Anda di halaman 1dari 13

10 Hewan Langka Di Indonesia

28/10/2014 - Posted in Pendidikan

10 Hewan Langka Di Indonesia – Indonesia terkenal dengan kekayaan flora dan fauna.
Termasuk flora dan fauna langka juga terdapat di Indonesia. Sudah menjadi penyakit kronis di
negara-negara berkembang terjadi perburuan hewan-hewan langka. Masalahnya klasik, ekonomi.
Di pasar luar negeri, karena memang langka, harga jual hewan-hewan ini menyilaukan mata para
pemburu. Untuk itulah Indonesia membuat suatu undang-undang yang mengatur hewan langka
yang dilindungi di indonesia. Berikut adalah 10 hewan langka di indonesia dan penjelasannya.

1. Orang Utan (latin : Pongo Pygmaeus)


Ciri khas hewan langka ini ialah mempunyai rambut yang begitu panjang dibandingkan jenis
kera lain. Buah-buahan adalah makanan utama dan juga kesukaannya. Di indonesia,
wilayah penyebarannya adalah dataran rendah juga hutan hujan tropis di pulau Kalimantan.

Orang Utan

2. Badak Bercula Satu (latin : Rhinoceras Sundaicus)


Adalah salah satu hewan langka khas indonesia. Walau sekarang sudah tidak banyak, hanya
sekitar 50 ekor saja dapat ditemukan di hutan ujung kulon. Merupakan hewan herbivora
pemakan daun-daunan.
Badak Bercula Satu (Rhinoceras Sundaicus)

3. Badak bercula Dua (latin : Dicerorhinus Sumatrensis)


Hampir mirip dengan badak bercula satu, hanya cula dibagian depan yang berjumlah dua. Hanya
ditemukan di wilayah Sumatera.

Badak bercula Dua (Dicerorhinus Sumatrensis)

4. Musang Congkok (latin : Prionodon Linsang)


Dengan berat mencapai 5 kg dan mempunyai panjang sekitar 71 cm hewan ini cukup gesit untuk
memanjat pepohonan. Di temukan di wilayah pegunungan Aceh dan Sumatera Barat. Mamalia
kecil dan beberapa jenis serangga adalah makanan kesukaannya.
Musang Cangkok (Prionodon Linsang)

5. Singapuar (latin : Tarsius Bancanus)


Dijuluki sebagai primata terkecil di dunia. Mempunyai berat tubuh antara 80 – 140 gram dan
panjang cuma 12 – 15 cm cukup layak bila disebut primata terkecil. Walaupun mempunyai
sepasang mata yang besar yang ukurannya melebihi volume otaknya tapi hanya dapat digunakan
pada malam hari saja. Mirip dengan burung hantu. Kepulauan Riau, kepulauan kalimantan dan
sumatera bagian selatan juga tenggara adalah habitat aslinya.

Singapuar (Tarsius Bancanus)

6. Ikan Belida (latin : Notopetrus Chitala)


Dengan panjang tubuh mencapai 87, 5 cm dan berat tubuh dapat mencapai 1 kg, cukup besar
untuk ukuran ikan air tawar. Bentuk tubuhnya seperti pisau dan makanan kesukaannya adalah
ikan-ikan kecil juga udang. Perairan air tawar di wilayah jawa dan kalimantan merupakan habitat
aslinya.
Ikan Belida (Notopetrus Chitala)

7. Harimau Sumatera ( latin : Panthera Tigris Sumatrae)


Memprihatinkan karena jumlah semua harimau sumatera hanya tinggal sekitar 500 ekor.
Penebangan hutan yang serampangan dan perburuan liar dituding sebagai penyebab langkanya
harimau ini. Hanya terdapat di hutan sumatera.

Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae)

8. Anoa ( latin : Bubalus Depressicornis)


Sekilas lebih mirip kambing dengan ukuran yang besar. Yang membedakan dengan kambing
selain ukuran tubuhnya yang besar adalah adanya tanduk runcing yang mencapai 30 cm
panjangnya. Adalah termasuk mamalia yang mempunyai kuku genap. Mempunyai habitat asli di
wilayah sulawesi.
Anoa (Bubalus Depressicornis)

9. Burung Elang Jawa ( latin : Spizaetus Bartelsi)


Mempunyai bentuk yang gagah, sayang populasinya hanya tinggal 250 ekor saja. Tersebar
hampir merata di sekitar hutan di pulau jawa seperti di gunung slamet, gunung salak, gunung
anjasmoro, gunung kawi, taman nasional baluran, taman nasional alas purwo taman nasional
gunung halimun, taman nasional gede pangrango dan taman nasional muara betiri.

Burung Elang Jawa (Spizaetus Bartelsi)

10. Babirusa (latin : babyrousa babyrussa)


Buah-buahan, tumbuh-tumbuhan, jamur dan dedaunan merupakan makanan yang biasa disantap
sehari-hari. Mempunyai taring yang mencuat keluar sebagai tameng mata dari duri dan rotan
ketika mereka mencari makan. Habitatnya meliputi pulau sulawesi, kepulauan maluku dan
sekitarnya.
Babirusa (Babyrousa Babyrussa)

Demikian tadi artikel kali ini yang berjudul 10 Hewan Langka Di Indonesia dan keterangannya.
Semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Salam dan selamat membaca 10 Hewan Langka Di
Indonesia.
10 tumbuhan langka di Indonesia
Iklan

10 tumbuhan langka di Indonesia, Kekayaan Indonesia tidak perlu diraguan


lagi. Baik dari flora dan fauna, Indonesia sangat kaya akan hal itu. Namun,
seiring bertambahnya waktu keberadaan atau jumlah dari hewan atau
tumbuhan yang ada di Indonesia semakin berkurang dan sedikit. Tentu jika
berlangsung terus-menerus, bukan tidak mungkin suatu jenis flora atau
fauna mengalami kepunahan. Di bawah ini sudah saya taruh suatu wacana
yakni 10 tumbuhan langka di Indonesia yang semoga bermanfaat.

1. Raflesia Arnoldi

Bunga Rafflesia hidup di Taman Nasional Bengkulu, mempunyai ukuran


dengan diameter bunga yang hampir mencapai 1 meter. Bunga ini terkenal
dengan sebutan bunga bangkai karena mengeluarkan bau busuk yang
menyengat. Bau busuk yang dikeluarkan oleh bunga digunakan untuk
menarik lalat yang hinggap dan membantu penyerbukan. Raflesia Arnoldi
merupakan tumbuhan parasit yang memerlukan inang untuk hidupnya. Saat
ini kondisi habitat Raflesia Arnoldi sangat memprihatinkan sehingga
jumlahnya menurun drastis dari tahun ke tahun. Menyusutnya habitat bunga
tersebut di antaranya disebabkan kegiatan manusia seperti pembukaan
wilayah hutan baik untuk kegiatan pertambangan, pertanian, maupun
permukiman.

2. Bunga Bangkai Raksasa


Bunga bangkai raksasa atau suweg raksasa atau batang krebuit (nama lokal
untuk fase vegetatif), Amorphophallus titanum Becc., merupakan tumbuhan
dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatra, Indonesia, yang
dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia.
Nama bunga ini berasal dari bunganya yang mengeluarkan bau seperti
bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk
mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya.

3. Kantong Semar

Kantong semar merupakan jenis tanaman langka karnivora. Sewaktu daun


masih muda, kantong pemangsa pada Nepenthes tertutup. Lantas,
membuka ketika sudah dewasa. Namun bukan berarti kantung flora
karnivora ini menutup sewaktu masih muda saja. Ia menutup diri ketika
sedang mengganyang mangsa. Tujuannya supaya proses pencernaan
berjalan lancar dan tidak diganggu kawanan musuh yang siap merebut
makanan yang sudah ia peroleh.

