Anda di halaman 1dari 23

1|Buletin IJI Vol 3/September 2015

KEMATIAN DAN PERLAKUAN YANG BENAR

TERHADAP ORANG MATI

Teguh Hindarto

Catatan Redaksi: Yom Kippur (pendamaian, 24


September 2015) serta Sukkot
Bulan ini dalam kalender (Pondok Daun, 28 September – 5
Yahudi masuk bulan Tishri 5776 Oktober 2015).
(2015) yang jatuh antara
September dan Oktober. Ada tiga Hari Raya Rosh ha
hari raya besar di bulan Tishri Shanah bukan hanya dirayakan
yaitu Rosh ha Shanah (tahun baru sebagai perayaan pergantian
Ibrani, 14 September 2015) atau tahun baru Ibrani, melainkan
Yom Truah (peniupan shofar) lalu dirayakan sebagai peringatan
2|Buletin IJI Vol 3/September 2015

kebangkitan orang mati. Suara Yesus dari Nazaret yaitu


shofar (sangkakala terbuat dari kelahiran, kewafatan,
tanduk domba) akan ditiup kebangkitan serta kedatangan
berulang kali menandai Yesus Sang Mesias yang kedua
pergantian tahun dan perayaan kali sebagai Raja dan Hakim
sekaligus peringatan akan hari Yang Adil.
kebangkitan orang mati. Dari
Buletin IJI edisi
Rosh ha Shanah hingga Yom
Kippur umat Yahudi penganut September ini memfokuskan
Yudaisme melakukan Teshuvah kajian seputar makna kewafatan
dan bagaimana tata cara
(pertobatan) dan Tsedaqah
(derma) untuk memohon memperlakukan orang yang
pengampunan dosa-dosa selama sudah mengalami kewafatan baik
sebelum dikuburkan maupun
setahun dan Tuhan mengampuni
pada saat Yom Kippur. paska penguburan. Kiranya
kajian ini memperluas wawasan
Sebagaimana umat aplikasi berbagai aturan dalam
Yudaisme dan komunitas Torah dan sabda Yesus Sang
Messianik Yudaisme di dunia Mesias yang bukan hanya
merayakan Rosh ha Shanah, berkaitan dengan Ketuhanan dan
demikian pula komunitas Kristen ibadah kepada Tuhan melainkan
mazhab Yudeo Kristen melalui berbagai perilaku hidup sehari-
organisasi Indonesian hari termasuk memperlakukan
Judeochristianity Institute (IJI) orang-orang yang telah
merayakan hari-hari raya yang mengalami kewafatan.
ditetapkan Tuhan YHWH
tersebut (Im 23:1-44). Umat Introduksi
Kristen Mazhab Yudeo Kristen Tidak diragukan lagi
merayakan Sheva Moedim (tujuh bahwa ajaran Yesus Sang Mesias
hari raya) dengan perpektif baru yang menyatakan bahwa
yaitu berhubungan dengan karya barangsiapa yang percaya
Mesianis yang dikerjakan oleh kepada-Nya sebagai Juruslamat
3|Buletin IJI Vol 3/September 2015

dan Putra Tuhan serta sudah meninggal, padahal Firman


memelihara perintah-perintah- Tuhan diperlukan bagi orang
Nya akan mendapatkan yang masih hidup. Saat hendak
kehidupan kekal (Yoh 5:24-26; menguburkan orang yang sudah
11:25). meninggal tidak diadakan
upacara pelepasan dan langsung
Persoalannya masih dikuburkan. Masih pula dijumpai
banyak orang Kristen yang belum orang-orang Kristen yang tidak
memahami bagaimana peduli dengan anggota keluarga
memperlakukan orang yang yang sudah terbaring di bumi,
sudah meninggal khususnya saat padahal kita memiliki kewajiban
perawatan sampai dimakamkan mengingat hubungan dengan
serta bagaimana tata cara ketika mereka atau jasa-jasa mereka jika
kita datang ke makam orang tua
mereka orang yang berpengaruh.
atau saudara yang telah Masih banyak dijumpai
meninggal di dalam Tuhan. bagaimana jenasah terbaring di
Saya masih banyak rumah duka tanpa pendampingan
menjumpai beberapa keluarga dll.
ketidaktepatan perihal perawatan Membicarakan kematian
hingga penguburan bahkan saat tidak dapat dilepaskan dengan
mengunjungi makam orang-orang pemahaman terhadap adanya
yang sudah meninggal. Masih manusia dan kehidupan.
kerap dijumpai sejumlah orang Kematian adalah kelanjutan dari
Kristen memandikan mayat sebuah kehidupan. Namun
secara tidak tepat. Selayaknya kematian muncul karena suatu
dimandikan namun masih saja sebab.
ada yang hanya membersihkan
dengan mengelap badan orang Hakikat Manusia
yang sudah mati. Ada pula yang
Pertama, ciptaan YHWH
menempatkan Kitab Suci dalam
gengaman tangan orang yang yang memiliki status “Gambar”
(Ibr: demut) dan “Keserupaan”
4|Buletin IJI Vol 3/September 2015

