Anda di halaman 1dari 25

PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT AISYIYAH

NOMOR : 48/PER/RS-A/I/2014
TENTANG
PEDOMAN ORGANISASI BIDANG PELAYANAN MEDIK
RUMAH SAKIT AISYIYAH

Tindakan Nama Jabatan Tandatangan Tanggal


Manajer Pelayanan
Disiapkan Dr. Fatah Yasin 15 Januari 2014
Medik

Diperiksa Dr. H. Makmur Santosa, MARS Direktur Pelayanan 17 Januari 2014

Disetujui Dr. H. Hilal Ariadi, M. Kes Direktur Utama 20 Januari 2014

1
Bismillaahirrahmaanirrohiim

PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT AISYIYAH


NOMOR : 48/PER/RS-A/I/2014
TENTANG
PEDOMAN ORGANISASI BIDANG PELAYANAN MEDIK RUMAH SAKIT AISYIYAH

DIREKTUR RUMAH SAKIT AISYIYAH

MENIMBANG : a. Bahwa Pengelolaan Pelayanan Medik ditujukan untuk


meningkatkan kinerja staf medik dalam melakukan pelayanan
kepada pasien di Rumah Sakit Aisyiyah yang pada akhirnya akan
meningkatkan kepuasan pasien dan menjamin terlaksananya
keselamatan pasien.
b. Bahwa agar pengelolaan Pelayanan Medik Rumah Sakit Islam
Sultan Agung dapat dilaksanakan secara efektf dan efisien maka
perlu disusun Pedoman Organisasi Bidang Pelayanan Medik yang
dapat menjadi panduan dalam melaksanakan tata kelola
Pelayanan Medik di RS Aisyiyah.

MENGINGAT : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 44 Tahun 2009


Tentang Rumah Sakit
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
340/MENKES/PER/III/2010 Tentang Klasifikasi Rumah Sakit
3. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : HK.07.06/III/2371/09
tentang Ijin Penyelenggaraan RS. Aisyiyah Kudus.
4. Surat Keputusan Pengurus Yayasan Badan wakaf Aisyiyah
Nomor : 68/SK/YBWSA/V/2013 tentang Pengesahan Struktur
Organisasi Rumah Sakit Aisyiyah
5. Surat Keputusan Pengurus Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung
Nomor : 090/SK/YBW-SA/XII/2009 tentang Pengangkatan Direksi
Rumah Sakit Aisyiyah (RI-A) Masa Bakti 2009 -2013.

6. Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Aisyiyah


Nomor : 205/KPTS/RS-A/II/2014 tentang Tim Akreditasi Rumah
Sakit Aisyiyah

2
MEMUTUSKAN

MENETAPKAN :

3
PERTAMA : Pedoman Organisasi Bidang Pelayanan Medik Rumah Sakit Aisyiyah
sebagaimana terlampir
KEDUA :
Pedoman ini berlaku selama 3 tahun sejak tanggal dan dilakukan
KETIGA :
evaluasi setiap tahunnya

Apabila hasil evaluasi mensyaratkan adanya perubahan dan


perbaikan, maka akan dilakukan perubahan dan perbaikan
sebaimana mestinya.

Ditetapkan di : Kudus
Tanggal : 18 Rabiul Awwal 1435.H
20 J a n u a r i 2014.M

RUMAH SAKIT AISYIYAH KUDUS

Dr. H. Hilal Ariadi, M. Kes


Direktur Utama

Tembusan Yth :
1. Seluruh unit kerja
2. Arsip

4
LAMPIRAN PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT AISYIYAH
NOMOR : 48/PER/RS-A/I/2014
TANGGAL : 20 JANUARI 2014

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Pelayanan Medik merupakan instrumen pentng dalam menjalankan roda organisasi


(Rumah Sakit) untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan organisasi. Pengelolaan
Pelayanan Medik ditujukan untuk meningkatkan kinerja staf medik dalam melakukan
pelayanan kepada pasien di Rumah Sakit Aisyiyah yang pada akhirnya akan meningkatkan
kepuasan pasien dan menjamin terlaksananya keselamatan pasien.

Kegiatan utama bidang Pelayanan Medik yaitu pengadaan staf medik ( rekrutmen,
seleksi, dan penempatan), pengelolaan pelayanan oleh staf medik, Pengembangan staf
medik, pengadaan sarana kerja staf medik, evaluasi kinerja staf medik serta melakukan
tindak lanjut dari evaluasi kinerja staf medik. Implementasi kegiatan bidang Pelayanan
Medik didasarkan pada Perundangan-undangan yang mengatur tentang staf medik
dengan mempertmbangkan kemampuan rumah sakit.

