten probolinggo.
2. Waktu Penelitian direncanakan (mulai – selesai): bulan Maret s/d
April

Ya Tidak
1. Apakah penelitian ini multi-senter √

2. Jika Multi senter apakah sudah mendapatkan persetujuan etik √


dari senter/institusi yang lain (lampirkan jika sudah)

B. Identifikasi (p10)
1. Peneliti
(Mohon CV Peneliti Utama dilampirkan)
Peneliti Utama (PI) : Ghaitzur Rizkiyah
Institusi : Prodi D3 keperawatan Hafshawaty Pesantren
Zainul Hasan
2. Anggota Peneliti
Institusi :-
Sponsor (p9) :-
Nama :-
Alamat :-
C. Ringkasan usulan penelitian(p-protokol no 2)
1. ringkasan dalam 200 kata, (ditulis dalam bahasa yang mudah
difahami oleh “awam” bukan dokter/profesi).
Kemajuan teknologi komunikasi telah mempengaruhi banyak
pandangan orang terhadap hal-hal dalam kehidupan sehari-hari,
termasuk pandangan dalam menjadi orang tua. Dahulu, orang tua
masih membiarkan anaknya untuk bermain di luar rumah dengan
permainan tradisional bersama anak-anak lainnya. Akan tetapi, saat ini
orangtua lebih mengandalkan teknologi digital sebagai media
permainan bagi anak. Banyak orang tua yang kemudian berlomba
memberikan akses teknologi digital pada anak-anak mereka dan
memberikan teknologi digital langsung di genggaman anak
(Novitasari, Wahyu, 2016).
Teknologi digital menjadi satu aspek penting dalam faktor
yang mempengaruhi perkembangan anak. Masuknya teknologi digital
dalam kehidupan perkembangan anak menginvasi banyak tahapan
perkembangan yang harusnya dicapai anak. Teknologi membuat hidup
mereka lebih cepat (instan) dan lebih efisien. Teknologi hiburan
seperti televisi, internet, video game, iPod, iPad, dan lainnya telah
berkembang begitu pesat sehingga membuat suatu keluarga hampir
tidak menyadari dampak signifikan dan perubahan gaya hidup pada
keluarga mereka (Rowan, 2013).
2. Justifikasi penelitian (p3).Tuliskan mengapa penelitian ini harus
dilakukan, manfaat nya untuk penduduk diwilayah penelitian ini
dilakukan (Negara, wilayah, lokal)- Standar 2/A (Adil)
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh The Asian Parent
Insights pada November 2014, sebanyak 98 persen dari 2.714 orang
tua di Asia Tenggara yang mengikuti penelitian ini mengizinkan
anaknya untuk mengakses teknologi berupa komputer, smartphone,
atau tablet. Penelitian ini dilakukan terhadap 2.714 orang tua di Asia
Tenggara yang memiliki anak berusia 3 - 8 tahun. Para orang tua
peserta penelitian ini berasal dari Singapura, Malaysia, Thailand,
Indonesia, dan Filipina. Dari hasil survey tersebut kebanyakan
orangtua memperbolehkan anaknya bermain gadget untuk tujuan
edukasi. Namun kenyataannya menurut hasil survey sebagian besar
putra-putri mereka menggunakan gadget / tablet tersebut untuk tujuan
hiburan seperti game (Unantenne,2014).
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di
Desa Sumber Kembar RT 02 RW 04 Kecamatan pakuniran tanggal 28
Agustus 2018, diperoleh data hasil wawancara 3 ibu rumah tangga.
Yang memiliki anak usia sekolah, mengemukakan bahwa anaknya
lebih sering bermain gadget dibandingkan bermain dengan teman
sebayanya.. Selain itu, anak-anak juga mengemukakan dalam bermain
gadget mereka sering lupa untuk makan, mandi dan malas untuk
belajar.

