Anda di halaman 1dari 1

Menurut teori humanistik, proses belajar harus dimulai dan ditujukan untuk

kepentingan memanusiakan manusia itu sendiri. Oleh sebab itu, teori belajar
humanistik sifatnya lebih abstrak dan lebih mendekati bidang kajian filsafat, teori
kepribadian, dan psikoterapi, dari pada bidang kajian psikologi belajar. Teori
humanistik sangat mementingkan isi yang dipelajari dari pada proses belajar itu
sendiri serta lebih banyak berbiacara tentang konsep-konsep pendidikan untuk
membentuk manusia yang dicita-citakan, serta tentang proses belajar dalam bentuk
yang paling ideal

dalam kaitannya dengan konten pembelajaran kita yang notabene berada dalam rumpun
teknologi, bagaimana kiranya implementasi dari teori belajar ini? ataukah teori
belajar ini sudah tidak relevan lagi dengan konten pembelajaran yang berhubungan
dengan teknologi?

Menurut saya justru teori humanistik ini sangat dibutuhkan oleh kita, terutama
sebagai seorang guru produktif seperti saya. Saya lebih tertarik dengan teori
Taksonomi Bloom, dimana teori ini sering dipakai dalam menentukan ranah dimensi
pada pemetaan suatu KI KD pada pengetahuan maupun keterampilan. Dengan adanya
dimensi Kognitif, Psikomotorik, dan Afektif kita bisa menentukan arah pembelajaran
kita kemana, ranah yang harus dicapai siswa itu sampai mana dengan memperhatikan
ketiga domain tersebut.

Kita dapat menentukan dimensi yang akan di capai oleh siswa, baik secara
pengetahuan, ataupun secara keterampilan. Inti dari pembelajaran humanistic adalah
bagaimana memanusiakan siswa dan membuat proses pembelajaran yang menyenangkan bagi
siswa.