Agar pengelolaan Pelayanan Medik RS Aisyiyah dapat dilaksanakan secara efektif dan
efisien maka disusunlah Pedoman Organisasi Bidang Pelayanan Medik yang dapat
menjadi panduan dalam melaksanakan tata kelola Pelayanan Medik di RS Aisyiyah.

2. Tujuan
Tujuan dari penyusunan Pedoman Organisasi Bidang Sumber Daya Insani :
a. Adanya kejelasan alur proses tata kelola Pelayanan Medik RS Aisyiyah
b. Menjadi pedoman dalam penyelenggaraan tata kelola Pelayanan Medik

3. Ruang Lingkup Organisasi


Ruang lingkup pengelolaan Pelayanan Medik RS Aisyiyah meliputi :

a. Pengadaaan Staf Medik


Pengadaan SDI merupakan program pencarian staf medik yang diawali dengan
proses perencanaan kebutuhan tenaga dari masing-masing unit pelayanan dan Staf
Medik Fungsional dengan mengacu pada kebutuhan akan staf medik. Proses
pengadaan atau rekrut tenaga dilaksanakan setidaknya 1 (satu) kali dalam satu tahun
anggaran melalui mekanisme rekrutment staf medik yang berlaku di RS Aisyiyah
Kegiatan rekrut staf medik dilaksanakan untuk karyawan tetap dan Karyawan tidak
tetap atau dokter mitra. Tahapan rekrut staf medik meliputi informasi kebutuhan
staf medik, penerimaan lamaran, seleksi administrasi, pengetahuan tentang Rumah
Sakit, pengetahuan medik, pengetahuan agama, tes psikologi / MMPI, tes kesehatan
dan wawancara dengan Direksi.

Karyawan tetap maupun tidak tetap / dokter mitra yang telah diterima akan
mengikuti kegiatan orientasi umum dan khusus dilanjutkan dengan penempatan
staf medik di unit kerja yang membutuhkan.
Sebelum dilakukan penempatan akan dilaksanakan kegiatan kredensialing oleh
Komite Medik, dan proses Surat Ijin Praktek serta penerbitan Clinical Appoinmen.
sebelum penempatan.

Proses Pengadaan staf medik akan berkoordinasi dengan ketua staf medik fungsional
(SMF) dan Sumber Daya Insani (SDI).

b. Pengelolaan Pelayanan oleh Staf Medik


Kegiatan pengelolaan pelayanan oleh staf medik adalah upaya untuk menjaga agar
terciptanya kelancaran pelayanan kepada pasien sehingga staf medik dapat bekerja
secara nyaman, aman dan produktif. Kegiatan ini meliputi pembuatan peraturan atau
ketentuan yang berlaku terhadap pelayanan oleh staf medik dan pembuatan jadwal
kerja/dinas staf medik di Unit kerja atau Bagia RS Aisyiyah. Pelaksanaan pengelolaan
pelayanan oleh staf medik bekerja sama denga Staf Medik Fungsional (SMF) dan
Komite Medik.

c. Pengembangan Staf Medik


Pengembangan Staf Medik adalah program untuk mengembangkan kemampuan,
keahlian dan skill staf medik sebagai bagian pentng dalam mewujudkan misi selamat
menyelamatkan.
Kegiatan pengembangan dilaksanakan melalui :
- kegiatan pelatihan (inhouse/ekshouse training).
- Program pengembangan staf medik juga di tujukan untuk perencanaan jenjang
karir baik karir jabatan structural maupun fungsional untuk karyawan tetap.
Kegiatan pengembangan staf medik berkoordinasi dengan bagian pengembangan
staf RS Aisyiyah

d. Pengadaan Sarana Kerja Staf Medik


Pengadaan Sarana kerja Staf medik meliputi pernencanan kebutuhan sarana dan
peralatan dengan melihat rencana kegiatan pelayanan oleh staf medik, pengajuan
kebutuhan sarana dan peralatan yang telah disetujuai pada Rencana Kerja Anggaran
(RKA) dengan berkoordinasi dengan unit kerja tempat pelayanan staf medik. Setelah
sarana dan peralatan terpenuhi, maka pelayanan medik akan berkoordinasi untuk
maintenance atau pemeliharaannya dan perbaikan bila terjadi kerusakan kepada
Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS).

