Anda di halaman 1dari 43

UJI KOMPETENSI KEPERAWATAN

Raditya Kurniawan Djoar, MS, Ners


Widayani Yuliana, S.Kep,M.Kes, Ners
Ni Luh Agustini Purnama, M.Kep, Ners
Yuni Kurniawati, S.Kep,MSi, Ners
Theresia Etik Lusiani, S.Kep, Ners
Magdalena Astrid, S.Kep, Ners
Simplisia Guarda Mayesti, S.Kep, Ners

Soal Exit Exam.indd 1 31/01/2017 13.57.43


BUKU LATIHAN SOAL UJI KOMPETENSI KEPERAWATAN

Raditya Kurniawan Djoar, MS, Ners


Widayani Yuliana, S.Kep,M.Kes, Ners
Ni Luh Agustini Purnama, M.Kep, Ners
Yuni Kurniawati, S.Kep,MSi, Ners
Theresia Etik Lusiani, S.Kep, Ners
Magdalena Astrid, S.Kep, Ners
Simplisia Guarda Mayesti, S.Kep, Ners

Edisi Asli
Hak Cipta © 2017, Indomedia Pustaka
Gebang No. 59 RT. 03 RW. 44 Wedomartani
Ngemplak, Sleman, Yogyakarta, 55583
Telp. : (0274) 2830613
Website : www.indomediapustaka.com
E-mail : info@indomediapustaka.com
Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini
dalam bentuk apa pun, baik secara elektronik maupun mekanik, termasuk memfotokopi, merekam,
atau dengan menggunakan sistem penyimpanan lainnya, tanpa izin tertulis dari Penerbit.

UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA

1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu
ciptaan atau memberi izin untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling lama 7
(tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).
2. Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual
kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait
sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5
(lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Djoar, Raditya Kurniawan


Yuliana, Widayani
Purnama, Ni Luh Agustini
Kurniawati, Yuni
Lusiani, Theresia Etik
Astrid, Magdalena
Mayesti, Simplisia Guarda

Buku Soal Uji Kompetensi Keperawatan/Raditya Kurniawan Djoar,


Widayani Yuliana, Ni Luh Agustini Purnama, Yuni Kurniawati,
Theresia Etik Lusiani, Magdalena Astrid, Simplisia Guarda Mayesti

Edisi Pertama
—Yogyakarta: Indomedia Pustaka, 2017
1 jil., 14,5 × 21 cm, 100 hal.

ISBN 978-602-6417-09-1

1. Keperawatan 2. Soal Uji Kompetensi Keperawatan


I. Judul II. Penulis

Soal Exit Exam.indd 2 31/01/2017 13.57.43


Kata Pengantar

Syukur dan Terimakasih kepada Tuhan Allah yang maha kuasa karena
dengan anugrah yang telah diberikan kepada setiap kami sebagai
penulis dan penyusun buku latihan Uji Kompetensi ini sehingga kami
semua dapat menyelesaikan karya ini.
Karya buku ini kami coba susun untuk menyikapi jumlah lulusan
uji kompetensi keperawatan yang masih sangat beragam. Belajar dari
pengalaman sebelumnya dan berdasarkan uji coba yang sudah kami
lakukan khususnya untuk anak didik kami, bahwa tipe soal yang seperti
tertulis dalam buku ini cukup membantu memberikan arahan kepada
mahasiswa kami sehingga lulusan uji kompetensi dari program studi
Keperawatan STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya berada
pada prosentase kelulusan yang memuaskan. Pada tiga tahun terakhir
prosentase lulusan kami saat ujian first taker berada pada rentang
95,5% s/d 97% (setiap angkatan hanya 1 mahasiswa yang tidak
lulus tetapi setelah re-taker mereka sudah lulus) untuk diploma tiga
keperawatan dan > 85% untuk program studi Ilmu keperawatan.

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan iii

Soal Exit Exam.indd 3 31/01/2017 13.57.43


Kami penulis merupakan tim pengajar keperawatan yang memiliki
berbagai disiplin ilmu dan memiliki komitmen untuk bisa berbagi kepada
semua untuk bisa sukses bersama. Kami menghaturkan permohonana
maaf apabila dalam penulisan masih banyak terjadi kesalahan dalam
penulisan soal ini. Kami juga sangat terbuka untuk berbagai usulan
terkait kekurangan yang terdapat dalam buku ini sehingga nantinya
dapat kami kembangan untuk penyempurnaan berikutnya dan semoga
kita semua dapat memberikan kontribusi yang terbaik untuk dunia
keperawatan menjadi lebih maju.

Penulis

iv Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 4 31/01/2017 13.57.43


Tips Sukses Uji Kompetensi

Rekan-rekan sejawat, kami selaku pengelola program studi keperawatan


STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya sedikit berbagi tips
untuk sukses lulus UKOM dan tahapan ini yang kami coba terapkan:
1) Penyusun soal harus sudah mengikuti pelatihan minimal item
development.
2) Tipe soal seperti UKOM sudah diaplikasikan sejak dini terutama
pada mata kuliah bidang keperawatan.
3) Mengikuti try-out eksternal.
4) Pada semester akhir mahasiswa harus sering melakukan try-
out lokal (institusi) minimal 5 kali (1x diawal semester, 2x
dipertengahan semester, dan 2x diakhir semester mendekati
saat mereka wisuda) dan setiap setelah try-out wajib dilakukan
pembahasan mendetail setiap nomor soal. Tahapan pembahasan
yang dilakukan adalah:

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan v

Soal Exit Exam.indd 5 31/01/2017 13.57.43


a) Setelah ujian soal diberikan kepada mahasiswa dan berikan
waktu pada mereka 1-2 hari untuk berdiskusi secara
berkelompok dengan membuka sumber pustaka untuk
mencari jawaban dari setiap soal yang ada.
b) Setelah mereka mendapatkan jawabannya dari sumber
pustaka, tahapan berikutnya dosen penyusun soal harus
memberikan pembahasan dikelas pada setiap soal yang
dikerjakan. Kedua tahap ini dilakukan untuk memperkuat
pemahaman dan daya ingat mahasiswa.
5) Setelah semua itu dilakukan, kami menekankan pada semua
mahasiswa untuk rajin berdoa selama proses persiapan samapi
dengan hari pelaksanaan UKOM, dan kami pun yang ada di Institusi
baik tenaga pendidikan dan kependidikan juga berdoa untuk
mereka semua. Dengan Kombinasi Usaha dan doa kami yakin akan
menghasilkan yang terbaik.

vi Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 6 31/01/2017 13.57.43


Tim Penulis

Raditya Kurniawan Djoar, MS, Ners


(Bidang Kekhususan Keperawatan komunitas, Keluarga, dan Gerontik)
e-mail: radit_stikvinct@yahoo.com

Widayani Yuliana, S.Kep,M.Kes, Ners


(Bidang kekhususanKeperawatan komunitas, Keluarga, dan Gerontik)

Ni Luh Agustini Purnama, M.Kep, Ners


(Bidang kekhususan Keperawatan Anak)

Yuni Kurniawati, S.Kep,MSi, Ners


(Bidang kekhususan Keperawatan Jiwa)

Theresia Etik Lusiani, S.Kep, Ners


(Bidang kekhususan Keperawatan Medikal Bedah dan Kegawat Daruratan)

Magdalena Astrid, S.Kep, Ners


(Bidang kekhususan Keperawatan Maternitas)

Simplisia Guarda Mayesti, S.Kep, Ners


(Bidang kekhususan Keperawatan Medikal Bedah)

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan vii

Soal Exit Exam.indd 7 31/01/2017 13.57.43


viii Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 8 31/01/2017 13.57.43


Daftar Isi

Kata Pengantar............................................................................ iii


Tips Sukses Uji Kompetensi........................................................ v
Tim Penulis................................................................................... vii
Daftar Isi ...................................................................................... ix

Soal-Soal Uji Kompetensi Keperawatan.................................... 1

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan ix

Soal Exit Exam.indd 9 31/01/2017 13.57.43


x Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 10 31/01/2017 13.57.43


Soal-Soal Uji Kompetensi Keperawatan
Petunjuk Pengerjaan:
1. Sebelum mengerjakan soal, telitilah terlebih dahulu jumlah dan
nomor halaman yang terdapat pada soal.
2. Bacalah dengan cermat setiap petunjuk yang menjelaskan cara
menjawab soal.
3. Alokasikan waktu yang disediakan guna menyelesaikan soal
adalah 180 menit.
4. Pilihlah jawaban yang dengan memberi tanda silang pada
jawaban yang dianggap paling benar.
5. Selama menegrjakan soal, Anda tidak diperkenankan bertanya
atau meminta penjelasan mengenai soal-soal ujian kepada
siapapun, termasuk pengawas ujian.

