Anda di halaman 1dari 217

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pembangunan kesehatan Nasional pada periode Tahun 2015-2019
adalah Program Indonesia Sehat, dengan sasaran meningkatkan derajat
kesehatan dan status gizi masyarakat melalui melalui upaya kesehatan dan
pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan perlindungan finansial
dan pemeratan pelayanan kesehatan.
Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan 3 pilar utama yaitu
Paradigma Sehat, Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Jaminan Kesehatan
Nasional:
1) Pilar Paradigma Sehat di lakukan dengan strategi
pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan
promotif preventif dan pemberdayaan masyarakat;
2) Penguatan Pelayanan Kesehatan dilakukan dengan strategi
peningkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem
rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan,
menggunakan pendekatan continuum of care dan intervensi
berbasis risiko kesehatan;
3) Jaminan Kesehatan Nasional dilakukan dengan strategi
perluasan sasaran dan benefit serta kendali mutu dan kendali
biaya.
Pembangunan kesehatan sesuai dengan Rencana Strategis
Kementerian Kesehatan periode 2015-2019 mengikuti visi dan misi Presiden
Republik Indonesia yaitu:
“Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan
Berkepribadian Berlandaskan Gotongroyong”.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 1


Upaya untuk mewujudkan visi ini diwujudkan melalui 7 misi
pembangunan nasional, sedangkan yang berkaitan dengan kesehatan adalah
misi ke 4, yaitu Mewujudkan kualitas hidup manusia lndonesia yang tinggi,
maju dan sejahtera.
Pembangunan Nasional memiliki 9 agenda prioritas yang dikenal
dengan NAWA CITA yang ingin diwujudkan pada Kabinet Kerja, sedangkan
yang berkaitan dengan pembangunan kesehatan adalah agenda yang kelima,
yakni Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.
Kebutuhan akan data dan informasi pembangunan kesehatan
semakin meningkat, sejalan dengan meningkatnya kepedulian masyarakat
terhadap situasi kesehatan dan hasil pembangunan kesehatan terutama
terhadap masalah - masalah kesehatan yang berhubungan langsung dengan
kesehatan masyarakat secara perorangan maupun kolektif. Dalam
perjalanannya, indikator kesehatan bersifat dinamis mengikuti situasi dan
kondisi yang ada, tanpa mengesampingkan indikator utama pembangunan
kesehatan
Informasi kesehatan diarahkan untuk penyediaan data yang akurat,
lengkap dan tepat waktu. Untuk itu peran data dan informasi kesehatan
menjadi sangat penting dalam pengambilan keputusan di semua tingkat
administrasi pelayanan kesehatan.
Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali menyajikan data dan informasi
perkembangan pembangunan kesehatan di Kabupaten Boyolali, yang
menyampaikan gambaran situasi dan kondisi kesehatan masyarakat, derajad
kesehatan, sumber daya kesehatan dan capaian indikator hasil
pembangunan kesehatan, sehingga dapat dipergunakan sebagai bahan
evaluasi atas pencapaian hasil program-program kesehatan yang telah
dilaksanakan di Kabupaten Boyolali sekaligus menjadi instrument
perencanaan pembangunan kesehatan tahun yang akan datang.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 2


B. SISTEMATIKA PENYAJIAN
Sistematika penyajian Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali Tahun
2016 terdiri dari 6 Bab sebagai berikut:
BAB I. Pendahuluan
Bab ini secara ringkas menjelaskan tentang maksud dan tujuan
Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali Tahun 2016serta
sistematika dan penyajiannya berupa uraian bab demi bab
secara berurutan.
BAB II. Gambaran Umum
Bab ini menyajikan tentang gambaran umum Kabupaten
Boyolali. Selain uraian tentang letak geografis, administratif dan
informasi umum lainnya, bab ini juga mengulas faktor-faktor
yang berpengaruh terhadap kesehatan meliputi kependudukan,
ekonomi, pendidikan, sosial budaya, perilaku dan lingkungan.
BAB III. Situasi Derajat Kesehatan
Bab ini berisi uraian tentang indikator mengenai angka
kematian, angka kesakitan dan angka status gizi masyarakat.
BAB IV. Situasi Upaya Kesehatan
Bab ini menguraikan tentang pelayanan kesehatan dasar,
pelayanan kesehatan rujukan dan penunjang, pemberantasan
penyakit menular, pembinaan kesehatan lingkungan dan sanitasi
dasar, perbaikan gizi masyarakat, pelayanan kefarmasian dan
alat kesehatan. Upaya pelayanan kesehatan yang diuraikan
dalam bab ini juga mengakomodir indikator kinerja Standar
Pelayanan Minimal ( SPM ) Bidang Kesehatan serta upaya
pelayanan kesehatan lainnya yang diselenggarakan di
Kabupaten Boyolali.
BAB V. Situasi Sumber Daya Kesehatan
Bab ini menguraikan tentang sarana kesehatan, sumber daya

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 3


masyarakat kesehatan serta pembiayaan kesehatan.
BAB VI. Kesimpulan
Bab ini diisi dengan sajian tentang hal-hal penting yang perlu
disimak dan ditelaah lebih lanjut dari Profil Kesehatan
Kabupaten Boyolali tahun 2016. Selain keberhasilan-
keberhasilan yang perlu dicatat, bab ini juga mengemukakan
hal-hal yang dianggap masih kurang dalam rangka
penyelenggaraan pembangunan kesehatan.
Lampiran. Pada lampiran ini berisi tabel resume/angka pencapaian
Kabupaten Boyolali dan 83 tabel data kesehatan yang terkait
kesehatan yang responsif gender.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 4


BAB II
GAMBARAN UMUM

A. KEADAAN GEOGRAFIS
Kabupaten Boyolali merupakan salah satu dari 35 Kabupaten / Kota
di Propinsi Jawa Tengah, terletak antara 110°22' - 110° 50' Bujur Timur dan 7°
7' - 7° 36' Lintang Selatan, dengan ketinggian antara 75 - 1500 meter di atas
permukaan laut. Adapun batas wilayah Kabupaten Boyolali adalah sebagai
berikut :
Sebelah Utara : Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Semarang.
Sebelah Timur : Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen dan
Kabupaten Sukoharjo.
Sebelah Selatan : Kabupaten Klaten dan Daerah Istimewa
Yogyakarta.
Sebelah Barat : Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang.

Jarak bentang wilayah Kabupaten Boyolali adalah sebagai berikut:


1) Barat - Timur : 48 Km
2) Utara - Selatan : 54 Km

Struktur tanah di wilayah Kabupaten Boyolali terdiri dari berbagai


macam sebagai berikut :
1) Bagian timur laut sekitar wilayah Kecamatan Karanggede dan Simo pada
umumnya tanah lempung.
2) Bagian tenggara sekitar wilayah Kecamatan Banyudonodan Sawit pada
umumnya tanah galih.
3) Bagian barat laut sekitar wilayah Kecamatan Musuk danCepogo pada
umumnya tanah berpasir.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 5


4) Bagian utara sepanjang perbatasan dengan wilayah Kabupaten Grobogan
pada umumnya tanah berkapur.

Menurut ketinggian dari permukaan laut, wilayah Kabupaten Boyolali


dibagi dalam kelompok sebagai berikut:
1) 75 - 400 DPL : Kecamatan Mojosongo, Teras, Sawit, Banyudono,
Sambi, Ngemplak, Simo, Nogosari, Karanggede,
Andong, Klego, Kemusu, Wonosegoro, Juwangi
dan sebagian Boyolali.
2) 400 - 700 DPL : Kecamatan Boyolali, Musuk, Ampel dan Cepogo.
3) 700 - 1000 DPL : Kecamatan Musuk, Ampel dan Cepogo.
4) 1000 - 1300 DPL : Sebagian Kecamatan Cepogo, Ampel dan Selo.
5) 1300 - 1500 DPL : Sebagian Kecamatan Selo.

Di Kabupaten Boyolali terdapat 2 gunung yang berada di wilayah


kecamatan Selo, Cepogo, Ampel dan Musuk yaitu:
1) Gunung Merapi
2) Gunung Merbabu

Luas wilayah Kabupaten Boyolali 101.510,1955 Ha, terdiri dari:


1) Tanah sawah : 22.710,1595 Ha
2) Tanah kering : 78.800,0360 Ha

B. KEADAAN ADMINISTRATIF
Data administratif Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali tahun 2016
ini berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dari Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali Tahun 2016 yang
sah dan diterbitkan oleh BPS Kabupaten Boyolali pada buku "KABUPATEN
BOYOLALI DALAM ANGKA 2016", dan “PROFIL PERKEMBANGAN

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 6


KEPENDUDUKAN KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2015”. Di diskripsikan
dalam nama dan jumlah kecamatan, jumlah puskesmas, jumlah desa dan
kelurahan, jumlah Rukun Warga ( RW ), jumlah Rukun Tetangga ( RT ) serta
jumlah rumah tangga sebagaimana tampak pada tabel dibawah.
Tabel 2.1.
Jumlah Kecamatan, Puskesmas, Desa dan Kelurahan, RW, RT dan Rumah
Tangga di Kabupaten Boyolali Tahun 2015.
JUMLAH
JUMLAH JUMLAH DESA JUMLAH JUMLAH
NO KECAMATAN RUMAH
PUSKESMAS / KELURAHAN RW RT
TANGGA

1 Selo 1 10 52 214 8769

2 Ampel 2 20 154 547 7409

3 Cepogo 1 15 92 406 15.161

4 Musuk 2 20 93 513 16.548

5 Boyolali 3 9 114 487 25.421

6 Mojosongo 1 13 89 390 16.498

7 Teras 1 13 47 306 12.611

8 Sawit 2 12 43 180 9.567

9 Banyudono 2 15 57 260 13.389

10 Sambi 2 16 60 337 27.145

11 Ngemplak 1 12 109 445 22.218

12 Nogosari 1 13 67 405 18.025

13 Simo 1 13 77 300 13.019

14 Karanggede 1 16 64 275 14.462

15 Klego 2 13 67 294 12.006

16 Andong 1 16 79 343 17.484

17 Kemusu 2 13 62 282 11.390

18 Wonosegoro 2 18 92 364 13.834

19 Juwangi 1 10 43 219 8.109

Jumlah 29 267 1.461 6.567 283.065

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 7


C. KEADAAN PENDUDUK
Data kependudukan yang digunakan dalam penyusunan Profil
Kesehatan Kabupaten Boyolali Tahun 2016 ini adalah data penduduk yang
bersumber dari Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kabupaten Boyolali Tahun 2015
dalam buku " KABUPATEN BOYOLALI DALAM ANGKA 2016 "

1. Kepadatan, Penyebaran dan Pertumbuhan Penduduk


Tabel 2.2.
Kepadatan, Penyebaran dan Pertumbuhan Penduduk
di Kabupaten Boyolali Tahun 2015
KEPADATAN
LUAS JUMLAH
NO KECAMATAN 2)
PENDUDUK PERTUMBUHAN
( KM PENDUDUK 2)
( KM PENDUDUK ( % )

1 Selo 56,08 29.055 518,1 4,16

2 Ampel 90,39 78.217 865,33 2,16

3 Cepogo 53,00 55.700 1.050,94 -0,08

4 Musuk 65,04 59.417 913,55 3,53

5 Boyolali 26,25 68.917 2.625,41 2,09

6 Mojosongo 43,41 53.782 1.238,93 -0,22

7 Teras 29,94 46.145 1.541,25 1,65

8 Sawit 17,23 31.426 1.823,91 0.06

9 Banyudono 25,38 50.054 1.972,18 -0,21

10 Sambi 46,49 45.735 983,76 5,73

11 Ngemplak 38,53 80.572 2.091,15 0,95

12 Nogosari 55,08 64.542 1.171,79 2,54

13 Simo 48,04 46.887 976 1,23

14 Karanggede 41,76 42.517 1.018,13 -0,65

15 Klego 51,88 43.934 846,84 -2,56

16 Andong 54,53 57.508 1.054,61 -0,55

17 Kemusu 99,08 41.622 420,08 -2,71

18 Wonosegoro 93,00 47.766 513,61 -9,99

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 8


19 Juwangi 79,99 30.522 381,57 -10,75

Jumlah 1.015,1020 974.318 959,82 0,10

Berdasarkan data kepadatan penduduk dari Database SIAK (Sistem


Informasi Administrasi Kependudukan) Kabupaten Boyolali dalam Profil
Perkembangan Kependudukan Kabupaten Boyolali Tahun 2015, jumlah
penduduk di Kabupaten Boyolali tercatat sebesar 974.318 jiwa, dengan
luas wilayah 1.015, 1020 km2, artinya rata-rata kepadatan penduduk di
Kabupaten Boyolali adalah 959,82 jiwa/km2. Penyebaran penduduk di
Kabupaten Boyolali tidaklah merata. Penduduk terpadat berada di
Kecamatan Boyolali yaitu 2.625,41 jiwa/km2 dan kecamatan yang paling
jarang penduduknya adalah Kecamatan Juwangi yaitu 381,57 jiwa/km2
Pada tabel 2.2 di atas, terlihat bahwa Kecamatan Juwangi memiliki
pertumbuhan penduduk yang paling kecil. Ini menunjukkan adanya
pengaruh kelahiran, kematian dan migrasi. Dimana migrasi itu sendiri
merupakan pencerminan perbedaan pertumbuhan ekonomi dan
ketidakmerataan pembangunan fasilitas antara daerah yang satu dengan
yang lain. Penduduk dari daerah yang tingkat pertumbuhan ekonominya
kurang menentu akan tertarik menuju ke daerah yang mempunyai tingkat
pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

2. Komposisi Penduduk Menurut Jenis Kelamin


Komposisi penduduk menurut jenis kelamin, menggunakan dasar
dari Database SIAK Kabupaten Boyolali dalam Profil Perkembangan
Kependudukan Kabupaten Boyolali Tahun 2015. Komposisi penduduk
menurut jenis kelamin adalah pengelompokan penduduk berdasarkan
jenis kelaminnya.Komposisi ini untuk mengetahui perbandingan antara
jumlah penduduk laki-laki dan perempuan dalam satu wilayah tertentu.
Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan di daerah

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 9


/ negara tertentu disebut dengan perbandingan jenis kelamin atau rasio
jenis kelamin atau sex ratio.
Tabel 2.3
Komposisi Penduduk Menurut Jenis Kelamin
di Kabupaten Boyolali Tahun 2015
PENDUDUK SEX RATIO
NO KECAMATAN
LAKI-LAKI PEREMPUAN

1 Selo 14.932 14.123 105,73

2 Ampel 39.136 39.081 100,14

3 Cepogo 28.049 27.651 101,44

4 Musuk 29.718 29.699 100,06

5 Boyolali 34.150 34.767 98,23

6 Mojosongo 26.841 26.941 99,63

7 Teras 23.023 23.122 99,57

8 Sawit 15.686 15.740 99,66

9 Banyudono 24.907 25.147 99,05

10 Sambi 22.802 22.933 99,43

11 Ngemplak 40.638 39.934 101,76

12 Nogosari 32.671 31.871 102,51

13 Simo 23.649 23.238 101,77

14 Karanggede 21.425 21.092 101,58

15 Klego 22.237 21.697 102,49

16 Andong 28.657 28.651 102,02

17 Kemusu 21.088 20.534 102,70

18 Wonosegoro 24,229 23.537 101,94

19 Juwangi 15.411 15.111 101,99

Jumlah 489.449 484.869 100,90

Berdasarkan data di atas, di dapatkan sex ratio sebesar 100,90.


Artinya, dalam setiap 100 penduduk perempuan, terdapat 101 penduduk
laki-laki.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 10


3. Komposisi Penduduk Menurut Umur
Komposisi penduduk menurut umur menunjukkan rasio
ketergantungan. Rasio ketergantungan yaitu angka perbandingan yang
menunjukkan besar beban tanggungan dari kelompok usia produktif.
Usia produktif ( usia 15 – 64 tahun ) selain menanggung kebutuhan hidup
dirinya, juga menanggung kebutuhan hidup golongan usia muda ( usia 0 –
14 tahun ) dan golongan tua ( usia > 65 tahun ). Makin besar rasio
ketergantungan, makin besar beban yang ditanggung oleh kelompok usia
produktif.

Gambar 2.1
KOMPOSISI PENDUDUK MENURUT UMUR
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

Usia >65 th Usia 0-14 th


91,086 203,496

Usia 15-64
th 679,736

Berdasarkan data di atas, jumlah penduduk golongan usia muda


sebesar 203.496 jiwa, golongan usia produktif sebesar 679.736 jiwa serta
golongan usia tua sebesar 91,086 jiwa. Dari data tersebut dapat dihitung
bahwa rasio ketergantungan muda sebesar 29,94 rasio ketergantungan
tua sebesar 13,40 dan rasio ketergantungan total sebesar 43,34. Rasio
ketergantungan total 43,34 artinya, setiap 100 orang yang berusia kerja
(dianggap produktif ) mempunyai tanggungan sebanyak 43 orang yang
belum produktif dan dianggap tidak produktif lagi.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 11


D. KEADAAN EKONOMI
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan
pembangunan ekonomi, namun pada hakikatnya faktor-faktor tersebut
dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu faktor ekonomi dan faktor
nonekonomi. Faktor ekonomi yang mempengaruhi pertumbuhan dan
pembangunan ekonomi diantaranya adalah sumber daya alam, sumber
daya manusia, sumber daya modal, dan keahlian atau kewirausahaan.
Sumber daya manusia juga menentukan keberhasilan pembangunan
nasional melalui jumlah dan kualitas penduduk. Jumlah penduduk yang
besar merupakan pasar potensial untuk memasarkan hasil-hasil produksi,
sementara kualitas penduduk menentukan seberapa besar produktivitas
yang ada.
Faktor nonekonomi mencakup kondisi sosial kultur yang ada di
masyarakat, keadaan politik, kelembagaan, dan sistem yang berkembang
dan berlaku.

Gambar 2.2
PENDUDUK KABUPATEN BOYOLALI USIA 10 TAHUN KE ATAS
MENURUT LAPANGAN PEKERJAAN UTAMA TAHUN 2016

Pertanian Tanaman Pangan


316,967
244,200
Perkebunan

Perikanan

Pertanian Lainnya

Industri Pengolahan

17,851 Perdagangan

1,415 Jasa

12,643 Angkutan
53,242 25,746
51,617 52,353 Lainnya

E. KEADAAN PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan salah satu indikator yang kerap ditelaah
dalam mengukur tingkat pembangunan manusia. Melalui pengetahuan,

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 12


pendidikan berkontribusi terhadap perubahan perilaku kesehatan.
Pengetahuan yang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan merupakan salah
satu pencetus yang berperan dalam mempengaruhi keputusan seseorang
untuk berperilaku sehat.

Gambar 2.3
PENDUDUK KABUPATEN BOYOLALI USIA LIMA TAHUN KE ATAS
MENURUT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN
TAHUN 2016
AKADEMI / PT / D IV, 2.70 AKADEMI / DIPLOMA
DIPLOMA, 0.72
PT / D IV
SLTP, 18.75
SD, 31.59 SLTP

SLTA

TIDAK/ BELUM TAMAT


TIDAK/ BELUM SLTA, 19.52 SD
TAMAT SD, 26.49
SD

Persentase penduduk umur 10 tahun yang melek huruf di Kabupaten


Boyolali mencapai 99,64 % sedangkan sebagian kecil sisanya 0,34 % masih
buta huruf (Profil Dinas Pendidikan dan Olahraga Tahun 2016). Untuk tingkat
pendidikan dari 845.077 orang paling banyak adalah berpendidikan SD
31,59%, kemudian yang tidak / belum tamat SD sebanyak 26,55%, tamat
SLTP 18,75%, tamat SLTA 19,56%, tamat Akademi / Diploma 0,72%, tamat PT
/ D IV 2,71%, dan tamat srata II/III sebanyak 0,18%

F. KEADAAN SOSIAL BUDAYA


Pertumbuhan penduduk yang signifikan akan berdampak pada
perubahan sosial kehidupan masyarakat Indonesia. Perubahan sosial
merupakan perubahan-perubahan dalam suatu masyarakat yang
mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap-
sikap dan pola-pola perilaku dalam masyarakat. Pengaruh pertumbuhan

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 13


penduduk terhadap perkembangan sosial di masyarakat diantaranya :
meningkatnya permintaan terhadap kebutuhan sandang, pangan,dan papan,
berkurangnya lahan tempat tinggal, meningkatnya investor yang datang,
meningkatnya angka pengangguran. Kondisi ini pun akan mempengaruhi
kondisi sosial budaya di masyarakat. Berikut gambaran masalah sosial
budaya berdasarkan data Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kabupaten Boyolali
Tahun 2015 (Boyolali dalam Angka 2016).

Gambar 2.4
PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

Keluarga Anak Balita Anak Wanita Rawan


Rentan, 1,203 Terlantar, 334 Terlantar, 1,348 Sosial
Ekonomi, 1,840 Lanjut Usia
Pengemis, 23
Korban Bencana Terlantar, 2,439
Alam, 325
Bekas
Keluarga berumah Narapidana, 12
Tak Layak
Huni, 7,792

Keluarga Fakir
Miskin, 131,357

G. KEADAAN PERILAKU MASYARAKAT


Untuk menggambarkan keadaan perilaku masyarakat yang
berpengaruh terhadap kesehatan akan disajikan beberapa indikator sebagai
berikut:
1. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS )
PHBS merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktekkan atas dasar
kesadaran sebagai hasil pembelajaran agar seseorang dapat menolong diri
sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan
kesehatan masyarakatnya. Ada 16 indikator PHBS tatanan rumah tangga,
Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 14
yaitu persalinan oleh tenaga kesehatan, memeriksakan kehamilan minimal 4
kali selama masa kehamilan, ASI eksklusif, penimbangan balita dan gizi
seimbang, air bersih, jamban sehat, sampah dan lantai kedap air, aktifitas
fisik, tidak merokok, cuci tangan pakai sabun, menggosok gigi, tidak
mengkonsumsi miras/narkoba, jaminan pemeliharaan kesehatan dan
pemberantasan sarang nyamuk.
Tahun 2016, terdapat 200.087 rumah tangga (80,33 %) yang dipantau
PHBS nya dari 249.090 rumah tangga yang tercatat di kabupaten Boyolali.
Dari jumlah rumah tangga yang dipantau tersebut, terdapat 163.895 rumah
tangga yang memenuhi syarat PHBS atau 81,91% (strata utama dan
paripurna). Tahun 2016 sudah melebihi target RPJMD untuk PBHS rumah
tangga sebesar 80 %.

Gambar 2.5
KONDISI PHBS RUMAH TANGGA
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

Rumah
tangga
belum ber
PHBS 36,192
Rumah
tangga ber
PHBS
163,895

2. Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat ( UKBM )


Peran serta masyarakat di bidang kesehatan sangat besar. Wujud
nyata dari bentuk peran serta masyarakat antara lain dengan muncul
dan berkembangnya UKBM. Indikator peran serta masyarakat dalam
UKBM berupa desa siaga aktif, Posbindu, Posyandu dan PKD. Dalam
desa siaga aktif, masyarakatnya dapat mengakses pelayanan kesehatan

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 15


dasar yang difungsikan oleh PKD, mengembangkan UKBM dan
menerapkan PHBS di rumah tangganya.
Target SPM 2016 untuk desa siaga aktif (tabel 71) adalah 80%. Di
Kabupaten Boyolali, terdapat 261 desa dan 6 kelurahan, untuk strata
desa sudah 100% desa nya telah menjadi desa siaga aktif dengan rincian
31 desa/kelurahan (11,61%) aktif pratama, 92 desa/kelurahan (34,46%)
aktif madya, 80 desa/kelurahan (29,96%) aktif purnama dan 70
desa/kelurahan (23,97%) aktif mandiri.
Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) merupakan kegiatan yang
diselenggarakan secara terintegrasi oleh kelompok aktif masyarakat
dalam upaya preventif dan promotif penyakit tidak menular. Saat ini
Posbindu sudah ada di 27 Puskesmas sebanyak 62 kelompok.
Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) (tabel 69) yang dikelola dan
diselenggarakan dari, oleh dan untuk serta bersama masyarakat guna
memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada
masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Pada saat
ini telah terdapat 1.809 posyandu yang terbagi menjadi strata pratama
berjumlah 65 posyandu (3,59%), strata madya berjumlah 513 posyandu
(28,36%), strata purnama berjumlah 764 (42,23%), strata mandiri467
posyandu (25,82%). Sehingga untuk Posyandu Aktif yang terdiri dari
posyandu strata purnama dan mandiri di Kabupaten Boyolali berjumlah
1.231 posyandu (68,05 %) (tabel 69).

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 16


Gambar 2.6
PROPORSI POSYANDU AKTIF
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
65

467
513 Aktif Pratama
Aktif Madya
Aktif Purnama
Aktif Mandiri
764

H. KEADAAN LINGKUNGAN
Dalam rangka memperkuat upaya penyehatan lingkungan guna
mengurangi faktor risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan pada
masyarakat, antara lain dengan upaya meningkatkan akses air minum dan
sanitasi dasar yang layak. Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
(STBM) di Kabupaten Boyolali dengan meningkatkan lingkungan yang
kondusif, peningkatan kebutuhan sanitasi dan peningkatan penyediaan
akses sanitasi, penerapan metode Community Led Total Sanitation (CLTS)
secara bertahap tercapainya Desa/Kalurahan Stop Buang Air Besar
Sembarangan (SBS) hingga tercapainya Distric Wide melalui pemberdayaan
masyarakat dengan pemicuan menggunakan metode Metodology
Participatory Assesmant Participatory Hygiene And Santitation Transformasi
(MPAPHAST), dan tahun 2016 telah dideklarasikan sebanyak 61 desa Stop
Buang Air Besar Sembarang (SBS). Kegiatan upaya penyehatan lingkungan
guna mengetahui rumah sehat dilakukan inspeksi sanitasi dan dilakukan
pembinaan khususnya pada rumah yang belum memenuhi syarat, demikian
juga pada sarana sanitasi untuk akses air minum layak berkualitas, tempat
tempat umum (TTU), tempat pengelolaan makanan (TPM) juga dilakukan uji
petik dan pembinaan.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 17


BAB III
SITUASI DERAJAT KESEHATAN
Derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh banyak faktor, baik yang
berasal dari faktor kesehatan seperti pelayanan kesehatan dan ketersediaan
sarana dan prasarana kesehatan maupun yang berasal dari luar kesehatan seperti
faktor ekonomi, pendidikan, lingkungan sosial, keturunan dan faktor lainnya.
Pembangunan kesehatan pada periode 2015-2019 adalah Program
Indonesia Sehat dengan sasaran meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi
masyarakat melalui melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang
didukung dengan perlindungan finansial dan pemeratan pelayanan kesehatan.
Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan 3 pilar utama yaitu
paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan
nasional:
1) Pilar Paradigma Sehat di lakukan dengan strategi pengarusutamaan
kesehatan dalam pembangunan, penguatan promotif preventif dan
pemberdayaan masyarakat;
2) Penguatan Pelayanan Kesehatan dilakukan dengan strategi peningkatan
akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem rujukan dan peningkatan
mutu pelayanan kesehatan, menggunakan pendekatan continuum of care
dan intervensi berbasis risiko kesehatan;
3) Jaminan Kesehatan Nasional dilakukan dengan strategi perluasan sasaran
dan benefit serta kendali mutu dan kendali biaya.

A. ANGKA KEMATIAN ( MORTALITAS )


Secara umum kejadian kematian pada manusia berhubungan erat
dengan permasalahan kesehatan sebagai akibat dari gangguan penyakit atau
akibat dari proses interaksi berbagai faktor yang secara sendiri – sendiri atau
bersama – sama mengakibatkan kematian dalam masyarakat.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 18


Salah satu indikator untuk menilai keberhasilan program
pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan selama ini adalah dengan
melihat perkembangan angka kematian dari tahun ke tahun. Besarnya
tingkat kematian dan penyakit utama yang terjadi pada periode terakhir
dapat dilihat dari berbagai uraian berikut :
1. Angka Kematian Ibu ( AKI)
Kematian ibu adalah kematian perempuan pada saat hamil atau
kematian dalam kurun waktu 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa
memandang lamanya kehamilan atau tempat persalinan, yakni kematian
yang disebabkan karena kehamilannya atau pengelolaannya, bukan
karena sebab-sebab lain seperti kecelakaan, terjatuh dll.
Pada tahun 2016, jumlah kematian ibu di Kabupaten Boyolali sebesar
16 orang atau AKI 111/100.000 KH. Angka ini sudah mencapai target
RPJMN 2015-2019 target 2019 adalah 306/100.000 KH. Jumlah ini
mengalami penurunan dibanding tahun 2015 dengan 21 orang kematian
ibu atau AKI 142,81/100.000 KH.

Gambar 3.1
ANGKA KEMATIAN IBU
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2011-2016
160
140
120 116.23 93.06 142.81
111.10
100 97.97
80 95.00
60
40
20
0
2011 2012 2013 2014 2015 2016

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 19


Dominasi kematian ibu pada tahun 2016 terjadi pada kematian ibu
nifas, yaitu 11 kasus atau 68,75%; kematian ibu hamil sebanyak 3 kasus
atau 18,75%; dan kematian ibu bersalin sebanyak 2 kasus atau 12,50%.

Gambar 3.2
PROPORSI KEMATIAN IBU BERDASARKAN MASA
KEJADIAN
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
Ibu Hamil
18.75%

Ibu Nifas
68.75%
Ibu Bersalin
12.50%

Tahun 2016 Penyebab kematian ibu paling banyak dikarenakan oleh


penyakit yang penyerta yang diderita ibu sebanyak 7 kasus (penyakit
hepatitis B, Asma Bronkhiale, Keganasan), 5 kasus karena
Preeklamsi/eklamsi, 2 kasus karena perdarahan , 1 kasus infeksi/sepsis,
dan 1 kasus disebabkan gangguan system peredaran darah.

Gambar 3.3
KEMATIAN IBU BERDASARKAN PENYEBAB
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
PENDARAHAN
INFEKSI 2
1

EKLAMSIA
5

GANGGUAN
SISTEM
LAIN-LAIN PEREDARAN
7 DARAH
1

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 20


Pada tahun 2016 ini, kasus kematian ibu dilaporkan oleh Puskesmas
Musuk I, 2 (dua) kasus kematian ibu, Puskesmas Karanggede 2 (dua)
kasus, Puskesmas Banyudono 2, 2 (dua) kasus, Puskesmas Ngemplak 2
kasus. Puskesmas Nogosari 2, Ampel 2, Mojosongo, Sambi 2, Simo,
Kemusu 2, Wonosegoro 2 masing–masing memberikan kontribusi 1
(satu) kasus kematian ibu, sedangkan ada 18 puskesmas tidak terdapat
angka kematian ibu.

