Anda di halaman 1dari 82

PENINJAUAN KEMBALI DOKUMEN RISPAM KABUPATEN PONOROGO

TAHUN 2018
LATAR BELAKANG
Tingginya angka pertumbuhan penduduk pada suatu daerah berdampak terhadap besarnya
kebutuhan air bersih

Terpenuhinya kebutuhan air bersih merupakan salah satu indikator tingkat kualitas hidup
manusia di suatu daerah dilihat dari segi kesehatan dan kesejahteraan manusia

Pertumbuhan dan perkembangan penduduk di Kabupaten Ponorogo saat ini baik fisik,
sosial maupun ekonomi dari tahun ke tahun semakin meningkat

Kabupaten Ponorogo memiliki beberapa potensi sumber air berupa Cekungan Air Tanah
(CAT), beberapa DPS / DAS dan sumber air permukaan lainnya yang bisa dikembangkan
untuk pemenuhan air baku penduduknya

Perlu dilakukan pengumpulan data sumber daya airnya untuk kemudian dilakukan prediksi
ketersediaan potensi sumber air di Kabupaten Ponorogo
MAKSUD DAN TUJUAN
• Untuk meninjau kembali dokumen RISPAM
Kabupaten Ponorogo yang telah disusun,
MAKSUD mengetahui ketersediaan air minum yang telah
dicapai serta menyusun strategi ketersediaan
air minum bagi masyarakat masa mendatang

• Mereview dokumen RISPAM dalam


pelaksanaan perencanaan dan
pengembangan sistem penyediaan air bersih
TUJUAN
agar tercipta sistem penyediaan air bersih
yang memenuhi standar pelayanan yang
berkualitas di Kabupaten Ponorogo
SASARAN
1. Mengidentifikasi kondisi umum daerah meliputi kondisi fisik
dasar, sosial, ekonomi, kependudukan, penggunaan lahan
serta potensi dan masalah yang ada di Kabupaten Ponorogo

2. Mengidentifikasi kondisi SPAM eksisting meliputi jaringan


perpipaan maupun bukan jaringan perpipaan

3. Memproyeksikan kebutuhan air minum dalam jangka waktu


perencanaan (20 tahun)

4. Menganalisa potensi air baku

5. Merencanakan pengembangan SPAM beserta pendanaan


dan kelembagaan
RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Ruang lingkup pekerjaan ini adalah seluruh
wilayah Kabupaten Ponorogo. Kabupaten
Ponorogo memiliki 21 kecamatan dengan luas
1.371,78 km². Batas Administrasi :
• Sebelah Utara : Kabupaten Magetan, Madiun
dan Nganjuk
• Sebelah Timur : Kabupaten Tulungagung dan
Trenggalek
• Sebelah Selatan : Kabupaten Pacitan
• Sebelah Barat : Kabupaten Pacitan dan
Wonogiri (Prov. Jawa Tengah)
RUANG LINGKUP KEGIATAN
Peraturan Menteri 1. Pendahuluan
Pekerjaan Umum
dan Perumahan
Rakyat Nomor 2. Gambaran umum Kabupaten Ponorogo
27/PRT/M/ 2016
tentang 3. Kondisi SPAM eksisting
Penyelenggaraan
Sistem
Penyediaan Air 4. Standar/ kriteria perencanaan
Minum
5. Proyeksi kebutuhan air

6. Potensi air baku

7. Rencana Induk dan Pra Desain Penyelenggaraan SPAM

8. Analisis Keuangan

9. Penyelenggaraan Kelembagaan
TINJAUAN KEBIJAKAN
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 122 TAHUN 2015
TENTANG SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM

• Air Minum adalah Air Minum Rumah Tangga yang melalui


Air Minum proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang
memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum

• Penyediaan Air Minum adalah kegiatan menyediakan Air


Penyediaan Air
Minum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar
Minum
mendapatkan kehidupan yang sehat, bersih, dan produktif

• Sistem Penyediaan Air Minum yang selanjutnya disingkat


Sistem Penyediaan
SPAM merupakan satu kesatuan sarana dan prasarana
Air Minum
penyediaan Air Minum
TINJAUAN KEBIJAKAN
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 122 TAHUN 2015
TENTANG SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM

• Unit Air Baku


• Unit Produksi
SPAM Jaringan Perpipaan
• Unit Distribusi
• Unit Pelayanan
Jenis Sistem
Penyediaan
Air Minum • Sumur Dangkal
• Sumur Pompa
SPAM Bukan Jaringan • Bak Penampungan Air
Hujan
Perpipaan
• Terminal Air
• Bangunan Penangkap Mata
Air
RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROVINSI JAWA TIMUR
(PERDA NOMOR 5 TAHUN 2012)
Substansi Muatan

a) Rencana Sistem PKL : Ponorogo


perkotaan
a) Rencana Sistem Rencana pengembangan jaringan irigasi dalam rangka
Jaringan Sumber Daya mendukung air baku pertanian dilaksanakan dengan
Air memperhatikan rencana pengembangan air baku pada
wilayah sungai. di Wilayah Sungai Bengawan Solo
meliputi Telaga Ngebel Dam, Waduk Bendo, Waduk
Slahung, dan Bendungan Badegan di Kabupaten
Ponorogo

a) Rencana pengendalian Rencana pengendalian daya rusak air berupa pengaturan


daya rusak air sungai dan sistem pompa banjir DAS Kali Madiun
tersebar di Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten
Ngawi dan Kabupaten Ponorogo
RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN PONOROGO
(PERDA KABUPATEN PONOROGO NOMOR 1 TAHUN 2012) STRUKTUR RUANG
Sistem Perkotaan:
1. PKL : PKL Perkotaan Ponorogo
2. PKLp : PKLp Perkotaan Jetis, Perkotaan Pulung,
Perkotaan Jambon,Perkotaan Slahung
3. PPK : PPK Perkotaan Mlarak, PPK Perkotaan Sawoo,
PPK Perkotaan Sambit, PPK Perkotaan Sukorejo, PPK
Perkotaan Ngrayun, PPK Perkotaan Badegan, PPK
Perkotaan Bungkal, PPK Perkotaan Pudak, PPK
Perkotaan Babadan, PPK Perkotaan Jenangan, PPK
Perkotan Ngebel, PPK Perkotaan Kauman, PPK
Perkotaan Balong, PPK Perkotaan Sooko, dan PPK
Perkotaan Siman
RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN PONOROGO SISTEM JARINGAN
(PERDA KABUPATEN PONOROGO NOMOR 1 TAHUN 2012) SUMBER DAYA AIR
PETA RENCANA SISTEM PRASARANA SDA Rencana Sistem Jaringan Sumber Daya Air
 Kabupaten Ponorogo terletak dalam Wilayah
Sungai Bengawan Solo yang merupakan wilayah
sungai lintas provinsi yang menjadi kewenangan
Pusat
 Sumber air baku berupa Telaga Ngebel untuk
kegiatan permukiman perkotaan dan wilayah
 Waduk meliputi:
a.Waduk Bendo di Kecamatan Sawoo; dan
b.pembuatan sudetan dan penampungan di
Kecamatan Sampung, Bedegan, Jambon,
Slahung, Bungkal, Sooko, Pulung, Jenangan
dan Kecamatan Ngrayun
 Sistem pengendalian banjir, meliputi :
a.normalisasi Sungai Tempuran;
Lokasi Rencana Pembuatan Sudetan meliputi
Kecamatan Sampung, Bedegan, Jambon, Slahung,
b.pembuatan sudetan sekitar Jetis;
Bungkal, Sooko, Pulung, Jenangan dan Kecamatan c.pembuatan embung di wilayah hulu sungai
Ngrayun untuk mengurangi limpasan air di kawasan
rawan banjir; dan
d.peningkatan peresapan air ke dalam tanah di
wilayah hulu melalui pembuatan biopori.
 Jaringan Sungai meliputi Sungai Asin, Cemer,
Gendol, Keyang, Bedingin, Nambang, Slahung,
Mayong, Pelem, Munggu, Domas, Ireng, Sungkur,
Galok, Gonggang, Pucang, dan Glorok
RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN PONOROGO
(PERDA KABUPATEN PONOROGO NOMOR 1 TAHUN 2012) PERSEBARAN EMBUNG
Embung di Kabupaten
Ponorogo
1. Embung Sampung
2. Embung Nglurup
3. Embung Jenagan
4. Embung Japan
5. Embung Ngrogung
6. Embung Kemiri
7. Embung Tegalrejo
8. Embung Sooko
9. Embung Watubonang
10. Embung Dayakan
11. Embung Krebet
12. Embung Duri
13. Embung Wates
14. Embung Ngrayun
15. Embung Temon
RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN PONOROGO
(PERDA KABUPATEN PONOROGO NOMOR 1 TAHUN 2012) SISTEM JARINGAN AIR MINUM
Muatan
Rencana sistem jaringan air minum meliputi:
a) Sumber Gondang di Desa Maguwan; Sumber Cangkring di Desa Nglewan; Sumber Kedung Lesung, Bantengan, Ngesong di Desa Wringin Anom; Sumber Gajah
Barat, Gajah Timur Jerakah di Desa Gajah, dan; Sumber Pager Sari di Desa Ngadisanan untuk melayani wilayah Kecamatan Sambit;
b) Sumber Kleco, Slenggreng di Desa Sawoo; Sumber Bopong, Gedong di Desa Grogol; Sumber Umbul, Gedangan, Lungur Gede, Gendu, Sumber, Jengglik,
Pandean, Guwo, Panen, Gintungan di Desa Tumpuk; Sumber Dawung, Pelem Beku, Trincing, Ngampo, Judeg, Krobokan di Desa Pangkal; Sumber Temon,
Senarang, Mloko Legi di Desa Temon; Sumber Ngemplak, Tawang di Desa Sriti; dan Sumber Sumur Bor di Desa Bondrang untuk melayani wilayah Kecamatan
Sawoo;
c) Sumber Batokan, Claket, Sobo, Deram 1, Deram 2 di Desa Ngebel; Sumber Banyu Mili, Banyu Lengo, Dagang, Ngledok, Gempong, Bujed, Sebonang di Desa
Sahang; Sumber Dacan, Janggar, Sengon 1, Sengon 2, Sengon 3, Pindan, Glodek, Bugan, Poko, Santen 1, Santen 2, Krisik, Kedung Kuwung di Desa Wagir Lor;
Sumber Pragak 1, Batokan, Briket, Cerong, Blingi di Desa Gondowido; dan Sumber Kayu Manis, Tanggu, Kali Cilik, Pondok, Culo, Ngresik, Pulosari, Sendang,
Gentong, Jati, Daten di Desa Ngrogung untuk melayani wilayah Kecamatan Ngebel; Sumber Kali Piji, Argo Ploso di Desa Talun; Sumber Deram Segogor di
Desa Pupus untuk melayani wilayah Kecamatan Ngebel;
d) Sumber Beji Sembro, Ngertup Sembro, Belik Jengkol, Watu Barong, Prapatan Mojo, Belik Ngelingan, Sooko, Jowo 1, Jowo 2 di Desa Sooko; Sumber
Gampingan, Ngrembes, Barakan, Mukal Barem, Jurangan 1, Jurangan 2, Bakokek, Plongko, Kranggan di Desa Jurug; Sumber Kali Tengah, Puru di Desa
Bedoho; Sumber Katongan di Desa Suru; Sumber Banyu Putih, Sendang di Desa Klepu; Sumber Ploso, Andong Buyut di Desa Ngadirojo untuk melayani
wilayah Kecamatan Sooko;
e) Sumber Nepo, Dawetan 2 di Desa Senepo; Sumber Dawetan 1, Sumur Bor Dukuh Krajan 5 unit; Sumber Belik Bukul di Desa Wates; Sumber Sendang Koco di
Desa Ngilo-Ilo;
f) Sumber Belik Pandak di Desa Pandak; Sumber Bulak di Desa Bulak; Sumber Belik Sentul di Desa Ngendut; Sumber Kedung Cangkring, Belik Beji di Desa
Karang Patihan untuk melayani wilayah Kecamatan Balong;
g) Sumber Gunung Laring, Sumber Banyu Umbul, Sumber Biting di Desa Pelem; Sumber Koripan di Desa Koripan; Sumber Munggu di Desa Munggu; Sumber
Sendang Bulus di Desa Pager, Sumber Beji Sirah Keteng di Desa Kupuk untuk melayani wilayah Kecamatan Bungkal;
h) Sumber Gembul di Desa Wonodadi; Sumber Pancuran, Komplang di Desa Sendang; Sumber Dompyong, Gunung Puyang, Bangil, Tumpang, Padi Pakel, SD
Mrayan 1, Gandulan, Langgar Tengah, Belik Pandan, Cemporan di Desa Mrayan; Sumber Kalibagi, Pelayan di Desa Binade; Sumber Kemantre, Baran,
Blandangan, Bongkaran, Mayong, Kembang, Semurup di Desa Cepoko; dan Sumber Pelas, Gunung Butak di Desa Gedangan untuk melayani wilayah
Kecamatan Ngrayun.
GAMBARAN UMUM KABUPATEN PONOROGO
Kabupaten Ponorogo memiliki 21 kecamatan
dengan luas 1.371,78 km². Batas Administrasi :
• Sebelah Utara : Kabupaten Magetan, Madiun
dan Nganjuk
• Sebelah Timur : Kabupaten Tulungagung dan
Trenggalek
• Sebelah Selatan : Kabupaten Pacitan
• Sebelah Barat : Kabupaten Pacitan dan Wonogiri
(Prov. Jawa Tengah)
KONDISI FISIK DASAR
TOPOGRAFI HIDROLOGI

