Anda di halaman 1dari 22

LAPORAN PRAKTIK LAPANG

MANAJEMEN PENYEDIAAN PAKAN SAPI POTONG


DI PT LEMBU JANTAN PERKASA SERANG

MUHAMMAD FAIZAL RACHMAT


D24160100

DEPARTEMEN ILMU NUTRISI DAN TEKNOLOGI PAKAN


FAKULTAS PETERNAKAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2019
ii

RINGKASAN

Praktik Lapang dilaksanakan di PT Lembu Jantan Perkasa Group Serang


Banten. Tujuan dari Praktik Lapang adalah untuk sarana menambah keterampilan,
wawasan serta pengalaman di bidang usaha peternakan sapi potong terutama
dalam manajemen penyediaan pakan ternak. PT Lembu Jantan Perkasa-Serang
didirikan di atas lahan seluas 25 Ha, dengan kapasitas tampung sapi penggemukan
6000 ekor dan sapi pembibitan 1000 ekor. Bangsa sapi yang dipelihara di PT
Lembu Jantan Perkasa adalah sapi berjenis Brahman cross. Sarana dan prasarana
yang dimiliki PT Lembu Jantan Perkasa terdiri dari kandang, gudang, kebun
rumput, tempat penanganan limbah, alat transportasi, gang way, timbangan, cattle
yard. Tata pelaksanaan pemeliharaan di PT Lembu Jantan Perkasa secara umum
meliputi sistem penyediaan pakan, produksi pakan, manajemen perkandangan,
manajemen pemeliharaan, dan kesehatan hewan. Sapi yang digemukan
merupakan sapi yang di impor langsung dari Australia. Manajemen penyediaan
pakan yang dilakukan di PT Lembu Jantan Perkasa meliputi penyediaan
konsentrat yang terdiri dari pengadaan bahan baku, penyimpanan bahan baku,
pembuatan konsentrat, pengemasan, dan distribusi pakan. Penyediaan hijauan
pakan terdiri dari penyediaan rumput. PT Lembu Jantan Perkasa dalam
pembuatan konsentrat menggunakan bahan baku yang berasal dari berbagai
daerah. Hijauan yang digunakan di PT Lembu Jantan Perkasa adalah rumput
berjenis taiwan grass yang didapat dari kebun rumput sendiri maupun petani
plasma. Pemberian pakan untuk ternak di kandang di beri konsentrat dan rumput
yang telah dipotong serta diberi tambahan molases. Manajemen penyediaan pakan
yang ada di PT Lembu Jantan Perkasa sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari
pakan yang selalu tersedia selama proses pemeliharaan dari awal penggemukkan
hingga sapi siap jual baik konsentrat yang disediakan oleh unit feedmill dan
hijauan yang disediakan oleh unit HMT.

Kata kunci: feedmill, konsentrat, penyediaan pakan


iii

LEMBAR PENGESAHAN

Judul : Manajemen Penyediaan Pakan Sapi Potong di PT Lembu Jantan


Perkasa-Serang
Nama : Muhammad Faizal Rachmat
NIM : D24160100

Diketahui oleh Disetujui oleh


Ketua Departemen Ilmu Nutrisi dan Pembimbing Praktik Lapang
Teknologi Pakan

Dr.Sri Suharti.SPt, M.Si Dr.Ir.Indah Wijayanti, S.TP,Msi


NIP. 19741012 200501 2 002 NIP. 19700907200501 2 001
iv

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karena atas berkat
dan hidayahNya, penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktik Lapangan ini
dengan baik. Laporan Praktik Lapangan dengan judul “Manajemen Penyediaan
Pakan Sapi Potong di PT Lembu Jantan Perkasa-Serang” ini disusun berdasarkan
kegiatan lapang yang telah dilaksanakan di PT Lembu Jantan Perkasa Group-
Serang mulai dari tanggal 10 Juli 2018 sampai 7 Agustus 2018. Kegiatan praktik
lapang ini dilaksanakan di PT Lembu Jantan Perkasa Group-Serang berupa
pemeliharaan sapi potong dan pemeliharaan pedet. 16-4
Ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada:
1. Seluruh kepala divisi dan manager yang telah menjadi pembimbing
pada kegiatan observasi penulis di PT Lembu Jantan Perkasa Serang
2. Seluruh staff dan karyawan PT Lembu Jantan Perkasa Serang
3. Dr. Ir. Indah Wijayanti, S.TP,Msi selaku dosen pembimbing praktik
lapang
5. Serta teman-teman seperjuangan praktik lapang
Penulis berharap semoga laporan praktik lapangan ini bermanfaat bagi
penulis khususnya dan seluruh pihak yang terkait pada umumnya.