e. Evaluasi Kinerja staf medik


Evaluasi kinerja staf medik dilakukan dengan tujuan untuk menjamin terpenuhinya
mutu pelayanan medik yang baik. Evaluasi kinerja staf medik bekerja sama dengan
Ketua Staf Medik Fungsional dan Komite Medik. Evaluasi kinerja staf medik melipuit
kedisiplinan, pengetahuan / skill / keahlian pelayanan medik, attitude atau tingkah
laku serta pelaksanaan ketentuan atau peraturan tentang pelayanan ole staf medik
yang berlaku di Rumah Sakit Aisyiyah

f. Tindak lanjut dari hasil evaluasi kinerja staf medik


Tindak lanjut dari hasil evaluasi kinerja staf medik dilakukan untuk menjamin
terciptanya pelayanan yang lebih baik. Tindak lanjut hasil evaluasi kinerja staf medik
akan bekerja sama dengan staf medik fungsional (SMF) dan Komite Medik.
BAB II
GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT

Rumah Sakit Aisyiyah (RS-A) adalah rumah sakit milik Yayasan Badan Wakaf Aisyiyah
Kudus. RSI-SA merupakan Rumah Sakit kelas B ( SK No. Hk. 03.05/I/513/2011 )
dan telah ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama bagi Fakultas Kedokteran
Unissula dengan SK penetapan No. HK.03.05/III/1299/11.

RS-A berlokasi di Jalan Raya ………………………... Dalam penyelanggaraan pelayanan


RS-A memberikan pelayanan :
1. Layanan Rawat Jalan
2. Layanan Rawat Inap terdiri VIP, kelas I, II dan III
3. Layanan Penunjang Medik ( Laboratorium, Radiologi, Rehabilitasi Medik, Instalasi
Farmasi, Instalasi Gizi)
4. Rumah Sakit Aisyiyah juga memiliki layanan unggulan :
a. Semarang Eye Center adalah pusat layanan mata dengan fasilitas peralatan yang
lengkap dan pelayanan “one stop service”.
b. Lasik Center
Lasik Center merupakan pengembangan pelayanan Semarang Eye Center dengan
pelayanan utama adalah pelayanan bidang refraksi mata.
c. Urologi Center
Urologi Center adalah pusat layanan bidang ginjal dan saluran kemih. Dilengkapi
dengan alat ESWL dan TUNA, urologi center memberikan pelayanan komprehensif
bagi penderita ginjal dan saluran kemih.
BAB III
VISI, MISI DAN VALUE

1. VISI
Menjadi Rumah Sakit Pendidikan Islam Terkemuka dalam pelayanan kesehatan,
pendidikan dan pembangunan peradaban Islam.

2. MISI
1) Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang selamat menyelamatkan dijiwai
Semangat Mencintai Allah Menyayangi Sesama,
2) Menyelenggarakan pelayanan pendidikan dalam rangka membangun generasi
khaira ummah
3) Membangun peradaban Islam menuju masyarakat sehat sejahtera yang dirahmati
Allah

3. VALUE
1) Integritas
2) Profesional
3) Kasih Sayang
4) Kerja Sama
5) Inovatf

4. MOTTO
Mencintai Allah Menyayangi Sesama

5. MEANING STATEMENT
Berkhidmat Menyelamatkan Kehidupan Manusia
BAB IV STRUKTUR
ORGANISASI
BAB V
STRUKTUR ORGANISASI BIDANG PELAYANAN MEDIK

Lampiran Surat Keputusan Direksi


No. 233 / KPTS/RS-A/V/2013

BAGAN ORGANISASI BIDANG PELAYANAN MEDIK


RUMAH SAKIT AISYIYAH

Direktur Pelayanan SMF

Manajer Bidang
Pelayanan Medik

Kabag
Pelayanan Medik

Catatan :
: Garis Komando
: Garis Koordinasi

10
10
BAB VI URAIAN
JABATAN

1. Uraian Tugas dan Wewenang Manajer Bidang Pelayanan Medik

a. NAMA JABATAN : Manajer Bidang Pelayanan medik

b. NAMA JABATAN ATASAN : Direktur Pelayanan

c. NAMA JABATAN BAWAHAN LANGSUNG :