D. Isyu Etik yang mungkin dihadapi


1. Pendapat peneliti tentang isyu etik yang mungkin dihadapi dalam
penelitian ini, dan bagaimana cara menanganinya (p4)– sesuaikan
dengan 7 butir standar kelaikan etik (S) dan G berapa
a. Dianggap mengganggu waktu istirahat
b. Responden menolak untuk mengikuti kegiatan
c. Responden ada kegiatan (tidak ada waktu luang)
Solusi
a. Menjelaskan maksud dan tujuan kita terhadap responden
b. Membuat jadwal kegiatan dengan responden
E. Ringkasan Daftar Pustaka
1. Ringkasan hasil hasil studi sebelumnya sesuai topik penelitian,
termasuk yang belum dipublikasi yang diketahui para peneliti dan
sponsor, dan informasi penelitian yang sudah dipublikasi, termasuk
jika ada kajian-kajian pada hewan. Maksimum 1 hal (p5)- G 4
Muscari, Mary. 2005. Keperawatan Pediatrik Edisi 3. EGC : Jakarta.
Nursalam, 2010. Konsep dan Penerapan Metodelogi Penelitian Ilmu
Keperawatan. Salemba Medika : Jakarta.
Hidayat, Aziz Alimul. 2009. Pengantar Ilmu Keperawatan Anak 1.
Salemba Medika : Jakarta.
Jonathan, Sarwono. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif.
Graha Ilmu : Yogyakarta.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D.
Alfabeta,CV : Bandung
Ayouby, m. hafiz al. 2017. Dampak penggunaan gadget pada anak usia
dini. Lampung
Zulfitria. 2017, Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Smartphone
pada Anak Sekolah Dasar.Ciputat, Tanggerang Selatan
Damayanti, Riska Ayu Melinda., Romdzati. 2015. Hubungan penggunaan
gadget dengan pencapaian tugas perkembangan anak usia remaja awal
SDN di Kecamatan Godean. Yogyakarta
Eva Fahriantini, 2016. Peranan orangtua dalam pengawasan anak pada
penggunaan blackberry messenger di l- Azhar Syifa Budi . Samarinda
Dina filaty. 2018. Peran Orang Tua dalam Pola Pengasuhan Anak Usia 4-
6 Tahun di Era Digital. Tuban
Irwansyah. 2018 Pendampingan Orang Tua pada Anak Usia Dini dalam
Penggunaan Teknologi Digital.Universitas Indonesia: Jakarta
Kondisi Lapangan
1. Gambaran singkat tentang lokasi penelitian(p8) lihat G-2
Desa Sumber Kembar Kecamatan Pakuniran merupakan desa yang
terdapat di bawah kaki gunung.

1. Informasi ketersediaan fasilitas yang layak untuk keamanan dan


ketepatan penelitian

a. Alat tulis
b. Observasi
c. Metode wawancara
2. Informasi demografis / epidemiologis yang relevan tentang daerah
penelitian
Setting dalam penelitian ini adalah Di Desa Sumber Kembar
Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo, di desa ini terdapat 4
Dusun, Dusun Kedung pawon terdapat RW 1 RT 4 sebelah utara,
Dusun Krajan Terdapat 4 RT 1 RW sebelah barat, Dusun Taman
terdapat RW 1 RT 4 sebelah timur dan Dusun Darpo RW 1 RT 4 di
sebelah selatan. Desa ini memiliki luas 73 Ha, dengan jumlah
penduduk 2250 orang.
F. Disain Penelitian
1. Tujuan penelitian, hipotesa, pertanyaan penelitian, asumsi dan variabel
penelitian (p11)
Menganalisis “Peran orangtua dalam penggunaan gadget pada anak usia

sekolah dasar di desa Sumber Kembar kabupaten probolinggo”.