Gambar 3.4
KEMATIAN IBU BERDASARKAN ASAL PUSKESMAS
KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KARANGGEDE 2
NOGOSARI 2
NGEMPLAK 2
BANYUDONO 2 2
MUSUK 1 2
WONOSEGORO 2 1
KEMUSU 2 1
SIMO 1
SAMBI 2 1
MOJOSONGO 1
AMPEL 2 1
JUWANGI 0
WONOSEGORO 1 0
KEMUSU 1 0
ANDONG 0
KLEGO 2 0
KLEGO 1 0
SAMBI 1 0
BANYUDONO 1 0
SAWIT 2 0
SAWIT 1 0
TERAS 0
BOYOLALI 3 0
BOYOLALI 2 0
BOYOLALI 1 0
MUSUK 2 0
CEPOGO 0
AMPEL 1 0
SELO 0

0 1 1 2 2 3

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 21


Tabel 3.1
KEMATIAN IBU (AKI) KAB. BOYOLALI TAHUN 2016
Penyebab
Ggn Sistem
JML peredaran
NO PUSKESMAS Hipertensi Lain
ABSOLUT Perdarahan Infeksi darah (
dlm lain
jantung,
Kehamilan
stroke, dll )
1 SELO 0 0 0 0 0 0
2 AMPEL I 0 0 0 0 0 0
3 AMPEL II 1 0 0 0 1 0
4 CEPOGO 0 0 0 0 0 0
5 MUSUK I 2 0 0 0 0 2
6 MUSUK II 0 0 0 0 0 0
7 BOYOLALI I 0 0 0 0 0 0
8 BOYOLALI II 0 0 0 0 0 0
9 BOYOLALI III 0 0 0 0 0 0
10 MOJOSONGO 1 0 0 0 0 1
11 TERAS 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT I 0 0 0 0 0 0
13 SAWIT II 0 0 0 0 0 0
14 BANYUDONO I 0 0 0 0 0 0
15 BANYUDONO II 2 0 1 0 0 1
16 NGEMPLAK 2 2 0 0 0 0
17 SAMBI I 0 0 0 0 0 0
18 SAMBI II 1 0 1 0 0 0
19 NOGOSARI 2 0 0 0 0 2
20 SIMO 1 0 0 0 0 1
21 KARANGGEDE 2 0 1 1 0 0
22 ANDONG 0 0 0 0 0 0
23 KLEGO I 0 0 0 0 0 0
24 KLEGO II 0 0 0 0 0 0
25 KEMUSU I 0 0 0 0 0 0

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 22


Penyebab
Ggn Sistem
JML peredaran
NO PUSKESMAS Hipertensi Lain
ABSOLUT Perdarahan Infeksi darah (
dlm lain
jantung,
Kehamilan
stroke, dll )
26 KEMUSU II 1 0 1 0 0 0
27 WONOSEGORO I 0 0 0 0 0 0
28 WONOSEGORO II 1 0 1 0 0 0
29 JUWANGI 0 0 0 0 0 0
JUMLAH 16 2 5 1 1 7

2. Angka Kematian Bayi ( AKB )


Kematian bayi adalah kematian yang terjadi antara saat setelah bayi
lahir sampai bayi belum berusia tepat satu tahun.
Angka Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya kematian bayi berusia
dibawah satu tahun, per 1000 kelahiran hidup pada satu tahun tertentu.
Pada tahun 2016, jumlah kematian bayi di Kabupaten Boyolali sebesar
113 bayi atau AKB 7,8/1.000 KH. Jumlah ini mengalami penurunan
dibanding tahun 2015 dengan 127 kematian bayi atau AKB
8,63/1.000KH. Dalam 5 tahun terakhir angka kematian Neonatal (AKN)
secara nasional tetap sama yakni 19/1000 kelahiran. Sementara untuk
Angka Kematian Pasca Neonatal (AKPN) 13/1000 KH dan target RPJMN
2019 24/1.000 KH dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 23


Gambar 3.5
ANGKA KEMATIAN BAYI ( AKB )
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
200
173
150 143 127

100 113
111
50

0
2012 2013 2014 2015 2016

Ada 3 Puskesmas yang tidak terdapat kasus kematian bayi yaitu


Puskesmas Boyolali I, Sambi I dan Sambi II. Kematian bayi terbanyak di
Kabupaten Boyolali di laporkan oleh Puskesmas Mojosongo yaitu
sebanyak 12 bayi, Puskesmas Ngemplak 8 bayi, Puskesmas Teras,
Andong, Kemusu II, Wonosegoro I masing-masing 7 bayi, 20 Puskesmas
lainnya menyumbangkan kematian bayi pada tahun 2016.
Penyebab kematian bayi paling besar karena BBLR 26,5%, asfiksia
24,8% sepsis 2,6%, kelainan bawaan 14.2%, Pneumonia 1,8%, Diare 2,6%,
kelainan bawaan 0,9% dan lain-lain 21,2%
Tabel 3.2.
KEMATIAN BAYI (AKB) KAB. BOYOLALI TAHUN 2016
kematian kematian
Kematian
NO PUSKESMAS Usia 7-28 Usia 29- 11 Total
Usia 0-6 hari
hari bulan
1 SELO 3 0 0 3
2 AMPEL I 2 1 0 3
3 AMPEL II 2 1 1 4
4 CEPOGO 0 2 2 4
5 MUSUK I 2 0 0 2
6 MUSUK II 3 1 0 4
7 BOYOLALI I 0 0 0 0
8 BOYOLALI II 1 0 0 1

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 24


kematian kematian
Kematian
NO PUSKESMAS Usia 7-28 Usia 29- 11 Total
Usia 0-6 hari
hari bulan
9 BOYOLALI III 1 0 0 1
10 MOJOSONGO 7 0 5 12
11 TERAS 7 0 0 7
12 SAWIT I 0 2 0 2
13 SAWIT II 2 1 1 4
14 BANYUDONO I 0 2 3 5
15 BANYUDONO II 3 1 1 5
16 NGEMPLAK 3 2 3 8
17 SAMBI I 0 0 0 0
18 SAMBI II 0 0 0 0
19 NOGOSARI 2 1 0 3
20 SIMO 3 0 1 4
21 KARANGGEDE 2 2 1 5
22 ANDONG 4 2 1 7
23 KLEGO I 0 1 0 1
24 KLEGO II 1 1 0 2
25 KEMUSU I 2 0 1 3
26 KEMUSU II 5 1 1 7
27 WONOSEGORO I 3 3 1 7
28 WONOSEGORO II 2 0 1 3
29 JUWANGI 2 2 2 6
JUMLAH 62 26 25 113

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 25


ATabel 3.3.
PENYEBAB KEMATIAN BAYI KAB. BOYOLALI 2016
Penyebab Kematian
No Pusk BB Asfi sep Kelai Pneu Diare Kelai Lain-
LR ksia sis nan moni nan lain
Bawa a saraf
an
1 SELO 2 1 0 0 0 0 0 0
2 AMPEL I 1 1 0 0 0 0 0 0
3 AMPEL II 2 1 0 0 0 0 0 1
4 CEPOGO 0 0 0 1 0 0 0 2
5 MUSUK I 1 0 0 1 0 0 0 1
6 MUSUK II 2 0 2 0 0 0 0 0
7 BOYOLALI I 0 0 0 0 0 0 0 0
8 BOYOLALI II 0 1 0 0 0 0 0 0
9 BOYOLALI III 0 1 0 0 0 0 0 0
10 MOJOSONGO 3 4 0 0 0 1 0 5
11 TERAS 2 5 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT I 1 1 0 0 0 0 0 0
13 SAWIT II 1 0 0 1 1 0 0 0
14 BANYUDONO I 0 2 0 0 0 0 0 3
15 BANYUDONO II 2 2 0 0 0 0 1 1
16 NGEMPLAK 5 0 0 0 0 0 0 3
17 SAMBI I 0 0 0 0 0 0 0 0
18 SAMBI II 0 0 0 0 0 0 0 0
19 NOGOSARI 1 1 0 1 0 0 0 2
20 SIMO 0 2 0 1 0 0 0 1
21 KARANGGEDE 3 1 0 0 0 0 0 1
22 ANDONG 3 2 0 1 0 0 0 1
23 KLEGO I 0 0 0 1 0 0 0 0
24 KLEGO II 0 0 0 2 0 0 0 0

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 26


25 KEMUSU I 0 0 0 2 0 0 0 1
26 KEMUSU II 0 4 1 1 0 1 0 0
27 WONOSEGORO I 1 0 0 2 1 0 0 0
28 WONOSEGORO II 0 1 0 1 0 0 0 1
29 JUWANGI 1 1 0 1 0 1 0 1
Jumlah 30 28 3 16 2 3 1 24

3. Angka Kematian Balita ( AKABA )


Angka Kematian Balita ( AKABA ) merupakan jumlah anak yang
meninggal sebelum mencapai usia 5 tahun yang dinyatakan dalam angka
per 1.000 kelahiran hidup. Pada tahun 2016, jumlah kematian balita di
Kabupaten Boyolali sebesar 126 balita atau AKABA 8,7/1.000 KH. Angka
ini sudah melebihi target penurunan angka kematian balita secara
Nasional yaitu 40/1.000 KH dalam Rencana Strategis Kementerian
Kesehatan Tahun 2015-2019. Jumlah ini mengalami penurunan
dibanding tahun 2015 dengan 140 kematian balita atau AKABA
9,5/1.000 KH.

Gambar 3.6
ANGKA KEMATIAN BALITA ( AKABA )
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
200
183
150
120 143 140
100 126.0

50

0
2012 2013 2014 2015 2016

Semua Puskesmas di Kabupaten Boyolali melaporkan kematian


balita. Untuk kematian balita terbanyak di Kabupaten Boyolali di
laporkan oleh Puskesmas Mojosongo dan Kemusu II sebanyak masing-

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 27


masing 2 balita , diikuti Puskesmas Selo, Boyolali I, Teras, Banyudono I,
Banyudono II, Sambi II, Ngemplak, Nogosari, dan Klego II masing-masing
1 balita. Ada 18 puskesmas yang tidak terdapat kematian balita.
Kematian balita disebabkan pneumonia 1 (satu) balita dan karena lain-
lain 12 (dua belas) balita.

B. ANGKA KESAKITAN ( MORBIDITAS )


1. Penyakit menular
Penyakit menular dapat didefinisikan sebagai sebuah penyakit yang
dapat ditularkan (berpindah dari orang satu ke orang yang lain, baik secara
langsung maupun perantara), yang disebabkan oleh sebuah agen biologi
berupa virus, bakteria atau parasit (seperti penyakit TBC dan Infulenza,
tempat makan dan minum yang kurang bersih pencuciannya seperti
penyakit Hepatitis, atau tifus, jarum suntik dan transfusi darah seperti HIV
AIDS dan Hepatitis ), bukan disebabkan faktor fisik (seperti luka bakar) atau
kimia (seperti keracunan).
a. P2 TB BTA Positif
1) Case NotificationRate (CNR)KasusBaru TB ParuBTA positif
Angka Kesakitan TB paru BTA positif Kabupaten Boyolali pada tahun
2016 sebesar 13,55 per 100.000 penduduk (132 kasus baru),
sedangkan angka kesakitan TB seluruh kasus sebesar 18,89 per
100.000 penduduk (184 kasus) sebagaimana terlihat pada grafik
berikut ini :

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 28


Gambar 3.7
CASE NOTIFICATION RATE (CNR) KASUS BARU TB PARU BTA (+)
PER PUSKESMAS DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 13.55

NGEMPLAK 12.12
ANDONG 11.36
JUWANGI 9.09
NOGOSARI 9.09
KEMUSU 2 7.58
TERAS 7.58
BOYOLALI 1 6.06
WONOSEGORO 2 4.55
BANYUDONO 1 3.79
MOJOSONGO 3.79
SAWIT 1 3.03
AMPEL 1 3.03
KEMUSU 1 2.27
SAWIT 2 2.27
MUSUK 1 2.27
WONOSEGORO 1 1.52
KLEGO 1 1.52
SAMBI 2 1.52
SAMBI 1 1.52
BOYOLALI 3 1.52
CEPOGO 1.52
KARANGGEDE 0.76
BANYUDONO 2 0.76
MUSUK 2 0.76
AMPEL 2 0.76
KLEGO 2 0.00
SIMO 0.00
BOYOLALI 2 0.00
SELO 0.00

0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 10.00 12.00 14.00 16.00

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 29


Gambar 3.8
CASE NOTIFICATION RATE (CNR) SELURUH KASUS TB PER
PUSKESMAS DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 18.89

ANDONG 11.96
NGEMPLAK 8.70
JUWANGI 8.15
NOGOSARI 8.15
TERAS 8.15
KEMUSU 2 7.07
MOJOSONGO 6.52
AMPEL 1 5.98
BOYOLALI 1 5.43
WONOSEGORO 2 4.35
BANYUDONO 1 2.72
MUSUK 1 2.72
CEPOGO 2.72
KEMUSU 1 2.17
KLEGO 1 2.17
BANYUDONO 2 2.17
SAWIT 2 2.17
SAWIT 1 2.17
SAMBI 1 1.63
WONOSEGORO 1 1.09
SAMBI 2 1.09
BOYOLALI 3 1.09
KARANGGEDE 0.54
SIMO 0.54
MUSUK 2 0.54
KLEGO 2 0.00
BOYOLALI 2 0.00
AMPEL 2 0.00
SELO 0.00

0.00 5.00 10.00 15.00 20.00

Angka penemuan kasus baru TB paru BTA positif sebesar 13,55%.


CDR Kabupaten Boyolali pada tahun 2016 ditargetkan 30% (Nasional
>70%) belum tercapai, bila dilihat CDR per Puskesmas dan Rumah Sakit
masih dibawah target Renstra Dinas Kesehatan, ada 6 Puskesmas yang
sudah mencapai target kabupaten yaitu Puskesmas Ngemplak,
Puskesmas Andong, Puskesmas Juwangi, Puskesmas Nogosari,
Puskesmas Kemusu II Puskesmas Teras. Sedangkan CDR 0% untuk
Puskesmas Selo, Boyolali II, Simo, Klego II. Adapun data untuk masing –
masing puskesmas sebagaimana terlihat pada grafik dibawah ini :

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 30


Gambar 3.9
ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA (+) (CDR) PER
PUSKESMAS
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 6.52

NGEMPLAK 9.18
ANDONG 8.61
JUWANGI 6.89
NOGOSARI 6.89
KEMUSU 2 5.74
TERAS 5.74
BOYOLALI 1 4.59
WONOSEGORO 2 3.44
BANYUDONO 1 2.87
MOJOSONGO 2.87
SAWIT 1 2.30
AMPEL 1 2.30
KEMUSU 1 1.72
SAWIT 2 1.72
MUSUK 1 1.72
WONOSEGORO 1 1.15
KLEGO 1 1.15
SAMBI 2 1.15
SAMBI 1 1.15
BOYOLALI 3 1.15
CEPOGO 1.15
KARANGGEDE 0.57
BANYUDONO 2 0.57
MUSUK 2 0.57
AMPEL 2 0.57
KLEGO 2 0.00
SIMO 0.00
BOYOLALI 2 0.00
SELO 0.00

0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 10.00

2) Angka Kesembuhan (CR) dan angka keberhasilan pengobatan (SR)


Keberhasilan pengobatan penderita TB diukur berdasarkan
hasil pencapaian Angka Kesembuhan (Cure Rate) dan Angka Sukses
Pengobatan (Succes Rate). Target angka kesembuhan TB adalah
sebesar 85% dan angka sukses pengobatan sebesar 90%.
Pencapaian angka kesembuhan TB Kabupaten Boyolali
tahun 2016 sebesar 35,71% (2015 : 71,33%), masih dibawah target
Renstra yaitu 85%, bila dibandingkan tahun sebelumnya mengalami
penurunan. Ada 2 Puskesmas yang sudah mencapai target yaitu

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 31


Puskesmas Ampel II dan Puskesmas Sambi I. Distribusi per
Puskesmas dan Rumah Sakit sebagaimana terlihat pada grafik
dibawah ini :

Gambar 3.10
ANGKA KESEMBUHAN (CR) TB PARU BTA (+) PER PUSKESMAS
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 35.71

SAMBI 1 100.00
AMPEL 2 100.00
TERAS 80.00
KARANGGEDE 77.78
SAWIT 1 75.00
MUSUK 1 66.67
MOJOSONGO 60.00
WONOSEGORO 1 50.00
KEMUSU 2 50.00
BOYOLALI 1 37.50
WONOSEGORO 2 33.33
KEMUSU 1 33.33
NOGOSARI 33.33
ANDONG 26.67
JUWANGI 25.00
AMPEL 1 25.00
KLEGO 2 0.00
KLEGO 1 0.00
SIMO 0.00
NGEMPLAK 0.00
SAMBI 2 0.00
BANYUDONO 2 0.00
BANYUDONO 1 0.00
SAWIT 2 0.00
BOYOLALI 3 0.00
BOYOLALI 2 0.00
MUSUK 2 0.00
CEPOGO 0.00
SELO 0.00

0.00 20.00 40.00 60.00 80.00 100.00 120.00

Sedangkan angka sukses pengobatan tahun 2016 sebesar 65,00%


(2015: 84,73%), masih dibawah target Renstra. Bila dibandingkan
tahun sebelumnya mengalami penurunan. Sedangkan angka
kematian selama pengobatan sebesar 2,14 % (3 orang). Distribusi

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 32


per Puskesmas dan Rumah sakit sebagaimana terlihat pada grafik
dibawah ini :

Gambar 3.11
ANGKA KEBERHASILAN PENGOBATAN (SR) TB PARU BTA (+)
PER PUSKESMAS DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 65.00
AMPEL 2 200.00
SAMBI 1 150.00
KARANGGEDE 133.33
MUSUK 1 133.33
MOJOSONGO 120.00
ANDONG 106.67
WONOSEGORO 1 100.00
BANYUDONO 2 100.00
TERAS 100.00
AMPEL 1 100.00
SAWIT 1 75.00
KEMUSU 2 70.00
WONOSEGORO 2 66.67
KEMUSU 1 66.67
KLEGO 1 50.00
NOGOSARI 41.67
BOYOLALI 1 37.50
SAWIT 2 33.33
JUWANGI 25.00
KLEGO 2 0.00
SIMO 0.00
NGEMPLAK 0.00
SAMBI 2 0.00
BANYUDONO 1 0.00
BOYOLALI 3 0.00
BOYOLALI 2 0.00
MUSUK 2 0.00
CEPOGO 0.00
SELO 0.00

0.00 50.00 100.00 150.00 200.00 250.00

b. P2 HIV/AIDS
Penemuan kasus baru HIV/AIDS tahun 2016 sebanyak 68 kasus,
mengalami penurunan bila dibanding tahun 2015 sebanyak 72 kasus.
Pada tahun 2016 dilaporkan kasus baru HIV sebanyak 45, kasus baru
AIDS sebanyak 23, dengan jumlah kematian karena AIDS sebanyak 6
serta jumlah kasus sipilis sebanyak 1 kasus. Diharapkan penemuan
kasus HIV lebih banyak dari AIDS, sehingga kematian karena AIDS bisa
Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 33
dicegah dengan pemberian obat ARV sedini mungkin. Tersedianya
Layanan VCT, CST pada RSUD Pandan Arang, RSUD Banyudono, RSUD
Simoserta Klinik IMS Puskesmas Boyolali 1, Ampel 1, Ngemplak,
Karanggede, Banyudono 1; serta tersedianya SDM yang telah dilatih
VCT sebanyak 7 orang serta adanya dukungan penjangkauan oleh LSM
(SPEKHAM dan Peduli Kasih) dan dukungan dana hibah Global Fund for
AIDS, penemuan kasus baru HIV semakin banyak.

Gambar 3.12
KASUS BARU HIV-AIDS DAN KEMATIAN PER TAHUN
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

80
26 23
60

40
46 45
20

0
2015 2016

AIDS HIV

Bila dilihat dari grafik dibawah ini, proporsi penderita HIV/AIDS


didominasi kaum laki-laki 69,11% perempuan 30,89%. Sedangkan
penderita sipilis laki- laki 100% dan perempuan 0%.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 34


GAMBAR 3.13
PROPORSI PENDERITA HIV/AIDS MENURUT JENIS
KELAMIN
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

32.90

67.10

LAKI-LAKI PEREMPUAN

Gambar 3.14
PROPORSI PENDERITA SIFILIS [MS] MENURUT JENIS
KELAMIN
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

0.00

100.00

LAKI-LAKI PEREMPUAN

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 35


GAMBAR 3.15
PROPORSI PENDERITA HIV/AIDS PER GOLONGAN UMUR
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
0.00
0.00 0.00
22.03

46.43
81.55

≤ 4 TAHUN 5 - 14 TAHUN 15 - 19 TAHUN


20 - 24 TAHUN 25 - 49 TAHUN ≥ 50 TAHUN

GAMBAR 3.16
PROPORSI PENDERITA SIFILIS [MS] PER GOLONGAN
UMUR
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
0.00 0.00 0.00

0.00

0.00

100.00

≤ 4 TAHUN 5 - 14 TAHUN 15 - 19 TAHUN


20 - 24 TAHUN 25 - 49 TAHUN ≥ 50 TAHUN

Bila dilihat dari golongan umur, sebagian besar penderita baik HIV-
AIDS dan Sipilis didominasi pada usia produktif 25- 49 tahun.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 36


c. P2 ISPA
Pada tahun 2016 perkiraan penderita pneumonia pada balita
sebesar 9.769 balita sementara cakupan penderita pneumonia yang
ditemukan dan ditangani sebesar 0,35% (34 kasus). Bila dibandingkan
pada tahun sebelumnya tahun 2015kasus menurun sebesar 0,10%.
Cakupan penemuan penderita pneumonia pada balita masih
rendah, hal ini disebabkan karena belum semua kasus dilaporkan
selain belum diterapkannya pendekatan MTBS sehingga dalam
pendeteksian dini penderita pneumonia masih kurang sehingga
penanganan yang dilakukan petugas sering terlambat/ kurang pasti.

d. P2 Diare
Pada tahun 2016 perkiraan penderita diare seluruh penduduk
Kabupaten Boyolali sebesar 20.850 kasus sementara cakupan
penemuanpenderita yang ditangani sebesar 39,2%( 8,182 kasus) . Bila
dibandingkan tahun sebelumnya, tahun 2015 sebesar
37,2%mengalamipeningkatan.Rendahnya cakupan penemuandiare,
antara lain disebabkan karena belum semua kasus diare dilaporkan
baik dari Rumah Sakit Negeri/Swasta, laporan dokter praktek serta
laporan dari kader.
Distribusi cakupan penemuan diare per Puskesmas dapat dilihat pada
grafik dibawah ini :

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 37


Gambar 3.17
CAKUPAN PENEMUAN DIARE YANG DITANGANI PER
PUSKESMAS
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 39.20

SAWIT 2 355.74
BANYUDONO 1 108.67
MOJOSONGO 100.00
SAWIT 1 79.91
KLEGO 1 70.12
WONOSEGORO 1 68.61
WONOSEGORO 2 68.29
MUSUK 2 65.98
BANYUDONO 2 65.87
SELO 64.81
SAMBI 1 63.92
NGEMPLAK 62.29
BOYOLALI 2 59.50
CEPOGO 54.95
SAMBI 2 45.92
AMPEL 1 44.73
MUSUK 1 33.19
BOYOLALI 1 11.39
JUWANGI 9.95
ANDONG 8.94
KEMUSU 2 0.00
KEMUSU 1 0.00
KLEGO 2 0.00
KARANGGEDE 0.00
SIMO 0.00
NOGOSARI 0.00
TERAS 0.00
BOYOLALI 3 0.00
AMPEL 2 0.00

0.00 50.00 100.00 150.00 200.00 250.00 300.00 350.00 400.00

e. P2 Kusta
Kabupaten Boyolali termasuk daerah Endemis rendah (LE) Kusta, angka
penemuan kasus baru kusta tahun 2016 NCDR sebesar 2,46/100.000
penduduk (24 kasus), bila dibanding pada tahun 2015 sebesar
1,2/100.000 penduduk mengalami peningkatan. Kasus kusta yang
ditemukan dominan jenis MB dibanding PB, pada golongan umur ≥15
tahun sementara proporsi laki-laki (50%) dan perempuan (50%). Angka
cacat tingkat 0 sebesar 0/100.000 penduduk dengan Release From
Treatment/RFT 50%.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 38


Indonesia pada tahun 2000 dinyatakan Eliminasi Kusta dengan
prevalensi <1/10.000 penduduk, demikian juga untuk Kabupaten
Boyolali tahun 2016 prevalensi kusta sebesar 0,12/10.000 penduduk.
Namun demikian kegiatan case finding tetap dilakukan selain
surveilans kasus.
f. Demam Berdarah Dengue (DBD)
Angka kesakitan (IR) dan angka kematian (CFR) DBD di Kabupaten
Boyolali,target IR < 50/100.000 pendudukdan CFR < 2% adalah IR DBD
pada tahun 2016 sebesar 88,2/100.000 penduduk (859kasus), tahun
2015 sebesar 50,2/100.000 penduduk (484 kasus), sedangkan CFR DBD
pada tahun 2016sebesar 1,4% (12 orang) tahun 2015 sebesar 1,9% (9
orang). Insident Rate dan CFR per Puskesmas dapat dilihat pada grafik
dibawah ini :

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 39


Gambar 3.18
INCIDENT RATE (IR) DBD PER PUSKESMAS
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 859

NGEMPLAK 186
NOGOSARI 74
TERAS 70
SAMBI 1 57
BANYUDONO 1 49
SAWIT 2 40
BANYUDONO 2 36
BOYOLALI 1 31
WONOSEGORO 1 29
SAWIT 1 29
MUSUK 1 29
BOYOLALI 3 27
CEPOGO 25
MOJOSONGO 21
AMPEL 1 21
SIMO 18
KARANGGEDE 16
KEMUSU 1 14
KLEGO 1 14
KEMUSU 2 13
BOYOLALI 2 13
WONOSEGORO 2 11
ANDONG 11
JUWANGI 9
SAMBI 2 8
MUSUK 2 6
SELO 2
KLEGO 2 0
AMPEL 2 0

0 200 400 600 800 1,000

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 40


Gambar 3.19
ANGKA KEMATIAN (CFR) DBD PER PUSKESMAS
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 1.4

MUSUK 1 10.34
KLEGO 1 7.14
MOJOSONGO 4.76
WONOSEGORO 1 3.45
BOYOLALI 1 3.23
NOGOSARI 2.70
TERAS 1.43
NGEMPLAK 1.08
JUWANGI 0
WONOSEGORO 2 0
KEMUSU 2 0
KEMUSU 1 0
ANDONG 0
KLEGO 2 0
KARANGGEDE 0
SIMO 0
SAMBI 2 0
SAMBI 1 0
BANYUDONO 2 0
BANYUDONO 1 0
SAWIT 2 0
SAWIT 1 0
BOYOLALI 3 0
BOYOLALI 2 0
MUSUK 2 0
CEPOGO 0
AMPEL 2 0
AMPEL 1 0
SELO 0

0 2 4 6 8 10 12

Pada tahun 2016 terjadi peningkatan kasus DBD , sedangkan kasus


yang meninggal mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan bahwa
pengendalian vektor dalam memutus mata rantai penularan DBD perlu
ditingkatkan, salah satu program intervensi yang dilaksanakan dengan
peningkatan peran serta masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan-
kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), PJB serta abatisasi
oleh kader, selain kegiatan fogging dalam upaya penanggulangan
kasus.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 41


Gambar 3.20
PROPORSI PENDERITA DBD MENURUT JENIS
KELAMIN KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

49.59%

50.41%

Laki-laki Perempuan

g. Malaria
Kasus Malaria di Kabupaten Boyolali jarang ditemukan, laporan kasus
yang ada berasal dari kasus import, penderita habis melakukan
perjalanan dari luar jawa. Pada tahun 2016 dilaporkan tidak ada kasus
malaria, dengan angka kesakitan (Annual Parasite Incidense/API
sebesar 0/1000 penduduk.

1. Penyakit Tidak Menular ( PTM )


Ruang lingkup kegiatan P2TM sebagai berikut :
a. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah meliputi :
1) Angina Pektoris
2) Infark Miokard Akut
3) Dekompensasio kordis
4) Hipertensi
5) Stroke
b. Penyakit Diabetus Melitus meliputi:
1) DM tergantung insulin
2) DM tidak tergantung insulin
c. Penyakit Kanker meliputi :

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 42


1) Kanker hati
2) Kanker Bronkus
3) Kanker Mammae
4) Kanker Cervic
d. Penyakit Kronik meliputi :
1) PPOK
2) Asma Bronkilae
e. Kecelakaan Lalu Lintas
Upaya pengendalian deteksi dini faktor resiko PTM dilakukan melalui
kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) Penyakit Tidak Menular
(PTM), dengan melibatkan peran aktif masyarakat untuk meningkatkan
kemandirian masyarakat dalam deteksi dini faktor resiko PTM.
Data Penyakit Tidak Menular yang dilaporkan pada tahun 2016
sebanyak 13.468, dengan menderita hipertensi 8.353 orang kemudian
disusul oleh Diabetus Melitus sebanyak 2.307 orang. Untuk Obesitas yang
dilakukan pemeriksaan 51.519 yang menderita obesitas 2.732 (5,30%).
Dari 147.091 WUS sebanyak 2.276 dilakukan pemeriksaan deteksi dini
kanker leher rahim dengan metode IVA tes dan Kanker payudara dengan
pemeriksaan klinis (CBE) didapatkan hasil 2,81% (64 orang) IVA test positif
dan 0,62 % (14 orang) ada benjolan di payudara.
Jumlah kasus baru PTM terpilih sebagaimana pada diagram dibawah
ini :

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 43


Gambar 3.21
JUMLAH KASUS PTM TERBANYAK
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

9000 8353
8000
7000
6000
5000
4000
3000 2307
2000 1449
1000 273 381
85
0
KANKER PPOK STROKE ASMA DM HIPERTENSI
BRONCHIALE

Gambar 3.22
PENGUKURAN TEKANAN DARAH PENDUDUK > 18 TAHUN PER JENIS KELAMIN
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

100%
80% 37.44%
26.51%
60%
40%
20% 9.26% 9.17%
0%
LAKI-LAKI PEREMPUAN

Bila dilihat dari grafik diatas, jumlah penduduk umur ≥ 18 tahun yang
dilakukan pengukuran tekanan darah dilaporkan sebanyak 256.221 orang,
Dari jumlah penduduk laki-laki yang dilakukan pengukuran tekanan darah
26,51% sedangkan perempuan 37,44%. Angka kejadian hipertensi
penduduk laki-laki sebesar 9,26% penduduk perempuan sebesar 9,17%.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 44


Gambar 3.23
PEMERIKSAAN OBESITAS PENDUDUK > 15 TAHUN PER JENIS KELAMIN
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

100%
5.62 7.18
50%
4.92 5.55
0%
LAKI-LAKI PEREMPUAN
PEMERIKSAAN OBESITAS OBESITAS

Bila dilihat dari grafik diatas, jumlah penduduk umur ≥15tahun yang
berkunjung ke Puskesmas dilaporkan sebanyak 795.136 orang, yang
dilakukan pemeriksaan obesitas penduduk laki-laki sebanyak 5,62% (20.058
orang) dan yang mengalami obesitas sebanyak 4,92% (986 orang)
sedangkan perempuan 7,18% (31.461 orang) dan yang obesitas penduduk
perempuan sebanyak 5,55% (1.746 orang). Sedangkan cakupan
pemeriksaan obesitas sebesar 6,48% (51,519 orang), cakupan obesitas
sebesar 5,30% (2.732 orang).
2. Penyakit yang dapat dicegah dengan Immunisasi (PD3I)
Penyakit yang termasuk dalam PD3I antara lain yaitu Difteri,
Pertusis, Tetanus Neonatorum, Campak, Hepatitis B dan Polio. Difteri
adalah infeksi akut yang disebabkan bakteri Corynebacterium diphteriae
ditandai dengan pembentukan membran di kerongkongan dan aliran
udara lainnya yang menyebabkan sulit bernapas. Pertusis adalah penyakit
membran mukosa pernapasan dengan gejala demam ringan, bersin,
hidung berair dan batuk kering. Tetanus adalah penyakit infeksi akut dan
sering fatal yang mengenai sistem saraf yang disebabkan infeksi bakteri
dari luka terbuka. Ditandai dengan kontraksi otot tetanik dan hiperrefleksi
yang mengakibatkan trismus (rahang terkunci), spasme glotis, spasme otot
umum, opistotonus, spasme respiratoris, serangan kejang dan paralisis.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 45


Tetanus Neonatorum adalah suatu bentuk tetanus infeksius yang berat
dan terjadi selama beberapa hari pertama setelah lahir, disebaabkan oleh
faktor – faktor seperti tindakan perawatan sisa tali pusat, yang tidak
higienis dan kekurangan imunisasi maternal.
Tahun 2016 di Kabupaten Boyolali tidak terdapat kasus diphteri,
tetanus neonatorum, polio maupun hepatitis B, namun terdapat kasus
Pertusis 1 kasus di Puskesmas Sambi I dan campak sebanyak 17 kasus (7
laki-laki dan 10 perempuan ) dengan Case Fatallty Rate / CFR 0%. Terdapat
penurunan kasus campak di bandingkan pada tahun 2015 sebanyak 33
kasus.

Gambar 3.24
JUMLAH KASUS CAMPAK
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2011-2016
140
120 122
100
80
70
60
40
42.00 11
20 17
33
0
2011 2012 2013 2014 2015 2016

Adapun kasus campak di Kabupaten Boyolali dilaporkan oleh


Puskesmas Selo, Boyolali I, Teras, Sawit II, Banyudono I, Ngemplak, dan
Juwangi. Kasus campak terbanyak dilaporkan oleh Puskesmas Kemusu II
yaitu 4 kasus.
h. STATUS GIZI MASYARAKAT
1. Persentase Berat Bayi Lahir Rendah ( BBLR )
Bayi berat lahir rendah merupakan kondisi bayi dengan komplikasi.
Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi dengan berat lahir kurang dari

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 46


2500 gram tanpa memandang masa gestasi (IDAI ;2004). Data BBLR tahun
2016 Kabupaten Boyolali, di laporkan jumlah BBLR sebanyak 360 kasus
atau 2,5% dari total 14.389bayi lahir yang di timbang. Tahun 2015
dilaporkan 382 kasus atau 2,4% dari total 15.913 bayi lahir yang
ditimbang. Dari data diatas maka terdapat kenaikan 0,1% kasus BBLR
dibanding tahun 2015 .

Gambar 3.25
PERSENTASE KASUS BBLR
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2011-2016
3 2.5
2.4
2.5
1.96
2 1.7
1.8 1.54
1.5

0.5

0
2011 2012 2013 2014 2015 2016

Persentase BBLR terbanyak di laporkan oleh Puskesmas Karanggede


yaitu sebesar 29 kasus, dan 27 Puskesmas lain memberikan konstribusi
kasus BBLR ini.Untuk Puskesmas Boyolali III tidak ada kasus BBLR.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 47


Gambar 3.26
PERSENTASE KASUS BBLR DI PUSKESMAS KABUPATEN
BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 2.50

KLEGO 2 7.87
KEMUSU 1 6.33
AMPEL 2 6.04
KARANGGEDE 5.60
BANYUDONO 1 4.60
SELO 4.52
MUSUK 2 4.38
TERAS 4.08
SAWIT 2 3.59
WONOSEGORO 2 3.46
SAMBI 1 3.30
MOJOSONGO 2.74
JUWANGI 2.67
CEPOGO 2.62
KEMUSU 2 2.28
NOGOSARI 2.01
SAMBI 2 1.94
SIMO 1.87
ANDONG 1.33
WONOSEGORO 1 1.28
AMPEL 1 1.21
MUSUK 1 1.08
NGEMPLAK 1.04
BOYOLALI 2 0.99
BANYUDONO 2 0.98
KLEGO 1 0.91
SAWIT 1 0.47
BOYOLALI 1 0.38
BOYOLALI 3 0.00

0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 8.00 9.00

2. Persentase Balita dengan Berat Badan di Bawah Garis Merah (BGM/D)


Tahun 2016, dilaporkan sejumlah 512(0,97%) balita dengan berat
badan di bawah garis merah dari 58.913 balita yang ditimbang. Kasus
yang paling banyak terdapat di Puskesmas Klego I yaitu sebesar 83 kasus.
Ada 5 Puskesmas yang tidak terdapat balita dengan berat badan di bawah
garis merah yaitu Puskesmas Cepogo, Puskesmas Boyolali I, Puskesmas
Boyolali III, Puskesmas Mojosongo dan Puskesmas Wonosegoro II

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 48


3. Balita dengan Gizi Buruk
Dengan dasar penghitungan Berat Badan dibanding Umur ( BB/U )
tahun 2016, ditemukan balita mengalami gizi buruk 10 kasus. Tahun 2015
di laporkan 14 kasus balita gizi buruk. Sehingga pada tahun 2016 terjadi
penurunan kasus balita gizi buruk.
Penemuan balita gizi buruk terbanyak di laporkan oleh Puskesmas
AmpelI sebanyak 3kasus.

Gambar 3.27
PERSENTASE KASUS BBLR DI PUSKESMAS KABUPATEN
BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 10

AMPEL 1 3
WONOSEGOR… 1
ANDONG 1
KARANGGEDE 1
SAWIT 1 1
MOJOSONGO 1
MUSUK 2 1
AMPEL 2 1
JUWANGI 0
WONOSEGOR… 0
KEMUSU 2 0
KEMUSU 1 0
KLEGO 2 0
KLEGO 1 0
SIMO 0
NOGOSARI 0
NGEMPLAK 0
SAMBI 2 0
SAMBI 1 0
BANYUDONO 2 0
BANYUDONO 1 0
SAWIT 2 0
TERAS 0
BOYOLALI 3 0
BOYOLALI 2 0
BOYOLALI 1 0
MUSUK 1 0
CEPOGO 0
SELO 0

0 2 4 6 8 10 12

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 49


BAB IV
SITUASI UPAYA KESEHATAN

Upaya kesehatan yang dilaksanakan terdiri dari 2 unsur utama yaitu Upaya
Kesehatan Masyarakat ( UKM ) dan Upaya Kesehatan Perorangan ( UKP ). Upaya
Kesehatan Masyarakat adalah setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah
dan atau masyarakat serta swasta untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan
serta mencegah dan menanggulangi timbulnya masalah kesehatan di masyarakat.
Upaya Kesehatan Masyarakat mencakup upaya promosi kesehatan, pemeliharaan
kesehatan, pemberantasan penyakit menular, pengendalian penyakit tidak
menular, penyehatan lingkungan dan penyediaan sanitasi dasar, perbaikan gizi
masyarakat, kesehatan jiwa, pengamanan sediaan farmasi dan alat kesehatan,
pengamanan zat adiktif dan bahan berbahaya serta penanggulangan bencana dan
bantuan kemanusiaan.
Upaya Kesehatan Perorangan adalah setiap kegiatan yang dilakukan oleh
pemerintah dan atau masyarakat serta swasta untuk memelihara dan
meningkatkan kesehatan serta mencegah dan menyembuhkan penyakit serta
memulihkan kesehatan perorangan. Upaya Kesehatan Perorangan mencakup
upaya – upaya promosi kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan rawat jalan,
pengobatan rawat inap, pembatasan dan pemulihan kecacatan yang ditujukan
terhadap perorangan.

