Anda di halaman 1dari 19

1.

1 Praktek Penetapan Harga pada Bidang Kesehatan (Studi Kasus Rumah Sakit

Sumber Waras Kabupaten Nganjuk)

Mengelolah rumah sakit sekarang bukan hal yang mudah lagi. Tidak hanya dituntut

untuk memberikan kepuasan pada pasien, perawat, ahli medis tetapi juga dituntut mampu

menghadapi lingkungan persaingan dan tuntutan regulasi pemerintah. Di saat yang sama

rumah sakit sebagai organisasi bisnis dituntut untuk menghasilkan keuangan yang baik

dalam bentuk uang atau value yang lain, maka kepandaian manajer dalam mengatur

pendapatan dan pengeluaran menjadi sangat penting diperhatikan. Salah satu variabel

penting yang menentukan besar pendapatan adalah harga pelayanan di samping volume

omset atau jumlah kunjungan pasien.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Sumber Waras Kabupaten

Nganjuk, diperoleh keterangan dari narasumber Siti Fatimah, S.Tr.Keb bahwa dalam

menentukan harga pokok jasa rawat inap Rumah Sakit Sumber Waras yang sebelumnya

tidak menggunakan perhitungan khusus untuk menentukan besarnya tarif rawat inap,

Rumah Sakit Sumber Waras menggunakan metode biaya tradisional yang hanya

mempertimbangkan biaya yang bersifat langsung saja tanpa mempertimbangkan biaya yang

bersifat tidak langsung. Dimana dalam penentuan besarnya tarif jasa rawat inap Rumah

Sakit Sumber Waras hanya mempertimbangkan keputusan dari pihak manajemen rumah

sakit. Adapun beberapa pertimbangan dari pihak manajemen rumah sakit dalam

menentukan tarif kamar rawat inap, yaitu:

a) Tarif pesaing

b) Keadaan Sosial Masyarakat

Data tentang besarnya tarif tiap kelas jasa rawat inap yang ditetapkan Rumah Sakit

Sumber Waras dapat dilihat pada tabel berikut :


Selanjutnya, penentuan Harga Pokok Tarif Jasa Rawat Inap Dengan Metode Activity

Based Costing diperoleh untuk Kelas I Flamboyan Rp.138.042,2 Kelas I Dahlia

Rp.145.984,3 Kelas II Melati Rp.128.708,74 Kelas III Bogenviel Rp.120.831,09 Kelas III

Mawar Rp.134.252,48.

Tabel di bawah ini merupakan perbandingan Tarif Jasa Rawat Inap Tradisional dan

saat menggunakan metode Activity Based Costing :

Terdapat perbedaan yang terjadi antara tarif jasa rawat inap menggunakan metode

tradisional dan metode Activity Based Costing disebabkan karena pembebanan biaya

overhead pada masing masing produk dibebankan pada banyak cost driver. Sehingga dalam

menggunakan metode Activity Based Costing mampu mengalokasikan biaya aktivitas ke

setiap kamar secara tepat berdasarkan konsumsi masing- masing aktivitas.


1.2 Praktek Penetapan Harga pada Pendidikan (Studi Kasus Fakultas Ekonomi

Universitas Lancang Kuning)

Biaya dalam pendidikan adalah sejumlah unit moneter yang dikeluarkan dalam sistem

pendidikan (universitas), hal ini mencakup proses pengelolaan input berbasis kegiatan

sehingga menghasilkan output berbasis aktivitas (pendidikan sarjana). Salah satu fungsi

biaya pendidikan adalah untuk pengembangan aktivitas pembelajaran di tingkat universitas

berupa peningkatan prasarana belajar agar hasil (outcome) yang telah dicantumkan dalam

visi misi universitas dapat tercapai. Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-

PT) sebagai evaluator program studi menekankan pentingnya kos pendidikan (tuitution

fees) tercantum dalam standar pembiayaan, prasarana, sarana dan sistem informasi. Biaya

pendidikan terdiri dari usaha penyediaan, pengelolaan serta peningkatan mutu anggaran yang

memadai untuk mendukung penyelenggaraan program-program akademik yang bermutu di

perguruan tinggi sebagai lembaga nirlaba. Pengukuran terhadap biaya pendidikan melibatkan

sistem universitas sebagai badan yang menetapkan biaya pendidikan.

Rekapitulasi Biaya di Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning

Tabel di atas menunjukkan bahwa biaya tidak langsung dalam penyelenggaran pendidikan

sebesar Rp.1.294.463.054. besarnya biaya tersebut berasal dari Biaya tidak langsung Gedung,

Sarana, Gaji, BHP, Umum, Pemeliharaan dan Kegiatan lainnya, untuk kegiatan lain tersebut

terdiri dari empat komponen biaya yaitu biaya konsumsi, ucapan duka cita, kemahasiswaan dan
promosi. Dari jumlah biaya tidak langsung dan biaya langsung tersebut, apabila dibebankan

atau ditanggung oleh 1200 mahasiswa, maka masing-masing mahasiswa akan mengeluarkan

biaya penyelenggaraan pendidikan sebesar Rp.1.079.969,- selama satu semester. Dalam hal

perhitungan biaya satuan (unit costs) mengidentifikasi kompleksitas aktivitas mahasiswa

