Anda di halaman 1dari 11

PELATIHAN TEKNIK ASEPTIK DISPENSING

APOTEKER DAN PRAKTISI RUMAH SAKIT


MALUKU UTARA

AGUSTUS 2018

Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala, S.Farm., M.Sc., Apt_IAI MALUT.


BAB I

PENDAHULUAN

I. Latar Belakang

Pencampuran sediaan steril harus dilakukan secara terpusat di instalasi

farmasi rumah sakit untuk menghindari infeksi nosokomial dan terjadinya

kesalahan pemberian obat. Pencampuran sediaan steril merupakan rangkaian

perubahan bentuk obat dari kondisi semula menjadi produk baru dengan proses

pelarutan atau penambahan bahan lain yang dilakukan secara aseptis oleh

apoteker di sarana pelayanan kesehatan (ASHP, 1985).

Aseptic dispensing service yang bisa disebut pelayanan pembuatan

secara aseptis adalah suatu teknik preparasi dan penyediaan dari produk medis

steril, termasuk di dalamnya proses pengenceran atau proses lainnya sebelum

obat diberikan. Preparasi ini dilakukan di dalam departemen pelayanan aseptik

farmasi oleh beberapa teknisi yang terlatih, farmasis beserta asistennya di bawah

kondisi yang terkontrol. Preparasi/pembuatan secara aseptis dilakukan karena

adanya kebutuhan dari pasien (missal melalui resep) di bawah pengawasan dari

seorang farmasis.

Ketentuan Aseptic dispensing sebenarnya tidak diatur dalam Perundang-

undangan obat-obatan, namun dalam preparasinya harus sesuai dengan

Standards of Quality Assurance yang berlaku dan di bawah pengawasan.

Aseptic dispensing dilakukan untuk menjamin manajemen terapi dan


2
untuk meningkatkan kualitas dari pelayanan, mengurangi resiko yang mungkin

terjadi seperti resiko kontaminasi mikroba, resiko kontaminasi partikel, menjamin

Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala, S.Farm., M.Sc., Apt_IAI MALUT.


ketepatan pengenceran, menjamin stabilitas dan kompatibilitas, menjamin

kesesuaian rute dan laju administrasi dan mengurangi kesalahan penggunaan

dari obat-obatan mahal. Contoh sediaan yang persiapannya dilaksanakan secara

aseptis yaitu nutrisi parenteral dewasa, nutrisi parenteral pada anak-anak, pre-

filled syringes, intravenous drug additives, injeksi sitotoksik.

Dalam meningkatkan keselamatan pasien dalam proses pencampuran

obat injeksi sesuai standar akreditasi rumah sakit, maka kami bermaksud akan

mengadakan pelatihan “Teknik Aseptik Dispensing”

II. Maksud dan Tujuan

II.1 Maksud

Adapun maksud diadakannya kegiatan ini adalah agar seluruh petugas kesehatan

dirumah sakit dapat menerapkan standar serta prinsip-prinsip dasar teknik

aseptic dispensing obat suntik yang akan diberikan ke pasien.

II.2 Tujuan

Tujuan diadakannya kegiatan ini sebagai berikut :

1. Meningkatkan keamanan dan kesalamatan pasien

2. Meningkatkan pelayanan Rumah Sakit

3. Memahami kebijakan PKPO sesuai standar akreditasi rumah sakit.

4. Memahami pentingnya peran farmasi dalam keselamatan pasien.

5. Memahami teori teknik aseptic.


3
6. Mampu menghitung dan studi kasus iv admixture

7. Melakukan simulasi pencampuran sediaan steril

Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala, S.Farm., M.Sc., Apt_IAI MALUT.


BAB II

PELATIHAN ASEPTIC DISPENSING BAGI TENAGA KESEHATAN RUMAH SAKIT

I. PELAKSANAAN

Hari, Tanggal :

Waktu :

Tempat :

II. PESERTA

Pelatihan ini wajib diikuti oleh :

1. Manajer/Kepala Instalasi Farmasi RS

2. Manajer/kepala Keperawatan RS

3. Apoteker

4. Staf Farmasi RS

5. Perawat/Bidan

Pada kegiatan ini ditargetkan peserta sebanyak 35 orang peserta.

III. REVIEW PEMATERI

Hendra Herman, S.Farm., M.Sc., Apt adalah staff pengajar di Universitas Muslim

Indonesia (UMI) Makassar sejak tahun 2008 sd sekarang. Kurang lebih sudah

sebanyak 11 Publikasi atas penelitian yang beliau lakukan sejak tahun 2013

sampai dengan saat ini. Beliau merupakan lulusan S2 Farmasi Klinik UGM.
4
Sampai dengan saat ini, selain mengajar beliau juga dipercayai menjadi Kepala

Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala, S.Farm., M.Sc., Apt_IAI MALUT.


