Anda di halaman 1dari 5

PANDUAN PELAKSANAAN

MEKANISME PENYUSUNAN SOTK BARU DAN


PEREKRUTAN PEJABAT STRUKTURAL
RSI. XXXXXXXXX SEMARANG

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Kenaikan pangkat karyawan RSI. Xxxxxxxxx adalah penghargaan


yang diberikan atas pengabdian dan prestasi kerja karyawan di RSI.
Sultan Agung Semarang. Selain itu kenaikan pangkat diberikan
sebagai dorongan atau motivasi kerja karyawan untuk meningkatkan
prestasi kerja dan pengabdiannya.

Pangkat/Jabatan yang diberikan akan memberikan manfaat besar bagi


Rumah Sakit apabila diberikan kepada orang yang tepat yang benar-
benar memiliki kemampuan dan kualifikasi sesuai dengan jabatannya
dan pada waktu yang tepat pula.

Pemberian Jabatan kepada karyawan tidak diberikan secara serta merta


kepada karyawan, selain karyawan tersebut memiliki prestasi dan
loyalitas tinggi kepada Rumah Sakit, bakal calon pejabat juga harus
melalui serangkaian tes seleksi yang disyaratkan oleh Rumah Sakit
untuk menduduki jabatan struktural maupun fungsional.

Oleh karena itu untuk menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan


tes seleksi pejabat Struktural/Fungsional Rumah Sakit Xxxxxxxxx
Semarang, maka perlu disusun sebuah panduan pelaksanaan
Mekanisme Perekrutan Pejabat Struktural/Fungsional.

B. TUJUAN

Tujuan pembuatan Panduan Pelaksanaan Mekanisme Perekrutan


Pejabat Struktural/Fungsional ini adalah:
1. Sebagai petunjuk pelaksanaan dan tata cara penyelenggaraan
Perekrutan Pejabat Struktural/Fungsional RSI. Xxxxxxxxx
Semarang.
2. Agar pelaksanaan seleksi/perekrutan Pejabat Struktural/
Fungsional RSI. Xxxxxxxxx berjalan dengan tertib dan lancar.

C. SASARAN

Sasaran dari Kegiatan ini adalah seluruh bakal calon Pejabat


Struktural / Fungsional Rumah Sakit Xxxxxxxxx Semarang
D. PENGERTIAN

Jabatan Struktural adalah Jabatan yang secara tegas ada dalam


struktur organisasi ditetapkan oleh Pimpinan Rumah Sakit

Jabatan Fungsional adalah Jabatan yang walaupun tidak secara tegas


tercantum dalam struktur organisasi, tetapi ditinjau dan sudut
fungsinya jabatan itu harus ada untuk memungkinkan organisasi itu
menjalankan tugas pokoknya.

Struktur Organisasi adalah kesatuan kerangka organisasi yang


ditetapkan untuk proses manajerial, sistem, pola tingkah laku yang
muncul dan terjadi dalam praktek penyelenggaraan organisasi dan
manajemen.

BAB II DASAR PELAKSANAAN

1. Surat Keputusan Yayasan Badan Wakaf Xxxxxxxxx Nomor :


031/SK/YBW-SA/III/1982, Bagian ke Empat tentang Kepangkatan,
Jabatan, Pengangkatan, Pembinaan dan Pemberhentian
2. Surat Keputusan Direktur RSI. Xxxxxxxxx Nomor : 144/KPTS/RSI-
SA/IV2012 tentang Pemberlakuan Peraturan RSI. Xxxxxxxxx, Bab
IX, Pasal 40 tentang Pengembangan Karier

BAB III PERSYARATAN UMUM PEJABAT STRUKTURAL/FUNGSIONAL

Pengangkatan pejabat struktural/fungsional harus memenuhi kualifikasi


sebagai berikut :
1. Masa Kerja, Pendidikan dan Pangkat/Golongan

Kualifikasi
No. Jabatan
Masa
Pendidikan Pangkat & Gol
Kerja
1. Manajer Min 10 th S2/S1 Profesi Penata (III C)
Penata Muda Tingkat
2. Ka. Instalasi Min 10 th Dokter/ S1 Profesi
I ( III/B )
3. Kabag. Min 8 th S1 Penata Muda ( III/A )
4. Kasubag. Min 5 th D3 Pengatur ( II C )
5. Penjab. Min 5 th D3 Pengatur ( II C )

2. Klasifikasi Tingkatan Jabatan Struktural/Fungsional :

Jabatan Klasifikasi Prasyarat


Manajer Pratama Menduduki masa jabatan 1 – 2 kali
periode jabatan pada jabatan sederajat
Menduduki masa jabatan 3 – 4 kali
Madya
periode jabatan pada jabatan sederajat
Menduduki masa jabatan > 4 kali periode
Utama
jabatan pada jabatan sederajat
Menduduki masa jabatan 1 – 2 kali
Pratama
periode jabatan pada jabatan sederajat
Kepala Menduduki masa jabatan 3 – 4 kali
Madya
Instalasi periode jabatan pada jabatan sederajat
Menduduki masa jabatan > 4 kali periode
Utama
jabatan pada jabatan sederajat
Menduduki masa jabatan 1 – 2 kali
Pratama
periode jabatan pada jabatan sederajat
Kepala Menduduki masa jabatan 3 – 4 kali
Madya
Bagian periode jabatan pada jabatan sederajat
Menduduki masa jabatan > 4 kali periode
Utama
jabatan pada jabatan sederajat
Menduduki masa jabatan 1 – 2 kali
Pratama
periode jabatan pada jabatan sederajat
Kasubag Menduduki masa jabatan 3 – 4 kali
Madya
/ Penjab periode jabatan pada jabatan sederajat
Menduduki masa jabatan > 4 kali periode
Utama
jabatan pada jabatan sederajat

