Anda di halaman 1dari 4

Nama : Mediyan Rahmad Saputra

NIM : 125120500111008
Kelas : A.Pol.3
Mata Kuliah : Metode Penelitian Sosial
Dosen Pengampu : Faza Dhora Nailufar, S.IP., M.IP.

REVIEW
ILMU PENGETAHUAN DAN PENELITIAN

Pengenalan aspek pendidikan terutama di bidang ilmu pengetahuan dan penelitian tentu
sangat berperan penting. Seiring berubahnya zaman manuisa terus menerus diharuskan untuk
semakin memperkaya diri terhadap gejala sosial yang ada dan nantinya menjadi bahan
penting untuk pembelajaran kedepan. Diantaranya yakni mulai dari aspek pendidikan,
pemerintahan, hingga kesehatan, semuanya membutuhkan sebuah penelitian sosial. Bahan-
bahan yang telah didapat dari beberapa aspek diatas kemudian dijadikan sampel untuk proses
keakuratan yang nantinya bisa menjadi hipotesis awal dan lebih mengarah ke fakta. Inilah
tujuan mengapa penelitian yang dipadukan dengan ilmu pengetahuan begitu penting dalam
mengambil keputusan lewat membangun kerangka berpikir dan kepekaan terhadap gejala
yang ada.
Selain belajar mengenai penilaian fenomena sosial, dengan metode penelitian
diharapkan manusia dapat memperoleh kaidah disiplin ilmu. Artinya dapat dijelaskan secara
ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dalam buku ini juga dijelaskan
bahwa, terdapat pemikiran bahwa penelitian itu diantaranya hanya didasarkan pada fakta
tanpa menggunakan teori, hanya digunakan oleh profesor atau ahli, mencari bahan ke
perpustakaan, dan sering berkutat dengan tabel, komputer, diagram, dan statistika. Padahal
penelitian tidak harus berdasarkan penilaian diatas yang dianggap berat dan susah dikerjakan.
Penelitian bisa juga bisa dilakukan dengan santai seperti jalan-jalan ke tempat wisata, selain
meminta responden untuk diminta penjelasan mengenai pertanyaan yang diajukan, dilain
kesempatan bisa juga diisi dengan berlibur. Tentu tidak akan membosankan dan jenuh.
Karena kejenuhan dikarenakan oleh gejala otak yang terus berparadigma bahwa penelitian ini
susah dan membuang banyak waktu.
Dalam buku ini menjelaskan beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan dalam
memulai dan belajar mengenai penelitian sosial yang didasari ilmu pengetahuan dan
penelitian, yakni:
1. ALTERNATIF DALAM PENELITIAN SOSIAL
Alernatif yang dimaksud adalah metode. Penelitian tanpa metode ibarat makan tanpa
sendok dan garpu. Metode disini mempermudah penelitian, diantaranya membuat proses
lebih terstruktur, terorganisir serta sistematis. Jadi ilmu pengetahuan yang didasari penelitian
lebih condong ke arah fakta dan kebenarannya teruji dan begitupun sebaliknya. Berikut
terdapat beberapa alternatif dalam penelitian:
a. Para Ahli
Pendapat para ahli juga diperlukan untuk menimbang penelitian yang dikerjakan.
Semisal untuk menjadi acuan, tetapi tidak sepenuhnya dianggap benar. Karena para
ahli kemungkinan hanya ahli di satu bidang dan para ahli lain ahli dalam bidang
lainnya.
b. Tradisi dan Pemikiran Adat
Dalam kehidupan sosial, tradisi sangat erat dengan gejala sosial yang ada. Keadaan
yang secara terbiasa turun temurun terus dilakukan membuat pola pikir sosial yang
menganggap itu benar karena sudah lama diterima. Ini juga menjadi bahan tambahan
dalam proses penelitian, tetapi perlu digarisbawahi bahwa aspek ini juga bisa menjadi
acuan tetapi tidak dibenarkan secara utuh. Karena tradisi yang memunculkan
pemikiran adat terkadang hanya sebatas persepsi tentang masa lampau dan
kebenarannya belum mutlak karena lebih mengarah ke hal-hal diluar nalar.
c. Mitos Media
Gencarnya pemberitaan media, tentu juga menjadi keresahan peneliti. Karena sudah
banyak isu yang telah ditangkap masyarakat dan hampir keseluruhan menjadi
paradigma masyarakat. Meski berpengaruh baik terhadap penambahan pengetahuan,
disisi lain juga dapat menimbulkan stereotip negatif dalam masyarakat terhadap media
karena dianggap buruk dengan menayangkan pemberitaan yang kurang
bertanggungjawab.
d. Pengalaman Pribadi
Hal yang mungkin menjadi utama dalam penelitian adalah pengalaman pribadi.
Karena sudah menilai diri tentang suatu hal, cenderung penelitian tersebut juga
condong dengan pemikiran awal yang dianggap sudah benar. Dan ini yang menjadi
salah satu kesalahan dalam penelitian, diantaranya ada 4 pengalaman secara umum
dijelaskan dalam buku ini, yakni pengalaman yang terlalu umum, kemudian
pengalaman pribadi yang bersifat pilihan, terlalu cepat menyimpulkan suatu
permasalahan terlalu dini, dan akan menimbulkan efek di lingkungan sekeliling kita.
2. BAGAIMANA ILMU PENGETAHUAN BEKERJA
Penelitian yang didasari ilmu pengetahuan secara tidak langsung masuk dalam ketgori
pendekatan ilmiah. Inilah yang menjadikan penelitian sosial berbeda dengan penelitian lain,
karena masih didasarkan pada beberapa aspek, diantaranya yang berpengaruh adalah:
a. Ilmu Pengetahuan
Anggapan masyrakat tentang ilmu cenderung diartikan sebagai ilmu alam dan temuan
manusia. Dan hal yang pertama manusia benarkan sebelum ilmu yang dibuktikan
secara ilmiah adalah ilmu yang non ilmiah yang merujuk pada penggabungan antara
sistem produksi pengetahuan dan sistem. Ilmu pengetahuan penting dalam
mengumpulkan data untuk mendukung atau menolak suatu teori. Data adalah sebuah
fakta empiris yang didapatkan dari penelitian secara prosedural dan bersifat kualitatif
maupun kuantitatif.
b. Ilmu Palsu
Gencarnya media tentu ada dampak negatif, salah satunya penyebaran ilmu yang
dianggap palsu seperti di media seperti televisi, koran, majalah, seminar, bahkan
dalam buku. Ini disebabkan karena kurangnya kontrol terhadap buku-buku yang
menjelaskan keadaan sosial. Yang dikhawatirkan adalah politisi dan para pejabat
membuat kebijakan yang berdasar atas ilmu palsu tersebut.
c. Komunitas Ilmiah dan Norma yang Berlaku
Merupakan sekumpulan orang dengan seperangkat norma dan aturan yang mengikat
untuk menghubungkan pembelajaran keilmiahan. Upaya pembentukan kounitas ini
adalah untuk menumbuhkan pemahaman penelitian secara sebenarnya dan mendetail.
Norma dalam komunitas ilmiah dalam buku ini dijelaskan ada 5 hal, diantaranya
bersifat universal, menghindari keragu-raguan, membuang segala kepentingan dan
bersikap netral dan yang terakhir untuk membaur dengan umum dan yang terpenting
adalah kejujuran.
d. Metode Ilmiah dan Sikap Ilmiah
Dalam penelitian ilmiah, metode dan sikap bertujuan untuk menghasilkan orang ahli
dalam bidang kreatifitas dengan berstandar pada ide, aturan, teknik serta pendekatan
ilmiah.
e. Artikel Jurnal dalam Ilmu Pengetahuan
Artikel dan jurnal dalam proses penelitian penting sebagai bahan tambahan karena
keunggulannya sudah diakui dan penyebarannya meluas di kalangan pendidikan.
f. Ilmu Pengetahuan Sebagai Proses Perubahan
Proses perubahan yang dimaksud disini adalah berawal dari sebuah dugaan. Penelitian
tanpa sebuah keraguan tidak akan menjadi sebuah tantangan untuk menghasilkan ilmu
pengetahuan.