(Ibr: tselem) dengan YHWH (Kej spiritual, kematian adalah


1:26-27). Kedua, ciptaan yang kembalinya manusia ke hadirat
diambil dari bahan “debu tanah” Tuhan yang telah
(Ibr: afar) yang dibentuk dan menciptakannya.
mendapatkan “nafas Tuhan” (Ibr:
nishmat) (Kej 2:7). Manusia Tempat Tinggal Orang Mati
adalah mahluk yang memiliki Tempat tinggal manusia
kesadaran baik intelektual yang telah mengalami kematian
maupun spiritual dalam tubuhnya di bumi dinamai dengan beraneka
dikarenakan ada “nafas Tuhan” ragam istilah al., “kuburan”
dalam dirinya (Ayb 32:8 ; 33:3) (haqever), “tempat kebinasaan”
(avadon), “kegelapan” (khosyek),
Hakikat Kematian
“negeri lupa” (erets neshiya),
Kitab Suci mengatakan, “dunia orang mati” (she‟ol)
buah dosa adalah maut (Rm 6:3). (Mzm 88: 11-13)
Manusia pertama melanggar
perintah YHWH untuk tidak Keadaan Manusia Yang Sudah
memakan Buah Pengetahuan Meninggal
Baik dan Buruk (Kej 3), sehingga Manusia yang mengalami
menyebabkan mereka terkutuk kematian “tidak memiliki
dan berujung pada kefanaan. kekuatan” (lo yekhelash), “tidak
Kefanaan, kematian secara bangkit dari kematian” (lo
teologis adalah buah dosa. yaqum), “tidak terjaga” (lo
Manusia yang berdosa berpotensi yaqishu), “tidak bangun dari
dan mewarisi maut dalam dirinya. tidurnya” (lo ye‟oru) (Ayb 14:10-
Secara lahiriah, kematian adalah 12, 14)
terpisahnya roh atau nafas Tuhan
dalam tubuh manusia. Dua jenis Orang Mati
Penyebabnya bisa dikarenakan
Ada dua jenis orang mati.
sakit, usia tua, kecelakaan,
Orang Benar (tsadik) dan Orang
pembunuhan, dll. Secara
Jahat (reshaim). Kitab TaNaKh
5|Buletin IJI Vol 3/September 2015

tidak banyak memberi informasi orang yang telah terpisah rohnya


apa yang terjadi atas Orang Benar dengan tubuhnya tidak dapat
dan Orang Jahat setelah kematian berhubungan, berkomunikasi,
mereka. TaNaKh lebih mengganggu dengan orang-orang
menekankan kematian sebagai yang masih hidup. Menurut
ketidakberdayaan dan Pengkhotbah 12:7, “weyashav
keterpisahan. TaNaKh lebih he’afar al haarets keshehaya,
menekankan pada kehidupan dan weharuakh tashuv el ha Elohim
bagaimana mengisi kehidupan asher netanah” (dan debu kembali
dengan Torah sebagai penuntun menjadi tanah seperti semula dan
dan pengajar. Hanya dalam roh kembali kepada Tuhan yang
beberapa Kitab seperti Yesaya mengaruniakannya)”. Mereka
memberikan gambaran mengenai yang telah meninggal, rohnya
“Pengadilan atas bumi” (Yes (arwahnya) telah kembali pada
24:21-23) dan “Hari Kebangkitan Tuhan. Lalu bagaimana
Orang Mati” dimana Orang menjelaskan berbagai fenomena
Benar maupun Orang Jahat akan tentang hantu, orang-orang mati
menerima upah (Dan 12:2-3). yang berkomunikasi dan
mengganggu orang yang hidup?
Apakah Orang Mati Dapat Mereka adalah shatan yang
Berkomunikasi Dengan Orang menyamar. Shatan dapat
Yang Hidup? menyamar menjadi Malaikat
Apakah orang yang sudah terang. Kitab Injil memberikan
mati dapat “berkomunikasi penegasan mengenai “jurang
dengan orang yang hidup?”, yang memisahkan” (Yun: chasma
“mengganggu orang yang mega ) antara orang mati yang
hidup?” Pembacaan Mazmur satu dengan yang lain (Luk
88:11, menyatakan, im refaim 16:26). Kitab Injil (Besorah)
yaqumu yoduka? (apakah roh membedakan antara “Surga” (Ibr:
orang mati dapat bangkit Malkut haShamayim/Yun:
bersyukur). Ini bermakna bahwa Basilea Ouranoi) dan “Neraka”
6|Buletin IJI Vol 3/September 2015

(Ibr: gehinom/Yun: gehena). jenasah dimasukkan peti diberi


Neraka adalah tempat penuh Kitab Suci di tangannya.
dengan api dan ratapan kesakitan Bukankah Kita Suci seharusnya
serta kertakan gigi (Luk 16: 24, dibaca dan direnungkan oleh
Why 20:15; 21:8). Surga adalah orang-orang yang hidup?
tempat yang indah dan penuh
dengan kemuliaan Tuhan (Why Kitab Suci baik TaNaKh
maupun Kitab Perjanjian Baru
21-22).
mengajarkan perihal fungsi dan
Namun kita tidak menolak kedudukan serta nilai perbuatan
pengalaman rohani tertentu baik dalam kekelalan. Kita akan
dimana dari banyak kesaksian mengkajinya secara singkat.
yang kami kumpulkan dan sering
kami alami bahwa orang-orang Fungsi Dan Kedudukan
beriman yang sudah meninggal Perbuatan Baik
dapat memperlihatkan diri Sebelum kita mengupas
sekalipun tidak dapat nilai dari perbuatan baik
berkomunikasi atau kalaupun hendaklah kita memahami fungsi
berkomunikasi dengan seijin dan kedudukan perbuatan baik
malaikat yang mengiringi mereka dalam kehidupan pengikut
(ini adalah pengalaman pribadi Mesias.
bukan doktrin).
Rasul Yakobus (Ya’aqov)
Apa Yang Kita Bawa Saat mengatakan sbb: “Apakah
Meninggal? gunanya, saudara-saudaraku,
Ada satu hal yang jika seorang mengatakan, bahwa
diabaikan oleh orang Kristen ia mempunyai iman, padahal ia
tidak mempunyai perbuatan?
perihal apa yang akan dibawa
saat orang Kristen meninggal dan Dapatkah iman itu
menghadap Tuhan? Ada banyak menyelamatkan dia? Jika
seorang saudara atau saudari
perilaku tidak biblikal dari orang-
orang Kristen dimana saat tidak mempunyai pakaian dan
7|Buletin IJI Vol 3/September 2015