A. PELAYANAN KESEHATAN DASAR


Upaya pelayanan kesehatan dasar merupakan langkah awal yang
sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dengan demikian pemberian pelayanan kesehatan dasar secara tepat dan
cepat diharapkan sebagian besar masalah kesehatan masyarakat sudah dapat
diatasi. Berbagai pelayanan kesehatan dasar yang dilaksanakan oleh fasilitas
pelayanan kesehatan adalah sebagai berikut :

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 50


1. Pelayanan Kesehatan Ibu
Pelayanan kesehatan ibu meliputi pelayanan kesehatan secara
holistik dari sejak hamil sampai dengan melahirkan, mendapat perhatian
prioritas guna mencetak bayi yang sehat pula.
a. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil
Standar pelayanan antenatal adalah minimal 4 kali selama
kehamilan guna menjamin perlindungan terhadap ibu hamil, untuk
mendeteksi dini faktor resiko, pencegahan dan penanganan
komplikasi. Terdapat indikator cakupan K1 sebagai pemeriksaan
antenatal pertama kali oleh tenaga kesehatan, dan K4 untuk jumlah
ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali.
Target SPM 2016 untuk K4 adalah 95%. Cakupan K4 di
Kabupaten Boyolali tahun 2016 di laporkan sebesar 94,09%. Terjadi
peningkatan2.09 % dari Tahun 2015 92% .

Gambar 4.1
CAKUPAN K4 IBU HAMIL DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN
2012-2016
95.00%
94.00% 94.30% 94.09%
93.00%
92.46%
92.00% 92.00%
91.00%
90.38%
90.00%
89.00%
88.00%
2012 2013 2014 2015 2016

Cakupan K4 tertinggi tahun 2016, dilaporkan oleh Puskesmas


Andong yaitu 105,15% untuk K4 lebih besar dari K1 dikarenakan K4
tahun ini sebagian ibu hamil yang K1nya di tahun sebelumnya.cakupan
terendah adalah Puskesmas Sambi II sebesar 39,55%.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 51


Gambar 4.2
CAKUPAN K4 PUSKESMAS
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

KABUPATEN 94.09

ANDONG 105.15
SELO 105.10
MUSUK 2 104.48
MUSUK 1 99.59
BOYOLALI 1 98.56
NOGOSARI 98.39
KEMUSU 2 97.99
NGEMPLAK 95.53
KLEGO 1 95.53
CEPOGO 94.95
TERAS 94.85
BANYUDONO 1 94.75
KARANGGEDE 94.02
JUWANGI 93.31
BANYUDONO 2 93.27
WONOSEGORO 2 93.02
SIMO 92.76
BOYOLALI 2 90.48
SAWIT 1 90.00
WONOSEGORO 1 89.65
SAWIT 2 89.50
AMPEL 1 88.59
SAMBI 1 88.32
AMPEL 2 88.18
KEMUSU 1 87.10
MOJOSONGO 86.46
BOYOLALI 3 85.86
KLEGO 2 85.71
SAMBI 2 39.55

0.00 20.00 40.00 60.00 80.00 100.00 120.00

b. Pelayanan Ibu Nifas


Pelayanan kesehatan ibu nifas adalah pelayanan kesehatan
sesuai standar pada ibu hamil mulai 6 jam sampai 42 hari pasca
bersalin oleh tenaga kesehatan. Untuk mendeteksi dini komplikasi
pada ibu nifas, diperlukan pemantauan pemeriksaan terhadap ibu nifas
dengan melakukan kunjungan nifas sebanyak minimal 3 kali. Cakupan
pelayanan nifas di Kabupaten Boyolali tahun 2016 sebesar 99,63% dari

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 52


14.422 ibu nifas, lebih tinggi 0,53% dibanding tahun 2015 dengan
capaian cakupan 99,10%.

Gambar 4.3
CAKUPAN PELAYANAN NIFAS
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
105.00% 99.63%
100.00%
97.70%
95.00% 99.10%
90.00% 90.82%
88.75%
85.00%
80.00%
2012 2013 2014 2015 2016

c. Ibu Hamil Mendapat Fe


Program penanggulangan anemia gizi besi pada ibu hamil
dilaksanakan dengan memberikan 90 tablet besi (Fe) kepada ibu hamil
selama periode kehamilannya. Cakupan pemberian tablet besi (Fe)
dapat dihitung berdasarkan cakupan pemberian tablet besi pertama
(Fe1) adalah ibu hamil pada masa tri mester I (pertama) yang sudah
mendapatkan paling sedikit 30 tablet besi (Fe) dan tablet besi ke-3
(Fe3) adalah ibu hamil sampai dengan tri mester III (ketiga) yang sudah
mendapatkan paling sedikit 90 tablet besi (Fe).

Tabel 4.1
Cakupan Ibu Hamil Mendapat Fe
TAHUN Dibandingkan
NO INDIKATOR dgn Thn
2013 2014 2015 2016
Sebelumnya
1 Fe 1 ( 30 ) 94,51 101,99 97,22 100,00 ( 2,78%)
2 Fe 3 ( 90 ) 90,29 94,54 92,74 94,09 ( 1,35%)

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 53


Pada tahun 2016 cakupan pemberian tabletbesi (Fe1)
dibandingkan tahun 2015 terjadi peningkatansebesar 2,78%.Semua
puskesmasmempunyai cakupan Fe-1 100%, Cakupan paling tinggi oleh
Puskesmas Boyolali I yaitu 101,27%.

Gambar 4.4
CAKUPAN PEMBERIAN TABLET BESI PERTAMA (Fe - 1) DI
KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 100

BOYOLALI 1 101
JUWANGI 100
WONOSEGORO 2 100
WONOSEGORO 1 100
KEMUSU 2 100
KEMUSU 1 100
ANDONG 100
KLEGO 2 100
KLEGO 1 100
KARANGGEDE 100
SIMO 100
NOGOSARI 100
NGEMPLAK 100
SAMBI 2 100
SAMBI 1 100
BANYUDONO 2 100
BANYUDONO 1 100
SAWIT 2 100
SAWIT 1 100
TERAS 100
MOJOSONGO 100
BOYOLALI 3 100
BOYOLALI 2 100
MUSUK 2 100
MUSUK 1 100
CEPOGO 100
AMPEL 2 100
AMPEL 1 100
SELO 100

99 100 100 101 101 102

Target pemberian tablet besi 90 tablet ( Fe 3) selama kehamilan


sebesar 95% hasil cakupan pemberian tabletbesi ke-3 (Fe-3) pada
tahun 2016 sebesar 94,14% seperti terlihat pada tabel di bawah,

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 54


capaian terendah pada Puskesmas Klego II(85,71%) dan yang masih
dibawah target ada 20 Puskesmas, serta 9 Puskesmas sudah di atas
target.
Grafik Cakupan Pemberian Tablet Besi Ke-3 (Fe-3)
Gambar 4.5
CAKUPAN PEMBERIAN TABLET BESI KE - 3 (Fe - 3)
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 94.14

ANDONG 105.15
SELO 105.10
MUSUK 2 104.48
BOYOLALI 1 100.73
MUSUK 1 99.59
NOGOSARI 98.39
KEMUSU 2 97.99
NGEMPLAK 95.53
KLEGO 1 95.53
CEPOGO 94.95
TERAS 94.85
BANYUDONO 1 94.75
KARANGGEDE 94.02
JUWANGI 93.31
BANYUDONO 2 93.27
WONOSEGOR… 93.02
SIMO 92.76
BOYOLALI 2 90.48
SAWIT 1 90.00
WONOSEGOR… 89.65
SAWIT 2 89.50
SAMBI 2 88.94
AMPEL 1 88.59
SAMBI 1 88.32
AMPEL 2 88.18
KEMUSU 1 87.10
MOJOSONGO 86.46
BOYOLALI 3 85.86
KLEGO 2 85.71

0.00 20.00 40.00 60.00 80.00 100.00 120.00

2. Pelayanan Kesehatan Bayi


Indikator kesehatan bayi meliputi kunjungan neonatal, kunjungan
bayi dan neonatal dengan komplikasi yang ditangani.
a. Persentase Neonatal Resiko Tinggi (Resti) Komplikasi Ditangani

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 55


Neonatus komplikasi adalah neonatus dengan penyakit dan
kelainan yang dapat menyebabkan kesakitan, kecacatan, dan kematian,
dihitung berdasarkan 15% dari jumlah bayi baru lahir.
Cakupan neonatal resiko tinggi tahun 2016 sebesar 1.167 (54,0%)
dari 2.160 perkiraan jumlah neonatal risti. Dari 1.167 neonatal yang
mengalami komplikasi tertangani 1.079 (92,5%) dan sebanyak 88 (7,5%)
neonatal tidak tertangani. Cakupan ini lebih rendah 41,7% dibanding
tahun 2015 sebesar 95,70% dari 2.354 perkiraan jumlah neonatal risti.

Gambar 4.6
CAKUPAN NEONATAL RESTI DITANGANI
BERDASARKAN PERKIRAAN JUMLAH NEONATAL RISTI
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
120.00%
95.70%
100.00% 91.20%
92.50%
80.00% 87.91% 71.80%
60.00%
40.00%
20.00%
0.00%
2012 2013 2014 2015 2016

b. Cakupan Kunjungan Neonatus


Pelayanan kesehatan neonatus adalah pelayanan kesehatan
sesuai standart yang diberikan oleh tenaga kesehatan yang kompeten
kepada neonatus sedikitnya 3 kali selama periode 0-28 hari setelah
lahir.
Cakupan kunjungan neonatus lengkap (KN 3) di Kabupaten
Boyolali tahun 2016 dilaporkan sebesar 92,1% naik1% dibanding tahun
2015 yang dilaporkan sebesar 91,1%.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 56


Gambar 4.7
CAKUPAN KN 3
KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
98.00%
97.00% 97.33%
96.00% 96.10%
95.00%
94.00% 93.90%
93.00%
92.00% 92.08%
91.00% 91.10%
90.00%
89.00%
88.00%
87.00%
2012 2013 2014 2015 2016

c. Cakupan Kunjungan Bayi


Kunjungan Bayi adalah kunjungan bayi (umur 1-12 bulan)
termasuk neonatus (umur 1-28 hari) untuk memperoleh pelayanan
kesehatan sesuai dengan standar oleh dokter, bidan, perawat yang
memiliki kompetensi klinis kesehatan, paling sedikit 4 kali (bayi), 2 kali
(neonatus) di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
Pelayanan kesehatan bayi meliputi pemberian immunisasi dasar (
BCG, DPT/HB 1-3, Polio 1-4, Campak),stimulasi deteksi intervensi dini
tumbuh kembang ( SDIDTK ) bayi dan penyuluhan perawatan
kesehatan bayi ( meliputi konseling ASI eksklusif, pemberian makanan
pendamping ASI sejak usia 6 bulan, perawatan dan tanda bahaya bayi
sakit /MTBS, pemantauan pertumbuhan dan pemberian vitamin A
kapsul biru pada usia 6-11 bulan ).
Cakupan kunjungan bayi di Kabupaten Boyolali tahun 2016
dilaporkan sebesar 100%. Cakupan kunjungan bayi tahun 2015 102,9%
tahun 2014 sebesar 97,40% tahun 2013 dilaporkan sebesar 96,46%
dan tahun 2012 sebesar 67,47%.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 57


Gambar 4.8
CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
150.00%
96.46% 97.40% 102.90%
100.00%
100.00%
67.47%
50.00%

0.00%
2012 2013 2014 2015 2016

3. Cakupan Pelayanan Kesehatan Anak Balita


Cakupan pelayanan anak balita adalah jumlah anak balita (usia 12 -59
bulan) yang memperoleh pemantauan pertumbuhan minimal 8 kali di
suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
Cakupan pelayanan kesehatan anak balita di Kabupaten Boyolali
tahun 2016 dilaporkan sebesar 79,7%. Cakupan pelayanan kesehatan anak
balita tahun 2015 dilaporkan sebesar 98,12%.

Gambar 4.9
CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN ANAK BALITA
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
150.00%
96.33% 98.12%
100.00% 78.61%
98.79%
50.00% 79.71%

0.00%
2012 2013 2014 2015 2016

4. Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat


Cakupan penjaringan siswa SD dan setingkat adalah pemeriksaan
kesehatan umum, kesehatan gigi dan mulut siswa SD dan setingkat melalui
penjaringan kesehatan terhadap murid kelas 1 SD dan Madrasah Ibtidaiyah
yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bersama tenaga kesehatan

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 58


terlatih (guru dan dokter kecil) di satu wilayah kerja pada kurun waktu
tertentu
Tahun 2016, data hasil penjaringan menunjukkan cakupan
penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat sebesar 100%. Tahun 2015
hasil cakupan menunjukkan 100%.
5. Pelayanan Imunisasi
a. Cakupan Desa yang Mencapai Universal Child Immunization ( UCI )
Pencapaian Universal Child Immunization ( UCI ) pada dasarnya
merupakan proyeksi terhadap cakupan atas imunisasi dasar secara
lengkap pada bayi ( 0 – 11 bulan ). Desa UCI merupakan gambaran desa
/ kelurahan dengan cakupan minimal ≥ 80 % jumlah bayi yang ada di
desa tersebut sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap dalam
waktu satu tahun. Standar pelayanan minimal bidang kesehatan
menetapkan target 100 % desa / kelurahan UCI untuk setiap kabupaten
/ kota.
Cakupan desa / kelurahan UCI di Kabupaten Boyolali pada tahun
2016 mencapai 100%. Cakupan pada tahun 2015 yaitu 98,1 %.

Gambar 4.10
CAKUPAN DESA UCI
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
101.00%
100.00%
100.00%

99.00%

98.00% 99.25% 98.10%


97.00%
98.10%
97.00%

96.00%

95.00%
2012 2013 2014 2015 2016

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 59


b. Cakupan Immunisasi Bayi
Program immunisasi dasar yang wajib diberikan pada bayi adalah
BCG, Hepatitis B, DPT-HB , Polio dan Campak yang diberikan saat bayi
berusia 9 bulan. Indikator imunisasi dasar lengkap adalah tercapainya
imunisasi Campak.
Renstra Kabupaten Boyolali tahun 2016 untuk cakupan
pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi 0-11 bulan adalah 95%.
Cakupan imunisasi Campak pada bayi di Kabupaten Boyolali tahun
2016 menunjukkan hasil sebesar 106,2%. Tahun 2015 hasil cakupan
imunisasi Campak pada bayi sebesar 104,85%. Terjadi peningkatan
cakupan imunisasi Campak pada tahun 2016 sebesar 1,35%.
Puskesmas dengan cakupan immunisasi dasar lengkap bayi di bawah
95% dilaporkan oleh Puskesmas Wonosegoro I, Musuk I dan
Wonosegoro II.

Gambar 4.11
CAKUPAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
106.00%
104.85%
104.00% 105.22%
102.00%
99.68%
100.00% 101.58%
100.45%
98.00%
96.00%
2012 2013 2014 2015 2016

c. Drop Out Immunisasi DPT-HB 1, Campak


Drop Out (DO) immunisasi bayi adalah bayi yang tidak
mendapatkan/berhenti imunisasi sesuai jadwal dan vaksin berikutnya.
Aksesbilitas pelayanan dilihat dari hasil cakupan imunisasi DPT -1,
efektifitas program dengan melihat hasil cakupan

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 60


imunisasi campak dan efisiensi program dengan melihat angka drop
out antara hasil cakupan immunisasi DPT-1 dan Campak.
Indikator drop out di Jawa Tengah adalah 5% atau -5%.Tahun
2014 drop out Immunisasi DPT-HB 1, Campak di Kabupaten Boyolali
sebesar -1,1%. Lebih tinggi di banding tahun 2015 dimana drop out
Immunisasi DPT-HB 1, Campak sebesar 0,61%. Namun demikian angka
tersebut sudah memenuhi standar maksimal yang disepakati di
Provinsi Jawa Tengah.
Gambar 4.12
DROP OUT IMUNISASI DPT-HB 1, CAMPAK
2.00% DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016

1.00% 0.60% 1.00%


0.45%
0.00%
2012 2013 2014 2015 2016
-1.00% -0.30% -1.10%

-2.00%

d. Cakupan Immunisasi TT pada Wanita Usia Subur ( WUS )


Immunisasi TT ( Tetanus Toksoid ) bertujuan terutama untuk
melindungi bayi baru lahir dari kemungkinan terkena kejang akibat
infeksi pada tali pusat ( Tetanus Neonaorum ). Immunisasi ini harus
diberikan melalui ibunya, karena janin belum dapat membentuk
kekebalan sendiri. Pemberian immunisasi TT dianjurkan pada pasangan
yang hendak menikah atau ibu hamil.
Tabel 4.2
Cakupan Imunisasi TT pada WUS dan Ibu Hamil
Indikator (%)
NO Tahun
TT1 TT2 TT3 TT4 TT5 TT2+
1 2015 44,4 44,3 15,4 9,2 12,44 76,20
2 2016 34,97 34,64 14,03 9,68 6,38 64,94

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 61


Gambar 4.13
CAKUPAN IMMUNISASI TT PADA WUS DAN IBU HAMIL
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012- 2016
350.00

300.00 114.10 TT5


250.00 TT4
88.75 92.54
200.00 TT3
76.20
17.20 TT2
64.94
150.00 8.30 21.60
7.80 TT1
19.60 21.80 7.30 58.60
100.00 51.28 51.80 15.40 6.38
44.30 14.03
63.50 34.64
50.00
52.10 34.97
50.45 44.40
0.00
2012 2013 2014 2015 2016

6. Pelayanan Kesehatan Gigi


a. Rasio Tambal-Cabut Gigi Tetap
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas meliputi
kegiatan pelayanan dasar kesehatan gigi dan upaya kesehatan gigi
sekolah. Indikasi perhatian dari masyarakat adalah bila tumpatan gigi
tetap semakin bertambah, berarti banyak masyarakat lebih
memperhatikan kesehatan gigi yang merupakan preventif sebelum gigi
tetap betul-betul rusak dan harus dicabut. Sedang pencabutan gigi
tetap adalah tindakan kuratif dan rehabilitative yang merupakan
tindakan terakhir yang harus diambil oleh seorang pasien.
Target program kesehatan gigi yaitu perbandingan tumpatan
gigi dibandingkan pencabutan gigi tetap adalah >1. Tahun 2016 Rasio
Tambal-Cabut Gigi Tetap di Kabupaten Boyolali sebesar 0,70%.
Menurun 0,10% di banding tahun 2015 yang dilaporkan sebesar 0,80%.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 62


Hal ini menunjukkan bahwa kecenderungan masyarakat lebih banyak
melakukan pencabutan gigi di banding tumpatan gigi tetap.

Gambar 4.14
RASIO TAMBAL-CABUT GIGI TETAP
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
1.50%

1.00%
1.00%
0.80%
0.68% 0.66%
0.50% 0.77%

0.00%
2012 2013 2014 2015 2016

b. Murid SD/MI Mendapat Pemeriksaan Gigi dan Mulut


Kegiatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut lainnya adalah
Upaya Kesehatan Gigi Sekolah ( UKGS ) yang merupakan upaya
promotif dan preventif kesehatan gigi khususnya untuk anak sekolah.
Kegiatan UKGS berupa pendidikan / penyuluhan kesehatan gigi dan
mulut, pemeriksaan gigi pada seluruh murid untuk mendapatkan
murid yang perlu perawatan gigi serta rujukan kesehatan gigi dan
mulut bagi yang memerlukan.
Jumlah murid SD/MI di Kabupaten Boyolali tahun 2016 yang
diperiksa sebanyak 20.573 anak dan yang perlu mendapatkan
perawatan 8.601 anak. Cakupan siswa SD/MI yang mendapat
perawatan gigi sebesar 54,66% (4.701 anak).

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 63


Gambar 4.15
CAKUPAN SISWA SD YANG MENDAPAT PERAWATAN
GIGI
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016

80.00%
60.00% 42.18% 54.66%
68.15% 44.30%
40.00% 36.60%
20.00%
0.00%
2012 2013 2014 2015 2016

7. Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut ( Usila )


Pelayanan usia lanjut adalah pelayanan kesehatan sesuai standar
yang ada pada pedoman pada usia lanjut (60 tahun ke atas), di satu
wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Kegiatan Pembinaan Kesehatan
Usia Lanjut yang dilakukan melalui Puskesmas adalah pendataan sasaran
usia lanjut yang dilakukan paling tidak 2 kali setahun, penyuluhan
kesehatan usia lanjut, pembinaan kebugaran melalui senam usia lanjut
maupun rekreasi bersama, deteksi dini keadaan kesehatan dan
pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Tahun 2016, lanjut usia di Kabupaten Boyolali yang mendapat
pelayanan kesehatan 63,30% atau 86.650 orang dari total 136.882 orang
lanjut usia. Terjadi kenaikan cakupan pelayanan sebesar 19,89%.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 64


Gambar 4.16
PERSENTASE LANJUT USIA MENDAPAT PELAYANAN
KESEHATAN
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
80.00%

60.00% 63.30%
68.52% 54.18%
40.00% 43.41%
43.48%
20.00%

0.00%
2012 2013 2014 2015 2016

8. Upaya Promosi Kesehatan


Kesehatan sebagai hak asasi manusia merupakan salah satu unsur
kesejahteraan yang menjadi tanggung jawab setiap orang, keluarga dan
masyarakat serta didukung oleh pemerintah. Pembangunan kesehatan
ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan
hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajad kesehatan masyarakat
yang setinggi – tingginya sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya
manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Untuk itu upaya
kesehatan harus ditingkatkan secara terus menerus untuk memelihara dan
meningkatkan derajad kesehatan masyarakat dalam bentuk pencegahan
penyakit, peningkatan kesehatan, pengobatan penyakit dan pemulihan
kesehatan.
Promosi kesehatan merupakan upaya meningkatkan kemampuan
masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh dan untuk bersama
masyarakat agar mereka dapat menolong dirinya sendiri dan
mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat. Kegiatan
promosi kesehatan yang diselenggarakan diantaranya melalui penyuluhan.
Kegiatan penyuluhan adalah kegiatan intervensi sosial melalui proses
belajar bersama yang partisipatif dengan melibatkan penggunaan
komunikasi informasi pada perorangan atau kelompok untuk membantu
Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 65
masyarakat agar sadar, mengerti dan bisa melakukan perubahan perilaku
di bidang kesehatan.
Upaya penyuluhan pada tahun 2016 dilakukan oleh petugas/tenaga
kesehatan di Puskesmas. Sedangkan Dinas Kesehatan Kabupaten
mengadakan penyuluhan secara perorangan, kelompok, penyuluhan massa
yang dilaksanakan pada saat pengumpulan massa seperti Car Free Day,
peringatan Hari Kesehatan, pemasangan Billboard di tempat-tempat
strategis, pembagian leaflet pada saat hari AIDS sedunia.

9. Pelayanan Keluarga Berencana (KB)


a. Peserta KB Baru
Peserta/Akseptor KB baru adalah Pasangan Usia Subur ( PUS )
yang pertama kali menggunakan kontrasepsi setelah mengalami
kehamilan yang berakhir dengan keguguran atau kelahiran.
Target nasional untuk peserta KB baru sebesar 80%. Cakupan
peserta KB baru tahun 2016 sebanyak 13.320 (7,6%) dari jumlah PUS
yang ada yaitu 175.996. Peserta KB baru tersebut sebagian besar
menggunakan kontrasepsi Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang /
Non MKJP sebanyak 60,5% dan sebagian lagi menggunakan Metode
Kontrasepsi Jangka Panjang / MKJP sebanyak 39,2% dengan rincian
sebagai berikut :
Tabel 4.2
Cakupan Peserta KB Baru Tahun 2016
MKJP NON MKJP
MOW MOP IUD Implant Suntik Pil Kondom
50 490 1.617 3.099 7.133 588 363

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 66


Gambar 4.17
CAKUPAN PESERTA KB BARU MKIP DAN NON MKIP
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012- 2016
80.00%
70.00% 62.23% 69.90%
61.80%
60.00% 57.10% 60.50%
50.00% 42.90%38.20%
37.77%
40.00% 39.50%
30.00% 30.10%
20.00%
10.00% MKJP
0.00% NON MKJP
2012 2013 2014 2015 2016

b. Peserta KB Aktif
Peserta/Akseptor KB aktif adalah peserta KB Pasangan Usia
Subur ( PUS ) yang pada saat ini masih menggunakan salah satu cara
alat kontrasepsi. Cakupan peserta KB aktif menunjukkan tingkat
pemanfaatan kontrasepsi diantara PUS
Tahun 2016, cakupan peserta KB aktif di Kabupaten Boyolali
sebesar 128.546 (73,0%) dari total PUS 175.996 yang ada.

Gambar 4.18
CAKUPAN PESERTA KB AKTIF
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016

100.00% 85.63% 87.80%


80.00%
80.10%
60.00% 75.76% 73.00%
40.00%
20.00%
0.00%
2012 2013 2014 2015 2016

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 67


B. PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN PENUNJANG
1. Komplikasi Kebidanan yang Ditangani
Komplikasi kebidanan adalah kesakitan pada ibu hamil, ibu bersalin
dan ibu nifas yang dapat mengancam jiwa ibu dan atau bayi.
Komplikasi kebidanan yang ditangani adalah ibu hamil, bersalin dan
nifas dengan komplikasi yang mendapatkan pelayanan sesuai standar pada
tingkat pelayanan dasar dan rujukan. Target SPM tahun 2016 untuk
cakupan penanganan ibu hamil dengan komplikasi adalah 80%.
Tahun 2016, cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani di
Kabupaten Boyolali mencapai 1.832(59,7%) komplikasi dari seluruh
perkiraan 3.068 ibu hamil dengan komplikasi. Angka perkiraan Ibu hamil
dengan komplikasi adalah 20% dari jumlah ibu hamil. Maka dari perkiraan
ibu hamil yang mengalami komplikasi dan tertangani sebanyak 1.816
(99,13%) dan 16 (0.87%) tidak tertangani.

Gambar 4.19
CAKUPAN KOMPLIKASI KEBIDANAN YANG DITANGANI
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
150.00%
99.96% 131.30%
121.00%
110.87%
100.00% 99.13%

50.00%

0.00%
2012 2013 2014 2015 2016

2. Neonatus dengan Komplikasi yang Ditangani


Neonatus adalah bayi berumur 0 – 28 hari. Neonatus dengan
komplikasi adalah neonatus dengan penyakit dan kelainan yang dapat
menyebabkan kesakitan, kecacatan, dan kematian. Neonatus dengan
komplikasi yang ditangani adalah neonatus komplikasi yang mendapat
Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 68
pelayanan oleh tenaga kesehatan yang terlatih, dokter, dan bidan di
sarana pelayanan kesehatan.
Target SPM 2016 untuk neonatus dengan komplikasi yang ditangani
sebesar 80%. Tahun 2016 untuk neonatus dengan komplikasi ditangani
1.079 (92,5%) dari kejadian neonatus yang mengalami komplikasi 1.167
kasus atau 54,0% dari perkiraan neonatus dengan komplikasi. Pada Tahun
2015 cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani 102,30%. Ini
artinya, capaian cakupan penanganan neonatus dengan komplikasi sudah
di atas SPM. untuk tahun 2016 angka cakupan neonatus dengan
komplikasi yang tertangani angkanya turun dari perkiraan berarti
kejadiaan neonatus dengan komplikasi menurun ini dikarenakan
penanganan yang sudah tepat saat antenatal care.

Gambar 4.20
CAKUPAN NEONATUS
DENGAN KOMPLIKASI YANG DITANGANI
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
120.00% 102.30%
100.00% 91.20%
92.50%
80.00%
87.91%
60.00% 71.80%
40.00%
20.00%
0.00%
2012 2013 2014 2015 2016

3. Pelayanan Gawat Darurat


Sarana kesehatan dengan kemampuan pelayanan gawat darurat
level 1 adalah tempat pelayanan gawat darurat yang memiliki dokter
umum on site (berada di tempat) 24 jam dengan kualifikasi GELS dan /
atau ATLS + ACLS, serta memiliki alat transportasi dan komunikasi.
Kemampuan gawat darurat yang dimaksud adalah upaya cepat dan tepat

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 69


untuk segera mengatasi puncak kegawatan yaitu henti jantung dengan
Resusitasi Jantung, Paru, dan Otak agar kerusakan organ yang terjadi
dapat dihindarkan atau ditekan sampai minimal dengan menggunakan
bantuan hidup dasar dan bantuan hidup lanjut. Sarana kesehatan yang
dimaksud dalam hal ini adalah klinik, puskesmas dan rumah sakit baik
rumah sakit umum maupun khusus.
Seluruh Puskesmas perawatan (14 Puskesmas) di Kabupaten
Boyolali pada tahun 2016 sudah memiliki kemampuan pelayanan gawat
darurat yang dapat diakses masyarakat. Sedangkan rumah sakit yang
mempunyai pelayanan gawat darurat sebanyak 11 rumah sakit (100%) dari
11 rumah sakit yang ada di wilayah Kabupaten Boyolali.
C. AKSES DAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN
1. Cakupan Rawat Jalan dan Rawat Inap
Cakupan rawat jalan adalah cakupan kunjungan rawat jalan baru di
sarana kesehatan pemerintah dan swasta di satu wilayah kerja pada kurun
waktu tertentu. Sarana kesehatan yang dimaksud meliputi rumah sakit
pemerintah dan swasta, puskesmas, klinik, praktek bersama dan
perorangan. Sedangkan cakupan total kunjungan rawat jalan dihitung
berdasarkan jumlah seluruh kunjungan baik lama maupun baru di wilayah
kerja pada kurun waktu tertentu.
Cakupan total kunjungan rawat jalan di Kabupaten Boyolali
sepanjang tahun 2016 tercatat sebanyak 815.237 kunjungan atau sebesar
83,7% dari jumlah penduduk, mengalami kenaikan dibandingkan tahun
sebelumnya dimana jumlah kunjungan rawat jalan sebanyak 753.179
kunjungan (78,1%). Kenaikan ini kemungkinan disebabkan kesadaran
masyarakat akan pentingnya kesehatan meningkat dengan memanfaatkan
sarana pelayanan kesehatan yang ada baik pemerintah ataupun swasta. Di
samping itu data yang berasal dari sarana kesehatan swasta sudah bisa
diolah dan direkapitulasi di Dinas Kesehatan. Dalam satu tahun jika dilihat

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 70


berdasarkan jenis kelamin, jumlah kunjungan pasien perempuan (97,2%)
lebih banyak dibandingkan kunjungan pasien laki-laki (67,7%).
Cakupan kunjungan rawat inap adalah cakupan kunjungan rawat inap
baru di sarana pelayanan kesehatan swasta dan pemerintah di satu
wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Sedangkan cakupan total
kunjungan rawat inap dihitung berdasarkan jumlah seluruh kunjungan
baik lama maupun baru di wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Pada
tahun 2016 jumlah total kunjungan rawat inap 72.519 (7,4%). Tahun 2015
total kunjungan rawat inap di wilayah Kabupaten Boyolali tercatat
sebanyak 86,239 kunjungan (8,9%). Maka terjadi penurunan kunjungan
rawat inap dari pada tahun 2015 sebanyak 1,5 %.
2. Kunjungan Kesehatan Jiwa
Pelayanan gangguan jiwa adalah pelayanan pada pasien yang
mengalami gangguan kejiwaan, yang meliputi gangguan pada perasaan,
proses pikir dan perilaku, yang menimbulkan penderitaan pada individu
dan atau hambatan dalam melaksanakan peran sosialnya.
Cakupan kunjungan kasus gangguan jiwa tahun 2016 di Kabupaten
Boyolali sebesar 0,19%. Cakupan ini lebih tinggi dari tahun 2015 yang
dilaporkan sebesar 0,11%.

