Anda di halaman 1dari 15

BAB III

TINJAUAN KASUS

I. IDENTITAS UMUM KELUARGA


a. Identitas Kepala Keluarga :
Nama : Tn. M Pendidikan : SMA
Umur : 43 Tahun Pekerjaan : Wiraswasta
Agama : Islam Alamat : Dusun Kidul Pasar, Rambipuji
Suku : Jawa

b. Komposisi Keluarga :
No Nama L/P Umur Hub. Pekerjaan Pendidikan
Klg
1. Tn. M L 43 Tahun KK Wiraswasta SMA

2. Ny. S P 65 Tahun Ibu IRT SD

c. Genogram :

Keterangan:

= Perempuan = Laki-laki
= Meninggal = Klien
= Hubungan darah = Serumah
= cerai

d. Type Keluarga :
1. Jenis Type Keluarga : Nuclear Family yaitu Keluarga yang terdiri
dari anak dan ibu
2. Masalah yang terjadi dengan type tersebut : Tidak terdapat masalah
dengan type keluarga tersebut, tugas dalam keluarga berjalan sesuai
dengan peran masing-masing.

e. Suku Bangsa :
1. Asal suku bangsa : jawa
2. Budaya yang berhubungan dengan kesehatan : Klien mengatakan
tidak mengikuti budaya tentang kesehatan yang ada karena Ny.S
percaya bahwa kesehatan bisa diperoleh dengan olahraga dan
istirahat yang cukup.

f. Agama dan keperacayaan yang mempengaruhi kesehatan : Agama klien


islam, klien mengatakan kesehatan merupakan anugerah yang patut di
syukuri dan nikmat yang paling besar.

g. Status Sosial Ekonomi Keluarga :


1. Anggota keluarga yang mencari nafkah yaitu anak
2. Penghasilan : ± Rp. 1.000.000
3. Upaya lain : tidak ada
4. Harta benda yang dimiliki (perabot, transportasi,dll) : TV, lemari,
kasur, kipas angin, meja dan kursi ruang tamu, kompor gas, sepeda
motor
5. Kebutuhan yang dikeluarkan tiap bulan : ± Rp. 1.000.000

h. Aktivitas Rekreasi Keluarga :


Klien mengatakan rekreasi keluarga berkumpul bersama dan menonton
TV.

II. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


a. Tahap perkembangan keluarga saat ini (ditentukan dengan anak tertua):
Tahap perkembangan keluarga Ny. S saat ini memasuki tahap perkembangan
keluarga dengan anak dewasa. Ini dibuktikan anak pertama Ny. M berusia 43
tahun sudah menikah, mempunyai anak.

b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi dan kendalanya :


Tidak ditemukan tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi.

c. Riwayat kesehatan keluarga inti:


1. Riwayat kesehatan keluarga saat ini:
Ny.S mengeluh pusing dan kedua kakinya sakit di daerah sendi
setelah beraktivitas berat.
2. Riwayat penyakit keturunan :
Ny.S mengatakan tidak ada riwayat keturunan pada keluarga.
3. Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga
Imunisasi
Tindakan
Keadaan (BCG/Polio/ Masalah
No Nama Umur BB yang telah
Kesehatan DPT/HB/Ca Kesehatan
dilakukan
mpak)
1. Tn. M 43 Thn 67 kg Tidak ada Lengkap - -
keluhan

2. Ny. S 65 Thn 55 kg Pusing dan Tidak Hipertensi Minum obat


Nyeri pada dan bodrek dan
persendian Artritis memijat
setelah gout/ bagian yang
beraktivitas Asam urat nyeri
berat
4. Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan :
Pada keluarga ini apabila sakit membeli obat di warung terdekat, dan
apabila belum sembuh menggunakan fasilitas kesehatan yang ada
didaerahnya yaitu datang ke tenaga kesehatan.

d. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya :


Ny.S mengatakan sebelumnya mempunyai riwayat hipertensi.

