Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH METODOLOGI PENELITIAN

“LATAR BELAKANG MASALAH DAN TUJUAN PENELITIAN”

OLEH :
Kelompok I
Afifah Lorenzo
Dwi Novi Lestari
Jamiati
Rismala
Rangga Aprialdis
Wandriauni Pangestuti

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN


PEKANBARU MEDICAL CENTER
ILMU KEPERAWATAN
2019
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah “ Metodologi
penelitian latar belakang masalah dan tujuan penelitian ”.

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan
banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah
ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan
baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka
kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah
ilmiah ini.

Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang limbah dan manfaatnya
untuk masyarakan ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.

Pekanbaru, April 2019

Penyusun
DAFTAR ISI

Kata Pengantar .......................................................................................................................

Daftar Isi ................................................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN .....................................................................................................

A. Latar Belakang ...........................................................................................................


B. Rumusan Masalah ......................................................................................................
C. Tujuan ........................................................................................................................

BAB II PEMBAHASAN ......................................................................................................

A. Latar belakang Masalah Metodologi penelitian .........................................................


B. Tujuan penelitian .......................................................................................................
C. Manfaat penelitian .....................................................................................................

BAB III PENUTUP ...............................................................................................................

A. Kesimpulan ...............................................................................................................
B. Saran ..........................................................................................................................
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Penulisan karya ilmiah biasanya dilakukan untuk menemukan ataumemecahkan
suatu permasalah yang terkait dalam bidang ilmu pengetahuan. Dalam pembuatan
karya ilmiah peneliti biasanya menghadapi banyak kesulitan diantaranyayakni tatacara
penulisan, penggunaan metode penelitian dan instrument penelitian.
Karya ilmiah adalah karya tulis atau bentuk lainnnya yang mengikuti pedoman
ilmiah yang telah disepakati dan ditetapkan. Karya ilmiah merupakan salah satu bentuk
laporan, informasi baru, gagasan ataupun hasil penelitian yang dibuat dengan sebenar-
benarnya untuk memberikansuatu gagasan pengetahuan kepada masyarakat pada
umumnya dan dunia keilmuan pada khususnya. Penelitian dilakukan dengan adanya
kesenjangan yang terjadi pada suatu kondisi atau situasi yang mengharuskan
dilakukannya penelitian. "mulai dari sini peneliti akan mengangkat suatu masalah yang
melatar belakangi kagiatan penelitian dan apa tujuan dari penelitian itu. Konsep dasar
dari suatau penelitian adalah timbulnya suatu masalah yang terjadi. "masalah ini bisa
dipecahkan dengan berbagai macam bentuk penelitian sesuai dengan masalah yang
melatar belakanginya. Salah satu metode yang dilator belakangi permasalahan seperti
tidak meratanya kesehatan disuatu wilayah atau lingkungan sekolah atau perguruan
tinggi tertentu yang dibabkan oleh berbagai faktor.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana penyusunan latar belakang masalah dalam pembuatan proposal
penelitian?
2. Bagaimana pembuatan rumusan masalah dalam proposal penelitian?
3. Bagaimana penyusunan tujuan penelitian dalam proposal penelitian?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui bagaimana cara penyusunan latar belakang masalh dalam
pebuatan proposal penelitian
2. Untuk mengetahui bagaimana cara pembuatan rumusan masalah proposal
penelitian
3. Untuk mengetahui bagaimana penyusunan tujaun penelitian proposal penelitian.
BAB II

