Anda di halaman 1dari 5

Manajemen Pakan dan Nutrisi dan Kucing

1. Kehamilan dan Laktasi Pertumbuhan dan perkembangan semua kucing saat


hamil didukung seluruhnya melalui nutrisi yang diberikan pada tubuh induk
kucing. Selera makan kucing semakin meningkat ketika masa hamil
sehingga bertambah berat badannya. Energi yang dibutuhkan juga
meningkat sehingga pada masa akhir kehamilan kucing bisa memakan 25-
50% makanan lebih banyak daripada porsi makan biasanya. Ini semua
dibutuhkan untuk memelihara asupan kalori, protein dan nutrisi penting
lainnya.

Gambar 1. Nutrisi yang Dibutuhkan Selama Kehamilan dan Laktasi

Pada masa seminggu atau dua minggu menjelang kelahiran, induk mungkin
membutuhkan lebih banyak makanan kecil sepanjang hari karena perutnya tidak
cukup ruang untuk makanan dengan porsi normalnya. Oleh karena itu dibutuhkan
suplemen vitamin khusus sebagai penambah tenaga, mengkonsumsi mineral yang
cukup untuk menjaga metabolisme tubuhnya agar dapat berfungsi secara efisien.
Mineral yang paling penting untuk kucing dalam fase kehamilan adalah kalsium,
fosfor, kalium, natrium klorida, magnesium dan juga akan membutuhkan element
tambahan seperti mangan, zat besi dan selenium. Karbohidrat juga dibutuhkan
sebagai sumber energi, atau sebagai sumber serat makanan. Serat berguna untuk
sistem pencernaan dan pembuangan yang baik dan tepat. Setelah melahirkan induk
kucing tidak terlalu banyak makan sehingga, pastikan induk telah memiliki
simpanan nutrisi yang baik 19 sebelumnya. Kemudian, beberapa hari berikutnya,
nafsu makan induk akan meningkat. Menurut National Academies of Science,
induk kucing yang sedang menyusui atau hamil memerlukan kira-kira 600 kalori
per 10 pound berat badan atau 600 kalori per 4.5 kilogram berat badannya. Makanan
yang diformulasikan untuk induk yang menyusui dan anakanaknya biasanya tinggi
protein, lemak, kalsium, dan mineral lainnya. Suplemen vitamin juga dapat
diberikan pada induk kucing yang menyusui dengan dosis yang tepat. Suplemen
kalsium juga sangat penting, karena kekurangan kalsium dapat menyebabkan
penyakit yang cukup fatal. Selain itu, mineral lainnya seperti fosfor, magnesium,
besi, kalium, dan natrium penting untuk mencegah anemia dan dehidrasi pada induk
dan anak. Karbohidrat yang rendah dapat menstabilkan kadar glukosa induk kucing
yang mencegah diabetes pasca melahirkan. Induk sebaiknya diberi makanan anak
kucing yang bernutrisi pada minggu-minggu pertama dari masa menyusui.
Makanan kalengan umumnya dianggap sebagai pilihan yang lebih baik karena
kalau yang digunakan adalah makanan kering, karbohidratnya terlalu tinggi.
Komposisi makanannya sebaiknya terdiri atas protein dari bahan yang berkualitas,
vitamin, dan mineral, serta sedikit karbohidrat.

2. Neonatal

Periode neonatal pada anak kucing yaitu 2 minggu pertama setelah lahir.
Anak kucing dilahirkan dalam keadaan yang relatif belum matang dan sepenuhnya
tergantung pada perawatan induk mereka. Seperti susu dari kebanyakan spesies
mamalia, sekresi mammae kucing berubah selama laktasi menjadi secara efektif
memenuhi kebutuhan anak-anak mereka yang sedang berkembang. Beberapa
bentuk kolostrum diproduksi selama 24-72 jam pertama setelah lahir, setelah itu
komposisinya perlahan berubah menjadi susu matang. Protein dalam kolostrum
kucing yang dihasilkan pada yang pertama hari laktasi sangat tinggi (lebih dari 8%);
namun, protein dengan cepat menurun menjadi sekitar setengah di hari ketiga
laktasi. 20 Konsentrasi protein kemudian perlahan-lahan meningkat sepanjang
laktasi untuk mencapai lagi konsentrasi sekitar 8%.
Gambar 2. Komposisi nutrisi susu anjing dan kucing

Kandungan lemak susu anjing lebih tinggi dari susu kucing. Karena
kandungan lemaknya yang lebih tinggi memungkinkan konsentrasi proteinnya
sedikit lebih tinggi, susu anjing lebih tinggi dalam energi daripada susu kucing.

