Anda di halaman 1dari 47

MATERI POKOK

A. Pengertian Zelio Smart Relay


1. Smart Relay
Beberapa PLC dirancang semata-mata hanya untuk menggantikan kontrol relay,
seperti PLC merk ZEN produksi perusahaan OMRON dan Zelio produksi
perusahaan Schneider Telemecannique. Keduanya dirancang khusus untuk
fungsi-fungsi relay (smart relay) saja.
Smart relay menggantikan logika dan pengerjaan sirkuit kontrol relay yang
merupakan instalasi langsung pada aplikasi sistem otomasi sederhana.
Dengan smart relay rangkaian kontrol cukup dibuat secara software.
Keunggulan menggunakan smart relay:
a. Sangat mudah untuk diimplementasikan dan waktu implementasi proyek lebih
cepat.
b. Bersifat fleksibel dan sangat handal.
c. Mudah dalam modifikasi (dengan software).
d. Lebih ekonomis daripada PLC untuk aplikasi yang sederhana.
e. Memerlukan waktu training lebih pendek.
2. Zelio Smart Relay
Zelio adalahsmart relay yanag dibuat oleh schneider telemechanique. Tersedia
dalam 2 model yaitu, model Compact dan model Modular. Jika diperlukan dapat
ditambahkan modul I/O tambahan (expansion I/O modules), baik I/O diskrit
maupun I/O analog. Beberapa pilihan lain juga dapat ditambahkan (modul
komunikasi MODBUS dan Memory).
Keunggulan menggunakan zelio smart relay adalah:
a. Tersedianya modul komunikasi MODBUS sehingga zelio dapat menjadi slave
PLC dalam suatu jaringan PLC.
b. Terdapat fasilitas Fast Counter (hingga 1KHZ).
c. Dapat diprogram dengan menggunakan Ladder dan FBD.
d. Terdapat 16 buah Timer (11 macam), 16 buah Counter, 8 buah blok fungsi
Clock (setiap blok fungsi memiliki 4 kanal), automatic summer/winter time
switching.
e. Dapat ditambahkan 1 modul I/O tambahan.
1
(a) Model Compact (b) Model Modular
Gambar 1. Zelio Smart Relay
B. Instalasi Hardware
1. Jenis dan tipe
Satu paket pembelian zelio smart relay dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 2. Paket Pembelian Zelio Smart Relay


Dalam satu paket pembelian zelio smart relay terdapat, modul zelio smart relay,
kabel komunikasi data, paket software zeliosoft 2.0 dan petunjuk manual

2
pemasangan zelio smart relay.
Table di bawah ini menunjukkan beberapa jenis dan tipe zelio smart relay yang
ada di pasaran:
Table I. Jenis dan tipe zelio smart relay model compact.
Power Jumlah Input Input Output Clock Reference

Supply I/O Diskrit Analog Diskrit

12 VDC 12 8 (4) 4 - Relay Yes SR2B121JD


20 12 (6) 8 - Relay Yes SR2B201JD
24 VDC 10 6 - 4 - Relay No SR2A101BD
12 8 (4) 4 - Relay Yes SR2B121BD
12 8 (4) 4 - Transistor Yes SR2B122BD
20 12 (2) 8 - Relay No SR2A201BD
20 12 (6) 8 - Relay Yes SR2B201BD
20 12 (6) 8 - Transistor Yes SR2B202BD
24 VAC 12 8 - 4 - Relay Yes SR2B121B
20 12 - 8 - Relay Yes SR2B201B
100-240 10 6 - 4 - Relay No SR2A101FU
12 8 - 4 - Relay Yes SR2B121FU
20 12 - 8 - Relay No SR2A201FU
20 12 - 8 - Relay Yes SR2B201FU

Table II. Jenis dan tipe zelio smart relay model modular.
Power Jumlah Input Input Output Clock Reference

Supply I/O Diskrit Analog Diskrit

24 VDC 10 6 (4) 4 - Relay Yes SR3B101BD

10 6 (4) 4 - Transistor Yes SR3B102BD

26 16 (6) 10 - Relay Yes SR3B261BD

26 16 (6) 10 - Transistor Yes SR3B262BD

24 VAC 10 6 - 4 - Relay Yes SR3B101B

26 16 - 10 - Relay Yes SR3B261B

100 - 240 10 6 - 4 - Relay Yes SR3B101FU

3
26 16 - 10 - Relay Yes SR3B261FU
VAC

Table III. Modul zelio I/O tambahan.


