Anda di halaman 1dari 3

Varicella

No. Dokumen : SOP


No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :

Halaman : 1/2

YULIA KARTIKA
Puskesmas Tragah
NIP 19800315 200903 2 002

1. Pengertian varicela adalah Infeksi akut primer oleh virus Varicellazoster yang menyerang kulit
dan mukosa, klinis terdapat gejala konstitusi, kelainan kulit polimorf, terutama
berlokasi di bagian sentral tubuh.
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan varicela di Puskesmas Tragah.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Tragah Tentang
4. Refrensi Permenkes no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinik bagi Dokter di
Fasyankes Primer.
5. Alat dan Bahan 1. Alat Tulis
2. Buku Regsiter
3. Rekam Medis
6. Prosedur / 1. Petugas menanyakan keluhan dan gejala yang dirasakan oleh pasien.
Langkah-langkah 2. Petugas mencatat hasil anamnesa di kartu status pasien.
3. Lakukan pemeriksaan fisik pada pasien dimulai dengan pemeriksaan
kepala/leher, dada, perut dan ekstrimitas. Pada pemeriksaan fisik ditemukan
erupsi kulit berupa papul eritematosa yang dalam waktu beberapa jam berubah
menjadi vesikel. Bentuk vesikel ini khas berupa tetesan embun (tear drops).
Vesikel akan menjadi keruh dan kemudian menjadi krusta. Sementara proses ini
berlangsung, timbul lagi vesikel-vesikel baru yang menimbulkan gambaran
polimorfik khas untuk varisela.
4. Melakukan pemeriksaan penunjang.
5. Penegakan diagnosis varicela.
6. Pemberian terapi :
a. Gesekan kulit perlu dihindari agar tidak mengakibatkan pecahnya vesikel.
Selain itu, dilakukan pemberian nutrisi TKTP, istirahat dan mencegah kontak
dengan orang lain.

b. Gejala prodromal diatasi sesuai dengan indikasi. Aspirin dihindari karena


dapat menyebabkan Reye’s syndrome.

c. Pengobatan antivirus oral, antara lain:

Asiklovir: dewasa 5 x 800 mg/hari, anak-anak 4 x 20 mg/kgBB (dosis maksimal


800 mg), atau

Pemberian obat tersebut selama 7-10 hari dan efektif diberikan pada 24 jam
pertama setelah timbul lesi.

1/3
7. Konseling dan edukasi:
Edukasi bahwa varisella merupakan penyakit yang self-limiting pada
anak yang imunokompeten. Komplikasi yang ringan dapat berupa
infeksi bakteri sekunder. Oleh karena itu, pasien sebaiknya menjaga
kebersihan tubuh. Penderita sebaiknya dikarantina untuk mencegah
penularan.
8. Kriteria rujukan:
a. Terdapat gangguan imunitas

b. Mengalami komplikasi yang berat seperti pneumonia, ensefalitis, dan hepatitis.

7. Diagram Alir
Mulai

Anamnesa & Kartu status


pemeriksaan fisik

Pemeriksaan penunjang

Penegakkan diagnose : Kartu status


Varicella

Pemberian terapi :
a. Gesekan kulit perlu dihindari agar tidak mengakibatkan pecahnya vesikel.
Selain itu, dilakukan pemberian nutrisi TKTP, istirahat dan mencegah
kontak dengan orang lain.

b. Gejala prodromal diatasi sesuai dengan indikasi. Aspirin dihindari karena


dapat menyebabkan Reye’s syndrome.

c. Losio kelamin dapat diberikan untuk mengurangi gatal.

d. Pengobatan antivirus oral, antara lain:

Asiklovir: dewasa 5 x 800 mg/hari, anak-anak 4 x 20 mg/kgBB (dosis


maksimal 800 mg), atau

Pemberian obat tersebut selama 7-10 hari dan efektif diberikan pada 24 jam
pertama setelah timbul lesi.

KIE Apotek Kertas resep

Selesa
i

1. Unit Terkait 1. UGD

2/3
2. Poli Umum
3. KIA/Kb/Imunisasi

2. Rekaman No Yang dirubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan


Historis

3/3