Anda di halaman 1dari 12

CRITICAL JOURNAL REVIEW

PPD
DISUSUN OLEH :

NAMA : EGY AMIN SAPTIAN


NIM : 5183121026

DOSEN PENGAMPU :
Dr. Yasaratodo Wau,M.Pd

PENDIDIKAN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
T.A 2018/2019
KATA PENGANTAR

Pertama-tama saya mengucapkan puji syukur tuhan yang maha esa, sebab telah memberikan
rahmat dan karnia-nya serta kesehatan kepada saya, sehingga mampu menyelesaikan tugas
“CRITICAL JURNAL REVIEW”. Tugas ini dibuat untuk memenuhi salah satu mata kuliah yaitu
“PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK”
Tugas critical journal review ini disusun dengan harapan dapat menambah pengetahuan dan
wawasan kita semua khususnya dalam hal perkembangan psikologi perkembangan peserta didik.
Saya menyadari bahwa tugas critical journal review ini masih jauh dari kesempurnaan. Apalagi
dalam tugas ini terdapat banyak kekurangan dan kesalahan saya mohon maaf karena sesungguhnya
pengetahuan dan pemahaman saya masih terbatas, karena keterbatasan ilmu dan pemahaman saya
yang belum seberapa. Karena itu saya sangat menantikan saran dan kritik dari pembaca yang
sifatnya membangun guna menyempurnakan tugas ini. Saya berharap semua tugas critical journal
review ini dapat bermanfaat bagi pembaca da bagi saya khususnya. Atas perhatiannya saya
mengucapkan terimah kasih.

Medan, 1 oktober 2018

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.....................................................................................i

BAB I PENDAHULUAN....................................................................................................1
Latar belakang........................................................................................................................1
Mamfaat penulisan CJR.........................................................................................................1
Indetitas jurnal........................................................................................................................2

BAB II PEMBAHAS............................................................................................................3
Tujuan penelitian....................................................................................................................4
Subjek/objek penelitian..........................................................................................................4
Assesment data......................................................................................................................4
Metode penelitian..................................................................................................................4
Langkah penelitian.................................................................................................................5
Hasil penelitian......................................................................................................................5
Kesimpulan.............................................................................................................................6

BAB III PENUTUP


Kesimpulan analisis jurnal.....................................................................................................8
DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................................9

ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Berbicara mengenai kehidupan remaja tentu akan banyak pembahasan yang menarik untuk
ditelusuri, Usia remaja dipandang sebagai usia bermasalah, karena pada masa ini remaja
dihadapkan pada banyak persoalan dan cenderung dihadapi secara emosional. Pergolakan emosi
yang terjadi pada remaja tidak terlepas dari bermacam pengaruh, seperti lingkungan tempat tinggal,
keluarga, sekolah dan teman-teman sebaya. Masa remaja sering menjadi masalah yang sulit diatasi
oleh anak laki-laki maupun anak perempuan, dan cenderung dihadapi secara emosional sehingga
kurang mampu menerima pendapat orang lain yang bertentangan dengan pendapatnya.
Remaja yang mudah marah akan cenderung melakukan perilaku agresif lebih besar dibandingkan
remaja yang mampu mengendalikan emosinya. Masalah meluasnya penyimpangan emosional
terlihat pada melonjaknya angka tingkat depresi pada remaja di seluruh dunia dan pada tanda-tanda
timbulnya agresifitas remaja yang negatif seperti merokok dikalangan remaja, penyalahgunaan obat
terlarang, kehamilan, putus sekolah, dan tindakan kekerasan Tentu saja ini akan menjadi masalah
yang sangat besar ketika perilaku agresif tersebut dilakukan secara terus-menerus dan akhirnya
menjadi kebiasaan buruk yang dapat mempengaruhi pola berfikirnya. Dilatarbelakangi
permasalahan di atas sehingga saya tertarik memilih dan mereview jurnal yang berjudul Hubungan
Antara Kecerdasan Emosi dan Self Efficacy dalam Pemecahan Masalah Penyesuaian Diri
Remaja Awal yang ditulis oleh Ni Made Wahyu Indrariyani Artha dan Supriyadi. 1.2 Tujuan
Penulisan CJR
Menambah Wawasan Pembaca Mengenai Kepemimpinan
Meningkatkan Motivasi Pembaca Dalam Melahirkan Jiwa Kepemimpinan Dalam Dirinya
Menguatkan Pemahaman Pembaca Mengenai Betapa Pentingnya Kepemimpinan Itu

B. Manfaat Penulisan CJR


Bagi Penulis :
 Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Perkembangan Peserta Didik
 Melatih Kemampuan Penulis Dalam Mengkritisi Suatu Jurnal.
 Menumbuhkan Pola Pikir Kreatif Dalam Membandingkan Jurnal Yang Satu Dengan Yang
Lain.

