Anda di halaman 1dari 48

PREVENSI CARDIOVASCULAR DISEASE

DAN DIABETES MELLITUS


Yulia Wardhani

Divisi Ginjal dan Hipertensi


Departemen Penyakit Dalam
FKKMK UGM/RSUP Dr SARDJITO
OUTLINE

Prevensi cardiovascular disease


Prevensi DM tipe 2
Burden of Diseases

 IHD dan stroke menjadi


penyebab kematian utama
di dunia, dengan jumlah
total 15 juta kasus kematian
pada tahun 2015
 Penyakit ini menjadi
penyebab kematian global
sejak 15 tahun terakhir
CVD PREVENTION
 CVD masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas
 Cardiovascular disease (CVD) prevention is defined as a
coordinated set of actions, at the population level or targeted at
an individual, that are aimed at eliminating or minimizing the
impact of CVDs and their related disabilities
 Prevention of CVD, either by implementation of lifestyle changes
or use of medication, is cost effective in many scenarios
Kapan menilai risiko CV total?

Penilaian risiko CV sistematik dikerjakan pada individu dengan IC


peningkatan risiko e.g: riwayat keluarga dengan premature CVD,
familial hyperlipidaemia, faktor risiko CV mayor (Merokok, hipertensi,
DM or dislipidemia)

Direkomendasikan untuk menilai risiko CV setiap 5 tahun, atau lebih IC


sering pada individu berisiko

Penilaian Risiko CV sistematik dipertimbangkan pada pria > 40 tahun, IIa A


wanita > 50 tahun/post-menopause, tanpa ada faktor risiko CV

ESC Guideline on Cardiovascular Disease Prevention, 2016


CV Risk Assessment – SCORE system
(Systematic Coronary Risk Estimation)

 Sejak tahun 2003, direkomendasikan di Eropa sebagai petunjuk


praktik klinis prevensi CV
 Score system mengestimasi the 10 year risk of a first fatal
atherosclerotic event.
 Parameter yang dilihat:
Jenis Kelamin -- Tekanan Darah
Status Merokok -- kadar kolesterol
SCORE FOR HIGH RISK COUNTRIES SCORE FOR LOW RISK COUNTRIES

ESC Guideline on Cardiovascular Disease Prevention, 2016


Cara penggunaan SCORE-chart:

 SCORE-chart digunakan pada populasi sehat, tidak untuk populasi


dengan riwayat CVD, atau risiko tinggi/sangat tinggi (seperti DM,
CKD) yang membutuhkan perhatian khusus
 Temukan tabel yang sesuai dengan jenis kelamin, status merokok
dan usia (paling mendekati). Sesuaikan table dengan hasil tekanan
darah dan kolesterol total (yang paling mendekati).
 Angka dalam kotak menunjukkan angka skor
STRATIFIKASI RISIKO CVD – SCORE

 Low- to moderate-risk persons (calculated SCORE <5%)


 should be offered lifestyle advice to maintain their low- to moderate-risk status.
 High-risk persons (calculated SCORE =5% and <10%)
 qualify for intensive lifestyle advice and may be candidates for drug treatment.
 Very-high-risk persons (calculated SCORE =10%)
 drug treatment is more frequently required
Total CV Risk
Target Terapi – Parameter?
GOAL OF CV PREVENTION
Pooled Cohort Equations for ASCVD Risk
Prediction

ACC/AHA Guideline on the Assessment of cardiovascular Risk : A report of the American College of Cardiology/American
Heart Association Taskforce on practice guideline, 2013

ACC/AHA Guideline on the treatment of blood cholesterol to reduce atherosclerotic cardiovascular risk in adults: A report of
18 the American College of Cardiology/American Heart Association Taskforce on practice guideline, 2013
The patient
Male, aged 57 years
No diabetes or CVD
LDL-C 170 mg/dL Discussion Point
HDL-C 44 mg/dL
Based on the CV risk for this patient:
Total cholesterol 250 mg/dL
 10 year ASCVD?
SBP 125 mmHg; DBP 80 mmHg
◦ Receiving 10 mg/day amlodipine  10 year 1st fatal CV event?
BMI 27 kg/m2
 what treatment would you
Family history: father had an MI aged 45 years recommend if you use ACC/AHA
Other laboratory values within normal ranges guideline?
Non-smoker
10-year ASCVD risk = 10.4% (Caucasian); SCORE = 2% (low-risk European country)
or 5% (high-risk European country); Framingham = 21.5%

22
Pooled Cohort Equations for ASCVD Risk
Prediction

ACC/AHA Guideline on the Assessment of cardiovascular Risk : A report of the American College of Cardiology/American
Heart Association Taskforce on practice guideline, 2013