kekurangan makanan sehari-hari, Rasul Paul mengatakan


dan seorang dari antara kamu dalam suratnya bahwa Kitab Suci
berkata: "Selamat jalan, dapat melengkapi kita dengan
kenakanlah kain panas dan pedoman-pedoman berbuat baik.
makanlah sampai kenyang!", Muara akhir pembacaan dan
tetapi ia tidak memberikan pemahaman atas Kitab Suci
kepadanya apa yang perlu bagi adalah berbuat baik sebagaimana
tubuhnya, apakah gunanya itu? dikatakan: “Segala tulisan yang
Demikian juga halnya dengan diilhamkan Tuhan memang
iman: Jika iman itu tidak disertai bermanfaat untuk mengajar,
perbuatan, maka iman itu pada untuk menyatakan kesalahan,
hakekatnya adalah mati” (Yak untuk memperbaiki kelakuan dan
2:14-17). untuk mendidik orang dalam
kebenaran. Dengan demikian
Fungsi perbuatan adalah tiap-tiap manusia kepunyaan
MENYEMPURNAKAN dan Tuhan diperlengkapi untuk setiap
MEMBUKTIKAN bahwa perbuatan baik” (2 Tim 3:16-17).
seseorang memiliki iman Perbuatan baik adalah
sebagaimana dikatakan: “Tetapi PENGAMALAN seseorang akan
mungkin ada orang berkata: perintah-perintah Tuhan.
"Padamu ada iman dan padaku
ada perbuatan", aku akan Nilai Dan Upah Perbuatan
menjawab dia: "Tunjukkanlah Baik
kepadaku imanmu itu tanpa
perbuatan, dan aku akan Setelah kita mengulas
menunjukkan kepadamu imanku fungsi dan kedudukan perbuatan
baik marilah kita menggali nilai
dari perbuatan-perbuatanku."
(Yak 2:18) dan “Kamu lihat, dan upah dari perbuatan baik.
bahwa iman bekerjasama dengan Rasul Paul mengatakan sbb:
perbuatan-perbuatan dan oleh “Jangan sesat! Tuhan tidak
perbuatan-perbuatan itu iman membiarkan diri-Nya
menjadi sempurna” (Yak 2:22). dipermainkan. Karena apa yang
8|Buletin IJI Vol 3/September 2015

ditabur orang, itu juga yang akan Dua kutipan surat di atas
dituainya. Sebab barangsiapa memberikan penegasan pada kita
menabur dalam dagingnya, ia bahwa seberapa banyak yang kita
akan menuai kebinasaan dari perbuat entah menolong orang
dagingnya, tetapi barangsiapa atau memberikan tsedaqah kita
menabur dalam Roh, ia akan dalam bentuk harta kepada yang
menuai hidup yang kekal dari memerlukannya, akan
Roh itu. Janganlah kita jemu- BERDAMPAK dalam kehidupan
jemu berbuat baik, karena kita. Seberapa banyak kita
apabila sudah datang waktunya, berbuat, demikianlah yang akan
kita akan menuai, jika kita tidak kita terima dalam kehidupan ini.
menjadi lemah” (Gal 6:7-9). Oleh karenanya, janganlah jemu
dalam berbuat kebajikan agar kita
Dalam suratnya yang lain
memperoleh kebajikan dan
Rasul Paul mengingatkan sbb: kemurahan Tuhan dalam
“Camkanlah ini: Orang yang kehidupan di dunia ini.
menabur sedikit, akan menuai
sedikit juga, dan orang yang Saya sering melihat dan
menabur banyak, akan menuai menggemari salah satu tayangan
banyak juga. Hendaklah masing- di televisi swasta yang berjudul
masing memberikan menurut “Minta Tolong”. Tayangan ini
kerelaan hatinya, jangan dengan menyiarkan bagaimana respon
sedih hati atau karena paksaan, orang-orang kaya ketika
sebab Tuhan mengasihi orang seseorang meminta tolong
yang memberi dengan sukacita. sesuatu darinya sangat jauh
Dan Tuhan sanggup berbeda dengan orang-orang
melimpahkan segala kasih miskin. Justru yang selalu
karunia kepada kamu, supaya memiliki kepekaan sosial dalam
kamu senantiasa berkecukupan di menolong adalah orang-orang
dalam segala sesuatu dan malah yang marjinal secara ekonomi
berkelebihan di dalam pelbagai dan sosial sehingga mereka
kebajikan” (2 Kor 9:6-8) akhirnnya menerima upah dan
9|Buletin IJI Vol 3/September 2015

