Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

“CACAR AIR”

Tugas ini disusun untuk memenuhi penugasan pada semester ganjil tingkat III prodi

D III Keperawatan tahun ajaran 2019/2020

Disusun Oleh:

HUSNUL KHOTIMAH

NIM: 2016.01.008

Program Studi DIII Keperawatan

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BANYUWANGI

TAHUN AJARAN: 2019 – 2020


SATUAN ACARA PENYULUHAN

Tema : Cacar Air

Sasaran : Murid-Murid SD kelas 4 sampai kelas 6 SDN 1 Panderejo

Hari/Tanggal : Selasa, 29 Januari 2019

Tempat : SDN 1 Panderejo

Waktu : 45 Menit

A. ANALISA SITUASI

Murid-murid kelas 4 sampai 6 SDN 1 Panderejo sangat kurang


pengetahuan mengenai cacar air. Untuk itulah kami mahasiswa-mahasiswi
STIKES Banyuwangi akan memberikan penyuluhan pada murid-murid kelas 4
sampai 6 SDN 1 Panderejo tentang bagaimana penyakit cacar air.

B. TUJUAN
a. Tujuan Umum

Setelah mengikuti penyuluhan tentang bahaya penyakit cacar air selama 45

menit, murid-murid kelas 4 sampai 6 SDN 1 Panderejo mengerti tentang

penyakit cacar air.

b. Tujuan Khusus

Setelah mengikuti penyuluhan tentang bahaya cacar air, murid-murid kelas

4 sampai 6 SDN 1 Panderejo mampu:

1. Menjelaskan pengertian cacar air.

2. Menjelaskan cara penularan atau penyebaran cacar air.


3. Menjelaskan tanda – tanda orang yang terkena cacar air.

4. Menjelaskan komplikasi cacar air.

5. Menjelaskan tips saat mengalami cacar air.

6. Menyebutkan pencegahan penyakit cacar air

C. POKOK BAHASAN

Pokok bahasan materi penyuluhan terdiri dari:

1. Pengertian cacar air.

2. Cara penularan atau penyebaran cacar air.

3. Tanda – tanda orang yang terkena cacar air.

4. Komplikasi cacar air.

5. Tips saat mengalami cacar air.

6. Pencegahan penyakit cacar air.

D. METODE

1. Ceramah

2. Tanya Jawab

E. ALAT BANTU

1. Materi

2. Leaflet
F. KEGIATAN PENYULUHAN

No. Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Audiance

1. Pembukaan 5 Menit  Salam  Menjawab salam

 Memperkenalkan Diri  Mendengarkan

 Menjelaskan maksud

dan tujuan penyuluhan

2. Penyampaian 20 Menit  Menjelaskan  Mendengarkan

isi materi pengertian, cara penyuluhan

penyebaran, tanda –

tanda, komplikasi, tips

saat mengalami cacar

air, pencegahan

penyakit cacar air.

3. Tanya jawab 10 Menit  Memberikan  Bertanya

kesempatan audiance  Mendengarkan

untuk bertanya

 Menjawab pertanyaan

dari audiance

4. Penutup 10 Menit  Memberikan  Mendengarkan

kesimpulan dan saran  Menjawab

 Ucapan terima kasih, salam

doa, dan mengucapkan

salam
G. EVALUASI

Evaluasi dilakukan dengan cara menanyakan kembali pada murid- murid

kelas 4 sampai 6 SDN 1 panderejo mengenai:

1. Apa pengertian cacar air ?

2. Bagaimana cara penyebaran cacar air ?

3. Apa saja tanda – tanda orang yang terkena cacar air ?

4. Apa saja komplikasi cacar air ?

5. Bagaimana tips saat mengalami cacar air ?

6. Bagaimana pencegahan cacar air ?

H. LAMPIRAN

1. Materi

2. Leaflet
MATERI
CACAR AIR

A. DEFINISI

Cacar air atau Varicella simplex adalah suatu penyakit menular yang

disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster. Virus ini menginfeksi

manusia dengan sifat sistemik, maksudnya virus ini menimbulkan reaksi

menyeluruh, bukan bersifat lokal. Cacar air merupakan penyakit kulit yang

umum dikenal masyarakat. Hampir semua orang dari anak-anak sampai

dewasa pernah terkena cacar air. Yang perlu diperhatikan adalah virus ini

menyerang ketika ketahanan tubuh melemah atau kondisi tubuh sedang

tidak fit.

Pada permulaannya, penderita akan merasa sedikit demam, pilek, cepat

merasa lelah, lesu, dan lemah. Gejala-gejala ini khas untuk infeksi virus.