1. Seorang laki-laki usia 67 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas.


Hasil pengkajian: Klien tampak sesak, RR 26 x/menit, nadi 92 x/
menit, retraksi dada sedang terdengar ronkhi pada lapang paru
kanan-kiri segmen apikal. Manakah posisi postural drainage yang
tepat untuk mengeluarkan secret?
a. Posisi fowler tinggi
b. Supine dengan kepala tempat tidur dinaikkan 15 derajat
c. Berbaring miring dengan sisi kanan dada dinaikkan dengan
bantal
d. Berbaring miring dengan sisi kiri dada dinaikkan dengan
bantal
e. Supine pada posisi trendelenburg.

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 1

Soal Exit Exam.indd 1 31/01/2017 13.57.43


2. Pasien seorang laki-laki menggunakan trakheostomi kanule, pasca
operasi ca larynx. Hasil pengkajian: tampak banyak lendir di stoma
akan dilakukan suction. Waktu maksimal yang dibutuhkan untuk
suction sejak kateter penghisap dimasuk kan sampai ditarik keluar
setiap kali penghisapan adalah:
a. 1 menit
b. 30 detik
c. 15 detik
d. 10 detik
e. 5 detik

3. Seorang perempuan menggunakan trakheostomi kanule dirawat di


RS x, saat itu terdengar suara nafas tambahan. Teknik yang benar saat
melakukan suction adalah:
a. Kateter penghisap dimasukkan dalam kondisi mengisap.
b. Kateter penghisap dikeluarkan dgn kondisi menghisap dan
gerakan spiral
c. Kateter penghisap dikeluarkan dalam kondisi tidak menghisap
d. Kateter penghisap dimasukkan ddgn cara memutar
e. Lamanya kateter penghisap dalam stoma 30 detik.

4. Seorang anak usia 18 tahun, mengalami sesak nafas, suara nafas


wheezing, retraksi dada berat, RR 26 x/mnt nadi 112 x/mnt, pasien
diberikan aminophylin secara intra vena. Apa yg harus diobservasi
perawat sebelum menyuntikkan obat amonophylin tersebut?
a. Respirasi rate.
b. Denyut nadi
c. Tekanan darah
d. Suhu tubuh
e. Tingkat kesadaran pasien.

5. Seorang pasien laki-laki usia 47 tahun dirawat di RS dengan status


asmatikus dan mendapatkan terapi aminophylin secara intra vena.
Seorang perawat memberikan aminophylin intra vena secara
perlahan. Apa yang kemungkinan dapat terjadi kepada pasien bila
pemberian Aminophilin dilakukan secara cepat?

2 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 2 31/01/2017 13.57.43


a. Takhicardia atau disritmia jantung
b. Bronkhokontriksi
c. Kekeringan pada mukosa mulut
d. Bradikardia
e. Kekakuan pada cilia

6. Seorang perempuan usia 81 tahun keadaan umum lemah mengalami


batuk dan sulit mengeluarkan dahak, untuk mempermudah pengeluaran
dahak pasien perlu dilakukan:
a. Pemberian nebulisasi dgn ultrasonic nebulizer
b. Pemberian nebulisasi dan fisiioterapi dada.
c. Pemberian nebulisasi dan oksigen
d. Pemberian nebulisasi dan minum air putih minimal 2 liter.
e. Pemberian nebulisasi dengan jet nebulizer

7. Seorang laki-laki usia 75 tahun bentuk dada barrel chest, pasien tampak
sangat sesak nafas. Suara nafas ronkhi dan juga terdapat wheezing.
Advis dokter pasien mendapat oksigen dan bronchodilator. Pemberian
oksigen pada pasien ini dengan menggunakan:
a. Nasal kanule dengan volume 2-3 liter/menit
b. Nasal kanule dengan volume 4- 5 liter/menit
c. Nasal kanule dengan volume 5 - 6 liter/menit
d. Masker wajah dengan volume 4-5 liter/menit
e. Masker wajah dengan volume 5- 6 liter/menit.

8. Seorang laki-laki usia 75 tahun bentuk dada barrel chest, pasien tampak
sangat sesak nafas. Pasien mendapat oksigen dan bronchodilator.
Pasien harus dilakukan latihan pernafasan. Latihan pernafasan yang
efektif dan efesien untuk pasien ini adalah:
a. Pernafasan dalam dari dada bagian atas
b. Pernafasan dengan frekuensi cepat dan dangkal
c. Meghirup udara dari hidung dan menghembuskan melaui
mulut terbuka
d. Menghirup udara dan menghembuskannya melalui mulut
terbuka
e. Bernafas dengan bibir dirapatkan

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 3

Soal Exit Exam.indd 3 31/01/2017 13.57.43


9. Seorang perempuan usia 58 tahun, dibawa ke UGD. Pasien tampak
sesak nafas dan sianosis. Pasien harus diperiksakan analisa gas darah.
Pernyataan yang benar tentang pemeriksaan analisa gas darah:
a. Darah diambil dari vena radialis.
b. Darah diambil dari arteri radialis dengan posisi jarum 45 o
c. Darah diambil dari arteri radialis dgn posisi jarum 90 o
d. Darah diambil dari arteri radialis dengan melakukan aspirasi
darah kedalam spuit
e. Darah diambil dari vena brakhialis

10. Seorang pemuda usia 20 tahun mengalami fraktur iga kiri multiple
akibat kecelakaan lalu lintas. Pasien sesak nafas. Hasil thorak foto:
Close pneumothorak, pasien memakai bulleau drainage. Hal yg harus
disampaikan perawat bila suatu ketika listrik untuk bulleau drainage
tidak berfungsi adalah:
a. Nafas dalam
b. Jepit slang menggunakan klem
c. Pola nafas diatur.
d. Panggil dokter jaga
e. Posisikan tubuh semifowler

11. Seorang perempuan usia 50 tahun menderita gagal jantung kongestif.


Klien diberikan diuretic, hasil observasi denyut nadi pasien lemah.
Berdasarkan kondisi pasien tersebut diatas, maka yg harus diobservasi
perawat adalah:
a. Kelebihan volume cairan
b. Hasil pemeriksaan kalium darah
c. Hasil pemeriksaan natrium darah
d. Hasil pemeriksaan albumin darah
e. Produksi urine pasien

12. Seorang perempuan usia 50 tahun menderita gagal jantung kongestif.


Minum obat golongan digitalis yang dibeli sendiri. Dibawah ini adalah
tanda adanya keracunan digitalis yang bisa diobservasi perawat:

4 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 4 31/01/2017 13.57.43


a. Bradikardia
b. Takhicardia
c. Bradipnea
d. Takhipnea
e. Hipertensi

13. Seorang perempuan usia 50 tahun menderita gagal jantung kongestif.


Dibawah ini yg bisa diobservasi perawat tanda adanya penurunan
perfusi jaringan perifer adalah:
a. Odema tungkai
b. Distensi vena jugularis
c. Hepatomegali
d. Capillary refill time > 2 detik
e. Poliuria

14. Seorang laki-laki usia 50 tahun mengeluh nyeri dada yg sangat, pasien
tampak kesulitan bernafas, kesakitan, pucat. TD 120/60 mmHg nadi
112 x/menit kecil dan lemah. RPD: hyperlipidemia Tindakan kolaborasi
sebagai penanganan awal yang diberikan pada pasien ini adalah:
a. Pemberian cairan perparentral
b. Pemberian oksigen
c. Pemberian analgetik narkotik
d. Pembatasan aktivitas
e. Pengaturan posisi semi fowler

15. Seorang pasien laki-laki usia 27 tahun menderita demam berdarah dan
sedang dirawat di RS, pasien tersebut mendapatkan terapi infuse RL
dan diberikan secara lifeline maka pengaturan tetesan infusenya:
a. 500 cc cairan infus/1 jam
b. 500 cc/5 jam
c. 500 cc/12 jam
d. 500 cc/24 jam
e. 1000 cc/12 jam

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 5

Soal Exit Exam.indd 5 31/01/2017 13.57.44


16. Seorang laki - laki usia 45 tahun mengeluh nyeri dada kiri dan perawat
yang memeriksa menduga pasien tersebut mengalami infark di jantung.
Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengidentifikasi infark jaringan
jantung:
a. ECT
b. Thorak foto
c. Laboratorium darah
d. Electrocardiogram
e. Ekhocardiogram

17. Seorang laki - laki usia 55 tahun mengeluh nyeri dada kiri menjalar
kebahu dan lengan kiri. Pasien mendapat obat nitrogliserin. Teknik
yang tepat dalam pemberian obat tersebut adalah:
a. Peroral
b. Perparentral
c. Sublingual
d. Bukal
e. Rectal

18. Seorang anak usia 5 tahun mengeluh nyeri telinga kiri yang sangat
seperti ada serangga yg bergerak dalam telinga. Tindakan awal yang
harus dilakukan perawat adalah:
a. Mengisi telinga kiri dgn minyak atau gliserin sampai penuh
b. Melakukan irigasi telinga.
c. Menarik keluar paksa serangga
d. Memberikan tetes telinga yang mengandung antibiotika
e. Menutup telinga dengan kapas