Kabupaten Ponorogo dibagi menjadi 2 sub area, yaitu area


dataran tinggi yang meliputi Kecamatan Ngrayun, Sooko, Wilayah Kabupaten Ponorogo sebagian masuk dalam SUB SWS Kali
Pulung, dan Ngebel sisanya merupakan dataran rendah. Madiun dan SUB SWS Kali Grindulu dan Lorok. Nama sungai yang
Berdasarkan data yang ada, sebagai besar wilayah kabupaten melitasi Kabupaten Ponorogo ialah Sungai Asin, Cemer, Gendol,
ponorogo yaitu 79 % terletak di ketinggian kurang dari 600 m di Keyang, Bedingin, Nambang, Slahung, Mayong, Pelem, Munggu,
atas permukaan laut, 14,4% berada di antara 600 hingga 1.000 Domas, Ireng, Sungkur, Galok, Gonggang dan Pucang
m di atas permukaan laut dan sisanya 5,9% berada pada
ketinggian di atas 1.000 m
KONDISI FISIK DASAR
CURAH HUJAN

Prosentase
Penggunaan Lahan

Sawah
2%
26% Bukan Sawah
28%
Kabupaten Ponorogo merupakan dataran rendah dengan iklim tropis
Pekarangan dan
yang mengalami dua musim kemarau dan musim penghujan dengan Bangunan
suhu udara berkisar antara 18˚ s/d 31˚ Celcius. Dari hasil 6%
Hutan Negara
pengamatan Stasiun Stasiun Penakar Hujan yang relatif tinggi 38%
selama tahun 2015, terjadi di awal dan penghujung tahun. Curah Lainnya
hujan tertinggi terjadi pada bulan Maret yaitu mencapai 142 mm,
sedangkan terenah pada bulan Juli dan September
KEPENDUDUKAN
Jumlah Penduduk Tahun 2010, 2015, 2016 Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan
Ngebel 4000
Jenangan 3500
Babadan 3000
Ponorogo 2500
Sukorejo
2000
Sampung
1500
Badegan
1000
Jambon
Kauman
500

Balong Jumlah Penduduk di 0

Balong

Jambon
Bungkal

Pudak

Sukorejo
Pulung

Kauman
Ngrayun

Sampung

Ponorogo
Slahung

Mlarak

Jetis
Sambit

Siman

Babadan
Sawoo

Badegan
Sooko

Jenangan
Ngebel
Jetis Kabupaten Ponorogo
Siman Pada Tahun 2016
Mlarak sebesar 868.814 jiwa
Pulung Laki-Laki Perempuan
Pudak
Sooko
Sawoo
Sambit
Bungkal
49,9% 50,1%
Slahung
Ngrayun

0 10.000 20.000 30.000 40.000 50.000 60.000 70.000 80.000 90.000


2016 2015 2010
AIR BERSIH
Kebutuhan air bersih Kabupaten Ponorogo menggunakan PDAM, HIPPAM, sumber mata air,
waduk/bendungan. Jumlah pelanggan air bersih berjumlah 18.457 pelanggan, dengan jumlah pelanggan
terbanyak di Kecamatan Ponorogo.
Pelanggan Air Bersih di Kabupaten Ponorogo Jumlah Penggunaan Air dari PDAM di Kabupaten Ponorogo
Riwayat Jumlah Sambungan Rumah Tangga (Unit)
No. Kecamatan Tahun Pelanggan Air Disalurkan Nilai Produksi
No. Nama Kecamatan
2012 2013 2014 2015 2016 (jiwa) (m³) (Rp)
1 Ngrayun
1 Rumah Tempat Tinggal 17.432 2.722.672 6.974.162.600
2 Slahung 234 247 284 276 277
3 Bungkal 22 53 37 55 2 Hotel/Obyek Wisata - - -
4 Sambit
5 Sawoo 308 300 359 269 232 Badan Sosial dan
6 Sooko 441 443 546 511 726 3 Rumah Sakit dan 416 130.336 344.285.500
7 Pudak Tempat Peribadatan
8 Pulung 2439 2449 2712 2688 2744
9 Mlarak 1057 1087 1201 1241 1389 4 Umum 160 73.215 91.938.700
10 Siman
11 Jetis 64 75 89 98 125 Perusahaan, Toko,
5 238 34.822 108.381.600
12 Balong 264 278 358 363 438 Industri, dll
13 Kauman 291 296 413 378 691
14 Jambon 6 Instansi Pemerintah 175 42.794 145.622.000
15 Badegan 909 930 987 986 1081 7 Industri Lainnya - - -
16 Sampung 924 924 1059 1035 1179
17 Sukorejo 8 Terminal Air - - -
18 Ponorogo 5626 5641 7529 6091 6290 9 NK 27 7.209 25.832.850
19 Babadan 588 557 658 631 645
20 Jenangan 2102 2227 2583 2568 2648 10 NB 9 3.265 12.346.525
21 Ngebel Total 18457 3.014.313 7.702.569.775
PEREKONOMIAN WILAYAH
No Lapangan Usaha 2014 2015* 2016**
1 Pertanian, kehutanan, dan perikanan 3.125.304,39 3.306.338,23 3.399.576
2 Pertambangan dan penggalian 274.317,68 277.103,89 284.794
3 Industri pengolahan 763.920,87 809.756,72 850.083 Sektor Pengadaan
4 Pengadaan listrik dan gas 10.175,58 10.304,44 11.103 air masih
5 Pengadaan air, pengelolaan sampah, 10.884,29 11.225,98 11.743 memberikan
limbah dan daur ulang kontribusi yang
6 Konstruksi 1.020.032,94 1.051.626,67 1.114.515
kecil terhadap
7 Perdagangan besar dan eceran, reparasi 1.898.452,84 2.043.350,93 2.169.196
pendapatan
mobil dan sepeda motor
8 Transportasi dan pergudangan 180.985,96 193.921,98 209.751
daerah
9 Penyediaan akomodasi dan makan minum 315.608,88 340.933,30 365.115

10 Informasi dan komunikasi 914.173,01 988.134,48 1.064.392


11 Jasa keuangan dan asuransi 341.706,39 365.126,16 391.512
12 Real estate 290.684,80 307.929,71 326.679
13 Jasa perusahaan 48.659,59 51.578,85 54.604
14 Administrasi pemerintahan, pertanahan 599.094,09 630.912,18 666.704
dan jaminan sosial wajib
15 Jasa pendidikan 902.640,24 965.732,08 1.035.121
16 Jasa kesehatan dan kegiatan sosial 89.066,06 90.361,77 97.258
17 Jasa lainnya 232.177,29 241.863,79 253.506
TOTAL 11.104.074,89 11.686.201,15 12.305.652
03. Kondisi SPAM Eksisting Kabupaten Ponorogo
ASPEK TEKNIS
Unit Produksi
Unit produksi IKK kota memiliki kapasitas terpasang
sebesar 108,5 liter/detik dan yang terpakai sebanyak 91
• PDAM : kapasitas produksi PDAM sebesar 294 liter/detik. Produksi IKK Kota pada tahun 2017 sebanyak
PENGELOLAN liter/detik, dengan cakupan pelayanan 17,81% atau 1.481.524 m3.
PDAM sebanyak 154.991 jiwa
Unit Produksi IKK Kota Kabupaten Ponorogo
LEMBAGA Kapasitas (L/d) PRODUKSI ( M3 )
• HIPPAM :HIPPAM yang terdapat di Kabupaten UNIT
PENGELOLAN Ponorogo 72 HIPPAM NO Awal Bulan S/d
NON PDAM PRODUKSI Terpasang Terpakai
Bulan ini Bulan ini

SPAM Ibukota Kabupaten 1. UNIT KOTA


1. Blk.
Unit Air Baku 12 10 78.840 6.696 85.536
Kantor.
2. Kolam 7,5 0 0 0 0
Unit air baku yang digunakan dalam SPAM ibukota
3. Stadion 22 20 361.800 33.480 395.280
Kabupaten Ponorogo berasal dari sumur dalam dengan
4. Menur 16 14 105.739 9.374 115.114
kapasitas sebesar 67,2 liter/detik. Untuk IKK Kota kapasitas
terpasang sebesar 84 liter/detik dengan volume produksi 5. Polorejo 16 15 277.560 25.110 302.670

sebesar 1.433.079 m3/tahun dan 45,4 liter/detik. 6. Siman 10 10 126.035 11.160 137.195

7.
10 10 126.035 11.160 137.195
Singosaren

8.
15 12 283.090 25.445 308.534
R.Sentanan

Total 108,5 91 1359099 122425 1481524


Sumber: PDAM, 2017
Unit Distribusi Unit Pelayanan
Mendistribusikan air ke konsumen dipergunakan pipa diameter 25 IKK Kota melayani rumah tangga/niaga,
mm hingga 400 mm, dengan menggunakan pipa ACP, PVC, GI. kantor/pemerintahan, masjid/musholla, sekolah,
Pada tahun 2017 air yang didistribusikan sevesar 1.481.523 M3, rumah sakit, gereja, asrama, kran umum, dan
dengan jumlah air yang terjual sebesar 1.062.636 M3.
industri. Jumlah pelanggan di IKK Kota sebanyak
Unit Distribusi IKK Kota
Air Yang di distrbusikan (M3) Jumlah air terjual (M3)
6.414 dengan jumlah terlayani sebanyak 47.619
No Lokasi s/d Bulan Awal jiwa.
Awal Bulan Bulan ini Bulan ini s/d Bulan ini
ini Bulan Pelanggan di IKK Kota
Unit Kota Jumlah Jiwa
1 1.359.098 1.481.523 1.062.636
Ponorogo 122.425 973.731 88.905
(Orang)
Jaringan Pipa IKK Kota/BNA Ponorogo Jenis Kelompok Asumsi per
No IKK Kota
NO LO KAS I Pjg Pipa awal Penambahan Jaringan Pipa Pj. Jar. Pelanggan SR
Jenis dan dia Bulan Pipa s/d Jumlah
Terlayani
pipa ( mm ) Bulan ini Pelanggan
PDAM Bantuan PDAM ( Bantuan PDAM Bantuan
Rumah Tangga /
(m) dan m) dan (m) dan A 6 6.224 37.344
lain-lain lain-lain lain-lain niaga
(m) (m) (m) B Kantor / Pemerintah 20 57 1.140
1 BNA. PONOROGO
C Sosial :
ACP 400 - 1.371 - - - 1.371
ACP 300 - 900 - - - 900 1 Masjid/musholla 50 58 2.900
ACP 250 - 370 - - - 370 2 Sekolah 100 50 5.000
ACP 150 - 6.767 - - - 6.767
3 Rumah sakit 50 7 350
PVC 200 - 1.966 - - - 1.966
PVC 150 - 14.771 - - - 14.771 4 Gereja 15 7 105
PVC 100 497 17.182 - - 497 17.182 5 Asrama 20 4 80
PVC 75 3.649 40.173 - - 3.649 40.173
PVC 50 6.917 57.756 - - 6.917 57.756
D Kran Umum 100 7 700
PVC 25 3.538 8.010 - - 3.538 8.010 E Industri 15 0 0
GI 75 24 - - - 24 - JUMLAH 6.414 47.619
Jumlah 14.625 149.266 - - 14.625 149.266 Sumber: PDAM, 2017
Sumber: PDAM, 2017
Skematik IKK Kota/BNA Ponorogo Sistem BNA Ponorogo
SPAM IKK
Jaringan Perpipaan (JP)
Unit Air Baku No SPAM Kapasitas Volume Idle Air Baku Minimum Sistem Pengaliran Kecamatan
terpasang Produksi capacity Jenis/ Kapasitas Dilayani
SPAM IKK yang terdapat di Kabupaten l/dt m3/ l/dt l/dt nama (l/dt) Transmisi Distribusi
tahun
Ponorogo terdapat sebanyak 13 IKK yang 1 IKK BADEGAN 12 256.407 8,1 3,9 Sumur 9,6 Pompa Pompa Kec.
meliputi : Dalam Badegan,
1) IKK Badegan; Kec.
Sampung
2) IKK Bungkal; 2 IKK BUNGKAL 2 4.428 0,1 1,9 Sumur 1,0 Pompa Pompa Kec. Bungkal
3) IKK Slahung; Dalam
3 IKK SLAHUNG 2,5 67.083 2,1 0,4 Mata 2,5 Pompa Pompa Kec. Slahung
4) IKK Sooko; Air
5) IKK Babadan; 4 IKK SOOKO 7,5 125.147 4,0 3,5 Mata 7,5 Gravitasi Gravitasi Kec. Sooko
Air
6) IKK Kauman; 5 IKK BABADAN 5,5 133.811 4,2 1,3 Sumur 5,5 Pompa Pompa Kec.
7) IKK Jenangan; Dalam Babadan
6 IKK KAUMAN 3,5 86.170 2,7 0,8 Sumur 3,5 Pompa Pompa Kec. Kauman
8) IKK Mlarak; Dalam
9) IKK Balong; 7 IKK 26 667.845 21,2 4,8 MA dan 26,0 Gravitasi Gravitasi Kec.
JENANGAN Sumur dan Pompa dan Jenangan
10) IKK Pulung; Dalam Pompa
11) IKK Sawoo; 8 IKK MLARAK 14,8 309.247 9,8 5,0 MA dan 14,0 Pompa Pompa Kec. Mlarak
12) IKK Sampung; Sumur
Dalam
13) IKK Jetis. 9 IKK BALONG 3,5 87.417 2,8 0,7 Sumur 3,5 Pompa Pompa Kec. Balong
Air baku yang digunakan berupa mata air Dalam
10 IKK PULUNG 28 597.067 18,9 9,1 MA dan 25,0 Gravitasi Gravitasi Kec. Pulung
dan sumur dalam. Kapasitas air baku Sumur dan Pompa dan
sebanyak 119,1 liter/detik dengan jumlah Dalam Pompa
11 IKK SAWOO 5 83.678 2,7 2,3 Sumur 3,0 Pompa Pompa Kec. Sawoo
reservoir sebanyak 5 unit dengan total Dalam
kapasitas 336 M3. Sistem pengaliran baik 12 IKK SAMPUNG 15 294.166 9,3 5,7 Sumur 15,0 Pompa Pompa Kec.
Dalam Sampung
transmisi dan distribusi menggunakan pompa 13 IKK JETIS 3 30.628 1,0 2,0 Sumur 3,0 Pompa Pompa Kec. Jetis
dan gravitasi. Dalam
Unit Produksi
Unit produksi IKK Kabupaten Ponorogo memiliki kapasitas
terpasang sebesar 185 liter/detik dan yang terpakai sebanyak 146
liter/detik. Produksi IKK Kabupaten Ponorogo pada tahun 2017
sebanyak 2.947.538 m3. Kapasitas (L/d) PRODUKSI ( M3 )
UNIT
NO Awal S / d Bulan
Unit Produksi IKK PRODUKSI Terpasang Terpakai
Bulan
Bulan ini
ini
Kapasitas (L/d) PRODUKSI ( M3 ) 8 IKK MLARAK
UNIT
NO Awal S / d Bulan Sumber 2,5 2,5 0 0 0
PRODUKSI Terpasang Terpakai Bulan ini
Bulan ini 1. Siwalan 2,5 2,5 24.764 1.953 26.717
1 IKK BADEGAN 2. Candi 4 3,8 78.116 8.058 86.174
1. Dpn SMP 3 2 39.557 3.348 42.905 3. Suren 6 6 161.922 13.392 175.314
2. Dpn SMP 7,5 5 101.844 8.928 110.772 4. Totokan 5 2,5 47.556 5.301 52.857
3. Gelang Kln 7,5 5 103.806 8.928 112.734 9 IKK BALONG 5 5 98.653 10.323 108.976
2 IKK BUNGKAL 5 3 11.270 1.440 12.709 10 IKK SAWOO
3 IKK SLAHUNG 2,5 2,5 63.485 5.580 69.065 1. Sawoo 3 1,5 13.615 837 14.452
4 IKK SOOKO 4,5 4,5 151.528 12.053 163.581 2. Ngemplak 3 2 19.121 1.116 20.237
5 IKK BABADAN 7 5,5 118.336 9.821 128.156 3. Prayungan 7 5 31.125 4.855 35.980
6 IKK KAUMAN IKK
1. Ploso Jenar 5 3,5 41.725 4.297 46.022 11
SAMPUNG
2. Semanding 10 7,5 112.658 12.555 125.213 1. Poh Ijo 10 8 102.358 8.928 111.286
7 IKK JENANGAN 2. Jenangan 10 8 121.948 10.267 132.215
Sumber 5,4 5,4 158.777 14.463 173.241 12 IKK PULUNG
1. Plunturan 1 10 8 187.520 16.070 203.591 Sumber 7,5 7,5 216.432 20.088 236.520
2. Plunturan 2 2,5 2,5 61.992 4.743 66.735 1. Wotan 1 7,5 6,5 134.807 10.881 145.688
3. Gokalang 6 5,0 132.638 10.602 143.240 2. Wotan 2 7,5 6 107.568 9.374 116.942
4. Simo 6 4 104.918 7.589 112.507 3. Tajug 5 4 58.594 4.910 63.504
4. Skopek 8 5 4.392 1.674 6.066 4. Mrican 5 4 58.205 5.357 63.562
13 IKK JETIS 5 3 37.062 3.515 40.578
JUMLAH 185 146 2706292 241246 2947538
Unit Distribusi
Mendistribusikan air ke konsumen dipergunakan pipa diameter 25 mm hingga 200 mm, dengan
menggunakan pipa ACP, PVC, GI. Pada tahun 2017 air yang didistribusikan sebesar 2.947.538 M3,
dengan jumlah air yang terjual sebesar 2.102.137 M3.