Kepala Bagian Pelayanan Medik

d. TUGAS POKOK :
Membantu Direktur Pelayanan dalam merencanakan, mengarahkan,
mengkoordinasikan, mengendalikan, mengevaluasi pelaksanaan program-program
Pelayanan Medik.

e. URAIAN TUGAS :
1) Merencanakan program pengelolaan Pelayanan Medik.
2) Merencanakan program pengembangan pelayanan medik.
3) Merencanakan kebutuhan tenaga medik sesuai dengan kebutuhan pengembangan
pelayanan medik.
4) Merencanakan kebutuhan pendidikan dan pelatihan tenaga medik.
5) Merencanakan program audit medik dan audit kasus pelayanan medik.
6) Melakukan koordinasi rutin, terjadwal dan insidentil dengan kepala bagian dan
staf di bawah koordinasi bidang Pelayanan Medik.
7) Melakukan koordinasi rutin, terjadwal dan insidentil, dengan Ketua staf Medik
Fungsional dan anggota staf medik.
8) Melakukan koordinasi dengan pimpinan dan bidang lain, baik untuk
pelaksanaan program kerja pelayanan medik maupun program kerja bidang
lain.
9) Melakukan koordinasi dengan pemerintah, instansi, lembaga pendidikan dan
oraganisasi di luar tumah sakit dalam rangka pengelolaan dan pengembangan
Pelayanan Medik.
10) Membuat Rencana Kerja dan Anggaran tahunan bidang Pelayanan Medik
11) Melaksanakan Rencana Kerja dan Anggaran tahunan bidang Penunjang yang
telah disetujui direktur
12) Mennyusun pedoman Pelayanan Medik.
13) Menyusun pedoman pengorganisasian Pelayanan Medik.
14) Menyusun kebijakan-kebijakan terkait Pelayanan Medik.
15) Menyusun prosedur pelayanan yang terkait dengan Pelayanan Medik.
16) Melaksanankan program orientasi khusus bagi calon pegawai bidang pelayanan
medik.
17) Melakukan pembagian tugas pekerjaan kepada Kepala Bagian dibawah
koordinasi bidang Pelayanan Medik
18) Membentuk Tim/kelompok kerja untuk membantu pelaksanaan program kerja
bidang Pelayanan medik
19) Menyusun Standar Pelayanan Medik atau Clinical Guidline dan clinical pathway
atas masukan masing –masing SMF,
20) Membuat pedoman pelaksanan dan uraian tugas Dokter Penanggung Jawab
Pelayanan (DPJP).
21) Melaksanakan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang
berkaitan dengan bidang Pelayanan medik.
22) Menyusun petunjuk teknis pelaksanaan pekerjaan untuk mendukung
pencapaian program kerja bidang pelayanan medik.
23) Melaksanakan tugas pembimbingan, pendidikan dan penelitian di lingkup kerja.
24) Memberikan petunjuk, arahan dan bimbingan kepada Kepala Bagian dan Staf di
lingkup koordinasi bidang Pelayanan medik untuk menjamin staf Pelayanan
medik dapat bekerja secara efektif dan efisien.
25) Melakukan monitor pelaksanaan pelayanan medik oleh tenaga medik.
26) Bersama-sama dengan Ketua Staf Medik Fungsional (SMF) melakukan evaluasi
pelayanan medik dan kinerja tenaga medik.
27) Melaksanakan tindak lanjut dari hasil evaluasi pelayanan medik dan kinerja
tenaga medik
28) Bersama –sama dengan ketua SMF melakukan bimbingan kepada staf medik.
29) Mengambil langkah – langkah yang perlu dan menyelesaikan urusan yang
berkaitan dengan bidang tugas Pelayanan medik baik yang berada dalam garis
koordinasi maupun yang ada di unit lain.
30) Menyusun laporan bulanan, tiga bulanan dan tahunan pelaksanaan program
kerja Pelayanan Medik.
31) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan

f. TANTANGAN UTAMA:
Menjalankan dan mempertahankan kualitas program Pelayanan Medik

g. WEWENANG :
1) Memberikan masukan tentang pengelolaan Pelayanan Medik kepada Direktur
Pelayanan.
2) Memaraf, menandatangani surat dan dokumen rumah sakit sesuai dengan
kebijakan penerbitan regulasi rumah sakit.
3) Memberikan penilaian kinerja Kepala Bagian di lingkungan Pelayanan Medik
4) Menolak hasil kerja Kabag di lingkungan Pelayanan Medik yang tidak sesuai
dengan ketentuan
5) Meminta kelengkapan data dan informasi yang berhubungan dengan Pelayanan
Medik kepada unit kerja terkait
6) Merekomendasi ijin dan atau menyetujui cuti Kapala Bagian di lingkungan
Pelayanan Medik.

