Anda di halaman 1dari 2

RUMUS FINANSIAL EXCEL

Dalam PSAK no 17 terdapat beberapa cara dalam melakukan penyusutan aktiva, yaitu :

1. Metode Garis Lurus


2. Metode Jumlah Angka Tahun
3. Metode Saldo Menurun
4. Metode Jam Jasa, dan
5. Metode Jumlah Unit Produksi

Sebagian besar perusahaan di indonesia menggunakan metode garis lurus dan saldo menurun
dalam melakukan penyusutan aktivanya.

Dalam Program Microsoft Excel terdapat formula yang berfungsi untuk menghitung penyusutan
aktiva. tedapat 4 formula yang diberikan excel untuk menghitung penyusutan aktiva yaitu:
1. SLN
Fungsi ini digunakan untuk menghitung penyusutan aktiva dengan metode Garis Lurus

Formula : SLN(cost,salvage,life)
Cost :Nilai Aktiva
Salvage : Nilai sisa
Life : Masa manfaat aktiva.
Secara Matematis dapat dirumuskan sebagai berikut:

Contoh:

2. SYD
Fungsi ini digunakan untuk menghitung penyustan dengan menggunaka metode Jumlah Angka
Tahun (Sum of The Year)
Formula : SYD(cost,salvage,life,per)
Cost : Nilai Aktiva
Salvage : Nilai sisa
Life : Masa manfaat aktiva
Periode : Periode penyusutan yang dicari

Secara Matematis dapat dirumuskan sebagai berikut:

Contoh:

3. DB

Fungsi ini digunakan untuk menghitung penyusutan dengan menggunakan metode Saldo Menurun

Formula : DB(cost,salvage,life,period,month)
Cost : Nilai Aktiva
Salvage : Nilai sisa
Life : Masa manfaat aktiva.
Periode : Periode penyustan yang dicari
Month : Jumlah bulan pada penyusutan tahun pertama jika tidak di isi dinggap tahun
pertama 12 bulan

Contoh:

4. DDB

Fungsi ini digunakan untuk menghitung penyusutan dengan menggunakan metode Saldo Menurun
Ganda

Formula : DDB(cost,salvage,life,period,factor)
Cost : Nilai Aktiva
Salvage : Nilai sisa
Life : Masa manfaat aktiva.
Periode : Periode penyustan yang dicari
Factor : adalah tingkat di mana saldo menurun. Jika faktor ini dihilangkan, diasumsikan
menjadi 2 (metode saldo menurun ganda)

factor disini menunjukkan dikali berapa rate pertahunnya.


contoh: Aktiva masa manfaat 4 tahun
jika didalam formula;

 factor dimasukkan angka 1 berarti rate penyusutannya adalah (1/4*100%) * 1 = 25%


 factor dimasukkan angka 2 berarti rate penyusutannya adalah (1/4*100%) * 2 = 50%
 dan seterusnya