Anda di halaman 1dari 45

DAFTAR ISI LAPORAN PENDAHULUAN

BAB 1 •PENDAHULUAN

BAB 2 •GAMBARAN UMUM PEKERJAAN

BAB 3 •PENDEKATAN DAN METODOLOGI

BAB 4 •ORGANISASI PELAKSANA DAN JADWAL KEGIATAN

BAB 5 •RENCANA OUTLINE LAPORAN AKHIR

BAB 6 •PENUTUP

2
Definisi Situ
• Situ merupakan daerah cekungan dan yang dapat menampung air dan bisa juga merupakan bagian dari sungai yang
melebar,
Fungsi Situ :
• Sebagai sumber air
• Sebagai pengendali banjir dan kekeringan
• Sebagai resapan untuk meningkatkan ketersediaan air tanah.
• Bermanfaat untuk perikanan, pariwisata
Pentingnya Situ
• Situ perlu dikelola dengan baik akan dapat memberikan nilai tambah bagi daerah sekitar.

Permasalahan Situ Pada Umumnya :


• Banyak terjadi pendangkalan akibat sedimentasi, penimbunan oleh masyarakat yang tidak tahu bahkan tidak mengerti
akan keberadaan dan fungsi dari situ itu sendiri.
• Adanya penyerobotan atas lahan situ tersebut sehingga terjadi alih fungsi menjadi perumahan atau lahan pertanian,
disamping tidak jelasnya pengelola dari situ-situ tersebut.
• Bila keadaan ini dibiarkan berlarut-larut kondisi keberadaan situ akan semakin terancam kelestarian dan berakibat pada
berkurangnya daya tampung situ, sehingga air yang meresap kedalam tanah lambat laun akan berkurang suatu saat
akan terjadi kritis air/kekeringan pada musim kemarau artinya persediaan air tanah akan semakin berkurang.
3

3
MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN PEKERJAAN
Maksud
• Maksud dari pekerjaan ini adalah melaksanakan Pekerjaan Detail Desain Revitalisasi Situ-Situ
dalam rangka konservasi, pengendalian banjir, penataan situ melalui pengumpulan data primer,
sekunder, survey, pengukuran dan analisa data, perencanaan dan perencanaan teknis.

Tujuan
• Tujuan pekerjaan ini adalah detail desain revitalisasi dan penataan yang dapat
digunakan sebagai dasar pelaksanaan konstruksi.

Sasaran
• Terciptanya suatu Detail Desain Revitalisasi Situ-Situ yang secara teknis dan ekonomis
dapat dipertanggung jawabkan serta dapat dilaksanakan sesuai dengan kondisi
sehingga dapat meningkatkan fungsi dan daya guna Situ-Situ secara optimal.

Lokasi Pekerjaan
• Situ Cogreg Kec. Parung Kab. Bogor
• Situ Balekambang Kec. Ciseeng Kab. Bogor
• Situ Ceper Kec. Serang Baru Kab. Bekasi
• Situ Tegal Abidin Kec. Bojongmangu Kab. Bekasi
4
LINGKUP PEKERJAAN
1. Pekerjaan persiapan dan pengumpulan data sekunder;

2. Identifikasi kondisi situ-situ serta inventarisasi bangunan air yang sudah ada;

3. Pengukuran Topografi dan penggambaran

4. Penyelidikan Geologi Teknik dan Mekanika Tanah ;

5. Analisa Hidrologi dan Hidrolika;

6. Analisa Sosial dan Ekonomi

7. Membuat gambar desain, menyusun BOQ, Spesifikasi Teknik, Jadwal Pelaksanaan, Metode
Pelaksanaan dan SMK3, RAB, dan Dokumen Tender untuk keperluan pelaksanaan konstruki;

8. Membuat rekomendasi teknis terkait rencana pengelolaan situ-situ beserta Manual OP

9. Mengadakan PKM (Pertemuan Konsultasi Masyarakat)


6
KELUARAN PEKERJAAN

1. Hasil identifikasi serta inventarisasi bangunan air yang sudah ada di situ-situ.

2. Hasil survey topografi , Gambar situasi trase, potongan memanjang dan potongan melintang situ-situ yang
ditinjau.

3. Hasil sondir dan bor mesin di tubuh tanggul dan lokasi Spillway, dan uji laboratorium contoh tanah di
sepanjang situ-situ yang ditinjau.

