Anda di halaman 1dari 14

G.

DATA PSIKOLOGIS
a. Status Emosi
Pasien selalu menangis dan rewel
b. Konsep Diri
1. Body Image
Pasien merasa sakit tetap rewel saat di periksa
2. Self Ideal
Pasien ingin segera sembuh supaya bisa bermain
3. Self Esteem
Pasien telah mendapatkan perawatan.
4. Self identity
Dalam keluarga pasien adalah anak pertama

H. DATA SOSIAL
1. Pendidikan : belum sekolah
2. Sumber Penghsilan : dari orang tua
3. Pola Komunikasi : pasien hanya menangis jika didekati
perawat
4. Pola Interaksi : pasien hanya menangis jika didekati
perawat
I. DATA SPIRITUAL
Pasien tidak bisa sholat karena masih kecil

VII. PEMERISAAN FISIK


1. Keadaan Umum : Lemah
2. Kesadaran : Composmentris GCS : 4-5-6
3. Tanda – tanda vital: RR : 24 x/menit
N/S : 110 x/menit / 38º C
BB : 9 Kg
4. Kepala
- Ekspresi wajah : Pasien tampak lemah, lesu.
- Rambut : Pendek, hitam, tidak ada ketombe
- Mata : Simetris, cowong, penglihatan berfungsi
dengan baik.
- Telinga : Simetris, tidak ada serumen, pendengaran
normal
- Hidung : Simetris, tidak ada serumen,maupun polip
- Mulut : Tidak ada Stomatitis, tidak ada karies,
mukosa bibir kering
- Leher : Tidak ada pembesaran vena Jugelaris dan
pembendungan kelenjar limfe.
5. Thorax
- Inseksi : Tidak ada benjolan, bentuk dada simetris
tidak pigoenchest, tidak funnelchest
- Palpasi : Tidak ada benjolan pada mamae dan tidak
nyeri palpasi
- Perkusi : Terdengar suara sonor pada ICS 1-7 dan
suara redup pada ICS 8 dan 9
- Auskultasi : Tidak ada suara tambahan( whicing
maupun ronchi)
6. Abdoment
- Inseksi : Tidak ada luka bekas, operasi disekitar
abdomen, simetris
- Palpasi : Tidak ada benjolan dan tidak ada nyeri
tekan
- Perkusi : Pada lambung terdengar suara hipertimpani
- Auskultasi : Terdengar bising usus 22x /menit
7. Ektremitas
- Atas : turgor kulit menurun, tidak edema, tidak
ada polidaktilli
- Bawah : simetris, kedua kaki berfngsi dengan baik
pergerakan ROM 5 5
5 5
8. Genetalia : tidak terkaji
VIII. THERAPY MEDIS
Infus : RL grojok 50 cc
Infus : RL 15 tpm
Injeksi : cefotaxim 3 x 200 mg
Norages 3 x 1/5 Amp
Oral : Dropform 3 x 1/5 tablet
III. PATOFISIOLOGI

Bakteri, virus, prtozoa, parasit mengkontaminasi makanan dan minuman

masuk kedalam tubuh

troahus digentivus

berkembang biak di usus

kuman Parasit

memproduksi toksin dan ulkus besar dan kerusakan vili


membentuk koloni – koloni

mempengaruhi kemampuan absobsi berkurang


sekresi cairan di usus

Feses menjadi cair

Diare

Frekuensi BAB meningkat

Absobsi
Output cairan berlebih zat – zat mati menurun Iritasi mukosa oral

Resiko kerusakan
intergritas kulit
Volume cairan berkurang Gangguan nutrisi kurang
dari kebutuhan tubuh
ASUHAN KEPERAWATAN

Pada klien An “ F “ dengan ” GEDS ” diruang UGD


RSUD Raden Achmad Basoeni, Gedeg
Mojokerto

Disusun oleh
AUGUSTINA BERU SEMBIRING
2006.06.002

PROGRAM STUDY DIPLOMA III KEPERAWATAN


UNIVERSITAS MAYJEN SUNGKONO
MOJOKERTO
2008

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan pendahuluan dan Asuhan Keperawatan pada klien An. “ F ”


dengan “ GEDS ” diruang UGD, ini kami buat sebagai tanda bukti bahwa
mahasiswa telah melakukan praktek klinik keperawatan di ruang Keperawatan
RSUD R.A Basoeni, Gedeg, Mojokerto. Mulai tanggal 14 - 21 Januari 2008 telah
disetujui serta disahkan pada
Hari : Senin
Tanggal : 21 Januari 2008
Tempat: Ruang UGD RSUD R.A Basoeni Gedeg
Mojokerto