Fakultas Ekonomi. Aktivitas-aktivitas tersebut digolongkan menjadi aktivitas utama dan

aktivitas penunjang. Aktivitas utama yaitu kegiatan proses belajar mengajar yang berhubungan

langsung dengan kurikulum fakultas, sedangkan aktivitas penunjang merupakan kegiatan yang

berhubungan dengan kegiatan kemahasiswaan, penambahan softskill, kegiatan sarana

prasarana dan lain-lain. Hasil dari analisis perhitungan biaya satuan (unit cost) yang dilakukan

menunjukkan bahwa biaya yang dikeluarkan oleh lembaga atau fakultas dalam

penyelenggaraan pendidikan belum bisa dikatakan efisien, karena berdasarkan perbandingan

input dan output, dimana input adalah biaya realisasi yang dikeluarkan oleh lembaga,

sedangkan output yaitu biaya yang dibebankan kepada mahasiswa menggunakan metode

activity based costing.

1.3 Praktek Penetapan Harga pada Industri Pengolahan

Perkembangan usaha perusahaan seringkali didorong oleh keinginan untuk

memperluas pasar,baik perluasan dari sudut konsumen yang baru dilayani, perluasan daerah

pemasaran yang harus dijangkau perusahaan, serta para pesaing yang memberikan

tantangan tersendiri untuk dihadapi, tidak terkecuali pada perusahaan manufaktur. Hal ini

menjadi salah satu penyebab terjadinya persaingan yang semakin ketat dalam dunia bisnis

terutama bagi perusahaan-perusahaan yang menghasilkan dan dengan adanya persaingan

maka perusahaan harus mengatur dan mengelola sumber keuangan secara cermat dan tepat

agar perusahaan dapat mempertahankan eksistensi dan kontinuitas usahanya memproduksi

produk yang sejenis. Berdasarkan penentuan harga pokok produksi yang benar dari suatu

produk akan dapat mengurangi ketidakpastian dalam penentuan harga jual. Harga pokok

produksi biasanya terdiri dari dua jenis biaya yaitu biaya produksi dan biaya non produksi.
Dalam penentuan harga pokok produksi harus diperhatikan unsur-unsur biaya apa saja yang

masuk dalam harga pokok produk dan mengalokasikan unsur-unsur biaya tersebut secara

tepat sehingga dapat menggambarkan pengorbanan sumber ekonomi yang sesungguhnya.

Biaya produksi ini akan membentuk harga pokok produksi yang digunakan untuk

menghitung harga pokok produk jadi, sedangkan biaya non produksi akan ditambahkan

pada harga pokok produksi untuk menghitung total harga pokok produk.Informasi dan

pengumpulan biaya produksi yang tepat akan sangat menentukan perhitungan harga pokok

produksi yang tepat pula. Demikian juga dengan perhitungan harga pokok produksi yang

benar, akan mengakibatkan penetapan harga jual yang benar pula, tidak terlalu tinggi bahkan

terlalu rendah dari harga pokok, sehingga nantinya mampu menghasilkan laba sesuai dengan

yang diharapkan. Namun, jika perhitungan harga pokok produksi yang kurang tepat akan

berpengaruh terhadap harga jual, yang berakibat perusahaan tidak mendapatkan laba atau

bahkan mengalami kerugian. Perusahaan PT. Sari Malalugis Bitung merupakan perusahaan

swasta yang didirikan pada tahun 1995 berdasarkan surat izin usaha perdagangan (SIUP)

No. 16/18.07/PB/1994. Perusahaan ini merupakan perseroan terbatas yang bergerak di

bidang industri pengolahan ikan dan berkedudukan di Madidir Weru Lingkungan IV Kota

Bitung. Tujuan didirikan perusahaanini bukan hanya untuk memperoleh keuntungan tetapi

juga untuk memanfaatkan ikan hasil tangkapan nelayan serta pengusaha yang bergerak di

bidang usaha penagkapan ikan yang berada di Bitung, juga untuk turut mendukung ekspor

non migas di Sulawesi Utara. Namun perusahaan ini lebih menitikberatkan pada produk

ikan segar beku, karena produk ini merupakan produk unggulan yang diekspor, maka

perusahaan sangat memperhatikan mutu dari padaikan segar beku dengan jalan

memperhatikan proses pembuatan, pengepakan dari produk ikan segar beku telah

disesuaikan dengan standar yang telah diberikan oleh pembeli (konsumen).


Biaya tenaga kerja langsung tahun 2012 sebesar Rp. 602.878.655,. dibagi 10 jenis ikan didapat

Rp.60.287.865,.per tahun. Biaya Overhead Pabrik tahun 2012 sebesar Rp. 4.928.306.671,. dibagi 10 jenis

ikan didapat Rp. 492.830.867,.per tahun. Biaya Pemasaran tahun 2012 sebesar Rp. 578.552.400,. dibagi

10 jenis ikan didapat Rp. 57.855.240 per tahun. Biaya Administrasi dan Umun tahun 2012 sebesar Rp.