III. PENGKAJIAN LINGKUNGAN


a. Karakteristik Rumah
1. Luas Rumah: ± 9x7 m2.
2. Type Rumah: permanen.
3. Kepemilikan : milik sendiri/pribadi.
4. Jumlah dan ratio kamar/ruangan : Kamar tidur 2, ruang tamu, dapur,
ruang keluarga.
5. Ventilasi/cendela : terdapat cendela di seluruh kamar dan di ruang
tamu tetpi tidak dibuka.
6. Pemanfaatan ruangan : terdapat ruangan yang masing-masing telah
dipergunakan.
7. Septic tank: ada/tidak : tidak terdapat septic tank karena keluarga
Ny.S jika ingin BAB dan BAK ke WC umum.
8. Sumber air minum: PDAM
9. Kamar mandi/WC: terdapat kamar mandi di rumahnya, tetapi tidak
ada WC
10. Sampah : Ny.S membuang sampah ke sungai.
11. Kebersihan lingkungan : rumah tampak agak kotor, lantai semen.

b. Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW


1. Kebiasaan : Ny.S sering bersosialisasi dan mengikuti istigosah setiap
malam rabu dan kifayah malam sabtu.
2. Aturan dan kesepakatan: tidak ada aturan dan kebiasaan yang
mengikat warga tentang kesehatan.
3. Budaya: budaya lingkungan keluarga Ny.S yaitu Jawa dan madura

c. Mobilitas Geografis Keluarga : Ny.S merupakan penduduk asli desa


Rambipuji, sehari-hari kepala keluarga / Tn. M bekerja sebagai
wiraswasta dan Ny.S sebagai ibu rumah tangga.

d. Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat : Ny.S


mengatakan interaksi dengan masyarakat saat mengikuti pengajian atau
muslimatan setiap hari malam rabu dan malam sabtu.

IV. STRUKTUR KELUARGA


a. Pola/cara Komunikasi Keluarga: keluarga menggunakan bahasa jawa.
b. Struktur Kekuatan Keluarga :
Tn. M dengan tugasnya sebagai kepala keluarga sudah sesuai dengan
peran dan tugasnya dan Ny.S ibu yang bijaksana sebagai penasihat bagi
anak.
c. Struktur Peran(peran masing-masing anggota keluarga)
Kepala keluarga / Tn.M sebagai kepala keluarga pencari nafkah dan Ny.S
sebaga ibu rumah tangga.
d. Nilai dan Norma Keluarga
Keluarga Ny.S beragama islam dan berusaha menjalankan kegiatan
ibadahnya.

V. FUNGSI KELUARGA
a. Fungsi afektif: keluarga mau mendengarkan saran/masukan tentang
masalah kesehatan dari petugas, sikap yang ditunjukkan baik dan mau
melakukan tanya jawab tentang topik yang dibahas.
b. Fungsi sosialisasi
1. Kerukunan hidup dalam keluarga : Ny.S mengatakan rukun dengan
anaknya.
2. Interaksi dan hubungan dalam keluarga : harmonis
3. Anggota keluarga yang dominan dalam pengambilan keputusan :
kepala keluarga yang lebih dominan dalam pengambilan keputusan
yaitu Tn.M
4. Kegiatan keluarga waktu senggang: berkumpul dan menonton TV
bersama.
5. Partisipasi dalam kegiatan sosial : Ny.S mengatakan aktif dalam
kegiatan muslimatan (kifayah dan istigosah).
c. Fungsi keperawatan kesehatan
1. Pengetahuan dan presesi keluarga tentang penyakit/masalah
kesehatan keluarganya : Ny.S merasa ada masalah kesehatan tetapi
Ny.S berpikir masih bisa menyelesaikannya dan menganggapnya
wajar.
2. Kemampuan keluarga mengambil keputusan tindakan kesehatan
yang tepat: keputusan Ny.S dalam masalah kesehatan suduh cukup
baik, apabila sakit memeriksakan ke puskesmas tetapi terkadang jika
dirasa sakitnya tidak terlalu parah Ny.S hanya membeli obat di toko
terdekat dan memijat di area yang sakit.
3. Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit :
Kemampuan keluarga lumayan baik dalam perawatan hanya saja terkait
tentang nutrisi anggota keluarga kurang mengetahuinya.
4. Kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang sehat :
Perilaku kesehatan keluarga ini belum bisa dikatakan baik karena masih
membuang sampah di sungai, terkadang masih BAB di sungai
5. Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan di
masyarakat:
Apabila ada salah satu anggota yang sakit, keluarga langsung
membawa ke tenaga kesehatan hanya saja menuggu dulu keparahan
sakit yang di derita.
d. Fungsi reproduksi
1. Perencanaan jumlah anak: tidak ada
2. Akseptor: -
3. Akseptor: -
4. Keterangan lain: -
e. Fungsi ekonomi
1. Usaha pemenuhan sandang pangan: Tn. M bekerja sebagai
wiraswasta untuk memenuhi kebutuhan sandang dan pangan ibunya.
2. Pemanfaatan sumber dimasyarakat : klien mengatakan menggunakan
sungai sebagai tempat pembuangan sampah dan WC umum sebagai
tempat BAB