Bogor, 15 Januari 2018

Muhammad Faizal Rachmat


v

DAFTAR ISI

RINGKASAN ii
LEMBAR PENGESAHAN iii
KATA PENGANTAR iv
DAFTAR ISI v
DAFTAR TABEL vi
DAFTAR GAMBAR vii
DAFTAR LAMPIRAN viii
PENDAHULUAN 1
Latar Belakang 1
Tujuan 1
METODE 2
Waktu dan Tempat 2
Prosedur 2
KEADAAN UMUM LOKASI 3
Sejarah dan Pekembangan 3
Lokasi 3
Sarana dan Prasarana 4
Struktur Organisasi 5
Kegiatan Umum 6
Pemberian Pakan 6
Kandang Fattening 6
Kandang Breeding 6
Unit Hijauan Makanan Ternak 6
MANAJEMEN PENYEDIAAN PAKAN SAPI POTONG 7
Jenis dan Asal Bahan Baku 7
Penyediaan Pakan Hijauan 8
Cara pemesanan 9
Purchasing Order (PO) 9
Pengadaan Bahan Baku dan Cara Pembayaran 9
SIMPULAN DAN SARAN 10
Simpulan 10
Saran 10
DAFTAR PUSTAKA 11
LAMPIRAN 11
Lampiran 1. Log Book 12
vi

DAFTAR TABEL

Jenis dan Asal Bahan Baku di PT. Lembu Jantan Perkasa.......................... 8


vii

DAFTAR GAMBAR

1. Penampakan Geografis PT. Lembu Jantan Perkasa........................... 4


2. Struktur Organisasi PT. Lembu Jantan Perkasa................................... 5
viii

DAFTAR LAMPIRAN

1. Log Book................................................................................................... 12-14


1

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Kebutuhan berbagai produk peternakan terutama daging sapi semakin


meningkat dari tahun ke tahun sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk
dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pemenuhan gizi yang seimbang.
Meskipun pemerintah telah mengimport sapi bakalan serta daging beku, hal
tersebut belum dapat memenuhi kebutuhan akan permintaan daging sapi di
pasaran secara maksimal. Hal ini dikarenakan produktivitas ternak sapi potong di
Indonesia sebagai salah satu sumber daging sehingga belum dapat memenuhi
kebutuhan karena jumlahnya masih di bawah target yang diperlukan konsumen.
Faktor yang menyebabkan produksi daging sapi masih rendah adalah rendahnya
populasi ternak sapi dan juga tingkat produksi sapi yang masih rendah. Salah satu
upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan daging sapi tersebut
adalah dengan meningkatkan populasi dan produktivitas sapi potong melalui
usaha penggemukan sapi potong secara berkesinambungan. Usaha penggemukan
sapi memerlukan pengelolahan ditangan orang profesional untuk mencapai hasil
yang optimal. Salah satu usaha dalam menunjang sub sektor paternakan adalah
usaha pembuatan ransum ternak. Pakan memegang peranan penting dalam usaha
atau produksi peternakan yaitu meliputi 60%-70% dari total biaya produksi.
Permasalahan dalam suatu proses pembuatan ransum ternak yaitu bagaimana
teknik pengelolaan pakan yang meliputi pengadaan bahan baku, proses pembuatan
ransum dan menformulasikan bahan pakan sehingga menjadi ransum yang sesuai
dengan kebutuhan masing-masing fase sapi.
Pengadaan bahan pakan ternak merupakan hal yang bersifat wajib karena
salah satu tuntutan dari suatu pabrik adalah kontinuitas produksi. Terhambatnya
pengadaan bahan baku pakan mengakibatkan menurunnya produktivitas pabrik.
Hal ini akan menyebabkan produktivitas mesin dan tenaga kerja menjadi menurun
dan ternak tidak mendapat pasokan pakan. Sehingga dapat menghambat usaha
penggemukan sapi potong, dengan demikian ketersediaan bahan baku sangat
menentukan terlaksananya proses produksi secara optimal, sehingga rencana
produksi dapat direalisasikan. Rencana pengadaan bahan baku yang tepat akan
mengurangi resiko adanya kelebihan maupun kekurangan persediaan bahan baku.
Persediaan bahan baku yang melampaui kebutuhan perusahaan, akan
mengakibatkan penurunan kualitas bahan dan peningkatan biaya persediaan
(biaya pemesanan, biaya penyimpanan, biaya pemeliharaan dan lain-lain) yang
harus ditanggung perusahan. Selain itu kelebihan persediaan bahan baku akan
berakibat pada pengurangan modal kerja, karena dialokasikan pada persediaan
bahan baku secara berlebihan. Tujuan dari permasalahan di atas adalah untuk
mengetahui sistem pengadaan bahan baku pakan yang ada di PT Lembu Jantan
Perkasa.