19. Seorang perempuan usia 35 tahun, dirawat di ruang rawat inap RS


dengan diagnosa medis Rheumatoid Artritis. Pada pengkajian pasien
mengungkapkan nyeri. Data manakah yang diperlukan oleh perawat
guna menegakkan diagnosa keperawatan nyeri yang dialami oleh
Pasien?
a. Pasien mengungkapkan nyeri yang dialami yang melibatkan
sendi pada kedua sisi tubuh akan tetapi tidak simetris

6 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 6 31/01/2017 13.57.44


b. Pasien mengungkapkan nyeri yang dialami yang melibatkan
sendi pada kedua sisi tubuh dan simetris
c. Pasien mengungkapkan kaku pada sendi lebih sering dialami
sore hari
d. Pasien mengungkapkan nyeri yang dilami lebih sering siang hari
e. Pasien mengungkapkan nyeri yang dialami menetap

20. Seorang perepuan berusia 65 tahun, datang ke pusat pelayanan


kesehatan dengan keluhan nyeri pada sendi yang mengakibatkan
terganggunya aktivitas sehari-hari. Pada saat pengkajian didapatkan
data: terdapat perubahan postur tangan dan kaki, kelemahan otot,
kontraktur, atrofi dan deformitas. Masalah keperawatan apa yang
sesuai dengan data diatas?
a. Nyeri akut
b. Resiko cidera
c. Self care defisit
d. Gangguan citra tubuh
e. Hambatan mobilitas fisik

21. Seorang laki-laki berusia 67 tahun dirawat di bangsal bedah dalam


rumah sakit Y, dengan diagnosa medis Rheumatoid Artritis, pada saat
pengkajian didapatkan masalah perawatan nyeri. Manakah tindakan
mandiri perawat yang paling sesuai untuk mengatasi masalah pasien?
a. Anjurkan pasien untuk sering merubah posisi
b. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian obat-obat NSAID
c. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian obat-obat analgesik
d. Anjurkan pasien untuk tidak mengunakan air hangat waktu
mandi
e. Berikan bantal dan kasur lunak untuk mengurangi nyeri yang
dialami oleh pasien

22. Seorang laki-laki berusia 56 tahun dirawat di ruang perawatan medikal


bedah RS. X, dirawat oleh dr dengan diagnosa medis Rheumatoid
Artritis, pada saat pengkajian didapatkan masalah perawatan hambatan
mobilitas fisik. Manakah tindakan mandiri perawat yang paling sesuai
untuk mengatasi masalah pasien?

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 7

Soal Exit Exam.indd 7 31/01/2017 13.57.44


a. Kolaborasi dengan ahli terapi okupasi dan spesialis vokasional
dalam meningkatkan kemampuan mobilisasi pasien
b. Anjurkan pasien untuk mempertahankan posisi yang nyaman
pada saat duduk, berdiri dan berjalan
c. Bantu pasien dalam latihan isometrik, resistif dan ROM baik
aktif maupun pasif
d. Kolaborasi dengan dokter rehabilitasi medis meningkatkan
mobilitas pasien
e. Sarankan pasien untuk menggunakan bantal besar untuk
menyangga leher

23. Seorang perawat, sedang berdiskusi dengan sekelompok wanita yang


telah menopause tentang osteoporosis. Apa yang harus dijelaskan
oleh perawat tersebut pada saat perawat ingin menjelaskan bahwa
ada “faktor yang tidak dapat diubah” pada osteoporosis?
a. Penggunaan tembakau
b. Kekurangan kalsium
c. Konsumsi alkohol
d. Jenis kelamin
e. Lingkungan

24. Seorang perempuan di diagnosis mengalami osteoporosis oleh dr, pada


saat pengkajian pasien menanyakan “apakah rokok dapat menyebabkan
tulang saya menjadi rapuh? Mengapa demikian suster?” Manakah
respons dari perawat berikut ini yang paling sesuai?
a. “ya betul ibu, Merokok menyebabkan kekurangan gizi yang
berkontribusi terhadap osteoporosis”
b. “ya betul ibu, Tembakau menyebabkan peningkatan pasokan
darah ke tulang, menyebabkan osteoporosis”
c. “Salah ibu, merokok dengan rokok rendah tar rokok tidak akan
menyebabkan tulang Anda menjadi rapuh”
d. “ya betul ibu, Nikotin merusak penyerapan kalsium dan
menyebabkan penurunan kekuatan tulang”
e. “Salah ibu, rokok jenis rendah nikotin tidak akan menyebabkan
tulang Anda menjadi rapuh”

8 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 8 31/01/2017 13.57.44


25. Dalam melakukan pengkajian, perawat perlu memperhatikan beberapa
tanda yang merupakan tanda khas dari seseorang yang mengalami
osteoporosis. Manakah tanda-tanda yang dapat dijadikan acuan bahwa
seseorang telah mengalami osteoporosis?
a. Pasien mengungkapkan telah kehilangan berat badan 6 kg
sejak tahun lalu.
b. Pasien mengungkapkan nyeri pada saat tangannya disentuh
c. Pasien kehilangan satu inch tinggi badannya
d. Kadar asam urat serum pasien meningkat
e. Deformitas pada persendian

26. Pada saat seorang perawat melakukan pendidikan kesehatan pada


seorang pasien perempuan yang dirawat dengan diagnosa medis
osteoporosis, manakah yang sebaiknya direkomendasikan oleh perawat
ketika menjelaskan sumber-sumber kalsium?
a. Yogurt dan sayuran berdaun hijau gelap
b. Sayuran hijau dan buah-buahan
c. Pisang dan aprikot kering
d. Jus jeruk dan buah jeruk
e. Roti gandum dan dedak

27. Seorang pasien perempuan dengan diagnosa medis osteoporosis telah


diperbolehkan pulang oleh dr, Pada saat pengkajian ditemukan masalah
resiko cidera, tindakan mandiri apa yang diperlukan dilakukan oleh
perawat pada masalah keperawatan ini?
a. Jelaskan pada pasien tentang pentingnya aktivitas dan
istirahat yang seimbang
b. Jelaskan pada pasien tentang pentingnya aktivitas dengan
mengangkat beban
c. Ajarkan pasien tentang mekanika tubuh dan keseimbangan
yang benar
d. Anjurkan pasien untuk melatih kelenturan dengan
membungkuk
e. Anjurkan pasien untuk tidak melakukan aktivitas di luar
rumah

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 9

Soal Exit Exam.indd 9 31/01/2017 13.57.44


28. Seorang perempuan dirawat di ruang rawat inap perawatan medikal
bedah RS Z dengan diagnosa medis Osteoporosis, pada saat pengkajian
perawat menemukan masalah nyeri. Manakah rencana tindakan
mandiri yang paling sesuai untuk mengatasi masalah pasien?
a. Kolaborasi dengan tim rehabilitasi medis dalam pemberian
korset torakolumbosacral
b. Kolaborasi dengan tim rehabilitasi medis untuk pemberian
latihan pasif dan aktif
c. Anjurkan pada pasien untuk menjaga lutut tetap lurus/
ekstensi
d. Sediakan kasur dengan bahan matras yang lunak
e. Berikan kompres hangat intermittent

29. Seorang perempuan berusia 65 thn, telah mengalami menopause sejak


berusia 50 thn, mengungkapkan mengalami penurunan tinggi badan
5 cm dari sebelumnya dan ia menyampaikan tidak berolahraga secara
rutin, keadaan umum tampak kurus. Manakah tindakan yang perlu
dilakukan perawat untuk mencegah kehilangan tulang yang semakin
buruk?
a. Kurangi kegiatan aktivitas sehari-hari
b. Lakukan aktivitas dengan mengurangi Weight Bearing
c. Lakukan aktivitas secara berkala dan rutin
d. Pertahankan berat badan
e. Diet tinggi kalsium

30. Seorang anak laki-laki usia 13 tahun dirawat di ruang perawatan


bedah dalam dengan diagnosa medis greenstick fraktur radius dextra
1/3 distal, pada saat ini pasien telah mengalami pemasangan fiksasi
eksternal (gips). Tindakan apa yang harus dilakukan oleh perawat pada
pasien yang baru dipasang gips guna mempercepat proses pengeringan
gips?
a. Tutupi dengan selimut agar hangat dan cepat kering
b. Ganti posisi gips setiap 2 jam
c. Hangatkan suhu ruangan
d. Gunakan heating pad
e. Berikan kipas angin

10 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 10 31/01/2017 13.57.44


31. Seorang laki-laki 45 tahun datang ke UGD dengan keluhan mencret
10x, pada saat pemeriksaan BJ Plasma didapatkan hasil 1.033,
berapakah besaran defisit cairan pada pasien tersebut jika berat badan
pasien tersebut adalah 60 kg?
a. 1900 cc
b. 1920 cc
c. 1940 cc
d. 1960 cc
e. 1980 cc