VI. STRES DAN KOPING KELUARGA


a. Stressor jangka pendek: Ny. S mengeluh pusing dan nyeri lutut setelah
beraktivitas.
b. Stressor jangka panjang: -
c. Respon keluarga terhadap stressor: positif, segala sesuatu yang tidak
menyenangkan pasti terjadi karena kehendak Allah SWT.
d. Strategi koping: berusaha untuk menjaga kesehatan
e. Strategi adaptasi disfungsional: tidak melakukan hal-hal yang
membahayakan kesehatan.

VII.KEADAAN GIZI KELUARGA


Pemenuhan gizi : Ny.S mengatakan tidak ada masalah pemebuhan gizi sehari-
hari pada klien. Keluarga klien setiap hari makan dengan memenuhi syarat
menu 5 sehat 4 sempurna walau dengan lauk pauk yang sederhana.
Upaya lain : tidak ada.

VIII. PEMERIKSAAN FISIK


a. Identitas
Nama : Ny.S
Umur : 65 tahun
L/P :P
Pendidikan : SD
Pekerjaan : IRT
b. Keluhan/Riwayat Penyakit saat ini
Ny.S mengeluhkan pusing dan nyeri sendi pada kedua kakinya apabila
setelah beraktivitas berat.
c. Riwayat Penyakit Sebelumnya
Ny.S mempunyai riwayat hipertensi.
d. Tanda-tanda vital :
Keadaan umum: cukup baik
TD: 150/90 mmHg.
Nadi: 88 x/menit.
RR: 20 x/menit.
e. System Cardio Vascular:
I : Dada simetris
P : Tidak terdapat lesi
P : Redup
A : S1&S2 Suara tunggal,
f. System Respirasi :
I : Nafas spontan, tidak ada pernafasan cuping hidung.
P : Pergerakan dada simetris.
P : Sonor.
A : Tidak ada suara tambahan ronchii dan whezing
g. System Gastrointestinal (Gl Tract):
I : Perut datar.
A : Peristaltik usus positif ± 15x/menit.
P : timpani
P : tidak terdapat nyeri tekan.
h. System Persyarafan : Refleks patologis normal, GCS 456
i. System Muskoloskeletal : Tonus otot kuat, tidak ada oedema, CRT < 2
detik.
j. System Genitalia : tidak terkaji.

IX. HARAPAN KELUARGA


a. Terhadap masalah kesehatannya : Keluarga berharap agar tetap dan
dalam lindungan Allah SWT.
b. Terhadap petugas kesehatan yang ada : Keluarga berharap petugas
kesehatan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik.

