Anda di halaman 1dari 17

TUGAS KELOMPOK

MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

DISUSUN OLEH :
1. FANNISA KALILA SETIAWAN ( 13 )
2. LIZIVA PUTRI (19 )
TUMBUHAN DIKOTIL MONOKOTIL

A. TUMBUHAN DIKOTIL

Pengertian Tumbuhan Dikotil, Ciri, Jenis dan Contoh Gambar Tumbuhan Dikotil
Lengkap – Tumbuhan berbiji belah atau juga disebut dengan tumbuhan berkeping biji dua atau
tumbuhan dikotil ini merupakan salah satu kelompok tumbuhan berbunga yang memiliki sepasang
biji lembaga, daun lembaga tersebut terbentuk sejak tahap biji sehingga sebagian anggotanya
bersifat mudah terbeleh menjadi dua. Hal tersebutlah yang menjadi perbedaan antara tumbuhan
dikotil dan monokotil.

1. Ciri-Ciri Tumbuhan Dikotil

Adapun ciri-ciri tumbuhan dikotil diantaranya:

 Berakar tunggang.
 Biji berkeping dua
 Tidak memiliki tudung akar.
 Jumlah kelopak bunganya dua, empat, lima atau kelipatannya.
 Memiliki 2 keping lembaga atau kotiledon
 Batang dan akarnya memiliki kambium dan dapat tumbuh dan berkembang menjadi lebih
besar.
 Batangnya bercabang-cabang.
 Tipe berkas pengangkut kolateral terbuka.
 Pada pembuluh pengangkutnya teratur dalam cincin (lingkaran).
 Pada pola tulang daun dan bentuk sumsumnya menjari atau menyirip.

2. Jenis Tumbuhan Dikotil

Sebagian besar tumbuhan yang ada di sekitar kita adalah tumbuhan dikotil. Ada sekitar
199.350 spesies tumbuhan berbeda yang termasuk dalam kelompok ini. Mereka dibagi
menjadi beberapa keluarga yang berbeda tergantung pada struktur tumbuhan dikotil.
Beberapa contoh keluarga tumbuhan dikotil adalah sebagai berikut:

 Rubiaceae
 Euphorbiaceae
 Lauraceae
 Epacridaceae
 Proteaceae
 Casuarinaceae
 Myrtaceae
 Rutaceae
 Asteraceae
 Rhamnaceae
 Lamiaceae
 Scorphulariaceae
 Caryophyllaceae
 Leguminosae
 Mimosaceae
 Brassicaceae
 Apiaceae

Tanaman diatas merupakan beberapa tumbuhan umum dari kelas dikotil. Dari 400
tumbuhan yang termasuk dalam kelompok angiosperma, sekitar 80 tumbuhan adalah
monokotil, sisanya merupakan tumbuhan dikotil.

3. CONTOH TANAMAN DIKOTIL DAN CIRINYA

a. Euphorbiaceae

Suku jarak-jarakan Euphorbiaceae, Ciri-ciri: Batang mengandung getah; Tulang daun


menjari; Buah kendaga (memiliki 3 ruang yang masing-masing memiliki satu biji)

Contohnya : Ceremai, Ubi kayu, Karet, Pohon jarak, Puring

b. Mimosaceae

Suku petai-petaian mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Berupa pohon atau perdu;
Memiliki buah polong.

Contohnya : Putri malu, Lamtora, Saga

c. Caesalpiniaceae

Suku Johar-joharan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Berupa pohon atau perdu;
Memiliki buah polong

Contohnya : Flamboyan, Kembang Merak


d. Malvaceae

Suku kapas-kapasan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Berupa semak atau perdu;
Mahkota bunga lima saling melekat pendek.

Contohnya : Kapas

e. Solanacaeae

Suku terung-terungan atau solonacaeae mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Berupa


semak; Bunga berbentuk seperti terompet atau bintang; Mahkota 5 helai dan saling
melekat : benang sari 5 buah, putik 1 buah

Contohnya : Cabe, Tomat, Kentang, Tembakau

f. Myrtaceae

Suku jambu-jambuan atau Myrtaceae mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Berupa perdu
atau pohon berkayu; Mahkota bunga kecil, benang sari banyak

Contohnya : Jambu air, Jambu biji, Jambu monyet, Jambu batu, Cengkeh

g. Compositae

Suku Komposite mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Memiliki bunga majemuk, yaitu
bunga tepi dan bunga tabung; Bunga tabung memiliki putik dan benang sari; Bunga tepi
tidak.

