Anda di halaman 1dari 3

1.

Telur

Telur merupakan sumber protein dengan kandungan nutrisi terlengkap dibandingkan


makanan sumber protein lainnya. Sebutir telur rebus mengandung tujuh gram protein dengan
hanya dua gram lemak jenuh. Untuk menghindari lemak jenuh, gunakan putih telur dan
buang kuningnya. Studi-studi menemukan, orang-orang yang makan telur dan roti panggang
untuk sarapan bisa kenyang lebih lama dan mengonsumsi lebih sedikit kalori sepanjang hari.
Telur memang mengandung sejumlah kolesterol. Tapi, lusinan studi telah menunjukkan
bahwa lemak jenuh (bukan kolesterol dari makanan) yang meningkatkan kadar kolesterol
darah.

2. Tenderloin ayam (White Meat)

Masing-masing tenderloin mempunyai berat sekitar satu setengah hingga dua ons, sehingga
memudahkan Anda mengontrol porsi. Dua tenderloin hampir setara dengan satu takar ukuran
tiga ons. Tenderloin mudah dibumbui dan bisa digunakan dalam kebab atau ditumis dengan
makanan lainnya.

3. Dada ayam (White Meat)

Potongan daging rendah lemak merupakan pilihan makan siang rendah kolesterol yang sehat.
Makanan ini bisa menjadi pilihan jika Anda hendak makan daging yang rendah lemak jenuh.

4. Sirloin (Daging Sapi)

Daging sirloin adalah daging yang berasal dari bagian belakang sapi. Daging ini bekerja lebih
berat daripada pada bagian lain, umumnya dipakai untuk membuat steak sehingga agak lebih
keras dibandingkan yang lain. Sirloin memiliki kelebihan dalam ukuran, yaitu bisa dipotong
lebih besar daripada bagian sapi lainnya yang lebih lembut. Selain itu Sirloin ini hampir tidak
mengandung lemak. Harga Sirloin umumnya lebih murah dibandingkan daging steak lainnya.

5. Ikan Segar

Tentunya kita semua sudah tahu kalau ikan merupakan makanan tinggi protein. Namun,
berbeda dengan daging, kita tidak perlu kuatir akan kandungan lemak pada ikan. Beberapa
jenis ikan, seperti gindara memiliki kadar lemak yang sangat rendah. Ikan lainnya seperti
salmon dan tuna memiliki kandungan lemak yang cukup banyak, namun jangan kuatir karena
lemak yang terkandung di dalamnya merupakan lemak baik Omega 3.

6. Udang

udang kaya akan kalsium dan protein, dan termasuk dalam kategori sumber protein hewani.
Nilai protein pada udang dikategorikan complete protein karena kadar asam amino yang
tinggi, berprofil lengkap dan sekitar 85-95 persennya mudah dicerna tubuh. 100 gr udang
mentah mengandung 20,3gr protein atau cukup untuk memenuhi kebutuhan protein harian
sebanyak 41 %.

7. Susu Murni

Susu berfungsi sebagai salah satu sumber protein yang paling baik dan kaya protein
berkualitas.Jumlah protein susu murni memang tak terlalu besar, namun kualitas protein yang
disediakan bagi tubuh sangat menakjubkan. Protein dalam susu mengandung semua asam
amino esensial yang diperlukan tubuh.

8. Keong Mas

Menurut Dr Ir Sulistiono, MSc, Ketua Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP),


Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) (harian Pelita,
Jum’at,13/4), keong mas diketahui mengandung asam omega 3, 6 dan 9. Dari hasil uji
proksimat, kandungan protein pada keong mas terbukti tinggi, yaitu berkisar antara 16 hingga
50 persen. Di beberapa daerah, keong mas diolah menjadi berbagai jenis masakan seperti
sate, pepes, sambal keong, hingga kecap keong.

