Anda di halaman 1dari 6

UJI SENSORIK DAN MOTORIK TERHADAP MENCIT (Mus musculus)

Syafia Fadilla*,Achmad Fauzi H, Azmi Azkiatul F, Cahyani Hasna D., Erma Herlina

Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
*Corresponding author: syafia.fadilla@gmail.com

Abstrak
Sistem sensori merupakan seperangkat organ yang berfungsi untuk menerima berbagai stimulus yang berasal dari
lingkungan. Sistem motorik adalah kemampuan untuk menggerakkan tubuh. Tujuan dari praktikum ini yaitu untuk
mengetahui pengujian sensorik penciuman dan motorik yang meliputi kemampuan refleks membalikkan badan,
menghindari jurang, geotaksis nagatif, pola perilaku lokomosi, dan uji kemampuan berenang. Praktikum uji sensorik
dan motorik pada mencit dilaksanakan pada hari Jumat, 11 Mei 2018 di laboratorium fisiologi biologi PLT UIN Syarif
Hidayatullah Jakarta, menggunakan alat dan bahan yaitu akuarium bidang miring, stopwatch, kendang mencit, pakan
mencit, cotton bud, mencit (Mus musculus), air hangat, minyak kayu putih, parfum, dan amoniak pekat (NH 3OH).
Percobaan melakukan pengamatan dan mencatat setiap perlakuan yang diberi pada mencit sesuai dengan pengujian
sensorik, motorik, dan lokomosi. Hasil yang didapat adalah mencit memberikan respon positif terhadap uji sensorik
penciuman. Mencit juga memberikan respon positif terhadap uji motorik yang meliputi kemampuan refleks
membalikkan badan dengan durasi yang cukup cepat, menghindari jurang cukup cepat dan bereaksi/ memberikan
respon positif, geotaksis negatif umumnya cepat, dan uji lokomosi berjalan dan berenang kebanyakannya
menggunakan keempat anggota gerak, dengan arah berenang lurus dan sudut berenang kepala dan seluruh telinga ada
diatas permukaan air.

Kata kunci: Lokomosi berenang, Lokomosi berjalan, Mencit (Mus musculus), Motorik, Sensorik