Variabel penelitian:
a. Wawancara
b. Alat perekam suara
Pernyataan yang berkaitan dengan penggunaan gadget
Pertanyaan kepada responden
1. Menurut pendapat ibu sejak kapan anak mengenal gadget ?
2. Menurut pendapat ibu apa yang membuat anak senang bermain
gadget ?
3. Menurut pendapat ibu adakah batasan waktu anak bermain gadget ?
4. Menurut pendapat ibu pada waktu apa sajakah anak diperbolehkan
untuk bermain gadget ?
5. Menurut pendapat ibu bagaimana tindakan ibu pada saat anak
menonton iklan gadget ditelevisi ?
6. Menurut pendapat ibu apakah pada saat anak bermain gadget tetap
terpantau oleh ibu ?
Pertanyaan kepada trianggulasi
1. Sejak kapan adik mengenal gadget ?
2. Sejak kapan adik menggunakan gadget ?
3. Menurut pendapat adik adakah batasan waktu dalam bermain
gadget ?
4. Menurut pendapat adik pernahkah adik melihat iklan gadget
ditelevisi ?
5. Menurut adik bagaimana perasaan adik saat melihat iklan gadget
ditelevisi ?
3. Deskipsi detil tentang desain penelitian. (p12)
Strategi atau pendekatan penelitian yang dipakai dalam karya imiah ini
adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan strategi penelitian case
study research yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif
berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari responden dan melakukan studi
pada situasi alami.
4. Bila ujicoba klinis, deskripsi harus meliputi apakah kelompok treatmen
ditentukan secara random, (termasuk bagaimana metodenya), dan
apakah blinded atau terbuka. (Bila bukan ujicoba klinis cukup tulis:
tidak relevan) (p12)
Tidak relevan
G. Sampling
1. Jumlah subyek yang dibutuhkan sesuai tujuan penelitian dan bagaimana
penentuannya secara statistik (p13)
Jumlah subyek yang dibutuhkan sebanyak 3 responden.
2. Kriteria partisipan atau subyek dan justifikasi exclude/include.
(Guideline 3) (p12)
Kriteria pada penelitian ini adalah:
a. Orang tua di Desa Sumber Kembar yang mempunyai anak usia
sekolah dasar
b. Dapat berkomunikasi dengan baik
c. Anak yang menggunakan gadget usia 6-9 tahun yang dapat
berkomunikasi dengan baik
1. Sampling kelompok rentan: alasan melibatkan anak anak atau orang
dewasa yang tidak mampu memberikan persetujuan setelah penjelasan,
atau kelompok rentan, serta langkah langkah bagaimana meminimalisir
bila terjadi resiko (Guidelines 15, 16 and 17) (p15)
Sampling kelompok rentan tidak ada
H. Intervensi
(pengguna data sekunder, kualitatif, cukup tulis tidak relevan,
lanjut ke manfaat)
1. Desripsi dan penjelasan semua intervensi (metode administrasi
treatmen, termasuk rute administrasi, dosis, interval dosis, dan masa
treatmen produk yang digunakan (investigasi dan komparator (p17)
1. Peneliti meminta surat izin dari kampus.
2. Memberikan surat izin kepada kepala Badan Kesatuan Bangsa dan
Politik kabupaten Probolinggo Wilayah Jawa Timur memberikan
balasan surat izin dari kepada kepala Badan Kesatuan Bangsa dan
Politik kabupaten Probolinggo kepada Dinas Kesehatan Kraksaan
dan Ketua STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan
Probolinggo.
3. Memberikan balasan surat izin dari kepala Badan Kesatuan Bangsa
dan Politik kabupaten Probolinggo kepada Kepala desa Sumber
Kembar untuk mendapatkan data dan melakukan penelitian.
4. Peneliti memberikan Informed Consent pada keluarga yang setuju
menjadi responden untuk menanda-tangani.
5. Peneliti akan mendapatkan pemahaman lebih baik tentang konteks
dalam hal yang akan diteliti atau terjadi.
6. memungkinkan peneliti untuk bersikap terbuka, berorentasi pada
penemuan dari pada pembuktian dan mempertahankan pilihan
untuk mendekati masalah secara induktif.
7. Observasi memungkinkan peneliti melihat hal-hal oleh subyek
penelitian sendiri yang kurang disadari.
8. Observasi memunginkan peneliti memperoleh data hal-hal yang
karena sebab diungkapkan oleh subyek penelitian secara terbuka
dalam wawancara.