FORMAT PEMERIKSAAN FISIK

No Pemeriksaan Ny.S Tn. M


1. Simetri, rambut bersih Simetri, rambut bersih
Kepala
berwarna hitam. berwarna hitam.
2. TD: 150/90 mmHg. TD: 110/80 mmHg.
TTV Nadi: 88 x/menit. Nadi: 80 x/menit.
RR: 20 x/menit. RR: 20 x/menit.
3. BB: 52 kg BB: 67 kg
BB,TB
TB: 154 cm TB: 163 cm
4. Tidak ada katarak, Tidak ada katarak,
Mata konjungtiva merah muda, konjungtiva merah muda,
sklera putih. sklera putih.
5. Bersih, tidak ada Bersih, tidak ada
Hidung
benjolan benjolan
6. Mulut Bersih, gigi lengkap Bersih, gigi lengkap
7. Tidak ada pembesaran Tidak ada pembesaran
Leher
kelenjar tiroid kelenjar tiroid
8. Tidak ada retraksi dada, Tidak ada retraksi dada,
Dada
suara napas reguler suara napas reguler
9. Tidak ada pembesaran Tidak ada pembesaran
Perut hepar, tidak ada nyeri hepar, tidak ada nyeri
tekan, timpani. tekan, timpani.
10. Lengkap, tidak ada Lengkap, tidak ada
Tangan
oedem dan nyeri tekan. oedem dan nyeri tekan.
11. Lengkap, tidak ada Lengkap, tidak ada
Kaki
oedem dan nyeri tekan. oedem dan nyeri tekan.
ANALISA DATA
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Alela Afika Putri, S.Kep


Tanggal Analisa : Senin, 28 Februari 2019
No. Tanggal Data Diagnosa Keperawatan
1. 28-02-2019 DS: Ketidakefektifan
Ny.S mengatakan hanya performa peran
mengetahui sedikit tentang berhubungan dengan
penyakit yang sedang dialami, penurunan fisiologis
tetapi tidak banyak tahu tentang ditanda dengan Ny.S
gejala dan penyebab. mengeluhkan pusing
dan nyeri pada kedua
DO: kakinya apabila setelah
1. Keadaan umum cukup baik. beraktivitas berat.
2. Ny.S tidak bisa menjawab
apabila ditanya mengenai
penyebab hipertensi
3. Ny.S bertanya mengenai
penyakit hipertensi dan
penyebabnya
4. Pendidikan tertinggi Ny.S
yaitu SD
5. Klien mengeluh pusing dan
sakit pada kakinya setelah
melakukan pekerjaan berat.
6. TD: 150/90 mmHg
7. Tampak memegangi area
yang sakit
2. 28-02-2019 DS: Ketidakefektifan
“Ny.S mengatakan tidak pemeliharaan kesehatan
memiliki jamban / (WC).” yang berhubungan
DO: dengan hambatan
- Tidak terdapat jamban. pengambilan keputusan
- Klien apabila BAB ke WC sumber daya tidak
umum terkadang ke sungai cukup (finansial,
- Sumber air minum berasal pengetahuan) ditandai
dari PDAM. dengan Ny.S
- Tidak terdapat septic tank. mengatakan tidak
- Klien membuang sampah ke memiliki jamban dan
sungai membuang sampah di
sungai.
3 28-02-2019 DS: Keluarga Ny. S mengatakan Kurang pengetahuan
memiliki jendela tetapi jendela keluarga Ny. S tentang
diruang tamu tidak pernah dibuka, manajement rumah sehat
dan Ny.S membersihkan yang berhubungan dengan
lingkungan rumahnya ketidakmampuan keluarga
Data Objektif: dalam mempertahankan
1. Anggota keluarga Tn.M yang suasana rumah sehat
biasa membersihkan rumah Rumah tampak kotor
adalah ibunya (Ny.S) Lantai rumah plester ,
2. Ny.S hanya bisa Jendela tidak dibuka ,
membersihkan rumah 1x Pencahayaan kurang.
sehari.
3. Rumah tampak kotor
4. Lantai rumah plester
5. Jendela tidak pernah dibuka
6. Pencahayaan kurang