Laboratorium Farmakologi di Universitas Muslim Indonesi Makassar. Berikut

track record beliau selain bekerja didunia pendidikan :

a. Anggota Tim Kendali Mutu dan Biaya di BPJS Kesehatan, Koordinasi Wilayah

Makassar (Perwakilan PC IAI Makassar) Tahun 2014 – 2018

b. Koordinator Bidang Pengabdian Masyarakat Ikatan Apoteker Indonesia DPC

Makassar, Tahun 2013 sd Sekarang

c. Koordinator Pelayanan Farmasi Klinik di RS. Ibnu Sina Makassar, Tahun 2015

sd Sekarang

d. Tim Admin Media Sosial Telegram Diskusi Obat, Tenaga kesehatan, dan

Apoteker Indonesia di Kementerian Kesehatan RI, Tahun 2017 sd Sekarang.

IV. MATERI KEGIATAN

Materi yang akan dibahas :

1. Dasar Peraturan PERMENKES dan Pedoman SNARS Edisi 1

2. Pentingnya peran farmasi dalam keselamatan pasien.

3. Teori teknik aseptic.

4. Simulasi Pencampuran Sediaan Intra Vena Non Sitostatika

Berikut adalah silabus kegiatan pelatihan yang dimaksud :

Nama Pelatihan : Aseptik Dispensing Bagi Apoteker dan Tenaga Kesehatan


Lainnya
Kompetensi : Menerapkan Prosedur Aspetik Dispensing Pada Pemberian
Terapi Intravena
5

Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala, S.Farm., M.Sc., Apt_IAI MALUT.


Sub Kompetensi Indikator Pencapaian Alokasi Waktu Sumber
Materi Pokok
(Subskill) Kompetensi Teori Praktek Belajar
1. Peserta dapat a. Peserta bertanya a. Pre Test 10 Mnt Modul
memahami tentang pentingnya b. Deskripsi Mengenai 120 Mnt Pelatihan,
tentang dasar standarisasi pelayanan SNARS Ed. 1 Buku
peraturan dan guna keselamatan c. Dasar Hukum SNARS
pedoman pasien Keselamatan Pasien Ed. 1
keselamatan b. Peserta mampu d. Deskripsi Singkat
pasien dalam menjelaskan tentang Tentang Keselamatan
akreditasi peraturan dasar dan Pasien Di Rumah
SNARS edisi 1 pedoman yang Sakit
mengatur tentang e. Deskripsi tentang
2. Peserta dapat keselamatan pasien pekerjaan
memahami c. Peserta mampu kefarmasian di
pentingnya menjelaskan tentang rumah sakit
peran farmasi apa itu dan bagaimana kaitannya dengan
dalam proses keselamatan pasien di patient safety
keselamatan rumah sakit f. Teori Aseptic
pasien di d. Peserta mampu Dispensing
Rumah Sakit menjelaskan g. Penerapan Aseptic
bagaimana peran Dispensing Di Unit
3. Peserta farmasi dalam upaya Kesehatan/Rumah
memahami patient safety di Sakit
tentang teknik rumah sakit, kaitannya h. Cara Perhitungan
Aseptic dengan proses aseptic dosis untuk
Dispensing dispensing aplikasi/penerapan
teknik aseptic
dispensing
1. Peserta dapat Peserta melaksanakan a. Praktik 60 Mnt
melaksanakan teknik pencampuran Pencampuran
prosedur sediaan intravena non Sediaan Intravena
aseptik sitotoksik dengan tepat Non Sitotoksik
dispensing dengan Teknik
6
Aseptik Dispensing
b. Post Test 10 Mnt

Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala, S.Farm., M.Sc., Apt_IAI MALUT.


V. INVESTASI DAN FASILITAS

Biaya Pelatihan

Biaya untuk kegiatan pelatihan Aseptic Dispensing ini adalah sebagai berikut :

No Jenis Kegiatan Biaya


2 Pelatihan Aseptic Dispensing Rp. 850.000,-

Fasilitas

Adapun fasilitas yang diperoleh dari kegiatan ini adalah :

a. Sertifikat Pelatihan

b. SKP sebesar ...... SKP

c. Modul Pelatihan (Soft/Hard Copy)

d. Training Kit & ID Card Peserta

e. Makan Siang/Malam dan Snack

VI. SUSUNAN KEPANITIAAN

Penasehat :

Ketua :

Wakil Ketua :

Sekretaris :

Bendahara :

Sie Perlengkapan

Koordinator :
7

Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala, S.Farm., M.Sc., Apt_IAI MALUT.


Anggota :

1.

2.

3.

4.

5.