Tujuan

Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji manajemen penyediaan pakan sapi


potong di PT Lembu Jantan Perkasa-Serang.
2

METODE

Waktu dan Tempat

Kegiatan Praktik Lapangan (PL) dilaksanakan mulai tanggal 16 Juli


sampai 4 Agustus 2017. Lokasi pelaksanaan praktik lapangan bertempat di
peternakan sapi PT Lembu Jantan Perkasa Group, Desa Sindangsari, Kecamatan
Pabuaran, Serang, Banten.
Prosedur

Prosedur pelaksanaan praktik lapang terdiri dari pengamatan, wawancara,


latihan kerja, pembandingan dengan pustaka, dan analisis sesuai dengan teori-
teori yang telah kita pelajari.
1. Pengamatan
Pengamatan langsung di lapangan terhadap kondisi sistem pengadaan
pakan di PT Lembu Jantan Perkasa Group-Serang.
2. Wawancara
Wawancara dilakukan sebagai upaya untuk pengumpulan informasi
dan data yang berhubungan dengan aspek-aspek yang dipelajari.
Wawancara dilakukan dengan pihak-pihak terkait dengan permasalahan
yang dihadapi berdasarkan bimbingan dan arahan dari pembimbing praktik
lapang.
3. Praktik langsung
Praktik langsung dilakukan dengan ikut terlibat atau membantu
dalam kegiatan di PT Lembu Jantan Perkasa Serang. Kegiataan ini
dimaksudkan untuk memperoleh pengalaman kerja dan melatih
kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari.
4. Telaah pustaka
Telaah pustaka dilakukan untuk mencari referensi dan literatur yang
berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan, baik berasal dari studi pustaka
maupun data dan informasi yang diperoleh dari peternakan bersangkutan.
3

KEADAAN UMUM LOKASI

Sejarah dan Pekembangan

PT Lembu Jantan Perkasa terletak di Jalan Raya Serang-Pandeglang km


9,6 Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Serang-Banten. PT Lembu Jantan
Perkasa merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang breeding,
fattening dan trading sapi potong dan didirikan pada tahun 1990 oleh Bapak
Djaya Gunawan. Awal kegiatan perdagangan dan penggemukan sapi lokal
(sumber ternak dari sulawesi). Seiring dengan meningkatnya kebutuhan ternak
sapi potong, sementara populasi sapi lokal yang menurun maka PT Lembu Jantan
Perkasa melakukan kegiatan impor sapi bakalan dari Australia. Perusahaan ini
memiliki kantor pusat yang terletak di jl Tarum Barat E11-12 No.8, Jakarta
Timur. PT Lembu Jantan Perkasa mengantisipasi penurunan populasi sapi potong
dan peningkatan kebutuhan dengan cara mulai merintis usaha pembibitan sapi
potong (breeding) secara intensif di Serang pada tahun 2004 PT Lembu Prima
Perkasa. Keadaan ini menjadikan perusahaan ini sebagai perusahaan pertama di
Indonesia yang bergerak di bidang pembibitan sapi potong secara intensif. Usaha
ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan daerah-daerah akan sapi bibit pilihan
dan berkualitas. PT Lembu Jantan Perkasa memiliki beberapa cabang perusahaan
yaitu Serang-Banten, Militer-Purwakarta, dan Langkat-Medan.