32. Seorang pasien laki-laki 45 tahun mengalami diare, satu hari dia BAB
cair sebanyak 6-7x, dan saat ini dirujuk ke UGD. Cairan berjenis apakah
yang bisa dipilih oleh perawat sebagai alternatif dalam melakukan
tindakan rehidrasi?
a. Koloid
b. Hipertonis
c. Kristaloid
d. Hipotonis
e. Plasma Expander

33. Seorang pasien laki-laki 57 tahun dirujuk ke UGD dengan kondisi


tidak sadar dan tampak kurus, perawat mendapat tugas pendelegasian
dari dokter untuk memasang NGT. Bagaimana cara pengukuran selang
NGT tersebut?
a. Hidung-telinga-sternum
b. Ujung hidung-telinga-sternum
c. Ujung hidung-telinga-lambung
d. Batang hidung-telinga-procesus xyphoid
e. Ujung hidung-telinga-procesus xyphoid

34. Seorang pasien perempuan usia 57 tahun terdiagnosa mengalami


serosis hepatis dan tampak perut sudah mulai asites. Tindakan observasi
apa yang bisa dikerjakan oleh perawat dalam memantau derajat atau
perkembangan asites?
a. Observasi dengan cara perkusi abdomen
b. Observasi suara bising usus

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 11

Soal Exit Exam.indd 11 31/01/2017 13.57.44


c. Observasi shifting dulness
d. Observasi lingkar perut
e. Observasi kadar albumin

35. Seorang pasien laki-laki 57 tahun dirujuk ke UGD dengan kondisi tidak
sadar dan tampak kurus, saat di UGD dilakukan pemasangan NGT.
Tindakan apa yang perlu dilakukan perawat sesaat setelah pemasangan
untuk memastikan NGT sudah masuk ke dalam lambung?
a. Lakukan pemeriksaan di belakang lidah untuk memastikan
tidak ada gulungan NGT
b. Lakukan pengukuran pH pada cairan lambung
c. Lakukan aspirasi isi lambung
d. Lakukan pemeriksaan x-ray
e. Lakukan perkusi di epigastrium

36. Seorang pasien laki-laki 27 tahun dirujuk ke UGD mengeluh mual


dan nyeri perut kanan bawah, seorang perawat mencoba memastikan
diagnose yang dialami klien dengan cara pemeriksaan fisik yaitu
menekan pada perut bagian kiri bawah dan terdapat nyeri pada perut
kanan bawah. Jenmis pemeriksaan apa yang dilakukan?
a. Kernig sign
b. Perforasi sign
c. Rovsing sign
d. Paradoksikal sigi
e. Psoas sign

37. Seorang pasien perempuan, usia 63 tahun, dirawat dengan keluhan


saat bangun tidur tiba-tiba tidak dapat menggerakan kaki dan tangan
kiri, tidak bisa berbicara. Tekanan darah 160/90 mmHg, kesadaran
kompos-mentis. Diagnosa medis Stroke infark. Apakah prioritas
masalah keperawatan pada pasien diatas?
a. Gangguan perfusi cerebral
b. Kerusakan mobilitas fisik
c. Gangguan komunikasi verbal
d. Resiko kerusakan integritas kulit
e. Sindroma defisit perawatan diri

12 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 12 31/01/2017 13.57.44


38. Seorang pasien laki-laki 45 tahun mengalami peningkatan TIK akibat
perdarahan otak. Instruksi dokter, pasang infus NaCl 0,9% dan berikan
Manitol 4 x 100 ml. Apakah prioritas tindakan yang harus dilakukan
perawat untuk menurunkan TIK?
a. Memasang infus dan memberikan Manitol
b. Mengukur dan mencatat produksi urine
c. Monitor tekanan darah dan denyut nadi
d. Memeriksa kesadaran dengan GCS
e. Mengatur posisi tidur pasien kepala head up

39. Seorang pasien dengan perdarahan intra cerebral mendapat terapi


infus cairan hipertonik. Apakah tujuan pemberian manitol pada pasien
dengan perdarahan intra cerebral?
a. Menurunkan tekanan darah
b. Mengurangi asidosis
c. Keseimbangan asam basa
d. Menurunkan TIK
e. Mengurangi edema cerebri

40. Seorang perempuan dewasa dirawat dengan dengan keluhan saat


bangun tidur kedua kelopak mata jatuh (tidak bisa dibuka), semua
benda yang dilihat menjadi ganda, bicara tidak jelas, sulit menelan dan
mengeluh sesak. Apakah prioritas masalah keperawatan pada pasien
ini?
a. Gangguan komunikasi verbal
b. Kerusakan pertukaran gas
c. Nutrisi kurang dari kebutuhan
d. Gangguan citra diri
e. Kecemasan

41. Seorang pasien Myastenia Gravis mengeluh mual, muntah, ram perut
dan diare. Banyak keringat. Apakah komplikasi yang dialami pasien
ini?
a. Krisis kolinergik
b. Krisis Myastenik
c. Infeksi sistemik

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 13

Soal Exit Exam.indd 13 31/01/2017 13.57.44


d. Reaksi plasmaharesis
e. Resiko dehidrasi.

42. Seorang Pasien Myastenia Gravis mengalami krisis myastenik. Apakah


prioritas tindakan keperawatan untuk mencegah timbulnya komplikasi
diatas?
a. Berikan minum susu hangat
b. Hentikan obat anticholinergik
c. Lapor dokter untuk persiapan operasi
d. Beri obat bersamaan dengan creakers
e. Anjurkan pasien untuk tirah baring

43. Seorang laki-laki terdeteksi menderita HNP L3-L4. Pemeriksaan fisik


tanda laseq (+) Bagaimanakah teknik pemeriksaan tanda laseq?
a. Tungkai dan sendi panggul difleksikan
b. Tungkai diekstensikan dan sendi panggul fleksi
c. Fleksi involunter pada lutut
d. Ekstensi ibu jari kaki
e. Fleksi disendi siku

44. Penatalaksanaan medis pada pasien HNP secara konservatif dan


pembedahan. Apakah rencana tindakan mandiri perawat untuk
mengurangi nyeri pada pasien HNP sebelum operasi?
a. Anjurkan tirah baring selama 3 minggu
b. Motivasi penggunaan korset lumbal
c. Berikan kompres panas pada punggung bawah
d. Kolaborasi fisioterapi
e. Lakukan pemasangan traksi pelvis

45. Seorang pasien laki-laki usia 40 tahun post laminectomi. Sebagai


perawat anda mengatur jadwal untuk mobilisasi pasien. Bagaimana
cara terbaik untuk memiringkan pasien ini?
a. Dilakukan oleh 1 orang perawat
b. Punggung pasien diganjal bantal
c. Gunakan teknik log-rolling

14 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 14 31/01/2017 13.57.44


d. Pasien diberi satu bantal tipis
e. Tidur tanpa bantal kepala

46. Seorang laki-laki dewasa mengalami luka bakar akibat tersiram air
mendidih. Bagian tubuh yang terkena, wajah, leher dan dada, Setelah
melakukan pengkajian, perawatan menentukan kerusakan kulit
mencapai lapisan dermis bagian atas, terdapat bula. Termasuk derajat
berapa luka bakar yang dialami pasien?
a. I c. II-B e. IV
b. II-A d. III

47. Seorang pasien luka bakar derajat IIA, lokasi daerah wajah, leher
dan dada. Keadaan luka berwarna hitam, pasien merintih kesakitan.
Apakah prioritas masalah keperawatan pada pasien ini?
a. Perubahan kenyamanan (nyeri)
b. Resiko gangguan pertukaran gas
c. Resiko infeksi sekunder
d. Resiko kekurangan volume cairan
e. Kerusakan integritas kulit

48. Seorang pasien mengalami luka bakar derajat II dengan luas 40%.
Apakah yang menjadi prioritas asuhan keperawatan pada pasien ini?
a. Mempertahankan jalan nafas
b. Memasang dower kateter
c. Penggantian cairan
d. Pemberian obat analgesik
e. Merawat luka

49. Seorang laki-laki mengalami luka bakar dengan luas 30%, BB badan
60 kg. Berapa ml kebutuhan cairan untuk rehidrasi pada pasien ini
dalam 24 jam?
a. 5400 ml
b. 6000 ml
c. 6600 ml
d. 7200 ml
e. 7800 ml

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 15

Soal Exit Exam.indd 15 31/01/2017 13.57.44


50. Seorang Pasien dengan luka bakar derajat III harus mendapat cairan
infus RL 12.000 ml dalam 24 jam. Berapakah jumlah cairan yang harus
diberikan perawat dalam waktu 8 jam pertama kejadian?
a. 3000 ml
b. 4000 ml
c. 6000 ml
d. 9000 ml
e. 2000 ml