Jumlah I/O Input Diskrit Output Diskrit Reference

6 4 2 – Relay SR3XT61

10 6 4 – Relay SR3XT101

14 8 6 – Relay SR3XT141

2. Antarmuka dan dimensi


Pengantar mukaan zelio smart relay dapat dilihat pada gambar di
bawah ini.

(a). Model dengan display (b). Model tanpa display

Gambar 3. Antarmuka zelio smart relay

Ke t e r a n g a n :
1. Dua lubang dudukan pengikat.
2. Dua terminal power suplay.
3. Koneksi terminal input.
4. Layar display LCD untuk mengontrol dan memonitor.
5. Slot untuk koneksi interface ke PC.
6. Enam tombol untuk memrogram dan memasukan parameter.
7. Koneksi terminal output.

4
Dimensi dan ukuran pemasangan zelio dibagi dalam dua jenis. Pertama yang
memiliki input/output (I/O) sebanyak 10 atau 12 dan yang kedua yang berjumlah
20 atau 26.

Gambar 4. Dimensi dan ukuran zelio smart relay


C. Rangkaian kelistrikan
Terdapat beberapa hubungan/koneksi rangkaian kelistrikan yang perlu diperhatikan
dalam instalasi hardware zelio smart relay yaitu, koneksi terhadap tegangan sumber,
koneksi terhadap input output (I/O) dan koneksi terhadap perangkat pemrogram.
1. Koneksi terhadap sumber tegangan.
Untuk zelio smart relay model SR* ***1BD a t a u SR****1JD, koneksi sumber
tegangannya dapat dilihat pada gamabr di bawah ini.

5
Gambar 5. Koneksi zelio terhadap sumber tegangan

Keterangan:

1. Sekering atau circuit breaker 1A

2. Beban induktif

3. Q9 dan QA ; 5A

2. Koneksi terhadap perangkat input output

Zelio smart relay memiliki dua jenis input, yaitu input discrete (input digital: on/off) dan
input analog (0-10 VDC). Untuk zelio smart relay yang sumber tegangannya DC (tipe
SR* B**JD atau SR*B**BD) biasanya memiliki keduajenis input ini (input discretedan
input analog) kecuali pada tipe SR* A**BD yang hanya memiliki input discrete saja.
Sedangkan pada zelio smart relay yang sumber tegangannya AC (tipe SR* ***B atau
SR****FU) semuanya hanya memiliki satu jenis input saja yaitu input discrete.

Gambar di bawah ini menunjukan pemasangan input discrete dan input analog pada
zelio smart relay dengan sumber tegangan DC (tipe SR* B**JD atau SR* B**BD).

6
Gambar 6. Pemasangan input discrete dan input analog
Sedangkan contoh pemasangan input discrete pada zelio smart relay yang sumber
tegangannya AC (tipe SR* B**JD atau SR* B**BD) adalah sebagai berikut.

Gambar 7. Pemasangan input discrete


Untuk pemasangan output dapat dilihat pada gambar berikut. Yang perlu diperhatikan
dalam pemasangan output adalah jenis sumber tegangan yang mensuplai output.
3. Koneksi terhadap perangkat pemrogram
Pemrograman pada zelio smart relay dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pertama
menggunakan programming console (disediakan layar dan tombol program yang
7
terintegrasi pada perangkat zelio) dan yang kedua menggunakan bantuan PC
(personal computer).
Gambar di bawah ini menunjukan koneksi zelio smart relay terhadap PC sebagai
perangkat pemrogram.

Gambar 8. Koneksi terhadap perangkat pemrogram

D. Komunikasi zelio terhadap modem GSM/CDMA atau PSTN


Zelio smart relay dapat dimonitor/diremote dari jarak jauh menggunakan perangkat
GSM (Global System for Mobile)/ CDMA (Code Division Multiple Access atau modem
analog dengan memanfaatkan sambungan telepon tetap (PSTN: Public Switched
Telephone Network). Untuk mengontrol zelio smart relay dengan cara ini diperlukan:
1. Perangkat komunikasi (communication interface) antara zelio smart relay dengan
modem
2. Modem GSM/CDMA atau modem analog (PSTN)
3. Perangkat lunak zelio logic alarm (diinstal pada PC)
4. Ponsel GSM/CDMA atau modem analog (PSTN) atau modem GSM/CDMA