4. Laporan analisa hidrolika dan hidrologi.

5. Perencanaan teknis & detail desain revitalisasi situ-situ yang ditinjau., termasuk gambar-gambar hasil
perencanaan, termasuk menyusun BOQ dan RAB serta metode pelaksanaan dan dokumen tender

6. Rekomendasi teknis pengelolaan situ-situ

7
LOKASI PEKERJAAN Situ Cogreg
Situ Ceper

Situ Balekambang Situ Tegal Abidin

Kabupaten Bogor
1. Situ Cogreg
2. Situ Balekambang
Kabupaten Bekasi
1. Situ Ceper
2. Situ Tegal Abidin
TAHAPAN PELAKSANAAN PEKERJAAN

TAHAP I PEKERJAAN PERSIAPAN DAN TAHAP II PEKERJAAN SURVEY LAPANGAN


PENGUMPULAN DATA SEKUNDER •Survey Identifikasi dan Inventarisasi Kondisi Situ-Situ
•Persiapan administrasi dan teknis •Pengukuran Topografi
•Mobilisasi Personil dan Peralatan Kantor •Penyelidikan Geologi Teknik dan Mekanika Tanah
•Survey Pendahuluan •Survey Hidrometri
•Pengumpulan Data Sekunder •Survey Sosial Ekonomi

TAHAP III PEKERJAAN ANALISA DATA TAHAP IV PERENCANAAN DETAIL DESAIN


•Penggambaran Hasil Pengukuran REVITALISASI SITU
•Analisa Laboratorium Mekanika Tanah •Perhitungan Aspek Hidrolis, detail desain dan stabilitas
•Analisa Hidrologi bangunan
•Analisa Hidrolika •Penggambaran desain
•Analisa Sosial Ekonomi •Perhitungan BOQ dan RAB
•Layout Desain Revitalisasi Situ-Situ •Penyusunan Spektek, Metode Pelaksanaan dan SMK3
SURVEY IDENTIFIKASI DAN INVENTARISASI
Identifikasi kondisi situ-situ: Inventarisasi bangunan air existing,
•Lokasi meliputi:
•Luasan •Dimensi bangunan
•kondisi tampungan •Kondisi fisik bangunan
•kondisi lingkungan sekeliling dan sekitar situ-situ
•Kondisi penggunaan lahan situ-situ
•Kondisi penggunaan air

Inventarisasi BM dan CP yang sudah ada di


Inventarisasi Inlet dan Outlet existing
sekitar lokasi studi;

Membuat dokumentasi hasil identifikasi


dan inventarisasi
•Dokumentasi Foto Digital
Menyusun Laporan Identifikasi dan
•Dokumentasi Video dengan Drone
•Dokumentasi Foto Udara dengan Drone
Inventarisasi
SURVEY TOPOGRAFI DAN PENGUKURAN
Pekerjaan Yang Dilakukan Hasil Pekerjaan
Acuan pelaksanaan : Buku Album Gambar yang meliputi :
•Pd. T-10-2004-A tentang Pedoman Teknis • Peta petunjuk skala 1 : 20.000.
Pengukuran dan Pemetaan Teritris Sungai. • Peta situasi skala 1 : 2.000
• Gambar penampang memanjang, Skala Vertikal 1 : 200 dan Skala
Pekerjaan yang dilakukan horizontal 1 : 2.000
•Pengukuran situasi di 4 lokasi situ • Gambar penampang melintang, Skala Vertikal 1 : 200 dan Skala Horizontal 1
•Alat yang digunakan TS, GPS Geodetik, : 200
• Kalkir gambar-gambar tersebut
•Pemasangan 4 BM dan 12 CP
•Pengukuran situasi dan penampang Data Ukur
dilakukan secara bersama-sama
•Analisa dan perhitungan Laporan Topografi
•Penggambaran
• Penjelasan tentang prosedur pelaksanaan pekerjaan.
•Penggambaran peta situasi
• Ikhtiar petunjuk penggunaan peta.
•Penggambaran peta petunjuk
•Penggambaran penampang memanjang Deskripsi BM dan CP
•Penggambaran penampang melintang • Daftar koordinat dan ketingian C.P. & B. M.
• Foto-foto C.P. & B. M.