Bagi Pembaca :

 Untuk Menambah Pengetahuan Dan Wawasan Mengenai Hubungan Antara Kecerdasan


Emosi dan Self Efficacy dalam Pemecahan Masalah Penyesuaian Diri Remaja Awal .

1
Identitas Jurnal

Judul Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dan Self Efficacy dalam


Pemecahan Masalah Penyesuaian Diri Remaja Awal
Sumber http://ojs.unud.ac.id/index.php/psikologi/article/view/8496/6345
Jurnal/dDowload
Volume Dan Tahun Vol. 1, No. 1, 190-202 / 2013
ISSN 2354-5607
Penulis Ni Made Wahyu Indrariyani Artha dan Supriyadi
Reviewer Egy Amin Saptian
Tanggal 1 Oktober 2018

2
BAB II
PEMBAHASAN

“Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dan Self Efficacy dalam Pemecahan Masalah Penyesuaian
Diri Remaja Awal”

ABSTRAK

Kehidupan remaja khususnya remaja awal tidak terlepas dari berbagai permasalahan karena
perubahan secara fisik, kognitif dan sosio-emosional mempengaruhi kontrol diri dan pola pikir
remaja terhadap lingkungan sekitar. Emosi dan keyakinan diri berperan penting dalam menghadapi
berbagai permasalahan khususnya penyesuaian diri remaja. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dan self efficacy dalam pemecahan
masalah penyesuaian diri remaja awal dan mengetahui sumbangan efektif kecerdasan emosi dan
self efficacy dalam pemecahan masalah penyesuaian diri remaja awal.
Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 1 SMA Negeri Denpasar sebanyak 129 orang dengan
menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan tiga buah skala
pengukuran, yaitu skala kecerdasan emosi, skala self efficacy, dan skala penyesuaian diri. Skala
kecerdasan emosi terdiri dari 20 item dengan nilai reliabilitas = 0,822; skala self efficacy terdiri
dari 34 item dengan nilai reliabilitas = 0,913; dan skala penyesuaian diri terdiri dari 31 item dengan
nilai reliabilitas = 0,896.

KOMENTAR
Abstrak yang disajikan penulis pada jurnal ini menggunakan dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan
bahasa Indonesia dengan kata kunci kecerdasan emosi, self efficacy, dan pemecahan masalah
penyesuaian diri. Sesuai dengan sifat-sifat abstrak yang dikemukakan oleh (Santoso,
2009) yaitu :1) Ringkas, 2) Jelas 3) Tepat, 4) Berdiri sendiri, 5) Objektif,Maka secara keseluruhan
isi dari abstrak ini mampu menggambarkan secara jelas mengenai masalah penelitian, tujuan
penelitian, metodologi dan hasil yang didapatkan, dan menempatkan kata kunci yang pas untuk
bahasan jurnal iniyang menurut saya sebagai pembaca menjadi mudah memahami jurnal ini, karena
dengan melihat isi abstraknya saja kita sudah dapat mengetahui latar belakang, pembahasan, dan
hasil dari penelitian tersebut.

3
Tujuan Penelitian Menambah Wawasan Pembaca Mengenai Kepemimpinan
Meningkatkan Motivasi Pembaca Dalam Melahirkan Jiwa Kepemimpinan Dalam
Dirinya
Menguatkan Pemahaman Pembaca Mengenai Betapa Pentingnya Kepemimpinan
Itu

Subjek/objek penelitian Siswa kelas X SMA Negeri Denpasar sebanyak 129 orang
Assesment Data Dalam penelitian ini populasi yang akan digunakan adalah remaja awal dengan
rentang usia 13-16 tahun (Hurlock, 1994) yang tertuju pada seluruh siswa kelas 1
SMA di SMA Negeri Denpasar.