Gambar 4.21
CAKUPAN KUNJUNGAN KASUS GANGGUAN JIWA
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2012-2016
0.60%
0.54%
0.50%
0.44%
0.40%
0.30%
0.20% 0.22%
0.18%
0.10% 0.11%
0.00%
2012 2013 2014 2015 2016

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 71


3. Indikator Pelayanan Rumah sakit
Penilaian tingkat keberhasilan pelayanan di rumah sakit biasanya
dilihat dari berbagai segi yaitu tingkat pemanfaatan sarana, mutu dan
efisisensi pelayanan. Beberapa indikator standar terkait dengan pelayanan
kesehatan yang dipantau antara lain pemanfaatan tempat tidur (Bed
Occupancy Rate / BOR), rata-rata lama hari perawatan (Length of Stay /
LOS), rata-rata tempat tidur dipakai (Bed Turn Over / BTO), rata-rata
selang waktu pemakain tempat tidur (Turn of Interval / TOR), persentase
pasien keluar yang meninggal (Gross Death Rate / GDR) dan persentase
pasien keluar yang meninggal ≥ 48 jam (Net Death Rate / NDR).
Pada tahun 2016 di Kabupaten Boyolali diketahui indikator pelayanan
kesehatan di rumah sakit menunjukkan angka BOR rata-rata
sebesar64,16% sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya (64,97%)
tetapi masih berada dalam kategori angka ideal yang diharapkan (60 –
85%). Angka LOS sebesar 3,49 hari menurun dibandingkan tahun
sebelumnya (3,52 hari). Untuk angka TOI sebesar 2,69 hari sedikit
meningkat dibandingkan tahun sebelumnya(2,06 hari) tetapi masih berada
dalam kategori ideal (1 – 3 hari). Untuk angka GDR dan NDR masing-
masing sebesar 17 dan 9 orang meningkat drastis dari tahun sebelumnya
sebesar 2,1 dan 1,0 orang.
4. Pelayanan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat
Jaminan Pemeliharaan adalah upaya pembiayaan kesehatan baik
keanggotaannya secara sukarela maupun wajib yang iurannya dibayarkan
oleh masyarakat dan pemberi kerja yang diselenggarakan dengan kendali
biaya dan kendali mutu. Jaminan pemeliharaan kesehatan di Kabupaten
Boyolali sesuai dengan adanya Program JKN dengan melalui kepesertaan
BPJS Kesehatan terdiri dari beberapa unsur yaitu PBI APBN, PBI APBD,
POLRI, Pemerintah Non PNS, Swasta, Pejabat Negara, Mandiri/ PBPU,

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 72


Pensiunan PNS/ TNI/POLRI/Pejabat, Veteran dan Perintis Kemerdekaan,
PNS, TNI, WNA.
Peserta BPJS di Kabupaten Boyolali adalah 590.988 jiwa, angka ini
berdasarkan sumber data dari BPJS Kesehatan Cab. Boyolali namun tidak
diperoleh data secara pilah gender di karenakan tidak ada pemilahan data
secara pilah gender.
Yang terdiri dari :
A. Penerima Bantuan Iuran ( PBI )
1. Penerima Bantuan Iuran ( PBI ) : 372.821
a. Penerima Bantuan Iuran dari APBN : 354.125
b. Penerima Bantuan Iuran dari APBD Kabupaten : 12.308
c. Penerima Bantuan Iuran dari APBD Provinsi : 6.388
B. Bukan Penerima Bantuan Iuran ( BPBI )
2. Bukan Penerima Bantuan Iuran ( BPBI )
a. Pekerja Penerima Upah (PPU) : 166.941
b. Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)
i. Pekerja Mandiri (PM) : 26.292
ii. Bukan Pekerja (BP) : 24.934

Gambar 4.22
PROPORSI KEPESERTAAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN
MASYARAKAT
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

4% 5%

28%

63%

PBI PPU BP PM

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 73


5. Ketersediaan Obat
Ketersediaan obat di Puskesmas untuk pelayanan primer, baik yang
dibeayai oleh anggaran pusat (vaksin dan obat kesehatan ibu dan anak),
maupun yang dibiayai oleh anggaran Dinas Kesehatan di tingkat
kabupaten, kota dan propinsi dijamin oleh sistem supplai publik. Dengan
sistem monitoring terpadu (LPLPO) ditingkat kabupaten dan propinsi,
ketersediaan obat di Puskesmas diupayakan selalu di atas 90 % setiap
waktu. Secara garis besar, ketersediaan, keterjangkauan dan supplai
obat ditentukan oleh pemilihan rasional (rational selection), harga
terjangkau (affordable pricing), pembiayaan yang cukup (adequate
financing) dan sistem supplai yang handal (reliable supply system). Tidak
semua obat yang beredar harus disediakan dalam sistem pelayanan.
Penyediaan obat di unit pelayanan didasarkan pada jenis obat yang
memenuhi kebutuhan pasien, yang memberikan manfaat klinik paling
optimal, dengan efek samping paling minimal serta paling “cost
effective”.
Indikator yang digunakan dalam lingkup ketersediaan obat adalah
ketersediaan obat itu sendiri (stok obat), pemakaian rata-rata obat per
bulan, tingkat kecukupan obat dan persentase tingkat kecukupan obat.
Tingkat kecukupan obat didefinisikan sebagai jumlah satuan waktu
(bulan) dimana jenis obat tertentu tersedia dalam jumlah yang cukup
sesuai pemakaian untuk digunakan dalam pelayanan kesehatan
masyarakat di wilayah tertentu.
Ketersediaan obat di Puskesmas Kabupaten Boyolali tahun 2016 di
tunjukkan pada lampiran Tabel 69.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 74


D. PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT
1. Pemberian ASI Eksklusif
Target cakupan pemberian ASI eksklusif tahun 2016di Kabupaten
Boyolali 70% , dari grafik cakupan pemberian ASI Eksklusif dibawah
Puskesmas yang sudah mencapai target ada 4 Puskesmas yaitu Puskesmas
Boyolali III, Puskesmas Klego II, Puskesmas Kemusu I dan Puskesmas
Wonosegoro I. Untuk Puskesmas yang masih di bawah target ada 25
Puskesmas.
Tabel 4.2
Cakupan ASI Eksklusif
TAHUN Dibandingkan
NO INDIKATOR 2015 Dgn Thn
2013 2014 2016
Sebelumnya

1 ASI Eksklusif 41,60 51,2 62,0 45,2 ( 6%)

Dibandingkan dengan tahun 2015, di tahun 2016 tidak tercapai


dikarenakan ada kendala :
1. Sarpras belum memenuhi, cuti pekerja wanita hanya 3 bulan
sedangkan penyediaan ruang laktasi belum terpenuhi di setiap
instansi
2. Kesadaran untuk memberikan asi eksklusif masih perlu ditingkatkan
terutama di tingkat desa

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 75


Gambar 4.23
GRAFIK CAKUPAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF
BAYI (0-6 BULAN) DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

KABUPATEN 45.52

BOYOLALI 3 96.3
KEMUSU 1 93.6
WONOSEGORO 1 91.1
KLEGO 2 81.5
TERAS 68.1
KLEGO 1 64.9
CEPOGO 64.9
ANDONG 63.7
KARANGGEDE 59.3
BOYOLALI 1 59.3
JUWANGI 57.7
SAMBI 2 50.2
SAWIT 2 48.8
SAWIT 1 47.9
BOYOLALI 2 47.2
SAMBI 1 45.3
AMPEL 1 42.7
KEMUSU 2 35.9
BANYUDONO 2 34.7
NGEMPLAK 34.6
NOGOSARI 32.1
WONOSEGORO 2 29.9
MUSUK 2 25.8
SIMO 21.1
BANYUDONO 1 17.7
MUSUK 1 15.7
AMPEL 2 13.1
SELO 11.0
MOJOSONGO 9.5

0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0

2. Pemberian Kapsul Vitamin A pada Bayi, Balita dan Ibu Nifas


Tujuan pemberian kapsul vitamin A pada anak balita adalah untuk
menurunkan prevalensi dan mencegah kekurangan vitamin A pada anak
balita. Kapsul vitamin A dosis tinggi terbukti efektif untuk mengatasi
masalah kekurangan vitamin A (KVA) pada masyarakat apabila
cakupannya> 90%. Bukti-bukti lain menunjukkan peranan vitamin A dalam
menurunkan secara bermakna angka kesakitan dan kematian anak, maka
selain untuk mencegah kebutaan pentingnya pemberiaan vitamin A saat

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 76


ini lebih dikaitkan dengan kelangsungan hidup, kesehatan dan
pertumbuhan anak.
Vitamin A penting untuk kesehatan mata dan mencegah kebutaan
serta meningkatkan daya tahan tubuh. Anak-anak yang mendapat cukup
vitamin A, bila terkena diare, campak atau penyakit infeksi lain, maka
penyakit-penyakit tersebut tidak mudah menjadi parah sehingga tidak
membahayakan jiwa anak.
Sasaran pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi adalah bayi (umur
6 – 11 bulan) diberikan kapsul vitamin A 100.000 SI, anak balita (umur 1 –
4 tahun) diberikan kapsul vitamin A 200.000 SI, dan ibu nifas diberikan 2
kali kapsul vitamin A 200.000 SI sehinggga bayinya akan memperoleh
vitamin A yang cukup melalui ASI. Vitamin A pada bayi (umur 6-11 bulan)
diberikan sekali pada bulan Februari atau Agustus dan untuk anak balita
enam bulan sekali yang diberikan secara serentak pada bulan Februari dan
Agustus. Sedangkan pemberian Kapsul vitamin A pada ibu nifas
diharapkan dapat dilakukan terintregasi dengan pelayanan kesehatan ibu
nifas. Namun dapat pula diberikan di luar pelayanan tersebut selama ibu
nifas tersebut belum mendapatkan kapsul vitamin A.
Tabel 4.3
Cakupan Pemberian Vit. A Pada Anak Balita
TAHUN Dibandingkan
NO INDIKATOR Dgn Thn
2014 2015 2016
Sebelumnya
1 Vit A 98,79 98,30 90,1 Turun
8,2

Cakupan pemberian vitamin A di Kabupaten Boyolali pada tahun


2016 menurun dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya,hanya ada

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 77


2 Puskesmas yang posisinya sudah diatas target (95%) yaitu Puskesmas
Boyolali II dan Klego II.
Dibandingkan dengan tahun 2015, tahun 2016 turun karena saat
selesai masa imunisasi seringkali balita sudah tidak aktif dibawa ke
Posyandu. Selain itu semakin banyak PAUD, sehingga saat penimbangan di
Posyandu tidak hadir.

Gambar 4.24
GRAFIK CAKUPAN PEMBERIAN PEMBERIAN KAPSUL VIT A ANAK
BALITA (UMUR 6-59 BULAN )
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

KABUPATEN 90.12

BOYOLALI 2 101.12
KLEGO 2 96.94
BANYUDONO 1 94.87
NOGOSARI 94.60
SELO 94.36
BOYOLALI 3 94.17
NGEMPLAK 94.14
KEMUSU 1 94.00
MOJOSONGO 93.81
MUSUK 1 92.83
SAWIT 1 91.43
SAWIT 2 91.22
AMPEL 2 91.20
KEMUSU 2 90.84
KEMUSU II 90.75
SAMBI 2 90.65
CEPOGO 90.25
KLEGO 1 90.24
KARANGGEDE 90.08
MUSUK 2 89.83
WONOSEGORO 2 89.70
BANYUDONO 2 89.06
TERAS 88.94
ANDONG 87.28
SAMBI 1 86.94
BOYOLALI 1 86.84
WONOSEGORO 1 86.12
AMPEL 1 84.86
SIMO 66.33

0.00 20.00 40.00 60.00 80.00 100.00 120.00

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 78


3. Pemantauan Pertumbuhan Balita
Salah satu upaya untuk meningkatkan keadaan gizi masyarakat
adalah melalui Usaha Perbaikan Gizi Keluarga (UPKG) yang sebagian
kegiatannya dilaksanakan di Posyandu. Penimbangan terhadap bayi dan
anak balita yang dilakukan di posyandu merupakan upaya masyarakat
memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dan anak balita yang
diintegrasikan dengan pelayanan kesehatan dasar lain. Partisipasi
masayarakat dalam penimbangan di posyandu tersebut digambarkan
dalam perbandingan jumlah balita yang ditimbang (D) dengan jumlah
balita seluruhnya (S). Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam
penimbangan di posyandu maka semakin baik pula data yang dapat
menggambarkan status gizi balita. Sedangkan bayi dan anak balita yang
mengalami kurang dalam pertambahan berat badan (BB) pada grafik
pertumbuhan dalam kartu menuju sehat ( KMS ) berada pada atau bawah
garis merah (BGM).
Tabel 4.4
Hasil Penimbangan Bayi dan Anak Balita
TAHUN Dibandingkan
NO INDIKATOR Dgn Thn
2014 2015 2016
Sebelumnya
D/S 82,10 82,00 81,9 Turun
1
0,1
Turun
2 BGM 1,0 0,9 0,87
0,03

a. Partisipasi Masyarakat (D/S) dalam Penimbangan Anak Balita di


Posyandu
Partisipasi masyarakat dalam penimbangan (D/S) anak Balita di
posyandu Kabupaten Boyolali pada tahun 2016 dapat dilihat pada

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 79


tabel diatas. Dari 29 Puskesmas yang dapat mencapai target (85%)
ada 11 Puskesmas dan yang dibawah target 18 Puskesmas. Untuk
yang paling tinggi Partisipasi masyarakatnya Puskesmas Ngemplak
dan Puskesmas Banyudono II yaitu 100%. Dibandingkan dengan
tahun 2015, tahun 2016 turun karena semakin banyak PAUD,
sehingga saat penimbangan di Posyandu tidak hadir. Selain itu saat
selesai masa imunisasi seringkali balita sudah tidak aktif dibawa ke
Posyandu.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 80


b. Balita dengan Berat Badan ada di Bawah Garis Merah (BGM) pada Kartu
Menuju Sehat (KMS)
BGM merupakan hasil penimbangan dimana berat badan balita berada di
bawah garis merah pada KMS. Dengan menggunakan KMS yang baru
semua anak dengan berat badan (BB) BGM berstatus gizi buruk menurut
indikator BB berdasarkan Umur pada anak balita, hal ini masih harus
dilihat tinggi badannya, jika tinggi badan sesuai umur masuk katagori
normal maka keadaan ini merupakan titik waspada bagi orang tua untuk
tidak terlanjur menjadi lebih buruk lagi, namun jika balita ternyata pendek
maka belum tentu anak tersebut berstatus gizi buruk.
Pada tahun 2016 jumlah anak dengan berat badan di bawah garis merah
berkisar pada angka 0,87%, dari 29 Puskesmas ada 17 Puskesmas dengan
angka BGM di bawah 1%, 11 Puskesmas diatas 1%,1 Puskesmas lebih dari
3% yaitu Klego I.
4. Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan
Kasus gizi buruk pada tahun 2016 sebanyak 10 anak, sedangkan pada
tahun 2015 jumlah kasus ada 14 anak berdasarkan jumlah kasus terjadi
penurunan kasus sebanyak 4 kasus, semua kasus yang ada/ditemukan
mendapat perawatan (100%) baik perawatan di rumah, rawat jalan
maupun yang membutuhkan rawat inap di rumah sakit.
Dari semua kasus yang ada berasal dari 8 Puskesmas dan nama-
nama Puskesmas tersebut dapat dilihat pada grafik dibawah ini.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 81


Gambar 4.26
GRAFIK KASUS GIZI BURUK MENDAPAT PERAWATAN
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

KABUPATEN 100.00

WONOSEGORO 1 100.00
ANDONG 100.00
KARANGGEDE 100.00
SAWIT 1 100.00
MOJOSONGO 100.00
MUSUK 2 100.00
AMPEL 2 100.00
AMPEL 1 100.00
JUWANGI 0.00
WONOSEGORO 2 0.00
KEMUSU 2 0.00
KEMUSU 1 0.00
KLEGO 2 0.00
KLEGO 1 0.00
SIMO 0.00
NOGOSARI 0.00
NGEMPLAK 0.00
SAMBI 2 0.00
SAMBI 1 0.00
BANYUDONO 2 0.00
BANYUDONO 1 0.00
SAWIT 2 0.00
TERAS 0.00
BOYOLALI 3 0.00
BOYOLALI 2 0.00
BOYOLALI 1 0.00
MUSUK 1 0.00
CEPOGO 0.00
SELO 0.00

0.00 20.00 40.00 60.00 80.00 100.00

5. Pemantauan Garam Beryodium Tingkat Masyarakat


Dalam rangka mengeliminir penyakit gondok sebagai akibat dari
kurangnya konsumsi Yodium pada makanan sehari hari maka pemerintah
mengadakan Program Penanggulangan Gangguan Akibat Kekurangan
Yodium (GAKY) dengan Universal Salt Yodin (USY) dengan target 90%
garam yang beredar dan di konsumsi masyarakat.
Pemantauan konsumsi garam yodium tingkat masyarakat ini diambil
melalui Posyandu yang ada didesa yaitu setiap ibu yang datang

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 82


diposyandu dengan membawa garam konsumsi untuk dilakukan test
kandungan Yodium dengan menggunakan tester Yodium/Yodina test.
Dari 29 Puskesmas dengan hasil yang telah mencapai Desa USY ada
10 Puskesmas, 2 Puskesmas 90%, 12 Puskesmas kurang dari 90% dan ada
5 Puskesmas tak ada data/melaporkan (Kemusu I, Simo, Nogosari, Boyolali
II dan Boyolali III).

Gambar 4.27
GRAFIK HASIL PEMANTAUAN GARAM BERYODIUM TINGKAT
MASYARAKAT
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
KABUPATEN 93.58

SAWIT 2 100.00
BOYOLALI 2 100.00
BOYOLALI 1 100.00
MUSUK 1 100.00
SAWIT 1 99.00
SELO 99.00
WONOSEGORO 2 98.90
AMPEL 1 98.90
SAMBI 1 98.60
KARANGGEDE 98.20
MOJOSONGO 98.20
NOGOSARI 98.10
BANYUDONO 2 98.00
BANYUDONO 1 96.50
MUSUK 2 96.30
KLEGO 2 96.20
AMPEL 2 96.20
CEPOGO 95.30
TERAS 94.20
SAMBI 2 91.00
NGEMPLAK 90.80
JUWANGI 90.20
WONOSEGORO 1 88.50
KEMUSU 2 84.60
KEMUSU 1 70.60
ANDONG 0.00
KLEGO 1 0.00
SIMO 0.00
BOYOLALI 3 0.00

0.00 20.00 40.00 60.00 80.00 100.00

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 83


E. UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menular dan tidak menular
yaitu program pelayanan kesehatan Puskesmas untuk mencegah dan
mengendalikan penularan penyakit menular/infeksi (misalnya TB, DBD, Kusta
dll). Tujuan program ini adalah menurunkan angka kesakitan, kematian
dan kecacatan akibat penyakit menular dan penyakit tidak menular. Prioritas
penyakit menular yang ditanggulangi adalah malaria, demam berdarah
dengue, diare, polio, filaria, kusta, tuberkulosis paru, HIV/AIDS, pneumonia,
dan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Prioritas
penyakit tidak menular yang ditanggulangi adalah penyakit jantung
dan gangguan sirkulasi seperti hipertensi, diabetes mellitus, asma dan kanker.
Kegiatan pokok program ini meliputi pencegahan dan penanggulangan faktor
risiko; peningkatan imunisasi, penemuan dan tatalaksana penderita;
peningkatan surveilens epidemiologi dan penanggulangan wabah;
peningkatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE); pencegahan dan
pemberantasan penyakit

F. PEMBINAAN KESEHATAN LINGKUNGAN DAN SANITASI DASAR


Upaya terwujudnya kondisi kesehatan lingkungan dan sanitasi dasar
di Kabupaten Boyolali dilakukan pembinaan, gambaran hasil pencapaian
kegiatan sebagai berikut:

1. Rumah sehat (tabel 58) tahun 2016 sebesar 67,78% naik 1,6% jika
dibanding tahun 2015 (66,18 %). Penentuan rumah sehat dilakukan melalui
inspeksi sanitasi rumah dan rumah yang belum memenuhi syarat dilakukan
pembinaan secara berkelanjutan, baik melalui kegiatan Klinik Sanitasi,
kunjungan rumah dsb. Berdasarkan per wilayah kerja Puskesmas rumah
sehat tertinggi diwilayah kerja Puskesmas Wonosegoro I (101,40%) dan
terendah diwilayah Puskesmas Klego I (6,14%). Meningkatnya kondisi

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 84


rumah yang sehat akan mengurangi faktor risiko terjadinya penularan
penyakit bagi penghuninya.

Gambar 4.28
JUMLAH RUMAH DIBINA DAN RUMAH MEMENUHI SYARAT
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

262,742
300,000
250,000 178,082
200,000
150,000
100,000 14,723
50,000
0
JUMLAH RUMAH DIBINA MEMENUHI SYARAT

2. Akses penduduk terhadap air minum yang layak sebesar 80,85 % (tabel 59)
yang bukan berasal dari jaringan perpipaan meliputi sumur gali terlindung,
sumur gali dengan pompa, sumur bor dengan pompa, terminal air, mata air
terlindung, penampungan air hujan dan jaringan perpipaan. Akses air
minum layak bagi penduduk terbanyak menggunakan Sumur Gali dengan
pompa (18,16%), Sumur Gali terlindung (16,36%) dan perpipaan (6,29%).
Upaya peningkatan akses terhadap air minum yang dilakukan antara lain
melalui program PAMSIMAS, pembinaan dan peningkatan kualitas sarana.
Meningkatnya akses penduduk terhadap air minum layak akan menurunkan
faktor resiko penyakit berbasis lingkungan

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 85


Gambar 4.29
PROPORSI AKSES PENDUDUK TERHADAP AIR MINUM LAYAK
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
39.90
37.79
40.00

35.00

30.00

25.00

20.00

15.00

10.00

5.00 0.85 0.36 0.10 0.83


0.00
SGL SGL DG SBR DG MA PAH PERPIPAAN
TERLINDUNG POMPA POMPA TERLINDUNG

3. Pengawasan kualitas air minum bagi penyelenggara air minum dilakukan


guna meningkatkan kualitas air minum agar air minum yang diproduksi
penyelenggara air minum dapat memenuhi syarat kesehatan (sesuai
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.
492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum).
Pengawasan dilakukan dengan inspeksi sanitasi dan pengambilansampel
yang dilakukan secara acak sebanyak 144 sampel, hasil pemeriksaan
laboratorium yang memenuh isyarat fisik, bakteriologi dan kimia sebesar
131 atau 90,97 % (tabel60).

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 86


Gambar 4.30
PENGAWASAN KUALITAS AIR MINUM PADA
PENYELENGGARA AIR MINUM
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
168

180 133
120
160
140
120
100
80
60
40
20
0
PENYELENGGARA SAMPEL DIPERIKSA MEMENUHI SYARAT
AIR MINUM

4. Penduduk dengan akses terhadap sanitasi layak sebesar 90,39 % (tabel 61),
upaya yang dilakukan dengan strategi peningkatan frekuensi pemicuan,
wirausaha sanitasi, pemberian stimulant bahan baku bangunan jamban
bagi masyarakat miskin, pemberdayaan BPSPAMS, pembinaan dsb.

Gambar 4.31
PROPORSI AKSES PENDUDUK BUANG AIR BESAR DI
JAMBAN SEHAT
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016
CEMPLUNG, 1
2.12%

LEHER ANGSA;
78%

PLENGSENGA
N, 0%

5. Desa yang melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yaitu


pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui
pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Jumlah desa yang

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 87


telah dilakukan pemicuan sebanyak 267 desa(100%). Pelaksanaan STBM
(meliputi 5 pilar) agar tercapai Sanitasi total
1. Kondisi ketika suatu komunitas pilar yang sudah tidak buang air besar
sembarangan
2. Mencuci tangan pakai sabun
3. Mengelola air minum dan makanan yang aman
4. Mengelola sampah dengan benar
5. Mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman
Kondisi ini akan menurunkan angka penyakit diare dan penyakit yang
berbasis lingkungan lainnya. Hasil yang telah dicapai melalui indicator desa
stop buang air besar (SBS) di tahun 2016 sebanyak 166 desa (62,17%)

Gambar 4.32
Desa Melaksanakan STBM Kabupaten Boyolali
TAHUN 2016
300 267

250

200 166

150

100

50

0
Desa Melaksanakan STBM Desa Stop BABS

Capaian Tempat tempat umum yang memenuhi syarat hasil


pemeriksaan inspeksi sanitasi sebesar yang meliputi Sarana Pendidikan,
Sarana Kesehatan dan Hotel sebesar 88,68 % (tabel 63).

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 88


Gambar 4.33
TEMPAT-TEMPAT UMUM MEMENUHI SYARAT
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

900 801
800 713
700
600
500
400
300
200 132111
87 76
100 29 29 11 11 16 14
2 2
0
SD SLTP SLTA PUSKESMAS RS H. BINTANG H. NON
BINTANG
Jumlah MS

6. Tempat pengolahan makanan (TPM) yang terdaftar meliputi jasaboga,


rumah makan, depot air minum dan makanan jajanan, hasil inspeksi
sanitasi yang memenuhi syarat 76,91% (tabel 64)

Gambar 4.34
TEMPAT PENGOLAHAN MAKANAN MEMENUHI SYARAT
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

350 309

300

250

200 168 165 149 152


144
150
115
90 83
100 78
66
37
50

0
JASA BOGA RM/RESTORAN DAM MAKANAN
JAJANAN
Jumlah MS TMS

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 89


7. TPM yang dibina meliputi jasa boga, rumah makan/restoran, depot air
minum, dan makanan jajanan sebanyak 100 % dan yang dilakukan uji petik
sebesar 74,83% (tabel 65)

Gambar 4.35
TPM TIDAK MEMENUHI SYARAT DIBINA DAN TPM MEMENUHI SYARAT DIUJI PETIK
DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016

160 144 144


140
120
100
78 78
80 66 66
60
37 37
40
20
0
JASA BOGA RM/RESTORAN DAM MAKANAN JASA BOGA RM/RESTORAN DAM MAKANAN
JAJANAN JAJANAN
TPM TM Dibina TPM MS Diuji Petik

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 90


BAB V
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN

A. SARANA KESEHATAN
1. Puskesmas
Menurut Permenkes No. 75 Tahun 2014 Fasilitas Pelayanan
Kesehatan adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan
upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif maupun
rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan/atau
masyarakat. Dan Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut
Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat
pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif,
untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di
wilayah kerjanya.
Di Kabupaten Boyolali, pada tahun 2016 jumlah puskesmas tercatat
sebanyak 29 unit dimana 14 diantaranya adalah puskesmas perawatan.
Adapun rasio puskesmas terhadap penduduk di Kabupaten Boyolali
sebesar 3 per 100.000 penduduk, artinya rata-rata setiap 100.000
penduduk di layani oleh 3 Puskesmas.
Untuk meningkatkan jangkauan pelayanan puskesmas terhadap
masyarakat di wilayah kerjanya, puskesmas didukung oleh sarana
pelayanan kesehatan berupa pustu (puskesmas pembantu), poskesdes dan
pusling (puskesmas keliling). Jumlah Pustu di Kabupaten Boyolali pada
tahun 2016 sebanyak 41 unit, poskesdes sebanyak 214 unit dan pusling
sebanyak 41 unit.
2. Rumah Sakit
Dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Boyolali, di kaitkan
pula dengan rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan kuratif dan

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 91


rehabilitatif. Rumah sakit berfungsi sebagai sarana pelayanan kesehatan
rujukan. Tahun 2016 jumlah Rumah Sakit Umum di Kabupaten Boyolali
terdapat 10 Rumah Sakit Umum dan 1 Rumah Sakit Khusus.

B. TENAGA KESEHATAN
1. Jenis Tenaga Kesehatan
Data sumber daya masyarakat kesehatan (SDM Kesehatan) di
Kabupaten Boyolali terdiri dari 7 jenis yaitu :
a. Tanaga medis meliputi dokter spesialis, dokter umum dan dokter gigi.
b. Tenaga keperawatan meliputi bidan, perawat, perawat gigi.
c. Tenaga kefarmasian meliputi tenaga apoteker, sarjana farmasi dll.
d. Tenaga gizi meliputi D IV / Sarjana gizi dan D III gizi.
e. Tenaga kesehatan masyarakat.
f. Tenaga sanitasi.
g. Tenaga teknisi medis meliputi analis laboratorium, tenaga teknisi
elektromedis dan pranata anestesi
h. Tenaga fisioterapis

2. Jumlah dan Rasio Tenaga Kesehatan


Berdasarkan indikator Indonesia Sehat 2010, rasio tenaga
kesehatan di hitung terhadap 100.000 penduduk.
Tabel 5.1
Jumlah dan Rasio Tenaga Kesehatan

JUMLAH RASIO
NO JENIS TENAGA PENDUDUK /100.000
L P TOTAL IDEAL
PENDUDUK
1 Dokter spesialis 90 40 130 13,34 6
2 Dokter umum 73 83 156 16,01 40
3 Dokter gigi 10 23 33 974.318 3,39 11
4 Perawat 256 674 930 95,45 117
5 Perawat gigi 8 20 28 2,87 30

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 92


6 Bidan 518 541 53,17 100
7 Apoteker 2 35 37 3,08 33
8 Tenaga Teknis kefarmasian 8 100 108 11,08 30
Sarjana Kesehatan
9 2 24 26 2,67 40
Masyarakat
10 Kesehatan lingkungan 12 14 26 2,67 40
11 Nutrisionis 2 60 62 6 22
12 Keteknisan medis 42 207 249 26 15
13 Keterapian fisik 9 33 42 4 -

Dari tabel di atas menunjukkan keberadaan tenaga dokter spesialis,


dokter umum, dokter gigi, perawat, perawat gigi, bidan, apoteker, tenaga
teknis kefarmasian, sarjana kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan,
nutrisionis dan keterapian fisik masih ada yang kelebihan dan ada yang
kekurangan memenuhi rasio ideal untuk pelayanan tenaga kesehatan
kepada masyarakat. Untuk Dokter spesialis jumlah sebenarnya 100 orang
di tabel 130 orang karena data diambil berdasarkan dokter spesialis yang
praktik per rumah sakit sehingga ada perbedaan karena satu dokter bisa
praktik di lebih dari satu Rumah Sakit.
Jumlah Apoteker menurut data dari IAI sebanyak 201 orang
sedangkan untuk data di tabel hanya 37 orang. Perbedaan ini disebabkan
karena untuk data tabel diambil dari jumlah apoteker yang bekerja di
Rumah sakit, Puskesmas dan Klinik di Kabupaten Boyolali. Sedangkan dari
IAI semua Apoteker yang berdomisili di Kabupaten Boyolali
Jumlah Tenaga Teknis Kefarmasian data dari PAFI sebanyak 118
orang sedangkan dari tabel 108 orang. Pebedaan tersebut karena data di
PAFI semua Tenaga Teknis Kefarmasian yang berdomisili di Kabupaten
Boyolali sedangkan di tabel Data Tenaga Teknis Kefarmasian dari yang
bekerja di Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik di Kabupaten Boyolali.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 93


C. PEMBIAYAAN KESEHATAN
Anggaran kesehatan di Kabupaten Boyolali tahun 2016 baik yang
bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN sebesar
Rp.431.601.843.000,- belanja langsung Rp 240.180.815.000,- belanja tidak
langsung Rp. 93.217.775.000,- belanja langsung terdiri dari:
1. APBD Kabupaten Boyolali : Rp. 333.398.590.000,-
2. APBD Provinsi Jateng : Rp. 4.000.000.000,-
3. APBN : Rp. 93.925.253.000,-
-. Dana Alokasi Umum (DAU) : Rp. 62.397.301.000 ,-
-. Dana Alokasi Khusus (DAK) : Rp. 30.727.952.000,-
-. Dana Dekonsentrasi : Rp. 800.000.000,-
-. Dana Tugas Pembantuan : Rp. ,-
Jika dibandingkan dengan total APBD Kabupaten Boyolali
Rp.2.206.068.984.000 maka persentase APBD Kesehatan baru mencapai
sebesar 15,13%, dan yang perlu mendapatkan perhatian ternyata anggaran
kesehatan yang digunakan untuk belanja tidak langsung hampir sama dengan
anggaran langsung yang digunakan untuk pelaksanaan program kesehatan
dalam rangka pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Anggaran kesehatan
perkapita penduduk di Kabupaten Boyolali sebesar Rp 442.978,41 dalam
setahun.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 94


BAB VI
PENUTUP

A. KESIMPULAN
1. SITUASI DERAJAT KESEHATAN TAHUN 2016
a. Angka Kematian ( Mortalitas )
1) Angka Kematian Ibu ( AKI ) sebesar 111/100.000 KH. Kematian ibu
terbanyak terjadi pada masa nifas yaitu 61,90% sebanyak 12 Kasus
dan penyebab tertinggi kematian ibu dikarenakan eklampsia.
2) Angka Kematian Bayi ( AKB ) sebesar 7,8/1.000 KH. Hasil ini
mengalami penurunan dibanding tahun 2014 yaitu 8,63/1.000 KH
namun AKB tahun 2016 masih lebih rendah dari target RPJMN
2019 yaitu 24/1.000 KH dalam Rencana Strategis Kementerian
Kesehatan tahun 2015-2019
3) Angka Kematian Balita (AKABA) sebesar 8,7/1.000 KH. Hasil ini
sudah memenuhi target kematian balita secara Nasional 40/1.000
KH dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan tahun 2015-
2019
b. Angka Kesakitan ( Morbiditas )
1) Penyakit Menular
a) Angka Kesakitan DBD ( IR Rate ) sebesar 88,2/100.000
penduduk dan angka kematian DBD (CFR) sebesar 1,4%, belum
memenuhi target renstra Kabupaten Boyolali 2016 dengan IR
Rate DBD <50/100.000 penduduk dan CFR< 2%.
b) Cakupan Acute Flaccid Paralysis Rate ( AFP Rate ) sebesar
1,47/100.000 anak usia <15 tahun. Hasil ini belum memenuhi
target AFP Rate yang telah ditetapkan dalam Renstra
Kabupaten Boyolali 2016sebesar >2/100.000 anak usia <15
tahun.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 95


c) Annual Parasite Incidense (API) malaria sebesar 0,00/1.000
penduduk. Nilai ini sudah memenuhi target yang ditetapkan
Ditjen PP dan PL Kementerian Kesehatan untuk API strata
endemis rendah untuk Kabupaten Boyolali sebesar 0-1/1.000
penduduk.
d) Capaian penemuan kasus TB paru (Case Detection Rate/CDR)
sebesar 13,55%. Hasil ini belum mencapai target yang
diharapkan untuk target CDR yang ditetapkan dalam target
SPM 2016 Kabupaten Boyolali sebesar 40%. Angka
kesembuhan (CR) TB paru sebesar 35,71%, belum memenuhi
target yang ditetapkan yaitu 85% penderita TB paru diobati
sampai sembuh. Angka sukses pengobatantahun 2015 sebesar
71,33%.
e) Angka penemuan kasus HIV/AIDS adalah 68 kasus, agka ini
menurun dibandingkan kasus pada tahun 2015 sebanyak 72
kasus. Secara proporsi penderita HIV/AIDS didominasi oleh
laki – laki yaitu sebesar 69,11% dan perempuan 30,89%.
f) Angka penemuan pneumonia sebesar 0,35% atau 34 kasus.
Angka ini belum memenuhi target jumlah perkiraan penderita
pneumonia balita adalah 10% dari jumlah balita disatu
wilayah kerja dalam kurun waktu satu tahun yaitu 9.769
balita.
g) Penemuan kasus diare sebesar 8.182 kasus (39,2%). Hasilini
melebihi target standar nasional untuk penemuan penderita
diare adalah 10% dari perkiraan penderita diare.Pada tahun
2016 perkiraan penderita diare seluruh penduduk Kabupaten
Boyolali sebesar 20.850 kasus
h) Kusta di Kabupaten Boyolali dilaporkan 24 kasus atau New
Case Detection Rate( NCDR ) 2,46/100.000 penduduk,bila
Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 96
dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar1,2/100.000
penduduk artinya mengalamikenaikan. Akan tetapi hasil ini
sudah dibawah standar NCDR< 10/100.000 penduduk.
i) Penyakit yang dapat dicegah dengan Immunisasi ( PD3I ).
Tahun 2016 di Kabupaten Boyolali tidak terdapat kasus
diphteri, tetanus neonatorum, polio maupun hepatitis B.
Namun terdapat kasus Pertusis 1 kasus dan campak sebanyak
17 kasus lebih rendah dari tahun 2015 dengan 33 kasus.
2) Penyakit Tidak menular
Penyakit tidak menular terbanyak yang dilaporkan tahun 2016
adalah hipertensi esensial yaitu 8.353 kasus, disusul penyakit
diabetus militus sebanyak 1.901 kasus.
c. Status Gizi
1) Bayi Berat Lahir Rendah ( BBLR )
Kasus berat bayi lahir rendah tahun 2016sebesar 2,5% mengalami
kenaikan dibandingkan denagan tahun 2015yaitu 2,4%.
2) Balita Gizi Buruk
Terjadi penurunan kasus balita gizi buruk kasus pada tahun 2016
sebanyak 10 kasus, sedangkan pada tahun 2015 sebanyak 14
Kasus.