10
Geologi Teknik dan Mekanika Tanah
Kegiatan Pengumpulan Data Sekunder

•Peta Geologi Regional


•Peta Gempa Indonesia

Kegiatan Penyelidikan di Lapangan

•Bor Mesin total 120 m, dibagi menjadi 8 (delapan) titik, 2 titik per lokasi situ
•Sondir (Dutch Cone Penetration Test) 10 titik
•SPT 48 test, setiap 2,5 m
•Test pit 4 titik
•Penggambilan sample undisturbed 10 sample

Kegiatan analisa laboratorium 10 sample

•Index Properties :
•Unit weight (n)
•Specific gravity (Gs)
•Natural Moisture Content (Wn)
•Grain size analysis,
•Atterberg Limit
•Engineering Properties :
•Triaxial Test
•Consolidation Test
•Permeability Test
•Compaction Test

Kegiatan Analisa dan Penyusunan Laporan Geologi Teknik dan


Mekanika Tanah 11
HIDROLOGI DAN HIDROMETRI

Pengumpulan data hidrologi, meliputi :

•Peta lokasi pos hidrologi dan klimatologi terkait


•Peta catchment area daerah studi
•Data hujan dari stasiun-stasiun hujan yang berpengaruh terhadap daerah studi
•Data pencatatan tinggi muka air/debit dari pos pengamatan TMA atau AWLR yang
berpengaruh terhadap daerah studi
•Data kejadian banjir di sekitar daerah studi
•Aspek analisa hidrologi dari hasil studi terdahulu yang terkait dengan pekerjaan ini.

Survey Pengukuran Debit Dengan Currentmeter

Analisa hidrologi

•Curah hujan rencana


•Debit banjir rencana untuk desain bangunan air yang diperlukan

Menganalisa aspek hidraulik kondisi alur sungai existing untuk


mengetahui kapasitas tampung situ yang ada saat ini

Pengambilan sample sedimen 4 titik

12
SURVEY SOSIAL EKONOMI

Tujuan : Metode survey :


•Mengetahui pola/kebiasan hidup •Penyebaran kuesioner yang ditujukan
masyarakat di sekitar situ sehingga kepada warga masyarakat disekitar
dapat dirumuskan penanganan situ dan instansi terkait.
permasalahan yang ada

Analisis sosial dilakukan


terhadap kuesioner
tanggapan dan masukan
masyarakat dan instansi terkait
DETAIL DESAIN REVITALISASI

1. Menyusun layout desain revitalisasi situ-situ

2. Membuat desain revitasisasi situ-situ


•Menganalisa aspek hidraulik kondisi situ existing untuk mengetahui kapasitas tampung situ beserta kondisi inlet dan outlet
situ yang aa saat ini.
•Menentukan desain untuk peningkatan stabilitas tanggul/tebing situ pada kondisi banjir tertinggi.;
•Mereview stabilitas dan kondisi bangunan-bangunan air yang ada, dan mengusulkan desain perbaikan/perkuatan jika
diperlukan.

3. Melakukan penggambaran desain bangunan yang direncanakan

4. Melakukan perhitungan BOQ terhadap desain bangunan berdasarkan gambar desain

5. Melakukan analisa harga satuan dan perhitungan RAB untuk setiap rencana desain bangunan

6. Menyusun Spesifikasi Teknis

7. Membuat desain landacpae penataan situ

8. Membuat laporan manual OP situ


Mempertegas Garis Batas Situ Bangunan air yang diperlukan : Tanggul Situ
•Sekeliling situ akan dibuat jogging track dengan •Bangunan Inlet dapat berupa pintu air dan •Tanggul Situ akan diperkuat dengan harapan situ
menggunakan paving block trashrack dapat menampung air lebih baik dan tidak ada
•Bangunan Outlet dapat berupa Pelimpah dan Pintu kebocoran
Air
•Saluran outlet
•Bangunan Perkuatan tebing situ

RENCANA
DESAIN
REVITALISASI
SITU
Pengerukan situ Penataan ulang terhadap fungsi situ
•Pengerukan situ dilakukan untuk mendapatkan •Fungsi tambahan sebagai sarana Olahraga
volume tampungan air situ •Sarana Rekreasi
•Laporan RMK •Diskusi RMK