Unit Distribusi IKK di Kabupaten Ponorogo


Air Yang di distrbusikan (M3) Jumlah air terjual (M3)
No Lokasi
Awal Bulan Bulan ini s/d Bulan ini Awal Bulan Bulan ini s/d Bulan ini

1 IKK BADEGAN 245.207 21.204 266.411 174.185 15.507 189.692


2 IKK BUNGKAL 11.270 1.440 12.709 7.961 1.039 9.000
3 IKK SLAHUNG 63.485 5.580 69.065 45.836 4.047 49.883
4 IKK SOOKO 151.528 12.053 163.581 108.664 8.776 117.440
5 IKK BABADAN 118.336 9.821 128.156 85.463 7.174 92.637
6 IKK KAUMAN 154.382 16.852 171.234 110.376 12.340 122.716
7 IKK JENANGAN 650.238 55.142 705.380 459.973 39.731 499.704
8 IKK MLARAK 312.358 28.704 341.061 221.540 20.569 242.109
9 IKK BALONG 98.653 10.323 108.976 71.417 7.484 78.901
10 IKK SAWOO 63.861 6.808 70.669 45.448 4.949 50.397
11 IKK SAMPUNG 224.306 19.195 243.501 161.480 14.211 175.691
12 IKK PULUNG 575.606 50.611 626.216 408.382 36.474 444.856
13 IKK JETIS 37.062 3.515 40.578 26.499 2.612 29.111
JUMLAH 2.706.292 241.246 2.947.538 1.927.224 174.913 2.102.137

Sumber: PDAM,2017
Unit Pelayanan Pelayanan IKK Kabupaten Ponorogo
No SPAM Kecamatan Dilayani
IKK Kabupaten Ponorogo melayani rumah tangga/niaga, 1 IKK BADEGAN Kec. Badegan, Kec. Sampung
kantor/pemerintahan, masjid/musholla, sekolah, rumah sakit, 2 IKK BUNGKAL Kec. Bungkal
3 IKK SLAHUNG Kec. Slahung
gereja, asrama, kran umum, dan industri. Jumlah pelanggan di IKK 4 IKK SOOKO Kec. Sooko
Kabupaten Ponorogo sebanyak 13.108 dengan jumlah terlayani 5 IKK BABADAN Kec. Babadan
sebanyak 98.009 jiwa. 6 IKK KAUMAN Kec. Kauman
7 IKK JENANGAN Kec. Jenangan
8 IKK MLARAK Kec. Mlarak
9 IKK BALONG Kec. Balong
10 IKK PULUNG Kec. Pulung
11 IKK SAWOO Kec. Sawoo
12 IKK SAMPUNG Kec. Sampung
13 IKK JETIS Kec. Jetis
Pelanggan di IKK Kabupaten Ponorogo
Jumlah Jiwa (Orang)
Jenis Kelompok Asumsi per IKK Badegan IKK Bungkal IKK Slahung IKK Sooko
No
Pelanggan SR Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Terlayani Terlayani Terlayani Terlayani
Pelanggan Pelanggan Pelanggan Pelanggan
A Rumah Tangga / niaga 6 1.014 6.084 64 384 290 1.740 739 4.434
B Kantor / Pemerintah 20 14 280 3 60 3 60 11 220
C Sosial :
1 Masjid/musholla 50 9 450 5 0 7 350 11 550
2 Sekolah 100 7 700 1 0 4 400 7 700
3 Rumah sakit 50 1 50 0 0 0 0 1 50
4 Gereja 15 0 0 0 0 0 0 0 0
5 Asrama 20 0 0 0 0 0 0 0 0
D Kran Umum 100 4 400 0 0 0 0 4 400
E Industri 15 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH 1.049 7.964 73 444 304 2.550 773 6.354
Sumber: PDAM, 2017
Pelanggan di IKK Kabupaten Ponorogo (Lanjutan)
Jumlah Jiwa (Orang)
Jenis Kelompok Asumsi IKK Babadan IKK Kauman IKK Jenangan IKK Mlarak IKK Balong
No
Pelanggan per SR Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Terlayani Terlayani Terlayani Terlayani Terlayani
Pelanggan Pelanggan Pelanggan Pelanggan Pelanggan
A Rumah Tangga / 6 608 3,648 921 5,526 2.644 15.864 1.432 8.592 527 3.162
niaga
B Kantor / 20 3 60 7 140 18 360 12 240 11 220
Pemerintah
C Sosial :
1 Masjid/ musholla 50 6 300 11 550 62 3.100 32 1.600 7 350
2 Sekolah 100 3 300 3 300 16 1.600 10 1.000 2 200
3 Rumah sakit 50 1 50 1 50 1 50 0 0 1 50
4 Gereja 15 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 Asrama 20 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
D Kran Umum 100 15 1,500 3 300 68 6.800 3 300 4 400
JUMLAH 636 5,858 946 6,866 2.809 27.774 1.489 11.732 552 4.382
Pelanggan di IKK Kabupaten Ponorogo (Lanjutan)
Jumlah Jiwa (Orang)
Asumsi per IKK Sawoo IKK Sampung IKK Pulung IKK Jetis
No Jenis Kelompok Pelanggan
SR Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Terlayani Terlayani Terlayani Terlayani
Pelanggan Pelanggan Pelanggan Pelanggan
A Rumah Tangga / niaga 6 332 1.992 1.143 6.858 2.685 16.110 146 876
B Kantor / Pemerintah 20 6 120 10 200 18 360 4 80
C Sosial :
1 Masjid/musholla 50 8 400 12 600 37 1.850 2 100
2 Sekolah 100 0 0 6 600 25 2.500 0 0
3 Rumah sakit 50 0 0 1 0 1 50 0 0
4 Gereja 15 0 0 0 0 0 0 0 0
5 Asrama 20 0 0 0 0 0 0 0 0
D Kran Umum 100 0 0 14 1.400 26 2.600 1 100
JUMLAH 346 2.512 1.186 9.658 2.792 23.470 153 1.156
Sumber: PDAM, 2017
SKEMATIK SISTEM SPAM IKK
SKEMATIK SISTEM
Skematik Sistem BNA Ponorogo Skematik Sistem IKK Badegan
SKEMATIK SISTEM SPAM IKK
Skematik Sistem IKK Slahung Skematik Sistem IKK Sokoo
SKEMATIK SISTEM SPAM IKK
Skematik Sistem IKK Babadan Skematik IKK Kauman
SKEMATIK SISTEM SPAM IKK
Skematik Sistem IKK Jenangan Skematik Sistem IKK Mlarak
SKEMATIK SISTEM SPAM IKK
Skematik Sistem IKK Sawoo Skematik Sistem IKK Sampung
SKEMATIK SISTEM SPAM IKK
Skematik Sistem IKK Pulung Skematik Sistem IKK Jetis
SPAM Lembaga Pengelola Non PDAM
HIPPAM
SPAM lembaga pengelolaan Non PDAM yang terdapat di
Kabupaten Ponorogo yaitu HIPPAM dan Sumur Bor yang dikelola
oleh Dinas PUPR. Hippam yang terdapat di Kabupaten Ponorogo
berjumlah 72 hippam yang tersebar di wilayah Kabupaten
Ponorogo.
No. Nama desa Kecamatan
Selain Hippam, terdapat sumur bor/sumur pompa air yang II DAK PAMSIMAS
dikelola oleh Dinas PUPR. Terdapat 56 sumur bor/sumur pompa 2,1 2017
1) Ds. Plunturan Kec. Pulung
air dengan sumur yang aktif berjumlah 35 unit, sedangkan 2) Ds. Karangpatihan Kec. Balong
3) Ds. Kambeng Kec. Slahung
terdapat sumur yang rusak berjumlah 21 unit. 4) Desa Pandak Kec. Balong
5) Ds. Karang patihan Kec. Balong
No. Nama desa Kecamatan No. Nama desa Kecamatan No. Nama desa Kecamatan 6) Desa Ngendut Kec. Balong
I Dak air minum 1,2 2018 1,3 2019 2,1 2018
1,1 2017 1) Ds. Ngebel Kec. Ngebel 1) Ds. Ngilo-ilo Kec. Slahung 1) Ds. Jrakah Kec. Sambit
2) Ds. Watubonang Kec. Badegan 2) Ds. Pohijo Kec. Sampung 2) Ds. Gajah Kec. Sambit
1) Ds. Ngrogung Kec. Ngebel
3) Ds. Pudak wetan Kec. Pudak 3) Ds. Beduri Kec. Ponorogo 3) Ds. Kapuran Kec. Badegan
2) Ds. Kesugihan Kec. Pulung 4) Ds. Dayakan Kec. Badegan
4) Ds. Krisik Kec. Pudak 4) Ds. Tanjungrejo Kec. Badegan
3) Ds. Wagir kidul Kec. Pulung 5) Ds. Wagir kidul Kec. Pulung 5) Ds. Kesugihan Kec. Pulung 5) Ds. Bedrug Kec. Pulung
4) Ds. Pangkal Kec. Sawoo 6) Ds. Banjarejo Kec. Pudak 6) Ds. Banaran Kec. Pulung 6) Ds. Tegalrejo Kec. Pulung
5) Ds. Bekare Kec. Bungkal 7) Ds. Kemiri Kec. Jenangan 7) Ds. Sidoharjo Kec. Jambon 7) Ds. Patik Kec. Pulung
6) Ds. Sidoharjo Kec. Jambon 8) Ds. Wayang Kec. Pulung 8) Ds. Wagir lor Kec. Ngebel 8) Ds. Sidoharjo Kec. Pulung
7) Ds. Karangan Kec. Badegan 9) Ds. Ngrayun Kec. Ngrayun 9) Ds. Plunturan Kec. Pulung 9) Ds. Singgahan Kec. Pulung
10) Ds. Bekiring Kec. Pulung 10) Ds. Gondowido Kec. Ngebel 10) Ds. Wagir kidul Kec. Pulung
11) Ds. Jurug Kec. Sooko 11) Ds. Munggung Kec. Pulung 11) Ds. Selur Kec. Ngrayun
12) Ds. Talun Kec. Ngebel 12) Ds. Pangkal Kec. Sawoo 12) Ds. Binade Kec. Ngrayun
13) Ds. Tatung Kec. Balong 13) Ds. Tempuran Kec. Sawoo 13) Ds. Cepoko Kec. Ngrayun
14) Ds. Bulak Kec. Balong 14) Ds. Tumpak pelem Kec. Sawoo 14) Ds. Grogol Kec. Sawoo
15) Ds. Ngadisanan Kec. Sambit 15) Ds. Sawoo Kec. Sawoo 15) Ds. Tumpuk Kec. Sawoo
16) Ds. Pulung merdiko Kec. Pulung 16) Ds. Mrayan Kec. Ngrayun 16) Ds. Temon Kec. Sawoo
17) Ds. Pupus Kec. Ngebel 17) Ds. Serag Kec. Pulung 17) Ds. Bedoho Kec. Sooko
18) Ds. Pelem Kec. Bungkal 18) Ds. Tambang Kec. Pudak 18) Ds. Jurug Kec. Sooko
19) Ds. Wates Kec. Slahung 19) Ds. Bareng Kec. Pudak 19) Ds. Suru Kec. Sooko
20) Ds. Ngadirojo Kec. Sooko 20) Ds. Kemiri Kec. Jenangan
ASPEK NON TEKNIS – ASPEK KEUANGAN
TABEL NERACA KEUANGAN PDAM KABUPATEN PONOROGO
No Keterangan 2014 2015 2016 2017
1 Piutang usaha 1.284.607.706 1.529.772.811 1.826.137.186 2.223.692.494
2 Aktiva lancar 6.207.467.234 5.238.234.810 5.662.902.704 8.131.097.579  Total aktiva menunjukkan
3 Aktiva produktif 13.064.791.382 24.869.669.552 57.466.439.090 67.264.038.904 kenaikan sebesar
4 Total aktiva 13.176.791.382 24.981.669.552 57.578.439.090 67.376.038.904
Rp. 54.311.247.522,00
5 Utang lancar 11.766.712.351 10.955.361.689 10.144.011.027 8.332.660.365
6 Utang jangka 99.975.000 99.975.000 99.975.000 99.975.000  Nilai total kewajiban yang
panjang harus ditanggung dari
7 Total Utang 24.435.615.041 23.624.264.379 22.812.913.717 21.001.563.055 tahun ke tahun
8 Ekuitas (11.258.823.660) 1.357.405.172 34.765.525.372 46.374.475.848 mengalami penurunan
9 Laba (rugi) sebelum (1.923.312.395) (546.033.768) (253.453.800) 310.504.076
 Dari total hutang yang
pajak
10 Penjualan air 8.401.562.975 9.930.505.991 11.725.065.119 15.190.408.854 ada, yang paling besar
11 Pendapatan operasi 8.891.026.725 11.354.476.316 13.231.483.961 16.779.648.638 nilainya adalah hutang
12 Biaya Operasi 10.941.764.118 12.034.306.333 13.625.423.822 16.616.654.925 lancar
13 Angsuran pokok dan 3.818.902.231 3.818.902.231 2.818.902.231 (1.181.097.769)  Akumulasi kerugian yang
bunga JT
tercatat pada ekuitas dari
14 Laba operasional (560.085.387) 1.964.642.339 4.782.601.600 6.084.385.623
sebelum penyusutan tahun ke tahun juga
15 Jumlah penjualan 24.697.296 31.540.212 36.754.122 46.610.135 semakin meningkat
per hari
16 Rekening tertagih 6.437.311.647 9.433.980.691 11.138.811.863 14.430.888.411
ASPEK NON TEKNIS – ASPEK KEUANGAN
TABEL STRUKTUR TARIF AIR MINUM PDAM KABUPATEN PONOROGO
Penetapan Tarif per m3 Sistem Penetapan Tarif per m3 Sistem
Kelompok Pelanggan Pemakaian Air Progresif Struktur Tarif
Perpompaan (Rp) Gravitasi (Rp)
KELOMPOK I
Sosial Umum 0-10 0,8 1.050 1.050
10-20 0,8 1.050 1.050
> 20 0,8 1.050 1.050
Sosial Khusus 0-10 1 1.450 1.350
10-20 1,40 2.000 1.875
> 20 1,75 2.500 2.350
KELOMPOK II
Rumah Tangga A 0-10 1 1.650 1.550
10-20 1,40 2.300 2.150
> 20 1,75 2.875 2.700
Rumah Tangga B 0-10 1 1.700 1.600
10-20 1,40 2.375 2.200
> 20 1,75 2.975 2.800
ASPEK NON TEKNIS – ASPEK KEUANGAN
Lanjutan tabel struktur tarif air minum PDAM Kabupaten Ponorogo…..`
Penetapan Tarif per m3 Sistem Penetapan Tarif per m3 Sistem
Kelompok Pelanggan Pemakaian Air Progresif Struktur Tarif
Perpompaan (Rp) Gravitasi (Rp)
KELOMPOK III
Pemerintah 0-10 1 1.825 1.700
10-20 1,50 2.725 2.550
> 20 1,90 3.450 3.225
TNI dan POLRI 0-10 1 1.825 1.700
10-20 1,50 2.725 2.550
> 20 1,87 3.450 3.225
Niaga Kecil 0-10 1 1.875 1.825
10-20 1,50 2.800 2.725
> 20 1,90 3.550 3.450
Industri Kecil 0-10 1 1.925 1.875
10-20 1,50 2.875 2.800
> 20 1,90 3.650 3.550
KELOMPOK IV
Niaga Besar 0-10 1 2.050 1.925
10-20 1,50 3.075 2.875
> 20 1,90 3.875 3.650
Industri Besar 0-10 1 2.150 2.050
10-20 1,50 3.225 3.075
> 20 1,87 4.075 3.875
Sumber : Peraturan Bupati Ponorogo Nomor 25 Tahun 2010
ASPEK NON TEKNIS – ASPEK KEUANGAN
TABEL LABA RUGI PDAM KABUPATEN PONOROGO
Keterangan 2014 (Rp.) 2015 (Rp.) 2016 (Rp.) 2017 (Rp.)
Pendapatan Usaha
- Pendapatan Penjualan Air 8.401.562.975 9.930.505.991 11.725.065.119 15.190.408.854
- Pendapatan Non Air 489.463.750 1.423.970.325 1.506.418.842 1.589.239.784
JUMLAH PENDAPATAN USAHA 8.891.026.725 11.354.476.316 13.231.483.961 16.779.648.638
BIAYA LANGSUNG USAHA
- Biaya Sumber Air 3.558.015.673 3.767.081.712 4.045.771.916 4.400.768.544
- Biaya Pengolahan Air 4.760.154 4.998.162 5.248.070 5.510.474
- Biaya Transmisi Dan Distribusi 1.429.849.880 2.049.450.882 3.238.554.106 5.697.237.690