2. SITUASI UPAYA KESEHATAN TAHUN 2016


A. PELAYANAN KESEHATAN DASAR
1) Pelayanan kesehatan ibu melalui:
a) Upaya peningkatan kunjungan K4 ibu hamil mencapai 94,09%,
masih di bawah target SPM 2016 Kabupaten Boyolali sebesar
95% .

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 97


b) Upaya pemberian Fe-3 pada ibu hamil mencapai 94,14%, belum
memenuhi target renstra Kabupaten Boyolali 2016 sebesar
95%.
c) Upaya pelayanan ibu nifas mencapai 99,63%, sudah memenuhi
target SPM 2016 Kabupaten Boyolali sebesar 90% .
2) Pelayanan Kesehatan Bayi
a) Upaya penanganan neonatus dengan komplikasi mencapai
100% sudah memenuhi target SPM 2016 Kabupaten Boyolali
sebesar 80%.
b) Upaya kunjungan neonates lengkap (KN 3) sebesar 92,1%,
sudah memenuhi target renstra Kabupaten Boyolali tahun 2016
sebesar 80%.
c) Upaya kunjungan bayi mencapai 100%, sudah memenuhi target
SPM 2016 Kabupaten Boyolali sebesar 95% .
d) Upaya pelayanan kepada anak balita mencapai 90,1% belum
memenuhi target SPM 2016 Kabupaten Boyolali sebesar 95% .
e) Upaya pelayanan kesehatan siswa SD dan setingkat melalui
penjaringan mencapai hasil 100% sudah memenuhi target SPM
2016 Kabupaten Boyolali sebesar 100%.
3) Pelayanan Immunisasi
a) Upaya pelayanan immunisasi di desa ( Desa UCI ) pada tahun
2015 mencapai 98,1%, belum memenuhi target renstra
Kabupaten Boyolali 2016 sebesar 99,63% desa UCI.
b) Upaya pelayanan immunisasi bayi tahun 2016 sebesar 106,2%,
sudah memenuhi target renstra Kabupaten Boyolali 2016
sebesar 95%.
c) Capain drop out ( DO ) untuk immunisasi DPT-1, dan campak
adalah -1,1%, masih dalam batas toleransi .Toleransi DO untuk
immunisasi DPT-1, campak di Jawa Tengah adalah 5% atau -5%.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 98


d) Upaya pelayanan TT 2+ tahun 2016 mencapai hasil 67,36%
belum memenuhi target nasional untuk TT WUS 85%.
4) Pelayanan Kesehatan Gigi
a) Upaya pelayanan kesehatan gigi dengan hasil rasio tambal-cabut
gigi tetap tahun 2016 sebesar 0,7%. Belum memenuhi untuk
target program gigi yaitu perbandingan tumpatan gigi di
bandingkan pencabutan gigi tetap adalah >1.
b) Upaya pelayanan kesehatan gigi pada murid SD dan sederajat
mencapai hasil 38,5% ada penurunan dibandingkan dengan
capaian tahun 2013 sebesar 54,66%.
5) Pelayanan kesehatan Usia Lanjut
Upaya pelayanan kesehatan pada usia lanjut mencapai 63,30%,
masih di bawah renstra Kabupaten Boyolali 2016 sebesar 90%.
6) Upaya Promosi Kesehatan
Upaya pelayanan promosi kesehatan tahun 2016 dilaksanakan oleh
petugas puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali kepada
perorangan, kelompok masyarakat dan kegiatan massal.
7) Pelayanan Keluarga Berencana
a) Upaya pelayanan KB pada peserta KB baru sebesar
13.320peserta.
b) Upaya pelayanan KB pada peserta KB aktif tahun 2016 sebesar
73%, capaian ini belum memenuhi target SPM 2016 Kabupaten
Boyolali sebesar 75%.

B. PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN PENUNJANG


1. Komplikasi Kebidanan yang Ditangani
Upaya pelayanan kesehatan rujukan berkaitan dengan
komplikasi kebidanan sebesar 59,71% dan 100%, tertangani

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 99


sudah memenuhi target SPM 2016 Kabupaten Boyolali sebesar
80%.
2. Neonatus dengan Komplikasi yang Ditangani
Upaya pelayanan kesehatan rujukan untuk neonatus dengan
komplikasi 54,0% yang ditangani mencapai
100%sudahmemenuhi target SPM 2016 Kabupaten Boyolali
sebesar 80%.
3. Pelayanan Gawat Darurat
Upaya pelayanan gawat darurat level 1 di rumah sakit sebesar
100%, sudah mencapai target SPM 2016 Kabupaten Boyolali
sebesar 100%.

C. AKSES DAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN


a. Cakupan Rawat Jalan
Capaian rawat jalan di Puskesmas tahun 2016 sebesar 83,7% sudah
memenuhi target renstra Kabupaten Boyolali 2016 sebesar 15%
penduduk
b. Kunjungan Kesehatan Jiwa
Cakupan kunjungan kesehatan jiwa 0,19% atau 1.830 penduduk.
c. Indikator Pelayanan Rumah Sakit
1) BOR rumah sakit sebesar 62,00%, masih dalam batas toleransi
(60-85%).
2) LOS rumah sakit tahun sebesar 3 hari, masih di bawah taraf
ideal LOS rumah sakit sebesar 6-9 hari.
3) TOI rumah sakit tahun sebesar 2hari, masih dalam batas
toleransi untuk TOI rumah sakit sebesar 1-3 hari.
4) NDR rumah sakit tahun sebesar9 masih dalam batas toleransi
NDR rumah sakit sebesar 25 per 1.000 penderita keluar.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 100


5) GDR rumah sakit tahun sebesar17 masih dalam batas toleransi
GDR rumah sakit sebesar 45 per 1.000 penderita keluar.
d. Pelayanan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat
Tahun 2016 dilaporkan 61,32% penduduk terlindungi Jaminan
Kesehatan Nasional.

D. PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT


a. Pemberian kapsul Vitamin A pada Bayi, Balita dan Ibu Nifas
Capaian pemberian kapsul vitamin A pada bayi 6-11 bulan sebesar
57,6%, anak balita 12-59 bulan sebesar 97,0%, balita 6-59 bulan
sebesar 90,1% dan ibu nifas sebesar 99,63%.
b. Pemantauan Pertumbuhan Balita
Partisipasi masyarakat dalam penimbangan ( D/S ) sebesar 82%,
belum memenuhi target renstra Kabupaten Boyolali 2016 sebesar
85%. Serta jumlah balita dengan berat badan di bawah garis merah
(BGM) sebesar 0,87%.
c. Bayi Bawah Garis Merah ( BGM ) tahun 2016 sebesar 0,5%.
d. Cakupan Pemberian ASI Eksklusif
Cakupan pemberian ASI eksklusif sebesar 45,2 %, belum memenuhi
target renstra Kabupaten Boyolali 2016 sebesar 50%.
e. Balita dengan Gizi Buruk
Tahun 2016 semua balita gizi buruk telah mendapat perawatan.
Capaian ini telah memenuhi target SPM 2016 Kabupaten Boyolali
bahwa 100% balita gizi buruk harus mendapat perawatan.

E. UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT


Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit dilakukan untuk
penyakit-penyakit menular seperti malaria, DBD, diare, polio, filaria,
kusta, tuberculosis paru, HIV/AIDS, pneumonia dan PD3I.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 101


F. PEMBINAAN KESEHATAN LINGKUNGAN DAN SANITASI DASAR
1. Capaian rumah sehat pada tahun 2016 sebesar 67,78% mengalami
kenaikan 1,6% dibanding tahun 2015 yaitu 66,8%.
2. Penduduk dapat mengakses air minum yang layak sebesar
80,57%melalui upaya program pamsimas, pembinaan dan
peningkatan kualitas sarana.
3. Air minum yang berkualitas mencapai 90,97%, penduduk dengan
akses sanitasi yang layak sebesar 100%, Desa SBS di Kabupaten
Boyolali pada tahun 2016 sebesar 62,17% hasil tersebut dicapai
melalui upaya peningkatan pemicuan, stimulant bahan baku
bangunan jamban bagi masyarakat miskin, pemasaran sanitasi,
pembinaan masyarakat dan koordinasi dengan Pemerintah Desa
untuk pemberdayaan masyarakat dan pengunaan Dana Desa.

B. SARAN
1. Perlunya kepedulian, dukungan dan kerjasama lintas program dan
lintas sektor untuk mendapatkan data dan informasi yang akurat,
lengkap dan tepat waktu sehingga di tahun yang akan datang profil
kesehatan dapat terbit lebih awal.
2. Pentingnya komitmen semua pihak terkait agar profil kesehatan
dapat menyajikan data / informasi yang dibutuhkan secara lengkap
berdasarkan format data.
3. Kepada para pemegang program di tingkat Kabupaten untuk
memperhatikan capaian program yang belum memenuhi target
untuk kemudian melakukan inovasi program bagi tercapainya
target.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 102


4. Kepada para pemegang program dan pelaksana agar berkomitmen
bersama-sama untuk mensukseskan capaian target program yang
telah menjadi tujuan bersama.
5. Untuk pemegang dan pelaksana program di Puskesmas, hendaknya
saling bekerja sama dengan Puskesmas lain dalam hal pencarian
inovasi kegiatan yang mampu mendongkrak capaian kegiatan yang
lebih cepat dan efisien.

Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali 2016 103


RESUME PROFIL KESEHATAN
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan
A. GAMBARAN UMUM
1 Luas Wilayah 1,015 Km2
2 Jumlah Desa/Kelurahan 267 Desa/Kel
3 Jumlah Penduduk 489,449 484,869 974,318 Jiwa
4 Rata-rata jiwa/rumah tangga 3.4 Jiwa
5 Kepadatan Penduduk /Km 2 959.8 Jiwa/Km2
6 Rasio Beban Tanggungan 43.3 per 100 penduduk produktif
7 Rasio Jenis Kelamin 100.9
8 Penduduk 10 tahun ke atas melek huruf #REF! #DIV/0! #REF! %
9 Penduduk 10 tahun yang memiliki ijazah tertinggi
a. SMP/ MTs 86,336.00 80,037.00 166,373.00 %
b. SMA/ SMK/ MA 97,153.00 75,991.00 173,144.00 %
c. Sekolah menengah kejuruan #REF! #REF! #REF! %
d. Diploma I/Diploma II 2,873.00 3,521.00 6,394.00 %
e. Akademi/Diploma III 5,508.00 6,210.00 11,718.00 %
f. Universitas/Diploma IV 12,464.00 11,444.00 23,908.00 %
g. S2/S3 (Master/Doktor) 981.00 524.00 1,505.00 %

B. DERAJAT KESEHATAN
B.1 Angka Kematian
10 Jumlah Lahir Hidup 6,996 7,406 14,402
11 Angka Lahir Mati (dilaporkan) 7 5 6 per 1.000 Kelahiran Hidup
12 Jumlah Kematian Neonatal 40 48 88 neonatal
13 Angka Kematian Neonatal (dilaporkan) 6 6 6 per 1.000 Kelahiran Hidup
14 Jumlah Bayi Mati 18 7 25 bayi
15 Angka Kematian Bayi (dilaporkan) 3 1 2 per 1.000 Kelahiran Hidup
16 Jumlah Balita Mati 23 15 38 Balita
17 Angka Kematian Balita (dilaporkan) 3 2 3 per 1.000 Kelahiran Hidup
18 Kematian Ibu
Jumlah Kematian Ibu 16 Ibu
Angka Kematian Ibu (dilaporkan) 111 per 100.000 Kelahiran Hidup

B.2 Angka Kesakitan


ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan
19 Tuberkulosis
Jumlah kasus baru TB BTA+ 79 53 132 Kasus
Proporsi kasus baru TB BTA+ 59.85 40.15 %
CNR kasus baru BTA+ 16.14 10.93 13.55 per 100.000 penduduk
Jumlah seluruh kasus TB 107 77 184 Kasus
CNR seluruh kasus TB 21.86 15.88 18.89 per 100.000 penduduk
Kasus TB anak 0-14 tahun 1.09 %
Persentase BTA+ terhadap suspek 8.39 4.89 6.52 %
Angka kesembuhan BTA+ 40.48 28.57 35.71 %
Angka pengobatan lengkap BTA+ 26.19 33.93 29.29 %
Angka keberhasilan pengobatan (Success Rate) BTA+ 66.67 62.50 65.00 %
Angka kematian selama pengobatan 0.41 0.21 0.31 per 100.000 penduduk
20 Pneumonia Balita ditemukan dan ditangani 0.44 0.26 0.35 %
21 Jumlah Kasus HIV 33 12 45 Kasus
22 Jumlah Kasus AIDS 14 9 23 Kasus
23 Jumlah Kematian karena AIDS 4 2 6 Jiwa
24 Jumlah Kasus Syphilis 1 0 1 Kasus
25 Donor darah diskrining positif HIV 0.48 0.34 0.44 %
26 Persentase Diare ditemukan dan ditangani 0.00 0.00 0.00 %
27 Kusta
Jumlah Kasus Baru Kusta (PB+MB) 12 12 24 Kasus
Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR) 2.45 2.47 2.46 per 100.000 penduduk
Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun 0.00 %
Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 0.00 %
Angka Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 0.00 per 100.000 penduduk
Angka Prevalensi Kusta 0.10 0.08 0.09 per 10.000 Penduduk
Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB) 0.00 0.00 0.00 %
Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB) 50.00 #DIV/0! 50.00 %
28 Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
AFP Rate (non polio) < 15 th 1.47 per 100.000 penduduk <15 tahun
Jumlah Kasus Difteri 0 0 0 Kasus
Case Fatality Rate Difteri #DIV/0! %
Jumlah Kasus Pertusis 0 1 1 Kasus
Jumlah Kasus Tetanus (non neonatorum) 0 0 0 Kasus
Case Fatality Rate Tetanus (non neonatorum) #DIV/0! %
Jumlah Kasus Tetanus Neonatorum 0 0 0 Kasus
Case Fatality Rate Tetanus Neonatorum #DIV/0! %
Jumlah Kasus Campak 7 10 17 Kasus
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan
Case Fatality Rate Campak 0 %
Jumlah Kasus Polio 0 0 0 Kasus
Jumlah Kasus Hepatitis B 0 0 0 Kasus
29 Incidence Rate DBD 87.04 89.30 88.16 per 100.000 penduduk
30 Case Fatality Rate DBD 1.64 1.15 1.40 %
31 Angka Kesakitan Malaria (Annual Parasit Incidence ) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! per 1.000 penduduk berisiko
32 Case Fatality Rate Malaria #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! %
33 Angka Kesakitan Filariasis 0 1 1 per 100.000 penduduk
34 Persentase Hipertensi/tekanan darah tinggi 9.26 9.17 9.21 %
35 Persentase obesitas 4.92 5.55 5.30 %
36 Persentase IVA positif pada perempuan usia 30-50 tahun 2.81 %
37 % tumor/benjolan payudara pada perempuan 30-50 tahun 0.62 %
38 Desa/Kelurahan terkena KLB ditangani < 24 jam 100.00 %

C. UPAYA KESEHATAN
C.1 Pelayanan Kesehatan
39 Kunjungan Ibu Hamil (K1) 100 %
40 Kunjungan Ibu Hamil (K4) 94.09 %
41 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan 99.80 %
42 Pelayanan Ibu Nifas 99.63 %
43 Ibu Nifas Mendapat Vitamin A 99.63 %
44 Ibu hamil dengan imunisasi TT2+ 64.94 %
45 Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3 94.14 %
46 Penanganan komplikasi kebidanan 59.71 %
47 Penanganan komplikasi Neonatal 55.17 52.93 54.02 %
48 Peserta KB Baru 7.57 %
49 Peserta KB Aktif 73.04 %
50 Bayi baru lahir ditimbang 99 100 100 %
51 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) 2.46 2.54 2.50 %
52 Kunjungan Neonatus 1 (KN 1) 98.27 99.22 98.76 %
53 Kunjungan Neonatus 3 kali (KN Lengkap) 93.35 90.87 92.08 %
54 Bayi yang diberi ASI Eksklusif 46.73 43.63 45.18 %
55 Pelayanan kesehatan bayi 100.00 100.00 100.00 %
56 Desa/Kelurahan UCI 99.63 %
57 Cakupan Imunisasi Campak Bayi 107.31 99.12 100.45 %
58 Imunisasi dasar lengkap pada bayi 93.82 117.93 106.19 %
59 Bayi Mendapat Vitamin A 59.95 55.38 57.61 %
60 Anak Balita Mendapat Vitamin A 97.32 96.63 96.97 %
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan
61 Baduta ditimbang 86.48 86.00 86.24 %
62 Baduta berat badan di bawah garis merah (BGM) 0.54 0.39 0.47 %
63 Pelayanan kesehatan anak balita 80.88 78.63 79.71 %
64 Balita ditimbang (D/S) 82.09 81.76 81.92 %
65 Balita berat badan di bawah garis merah (BGM) 0.92 0.81 0.87 %
66 Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan 116.67 75.00 100.00 %
67 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat 100.00 100.00 100.00 %
68 Rasio Tumpatan/Pencabutan Gigi Tetap 0.66
69 SD/MI yang melakukan sikat gigi massal 44.50 sekolah
70 SD/MI yang mendapat pelayanan gigi 90.38 sekolah
71 Murid SD/MI Diperiksa (UKGS) 29.78 28.12 28.95 %
72 Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS) 51.66 57.81 54.66 %
73 Siswa SD dan setingkat mendapat perawatan gigi dan mulut 51.66 57.81 54.66 %
74 Pelayanan Kesehatan Usila (60 tahun +) 59.52 66.73 63.30 %

C.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan


Persentase

75 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan 77.58 79.73 61.32 %


76 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan 67.68 97.21 83.67 %
77 Cakupan Kunjungan Rawat Inap 6.05 8.30 7.44 %
78 Angka kematian kasar/Gross Death Rate (GDR) di RS 17.45 17.27 17.35 per 100.000 pasien keluar
79 Angka kematian murni/Nett Death Rate (NDR) di RS 8.78 8.45 8.59 per 100.000 pasien keluar
80 Bed Occupation Rate (BOR) di RS 64.90 %
81 Bed Turn Over (BTO) di RS 66.81 Kali
82 Turn of Interval (TOI) di RS 1.92 Hari
83 Average Length of Stay (ALOS) di RS 2.95 Hari

C.3 Perilaku Hidup Masyarakat


87 Rumah Tangga ber-PHBS 81.91 %

C.4 Keadaan Lingkungan


88 Persentase rumah sehat 1,937.20 %
89 Penduduk yang memiliki akses air minum yang layak 80.57 %
90 Penyelenggara air minum memenuhi syarat kesehatan 90.97 %
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan
91 Penduduk yg memiliki akses sanitasi layak (jamban sehat) 90.38 %
92 Desa STBM 1.50 %
93 Tempat-tempat umum memenuhi syarat 88.78 %
TPM memenuhi syarat higiene sanitasi 76.91 %
TPM tidak memenuhi syarat dibina 100.00 %
TPM memenuhi syarat diuji petik 71.74 %

D. SUMBERDAYA KESEHATAN
D.1 Sarana Kesehatan
94 Jumlah Rumah Sakit Umum 10.00 RS
95 Jumlah Rumah Sakit Khusus 1.00 RS
96 Jumlah Puskesmas Rawat Inap 14.00
97 Jumlah Puskesmas non-Rawat Inap 15.00
Jumlah Puskesmas Keliling 29.00
Jumlah Puskesmas pembantu 44.00
98 Jumlah Apotek 116.00
99 RS dengan kemampuan pelayanan gadar level 1 100.00 %
100 Jumlah Posyandu 1,809.00 Posyandu
101 Posyandu Aktif 68.05 %
102 Rasio posyandu per 100 balita 3.02 per 100 balita
103 UKBM
Poskesdes 199.00 Poskesdes
Polindes 18.00 Polindes
Posbindu 62.00 Posbindu
104 Jumlah Desa Siaga 267.00 Desa
105 Persentase Desa Siaga 100.00 %

D.2 Tenaga Kesehatan


106 Jumlah Dokter Spesialis 90.00 40.00 130.00 Orang
107 Jumlah Dokter Umum 73.00 83.00 156.00 Orang
108 Rasio Dokter (spesialis+umum) 29.05 per 100.000 penduduk
109 Jumlah Dokter Gigi + Dokter Gigi Spesialis 10.00 27.00 37.00 Orang
110 Rasio Dokter Gigi (termasuk Dokter Gigi Spesialis) 3.80 per 100.000 penduduk
111 Jumlah Bidan 518.00 Orang
112 Rasio Bidan per 100.000 penduduk 53.17 per 100.000 penduduk
113 Jumlah Perawat 256.00 674.00 941.00 Orang
114 Rasio Perawat per 100.000 penduduk 96.58 per 100.000 penduduk
115 Jumlah Perawat Gigi 8.00 20.00 28.00 Orang
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan
116 Jumlah Tenaga Kefarmasian 10.00 135.00 145.00 Orang
117 Jumlah Tenaga Kesehatan kesehatan 2.00 24.00 25.00 Orang
118 Jumlah Tenaga Sanitasi 12.00 14.00 25.00 Orang
119 Jumlah Tenaga Gizi 2.00 60.00 62.00 Orang

D.3 Pembiayaan Kesehatan


120 Total Anggaran Kesehatan 413,526,442,483 Rp
121 APBD Kesehatan terhadap APBD Kab/Kota #DIV/0! %
122 Anggaran Kesehatan Perkapita 424,426.57 Rp
RESUME PROFIL KESEHATAN

No. Lampiran

Tabel 1
Tabel 1
Tabel 2
Tabel 1
Tabel 1
Tabel 2
Tabel 2
Tabel 3

Tabel 3
Tabel 3
Tabel 3
Tabel 3
Tabel 3
Tabel 3
Tabel 3

Tabel 4
Tabel 4
Tabel 5
Tabel 5
Tabel 5
Tabel 5
Tabel 5
Tabel 5

Tabel 6
Tabel 6
No. Lampiran

Tabel 7
Tabel 7
Tabel 7
Tabel 7
Tabel 7
Tabel 7
Tabel 8
Tabel 9
Tabel 9
Tabel 9
Tabel 9
Tabel 10
Tabel 11
Tabel 11
Tabel 11
Tabel 11
Tabel 12
Tabel 13

Tabel 14
Tabel 14
Tabel 15
Tabel 15
Tabel 15
Tabel 16
Tabel 17
Tabel 17

Tabel 18
Tabel 19
Tabel 19
Tabel 19
Tabel 19
Tabel 19
Tabel 19
Tabel 19
Tabel 20
No. Lampiran
Tabel 20
Tabel 20
Tabel 20
Tabel 21
Tabel 21
Tabel 22
Tabel 22
Tabel 23
Tabel 24
Tabel 25
Tabel 26
Tabel 26
Tabel 28

Tabel 29
Tabel 29
Tabel 29
Tabel 29
Tabel 29
Tabel 30
Tabel 32
Tabel 33
Tabel 33
Tabel 36
Tabel 36
Tabel 37
Tabel 37
Tabel 38
Tabel 38
Tabel 39
Tabel 40
Tabel 41
Tabel 43
Tabel 43
Tabel 44
Tabel 44
No. Lampiran
Tabel 45
Tabel 45
Tabel 46
Tabel 47
Tabel 47
Tabel 48
Tabel 49
Tabel 50
Tabel 51
Tabel 51
Tabel 51
Tabel 51
Tabel 51
Tabel 52

Tabel 53
Tabel 54
Tabel 54
Tabel 55
Tabel 55
Tabel 56
Tabel 56
Tabel 56
Tabel 56

Tabel 57

Tabel 58
Tabel 59
Tabel 60
No. Lampiran
Tabel 61
Tabel 62
Tabel 63
Tabel 64
Tabel 65
Tabel 65

Tabel 67
Tabel 67
Tabel 67
Tabel 67
Tabel 67
Tabel 67
Tabel 67
Tabel 68
Tabel 69
Tabel 69
Tabel 69

Tabel 70
Tabel 70
Tabel 70
Tabel 71
Tabel 71

Tabel 72
Tabel 72
Tabel 72
Tabel 72

Tabel 73
Tabel 73
Tabel 73
Tabel 73
Tabel 73
No. Lampiran
Tabel 74
Tabel 75
Tabel 76
Tabel 77

Tabel 81
Tabel 81
Tabel 81
TABEL 1

LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA,


DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

LUAS JUMLAH JUMLAH RATA-RATA KEPADATAN


JUMLAH
NO KECAMATAN WILAYAH DESA + RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK
DESA KELURAHAN PENDUDUK
(km 2) KELURAHAN TANGGA TANGGA per km 2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 SELO 56.08 10 0 10 29,055 8,769 3.31 518
2 AMPEL 90.39 20 0 20 78,217 7,409 10.56 865
3 CEPOGO 53.00 15 0 15 55,700 15,161 3.67 1,051
4 MUSUK 65.04 20 0 20 59,417 16,548 3.59 914
5 BOYOLALI 26.25 6 3 9 68,917 25,421 2.71 2,625
6 MOJOSONGO 43.41 11 2 13 53,782 16,498 3.26 1,239
7 TERAS 29.94 13 0 13 46,145 12,611 3.66 1,541
8 SAWIT 17.23 12 0 12 31,426 9,567 3.28 1,824
9 BANYUDONO 25.38 15 0 15 50,054 13,389 3.74 1,972
10 SAMBI 46.49 16 0 16 45,735 27,145 1.68 984
11 NGEMPLAK 38.53 12 0 12 80,572 22,218 3.63 2,091
12 NOGOSARI 55.08 13 0 13 64,542 18,025 3.58 1,172
13 SIMO 48.04 13 0 13 46,887 13,019 3.60 976
14 KARANGGEDE 41.76 16 0 16 42,517 14,462 2.94 1,018
15 KLEGO 51.88 13 0 13 43,934 12,006 3.66 847
16 ANDONG 54.53 16 0 16 57,508 17,484 3.29 1,055
17 KEMUSU 99.08 13 0 13 41,622 11,390 3.65 420
18 WONOSEGORO 93.00 18 0 18 47,766 13,834 3.45 514
19 JUWANGI 79.99 9 1 10 30,522 8,109 3.76 382
JUMLAH (KAB/KOTA) 1,015 261 6 267 974,318 283,065 3.44 960

Sumber: - Profil Perkembangan Kependudukan Kabupaten Tahun 2015


-
TABEL 2

JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH PENDUDUK
NO KELOMPOK UMUR (TAHUN)
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN RASIO JENIS KELAMIN
1 2 3 4 5 6
1 0-4 30,932 28,976 59,908 106.75
2 5-9 35,458 33,875 69,333 104.67
3 10 - 14 37,970 36,285 74,255 104.64
4 15 - 19 36,277 34,179 70,456 106.14
5 20 - 24 39,854 37,848 77,702 105.30
6 25 - 29 37,345 36,473 73,818 102.39
7 30 - 34 41,952 40,356 82,308 103.95
8 35 - 39 38,341 37,718 76,059 101.65
9 40 - 44 34,932 34,961 69,893 99.92
10 45 - 49 33,579 35,600 69,179 94.32
11 50 - 54 30,320 32,605 62,925 92.99
12 55 - 59 28,047 28,732 56,779 97.62
13 60 - 64 21,208 19,409 40,617 109.27
14 65 - 69 14,376 16,106 30,482 89.26
15 70 - 74 11,255 12,194 23,449 92.30
16 75+ 17,603 19,552 37,155 90.03
JUMLAH 489,449 484,869 974,318 100.94
ANGKA BEBAN TANGGUNGAN (DEPENDENCY RATIO) 43

Sumber: - Profil Perkembangan Kependudukan Kabupaten Tahun 2015


TABEL 3

PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF


DAN IJAZAH TERTINGGI YANG DIPEROLEH MENURUT JENIS KELAMIN
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH PERSENTASE
NO VARIABEL LAKI-LAKI+ LAKI-LAKI+
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
PEREMPUAN PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8
1 PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS #REF! 0 #REF!
PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG
2 #REF! (24,269) #REF! #REF! #DIV/0! #REF!
MELEK HURUF
PERSENTASE PENDIDIKAN TERTINGGI YANG
3
DITAMATKAN:
a. TIDAK/BELUM SEKOLAH 104,835 118,986 223,821 #REF! #DIV/0! #REF!
b. SD/MI 134,439 145,809 280,248 #REF! #DIV/0! #REF!
c. SMP/ MTs 86,336 80,037 166,373 #REF! #DIV/0! #REF!
d. SMA/ MA /SEDERAJAT 97,153 75,991 173,144 #REF! #DIV/0! #REF!
f. DIPLOMA I/DIPLOMA II 2,873 3,521 6,394 #REF! #DIV/0! #REF!
g. AKADEMI/DIPLOMA III 5,508 6,210 11,718 #REF! #DIV/0! #REF!
h. UNIVERSITAS/DIPLOMA IV 12,464 11,444 23,908 #REF! #DIV/0! #REF!
i. S2/S3 (MASTER/DOKTOR) 981 524 1,505 #REF! #DIV/0! #REF!