SCORING/PRIORITAS
DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA

Diagnosa Keperawatan 1:
Ketidakefektifan performa peran berhubungan dengan penurunan fisiologis
ditanda dengan Ny.S mengeluhkan pusing dan nyeri pada kedua kakinya apabila
setelah beraktivitas berat
No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran
1. Sifat Masalah : 3 1 3/3x1=1 Sifat masalah adalah
Ancaman (3) ancaman.
kurang sehat (2)
Krisis (1)
2. Kemungkinan 1 2 1/2x2=1 Kemungkinan
masalah dapat masalah dapat dicegah
dicegah : adalah hanya
Dengan mudah (2) sebagian.
Hanya sebagian (1)
Tidak dapat (0)
3. Potensial untuk 3 1 3/3x1=1 Potensial untuk
dicegah : dicegah adalah tinggi.
Tinggi (3)
Cukup (2)
Rendah (1)
4. Menonjolnya 2 1 2/2x1=1 Menonjolnya masalah
masalah : adalah masalah berat
Masalah berat dan dan harus segera
harus segera diatasi diatasi.
(2)
Masalah dirasakan,
tetapi tidak perlu
segera diatasi (1)
Masalah tidak
dirasakan (0)
Total 4
Diagnosa Keperawatan 2:
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan yang berhubungan dengan hambatan
pengambilan keputusan sumber daya tidak cukup (finansial, pengetahuan)
ditandai dengan Ny.S mengatakan tidak memiliki jamban dan membuang sampah
di sungai.
No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran
1. Sifat Masalah : 3 1 3/3x1=1 Sifat masalah adalah
Ancaman (3) ancaman.
kurang sehat (2)
Krisis (1)
2. Kemungkinan 1 2 1/2x2=1 Kemungkinan
masalah dapat masalah dapat dicegah
dicegah : adalah hanya
Dengan mudah (2) sebagian.
Hanya sebagian (1)
Tidak dapat (0)
3. Potensial untuk 3 1 3/3x1=1 Potensial untuk
dicegah : dicegah adalah tinggi.
Tinggi (3)
Cukup (2)
Rendah (1)
4. Menonjolnya 1 1 1/2x1=½ Menonjolnya masalah
masalah : adalah Masalah
Masalah berat dan dirasakan, tetapi tidak
harus segera diatasi perlu segera diatasi.
(2)
Masalah dirasakan,
tetapi tidak perlu
segera diatasi (1)
Masalah tidak
dirasakan (0)
Total 3½

Diagnosa Keperawatan 3:
Kurang pengetahuan keluarga Ny. S tentang manajement rumah sehat yang berhubungan
dengan ketidakmampuan keluarga dalam mempertahankan suasana rumah sehat Rumah
tampak kotor Lantai rumah plester , Jendela tidak dibuka , Pencahayaan kurang.

No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


1. Sifat Masalah : 1 1 1/3x1=1/3 Sifat masalah adalah
Ancaman (3) kurang sehat.
kurang sehat (2)
Krisis (1)
2. Kemungkinan 2 2 2/2x2=2 Kemungkinan
masalah dapat masalah dapat
dicegah : dicegah adalah
Dengan mudah (2) dengan mudah.
Hanya sebagian (1)
Tidak dapat (0)
3. Potensial untuk 3 1 3/3x1=1 Potensial untuk
dicegah : dicegah adalah
Tinggi (3) tinggi.
Cukup (2)
Rendah (1)
4. Menonjolnya 0 1 0/2x1=0 Menonjolnya
masalah : masalah adalah
Masalah berat dan Masalah tidak
harus segera diatasi dirasakan.
(2)
Masalah dirasakan,
tetapi tidak perlu
segera diatasi (1)
Masalah tidak
dirasakan (0)
Total 3 1/3

Diagnosa Keperawatan Sesuai Prioritas :


1. Ketidakefektifan performa peran berhubungan dengan penurunan fisiologis
ditanda dengan Ny.S mengeluhkan pusing dan nyeri pada kedua kakinya
apabila setelah beraktivitas berat

2. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan yang berhubungan dengan


hambatan pengambilan keputusan sumber daya tidak cukup (finansial,
pengetahuan) ditandai dengan Ny.S mengatakan tidak memiliki jamban dan
membuang sampah di sungai.