LAPORAN

DISKUSI DAN PKM


•Laporan Pendahuluan •Diskusi Laporan Pendahuluan
•Laporan Bulanan •Diskusi Laporan Antara
•Laporan Sisipan (Interim Report) •Diskusi Konsep Laporan Akhir
•Laporan Akhir Sementara (Draft Final Report) •Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM)
•Laporan Akhir (Final Report)
•Laporan Identifikasi dan Inventarisasi Lokasi
•Laporan Survey Topografi
•Laporan Geologi Teknik dan Mekanika Tanah
•Laporan Hidrologi dan Hidrolika
•Laporan Nota Desain
•Laporan BOQ dan RAB
•Laporan PKM dan Sosial Ekonomi
•Laporan Spesifikasi teknik
•Laporan Metode Pelaksanaan dan SMK3
•Laporan Manual OP
•Gambar Desain :

PRODUK •Kalkir Ukuran A1


•Kalkir Ukuran A3

DAN
•Cetakan Ukuran A1
•Cetakan Ukuran A3 (Photocopy)
•Backup Data Dalam Bentuk HD 1 TB

DISKUSI 16
RENCANA OUTLINE LAPORAN AKHIR
5.4. Jadwal Peralatan
KATA PENGANTAR 3.3.4 Survey Sosek BAB VI KELUARAN
DAFTAR ISI 3.4 Analisis dan Perhitungan 6.1. Laporan Rencana Mutu Kontrak (RMK)
DAFTAR GAMBAR 3.4.1 Analisa Hasil Pengukuran 6.2. Laporan Pendahuluan (Inception Report)
DAFTAR TABEL 3.4.2. Analisa Geologi Teknik dan 6.3. Laporan Antara (Interim Report)
BAB I PENDAHULUAN MekTan 6.4. Laporan Bulanan
1.1 Latar Belakang 3.4.3. Analisa Hidrologi 6.5. Laporan Akhir Sementara (Draft Final)
1.2 Maksud dan Tujuan 3.4.3.1. Data Yang Tersedia 6.6. Laporan Akhir (Final Report)
1.3 Sasaran 3.4.3.2. Analisa Hidrometri 6.7. Laporan Pendukung
1.4 Lokasi Pekerjaan 3.4.3.3. Analisa Curah Hujan 6.7.1. Laporan Hidrologi dan Hidrolika
1.5 Lingkup Kegiatan Rencana 6.7.2. Laporan Topografi
BAB II GAMBARAN UMUM PEKERJAAN 3.4.3.3. Analisa Debit Banjir 6.7.3. Laporan Mekanika Tanah
2.1 Umum Rencana 6.7.4. Laporan Sosial Ekonomi dan PKM
2.2 Kondisi Lokasi Pekerjaan 3.4.3 Analisa Hidrolika 6.7.5. Laporan Nota Desain
2.2.1 Geografis 3.4.4. Analisa Sosial Ekonomi 6.7.6. Laporan BOQ dan RAB
2.2.2 Klimatologi dan Hidrologi 3.4.5. Alternatif Desain Revitalisasi Situ 6.7.7 Spesifikasi Teknis
2.2.3 Topografi 3.5 Kegiatan Detail Desain/Study 6.7.8. Metode Pelaksanaan dan SMK3
2.2.4 Tata Guna Lahan 3.5.1 Kriteria Desain/Study 6.8. Gambar Kalkir A1
2.2.5 Geologi 3.5.2. Konsep Desain Revitalisasi Situ-situ 6.9. Gambar Kalkir A3
2.2.6 Geomorfologi 3.5.3 Detail Desain Revitalisasi Situ-situ 6.10. Gambar Cetakan Ukuran A1
2.2.7 Sosial Ekonomi 3.5.4. Analisa Stabilitas Struktur 6.11. Gambar Ukuran A3 (Photo Copy)
2.2.8 Demografi Bangunan 6.12. Back Up data dalam Bentuk HD
2.2.9 Infrastruktur dan Pemukiman 3.5.5 Pembuatan Gambar Desain
2.2.10. Pendapatan Regional 3.5.6 Perhitungan BOQ BAB VII PENUTUP
2.3 Identifikasi Masalah 3.5.7 Metode Pelaksanaan Konstruksi 7.1 Kesimpulan dan Saran
BAB III PENDEKATAN DAN METODOLOGI 3.5.8 Rencana Anggaran Biaya 7.2. Rekomendasi
3.1 Umum 3.5.9 Spesifikasi Teknik DAFTAR PUSTAKA
3.2 Tahap Kegiatan Persiapan 3.5.10 Penyusunan Pedoman OP NOTULEN RAPAT
BAB IV PERTEMUAN KONSULTASI MASYARAKAT (PKM) LAMPIRAN
3.2.1 Persiapan
3.2.2. Mobilisasi Personil dan Peralatan BAB V ORGANISASI PELAKSANA DAN JADWAL
3.2.2 Pengumpulan Data Sekunder KEGIATAN
3.2.3 Survey Pendahuluan 5.1. Organisasi Pelaksana
3.3 Pekerjaan Survey Lapangan 5.1.1 Susunan Personil Konsultan
3.3.1 Survey Topografi 5.1.2. Tugas dan Tanggung Jawab Tenaga
3.3.2 Survey Geologi Teknik dan Ahli
Mekanika Tanah 5.2. Jadwal Personil 17
3.3.3 Survey Hidrologi/Hidrometri 5.3. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan
PEKERJAAN YANG SUDAH DILAKSANAKAN
Tahap Persiapan
• Persiapan Administrasi
• Mobilisasi Personil dan Peralatan
• Pengumpulan data sekunder
• Survey Pendahuluan