PEMBAHASAN

A. Latar Belakang Penelitan


Latar belakang dalam sebuah proposal penelitian merupakan pengantar
informasi tentang materi keseluruhan dari penelitian yang ditulis secara sistematis dan
terarah dalam kerangka logika yang memberikan justifikasi terhadap dasar pemikiran,
pendekatan, metode analisis, dan interpretasi untuk sampai pada tujuan dan kegunaan
penelitian.
Pada pembuatan proposal penelitian kesehatan , latar belakang harus dapat
mengemukakan dengan jelas argumentasi tentang penting melakukan penelitian
tersebut. Selain itu harus diuraikan pula proses identifikasi masalah, kejelasan masalah,
bagaimana keadaan permasalahan hingga saat ini, dan apakah maslah tersebut sudah
ada terpecahkan atau belum, serta bagaiaman solusinya.
Kerangka isi dari latar belakang adalah sebagai berikut :
 Pada bagian latar belakang ini diuraikan tentang topik yang menjadi gejala
penelitian sebagai awal penelitian dengan menggunakan fakta atau data – data
yang telah ada. Informasi yang lain adalah informasi berasal dari referensin ilmiah
misalnya dari jurnal berupa hasil penelitian sebelumnya.
 Bagian latar belakang memuat mengapa kejadian itu penting untuk diteliti dana pa
dampaknya jika permasalahan tersebut dibiarkan saja.
 Bagian latar belakang memuat bagaimana masalah tersebut harus dipecahkan dan
diteliti. Manfaat apa yang didaptkan dari hasil penelitian tersebut untuk kehidupan
praktis maupun bagi ilmu pengetahuan.
Pada umumnya, pokok – pokok yang dituliskan dalam latar belakang dapat
mengandung empat unsur yang tercantum secara tersirat dalam pengembangan
gagasan satau masalah, yaitu sebagai berikut :
 Unsur pentingnya masalah, secara umum pentingnyasebuah masalah ini
ditulis pada awal gagasan atau pikiran pertama yang dapat mengemukakan arti
pentingnya sebuah masalah, dan seberapa besar masalah itu untuk diteliti.
 Unsur skala masalah, unsur ini ditulis setelah mengemukakan gagasan adanya
masalah dan itu penting untuk diteliti. Selanjutnya diberikan penegasan atau
penguraian tentangderajat pentingnya masalah itu untuk diteliti atau bila tidak
diteliti apa dampaknya.
 Unsur kronologis masalah, merupakan unsur yang menjelaskan terjadinya
masalah atau relevansi penelitian yang terdahulu, tentunya dengan ditunjang
data empiris dari permasalahan penelitian yang akan diteliti
 Unsur solusi masalah, unsur ini digunakan sebagai alternative dalam
memberikan solusi atas masalah yang timbul serta alternative lain yang akan
dilakukan dalam penelitian.

Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan latar belakang adalah (yudi
sutarno, 2011)
1. Ancangan Pembahasan
Ancangan yang dimaksud adalah dari manakah periset mengawali pembicaraan
dalam kaitan masalah riset yang dilakukan. Pengambil ancangan yang tepat akan
memberikan pengambaran yang tepat pula atas masalah yang diangkat periset.
Pembicaraan dalam latar belakang harus lebih focus dan mendalam, tidak meluas
tapi dangkal.
2. Alur logika pemikiran yang digunakan
Alur logika pemikiran merupakan merupakan urutan berfikir penulis dalam
menuangkan gagasan yang ingin disampaikan yang tercermin dalam susunan
kalimat – kalimat dan susunan paragraph – paragraph dalam latar belakang. Alur
logika pemikiran yang diguanakan harus sangat diperhatikan. Agar arah pemikiran
yang dikembangkan dalam latar belakang menjadi lebih focus, jelas dan mudah
dipahami.
3. Penggunaan Sumber Teori Sebagai Dasar Pemikiran.
Fungsinya selain menjadi sandaran berpikir namun juga hal tersebut akan
menjadi indicator objectifitas tulisan. Sumber teori merupakan pengetahuan –
pengetahuan ilmiah yang disampaikan oleh seseorang yang biasanya dihasilkan dari
riset. Semakin banyak teori yang digunakan maka dalam batas tertentu akan
semakin meningkatkan objekifitas riset.
Penggunaan suber teori secara eksplisit tercermin pada penggunaan kalimat yang
diakhir kalimat dicantumkan nama penulis dan tahun penulisan, sebagai cerminan
kalimat tersebut diambil dari penulis yang namanya disebutkan tersebut.
4. Penggunaan Fakta Dan Data Lingkungan
Penggunaan fakta dan data delam perumusan latar belakang adalah penting
untuk mengetahui indicator – indicator dari intensitas permasalah yang dirumuskan
oleh periset. Dari fakta dan data tersebut akan diketahui seberapa luas dan seberapa
permasalahan rill yang ada. Absennya data dan fakta dalam perumusan masalah
utamanya dalam latar belakang akan mengakibatkan permasalahan menjadi sangat
umum, mengambang, tidak jelas dan tidak focus.
5. Panjang dan kecukupan
Panjang dan pendeknya penggambaran memang sangat tergantung pada jenis
permasalahan yang dihadapi, untuk kepentingan apa riset dilakukan dan tentunya
ketersediaan halaman atau tempat dalam menuangkan gagasan. Namun demikian
prinsip yang lazim digunakan adalah bahwa penggambaran identifikasi dan
perumusan masalah sebagaimana dalam latar belakang dan permasalahan riset
harus secara cukup dan tuntas mengarahkan pembaca akan masalah riset apa yang
dihadapi oleh periset dan mengapa muncul dan perlu diatasi atau diteliti.
B. Rumusan Masalah atau Identifikasi Masalah
Rumusan Masalah merupakan pertanyaan yang timbul berdasarkan judul
maupun latar belakang yang ada. Rumusan masalah merupakan hal yang inti dari
penelitian, didalamnya mengandung pertanyaan apa saja yang akan dicari dalam sebuah
penelitian. Pertanyaan dalam rumusan masalah tersebut harus dijawab dalam
pembahasan dan kesimpulan.
Dalam menuliskan proposal penelitian kesehatan, rumusan masalah hendaknya
memiliki konsekuensi terhadap relevansi maksud dan tujuan dari penelitian, kegunaan
penelitian, kerangka konsep, dan metode penelitian. Selain itu, harus jelas permasalahn
yang ingin diteliti, kemudian diuraikan pendekatan dan konsep yang digunakan untuk
menjawab masalah yang diteliti, hipotesis, atau dugaan yang akan dibuktikan.
Penulisan rumusan masalah dapat berupa pertanyaan masalah atau juga dapat
berupa pertanyaan masalah. Pada umumnya digunakan bentuk pertanyaan dalam
penyusunan rumusan masalah, namun jika menggunakan pernyataan masalah pada
umumnya adalah hasil identifikasi masalah yang ada berupa asumsi dasar, nilai yang
ada dalam penelitian.
1. Ciri Rumusan Masalah
a. Rumusan masalah merupakan titik awal dari penelitian
b. Rumusan masalah berupa pertanyaan – pertanyaan penting yang ingin dijawab
dalam penelitian
c. Rumusan masalah harus diidentifikasi, dipilih dana tau dibatasi.
d. Rumusan masalah sebagai acuan untuk penyusuanan tujuan, pengajuan
hipotesis, analisis data dan kesimpulan
2. Tujuan Perumusan Masalah
a. Meletakan dasar untuk memecahkan beberapa penemuan penelitian
sebelumnya ataupun dasar untuk penelitian selanjutnya.
b. Untuk memudahkan pengajuan hipotesis, analisis data dan kesimpulan.