Lokasi

PT Lembu Jantan Perkasa terletak di Jalan Raya Serang-Pandeglang km


9,6 Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Lokasi perusahaan memiliki topografi landai dan datar pada ketinggian 200 m di
atas permukaan laut dengan kelembapan udara sekitar 72% pada kisaran 54% -
90%, dan suhu udara antara 27,9 °C sampai 32 C. Perusahaan ini dibangun di
atas tanah seluas 25 ha yang digunakan untuk kandang penggemukan 11,2 ha dan
pengembangbiakan 0,8 ha, gudang pakan 0,5 ha, kebun rumput 8,5 ha. Sisanya
seluas 4,0 ha berupa lahan kosong dan juga digunakan untuk pembuatan fasilitas
perusahaan seperti kantor, mess karyawan, lahan parkir, tempat pembuangan
limbah dan musholla. Jarak antara perusahaan dengan pemukiman terdekat adalah
50 m dengan batas yaitu:

Gambar 1. Penampakan geografis PT. Lembu Jantan Perkasa


4

Sarana dan Prasarana

Fasilitas yang terdapat di PT LJP Serang-Banten adalah kantor, loading


chute, cattle yard, gang way, crush (kandang jepit), kandang penggemukan,
kandang breeding, kandang isolasi, mess manager dan karyawan, laboratorium,
pos satpam, gudang alat, mushola, gudang pakan dan prosesing kapasitas  3.000
Ton, Lahan rumput 8,5 Ha, dan unit penanganan limbah. Loading chute
digunakan untuk menurunkan dan menaikkan sapi dari atau ke truk dengan tinggi
loading chute 1,15 m. Cattle yard merupakan tempat penanganan ternak
sementara seperti bongkar muat sapi, penimbangan, pemasangan ear tag,
pengobatan, pemeriksaan kebuntingan (PKB), pemeriksaan alat reproduksi
(PAR), seleksi sapi, inseminasi buatan (IB), dan penyapihan. Gang way
merupakan lorong tempat sapi berjalan dari catle yard menuju ke kandang
ataupun sebaliknya. Kandang di PT Lembu Jantan Perkasa Serang, Banten terdiri
atas 2 jenis, yaitu kandang tertutup dan kandang terbuka.
5

Struktur Organisasi

Direktur Utama
Joyce Gunawan

Direktur Direktur Human


Pemasaran Direktur Keuangan Resources
Ir. Mardianto Operasional
Aries S. Sindhu A.
Wibowo Ir. H Budi R. Kwitardi

Manajer Umum
Said Zulvalutfi

Manager Umum
Sutrisnak

Manager Manajer Unit Fattening Manager Unit


Feedmill Aziz Meiaro Breeding
M.Basar Bakti T
Mekanik &
Sipil Keswan Admin
Admin Keu. AWO RPH
Limbah drh. Putut M Farm
Farm Darmawan Dodi
Sukiman Fian
Yadi M Bahrudin

Security Keu & Rumah


HMT Admin Tangga Supervisor
Dulftah 6 Orang
Fian Yatin Slamet M
Bahrudin

Produksi Karyawan
Supervisor Keswan
Adam H Peternakan Kandang
drh. Putut M
Slamet R
Borongan Roni S
Feedmill Suparno

Karyawan
Kandang

Gambar 2. Struktur organisasi PT. Lembu Jantan Perkasa


6

Kegiatan Umum

Kegiatan Praktik Lapang (PL) dilaksanakan pada tanggal 10 Juli sampai 7


Agustus 2018. Praktik Lapangan dilakukan di PT Lembu Jantan Perkasa, Serang,
Banten. Pelaksanaan kegiatan Praktik Lapangan dibagi menjadi 4 bagian, yaitu
pemberian pakan, kandang fattening , kandang breeding, unit hijauan makanan
ternak.

