Anda di halaman 1dari 7

BAB IV

METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian

1. Variabel Penelitian

2. Jenis Penelitian

3. Subyek Penelitian

Dalam penelitian kualitatif tidak menggunakan istilah populasi, tetapi situasi

sosial yang terdiri dari tiga elemen yaitu, tempat, pelaku, aktivifitas yang

berinteraksi secara sinergis (Sugiono, 2010:215). Informan dalam penelitian ini

yaitu:

a. Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Indramayu

b. Kepala dinas ketenagakerjaan Indramayu,

c. Kepala dinas pendidikan Indramayu

d. Pemilik sekolah swasta di Kabupaten Indramayu

e. Tenaga kerja formal di Lembaga pendidikan swasta

B. Tempat Penelitian

Tempat dalam penelitian ini yaitu BPJS Ketenagakerjaan KCP Indramayu,

Dinas Ketenagakerjaan Indramayu, Dinas Pendidikan Indramayu, Sekolah swasta

di Kecamatan Indramayu.

C. Etika Penelitian.

Dalam melaksanakan penelitian khususnya jika yang menjadi objek penelitian

adalah manusia, maka peneliti harus memahami hak dasar manusia. Manusia
memiliki kebebasan dalam menentukan dirinya, sehingga penelitian yang akan

dilaksanakan benar menjunjung tinggi kebebasan manusia. Berikut adalah etika

yang harus diperhatikan dalam penelitian ini (Hidayat, 2014:86-89).

1. Informed Consent

Informed Consent merupakan bentuk persetujuan antara peneliti dengan

respon penelitian dengan memberikan lembar persetujuan. Informed Consent

tersebut diberika sebelum penelitian dilakukan dengan memberikan lembar

persetujuan untuk menjadi responden. Tujuan Informed Consent adalah agar

subjek mengerti maksud dan tujuan penelitian, Mengetahui dampaknya. Jika

bersedia harus menandatangani lembar persetujuan. Jika responden tidak bersedia

maka peneliti harus menghormati hak pasien.

2. Anonimity (Tanpa Nama)

Memberikan jaminan dalam penggunaan subjek penelitian dengan cara tidak

memberikan atau mencantumkan nama responden pada lembar alat ukur dan

hanya menuliskan kode pada lembar pengumpulan data atau hasil penelitian yang

akan di sajikan.

3. Confidentialit (Kerahasiaan)

Memberikan jaminan kerahasiaan hasil penelitian, baik informasi maupun

masalah-masalah lainnya. Semua informasi yang telah dikumpulkan dijamin

kerhasiaan oleh peneliti, hanya kelompok data tertentu yang akan dilaporkan pada

hasil riset.
D. Pengumpulan Data

1. Alat Pengumpulan Data

2. Prosedur Pengumpulan Data

a. Data Primer

Data primer disebut juga data tangan pertama. Data primer diperoleh lansung

dari subyek penelitian dengan menggunakan alat pengukuranatau alat pengambil

data, langsung pada sunyek sebagai sumber informasi yang dicari.

b. Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang diperoleh dari pihak lain tidak langsung

diperoleh oleh peneliti dari subyek penelitiannya. Biasanya data dokumentasi atau

data laporan yang telah tersedia (Saryono, 2013:178)

Data primer dalam penelitian ini yaitu didapat langsung oleh peneliti dengan

teknik wawancara mendalam terhadap responden dan data sekunder di dapat dari

BPJS Ketenagakerjaan KCP Indramayu dan Dinas Pendidikan Kabupaten

Indramayu.