PENDAHULUAN Genome, 2017). Pengujian terhadap aspek


tersebut dapat dilakukan dengan memberikan
Mencit (Mus musculus) merupakan stimulus yang dapat memicu kognisi dari
salah satu hewan mamalia yang diduga berasal mencit. Kognisi ialah serangkaian proses
dan tersebar dari wilayah mediteranian mental yang melibatkan kesadaran, persepsi,
China. Mencit memiliki habitat yang berada belajar, dan memori suatu individu. Oleh
di sekitar manusia dan cukup tersebar luas. karena itu, pada praktikum ini dilakukan
Mencit memiliki ukuran tubuh sekitar 65-95 pengujian terhadap komponen kognisi mencit
mm dan ekornya memiliki panjang sekitar yang meliputi memori, sensori, dan motorik.
60-105 mm. Tubuh mencit dilapisi rambut Sistem sensori merupakan seperangkat organ
yang berwarna putih hingga kecokelatan yang berfungsi untuk menerima berbagai
sehingga keberadaannya cukup mudah stimulus yang berasal dari lingkungan.
dideteksi (Ballenger, 1999). Mencit termasuk Reseptor sensori merupakan sel yang
salah satu hewan model yang banyak dipilih memiliki kemampuan untuk menerima
untuk suatu penelitian. Penggunaan mencit respon dan menghantarkannya ke sistem
dalam berbagai penelitian khususnya bidang saraf pusat. Impuls listrik yang dihantarkan
biomedik dan neurobiologi dikarenakan oleh saraf akan diterjemahkan sebagai
mencit memiliki karakter genetik yang tidak sensasi. Pada mencit, sebagian besar sistem
jauh berbeda dengan manusia. Karakter sensori ini terletak dibagian kepalanya (Reed
genetik ini dapat diuji melalui fisiologi, College, 2007)
anatomi, dan metabolisme serta perilaku
yang ditunjukkan oleh mencit tersebut (Your
Gerak merupakan pola koordinasi dicatat waktunya juga diamati
yang sangat sederhana untuk menjelaskan apakah mencit berjalan mendekati
penghantar impuls oleh saraf. Gerak pada atau menjauah cotton bud.
umumnya terjadi secara sadar, namun ada
pula gerak yang terjadi tanpa di sadari yaitu b) Uji motorik
gerak refleks. Impuls pada gerakan sadar Pertama dilakukan pengujian
melalui jalan panjang, yaitu dari reseptor, ke yaitu kemampuan reflek motorik
saraf sensoris di bawah ke otak untuk membalikkan badan yaitu mencit
selanjutnya diolah oleh otak kemudian hasil diletakkan di tempat meja datar
olahan oleh otak berupa tanggapan, di bawah dengan posisi terlentang dan
oleh saraf motor sebagai perintah yang harus punggung rapat pada permukaan
dilaksanakan oleh efektor (Darmadi, 2005). meja, ditahan sebentar kemudian
Suatu refleks adalah respons motorik tak dilepas. Dicatat waktu yang
sadar dan cepat terhadap suatu stimulus. diperlukan mencit untuk dapat
Lengkung refleks memiliki 5 unsur: reseptor, membalikkan tubuh. Dilakukan
neuron sensorik, pusat integrasi, neuron pengujian hingga tiga kali dan
motorik dan efektor. hitung rata-rata waktunya.
Kedua dilakukan pengujian
yaitu kemampuan reflek
METODOLOGI menghindari jurang yaitu mencit
Waktu dan Tempat diletakkan dengan posisi ujung
jari kaki dan mulut sejajar dengan
Praktikum uji sensorik dan motorik tepi meja. Lalu dicatat waktu yang
pada mencit dilaksanakan pada hari Jumat, diperlukan hingga mencit mampu
11 Mei 2018 pukul 13.00 – 15.00 WIB di memutar badannya dan menjauhi
laboratorium fisiologi biologi PLT (Pusat tepi meja. Dilakukan pengujian
Laboratorium Terpadu) UIN Syarif hingga tiga kali dan hitung rata-
Hidayatullah Jakarta. rata waktunya.
Ketiga dilakukan pengujian
Alat dan Bahan
kemampuan reflek geotaksis
Alat dan bahan yang digunakan negative yaitu pada bidang miring
dalam praktikum ini adalah akuarium bidang 250, mencit diletakkan dengan
miring, stopwatch, kendang mencit, pakan kepala mengarah ke bawah dan
mencit, cotton bud, mencit (Mus musculus), tubuh sejajar garis vertical,
air hangat, minyak kayu putih, parfum, dan ditahan sebentar kemudian
amoniak pekat (NH3OH). dilepas. Dicatat waktu yang
diperlukan mencit hingga mampu
Cara Kerja memutar tubuhnya 1800.
a) Uji sensorik Dilakukan pengujian hingga tiga
Pengujian dilakukan dengan kali dan catat rata-rata waktunya.
menyiapkan empat buah cotton
bud dan masing-masing diberikan c) Uji lokomosi
pakan, amoniak pekat (NH3OH), Pertama yaitu uji lokomosi
minyak kayu putih, dan parfum. berjalan dengan dibuat jalur lurus
Lalu mencit ditempatkan pada sepanjang 20 cm. dilakukan
jarak 5 cm dari cotton bud dan pengujian dengan melihat mencit
berjalan pada jalur tersebut dan
dicatat waktunya.
Kedua yaitu uji lokomosi HASIL DAN PEMBAHASAN
berenang dengan mengisi Berdasarkan hasil pengamatan yang
akuarium dengan air hangat telah dilakukan, didapatkan data seperti pada
dengan tinggi air sekitar 6-7 cm. tabel berikut:
Mencit dijatuhkan di sisi
akuarium dan amati pergerakan
mencit di dalam akuarium.
Tabel 1. Uji sensorik
Mencit Objek penciuman
Pakan Minyak kayu Parfum NH3OH
putih
1 -/+/+ +/+/+ +/+/+ +/+/+
2 -/-/- +/+/+ +/+/+ 0/0/+
3 -/-/- +/+/+ +/+/+ +/+/+
4 -/-/- +/+/+ +/+/+ +/+/+
5 -/-/- +/+/+ +/+/+ +/-/+
6 +/+/+ -/+/+ +/+/+ +/+/+
Keterangan :
0 = diam ; - = mendekati ; + = menjauhi