JUMLAH BIAYA LANGSUNG USAHA 4.992.625.707 5.821.530.756 7.289.574.092 10.103.516.708


LABA (RUGI) KOTOR 3.898.401.018 5.532.945.560 5.941.909.869 6.676.131.930
Biaya Usaha
Biaya Administrasi & Umum 5.949.138.411 6.212.775.577 6.335.849.730 6.513.138.217
LABA (RUGI) USAHA (2.050.737.393) (679.830.017) (393.939.861) 162.993.713
Pendapatan dan Biaya Lain-Lain

- Pendapatan Lain-Lain : 139.650.527 146.633.054 153.964.707 161.662.942


- Biaya Lain-Lain 12.225.529 12.836.805 13.478.646 14.152.579
JUMLAH PENDAPATAN DAN BIAYA LAIN-LAIN 127.424.998 133.796.249 140.486.061 147.510.363

LABA RUGI SEBELUM PAJAK (1.923.312.395) (546.033.768) (253.453.800) 310.504.076


TAKSIRAN PPH 0 0 0 0
LABA / RUGI SETELAH PAJAK (1.923.312.395) (546.033.768) (253.453.800) 310.504.076
KENDALA DAN PERMASALAHAN
Permasalahan 1. Tingkat kehilangan air cukup tinggi Permasalahan 1. Adanya hutang jangka panjang yang
aspek teknis aspek non disebabkan oleh tingginya beban bunga dan
teknis beban denda yang tinggi
2. Perlengkapan pipa, valve dan sefungsinya
yang berada dalam kondisi tidak baik

2. Pendapatan perusahaan yang rendah yang


3. Tekanan ujung pipa masih rendah disebabkan oleh rendahnya tarif air yang
diberlakukan, tingginya angka kebocoran dan
kecilnya jumlah sambungan pelayanan
4. Jumlah penduduk yang sudah mendapat
pelayanan air bersih di wilayah administrasi
PDAM Kabupaten Ponorogo masih rendah 3. Pelanggan PDAM didominasi oleh konsumen
dari kelompok rumah tangga (mencapai
5. Konsumsi air pelanggan masih rendah 94,45%) sedangkan konsumen dari kelompok
niaga hanya sebesar 0,2% dari total konsumen
PDAM Ponorogo

6. Belum semua pelanggan teraliri air selama


24 jam 4. Rendahnya kualitas SDM yang disebabkan
pendidikan karyawan yang rendah (pendidikan
karyawan sebagian besar SLTA) serta
7. Kenaikan pelanggan per tahun masih kurangnya pelatihan yang diberikan
rendah
04. Standar/Kriteria Perencanaan
STANDAR KEBUTUHAN AIR

PERHITUNGAN KEBUTUHAN DOMESTIK

TABEL STANDAR PEMAKAIAN AIR BERDASARKAN KATEGORI KOTA


Kategori Kota Berdasarkan Jumlah Penduduk (Jiwa)
No Uraian > 1.000.000 500.000 s/d 1.000.000 100.000 s/d 500.000 20.000 s/d 100.000 < 20.000
Metro Besar Sedang Kecil Desa
1 Unit SR (l/o/hr) 190 170 150 130 30
2 Unit non domestik 20 - 30 20 - 30 20 - 30 20 - 30 20 - 30
3 Kehilangan air (%) 20 - 30 20 - 30 20 - 30 20 - m30 20
4 Faktor Maximum Day 1,1 1,1 1,1 1,1 1,1
5 Faktor Peak - Hour 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5

Kebutuhan non domestik juga dapat diasumsikan 10-20%.


KEBUTUHAN NON DOMESTIK
• Fasilitas sosial : 2% dari kebutuhan domestik
• Perkantoran : 2% dari kebutuhan domestik
• Komersial : 3% dari kebutuhan domestik
• Industri : 3% dari kebutuhan domestik
• Kehilangan Air : 20% dari kebutuhan total
• Hidran : 10% dari kebutuhan total
• Kebutuhan Rata-rata Harian : Kebutahan Domestik + Kebutuhan Non Domestik + Hidran + Kehilangan Air
KRITERIA PERENCANAAN – UNIT AIR BAKU
Mata Air

Sumber Air Tanah

Air Baku Air Permukaan (Sungai, Waduk dan Embung)


Air Hujan

Survei dan identifikasi sumber air baku


(debit, kualitas air dan pemanfaatan)
Dasar-Dasar
Perhitungan debit sumber air baku
Perencanaan
Bangunan Pengukuran debit mata air
Pengambilan
Air Baku Potensi Air Tanah
Perhitungan debit air permukaan
KRITERIA PERENCANAAN – UNIT AIR BAKU
 Penempatan bangunan penyadap aman terhadap polusi yang disebabkan pengaruh luar
 Penempatan bangunan pengambilan pada lokasi yang memudahkan dalam pelaksanaan dan aman terhadap
Persyaratan daya dukung alam
Lokasi  Konstruksi bangunan pengambilan aman terhadap banjir air sungai, terhadap gaya guling, gaya geser,
rembesan, gempa dan gaya angkat air
Penempatan
 Penempatan bangunan pengambilan dapat menggunakan sistem gravitasi dalam pengoperasiannya
dan  Dimensi bangunan pengambilan mempertimbangkan kebutuhan maksimum harian
Konstruksi  Dimensi inlet dan outlet dan letaknya memperhitungkan fluktuasi ketinggian muka air
Bangunan  Pemilihan lokasi bangunan pengambilan memperhatikan karakteristik sumber air baku
Pengambilan  Konstruksi bangunan pengambilan direncanakan dengan umur pakai minimal 25 tahun
 Bahan/material konstruksi yang digunakan menggunakan material lokal atau disesuaikan dengan kondisi
daerah sekitar

Sumber air baku mata air

Tipe Bangunan penangkap dan bangunan pengumpul (sumuran)


Bangunan
Sumber air baku air tanah
Pengambilan
Air Baku Sumur dangkal dan sumur dalam

Sumber air baku air permukaan

Bangunan penyadap bebas dan dengan bendung serta saluran resapan


KRITERIA PERENCANAAN – UNIT TRANSMISI
TABEL KRITERIA PIPA TRANSMISI
No Uraian Notasi Kriteria
1 Debit perencanaan Q max Kebutuhan air hari maksimum
Q max = F maq x Q rata-rata

Perlengkapan sistem trasmisi 2 Faktor hari maksimum F max 1,1 – 1,5


air baku air minum 3 Jenis saluran - Pipa/saluran terbuka
4 Kecepatan aliran air dalam pipa
a. Kecepatan minimum V min 0,3 – 0,6 m/dtk
Katup pelepas udara b. Kecepatan maksimum
Pipa PVC V max 3 – 4,5 m/dtk
Pipa DCIP V max 6 m/dtk
Katup pelepas tekanan 5 Tekanan air dalam pipa
Tekanan minimum M min 1 atm
Katup penguras Tekanan maksimum H maks
Pipa PVC 6 – 8 atm
Pipa DCIP 10 atm
Katup ventilasi udara Pipa PE 100 12,4 MPa
Pipa PE 80 9 MPa
6 Kecepatan saluran terbuka
Kecepatan minimum V min 0,6 m/dtk
Kecepatan maksimum V max 1,5 m/dtk
7 Kemiringan saluran terbuka S 0,5 -1
8 Tinggi bebas saluran terbuka Hw 15 cm (minimum)
9 Kemiringan tebing terhadap dasar saluran - 450 (utk bentuk trapezium)
KRITERIA PERENCANAAN – UNIT TRANSMISI

• Jalur pipa sependek mungkin


Perencanaan Jalur • Menghindari jalur yang mengakibatkan konstruksi sulit dan mahal
Pipa Transmisi • Tinggi hidrolis pipa minimum 5 m diatas pipa
• Menghindari perbedaan elevasi yang terlalu besar

