Anda di halaman 1dari 8

26

Contoh Soal Pilihan Ganda Keterampilan Proses Sains


Indikator Rumusa Butir Soal
KPS
Observasi Tidak ditemukan (lakukan pembuatan soal dengan melibatkan keseluruhan indra manusia tanpa terkecuali)
Klasifikasi Tidak ditemukan (ingat selalu menampilkan persamaan dan perbedaan yang berkaitan dengan paparan suatu pola atau
konsep yang diharapkan)
Komunikasi Pada tahun 2010 Sidhar dan Naidu melakukan kultur jaringan pada tanaman Solanum nigrum. Hasilnya adalah sebagai
berikut
Jenis sumber Sukrosa Glukosa Fruktosa Maltosa
karbon 1% 2% 3% 4% 1% 2% 3% 4% 1% 2% 3% 4% 1% 2% 3% 4%
Frekuesi 65 74 88 95 60 65 72 78 70 72 80 85 54 60 65 70
pertumbuhan
kalus + - - - ++ + - - - - - - ++ + - -
Ketrangan : ++; jumlah sedang, + jumlah sedikit dan -: tidak ada
1. Manakah dari grafik dibawah ini yang memperlihatkan frekuensi pertumbuhan pada media dengan sumber karbon
fruktosa
a. b.
27

d.
c.

Daya Pembeda Tingkat Kesukaran Kualitas Pengecoh Korelasi Butir Soal


Kesimplan
Indeks Kreteria Indek Kreteria A B C D Indeks Kriteria
44.44 baik 76.47 mudah 26** 6-- 1- 1- 0, 319 SignifikanSoal digunakan
(revisi optain)
Meramalkan 1. Auksin merupakan hormon pertumbuhan yang memicu pertumbuhan akar dan sitokinin yang memicu pertumbuhan
pucuk tanaman, jika Roy ingin melakukan kultur jaringan terhadap kalus umbi kentang, menurut anda apakah yang
akan terjadi pada pertumbuhan kalus jika kosentrasi sitokinin jauh lebih besar dibandingkan dengan auksin?
a. Kalus akan tetap menjadi kalus
b. Kalus akan berdeferensiasi menjadi akar
c. Kalus akan berdeferensiasi menjadi pucuk
d. Kalus akan berdeferensiasi menjadi pucuk dan akar

Daya Pembeda Tingkat Kesukaran Kualitas Pengecoh Korelasi Butir Soal


Kesimplan
Indeks Kreteria Indek Kreteria A B C D Indeks Kriteria
44.44 Baik 41.18 Sedang 4+ 3- 14** 13--- 0.341 signifikan Soal digunakan
(revisi optain)

2. Sterelisasi merupakan kegiatan yang peting dilakukan pada saat melakukan kultur jaringan. Baik dilakukan oleh
28

sumber tanaman untuk dijadikan eksplan maupun alat alat dan medium kultur. Menurutmu apakah yang terjadi jika
alat yang digunakan pada saat penanaman seperti pisau dan pinset tidak dilakukan strelisasi.
a. Eksplan tidak tumbuh
b. Eksplan tetap tumbuh sesuai yang diharapkan
c. Eksplan tidak tumbuh dan mikroorganisme lain yang tumbuh
d. Ekplan tetap tumbuh tetapi ada mikroorganisme lain juga tumbuh.

Daya pembeda Tingkat kesukaran Kualitas pengecoh Korelasi butir soal


Kesimplan
Indeks Kreteria Indek Kreteria A B C D Indeks Kriteria
55.56 Baik 41.18 Sedang 1-- 1- 18-- 14** 0,331 Signifikan Soal
digunakan
(revisi optain)
Merencanaka Cermati dan bacalah teks dibawah ini!
n percobaan Faisal dan teman satu kelompoknya melakukan kultur jaringan pada daun tanaman keladi tikus. Faisal dan teman
pada rubric temannya ingin mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan kalus daun keladi tikus. Setelah minggu
indicator dikulturkan hasilnya sebagai berikut.
menetukan
Hasil pada setiap botol kultur pada setiap kosentrasi zat pengatur tumbuh
variabel 0 1 ml IAA 1 ml BAP 1 ml IAA+ 1 ml BAP 1 ml IAA+2 ml BAP
Kalus Kalus Kalus + Pucuk 8 Kalus Kalus + Pucuk 9