Metode Penelitian Dalam penelitian ini variabel bebasnya adalah kecerdasan emosi dan self efficacy
dan variabel tergantungnya adalah pemecahan masalah penyesuaian diri.
Definisi operasional dari kecerdasan emosi yaitu dasar-dasar pembentukan emosi
yang mencakup keterampilan- keterampilan atau kemampuan dalam emosional
dan sosial yang kemudian membentuk watak dan karakteristik yang didalamnya
terkandung kemampuan-kemampuan merasakan emosi, memahami emosi,
menerima dan membangun emosi dengan baik, memotivasi diri sendiri,
semangat, kesabaran, dan kemampuan menjalin hubungan dengan orang lain atau
empati, yang mana dengan keterampilan-keterampilan tersebut mampu
mengendalikan impuls-impuls dan menyalurkan emosi yang kuat secara efektif.
Definisi operasional dari self efficacy yaitu keyakinan individu dengan
kemampuan yang dimilikinya dalam mengorganisasi diri untuk melaksanakan
dan menyelesaikan suatu tugas yang dihadapi untuk mencapai tujuan tertentu.
Definisi dari operasional penyesuaian diri yaitu proses yang dialami oleh individu
dalam mengatasi atau menguasai kebutuhan dalam diri, ketegangan, frustasi, dan
konflik dengan tujuan untuk mendapatkan kesesuaian, keharmonisan dan
keselarasan antara tuntutan lingkungan sekitarnya dengan tuntutan dalam
dirinya. Dalam penelitian ini populasi yang akan digunakan adalah remaja awal
dengan rentang usia 13-16 tahun (Hurlock, 1994) yang tertuju pada seluruh siswa
kelas 1 SMA di SMA Negeri Denpasar.
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple

4
random sampling. Melalui teknik ini, SMA Negeri di Denpasar yang menjadi
tujuan penelitian di pilih secara acak dan juga pemilihan dua kelas dari masing-
masing sekolah yang terpilih akan diacak. Untuk pengambilan sampel dari kelas
yang terpilih akan dilakukan teknik propotionate random sampling untuk
mengetahui probabilitas jumlah siswa yang dipilih dari masing-masing kelas.
Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 129 siswa yang terdiri dari SMAN
2 sejumlah 47 siswa, SMAN 5 sejumlah 34 siswa dan SMAN 8 sejumlah 48
siswa.
Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan tiga buah skala yaitu skala
kecerdasan emosi, self efficacy, dan penyesuaian diri.
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan
kuesioner tertutup dan Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah analisis regresi ganda.

Langkah Penelitian Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah random
sampling dan menggunakan kuesioner sebagai alat untuk mengumpulkan data dan
informasi dari subjek secara langsung. Metode analisis data yang digunakan
adalah analisis statistik, dan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
data kuantitatif metode penelitian disajikan secara lengkap mulai dari variabel
penelitian, defenisi operasional, responden, tempat penelitian, alat ukur, teknik
pengumpulan data, dan teknik analisis data. Desain penelitian ini sudah tepat
dalam menjawab rumusan masalah dalam jurnal ini. Terdapat teknik
pengumpulan data,rancangan analisis data sudah tergambar dalam gambaran
umum sistem, tetapi tidak dijelaskan mengenai pengujian hipotesisnya, tidak
terdapat hasil pengimplementasi penelitian secara akurat, sehingga pembaca tidak
bisa mengetahui hasil dari gambaran umum yang diusulkan oleh penulis. Definisi
operasional dalam jurnal seperti istilah, teori dan konsep yang disebutkan dalam
studi telah didefinisikan dengan jelas. Referensi yang dimasukkan dalam metode
penelitian merupakan referensi yang akurat, sehingga pembaca dapat dengan
mudah memahami bagaimana penelitian itu dilaksanakan serta cara yang
digunakan oleh si peneliti untuk mencapai tujuan penelitian tersebut.

Hasil Penelitian Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 1 SMA Negeri Denpasar sebanyak 129

5
orang dengan menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini
menggunakan tiga buah skala pengukuran, yaitu skala kecerdasan emosi, skala
self efficacy, dan skala penyesuaian diri. Skala kecerdasan emosi terdiri dari 20
item dengan nilai reliabilitas = 0,822; skala self efficacy terdiri dari 34 item
dengan nilai reliabilitas = 0,913; dan skala penyesuaian diri terdiri dari 31 item
dengan nilai reliabilitas = 0,896.
Berdasarkan hasil analisa regresi ganda diperoleh nilai koefisien korelasi R =
0,772, F regresi = 93,211, p = 0,000, yang berarti ada hubungan antara
kecerdasan emosi dan self efficacy dalam pemecahan masalah penyesuaian diri
remaja awal. Sumbangan efektif kecerdasan emosi dan self efficacy terhadap
penyesuaian diri sebesar 59,70%. Hasil analisis korelasi kecerdasan emosi dan
self efficacy dengan penyesuaian diri masing-masing sebesar 0,632 dan 0,715
dengan p = 0,000, yang berarti ada hubungan positif yang kuat antara kecerdasan
emosi dan self efficacy dengan pemecahan masalah penyesuaian diri remaja awal.

