Anda di halaman 1dari 3

PENANGANAN PASIEN GAGAL BAYAR (NON RELASI)

LOGO RUMAH SAKIT

No. Dokumen No Revisi Halaman

……/SPO/…/…20.. 0 hal 1 dari 3

Tanggal Terbit Ditetapkan oleh :

STANDAR PROSEDUR …………………..


OPERASIONAL
................................
Direktur Utama

Pengertian Pasien Gagal Bayar (non relasi) adalah pasien perorangan yang pada
akhir perawatan menyatakan tidak mampu memenuhi kewajiban
pelunasan atas biaya yang harus dibayarkan
Tujuan Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan panduan kepada setiap
pemangku kepentingan dalam melaksanakan pengelolaan terhadap
pasien gagal bayar.
Kebijakan Kebijakan Direksi No. …./PER/…./../20.. tentang Panduan Dilema
Etik Manajerial xxxxxxxxxxx

Prosedur 1. Pasien /keluarga menghadap Kasir / Penata Rekening untuk


mengajukan permohonan potongan atau pembebasan biaya
perawatan.
2. Kasir / Penata Rekening memberikan motivasi dan menyarankan
pasien / keluarganya untuk melakukan pembayaran.
3. Apabila pada butir 2 pemohon menyetujui, maka dijalankan
proses penerimaan pendapatan oleh kasir
4. Kasir / Penata Rekening melakukan verifikasi data pasien
(kelengkapan syarat penetapan sebagai pasien gagal bayar), dan
menghadapkan pemohon kepada Kepala Bagian Keuangan
5. Kepala Bagian Keuangan memberikan motivasi dan melakukan
negosiasi pembayaran biaya perawatan dimaksud.
6. Apabila pada butir 5 pemohon menyetujui, maka dijalankan
proses penerimaan pendapatan oleh kasir.
7. Apabila tidak terjadi kesepakatan, maka Kabag Keuangan akan
menghadapkan pemohon kepada Manajer Keuangan dan
PENANGANAN PASIEN GAGAL BAYAR (NON RELASI)
LOGO RUMAH SAKIT

No. Dokumen No Revisi Halaman

……/SPO/…/…20.. 0 hal 2 dari 3

Tanggal Terbit Ditetapkan oleh :

STANDAR PROSEDUR ……………………


OPERASIONAL
......................................
Direktur Utama

Prosedur Akuntansi
8. Manajer Keuangan dan Akuntansi melakukan negosiasi dan
memotivasi pemohon untuk dapat membayar biaya perawatan
pasien.
9. Apabila pada butir 8 pemohon menyetujui, maka dijalankan
proses penerimaan pendapatan oleh kasir.
10. Apabila pemohon belum merasa cukup dengan penjelasan dan
motivasi dimaksud, maka Manajer Keuangan dan Akuntansi
mempersilakan pemohon untuk menandatangani surat
keberatan dan Akad Hutang Piutang.
11. Format Surat keberatan dan Akad Hutang Piutang masing-
masing rangkap 2 (dua) disiapkan oleh Manajer Keuangan &
Akuntansi
12. Surat Keberatan diajukan kepada Direktur Utama (asli), Akad
Hutang Piutang disimpan oleh Manajer Keuangan dan Akuntansi
(asli). Lembar copy surat keberatan dan Akad Hutang Piutang
dibawa oleh pemohon.
13. Apabila Direktur Utama berhalangan, maka kewenangan
pemberian potongan dialihkan kepada Direktur Bidang.
14. Jawaban Direktur Utama / Direktur Bidang disampaikan melalui
disposisi
15. Manajer Keuangan meneruskan informasi persetujuan Direktur
Utama / Direktur Bidang kepada Kepala Bagian Keuangan,
dengan mengirimkan disposisi Direktur bersama Asli Surat
PENANGANAN PASIEN GAGAL BAYAR (NON RELASI)
LOGO RUMAH SAKIT

No. Dokumen No Revisi Halaman

……/SPO/…/…20.. 0 hal 3 dari 3

Tanggal Terbit Ditetapkan oleh :

STANDAR PROSEDUR ………………


OPERASIONAL
...............................
Direktur Utama

Prosedur Keberatan dan lembar Akad Hutang Piutang.


16. Proses Selanjutnya akan berlaku proses transfer data dari Bagian
Keuangan kepada Bagian Mobilisasi Dana
17. Lanjut ke SPO Pengelolaan Piutang Pasien Gagal Bayar

Unit terkait 1. Direksi


2. Bagian / Unit Pelayanan
3. Bagian Hukum
4. Bagian Keuangan
5. Bagian Mobilisasi Dana