Keterangan ; IAA: Auksi


BAP: Sitokinin
1. Jika kalian ingin melakukan percobaan seperti yang dilakukan Mila. Apakah yang menjadi variable bebas pada
percobaanya
a. Suhu lingkungan
b. Kalus daun keladi
29

c. Jenis zat pengatur


d. Perbandingan zat pengatur tumbuh
Daya pembeda Tingkat kesukaran Kualitas pengecoh Korelasi butir soal
Kesimplan
Indeks Kreteria Indek Kreteria A B C D Indeks Kriteria
44.44 Baik 29.41 Sukar 3-- 6++ 12** 13- 0,371 Signifikan Soal digunakan

Merumuskan Cermati dan bacalah teks dibawah ini!


pertanyaan Sekelompok siswa akan melakukan kultur jaringan pada daun anggrek. Pada pelaksanaan kultur jaringan diperlukan suatu
media kultur untuk tempat hidup eksplan. Media kultur tersebut mengandung berbagai unsur, seperti makro dan
mikronutrisi, vitamin dan zat pengatur tumbuh (ZPT). ZTP yang biasa digunakan adalah jenis auksin dan sitokinin.
Kandungan ZTP dalam suatu media memiliki efek yang berbeda untk setiap eksplan. Untuk itu kelompok siswa tersebut
ingin mengetahui pengaruh ZTP terhadap pertumbuhan eksplan daun anggrek. Kultur daun pisang ditumbuhkan selama 28
hari, dengan suhu 25 0 C dengan lama penyiaran 16 jam cahaya terang. Hasilnya adalah sebagi berikut.
IAA 0 0,5 ml 1 ml 1,5 ml
BAP
Kalus : hijau Kalus : hijau Kalus : hijau Kalus : hijau
0 ml Tunas : - Tunas : - Tunas : - Tunas : -
Akar : - Akar : 1 Akar : 4 Akar : 1
Kalus : hijau Kalus : hijau Kalus : hijau Kalus : hijau
1 ml Tunas : 16 Tunas : 8 Tunas : 8 Tunas : 13
Akar : - Akar : - Akar : - Akar : -
2 ml Kalus : hijau Kalus : hijau Kalus : putih Kalus : hijau
Tunas : 17 Tunas : 34 Tunas : 19 Tunas : 23
30

Akar :- Akar :- Akar :- Akar :-

Kalus : hijau Kalus : hijau Kalus : hijau Kalus : hijau


3 ml Tunas : 20 Tunas : 8 Tunas : 19 Tunas : 26
Akar : - Akar : - Akar : - Akar : -
IAA : Auksin
BAP : Sitokinin
1. Berdasarkan cerita diatas, pertanyaan penelitian apakah yang sesuai dengan percobaan diatas?
a. Bagaimana pertumbuhan eksplan daun anggrek?
b. Bagaimana pengaruh pemberian ZTP terhadap pertumbuhan eksplan daun anggrek
c. Bagaimana pengaruh teknik kultur jaringan terhadap pertumbuhan eksplan daun anggrek
d. Bagaimana pengaruh kombinasi kosentrasi ZTP terhadap pertumbuhan eksplan daun anggrek.
Daya pembeda Tingkt kesukaran Kualitas pengecoh Korelasi butir soal
Kesimpulan
Indeks Kreteria Indek Kreteria A B C D Indeks Kriteria
44.44 Baik 61.76 Sedang 0-- 12++ 1-- 12** 0,316 Signifikan Soal digunakan
revisi optain

2. Berdasarkan cerita dan hasil percobaan diatas, menurut anda apakah latar belakang Ita ingin mengetahui pengaruh
hormon auksin dan sitokinin terhadap pertumbuhan kalus dan anggrek?
a. Auksin dan sitokinin akan memberikan pengaruh yang sama jika diberikan dalam kosentrasi yang sama
b. Auksin dan sitokinin akan memberikan pengaruh yang berbeda jika diberikan dalam kosentrasi yang sama
c. Auksin akan memberikan pengaruh yang berbeda jika diberikan dalam kosentrasi yang lebih tinggi dari sitokinin
d. Auksin akan memberikan pengaruh yang sama dengan sitokinin jika diberikan dalam kosentrasi yang lebih besar
Daya pembeda Tingkat kesukaran Kualitas pengecoh Korelasi butir soal
Kesimpulan
Indeks Kreteria Indek Kreteria A B C D Indeks Kriteria
66.67 Baik 55.88 Sedang 7+ 8- 20** 0-- 0,495 Sangat Soal digunakan
signifikan revisi optain
31