51. Seorang pasien dewasa datang berobat ke poli penyakit dalam karena
tungkai bawah kaki kiri terdapat luka yang berwarna hitam dan bau.
Apakah tindakan pertama yang harus dilaku-kan perawat?
a. Melakukan nekrotomi jaringan yang nekrosis
b. Konsultasi dengan dokter
c. Kolaborasi perawatan luka
d. Menasihati pasien untuk bed rest
e. Penyuluhan tentang perawatan luka

52. Seorang pasien DM mendapat insulin Actrapid 12 unit. Actrapid yang


ada 40 unit/1ml. Spuit insulin yang ada 80 unit. Berapa strip obat
insulin yang diambil?
a. 6 strip
b. 12 strip
c. 18 strip
d. 24 strip
e. 30 strip

53. Seorang pasien DM tipe 1 harus mendapat insulin seumur hidupnya.


Anda sebagai perawat akan memberikan pendidikan kesehatan pada
pasien untuk bisa melakukan penyuntikan secara mandiri. Manakah
teknik yang tepat untuk penyuntikan insulin?
a. IC c. SL e. IM
b. SC d. IV

16 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 16 31/01/2017 13.57.44


54. Seorang pasien seorang wanita, diantar keluarga ke UGD karena
tidak sadar. Pasien ada riwayat DM. Hasil pemeriksaan gula darah
acak: 40 mg/dl. Apakah Prioritas rencana tindakan keperawatan untuk
mengatasi hipoglikemia pada pasien diatas?
a. Berikan minum the manis
b. Kolaborasi injeksi glukosa 40%
c. Beri makan roti/pisang
d. Kolaborasi pasang infuse NaCl 0,9%
e. Kolaborasi injeksi insulin

55. Seorang laki-laki usia 57 tahun mengeluh batuk dan nafas terasa berat.
Hasil pengkajian: Klien tampak sesak, RR 25 x/menit, nadi 98 x/menit,
retraksi dada sedang terdengar ronkhi pada lapang paru kanan-kiri
segmen bawah. Posisi yang tepat untuk mengeluarkan secret adalah:
a. Supine dengan kepala tempat tidur dinaikkan 15 derajat
b. Berbaring miring dengan sisi kanan dada dinaikkan dengan
bantal
c. Posisi fowler tinggi
d. Berbaring miring dengan sisi kiri dada dinaikkan dengan
bantal
e. Supine pada posisi trendelenburg.

56. Seorang laki-laki menggunakan trakheostomi kanule, pasca operasi


ca larynx. Hasil pengkajian: tampak banyak lendir di stoma akan
dilakukan suction. Waktu maksimal yg dibutuhkan untuk suction
sejak kateter penghisap dimasuk kan sampai ditarik keluar setiap kali
penghisapan adalah:
a. 1 detik
b. 30 detik
c. 15 detik
d. 10 detik
e. 5 detik

57. Seorang perempuan menggunakan trakheostomi kanule. Teknik yang


benar saat melakukan suction adalah:

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 17

Soal Exit Exam.indd 17 31/01/2017 13.57.44


a. Kateter penghisap dimasukkan dalam kondisi mengisap.
b. Kateter penghisap dikeluarkan dgn kondisi menghisap dan
gerakan spiral
c. Kateter penghisap dikeluarkan dalam kondisi tidak menghisap
d. Kateter penghisap dimasukkan dengan cara memutar
e. Lamanya kateter penghisap dalam stoma 30 detik.

58. Seorang anak usia 18 tahun, mengalami sesak nafas, suara nafas
wheezing, retraksi dada berat, RR 26 x/mnt nadi 112 x/mnt, pasien
diberikan aminophylin secara intra vena. Apa yg harus diobservasi
perawat sebelum menyuntikkan obat amonophylin tersebut?
a. Denyut nadi
b. Tekanan darah
c. Suhu tubuh
d. Respirasi rate.
e. Tingkat kesadaran pasien.

59. Pemberian aminophylin secara intra vena harus secara perlahan, karena
jika pemberian obat tersebut dgn terlalu cepat dapat menimbulkan:
a. Takhicardia atau disritmia jantung
b. Bronkhokontriksi
c. Kekeringan pada mukosa mulut
d. Bradikardia
e. Kekakuan pada cilia

60. Seorang perempuan usia 81 tahun keadaan umum lemah mengalami


batuk dan sulit mengeluarkan dahak, untuk memper-mudah pengeluaran
dahak pasien perlu dilakukan:
a. Pemberian nebulisasi dgn ultrasonic nebulizer
b. Pemberian nebulisasi dan fisiioterapi dada.
c. Pemberian nebulisasi dan oksigen
d. Pemberian nebulisasi dan minum air putih minimal 2 liter.
e. Pemberian nebulisasi dengan jet nebulizer

18 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 18 31/01/2017 13.57.44


61. Seorang laki-laki usia 75 tahun bentuk dada barrel chest, pasien tampak
sangat sesak nafas. Suara nafas ronkhi dan juga terdapat wheezing.
Advis dokter pasien mendapat oksigen dan bronchodilator. Pemberian
oksigen pada pasien ini dengan menggunakan:
f. Nasal kanule dengan volume 2-3 liter/menit
a. Nasal kanule dengan volume 4- 5 liter/menit
b. Nasal kanule dengan volume 5 - 6 liter/menit
c. Masker wajah dengan volume 4-5 liter/menit
d. Masker wajah dengan volume 5- 6 liter/menit.

62. Seorang ibu muda usia 28 tahun membawa anaknya ke pelayanan


kesehatan karena anak kurang bergairah, tidak mau meminum susu
yang telah dibuatkan dan badan anak terasa hangat. Pada uraian diatas,
ibu tersebut sudah melaksanakan tugas kesehatan keluarga yang mana?
a. Mengenal masalah kesehatan
b. Mengambil keputusan
c. Merawat anggota keluarga yang sakit
d. Memodifikasi lingkungan
e. Memanfaatkan fasilitas kesehatan

63. Sebuah keluarga baru memiliki seorang anak perempuan berusia


13 bulan. Anak ini selalu diajak pada kegiatan yang dilakukan oleh
keluarga ini secara bersama-sama. Otomatis anak ini mengubah peran
seluruh keluarganya, ada yang menjadi nenek, tante dan sebagainya.
Ada pada tahap perkembangan keluarga yang manakah keluarga ini?
a. Keluarga pemula
b. Chilld bearing family
c. Keluarga dengan anak usia prasekolah
d. Keluarga anak usia sekolah
e. Keluarga dengan anak remaja

64. Keluarga Tn. B tinggal di daerah perumahan dekat pembuangan


sampah kota Surabaya. Setiap hari banyak truk sampah yang melewati
depan rumahnya dan saat musim penghujan banyak sekali lalat yang
berterbangan disekitar rumah. Tn B tinggal bersama dengan istri dan
anaknya yang berusia 2 tahun. Dari data tersebut diatas, masalah
kesehatan prioritas apa yang bisa ditentukan?

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 19

Soal Exit Exam.indd 19 31/01/2017 13.57.44


a. Resiko terjadi penularan penyakit
b. Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah
c. Resiko terhadap cidera bagi anggota keluarga
d. Potensial terhadap kesehatan lingkungan dan penghuninya
e. Resiko terhadap ancaman keamanan pada penghuni rumah

65. Seorang laki-laki usia 42 tahun sudah dua minggu ini mengalami batuk
yang tidak sembuh-sembuh, dia hanya minum obat yang didapatkan
dari warung sebelah rumahnya. Bila malam hari badan terasa panas
dan berkeringat. Keluarga belum melakukan apa-apa melihat kondisi
dari Tn J tersebut. Berdasarkan data tersebut, tugas kesehatan keluarga
mana yang belum dilakukan oleh keluarga Tn J?
a. Mengenal masalah kesehatan keluarga
b. Mengambil keputusan yang tepat untuk mengatasi masalah
c. Merawat anggota keluarga yang sakit
d. Memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada di sekitarnya
e. Menciptakan lingkungan yang sehat untuk memelihara
kesehatan keluarganya

66. Seorang wanita usia 49 tahun terdiagnosa menderita TB paru, dia


sudah rutin berobat ke Puskesmas selama 3 bulan terakhir, akan tetapi
saat dilakukan pengkajian dia mengungkapkan ingin berhenti berobat
karena merasa badan sudah sembuh. Penderita merasa sudah sembuh,
badan terasa enak dan sudah mulai ada kenaikan berat badan. Ia sering
mengungkapkan ingin menghentikan pengobatannya padahal belum
tuntas. Melihat situasi diatas, masalah kesehatan apakah yang bisa
anda angkat?
a. Resiko ketidak efektifan bersihan jalan nafas
b. Resiko terjadi progresifitas penyakit yang diderita
c. Resiko terjadi terjadi penrunan berat badan kembali
d. Resiko penularan terhadap anggota keluarga yang lain
e. Resiko terhadap ketidakefektifan penatalaksanaan Program
Terpeutik