Contohnya : Bunga dahlia, Bunga matahari, Bunga Crysan

h. Papilionaceae

Suku Kacang-kacangan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Bunga berbentuk seperti


kupu-kupu; Memiliki buah polong; dalam setiap buah terdapat beberapa ruang biji,
masing-masing mengandung satu biji

Contohnya : Semua kacang-kacangan

B. TUMBUHAN MONOKOTIL

Tumbuhan monokotil atau tumbuhan bijinya berkeping tunggal masuk dalam kategori
angiospermae dimana disini dibedakan menjadi 2 kelompok besar yaitu tumbuhan
monokotil (berkeping biji tunggal) dan tumbuhan dikotil (tumbuhan berkeping biji dua).
Ciri yang paling khas dari tumbuhan monokotil yaitu bijinya tunggal atau hanya mempunyai
satu daun lembaga (kotiledon), berakar serabut, tulang daun sejajar dan mempunyai bentuk
pita, daun berseling.

Tumbuhan dikotil merupakan sebagian besar tumbuhan yang kita temui, sedangkan
tumbuhan monokotil merupakan tumbuhan yang umumnya memiliki banyak manfaat untuk
manusia seperti padi, jahe, kunyit, pisang, dan lainnya.

1. Ciri-Ciri Tumbuhan Monokotil

Anda bisa membedakan tumbuhan monokotil dengan tumbuhan dikotil dengan gambar tabel
yang juga pernah kami posting sebelumnya. Seperti yang terlihat diatas bahwa ciri-ciri khas dari
tumbuhan monokotil adalah memiliki satu kotiledon dimana kotiledon adalah bagian penting
dari embrio yang dijumpai dalam benih.

Kemudian bagian tulang daun sejajar atau melengkung, dan batang berkas pengangkut yang
tersebar, bunga yang terdiri dari 3 atau kelipatannya, sehingga tumbuhan monokotil dapat
mempunyai tiga, enam, atau sembilan kelopak. Serta sistem akar serabut yang hampir semua
bagian yang datang bersentuhan dengan tanah, seperti batang.

2. Famili Tumbuhan Monokotil

Tumbuhan monokotil terdiri dari berbagai famili, diantaranya:

a. Orchidaceae (Suku Anggrek-Anggrekan)


Keluarga monokotil suku anggrek ini mempunyai ciri khas dimana daun yang bertepi rata
dan berdaging dengan letak berseling 2 baris. pangkal batang menggembung bermanfaat
untuk menyimpan cadangan air, berakar rimpang, dan dalam 1 bunga mengandung 2 sel
kelamin yaitu jantan dan betina. Beragam jenis anggrek hias indah adalah contoh dari
suku ini.

b. Arecaceae (Suku pinang-pinangan)

Salah satu yang masuk dalam suku ini yaitu kelapa, dimana hampir semua bagian
tumbuhan kelapa bisa dimanfaatkan untuk kepentingan kehidupan manusia. Air kelapa
yang mempunyai kandungan manfaat besar, buahnya yang digunakan sebagai bahan
masakan, dan bahkan di Maluku kelapa digunakan untuk membuat sagu dimana sagu
adalah makanan pokok disana.

b. Zingiberaceae (Suku Jahe-jahean)

Rempah-rempah khas Indonesia seperti jahe, kencur, kunyit, laos, temu hitam,
dan temu lawak merupakan beberapa contoh dari suku jahe-jahean (zingiberaceae) yang
biasanya dimanfaatkan sebagai obat atau bumbu masak.

Di daerah pegunungan biasanya keluarga monokotil jahe dimanfaatkan untuk


menghangatkan tubuh, sekarang banyak juga minuman yang berbahan dasar jahe.
Zingiberacea memiliki ciri-ciri dimana pelepah daun yang memeluk batang tumbuh dari
batang yang tumbuh dari dalam tanah (rimpang), bunga mengandung sel kelamin jantan
dan sel kelamin betina serta kelopak yang mempunyai bentuk tabung.

c. Musaceae (Suku Pisang-pisangan)

Suku ini bermanfaat sebagai sumber pangan, bahan tali, tanaman hias, dan
lainnya. Contohnya saja pisang emas, pisang kulit tipis, pisang raja, dan pisang ambon
yang mempunyai rasa enak serta biasa dikonsumsi oleh manusia serta mengandung
banyak manfaat.