Pemberian Pakan
Pakan yang diberikan berupa hijauan, konsentrat, dan molasses. Jumlah
pakan yang diberikan sudah diatur sesuai dengan jumlah sapi pada kandang
tersebut. Selain beberapa pekerjaan tersebut, pada bagian ini juga mengontrol
kesehatan hewan dan membantu proses penimbangan.

Kandang Fattening
Kegiatan yang dilakukan di kandang fattening adalah membersihkan
kandang, pemeriksaan bak air minum, pengecekan keadaan hewan, penggantian
litter, pengangkutan sisa pakan dan pencocokan jumlah hewan dengan data
kedatangan.

Kandang Breeding
Kegiatan yang dilakukan di kandang breeding adalah memberikan pakan,
grading umur pedet, membersihkan kandang, melakukan penyapihan, dan
melakukan penyetokan pakan. Pakan yang diberikan berupa jerami dan
konsentrat. Selain itu, dilakukan pengontrolan kesehatan pedet dan indukan,
pengecekan birahi, dan membantu proses IB.

Unit Hijauan Makanan Ternak


Unit hijauan makanan ternak ini merupakan unit yang menyediakan pakan
hijauan segar untuk ternak penggemukan. Kegiatan yang dilakukan di bagian ini
adalah membantu memasukkan rumput yang sudah dipotong ke dalam karung dan
membantu proses pengangkutan karung yang berisi rumput untuk dibawa ke
kandang fattening dan breeding.
7

MANAJEMEN PENYEDIAAN PAKAN SAPI POTONG

Pengadaan bahan pakan ternak merupakan hal yang bersifat wajib, karena
salah satu tuntutan dari suatu pabrik adalah kontinuitas produksi. Terhambatnya
pengadaan bahan baku akan mengakibatkan menurunnya produktivitas pabrik, hal
ini akan meyebabkan produktivitas mesin dan tenaga kerja menjadi menurun dan
berakibat pada perkembangan ternak. Perencanaan yang matang untuk pengadaan
bahan pakan yang akan digunakan menjadi hal yang sangat penting. Perencanaan
meliputi banyaknya bahan yang akan dipesan, waktu pemesanan, jenis bahan yang
akan dipesan, darimana bahan akan dipesan, bagaimana cara pemesanan,
bagaimana pola bayarnya. Bahan pakan yang akan dipesan ini didasarkan pada
kebutuhan untuk memenuhi tuntutan formula, kapasitas gudang, kadar air bahan,
rencana produksi dan kemampuan finansial serta kebijakan stock yang ditentukan
oleh manajer.
Waktu pemesanan ini perlu memperhatikan musim, karena ketersedian
bahan dilapangan untuk bahan pakan ternak ruminansia sangat besar dipengaruhi
oleh kondisi musim. Banyak bahan pakan yang pengeringannya menggunakan
sinar matahari. Pada musim hujan bahan jenis ini biasanya langka kalaupun ada
harganya tinggi. Harga beras murah biasanya dedak dipasaran sulit, karena
banyak orang yang tidak mau menggiling gabahnya. Kondisi-kondisi ini perlu
diamati untuk setiap tahunnya, sehingga kita tidak kekurangan bahan.
Pertimbangan lokasi pengambilan bahan juga merupakan strategi khusus dalam
rangka mensiasati mendapatkan barang yang biaya transportasinya murah, makin
jauh barang diangkut makin mahal biaya perkilogram bahan. Sumber bahan baku,
sudah menjadi tugas bagian produksi untuk mengetahui dari mana suatu bahan
dapat diperoleh, cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan informasi
mengenai bahan baku adalah dengan cara mengenali nama bahan yang akan
digunakan, apakah bahan itu suatu produk atau hasil ikutan pabrik, telusuri
pabriknya, atau tanya pada orang yang mengetahui tentang seluk beluk pakan
ternak. Sumber bahan baku bisa produsen (pabrik) atau suplier (orang kedua).
Usahakan menghindari adanya makelar karena dapat mengakibatkan harga bahan
baku melambung naik.