h. HUBUNGAN KERJA :
1) Direktur Pelayanan / Direktur : untuk memperoleh arahan pelaksanaan
Utama program kerja dan pelaporan hasil kerja
2) Kepala Bagian di bidang : untuk memperoleh dukungan dan
Pelayanan Medik bekerjasama dalam pelaksanaan
program
kerja.
3) Dokter : untuk koordinasi dan kerja sama dalam
Pelayanan Medik.
4) Manajer Bidang lain : koordinasi untuk pelaksanaan program
kerja
5) Komite Medik : Koordinasi untuk pelaksanaan program
kerja Pelayanan Medik sesuai dengan
kewenangan komite medic
6) Seluruh Komite : Koordinasi untuk pelaksanaan program
kerja Pelayanan medik
7) Ketua SMF : Koordinasi dalam pelaksanaan dan
evaluasi Pelayanan medik dan kinerja
staf medik
8) Ka.Instalasi di Bidang Pelayanan : koordinasi untuk pelaksanaan program
Medik kerja
9) Pengadaan : untuk penyediaan alat sarana dan
prasarana Pelayanan Medik
10) IPSRS : untuk koordinasi untuk perbaikan dan
pemeliharaan sarana prasarana pelayanan
medik.

i. PERSYARATAN JABATAN :
Persyaratan Primer
1) Dokter.
2) Masa Kerja minimal 10 tahun
3) Usia minimal 30 tahun
4) Golongan/pangkat jabatan III C
5) Pernah menduduki jabatan selevel Kepala Bagian.
Persyaratan Sekunder
1) Sehat jasmani dan rohani
2) Mampu membaca Al-Quran level B
3) Bisa berkomunikasi dengan baik dan bisa berbahasa Inggris, minimal pasif.
4) Memiliki integritas, dedikasi dan kedisiplinan yang baik serta dapat bekerja dalam
tim.
j. KOMPETENSI BIDANG:
1) Menguasai Manajemen Perumahsakitan
2) Menguasai Manajemen Pelayanan Medik
3) Menguasai Manajemen Kegawat Daruratan
4) Menguasai Management Mutu dan Keselamatan Pasien.

k. KARAKTER PERSONAL :
1) Jujur
2) Amanah
3) Disiplin
4) Memiliki Kemampuan memimpin,
5) Memiliki sikap dan pribadi yang dapat dijadikan role model bagi staf
6) Memiliki kemampuan komunikasi serta hubungan interpersonal dengan berbagai
pihak.
7) Berorientasi kepuasan pelanggan.
8) Enerjik, kreatf dan inovatif
9) Memiliki motivasi kerja yang tinggi

2. Uraian Tugas dan Wewenang Kepala Bagian Pelayanan Medik

a. NAMA JABATAN : Kepala Bagian Pelayanan Medik.


b. NAMA JABATAN ATASAN : Manager Pelayanan Medik.
c. NAMA JABATAN BAWAHAN LANGSUNG : -

d. TUGAS POKOK :
Membantu Manager Pelayanan Medik dalam merencanakan, Mengkoordinir,
mengelola dan mengevaluasi pelayanan medik.

e. URAIAN TUGAS :
1) Merencanakan dan menyusun tatalaksana pelayanan medik.
2) Merencanakan dan menyusun jenis kegiatan pelayanan medik.
3) Merencanakan dan menyususn kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan
medik.
4) Melakukan koordinasi rutn, terjadwal dan insidentil dengan Manager
Pelayanan medik.
5) Melakukan koordinasi rutn, terjadwal dan insidentil dengan staf pelayanan
medic..
6) Melakukan koordinasi rutin, terjadwal dan insidentil dengan bidang lain, baik
untuk pelaksanaan program kerja Pelayanan medik maupun program kerja
bidang lain.
7) Bersama-sama dengan manager pelayanan medic membuat Rencana Kerja dan
Anggaran tahunan bidang pelayanan medik.
8) Melaksanakan rencana kerja dan anggaran tahunan bidang pelayanan medic
yang telah disetujui direktur.
9) Mengendalikan pelaksanaan pelayanan medik.
10) Mengendalikan pelaksanaan peraturan atau tatatertib pelayanan medik.
11) Membuat dan memantau penjadwalan tugas dokter atas masukan masing
masing Ketua Staf Medik Fungsional (SMF).
12) Bersama-sama dengan manager pelayanan medik menyusun standar pelayanan
medik , clinical guidline dan clinical pathway atas masukan masing – masing
ketua SMF.
13) Melaksanankan program orientasi khusus bagi calon pegawai bidang pelayanan
medik.
14) Melaksanakan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang
berkaitan dengan bidang Pelayanan medik.
15) Mengambil langkah-langkah yang perlu dalam menyelesaikan urusan yang
berkaitan dengan pelayanan medik.
16) Melakukan evaluasi kinerja pelayanan medic dan kinerja staf medik.
17) Melaksanakan tindak lanjut dari hasil evalusi kinerja pelayanan medik.
18) Menyusun laporan bulanan, tiga bulanan dan tahunan pelaksanaan program
kerja Pelayanan Medik.
19) Melaksanakan tugas lain yang dibebankan oleh manager pelayanan medik atau
atasan

