Anda di halaman 1dari 3

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : Tanda bahaya bayi baru lahir

Sub Topik Mengenali Tanda bahaya bayi baru lahir

Sasaran Pasien dan Keluarga Pasien di ruang Mawar

Hari/tanggal Sabtu, 14 Februari 2019

Tempat Waktu Ruang Mawar

Waktu 1 x 15 menit

A. Latar Belakang

Kelahiran seorang anak sangatlah dinanti oleh banyak pasangan yang menikah.
Kehadiran anak seakan menjadi pelita yang terang benderang bagi orang tua dalam mengarungi
kehidupan berumah tangga. Saat lahir kedunia dia adalah fitrah, masih suci, masih putih
cemerlang dan belum ternoda apapun juga, sehingga orang tua perlu untuk menjaga supaya
menjadi anak yang baik. Begitupun juga dengan kesehatannya, akan tetapi banyak orang tua
yang kurang memahami jika bayinya mengalami suatu penyakit (Sukarmin dan Riyadi, 2009).

Bayi baru lahir biasanya mudah sakit, jika sakit bisa berubah cepat menjadi kondisi yang
serius dan berat. Seharusnya orang tua dapat mengenali tanda-tanda bahaya secara dini pada bayi
mereka sebelum keadaan bayi mereka semakin serius karena terlambat membawa ke tempat
pelayanan kesehatan dapat berujung kematian. Seorang bayi dengan tanda bahaya merupakan
masalah yang serius, bayi dapat meninggal bila tidak ditangani segera (Philitery, 2007).
Kesehatan bayi baru lahir, bahkan dapat menyebabkan kematian. Maka dari itu sudah
seharusnya orang tua mengetahui tanda-tanda sakit pada bayi mereka agar dapat
mengantisipasinya lebih awal. Tanda-tanda bahaya bayi baru lahir yaitu: bayi tidak mau
menyusu atau muntah, kejang, lemah, sesak nafas, rewel, pusar kemerahan, demam, suhu tubuh
dingin, mata bernanah, diare, bayi kuning (Nurjannah, 2011).

Dengan mengetahui tanda bahaya, bayi akan lebih cepat mendapat pertolongan sehingga
dapat mencegahnya dari kematian. Namun apabila terlambat dalam pengenalan dari tanda
bahaya tersebut, bayi bisa meninggal. Bayi baru lahir mempunyai masalah berat yang dapat
mengancam kehidupannya dan memerlukan diagnosa dan pengelolaan segera, terlambat
dalampengenal

masalah dan manajemen yang tepat dapat mengakibatkan kematian (Nurjannah,


2011)Pengetahuan ibu post partum tentang tanda-tanda sakit bayi baru lahir merupakan hal yang
penting karena tanda-tanda bahaya bayi baru lahir dapat merupakan gejala dari suatu penyakit
yang perlu diwaspadai karena dapat mengakibatkan kematian pada bayi. Oleh sebab itu, sudah
seharusnya ibu mengetahui tanda-tanda bahaya bayi baru lahir terutama pada ibu post partum
agar dapat mencegah kematian pada bayi baru lahir (Nurjannah, 2011).

B. Tujuan Penyuluhan

1.Tujuan Umum

Klien dapat mengetahui tanda bahaya pada bayi. 2.Tujuan Khusus

a. Klien mampu menyebutkan 6 dari 12 tanda-tanda bayi sakit.

b. Klien mampu menjelaskan penanganan pertama pada bayi yang sakit.

C. Tujuan Instruksional Umum

Setelah mendapatkan penyuluhan ini, diharapkan ibu dapat Mengenali Tanda bahaya bayi
baru lahir.

D.

Setelah diberikan penyuluhan ibu mampu :

1. Menjelaskan penting mengetahui tanda bahaya bayi baru lahir Menjelaskan bayi baru
lahir banyak yang meninggal

3. Menyebutkan tanda-tanda bahaya yang harus diwaspadai pada bayi baru lahir
E. Jumlah sasaran

Sasarannya adalah keluarga/ibu yang mempunyai bayi berjumlah minimal 5 orang.

F. MATERI

1. Menjelaskan penting mengetahui tanda bahaya bayi baru lahir

2. Menjelaskan bayi baru lahir banyak yang meninggal

3. Menyebutkan tanda-tanda bahaya yang harus diwaspadai pada bayi baru lahir

G. METODE

Ceramah Tanya Jawab

H. MEDIA

4. Leaflet