Tahap Pekerjaan Survey Lapangan


• Survey Identifikasi dan Inventarisasi
• Survey Topografi
• Penyelidikan Geologi Teknik
• Survey Sosek

Tahap Laporan
• Laporan RMK
• Laporan Pendahuluan
• Laporan Bulanan 1

Tahap Diskusi
• Diskusi RMK
• PKM 1
• Diskusi Laporan Pendahuluan

18
Persiapan Administrasi, Personil dan Peralatan

Persiapan Administrasi : Peralatan Topografi


- Dokumen Kontrak •Bahan BM dan CP
•TS
- SPMK •GPS Geodetik
- Laporan RMK

Persiapan Personil Peralatan Geologi Teknik


•Tenaga Ahli •Bor Mesin
•Tenaga Pendukung •Sondir
•Test Pit
•Lab Mektan

Persiapan Peralatan Peralatan Hidrometri


•Kendaraan Kerja •Currentmeter
•Peralatan Kantor •Alat ambil sedimen 19
Pengumpulan Data Sekunder
Laporan/data hasil studi terdahulu Peta
1, Detail Rehab Situ-Situ Bodetabek •Peta RBI skala 1:25.000
•Peta geologi regional
2. Penelusuran Situ-situ PPK PKSA 2015
•Peta Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi
3. RTRW kabupaten Bogor (2016-2036) sesuai dengan
Perda No 11 tahun 2016
4. RTRW Kabupaten Bekasi (2011-2031) sesuai dengan
Perda No 12 Tahun 2011

Data dan Kondisi Situ-situ yang ditinjau Bencana yang ditimbulkan akibat situ-situ
•Prasarana dan Infrastruktur ada di sekitar situ-situ •Waktu dan frekuensi kejadian
•Lokasi situ-situ yang akan didetaildesainkan •Kerugian akibat bencana
•Penanggulangan bencana pada saat itu

Data Hidrologi (Hujan, debit dan Klimatologi), : Data Sosial Ekonomi


•Peta Lokasi Pos Hidrologi dan Klimatologi terkait •Data Kependudukan,
•Peta Catchment Area situ-situ •Data Sosial Ekonomi masyarakat setempat
•Data Hujan, Data Debit dan Data Klimatologi
•Data Prasarana SDA

20
Survey Identifikasi Situ
Melakukan Identifikasi lokasi situ-situ yang ditinjau

Inventarisasi bangunan air existing, termasuk dimensi dan kondisi fisik bangunan tersebut ;

Membuat dokumentasi hasil identifikasi dan inventarisasi

Menyusun Laporan Identifikasi dan Inventarisasi Kondisi Situ

SITU
SITU COGREG
BALEKAMBANG

SITU TEGAL
SITU CEPER
ABIDIN
21
SITU COGREG
Outlet Koordinat • 6°25’7.70"LS 106°41’43.41"BT