2.100.912.096,. dibagi 10 jenis ikan didapat Rp. 210.091.209,.per tahun. Dalam penentuan harga jual

produk perusahaan menetapkan presentase markup sebesar 30% untuk semua jenisikan segar beku yang

dihasilkan. Keputusan tersebut merupakan keputusan manajemen perusahaan dalam menentukan besaran

laba yang diinginkan. Dari data tersebut didapat harga pokok prosuksi serta harga jual produk menurut

perhitungan perusahaan seperti berikut ini:

Berdasarkan tabel tersebut dapat dilihat bahwa harga pokok dan harga jual tertinggi produk

perusahaan ada pada ikan Pani LKL. Harga pokok dan harga jual terendah ada pada ikan MSG

Cakalang.

1.4 Praktek Penetapan Harga pada Bank (Studi Kasus Bank Syari’ah Mandiri Kantor

Cabang Pringsewu)

Analisis Penetapan Harga Jual Produk Murabahah Terhadap Keputusan Nasabah

Pembiayaan Mikro Pada Bank Syari’ah Mandiri Kantor Cabang Pringsewu. Melihat
tingginya minat masyarakat terhadap perbankan syariah, maka bank syariah harus

menyikapinya dengan baik. Bank syariah dapat melakukan pengembangan pengenalan

produk-produk yang ditawarkan sehingga memiliki daya tarik dan nilai jual yang

dapat memberikan pengaruh pada nasabah maupun calon nasabah untuk mengetahui lebih

jauh tentang produk-produk perbankan syariah.Dilihat dari beberapa wawancara

mengenai harga yang ditawarkan pihak bank pada produk pembiayaan murabahah

terhadap keputusan nasabah adalah sebagai berikut : nasabah memiliki keputusan yang

beragam dalam melakukan transaksi pembiayaan tersebut dengan 65% nasabah

memiliki keinginan untuk mencoba melakukan transaksi pembiayaan murabahah

dikarenakan faktor harga yang ditawarkan oleh pihak marketing BSM KC Pringsewu,

dimana ada harga yang ditawarkan pada saat promo atau diskon, seperti promo akhir dan

awal tahun, lebaran dan lainnya. Kemudian ada 35% nasabah memiliki keinginan

untuk mencoba melakukan transaksi pembiayaan murabahah dikarenakan keinginan

inginmelakukan transaksi permbiayaan berprinsip syariah. Hal inistrategi yang diberikan

bank dengan harga dan produk yang ditawarkan mampu membuat nasabah untuk

mengambil keputusanmelakukan transaksi tersebut. Dapat disimpulkan bahwa harga yang

ditawarkan oleh pihak bank tentang produk pembiayaan murabahah tersebut

memiliki pengaruh banyak terhadap jumlah dan minat nasabah terhadap harga yang

ditawarkan oleh pihak BSM KC Pringsewu. Hal tersebut sangat membuat tertarik

nasabah untuk melakukan transaksi pembiayaan pada produk murabahah. yang

diterapkan dan penelitian ini adalah sesuai dengan teori.Dalam periode 1 Januari sampai 31

Desember 2016, realisasi pencairan dana pembiayaan warung mikro Bank Syariah

Mandiri KC Pringsewu mencapai Rp. 9.119.501.654,72 (Sembilan Milyar Seratus

Sembilan Belas Juta Lima Ratus Satu Ribu Enam Ratus Lima Puluh Empat Koma

Tujuh Puluh Dua Rupiah)


Hal ini menggambarkan bahwasanya jumlah minat nasabah pembiayaan pada

pembiayaan murabahah di BSM KC Pringsewu berkembang cukup baik di lihat dari

jumlah nasabah setiap bulannya dan jumlah nominal disetiap bulannya dalam satu

periode

1.5 Praktek Penetapan Harga pada Hotel (Studi Kasus Hotel Segoro Jepara dan Hotel

Victoria Samarinda)

Jepara adalah salah satu daerah tujuan wisata, baik wisata alam maupun wisata

sejarah. Jepara juga banyak dikunjungi wisatawan mancanegara untuk berwisata dan untuk

tujuan bisnis. Alasan penulis memilih objek penelitian di Jepara adalah peningkatan

industri pariwisata yang tinggi menyebabkan kebutuhan akan tempat penginapan semakin

tinggi, sehingga para wisatawan perlu mendapatkan informasi mengenai tarif kamar hotel

yang tepat dan akurat. Salah satu penyedia jasa di bidang perhotelan adalah Hotel Segoro,

termasuk kategori hotel melati tiga yang memiliki berbagai tipe kamar, yaitu kamar Family

Suite, Deluxe, Executive, Bisnis, dan Ekonomi. Hotel Segoro merupakan hotel melati tiga

yang memiliki kapasitas kamar sebanyak 42 kamar dengan tipe dan harga yang bervariasi,

serta dilengkapi dengan fasilitas restoran dan ruang rapat.