3. Kurang pengetahuan keluarga Ny. S tentang manajement rumah sehat yang


berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam mempertahankan suasana
rumah sehat Rumah tampak kotor Lantai rumah plester , Jendela tidak dibuka ,
Pencahayaan kurang.
.
INTERVENSI ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Alela Afika Putri, S.Kep


Tanggal : Senin, 04 Maret 2019

Diagnosa Tujuan Evaluasi


Intervensi
Keperawatan TUM TUK Kriteria Standar
Ketidakefektifan Setelah di Keluarga dan Keluarga dan Keluarga dan Ny. Berikan penyuluhan pada keluarga
performa peran lakukan klien dapat Ny.S S mampu tentang penyakit hipertensi.
berhubungan dengan pertemuan memahami menunjukkan mengetahui dan 1. Mejelaskan tentang penyakit
penurunan fisiologis sebanyak tentang pemahaman memahami hipertensi dan penyebabnya.
ditanda dengan Ny.S 3-4 kali pengertian, tentang penyakit tentang penyakit 2. Menjelaskan tentang tanda dan gejala
mengeluhkan pusing diharapka penyebab, hipertensi, hipertensi yang hipertensi.
dan nyeri pada kedua n keluarga tanda dan memperoleh dan dijelaskan oleh 3. Menjelaskan penatalaksanaan penyakit
kakinya apabila dan klien gejala, mempertahankan mahasiswa dan hipertensi
setelah beraktivitas mampu penatalaksanaa kesehatan yang menghindari 4. Menjelaskan pencegahan hipertensi.
berat. dalam n, pencegahan, optimal. kebiasaan yang 5. Menjelaskan cara perawatan
mengident cara dapat hipertensi.
ifikasi perawatan, menimbulkan 6. Menjelaskan makanan yang
kebutuhan makanan yang penyakitnya dianjurkan dan yang dihindari
terhadap dianjurkan dan kambuh. penderita hipertensi.
informasi dihindari 7. Memberi pujian tetang pendapat yang
tambahan penderita benar.
mengenai hipertensi.
penyakit.
Ketidakefektifan Setelah di Keluarga Keluarga Keluarga 1. Lakukan Manajemen edukasi
pemeliharaan lakukan mampu menggunakan mengerti kesehatan : memberikan bimbingan
kesehatan yang pertemuan meningkatkan informasi pentingnya dan pendidkan kesehatan tentang
berhubungan dengan sebanyak pengetahuanny kesehatan yg pengetahuan. pentingnya perilaku hidup bersih dan
hambatan 3-4 kali a dengan dipercaya utk sehat.
pengambilan diharapka melakukan membuat strategis 2. Kaji pengetahuan keluarga tentang
keputusan sumber n keluarga kegiatan kesehatan kesehatan dan penyakit yang dapat
daya tidak cukup dan klien seperti timbul akibat perilaku tidak bersih dan
(finansial, mampu dilarang sehat.
pengetahuan) mengefekt membuang 3. Bantu keluarga merencanakan masa
ditandai dengan ifkan sampah di depan dengan tentang rangkaian
Ny.S mengatakan pengetahu sungai umum pemeliharaan lingkungan.
tidak memiliki annya . 4. Beri informasi tentang sumber
kamar mandi dan dalam komunitas khusus terkait tujuan
jamban. pemelihar kesehatan keluarga.
aan
kesehatan
Keluarga Keluarga dapat 1. Kognitif Keluarga Jelaskan pada keluarga tentang:
Kurang pengetahuan mampu mengetahui, Keluarga mengerti tentang : 1. Pengertian rumah sehat
keluarga Ny. S tentang memaham menyebutkan, dapat Rumah sehat, 2. Kriteria rumah sehat
manajement rumah i tentang dan menjelaskan kriteria rumah 3. Manfaat rumah sehat
sehat yang
rumah menjelaskan tentang rumah sehat, dan cara 4. Cara menjaga rumah agar tetap sehat
berhubungan dengan
ketidakmampuan sehat dan tentang: sehat, menjaga agar 5. Menganjurkan untuk selalu
keluarga dalam memelihar 1. Rumah menyebutkan rumah tetap sehat mengelola kebersihan rumah
mempertahankan a sehat kriteria rumah 6. Cara pembuangan sampah yang sehat
suasana rumah sehat lingkunga 2. Kriteria sehat, manfaat Keluarga mampu: 7. Penyakit yang dapat ditimbulkan
Rumah tampak kotor n rumah rumah sehat rumah sehat, Menjaga akibat faktor lingkugan yang tidak
Lantai rumah plester , untuk 3. Manfaat cara menjaga kebersihan sehat
Jendela tidak dibuka , meningkat rumah sehat agar rumah lingkungan dan 8. Manfaat dari lingkungan yang sehat
Pencahayaan kurang kan 4. Cara tetap sehat. rumah
kesehatan menjaga 2. Afektif
setelah rumah agar Memiliki
dilakukan tetap sehat persepsi yang
perawatan 5. Mampu benar tentang
kunjungan mengelola rumah sehat
4x lingkungan 3. Psikomotor
rumah Menjaga
kebersihan
rumah,
CATATAN TINDAKAN KEPERAWATAN DAN EVALUASI
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Alela Afika Putri