3. LANGKAH-LANGKAH DALAM PROSES PENELITIAN


a. Langkah-langkah
Langkah-langkah yang dijelaskan dalam buku ini lewat diagram airflow berikut:
Pemilihan Fokus Kerangka Akumulas
Topic (Pertanyaan) Belajar i Data
Penyebaran
Informasi Penafsiran Analisa Data
Data
b. Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif
Dalam penjelasan Ragin (1994:92), penelitian kualitatif dan kuantitatif sama
menguatkan. Kuantitatif sebagai kondensor data dan kualitatif sebagai peningkat data.
Kedua aspek ini adalah kunci penting dalam penjelasan suatu masalah agar lebih jelas.
Untuk lebih rincinya, dalam buku ini memaparkan perbedaan dan persamaan dari
Denzin dan Lincoln (1994) dalam sebuah tabel berikut:
Penelitian Kuantitatif Penelitian Kualitatif
Pengukuran fakta secara objektif Atas dasar realitas sosial, pemahaman kultural
Fokus pada variabel Fokus pada proses interaktif dan peristiwa
Kepercayaan adalah kunci Keaslian adalah kunci
Bebas nilai Ada nilai dan tampak jelas
Suasana bebas Situasi mendesak
Banyak kasus dan subjek Sedikit kasus dan subjek
Analisa statistik Analisa tematik
Peneliti tidak terlibat Peneliti terlibat

c. Kesimpulan
Dalam buku ini, menjelaskan bahwa penelitian sosial berbeda dengan penelitian pada
umunya. Karen bersinggungan langsung dengan masyarakat. Artinya norma dan
aturan tetap harus dipelajari agar prinsip, aturan atau prosedur yang dijalankan tidak
menyimpang dari konsep awal. Dengan demikian, meminimalisir tingkat error dan
semuanya melalui proses dan tahapan. Buku ini menjelaskan secara runtut bagaimana
membangun kerangka berpikir melalui metode. Buku ini juga lengkap karena runtut,
dari kata kunci hingga sumber rujukan, tetapi penulisan kosakatanya lumayan berat
untuk diterjemahkan dikarenakan bahasa yang ilmiah.