• Pipa direncanakan untuk mengalirkan debit maksimum harian


Penentuan Dimensi • Kehilangan tekanan dalam pipa tidak lebih air 30% dari total tekanan statis
Pipa pada sistem transmisi dengan pemompaan. Untuk sistem gravitasi,
kehilangan tekanan maksimum 5 m/1000 m atau sesuai dengan spesifikasi
teknis pipa

• SNI 03-6419-2000 tentang Spesifikasi Pipa PVC bertekanan berdiameter 110-315


mm untuk Air Bersih
• SNI S-20-1990-2003 tentang Spesifikasi Pipa PVC untuk Air Minum
• SNI 06-4829-2005 tentang Pipa Polietilena Untuk Air Minum
Bahan Pipa(SNI)
• Standar BS 1387-67 untuk pipa baja kelas medium
• Fabrikasi pipa baja harus sesuai dengan AWWA C 200 atau SNI-07-0822-1989
atau SII 2527-90 atau JIS G 3452 dan JIS G 3457.
• Standar untuk pipa ductile menggunakan standar dari ISO 2531 dan BS 4772
KRITERIA PERENCANAAN
UNIT PRODUKSI UNIT DISTRIBUSI

Denah (Lay-out) sistem distribusi


• Unit koagulasi ditentukan berdasarkan keadaan
• Unit flokulasi topografi wilayah pelayanan dan lokasi
• Unit sedimentasi instalasi pengolahan air
Unit
Produksi • Unit filtrasi
• Unit netralisasi
• Unit desinfeksi Ketentuan- Tipe sistem distribusi ditentukan
ketentuan yang berdasarkan keadaan topografi wilayah
harus dipenuhi pelayanan
dalam perancangan
• SNI 03-3981-1995 tentang tata denah sistem Jika keadaan topografi tidak
cara perencanaan instalasi distribusi memungkinkan untuk sistem gravitasi
saringan pasir lambat; seluruhnya, diusulkan kombinasi sistem
• SNI 19-6773-2002 tentang gravitasi dan pompa.
Standart Spesifikasi Unit Paket Instalasi
Perencanaan Penjernihan Air Sistem
Konvensional Dengan Struktur Jika terdapat perbedaan elevasi
Baja; wilayah pelayanan terlalu besar atau
• SNI 19-6774-2002 tentang Tata lebih dari 40 m, wilayah pelayanan
Cara Perencanaan Unit Paket dibagi menjadi beberapa zone
Instalasi Penjernihan Air sedemikian rupa sehingga memenuhi
persyaratan tekanan minimum
KRITERIA PERENCANAAN – UNIT DISTRIBUSI
TABEL KRITERIA PIPA DISTRIBUSI
No Uraian Notasi Kriteria Komponen jaringan ditribusi Perlengkapan jaringan pipa distribusi
1 Debit perencanaan Q puncak Kebutuhan air jam
puncak
Zona distribusi suatu sistem Katup/valve
Q peak = F peak x
Q rata-rata penyediaan air minum
2 Faktor jam puncak F puncak 1,15 - 3 Katup penguras
3 Kecepatan aliran air
Jaringan Distribusi Utama
dalam pipa
(JDU) atau distribusi primer Katup udara
a) Kecepatan minimum V min 0,3 – 0,6 m/detik
b) Kecepatan
maksimum Jaringan distribusi pembawa Hidran kebakaran
- Pipa PVC atau ACP Vmax 3,0 – 4,5 m/detik atau distribusi sekunder
- Pipa baja atau V max 6,0 m/detik
DCIP Bak pelepas tekan
4 Tekanan air dalam Jaringan distribusi pembagi
pipa atau distribusi tersier
a) Tekanan minimum h min (0,5 – 1) atm, pada Jembatan pipa
titik jangkauan
pelayanan terjauh Pipa pelayanan Syphon
b) Tekanan maksimum
- Pipa PVC atau ACP h max 6 – 8 atm
- Pipa baja atau h max 10 atm Sel utama Manhole
DCIP
- Pipa PE 100 h max 12,4 MPa
Sel dasar
- Pipa PE 80 h max 9,0 MPa Thrust Block
KRITERIA PERENCANAAN – UNIT PELAYANAN
Fungsi Utama Sambungan Rumah Perlengkapan Sambungan Rumah
• Mengalirkan air dari pipa distribusi ke • Bagian penyadapan pipa
rumah konsumen; • Meter air dan pelindung meter air
• Untuk mengetahui jumlah air yang • Katup pembuka/penutup aliran air;
dialirkan ke konsumen • Pipa dan perlengkapannya

Bagian Hidran Kebakaran Jenis Hidran Kebakaran


• Bagian yang menghubungkan pipa distribusi • Tabung basah, mempunyai katup operasi diujung air
dengan hidran kebakaran keluar dari kran kebakaran.
• Badan hidran • Tabung kering, mempunyai katup operasi terpisah dari
hidran
• Kepala hidran
• Katup hidran

Ketentuan Instalasi Kran Umum


• Lokasi penempatan harus disetujui oleh pemilik tanah
• Saluran pembuangan air bekas harus dibuat sampai mencapai
saluran air kotor/selokan terdekat yang ada
• Dilengkapi dengan meter air diameter ¾”
PERIODE PERENCANAAN
Jenis Kota
No Kriteria Teknis
Metro Besar Sedang Kecil
I Jenis perencanaan Rencana induk Rencana induk Rencana induk -
II Horison perencanaan 20 tahun 15-20 tahun 15-20 tahun 15-20 tahun
III Sumber air baku Investigasi Investigasi Identifikasi Identifikasi
IV Pelaksana Penyedia Penyedia Penyedia Penyedia
jasa/penyelenggara/ jasa/penyelenggara/ jasa/penyelenggara/ jasa/penyelenggara/
pemerintah daerah pemerintah daerah pemerintah daerah pemerintah daerah
V Peninjauan ulang Per 5 tahun Per 5 tahun Per 5 tahun Per 5 tahun

VI Penanggung jawab Penyelenggara/ Penyelenggara/ Penyelenggara/ Penyelenggara/


Pemerintah daerah Pemerintah daerah Pemerintah daerah Pemerintah daerah

VII Sumber pendanaan  Hibah LN  Hibah LN  Hibah LN  Pinjaman LN


 Pinjaman LN  Pinjaman LN  Pinjaman LN  APBD
 Pinjaman DN  Pinjaman DN  Pinjaman DN
 APBD  APBD  APBD
 PDAM  PDAM  PDAM
 Swasta  Swasta  Swasta
Periode perencanaan Penyusunan Peninjauan Kembali Dokumen RISPAM Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 ini adalah 20 tahun
05. Proyeksi Kebutuhan Air
RENCANA DAERAH PELAYANAN