Pada tanggal 25 Januari 2005, Bapak Ir. Soerjadi Soedarsono resmi membuka Hotel Grand

Victoria. Diatas tanah berukuran ± 2.675 m2 dengan luas bangunan ± 3.574 m2. Berlokasi di jalan

Letjend S.Parman No.11 Samarinda, Kalimantan Timur. Terdiri dari 7 (tujuh) lantai dengan letak

cukup strategik dipusat kota Samarinda dan tidak jauh dari Pusat Perbelanjaan yaitu Mall

Lembuswana. Jenis segmen tamu yang menginap di Hotel Grand Victoria Samarinda adalah untuk

semua kalangan. Dengan motto “Menjanjikan Keharmonisan”, kehadiran Hotel Grand Victoria di

Samarinda diharapkan dapat menjadi penunjang perkembangan pariwisata dan kegiatan bisnis serta

menjadi kebanggaan warga kota Samarinda


2.1 Investasi Properti

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Properti

Memang ada baiknya para investor sektor properti terutama yang masih baru atau bagi calon
investor properti untuk mengetahui investasi jenis ini secara lebih mendalam dengan
memahami kelebihan dan kekurangannya sehingga keputusan untuk berinvestasi pada
sektor properti tidak memberikan penyesalan karena sudah diikuti dengan tindakan lain
sepertio strategi marketing dan lain sebagainya untuk meningkatkan profit. Dengan begitu,
keputusan untuk terjun ke dunia investasi akan semakin yakin. Berikut kelebihan dan
kekurangannya.

Kelebihan

Ada banyak keuntungan yang bisa didapat dari investasi sektor properti jika dibandingkan
dengan investasi lain, seperti;

 Nilainya tidak terlalu fluktuatif karena tidak dipengaruhi situasi ekonomi politik,
tingkat inflasi serta suku bunga
 Walau terpengaruh faktor luar, perubahan yang terjadi tidak terlalu cepat
 Bisnis properti juga tidak bergantung pada modal awal atau uang tunai yang tinggi
lantaran investasi ini bisa dimulai dengan membayar DP atau uang muka terlebih
dahulu
 Bisa menjadi passive income karena bisa disewa atau dikontrakkan, uang hasil sewa
bisa dijadikan penghasilan rutin tiap bulan.
 Semakin banyak jumlah properti yang Anda miliki, semakin tinggi jumlah kas yang
masuk ke kantong Anda
 Resiko kecil
 Keuntungan atau laba terus meningkat dikarenakan jumlah pembeli atau penyewa
semakin banyak sedangkan properti yang kian langka.
 Tingkat okupansi properti bersifat komersil seperti perkantoran sangat tinggi dimana
ini menyebabkan tingkat dan harga sewa juga semakin tinggi

Kekurangan

Ingat, investasi jenis properti ini juga sama dengan investasi pada umumnya dimana akan
selalu ada resiko yang membayang-bayangi. Berikut beberapa kekurangan investasi properti
yang harus Anda perhatikan sebelum terjun ke dunia investasi jenis ini;

 Membutuhkan dana yang cukup besar. Jika satu bangunan atau sepetak tanah bisa
mencapai puluhan hingga ratusan juta, tentu membutuhkan modal yang sangat tinggi
untuk memulai investasi jenis ini.
 Likuiditas rendah lantaran investasi ini tergolong investasi jangka panjang
 Diperlukan perhatian khusus berupa perawatan dan pemeliharaan yang memakan biaya
tidak sedikit atau harga harga akan turun karena perawatan dan pemeliharaan yang
buruk
 Regulasi pemerintah yang berbelit-belit seperti perijinan mendirikan bangunan, ijin
transaksi jual beli, aturan perpajakan termasuk aturan tata kota dan ruang bahkan
sampai perijinan lain yang cukup menyita waktu dan tenaga
 Bencana alam yang bisa merusak investasi properti sangat singkat
 Kondisi pasar properti bisa jatuh seperti kasus krisis global 2008 dimana sebabnya
adalah macetnya kredit investasi properti

2.2 Investasi Non Bank

Apabila dulu hanya dapat menjual produk konvensional bank seperti Tabungan, Giro dan
Deposito sebagai tempat menyimpan pundi-pundi uang Bapak, maka sekarang Bank sudah
menawarkan beragam produk investasi non bank seperti Reksa Dana, ORI (Obligasi
Negara Retail)/Sukuk Retail dan Saham yang sebetulnya bukan merupakan produk
keluaran bank itu sendiri. Peranan Bank disini hanya bertindak sebagai agen penjual atau
pemberi rujukan (referral) saja.Yang perlu kita cermati disini adalah produk investasi non
bank ini juga tidak mendapat jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) seperti
produk simpanan bank. Artinya, produk investasi non bank ini dapat lebih berisiko.
Walaupun lebih berisiko ketimbang produk konvensional bank, kembali ke prinsip high
risk high return, maka produk investasi non bank ini bisa memberikan potensi imbal hasil
yang lebih menjanjikan. Jadi Bapak dapat menggunakannya sebagai jalan untuk mencapai
rangkaian tujuan dan impian dalam hidup, misalnya, membeli rumah, mobil, naik haji,
biaya pendidikan dan lain-lain. Berbeda dengan produk simpanan konvensional seperti
Tabungan yang bisa lebih berfungsi untuk kebutuhan sehari-hari dan jangka pendek serta
dana darurat. Tak ada risiko saat menabung di Bank, karena mendapat jaminan dari LPS.
Tak ada pula batasan jangka waktu dan tujuan khusus saat menabung. Namun dalam
berinvestasi, semua itu diperlukan. Ada 5 (lima) hal yang harus diperhatikan dalam
berinvestasi. Pertama, investment objectives atau tujuan yang spesifik untuk apa
berinvestasi. Kedua, time horizon yaitu berapa lama jangka waktu yang dibutuhkan untuk
mencapai tujuan tersebut. Ketiga, return profile, ingatlah bahwa semakin berani
mengambil risiko, maka kemungkinan mendapatkan keuntungan tinggi semakin besar.
Keempat, asset allocation, ingatlah jangan menempatkan dana hanya pada satu keranjang,
maka pilihlah instrumen investasi yang banyak sehingga mendapatkan manfaat portofolio
yang optimal. Terakhir, periodic review, lakukan monitoring berkala agar dapat
menetapkan strategi investasi demi menjaga tingkat pengembalian sesuai harapan.
Perbedaan karakteristik antara investasi di Deposito, ORI, Reksa Dana Terproteksi, Reksa
Dana Saham dan Saham, dapat digambarkan pada ilustrasi berikut ini :

