Anda di halaman 1dari 4

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Para hadirin dan hadirat yang saya hormati,


Izinkan saya mewakili teman-teman kelas IX untuk menyampaikan sepatah
dua patah kata dalam rangka acara perpisahan ini.
Tanpa terasa waktu terus bergulir, 3 tahun telah berlalu, masih teringat
beberapa tahun yang lalu kami mulai aktifitas belajar di sekolah tercinta ini,
tentunya banyak kenangan berharga yang tidak akan pernah kami lupakan,
baik itu pengalaman bahagia dan sedih, suka maupun duka, serta tawa
dan tangis, semuanya melebur menjadi kenangan berharga dalam
kehidupan kami. Kenangan kebersamaan kami dengan para guru maupun
teman-teman sekalian. Semua ini bisa kami alami juga berkat orang tua
tercinta. Pada kesempatan ini saya akan meluahkan rasa terima kasih
yang tak terhingga.

Untuk ayah ibu


Tak terhitung berapa banyak cinta yang kau berikan untukku, kau bagaikan
lentera yang mampu terangi dan hangatkan jiwaku, begitu tegar dirimu
hadapi kehidupan ini demi kami anakmu. Tetes-tetes darah keringat dan
air mata cukup sudah engkau torehkan untuk kami. Dalam senyumanmu
engkau menyembunyikan letih dirimu namun tak satu detikpun terhenti
langkah dirimu buat mampu beri harapan baru bagiku. Bukan setumpuk
emas yang engkau harapkan di dalam kesuksesanku, bukan gulungan
uang yang engkau pinta dalam keberhasilanku, bukan juga satu batang
perunggu didalam kemenanganku, namun keinginan hatimu untuk
membahagiakan diriku.
Ayah ibu,,, rambutmu sekarang sudah mulai memutih, kulitmu tidak lagi
kencang, penglihatanmu tak lagi terang, jalanmu sekarang sudah mulai
goyah. Namun semuanya tidak pernah engkau rasakan, semua itu tidak
pernah engkau pedulikan.
Ayah ibu,,, Semangatmu mengalahkan gemetar kakimu dan segala rasa
lelahmu. ku faham semuanya itu demi kami anakmu. Anakmu yang engkau
impikan jadi orang hebat untuk mencapai setumpuk asa.
Ayah ibu,,, maafkan bila belum sempurna baktiku padamu, perjuanganmu
terlalu dalam hingga tak dapat aku balas. Doakanlah aku ayah ibu, agar
cita citaku dapat aku gapai, agar ayah ibu bisa bangga padaku. Sebentar
lagi kami akan meninggalkan sekolah ini, tapi bukan berarti kami akan
meninggalkan cita, bukan berarti harapan ayah dan ibu melihat kami
menjadi hebat sudah memudar. Kami hanya akan melangkah ke tangga
berikutnya, jadi ayah ibu,,kami mohon dengan sangat, tetaplah jadi
penyemangat buat kami, jangan lelah menjadi ayah dan ibu buat kami.
Ayah ibu,,, ijinkanlah kami mengucapkan rasa terimakasih yang tak
terhingga, berkat jasa-jasamu kami bisa sampai pada saat ini, walaupun
kami tau terima kasih tak akan pernah cukup untuk membalas jasa jasamu.

Untuk bapak ibu guruku


Terima kasih atas segalanya. Segala perjuangan, pengorbanan, keikhlasan
dan bimbingan dari kalian yang takkan pernah akan kami lupakan.
Kami tidak akan pernah mampu membalas segala kebaikan bapak ibu guru
dalam bentuk apapun, kami hanya dapat melantunkan iringan doa yang
tulus dan ikhlas semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan
kesehatan, kekuatan, dan kebahagiaan kepada bapak ibu guruku yang
telah mengajarkan kami begitu banyak ilmu. Semoga bapak ibu guruku
akan terus mengabdi dan membimbing serta menjadikan generasi muda
pelanjut bangsa menjadi orang – orang yang bermanfaat bagi agama, nusa
dan bangsa.
Kami menyadari bahwa selama mengenyam pendidikan di sekolah ini
banyak kelakuan dan sikap kami yang tidak berkenan di hati para guru dan
seluruh elemen pendidik, kami sering tidak mematuhi perintah kalian,
sering melanggar aturan sekolah, sengaja atau tidak sengaja kami pernah
menyakiti hati bapak dan ibu guru, dan kami sadar bahwa kesuksesan
tidak akan kami raih baik di dunia maupun di akhirat, ketika masih banyan
noda-noda yang menghalangi, disebabkan kesalahan-kesalahan kami
dahulu kepada kalian.
Betapa bodohnya kami waktu itu. Andai bisa kami mengulang waktu, ingin
rasanya kami memperbaiki semua kesalahan kami. Tapi, apalah daya
kami, perpisahan sudah di depan kami. Oleh karena itulah, izinkan kami
memohon maaf yang sebesar besarnya atas segala kekhilafan kami.
Doakan kami wahai para ibu bapak guru kami, sehingga kelak kami bisa
menjaga nama Madrasah kami serta menjadi generasi penerus yang
berbakti untuk agama, bangsa dan Negara dimanapun kami berpijak
nantinya.