3. Growth Kebutuhan nutrisi selama masa pertumbuhan yaitu:

(1). Energi

Untuk semua kucing, tanpa memandang ukuran atau jenis, kebutuhan


nutrisi dan energi selama pertumbuhan melebihi dari tahap lainnya kecuali laktasi.
Selama periode pertumbuhan, kebutuhan energi anak-anak kucing yang sedang
tumbuh memiliki kebutuhan energi jauh lebih tinggi daripada kucing dewasa.
Kebutuhan energi dan nutrisi anak kucing yang sedang tumbuh tertinggi per unit
berat badan di sekitar 5 minggu usia. anak kucing yang tumbuh cepat membutuhkan
sekitar 200-250 kkal / kg berat badan. Persyaratan ini menurun menjadi 130 kkal /
kg pada usia 20 minggu dan hingga 100 kkal / kg selama 30 minggu usia.

(2). Protein

Kebutuhan protein untuk anak kucing yang dalam masa tumbuh lebih tinggi
dari kebutuhan protein hewan dewasa. Anakan membutuhkan lebih banyak protein
untuk membangun jaringan baru yang berhubungan dengan pertumbuhan. Karena
mengkonsumsi energi dalam jumlah yang lebih tinggi dan dengan demikian jumlah
makanan yang lebih tinggi dari hewan dewasa, totalnya jumlah protein yang mereka
konsumsi secara alami lebih tinggi. Makanan hewan peliharaan yang diberikan
untuk anak kucing yang sedang tumbuh harus mengandung kadar protein tinggi
yang berkualitas dan mudah dicerna. Protein jenis ini yang dimaksud yaitu semua
asam amino esensial untuk di metabolisme ke tubuh yang digunakan dalam
pertumbuhan dan perkembangan. Proporsi minimum energi yang seharusnya
dipasok oleh protein dalam makanan minimum untuk kucing yang sedang tumbuh
adalah 26%. Tingkat optimal 36% ME kcal untuk anak kucing.

(3). Kalsium dan Fosfor

Pakan untuk kucing harus mengandung kalsium dan fosfor optimal.


Association of American Feed Control Official (AAFCO) merekomendasikan
makanan kucing yang diformulasikan untuk pertumbuhan mengandung minimum
1% kalsium dan 0,8% fosfor pada dry- 22 matter basis (DMB). Rekomendasi ini
didasarkan pada pakan yang mengandung 3500 dan 4000 kkal / kg.

(4). Nutrisi antioksidan dan imun

Mekanisme imun dalam tubuh bekerja bersama dengan nutrisi antioksidan


eksogen yang dibutuhkan disediakan dalam pakan. Untuk kucing, termasuk
konsentrasi nutrisi yang optimal dalam makanan mereka dapat membantu
mengembangkan sistem kekebalan untuk merespons optimal untuk vaksinasi.
Nutrisi yang paling banyak digunakan untuk aktivitas antioksidan dalam tubuh
adalah vitamin E, betakaroten (provitamin A), lutein (yang lain antioksidan
karotenoid), vitamin C, flavonoid, seng, dan selenium.

4. Dewasa

Masalah gizi primer selama periode ini adalah penyediaan nutrisi yang
lengkap dan makanan seimbang untuk memasok energi yang cukup untuk
memenuhi semua kebutuhan nutrisi harian hewan peliharaan. Memberi makan
dengan jumlah yang tepat dari makanan berkualitas tinggi yang diformulasikan
dengan baik di tahap dewasa kucing berkontribusi pada kesehatan yang optimal dan
pemeliharaan berat badan dan kondisi ideal. Secara umum, kebutuhan nutrisi
kucing dewasa terdiri dari protein 31%, lemak 41%, dan karbohidrat 28% dalam
keadaan kering.

Linda P. Case, Leighann Daristotle, Michael G.Hayek, Melody Foess Raasch.


2011. Canine and Feline Nutrition 3rd edition. USA: Mosby Elsevier.

Amin Moh, Dian Sriwahyuni, Sri Mahyuni, Abdurrahman Sidid. 2014. Makalah
Karbohidrat. Universitas Islam Indragiri Tembilahan.