Sumber: - Profil Perkembangan Kependudukan Kabupaten Tahun 2015


TABEL 4

JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH KELAHIRAN
NAMA LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
NO KECAMATAN
PUSKESMAS
HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SELO SELO 207 1 208 212 1 213 419 2 421
2 AMPEL AMPEL 1 320 1 321 419 1 420 739 2 741
3 AMPEL 2 200 1 201 212 0 212 412 1 413
4 CEPOGO CEPOGO 470 2 472 481 1 482 951 3 954
5 MUSUK MUSUK 1 221 2 223 237 2 239 458 4 462
6 MUSUK 2 150 2 152 140 2 142 290 4 294
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 254 1 255 272 3 275 526 4 530
8 BOYOLALI 2 160 0 160 139 1 140 299 1 300
9 BOYOLALI 3 129 1 130 139 1 140 268 2 270
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 393 3 396 402 1 403 795 4 799
11 TERAS TERAS 324 1 325 335 2 337 659 3 662
12 SAWIT SAWIT 1 104 1 105 108 0 108 212 1 213
13 SAWIT 2 94 1 95 68 0 68 162 1 163
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 165 1 166 179 0 179 344 1 345
15 BANYUDONO 2 156 3 159 148 0 148 304 3 307
16 SAMBI SAMBI 1 235 1 240 220 0 220 455 1 456
17 SAMBI 2 97 1 98 104 0 104 201 1 202
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 630 3 633 706 2 708 1,336 5 1,341
19 NOGOSARI NOGOSARI 462 2 464 473 1 474 935 3 938
20 SIMO SIMO 313 1 314 322 2 324 635 3 638
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 296 2 298 319 2 321 615 4 619
22 KLEGO KLEGO 1 144 1 145 182 1 183 326 2 328
23 KLEGO 2 152 2 154 187 3 190 339 5 344
24 ANDONG ANDONG 401 2 403 492 3 495 893 5 898
25 KEMUSU KEMUSU 1 108 0 108 112 0 112 220 0 220
26 KEMUSU 2 173 4 177 178 2 180 351 6 357
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 245 3 248 218 0 218 463 3 466
28 WONOSEGORO 2 168 2 170 174 1 175 342 3 345
29 JUWANGI JUWANGI 225 4 231 228 3 231 453 7 460
JUMLAH (KAB/KOTA) 6,996 49 7,051 7,406 35 7,441 14,402 84 14,486
ANGKA LAHIR MATI PER 1.000 KELAHIRAN (DILAPORKAN) 6.9 4.7 5.8

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat

Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi
TABEL 5

JUMLAH KEMATIAN NEONATAL, BAYI, DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH KEMATIAN
LAKI - LAKI PEREMPUAN LAKI - LAKI + PEREMPUAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
a ANAK a ANAK ANAK
NEONATAL BAYI BALITA NEONATAL BAYI BALITA NEONATAL BAYIa BALITA
BALITA BALITA BALITA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 SELO SELO 1 0 1 1 2 0 0 0 3 0 1 1
2 AMPEL AMPEL 1 1 0 0 0 2 0 0 0 3 0 0 0
3 AMPEL 2 1 1 0 1 2 0 0 0 3 1 0 1
4 CEPOGO CEPOGO 1 2 0 2 1 0 0 0 2 2 0 2
5 MUSUK MUSUK 1 0 0 0 0 2 0 0 0 2 0 0 0
6 MUSUK 2 2 0 0 0 2 0 0 0 4 0 0 0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1
8 BOYOLALI 2 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0
9 BOYOLALI 3 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 2 3 1 4 5 2 1 3 7 5 2 7
11 TERAS TERAS 3 0 0 0 4 0 1 1 7 0 1 1
12 SAWIT SAWIT 1 1 0 0 0 1 0 0 0 2 0 0 0
13 SAWIT 2 2 1 0 1 1 0 0 0 3 1 0 1
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 1 2 1 3 1 1 0 1 2 3 1 4
15 BANYUDONO 2 2 1 0 1 2 0 1 1 4 1 1 2
16 SAMBI SAMBI 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 SAMBI 2 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 5 3 0 3 0 0 1 1 5 3 1 4
19 NOGOSARI NOGOSARI 1 0 0 0 2 0 1 1 3 0 1 1
20 SIMO SIMO 1 0 0 0 2 1 0 1 3 1 0 1
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 2 1 0 1 2 0 0 0 4 1 0 1
22 KLEGO KLEGO 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0
23 KLEGO 2 1 0 1 1 1 0 0 0 2 0 1 1
24 ANDONG ANDONG 2 1 0 1 4 0 0 0 6 1 0 1
25 KEMUSU KEMUSU 1 2 1 0 1 0 0 0 0 2 1 0 1
26 KEMUSU 2 3 0 0 0 3 1 2 3 6 1 2 3
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 3 1 0 1 3 0 0 0 6 1 0 1
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 2 1 0 1 2 1 0 1
29 JUWANGI JUWANGI 2 1 0 1 2 1 0 1 4 2 0 2
JUMLAH (KAB/KOTA) 40 18 5 23 48 7 8 15 88 25 13 38
ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN) 6 3 1 3 6 1 1 2 6 2 1 3

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat

Keterangan : - Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKN/AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi
TABEL 6
JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

KEMATIAN IBU
JUMLAH LAHIR JUMLAH KEMATIAN IBU HAMIL JUMLAH KEMATIAN IBU BERSALIN JUMLAH KEMATIAN IBU NIFAS JUMLAH KEMATIAN IBU
NO KECAMATAN PUSKESMAS
HIDUP < 20 20-34 < 20 20-34 < 20 20-34 < 20 20-34
≥35 tahun JUMLAH ≥35 tahun JUMLAH ≥35 tahun JUMLAH ≥35 tahun JUMLAH
tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 SELO SELO 419 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 AMPEL AMPEL 1 739 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 AMPEL 2 412 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1
4 CEPOGO CEPOGO 951 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 MUSUK MUSUK 1 458 0 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2
6 MUSUK 2 290 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 526 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 BOYOLALI 2 299 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 BOYOLALI 3 268 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 795 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1
11 TERAS TERAS 659 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT SAWIT 1 212 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 SAWIT 2 162 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 344 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 BANYUDONO 2 304 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 2
16 SAMBI SAMBI 1 455 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 SAMBI 2 201 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 1,336 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 2 1 0 1 2
19 NOGOSARI NOGOSARI 935 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 2 0 2 0 2
20 SIMO SIMO 635 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 615 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 0 0 2 2
22 KLEGO KLEGO 1 326 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 KLEGO 2 339 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG ANDONG 893 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
25 KEMUSU KEMUSU 1 220 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
26 KEMUSU 2 351 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 463 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
28 WONOSEGORO 2 342 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1
29 JUWANGI JUWANGI 453 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 14,402 0 2 1 3 0 1 1 2 1 3 7 11 1 6 9 16
ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) 111.10

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


Keterangan:
- Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas hamil 3 18.75
- Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populasi nifas 2 12.50
bersalin 11 68.75

100.00
TABEL 7

KASUS BARU TB BTA+, SELURUH KASUS TB, KASUS TB PADA ANAK, DAN CASE NOTIFICATION RATE (CNR) PER 100.000 PENDUDUK
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH SELURUH
JUMLAH KASUS BARU TB BTA+ KASUS TB ANAK
JUMLAH PENDUDUK KASUS TB
NO KECAMATAN PUSKESMAS 0-14 TAHUN
L P L P
L+P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SELO SELO 14,932 14,123 29,055 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0!
2 AMPEL AMPEL 1 26,241 26,307 52,548 1 25 3 75.00 4 2 18.2 9 81.82 11 1 9.09
3 AMPEL 2 12,895 12,774 25,669 1 100 0 0.00 1 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0!
4 CEPOGO CEPOGO 28,049 27,651 55,700 0 0 2 100.00 2 1 20.0 4 80.00 5 0 0.00
5 MUSUK MUSUK 1 17,763 17,716 35,479 1 33 2 66.67 3 3 60.0 2 40.00 5 0 0.00
6 MUSUK 2 11,955 11,983 23,938 0 0 1 100.00 1 0 0.0 1 100.00 1 0 0.00
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 13,454 13,880 27,334 7 88 1 12.50 8 8 80.0 2 20.00 10 0 0.00
8 BOYOLALI 2 12,347 12,313 24,660 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0!
9 BOYOLALI 3 8,349 8,574 16,923 2 100.0 0 0.00 2 2 100.0 0 0.00 2 0 0.00
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 26,841 26,941 53,782 3 60.0 2 40.00 5 6 50.0 6 50.00 12 0 0.00
11 TERAS TERAS 23,023 23,122 46,145 4 40.0 6 60.00 10 8 53.3 7 46.67 15 0 0.00
12 SAWIT SAWIT 1 9,462 9,485 18,947 2 50.0 2 50.00 4 2 50.0 2 50.00 4 0 0.00
13 SAWIT 2 6,224 6,255 12,479 0 0.0 3 100.00 3 0 0.0 4 100.00 4 0 0.00
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 15,250 15,366 30,616 3 60.0 2 40.00 5 3 60.0 2 40.00 5 0 0.00
15 BANYUDONO 2 9,657 9,781 19,438 1 100.0 0 0.00 1 4 100.0 0 0.00 4 0 0.00
16 SAMBI SAMBI 1 15,089 15,177 30,266 2 100.0 0 0.00 2 3 100.0 0 0.00 3 0 0.00
17 SAMBI 2 7,713 7,756 15,469 1 50.0 1 50.00 2 1 50.0 1 50.00 2 0 0.00
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 40,638 39,934 80,572 8 50.0 8 50.00 16 8 50.0 8 50.00 16 0 0.00
19 NOGOSARI NOGOSARI 32,671 31,871 64,542 10 83.3 2 16.67 12 12 80.0 3 20.00 15 0 0.00
20 SIMO SIMO 23,649 23,238 46,887 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0.0 1 100.00 1 0 0.00
27 KARANGGEDE KARANGGEDE 21,425 21,092 42,517 1 100.0 0 0.00 1 1 100.0 0 0.00 1 0 0.00
28 KLEGO KLEGO 1 10,562 10,497 21,059 1 50.0 1 50.00 2 2 50.0 2 50.00 4 0 0.00
29 KLEGO 2 11,675 11,200 22,875 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0!
24 ANDONG ANDONG 28,857 28,651 57,508 10 66.7 5 33.33 15 15 68.2 7 31.82 22 1 4.55
25 KEMUSU KEMUSU 1 9,144 8,820 17,964 2 66.7 1 33.33 3 3 75.0 1 25.00 4 0 0.00
26 KEMUSU 2 11,944 11,714 23,658 5 50.0 5 50.00 10 7 53.8 6 46.15 13 0 0.00
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 14,415 14,192 28,607 1 50.0 1 50.00 2 1 50.0 1 50.00 2 0 0.00
28 WONOSEGORO 2 9,814 9,345 19,159 5 83.3 1 16.67 6 5 62.5 3 37.50 8 0 0.00
29 JUWANGI JUWANGI 15,411 15,111 30,522 8 66.7 4 33.33 12 10 66.7 5 33.33 15 0 0.00
JUMLAH (KAB/KOTA) 489,449 484,869 974,318 79 60 53 40.15 132 107 58 77 41.85 184 2 1.09

CNR KASUS BARU TB BTA+ PER 100.000 PENDUDUK 16 10.93 13.55

CNR SELURUH KASUS TB PER 100.000 PENDUDUK 21.86 15.88 18.89

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular


Keterangan:
Jumlah pasien adalah seluruh pasien yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di BBKPM/BPKPM/BP4, RS, Lembaga Pemasyarakatan,
rumah tahanan, dokter praktek swasta, klinik dll
Catatan : Jumlah kolom 6 = jumlah kolom 7 pada Tabel 1, yaitu sebesar:
TABEL 8

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

TB PARU
SUSPEK % BTA (+)
NO KECAMATAN PUSKESMAS BTA (+)
TERHADAP SUSPEK
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SELO SELO 45 51 96 0 0 0 0.00 0.00 0.00
2 AMPEL AMPEL 1 13 14 27 1 3 4 7.69 21.43 14.81
3 AMPEL 2 12 16 28 1 0 1 8.33 0.00 3.57
4 CEPOGO CEPOGO 26 30 56 0 2 2 0.00 6.67 3.57
5 MUSUK MUSUK 1 35 34 69 1 2 3 2.86 5.88 4.35
6 MUSUK 2 24 26 50 0 1 1 0.00 3.85 2.00
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 78 81 159 7 1 8 8.97 1.23 5.03
8 BOYOLALI 2 6 4 10 0 0 0 0.00 0.00 0.00
9 BOYOLALI 3 7 5 12 2 0 2 28.57 0.00 16.67
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 26 24 50 3 2 5 11.54 8.33 10.00
11 TERAS TERAS 62 60 122 4 6 10 6.45 10.00 8.20
12 SAWIT SAWIT 1 20 41 61 2 2 4 10.00 4.88 6.56
13 SAWIT 2 14 13 27 0 3 3 0.00 23.08 11.11
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 23 21 44 3 2 5 13.04 9.52 11.36
15 BANYUDONO 2 9 5 14 1 0 1 11.11 0.00 7.14
16 SAMBI SAMBI 1 51 58 109 2 0 2 3.92 0.00 1.83
17 SAMBI 2 0 0 0 1 1 2 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 88 153 241 8 8 16 9.09 5.23 6.64
19 NOGOSARI NOGOSARI 68 72 140 10 2 12 14.71 2.78 8.57
20 SIMO SIMO 26 24 50 0 0 0 0.00 0.00 0.00
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 55 62 117 1 0 1 1.82 0.00 0.85
22 KLEGO KLEGO 1 15 19 34 1 1 2 6.67 5.26 5.88
23 KLEGO 2 4 4 8 0 0 0 0.00 0.00 0.00
24 ANDONG ANDONG 83 102 185 10 5 15 12.05 4.90 8.11
25 KEMUSU KEMUSU 1 6 7 13 2 1 3 33.33 14.29 23.08
26 KEMUSU 2 21 20 41 5 5 10 23.81 25.00 24.39
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 89 96 185 1 1 2 1.12 1.04 1.08
28 WONOSEGORO 2 9 9 18 5 1 6 55.56 11.11 33.33
29 JUWANGI JUWANGI 27 32 59 8 4 12 29.63 12.50 20.34
JUMLAH (KAB/KOTA) 942 1,083 2,025 79 53 132 8.39 4.89 6.52

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular 6.52 6.52


Keterangan:
Jumlah pasien adalah seluruh pasien yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di BBKPM/BPKPM/BP4, RS, Lembaga Pemasyarakatan,
rumah tahanan, dokter praktek swasta, klinik dll
TABEL 9

ANGKA KESEMBUHAN DAN PENGOBATAN LENGKAP TB PARU BTA+ SERTA KEBERHASILAN PENGOBATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

ANGKA PENGOBATAN LENGKAP


ANGKA KESEMBUHAN (CURE RATE) ANGKA KEBERHASILAN
(COMPLETE RATE) JUMLAH KEMATIAN
BTA (+) DIOBATI* PENGOBATAN
SELAMA PENGOBATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P (SUCCESS RATE/SR)
JUMLA JUMLA JUMLA JUMLA JUMLA JUMLA
L P L+P % % % % % % L P L+P L P L+P
H H H H H H
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
1 SELO SELO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 #DIV/0! 1 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0
2 AMPEL AMPEL 1 1 3 4 0 0.00 1 33.33 1 25.00 0 0.00 3 100.00 3 75.00 0.00 133.33 100.00 0 0 0
3 AMPEL 2 1 0 1 1 100.00 0 #DIV/0! 1 100.00 1 100.00 0 #DIV/0! 1 100.00 200.00 #DIV/0! 200.00 0 0 0
4 CEPOGO CEPOGO 0 2 2 0 #DIV/0! 0 0.00 0 0.00 0 #DIV/0! 0 0.00 0 0.00 #DIV/0! 0.00 0.00 0 0 0
5 MUSUK MUSUK 1 1 2 3 0 0.00 2 100.00 2 66.67 0 0.00 2 100.00 2 66.67 0.00 200.00 133.33 0 0 0
6 MUSUK 2 0 1 1 0 #DIV/0! 0 0.00 0 0.00 0 #DIV/0! 0 0.00 0 0.00 #DIV/0! 0.00 0.00 0 0 0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 7 1 8 3 42.86 0 0.00 3 37.50 0 0.00 0 0.00 0 0.00 42.86 0.00 37.50 0 0 0
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0
9 BOYOLALI 3 2 0 2 0 0.00 0 #DIV/0! 0 0.00 0 0.00 0 #DIV/0! 0 0.00 0.00 #DIV/0! 0.00 0 0 0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 3 2 5 2 66.67 1 50.00 3 60.00 2 66.67 1 50.00 3 60.00 133.33 100.00 120.00 0 0 0
11 TERAS TERAS 4 6 10 4 100.00 4 66.67 8 80.00 0 0.00 2 33.33 2 20.00 100.00 100.00 100.00 0 0 0
12 SAWIT SAWIT 1 2 2 4 2 100.00 1 50.00 3 75.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 100.00 50.00 75.00 0 0 0
13 SAWIT 2 0 3 3 0 #DIV/0! 0 0.00 0 0.00 0 #DIV/0! 1 33.33 1 33.33 #DIV/0! 33.33 33.33 0 0 0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 3 2 5 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0.00 0.00 0.00 0 0 0
15 BANYUDONO 2 1 0 1 0 0.00 0 #DIV/0! 0 0.00 1 100.00 0 #DIV/0! 1 100.00 100.00 #DIV/0! 100.00 0 0 0
16 SAMBI SAMBI 1 2 0 2 2 100.00 0 #DIV/0! 2 100.00 1 50.00 0 #DIV/0! 1 50.00 150.00 #DIV/0! 150.00 0 0 0
17 SAMBI 2 1 1 2 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0.00 0.00 0.00 0 0 0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 8 8 16 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0.00 0.00 0.00 0 0 0
19 NOGOSARI NOGOSARI 10 2 12 4 40.00 0 0.00 4 33.33 0 0.00 1 50.00 1 8.33 40.00 50.00 41.67 1 0 1
20 SIMO SIMO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 #DIV/0! 1 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 6 3 9 6 100.00 1 33.33 7 77.78 4 66.67 1 33.33 5 55.56 166.67 66.67 133.33 0 0 0
22 KLEGO KLEGO 1 1 1 2 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 1 100.00 1 50.00 0.00 100.00 50.00 1 0 1
23 KLEGO 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0
24 ANDONG ANDONG 10 5 15 3 30.00 1 20.00 4 26.67 10 100.00 2 40.00 12 80.00 130.00 60.00 106.67 0 0 0
25 KEMUSU KEMUSU 1 2 1 3 0 0.00 1 100.00 1 33.33 0 0.00 1 100.00 1 33.33 0.00 200.00 66.67 0 0 0
26 KEMUSU 2 5 5 10 3 60.00 2 40.00 5 50.00 2 40.00 0 0.00 2 20.00 100.00 40.00 70.00 0 1 1
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 1 1 2 1 100.00 0 0.00 1 50.00 1 100.00 0 0.00 1 50.00 200.00 0.00 100.00 0 0 0
28 WONOSEGORO 2 5 1 6 1 20.00 1 100.00 2 33.33 0 0.00 2 200.00 2 33.33 20.00 300.00 66.67 0 0 0
29 JUWANGI JUWANGI 8 4 12 2 25.00 1 25.00 3 25.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 25.00 25.00 25.00 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 84 56 140 34 40.48 16 28.57 50 35.71 22 26.19 19 33.93 41 29.29 66.67 62.50 65.00 2 1 3
ANGKA KEMATIAN SELAMA PENGOBATAN PER 100.000 PENDUDUK 0 0 0

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular


Keterangan:
* kohort yang sama dari kasus yang dinilai kesembuhan dan pengobatan lengkap
Jumlah pasien adalah seluruh pasien yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di BBKPM/BPKPM/BP4, RS, Lembaga Pemasyarakatan,
rumah tahanan, dokter praktek swasta, klinik dll
TABEL 10

PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PNEUMONIA PADA BALITA


JUMLAH BALITA JUMLAH PERKIRAAN PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI
NO KECAMATAN PUSKESMAS
PENDERITA L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 SELO SELO 1,077 965 2,042 108 97 204 12 11 6 6 18 9
2 AMPEL AMPEL 1 2,221 2,294 4,515 222 229 452 0 0 0 0 0 0
3 AMPEL 2 1,177 1,244 2,421 118 124 242 0 0 0 0 0 0
4 CEPOGO CEPOGO 2,655 2,730 5,385 266 273 539 0 0 0 0 0 0
5 MUSUK MUSUK 1 1,791 1,900 3,691 179 190 369 0 0 0 0 0 0
6 MUSUK 2 784 696 1,480 78 70 148 2 3 2 3 4 3
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 1,037 1,056 2,093 104 106 0 0 0 0 0 0 0
8 BOYOLALI 2 1,933 1,728 3,661 193 173 366 0 0 0 0 0 0
9 BOYOLALI 3 727 768 1,495 73 77 150 0 0 0 0 0 0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 1,838 1,822 3,660 184 182 366 0 0 0 0 0 0
11 TERAS TERAS 1,500 15,208 16,708 150 1,521 1,671 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT SAWIT 1 659 635 1,294 66 64 129 0 0 0 0 0 0
13 SAWIT 2 453 390 843 45 39 84 4 9 7 18 11 13
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 1,082 1,061 2,143 108 106 214 0 0 0 0 0 0
15 BANYUDONO 2 1,211 1,143 2,354 121 114 235 1 1 0 0 1 0
16 SAMBI SAMBI 1 1,090 1,125 2,215 109 113 222 0 0 0 0 0 0
17 SAMBI 2 432 538 970 43 54 97 0 0 0 0 0 0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 2,703 2,625 5,328 270 263 533 0 0 0 0 0 0
19 NOGOSARI NOGOSARI 2,996 3,142 6,138 300 314 614 0 0 0 0 0 0
20 SIMO SIMO 2,105 2,256 4,361 211 226 436 0 0 0 0 0 0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 1,962 2,107 4,069 196 211 407 0 0 0 0 0 0
22 KLEGO KLEGO 1 850 756 1,606 85 76 161 0 0 0 0 0 0
23 KLEGO 2 1,159 1,176 2,335 116 118 234 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG ANDONG 3,041 3,151 6,192 304 315 619 0 0 0 0 0 0
25 KEMUSU KEMUSU 1 987 1,019 2,006 99 102 201 0 0 0 0 0 0
26 KEMUSU 2 1,309 1,340 2,649 131 134 265 0 0 0 0 0 0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 1,229 1,144 2,373 123 114 237 0 0 0 0 0 0
28 WONOSEGORO 2 1,100 1,124 2,224 110 112 222 0 0 0 0 0 0
29 JUWANGI JUWANGI 1,748 1,782 3,530 175 178 353 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 42,856 56,925 99,781 4,286 5,693 9,769 19 0 15 0 34 0
PERSENTASE PERKIRAAN KASUS

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

HIV AIDS JUMLAH KEMATIAN AKIBAT AIDS SYPHILIS


NO KELOMPOK UMUR PROPORSI PROPORSI PROPORSI
L P L+P KELOMPOK L P L+P KELOMPOK L P L+P L P L+P KELOMPOK
UMUR UMUR UMUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 ≤ 4 TAHUN 0 0.00 0 0.00 0 0 0.00

2 5 - 14 TAHUN 0 0.00 0 0.00 0 0 0.00

3 15 - 19 TAHUN 0 0.00 0 0.00 0 0 0.00

4 20 - 24 TAHUN 5 1 6 13.33 4 4 17.39 0 0 0.00

5 25 - 49 TAHUN 17 6 23 51.11 10 4 14 60.87 4 2 6 1 0 1 100.00

6 ≥ 50 TAHUN 11 5 16 35.56 4 1 5 21.74 0 0 0.00

JUMLAH (KAB/KOTA) 33 12 45 14 9 23 4 2 6 1 0 1

PROPORSI JENIS KELAMIN 73.33 26.67 60.87 39.13 66.67 33.33 100.00 0.00

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 12

PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV MENURUT JENIS KELAMIN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

DONOR DARAH
SAMPEL DARAH DIPERIKSA/DISKRINING
NO UNIT TRANSFUSI DARAH POSITIF HIV
JUMLAH PENDONOR TERHADAP HIV
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 PMI 8,201 3,230 11,431 8,201 100.00 3,230 100.00 11,431 100.00 39 0.48 11 0.34 50 0.44

JUMLAH 8,201 3,230 11,431 8,201 100.00 3,230 100.00 11,431 100.00 39 0.48 11 0.34 50 0.44

Sumber: UDD PMI Kabupaten Boyolali


TABEL 13

KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

DIARE
JUMLAH PENDUDUK JUMLAH TARGET DIARE DITANGANI
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENEMUAN L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 SELO SELO 14,932 14,123 29,055 320 302 622 189 59 214 71 403 65
2 AMPEL AMPEL 1 26,241 26,307 52,548 562 563 1,125 259 46 244 43 503 45
3 AMPEL 2 12,895 12,774 25,669 276 273 549 0 0 0 0 0 0
4 CEPOGO CEPOGO 28,049 27,651 55,700 600 592 1,192 313 52 342 58 655 55
5 MUSUK MUSUK 1 17,763 17,716 35,479 380 379 759 124 33 128 34 252 33
6 MUSUK 2 11,955 11,983 23,938 256 256 512 207 81 131 51 338 66
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 13,454 13,880 27,334 288 297 585 60 11.6 59 11.1 119 11.4
8 BOYOLALI 2 12,347 12,313 24,660 264 263 528 161 61 153 58.1 314 59.5
9 BOYOLALI 3 8,349 8,574 16,923 179 183 362 0 0 0 0.0 0 0.0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 26,841 26,941 53,782 574 577 1,151 236 41 271 100.0 507 100.0
11 TERAS TERAS 23,023 23,122 46,145 493 495 988 0 0 0 0.0 0 0.0
12 SAWIT SAWIT 1 9,462 9,485 18,947 202 203 405 111 55 213 105 324 79.9
13 SAWIT 2 6,224 6,255 12,479 133 134 267 390 293 560 418 950 356
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 15,250 15,366 30,616 326 329 655 286 88 426 130 712 109
15 BANYUDONO 2 9,657 9,781 19,438 207 209 416 102 49 172 82 274 66
16 SAMBI SAMBI 1 15,089 15,177 30,266 323 325 648 198 61 216 67 414 64
17 SAMBI 2 7,713 7,756 15,469 165 166 331 71 43 81 49 152 46
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 40,638 39,934 80,572 870 855 1,724 412 47 662 77 1,074 62
19 NOGOSARI NOGOSARI 32,671 31,871 64,542 699 682 1,381 0 0 0 0 0 0
20 SIMO SIMO 23,649 23,238 46,887 506 497 1,003 0 0 0 0 0 0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 21,425 21,092 42,517 458 451 910 0 0 0 0 0 0
22 KLEGO KLEGO 1 10,562 10,497 21,059 226 225 451 120 53 196 87 316 70
23 KLEGO 2 11,675 11,200 22,875 250 240 490 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG ANDONG 28,857 28,651 57,508 618 613 1,231 60 10 50 8 110 9
25 KEMUSU KEMUSU 1 9,144 8,820 17,964 196 189 384 0 0 0 0 0 0
26 KEMUSU 2 11,944 11,714 23,658 256 251 506 0 0 0 0 0 0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 14,415 14,192 28,607 308 304 612 241 78 179 59 420 69
28 WONOSEGORO 2 9,814 9,345 19,159 210 200 410 123 59 157 79 280 68
29 JUWANGI JUWANGI 15,411 15,111 30,522 330 323 653 23 7 42 13 65 10
JUMLAH (KAB/KOTA) 489,449 484,869 974,318 20,948 20,752 20,850 3,686 17.6 4,496 21.7 8,182 39.2
ANGKA KESAKITAN DIARE PER 1.000 PENDUDUK 214

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular


TABEL 14

KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

KASUS BARU
NO KECAMATAN PUSKESMAS Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah PB + MB
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SELO SELO 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 AMPEL AMPEL 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1
3 AMPEL 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 CEPOGO CEPOGO 0 0 0 1 0 1 1 0 1
5 MUSUK MUSUK 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 MUSUK 2 0 0 0 1 0 1 1 0 1
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 BOYOLALI 3 2 2 4 0 0 0 2 2 4
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 TERAS TERAS 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT SAWIT 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 SAWIT 2 0 0 0 1 0 1 1 0 1
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 BANYUDONO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
16 SAMBI SAMBI 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1
17 SAMBI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 0 0 0 1 1 2 1 1 2
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 SIMO SIMO 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 2 3 5 0 0 0 2 3 5
22 KLEGO KLEGO 1 0 0 0 1 1 2 1 1 2
23 KLEGO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG ANDONG 0 0 0 1 0 1 1 2 3
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
26 KEMUSU 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 1 1 2 0 1 1 1 2 3
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 JUWANGI JUWANGI 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 5 6 11 7 4 20 12 12 24
PROPORSI JENIS KELAMIN 45.45 54.55 35.00 20.00 50.00 50.00
ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE ) PER 100.000 PENDUDUK 2.451736545 2.474895281 2.463261481

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular


TABEL 15

KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

KASUS BARU
PENDERITA KUSTA
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA CACAT TINGKAT 2
0-14 TAHUN
KUSTA
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 SELO SELO 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
2 AMPEL AMPEL 1 1 0 0.00 0 0
3 AMPEL 2 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
4 CEPOGO CEPOGO 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
5 MUSUK MUSUK 1 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 MUSUK 2 1 0 0.00 0 0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 BOYOLALI 2 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
9 BOYOLALI 3 4 0 0.00 0 0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
11 TERAS TERAS 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
12 SAWIT SAWIT 1 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
13 SAWIT 2 1 0 0.00 0 0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
15 BANYUDONO 2 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
16 SAMBI SAMBI 1 1 0 0.00 0 0
17 SAMBI 2 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 2 0 0.00 0 0
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
20 SIMO SIMO 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 5 0 0.00 0 0
22 KLEGO KLEGO 1 2 0 0.00 0 0
23 KLEGO 2 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
24 ANDONG ANDONG 3 0 0.00 0 0
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 KEMUSU 2 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
28 WONOSEGORO 2 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
29 JUWANGI JUWANGI 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 20 0 0.00 0 0
ANGKA CACAT TINGKAT 2 PER 100.000 PENDUDUK 0

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular


TABEL 16

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT TIPE/JENIS, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

KASUS TERCATAT
NO KECAMATAN PUSKESMAS Pausi Basiler/Kusta kering Multi Basiler/Kusta Basah JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SELO SELO 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 AMPEL AMPEL 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 AMPEL 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 CEPOGO CEPOGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 MUSUK MUSUK 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 MUSUK 2 0 0 0 1 0 1 1 0 1
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 BOYOLALI 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 TERAS TERAS 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT SAWIT 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 SAWIT 2 0 0 0 1 0 1 1 0 1
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 BANYUDONO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
16 SAMBI SAMBI 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1
17 SAMBI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 0 0 0 1 1 2 1 1 2
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 SIMO SIMO 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 1 3 4 0 0 0 0 0 0
22 KLEGO KLEGO 1 0 0 0 1 1 2 1 1 2
23 KLEGO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG ANDONG 0 0 0 0 0 0 0 0 0
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
26 KEMUSU 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 JUWANGI JUWANGI 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 1 3 4 5 4 9 5 4 9
ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK 0.102156 0.082497 0.092372

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular


TABEL 17

PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT (RELEASE FROM TREATMENT/RFT) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

KUSTA (PB) KUSTA (MB)


a RFT PB a RFT MB
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA PB PENDERITA MB
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLA % JUMLA % JUMLA % L P L+P JUMLA % JUMLA % JUMLA %
1 2 3 4 5 6 7
H 8 9
H 10 11
H 12 13 14 15 16
H 17 18
H 19 20
H 21
1 SELO SELO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
2 AMPEL AMPEL 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
3 AMPEL 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
4 CEPOGO CEPOGO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
5 MUSUK MUSUK 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 MUSUK 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 0 1 0 0 0 #DIV/0! 0 0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
9 BOYOLALI 3 2 0 2 0 0 0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
11 TERAS TERAS 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
12 SAWIT SAWIT 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
13 SAWIT 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 0 1 1 100 0 #DIV/0! 1 100
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
15 BANYUDONO 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
16 SAMBI SAMBI 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
17 SAMBI 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
20 SIMO SIMO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 0 1 1 0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
22 KLEGO KLEGO 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
23 KLEGO 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
24 ANDONG ANDONG 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 KEMUSU 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
29 JUWANGI JUWANGI 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 2 1 3 0 0.0 0 0.0 0 0.0 2 0 2 1 50 0 #DIV/0! 1 50

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular


TABEL 18

JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH PENDUDUK JUMLAH KASUS AFP


NO KECAMATAN PUSKESMAS
<15 TAHUN (NON POLIO)
1 2 3 4 5
1 SELO SELO 0
2 AMPEL AMPEL 1 0
3 AMPEL 2 0
4 CEPOGO CEPOGO 0
5 MUSUK MUSUK 1 0
6 MUSUK 2 0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0
8 BOYOLALI 2 0
9 BOYOLALI 3 0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 0
11 TERAS TERAS 0
12 SAWIT SAWIT 1 1
13 SAWIT 2 0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 0
15 BANYUDONO 2 0
16 SAMBI SAMBI 1 0
17 SAMBI 2 0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 1
19 NOGOSARI NOGOSARI 0
20 SIMO SIMO 0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 0
22 KLEGO KLEGO 1 0
23 KLEGO 2 0
24 ANDONG ANDONG 0
25 KEMUSU KEMUSU 1 0
26 KEMUSU 2 0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 1
28 WONOSEGORO 2 0
29 JUWANGI JUWANGI 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 203,496 3
AFP RATE (NON POLIO) PER 100.000 PENDUDUK USIA < 15 TAHUN 1.47

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

Catatan : Jumlah penduduk < 15 tahun kolom 4 = jumlah penduduk < 15 tahun pada tabel 2, yaitu sebesar:
203,496
TABEL 19

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH KASUS PD3I


DIFTERI TETANUS (NON NEONATORUM) TETANUS NEONATORUM
NO KECAMATAN PUSKESMAS PERTUSIS
JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS
MENINGGAL MENINGGAL MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SELO SELO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 AMPEL AMPEL 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 AMPEL 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 CEPOGO CEPOGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 MUSUK MUSUK 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 MUSUK 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 BOYOLALI 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 TERAS TERAS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT SAWIT 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 SAWIT 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 BANYUDONO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
16 SAMBI SAMBI 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0
17 SAMBI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 SIMO SIMO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 KLEGO KLEGO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 KLEGO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG ANDONG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
26 KEMUSU 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 JUWANGI JUWANGI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0
CASE FATALITY RATE (%) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


TABEL 20

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH KASUS PD3I

NO KECAMATAN PUSKESMAS CAMPAK


POLIO HEPATITIS B
JUMLAH KASUS
MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 SELO SELO 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0
2 AMPEL AMPEL 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 AMPEL 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 CEPOGO CEPOGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 MUSUK MUSUK 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 MUSUK 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 BOYOLALI 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 TERAS TERAS 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT SAWIT 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 SAWIT 2 2 1 3 0 0 0 0 0 0 0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0
15 BANYUDONO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
16 SAMBI SAMBI 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 SAMBI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 SIMO SIMO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 KLEGO KLEGO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 KLEGO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG ANDONG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
26 KEMUSU 2 2 2 4 0 0 0 0 0 0 0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 JUWANGI JUWANGI 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 7 10 17 0 0 0 0 0 0 0

CASE FATALITY RATE (%) 0

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


TABEL 21

JUMLAH KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH KASUS MENINGGAL CFR (%)
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SELO SELO 2 0 2 0 0 0 0.0 #DIV/0! 0.0
2 AMPEL AMPEL 1 15 6 21 0 0 0 0.0 0.0 0.0
3 AMPEL 2 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 CEPOGO CEPOGO 11 14 25 0 0 0 0.0 0.0 0.0
5 MUSUK MUSUK 1 12 17 29 1 2 3 8.3 11.8 10.3
6 MUSUK 2 2 4 6 0 0 0 0.0 0.0 0.0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 12 19 31 0 1 1 0.0 5.3 3.2
8 BOYOLALI 2 7 6 13 0 0 0 0.0 0.0 0.0
9 BOYOLALI 3 11 16 27 0 0 0 0.0 0.0 0.0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 15 6 21 1 0 1 0.0 0.0 4.8
11 TERAS TERAS 34 36 70 0 1 1 0.0 2.8 1.4
12 SAWIT SAWIT 1 15 14 29 0 0 0 0.0 0.0 0.0
13 SAWIT 2 16 24 40 0 0 0 0.0 0.0 0.0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 29 20 49 0 0 0 0.0 0.0 0.0
15 BANYUDONO 2 27 9 36 0 0 0 0.0 0.0 0.0
16 SAMBI SAMBI 1 25 32 57 0 0 0 0.0 0.0 0.0
17 SAMBI 2 2 6 8 0 0 0 0.0 0.0 0.0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 81 105 186 1 1 2 1.2 1.0 1.1
19 NOGOSARI NOGOSARI 40 34 74 2 0 2 5.0 0.0 2.7
20 SIMO SIMO 7 11 18 0 0 0 0.0 0.0 0.0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 10 6 16 0 0 0 0.0 0.0 0.0
22 KLEGO KLEGO 1 9 5 14 1 0 1 11.1 0.0 7.1
23 KLEGO 2 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
24 ANDONG ANDONG 5 6 11 0 0 0 0.0 0.0 0.0
25 KEMUSU KEMUSU 1 6 8 14 0 0 0 0.0 0.0 0.0
26 KEMUSU 2 12 1 13 0 0 0 0.0 0.0 0.0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 15 14 29 1 0 1 6.7 0.0 3.4
28 WONOSEGORO 2 5 6 11 0 0 0 0.0 0.0 0.0
29 JUWANGI JUWANGI 1 8 9 0 0 0 0.0 0.0 0.0
JUMLAH (KAB/KOTA) 426 433 859 7 5 12 1.6 1.2 1.4
INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK 87.0 89.3 88.2

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 22

KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

MALARIA
SEDIAAN DARAH DIPERIKSA
NO KECAMATAN PUSKESMAS SUSPEK MENINGGAL CFR
POSITIF
L P L+P
L P L+P L % P % L+P % L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 SELO SELO 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 AMPEL AMPEL 1 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 AMPEL 2 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 CEPOGO CEPOGO 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 MUSUK MUSUK 1 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 MUSUK 2 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 BOYOLALI 3 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 TERAS TERAS 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 SAWIT SAWIT 1 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 SAWIT 2 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 BANYUDONO 2 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
16 SAMBI SAMBI 1 0 1 1 0 1 1 0 #DIV/0! 0 0.00 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
17 SAMBI 2 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
20 SIMO SIMO 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
22 KLEGO KLEGO 1 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
23 KLEGO 2 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
24 ANDONG ANDONG 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
26 KEMUSU 2 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
29 JUWANGI JUWANGI 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 1 1 0 1 1 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