Tanggal : Jum’at, 08 Maret 2019
Diagnosa
No. Implementasi Evaluasi
Keperawatan
1. Ketidakefektifan 1. Memberikan penyuluhan S: Klien
performa peran pada keluarga tentang mengatakan
berhubungan penyakit artritis gout. memahami yang
dengan penurunan 2. Menjelaskan tentang telah dijelaskan
fisiologis ditanda penyakit artritis gout dan O:
dengan Ny.S penyebabnya. - Klien tidak
mengeluhkan nyeri 3. Menjelaskan tentang banyak bertanya
sendi sejak 2 tahun tanda dan gejala artritis - Klien
yang lalu pada gout. mengatakan
kedua kakinya 4. Menjelaskan paham tentang
apabila setelah penatalaksanaan penyakit penyakitnya
beraktivitas berat. artritis gout A: Masalah belum
5. Menjelaskan pencegahan teratasi
artritis gout. P:Intervensi
6. Menjelaskan cara dilanjutkan
perawatan artritis gout.
7. Menjelaskan makanan
yang dianjurkan dan yang
dihindari penderita
artritis gout
8. Memberi pujian tetang
pendapat yang benar.

2. Ketidakefektifan 5. Melakukan Manajemen S: Klien


pemeliharaan edukasi kesehatan : mengatakan akan
kesehatan yang memberikan bimbingan menjaga kesehatan
berhubungan dan pendidkan kesehatan dan lingkungannya
dengan hambatan tentang pentingnya O:
pengambilan perilaku hidup bersih dan - Klien
keputusan sumber sehat. mengatakan akan
daya tidak cukup 6. Mengkaji pengetahuan menjaga
(finansial, keluarga tentang kebersihan
pengetahuan) kesehatan dan penyakit lingkungan
ditandai dengan yang dapat timbul akibat A: Masalah belum
Ny.S mengatakan perilaku tidak bersih dan teratasi
tidak memiliki sehat. P:Intervensi
kamar mandi dan 7. Membantu keluarga dilanjutkan
jamban. merencanakan masa depan
dengan tentang rangkaian
umum pemeliharaan
lingkungan.
8. Memberi informasi
tentang sumber komunitas
khusus terkait tujuan
kesehatan keluarga.

3. Kurangnya 1. Melakukan Manajemen S: Klien


pengetahuan edukasi kesehatan : mengatakan
keluarga tentang memberikan arahan pada memahami yang
penyakit yang keluarga tetang telah dijelaskan
diderita anggota pemanfaatan yankes O:
keluarga yang terdekat - Klien tidak
berhubungan banyak bertanya
dengan rendahnya 2. Berdiskusi bersama - Klien
pendidikan dan dengan keluarga tentang mengatakan
kurangnya komplikasi yang akan paham tentang
informasi mengenai terjadi pada Ny.S terhadap penyakitnya
penyakit ditanda penyakitnya. A: Masalah belum
dengan Ny.S 3. Memberikan penjelasan teratasi
mengatakan hanya tentang pengobatan P:Intervensi
memijat area yang alternative untuk klien dilanjutkan
nyeri dan seperti merendam area
mengolesi dengan nyeri dengan air jahe
minyak. hangat
4. Menganjurkan keluarga
untuk mengompres area
yang nyeri dengan air jahe
hangat yang telah
diajarkan melakukan
secara mandiri.