Jumlah Desa Jumlah Sambungan Jumlah Penduduk Jumlah Penduduk Tingkat


No Kecamatan
Total Terlayani PDAM Belum Terlayani PDAM Rumah Total (Jiwa) Terlayani (JIwa) Pelayanan (%)
1 Ngrayun 11 0 11 0 56.600 0 0%
2 Slahung 22 1 20 277 49.350 2.550 5,17%
3 Bungkal 19 3 16 55 34.634 444 1,28%
4 Sambit 16 0 16 0 35.632 0 0%
5 Sawoo 14 2 12 232 53.964 2.512 4,65%
6 Sooko 6 4 2 726 21.988 6.354 28,90%
7 Pudak 6 0 6 0 9.550 0 0%
8 Pulung 18 11 7 2744 46.826 23.470 50,12%
9 Mlarak 15 7 8 1389 37.004 11.732 31,70%
10 Jetis 14 6 8 125 28.943 1.156 3,99%
11 Balong 20 6 14 438 41.539 4.382 10,55%
12 Kauman 16 4 12 691 38.869 6.866 17,66%
13 Jambon 13 0 13 0 39.118 0 0%
14 Badegan 10 1 9 1018 29.413 2.784 9,47%
15 Sampung 12 4 8 1179 35.430 11.490 32,43%
16 Sukorejo 18 0 18 0 51.073 0 0%
17 Ponorogo 19 16 3 6290 77.545
47.619 39,42%
18 Siman 18 8 10 0 43.240
19 Babadan 15 7 8 645 66.423 5.858 8,82%
20 Jenangan 17 13 4 2648 53.391 27.774 52,02%
21 Ngebel 8 0 8 0 19.549 0 0%
PROYEKSI JUMLAH PENDUDUK
Proyeksi Penduduk (Jiwa)
No Kecamatan
2019 2024 2029 2034 2039
1 Ngrayun 56.694 56.930 57.167 57.404 57.643
2 Slahung 49.953 51.495 53.083 54.721 56.409
3 Bungkal 34.860 35.430 36.010 36.599 37.198
4 Sambit 36.025 37.025 38.053 39.110 40.196
5 Sawoo 55.126 58.141 61.320 64.674 68.211 METODE GEOMETRIK
6 Sooko 21.776 21.253 20.744 20.247 19.761
7 Pudak 9.752 10.275 10.826 11.407 12.019 Pn  P0 (1  r ) n
8 Pulung 47.180 48.075 48.988 49.918 50.865
9 Mlarak 37.025 37.078 37.131 37.184 37.237 dimana :
10 Siman 43.029 42.506 41.989 41.478 40.973 Pn = jumlah penduduk pada akhir tahun ke-n
11 Jetis 29.295 30.195 31.123 32.079 33.064 P0 = jumlah penduduk pada tahun dasar
12 Balong 41.988 43.132 44.307 45.514 46.753 r = laju pertumbuhan penduduk
13 Kauman 39.782 42.158 44.676 47.344 50.172 n = jumlah interval tahun
14 Jambon 39.448 40.286 41.142 42.016 42.909
15 Badegan 29.581 30.006 30.437 30.875 31.318
16 Sampung 35.979 37.391 38.857 40.381 41.965
17 Sukorejo 50.972 50.721 50.472 50.223 49.976
18 Ponorogo 77.047 75.817 74.606 73.414 72.242
19 Babadan 65.537 63.373 61.280 59.257 57.300
20 Jenangan 53.161 52.591 52.027 51.469 50.917
21 Ngebel 19.564 19.601 19.638 19.675 19.712
JUMLAH 873.773 883.477 893.874 904.988 916.841
PROYEKSI KEBUTUHAN AIR MINUM
Proyeksi Penduduk (Jiwa) Kebutuhan Air Domestik (liter/detik)
No Kecamatan
2019 2024 2029 2034 2039 2019 2024 2029 2034 2039
1 Ngrayun 56.694 56.930 57.167 57404 57.643 85,30 85,66 86,01 86,37 86,73
2 Slahung 49.953 51.495 53.083 54.721 56.409 75,16 77,48 79,87 82,33 84,87
3 Bungkal 34.860 35.430 36.010 36.599 37.198 52,45 53,31 54,18 55,07 55,97
4 Sambit 36.025 37.025 38.053 39.110 40.196 54,20 55,71 57,26 58,85 60,48
5 Sawoo 55.126 58.141 61.320 64.674 68.211 82,94 87,48 92,26 97,31 102,63
6 Sooko 21.776 21.253 20.744 20.247 19.761 32,76 31,98 31,21 30,46 29,73
7 Pudak 9.752 10.275 10.826 11.407 12.019 14,67 15,46 16,29 17,16 18,08
8 Pulung 47.180 48.075 48.988 49.918 50.865 70,99 72,34 73,71 75,11 76,53
9 Mlarak 37.025 37.078 37.131 37.184 37.237 55,71 55,79 55,87 55,95 56,03
10 Siman 43.029 42.506 41.989 41.478 40.973 64,74 63,96 63,18 62,41 61,65
11 Jetis 29.295 30.195 31.123 32.079 33.064 44,08 45,43 46,83 48,27 49,75
12 Balong 41.988 43.132 44.307 45.514 46.753 63,18 64,90 66,67 68,48 70,35
13 Kauman 39.782 42.158 44.676 47.344 50.172 59,86 63,43 67,22 71,24 75,49
14 Jambon 39.448 40.286 41.142 42.016 42.909 59,36 60,62 61,90 63,22 64,56
15 Badegan 29.581 30.006 30.437 30.875 31.318 44,51 45,15 45,80 46,46 47,12
16 Sampung 35.979 37.391 38.857 40.381 41.965 54,14 56,26 58,47 60,76 63,14
17 Sukorejo 50.972 50.721 50.472 50.223 49.976 76,69 76,32 75,94 75,57 75,20
18 Ponorogo 77.047 75.817 74.606 73.414 72.242 115,93 114,08 112,25 110,46 108,70
19 Babadan 65.537 63.373 61.280 59.257 57.300 98,61 95,35 92,20 89,16 86,22
20 Jenangan 53.161 52.591 52.027 51.469 50.917 79,99 79,13 78,28 77,44 76,61
21 Ngebel 19.564 19.601 19.638 19.675 19.712 29,44 29,49 29,55 29,60 29,66
JUMLAH 873.773 883.477 893.874 904.988 916.841 1.314,71 1.329,31 1.344,95 1.361,67 1.379,51
PROYEKSI KEBUTUHAN AIR MINUM
Jumlah Kebutuhan Non Domestik (ND) Kebutuhan Kebutuhan
Kebutuhan Kehilangan Kebutuhan
Penduduk Hidran (H) Rata-Rata Maksimum
Kecamatan Domestik Fasos Kantor Komersial Industri Air (KA) Total
Tahun 2019 (10%x(D+ND)) Harian (a) /hari
(D) (2%xD) (2%xD) (3%xD) (3%xD) (20%x(D+ND)) (D+ND+H)
(Jiwa) (D+ND+H+KA) 1,15xa
Ngrayun 56.694 85,30 1,71 1,71 2,56 2,56 9,38 18,77 103,22 121,98 140,28
Slahung 49.953 75,16 1,50 1,50 2,25 2,25 8,27 16,54 90,95 107,48 123,60
Bungkal 34.860 52,45 1,05 1,05 1,57 1,57 5,77 11,54 63,47 75,00 86,26
Sambit 36.025 54,20 1,08 1,08 1,63 1,63 5,96 11,92 65,59 77,51 89,14
Sawoo 55.126 82,94 1,66 1,66 2,49 2,49 9,12 18,25 100,36 118,61 136,40
Sooko 21.776 32,76 0,66 0,66 0,98 0,98 3,60 7,21 39,64 46,85 53,88
Pudak 9.752 14,67 0,29 0,29 0,44 0,44 1,61 3,23 17,75 20,98 24,13
Pulung 47.180 70,99 1,42 1,42 2,13 2,13 7,81 15,62 85,90 101,51 116,74
Mlarak 37.025 55,71 1,11 1,11 1,67 1,67 6,13 12,26 67,41 79,66 91,61
Siman 43.029 64,74 1,29 1,29 1,94 1,94 7,12 14,24 78,34 92,58 106,47
Jetis 29.295 44,08 0,88 0,88 1,32 1,32 4,85 9,70 53,34 63,03 72,49
Balong 41.988 63,18 1,26 1,26 1,90 1,90 6,95 13,90 76,44 90,34 103,89
Kauman 39.782 59,86 1,20 1,20 1,80 1,80 6,58 13,17 72,43 85,59 98,43
Jambon 39.448 59,36 1,19 1,19 1,78 1,78 6,53 13,06 71,82 84,88 97,61
Badegan 29.581 44,51 0,89 0,89 1,34 1,34 4,90 9,79 53,86 63,65 73,19
Sampung 35.979 54,14 1,08 1,08 1,62 1,62 5,95 11,91 65,50 77,41 89,03
Sukorejo 50.972 76,69 1,53 1,53 2,30 2,30 8,44 16,87 92,80 109,67 126,12
Ponorogo 77.047 115,93 2,32 2,32 3,48 3,48 12,75 25,50 140,27 165,78 190,64
Babadan 65.537 98,61 1,97 1,97 2,96 2,96 10,85 21,69 119,32 141,01 162,16
Jenangan 53.161 79,99 1,60 1,60 2,40 2,40 8,80 17,60 96,79 114,38 131,54
Ngebel 19.564 29,44 0,59 0,59 0,88 0,88 3,24 6,48 35,62 42,09 48,41
JUMLAH 87.3773 1.314,71 26,29 26,29 39,44 39,44 144,62 289,24 1.590,79 1.880,03 2.162,03
PROYEKSI KEBUTUHAN AIR MINUM
Jumlah Kebutuhan Non Domestik (ND) Kebutuhan Kebutuhan
Kebutuhan Kehilangan Kebutuhan
Penduduk Hidran (H) Rata-Rata Maksimum
Kecamatan Domestik Fasos Kantor Komersial Industri Air (KA) Total
Tahun 2024 (10%x(D+ND)) Harian (a) /hari
(D) (2%xD) (2%xD) (3%xD) (3%xD) (20%x(D+ND)) (D+ND+H)
(Jiwa) (D+ND+H+KA) 1,15xa
Ngrayun 56.930 85,66 1,71 1,71 2,57 2,57 9,42 18,84 103,65 122,49 140,86
Slahung 51.495 77,48 1,55 1,55 2,32 2,32 8,52 17,05 93,75 110,80 127,42
Bungkal 35.430 53,31 1,07 1,07 1,60 1,60 5,86 11,73 64,50 76,23 87,67
Sambit 37.025 55,71 1,11 1,11 1,67 1,67 6,13 12,26 67,41 79,66 91,61
Sawoo 58.141 87,48 1,75 1,75 2,62 2,62 9,62 19,25 105,85 125,10 143,86
Sooko 21.253 31,98 0,64 0,64 0,96 0,96 3,52 7,04 38,69 45,73 52,59
Pudak 10.275 15,46 0,31 0,31 0,46 0,46 1,70 3,40 18,71 22,11 25,42
Pulung 48.075 72,34 1,45 1,45 2,17 2,17 7,96 15,91 87,53 103,44 118,96
Mlarak 37.078 55,79 1,12 1,12 1,67 1,67 6,14 12,27 67,50 79,78 91,74
Siman 42.506 63,96 1,28 1,28 1,92 1,92 7,04 14,07 77,39 91,46 105,17
Jetis 30.195 45,43 0,91 0,91 1,36 1,36 5,00 10,00 54,97 64,97 74,71
Balong 43.132 64,90 1,30 1,30 1,95 1,95 7,14 14,28 78,53 92,80 106,72
Kauman 42.158 63,43 1,27 1,27 1,90 1,90 6,98 13,95 76,75 90,71 104,31
Jambon 40.286 60,62 1,21 1,21 1,82 1,82 6,67 13,34 73,35 86,68 99,68
Badegan 30.006 45,15 0,90 0,90 1,35 1,35 4,97 9,93 54,63 64,56 74,25
Sampung 37.391 56,26 1,13 1,13 1,69 1,69 6,19 12,38 68,07 80,45 92,52
Sukorejo 50.721 76,32 1,53 1,53 2,29 2,29 8,39 16,79 92,34 109,13 125,50
Ponorogo 75.817 114,08 2,28 2,28 3,42 3,42 12,55 25,10 138,03 163,13 187,60
Babadan 63.373 95,35 1,91 1,91 2,86 2,86 10,49 20,98 115,38 136,35 156,81
Jenangan 52.591 79,13 1,58 1,58 2,37 2,37 8,70 17,41 95,75 113,16 130,13
Ngebel 19.601 29,49 0,59 0,59 0,88 0,88 3,24 6,49 35,69 42,17 48,50
JUMLAH 883.477 1.329,31 26,59 26,59 39,88 39,88 146,22 292,45 1608,46 1.900,91 2.186,04
PROYEKSI KEBUTUHAN AIR MINUM
Jumlah Kebutuhan Non Domestik (ND) Kebutuhan Kebutuhan
Kebutuhan Kehilangan Kebutuhan
Penduduk Hidran (H) Rata-Rata Maksimum
Kecamatan Domestik Fasos Kantor Komersial Industri Air (KA) Total
Tahun 2029 (10%x(D+ND)) Harian (a) /hari
(D) (2%xD) (2%xD) (3%xD) (3%xD) (20%x(D+ND)) (D+ND+H)
(Jiwa) (D+ND+H+KA) 1,15xa
Ngrayun 57.167 86,01 1,72 1,72 2,58 2,58 9,46 18,92 104,08 123,00 141,45
Slahung 53.083 79,87 1,60 1,60 2,40 2,40 8,79 17,57 96,64 114,21 131,35
Bungkal 36.010 54,18 1,08 1,08 1,63 1,63 5,96 11,92 65,56 77,48 89,10
Sambit 38.053 57,26 1,15 1,15 1,72 1,72 6,30 12,60 69,28 81,88 94,16
Sawoo 61.320 92,26 1,85 1,85 2,77 2,77 10,15 20,30 111,64 131,94 151,73
Sooko 20.744 31,21 0,62 0,62 0,94 0,94 3,43 6,87 37,77 44,63 51,33
Pudak 10.826 16,29 0,33 0,33 0,49 0,49 1,79 3,58 19,71 23,29 26,79
Pulung 48.988 73,71 1,47 1,47 2,21 2,21 8,11 16,22 89,19 105,40 121,21
Mlarak 37.131 55,87 1,12 1,12 1,68 1,68 6,15 12,29 67,60 79,89 91,87
Siman 41.989 63,18 1,26 1,26 1,90 1,90 6,95 13,90 76,44 90,34 103,89
Jetis 31.123 46,83 0,94 0,94 1,40 1,40 5,15 10,30 56,66 66,96 77,01
Balong 44.307 66,67 1,33 1,33 2,00 2,00 7,33 14,67 80,66 95,33 109,63
Kauman 44.676 67,22 1,34 1,34 2,02 2,02 7,39 14,79 81,34 96,13 110,54
Jambon 41.142 61,90 1,24 1,24 1,86 1,86 6,81 13,62 74,90 88,52 101,80
Badegan 30.437 45,80 0,92 0,92 1,37 1,37 5,04 10,08 55,41 65,49 75,31
Sampung 38.857 58,47 1,17 1,17 1,75 1,75 6,43 12,86 70,74 83,61 96,15
Sukorejo 50.472 75,94 1,52 1,52 2,28 2,28 8,35 16,71 91,89 108,60 124,89
Ponorogo 74.606 112,25 2,25 2,25 3,37 3,37 12,35 24,70 135,83 160,52 184,60
Babadan 61.280 92,20 1,84 1,84 2,77 2,77 10,14 20,28 111,57 131,85 151,63
Jenangan 52.027 78,28 1,57 1,57 2,35 2,35 8,61 17,22 94,72 111,94 128,73
Ngebel 19.638 29,55 0,59 0,59 0,89 0,89 3,25 6,50 35,75 42,25 48,59
JUMLAH 893.874 1.344,95 26,90 26,90 40,35 40,35 147,94 295,89 1.627,39 1.923,28 2.211,77
PROYEKSI KEBUTUHAN AIR MINUM
Jumlah Kebutuhan Non Domestik (ND) Kebutuhan Kebutuhan
Kebutuhan Kehilangan Kebutuhan
Penduduk Hidran (H) Rata-Rata Maksimum
Kecamatan Domestik Fasos Kantor Komersial Industri Air (KA) Total
Tahun 2034 (10%x(D+ND)) Harian (a) /hari
(D) (2%xD) (2%xD) (3%xD) (3%xD) (20%x(D+ND)) (D+ND+H)
(Jiwa) (D+ND+H+KA) 1,15xa
Ngrayun 57.404 86,37 1,73 1,73 2,59 2,59 9,50 19,00 104,51 123,51 142,04
Slahung 54.721 82,33 1,65 1,65 2,47 2,47 9,06 18,11 99,62 117,74 135,40
Bungkal 36.599 55,07 1,10 1,10 1,65 1,65 6,06 12,11 66,63 78,75 90,56
Sambit 39.110 58,85 1,18 1,18 1,77 1,77 6,47 12,95 71,20 84,15 96,77
Sawoo 64.674 97,31 1,95 1,95 2,92 2,92 10,70 21,41 117,75 139,15 160,03
Sooko 20.247 30,46 0,61 0,61 0,91 0,91 3,35 6,70 36,86 43,56 50,10
Pudak 11.407 17,16 0,34 0,34 0,51 0,51 1,89 3,78 20,77 24,54 28,23
Pulung 49.918 75,11 1,50 1,50 2,25 2,25 8,26 16,52 90,88 107,40 123,51
Mlarak 37.184 55,95 1,12 1,12 1,68 1,68 6,15 12,31 67,70 80,00 92,01
Siman 41.478 62,41 1,25 1,25 1,87 1,87 6,86 13,73 75,51 89,24 102,63
Jetis 32.079 48,27 0,97 0,97 1,45 1,45 5,31 10,62 58,40 69,02 79,38
Balong 45.514 68,48 1,37 1,37 2,05 2,05 7,53 15,07 82,86 97,93 112,62
Kauman 47.344 71,24 1,42 1,42 2,14 2,14 7,84 15,67 86,20 101,87 117,15
Jambon 42.016 63,22 1,26 1,26 1,90 1,90 6,95 13,91 76,49 90,40 103,96
Badegan 30.875 46,46 0,93 0,93 1,39 1,39 5,11 10,22 56,21 66,43 76,40
Sampung 40.381 60,76 1,22 1,22 1,82 1,82 6,68 13,37 73,52 86,89 99,92
Sukorejo 50.223 75,57 1,51 1,51 2,27 2,27 8,31 16,62 91,44 108,06 124,27
Ponorogo 73.414 110,46 2,21 2,21 3,31 3,31 12,15 24,30 133,66 157,96 181,65
Babadan 59.257 89,16 1,78 1,78 2,67 2,67 9,81 19,62 107,88 127,50 146,62
Jenangan 51.469 77,44 1,55 1,55 2,32 2,32 8,52 17,04 93,70 110,74 127,35
Ngebel 19.675 29,60 0,59 0,59 0,89 0,89 3,26 6,51 35,82 42,33 48,68
JUMLAH 904.988 1.361,67 27,23 27,23 40,85 40,85 149,78 299,57 1.647,62 1.947,19 2.239,27
PROYEKSI KEBUTUHAN AIR MINUM
Jumlah Kebutuhan Non Domestik (ND) Kebutuhan Kebutuhan
Kebutuhan Kehilangan Kebutuhan
Penduduk Hidran (H) Rata-Rata Maksimum
Kecamatan Domestik Fasos Kantor Komersial Industri Air (KA) Total
Tahun 2039 (10%x(D+ND)) Harian (a) /hari
(D) (2%xD) (2%xD) (3%xD) (3%xD) (20%x(D+ND)) (D+ND+H)
(Jiwa) (D+ND+H+KA) 1,15xa
Ngrayun 57.643 86,73 1,73 1,73 2,60 2,60 9,54 19,08 104,94 124,03 142,63
Slahung 56.409 84,87 1,70 1,70 2,55 2,55 9,34 18,67 102,70 121,37 139,58
Bungkal 37.198 55,97 1,12 1,12 1,68 1,68 6,16 12,31 67,72 80,04 92,04
Sambit 40.196 60,48 1,21 1,21 1,81 1,81 6,65 13,31 73,18 86,49 99,46
Sawoo 68.211 102,63 2,05 2,05 3,08 3,08 11,29 22,58 124,19 146,76 168,78
Sooko 19.761 29,73 0,59 0,59 0,89 0,89 3,27 6,54 35,98 42,52 48,90
Pudak 12.019 18,08 0,36 0,36 0,54 0,54 1,99 3,98 21,88 25,86 29,74
Pulung 50.865 76,53 1,53 1,53 2,30 2,30 8,42 16,84 92,61 109,44 125,86
Mlarak 37.237 56,03 1,12 1,12 1,68 1,68 6,16 12,33 67,79 80,12 92,14
Siman 40.973 61,65 1,23 1,23 1,85 1,85 6,78 13,56 74,60 88,16 101,38
Jetis 33.064 49,75 0,99 0,99 1,49 1,49 5,47 10,94 60,20 71,14 81,81
Balong 46.753 70,35 1,41 1,41 2,11 2,11 7,74 15,48 85,12 100,60 115,68
Kauman 50.172 75,49 1,51 1,51 2,26 2,26 8,30 16,61 91,34 107,95 124,14
Jambon 42.909 64,56 1,29 1,29 1,94 1,94 7,10 14,20 78,12 92,32 106,17
Badegan 31.318 47,12 0,94 0,94 1,41 1,41 5,18 10,37 57,02 67,39 77,49
Sampung 41.965 63,14 1,26 1,26 1,89 1,89 6,95 13,89 76,40 90,29 103,84
Sukorejo 49.976 75,20 1,50 1,50 2,26 2,26 8,27 16,54 90,99 107,53 123,66
Ponorogo 72.242 108,70 2,17 2,17 3,26 3,26 11,96 23,91 131,52 155,44 178,75
Babadan 57.300 86,22 1,72 1,72 2,59 2,59 9,48 18,97 104,32 123,29 141,78
Jenangan 50.917 76,61 1,53 1,53 2,30 2,30 8,43 16,85 92,70 109,55 125,99
Ngebel 19.712 29,66 0,59 0,59 0,89 0,89 3,26 6,53 35,89 42,41 48,77
JUMLAH 916.841 1.379,51 27,59 27,59 41,39 41,39 151,75 303,49 1.669,20 1.972,69 2.268,60
06. Potensi Air Baku
POTENSI AIR BAKU Sumber Lain
Terdapat 294 mata air yang tersebar
Sungai Potensi Air Tanah di seluruh Kabupaten Ponorogo
dengan debit total sebesar 1.239,25
Terdapat 17 Sungai dengan panjang Potensi air tanah besar terletak di bagian Liter/detik, dengan pemanfaatan
378,5 km dengan total yang tengah dari wilayah Kabupaten Ponorogo. Di irigasi sebesar 1.819,25 Liter/detik
dimanfaatkan untuk irigasi sebesar bagian ujung timur dan barat wilayah dan digunakan untuk air minum
32,617 ha kabupaten merupakan wilayah kritis air tanah sebesar 105,5 Liter/detik
Potensi air tanah Ponorogo