20 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 20 31/01/2017 13.57.44


67. Seorang perempuan sudah dinyatakan bahwa dia menderita TBC, dan
sekarang sudah menjalankan pengobatan bulan ke 3. Karena merasa
“sudah enakan”, dia sering mengungkapkan akan menghentikan
pengobatan saja. Jarak puskesmas dan rumah klien ± 500 meter.
Pengobatannyapun gratis Melihat situasi diatas, tindakan apa yang
harus dilakukan perawat?
a. Menanyakan kepada klien penyebab ingin menghentikan
pengobatan
b. Menjelaskan kepada klien tentang lama pengobatan pendertia TBC
c. Menjelaskan kepada klien tentang dampak bila pengobatan TBC
tidak tuntas
d. Menjelaskan kepada klien tentang gejala/tanda bahwa penyakitnya
sudah sembuh
e. Menjelaskan kepada klien bahwa pengobatan akan dihentikan bila
klien sudah sembuh

68. Seorang anak berusia 3 tahun, terlihat kurus, rambut merah dan
cengeng. Ibu tidak tahu cara melihat status gizi anaknya karena belum
pernah membawa anaknya ke posyandu. Melihat situasi tersebut,
tindakan apa yang anda lakukan pada keluarga ini?
a. Menjelaskan kepada ibu tentang status nutrisi anaknya
b. Menjelaskan kepada ibu tentang manfaat posyandu bagi ibu dan
anaknya
c. Menjelaskan kepada ibu cara memilih makanan yang bergizi
d. Menjelaskan kepada ibu tentang cara membaca status gizi anaknya
melalui KMS
e. Menjelaskan kepada ibu tentang masalah yang bisa timbul bila
tidak rutin ke posyandu

69. Seorang kepala keluarga mengalami batuk darah, dan sudah


mendapatkan pengobatan dari puskesmas secara rutin, bulan ketiga.
Karena merasa telah sembuh, pengobatan dihentikan, Kepala Keluarga
biasa membuang dahak di sembarang tempat. Kondisi rumah gelap,
pengap dan kotor. Mulai tadi malam, anak batuk pilek, badannya agak
panas, dan keluar keringat dingin. Dari data diatas, kemungkinan
masalah kesehatan pada keluarga ini apa?

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 21

Soal Exit Exam.indd 21 31/01/2017 13.57.44


a. Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah (sanitasi
lingkungan)
b. Resiko terjadi infeksi (penularan penyakit) terhadap anggota
keluarga dan lingkungan
c. Resiko cidera terhadap anggota keluarga
d. Resiko terjadi batuk darah berulang terhadap kepala keluarga
e. Resiko terjadi ketidak efektifan tatalaksana program terapeutik

70. Sebuah keluarga terdiri dari KK, istri dan kedua anak remajanya, tinggal
di rumah yang besar. Masing-masing anak memiliki kamar sendiri
dengan fasilitas kamar mandi didalam, TV dan computer. Mereka
masing-masing sibuk dengan dunianya sendiri, jarang berkomunikasi,
sehingga ketika salah satu dari mereka sakit, anggota keluarga yang
lain tidak ada yang tahu. Keluarga ini sedang mempunyai masalah
kesehatan apa?
a. Perubahan pemeliharaan kesehatan berhubungan dengan
komunikasi yang kurang
b. Kerusakan interaksi social berhubungan dengan hambatan
komunikasi sekunder akibat kesukaran bicara
c. Komunikasi keluarga disfungsional berhubungan dengan
kurangnya kontak interpersonal
d. Perubahan pola komunikasi berhubungan dengan penurunan
kualitas hubungan social
e. Kerusakan interaksi social berhubungan dengan penurunan
kualitas hubungan sosial

71. RW A Desa Sukamapan terdapat 150 balita, namun hanya ada 1


posyandu. Kondisi tersebut membuat kegiatan posyandu tidak efektif
karena terlalu banyak balita. Sebagai perawat kesehatan, tindakan apa
yang anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut?
a. Mengkaji orang-orang yang bersedia menjadi kader kemudian
diberi pengarahan
b. Kordinasi dengan pihak puskesmas dan pengurus RW untuk
membentuk posyandu baru
c. Berdiskusi dengan kader lama dan calon kader baru kemungkinan
diberikan pelatihan kader

22 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 22 31/01/2017 13.57.44


d. Mengadakan pendekatan dengan kader yang lama untuk
mendapatkan dukungan atas rencana yang telah dibuat
e. Memfasilitasi kader balita yang baru, dengan memberikan sararan
yang akan dipakai setelah menjadi kader nanti

72. Pada RW H Desa M terdapat data: jumlah penduduk di sebuah RW, ada
1210 KK, 45% diantaranya merupakan Pasangan Usia Subur. Cakupan
program KB hanya 35%, itupun memakai alat kontrasepsi kondom.
Rata-rata PUS tersebut telah memiliki 3 anak. Jarak kampung mereka
dengan puskesmas sekitar 1-1,5 Km, dan terdapat 2 Bidan Praktik
Swasta. Untuk menyikapi hal tersebut, tindakan apa yang akan anda
lakukan?
a. Mengkaji alasan tidak ikut KB
b. Mengkaji jumlah PUS yang belum ikut KB
c. Mengkaji jumlah PUS yang tidak sedang hamil
d. Mengkaji tempat pelayanan kesehatan yang terdekat
e. Mengkaji alat kontrasepsi yang mungkin disukai oleh PUS
tersebut

73. RT 14 RW 03 Kelurahan Sd, terdapat 60 PUS, yang telah menjadi


akseptor KB 50%. Alat kontrasepsi yang mereka pakai rata-rata IUD,
dan Pil. 25% yang belum menjadi akseptor sebenarnya ingin ikut
program KB, tetapi mereka tidak suka dengan kedua alat kontrasepsi
tersebut. Mereka mengira, bahwa jenis alat kontra sepsi hanya dua
jenis tersebut. Melihat situasi diatas, masalah apa yang anda temukan
di RT tersebut?
a. Kurangnya promosi kesehatan dari petugas puskesmas
b. Kurangnya pengetahuan kader dalam memberikan informasi
kepada PUS
c. Kurang pengetahuan PUS tentang penggunaan dan jenis alat
kontra sepsi
d. Kurangnya jenis alat kontrasepsi yang dipromosikan kepada
PUS di RT 14
e. Kurangnya motivasi PUS dalam mencari informasi tentang
alat kontrasepsi

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 23

Soal Exit Exam.indd 23 31/01/2017 13.57.44


74. Di RW 0 kelurahan XT terkaji data kesehatan: rata-rata untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari menggunakan air yang ada disungai. Penyediaan
air bersih dari sumur, yang rata-rata dekat dengan kali. Sampah dibuang
ditempat sampah, tetapi tidak tertutup, Lalat berterbangan, kadang –
kadang masuk rumah.. Dari data diatas, Diagnosa keperawatan apakah
yang bisa ditegakkan?
a. Resiko timbulnya penyakit menular di wilayah RW berhubungan
dengan kondisi lingkungan yang buruk
b. Banyaknya penduduk yang menderita diare berhubungan dengan
kurangnya pengetahuan penduduk tentang perawatan diare yang
ditandai dengan: penyakit terbanyak adalah diare
c. Banyaknya penduduk yang menderita ISPA berhubungan dengan
kurangnya pengetahuan pendudukan tentang perawatan ISPA
yang ditandai dengan penyakit terbanyak ISPA
d. Resiko terjadi wabah diare di wilayah tersebut berhubungan
dengan banyaknya sampah dibuang di sembarang tempat.
e. Ketidak mampuan masyarakat dalam pengawasan lingkungan

75. RW G Keluarahn YH sebagai wilayah binaan STIKES V, memiliki


beberapa masalah keperawatan, setelah di tapis ternyata masalah
yang paling tinggi skornya adalah resiko bertambahnya penyakit
degenerative (DM dan HT) pada lansia berhubungan dengan kurangnya
pengetahuan lansia tentang cara pencegahan penyakit degenaratif.
Untuk mencegah bertambahnya penyakit degenerative di wilayah
tersebut, tindakan keperawatan pertama apa yang anda buat?
a. Memilih kader lansia
b. Berkoordinasi dengan puskesmas untuk mendirikan posyandu
lansia
c. Berdiskusi dengan tokoh masyarakat tentang kemungkinan
didirikan posyandu lansia
d. Berdiskusi dengan ketua lansia tentang kegiatan yang bisa
dilakukan setiap hari posyandu
e. Berdiskusi dengan ketua lansia tentang kemungkinan diadakan
senam kebugaran untuk lansia