Jenis dan Asal Bahan Baku

Bahan baku pakan merupakan salah satu faktor penting yang sangat
mempengaruhi kualitas pakan yang dihasilkan pada proses produksi pakan.
Macam bahan baku yang digunakan dalam formulasi pakan pada suatu
perusahaan dapat berbeda-beda. Hal tersebut tergantung pada kebutuhan nutrien
ternak, kandungan nutrien pakan, dan ketersediaan bahan baku pakan. Konsentrat
adalah bahan pakan yang mengandung serat kasar kurang dari 18%, berasal dari
biji- bijian, hasil produk ikutan pertanian atau dari pabrik (Sudarmono dan Sugeng
2008). Penyediaan pakan konsentrat di PT Lembu Jantan Perkasa ditangani oleh
unit feedmill.
8

Berikut ini adalah tabel jenis bahan baku dan asal bahan baku yang di
gunakan di PT Lembu Jantan Perkasa Serang

Tabel 1. Jenis dan Asal Bahan Baku yang digunakan di PT Lembu Jantan Perkasa
Jenis Bahan Baku Asal Bahan Baku
Jagung Giling Cirebon
Bungkil Kelapa Sawit Jambi dan Kalimantan
CGF(Corn Gluten Feed) Banten
Dedak Padi Indramayu
Pollard Jakarta dan Cilacap
Onggok Lampung
Kulit Coklat Jakarta
Kopra Jambi dan Kalimantan
Molasses Cilegon
Gaplek Serang, Tegal, dan Wonogiri
Garam Indramayu
CaCO3 Bandung
DDGS(dried distillers grains solubles) Jakarta
Sumber : PT Lembu Jantan Perkasa Serang (2017)

Bahan baku konsentrat yang telah sampai di farm akan segera dibawa ke
gudang pakan dan dilakukan uji kualitas (quality control). Uji kualitas bahan baku
terdiri dari pengujian kadar air, warna, aroma, serta tekstur dari bahan baku.
Bahan baku yang lolos dalam uji kualitas akan mendapat izin masuk dan
selanjutnya akan ditimbang lalu bahan baku tersebut akan dibongkar dan diatur
posisi penyimpanan di dalam gudang.

Penyediaan Pakan Hijauan

Hijauan merupakan sumber pakan utama bagi ternak ruminansia, baik


untuk hidup pokok, pertumbuhan, produksi dan reproduksinya. Pakan hijauan di
PT Lembu Jantan Perkasa terdiri atas rumput dan jerami. Rumput berasal dari
kebun HMT perusahaan yaitu rumput berjenis taiwan grass dan jerami yang
diperoleh dari daerah sekitar. Hijauan segar yang digunakan adalah rumput taiwan
yang ditanam dilahan seluas 8.5 Ha. Hijauan harus selalu tersedia untuk
memenuhi kebutuhan dan permintaan dari supervisor kandang. Proses delivery
order hijauan untuk kebutuhan satu minggu dilakukan setiap hari senin yang
diserahkan ke unit HMT. Rumput yang digunakan sebagai pakan hijauan didapat
dari kebun rumput sendiri serta kerjasama dengan petani plasma. Rumput yang
dihasilkan dijual oleh unit HMT kepada unit fattening. Setiap hari seluruh unit
membutuhkan 2-3 ton hijauan segar. Penyediaan pakan jerami berfungsi sebagai
cadangan hijauan makanan ternak terutama pada saat musim kemarau dimana
produksi rumput taiwan menurun. Jerami padi memiliki palatabilitas yang cukup
baik, tetapi apabila diberikan terlalu banyak dalam pakan sapi akan menyebabkan
kebutuhan hidup pokoknya tidak terpenuhi karena kandungan nutriennya rendah
(Panjono et al. 2000).
9

