Anda di halaman 1dari 2

permenkes NOMOR 46 TH 2015

TENTANG

AKREDITASI PUSKESMAS, KLINIK PRATAMAN DAN TEMPAT PRAKTIK MANDIRI DOKTER DAN DOKTER GIGI

LAMPIRAN III

STANDAR AKREDITASI

TEMPAT PRAKTIK MANDIRI DOKTER DAN DOKTER GIGI

(Halm. 245)

Pelayanan klinis oleh Puskesmas, Klinik dan DPM adalah gate keeper untuk masyarakat, mulai dari pelayanan
promotif, preventif, kuratif hingga rehabilitatif -- fasyankes mesti menjamin mutu dan keselamatan pasien (aman
dan minimal dari resiko + upaya perbaikan proses pelayanan secara kesinambungan,konsisten) -- AKREDITASI.

AKREDITASI

 Pembinaan peningkatan mutu dan kinerja


 Perbaikan secara berkesinambungan
 Penyelenggaraan PELAYANAN KLINIS + penerapan manajemen RESIKO
 Keselatan dan hak pasien dan keluarga (dg memperhatikan hak petugas).

Bab I. Kepemimpinan dan Manajemen Praktik Mandiri (KMPM)

Bab II. Layanan Klinis dan Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien (LKPM)

Bangunan

- Lokasi sesuai SIP


- Bangunan permanen
- Ruangan minimal : Ruang pendaftaran, Ruang tunggu, Ruang konsultasi dokter, Ruang administrasi, Ruang
tindakan, Ruang penyimpanan obat dan alat kesehatan, kamar mandi/WC, ruang lain sesuai kebutuhan
pelayanan.
- Penataan ruangan memperhatikan kenyamanan keamanan pasien, akses mudah untuk disabilitas, anak-
anak, dan usia lanjut.

Fasilitas

- Prasaranan klinis : instalasi air, instalasi listrik, instalasi sirkulasi udara, sarana pengelolaan limbah,
pencegahan dan penangglangan kebakaran dan prasarana lain sesuai kebutuhan -- berfungsi baik dan
dipelihara.
- Ada jadwal pemeliharaan dan monitoring
Peralatan

- Peralatan medis + nonmedis -- berfungsi baik pemeliharaan + monitoring + kalibrasi

Ketenagaan

- Dokter umum -- penanggung jawab + pelaksana


- Petugas administrasi (jika ada) -- tetapkan syarat minimal tenaga administrasi
- Kewenangan klinis/uraian tugas (sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan)

Penyelenggaraan Praktik Mandiri

- Pedoman penyelenggaraan praktik mandiri (SOP)


- Penilaian kinerja (???)
- Pembukuan sederhana keuangan praktik mandiri
- Data wilayah kerja, demografi, budaya dan kebiasaan masyarakat, pola penyakit terbanyak, surveilans
epidemiologi, evaluasi dan pencapaian kinerja pelayanan dan data lain yang ditetapkan dinkes
-