Anda di halaman 1dari 1

SELAYANG PANDANG TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE

Memasuki musim penghujan ini, penyakit demam berdarah (DB) mulai mewabah di banyak
daerah. DB merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, dan disebarkan oleh nyamuk
Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus, 2 jenis nyamuk yang umum di Indonesia dan aktif menggigit
diwaktu pagi hari dan sore hari menjelang matahari terbenam. Karena tempat perindukan 2 nyamuk
ini adalah di air jernih yang tidak mengalir, maka pada musim hujan angka kejadian akan meningkat
karena banyaknya genangan air, baik di lingkungan umum maupun rumah tangga.

Seseorang dapat tertular penyakit DB jika tergigit oleh nyamuk yang membawa virus dengue.
Apabila telah tergigit, maka virus dengue akan masuk dalam peredaran darah dan akan menimbulkan
gejala klinis setelah +/- 1 minggu. Gejala klinis yang bisa timbul adalah demam tinggi disertai dengan
nyeri sekujur badan, nyeri kepala hebat, badan lemas, dan terkadang mual/muntah. Pada kasus
berat, bisa dijumpai gejala perdarahan, baik perdarahan gusi, bintik bintik merah di kulit, maupun
perdarahan berat seperti muntah darah, Berak darah, dan lain lain.

Pola demam pada kasus DB menyerupai bentuk pelana kuda, yaitu pada awal awal timbul
demam tinggi (hari ke 1-4), kemudian disusul gejala tanpa demam/demam ringan (hari 5-6), dan
kemudian disusul demam tinggi lagi (hari ke 7-8). Hari ke 5-6 merupakan fase kritis dimana dapat
terjadi syok dan perdarahan yang dapat berujung pada kematian.

Jika jamaah mengalami gejala berupa :


 Demam tinggi >3 hari disertai nyeri hebat sendi dan kepala yang tidak membaik dengan obat
penurun panas
 Demam disertai perdarahan (bintik merah di kulit maupun perdarahan lain)
 Didapatkan tanda bahaya :
o Kesadaran menurun / gelisah
o Badan terasa anyep (lembab, basah, dan dingin)
o Muntah hebat dan tidak bisa makan/minum sehingga lemas
o Perdarahan spontan dan atau penurunan jumlah trombosit pada pemeriksaan laboratorium
Maka supaya segera dibawa ke RS atau fasilitas kesehatan untuk diperiksa dan diobati lebih lanjut
karena jika terlambat penanganan, DB dapat berujung kematian.
Sebagai pengobatan awal, jika ada jamaah mengalami demam yang diduga DB, maka supaya
minum yang banyak, beri kompres air hangat, dan minum obat penurun panas. Jika lebih dari 3 hari
tidak ada perbaikan, segera dibawa ke dokter.
Untuk mencegah penyakit DB, lakukan tindakan 3M plus.
1. Menguras tempat penyimpanan air : minimal seminggu sekali
2. Menutup tempat penampungan air : bak, galon, kaleng besa, ban bekas, dll
3. Membuang sampah/tempat yang dapat menampung air
Plus : hindari gigitan nyamuk pada pagi dan sore dengan repellent (anti nyamuk oles),
kelambu, dll
Demikian, semoga Allah paring seljuruh jamaah bisa sehat waras barokah.

Alhamdulillah jazakumullohukhoiro