Reksa Dana
Reksa Dana
Deposito ORI berbasis Saham
Terproteksi
Saham

MI dan BK*
melalui
Kontrak MI dan BK* melalui
Dikeluarkan Investasi Kontrak Investasi
oleh Bank Pemerintah Kolektif Kolektif

Jangka
Tujuan Jangka Jangka pendek – Jangka menengah –
investasi pendek menengah menengah panjang

Jatuh Tempo Ada Ada Ada Tidak ada

Ada, jumlah
Kupon / Bunga Ada tetap Tidak ada Tidak ada

Tergantung
Dividen Tidak ada Tidak ada fitur produk Ada

Potensi Capital
Gain Tidak ada Ada Ada Ada

Ada (maks.
Rp 100 juta Ada (tanpa
Jaminan dengan batasan dan
Pemerintah syarat)** tanpa syarat) Tidak ada Tidak ada

Tergantung
Risiko Kecil – Underlying
investasi Kecil menengah Asset Menengah – Tinggi

Menengah Menengah
(bisa diatas (bisa diatas
Imbal hasil Rendah Deposito) Deposito) Tinggi

Perdagangan
di Pasar
Sekunder Tidak dapat Dapat Tidak dapat Tidak dapat
Kelebihan dan Kekurangan Investasi Saham

Kelebihan :

 Membeli dan menjual saham dapat memberi Anda banyak keuntungan seperti obligasi
dan beberapa alternatif lain. Pengembalian tahunan untuk investasi ini lebih dari 100%
dalam banyak kasus. Dalam banyak kasus, saham selalu berada di depan tingkat inflasi,
ini adalah sesuatu yang tidak akan selalu Anda temukan dalam kasus obligasi atau
investasi pendapatan tetap.
 Sebagai seorang investor jika Anda membeli saham, Anda mendapat kesempatan untuk
berpartisipasi dalam pertumbuhan perusahaan. Ketika Anda membeli saham dari suatu
perusahaan tertentu, Anda menjadi pemilik parsialnya dan Anda berhak atas laba yang
dihasilkan oleh perusahaan.
 Bagian terbaik tentang saham adalah sebagian besar dari mereka berbentuk cair, ini
berarti bahwa mereka dapat dengan mudah dibeli atau dijual dengan harga yang adil.
 Tingkat stok Anda pasti akan naik dan turun setiap hari, tetapi jika Anda melihat catatan
sebelumnya, saham telah terbukti sangat menguntungkan bagi investornya.
 Ada dua cara sederhana di mana saham menghasilkan uang untuk pembeli : Dividen
dan Keuntungan Modal. Setiap pemilik saham adalah pemilik parsial perusahaan dan
jika perusahaan menjadi lebih berharga, pemilik mendapatkan bagian dari pendapatan.
Ini disebut capital gain dan jika perusahaan telah melihat lebih banyak penghasilan
daripada yang diharapkan, itu mungkin atau mungkin tidak mendistribusikan kelebihan
kekayaan kepada pemegang sahamnya. Kelebihan laba ini disebut pembayaran dividen.
 Pengembalian tertinggi. Saham telah memberikan salah satu pengembalian historis
tertinggi di antara berbagai kelas aset dalam jangka panjang. Jika Anda mencari
pertumbuhan dalam portofolio Anda, berinvestasi dalam ekuitas biasanya adalah cara
yang tepat.
 Penghasilan dari dividen . Banyak perusahaan biasanya mendistribusikan sebagian dari
pendapatannya kepada para pemegang sahamnya. Jika Anda seorang investor yang
mencari penghasilan pasif, strategi pertumbuhan dividen dapat membuahkan hasil yang
sangat besar.
 Saham mudah terdiversifikasi. Anda dapat berinvestasi di sejumlah saham di berbagai
negara, sektor, dan industri yang memberi Anda berbagai peluang pertumbuhan dan
diversifikasi risiko Anda.
 Saham sangat likuid. Sebagian besar saham yang diperdagangkan di bursa utama dapat
dengan mudah dibeli dan dijual. Likuiditas ini memberi investor fleksibilitas untuk
mengubah saham mereka menjadi uang tunai dengan cepat jika diperlukan seperti tips
investasi saham.
Kekurangan :