berkat dari penyelenggara mencari kemuliaan, kehormatan


program siaran tersebut. dan ketidakbinasaan, tetapi
Demikian pula jika kita tekiun murka dan geram kepada mereka
dan rela dalam berbuat kebaikan yang mencari kepentingan
tanpa mengharap upah dan sendiri, yang tidak taat kepada
pahala, maka Tuhan akan kebenaran, melainkan taat
menyediakan upah dan pahala kepada kelaliman” (Rm 2:6-8).
berupa kebaikkan yang akan
mencukupi kebutuhan dalam “Sebab kita semua harus
kehidupan kita. menghadap takhta pengadilan
(Mesias) supaya setiap orang
Perbuatan baik bukan memperoleh apa yang patut
hanya memiliki nilai di DUNIA diterimanya, sesuai dengan yang
ini namun dalam KEKEKALAN. dilakukannya dalam hidupnya
Maksud saya, perbuatan baik ini, baik ataupun jahat” (2
bukan prasyarat untuk masuk Korintus 5:10).
dalam kekekalan karena sebagai
“Lalu aku mendengar
pengikut Mesias kita telah
menerima kekekalan dan seperti suara himpunan besar
kehidupan melalui iman kita orang banyak, seperti desau air
bah dan seperti deru guruh yang
kepada Yesus Sang Mesias,
namun demikian perbuatan baik hebat, katanya: "Halelu-Yah!
kita di dunia kita akan memiliki Karena YHWH, Tuhan kita, Yang
Mahakuasa, telah menjadi raja.
nilai yang dibawa dan
menentukan kita sebagai apa dan Marilah kita bersukacita dan
bagaimana dalam kekekalan bersorak-sorai, dan memuliakan
Dia! Karena hari perkawinan
sebagaimana dikatakan:
Anak Domba telah tiba, dan
“Ia akan membalas setiap pengantin-Nya telah siap sedia.
orang menurut perbuatannya, Dan kepadanya dikaruniakan
yaitu hidup kekal kepada mereka supaya memakai kain lenan halus
yang dengan tekun berbuat baik, yang berkilau-kilauan dan yang
10 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

putih bersih!" (Lenan halus itu mengerjakan amalan saleh, kelak


adalah perbuatan-perbuatan akan Kami masukkan ke dalam
yang benar dari orang-orang surga yang mengalir sungai-
kudus). Lalu ia berkata sungai di dalamnya, mereka
kepadaku: "Tuliskanlah: kekal di dalamnya selama-
Berbahagialah mereka yang lamanya. Allah telah membuat
diundang ke perjamuan kawin suatu janji yang benar. Dan
Anak Domba." Katanya lagi siapakah yang lebih benar
kepadaku: "Perkataan ini adalah perkataannya dari pada Allah ?”
benar, perkataan-perkataan dari
Bahkan di hari
Tuhan” (Why 19:6-9)
penghakiman, keputusan masuk
“Dan aku mendengar surga atau neraka pun didasarkan
suara dari sorga berkata: atas penimbangan amal (bukan
Tuliskan: "Berbahagialah orang- penimbangan ketakwaan)
orang mati yang mati dalam sebagaimana dikatakan:
Tuhan, sejak sekarang ini."
Qs 23: 102-103:
"Sungguh," kata Roh, "supaya
mereka boleh beristirahat dari “Barangsiapa yang berat
jerih lelah mereka, karena segala timbangan (kebaikan)nya, maka
mereka itulah orang-orang yang
perbuatan mereka menyertai
mereka." (Why 14:13) dapat keberuntungan. Dan
barangsiapa yang ringan
Perbandingan Mengenai timbangannya, maka mereka
Perbuatan Baik Dalam Islam itulah orang-orang yang
dan Kristen merugikan dirinya sendiri,
mereka kekal di dalam neraka
Islam menekankan Jahannam”
perbuatan baik untuk
mendapatkan keselamatan Qs 84:7-12: “Adapun
surgawi sebagaimana dikatakan orang yang diberikan kitabnya
dalam Qs 4:122 sbb: “Orang- dari sebelah kanannya, maka dia
orang yang beriman dan akan diperiksa dengan
11 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

pemeriksaan yang mudah, dan perbuatannya sebagaimana


dia akan kembali kepada dikatakan dalam Hadits Riwayat
kaumnya (yang sama-sama Bukhari dan Muslim sbb:
beriman) dengan gembira. 10. “Pemberangkatan mayat itu
Adapun orang-orang yang diiringi oleh tiga hal, yaitu:
diberikan kitabnya dari belakang, keluargannya, harta bendanya
maka dia akan berteriak: dan amal perbuatannya. Yang
"Celakalah aku." Dan dia akan dua akan pulang kembali dan
masuk ke dalam api yang satunya akan tetap tinggal. Yang
menyala-nyala (neraka)” pulang adalah keluarga dan
harta bendannya, sedangkan
Mengenai penimbangan yang tetap tinggal ialah
amal ini dikatakan dalam Hadits amalannya”
Riwayat Ahmad Tirmidzi, Ibnu
Abid Dunya sbb: “Dirintangi Dari kajian di atas kita
manusia pada hari kiamat dengan bisa melihat bahwa fungsi dan
tiga rintangan. Dua rintangan kedudukan perbuatan baik ada
adalah perdebetana dan kesamaan dan ada perbedaan
perbantahan, satu rintangan antara Islam dan Kristen. Dalam
adalah pembagian catatan Kekristenan, perbuatan baik
amalnya. Barangsiapa yang bukan untuk memperoleh
menerima catatan amalnya di keselamatan melainkan buah
tangan kanannya, maka dihisab keselamatan yang akan
dengan hisab yang gampang, dan berpengaruh dalam kekekalan
masuklah ia ke dalam surga. dimana kita akan mendapat apa
Barangsiapa diberikan catatan dalam kehidupan kekal besok
amalnya di tangan kirinya
masuklah ia ke dalam neraka” Kemana Orang Beriman Saat
Mereka Meninggal?
Bahkan mayat yang akan
Orang Kristen pada
dikubur ditemani tiga hal yaitu
keluarga, harta benda dan amal umumnya begitu yakin bahwa
setiap orang yang percaya Yesus
12 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