8
Gambar di bawah ini menunjukan sistem pengontrolan zelio menggunakan GSM atau
modem analog.

Gambar 9. Sistem pengontrolan zelio menggunakan modem GSM atau modem


analog PSTN
Keterangan :
1. Mesin atau instalasi yang akan di monitor.
2. Zelio Smart Relay
3. Perangkat komunikasi (communication interface)
4. Modem GSM atau analog (PSTN)
5. Sinyal transmisi GSM atau analog
6. Operator telekomunikasi GSM atau PSTN
7. Perangkat PC
8. Modem GSM atau analog (PSTN)
9. Ponsel GSM

E. Konfigurasi Software
Zeliosoft 2.0 adalah software (perangkat lunak) untuk memprogram zelio smart
relay yang dibuat oleh schneider telemecanique. Software ini dapat digunakan
untuk memprogram semua tipe zelio smart relay.
Namun sebelum memrogram zelio, kita harus melakukan kofigurasi terlebih
dahulu. Tujuan konfigurasi adalah untuk menentukan parameter-parameter yang
9
sesuai dengan smart relay (zelio) dan juga sesuai dengan kebutuhan kita,
misalnya:
a. Tipe smart relay/modul base (CPU) yang akan digunakan.
b. Modul tambahan (modul komunikasi MODBUS dan memory).
c. Modul input/output (I/O) tambahan.
Langkah-langkah mengkonfigurasi software zeliosoft 2.0:
1. Buka program zeliosoft 2.0 melalui START pada menu program windows, pilih
All Progam à zelio soft 2,0. Tunggu hingga tampil jendela program yang terbuka.
Kemudian lakukan pemilihan perintah program. Pilihan perintah pertama adalah
jendela Welcome. Untuk membuat program pada lembar kerja baru pilih create
new program.

Gambar 10. Tampilan pertama konfigurasi software

10
2. Pilih model CPU yang digunakan. Model CPU harus sama dengan modul zelio
yang kita miliki.

Gambar 11. Pemilihan model CPU

11
3. Pilih modul I/O tambahan dan modul komunikasi (MODBUS)

Gambar 12. Pemilihan modul I/O dan modul komunikasi (MODBUS)

12
4. Pilih bahasa pemrograman yang digunakan

Gambar 13. Pemilihan bahasa pemrograman


5. Setelah itu lembar kerja zelio soft 2.0 akan ditampilkan

Gambar 14. Lembar kerja zelio soft 2.0

13
6. Cara mengubah tampilan bahasa pemrograman ladder diagram

Gambar 15. Mengubah tampilan bahasa program

F. Pemrograman zelio soft 2.0 dengan ladder diagram


1.Lembar kerja zelio soft2.0
Lembar menu program zelio soft 2.0 dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Pada bagian Edit Mode, ditemukan tiga pilihan yaitu: edit mode ; digunakan
untuk menuliskan program, simulation; digunakan untuk menjalankan simulasi
progam dan monitoring; digunakan untuk memonitor program yang sedang
dijalankan.

Gambar 16. Lembar menu program zelio soft 2.0

Area kerja zelio soft 2.0, diperlihatkan pada gambar 16. Bagian ini digunakan
untuk menuliskan program yang berupa diagram ladder.

14
Gambar 17. Area kerja zelio9 soft 2.0
Bagian toolbar berisi komponen-komponen yang digunakan dalam membuat
sebuah program yang nantinya akan diletakan pada area kerja. Bagian toolbar
diperlihatkan pada gambar di bawah ini.

Gambar 18. Menu toolbar zelio soft 2.0

15
Secara rinci, fungsi masing-masing dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Table IV. toolbar dan fungsinya
No Toolbar Keterangan

1. Discrete Inputs I, (I1, I2…IA, IC…).


Merupakan
bagian masukan bagi Zelio yang secara fisik
ada. Bagian input zelio smart relay terdiri dari
input relay (input discrete) dan input analog.
2. Input analog
Buttons Z, mensuplay tegangan
(Z1,..Z4). Ada empat0 buttons
– 10 V.