Cara pemesanan

Mendapatkan bahan baku sampai di lokasi pabrik ada beberapa cara yang
umum dilakukan oleh para pelaku usaha pabrik pakan. Cara yang paling
sederhana biasanya suplier datang ke pabrik dan menawarkan bahan baku lengkap
dengan harga dan kualitasnya dan apabila terjadi kecocokan baik harga maupun
kualitasnya maka terjadi transaksi. Teknis pengiriman dan pola pembayaran
disepakati bersama. Guna melengkapi pengadaan bahan baku yang tidak dapat
diperoleh dengan pedagang perantara, kita dapat melacaknya mencari informasi
apakah dengan bertanya pada rekanan suplier, pabrik lain atau sopir truk yang
biasa mengangkut bahan baku. Setelah tempat bahan diketahui biasanya kita
mengajukan surat untuk mendapatkan informasi kualitas, harga, kontinuitas
pasokan dan cara pembayaran. Bila informasi sudah kita dapatkan baru kita
mengeluarkan purchasing order (order pembelian) perlu dilakukan pengarsipan
yang baik. Hal ini penting karena berkaitan dengan besarnya uang yang harus
dibayar atau banyaknya barang yang dikirim masuk kegudang sebagai stock.

Purchasing Order (PO)

Menurut Retnani (2014) kebutuhan akan bahan baku pakan memenuhi


permintaan bahan-bahan apa saja yang stoknya kurang di gudang penyimpanan
dan harus tersedia untuk kelancaran produksi pakan. Apabila kebutuhan bahan
baku sudah ditentukan dan harus dibeli, maka bagian pembelian bahan baku akan
membuka PO (purchasing order) kepada supplier. Berikut adalah langkah untuk
pruchesed order
1. Tulis nama dan alamat pabrik yang memesan bahan baku
2. Tulis nama dan alamat lokasi pengiriman
3. Tulis tanggal pemesanan
4. Tulis Cara pembayaran dan No Rekening
5. Barang yang dipesan meliputi banyak unit dan harga
6. Nama jelas penerima pesan
7. Nama jelas pembeli
Informasi diatas sangat diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan dan
kepentingan legalitas transaksi.

Pengadaan Bahan Baku dan Cara Pembayaran

Saat telah terjadi kesepakatan harga maka akan dibuat perjanjian jadwal
pengiriman bahan. Pembayaran pembelian biasanya dilakukan dua minggu setelah
PO dibuka, tergantung pada kesepakatan kedua belah pihak. Berikut adalah cara
pembayaran yang dilakukan di PT lembu Jantan Perkasa Serang.
1. Ada penawaran (berikut sample dan spesifikasi) dari Para Supplier ke
Bagian Produksi (Pengadaan).
2. Bila penawaran disetujui (diterima) bagian produksi (pengadaan)
mengajukan pembelian kepada bagian keuangan untuk melakukan
pemesanan.
3. Bagian keuangan memberikan instruksi kepada bagian administrasi umum
10

untuk membuat Purchase Order kepada Supplier.


4. Apabila barang yang dipesan telah datang, diperiksa kesesuaiannya
dengan
pesanan, bila sesuai dapat dibongkar dan disimpan di gudang
5. Bagian keuangan pada waktu jatuh tempo yang telah ditentukan
membayar
kepada supplier berdasarkan nilai yang tercantum dalam bukti timbang.

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

Sistem pengadaan pakan yang ada di PT Lembu Jantan Perkasa sudah


cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari pakan yang selalu tersedia selama proses
pemeliharaan dari awal penggemukan hingga sapi siap jual baik dari konsentrat
yang disediakan oleh unit feedmill dan hijauan yang disediakan oleh unit HMT
(hijauan makanan ternak).

Saran

Berdasarkan sistem pengadaan pakan yang telah dikaji di PT Lembu


Jantan Perkasa, Serang dalam sistem pendistribusian pakan menuju kandang
masih lambat. Hal ini disebabkan karena terbatasnya alat transportasi untuk
distribusi pakan ke kandang serta kendaraan pengangkut sudah tidak layak, untuk
mengatasi hal ini sebaiknya perlu dilakukan penambahan serta peremajaan alat
transportasi yang ada untuk memperlancar proses distribusi pakan ke kandang.
11

DAFTAR PUSTAKA

Panjono, Harmadji E, Baliarti, dan Kustono. 2000. Performans induk dan pedet
sapi Peranakan Ongole yang diberi ransum jerami padi dengan suplementasi
daun gamal. Buletin Peternakan. Vol. 24 (2).
Retnani Y. 2014. Proses Industri Pakan. Bogor(ID): IPB Press.
Sudarmono AS dan Bambang S. 2008. Sapi Potong. Jakarta(ID):Penebar
Swadaya.