saat meninggal langsung masuk dibuka juga sebuah kitab lain,


Surga sementara yang tidak yaitu kitab kehidupan. Dan
percaya Yesus akan langsung orang-orang mati dihakimi
masuk Neraka. Sebuah menurut perbuatan mereka,
pemahaman keagamaan yang berdasarkan apa yang ada
terlalu sederhana dan tidak tertulis di dalam kitab-kitab itu.
mendapatkan rujukan dalam Maka laut menyerahkan orang-
Kitab Suci. 2 Korintus 5:10 orang mati yang ada di
mengatakan, “Sebab kita semua dalamnya, dan maut dan
harus menghadap takhta kerajaan maut menyerahkan
pengadilan Mesias, supaya setiap orang-orang mati yang ada di
orang memperoleh apa yang dalamnya, dan mereka dihakimi
patut diterimanya, sesuai dengan masing-masing menurut
yang dilakukannya dalam perbuatannya. Lalu maut dan
hidupnya ini, baik ataupun kerajaan maut itu
jahat”. Bagaimana mungkin kita dilemparkanlah ke dalam lautan
akan langsung berada di Surga api. Itulah kematian yang kedua:
dan Neraka padahal kita semua lautan api. Dan setiap orang
belum melewati fase tersebut, yang tidak ditemukan namanya
yaitu Pengadilan Mesias? tertulis di dalam kitab kehidupan
itu, ia dilemparkan ke dalam
Kenyataan di atas lautan api itu”
dipertegas dalam Wahyu 20:11-
15 sbb, “Lalu aku melihat suatu Saat orang beriman
takhta putih yang besar dan Dia, meninggal, mereka akan dibawa
yang duduk di atasnya. Dari oleh malaikat ke suatu tempat
hadapan-Nya lenyaplah bumi dan yang disebut dengan Firdaus.
langit dan tidak ditemukan lagi Yesus bersabda, “Kata Yesus
tempatnya. Dan aku melihat kepadanya: "Aku berkata
orang-orang mati, besar dan kepadamu, sesungguhnya hari ini
kecil, berdiri di depan takhta itu. juga engkau akan ada bersama-
Lalu dibuka semua kitab. Dan sama dengan Aku di dalam
13 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

Firdaus" (Luk 23:43). Rasul Paul malaikat ke pangkuan Abraham.


menyebutnya suatu tempat Orang kaya itu juga mati, lalu
pengumpulan orang beriman dikubur. Dan sementara ia
sebagaimana dikatakan, “Karena menderita sengsara di alam maut
jikalau kita percaya, bahwa ia memandang ke atas, dan dari
Yesus telah mati dan telah jauh dilihatnya Abraham, dan
bangkit, maka kita percaya juga Lazarus duduk di pangkuannya.
bahwa mereka yang telah Lalu ia berseru, katanya: Bapa
meninggal dalam Yesus akan Abraham, kasihanilah aku.
dikumpulkan Tuhan bersama- Suruhlah Lazarus, supaya ia
sama dengan Dia” (1 Tes 4:14). mencelupkan ujung jarinya ke
dalam air dan menyejukkan
Saat orang tidak beriman lidahku, sebab aku sangat
meninggal, mereka akan berada
kesakitan dalam nyala api ini.
di dunia orang mati (sheol, Tetapi Abraham berkata: Anak,
Ibr/hades, Yun) sebagaimana ingatlah, bahwa engkau telah
dikatakan dalam Lukas 16:19-31 menerima segala yang baik
sbb: "Ada seorang kaya yang sewaktu hidupmu, sedangkan
selalu berpakaian jubah ungu Lazarus segala yang buruk.
dan kain halus, dan setiap hari ia Sekarang ia mendapat hiburan
bersukaria dalam kemewahan. dan engkau sangat menderita.
Dan ada seorang pengemis Selain dari pada itu di antara
bernama Lazarus, badannya kami dan engkau terbentang
penuh dengan borok, berbaring jurang yang tak terseberangi,
dekat pintu rumah orang kaya supaya mereka yang mau pergi
itu, dan ingin menghilangkan
dari sini kepadamu ataupun
laparnya dengan apa yang jatuh mereka yang mau datang dari
dari meja orang kaya itu. situ kepada kami tidak dapat
Malahan anjing-anjing datang menyeberang. Kata orang itu:
dan menjilat boroknya. Kalau demikian, aku minta
Kemudian matilah orang miskin kepadamu, bapa, supaya engkau
itu, lalu dibawa oleh malaikat-
14 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