24 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 24 31/01/2017 13.57.44


76. Sekolah dasar Buminaya terdapat 38 siswa kelas 1, 65% mengalami
gigi berlubang dan hitam. Rata-rata dari mereka suka makan coklat,
setelahnya tidak berkumur atau menggosok giginya. Kebiasaan mereka
menggosok gigi bersamaan dengan mandi, sebelum tidur tidak terbiasa
menggosok gigi karena orang tua mereka tidak membiasakan hal ini.
Bila melihat kejadian diatas, diagnose keperawatan yang anda temukan
apa?
a. Tingginya caries gigi di SD berhubungan dengan belum adanya
UKS di sekolah tersebut
b. Kurang pengetahuan anak-anak SD berhubungan dengan belum
pernah ada penyuluhan kesehatan gigi
c. Tingginya kejadian karies gigi di SD berhubungan dengan kurang
pengetahuan anak tentang perawatan gigi
d. Kurang pengetahuan orang tua tentang perawatan gigi pada anak
SD berhubungan dengan kurangnya informasi
e. Kurang pengetahuan anak-anak SD berhubungan dengan tidak
adanya UKS di sekolah

77. Di desa RZ didapatkan data 20% warganya termasuk kategori remaja.


15% dari mereka perokok berat padahal mereka belum bekerja. 10%
dari remaja suka minum minuman keras, bila malam sebagian besar
mereka nongkrong di pos ronda bermain judi. Masyarakat mulai resah
dengan kondisi tersebut. Dari data tersebut diatas bisa disimpulkan
diagnose keperawatan yang timbul adalah?
a. Peningkatan kenakalan remaja berhubungan dengan kurang
pengetahuan remaja tentang tugas perkembangan remaja
b. Resiko meningkatnya kriminalitas di wilayah tersebut berhubungan
dengan kurang pengetahuan remaja tentang koping yang efektif
c. Resiko timbulnya penyakit lambung berhubungan dengan
seringnya remaja meminum minuman keras
d. Resiko peningkatan kenakalan remaja di wilayah tersebut
berhubungan dengan kurang pengetahuan remaja dan keluarga
tentang tugas perkembangan anak
e. Resiko meningkatnya kenakalan remaja berhubungan dengan
kurang tegasnya tindakan ketua RW terhadap perilaku remaja
yang kurang baik

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 25

Soal Exit Exam.indd 25 31/01/2017 13.57.44


78. Di RW B daerah binaan STIKES S terdapat ibu hamil sebanyak 15
orang, mereka semua melakukan ANC di bidan praktik, dan mereka
juga telah mendapat TT. Sejumlah 30% dari ibu hamil adalah
primigravida, dan mereka belum tahu cara perawatan bayi baru lahir.
Melihat data tersebut diatas, maka tindakan apa yang kita berikan
sebagai perawat kesehatan komunitas?
a. Mengkaji seberapa jauh pengetahuan mereka tentang perawatan
bayi baru lahir
b. Memberikan penyuluhan dan mengajari ibu tentang perawatan
tali pusat, dan manfaat ASI eksklusif
c. Memberikan penyuluhan kepada ibu tentang penyusunan menu
makanan cepat saji bagi balita.
d. Memberikan penyuluhan dan mendemonstrasikan tentang senam
hamil, untuk persiapan ibu melakukan persalinan nanti
e. Memberikan penyuluhan dan mengajarkan bagaimana memilih
dan menyediakan susu formula untuk makanan tambahan bayi

79. Di RW X Kelurahan BC didapat data ibu meneteki sebanyak 25 orang.


50% dari mereka sudah tidak menetekkan bayinya dengan alasan
anaknya masih menangis setelah disusui ibunya, untuk memenuhi
kebutuhan bayinya ibu menyuap bayinya dengan nasi pisang yang
dihaluskan padahal bayinya baru berusia 3 – 6 minggu. Setelah makan
nasi pisang, bayi menjadi tenang. Menanggapi hal ini tindakan apa
yang harus dilakukan oleh perawat komunitas?
a. Kaji ulang pengeluaran ASI, dan berikan penjelasan tentang
perawatan payudara untuk meningkatkan produksi ASI
b. Kaji pengetahuan ibu tentang kebutuhan nutrisi bagi bayi baru
lahir, dan berikan penyuluhan tentang nutrisi bayi
c. Kaji pengetahuan ibu tentang manfaat ASI bagi bayi dan bahaya
bila bayi diberi makanan padat sebelum waktunya
d. Berikan penjelasan tentang cara perawatan payudara untuk ibu
meneteki dan cara menetekkan bayi yang benar
e. Berikan penjelasan kepada ibu , dan ajarkan bagaimana
memberikan susu formula yang benar dan cara membersihkan
botol susu

26 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 26 31/01/2017 13.57.44


80. Seorang manager perusahaan C sedang memproses karyawan baru
yang diterima. Karyawan tersebut belum pernah memiliki pengalaman
bekerja dibagian yang ditempatkan sekarang. Upaya awal apakah yang
dilakukan oleh manager perusahaan untuk mengantisipasi bahaya
lingkungan kerja untuk karyawan tersebut?
a. Menjelaskan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi status
kesehatan pekerja
b. Melakukan pengendalian lingkungan
c. Pengenalan lingkungan kerja
d. Melakukan tindakan substitusi untuk bahan-bahan yang
berbahaya
e. Pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja

81. Untuk memantau kesehatan karyawannya, sebuah perusahaan


melakukan skrining kesehatan. Kapankah waktu yang tepat untuk
dilakukan skrining kesehatan tersebut?
a. Sebelum bekerja
b. Jika pekerja sudah terkategori pekerja minimal medior
c. Karyawan sudah bekerja minimal 5 tahun
d. Setiap 2 tahun sekali
e. Setiap 6 bulan – 1 tahun sekali

82. Seorang karyawan mengalami kecelakaan kerja. Setelah dilakukan


anamnesa dan analisis situasi, ternyata penyebab kecelakaan tersebut
karena faktor lingkungan kerja. Dari kasus tersebut, apakah yang dapat
menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja?
a. Pengetahuan karyawan terhadap operasional alat kurang
b. Motivasi kerja kurang
c. Kemampuan kepemimpinan kurang
d. Standar-standar kerja yang tidak ada
e. Stres dengan lingkungan kerja

83. Lima bulan terakhir di perusahaan konveksi menunjukkan angka


kesakitan yang meningkat pada para kayawannya. Unit kesehatan
perusahaan tersebut menanggapi dengan memprogramkan upaya untuk

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 27

Soal Exit Exam.indd 27 31/01/2017 13.57.44


meningkatkan kesehatan para karyawannya. Bagaimanakah bentuk
upaya yang dapat dikembangkan oleh unit kesehatan tersebut?
a. Mengumpulkan karyawan dengan masalah yang sama
b. Memberikan pendidikan kesehatan sesuai masalah yang
banyak ditemukan
c. Melakukan pengobatan sampai tuntas
d. Memberikan imunisasi khusus pada karyawan sesuai
kebutuhan
e. Memprogramkan pemeriksaan berkala

84. Seorang pemuda Usia 38 tahun bekerja perusahaan air raksa, saat ini
pemuda tersebut mengalami sesak nafas berat secara mendadak setelah
membersihkan ketel gas. Kemungkinan pekerja tersebut mengalami
keracunan gas. Tindakan apakah yang segera dapat dilakukan pada
karyawan tersebut?
a. Tutup hidung penderita dengan masker
b. Bawa penderita ke tempat yang aman dan longgarkan
pakaiannya
c. Tutup kebocoran pipa gas
d. Beri Oksigen 5 lpm
e. Siapkan alat nebulizer

85. Diperusahaan besi didapatkan data 6 bulan terakhir ini 15%


karyawannya sering mengeluh tentang kondisi kesehatan mereka.
Hal ini dapat menurunkan produktifitas kerja. Dibawah ini manakah
yang tidak termasuk masalah kesehatan kerja yang dapat menurunkan
produktifitas kerja?
a. Penyakit jantung
b. Alopecia
c. Kemandulan
d. Gizi pekerja kurang baik
e. Ventilasi kurang

28 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 28 31/01/2017 13.57.44


86. Seorang pemuda bekerja di perusahaan plastic, seringkali akhir-akhir
ini mengalami kelelahan saat bekerja. Bila ditinjau dari penyakit akibat
kerja, keluhan yang dialami oleh karyawan tersebut termasuk dalam
kategori?
a. Fisik
b. Psikologi
c. Mental
d. Paparan zat berbahaya
e. Kimia

87. Angka kesakitan pada Sekolah Dasar (SD) H mengalami peningkatan


10 %. Setelah didata ternyata lebih dari 50% dengan masalah sistem
pencernaan (diare). Upaya apakah yang sesuai untuk mengatasi
masalah yang dihadapi SD tersebut?
a. Menambah waktu libur agar anak-anak tidak jajan
sembarangan
b. Memanggil orang tua untuk klarifikasi data
c. Sekolah menyiapkan makanan untuk siswanya
d. Memberikan promkesh tentang cuci tangan untuk masyarakat
sekolah dan luar sekolah
e. Melarang penjual jajanan di luar gerbang sekolah