(tombol
tekan) pada zelio soft 2.0 dan berfungsi sebagai
3. Output Q, Merupakan
input internal/input bantu (secarabagian
fisik tidakoutput
ada).
yang
dihubungkan ke bagian luar Zelio. Ada 4 sifat
output yang bisa dipakai, yaitu :
- Q (Kontaktor), koil akan aktif jika kontak
input dalam posisi tertutup.
- Q (Impulse relay), koil akan hidup atau
mati hanya jika kontak input melalui 2 kondisi
(hidup- mati)
- SQ (set), saat kontak input tertutup/ON, koil
output akan terset untuk tetap hidup sampai
output reset diaktifkan.
RQ (reset), output ini digunakan untuk
mereset/menonaktifkan output set (SQ).
Kontak bantu dari output dapat digunakan
sebagai input, yaitu Q (NO) dan q (NC).

16
4. Auxilary Relay M, Memiliki fungsi yang
sama
seperti output namun secara fisik tidak ada
(output internal) dan berfungsi sebagai output
bantu.

5. Timer T, Timer digunakan sebagai penunda


waktu.
TT berfungsi sebagai output timer. RT sebagai
6. reset dan T(C),
konter sebagai kontak timer.
Konter digunakan untuk
menghitung
pulsa naik maupun turun. Jenis output konter;
CC sebagai output konter menghitung naik, DC
menghitung turun dan RC sebagai reset.
Sedangkan C adalah sebagai input kontak.
terdapat juga Fast Cunter (K), untuk

7. keperluan konter dengan


Konter komparator (V),kecepatan tinggi.
digunakan sebagai
pembanding konter.

8. Analog komparator (A), hanya terdapat apada


Zeli
Smart Relay yang dilengkapi input analog.
Berfungsi sebagai aplikasi data analog yakni
9. Clock Block Function
membandingkan ( ),
data analog hanya
terukur terdapat
dengan
pada modul Zelio yang dilengkapi clock.
Berfungsi sebagai Timer 24 jam. Timer ini
dapat di set pada saat-saat tertentu selama 24
10. Display function
jam dalam (TX), hanya terdapat pada
1 minggu.
modul
11. Display screen backlighting (TL), hanya
terdapat
pada modul zelio yang dilengkapi backlighting.

17
12. Daylight Savings Change Summer/Winter (W),
hanya terdapat pada modul zelio yang
dilengkapi clock. Output akan OFF pada saat
musim dingin dan fungsi output akan ON pada
saat musim panas.

2. Membuat ladder diagram


Langkah-langkah untukmembuat ladder diagram adalah sebagai berikut:
a. Klik komponen yang akan dimasukan, misalnya kontak input (I), kemudian klik
kiri dan tahan input yang diinginkan.

Gambar 19. Memilih komponen pada toolbar

18
b. Pindahkan komponen yang telah dipilih tadi ke area kerja.

Gambar 20. Memindahkan komponen ke area kerja

c. Untuk mengganti kontak dari NO (Normaly Open) ke NC (Normally Close)


dilakukan dengan mengklik kanan kemudian pilih Normally Close

Gambar 21. Mengganti jenis kontak

19
d. Mengganti jenis kontak
Masukan komponen output padaarea kerja dengan cara yang sama seperti
memasukan kontak input ke area kerja (langkah 1 dan 2).

Gambar 22. Memasukan kontak output

e. Hubungkan kontak input dengan kontakoutput dengan mengklik jalur antara input
dengan output.

Gambar 23. Menghubungkan input dengan output

20
3. Mensimulasi dan menjalankan program
Setelah program selesai kita buat, sebelum dimasukan ke dalam modul zelio
terlebih dahulu dilakukan simulasi yang berfungsi untuk mengetahui cara kerja
program. Langkah-langkah mensimulasi program adalah:
a.Klik ikon simulasi program

Gambar 24. Pemilihan mode simulasi

b.Jalankan program dengan mengklik tombol RUN, kemudiantampilkan


komponen-komponen yang akan digunakan dengan mengklik komponen
tersebut.

Gambar 25. Menjalankan programdan mengaktifkan komponen simulasi

21
c. Saat simulator sedang berjalan (posisi RUN), kita dapat memperagakan dan
melihar jalannya program dengan mengklik kontak input dan melihat hasilnya
pada komponen output.

Gambar 26. Mengaktifkan input dan melihat reaksi output

d. Untuk menghentikan jalannya program, klik tombol STOP yang ada di samping
tombol RUN. Untuk melakukan pengeditan ulang, caranya masuk kembali ke
mode Edit Program. Setelah program siap dan dianggap berjalan sesuai
fungsinya, program dapat disimpan ke dalam PC.