JUMLAH PENDUDUK BERISIKO

ANGKA KESAKITAN (ANNUAL PARASITE INCIDENCE ) PER 1.000 PENDUDUK BERISIKO #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular


TABEL 23

PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PENDERITA FILARIASIS
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU DITEMUKAN JUMLAH SELURUH KASUS
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 SELO SELO 0 0 0 0 0 0
2 AMPEL AMPEL 1 0 0 0 0 0 0
3 AMPEL 2 0 0 0 0 0 0
4 CEPOGO CEPOGO 0 0 0 0 0 0
5 MUSUK MUSUK 1 0 0 0 0 0 0
6 MUSUK 2 0 0 0 0 0 0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0 0 0 0 0 0
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 0 0
9 BOYOLALI 3 0 0 0 0 0 0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 0 0 0 0 0 0
11 TERAS TERAS 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT SAWIT 1 0 0 0 0 0 0
13 SAWIT 2 0 0 0 0 0 0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 0 0 0 0 0 0
15 BANYUDONO 2 0 0 0 0 0 0
16 SAMBI SAMBI 1 0 0 0 0 0 0
17 SAMBI 2 0 0 0 0 0 0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 0 2 2 1 5 6
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 0 0 0 0 0
20 SIMO SIMO 0 0 0 0 0 0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 0 0 0 0 0 0
22 KLEGO KLEGO 1 0 0 0 0 0 0
23 KLEGO 2 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG ANDONG 0 0 0 0 0 0
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0 0 0 0 0
26 KEMUSU 2 0 0 0 0 0 0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 0 0 0 0 0 0
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 0 0
29 JUWANGI JUWANGI 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 2 2 1 5 6
ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA) 0 1 1

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 24

TABEL 24
PENGUKURAN TEKANAN DARAH PENDUDUK ≥ 18 TAHUN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

DILAKUKAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH HIPERTENSI/TEKANAN DARAH TINGGI


JUMLAH PENDUDUK ≥ 18 TAHUN LAKI-LAKI + LAKI-LAKI +
NO KECAMATAN PUSKESMAS LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
PEREMPUAN PEREMPUAN
LAKI-LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SELO SELO 13,247 15,460 28,707 15 0.11 43 0.28 58 0.20 15 100.00 43 100 58 100.00
2 AMPEL AMPEL 1 57,922 39,103 97,025 5,053 8.72 8,236 21.06 13,289 13.70 212 4.20 409 4.97 621 4.67
3 AMPEL 2 9,975 10,186 17,479 2,055 24.01 1,381 15.48 3,436 19.66 1435 69.83 917 66.40 2352 68.45
4 CEPOGO CEPOGO 18,868 19,198 38,066 130 0.69 192 1.00 322 0.85 32 24.62 41 21.35 73 22.67
5 MUSUK MUSUK 1 16,771 13,478 30,249 1,799 10.73 6,267 46.50 8,066 26.67 290 16.12 732 11.68 1022 12.67
6 MUSUK 2 11,321 11,355 22,676 5,515 48.71 5,456 48.05 10,971 48.38 624 11.31 972 17.82 1596 14.55
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 777 793 6,715 5,534 165.00 6,295 187.30 11,829 176.16 140 2.53 220 3.49 360 3.04
8 BOYOLALI 2 12,091 13,038 25,129 2,921 24.16 3,157 24.21 6,078 24.19 860 29.44 1130 35.79 1990 32.74
9 BOYOLALI 3 4,916 5,151 10,067 1,744 35.48 2,101 40.79 3,845 38.19 56 3.21 52 2.48 108 2.81
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 16,782 18,790 35,572 7,535 44.90 8,271 44.02 15,806 44.43 688 9.13 754 9.12 1442 9.12
11 TERAS TERAS 17,034 16,414 33,448 2,568 15.08 2,304 14.04 4,872 14.57 338 13.16 338 14.67 676 13.88
12 SAWIT SAWIT 1 5,177 6,046 11,223 7,427 143.46 17,843 295.12 25,270 225.16 778 10.48 1974 11.06 2752 10.89
13 SAWIT 2 4,550 4,764 9,314 1,503 33.03 2,789 58.54 4,292 46.08 69 4.59 74 2.65 143 3.33
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 18,026 19,856 37,882 2,859 15.86 5,046 25.41 7,905 20.87 364 12.73 486 9.63 850 10.75
15 BANYUDONO 2 2,751 4,825 9,314 1,975 71.79 3,270 67.77 5,245 56.31 127 6.43 228 6.97 355 6.77
16 SAMBI SAMBI 1 15,597 15,535 31,132 4,123 26.43 9,337 60.10 13,460 43.24 53 1.29 106 1.14 159 1.18
17 SAMBI 2 5,871 5,974 11,845 423 7.20 784 13.12 1,207 10.19 86 20.33 121 15.43 207 17.15
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 26,980 27,868 54,848 6,649 24.64 10,434 37.44 17,083 31.15 389 5.85 602 5.77 991 5.80
19 NOGOSARI NOGOSARI 29,865 28,974 58,839 8,002 26.79 10,106 34.88 18,108 30.78 56 0.70 116 1.15 172 0.95
20 SIMO SIMO 14,223 15,883 30,106 2,820 19.83 3,348 21.08 6,168 20.49 421 14.93 525 15.68 946 15.34
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 14,223 15,853 30,076 8,935 62.82 9,662 60.95 18,597 61.83 219 2.45 696 7.20 915 4.92
22 KLEGO KLEGO 1 6,850 9,163 16,013 2,899 42.32 4,850 52.93 7,749 48.39 460 15.87 667 13.75 1127 14.54
23 KLEGO 2 14,478 13,931 28,409 3,500 24.17 3,300 23.69 6,800 23.94 310 8.86 250 7.58 560 8.24
24 ANDONG ANDONG 22,785 22,465 45,250 2,248 9.87 1,688 7.51 3,936 8.70 136 6.05 117 6.93 253 6.43
25 KEMUSU KEMUSU 1 6,233 9,818 16,051 4,557 73.11 4,750 48.38 9,307 57.98 317 6.96 302 6.36 619 6.65
26 KEMUSU 2 11,555 10,995 22,550 5,970 51.67 10,080 91.68 16,050 71.18 692 11.59 996 9.88 1688 10.52
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 5,223 7,002 12,225 2,647 50.68 2,659 37.97 5,306 43.40 73 2.76 67 2.52 140 2.64
28 WONOSEGORO 2 7,218 4,271 11,489 1,251 17.33 1,672 39.15 2,923 25.44 212 16.95 127 7.60 339 11.60
29 JUWANGI JUWANGI 11,820 12,687 24,507 4,213 35.64 4,030 31.76 8,243 33.64 442 10.49 630 15.63 1072 13.00
JUMLAH (KAB/KOTA) 403,129 398,876 802,005 106,870 26.51 149,351 37.44 256,221 31.95 9,894 9.26 13,692 9.17 23,586 9.21

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tidak Menular dan Kesehatan Jiwa
TABEL 25

PEMERIKSAAN OBESITAS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH PENGUNJUNG PUSKESMAS DILAKUKAN PEMERIKSAAN OBESITAS OBESITAS


DAN JARINGANNYA BERUSIA ≥ 15
NO KECAMATAN PUSKESMAS TAHUN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
LAKI-LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SELO SELO 1,669 1,503 3,172 301 18.03 231 15.37 532 16.77 41 13.62 33 14.29 74 13.91
2 AMPEL AMPEL 1 585 966 1,551 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
3 AMPEL 2 9,557 9,960 19,517 61 0.64 29 0.29 90 0.46 6 9.84 10 34.48 16 17.78
4 CEPOGO CEPOGO 4,628 5,273 9,901 576 12.45 864 16.39 1,440 14.54 5 0.87 21 2.43 26 1.81
5 MUSUK MUSUK 1 17,774 14,661 32,435 38 0.21 140 0.95 178 0.55 38 100.00 42 30.00 80 44.94
6 MUSUK 2 977 2,649 3,626 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 3,572 4,315 7,887 10 0.28 30 0.70 40 0.51 5 50.00 23 76.67 28 70.00
8 BOYOLALI 2 516 944 1,460 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
9 BOYOLALI 3 4,445 4,493 8,938 148 3.33 202 4.50 350 3.92 3 2.03 9 4.46 12 3.43
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 877 934 1,811 439 50.06 448 47.97 887 48.98 41 9.34 43 9.60 84 9.47
11 TERAS TERAS 21,343 23,403 44,746 1,383 6.48 1,142 4.88 2,525 5.64 103 7.45 108 9.46 211 8.36
12 SAWIT SAWIT 1 12,618 13,687 26,305 7,550 59.84 16,919 123.61 24,469 93.02 366 4.85 796 4.70 1162 4.75
13 SAWIT 2 1,474 3,029 4,503 97 6.58 123 4.06 220 4.89 29 29.90 48 39.02 77 35.00
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 891 3,579 4,470 256 28.73 367 10.25 623 13.94 125 48.83 196 53.41 321 51.52
15 BANYUDONO 2 2,411 3,741 6,152 1,394 57.82 2,262 60.47 3,656 59.43 25 1.79 97 4.29 122 3.34
16 SAMBI SAMBI 1 11,998 12,217 24,215 1 0.01 10 0.08 11 0.05 1 100.00 10 100.00 11 100.00
17 SAMBI 2 884 1,187 2,071 21 2.38 34 2.86 55 2.66 4 19.05 7 20.59 11 20.00
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 3,786 5,680 9,466 60 1.58 110 1.94 170 1.80 1 1.67 13 11.82 14 8.24
19 NOGOSARI NOGOSARI 29,865 28,974 58,839 67 0.22 21 0.07 88 0.15 10 14.93 20 95.24 30 34.09
20 SIMO SIMO 5,133 5,181 10,314 215 4.19 326 6.29 541 5.25 5 2.33 19 5.83 24 4.44
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 8,496 9,090 17,586 0 0.00 0 0.00 0 0.00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
22 KLEGO KLEGO 1 6,761 10,025 16,786 302 4.47 239 2.38 541 3.22 12 3.97 31 12.97 43 7.95
23 KLEGO 2 159,000 210,000 369,000 112 0.07 130 0.06 242 0.07 101 90.18 130 100.00 231 95.45
24 ANDONG ANDONG 5,133 5,181 10,314 215 4.19 326 6.29 541 5.25 5 2.33 19 5.83 24 4.44
25 KEMUSU KEMUSU 1 6,338 12,676 19,014 0 0 0 0 0 0.00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 KEMUSU 2 6,338 12,676 19,014 0 0 0 0 0 0.00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 15,729 15,233 30,962 2,647 16.83 2,659 17.46 5,306 17.14 15 0.57 17 0.64 32 0.60
28 WONOSEGORO 2 2,313 3,521 5,834 19 0.82 29 0.82 48 0.82 7 36.84 10 34.48 17 35.42
29 JUWANGI JUWANGI 12,100 13,147 25,247 4,146 34.26 4,820 36.66 8,966 35.51 38 0.92 44 0.91 82 0.91
JUMLAH (KAB/KOTA) 357,211 437,925 795,136 20,058 5.62 31,461 7.18 51,519 6.48 986 4.92 1,746 5.55 2732 5.30

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tidak Menular dan Kesehatan Jiwa

38.93 61.07 36.09 63.91


TABEL 26

CAKUPAN DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DENGAN METODE IVA DAN KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN KLINIS (CBE)
MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PEMERIKSAAN LEHER RAHIM


PEREMPUAN IVA POSITIF TUMOR/BENJOLAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS DAN PAYUDARA
USIA 30-50 TAHUN
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 SELO SELO 5,945 0 0.00 0.00 #DIV/0! 0 #DIV/0!
2 AMPEL AMPEL 1 5,093 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
3 AMPEL 2 3,829 70 2 0 0.00 0 0.00
4 CEPOGO CEPOGO 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
5 MUSUK MUSUK 1 5,063 55 1 0 0.00 0 0.00
6 MUSUK 2 5,460 29 1 15 51.72 0 0.00
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 368 225 61 25 11.11 4 1.78
8 BOYOLALI 2 1,723 66 4 1 1.52 0 0.00
9 BOYOLALI 3 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 11,095 59 1 6 10.17 0 0.00
11 TERAS TERAS 8,776 76 1 1 1.32 0 0.00
12 SAWIT SAWIT 1 3,179 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
13 SAWIT 2 3,342 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 5,762 43 1 0 0.00 0 0.00
15 BANYUDONO 2 3,052 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
16 SAMBI SAMBI 1 4,275 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
17 SAMBI 2 2,367 35 1 1 2.86 1 2.86
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 11,469 92 1 5 5.43 0 0.00
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 62 #DIV/0! 5 8.06 0 0.00
20 SIMO SIMO 15,883 48 0 0 0.00 0 0.00
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 10,122 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
22 KLEGO KLEGO 1 2,631 31 1 0 0.00 0 0.00
23 KLEGO 2 5,936 34 1 4 11.76 0 0.00
24 ANDONG ANDONG 13,983 983 7 0 0.00 0 0.00
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 KEMUSU 2 3,785 12 0 0 0.00 0 0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 6,252 296 5 1 0.34 9 3
28 WONOSEGORO 2 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
29 JUWANGI JUWANGI 7,701 60 1 0 0.00 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 147,091 2,276 2 64 2.81 14 0.62

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tidak Menular dan Kesehatan Jiwa
Ket: IVA: Inspeksi Visual dengan Asam asetat
CBE: Clinical Breast Examination
TABEL 27

JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KEJADIAN LUAR BIASA (KLB)
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK


WAKTU KEJADIAN (TANGGAL) JUMLAH PENDERITA KELOMPOK UMUR PENDERITA JUMLAH KEMATIAN ATTACK RATE (%) CFR (%)
JENIS KEJADIAN LUAR TERANCAM
NO JUMLAH JUMLAH
BIASA DITANGGU- 0-7 8-28 1-11 1-4 5-9 10-14 15-19 20-44 45-54 55-59 60-69 70+
KEC DESA/KEL DIKETAHUI AKHIR L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
LANGI HARI HARI BLN THN THN THN THN THN THN THN THN THN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
1 Keracunan makanan 1 1 21-10-2016 21-10-2016 21-10-2016 20 29 49 0 0 0 0 0 27 0 2 0 0 0 0 0 0 0 37 30 67 54.05 96.67 73.13 0 0 0
2 Keracunan makanan 1 1 15-03-2016 15-03-2016 15-03-2016 0 0 0 0 0 0 0 60 16 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


TABEL 28

KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) DI DESA/KELURAHAN YANG DITANGANI < 24 JAM


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

KLB DI DESA/KELURAHAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
JUMLAH DITANGANI <24 JAM %
1 2 3 4 5 6
1 SELO SELO 0 0 #DIV/0!
2 AMPEL AMPEL 1 0 0 #DIV/0!
3 AMPEL 2 0 0 #DIV/0!
4 CEPOGO CEPOGO 0 0 #DIV/0!
5 MUSUK MUSUK 1 0 0 #DIV/0!
6 MUSUK 2 0 0 #DIV/0!
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0 0 #DIV/0!
8 BOYOLALI 2 0 0 #DIV/0!
9 BOYOLALI 3 2 2 100.00
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 0 0 #DIV/0!
11 TERAS TERAS 0 0 #DIV/0!
12 SAWIT SAWIT 1 5 5 100.00
13 SAWIT 2 0 0 #DIV/0!
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 0 0 #DIV/0!
15 BANYUDONO 2 0 0 #DIV/0!
16 SAMBI SAMBI 1 0 0 #DIV/0!
17 SAMBI 2 0 0 #DIV/0!
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 4 4 100.00
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 0 #DIV/0!
20 SIMO SIMO 0 0 #DIV/0!
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 0 0 #DIV/0!
22 KLEGO KLEGO 1 0 0 #DIV/0!
23 KLEGO 2 0 0 #DIV/0!
24 ANDONG ANDONG 0 0 #DIV/0!
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0 #DIV/0!
26 KEMUSU 2 0 0 #DIV/0!
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 0 0 #DIV/0!
28 WONOSEGORO 2 0 0 #DIV/0!
29 JUWANGI JUWANGI 0 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 11 11 100.00

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


TABEL 29

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS
MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

IBU HAMIL IBU BERSALIN/NIFAS


PERSALINAN MENDAPAT IBU NIFAS
NO KECAMATAN PUSKESMAS K1 K4
JUMLAH JUMLAH DITOLONG NAKES YANKES NIFAS MENDAPAT VIT A
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 SELO SELO 431 431 100.00 453 105.10 421 411 97.62 411 97.62 411 97.62
2 AMPEL AMPEL 1 868 868 100.00 769 88.59 741 741 100.00 741 100.00 741 100
3 AMPEL 2 440 440 100.00 388 88.18 413 413 100.00 412 99.76 412 99.76
4 CEPOGO CEPOGO 970 970 100.00 921 94.95 954 951 99.69 951 99.69 951 99.69
5 MUSUK MUSUK 1 490 490 100.00 488 99.59 462 462 100.00 462 100.00 462 100
6 MUSUK 2 290 290 100.00 303 104.48 294 294 100.00 294 100.00 294 100
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 557 557 100.00 549 98.56 523 530 101.34 523 100.00 523 100
8 BOYOLALI 2 294 294 100.00 266 90.48 300 300 100.00 300 100.00 300 100
9 BOYOLALI 3 304 304 100.00 261 85.86 270 270 100.00 270 100.00 270 100
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 820 820 100.00 709 86.46 799 799 100.00 798 99.87 798 99.87
11 TERAS TERAS 680 680 100.00 645 94.85 662 662 100.00 662 100.00 662 100
12 SAWIT SAWIT 1 250 250 100.00 225 90.00 213 213 100.00 213 100.00 213 100
13 SAWIT 2 181 181 100.00 162 89.50 163 163 100.00 163 100.00 163 100
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 381 381 100.00 361 94.75 345 345 100.00 345 100.00 345 100
15 BANYUDONO 2 312 312 100.00 291 93.27 307 307 100.00 305 99.35 305 99.35
16 SAMBI SAMBI 1 488 488 100.00 431 88.32 459 459 100.00 459 100.00 459 100
17 SAMBI 2 217 217 100.00 193 88.94 202 202 100.00 201 100.00 201 100
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 1,455 1,455 100.00 1,390 95.53 1,342 1,342 100.00 1,340 99.50 1,340 99.50
19 NOGOSARI NOGOSARI 992 992 100.00 976 98.39 938 938 100.00 936 99.85 936 99.85
20 SIMO SIMO 691 691 100.00 641 92.76 638 638 100.00 637 99.79 637 99.79
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 652 652 100.00 613 94.02 619 619 100.00 617 99.84 617 99.84
22 KLEGO KLEGO 1 313 313 100.00 299 95.53 328 328 100.00 328 99.68 328 99.68
23 KLEGO 2 427 427 100.00 366 85.71 344 344 100.00 344 100.00 344 100
24 ANDONG ANDONG 894 894 100.00 940 105.15 898 897 99.89 897 100.00 897 100
25 KEMUSU KEMUSU 1 248 248 100.00 216 87.10 220 216 98.18 216 99.89 216 99.89
26 KEMUSU 2 349 349 100.00 342 97.99 357 355 99.44 355 98.18 355 98.18
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 512 512 100.00 459 89.65 466 463 99.36 463 99.44 463 99.44
28 WONOSEGORO 2 358 358 100.00 333 93.02 338 331 97.93 328 99.36 328 99.36
29 JUWANGI JUWANGI 478 478 100.00 446 93.31 459 453 98.69 451 97.04 451 97.04
JUMLAH (KAB/KOTA) 15,342 15,342 100.00 14,436 94.09 14,475 14,446 99.80 14,422 99.63 14,422 99.63

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 30

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
TABEL 30

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL


JUMLAH IBU
NO KECAMATAN PUSKESMAS TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5 TT2+
HAMIL
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 SELO SELO 431 39 9.0 26 6.0 17 3.9 59 13.7 57 13.2 159 36.9
2 AMPEL AMPEL 1 868 280 32.3 217 25.0 139 16.0 50 5.8 40 4.6 446 51.4
3 AMPEL 2 440 267 60.7 241 54.8 24 5.5 15 3.4 0 0.0 280 63.6
4 CEPOGO CEPOGO 970 190 19.6 208 21.4 135 13.9 52 5.4 15 1.5 410 42.3
5 MUSUK MUSUK 1 490 236 48.2 239 48.8 33 6.7 6 1.2 2 0.4 280 57.1
6 MUSUK 2 290 66 22.8 182 62.8 5 1.7 7 2.4 4 1.4 198 68.3
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 557 197 25.6 180 23.6 159 20.5 147 17.1 121 14.2 415 75.5
8 BOYOLALI 2 294 112 38.1 111 37.8 92 31.3 75 25.5 68 23.1 346 117.7
9 BOYOLALI 3 304 174 57.2 162 53.3 0 0.0 0 0.0 0 0.0 162 53.3
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 820 131 16.0 149 18.2 106 12.9 49 6.0 21 2.6 325 39.6
11 TERAS TERAS 680 93 13.7 161 23.7 157 23.1 97 14.3 40 5.9 680 100.0
12 SAWIT SAWIT 1 250 96 38.4 106 42.4 51 20.4 32 12.8 9 3.6 198 79.2
13 SAWIT 2 181 154 85.1 133 73.5 13 7.2 6 3.3 2 1.1 154 85.1
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 381 97 25.5 82 21.5 0 0.0 0 0.0 24 6.3 106 27.8
15 BANYUDONO 2 312 89 28.5 115 36.9 13 4.2 2 0.6 2 0.6 132 42.3
16 SAMBI SAMBI 1 488 229 46.9 227 46.5 167 34.2 122 25.0 59 12.1 575 117.8
17 SAMBI 2 789 72 9.1 59 7.5 35 4.4 38 4.8 10 1.3 142 18.0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 1,455 239 16.4 201 13.8 139 9.6 115 7.9 107 7.4 562 38.6
19 NOGOSARI NOGOSARI 992 596 60.1 623 62.8 54 5.4 3 0.3 3 0.3 683 68.9
20 SIMO SIMO 691 437 63.2 404 58.5 170 24.6 67 9.7 28 4.1 669 96.8
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 652 296 45.4 304 46.6 11 1.7 6 0.9 1 0.2 322 49.4
22 KLEGO KLEGO 1 313 185 59.1 188 60.1 188 60.1 204 65.2 176 56.2 756 241.5
23 KLEGO 2 427 182 42.6 156 36.5 53 12.4 23 5.4 12 2.8 244 57.1
24 ANDONG ANDONG 894 140 15.7 118 13.2 48 5.4 49 5.5 51 5.7 266 29.8
25 KEMUSU KEMUSU 1 248 112 45.2 90 36.3 24 9.7 14 5.6 1 0.4 129 52.0
26 KEMUSU 2 349 313 89.7 279 79.9 46 13.2 5 1.4 3 0.9 333 95.4
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 512 170 33.2 168 32.8 47 9.2 22 4.3 4 0.8 241 47.1
28 WONOSEGORO 2 358 91 25.4 97 27.1 35 9.8 17 4.7 24 6.7 173 48.3
29 JUWANGI JUWANGI 478 282 59.0 286 59.8 272 56.9 259 54.2 131 27.4 948 198.3
JUMLAH (KAB/KOTA) 15,914 5,565 34.97 5,512 34.64 2,233 14.03 1,541 9.68 1,015 6.38 10,334 64.94

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


TABEL 31

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA WANITA USIA SUBUR MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA WUS


JUMLAH WUS
NO KECAMATAN PUSKESMAS TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5
(15-39 TAHUN)
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 SELO SELO 6,220 170 3 26 0 17 0 59 1 57 1
2 AMPEL AMPEL 1 6,220 136 2 86 1 73 1 59 1 2 0
3 AMPEL 2 6,549 82 1 72 1 24 0 3 0 1 0
4 CEPOGO CEPOGO 12,540 176 1 22 0 2 0 0 0 1 0
5 MUSUK MUSUK 1 7,758 92 1 8 0 3 0 0 0 0 0
6 MUSUK 2 5,460 42 1 21 0 0 0 0 0 0 0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 6,736 109 3 81 2 54 1 57 2 39 1
8 BOYOLALI 2 5,515 93 2 81 1 41 1 24 0 14 0
9 BOYOLALI 3 3,772 31 1 7 0 3 0 0 0 0 0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 9,160 203 2 16 0 9 0 5 0 3 0
11 TERAS TERAS 12,437 174 1 106 1 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT SAWIT 1 4,290 86 2 46 1 13 0 7 0 2 0
13 SAWIT 2 3,396 80 2 15 0 1 0 0 0 0 0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 5,333 96 2 56 1 0 0 0 0 0 0
15 BANYUDONO 2 4,119 13 0 3 0 2 0 2 0 0 0
16 SAMBI SAMBI 1 5,748 31 1 42 1 21 0 0 0 0 0
17 SAMBI 2 3,895 48 1 22 1 0 0 0 0 0 0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 17,635 123 1 92 1 50 0 36 0 81 0
19 NOGOSARI NOGOSARI 12,080 245 2 230 2 194 2 0 0 0 0
20 SIMO SIMO 11,232 260 2 64 1 34 0 15 0 5 0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 11,002 82 1 79 1 0 0 0 0 0 0
22 KLEGO KLEGO 1 6,612 273 4 42 1 0 0 0 0 0 0
23 KLEGO 2 5,901 93 2 0 0 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG ANDONG 14,214 19 0 22 0 0 0 0 0 0 0
25 KEMUSU KEMUSU 1 4,774 90 2 27 1 10 0 2 0 4 0
26 KEMUSU 2 6,054 84 1 0 0 1 0 0 0 0 0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 8,547 27 0 24 0 4 0 3 0 0 0
28 WONOSEGORO 2 3,190 40 1 0 0 0 0 0 0 0 0
29 JUWANGI JUWANGI 7,701 160 2 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 218,090 3,158 1 1290 1 556 0 272 0 209 0

Sumber: …………….. (sebutkan)


TABEL 32

JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3 MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH FE1 (30 TABLET) FE3 (90 TABLET)


NO KECAMATAN PUSKESMAS
IBU HAMIL JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 SELO SELO 431 431 100.00 453 105.10
2 AMPEL AMPEL 1 868 868 100.00 769 88.59
3 AMPEL 2 440 440 100.00 388 88.18
4 CEPOGO CEPOGO 970 970 100.00 921 94.95
5 MUSUK MUSUK 1 490 490 100.00 488 99.59
6 MUSUK 2 290 290 100.00 303 104.48
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 550 557 101.27 549 100.73
8 BOYOLALI 2 294 294 100.00 266 90.48
9 BOYOLALI 3 304 304 100.00 261 85.86
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 820 820 100.00 709 86.46
11 TERAS TERAS 680 680 100.00 645 94.85
12 SAWIT SAWIT 1 250 250 100.00 225 90.00
13 SAWIT 2 181 181 100.00 162 89.50
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 381 381 100.00 361 94.75
15 BANYUDONO 2 312 312 100.00 291 93.27
16 SAMBI SAMBI 1 488 488 100.00 431 88.32
17 SAMBI 2 217 217 100.00 193 88.94
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 1,455 1,455 100.00 1,390 95.53
19 NOGOSARI NOGOSARI 992 992 100.00 976 98.39
20 SIMO SIMO 691 691 100.00 641 92.76
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 652 652 100.00 613 94.02
22 KLEGO KLEGO 1 313 313 100.00 299 95.53
23 KLEGO 2 427 427 100.00 366 85.71
24 ANDONG ANDONG 894 894 100.00 940 105.15
25 KEMUSU KEMUSU 1 248 248 100.00 216 87.10
26 KEMUSU 2 349 349 100.00 342 97.99
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 512 512 100.00 459 89.65
28 WONOSEGORO 2 358 358 100.00 333 93.02
29 JUWANGI JUWANGI 478 478 100.00 446 93.31
JUMLAH (KAB/KOTA) 15,335 15,342 100.05 14,436 94.14

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 33

JUMLAH DAN PERSENTASE PENANGANAN KOMPLIKASI KEBIDANAN DAN KOMPLIKASI NEONATAL


MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PERKIRAAN
PENANGANAN KOMPLIKASI NEONATAL
BUMIL DENGAN PENANGANAN
PERKIRAAN NEONATAL
JUMLAH KOMPLIKASI KOMPLIKASI JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS KOMPLIKASI
IBU HAMIL KEBIDANAN KEBIDANAN L P L+P

S % L P L+P L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
1 SELO SELO 431 86 155 179.8 207 212 419 31 32 63 25 80.5 29 91.2 54 85.9
2 AMPEL AMPEL 1 868 174 179 103.1 320 419 739 48 63 111 19 39.6 27 43.0 46 41.5
3 AMPEL 2 440 88 0 0.0 200 212 412 30 32 62 17 56.7 12 37.7 29 46.9
4 CEPOGO CEPOGO 970 194 0 0.0 470 481 951 71 72 143 38 53.9 30 41.6 68 47.7
5 MUSUK MUSUK 1 490 98 0 0.0 221 237 458 33 36 69 15 45.2 14 39.4 29 42.2
6 MUSUK 2 290 58 111 191.4 150 140 290 23 21 44 13 57.8 15 71.4 28 64.4
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 557 110 0 92.7 254 272 526 38 41 79 31 108.9 27 82.4 58 84.8
8 BOYOLALI 2 294 59 65 110.5 160 139 299 24 21 45 9 37.5 14 67.1 23 51.3
9 BOYOLALI 3 304 61 0 0.0 129 139 268 19 21 40 10 51.7 14 67.1 24 59.7
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 820 164 0 0.0 393 402 795 59 60 119 46 78.0 40 66.3 86 72.1
11 TERAS TERAS 680 136 0 0.0 324 335 659 49 50 99 42 86.4 47 93.5 89 90.0
12 SAWIT SAWIT 1 250 50 40 80.0 104 108 212 16 16 32 12 76.9 10 61.7 22 69.2
13 SAWIT 2 181 36 78 215.5 94 68 162 14 10 24 10 70.9 14 137.3 24 98.8
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 381 76 0 93.7 165 179 344 25 27 52 18 72.7 18 67.0 36 69.8
15 BANYUDONO 2 312 62 156 250.0 156 148 304 23 22 46 30 128.2 11 49.5 41 89.9
16 SAMBI SAMBI 1 488 98 144 147.5 235 220 455 35 33 68 15 42.6 17 51.5 32 46.9
17 SAMBI 2 217 158 0 27 97 104 201 15 16 30 15 108.1 14 177.8 29 136.2
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 1455 291 274 94.2 630 706 1336 95 106 200 35 37.0 39 36.8 74 36.9
19 NOGOSARI NOGOSARI 992 198 0 0.0 462 473 935 69 71 140 31 44.7 23 32.4 54 38.5
20 SIMO SIMO 691 138 0 0.0 313 322 635 47 48 95 19 40.5 19 39.3 38 39.9
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 652 130 182 94.7 296 319 615 44 48 92 21 47.3 23 48.1 44 47.7
22 KLEGO KLEGO 1 313 63 130 207.7 144 182 326 22 27 49 9 41.7 15 54.9 24 49.1
23 KLEGO 2 427 85 0 0.0 152 187 339 23 28 51 11 48.2 15 53.5 26 51.1
24 ANDONG ANDONG 894 179 138 77.2 401 492 893 60 74 134 22 36.6 29 39.3 51 38.1
25 KEMUSU KEMUSU 1 248 50 0 0.0 108 112 220 16 17 33 14 86.4 11 65.5 25 75.8
26 KEMUSU 2 349 70 0 0.0 173 178 351 26 27 53 9 34.7 12 44.9 21 39.9
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 512 102 180 175.8 245 218 463 37 33 69 12 32.7 15 45.9 27 38.9
28 WONOSEGORO 2 358 72 0 95.7 168 174 342 25 26 51 14 55.6 19 72.8 33 64.3
29 JUWANGI JUWANGI 478 96 0 0.0 225 228 453 34 34 68 17 50.4 15 43.9 32 47.1
JUMLAH (KAB/KOTA) 15,342 3,068 1,832 59.7 6,996 7,406 14,402 1,049 1,111 2,160 579 55.2 588 52.9 1,167 54.0

