Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN HASIL KEGIATAN

LAPORAN PELATIHAN DAN WORKSHOP


MANAJEMEN KEPALA RUANGAN
PERAN KEPALA RUANGAN DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN YANG BERFOKUS
PADA PASIEN

TIM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN


RUMAH SAKIT ‘AISYIYAH BOJONEGORO
2016

Jl. PANGLIMA SUDIRMAN NO. 48 BOJONEGORO


JL. HASYIM ASY’ARI NO. 17 BOJONEGORO
Tlp. 0353 – 881748, 887829 Fax 0353 – 885978
LAPORAN PELATIHAN DAN WORKSHOP

MANAJEMEN KEPALA RUANGAN


PERAN KEPALA RUANGAN DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN YANG BERFOKUS
PADA PASIEN

I. PENDAHULUAN
Menghadapi pasar bebas dalam era globalisasi, akan terjadi persaingan yang
ketat dalam pemberian jasa pelayanan kesehatan di Rumah Sakit, sesuai dengan UU no 44
tahun 2009 tentang rumah sakit yang wajib menjalankan akreditasi dalam peningkatan mutu
dan pelayanannya. Dalam hal ini aspek pemberian jasa pelayanan kesehatan, khususnya
pelayanan keperawatan di tuntut mampu bersaing memberikan kepuasan dalam melayani
masyarakat, pelanggan dan mampu memberikan pelayanan yang bermutu serta profesional.

Adanya tuntutan terhadap kualitas pelayanan keperawatan perlu di respon oleh jajaran
manajemen rumah sakit terutama keperawatan, karena yang di berikan pihak rumah sakit
kepada costumer/ pelanggan/ pasien adalah pelayanan keperawatan, oleh karena itu perlu
mendapat perhatian dan pengembangan profesi keperawatan.

Peran utama seorang Kepala Ruangan adalah mengelola seluruh sumber daya di
unit perawatan untuk menghasilkan pelayanan yang bermutu. Kepala Ruangan merupakan
jabatan yang cukup penting dan strategis, karena secara manajerial kemampuan Kepala
Ruangan menentukan keberhasilan pelayanan keperawatan. Sebagai seorang front line
manajer, Kepala Ruangan di tuntut untuk memiliki kemampuan dalam merencanakan,
mengorganisir, melakuikan pengarahan, mampu mengatasi komplain, mengendalikan dan
mengevaluasi pelayanan sehingga pelayanan keperawatan menjadi efektif dan benar benar
berfokus kepada pasien. Agar Kepala Ruangan semakin terampil dan mampu melaksanakan
tugasnya, maka di perlukan pengembangan diri melalui pelatihan yang sesuai. Salah satu
pelatihan yang di harapkan dapat meningkatkan kemampuan memiompin adalah Pelatihan
Manajemen Kepa;la Ruangan.
II. LATAR BELAKANG
Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro merupakan rumah sakit tipe C, yang sudah
terakreditasi penuh 5 pelayanan dan terakreditasi JCI KARS 2012. Yang mana dalam
akreditasi kars sangat menekankan pada pentingnya pelayanan yang aman dan nyaman
kepada pasien, dan ini tentu membutuhan tenaga yang handal dan profesional terutama Kepala
Ruanagan.

Dengan kompetensi yang dimiliki oleh kepala Ruangan maka pelayanan akan
tertata dengan rapi. Proses asuhan keperawatan pada pasien di masing-masing ruangan akan
berjalan terkontrol mulai dari pengonsepan pendokumentasian sampai pada evaluasi asuhan
keperawatan. Sebagai usaha untuk meningkatkan kinerja keperawatan RS ‘Aisyiyah
Bojonegoro secara benar maka kami penyusun membuat laporan manajemen kepala ruangan,
peran Kepala Ruangan dalam pelayanan keperawatan yang berfokus pada pasien

Sebagai dasar bahwa kami telah mengikuti workshop ini dengan baik dari awal
sampai akhir. Lebih dari itu sebagai tanggung jawab kami dalam mengamalkan ilmu yang telah
kami peroleh. Besar harapannya laporan ini bisa menjadi bahan evaluasi atas workshop yang
telah terselenggara.

III. TUJUAN
A. Tujuan Umum
Kepala Ruangan mampu memahami dan menerapkan peran dan fungsi sebagai
supervisor dan kepal unit dalam pelayanan yang berfokus pada pasien
B. Tujuan Khusus
1. Kepala Ruangan menjadi penggerak dan motivator dalam perubahan
2. Kepala Ruangan mampu membuat perencanaan dan pengorganisasian unit kerja
3. Kepala Ruangan mampu menghandle komplain pelanggan
4. Kepala Ruangan mampu menganalisa dan mengelola kebutuhan tenaga
5. Kepala Ruangan mampu meningkatkan mutu asuhan keperawatan
6. Kepala Ruangan mampu mengevaluasi kinerja dan penampilan kerja staff
7. Kepala Ruangan mampu memberikan keselamatan pada pasien dalam
pelayanan keperawatan
8. Kepala Ruangan mampu memotivasi, berkomunikasi dan berkolaborasi secara
interprofesional
9. Kepala Ruangan mampu mendokumentasikan asuhan keperawatan yang
berfokus pada pasien
10. Kepala Ruangan mampu meningkatkan kepuasan dalam pelayanan yang
berfokus pada pasien

IV. PELAKSANAAN
A. Waktu
Kegiatan ini dilakukan selama 4 hari yaitu mulai tanggal 9 Agustus 2016 sampai 12
Agustus 2016 Pukul 08.00-17.00 wib
B. Tempat
Hotel Swiss Bellin
Jl Tunjungan no 101 Surabaya (depan Tunjungan Plasa Surabaya)

V. HASIL KEGIATAN DAN EVALUASI


Terlampir dalam bentuk soft file dan hard copy

VI. SARAN
1. Hendaknya untuk meningkatkan keilmuan dan meng up date keilmuan yang baru,
kami mengharapkan kepada jajaran Direksi Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro
supaya mengikutsertakan bidan, dan tenaga medis lain dalam seminar atau
pertemuan ilmiah yang lain agar perawat, bidan, dan karyawan lain mendapatkan
pengalaman dan ilmu baru. Hal yang paling penting adalah rumah sakit dapat
mengikuti perkembangan dunia keilmuan modern.
2. Tetap di lakukan evaluasi yang terus menerus terhadap pelaksanaan mutu asuhan
keperawatan dan pendokumentasian agar tercapai tujuan pelayanan yang optimal
kepada pasien
3. Hendaknya setiap sosialisasi di tingkat kepala ruangan di teruskan kepada kepala tim
dan perawat pelaksana di tiap unit masing masing
VII. PENUTUP
Demikian laporan hasil kegiatan workshop dan pelatihan manajemen kepala
ruangan, peran Kepala Ruangan dalam pelayanan keperawatan yang berfokus pada pasien ini
kamu buat, kami sadar bahwa laporan workshop ini masih banyak kekurangannya. Untuk itu
kritik dan saran yang membangun sangat kami butuhkan sebagai bahan perbaikan dalam
mengaplikasikan hasil workshop yang telah kami ikuti. Semoga workshop dan pelatihan
manajemen kepala ruangan, peran Kepala Ruangan dalam pelayanan keperawatan yang
berfokus pada pasien ini mampu memberi efek signifikan positif bagi rumah sakit dalam
upayanya memberikan pelayanan prima dan paripurna.

Bojonegoro, 17 Agustus 2016


Mengetahui
Ketua tim Diklat Peserta Pelatihan dan Workshop
Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro

Agus Yulianto Ns. Sunarto S.kep