Caranya dengan mengklik tombol Save pada bagian menu program.

4. Mentransfer program
Setelah program yang telah kita buat selesai dan siap untuk dijalankan,
langkah selanjutnya adalah mentransfer program ke modul zelio yang kita
gunakan. Fungsinya adalah menjalankan program yang telah kita buat pada
rangkaian sebenarnya. Langkah-langkah mentransfer program ke modul zelio
adalah :
a.Hubungkan modul zelio terhadap perangkat pemrogram (PC).
b.Aktifkan program zelio soft 2.0, kemudian buka program yang telah kita buat.
c. Klik menu Transfer, Transfer Program, PC > Module.

22
Gambar 27. Mentransfer program ke modul zelio
5. Mengambil kembali program dari modul zelio ke PC
Program yang telah kita transfer dapat juga kita ambil kembali, caranya hampir
sama dengan langkah di atas namun caranya dengan memilih kebalikannya,
yaitu Module > PC.
G. Pemrograman zelio soft 2.0 dengan Function Block Diagram (FBD)
1. Konfigurasi Zelio Soft 2.0 untuk membuat program FBD
Langkah-langkah membuat konfigurasi pemrograman FBD.
a.Klik 2 kali pada ikon zelio soft 2.0

Ikon Zelio Soft 2.0

Gambar 28. Ikon zelio soft 2.0


b.Klik Create New Program

Create New Program

Gambar 29. Tampilan program yang akan dipilih

c. Pilih tipe zelio yang akan digunakan, kemudian klik next.

23
Misal, kita pilih
tipe SR3B261FU

Gambar 30. Tipe zelio


smart relay
d. Pilih bahasa pemrograman FBD, kemudian klik next.

Klik di sini

Gambar 31. Bahasa pemrograman zelio smart relay

24
e. Membuat program FBD pada area kerja

Gambar 32. Area kerja program FBD


2. Membuat Program Function Block Diagram (FBD)
Langkah-langkah membuat program FBD
a. Menempatkan input.
Untuk menempatkan input klik IN kemudian tekan dan tarik kursor ke kotak I1
untuk IN1 dan pada kotak I2 untuk IN2 dan seterusnya.

25
Gambar 33. Tampilan input program FBD

b. Menempatkan gerbang logika.


Untuk meletakan gerbang logika klik LOGIC, kemudian tekan kursor dan tarik ke
area kerja.

Gambar 34. Tampilan gerbang logic pada program FBD


c. Menempatkan output.
Untuk menempatkan output klik OUT, kemudian tekan kursor dan tarik ke kotak
Q1.

26
Gambar 35. Tampilan output pada program FBD

f. Menghubungkan antara input, gerbang logika dan output.


Untuk menghubungkan antara input, gerbang logika dan output sehingga
terbentuk rangkaian Function Block Diagram (FBD) adalah dengan
menempatkan kursor pada masing-masing bagian kemudian tekan kursor dan
menariknya darisatu bagian ke bagian yang lain. Misalnya dari input ke gerbang
logika atau dari gerbang logiika ke output.

27
GGambar 36. Hubungan antara input dan output
g. Mengganti tampilan input dan output.
Untukmengganti tampilan input dan output klik dua kali pada input atau output
kemudian pilih jenis tampilan yang diinginkan.

Gambar 37. Mengganti tampilan input dan output

28
h. Tampilan dari function block diagram dengan input dua buah push button dan
output motor listrik.

Gambar 38. Tampilan function block diagram menggunakan push button dan motor

3. Mensimulasi Program

Program yang telah selesai dibuat dapat disimulasi dengan langkah-langkah


sebagai berikut.

1. Klik S (simulation)

Gambar 39. Simulasi program

29
2. Klik RUN

Gambar 40. Men-RUN program

3. Untuk mengoperasikannya klik I1 dan I2 maka akan terlihat tampilan seperti di


bawah ini.

30
Gambar 41. Mengoperasikan program

H. Zelio Smart Relay – GSM

1. mempersiapkan peralatan yang diperlukan

Untuk zelio – GSM peralatan yang diperlukan seperti gambar di bawah ini.

Gambar 42. Peralatan yang digunakan untuk merangkai zelio GSM

2. Merangkai peralatan yang diperlukan

Zelio smart relay, power supply, komunikasi interface, modem GSM, dan alat
pengaman rangkaian dirangkai seperti gambar di bawah ini.