c. Memenuhi kebutuhan penelitian untuk social
d. Menyediakan sesuatu yang bermanfaat bagi hasil penelitian nantinya.
3. Cara Merumuskan masalah
a. Dirumuskan dalam kalimat yang berbentuk pertanyaan
b. Rumusan hendaknya jelas, berisi dan padat
c. Difokuskan pada variable yang akan diteliti (baik devendent dan indevendent
variable)
d. Rumusan masalah harus berisi imfliksi adanya data untuk memecahkan
masalah.
e. Rumusan masalah sebagai dasar dalam membuat hipotesa.
C. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian merupakan tindak lanjut dari masalah yang telah dirumuskan.
Tujuan penelitian mencakup langkah – langkah dari penelitian yang akan dilakukan.
Dalam pembuatan proposal penelitian , tujuan dapat dilakukan secara singkat seperti
untuk menjajaki, menguraikan, menerapkan, mengidentifikasi, menganalisa,
membuktikan atau membuat prototype.
Penulisan tujuan dapat dapat dilakukan dalam dua jenis, yakni penulisan tujuan
umum dan penulisan tujuan khusus. Penulisan tujuan umum dilakuakn untu
mempelajari atau menjelaskan tujuan yang hendak secara umum, sedangkan tujuan
khusus, dilakukan sebagai langkah langkah untuk mencapai tujuan umu yang
disesuaikan dengan desain penelitian.
Tujuan peneiltian mengenai apa saja yang akan di capai dalam penelitian
tersebut dan selalu menuliskan apa yang ingin dicapai dalam rumusan masalah. Contoh:
1. Untuk mengetahui pengaruh antara pengetahuan sex terhadap perilaku sex
pranikah remaja di SMA Purnama Yogyakarta.
2. Untuk mengetahui besarnya pengaruh pengetahuan sex terhadap perilaku sex
pranikah remaja di SMA Purnama Yogyakarta.
Intinya tujuan penelitian harus konsisten dengan masalah yang telah dirumuskan
dalam penelitian
D. Manfaat Penelitian
Dalam membuat manfaat penelitian harus menguraikan manfaat hasil penelitian
secara singkat dan jelas untuk pengembangan ilmu pengetahuan , teknologi kesehatan,
seni pemecahan masalah, pengembangan institusi, profesi kesehatan dan kesehatan
pasien
Manfaat penelitian berkenaan dengan manfaat yang ilmiah dan praktis
berkenaan dengan hasil dari penelitian. Mengungkapkan secara spesifik kegunaan yang
dapat dicapai dari aspek teoritis (keilmuan) dengan menyebutkan kegunaan teoritis apa
yang dapat dicapai dari masalah yang diteliti, dan aspek praktis dengan menyebutkan
kegunaan apa yang dapat dicapai dari penerapan pengetahuan yang dihasilkan
penelitian ini. Contoh:
1. Dari segi keilmuan, hasil penelitian ini di harapkan dapat bermanfaat dan
memberikan konstribusi untuk mengembangkan ilmu kesehatan reproduksi
remaja.
2. Dari segi praktik, hasil penelitian dapat dijadikan masukan bagi SMA Purnama.
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Latar belakang dalam sebuah proposal penelitian merupakan pengantar
informasi tentang materi keseluruhan dari penelitian yang ditulis secara sistematis dan
terarah dalam kerangka logika yang memberikan justifikasi terhadap dasar pemikiran,
pendekatan, metode analisis, dan interpretasi untuk sampai pada tujuan dan kegunaan
penelitian.
Dalam menuliskan proposal penelitian kesehatan, rumusan masalah hendaknya
memiliki konsekuensi terhadap relevansi maksud dan tujuan dari penelitian, kegunaan
penelitian, kerangka konsep, dan metode penelitian. Selain itu, harus jelas permasalahn
yang ingin diteliti, kemudian diuraikan pendekatan dan konsep yang digunakan untuk
menjawab masalah yang diteliti, hipotesis, atau dugaan yang akan dibuktikan.
Tujuan penelitian merupakan tindak lanjut dari masalah yang telah dirumuskan.
Tujuan penelitian mencakup langkah – langkah dari penelitian yang akan dilakukan.
Dalam pembuatan proposal penelitian , tujuan dapat dilakukan secara singkat seperti
untuk menjajaki, menguraikan, menerapkan, mengidentifikasi, menganalisa,
membuktikan atau membuat prototype.

B. Saran
Pemakalah menyadari masih banyak kekurangan dalam pembuatan makalah ini,
maka dari itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang dapat membangun untuk
pembuatan makalah kami selanjutnya
DAFTAR PUSTAKA

Sujarweni, V.Wiratna.2014. Metodologi Penelitian Keperawatan. Yogyakarta : Gava Media

Hidayat, A.A.A. 2017. Metodologi Penelitian Keperawatan Dan Kesehatan. Jakarta : Salemba
Medika