f. TANTANGAN UTAMA:
Keberhasilan dan kualitas pelaksanaan program kerja Pelayanan Medik.

g. WEWENANG :
1) Memberikan masukan kepada Manager Pelayanan Medik.
2) Memaraf, menandatangani surat dan dokumen rumah sakit sesuai dengan
kebijakan penerbitan regulasi rumah sakit.
3) Meminta kelengkapan data dan informasi kepada unit kerja terkait

h. HUBUNGAN KERJA :
1) Manager Pelayanan Medik : untuk memperoleh arahan tugas
program kerja dan pelaporan hasil kerja.
2) Dokter (tenaga Medik) : untuk koordinasi dan kerjasama
pelaksanaan program kerja pelayanan
medik.
3) Ka.Instalasi di Bidang Pelayanan : untuk koordinasi dan kerjasama
Medik pelaksanan program kerja pelayanan
medik.

4) Komite Medik : untuk koordinasi internal, peningkatan


mutu dan disiplin staf medik fungsional
(SMF).
5) Komite yang lain : Untuk koordinasi dan kerjasama dalam
pelaksanaan program kerja pelayanan
medik.
6) Ketua SMF : untuk koordinasi dan kerjasama
pelaksanaan program kerja pelayanan
medik.
7) Kepala bagian di Bidang : untuk koordinasi dan kerjasama
Keperawatan pelaksanaan program kerja pelayanan
medik.
8) Pengadaan : untuk penyediaan sarana dan prasarana
pelayanan medik. .
9) IPSRS : koordinasi untuk perbaikan dan
pemeliharaan sarana dan prasarana
pelayanan medik.

i. PERSYARATAN JABATAN :
Persyaratan Primer
1) Dokter
2) Masa Kerja minimal 5 tahun
3) Usia minimal 25 tahun
4) Golongan/pangkat jabatan III A
5) Memiliki STR dan atau SIP yang masih berlaku

Persyaratan Sekunder
1) Sehat jasmani dan rohani
2) Mampu membaca Al-Quran level B
3) Bisa berkomunikasi dengan baik dan bisa berbahasa Inggris, minimal pasif.
4) Memiliki integritas, dedikasi dan kedisiplinan yang baik serta dapat bekerja dalam
tim.
j. KOMPETENSI BIDANG:
7.1. Menguasai Manajemen Perumahsakitan
7.2. Menguasai Manajemen Pelayanan Medik
7.3. Menguasai Manajemen Kegawat Daruratan.
7.4. Menguasai Manajemen mutu dan resiko.
7.5. Memiliki kemampuan dalam interpersonal human relaton

k. KARAKTER PERSONAL :
1) Jujur
2) Amanah
3) Disiplin
4) Memiliki Kemampuan memimpin,
5) Memiliki sikap dan pribadi yang dapat dijadikan role model bagi staf
6) Memiliki kemampuan komunikasi serta hubungan interpersonal dengan berbagai
pihak.
7) Berorientasi kepuasan pelanggan.
8) Enerjik, kreatf dan inovatif
9) Memiliki motivasi kerja yang tinggi
BAB VII
TATA HUBUNGAN KERJA