31
Gambar 43. Rangkaian kelistrikan

3. Memasukan program pada zelio smart relay


Sebelum memasukan program pada zelio, gambar program dibuatkan terlebih
dahulu pada PC atau laptop, kemudian dilakukan transfer seperti berikut ini.

Gambar 44. Menghubungkan kabel data

Keterangan gambar :

a. Install program Zelio Soft 2.0 pada PC atau laptop


b. Hubungkan kabel SR2 USB 01 (SR2 USB 01-SR2 CBL 01) ke PC atau
32
laptop
c. Hubungkan kabel SR2 CBL 02 (SR2 USB 01-SR2 CBL 02) ke komunikasi
Interface (SR2 COM 01)
d. Hubungkan kabel COM Z dari komunikasi interface SR2 COM 01) ke Zelio
Smart Relay (SR3 BD61 BD)
e. Masukan sumber tegangan ke Zelio Smart Relay (SR3 BD61BD)
f. Masukan sumber tegangan ke komunikasi interface (SR2 COM 01)
g. Tunggu ± 30 detik sampai indikator LED berubah dari warna hijau ke
warna kuning.

4. Membuat program pada PC atau laptop

Gambar 45. Awal membuka program

Keterangan gambar:
a. Klik icon Zelio Soft 2.0 pada desktop
b. Pilih Create New Program pada kotak dialog Welcome untuk membuat
33
lembar kerja baru
c. Pada kotak dialog Module Selection, pilih dan klik jenis modul Zelio 26 I/O
with extension
d. Pada tab Select the Type of Zelio Module to Program pilih jenis SR3
B261BD
e. Klik Next

34
Gambar 46. Membuat program
f. Pada Select Extension, pilih dan klik type SR2 COM 01
g. Klik Add
h. Klik Next
i. Pada tab Select Programming Type, pilih dan klik Ladder
j. Klik Next

Gambar 47. Memulai membuat program

Keterangan gambar:
a. Setelah lembar kerja terbuka, setting remote stations. Klik directories-
directory of remote stations pada toolbar
b. Pada kotak dialog directory of remote stations klik Create
Gambar 48. Penulisan kartu SIM dan nomor SMS center

c. Klik identitas remote stations


d. Pada tab modem pilih SR2 MOD02
e. Ketikkan nomor SMS Center yang digunakan
f. Klik OK

Gambar 49. Membuat program alat penerima

Keterangan gambar:
a. Kemudian setting program recipients (penerima berita). Klik directories-
program recipients directory
b. Pada kotak dialog program recipients directory, klik Create
Gambar 50. Penjelasan penerima pesan

c. Pilih recipient type : Mobile phone, kemudian ketikkan identitas recipients


d. Centang dengan meng-klik authorized variable modification
e. Klik OK

Membuat program informasi pada Zelio Smart Relay seperti gambar di bawah
ini :

Gambar 51. Tampilan program

5. Mengirim data dari PC atau Laptop ke Zelio Smart Relay


Gambar 52. Pemilihan bentuk pesan

Keterangan gambar:
a. Pada tab type, centang dengan meng-klik alarm with variable modification
b. Klik OK
Gambar 53. Transfer data dari PC ke Zelio Smart Relay
c. Kemudian pilih dan klik Transfer-Transfer Program PC>Module pada toolbar
Gambar 54. Bentuk pengiriman berita

Gambar 55. Bentuk kerja alat dan penulisan kode akses

Gambar 56. Melepaskan alat program PC

Keterangan gambar:
a. Setelah pengiriman selesai, matikan sumber tegangan dari komunikasi
interfade (SR2 COM01)
b. Lepaskan kabel SR2 CBL02 (SR2 USB01-SR2 CBL02) dari komunikasi
interface (SR2 COM1)
Gambar 57. Memasang kabel data modem

c. Masukan kartu SIM (GSM) ke modem GSM type SR2 MOD02


d. Hubungkan kabel antena ke modem GSM type SR MOD02
e. Hubungkan kabel SUB-D9 (SUB-D9 – SUB-D9) ke modem GSM type SR2
MOD02
f. Hubungkan kabel SUB-D9 (SUB-D9 – SUB-D9) ke SUB-D9 (SUB-D9 –
SR2 CBL07)
g. Hubungkan kabel SR2 CBL07 (SUB-D9 – SR2 CBL07) ke komunikasi
interface SR2 COM01
h. Masukan sumber tegangan ke modem GSM type SR2 MOD02
i. Masukan sumber tegangan ke komunikasi interface SR2 COM01