menyuruh dia ke rumah ayahku, jubahnya. Mereka akan


sebab masih ada lima orang memperoleh hak atas pohon-
saudaraku, supaya ia pohon kehidupan dan masuk
memperingati mereka dengan melalui pintu-pintu gerbang ke
sungguh-sungguh, agar mereka dalam kota itu”. Dan mereka
jangan masuk kelak ke dalam yang tidak beriman akan berada
tempat penderitaan ini. Tetapi dalam Neraka sebagaimana
kata Abraham: Ada pada mereka dikatakan dalam Wahyu 22:15,
kesaksian Musa dan para nabi; “Tetapi anjing-anjing dan
baiklah mereka mendengarkan tukang-tukang sihir, orang-orang
kesaksian itu. Jawab orang itu: sundal, orang-orang pembunuh,
Tidak, Bapa Abraham, tetapi jika penyembah-penyembah berhala
ada seorang yang datang dari dan setiap orang yang mencintai
antara orang mati kepada dusta dan yang
mereka, mereka akan bertobat. melakukannya,tinggal di luar”.
Kata Abraham kepadanya: Jika
Demikian pula dikatakan
mereka tidak mendengarkan
kesaksian Musa dan para nabi, sebelumnya dalam Wahyu 21:8,
mereka tidak juga akan mau “Tetapi orang-orang penakut,
orang-orang yang tidak percaya,
diyakinkan, sekalipun oleh
seorang yang bangkit dari antara orang-orang keji, orang-orang
orang mati." pembunuh, orang-orang sundal,
tukang-tukang sihir, penyembah-
Jadi dalam dunia orang penyembah berhala dan semua
mati (hades, sheol) ada aktifitas pendusta, mereka akan mendapat
dan terpisah dengan Firdaus. Saat bagian mereka di dalam lautan
hari penghakiman maka orang yang menyala-nyala oleh api dan
beriman yang berada di Firdaus belerang”
akan masuk dalam Kerajaan
Sorga sebagaimana dikatakan
Wahyu 22:14, “Berbahagialah
mereka yang membasuh
15 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

Perlakuan Terhadap Orang menghantarkannya dalam


Yang Sudah Meninggal (Kaved nyanyian pujian dan doa
ha Metim)
Penguburan orang mati
Orang yang sudah
Saat peti mati masukkan
meninggal, sekalipun rohnya
sudah berlalu bukan bermakna dalam tanah, harus dilaksanakan
dia tidak melihat apa yang kita doa penghantar sebagai
penghormatan terakhir kalinya.
kerjakan. Oleh karenanya kita
sebagai orang beriman harus Ibadah Penghiburan keluarga
memperlakukan orang yang (Nihum Avelim)
sudah meninggal dengan baik
sebagaimana saat mereka masih Agar keluarga yang
hidup. ditinggalkan tidak larut dalam
kesedihan dan senantiasa
Perlakuan terhadap orang memfokuskan pada kebesaran
mati dan orang-orang yang Tuhan, diperlukan ibadah
sedang mengalami dukacita penghiburan.
meliputi beberapa hal yaitu:
Ibadah Peringatan orang yang
Penyucian (Taharah) mati (Yiszkor dan Yahrzeit)
Jenasah harus dimandikan Tiap jatuh tanggal
bukan dilap dengan air. Jenasah kewafatan kelaurag yang telah
mengeluarkan kotoran dari dalam wafat (ha metim) perlu
tubuh dan harus dibuang dengan dilaksanakan ibadah kecil dalam
air. Jika diwaslap hanya akan keluarga
membalikkan kotoran dalam
badan. Waktu Perkabungan (Avelut)

Ibadah Penguburan orang mati Waktu-waktu


perkabungan adalah waktu untuk
Bentuk penghormatan
terakhir terhadap jenazah adalah
16 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

pengungkapan kesedihan dan mengadakan perkabungan (Kej


pengharapan pada Tuhan 50:10)

Perihal perawatan orang mati Dalam masa perkabungan


meliputi: Memandikan orang menggunakan kain kabung (Mzm
mati, memberikan wewangian 35:13, Kej 37:34, 1 Raj 20:32,
pada orang mati, memberikan Mzm 30:12, Yes 20:2;37:1, Yun
rempah-rempah (Kej 50:2, 26; 3:5). Dalam masa perkabungan
Mrk 16:1, Luk 23:56, 24:1; Yoh ada nyanyian perkabungan (Mat
19:40). Rempah-rempah ini 11:7)
berfungsi sebagai pengawet
terhadap orang mati sehingga
tidak mengeluarkan bau. Lazarus
yang sudah meninggal 4 hari
tidak mengalami bau busuk
karena diberi rempah-rempah
(Yoh 11:17)

Perihal penguburan orang


Ibadah Shiva, Shloshim, Avelut
mati meliputi: Orang mati
dikubur bukan dibakar (Kej 23:4; Dalam tradisi Yahudi
25:9;47:29;50:13), orang mati dilaksanakan ibadah Shiva (7
dibaringkan dalam kubur (Mrk hari), Shloshim (30 hari), Avelut
6:29), orang mati dikafani dengan (1 tahun). Tradisi ini baik
kain putih (Mat 27:59-60) dilaksanakan oleh orang Kristen
dengan tujuan sbb: Pertama,
Perihal perkabungan dan
mengingat yang telah wafat baik
waktu untuk perkabungan, Kitab
jasanya, perbuatannya, karyanya.
Suci mencatat sbb: Yakub
Banyak orang Kristen
berkabung (Kej 37:34), Bangsa
Israel berkabung (Bil 14:39), menganggap jika keluarga yang
sudah mati maka tidak perlu
Yehuda berkabung karena Yosia
diingat lagi karena sudah ada di
(2 Taw 35:24), Yusuf
17 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