Bidang
SMF Pelayanan Medik SMF

Instalasi Bidang Bidang Bidang Instalasi


Pelayanan Keperawatan SDI Penunjang Penunjang
Medik Medik Medik

Keterangan :
: Koordinasi dan kerjasama
Instalasi Pelayanan Medik : Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi Bedah Sentral (IBS),
Instalasi PERISTI, Instalasi Semarang Eye Center (SEC),
Instalasi Intensive Care Unit (ICU).
Instalasi Jangmed : Instalasi Radiologi, Instalasi Farmasi, Instalasi Gizi, Instalasi
Rehabilitasi Medik, Instalasi Rekam Medik, Instalasi
Laboratorium.
BAB VIII
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL

Pola Ketenagaan dan Kualifikasi Personil

Jabatan Spesifikasi Pendidikan Jumlah

Manajer Bidang Dokter 1 Orang

Kepala Bagian Dokter


1 Orang
BAB IX
KEGIATAN ORIENTASI KHUSUS BIDANG PELAYANAN MEDIK

1. Orientasi Karyawan Baru

a. Dokter Umum
Masa Orientasi
– Waktu : 1 Bulan
– Pembimbing : Manajer dan Kepala Bagian

Orientasi di Bidang Pelayanan Medik RSI Sultan Agung dijadwalkan sebagai berikut :
Lama
No Materi Orientasi Kegiatan Pembimbing
waktu
1 • Struktur Organisasi Bidang Kunjungan 3 hari Manajer SDI
Pelayanan Medik dan
• Pengenalan Lingkungan Kerja pengenalan.
IGD, ICU, PERISTI, Poliklinik,
Rawat Inap dan Bidang
Penunjang Medik
• Pengenalan personil IGD, ICU,
PERISTI, Poliklinik, Rawat Inap
dan Penunjang Medik.
2 • Pengenalan tugas dokter jaga di Pembimbin 1 minggu Manajer
Instalasi Gawat Darurat (IGD) gan yanmed/ Ka.
• Pengenalan Pendokumentasian Bag.
Rekam Medik Pasien IGD. Yanmed/
• Pengenalan alur proses Kepala IGD/
pelayanan pasien Instalasi Gawat Dokter Jaga
Darurat IGD
3 • Pengenalan tugas dokter jaga di Pembimbin 1 minggu Manajer
ICU gan Yanmed/ Ka.
• Pengenalan Pendokumentasian Bag.
rekam medik pasien ICU Yanmed/
• Pengenalan alur proses Kepala ICU/
pelayanan pasien ICU Dokter Jaga
ICU

20
20
Lama
No Materi Orientasi Kegiatan Pembimbing
waktu
4 • Pengenalan tugas dokter jaga di
Rawat Inap dan PERISTI pembimbin 1 minggu Manajer
• Pengenalan Pendokumentasian gan Yanmed/ Ka.
rekam medik pasien rawat inap Bag.
dan PERISTI Yanmed/
Dokter Jaga
• Pengenalan alur proses Bangsal.
pelayanan pasien rawat inap dan
PERISTI
5 • Pengenalan tugas dokter jaga di
Poliklinik dan Hemodialisa Pembimbin 4 hari Manajer
• Pengenalan Pendokumentasian gan Yanmed/ Ka.
rekam medik pasien Poliklinik Bag.
dan hemodialisa Yanmed/
• Pengenalan alur proses Dokter
pelayanan pasien Poliklinik dan Poliklinik dan
hemodialisa Dokter jaga
bangsal.

b. Dokter Spesialis / Subspesialis

Masa Orientasi
– Waktu : 1- 2 Hari
– Pembimbing : Manajer Pelayanan Medik

Orientasi di Bidang Pelayanan Medik RS Aisyiyah dijadwalkan sebagai berikut :


Lama
No Materi Orientasi Kegiatan Pembimbing
waktu
1 • Struktur Organisasi Bidang
Pelayanan Medik Kunjungan 1-2 Manajer
• Pengenalan Lingkungan dan dan hari Pelayanan
Personil Kerja Terkait (Poliklinik, Pengenalan Medik
Rawat Inap), IGD, ICU dan Bidang .
Penunjang Medik
• Pengenalan Pendokumentasian
Rekam Medik Pasien IGD.

21
21
BAB X PERTEMUAN /
RAPAT

1. Rapat rutin Bulanan Bidang Pelayanan Medik


Rapat yang diselenggarakan setiap bulan, setiap minggu ke- 3, yang dihadiri oleh
Manager Pelayanan medik, Kepala bagian Pelayanan Medik dan Dokter Jaga. Rapat
membahas mengenai evaluasi kerja bidang Pelayanan Medik pada bulan berjalan,
penyiapan laporan bulanan, pembahasan masalah di bidang Pelayanan Medik, rencana
kerja serta sosialiasi kebijakan terbaru di rumah sakit.