Pada kasus yang lebih berat, bisa didapatkan nyeri sendi, sakit kepala dan

pusing. Beberapa hari kemudian timbullah kemerahan pada kulit yang

berukuran kecil yang pertama kali ditemukan di sekitar dada dan perut atau

punggung lalu diikuti timbul di anggota gerak dan wajah.

Kemerahan pada kulit ini lalu berubah menjadi lenting berisi cairan

dengan dinding tipis. Ruam kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal

sehingga dapat tergaruk tak sengaja. Jika lenting ini dibiarkan maka akan

segera mengering membentuk keropeng (krusta) yang nantinya akan

terlepas dan meninggalkan bercak di kulit yang lebih gelap


(hiperpigmentasi). Bercak ini lama-kelamaan akan pudar sehingga beberapa

waktu kemudian tidak akan meninggalkan bekas lagi. Penyakit ini lebih

berat dan sering menimbulkan komplikasi pada bayi, dewasa, dan orang

dengan daya tahan tubuh yang jelek. Setelah sakit, pasien kebal seumur

hidup.

B. CARA PENYEBARAN CACAR AIR

1. Cairan yang keluar dari lepuh cacar air bisa menularkan pada orang lain.

2. Benda-benda yang terkena cairan dari lepuh cacar airpun dapat

menularkan pada orang lain bila tersentuh.

3. Jika penderita cacar air batuk atau bersin dapat menularkan penyakit ini

lewat udara.

C. TANDA – TANDA CACAR AIR

1. Diawali dengan
- Demam ringan
- Kadang panas tinggi
- Sakit Kepala
- Lemas
- Kehilangan Nafsu Makan
2. Kemudian muncul vesikel/lentingan air pada kulit yang menyebar ke
sekujur tubuh dengan cepat walaupun sudah diobati
3. Vesikel dan keluhan berangsur hilang setelah diobati sedikitnya 7-10 hari.
4. Terjadinya dehidrasi, karena muntah berkelanjutan mengakibatkan mulut
kering. .
D. KOMPLIKASI

1. Infeksi kulit sehingga kulit menjadi merah, sakit dan bengkak.

2. Radang sendi terjadinya bengkak dan sakit pada sendi.

3. Infeksi paru, seperti susah bernafas, batuk, sakit didada dan mengi.

4. Peradangan di otak, seperti sakit kepala, leher mengeras dan tidak

sadarkan diri.

5. Terjadinya dehidrasi, karena muntah berkelanjutan mengakibatkan

mulut kering.

E. TIPS SAAT MENGALAMI CACAR AIR

1. Segera pergi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, biasanya dokter

akan memberikan obat penurun panas, vitamin untuk daya tahan tubuh,

obat atau salep untuk antivirus cacar air seperti Asiklovir.

2. Bersihkan bintil merah yang pecah.

3. Mandilah secara teratur dengan sabun antisptik.

4. Hindari menggaruk kulit yang gatal dengan kuku karena akan

mengakibatkan bekas.

5. Hindari penggunaan bedak tabur jika gelembung pecah karena akan

membuat perluasan penyebaran cacar air, namun gunakan salep seperti

Asiklovir.

6. Supaya rasa gatal bisa berkurang bisa digunakan lotion yang

mengandung fenol atau mentol atau bisa juga dikompres dingin.

7. Gunakan obat tetes mata untuk menghindari mata anda dari infeksi cacar

air.
8. Banyak mengkonsumsi makanan yang bernutrisi seperti buah-buahan

misalnya jeruk, apel, pear, jambu biji dll.

9. Mengkonsumsi tablet vitamin C.

10. Minum air putih yang banyak.

F. PENCEGAHAN

1. Penyakit cacar air dapat dicegah, antara lain dengan cara menjaga
kebersihan badan, pakaian dan lingkungan. Perlu pula mengkonsumsi
makanan bergizi dan menghindari sumber penularan.
2. Vaksinasi pada dasarnya memiliki efektivitas lebih dari 95% untuk
mencegah infeksi penyakit cacar air. Pada bayi dan anak diperlukan 1
dosis, sedangkan untuk individu dengan gangguan system kekebalan
(imunokompromais), remaja (≥ 13 tahun), dan dewasa memerlukan 2
dosis selang 1-2 bulan.
3. Deteksi dini penyakit ini akan membantu penyembuhan lebih baik dan
mungkin pencegahan terjadinya komplikasi.
4. Pisahkan tempat tidur si anak dari kakak/adiknya karena cacar air sangat
mudah menular.
5. Jangan pernah gunakan peralatan mandi dan peralatan makan secara bergantian
dengan anak yang terkena cacar air