88. Di RW L Kelurahan G ditemukan data 2% remajanya terkena narkoba.


Sedangkan remaja lain banyak yang tidak sekolah dan menjadi
pengangguran. Masyarakat mulai resah dengan keadaan tersebut.
Sebagai tenaga kesehatan, upaya apa yang dapat dilakukan untuk
mencegah meningkatnya kasus narkoba?
a. Bekerjasama dengan BNN untuk memberikan penyuluhan
tentang narkoba
b. Bekerjasama dengan RW untuk memisahkan remaja yang
narkoba dengan remaja yang lain
c. Melakukan pemeriksaan pada semua remaja di RW tersebut
d. Menganjurkan masyarakat untuk rajin update informasi di
internet tentang narkoba
e. Melaporkan remaja yang bermasalah ke pihak berwajib

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 29

Soal Exit Exam.indd 29 31/01/2017 13.57.44


89. Seorang perawat di puskesmas mendapat informasi bahwa seorang
pasien yang perlu pengobatan rutin sudah 1 bulan tidak kontrol.
Sedangkan dari jumlah obat yang diterima seharusnya obat habis 1
bulan yang lalu. Perawat ini akan melakukan kunjungan rumah untuk
melakukan asuhan keperawatan keluarga. Apakah yang menjadi tujuan
perawat melakukan asuhan keperawatan keluarga dilihat dari kasus
diatas?
a. Membantu keluarga memperoleh kembali kesehatannya
b. Membantu keluarga yang sehat untuk memelihara
kesehatannya
c. Membantu keluarga menerima kondisi anggota keluarga yang
tidak dapat disembuhkan
d. Meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengatasi
masalah kesehatan secara mandiri.
e. Membantu anggota keluarga dengan penyakit kritis untuk
diperlakukan secara manusiawi sesuai martabatnya.

90. Dalam pendataan asuhan keperawatan keluarga diperlukan data susunan


anggota keluarga yang akan digambarkan dalam bentuk genogram yang
sangat membantu dalam penentuan tahap perkembangan keluarga.
Untuk menentukan tahap perkembangan keluarga, apa yang perlu
diperhatikan?
a. Status suami istri
b. Usia anak pertama lahir hidup
c. Jumlah keseluruhan anak
d. Usia anak terakhir lahir hidup
e. Kesehatan anak bungsu

91. Salah satu keluarga mengungkapkan mereka tidak mampu merawat


anggota keluarganya yang menderita sakit. Sehingga fungsi kesehatan
keluarga tidak bisa dijalankan oleh keluarga ini. Tugas perawatan
kesehatan keluarga untuk melakukan perawatan merupakan tugas yang
ke berapa?
a. 1 c. 3 e. 5
b. 2 d. 4

30 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 30 31/01/2017 13.57.44


92. Salah satu ibu mengungkapkan bahwa dia tidak punya uang simpanan
yang cukup untuk pengobatan dirinya yang menderita TBC. Anaknya
tidak tinggal serumah. Sedangkan obat yang didapat sekarang
minumnya membosankan karena harus setiap hari, diambil sebulan
sekali di puskesmas selama 6 bulan. Dari data diatas, apakah yang
menjadi stressor jangka pendek keluarga tersebut?
a. Ibu tidak punya uang simpanan
b. Obatnya membosankan karena harus diminum setiap hari
c. Penyakit TBC yang diderita
d. Pengobatan minimal 6 bulan
e. Anaknya tidak tinggal serumah

93. Untuk mendapatkan data kesehatan keluarga, perawat selain membaca


data kesehatan pasien dari puskesmas, perlu juga melakukan
pemeriksaan fisik. Siapakah yang dilakukan pemeriksaan fisik dalam
keluarga?
a. Anggota keluarga yang sudah terdiagnosa berdasarkan data
puskesmas
b. Ayah dan ibu
c. Anak
d. Semua anggota keluarga yang tinggal serumah
e. Keluarga tiga generasi

94. Tahap perkembangan keluarga perlu dikaji dalam melakukan


pengkajian pada asuhan keperawatan keluarga. Salah satu keluarga
yang dikaji menunjukkan data bahwa tahap perkembangan keluarganya
belum terpenuhi. Berdasarkan apa terpenuhi dan tidaknya suatu tahap
perkembangan keluarga?
a. Kesehatan masing-masing anggota kelaurga
b. Tugas perkembangan keluarga antara tiap tahap yang sudah
dilewati
c. Tugas perkembangan keluarga saat ini
d. Pemeriksaan fisik klien yang sakit
e. Kesanggupan keluarga memenuhi tugas perkembangannya

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 31

Soal Exit Exam.indd 31 31/01/2017 13.57.44


95. Seorang ayah belum dapat membelikan rumah bagi keluarganya.
Sehingga tiap 5 tahun sekali keluarga ini berpindah-pindah. Data diatas
mengambarkan pengkajian tentang apa?
a. Mobilitas geografis keluarga
b. Fungsi Rekreasi keluarga
c. Karakteristik keluarga
d. Struktur peran
e. Sistem pendukung keluarga

96. Seorang ibu mengatakan bahwa anaknya usia 3 tahun tidak suka
makan. Untuk itu ibu selalu memenuhi yang diminta anak termasuk
jajan instan sebagai ganti makanan. BB anak saat ini 8 Kg, anak sering
menderita diare yang dianggap oleh ibu biasa, Ibu tahu anaknya kurang
gizi, tetapi tidak ada upaya untuk mengatasinya. Dari data diatas,
menggambarkan bahwa ibu tersebut kurang mampu melaksanakan
tugas kesehatan keluarga yang mana?
a. Mengenal masalah kesehatan keluarganya
b. Mengambil keputusan yang tepat untuk mengatasi masalah
c. Merawat anggota keluarga yang sakit
d. Memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada
e. Menciptakan lingkungan yang sehat untuk memelihara
kesehatan keluarganya

97. Sebuah keluarga di RT 3 memiliki suami yang suka mabuk-mabukan


mulai awal pernikahan dan perutnya mulai membesar dan nyeri
tekan sejak satu tahun ini. Dua minggu yang lalu dia di PHK dari
perusahaannya. Cucu keluarga ini kemarin diambil untuk diasuh nenek
yang lain (besan). Istri dari pemabuk ini seorang buruh cuci sejak satu
tahun yang lalu dan empat bulan ini sering mengeluh pergelangan
tangan sakit dan bengkak. Manakah yang menjadikan stressor jangka
pendek pada kasus diatas?
a. Istri buruh cuci
b. Suami mabuk-mabukan
c. Nenek lain yang akan mengasuh cucu
d. Pergelangan tangan sakit dan bengkak
e. Perut suami yang membesar dan nyeri tekan

32 Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Soal Exit Exam.indd 32 31/01/2017 13.57.44


98. Ketika anda sedang berjalan di jalan raya, anda melihat ada korban
kecelakan lalu lintas dan anda ingin menolongnya. Sikap anda pertama
kali yang harus anda lakukan?
a. Bebaskan jalan nafas
b. Membawa korban ke tempat pelayanan kesehatan yang terdekat
c. Mengangkat korban ke tepi jalan
d. Meyakinkan korban sadar atau tidak
e. Melaporkan ke polisi kalau ada korban kecelakaan

99. Seorang laki-laki usia 45 tahun mengalami kecelakaan & dibawa ke


UGD dengan diagnosa Cidera kepala, saat pemeriksan fisik penderita
mendadak nafasnya berhenti. Petugas yang ada hanya anda dan seorang
dokter, alat emergency tidak berada dekat anda. Tindakan yang harus
segera anda kerjakan adalah....
a. Melakukan pijat jantung
b. Call for help
c. Call for help dan melakukan pijat jantung
d. Pijat jantung dan nafas buatan dengan mulut
e. Memberikan tiupan nafas dengan mulut

100. Pasien perempuan usia 25 tahun korban kecelakaan dengan kondisi


gelisah, tidak lama kemudian penderita tidak bergerak, pasien nafasnya
tersengal-sengal kemudian berhenti. Penderita dinyatakan Cardiac
arrest oleh dokter UGD. Tindakan yang paling dapat dipercaya bahwa
korban mengalami Cardiac arrest adalah....
a. Tidak teraba denyut arteri di leher
b. Tidak bernafas
c. Tidak terdengar suara jantung
d. Tidak ada reaksi dengan rangsangan nyeri
e. Tidak teraba denyut arteri dipergelangan tangan

101. Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke UGD dengan diagnose medis
CVA, kondisi GCS 1-1-3, px gelisah, T 1800/100 mmHg, Nadi 120
X/mnt, Respirasi 26 x/mnt, Ronkhi +/+, slym produktif, SpO2 90 %.
Tindakan yang tepat untuk penderita yaitu...

Buku Latihan Soal Uji Kompetensi Keperawatan 33

Soal Exit Exam.indd 33 31/01/2017 13.57.44