ACC/AHA Guideline on the treatment of blood cholesterol to reduce atherosclerotic cardiovascular risk in adults: A report of
23 the American College of Cardiology/American Heart Association Taskforce on practice guideline, 2013
Intensity of Treatment
(Group1) Known ASCVD: high-intensity statin*
(Group2) LDL-C >190 mg/dl: high-intensity statin*
* Unless >75 years old or statin-intolerant, then use moderate-intensity statin

(Group3) Diabetes, age 40-75, LDL-C 70-189 mg/dl: moderate-


intensity statin unless score ≥7.5%, then high-intensity statin
(Group4) Patients aged 40-75, LDL-C 70-189 mg/dl with a global
10-year risk score of ≥7.5%: moderate to high-intensity statin

2013 ACC/AHA Guideline on the Treatment of Blood Cholesterol to Reduce Atherosclerotic


Cardiovascular Risk in Adults

25
The recommendation for this patient
Recommendations based on guidelines:
◦ACC/AHA guidelines: Lifestyle therapy + initiate
moderate- to-high intensity statin therapy

27
Target Tekanan Darah
OUTLINE

Prevensi cardiovascular disease


Prevensi DM tipe 2
International Diabetes Federation, 2012
Kriteria Diagnosis DM

 Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan kadar glukosa darah


 Bahan : plasma darah vena
Kapan melakukan pemeriksaan penyaring?

 KELOMPOK 1
Kelompok BB ≥ 23 kg/m2, dengan 1 atau lebih faktor risiko di bawah ini:

1. Aktivitas fisik kurang 6. Wanita dengan sindrom polikistik ovarium


2. First degree relative DM 7. HDL<35mg/dL dan atau trigliserida>250mg/dL.
3. Kelompok ras/etnis tertentu. 8. Riwayat prediabetes
4. Perempuan dengan riwayat melahirkan bayi 9. Obesitas berat
BBL >4 kg atau riwayat diabetes mellitus
gestasional(DMG)
5. Hipertensi 10. Riwayat penyakit kardioavskular
Kapan melakukan pemeriksaan penyaring?
 KELOMPOK 2
Usia > 45 tahun tanpa faktor
risiko di atas
Penatalaksanaan Diabetes
Jangka Pendek: Jangka Panjang:
Menghilangkan keluhan ,
Mencegah dan menghambat
memperbaiki kualitas hidup,
mengurangi risiko komplikasi akut. progresivitas

Tujuan Akhir
Menurunkan morbiditas dan
mortalitas
Pilar Penatalaksanaan Diabetes

Nutrisi

Self Blood
Glucose EDUKASI Aktifitas
Monitoring Fisik

Obat
Materi Edukasi Pada Pelayanan Primer

Pengendalian penyakit DM

Perlunya pemantauan dan pengandalian DM berkelanjutan

Penyulit DM dan risikonya

Intervensi farmakologis dan non farmakologis

Interaksi asupan, aktifitas fisik dan obat-obatan


Materi Edukasi Pada Pelayanan Primer

Pemantauan glukosa dan pemahaman hasil

Mengenal gejala dan penanganan awal hipoglikemia

Pentingnya latihan jasmani yang teratur

Pentingnya perawatan kaki

Cara mempergunakan fasilitas kesehatan


Sasaran Pengendalian DM
Prevensi DM tipe 2
Prevensi primer:
Kelompok yang berisiko
DM/intoleransi glukosa

Prevensi tersier:
Prevensi sekunder:
kelompok yang timbul penyulit mencegah/menghambat
DM, untuk mencegah kecacatan timbulnya penyulit DM
dan memperbaiki kualitas hidup
Bentuk Materi Penyuluhan:

PROGRAM PENURUNAN BERAT BADAN


Diet sehat.

Jumlah asupan kalori ditujukan untuk mencapai Berat badan ideaL

Karbohidrat kompleks merupakan pilihan dan diberikan secara terbagi dan


seimbang sehingga tidak menimbulkan puncak (peak) glukosa darah yang
tinggi setelah makan

Komposisi diet sehat mengandung sedikit lemak jenuh dan tinggi serat
larut.
Bentuk Materi Penyuluhan

 Latihan dikerjakan sedikitnya selama 150


menit/minggu dengan latihan aerobik
sedang (mencapai 50-70% denyut jantung
maksimal) (A), atau 90 menit/minggu
dengan latihan aerobik berat (mencapai
denyut jantung >70% maksimal).
 Latihan jasmani dibagi menjadi 3-4 kali
aktivitas/minggu
Bentuk Materi Penyuluhan:

MENGHENTIKAN KEBIASAAN
MEROKOK

PADA KELOMPOK DENGAN RISIKO


TINGGI DIPERLUKAN INTERVENSI
FARMAKOLOGIS