Gambar 58. Tanda sinyal bahwa alat sudah bekerja

j. Kemudian perhatikan indikator LED pada modem GSM type SR2 MOD02,
jika nyala indikator LED sudah berkedip maka modem GSM type SR2
MOD02 dapat digunakan
k. Selanjutnya, perhatikan indikator LED pada komunikasi interface SR2
COM01, jika indikator LED sudah menyala maka komunikasi interface SR2
COM01 dapat digunakan.

Contoh aplikasi
Menghidupkan satu buah lampu dari dua tempat menggunakan dua saklar tunggal.
a. Gambar single line diagram

b. Program Ladder
c. P
r
o
g
r
a
m

FBD

d. Wiring diagram

F MCB

N
S1 S2

COM
LATIHAN

1. Merencanakan instalasi penerangan lampu gang menggunakan 3 buah saklar


tunggal

Prinsip kerja

Jika lampu dihidupkan dari saklar 1 maka untuk mematikannya dapat


dilakukan dari saklar 1, 2 dan 3, demikian juga jika lampu dihidupkan dari
saklar 2 dan saklar 3.

a. Rencanakanlah ladder diagram dan function block diagram menggunakan


zelio smart relay

b. Buatlah gambar wiring diagram dari rangkaian tersebut

c. Pasanglah instalasi tersebut pada papan kerja menggunakan modul zelio


smart relay

2. Merencanakan instalasi penerangan ruang rahasia

Prinsip kerja

Sebuah ruang rahasia memiliki tiga lorong yang masing-masing mempunyai


lampu penerangan. Jika saklar 1 di-ON kan lampu 1 menyala, jika saklar 2 di-
ON kan lampu lampu 2 menyala dan lampu 1 mati, jika saklar 3 di-ON kan
lampu 3 menyala dan lampu 2 mati demikian juga sebaliknya.

a. Rencanakanlah ladder diagram dan function block diagram menggunakan


zelio smart relay

b. Buatlah gambar wiring diagram dari rangkaian tersebut

c. Pasanglah instalasi tersebut pada papan kerja menggunakan modul zelio


smart relay

3. Merencanakan instalasi penerangan kamar tidur menggunakan penunda


waktu
Prinsip kerja

Sebuah kamar mempunyai 3 buah lampu, dimana satu lampu untuk kamar
tidur, satu lampu untuk kamar mandi dan satu lampu untuk indikator bahwa
instalasi dalam ruangan berfungsi, untuk menghidupkan dan mematikan
lampu tersebut digunakan 3 buah saklar tunggal. Di dalam ruangan juga
dilengkapi dengan 2 buah stop kontak. Instalasi dalam ruangan tersebut akan
bekerja jika saklar utama di-ON kan ditandai dengan menyalanya lampu
indikator. Setelah lampu indikator menyala lampu yang lain baru dapat
dihidupkan dan stop kontak dapat digunakan. Apabila saklar utama di-OFF
kan dan telah melewati waktu 10 detik maka lampu indikator akan mati dan
lampu yang lain serta stop kontak akan terputus.

a. Rencanakanlah ladder diagram dan function block diagram menggunakan


zelio smart relay

b. Buatlah gambar wiring diagram dari rangkaian tersebut

c. Pasanglah instalasi tersebut pada papan kerja menggunakan modul zelio


smart relay

4. Merencanakan lampu instalasi penerangan lampu teras dan lampu taman

Prinsip kerja

Sebuah rumah memiliki 3 buah lampu teras dan 2 buah lampu taman, lampu-
lampu tersebut dapat dinyalakan secara manual dan otomatis. Untuk
menyalakan secara manual digunakan 2 buah saklar tunggal yang masing-
masing untuk lampu teras dan lampu taman. Apabila bekerja secara otomatis
maka lampu teras akan menyala mulai pukul 18.30 WIB s.d 06.00 WIB,
sedangkan untuk lampu taman akan menyala mulai pukul 19.30 WIB s.d
05.30 WIB.