2. Rencana dan jastifikasi untuk meneruskan atau menghentikan standar


terapi selama penelitian (p 4 and 5) (p18)
Tidak relevan
3. Treatmen/Pengobatan lain yang mungkin diberikan atau diperbolehkan,
atau menjadi kontraindikasi, selama penelitian (p 6) (p19)
Treatment yang boleh dilakukan selama penelitian:
a. Melakukan perawatan diri
b. Istirahat yang cukup
c. Melakukan aktivitas seperti biasa
d. Mengkonsumsi makanan yang bergizi
e. Melakukan pola hidup sehat
f. Datang tepat waktu
Treatment yang tidak boleh dilakukan:
a. Melakukan aktivitas sendiri yang menganggu lingkungan
penelitian
b. Mengikuti kegiatan penelitian lain
c. Memikirkan sesuatu yang tidak penting yang dapat mengganggu
psikologis
4. Test klinis atau lab atau test lain yang harus dilakukan (p20)
Tidak relevan
I. Monitor Hasil
1. Sampel dari form laporan kasus yang sudah distandarisir, metode
pencataran respon teraputik (deskripsi dan evaluasi metode dan
frekuensi pengukuran), prosedur follow-up, dan, bila mungkin, ukuran
yang diusulkan untuk menentukan tingkat kepatuhan subyek yang
menerima treatmen (lihat lampiran) (p17)
Sampel yang sudah menerima perlakuan akan dilakukan observasi
dengan menggunakan lembar observasi kemampuan memahami kosa
kata.
J. Penghentian Penelitian dan Alasannya
1. Aturan atau kriteria kapan subyek bisa diberhentikan dari penelitian
atau uji klinis, atau, dalam hal studi multi senter, kapan sebuah
pusat/lembaga di non aktipkan, dan kapan penelitian bisa dihentikan
(tidak lagi dilanjutkan) (p22)
Responden akan dikeluarkan dari kegiatan penelitian apabila responden
memiliki kelainan tambahan saat penelitian belum selesai.
K. Adverse Event dan Komplikasi (Kejadian Yang Tidak Diharapkan)
1. Metode pencatatan dan pelaporan adverse events atau reaksi, dan syarat
penanganan komplikasi (Guideline 4 dan 23)(p23)
Kejadian yang akan timbul saat kegiatan:
a. Orangtua membicarakan hal-hal diluar materi
b. Orangtua tidak fokus terhadap materi diskusi
Penanganan:
Peneliti sebagai observer akan mengarahkan responden agar kembali
fokus kepada materi yang sedang didiskusikan
2. Resiko resiko yang diketahui dari adverse events, termasuk resiko yang
terkait dengan masing masing rencana intervensi, dan terkait dengan
obat, vaksin, atau terhadap prosudur yang akan diuji cobakan
(Guideline 4) (p24)
Resiko yang akan terjadi:
a. Orangtua tidak akan konsisten untuk melakukan pengawasan
penggunaan gadget pada anak setiap hari.

L. Penanganan Komplikasi (p27)


1. Rencana detil bila ada resiko lebih dari minimal/ luka fisik, membuat
rencana detil,
1) Resiko terjadi kecelakaan
2) Mengganti waktu yang digunakan
3. Adanya asuransi, Tidak relevan
4. Adanya fasilitas pengobatan / biaya pengobatan, Tidak relevan
5. Kompensasi jika terjadi disabilitas atau kematian (Guideline 14), Tidak
relevan
M. Manfaat
1. Manfaat penelitian secara pribadi bagi subyek dan bagi yang lainnya
(Guideline 4) (p25)
a. Bagi Institusi
Hasil stadi kasus ini, Dapat digunakan sebagai bahan masukan dan
tambahan literatur bagi mahasiswa Peran orangtua dalam
pengawasan penggunaan gadget (handphone) pada anak sekolah
dasar.
b. Bagi Profesi Keperawatan
Hasil stadi kasus ini Diharapkan penelitian ini memberikan masukan
bagi profesi dalam peran perawat menangani Peran orangtua dalam
pengawasan penggunaan gadget (handphone) pada anak sekolah
dasar.
c. Lahan Penelitian
Bagi lahan penelitian dapat di jadikan Sebagai tambahan informasi
bagi masyarakat atau keluarga tentang Peran orangtua dalam
pengawasan penggunaan gadget (handphone) pada anak sekolah
dasar.
d. Bagi Responden
Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh individu sebagai bahan
informasi mengenai tentang Peran orangtua dalam pengawasan
penggunaan gadget (handphone) pada anak sekolah dasar di RT 02
RW 04 desa Sumber Kembar kecamatan pakuniran.
e. Bagi Peneliti
Menambah pengetahuan dan pengalaman serta keterampilan dalam
hal penelitian khususnya Peran orangtua dalam pengawasan
penggunaan gadget (handphone) pada anak sekolah dasar di RT 02
RW 04 desa Sumber Kembar kecamatan pakuniran.