E. Analisa Data

Teknik pengumpulan data adalah teknik atau cara yang digunakan peneliti

dalam mencari dan memperoleh data. Dalam pengumpulan data penelitian,

peneliti menggunakan teknik-teknik sebagai berikut:


a. Diskusi kelompok terarah

Pada metode ini peneliti membentuk kelompok kecil yang terdiri atas beberapa

responden untuk mendiskusikan suatu topik spesifik. Kelompok kecil ini

membuat responden merasa nyaman dan tidak terintimidasi sehingga dapat

mengemukakan pendapat secara bebas. Panduan topik diskusi biasanya telah

diiapkan oleh peneliti yang biasanya sekaligus menjadi pemimpinkelompok agar

dapat memastikan bahwa seluruh aspek yang berkaitan dengan topik sudah

didiskusikan. Jalannya diskusi seringkali direkam untuk kemudian dibuat

transkripnya untuk kemudian dianalisis.

b. Observasi langsung

Pada metode ini peneliti berusaha untuk tidak terlihat sebagai seorang

pengamat tetapi justru menjadi bagian dari populasi yang diteliti. Ini dimaksudkan

agar mereka dapat menjalin pengertian tentang nilai-nilai dan kepercayaan

anggota populasi tersebut. Data di kumpulkan oleh pengamat eksternal yang tidak

ikut dalam proses diskusi. Pada proses ini peneliti kadang menyiapkan daftar apa

yang ingin diobservasi sebelumnya, namun dapat juga peneliti membuat catatan-

catatan hasil pengamatan setelah selesai dilakukan observasi.

c. Wawancara mendalam

Pada jenis wawancara ini peneliti menggali data seperti halnya ada diskusi

terarah, dan subyek wawancara secara individual. Wawancara ini biasanya

mencakup data secara luas namun mengarah pada masalah tertentu secara rinci

(Sastroasmoro, 2014: 293-294).


Penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, yang artinya dalam

pengumpulan data dengan wawancara secara individual. Alat yang digunakan

yaitu perekam suara dan kamera.

1. Prosedur pengumpulan data

A. Analisis data

Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki

lapangan, selama, sebelum memasuki lapangan dan setelah selesai di lapangan.

1. Analisis sebelum di lapangan

Analisis dilakukan terhadap data hasil studi pendahuluan, atau data sekunder

yang akan digunakan untuk menentukan fokus penelitian. Fokus penelitian ini

masih bersifat sementara, dan akan berkembang setelah peneliti masuk dan selama

di lapangan

2. Analisis selama di lapangan

Analisis dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung, dan setelah

selesai pengumpulan data dalam periode tertentu. Pada saat wawancara peneliti

sudah melakukan analisis terhadap jawaban yang diwawancarai.

3. Analisis setelah selesai di lapangan

Proses penelitian kualitatif setelah memasuki lapangan, dimulai dengan

menetapkan seorang informan kunci yang merupakan informan yang dapat


“membukakan pintu” kepada peneliti untuk memasuki informasi tersebut

(Sugiyono, 2010: 245-253).

Proses analisis dimulai setelah pengumpulan data yaitu dengan:

a) Pengaturan/penataan data

Untuk memastikan bahwa data telah lengkap, tercatat dan diberi label

dengan sistematis.

b) Melakukan koding dan kategorisasi

Koding berguna untuk mengembangkan kategori, pola dan konsep.

c) Mencari pola dan dan proporsi penelitian

Yaitu dengan cara mengelompokan kategori-kategori menjadi tema-tema

besar.

d) Menafsirkan data

e) Mengevaluasi penafsiran

Analisis data kualitatif harus bermakna, berguna dan kredibel, sehingga hasil

penelitian perlu dievaluasi ulang (Saryono, 2013: 88-89).

Tahapan analisis data kualitatif pada penelitian ini yaitu:

1. Membuat transkrip, yaitu mencatat seluruh hasil wawancara antara

responden dengan peneliti dari hasil rekaman.


2. Mereduksi data dan membuat koding data, yaitu merangkum, memilih hal-

hal pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting dari data mentah atau hasil

catatan di lapangan. Setelah itu dilakukan koding atau memberi kode jawaban

sesuai pertanyaan pada pedoman wawancara dengan informasi yang dibutuhkan.

3. Menyajikan data, yaitu menyajikan data yang ditampilkan dalam bentuk

uraian singkat atau teks yang bersifat naratif.

B. Rencana Kegiatan