Kesimpulan Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sumbangan efektif yang diberikan oleh
variabel kecerdasan emosi dan self efficacy sebesar 59,70% terhadap pemecahan
masalah penyesuaian diri remaja awal sedangkan sisanya sebesar 40,30%
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang mempengaruhi penyesuaian diri di luar
variabel kecerdasan emosi dan self efficacy misalnya kondisi fisik, kepribadian,
proses belajar, lingkungan, agama dan budaya. Selain itu dari masing-masing
variabel bebas yaitu kecerdasan emosi dan self efficacy juga dapat dilihat
kontribusinya terhadap variabel penyesuaian diri. Untuk variabel kecerdasan
emosi memberikan kontribusinya terhadap variabel penyesuaian diri sebesar
17,55%. Sedangkan untuk variabel self efficacy besarnya kontribusi yang
diberikan terhadap variabel penyesuaian diri adalah sebesar 32,95%.
Dari hasil penelitian yang diperoleh maka disimpulkan bahwa ada hubungan yang
kuat antara kecerdasan emosi dan self efficacy dalam pemecahan masalah
penyesuaian diri remaja awal, ada hubungan positif yang kuat antara kecerdasan
emosi dengan pemecahan masalah penyesuaian diri remaja awal, ada hubungan
positif yang kuat antara self efficacy dengan pemecahan masalah penyesuaian diri
remaja awal, dan sumbangan efektif yang diberikan oleh variabel kecerdasan
emosi dan self efficacy sebesar 59,70% terhadap pemecahan masalah
penyesuaian diri remaja awal sedangkan sisanya sebesar 40,30% dipengaruhi oleh

6
faktorfaktor lain yang dapat mempengaruhi penyesuaian diri di luar variabel
kecerdasan emosi dan self efficacy misalnya kondisi fisik, kepribadian, proses
belajar, lingkungan, agama dan budaya. Selain itu, besarnya kontribusi yang
diberikan terhadap variabel penyesuaian diri dari masing-masing variabel bebas
adalah 17,55% dari variabel kecerdasan emosi dan 32,95% dari variabel self
efficacy.

7
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN ANALISIS JURNAL

Secara keseluruhan penulisan jurnal ini memiliki beberapa keunggulan, mulai dari sistematika
penulisan dimana penyampaian dilakukan secara sistematis, dengan menjelaskan setiap poin-poin
penting dalam pembahasan sehingga memudahkan pembaca memahami isi dari jurnal tersebut,
Penulisan jurnal ini juga menggunakan analitis kritis berdasarkan literatur atau refrensi dari buku,
pendapat para ahli maupun dari temuan-temuan pada penelitian sebelumnya dengan hasil yang
didapatkan oleh penulis. Baik metode maupun kerangka teori digambarkan secara jelas dalam
jurnal penelitian ini sehingga pembaca dapat mengetahui cara yang digunakan oleh penulis untuk
mecapai tujuan dan sasaran penelitian, selain itu keunggulan lainnya yaitu penyajian tabel pada
hasil penelitian disertai dengan narasi yang jelas mengenai isi tabel, mencantumkan saran yang
merupakan harapan peneliti
Disamping banyak kelebihan yang disebutkan di atas, sebuah karya penulisan tidak akan lepas dari
kekurangan. Menurut saya sebagai pembaca, kekurangan dari jurnal ini ialah Peneliti tidak
menjelaskan kekuatan dan keterbatasan penelitian termasuk generalisasi tidak dijelaskan dalam
jurnal tersebut, kekurangan lainnya yaitu jurnal ini juga tidak memberikan rekomendasi untuk
penelitian selanjutnya.
Namun secara keseluruhan jurnal ini layak dijadikan sebagai sumber referensi dan bahan bacaan
bagi semua kalangan, terutama bagi peneliti yang ingin meneliti variabel yang relevan dengan
jurnal ini. Sebagai penutup, meskipun ditemukan berbagai kekurangan dan kelebihan dalam jurnal
penelitian ini, namun penelitian tersebut telah memberikan kontribusi positif pada kemajuan dan
pengembangan di bidang ilmu pengetahuan khususnya pada pengembangan karya ilmiah.

8
DAFTAR PUSTAKA
Dinkmeyer, D.C. (1965). Child Development: The Emerging Self. New Jersey: Prentice-Hall.
Jannah, Ema Uzlifatul. 2013. Hubungan Antara Self-Efficacy Dan Kecerdasan Emosional Dengan
Kemandirian Pada Remaja. Persona, Jurnal Psikologi Indonesia, Sept. 2013, Vol. 2, No. 3, hal 278
– 287. (http://jurnal.untag.sby.ac.id/index.php/persona/article/view/162), diakses (28 September
2016). Santoso, Singgih. 2009. Panduan Lengkap Menguasai Statistik dengan SPSS 17. Elex
Media Komputindo: Jakarta. Trzeciak, J. dan MacKay, S. E. (1994). Study Skills for Academic
Writing. New York: Prentice Hall.