Sie Konsumsi

Koordinator :

Anggota :

1.

2.

3.

4.

5.

Sie Acara & Dokumentasi

Koordinator :

Anggota :

1.

2.

3.

4.
8
5.

Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala, S.Farm., M.Sc., Apt_IAI MALUT.


VII. RANCANGAN BIAYA

Estimasi Biaya
Kegiatan Rincian Kegiatan Harga
Vol Satuan Jumlah
Satuan
Pembuatan dan Fotocopy dan Jilid 5 Eksemplar 15.000 75.000
Penggandaan TOR
Laporan Cetak dan Jilid 5 Eksemplar 15.000 75.000
Pertanggungjawaban
Pelatihan Aseptic Stater Kit 35 Paket 25.000 875.000
Dispensing Sertifikat Pelatihan 35 Lembar 20.000 700.000
Sertifikat Panitia 35 Lembar 20.000 700.000
Sertifikat Pemateri 2 Lembar 20.000 40.000
ID Card 35 Pcs 15.000 525.000
BMHP Pelatihan 35 Paket 50.000 1.750.000
Hadiah Peserta 3 Pcs 100.000 300.000
Perlengkapan & Spanduk 4 Buah 120.000 480.000
Acara Backdrop 1 Buah 250.000 250.000
Sewa Ruangan 2 Hari 8.000.000 16.000.000
ATK 2 Paket 400.000 800.000
Transportasi Panitia 1 Paket 1.000.000 1.000.000
Fee Pemateri 1 Orang 2.500.000 2.500.000
Fee Asisten Pemateri 1 Orang 1.000.000 1.000.000
Transport Pemateri PP 2 Orang 6.000.000 12.000.000
Hotel 2 Hari 1.800.000 3.600.000
Fee Pembawa Acara 1 Paket 1.000.000 1.000.000
Fee Moderator 2 Orang 400.000 800.000
Fee Pengisi Acara 1 Paket 1.500.000 1.500.000
Konsumsi Rapat Persiapan Panitia 4 Kali 350.000 1.400.000
Makan 60 Orang 50.000 x 2 6.000.000
Snack 60 Orang 25.000 x 2 3.000.000
Buah 4 Paket 150.000 600.000
Aqua 10 Karton 35.000 350.000
Lain-Lain 1 Paket 5.000.000 5.000.000
TOTAL 62.320.000

Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala, S.Farm., M.Sc., Apt_IAI MALUT.


VIII. SUMBER DANA

Dana Kegiatan ini diperoleh dari :

1. Kas PD/PC IAI

2. Pendaftaran peserta

3. Bazaar

4. Sumbangan lain yang tidak mengikat/Sponsorship

IX. TIME SCHEDULE KEGIATAN

Rencana Jadwal Kegiatan


N
Rincian Kegiatan Juni Juli Agustus September
o
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Rapat Persiapan Kegiatan I
a. Pembentukkan Panitia
1
b. Penerbitan SK Panitia
c. Pembuatan Juknis Kegiatan
Pencarian Dana Melalui Kegiatan :
2 a. Bazaar
b. Sumbangan & Usaha Lainnya
Rapat Persiapan Kegiatan II
a. Pembukaan Pendaftaran
b. Promosi Kegiatan (Spanduk & Iklan Via
3 SosMed)
c. Fixing Tempat Kegiatan, Penginapan
Narasumber dan Tiket Pesawat,
Konsumsi
Rapat Pemantapan Kegiatan
a. Monitoring Proses Pendaftaran Peserta
b. Pemantauan Persiapan Pengadaan
Perlengkapan kebutuhan kegiatan
c. Pemantauan Persiapan Sie Acara (Mc,
4 Pengisi Acara, Narasumber, Moderator,
dsb)
d. Penyusunan draft susunan
acara/kegiatan, Absensi Peserta
Kegiatan, Form Penilaian Peserta
10
Pelatihan, dsb
5 Kegiatan Pelatihan
6 Pertanggungjawaban Kegiatan

Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala, S.Farm., M.Sc., Apt_IAI MALUT.


X. PENUTUP

Demikian proposal ini disampaikan, agar kegiatan yang dimaksud dapat

terselenggara sesuai dengan tujuan utamanya yakni sebagai sarana edukasi

dan peningkatan kapasitas diri. Mengingat hal tersebut mohon kiranya

kegiatan ini dapat segera terselenggara. Disampaikan terima kasih atas

perhatiannya.

Ternate, 8 Mey 2018


Penyusun

Cindhany D.F.U Mala, S.Farm., M.Sc., Apt

Menyetujui/Menolak
Ketua IAI MALUT

Ismiaty Syahruna, Apt.

11

Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala, S.Farm., M.Sc., Apt_IAI MALUT.