 Kerugian terbesar dari saham adalah bahwa mereka adalah investasi yang mudah
berubah. Nilai stok Anda dapat naik atau turun secara drastis tergantung pada kondisi
pasar.
 Sebagai pemegang saham Anda adalah pemilik parsial perusahaan, tetapi Anda adalah
orang terakhir yang mendapatkan keuntungan dari perusahaan. Penghasilan tambahan
pertama didistribusikan di antara karyawan, pemasok, kreditor dan digunakan untuk
memelihara infrastruktur.
 Memang benar bahwa pemegang saham adalah pemilik perusahaan tetapi mereka tidak
berhak atas semua hak dan kepemilikan perusahaan. Seorang pemegang saham
perusahaan tidak dapat berjalan di kantor perusahaan dan meminta laporan keuangan
dan laporan kemajuannya.
 Investor yang mendekati usia pensiun mereka seharusnya tidak memiliki jumlah stok
yang tinggi dalam portofolio mereka. Jika Anda akan pensiun dalam beberapa tahun,
disarankan bahwa Anda mengumpulkan uang Anda dalam investasi yang aman seperti
keuntungan saham per bulan.

2.3 Investasi Reksadana

Keuntungan

 Keuntungan Tinggi
Reksadana bisa memberikan keuntungan sampai 20% per tahun secara rata – rata. Ini
dihasilkan salah satunya oleh Reksadana Saham.Tingginya keuntungan ini memberikan
kesempatan kepada investor untuk menggunakan Reksadana Saham sebagai instrumen
mempersiapkan dana pendidikan dan dana pensiun yang rentang waktunya jangka
panjang.
 Diversifikasi Resiko
Reksadana menawarkan diversifikasi resiko karena uang investor disebar ke berbagai
instrumen sehingga jika terjadi resiko tidak semuanya anjlok atau turun nilainya secara
bersamaan. Misalnya, Reksadana Saham tidak menempatkan dalam 1 saham saja, tetapi
membagi investasi ke berbagai saham untuk mencegah turunnya nilai investasi hanya
karena 1 harga saham turun. Diversifikasi ini sulit dilakukan bagi Anda yang investor
individual karena terbatasnya dana investasi. Di Reksadana, dana yang dikelola adalah
kumpulan dari berbagai investor, sehingga diverifikasi resiko bisa dilakukan secara
optimal.
 Dikelola Manajer Investasi Professional
Keterbatasan pengetahuan dan ketiadaan waktu untuk melakukan analisa investasi,
yang menjadi kendala banyak calon investor, diatasi oleh Reksadana dengan
menyerahkan prosesnya kepada Manajer Investasi. Professional yang memang sudah
berpengalaman dalam hal pengelolaan portfolio investasi. Anda sebagai investor dapat
menilai kinerja Manajer Investasi secara transparan. Bisa pula membandingkan
kinerjanya untuk mencari Manajer Investasi terbaik.
 Jumlah Investasi Kecil, Bisa Rp 10 ribu
Para penjual Reksadana terus melakukan inovasi agar instrumen ini bisa terjangkau ke
semua lapisan masyarakat. Salah satunya, investasi Reksadana sudah bisa dimulai dari
Rp 10 ribu.
 Beli Jual Online
Trend platform reksadana adalah online. Transaksi cukup dilakukan via website. Selain
mempermudah, platform online membuat biaya transaksi menjadi lebih murah, dan
monitoring lebih mudah. Beberapa platform online, saya lihat bahkan menggratiskan
biaya investasi reksadana.

Kerugian

 Kerugian Investasi
Investasi pasti punya resiko kerugian. Reksadana pun seperti itu. Tidak ada reksadana
yang resikonya nol. Resikonya bisa rendah, sedang atau tinggi, tergantung jenis
instrumen yang dipilih. Contohnya, reksadana saham yang nilainya naik atau turun
tergantung fluktuasi harga saham di bursa efek. Tidak ada jaminan bahwa harga pasti
selalu naik.
 Biaya Investasi
Dalam transaksi beli jual, investor harus membayar biaya terkait investasi reksadana.
Biaya ini berimbas pada return yang diterima investor karena hasil investasi reksadana
akan dikurangi untuk membayar biaya. Biaya – biaya ini tidak hanya mencakup fee
untuk Manajer Investasi tetapi juga biaya untuk penyimpanan (kustodian), operasional
dan marketing Reksadana. Tentu saja, jika menggunakan platform online, tingkat biaya
bisa dikurangi secara cukup signifikan.
 Butuh Waktu Pencairan (Likuiditas)
Berbeda dengan tabungan yang bisa diambil setiap saat, jika nasabah
membutuhkannya. Deposito juga begitu, hari ini Anda cairkan maka di hari yang sama
uang masuk. Pencairan Reksadana membutuhkan waktu 3 sd 4 hari kerja sejak perintah
diberikan sampai dana masuk rekening investor. Karena ini adalah investasi, maka
likuiditasnya tidak sebaik tabungan. Hal mana yang wajar karena investasi memberikan
return lebih besar. Meskipun kemungkinannya kecil, tetapi tetap ada kemungkinan
bahwa investasi tidak bisa dicairkan jika Manajer Investasi gagal menyediakan dana
guna melakukan pembelian kembali Unit Reksadana.
 Penutupan Reksadana
Ada kemungkinan Reksadana ditutup oleh otoritas jika jumlah dana yang dikelola
anjlok dibawah nilai minimum.