Desa • Desa Cogreg

Kecamatan • Parung

Kabupaten • Bogor

Luas Situ • 4 Ha

Panjang keliling situ : • Kurang lebih 1560 m


Inlet
Status • sertifikasi

Manfaat • konservasi air dan menjaga muka air tanah

Inlet
OUTLET SITU COGREG

Tipe : Ambang, tanpa pintu


Lebar : 4,70 m
Kondisi Baik
INLET 1 SITU COGREG B

Inlet 1
Lebar 2,3 m
Tanpa pintu

A
INLET 2 SITU COGREG

InlET 2
Lebar 3,9 m
Tanpa pintu
Terdapat trashrack dan jembatan bambu
INLET DARI
DRAINASE
SEKITAR
KONDISI PERKUATAN LERENG SITU

A
A

C
C

B
Tanaman kangkung air

Batas Situ sebagian besar jalan


setapak

Terdapat peternakan bebek

PERMASALAHAN
Terdapat jaring apung untuk usaha
perikanan warga setempat SITU COGREG
SITU BALEKAMBANG Outlet
Outlet
Koordinat •6°29’7.70"LS 106°41’8.86"BT

Desa •Desa Cibeuteung Udik

Kecamatan •Ciseeng

Kabupaten •Bogor

Luas Situ •5,6 HA

Panjang keliling situ •Sekitar 1971 m


Status •Belum sertifikasi

Inlet
OUTLET SITU
A
BALEKAMBANG
B

B
c
A
Tipe : Ambang, dengan pintu
Lebar ambang : 2,0 m
Lebar pintu : 1,10 m m
Kondisi Baik

Saluran
pasangan
batu
Lebar 1,20 m
Tipe gorong gorong, tanpa ambang dan pintu
Lebar 2,5 m
c
KONDISI BATAS SITU
Batas Situ Balekambang ditandai dengan
adadnya paving block sekeliling situ.
Kondisi paving block ini sebagian besar kondisi
baik, tetapi ada yang tertimbun tanaman liar
ataupun timbunan tanah

Longsoran

Paving block
Tanaman Teratai

Pendangakalan
Jaring apung

Peternakan ayam pada bantaran Pertanian pada


Pendangkalan situ bantaran situ
SITU CEPER Koordinat • 6°23'46.90"LS 107° 5'8.43"BT

Desa • Desa Ceper

Outlet Kecamatan • Serang Baru


Outlet Kabupaten • Bekasi

Luas Situ • 7,50 Ha

Panjang keliling situ : • Kurang lebih 1673 m

Status • Proses sertifikasi

Inlet
OUTLET SITU CEPER

Pintu Outlet lebar


OUTLET SITU CEPER 2

Pintu Outlet lebar


INLET 1 SITU CEPER
B

Inlet 1
A
Lebar 2,3 m
Tanpa pintu
KONDISI PERKUATAN
LERENG SITU
A A

B
Tanaman eceng gondok

Batas Situ sebagian besar jalan PERMASALAHAN


setapak
SITU CEPER
SITU TEGAL ABIDIN Outlet 1

Koordinat • 6°27'51.59"LS 107°10'8.13"BT

Desa • Desa Karang Mulya

Kecamatan • Bojongmangu

Kabupaten • Bekasi

Luas Situ • 16,20 HA

Panjang keliling situ


• 2670 m
Status • Belum sertifikasi

Outlet 2
OUTLET SITU TEGAL ABIDIN

Terdapat pompa untuk irigasi yang tidak digunakan


Batas Situ belum
Perkuatan tebing dipertegas

Tanggul Situ Abidin Banjir dari situ abidin


ada yang longsor ke wilayah yang
rendah
REKAPITULASI LUASAN SITU
Luasan Keterangan

(PKSA BBWS (PKSA BBWS


No. Nama Situ Kecamatan Kabupaten Ciliwung (Dinas PSDA Ciliwung (Dinas PSDA
Cisadane Provinsi Jawa Cisadane Provinsi Jawa
2008) Barat 2010) 2008) Barat 2010)
1 Situ Cogreg Parung Bogor 4.00 Ha 4.40 Ha Rehab 2007 -
Rehab 2008, Penurunan
2 Situ Balekambang Ciseeng Bogor 8.00 Ha 8.00 Ha 2010 fungsi
Serang
3 Situ Ceper Baru Bekasi 1.50 Ha 4.32 Ha Rehab 2008 -
Bojong
4 Situ Tegal Abidin mangu Bekasi 16.20 Ha 14.60 Ha - -
HASIL INDENTIFIKASI SITU-SITU SECARA UMUM
• Kondisi situ rata rata cukup terpelihara, sudah pernah dinormalisasi, batas situ cukup jelas dan
sudah ada juru situ, tetapi kedalaman situ sekitar 0,5 m sampai 2,5 m. Sehingga masih
memerlukan normalisasi atau pengerukan untuk memberi kapasitas tamping yang cukup.