Waduk, Bendungan dan Embung

Waduk Ngebel

Bendungan Badengan

Bendungan Bendo

19 Embung di 11 Kecamatan
POTENSI SUMBER AIR BAKU
Kapasitas (liter/detik) Lokasi
Jenis/Nama Sudah Elevasi Daerah
No Total Kelurahan/ Elevasi Jarak ke Area Kecamatan Potensi Dilayani
Air Baku Dimanfaatkan Pelayanan (m)
(Minimum) Kecamatan (m) Pelayanan (km)
PDAM
1 Telaga Ngebel 1500 500 Desa Wagir Lor/Kec. 760 22.5 Jenangan, Babadan, Siman + 100 m + 200
Ngebel m
2 Sungai Mendak 600 200 Desa Wagir Kidul/Kec. 400 15 Pulung dan Mlarak + 150 m + 200
Pulung m
3 Sumur Dalam 15 0 Ds. Ronosenta nan/ Kec. 150 10 Siman dan Ponorogo + 100 m
Siman
4 Sumur Dalam 20 0 Kel. Kadipaten/ Kec. 100 8 Ponorogo dan Babadan + 100 m
Babadan
5 Sumur Dalam 10 0 Desa Pulung/ Kec. Pulung 450 5 Kec. Pulung + 400 m
6 Sumur Dalam 10 0 Desa Jimbe/ Kec. 180 12 Kec, Jenangan + 150 m
Jenangan
7 Sumur Dalam 10 0 Desa Caluk/ Kec. Slahung 200 6 Kec, Slahung + 160 m
8 Sumur Dalam 10 0 Desa Tulung/ Kec. 260 15 Kec. Sampung + 200 m
Sampung
9 Sumur Dalam 15 0 Desa Ngrupit/ Kec. 130 8 Kec. Jenangan, Babadan dan + 100 m
Jenangan Ponorogo
10 Sumur Dalam 15 0 Ds Sambit/ Kec. Sambit 120 8 Kec. Sambit + 110 m
11 Sumur Dalam 10 0 Ds. Mrican/Kec. Jenangan 178 5 Kec. Siman, Jenangan, Kota + 110 m
12 Sumur Dalam 10 0 Ds. Suru/Kec. Sooko 435 5 kec.Sooko + 380 m
13 Sumur Dalam 10 0 Ds.Watu 148 5 Kec.Badegan + 140 m
Bonang/Kec.Badegan
07. Rencana Induk dan Pra Desain
PENGEMBANGAN WILAYAH/DAERAH PELAYANAN (ZONASI)
Pengembangan wilayah atau
daerah pelayanan (Zonasi) SPAM
Zona di Kabupaten Ponorogo dibagi
Pelayanan A Zona berdasarkan sistem perkotaan
Pelayanan C Kabupaten Ponorogo yaitu PKL,
PKLp dan PPK serta pelayanan
SPAM IKK di Kabupaten Ponorogo

TINGKAT PELAYANAN

30,46
23,57
Zona
Pelayanan B

6,75
PKL Pelayanan ZONA ZONA ZONA
PKLp SPAM (IKK) PELAYANAN PELAYANAN PELAYANAN
Wilayah Pelayanan dari PKLp A B C
Sistem Zona Pelayanan A
Program Pengembangan Zona Pelayanan A di Kabupaten Ponorogo
Program
NO KETERANGAN Satuan LOKASI Jangka Pendek Jangka Menengah
2019 2020 2021 2022 2023
Unit Pengambilan Air Baku
* Rehabilitasi/ Penyempurnaan l/dt
1
* Pembangunan Baru l/dt
Intake IPA Ngebel 100 SPAM Jenangan v
Unit Produksi
* Rehabilitasi/ uprating/rerating l/dt
* Pembangunan Baru
IPA Ngebel l/dt SPAM Jenangan v
Ground Reservoir m3 SPAM Jenangan v
Sumur Dalam l/dt SPAM Ponorogo v
2 Ground Reservoir m3 SPAM Ponorogo v
Sumur Dalam l/dt SPAM Babadan v
Sumur Dalam l/dt SPAM Jenangan v
Sumur Dalam l/dt SPAM Sampung v
Sumur Dalam l/dt SPAM Jenangan v
Sumur Dalam l/dt SPAM Ponorogo v
Sumur Dalam l/dt SPAM Badegan v
Pipa Distribusi utama (JDU)
* Penggantian Pipa Panjang/dia. pipa
* Pemasangan Baru Panjang/dia. pipa
4 km - dia 10" Kec. Jenangan v
SPAM Jenangan 3 km-dia 8" v
5,5 km-dia 6" v
3 2,25 km-dia 6" v
SPAM Babadan
1,5 km - dia. 4" v
SPAM Jenangan 3 km-dia 6" v
SPAM Sampung 3 km - dia. 4" v
SPAM Jenangan 5,75 km-dia 6" v
SPAM Jenangan 2 km-dia 6" v
SPAM Badegan 4 km-dia 6" v
Sistem Zona Pelayanan A
Program Pengembangan Zona Pelayanan A di Kabupaten Ponorogo
Program
NO KETERANGAN Satuan LOKASI Jangka Pendek Jangka Menengah
2019 2020 2021 2022 2023
Pipa Distribusi
* Penggantian Pipa Panjang/dia. pipa
* Pemasangan Baru Panjang/dia. pipa
19,05 km-dia. 6" Kec. Jenangan v
24,95 km-dia. 4" v
SPAM Jenangan
16,6 km- dia 3" v
18,25 km- dia 2" v
2 km-dia. 4" Kec. Ponorogo v
SPAM Ponorogo 5 km- dia 3" v
4,5 km- dia 2" v
SPAM Babadan 3,5 km- dia 3" Kec. Babadan v
2,5 km-dia. 4" Kec. Jenangan v
4
SPAM Jenangan 4,2 km- dia 3" v
5 km- dia 2" v
3,75 km- dia 3" Kec. Sampung v
SPAM Sampung
5 km- dia 2" v
3,75 km- dia 3" Kec. Jenangan v
SPAM Jenangan
5 km- dia 2" v
2 km-dia. 4" Kec. Jenangan v
SPAM Jenangan 4,5 km- dia 3" v
5 km- dia 2" v
2,5 km-dia. 4" Kec. Badegan v
SPAM Badegan 7,5 km- dia 3" v
11,5 km- dia 2" v
PDAM Kab.
5 Pemasangan Sambungan Baru Unit v
Ponorogo
PDAM Kab.
6 Pemasangan/penggantian meter konsumen Unit v v v v
Ponorogo
Sistem Zona Pelayanan B
Program Pengembangan Zona Pelayanan B di Kabupaten Ponorogo
Program
NO KETERANGAN Satuan LOKASI Jangka Pendek Jangka Menengah
2019 2020 2021 2022 2023
Unit Produksi
* Rehabilitasi/ uprating/rerating l/dt
1 * Pembangunan Baru
Sumur Dalam l/dt SPAM Slahung v
Sumur Dalam l/dt SPAM Sambit v
Pipa Distribusi utama (JDU)
* Penggantian Pipa Panjang/dia. pipa
2 * Pemasangan Baru Panjang/dia. pipa
SPAM Slahung 2,5 km - dia. 4" v
SPAM Sambit 2,5 km-dia 6" v
Pipa Distribusi
* Penggantian Pipa Panjang/dia. pipa
* Pemasangan Baru Panjang/dia. pipa
2,25 km-dia. 4" Kec. Slahung v
3 SPAM Slahung 6,42 km- dia 3" v
7,55 km- dia 2" v
7,4 km-dia. 4" Kec. Sambit v
SPAM Sambit 8,66 km- dia 3" v
8,125 km- dia 2" v
PDAM Kab.
4 Pemasangan Sambungan Baru Unit v
Ponorogo
Pemasangan/ penggantian meter PDAM Kab.
5 Unit v v v v
konsumen Ponorogo
Sistem Zona Pelayanan C
Program Pengembangan Zona Pelayanan C di Kabupaten Ponorogo
Program
NO KETERANGAN Satuan LOKASI Jangka Pendek Jangka Menengah
2019 2020 2021 2022 2023
Unit Produksi
* Rehabilitasi/ uprating/rerating l/dt
* Pembangunan Baru
1 IPA Mendak l/dt SPAM Pulung v
Ground Reservoir m3 SPAM Pulung v
Sumur Dalam l/dt SPAM Pulung v
Sumur Dalam l/dt SPAM Sooko v
pipa transmisi air baku
* Penggantian Pipa Panjang/dia. pipa
2 * Pemasangan Baru Panjang/dia. pipa
SPAM Jenangan 7 km- dia. 12" Kec. Ngebel v
SPAM Pulung 5 km-dia. 6" Kec. Pulung v
Pipa Distribusi utama (JDU)
* Penggantian Pipa Panjang/dia. pipa
* Pemasangan Baru Panjang/dia. pipa
3
SPAM Pulung 6 km-dia 6" v
SPAM Pulung 1,5 km - dia. 4" v
SPAM Sooko 3 km - dia. 4" v
Pipa Distribusi
* Penggantian Pipa Panjang/dia. pipa
* Pemasangan Baru Panjang/dia. pipa
3,75 km- dia 3" Kec. Pulung v
4 SPAM Pulung
6 km- dia 2" v
2,5 km-dia. 4" Kec. Sooko v
SPAM Sooko 4,2 km- dia 3" v
6,5 km- dia 2" v
5 Pemasangan Sambungan Baru Unit PDAM Kab. Ponorogo v
6 Pemasangan/ penggantian meter konsumen Unit PDAM Kab. Ponorogo v v v v
PENURUNAN TINGKAT KEBOCORAN

Kegiatan penurunan kebocoran secara teknis meliputi kegiatan-kegiatan antara lain :


 Pemasangan meter induk di sistem produksi dan sistem distribusi. Saat ini rata-rata kondisi meter induk di
sistem produksi dan sistem distribusi dalam kondisi rusak
 Penggantian meter air di konsumen
 Penggantian pipa-pipa yang sudah tua

Kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan dalam rangka penanggulangan kebocoran non teknis antara lain :
 Melaksanakan studi kebocoran
 Penyuluhan pada masyarakat tentang hemat air
 Ketersediaan bengkel dengan peralatan yang lengkap merupakan sesuatu yang sangat penting untuk
pemeliharaan peralatan.
 program training rutin dan O & M untuk meningkatkan kemampuan staf, hal ini harus dilaksanakan secara
rutin
PERKIRAAN KEBUTUHAN BIAYA
No Keterangan Satuan Lokasi Volume Jumlah (dalam juta)
1 Unit Pengambilan Air Baku
* Pembangunan Baru
Intake IPA Ngebel l/dt SPAM Jenangan 100 500
2 Unit Produksi
* Pembangunan Baru
IPA Ngebel l/dt SPAM Jenangan 100 16.000
Ground Reservoir m3 SPAM Jenangan 1.500 10.875
IPA Mendak l/dt SPAM Pulung 50 10.000
Ground Reservoir m3 SPAM Pulung 750 5.440
Sumur Dalam l/dt SPAM Ponorogo 15 680
Ground Reservoir m3 SPAM Ponorogo 200 550
Sumur Dalam l/dt SPAM Babadan 20 600
Sumur Dalam l/dt SPAM Pulung 10 450
Sumur Dalam l/dt SPAM Jenangan 10 450
Sumur Dalam l/dt SPAM Slahung 10 450
Sumur Dalam l/dt SPAM Sampung 10 450
Sumur Dalam l/dt SPAM Jenangan 15 500
Sumur Dalam l/dt SPAM Sambit 15 500
Sumur Dalam l/dt SPAM Ponorogo 10 450
Sumur Dalam l/dt SPAM Sooko 10 450
Sumur Dalam l/dt SPAM Badegan 10 450
3 * Pemasangan Baru
SPAM Jenangan Panjang/dia. pipa Kec. Ngebel 7 km- dia. 12" 9.584
SPAM Pulung Panjang/dia. pipa Kec. Pulung 5 km-dia. 6" 1.078
PERKIRAAN KEBUTUHAN BIAYA
No Keterangan Satuan Lokasi Volume Jumlah (dalam juta)
4 Pipa Distribusi utama (JDU)
* Pemasangan Baru
Panjang/dia. pipa 4 km - dia 10" 2.000
SPAM Jenangan Kec. Jenangan
3 km-dia 8" 1.050
5,5 km-dia 6" 1.185
SPAM Pulung Panjang/dia. pipa Kec. Pulung 6 km-dia 6" 1.293
SPAM Babadan Panjang/dia. pipa Kec. Babadan 2,25 km-dia 6" 485
1,5 km - dia. 4" 173
SPAM Pulung Panjang/dia. pipa Kec. Pulung 1,5 km - dia. 4" 173
SPAM Jenangan Panjang/dia. pipa Kec. Jenangan 3 km-dia 6" 646
SPAM Slahung Panjang/dia. pipa Kec. Slahung 2,5 km - dia. 4" 288
SPAM Sampung Panjang/dia. pipa Kec. Sampung 3 km - dia. 4" 345
SPAM Jenangan Panjang/dia. pipa Kec. Jenangan 5,75 km-dia 6" 1.239
SPAM Sambit Panjang/dia. pipa Kec. Sambit 2,5 km-dia 6" 539
SPAM Jenangan Panjang/dia. pipa Kec. Jenangan 2 km-dia 6" 431
SPAM Sooko Panjang/dia. pipa Kec. Sooko 3 km - dia. 4" 345
SPAM Badegan Panjang/dia. pipa Kec. Badegan 4 km-dia 6" 862
5 Pemasangan Sambungan Baru Unit PDAM Kab. Ponorogo 18.746 28.120
6 Pemasangan/penggantian meter konsumen Unit PDAM Kab. Ponorogo 4.000 1.200
PERKIRAAN KEBUTUHAN BIAYA
No Keterangan Satuan Lokasi Volume Jumlah (dalam juta)
5 Pipa Distribusi
* Pemasangan Baru
SPAM Jenangan Panjang/dia. pipa Kec. Jenangan 19,05 km-dia. 6" 4.105
24,95 km-dia. 4" 2.869
16,6 km- dia 3" 1.411
18,25 km- dia 2" 931
SPAM Ponorogo Panjang/dia. pipa Kec. Ponorogo 2 km-dia. 4" 564
5 km- dia 3" 616
4,5 km- dia 2" 350
SPAM Babadan Panjang/dia. pipa Kec. Babadan 3,5 km- dia 3" 298
4 km- dia 2" 204
SPAM Pulung Panjang/dia. pipa Kec. Pulung 3,75 km- dia 3" 319
6 km- dia 2" 306
SPAM Jenangan Panjang/dia. pipa Kec. Jenangan 2,5 km-dia. 4" 288
4,2 km- dia 3" 357
5 km- dia 2" 255
SPAM Slahung Panjang/dia. pipa Kec. Slahung 2,25 km-dia. 4" 259
6,42 km- dia 3" 546
7,55 km- dia 2" 385
SPAM Sampung Panjang/dia. pipa Kec. Sampung 3,75 km- dia 3" 319
5 km- dia 2" 255
SPAM Jenangan Panjang/dia. pipa Kec. Jenangan 3,75 km- dia 3" 319
5 km- dia 2" 255
SPAM Sambit Panjang/dia. pipa Kec. Sambit 7,4 km-dia. 4" 851
8,66 km- dia 3" 736
8,125 km- dia 2" 414
SPAM Jenangan Panjang/dia. pipa Kec. Jenangan 2 km-dia. 4" 230
4,5 km- dia 3" 383
5 km- dia 2" 255
SPAM Sooko Panjang/dia. pipa Kec. Sooko 2,5 km-dia. 4" 288
4,2 km- dia 3" 357
6,5 km- dia 2" 332
SPAM Badegan Panjang/dia. pipa Kec. Badegan 2,5 km-dia. 4" 288
7,5 km- dia 3" 638
11,5 km- dia 2" 587
TOTAL 25.591 120.851
08. Analisis Keuangan
KEBUTUHAN INVESTASI – JANGKA PENDEK
Volume (Satuan) Rencana Biaya Investasi Usulan Sumber Pendanaan
No Keterangan Lokasi
2019 2020 2019 2020 PDAM APBN
1 Unit Pengambilan Air Baku
* Pembangunan Baru
Intake IPA Ngebel SPAM Jenangan 100 500 100 400
2 Unit Produksi
IPA Ngebel SPAM Jenangan 100 16.000 100 15.900
Ground Reservoir SPAM Jenangan 1.500 10.875 100 10.775
IPA Mendak SPAM Pulung 50 10.000 100 9.900
Ground Reservoir SPAM Pulung 750 5.440 100 5.340
Sumur Dalam SPAM Ponorogo 15 680 50 630
Ground Reservoir SPAM Ponorogo 200 550 50 500
Sumur Dalam SPAM Babadan 20 600 50 550
Sumur Dalam SPAM Pulung 10 450 50 400
Sumur Dalam SPAM Jenangan 10 450 50 400
3 Pipa transmisi air baku
* Pemasangan Baru
SPAM Jenangan Kec. Ngebel 7 km- dia. 12" 9.584 9.584
SPAM Pulung Kec. Pulung 5 km-dia. 6" 1.078 1.078
4 Pipa distribusi utama (JDU)
* Pemasangan Baru
SPAM Jenangan Kec. Jenangan 4 km - dia 10" 2.000 2.000
3 km-dia 8" 1.050 1.050
5,5 km-dia 6" 1.185 1.185
SPAM Pulung Kec. Pulung 6 km-dia 6" 1.293 1.293
SPAM Babadan Kec. Babadan 2,25 km-dia 6" 485 485
1,5 km - dia. 4" 173 173
SPAM Pulung Kec. Pulung 1,5 km - dia. 4" 173 173
SPAM Jenangan Kec. Jenengan 3 km-dia 6" 646 646
KEBUTUHAN INVESTASI – JANGKA PENDEK
Volume (Satuan) Rencana Biaya Investasi Usulan Sumber Pendanaan
No Keterangan Lokasi
2019 2020 2019 2020 PDAM APBN
5 Pipa Distribusi
* Pemasangan Baru
SPAM Jenangan Kec. Jenangan 19,05 km-dia. 6" 4.105 4.105
24,95 km-dia. 4" 2.869 2.869
16,6 km- dia 3" 1.411 1.411
18,25 km- dia 2" 931 931
SPAM Ponorogo Kec. Ponorogo 2 km-dia. 4" 564 564
5 km- dia 3" 616 616
4,5 km- dia 2" 350 350
SPAM Babadan KecBabadan 3,5 km- dia 3" 298 298
4 km- dia 2" 204 204
SPAM Pulung Kec. Pulung 3,75 km- dia 3" 319 319
6 km- dia 2" 306 306
SPAM Jenangan Kec. Jenangan 2,5 km-dia. 4" 288 288
4,2 km- dia 3" 357 357
5 km- dia 2" 255 255
6 Pemasangan sambungan baru PDAM Kab. Ponorogo 1.282 2.518 1.923 3.777 1.923 3.777
7 Pemasangan/penggantian meter konsumen PDAM Kab. Ponorogo 1.000 1.000 300 300 600
JUMLAH 2.282 6.273 2.223 80.162 3.273 79.112
KEBUTUHAN INVESTASI – JANGKA MENENGAH
Volume (Satuan) Rencana Biaya Investasi Usulan Sumber Pendanaan
No Keterangan Lokasi
2021 2022 2021 2022 PDAM APBN
1 Unit Produksi
Sumur Dalam SPAM Slahung 10 450 50 400
Sumur Dalam SPAM Sampung 10 450 50 400
Sumur Dalam SPAM Jenangan 15 500 50 450
Sumur Dalam SPAM Sambit 15 500 50 450
Sumur Dalam SPAM Ponorogo 10 450 50 400
Sumur Dalam SPAM Sooko 10 450 50 400
Sumur Dalam SPAM Badegan 10 450 50 400
2 Pipa Distribusi Utama (JDU)
* PemasanganBaru
SPAM Slahung SPAM Slahung 2,5 km - dia. 4" 288 288
SPAM Sampung SPAM Sampung 3 km - dia. 4" 345 345
SPAM Jenangan SPAM Jenangan 5,75 km-dia 6" 1.239 1.239
SPAM Sambit SPAM Sambit 2,5 km-dia 6" 539 539
SPAM Jenangan SPAM Jenangan 2 km-dia 6" 431 431
SPAM Sooko SPAM Sooko 3 km - dia. 4" 345 345
SPAM Badegan SPAM Badegan 4 km-dia 6" 862 862
4 Pemasangan Sambungan Baru PDAM Kab. Ponorogo 6.951 7.995 10.427 11.993 22.420
5 Pemasangan/penggantian meter konsumen PDAM Kab. Ponorogo 1.000 1.000 300 300 600
KEBUTUHAN INVESTASI – JANGKA MENENGAH
Usulan Sumber
Volume (Satuan) Rencana Biaya Investasi
No Keterangan Lokasi Pendanaan
2021 2022 2021 2022 PDAM APBN
3 Pipa Distribusi
* Pemasangan Baru
SPAM Slahung Kec. Slahung 2,25 km-dia. 4" 259 259
6,42 km- dia 3" 546 546
7,55 km- dia 2" 385 385
SPAM Sampung Kec. Sampung 3,75 km- dia 3" 319 319
5 km- dia 2" 255 255
SPAM Jenangan Kec. Jenangan 3,75 km- dia 3" 319 319
5 km- dia 2" 255 255
SPAM Sambit Kec. Sambit 7,4 km-dia. 4" 851 851
8,66 km- dia 3" 736 736
8,125 km- dia 2" 414 414
SPAM Jenangan Kec. Jenangan 2 km-dia. 4" 230 230
4,5 km- dia 3" 383 383
5 km- dia 2" 255 255
SPAM Sooko Kec. Sooko 2,5 km-dia. 4" 288 288
4,2 km- dia 3" 357 357
6,5 km- dia 2" 332 332
SPAM Badegan Kec. Badegan 2,5 km-dia. 4" 288 288
7,5 km- dia 3" 638 638
11,5 km- dia 2" 587 587
JUMLAH 8.041 8.995 26.173 12.293 1.000 37.466
Penyelenggaraan Kelembagaan

09. Penyelenggaraan Kelembagaan


STRUKTUR ORGANISASI PDAM
Bupati

Badan
Pengawas
Direktur
Utama

Direktur Bidang Direktur


Umum Bidang Teknik

Bagian Bagian Bagian Umum Bagian Bagian Bagian Bagian


Keuangan Langganan Produksi Distribusi Perencanaan Peralatan
Tenik Teknik

Sub Bagian Sub Bagian Admin Sub Bag


Sub Bagian Sub Bag Sub Bag Sub Bag
Kas dan Umum dan Pengolahan
Pelayanan Distribusi & Perencanaan Perawatan
Penagihan Kepegawaian dan
Pelanggan Penyambungan Umum
Sub Bagian Sub Bagian Sub Bagian Sub Bag Sub Bag Sub Bag Sub Bag
Pembukuan Pembaca Meter Pengadaan dan Sumber dan Meter Air Pengawasan Perawatan
dan Rekening Perawatan Kualitas Air Instalasi

Sub Bagian Sub Bagian


Anggaran Gudang

Unit IKK
SUMBER DAYA MANUSIA
SUMBER DAYA MANUSIA PELATIHAN
Sumber Daya Manusia • Manajemen Air Minum
S2
SLTP SD 0% S1 • Penyusunan RISPAM
9% 5% 11% D3
Class • FS SPAM
0% Room
Training • Pelatihan DED Air Minum
• Penyusunan Cooperate Plan
Kualifikasi • Amdal

SLTA • O & P Produksi dan Distribusi


75% • Laboratorium Air Minum
Pelatihan
• Sistem Informasi Manajemen
Terpadu
On Job
• GIS
Training
• Pelatihan Keuangan
• Pelatihan Pelayanan Pelanggan
dan Pemasaran Air Bersih
• Pelatihan Kebocoran Air

• Tingkat pendidikan pegawai PDAM


Kabupaten Ponorogo sebagian besar
adalah tenaga SLTA, sedangkan Sarjana • Melakukan Studi Banding ke
Studi PDAM yang lebih maju
Kualifikasi dan Sarjana Muda relatif masih Banding • Performa Kinerja Karyawan,
sedikitKebutuhan karyawan pada Sistem Penggajian dan Reward
PDAM sebagian besar membutuhkan
lulusan Sarjana
PERJANJIAN KERJASAMA
CONTOH KPS DI SEKTOR PEMYEDIAANAIR MINUM
KERJASAMA PEMERINTAH-SWASTA

Build, Own, Operate, Transfer (BOOT): Swasta (bisa satu


perusahaan ataupun konsorsium perusahan) melakukan
investasi / pemodalan sendiri atas IPAM, jaringan transmisi,
distribusi, dan fasilitas pendukung lain

Build Operate Transfer (BOT): Swasta berinvestasi atas


IPAM (dan bisa jadi jaringan transmisi), membangun
fasilitas tersebut, mengoperasikan fasilitas tersebut, hasil
operasi disalurkan kepada PDAM, dan PDAM menjadi off-
taker dari hasil produksi fasilitas tersebut

Operation & Maintenance (O&M): Pemerintah/PDAM


berinvestasi atas pengembangan IPAM, atau terkadang bisa
jadi PDAM menerima pelimpahan asset atas dari pemerintah
hasil BOOT/BOT yang habis masa konsesinya