9. Kacang Kedelai

Selain kaya protein, kacang kedelai juga rendah lemak dan mengandung phytochemical
seperti isoflavon, asam phytc dan saponin. Kandungan ini baik untuk mengurangi potensi
terkena penyakit jantung, osteoporosis dan kanker. Kedelai mengandung 29 gram protein per
cangkirnya.

10. Tahu

Tahu yang kaya nutrisi, terutama protein bisa diolah menjadi berbagai kreasi masakan. Bisa
dikonsumsi bersama salad, dikukus, digoreng ataupun panggang. Selain bergizi, tahu juga
mudah menyatu dengan bumbu dan makanan lain sehingga Anda tidak akan bosan
memakannya.

11. Yoghurt

Yoghurt mengandung kalsium tinggi dan protein. Biasakan untuk mengonsumsi yoghurt
setiap hari. Bisa dikonsumsi langsung, dicampur buah, smoothies, atau bisa jadi tambahan
untuk sup dan kari.

12. Kacang Almond

Kacang gurih ini rendah karbohidrat, tinggi kalsium dan protein. Selain itu, almond juga
mengandung serat alami, dapat dikonsumsi mentah atau bahan penambah rasa pada makanan
lain.

13. Kacang Polong

Jenis kacang-kacangan seperti kacang polong, buncis atau kacang panjang mengandung serat
dan protein tinggi. Satu cangkir kacang-kacangan mengandung 12-15 gram protein.

14. Brokoli

Brokoli mengandung 5 gram protein dalam satu cangkir, juga serat, karbohidrat, vitamin dan
mineral sehingga digolongkan sebagai sayur dengan nutrisi lengkap. Anda bisa
menjadikannya salah satu pilihan bahan masakan sehari-hari.
15. Tempe

Bahan makanan dari fermentasi kedelai ini cukup enak dan lezat. Kaya akan protein nabati,
dan bisa diolah menjadi makanan apa saja.

16. Keju

Semua jenis keju adalah sumber protein yang baik. Cobalah keju cheddar atau mozzarella
yang dicampur ke dalam salad, pasta, sandwich atau sup. Satu hal yang harus diperhatikan,
terutama bagi Anda yang sedang diet, keju mengandung lemak. Sehingga batasi konsumsi
Anda tak lebih dari 1 ons per hari.

17. Bayam

Dalam satu cangkir bayam terkandung 3 gram protein. Anda bisa mengonsumsinya dengan
cara dikukus, rebus atau cah. Pastikan Anda tidak terlalu lama memasaknya, agar rasa tidak
berubah dan nutrisinya tetap terjamin. Sedikit ide untuk mengolah bayam; kukus sebentar
lalu bumbui dengan merica hitam dan sedikit minyak zaitun.

81. Gandum

Biji-bijian atau grains, seperti misalnya gandum, memang lebih banyak dikenal sebagai
sumber karbohidrat. Namun, tahukah Anda kalau biji-bijian juga mengandung protein? Pada
gandum, kandungan protein bisa mencapai sekitar 9%. Surprising fact, yes? Namun
demikian, konsumsi grains sebaiknya dibatasi, terutama bagi Anda yang sedang menjalani
diet rendah karbo.

19. Ikan Teri

Mungkin Anda akan terkejut dengan fakta ini. Yes, makanan yang sering kali disepelekan ini
(sering mendapatkan predikat “makanan rakyat”) ternyata tinggi kandungan proteinnya.
Walaupun ukurannya kecil, ternyata kandungan proteinnya mencapai 10%. Selain protein,
Anda juga bisa mendapatkan kalsium dari konsumsi ikan teri. Kecil-kecil cabe rawit!

20. Sushi

Sushi adalah makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk berupa
makanan laut, daging, sayuran mentah atau yang sudah dimasak. Sushi mengandung protein
dan serat yang pada umumnya rendah kalori dan lemak.

Banyak perdebatan mana yang lebih baik antara protein nabati dan protein hewani.
Menurutnya saya tidak ada yang lebih baik dan tidak ada yang lebih buruk. Yang terbaik
adalah menyeimbangkan konsumsi keduanya, karena akan salig melengkapi.