2. Manfaat penelitian bagi penduduk, termasuk pengetahuan baru yang


kemungkinan dihasilkan oleh penelitian (Guidelines 1 and 4)(p26)
Manfaat bagi penduduk yang mempunyai anak sekolah dasar adalah
mampu dijadikan pembelajaran dalam pengawasan penggunaan
gadget pada anak sekolah dasar.
N. Jaminan Keberlanjutan Manfaat (p28)
1. Kemungkinan keberlanjutan akses bila hasil intervensi menghasilkan
manfaat yang signifikan, modalitas yang tersedia, pihak yang akan
mendapatkan keberlansungan pengobatan, organisasi yang akan
membayar, berapa lama (Guideline 6):
April-Mei
O. Informed Consent
1. Cara yang diusulkan untuk mendapatkan informed consent dan
prosudur yang direncanakan untuk mengkomunikasikan informasi
penelitian kepada calon subyek, termasuk nama dan posisi wali bagi
yang tidak bisa memberikannya. (Guideline 9)(p30)
Peneliti memberikan Informed Consent pada keluarga dan menjelaskan
bahwa data akan di jaga dan tidak dipublikasikan dan hanya di gunakan
untuk kepentingan penelitian saja serta identitas subjek akan di
rahasiakan, dan setuju menjadi responden untuk menanda-tangani.
2. Khusus Ibu Hamil: adanya perencanaan untuk memonitor kesehatan ibu
dan kesehatan anak jangka pendek maupun jangka panjang (Guideline
19)(p29)
Apabila ada sesuatu pada ibu hamil dianjurkan untuk memeriksakan ke
pelayanan kesehatan seperti Rumah Bidan, Puskesmas dan Rumah
Sakit.
P. Wali (p31)
1. Adanya wali yang berhak bila calon subyek tidak bisa memberikan
informed consent (Guidelines 16 and 17)
Tidak relevan
2. Adanya orang tua atau wali yang berhak bila anak paham tentang
informed consent tapi belum cukup umur(Guidelines 16 and 17)
Semua keluarga.
Q. Bujukan
1. Deskripsi bujukan atau insentif pada calon subyek untuk ikut
berpartisipasi, seperti uang, hadiah, layanan gratis, atau yang lainnya
(p32)
Responden diberikan minyak sancow dan makanan snack.
2. Rencana dan prosedur, dan orang yang betanggung jawab untuk
menginformasikan bahaya atau keuntungan peserta, atau tentang riset
lain tentang topik yang sama, yang bisa mempengaruhi keberlansungan
keterlibatan subyek dalam penelitian(Guideline 9) (p33)
masyarakat dapat mengetahui hal-hal yang harus dilakukan untuk
memahami dalam pengawasan penggunaan gadget pada anak sekolah
dasar.
3. Perencanaan untuk menginformasikan hasil penelitian pada subyek atau
partisipan (p34)
Hasil penelitian akan disampaikan kepada desa sumber kembar dan
subyek ketika penelitian selesai.
R. Penjagaan Kerahasiaan
1. Proses rekrutmen (misalnya lewat iklan), serta langkah langkah untuk
menjaga privasi dan kerahasiaan selama rekrutmen (Guideline 3) (p16)
Langsung melalui peneliti dan data responden dirahasiakan.
2. Langkah langkah proteksi kerahasiaan data pribadi, dan penghormatan
privasi orang, termasuk kehatihatian untuk mencegah bocornya rahasia
hasil test genetik pada keluarga kecuali atas izin dari yang bersangkutan
(Guidelines 4, 11, 12 and 24) (p 35).
Hasil penelitian dirahasiakan dan akan dimusnahkan ketika penelitian
selesai
3. Informasi tentang bagaimana kode; bila ada, untuk identitas subyek
dibuat, di mana di simpan dan kapan, bagaimana dan oleh siapa bisa
dibuka bila terjadi emergensi (Guidelines 11 and 12) (p36).
Hanya bisa dibuka oleh peneliti sendiri.
4. Kemungkinan penggunaan lebih jauh dari data personal atau material
biologis (p37)
Tidak relevan
S. Rencana Analisis
1. Deskripsi tentang rencana tencana analisa statistik, termasuk rencana
analisa interim bila diperlukan, dan kreteria bila atau dalam kondisi
bagaimana akan terjadi penghentian prematur keseluruhan penelitian
(Guideline 4) (B,S2).
Hanya mendeskripsikan hasil dari intervensi dari perlakuan saat
penelitian.
T. Monitor Keamanan
1. Rencana rencana untuk memonitor keberlansungan keamanan obat atau
intervensi lain yang dilakukan dalam penelitian atau trial, dan, bila
diperlukan, pembentukan komite independen untuk data dan safety
monitoring (Guideline 4) (B,S3,S7).
Tidak relevan
U. Konflik Kepentingan
1. Pengaturan untuk mengatasi konflik finansial atau yang lainnya yang