3. Harus memiliki Kompetensi sbb:


- Kompetensi Bidang Manajemen
- Kepemimpinan
- Hubungan Interpersonal
- Komunikasi

BAB IV MEKANISME PENYUSUNAN SOTK BARU DAN PEREKRUTAN


PEJABAT STRUKTURAL/FUNGSIONAL

Adapun mekanisme perekrutan Pejabat Struktural/Fungsional RSI. Sultan


Agung sbb:

1. Manajer SDI mengajukan usulan Tim SOTK (Struktur Organisasi Tata


Kerja) Rumah Sakit yang merupakan representasi perwakilan dari unit-
unit Rumah Sakit, meliputi kelompok Medis, Keperawatan, Penunjang
Medis dan Non Medis kepada Direktur Rumah Sakit.
2. Setelah usulan disetujui, Direksi dibantu Manajer SDI mengeluarkan
Surat Keputusan tentang Tim Evaluasi SOTK Rumah Sakit.
3. Tim SOTK melakukan evaluasi terhadap Struktur Organisasi dan tata
kerja serta pejabat struktural yang lama.
4. Tim SOTK memberikan rekomendasi kepada direksi mengenai perlu
atau tidaknya diadakan perubahan mengenai struktur organisasi dan
tata kerja Rumah Sakit.
5. Apabila direksi tidak menyetujui usulan SOTK baru, maka Rumah
Sakit tetap menggunakan SOTK lama yang sudah ada, tetapi bila
usulan perubahan Struktur Organisasi dan tata kerja Rumah Sakit
disetujui oleh direksi, maka tim evaluasi SOTK memberikan
rekomendasi susunan SOTK baru yang dilengkapi dengan uraian jabatan.
6. Direktur bekerjasama dengan tim evaluasi SOTK mengajukan usulan
susunan SOTK baru kepada Yayasan Badan Wakaf Xxxxxxxxx
7. Apabila usulan SOTK baru tidak disetujui oleh Yayasan Badan Wakaf
Xxxxxxxxx, maka Rumah Sakit menerima surat balasan penolakan atas
SOTK baru, tetapi apabila di setujui oleh Yayasan Badan Wakaf Xxxxxxxxx
maka direksi dan Tim melakukan pengesahan atas SOTK baru yang
dilengkapi urain jabatan.
8. Tim evaluasi SOTK melaksanakan penjaringan bakal calon pejabat
Struktural/Fungsional pada saat masa jabatan struktural periode
sebelumnya habis.
9. Mekanisme penjaringan pejabat struktural/fungsional dilakukan
melalui beberapa tahap, diantaranya :
a. Seleksi Administrasi
- Manajer SDI bekerjasama dengan Tim Evaluasi SOTK
memberikan data pejabat struktural yang lama dan staf yang
dianggap memenuhi/memiliki kualifikasi pada jabatan tertentu
di Rumah Sakit dengan mempertimbangkan prestasi, masa kerja
dan pendidikan.
- Direktur menentukan karyawan yang akan diikutsertakan dalam
seleksi penjaringan pejabat struktural/fungsional
- Rumah Sakit/Direktur dibantu denga Tim evaluasi SOTK
menerbitkan surat pemberitahuan kepada pejabat
struktural/fungsional lama dan staf yang dianggap
memenuhi/memiliki kualifikasi pada jabatan yang
diinformasikan beserta jadwal seleksi penjaringan yang
dilampiri dengan formulir kesediaan mengikuti seleksi
penjaringan pejabat struktural/fungsional
- Kandidat calon pejabat struktural mengumpulkan formulir
kesediaan yang dilengkapi dengan foto copy ijazah dan
transkrip nilai sesuai dengan kualifikasi pendidikan dalam syarat
jabatan.
- Tim Evaluasi SOTK merekap data kesediaan mengikuti seleksi
yang sudah masuk dan menyerahkan data kepada direktur.
- Rekapan data tersebut dikirimkan kepada tim penguji tes
psikologi yang telah ditunjuk, sebagai data peserta tes psikologi.
b. Seleksi Psikologi
Seleksi psikologi dilaksanakan di Rumah Sakit Xxxxxxxxx oleh
tim psikolog yang telah ditunjuk oleh Rumah Sakit.
c. Interview Direksi
Setelah melaksanakan tes psikologi, calon pejabat mengikuti tes
dengan direksi Rumah Sakit
d. Hasil dari rangkaian tes direkap oleh Tim SOTK, kemudian
diserahkan kepada direksi untuk ditentukan siapa saja yang
menjadi struktural baru
10. Direksi mengeluarkan pengumuman melalui surat pemberitahuan
kepada calon pejabat struktural yang belum lolos dan menerbitkan
Surat Keputusan pejabat struktural/fungsional untuk para pejabat baru.
11. Pejabat Struktural baru menandatangani Pakta Intrgritas/Nota
Komitmen
12. Pejabat Struktural dan fungsional baru menerima SK Jabatan
beserta uraian tugas dan dilantik oleh direktur

BAB V PENUTUP

Panduan pelaksanaan mekanisme perekrutan pejabat


Struktural/Fungsional ini dibuat sebagai pedoman/panduan bagi Tim
pelaksana rekrutmen pejabat.

Keberhasilan mekanisme ini tergantung pada pemahaman yang sama,


koordinasi yang baik, kesungguhan dan kejujuran tim pelaksana yang
bertujuan untuk mendapatkan sumber daya yang berkualitas demi
keberlangsungan RSI. Xxxxxxxxx.

RSI. XXXXXXXXX SEMARANG

...........................................
Direktur Utama