Tabel 2. Uji motorik


Mencit Waktu gerak refleks (s)
SRf CAf NGf
1 0,6 1,6 8
2 1,3 1,3 26,6
3 0,49 4,42 6,63
4 0,33 7,6 2,3
5 1,73 0,76 2,82
6 0,51 0,6 1,3
Keterangan :
SRf = membalikkan badan ; CAf = menghindari jurang ; NGf = negatif geotaksis

Tabel 3. Uji lokomosi


Mencit Rata-rata Pola berjalan Renang
waktu I II III
(20cm/s)
1 3,41 6 1 4 1
2 8,6 6 1 4 1
3 2,5 6 2 3 2
4 5,3 2 2 4 1
5 5,19 2 1 4 1
6 1,5 6 1 4 1
Keterangan :
I = arah renang ; II = sudut renang ; III = anggota gerak
Pada pengujian kayu putih, dari tabel kimia menghasilkan persepsi olfaktorius,
diatas dapat diketahui bahwa mencit bereaksi trigeminus, dan pengecapan.
positif yang artinya menjauhi kayu putih. Hal
ini dilakukan mencit karena bau kayu putih Pada uji membalikkan badan pada
cukup menyengat dan berbau tidak sedap tabel diatas, mencit memerlukan waktu yang
bagi mencit sehingga mencit menjauh. Hal sangat singkat untuk dapat berbalik. rata-rata
serupa juga terjadi pada pengujian dengan kurang dari 2 detik, hal ini dikarenakan
menggunakan parfum, dari tabel diatas dapat mencit memiliki gerak refleks yang cukup
diketahui bahwa mencit bereaksi positif baik untuk menghindari ancaman atau
(menjauh). Hal ini karena parfum sendiri keadaan yang dirasanya tidak aman, sehingga
mengandung methanol yang berbau mencit dapat membalikkan badan dengan
menyengat sehingga membuat mencit sangat cepat.
bereaksi menjauh. Pada pengujian pakan, Berdasarkan hasil pada tabel diatas
mencit melakukan aksi yang beragam yaitu menunjukkan bahwa kemampuan refleks
positif (menjauh) pada mencit 1 dan mencit menghindari jurang mencit rata-rata
6. Reaksi negatif (mendekat) menunjukkan membutuhkan waktu yang cukup cepat
bahwa mungkin mencit merasa lapar dan karena dari data rata-rata mencit memerlukan
tertarik dengan bau pakan tersebut sehingga waktu 3-4 detik untuk dapat melakukan
mencit mendekat, reaksi positif (menjauh) refleks menghindari jurang, hal ini terjadi
dan netral (diam) mungkin karena mencit karena mungkin mencit merasa terancam
tidak begitu tertarik terhadap bau dari pakan oleh predator sehingga mencit akan
tersebut, mungkin juga karena sudah tidak melakukan aksi menghindari jurang dengan
lapar atau mungkin juga mencit mengalami waktu yang singkat. Namun pada mencit 4
stress sehingga tidak bernafsu dan tertarik memerlukan waktu 7,6 detik yang dapat
terhadap bau pakan. Pada pengujian amoniak terlihat bahwa mencit sudah stress dan
pekat (NH3OH) dari tabel diatas teramati perilakunya tidak dapat terkontrol dengan
bahwa mencit melakukan reaksi positif. baik. Menurut ,refleks baru dapat terjadi bila
Reaksi menjauh (positif) karena alkohol yang di dukung oleh adanya lengkung refleks. Bila
berbau menyengat membuat mencit menjauh, suatu reseptor terangsang sehingga
mendekat (negative) dan netral (diam) menimbukan respon terhadap efektor (otot
mungkin mencit mengalami stress sehingga atau kelenjar), maka aksi tersebut merupakan
tidak terkontrol gerakannya. Menurut aksi repleks.
Juwono (1994), pengujian indra penciuman Pada pengujian geotaksis negatif,
merupakan penentu dalam identifikasi aroma berdasarkan tabel diatas mencit memerlukan
dan cita rasa makanan-minuman yang waktu yang cukup cepat untuk dpaat
dihubungkan oleh saraf trigeminus sebagai membalikkan arah jalannya, ketika