4. Damar

Tanaman langka ini berasal dari papua. Damar adalah salah satu jenis pohon
potensial yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Tanaman langka ini
tingginya bisa mencapai 60 m dan dimeternya 2 m.

5. Cendana

Cendana atau cendana wangi, merupakan tanaman langka penghasil kayu


cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan sebagai rempah-rempah,
bahan dupa, aroma terapi, campuran parfum, serta sangkur keris
(warangka). Cendana adalah tumbuhan parasit pada awal kehidupannya.
Kecambahnya memerlukan pohon inang untuk mendukung
pertumbuhannya, karena perakarannya sendiri tidak sanggup mendukung
kehidupannya. Karena prasyarat inilah cendana sukar dikembangbiakkan
atau dibudidayakan. Kayu cendana wangi (Santalum album) kini sangat
langka dan harganya sangat mahal. Kayu cendana dianggap sebagai obat
alternatif untuk membawa orang lebih dekat kepada Tuhan. Minyak dasar
kayu cendana, yang sangat mahal dalam bentuknya yang murni, digunakan
terutama untuk penyembuhan cara Ayurveda, dan untuk menghilangkan
rasa cemas.

6. Bulian

Diameter batang mencapai 95 cm dengan tinggi pohon sampai dengan 36


m. Tumbuh pada ketinggian 600 m di atas permukaan laut. Biasanya
tumbuh di daerah lereng perbukitan dengan tanah berpasir. Biasanya
dipakai untuk konstruksi berat karena sifatnya yang kuat dan tahan lama.
Tersebar di Kalimantan, Maluku, Sumatera dan Malaysia.

7. Anggrek Tebu

Anggrek tebu merupakan anggrek terbesar, paling besar dan paling berat
diantara jenis-jenis anggrek lainnya. Dalam satu rumpun dewasa, anggrek
tebu dapat mencapai berat lebih dari 1 ton dan mempunyai panjang malai
hingga 3 meter dengan diameter malai sekitar 1,5-2 cm. Itulah sebabnya
jenis tanaman langka ini layak menyandang predikat sebagai anggrek
terbesar dan terberat atau anggrek raksasa.

8. Jelutung

Jelutung atau jelutong (Dyera costulata, syn. D. laxiflora) adalah spesies


pohon dari subfamilia oleander. Pohon ini dapat tumbuh hingga 60 meter
dengan diameter sebesar 2 meter. Pohon ini tumbuh di semenanjung
Malaysia, Kalimantan, Sumatra dan bagian selatan Thailand.

9. Bayur
Tanaman langka indonesia ini memiliki nama daerah balang, wadang,
walang,dan wayu. Bayur adalah jenis tanaman langka yang memiliki kualitas
kayu bagus.

10. Tengkawang

Tengkawang adalah nama buah dan pohon dari genus Shorea yang buahnya
menghasilkan minyak nabati. Pohon Tengkawang hanya terdapat di pulau
Kalimantan dan sebagian kecil Sumatra. Dalam bahasa Inggris, jenis
tanaman langka ini dikenal sebagai Illepe Nut atau Borneo Tallow Nut. Pohon
yang terdiri atas belasan spesies (13 diantaranya dilindungi dari kepunahan)
ini menjadi maskot (flora identitas) provinsi Kalimantan Barat.
Nah, sekianlah wacana mengenai 10 tumbuhan langka di Indonesia.
Sebenarnya masih banyak lagi tumbuhan Indonesia yang dinyatakan langka,
tetapi saya hanya mampu menampilkan 10 tanaman saja. Ini dikarenakan
saya sebagai manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan. Semoga
wacana diatas dapat membuat kita sebagai orang Indoneisa semakain sadar
betapa pentingnya peran tumbuhan bagi kelangsungan hidup manusia.
Sebagai manusia, kita perlu menjaga dan melestarikan kekayaan alam di
negara kita sendiri.