bisa mempengaruhi keputusan para peneliti atau personil lainya;
menginformasikan pada komite lembaga tentang adanya conflict of
interest; komite mengkomunikasikannya ke komite etik dan kemudian
mengkomunikasikan pada para peneliti tentang langkah langkah
berikutnya yang harus dilakukan (Guideline 25) (p42)
a. Peneliti akan mendiskusikan mengenai konflik yang terjadi
bersama dosen pembimbing
b. Meminta keputusan komite etik
c. Menginformasikan kepada responden dan Guru mengenai
keputusan akhir dari komite etik
V. Manfaat Sosial
1. Untuk riset yang dilakukan pada seting sumberdaya lemah, kontribusi
yang dilakukan sponsor untuk capacity building untuk review ilmiah
dan etika dan untuk riset riset kesehatan di negara tersebut; dan jaminan
bahwa tujuan capacity building adalah agar sesuai nilai dan harapan
para partisipan dan komunitas tempat penelitian (Guideline 8) (p43).
Tidak relevan
6. Protokol riset atau dokumen yang dikirim ke komite etik harus meliputi
deskripsi rencana pelibatan komunitas, dan menunjukkan sumber
sumber yang dialokasikan untuk aktivitas aktivitas pelibatan tersebut.
Dokumen ini menjelaskan apa yang sudah dan yang akan dilakukan,
kapan dan oleh siapa, untuk memastikan bahwa masyarakat dengan
jelas terpetakan untuk memudahkan pelibatan mereka selama riset,
untuk memastikan bahwa tujuan riset sesuai kebutuhan masyarakat dan
diterima oleh mereka. Bila perlu masyarakat harus dilibatkan dalam
penyusunan protokol atau dokumen ini (Guideline 7) (p44)
Cara bertemu dengan subyek, melakukan perjanjian, melakukan
diskusi di tempat yang telah ditentukan, melanjutkan intervensi melalui
komunikasi di media sosial, melakukan cross check, melakukan
evaluasi.
W. Hak atas Data
1. Terutama bila sponsor adalah industri, kontrak yang menyatakan siapa
pemilik hak publiksi hasil riset, dan kewajiban untuk menyiapkan
bersama dan diberikan pada para PI draft laporan hasil riset (Guideline
24) (B dan H, S1,S7).
Dari peneliti utama
X. Publikasi
1. Rencana publikasi hasil pada bidang tertentu (seoerti epidemiology,
generik, sosiologi) yang bisa beresiko berlawanan dengan
kemaslahatan komunitas, masyarakat, keluarga, etnik tertentu, dan
meminimalisir resiko kemudharatan kelompok ini dengan selalu
mempertahankan kerahasiaan data selama dan setelah penelitian, dan
mempublikasi hasil hasil penelitian sedemikian rupa dengan selalu
mempertimbangkan martabat dan kemulyaan mereka (Guideline 4)
(p47)
Peneliti mengupayakan sehingga dapat di publish di On line
Jurnal System di Jl-Kes
2. Bila hasil riset negatip, memastikan bahwa hasilnya tersedia melalui
publikasi atau dengan melaporkan ke otoritas pencatatan obat obatan
(Guideline 24) (p46)
Tidak relevan
Y. Pendanaan
Sumber dan jumlah dana riset; lembaga funding, dan deskripsi komitmen
finansial sponsor pada kelembagaan penelitian, pada para peneliti, para
subyek riset, dan, bila ada, pada komunitas (Guideline 25) (B, S2); (p41)
Sumber dan jumlah dana riset sepenuhnya ditanggung oleh peneliti.
Z. Komitmen Etik
1. Pernyataan peneliti utama bahwa prinsip prinsip yang tertuang dalam
pedoman ini akan dipatuhi (p6)
Dengan ini saya sebagai peneliti memenuhi pedoman dan prinsip-
prinsip penelitian ini.
2. (Track Record) Riwayat usulan review protokol etik sebelumnya dan
hasilnya (isi dengan judul dan tanggal penelitian, dan hasil review
Komite Etik (p7)
Tidak relevan
3. Pernyataan bahwa bila terdapat bukti adanya pemalsuan data akan
ditangani sesuai policy sponsor untuk mengambil langkah yang
diperlukan (p48)
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : Ghaitzur Rizkiyah
NIM : 14401.15.16011
Jurusan : Prodi D3 Keperawatan
Institusi : STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan
Menyatakan dengan sebenarnya bahwa proposal karya tulis ilmiah
yang saya tulis ini benar-benar hasil karya sendiri, bukan merupakan
pengambil alihan tulisan atau pikiran orang lain. Apabila dikemudian
hari dapat di buktikan bahwa hasil karya ilmiah ini adalah hasil
jiplakan, maka saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan saya
tersebut.