LAMPIRAN
12

Lampiran 1. Log Book

Hari/tanggal Jam Kegiatan

Senin-Selasa,16-17 07.00 – 11.00 Pemberian Pakan :


Juli 2018 - Memberi pakan.
- Membereskan karung sisa pakan
- Membersihkan pakan yang
tercecer di tanah

13.00 – 16.00 Pemberian Pakan:


- Memberi pakan.
- Membereskan karung sisa pakan
- Membersihkan pakan yang
tercecer di tanah

Rabu, 18 Juli 201 07.00 – 11.00 Pemberian Pakan :


- Memberi pakan.
- Membereskan karung sisa pakan
- Membersihkan pakan yang
tercecer di tanah dalam ember
- Mengevakuasi sapi yang mati
didalam kandang

13.00 – 16.00 Pemberian Pakan:


- Memberi pakan.
- Membereskan karung sisa pakan
- Membersihkan pakan yang
tercecer di tanah

Kamis-Sabtu, 19- 07.00 – 11.00 Pemberian Pakan :


21 Juli 2018 - Memberi pakan.
- Membereskan karung sisa pakan
- Membersihkan pakan yang
tercecer di tanah

13.00 – 16.00 Pemberian Pakan :


- Memberi pakan.
- Membereskan karung sisa pakan
- Membersihkan pakan yang
tercecer di tanah

Senin-Selasa, 23- 07.30 – 11.00 Kandang Fattening :


24 Juli 2018 - Mengumpulkas sisa pakan
13

- Mengangkut sisa pakan


- Membereskan karung bekas
pakan
- Mengecek ketinggian bak air
minum
- Membangunkan sapi yang
tertidur

13.00 – 16.00 Kandang Fattening :


- Mengumpulkas sisa pakan
- Mengangkut sisa pakan
- Membereskan karung bekas
pakan
- Mengecek ketinggian bak air
minum
- Membangunkan sapi yang
tertidur

Rabu-Sabtu, 25-28 07.00 – 11.00 HMT :


Juli 2018 - Mencari dan mengangkut hijauan
- Menchopper hijauan yang didapat
- Mendristibusikan hijauan ke
kandang maupun ke bagian
produksi

13.00 – 16.00 HMT :


- Mencari dan mengangkut hijauan
- Menchopper hijauan yang didapat
- Mendristibusikan hijauan ke
kandang maupun ke bagian
produksi

Senin, 30 Juli 2018 07.00 – 11.00 Breeding :


- Memberi pakan
- Mengecek air minum
- Grading pedet

11.00 – 16.00 - Memberi pakan


- Mengecek air minum
- Membantu PAR dan PKB

Selasa, 31 Juli 07.00 – 11.00 Breeding :


2018 - Grading pedet (umur 3 bulan)
14

- Memberikan pakan
- Mengecek bak air minum

13.00 – 16.00 Breeding :


- Memberikan pakan
- Membersihkan lantai
- Memisahkan sapi bunting tua
- Memisahkan sapi sakit
- Memberikan susu pengganti ke
pedet

Rabu, 1 Agustus 07.00 – 11.00 Breeding :


2018 - Memberikan pakan
- Mengecek bak air minum
- Mengobati pedet sakit
- Mengganti litter

13.00 – 16.00 Breeding :


- Memberikan pakan
- Mengecek bak air minum
- Pemberian materi PAR serta IB
- Membantu melakukan IB

Kamis, 2 Agustus 07.00-9.00 Breeding :


2018 - Memberikan pakan
- Mengecek bak air minum

09.00 – 11.00 Diskusi dengan Pembimbing lapang


dari LJP

13.00 – 16.00 Breeding :


- Memberikan pakan
- Mengecek bak air minum
- Mensapih pedet
- Memisahkan sapi masa kering

Jumat, 3 Agustus 07.00 – 11.00 Breeding :


2018 - Memberikan pakan
- Mengecek bak air minum
- Mengontrol kandang calve

09.00-11.00 Diskusi dengan Manager Breeding