2.4 Investasi Industri Pengolahan

Kelebihan

 Akan memunculkan potensi yang dimiliki tiap-tiap daerah


Adanya pembangunan di enam koridor ekonomi akan menggali potensi-potensi yang dimiliki
tiap-tiap koridor tersebut dan akan memaksimalkannya. Misal di pulau Sumatera akan
memaksimalkan potensi sebagai sentra produksi dan pengolahan hasil bumi dan lumbung
energi nasional. Begitu pula dengan pulau Kalimantan dapat memaksimalkan potensi sebagai
pusat produksi dan pengolahan hasil tambang dan lumbung energi nasional, Papua-Maluku
sebagai pengolahan sumber daya alam yang melimpah dan SDM yang sejahtera, Bali-Nusa
Tenggara sebagai pintu gerbang pariwisata dan pendukung pangan nasional, Jawa sebagai
pendorong industri dan jasa Nasional, serta Pulau Sulawesi sebagai pusat produksi dan
pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan nasional.
 Pertumbuhan dengan menghubungkan daerah tertinggal dengan pusat pertumbuhan
Dengan adanya pembangunan di enam koridor akan memperluas proses pertumbuhan di
berbagai daerah. Pembangunan tidak hanya terjadi di pusat kota saja melainkan di seluruh kota
termasuk daerah tertinggal. Dengan adanya pembangunan di enam koridor akan mempercepat
dan memperluas pertumbuhan ekonomi dan menjadikan pembangunan yang merata di tiap-tiap
daerah.
 Menghubungkan daerah terpencil dengan infrastruktur & pelayanan dasar dalam menyebarkan
manfaat pembangunan secara luas
Pembangunan yang telah merata di tiap-tiap wilayah akan mempermudah pembangunan sarana
infrastruktur yang baik. Seperti di daerah timur Indonesia yang sampai saat ini infrastruktur
disana kurang memadai, nantinya dengan adanya pembangunan di enam koridor akan
membawa dampak positif bagi daerah-daerah yang dulunya masih tertinggal sebagai contoh
jalan raya yang baik, pemenuhan kebutuhan listrik, dan sarana prasarana yang lainnya.
 Memperluas lapangan kerja
Pembangunan di enam koridor ini akan mendatangkan banyak investor baik domestik maupun
asing. Dengan begitu maka akan membuka lapangan kerja sehingga akan mengurangi jumlah
pengangguran yang ada di Indonesia.
 Meningkatkan pendapatan daerah yang berujung pula pada meningkatnya pendapatan nasional
Karena tiap daerah dapat memaksimalkan potensi yang ada di wilayahnya, maka pendapatan
daerah akan naik, apabila pendapatan daerah mengalami kenaikan, maka kenaikan juga akan
terjadi pada pendapatan nasional. Dengan adanya MP3EI, pendapatan regional domestik bruto
(PRDB) diperkirakan akan meningkat hingga empat kali lipat yakni dari US$555 miliar di
tahun 2010 menjadi US$1,09 triliun di tahun 2015 dan US$2,16 triliun di tahun 2030.

Kekurangan

 Dapat mengakibatkan eksploitasi sumber daya alam


Dengan adanya pemaksimalan potensi di tiap-tiap wilayah maka yang akan terjadi
adalah pemanfaatan sumber daya alam secara besar-besaran yang dalam artian bahwa
akan terjadi eksploitasi alam karena tiap wilayah berlomba-lomba untuk mendapatkan
hasil yang maksimal dari potensi yang dimiliki. Akibatnya akan berdampak buruk bagi
alam sekitar, misalnya eksploitasi hasil tambang, hal tersebut akan merusak daerah
yang menjadi tempat galian tambang emas dan akan sulit untuk di perbaharui kembali
seperti semula.
 Kalahnya investor domestik dengan inverstor asing
Tidak menutup kemungkinan bahwa pembangunan di enam koridor ini akan
mendatangkan investor-investor asing. Kita tahu bahwa sumber daya manusia yang di
miliki indonesia masih agak kurang memadai untuk berdiri sendiri mengelola potensi-
potensi alamnya. Seperi contoh di papua, pertambangan emas telah dikuasai investor
asing untuk mengelolanya karena keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi di
Indonesia. Selain itu, Pemerintah daerah tentunya akan lebih senang jika proyek
pembangunan dipegang oleh investor asing karena pasti investor asing akan berani
membayar mahal untuk mendapatkan hasil alam misalnya bijih emas. Untuk itu perlu
disiasati bagaimana agar investor domestik dapat bersaing dengan investor asing.
3.1 Menurut Pendapat Masing-masing, Investasi Mana Yang Cocok