Mahasiswa

AUGUSTINA BERU S
2007.06.002

Kepala Ruang UGD, Pembimbing Ruangan


RSUD R.A BASOENI, Gedeg
Mojokerto

G. SURYANINGSIH, Amd. Kep G. SURYANINGSIH, Amd. Kep


NIP. 140 345 249 NIP. 140 345 249

Mengetahui :
Pembimbing Akademik
ANALISA DATA

Nama : An. “F “ Ruang : UGD


Umur : 14 Bulan Jenis Kelamin : Laki – laki
Dx DATA ETIOLOGI MASALAH
1 Ds : ibu pasien mengatakan anaknya Output berlebihan Gangguan
BAB cair 12x/hari keseimbangan
Do : K/u : lemah cairan dan elektrolit
S : 38°C
N : 110 x/menit
RR : 24 x/menit
 BAB cair berlendir
sebanyak 12x/hari
 Suara pasien serak
 Turgor kulit menurun
 Bising usus meningkat
2 Ds : Ibu pasien mengatakan anaknya Intake makanan Nutrisi kurang dari
muntah 6 x/hari yang tidak adekuat kebutuhan tubuh
Do : K/u : lemah
S : 38°C
N : 110 x/menit
RR : 24 x/menit
 muntah 6 x/hari
 Anoreksia
 Mukosa bibir merah
 Perut kembung
3 Ds : Ibu pasien mengatakan anaknya Sekunder dehidrasi Peningkatan suhu
panas 1 minggu ( diare ) tubuh
Do : K/U lemah
 anoreksia
 pasien rewel
S : 38°C
N : 110 x/menit
RR : 24 x/menit
DIAGNOSA KEPERAWATAN

Nama : An. “F “ Ruang : UGD


Umur : 14 Bulan Jenis Kelamin : Laki – laki
NO DIAGNOSA KEPERAWATAN
1 Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit yang berhubungan dengan output
yang berlebihan
K/u : lemah
S : 38°C
N : 110 x/menit
RR : 24 x/menit
 BAB cair berlendir sebanyak 12x/hari
 Suara pasien serak
 Turgor kulit menurun
 Bising usus meningkat
2 Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh yang berhubungan dengan intake yang tidak
adekuat
K/u : lemah
S : 38°C
N : 110 x/menit
RR : 24 x/menit
 muntah 6 x/hari
 Anoreksia
 Mukosa bibir merah
 Perut kembung
3 Peningkatan suhu tubuh yang berhubungan dengan sekunder dehidasi ( diare )
 K/U lemah
 Muntah +
 pasien rewel
 S : 38°C
 N : 110 x/menit
 RR : 24 x/menit
 BAB cair lebih dari 12x
RENCANA KEPERAWATAN

Nama : An. “F “ Ruang : UGD


Umur : 14 Bulan Jenis Kelamin : Laki – laki
NO DIAGNOSA KEPERAWATAN TUJUAN INTERVENSI RASIONAL
1 Gangguan keseimbangan cairan dan JANGKA PENDEK 1. Pantau intake dan output 1. memberikan informasi tentang
elektrolit yang berhubungan dengan Setelah dilakukan kebutuhan cairan
output yang berlebihan asuhan keperawatan 90 2. Observasi tanda – tanda 2. menunjukan tingkat
K/u : lemah menit tidak BAB cair dehidrasi keparahan dehidrasi
S : 38°C 3. Pantau TTV 3. Mengetahui kondisi pasien
N : 110 x/menit 4. Anjurkan ibu untuk mengganti 4. agar diare tidak berkelanjutan
RR : 24 x/menit susu khusus anak diare 5. untuk pemberian terapi yang
 BAB cair berlendir 5. Kolaborasi dengan dokter tepat
sebanyak 12x/hari
 Suara pasien serak
 Turgor kulit menurun
 Bising usus meningkat

2 Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh JANGKA PENDEK 1. menjelaskan tindakan yang akan 1.Agar pasien dan keluarga
yang berhubungan dengan intake Setelah dilakukan kita lakukan mengetahiuyang kita lakukan
yang tidak adekuat asuhan keperawatan 90 2. berikan makanan sedikit tapi 2.mengurangi mual muntah dan
K/u : lemah menit pasien tidak sering merangsang nafsu makan
S : 38°C muntah 3. observasi intake dan output 3.mengetahiu intake dan output
N : 110 x/menit 4. berikan makanan lunak sesuai 4.untuk mencegah diare yang
RR : 24 x/menit dengan kondisi pasien secara berkelanjutan
 muntah 6 x/hari berkala
 Anoreksia 5. Kolaborasi dengan dokter 5.memberikan terapi yang tepat

 Mukosa bibir merah


 Perut kembung
3 Peningkatan suhu tubuh yang JANGKA PENDEK 1. anjurkan ibu untuk memberi 1. agar panas pasien turun
berhubungan dengan dehidrasi Setelah dilakukan kompres dingin pada anaknya 2. untuk menganti cairan yang
sedang ( Diare ) asuhan keperawatan hilangdan mencegah dehidrasi
 K/U lemah selama 90 menit pasien 2. Anjurkan ibu untuk memberi 3. agar keringatnya bisa diserap.
 Muntah + tidak panas 4. menngetahiu kondisi pasien
minum hangat dan lebih
 pasien rewel 5. untuk pemberian terapi yang
sering
 S : 38°C tepat
3. Anjurkan ibu untuk memberi
 N : 110 x/menit pakaian tipis yang menyerap
 RR : 24 x/menit
keringat
 BAB cair lebih dari 12x
4. Observasi TTV
5. Kolaborasi dengan dokter