• Terdapat permasalahan tanaman air seperti terate dan eceng gondok yang perlu diperhatikan.

• Bangunan inlet dan outlet sudah ada, perkuatan tebing lereng situ sebagaian sudah ada, jogging
track sebagian sudah ada

• Fungsi situ selain sebagai tampungan air untuk keperluan konservasi air, juga ada keperluan lain
seperti Situ Ceper dan Tegal Abidin yaitu untuk irigasi.

• Masih terdapat penggunaan situ untuk pemeliharaan ikan dengan jarring (situ cogreg dan situ
Balekambang)

• Peningkatan terhadap fungsi situ yang telah ada adalah untuk fungsi Wisata khususnya untuk Situ
Tegal Abidin

• Status tanah situ yang telah mendapatkan sertifikasi BPN adalah Situ Cogreg, dan Situ Ceper
tahun ini juga sedang dalam proses
Hasil PKM
Umum
•Perlunya normalisasi situ secara lebih baik untuk memperbesar kapasitas tampung situ, karena pada saat musim kemarau terkadang air situ sudah
sangat dangkal
•Penentuan Batas situ akan dilakukan oleh pihak yang berwenang
•Perlunya kesadaran masyarakat dan pihak terkait mengenai arti penting kelestarian situ

Situ Cogreg
•Kegiatan normalisasi tahun sebelumnya dianggap masih belum mencapai sasaran. Karena kegiatan ini masih merupakan kegiatan OP tahunan
•Pengerukan tahun tersebut dilakukan dengan mengeruk 2 dari 7 pulau yang ada di situ Cogreg. Pula ini juga merupakan pulau hasil dari kegiatan
pengerukan tahun sebelumnya
•Terjadi banjir pada saat hujan, karena air di situ Cogreg balik ke arah hulu/tidak bisa keluar outlet, sehingga wilayah hulu situ sering mengalami
banjir.

Sit Balekambang
•Kondisi warna air berubah
•Pada saat musim kemarau air sudah sangat berkurang
•Memerlukan normalisasi atau pengerukan
•Untuk konservasi alam, pada situ ini disebar benih ikan
•Memerlukan dinding penahan tanah, karena ada tebing yang mudah longsor

Situ Tegal Abidin :


•Penamaan Situ Tegal Abidin, untuk masyarakat sekitar dikenal Rawa Abidin, untuk instansi di Kabupaten Bekasi dikenal dengan Setu Abiidin
•Penetapan batas situ diharapkan dapat diperjelas, terutama untuk situ Tegal Abidin yang belum ada batas yang jelas.
•Diharapkan Revitalisasi situ dengan tetap mempertahankan kondisi religious situ Tegal Abidin ini. Pulau di tengah situ merupakan lokasi keramat
warga sekitar.
•Sudah ada kajian pengembangan Situ Tegal Abidin untuk wisata dari pihak Kabupaten Bekasi dan juga Situ Situs Sejara

Situ Ceper
•Dahulu di sekitar situ ceper merupakan pertimbangan pasir, dan ada yang saat ini bekas penambangan pasir yang kedalaman 20 m, apa bisa
dimasukkan dalam situ cecper
1. Melanjutkan survey pengukuran dan pemetaan, baik
berupa kegiatan di lapangan, pengolahan
data/perhitungan serta penggambaran hasil pengukuran

2. Melakukan Survey Geologi Teknik dan Mekanika Tanah


baik kegiatan di lapangan maupun kegiatan analisa
laboratorium.

3. Melakukan Survey hidrometri


RENCANA KERJA
SELANJUTNYA

4. Melakukan analisa data hidrologi dan hidrolika

5. Menyusun desain layout revitalisasi situ-situ

6. Menyusun Laporan Interim dan Melakukan diskusi Laporan


Interim dengan pihak pemberi pekerjaan.
45

Beri Nilai