Merapkan 1. Berdasarkan hasil percobaan diatas jika nanti Mia akan melakukan kultur jaringan dan mencoba untuk
konsep menumbuhkan pucuk, jenis ZTP apakah yang harus ditambahkan oleh Mia kedalam media?
a. Etilen
b. Auksin
c. Giberelin
d. Sitokinin
Daya pembeda Tingkat kesukaran Kualitas pengecoh Korelasi butir soal
Kesimpulan
Indeks Kreteria Indek Kreteria A B C D Indeks Kriteria
44.44 Baik 67.65 Sedang 2+ 8- 1- 23** 0.324 Signifikan Soal digunakan

Komunikasi 1. Berdasarkan data diatas pada kosentrasi berapakah mulai muncul tunas?
a. Pada saat kosentrasi BAP relative lebih dari 2 ml sampai kosentrasi IAA relative lebih dari 0,5 ml
b. Pada saat kosentrasi BAP relative lebih dari 3ml sampai kosentrasi IAA relative lebih dari 1,5 ml
c. Pada kosentrasi BAP relative lebih dari 1ml sampai kosentrasi IAA relative kurang dari 1,5 ml
d. Pada kosentrasi BAP relative lebih dari 0 ml sampai kosentrasi IAA relative kurang dari 0,5 ml
Daya pembeda Tingkat kesukaran Kualitas pengecoh Korelasi butir soal
Kesimpulan
Indeks Kreteria Indek Kreteria A B C D Indeks Kriteria
44.44 Baik 58.82 Sedang 2- 4++ 7+ ** 0,362 Signifikan Soal digunakan
32

Interpretasi Berapakah perbandingan kosentrasi ZTP yang digunakan dalam percobaan?


a. ½:½
b. ½:1
c. 3/2 : 3/2
d. 3/2 : 1
Daya pembeda Tingkat kesukaran Kualitas pengecoh Korelasi butir soal
Kesimpulan
Indeks Kreteria Indek Kreteria A B C D Indeks Kriteria
22.22 Kurang 76.47 Mudah 4+ ** 2+ 1- 0,391 Signifikan Soal digunakan

Hipotesis Perhatikan data jumlah kalus dan tunas hasil percobaan kultur jaringa pada biji tanaman terong belanda yang dilakukan
oleh Isnaini.

Media yang Zat pengatur tumbuh (ZTP) yang digunakan


digunakan
0 2 ml IAA+1
0 (tanpa ZTP) 2 ml IAA 1 ml BAP
ml BAP
Media ½ MS Kalus : - Kalus : 80 Kalus : - Kalus : 60
Tunas : 0,2 Tunas : 1 Tunas : 8 Tunas : 1.6

Media MS Kalus : 60 Kalus : 80 Kalus : 60 Kalus : 100


Tunas : 0,8 Tunas : 1 Tunas : 1.4 Tunas : 2,2

Keterangan:
Media ½ MS dibuat setengah resep takaran media MS
IAA : Auksin
33

BAP : Sitokinin
1. Hipotesis apakah yang tepat dibawah ini yang menggambarkan percobaan yang dilakukan pada biji muda terong
belanda diatas?
a. Bijji muda terong belanda akan tumbuh jika ditumbuhkan pada media MS
b. Jika menggunakan takaran media MS maka biji muda terong belanda akan tumbuh kalus
c. Jika menggunakan takaran media MS maka biji muda terong belanda tidak akan tumbuh tunas
d. Jika menggunakan takaran media ½ MS maka biji muda terong belanda akan tumbuh sama dengan takaran media MS
Daya pembeda Tingkat kesukaran Kualitas pengecoh Korelasi butir soal
Kesimpulan
Indeks Kreteria Indek Kreteria A B C D Indeks Kriteria
44.44 Baik 41.18 Sedang 2- 12-- 4+ ** 0,331 Signifikan Soal digunakan
(revisi optain)

Wulansari, S. 2011.Penggunaan Laboratorium Nyata, Virual dan Kombinasi Nyata Virtual Pada Kegiatan Praktikum
Kultur Jaringan Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA.(Thesis)
Program studi PMIPA Kosentrasi Biologi. UPI Bandung