a. Rencanakanlah ladder diagram menggunakan zelio smart relay

b. Buatlah gambar wiring diagram dari rangkaian tersebut

c. Pasanglah instalasi tersebut pada papan kerja menggunakan modul zelio


smart relay

5. Merencanakan instalasi pendingin ruangan dan penyiram tanaman secara


otomatis

Prinsip kerja
Instalasi pendingin ruangan akan bekerja secara otomatis jika saklar utama di-
ON kan, alat pendingin ruangan akan bekerja selama 2 jam dan mati selama
setengah jam secara terus menerus setiap hari. Sedangkan penyiram
tanaman akan bekerja mulai pukul 16.00 s.d 17.00 WIB setiap hari dan jika
tidak dibutuhkan penyiraman instalasi dapat diputuskan secara manual
dengan meng-OFF kan saklar utama.

a. Rencanakanlah ladder diagram menggunakan zelio smart relay

b. Buatlah gambar wiring diagram dari rangkaian tersebut

c. Pasanglah instalasi tersebut pada papan kerja menggunakan modul zelio


smart relay

6. Merencanakan instalasi garasi

Sebuah rumah mempunyai garasi, dimana untuk membuka dan menutup pintu
garasi digunakan sebuah motor yang dapat dioperasikan dua arah putaran
yaitu untuk membuka dan menutup pintu.

Prinsip kerja

Jika sensor mendeteksi mobil/manusia yang akan masuk maka pintu akan
terbuka, bersamaan dengan terbukanya pintu lampu di dalam garasi juga
menyala. Untuk mematikan motor putar kanan dan kiri digunakan limit switch.
Untuk menutup pintu garasi digunakan tombol tekan, setelah 10 detik pintu
garasi tertutup lampu di dalam garasi secara otomatis akan mati. Untuk
keamanan, instalasi garasi dilengkapi dengan saklar utama.

a. Rencanakanlah ladder diagram menggunakan zelio smart relay

b. Buatlah gambar wiring diagram dari rangkaian tersebut

c. Pasanglah instalasi tersebut pada papan kerja menggunakan modul zelio


smart relay

7. Merencanakan instalasi rumah menggunakan zelio smart relay

Sebuah rumah terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, dua buah kamar tidur,
dapur, gang, teras dan taman. Setiap ruangan memiliki satu buah lampu dan
satu buah stop kontak, satu lampu gang, dua lampu teras dan dua lampu
taman. Semua lampu ruangan dan stop kontak hanya dapat dinyalakan dan
digunakan apabila saklar utama telah di-ON kan ditandai dengan nyalanya
lampu indikator. Apabila saklar utama di-OFF kan dan telah melewati waktu 10
detik maka lampu indikator akan mati dan instalasi dalam ruangan akan
terputus. Lampu gang dapat dihidupkan dan dimatikan dari ruang tamu, ruang
keluarga, kamar tidur dan dapur menggunakan saklar tunggal yang diletakan
mada masing-masing ruangan. Lampu teras akan hidup secara otomatis mulai
pukul 18.30 s.d 06.00 WIB setiap hari, sedangkan lampu taman akan hidup
mulai pukul 19.00 s.d 05.30 WIB setiap hari. Pada saat musim kemarau
pompa penyiram tanaman akan bekerja secara otomatis selama 2 jam mulai
pukul 16.00 s.d 18.00 WIB setiap hari dengan mengaktifkan saklar auto.
Rumah tersebut memiliki sebuah garasi dengan prinsip kerja instalasinya
sebagai berikut, Jika sensor mendeteksi mobil/manusia yang akan masuk
maka pintu akan terbuka, bersamaan dengan terbukanya pintu lampu di
dalam garasi juga menyala. Untuk mematikan motor putar kanan dan kiri
digunakan limit switch. Untuk menutup pintu garasi digunakan tombol tekan,
setelah 10 detik pintu garasi tertutup lampu di dalam garasi secara otomatis
akan mati. Untuk keamanan, instalasi garasi dilengkapi dengan saklar utama.

a. Rencanakanlah ladder diagram menggunakan zelio smart relay

b. Buatlah gambar wiring diagram dari rangkaian tersebut

c. Pasanglah instalasi tersebut pada papan kerja menggunakan modul zelio


smart relay.
DAFTAR PUSTAKA

Basic Programmable Logic Controller, Maranatha Bandung


Handbook Zelio Smart Relay SR3 B261FU
Industrial Automation Seminar, PT. Schneider Indonesia