Menurut pendapat saya investasi yang paling cocok adalah investasi properti. Bisa

dikatakan bahwa investasi properti merupakan salah satu strategi investasi yang paling

digemari oleh para investor baik pemula atau yang sudah lama. Hal ini dikarenakan

banyaknya kelebihan yang ditawarkan oleh investasi jenis ini seperti harga dan fisik yang

lebih tahan lama. Selain itu, investasi jenis ini juga sangat potensial. Kenapa? Karena harga

properti seperti tanah, rumah dan apartemen akan cenderung selalu naik. Inilah kenapa

investasi properti bisa dijadikan investasi jangka panjang yang menjanjikan. Yang menarik

lainnya dari bisnis properti adalah semakin gurihnya keuntungan yang bisa didapat karena dukungan

Bank dengan produk tertentu seperti Kredit Kepemilikan Apartemen, Kredit Kepemilikan Rumah

dan lainnya yang memudahkan para konsumen untuk membeli atau menyewa properti yang Anda

miliki. Artinya, ada faktor pendukung lain selain apa yang bisa dilakukan oleh pebisnis atau investor

sektor properti seperti. Properti makin hari makin mendapatkan posisi tersendiri bagi investor

karena trennya cenderung meningkat secara konstan. Berdasarkan data dari Rumah123.com

pada tren pembelian properti, terutama di properti second cenderung mengalami

peningkatan secara konstan. "Menghadapi tahun 2019 yang diprediksi akan berat oleh para

pelakunya, namun bila dilihat ke belakang selama 2018 tren industri properti semakin

membaik. Oleh karena itu para pencari properti justru disarankan untuk melakukan

pembelian di tahun 2019," ungkap Country General Manager Rumah123.com, Ignatius

Untung dalam acara Property Outlook 2019 di Ballroom JS Luwansa Hotel, Jakarta Selatan,

Kamis (24/1/2019). Selain itu, jika melihat data dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF), sektor

konstruksi dan sektor real estate diperkirakan tetap tumbuh stabil sejalan dengan progres

investasi bangunan. Serta keberlanjutan penyediaan infrastruktur, dan program-program

perumahan rakyat, karena penerimaan sektoral properti meningkat 6,9% dari tahun 2017 ke

tahun 2018. Bahkan, tahun 2019 ini juga didukung dengan adanya infrastruktur yang

semakin membaik di berbagai area. Kebijakan LTV dari Bank Indonesia yang membuat
bunga KPR masih dalam presentase yang terbilang bersahabat karena dapat memudahkan

para konsumen properti melakukan pembelian.Sekadar informasi, Rumah123.com

merupakan situs properti no.1 di Indonesia yang juga menjadi bagian dari REA Group,

pemimpin pasar untuk portal properti di Australia yang beroperasi di Indonesia, Malaysia,

Singapura, Hong Kong, Macau, Thailand, Melbourne, Eropa dan Amerika.Selama ini Anda

tentu sering menemukan informasi yang menyebutkan untungnya investasi di bidang

properti. Pertanyaannya: Mengapa investasi di bidang properti lebih menguntungkan?

Karena properti dinilai sebagai satu-satunya instrumen investasi paling fleksibel,

menguntungkan, dan minim risiko.Karena itulah banyak investor yang memilih berinvestasi

di bidang properti ketimbang jenis investasi lainnya seperti emas, saham, atau obligasi. Dan

untuk mengelolanya secara maksimal, para pelaku bisnis properti sudah pasti dituntut untuk

menguasai tren dan strategi tersendiri. Dan untuk menggali informasi properti secara

komprehensif, mulai dari lokasi properti favorit konsumen, hingga ke harga hunian baik

perumahan maupun apartemen di Indonesia, Anda bisa telusuri Rumah.com Property Index.

Pasalnya, properti merupakan investasi jangka panjang yang memerlukan kelihaian dalam

menentukan lokasi, waktu, dan pembiayaan yang tepat dan mengandalkan dana besar saja

tak cukup untuk sebagai bekal berinvestasi di bidang properti.


DAFTAR RUJUKAN

https://disiniadashoka.blogspot.com/2017/04/kelebihan-dan-kekurangan-dari-sektor.html

https://rahman8194.wordpress.com/2013/10/12/strategi-harga-dalam-manajemen-pemasaran-
bank/

http://sinausethitik.com/2014/01/23/penetapan-harga-bagi-bank/

https://eprints.uny.ac.id/16782/1/Bayu%20Cahyono_11410134004.pdf

https://www.slideserve.com/lucas-barnett/penetapan-harga-wisata

https://repository.widyatama.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/2292/Bab%201.pdf?se
quence=3

https://islamicstudents15.blogspot.com/2018/06/kelompok-7-mpp-strategi-penentuan
harga.html

https://iftitaarika.wordpress.com/2011/01/30/pemasaran-lembaga-pendidikan/

https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/55806/9/H12gsa.pdf

http://www.duwitmu.com/reksadana/keuntungan-dan-kerugian-reksadana/

https://koinworks.com/blog/plus-minus-berinvestasi-pada-properti/

https://dosenekonomi.com/bisnis/investasi/kelebihan-dan-kekurangan-investasi-saham