Suku ini memiliki ciri khas dimana daun-daunnya berpelepah, tulang daun
menyirip dan mirip seperti lancet, batang semu, bunga tunggal yang berupa karangan, ada
yang kelamin betina dan ada yang kelamin jantan.

d. Poaceae atau Graminae (Suku Rerumputan)

Padi yang kita tahu merupakan makanan pokok bagi orang Indonesia yang masuk
ke dalam famili poacea atau graminae, selain padi terdapat juga Jagung (Zay mays), dan
Gandum (Tritinium sativum) yang mempunyai banyak manfaat untuk manusia. Ada juga
Tebu (Saccharum officinarum) yang biasanya dijadikan bahan untuk membuat gula.
Ada juga (Andropagon nordus) yang dijadikan bahan baku tali dan tertil, serta
bambu betung (Dendrocalamus asper) yang biasa digunakan untuk membuat bahan
perabotan rumah dan bangunan. Poaceae atau Graminae mempunyai ciri yaitu daun
berbentuk pita, tulang daun sejajar dan melekat di batang, berakar serabut, batang agak
erongga, mudah terbang ketika ditiup angin, bunganya berbentuk bulit, serta
penyeberbukannya yang dibantu oleh angin.

Contoh Tumbuhan Monokotil dan Nama Latinnya

 Siwalan (Borassus sp)


 Kedondong (Spondias dulcis)
 Pisang (Musa paradisiaca)
 Kembang sepatu (Hibiscus rosasinensis)
 Vanili (Vannili planifolia)
 Salak (Salacca edulis)
 Enau (Arenga pinnata)
 Sawo (Manilkara kauki)
 Anggur (Vitis vinivera)
 Bacang (Magnifera foetida)
 Nanas (Ananas comocus)
 Blueberry (Vaccinium corymbosum)
 Sawit (Elais Guinensis)
 Salak (Salacca edulis)
 Mengkudu (Morinda citrifolia
 Hangkang (Palaquium leiocarpum)
 Kemenyan (Styra sp)
 Enau (Arenga pinnata)
 Strwaberry (Fragaria daltoniana)
 Kurma (Phoenix dactylifera)
 Bawang merah (Allium ascolonicum)
 Srikaya (Annona squamosa)
 Kelapa (Cocos nucifera)
 Malaka (Phylantus emblica)
 Ceremai (Phyllanthus acidus)
 Kiwi (Actinidia deliciosa)
 Persik (Prunus persica)
 Bunga Matahari (Helianthus annus)
 Ketimunan (Timonius sericcus)
 Salak (Salacca zalacca)
 Buah Naga (Hylocereus undatus)
 Melon (Cucumis melo)
 Ketimunan (Timonius sericcus)

Ciri Ciri Khusus Hewan

1. Elang

Hewan Elang ini Memiliki Ciri Khusus sebagai berikut ini :


Hewan Elang memiliki chiri khusus sekaligus kelebihan bagi dirinya yakni Mata tau
pengelihatan yang sangat tajam sehingga Elang mampu mendeteksi mangsa dari jarak jauh. hal
ini tentu memudahkan elang dalam berburu mencari makanan.

2. Burung hantu

Burung Hantu Memiliki Ciri Khusus sebagai berikut ini :


Sobat pernah menonton Harry Potter.? Pasti sudah sangat akrab dengan binatang yang saut ini
kan,hehe. Sama halnya seperti kelelawar, burung hantu juga memiliki kemampuan untuk
mencari mangsa di malam hari.
Burung hantu dibantu oleh penglihatannya yang peka terhadap cahaya dan indra pendengarannya
yang sangat kuat.
3. Landak

Hewan Landak ini Memiliki Ciri Khusus sebagai berikut ini :


Hewan yang masih berkerabar dengan ternggiling ini memiliki ciri khusus dengan melindungi
diriya dengan cara menunjukkan duri pada tubuhnya sehingga pemangsa akan takut. karena
durinya yang tajam dan sulit untuk di taklukkan.