Surga. Ini sebuah kesalahan yang membacakan Mazmur atau kitab


serius. Kita masih terhubung Ratapan. Bacaan-bacaan dari
sebagai orang yang beriman yang Kitab Mazmur dapat dipilih yang
kelak akan berjumpa dalam bertemakan penguatan iman dan
kebangkitan orang mati dan pengagungan kuasa Tuhan seperti
dalam kekekalan. Makaberbagai dari Mazmur 91, Mazmur 116,
ibadah di atas dimaksudkan untuk Mazmur 119 dll.
menghubungkan kesatuan iman
tersebut. Kedua, memberikan Mereka yang bertugas
penguatan pada keluarga yang menjaga sambil membacakan
Kitab Mazmur dinamakan
ditinggalkan agar senantiasa
berfokus pada Tuhan dan Shemira (penjaga, pengawas
kuasanya serta tidak untuk laki-laki) atau Shemirot
(penjaga, pengawas untuk
memfokuskan dirinya pada
kesedihan. perempuan) atau Shomrim
(penjaga, pengawas untuk jika
bersama-sama baik laki-laki dan
perempuan).

http://www.biblicalarchaeology.org/dail
y/ancient-cultures/ancient-israel/the-
only-ancient-jewish-hair-ever-found/
https://en.wikipedia.org/wiki/Funeral
Shemira (Menjaga Jenazah)
Bolehkah Orang Kristen
Keluarga dari orang yang Mengunjungi Makam Orang
meninggal dapat secara Yang Sudah Meninggal?
bergantian menjaga jenazah baik
Mazmur 16:3 mengatakan
siang dan malam dengan
sbb: ‫ואדירי המה אׁשר־בארץ לקדוׁשים‬
18 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

‫( כל־חפצי־בם‬Liqdoshim asher rabbi, para rasul, para gembala,


baarets weadirey kol kheftsi vam) para pekabar injil serta orang-
yang artinya “orang-orang kudus orang yang pernah membimbing
yang ada di negeri ini dan yang kita mengalami pengenalan akan
mulia, semuanya adalah Tuhan. Kita selayaknya
kesukaanku”. menghormati dan mencari
pengetahuan dari orang-orang
Dua kata kunci dalam sedemikian baik saat mereka
ayat ini adalah ‫( קדוׁשים‬qedoshim) hidup maupun saat mereka sudah
yang artinya “orang-orang kudus” wafat.
dan ‫( אדיר‬adir) yang artinya
“yang mulia”, “yang terhormat”.
Pemazmur menjadikan mereka
sebagai kesukaannya,
kebanggaannya, idolanya.
Merekalah tempat kita bertanya
dan berkonsultasi dalam
menemukan kehendak Tuhan
agar kita hidup bahagia. Tidak
dikarenakan Tuhan adalah
sumber kekuatan yang menjaga
dan melindungi dan menjadi yang
terbaik bagi diri kita, kemudian Lukisan karya Carl Heinrich Bloch
kita merendahkan manusia yang (1890)
memiliki kelebihan tertentu
dalam hal spiritual, moral serta Apa yang dapat kita
intelektual. lakukan jika para pemimpin dan
guru rohani serta para pahlawan
Siapakah yang dapat iman telah wafat dan berlalu dari
dikategorikan Qedoshim dan Adir ingatan manusia yang hidup
dalam konteks ayat di atas? dalam generasi berikutnya? Rasul
Mereka adalah para nabi, para Paul berkata dalam Ibrani 13:7
19 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

dan 17 sbb, “Ingatlah akan mengunjungi tempat dimana


pemimpin-pemimpin kamu, yang mereka pernah tinggal baik
telah menyampaikan firman rumah pribadi atau tempat ibadah
Tuhan kepadamu. Perhatikanlah yang pernah mereka dirikan.
akhir hidup mereka dan
contohlah iman Apa yang kita lakukan
mereka”…Taatilah pemimpin- saat mengunjungi kuburan para
pahlawan dan pemimpin iman
pemimpinmu dan tunduklah
kepada mereka, sebab mereka yang dikategorikan qedoshim
berjaga-jaga atas jiwamu, danadir tersebut ? Apakah yang
harus kita lakukan saat
sebagai orang-orang yang harus
bertanggung jawab atasnya. mengiunjungi makam keluarga
Dengan jalan itu mereka akan kita? Menaikkan doa Kadish,
Yizkor, Yahrzeit (jika bertepatan
melakukannya dengan gembira,
bukan dengan keluh kesah, sebab dengan tanggal kewafatan
hal itu tidak akan membawa anggota keluarga), membaca
mazmur-mazmur al. Mazmur 91,
keuntungan bagimu”. Hendaklah
kita mengingat jasa dan peran membersihkan kuburan anggota
serta karya mereka dalam keluarga dari kotoran, menabur
bunga/meletakkan batu-batu kecil
penyebarluasan Kerajaan Tuhan
baik dalam pemberitaan Injil sebagai lambang penghormatan
Keselamatan maupun pembinaan dan kehadiran
umat yang dipimpinya. Apa yang Apa yang tidak boleh kita
diingat? Iman mereka, ajaran- kerjakan saat mengunjungi
ajaran mereka, komitmen mereka, kuburan keluarga para pahlawan
kedisplinan mereka, kelebihan dan pemimpin iman yang
mereka, dll. Bagaimana cara kita dikategorikan qedoshim dan adir
mengingat mereka? Salah satunya tersebut ? Tidak diperbolehkan
dengan mengunjungi makam meminta syafaat dan pertolongan
tempat di mana mereka berbaring pada anggota keluarga kita yang
untuk terakhir kalinya. Kemudian wafat, tidak diperbolehkan
20 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