pemantau zat kimia yang terhirup. Indra dihadapkan pada media dengan sudut 250, hal
penciuman dianggap salah satu sistem ini terjadi mungkin karena mencit merasa
kemosensorik karena sebagian besar zat permukaan miring tersebut merupakan
ancaman yang dapat membuat dirinya dalam dan sudut berenang kepala dan seluruh
bahaya atau bahkan cidera (misalnya telinga ada diatas permukaan air.
terjatuh) jika mencit berjalan kebawah, tidak
menghindari gravitasi.
Pada pengamatan lokomosi berjalan,
dengan durasi mencit diujikan pada tempat
yang lurus sekitar 20cm untuk mengamati KESIMPULAN
lokomosi pergerakannya dalam berjalan.
hasil pengamatan menunjukkan bahwa Berdasarkan praktikum kali ini
pergerakan lokomosi jalan pada mencit selalu mengenai uji sensorik dan motorik serta uji
diawali dengan kaki kiri depan atau kanan memori pada enam individu mencit,
depan yang diikuti oleh kaki kanan belakang didapatkan hasil bahwa kedua mencit
dan kiri belakang, seperti pada mencit 1,2,3,6 memberikan respon positif terhadap uji
yang memiliki arah lokomosi berjalan yang sensorik penciuman. Mencit juga
sama dan mencit 4 dan 5 yang memiliki memberikan respon positif terhadap uji
lokomosi berjalan yang sama. motorik yang meliputi kemampuan refleks
Berdasarkan percobaan yang membalikkan badan serta mengindari jurang
dilakukan maka dapat diketahui bahwa pada dan geotaksis negatif dengan durasi yang
uji lokomosi berenang dimana mencit cukup cepat dan uji lokomosi berjalan dan
dimasukkan kedalam aquarium berisi air, berenang kebanyakannya menggunakan
sebenarnya harusnya airnya hangat karena keempat anggota gerak, dengan arah
agar mencit tidak mengalami kedinginan saat berenang lurus dan sudut berenang kepala
pengujian dengan suhu sekitar 27-300C. dan seluruh telinga ada diatas permukaan air.
karena jika mencit mengalami kedinginan
nantinya dikhawatirkan mencit akan sakit, DAFTAR PUSTAKA
stress atau bahkan mati. dari arah renangnya
kebanyakan mencit rata-rata melakukan arah Ballenger,L. 1999. “Musmusculus”. [Online]
berenang lurus (2) dengan sudut berenang http://animaldiversity.org/accounts/
umumnya kepala dan seluruh bagian telinga Mus_musculus/ diakses pada 23
diatas permukaan air (4), dan penggunaan Maret 2017 pukul 17:17 WIB
anggota gerak dengan menggunakan keempat
anggota gerak (1). Darmadi, Goenarso. 2005. Fisiologi Hewan.
Berdasarkan pengujian sensorik dan Universitas Terbuka : Jakarta
motorik pada mencit dapat diketahui bahwa Juwono, T. 1996. Pemeriksaan Klinik
mencit memberikan respon positif terhadap Neurologik Dalam Praktek: EGC:
uji sensorik penciuman. Mencit juga Jakarta
memberikan respon positif terhadap uji
motorik yang meliputi kemampuan refleks Reed College. 2007. “Ontogeny”. [Online]
membalikkan badan dengan durasi yang
http://www.reed.edu/biology/profess
cukup cepat, menghindari jurang cukup cepat
ors/srenn/pages/teaching/web_2007/
dan bereaksi/ memberikan respon positif,
geotaksis negatif umumnya cepat, dan uji emmylinh/ontogeny.html diakses
lokomosi berjalan dan berenang pada 23 Maret 10:12 WIB
kebanyakannya menggunakan keempat
anggota gerak, dengan arah berenang lurus
Your Genome. 2017. “Why Use The Mouse
InResearch?”.[Online]
http://www.yourgenome.org/facts/w
hy-use-the-mouse-in-research diakses
pada 23 Maret 2017 pukul 18:48 WIB.