4. Kangguru

Kanguru Binatang yang berasal dari Australia ini Memiliki Ciri Khusus sebagai berikut ini :
Kangurung merupakan binatang Khas Australia, adalapun ciri khusus Kangguru memiliki
keunikan dalam hal merawat anaknya, yaitu menaruh anaknya di dalam sebuah kantong di
bagian depan perutnya.
Di kantongnya terdapat kelenjar susu dan menjadi sumber makanan selama anaknya berada di
kantong induknya.
5. Unta

Unta merupakan hewan padang pasir yang memiliki cerita begitu menarik, unta pada umumnya
di jadikan alat transportasi di padang pasir dan chiri khusus unta yakni :

Unta memiliki kemampuan untuk bertahan tanpa air selama berhari-hari.


Itu karena unta memiliki punuk yang mampu menyimpan banyak cadangan air.
Ketika unta menemukan sumber air, dia akan minum sebanyak-banyaknya.

6. Walang sangit

Binatang ini Memiliki Ciri Khusus sebagai berikut ini :


Sama seperti sigung, walang sangit juga mengeluarkan bau yang sangat menyengat untuk
mempertahankan diri.
7. Kura-kura

Hewan ini Memiliki Ciri Khusus sebagai berikut ini :


Kura-kura memiliki cangkang yang sangat kuat.
Cangkang tersebut digunakan untuk menjaga diri dari bahaya predator.

8. Belut listrik

Belut listrik yang Terkenal dengan Bahayanya itu Memiliki Ciri Khusus sebagai berikut ini :
Belut listrik memiliki sengatan listrik yang sangat kuat sehingga dapat melumpuhkan mangsa
atau pemangsa.
9. Ikan Penyumpit

Hewan ini Memiliki Ciri Khusus sebagai berikut ini :


Ikan penyumpit menangkap mangsa berupa serangga dengan cara unik, dia menyemburkan air
tepat mengenai mangsa sehingga mangsa jatuh ke air dan memudahkan untuk menangkap
mangsa tersebut.

10. Ular berbisa

Hewan ini Memiliki Ciri Khusus sebagai berikut ini :


Ular berbisa memiliki bisa (racun) yang dapat membunuh seseorang yang mengganggunya atau
ingin memangsanya.

11. Beruang kutub

Hewan ini Memiliki Ciri Khusus sebagai berikut ini :


Beruang kutub memiliki bulu yang sangat tebal untuk melindungi dirinya dari cuaca yang sangat
dingin.
12. Bebek

Binatang ini memiliki ciri ciri khusus sebagai berikut ini :


Bebek dapat mencari makanan di dalam lumpur.
Itu karena kaki-kakinya yang berselaput dan paruhnya yang tidak terlalu runcing.

13. Sigung

Binatang ini memiliki ciri ciri khusus sebagai berikut ini :


Sigung memiliki alat pertahanan yang unik.
Jika dia merasa terancam, maka sigung akan mengeluarkan bau yang sangat menyengat sehingga
membuat predator kabur.
14. Bunglon

Binatang ini memiliki ciri ciri khusus sebagai berikut ini :


Bunglon memiliki kemampuan untuk mengubah warna tubuhnya menyesuaikan warna bidang
yang diinjaknya supaya dapat mengelabui pemangsa. Kemampuan ini disebut mimikri.

15. Kalajengking

hewan ini memiliki ciri ciri khusus sebagai berikut ini :


Kalajengking memiliki sengatan yang sangat beracun untuk melawan musuhnya.

16. Zebra

Binatan yang Unik ini memiliki ciri-ciri khusus sebagai berikut :


Tubuh zebra terdapat pola belang hitam putih yang bertujuan untuk membingungkan predator
yang ingin mengejarnya.
17. Kelelawar

Binatan Malam ini memiliki ciri sebagai berikut :


Dapat terbang di malam hari dengan mengandalkan telinga dan suara ultrasonik.

18. Laba-laba

Laba-laba mampu membuat sarang seperti jaring di ranting pohon. Selain sebagai tempat tinggal,
sarang tersebut berguna untuk menangkap mangsa seperti capung.

19. Cicak

Hewan yang suka Menempel di Dinding dan atap rumah ini, memiliki ciri sebagai berikut ini :
Cicak dapat merayap untuk mendapatkan mangsanya yaitu nyamuk berkat telapak kakinya yang
seperti perekat.

20. Jerapah

Jerapah memiliki leher yang panjang sehingga dapat meraih daun yang berada sangat tinggi.