memberikan sesaji sebagaimana lakhasidiy, weyashav he‟afar


dilakukan orang-orang yang tidak alhaarets keshehayah weharuakh
mengenal YHWH, tidak ttashuv el ha Elohim asher
diperbolehkan mendoakan netanah, kol adam hamaqshiv
keselamatan anggota keluarga divrey Yahshua Moshienu
kita yang telah wafat umaamin yesh lo khayyey „olam,
Ani maamin wenomar: Amen
Mengikuti tradisi Yahudi ada
pembacaan doa Yizkor dan Biarlah Tuhan mengingat jiwa
Yahrzeit. Yizkor artinya “Dia Guru kami_____________ yang
mengingat”. Sementara Yahrzeit telah pergi menuju alam kekal,
artinya Peringatan hari jadilah sebagaimana tertulis:
kewafatan. Sebagai pengikut Berharga di mata Yahweh,
Yesus Sang Mesias, kita memiliki kematian orang-orang saleh-Nya
keyakinan bahwa perbuatan baik (Mzm 116:15), dan debu kembali
tidak membuat kita memperoleh menjadi tanah seperti semula dan
kehidupan kekal (Ef 2:8) roh kembali kepada Tuhan yang
sekalipun perbuatan baik mengaruniakannya (Pengkh
memiliki nilai dalam kekekalan 12:7), semua orang yang
(Rm 2:6-8), oleh karenanya mendengar perkataan Yahshua
struktur dan susunan Yizkor Sang Mesias dan
Qahal Mesias lebih menekankan mempercayainya, sesungguhnya
penegasan keyakinan atas karya akan mengalami kehidupan kekal
Tuhan bagi orang yang telah (Yoh 5:24). Aku percaya, marilah
meninggal dalam kepercayaan kita berkata: Amen.
kepada-Nya sebagaimana
dituliskan di bawah ini. Penutup

Yizkor Elohim nishmat Kiranya kajian perihal


Rabinu_______shehalak perlakuan yang pantas terhadap
orang yang sudah meninggal
le‟olamo, yehi katuv: Yaqar
beeyney Yahweh hamawta mulai dari pentahiran hingga
penguburan serta paska
21 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

penguburan, memberikan
pengetahuan yang memadai
terhadap orang Kristen untuk
memiliki adab dan kesantunan
dalam memperlakukan orang-
orang yang sudah meninggal.
22 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

INDONESIAN JUDEOCHRISTIANITY INSTITUTE

Indonesian Judeochristianity Institute (IJI) adalah organisasi yang


didirikan dengan maksud dan tujuan sbb:

1. Menghadirkan Kekristenan dengan corak Semitik Yudaik sebagai


akar historisnya. Corak Semitik Yudaik tersebut dijabarkan dalam
Pokok Keimanan (Akidah/Emunah) dan Tata Peribadatan
(Ibadah/Avodah) serta Perilaku Hidup (Akhlaq/Halakah)

2. Mengisi kesenjangan materi terkait Yudaisme sebagai akar


Kekristenan awal, dalam berbagai kajian dan kurikulum Teologi

3. Melakukan berbagai kajian kritis dan teologis terhadap Kitab Suci


dengan pola pikir Ibrani

4. Menghadirkan penafsiran baru terhadap Torah dan relevansinya


terhadap Kekristenan masa kini

5. Melakukan kajian-kajian mengenai hubungan Kekristenan awal


dengan kebudayaan Semitik

6. Memperkokoh Teologi Judeochristianity


23 | B u l e t i n I J I V o l 3 / S e p t e m b e r 2 0 1 5

7. Membantu pemerintah dalam pembangunan mental dan spiritual


bangsa dalam rangka pembinaan manusia Indonesia seutuhnya

Sebelumnya organisasi ini bernama Forum Studi Mesianika (FSM).


Berdasarkan rapat anggota yang diselenggarakan pada tanggal 29 Juli 2012
lalu, maka Forum Studi Mesianika (FSM) berganti nama menjadi
Indonesian Judeochristianity Institute (IJI).

Indonesian Judeochristianity Institute (IJI) bekerjasama dan berafiliasi


dengan Hebraic Root Teaching Institute (HRTI) yang berdomisili di Afrika
Selatan dengan pimpinan Prof. Liebenberg.

Salah satu usaha untuk mencapai beberapa tujuan di atas diantaranya


adalah menerbitkan buletin berkala sebagai wujud komunikasi dan
pembelajaran anggota IJI.

Indonesian Judeochristianity Institute (IJI)

Email: derekhatov@gmail.com

Website: www.messianic-indonesia.com (www.hrti.co.za)

Facebook:Messianic Indonesia (Indonesian Judeochristianity Institute)

Donasi dan Informasi: 081327274269