Anda di halaman 1dari 1

Tanah sawah merupakan tanah yang dimanfaatkan untuk kegiatan bercocok tanam, misalnya bertanam padi sawah yang

secara terus –
menerus maupun bergantian dengan tanaman palawija. Tanah terbentuk karena adanya proses pelapukan batuan dan jasad renik dari
makhluk hidup yang telah mati. Tanah perlu diolah agar bisa dimanfaatkan secara optimal untuk produktivitas padi. Pengolahan tanah
dilakukan untuk merombak struktur fisik, bnmkimia, dan biologi tanah sehingga tanah menjadi gembur kembali. Tujuan dari pengolahan
tanah yaitu memperbaiki kondisi fisik, biologis, dan kimia tanah, membunuh gulma, menurunkan laju erosi, membunuh hama serta larva
yang mengganggu tanaman, menyiapkan drainase serta irigasi, mencampur dan meratakan pupuk dan tanah, menempatkan sisa tanaman
pada sesuai tempatnya. Tanah yang tanpa pengolahan, struktur tanahnya akan tetap padat tidak pecah atau lembek sehingga hal tersebut
malah akan menghambat perakaran tanaman. Sederhananya, pengolahan tanah adalah langkah pertama dalam melakukan kegiatan bertani.
Tujuan dari praktikum kali ini adalah mengetahui cara mengolah tanah sawah dengan menggunakan traktor dan juga mengetahui tahapan
pengolahan tanah sawah. Tahapan pengolahan tanah meliputi perbersihan lahan dari jerami dan rerumputan, perbaikan saluran dan
galengan, pencangkulan, pembajakan lahan menggunakan traktor, dan penggaruan. Alat yang digunakan pada praktikum pengolahan tanah
sawah adalah sabit, cangkul, dan traktor. Pembersihan lahan yang akan digunakan dalam proses penanaman padi dibersihkan dari sisa
rerumputan serta jerami menggunakan sabit. Kemudian dilanjut dengan perbaikan agar air tidak mengalir keluar, lalu dilanjut dengan
tahapan selanjutnya sampai penggaruan. Tahapan pengolahan tanah tersebut harus dilakukan agar penanaman padi yang dilakukan setelah
pengolahan tanah dapat berjalan lancar dan tanaman padi dapat tumbuh dengan baik.