TINDAKAN KEPERAWATAN
Nama : An. “F “ Ruang : UGD
Umur : 14 Bulan Jenis Kelamin : Laki – laki
NO DIAGNOSA KEPERAWATAN TGL/JAM TINDAKAN PARAF
1 Gangguan keseimbangan cairan dan 1. memperkenalkan diri kepada pasien dan keluarga
elektrolit yang berhubungan dengan 2. memantau intake ouput cairan :
output yang berlebihan Intake
K/u : lemah peroral : beri minum botol / susu botol ± 250 cc/hari
S : 38°C Parenteral : Infus RL
N : 110 x/menit Output : muntah sebanyak 2 x/hari
RR : 24 x/menit Pasien BAB cair sebanyak 2x/hari ± ¼ gelas
 BAB cair berlendir 3. mengidentifikasi tanda – tanda dehidrasi dengan jalan
sebanyak 12x/hari mengobservasi kulit mengering, penurunan turgor kulit dan
 Suara pasien serak perubahan mukosa bibir
 Turgor kulit menurun 4. memberikan minum susu sebanyak 2 botol @ 120

 Bising usus meningkat 5. Observasi TTV, N : 110x/menit, S : 38ºC, RR : 22x/menit


6. Kolaborasi dengan dokter
Inf : RL grojok 50 cc
Inj : Cefo 3 x 200 mg,
Norages 3 x 1/5 amp
2 Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh 1. memberitahu pasien dan keluarga
yang berhubungan dengan intake 2. memberikan makanan sedikit tapi sering
yang tidak adekuat 3. Menanyakan kepada ahli gizi makanan apa yang tepat untuk
K/u : lemah pasien
S : 38°C 4. Memberikan makanan halus/bubur secara bertahap mulai dari
N : 110 x/menit 3 sendok
RR : 24 x/menit
 muntah 6 x/hari
 Anoreksia
 Mukosa bibir merah
 Perut kembung
3 Peningkatan suhu tubuh yang 1. Menjelaskan pada yang kita lakukan
berhubungan dengan dehidrasi 2. Anjurkan pasien untuk minum lebih banyak
sedang ( Diare ) 3. Anjurkan ibu untuk mengkompres anaknya dengan air dingin
 K/U lemah 4. Observasi TTV :
 Muntah + Inf : RL grojok 50 cc
 pasien rewel Inj : Cefo 3 x 200 mg,
 S : 38°C Norages 3 x 1/5 amp
 N : 110 x/menit
 RR : 24 x/menit
 BAB cair lebih dari 12x

CATATAN PERKEMBANGAN

Nama : An. “F “ Ruang : UGD


Umur : 14 Bulan Jenis Kelamin : Laki – laki
NO DIAGNOSA KEPERAWATAN TGL/JAM EVALUASI PARAF
1 Gangguan keseimbangan cairan S : Ibu pasien mengatakan mencretnya sudah berkurang, pasien tidak
dan elektrolit yang berhubungan menangis
dengan output yang berlebihan O : K/u : lemah, N: 106 x/ menit
 S/ RR : 37 °C/ 24x/menit
 BAB cair berkurang
 Konsistensi tidak terlalu encer
 Turgor kulit membaik
A : Masalah teratasi sebagian
P : Anjurkan pasien untuk menjaga kebersihan
Tindakan selanjutnya
Infus : RL 15 tpm
Injeksi : cefotaxim 3 x 200 mg, Norages 3 x 1/5 Amp
Oral : Dropform 3 x 1/5 tablet
2 Nutrisi kurang dari kebutuhan S : Ibu Pasien mengatakan sudah mulai mau makan sedikit
tubuh yang berhubungan dengan O: K/u : lemah, N : 106 x/ menit
intake yang tidak adekuat  S/ RR : 37 °C/ 24x/menit
 Muntah berhenti
 Mukosa bibir lembab
 Nafsu makan membaik
A : masalah teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan diruang keperawatan
Anjurkan pasien untuk minum susu lebih banyak
Infus : RL 15 tpm
Injeksi : cefotaxim 3 x 200, Norages 3 x 1/5 Amp
Oral : Dropform 3 x 1/5 tablet
3 Peningkatan suhu tubuh yang S : ibu pasien mengatakan panasnya sudah turun
berhubungan dengan dehidrasi O : K/u : Cukup
sedang ( Diare )  Mukosa bibir lembab
 S/ RR : 37 °C/ 24x/menit
 N : 100 x/ menit
A : masalah teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan diruang keperawatan.
Anjurkan pasien untuk minum susu lebih banyak
Infus : RL 15 tpm
Injeksi : cefotaxim 3 x 200, Norages 3 x 1/5 Amp
Oral : Dropform 3 x 1/5 tablet