Anda di halaman 1dari 2

BAB III

KERANGKA KONSEP

3.1 Kerangka Konsep

Faktor risiko kanker Pencegahan Kanker


payudara : Payudara : Akseptor KB
1. Riwayat pribadi kanker a. Malakukan pola hormonal
payudara hidup sehat
2. Hubungan keluarga b. Deteksi dini :
langsung dari wanita
- SADARI
dengan kanker
payudara. - Pemeriksaan
3. Menarke dini berkala oleh Tingkat pengetahuan
4. Usia maternal lanjut dokter akseptor KB
saat kelahiran anak - Mammografi hormonal terhadap
pertama atau USG kanker payudara
5. Riwayat penyakit
payudara jinak - Baik
6. Pemajanan terhadap - Cukup baik
radiasi ionisasi
- Kurang baik
7. Pemakaian kontrasepsi
oral dalam waktu lama, - Tidak baik
diet tinggi lemak,
alkohol, dan obesitas
8. Riwayat Menyusui

Faktor yang
mempengaruhi sikap :
Sikap akseptor KB
1. Pengalaman pribadi hormonal untuk
2. Pengaruh orang lain melakukan SADARI
yang dianggap sebagai deteksi dini
penting
Komponen Kognitif
3. Pengaruh budaya
4. Media massa
5. Lembaga pendidikan Komponen Afektif
dan lembaga agama
6. Pengaruh faktor Komponen Konatif
emosional
Sikap Negatif Sikap Positif

Keterangan :

: variabel yang diteliti : variabel yang tidak diteliti

Gambar 3.1 Kerangka Konsep Tingkat Pengetahuan Kanker Payudara dengan Sikap
Melakukan SADARI pada Akseptor KB hormonal

41
42

3.2 Uraian Kerangka Konsep

Terdapat beberapa faktor resiko kanker payudara, yaitu riwayat pribadi kanker

payudara, hubungan keluarga langsung dari wanita dengan kanker payudara, menarke dini,

nulipara dan usia maternal lanjut saat kelahiran anak pertama, riwayat penyakit payudara

jinak, pemajanan terhadap radiasi ionisasi, pemakaian kontrasepsi oral dalam waktu lama,

diet tinggi lemak, alkohol, dan obesitas. Sebagian wanita pengguna KB hormonal tidak

menyadari bahwa salah satu faktor resiko tersebut ada pada dirinya, sehingga pengguna KB

hormonal perlu waspada terhadap kanker payudara.

Untuk itu perlu adanya tindakan pencegahan agar kemungkinan terkena kanker

payudara semakin kecil. Pencegahan itu dapat dilakukan dengan pola hidup sehat dan

deteksi dini kanker payudara. Deteksi dini kanker payudara ini dapat dilakukan dengan

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), pemeriksaan klinis oleh dokter, mammografi dan

USG. Dalam penelitian ini, deteksi dini yang dilakukan adalah dengan pengguna kontrasepsi

hormonal. Tingkat pengetahuan kanker payudara inilah yang akhirnya akan menentukan

sikap akseptor KB hormonal terhadap SADARI. Namun sikap akseptor KB hormonal

tersebut dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, pengaruh orang lain yang dianggap penting,

pengaruh budaya, media massa, lembaga pendidikan, lembaga agama dan pengaruh faktor

emosional. Sikap akseptor KB hormonal terhadap SADARI kemudian digolongkan ke dalam

sikap positif dan sikap negatif.

3.3 Hipotesa Penelitian

Ha : Terdapat pengaruh tingkat pengetahuan kanker payudara terhadap sikap SADARI

pada akseptor KB hormonal