Untuk sahabatku
Perpisahan ini akan menjadi salah satu hal yang terbaik untuk kita.
Renungkanlah setiap detik penuh makna, setiap menit diiringi canda tawa.
Kini waktu telah memisahkan kita. Semoga pertemanan kita selalu terjaga
selamanya.
Sudah sekian lama kita rajut kisah dan masa-masa terindah, kini saatnya
kita berpisah. Masa lalu memang telah menghilang tetapi kau akan
selamanya ada dikehidupan wahai teman-teman tercintaku.
Lama kita berjalan diatas kebahagiaan yang penuh kegembiraan. Kini
saatnya ucapkan selamat tinggal untuk para teman-temanku yang
kubanggakan. Selamat berpisah teman-teman, Inshaa Allah kita akan
bertemu lagi dimasa yang akan datang dan pada saat sukses.Amiin.
Kebahagiaan yang dulu kita banggakan kini hilang entah akan kemana
arahnya, tapi inilah yang terbaik bagi kita bersama menuju sebuah
kehidupan nan sesungguhnya. Semoga kita sukses bersama.
Sahabat,, segala rindu yang akan muncul, segala nafas yang akan
berhembus, segala harapan yang akan kita raih, segala langkah yang akan
kita ayunkan, yakinlah di sana ada sukses. Di sana ada keberkahan, dan di
sana pasti ada cinta.
Perkuat langkahmu teman-teman,,, yakinkan diri dan hatimu, hari esok
pasti lebih cerah, hari esok adalah harapan yang harus diraih. Yakinlah
sahabat, cinta dan cita kita selalu bersatu. Kita akan bersatu selamanya,
dalam cahaya persahabatan ini.
Tidak usah terlalu bersedih wahai temanku,,,, berbahagialah, Karena
engkau akan menemukan suasana yang baru, bukan disini lagi, tapi di
sana. Cukuplah setiap Kananga yang telah kita tanam, akan menjadi
Kananga yang tumbuh subur, menyemaikan benih-benih cita diantara kita.
Karena kita tak harus di sini, kita tak harus selalu bersama, kita harus
melanjutkan langkah ini, mungkin ke tempat yang lain, yang siap untuk kita
tapaki.
Tak ada kata yang pantas terucap,,,hanya derai bening yang selalu
bertaburan, mengucap selamat jalan, silahkan lanjutkan perjuanganmu ke
arah yang lain, di tempat yang baru, yang kan menjadi jarak pertemuan
kita.

Untuk adik adikku tercinta


Sebuah ungkapan yang tak asing lagi bagi kita, ”dimana ada pertemuan,
disitu ada perpisahan”. Dua tahun lalu kita bertemu ditempat ini, dan
ditempat ini pulalah kita berpisah. Inilah takdir manusia yang tak
terelakkan. Kita tak bisa melawan waktu. Biarlah waktu itu berlalu seiring
dengan linangan air mata kami. Segala apa yang telah kita lalui,
merupakan kenangan terindah yang tak akan terlupakan.
Sungguh berat rasanya berpisah dengan kalian, karena kita sudah
bersama-sama dalam beberapa tahun terakhir ini. Sebagai kakak kelas,
kami hanya bisa berpesan agar kalian belajar dengan lebih
tekun,perbaikilah sikap dan perilaku kalian, tunjukkan pada orang-orang
bahwa kita juga bisa unggul. Tirulah segala perilaku yang positif dari kami
dan tinggalkan hal yang negative yang kami perbuat selama kita bersama,
agar kalian menjadi pribadi yang lebih baik dan sukses. Mohon maafkan,
jika selama ini kami kurang bisa menjadi teladan yang baik. Sukses selalu
buat adik-adikku, doa kami menyertai kalian.

Akhirnya, kami mohon kepada seluruh hadirin kiranya dapat mengiringi


perjalanan kami yang selanjutnya dengan do’a yang tulus agar Allah SWT
dapat meridhoi perjalanan hidup kami sehingga nantinya kami menjadi
orang-orang yang bermanfaat dan sukses dunia dan akhirat.Amiin Yaa
Rabb.
Selamat tinggal guru-guru tercinta kami, selamat tinggal adik-adikku. Jika
ada kata yang salah itu datangnya dari kami dan jika ada kata yang benar
itu datangnya dari Allah SWT.
Sekian kesan dan pesan dari kami, Wassalamu’Alaikum Warahmatullah.