Peneliti Utama
Probolinggo, 04 April 2019

(Ghaitzur Rizkiyah)
AA.Daftar Pustaka
Daftar referensi yang dirujuk dalam protokol (p40)

Muscari, Mary. 2005. Keperawatan Pediatrik Edisi 3. EGC : Jakarta.


Nursalam, 2010. Konsep dan Penerapan Metodelogi Penelitian Ilmu
Keperawatan. Salemba Medika : Jakarta.
Hidayat, Aziz Alimul. 2009. Pengantar Ilmu Keperawatan Anak 1.
Salemba Medika : Jakarta.
Jonathan, Sarwono. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif.
Graha Ilmu : Yogyakarta.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D.
Alfabeta,CV : Bandung
Ayouby, m. hafiz al. 2017. Dampak penggunaan gadget pada anak usia
dini. Lampung
Zulfitria. 2017, Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Smartphone
pada Anak Sekolah Dasar.Ciputat, Tanggerang Selatan
Damayanti, Riska Ayu Melinda., Romdzati. 2015. Hubungan penggunaan
gadget dengan pencapaian tugas perkembangan anak usia remaja
awal SDN di Kecamatan Godean. Yogyakarta
Eva Fahriantini, 2016. Peranan orangtua dalam pengawasan anak pada
penggunaan blackberry messenger di l- Azhar Syifa Budi .
Samarinda
Dina filaty. 2018. Peran Orang Tua dalam Pola Pengasuhan Anak Usia 4-
6 Tahun di Era Digital. Tuban
Irwansyah. 2018 Pendampingan Orang Tua pada Anak Usia Dini dalam
Penggunaan Teknologi Digital.Universitas Indonesia: Jakarta

BB. Lampiran
1. CV Peneliti Utama
7. Sampel Formulir Laporan kasus

* Urutan nomor pada Protokol Asli CIOMS 2016


Nama : Ghaitzur Rizkiyah
Tempat, tanggal lahir : Probolinggo, 21 September 1997
Pendidikan : Prodi D3 Keperawatan Hafshawaty
Pesantren Zainul Hasan
Agama : Islam
Pekerjaan : Mahasiswa
No. Hp : 085212174454
Riwayat Pendidikan : SDN Bucor Kulon 1 : 2004 – 2009
SMP al-mashduqiah : 2009 – 2012
MA Plus Al- Mashduqiah : 2012 – 2015