2. Rapat Koordinasi dengan Staf Medik Fungsional (SMF).


Rapat yang diselenggarakan setap bulan, yang dihadiri oleh Direktur Pelayanan,
Manager Pelayanan medik, Kepala bagian Pelayanan Medik, Ketua dan Anggota SMF.
Rapat membahas mengenai aturan dan ketentuan – ketentuan yang berlaku terkait
pelayanan oleh staf Medik, evaluasi Kinerja Staf Medik, pembahasan masalah
Pelayanan oleh Staf Medik serta sosialiasi kebijakan, prosedur dan informasi terbaru di
rumah sakit.

3. Rapat Koordinasi dengan Unit Terkait


Rapat yang diselenggarakan dengan unit kerja lain untuk pelaksanaan koordinasi
kegiatan yang berhubungan dengan bidang Pelayanan Medik. Rapat Koordinasi
diselenggarakan setiap 1 bulan sekali. Rapat dihadiri oleh Direktur Pelayanan, Manager
Pelayanan Medik, Kepala Bagian Pelayanan Medik, Manager penunjang medik, Kepala
instalasi radiologi, kepala instalasi laboratorium, kepala instalasi rekam medik, Kepala
instalasi rehabilitasi medik, kepala instalasi farmasi, Manager Keperawatan, Kepala
bagian rawat jalan, kepala Bagian Rawat inap, Kepala Instalasi Gawat Darurat, Kepala
ICU/Penjab ICU, Kepala Bedah Sentral/Penjab Kamar Bedah, Kepala Instalasi
PERISTI/Penjab kamar bayi. Rapat membahas permasalahan bidang pelayanan medik
dengan unit atau bagian lain yang terkait.

4. Rapat Insidentil.
Rapat yang sifatnya mendesak, tidak terjadwal dan dapat diselenggarakan baik secara
internal Pelayanan Medik maupun mengundang unit lain sesuai dengan kebutuhan.

22
22
BAB XI
PELAPORAN

1. Laporan Bulanan
Laporan yang disusun setiap bulan meliputi laporan pelaksanaan program kerja Bidang
Pelayanan Medik, Rencana Kerja Pelayanan Medik pada bulan berikutnya, kinerja staf
medik, laporan pelayanan oleh staf medik, Permasalah yang terjadi di Bidang Pelayanan
Medik dan laporan sasaran mutu Bidang Pelayanan Medik.
Laporan bulanan diserahkan kepada Direktur Pelayanan dan Komite Mutu.

2. Laporan Tri Bulanan


Laporan yang disusun setiap 3 (tiga) bulan yang merupakan rekapitulasi laporan bulanan
berisi laporan pelaksanaan program kerja Bidang Pelayanan Medik, Rencana Kerja
Pelayanan Medik pada tiga bulan berikutnya berikutnya, kinerja staf medik, laporan
pelayanan oleh staf medik, Permasalah yang terjadi di Bidang Pelayanan Medik dan
laporan sasaran mutu Bidang Pelayanan Medik. Laporan tribulanan diserahkan kepada
Direktur Bidang dan Komite Mutu

3. Laporan Tahunan
Laporan Tahunan yang disusun oleh Bidang Pelayanan Medik meliputi :
1. Pelaksanaan program kerja Bidang Pelayanan Medik.
2. Kendala –kendala yang ada dalam pelaksanaan program kerja bidang pelayanan
medik.
3. Rencana Kerja Pelayanan Medik pada pasa satu tahun berikutnya berikutnya.
4. Pelaporan daftar staf medik dan perijinannya.
5. Pelaporan kinerja staf medik dan permasalahannya.
6. Pelaporan sasaran mutu Bidang Pelayanan Medik
Laporan tahunan di sampaikan kepada Direktur Bidang dan Komite Mutu

23
23
BAB XII
PENUTUP

Demikian Pedoman Organisasi Bidang Pelayanan medik ini disusun sebagai acuan dalam
penyelenggaraan Pelayanan Medik untuk mendukung pelaksanaan Good Corporate
Governance. Pedoman organisasi akan dilakukan evaluasi setiap tahun dan dilakukan
penyesuain bila diperlukan sesuai dengan pengembangan rumah sakit.

24
24