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 34

PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PESERTA KB AKTIF
MKJP NON MKJP
NO KECAMATAN PUSKESMAS MKJP + % MKJP +
KON OBAT LAIN NON MKJP NON MKJP
IUD % MOP % MOW % IM PLAN % JUMLAH % % SUNTIK % PIL % % % JUMLAH %
DOM VAGINA NYA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 SELO SELO 270 5.6 0 0.0 10 0.2 600 12.5 880 18.3 330 6.9 3,084 64.1 520 10.8 0 0.0 0 0.0 3,934 81.7 4,814 100.0
2 AMPEL AMPEL 1 1,507 18.4 86 1.0 332 4.0 862 10.5 2,787 34.0 52 0.6 5,093 62.1 273 3.3 0 0.0 0 0.0 5,418 66.0 8,205 100.0
3 AMPEL 2 403 10.9 302 8.2 340 9.2 481 13.0 1,526 41.3 12 0.3 2,130 57.6 30 0.8 0 0.0 0 0.0 2,172 58.7 3,698 100.0
4 CEPOGO CEPOGO 1,382 17.9 203 2.6 426 5.5 2,159 27.9 4,170 53.9 77 1.0 3,288 42.5 198 2.6 0 0.0 0 0.0 3,563 46.1 7,733 100.0
5 MUSUK MUSUK 1 1,225 24.9 38 0.8 169 3.4 313 6.4 1,745 35.5 12 0.2 3,070 62.4 91 1.9 0 0.0 0 0.0 3,173 64.5 4,918 100.0
6 MUSUK 2 958 29.8 79 2.5 223 6.9 519 16.2 1,779 55.4 5 0.2 1,424 44.3 4 0.1 0 0.0 0 0.0 1,433 44.6 3,212 100.0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 1,137 31.4 15 0.4 240 6.4 251 6.7 1,690 44.8 200 10.0 1,392 37.9 270 7.3 0 0.0 0 0.0 2,083 55.2 3,773 100.0
8 BOYOLALI 2 716 22.6 14 0.4 191 6.0 402 12.7 1,323 41.8 38 1.2 1,681 53.1 124 3.9 0 0.0 0 0.0 1,843 58.2 3,166 100.0
9 BOYOLALI 3 690 28.5 9 0.4 221 9.1 227 9.4 1,147 47.4 23 1.0 1,141 47.1 110 4.5 0 0.0 0 0.0 1,274 52.6 2,421 100.0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 1,306 17.9 19 0.3 357 4.9 286 3.9 1,968 27.0 84 1.2 4,965 68.0 285 3.9 0 0.0 0 0.0 5,334 73.0 7,302 100.0
11 TERAS TERAS 1,098 15.6 15 0.2 300 4.3 948 13.5 2,361 33.6 8 0.1 4,563 64.9 97 1.4 0 0.0 0 0.0 4,668 66.4 7,029 100.0
12 SAWIT SAWIT 1 425 16.1 0 0.0 136 5.2 281 10.7 842 31.9 145 5.5 1,387 52.6 262 9.9 0 0.0 0 0.0 1,794 68.1 2,636 100.0
13 SAWIT 2 1,036 46.4 23 1.0 107 4.8 117 5.2 1,283 57.4 15 0.7 900 40.3 36 1.6 0 0.0 0 0.0 951 42.6 2,234 100.0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 1,189 29.2 57 1.4 278 6.8 189 4.6 1,713 42.1 64 1.6 2,192 53.8 104 2.6 0 0.0 0 0.0 2,360 57.9 4,073 100.0
15 BANYUDONO 2 777 30.1 44 1.7 181 7.0 71 2.8 1,073 41.6 74 2.9 1,347 52.2 87 3.4 0 0.0 0 0.0 1,508 58.4 2,581 100.0
16 SAMBI SAMBI 1 598 18.3 16 0.5 274 8.4 170 5.2 1,058 32.3 28 0.9 2,092 63.9 95 2.9 0 0.0 0 0.0 2,215 67.7 3,273 100.0
17 SAMBI 2 24 1.8 2 0.2 4 0.3 57 4.4 87 6.7 10 0.8 1,065 81.6 143 11.0 0 0.0 0 0.0 1,218 93.3 1,305 100.0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 1,131 32.2 15 0.4 1,119 31.8 600 17.1 2,865 81.5 13 0.4 606 17.2 33 0.9 0 0.0 0 0.0 652 18.5 3,517 100.0
19 NOGOSARI NOGOSARI 768 7.8 42 0.4 552 5.6 490 5.0 1,852 18.7 181 1.8 7,430 75.2 423 4.3 0 0.0 0 0.0 8,034 81.3 9,886 100.0
20 SIMO SIMO 934 15.7 8 0.1 646 10.8 323 5.4 1,911 32.0 26 0.4 3,962 66.4 67 1.1 0 0.0 0 0.0 4,055 68.0 5,966 100.0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 169 2.8 10 0.2 225 3.8 1,744 29.3 2,148 36.1 46 0.8 3,603 60.5 161 2.7 0 0.0 0 0.0 3,810 63.9 5,958 100.0
22 KLEGO KLEGO 1 364 13.9 27 1.0 262 10.0 686 26.1 1,339 51.0 41 1.6 1,189 45.3 57 2.2 0 0.0 0 0.0 1,287 49.0 2,626 100.0
23 KLEGO 2 385 13.0 20 0.7 250 8.4 648 21.9 1,303 44.0 43 1.5 1,570 53.0 48 1.6 0 0.0 0 0.0 1,661 56.0 2,964 100.0
24 ANDONG ANDONG 365 4.8 23 0.3 680 9.0 624 8.3 1,692 22.4 115 1.5 5,443 72.1 302 4.0 0 0.0 0 0.0 5,860 77.6 7,552 100.0
25 KEMUSU KEMUSU 1 109 4.1 0 0.0 188 7.1 985 37.5 1,282 48.7 4 0.2 1,281 48.7 63 2.4 0 0.0 0 0.0 1,348 51.3 2,630 100.0
26 KEMUSU 2 204 5.1 14 0.4 19 0.5 1,698 42.5 1,935 48.4 24 0.6 1,873 46.9 164 4.1 0 0.0 0 0.0 2,061 51.6 3,996 100.0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 2 0.0 0 0.0 14 0.3 309 6.2 325 6.6 15 0.3 4,381 88.3 239 4.8 0 0.0 0 0.0 4,635 93.4 4,960 100.0
28 WONOSEGORO 2 58 3.5 0 0.0 6 0.4 27 1.6 91 5.5 40 2.4 1,101 67.0 411 25.0 0 0.0 0 0.0 1,552 94.5 1,643 100.0
29 JUWANGI JUWANGI 29 0.6 0 0.0 5 0.1 262 5.5 296 6.2 45 0.9 4,056 85.5 346 7.3 0 0.0 0 0.0 4,447 93.8 4,743 100.0
JUMLAH (KAB/KOTA) 19,259 15.0 1,081 0.8 7,755 6.0 16,329 12.7 44,424 34.6 1,770 1.4 77,309 60.1 5,043 3.9 0 0.0 0 0.0 84,122 65.4 128,546 100.0

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
TABEL 35

PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PESERTA KB BARU
MKJP NON MKJP MKJP + % MKJP
NO KECAMATAN PUSKESMAS
OBAT LAIN NON + NON
IUD % MOP % MOW % IMPLAN % JUMLAH % KONDOM % SUNTIK % PIL % % % JUMLAH % MKJP MKJP
VAGINA NYA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 SELO SELO 33 13.3 8 3.2 2 0.8 143 57.4 186 74.7 1 0.4 54 21.7 8 3.2 0 0.0 0 0.0 63 25.3 249 100.0
2 AMPEL AMPEL 1 29 15.3 0 0.0 6 3.2 6 3.2 41 21.7 3 1.6 139 73.5 6 3.2 0 0.0 0 0.0 148 78.3 189 100.0
3 AMPEL 2 32 7.1 18 4.0 12 2.7 347 77.5 409 91.3 0 0.0 32 7.1 7 1.6 0 0.0 0 0.0 39 8.7 448 100.0
4 CEPOGO CEPOGO 84 6.6 1 0.1 34 2.7 401 31.5 520 40.9 1 0.1 751 59.0 0 0.0 0 0.0 0 0.0 752 59.1 1,272 100.0
5 MUSUK MUSUK 1 177 79.4 0 0.0 0 0.0 5 2.2 182 81.6 0 0.0 41 18.4 0 0.0 0 0.0 0 0.0 41 18.4 223 100.0
6 MUSUK 2 85 26.8 0 0.0 5 1.6 214 67.5 304 95.9 0 0.0 13 4.1 0 0.0 0 0.0 0 0.0 13 4.1 317 100.0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 170 28.0 15 2.5 92 15.1 48 7.9 325 53.5 0 0.0 264 43.4 19 3.1 0 0.0 0 0.0 283 46.5 608 100.0
8 BOYOLALI 2 4 2.8 0 0.0 3 2.1 10 7.0 17 12.0 4 2.8 88 62.0 33 23.2 0 0.0 0 0.0 125 88.0 142 100.0
9 BOYOLALI 3 41 27.3 0 0.0 0 0.0 36 24.0 77 51.3 0 0.0 48 32.0 25 16.7 0 0.0 0 0.0 73 48.7 150 100.0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 185 21.7 0 0.0 39 4.6 62 7.3 286 33.6 1 0.1 557 65.4 8 0.9 0 0.0 0 0.0 566 66.4 852 100.0
11 TERAS TERAS 155 13.9 0 0.0 28 2.5 214 19.2 397 35.7 33 3.0 574 51.6 109 9.8 0 0.0 0 0.0 716 64.3 1,113 100.0
12 SAWIT SAWIT 1 16 18.6 6 7.0 2 2.3 22 25.6 46 53.5 2 2.3 35 40.7 3 3.5 0 0.0 0 0.0 40 46.5 86 100.0
13 SAWIT 2 37 26.4 0 0.0 2 1.4 20 14.3 59 42.1 4 2.9 74 52.9 3 2.1 0 0.0 0 0.0 81 57.9 140 100.0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 26 22.6 2 1.7 6 5.2 14 12.2 48 41.7 10 8.7 52 45.2 5 4.3 0 0.0 0 0.0 67 58.3 115 100.0
15 BANYUDONO 2 65 24.8 0 0.0 21 8.0 12 4.6 98 37.4 13 5.0 141 53.8 10 3.8 0 0.0 0 0.0 164 62.6 262 100.0
16 SAMBI SAMBI 1 60 10.9 0 0.0 39 7.1 30 5.5 129 23.5 6 1.1 385 70.0 30 5.5 0 0.0 0 0.0 421 76.5 550 100.0
17 SAMBI 2 17 5.9 0 0.0 4 1.4 83 28.7 104 36.0 5 1.7 161 55.7 19 6.6 0 0.0 0 0.0 185 64.0 289 100.0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 100 9.5 0 0.0 52 5.0 96 9.2 248 23.7 3 0.3 793 75.7 4 0.4 0 0.0 0 0.0 800 76.3 1,048 100.0
19 NOGOSARI NOGOSARI 22 2.1 0 0.0 44 4.2 140 13.4 206 19.8 199 19.1 414 39.8 222 21.3 0 0.0 0 0.0 835 80.2 1,041 100.0
20 SIMO SIMO 115 13.3 0 0.0 21 2.4 57 6.6 193 22.3 2 0.2 665 76.8 6 0.7 0 0.0 0 0.0 673 77.7 866 100.0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 44 19.5 0 0.0 8 3.5 36 15.9 88 38.9 4 1.8 130 57.5 4 1.8 0 0.0 0 0.0 138 61.1 226 100.0
22 KLEGO KLEGO 1 4 2.0 0 0.0 5 2.5 97 48.0 106 52.5 0 0.0 96 47.5 0 0.0 0 0.0 0 0.0 96 47.5 202 100.0
23 KLEGO 2 18 5.4 0 0.0 8 2.4 114 34.2 140 42.0 0 0.0 183 55.0 10 3.0 0 0.0 0 0.0 193 58.0 333 100.0
24 ANDONG ANDONG 34 7.1 0 0.0 14 2.9 26 5.4 74 15.4 0 0.0 401 83.7 4 0.8 0 0.0 0 0.0 405 84.6 479 100.0
25 KEMUSU KEMUSU 1 18 6.2 0 0.0 12 4.2 111 38.4 141 48.8 0 0.0 148 51.2 0 0.0 0 0.0 0 0.0 148 51.2 289 100.0
26 KEMUSU 2 14 4.3 0 0.0 3 0.9 264 81.5 281 86.7 5 1.5 38 11.7 0 0.0 0 0.0 0 0.0 43 13.3 324 100.0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 1 0.3 0 0.0 7 1.9 111 29.8 119 32.0 0 0.0 236 63.4 17 4.6 0 0.0 0 0.0 253 68.0 372 100.0
28 WONOSEGORO 2 4 1.8 0 0.0 3 1.4 32 14.6 39 17.8 0 0.0 151 68.9 29 13.2 0 0.0 0 0.0 180 82.2 219 100.0
29 JUWANGI JUWANGI 27 2.9 0 0.0 18 2.0 348 38.0 393 42.9 67 7.3 449 49.0 7 0.8 0 0.0 0 0.0 523 57.1 916 100.0
JUMLAH (KAB/KOTA) 1,617 12.1 50 0.4 490 3.7 3,099 23.3 5,256 39.5 363 2.7 7,113 53.4 588 4.4 0 0.0 0 0.0 8,064 60.5 13,320 100.0

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
TABEL 36

JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PESERTA KB BARU PESERTA KB AKTIF


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PUS
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 SELO SELO 5,389 249 4.6 4,814 89.3
2 AMPEL AMPEL 1 9,886 189 1.9 8,205 83.0
3 AMPEL 2 5,389 448 8.3 3,698 68.6
4 CEPOGO CEPOGO 9,931 1,272 12.8 7,733 77.9
5 MUSUK MUSUK 1 7,741 223 2.9 4,918 63.5
6 MUSUK 2 4,735 317 6.7 3,212 67.8
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 4,367 608 13.9 3,505 80.3
8 BOYOLALI 2 3,893 142 3.6 3,166 81.3
9 BOYOLALI 3 3,312 150 4.5 2,421 73.1
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 9,160 852 9.3 7,302 79.7
11 TERAS TERAS 8,893 1,113 12.5 7,029 79.0
12 SAWIT SAWIT 1 3,548 86 2.4 2,636 74.3
13 SAWIT 2 2,293 140 6.1 2,234 97.4
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 5,197 115 2.2 4,073 78.4
15 BANYUDONO 2 3,302 262 7.9 2,581 78.2
16 SAMBI SAMBI 1 5,778 550 9.5 3,273 56.6
17 SAMBI 2 2,368 289 12.2 1,305 55.1
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 14,893 1,048 7.0 3,517 23.6
19 NOGOSARI NOGOSARI 12,271 1,041 8.5 9,886 80.6
20 SIMO SIMO 7,672 866 11.3 5,966 77.8
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 7,548 226 3.0 5,958 78.9
22 KLEGO KLEGO 1 3,853 202 5.2 2,626 68.2
23 KLEGO 2 3,787 333 8.8 2,964 78.3
24 ANDONG ANDONG 4,107 479 11.7 7,552 183.9
25 KEMUSU KEMUSU 1 3,152 289 9.2 2,630 83.4
26 KEMUSU 2 5,885 324 5.5 3,996 67.9
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 6,768 372 5.5 4,960 73.3
28 WONOSEGORO 2 3,946 219 5.5 1,643 41.6
29 JUWANGI JUWANGI 6,932 916 13.2 4,743 68.4
JUMLAH (KAB/KOTA) 175,996 13,320 7.6 128,546 73.0

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 37

BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

BAYI BARU LAHIR DITIMBANG BBLR


JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SELO SELO 207 212 419 134 64.7343 286 134.9 420 100.2 9 6.71642 10 3.5 19 4.5
2 AMPEL AMPEL 1 320 419 739 323 100.9 422 100.7 745 100.8 3 0.9 6 1.4 9 1.2
3 AMPEL 2 200 212 412 201 100.5 213 100.5 414 100.5 10 5.0 15 7.0 25 6.0
4 CEPOGO CEPOGO 470 481 951 471 100.2 482 100.2 953 100.2 13 2.8 12 2.5 25 2.6
5 MUSUK MUSUK 1 221 237 458 228 103.2 237 100.0 465 101.5 2 0.9 3 1.3 5 1.1
6 MUSUK 2 150 140 290 154 102.7 143 102.1 297 102.4 7 4.5 6 4.2 13 4.4
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 254 272 526 260 102.4 273 100.4 533 101.3 1 0.4 1 0.4 2 0.4
8 BOYOLALI 2 160 139 299 162 101.3 141 101.4 303 101.3 3 1.9 0 0.0 3 1.0
9 BOYOLALI 3 129 139 268 133 103.1 142 102.2 275 102.6 0 0.0 0 0.0 0 0.0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 393 402 795 397 101.0 406 101.0 803 101.0 12 3.0 10 2.5 22 2.7
11 TERAS TERAS 324 335 659 327 100.9 335 100.0 662 100.5 12 3.7 15 4.5 27 4.1
12 SAWIT SAWIT 1 104 108 212 106 101.9 108 100.0 214 100.9 1 0.9 0 0.0 1 0.5
13 SAWIT 2 94 68 162 99 105.3 68 100.0 167 103.1 3 3.0 3 4.4 6 3.6
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 165 179 344 169 102.4 179 100.0 348 101.2 12 7.1 4 2.2 16 4.6
15 BANYUDONO 2 156 148 304 158 101.3 148 100.0 306 100.7 1 0.6 2 1.4 3 1.0
16 SAMBI SAMBI 1 235 220 455 235 100.0 220 100.0 455 100.0 7 3.0 8 3.6 15 3.3
17 SAMBI 2 97 104 201 102 105.2 104 100.0 206 102.5 3 2.9 1 1.0 4 1.9
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 630 706 1,336 634 100.6 706 100.0 1,340 100.3 3 0.5 11 1.6 14 1.0
19 NOGOSARI NOGOSARI 462 473 935 470 101.7 473 100.0 943 100.9 10 2.1 9 1.9 19 2.0
20 SIMO SIMO 313 322 635 319 101.9 324 100.6 643 101.3 6 1.9 6 1.9 12 1.9
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 296 319 615 236 79.7 282 88.4 518 84.2 10 4.2 19 6.7 29 5.6
22 KLEGO KLEGO 1 144 182 326 148 102.8 183 100.5 331 101.5 2 1.4 1 0.5 3 0.9
23 KLEGO 2 152 187 339 151 99.3 154 82.4 305 90.0 10 6.6 14 9.1 24 7.9
24 ANDONG ANDONG 401 492 893 401 100.0 503 102.2 904 101.2 4 1.0 8 1.6 12 1.3
25 KEMUSU KEMUSU 1 108 112 220 110 101.9 111 99.1 221 100.5 7 6.4 7 6.3 14 6.3
26 KEMUSU 2 173 178 351 173 100.0 178 100.0 351 100.0 4 2.3 4 2.2 8 2.3
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 245 218 463 252 102.9 218 100.0 470 101.5 3 1.2 3 1.4 6 1.3
28 WONOSEGORO 2 168 174 342 173 103.0 174 100.0 347 101.5 5 2.9 7 4.0 12 3.5
29 JUWANGI JUWANGI 225 228 453 223 99.1 227 99.6 450 99.3 8 3.6 4 1.8 12 2.7
JUMLAH (KAB/KOTA) 6,996 7,406 14,402 6,949 99.3 7,440 100.5 14,389 99.9 171 2.5 189 2.5 360 2.5

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 38

CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATAL MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

KUNJUNGAN NEONATAL 1 KALI (KN1) KUNJUNGAN NEONATAL 3 KALI (KN LENGKAP)


JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L +P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SELO SELO 207 212 419 190 91.8 210 99.1 400 95.5 172 83.1 190 89.6 362 86.4
2 AMPEL AMPEL 1 320 419 739 315 98.4 419 100.0 734 99.3 300 93.8 400 95.5 700 94.7
3 AMPEL 2 200 212 412 195 97.5 212 100.0 407 98.8 182 91.0 200 94.3 382 92.7
4 CEPOGO CEPOGO 470 481 951 464 98.7 481 100.0 945 99.4 453 96.4 461 95.8 914 96.1
5 MUSUK MUSUK 1 221 237 458 221 100.0 232 97.9 453 98.9 210 95.0 210 88.6 420 91.7
6 MUSUK 2 150 140 290 148 98.7 138 98.6 286 98.6 132 88.0 120 85.7 252 86.9
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 254 272 526 251 98.8 268 98.5 519 98.7 238 93.7 246 90.4 484 92.0
8 BOYOLALI 2 160 139 299 160 100.0 138 99.3 298 99.7 147 91.9 120 86.3 267 89.3
9 BOYOLALI 3 129 139 268 126 97.7 138 99.3 264 98.5 112 86.8 120 86.3 232 86.6
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 393 402 795 388 98.7 399 99.3 787 99.0 367 93.4 377 93.8 744 93.6
11 TERAS TERAS 324 335 659 320 98.8 335 100.0 655 99.4 317 97.8 312 93.1 629 95.4
12 SAWIT SAWIT 1 104 108 212 101 97.1 104 96.3 205 96.7 87 83.7 93 86.1 180 84.9
13 SAWIT 2 94 68 162 91 96.8 65 95.6 156 96.3 77 81.9 60 88.2 137 84.6
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 165 179 344 162 98.2 179 100.0 341 99.1 143 86.7 157 87.7 300 87.2
15 BANYUDONO 2 156 148 304 152 97.4 146 98.6 298 98.0 147 94.2 126 85.1 273 89.8
16 SAMBI SAMBI 1 235 220 455 231 98.3 220 100.0 451 99.1 212 90.2 200 90.9 412 90.5
17 SAMBI 2 97 104 201 90 92.8 104 100.0 194 96.5 76 78.4 90 86.5 166 82.6
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 630 706 1,336 625 99.2 703 99.6 1,328 99.4 617 97.9 689 97.6 1,306 97.8
19 NOGOSARI NOGOSARI 462 473 935 455 98.5 469 99.2 924 98.8 449 97.2 440 93.0 889 95.1
20 SIMO SIMO 313 322 635 310 99.0 317 98.4 627 98.7 339 108.3 290 90.1 629 99.1
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 296 319 615 290 98.0 319 100.0 609 99.0 283 95.6 260 81.5 543 88.3
22 KLEGO KLEGO 1 144 182 326 140 97.2 182 100.0 322 98.8 127 88.2 160 87.9 287 88.0
23 KLEGO 2 152 187 339 152 100.0 187 100.0 339 100.0 137 90.1 162 86.6 299 88.2
24 ANDONG ANDONG 401 492 893 398 99.3 488 99.2 886 99.2 349 87.0 460 93.5 809 90.6
25 KEMUSU KEMUSU 1 108 112 220 108 100.0 112 100.0 220 100.0 100 92.6 91 81.3 191 86.8
26 KEMUSU 2 173 178 351 171 98.8 176 98.9 347 98.9 160 92.5 150 84.3 310 88.3
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 245 218 463 241 98.4 212 97.2 453 97.8 227 92.7 191 87.6 418 90.3
28 WONOSEGORO 2 168 174 342 160 95.2 170 97.7 330 96.5 156 92.9 155 89.1 311 90.9
29 JUWANGI JUWANGI 225 228 453 220 97.8 225 98.7 445 98.2 215 95.6 200 87.7 415 91.6
JUMLAH (KAB/KOTA) 6,996 7,406 14,402 6,875 98.3 7,348 99.2 14,223 98.8 6,531 93.4 6,730 90.9 13,261 92.1

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 39

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF


JUMLAH BAYI
USIA 0-6 BULAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS 0-6 BULAN
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SELO SELO 129 288 417 22 17.1 24 8.3 46 11.0
2 AMPEL AMPEL 1 188 187 375 74 39.4 86 46.0 160 42.7
3 AMPEL 2 64 66 130 8 12.5 9 13.6 17 13.1
4 CEPOGO CEPOGO 544 514 1058 370 68.0 317 61.7 687 64.9
5 MUSUK MUSUK 1 91 81 172 13 14.3 14 17.3 27 15.7
6 MUSUK 2 56 37 93 15 26.8 9 24.3 24 25.8
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 210 190 400 115 54.8 122 64.2 237 59.3
8 BOYOLALI 2 157 142 299 85 54.1 56 39.4 141 47.2
9 BOYOLALI 3 67 94 161 65 97.0 90 95.7 155 96.3
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 232 198 430 20 8.6 21 10.6 41 9.5
11 TERAS TERAS 226 232 458 156 69.0 156 67.2 312 68.1
12 SAWIT SAWIT 1 60 57 117 28 46.7 28 49.1 56 47.9
13 SAWIT 2 82 78 160 43 52.4 35 44.9 78 48.8
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 200 190 390 30 15.0 39 20.5 69 17.7
15 BANYUDONO 2 156 147 303 62 39.7 43 29.3 105 34.7
16 SAMBI SAMBI 1 42 44 86 19 45.2 20 45.5 39 45.3
17 SAMBI 2 111 92 203 56 50.5 46 50.0 102 50.2
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 846 932 1778 315 37.2 300 32.2 615 34.6
19 NOGOSARI NOGOSARI 225 211 436 72 32.0 68 32.2 140 32.1
20 SIMO SIMO 209 218 427 44 21.1 46 21.1 90 21.1
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 157 150 307 90 57.3 92 61.3 182 59.3
22 KLEGO KLEGO 1 177 151 328 113 63.8 100 66.2 213 64.9
23 KLEGO 2 102 87 189 83 81.4 71 81.6 154 81.5
24 ANDONG ANDONG 232 236 468 153 65.9 145 61.4 298 63.7
25 KEMUSU KEMUSU 1 61 48 109 57 93.4 45 93.8 102 93.6
26 KEMUSU 2 113 96 209 42 37.2 33 34.4 75 35.9
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 144 126 270 133 92.4 113 89.7 246 91.1
28 WONOSEGORO 2 71 63 134 21 29.6 19 30.2 40 29.9
29 JUWANGI JUWANGI 107 94 201 60 56.1 56 59.6 116 57.7
JUMLAH (KAB/KOTA) 5,059 5,049 10,108 2,364 46.7 2,203 43.6 4,567 45.2

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 40

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PELAYANAN KESEHATAN BAYI


JUMLAH BAYI
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SELO SELO 207 212 419 207 100 212 100 419 100
2 AMPEL AMPEL 1 320 419 739 320 100 419 100 739 100
3 AMPEL 2 200 212 412 200 100 212 100 412 100
4 CEPOGO CEPOGO 470 481 951 470 100 481 100 951 100
5 MUSUK MUSUK 1 221 237 458 221 100 237 100 458 100
6 MUSUK 2 150 140 290 150 100 140 100 290 100
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 254 272 526 254 100 272 100 526 100
8 BOYOLALI 2 160 139 299 160 100 139 100 299 100
9 BOYOLALI 3 129 139 268 129 100 139 100 268 100
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 393 402 795 393 100 402 100 795 100
11 TERAS TERAS 324 335 659 324 100 335 100 659 100
12 SAWIT SAWIT 1 104 108 212 104 100 108 100 212 100
13 SAWIT 2 94 68 162 94 100 68 100 162 100
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 165 179 344 165 100 179 100 344 100
15 BANYUDONO 2 156 148 304 156 100 148 100 304 100
16 SAMBI SAMBI 1 235 220 455 235 100 220 100 455 100
17 SAMBI 2 97 104 201 97 100 104 100 201 100
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 630 706 1,336 630 100 706 100 1,336 100
19 NOGOSARI NOGOSARI 462 473 935 462 100 473 100 935 100
20 SIMO SIMO 313 322 635 313 100 322 100 635 100
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 296 319 615 296 100 319 100 615 100
22 KLEGO KLEGO 1 144 182 326 144 100 182 100 326 100
23 KLEGO 2 152 187 339 152 100 187 100 339 100
24 ANDONG ANDONG 401 492 893 401 100 492 100 893 100
25 KEMUSU KEMUSU 1 108 112 220 108 100 112 100 220 100
26 KEMUSU 2 173 178 351 173 100 178 100 351 100
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 245 218 463 245 100 218 100 463 100
28 WONOSEGORO 2 168 174 342 168 100 174 100 342 100
29 JUWANGI JUWANGI 225 228 453 225 100 228 100 453 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 6,996 7,406 14,402 6,996 100 7,406 100 14,402 100

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 41

CAKUPAN DESA/KELURAHAN UNIVERSAL CHILD IMMUNIZATION (UCI) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH DESA/KELURAHAN % DESA/KELURAHAN


NO KECAMATAN PUSKESMAS
DESA/KELURAHAN UCI UCI

1 2 3 4 5 6
1 SELO SELO 10 10 100
2 AMPEL AMPEL 1 13 13 100
3 AMPEL 2 7 7 100
4 CEPOGO CEPOGO 15 15 100
5 MUSUK MUSUK 1 12 12 100
6 MUSUK 2 8 8 100
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 3 3 100
8 BOYOLALI 2 3 3 100
9 BOYOLALI 3 3 3 100
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 13 13 100
11 TERAS TERAS 13 13 100
12 SAWIT SAWIT 1 7 7 100
13 SAWIT 2 5 5 100
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 9 9 100
15 BANYUDONO 2 6 6 100
16 SAMBI SAMBI 1 9 9 100
17 SAMBI 2 7 7 100
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 12 12 100
19 NOGOSARI NOGOSARI 13 13 100
20 SIMO SIMO 13 13 100
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 16 16 100
22 KLEGO KLEGO 1 7 7 100
23 KLEGO 2 6 6 100
24 ANDONG ANDONG 16 16 100
25 KEMUSU KEMUSU 1 6 6 100
26 KEMUSU 2 7 7 100
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 11 10 90.9
28 WONOSEGORO 2 7 7 100
29 JUWANGI JUWANGI 10 10 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 267 266 99.63

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


TABEL 42

CAKUPAN IMUNISASI HEPATITIS B < 7 HARI DAN BCG PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

BAYI DIIMUNISASI
JUMLAH LAHIR HIDUP Hb < 7 hari BCG
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SELO SELO 207 212 419 306 147.8 324 152.8 630 150.4 318 153.6 334 157.5 652 155.6
2 AMPEL AMPEL 1 320 419 739 368 115.0 331 79.0 699 94.6 378 118.1 347 82.8 725 98.1
3 AMPEL 2 200 212 412 209 104.5 204 96.2 413 100.2 216 108.0 202 95.3 418 101.5
4 CEPOGO CEPOGO 470 481 951 436 92.8 392 81.5 828 87.1 468 99.6 407 84.6 875 92.0
5 MUSUK MUSUK 1 221 237 458 239 108.1 215 90.7 454 99.1 262 118.6 216 91.1 478 104.4
6 MUSUK 2 150 140 290 160 106.7 132 94.3 292 100.7 159 106.0 128 91.4 287 99.0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 254 272 526 217 99.3 225 101.2 533 100.2 215 94.9 231 110.9 546 102.6
8 BOYOLALI 2 160 139 299 151 94.4 138 99.3 289 96.7 150 93.8 145 104.3 295 98.7
9 BOYOLALI 3 129 139 268 140 108.5 130 93.5 270 100.7 124 96.1 130 93.5 254 94.8
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 393 402 795 365 92.9 295 73.4 660 83.0 404 102.8 343 85.3 809 101.8
11 TERAS TERAS 324 335 659 343 105.9 337 100.6 680 103.2 348 107.4 339 101.2 687 104.2
12 SAWIT SAWIT 1 104 108 212 171 164.4 151 139.8 322 151.9 174 167.3 179 165.7 353 166.5
13 SAWIT 2 94 68 162 147 156.4 139 204.4 286 176.5 143 152.1 131 192.6 274 169.1
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 165 179 344 107 64.8 103 57.5 210 61.0 110 66.7 101 56.4 211 61.3
15 BANYUDONO 2 156 148 304 95 60.9 67 45.3 162 53.3 95 60.9 64 43.2 159 52.3
16 SAMBI SAMBI 1 235 220 455 230 97.9 210 95.5 440 96.7 242 103.0 232 105.5 474 104.2
17 SAMBI 2 97 104 201 95 95.5 101 140.0 211 113.4 95 88.3 110 146.7 208 111.8
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 630 706 1,336 636 101.0 706 100.0 1,342 100.4 692 109.8 728 103.1 1,420 106.3
19 NOGOSARI NOGOSARI 462 473 935 444 96.1 489 103.4 933 99.8 480 103.9 477 100.8 957 102.4
20 SIMO SIMO 313 322 635 428 136.7 390 121.1 818 128.8 454 145.0 390 121.1 844 132.9
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 296 319 615 282 95.3 333 104.4 615 100.0 304 102.7 320 100.3 624 101.5
22 KLEGO KLEGO 1 144 182 326 137 95.1 143 78.6 280 85.9 143 99.3 148 81.3 291 89.3
23 KLEGO 2 152 187 339 163 107.2 154 82.4 317 93.5 168 110.5 172 92.0 340 100.3
24 ANDONG ANDONG 401 492 893 129 32.2 114 23.2 243 27.2 153 38.2 145 29.5 298 33.4
25 KEMUSU KEMUSU 1 108 112 220 168 155.6 164 146.4 332 150.9 170 157.4 167 149.1 337 153.2
26 KEMUSU 2 173 178 351 322 186.1 307 172.5 629 179.2 315 182.1 315 177.0 630 179.5
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 245 218 463 260 106.1 208 95.4 468 101.1 265 108.2 214 98.2 479 103.5
28 WONOSEGORO 2 168 174 342 163 97.0 170 97.7 333 97.4 175 104.2 165 94.8 340 99.4
29 JUWANGI JUWANGI 225 228 453 232 103.1 214 93.9 446 98.5 230 102.2 208 91.2 438 96.7
JUMLAH (KAB/KOTA) 6,996 7,406 14,402 7,143 102.1 6,886 93.0 14,135 98.1 7,450 106.5 7,088 95.7 14,703 102.1

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


TABEL 43

CAKUPAN IMUNISASI DPT-HB/DPT-HB-Hib, POLIO, CAMPAK, DAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

BAYI DIIMUNISASI
JUMLAH BAYI
(SURVIVING INFANT)
DPT-HB3/DPT-HB-Hib3 POLIO 4a CAMPAK IMUNISASI DASAR LENGKAP
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P

L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

1 SELO SELO 207 212 419 223 107.7 239 112.7 462 110.3 151 72.9 150 70.8 301 71.8 186 89.9 151 71.2 337 80.4 187 90.4 248 117.0 435 103.8
2 AMPEL AMPEL 1 320 419 739 377 117.8 389 92.8 766 103.7 376 117.5 379 90.5 755 102.2 411 128.4 408 97.4 819 110.8 320 100.1 425 101.3 745 100.8
3 AMPEL 2 200 212 412 224 112.0 196 92.5 420 101.9 221 110.5 206 97.2 427 103.6 208 104.0 196 92.5 404 98.1 175 87.7 233 109.7 408 99.0
4 CEPOGO CEPOGO 470 481 951 497 105.7 430 89.4 927 97.5 497 105.7 430 89.4 927 97.5 506 107.7 457 95.0 963 101.3 424 90.2 562 116.8 986 103.7
5 MUSUK MUSUK 1 221 237 458 253 114.5 238 100.4 491 107.2 253 114.5 238 100.4 491 107.2 296 133.9 267 112.7 563 122.9 179 81.1 238 100.3 417 91.0
6 MUSUK 2 150 140 290 154 102.7 147 105.0 301 103.8 163 108.7 140 100.0 303 104.5 182 121.3 137 97.9 319 110.0 147 97.8 194 138.8 341 117.6
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 274 256 530 223 81.4 229 89.5 452 85.3 223 81.4 229 89.5 452 85.3 222 81.0 216 84.4 438 82.6 218 79.7 290 113.1 508 95.8
8 BOYOLALI 2 160 139 299 148 92.5 142 102.2 290 97.0 148 92.5 142 102.2 290 97.0 154 96.3 143 102.9 297 99.3 128 79.8 169 121.8 297 99.3
9 BOYOLALI 3 131 143 274 113 86.3 120 83.9 233 85.0 113 86.3 120 83.9 233 85.0 126 96.2 148 103.5 274 100.0 123 94.2 164 114.4 287 104.7
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 393 402 795 361 91.9 329 81.8 690 86.8 361 91.9 329 81.8 690 86.8 343 87.3 365 90.8 708 89.1 369 93.9 489 121.7 858 107.9
11 TERAS TERAS 324 335 659 340 104.9 329 98.2 669 101.5 365 112.7 356 106.3 721 109.4 365 112.7 320 95.5 685 103.9 296 91.3 392 117.1 688 104.4
12 SAWIT SAWIT 1 104 108 212 124 119.2 116 107.4 0 0.0 124 119.2 116 107.4 240 113.2 129 124.0 134 124.1 0 0.0 120 115.4 159 147.3 279 131.6
13 SAWIT 2 94 68 162 101 107.4 74 108.8 175 108.0 103 109.6 76 111.8 179 110.5 105 111.7 86 126.5 71 43.8 72 76.9 96 140.8 168 103.7
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 165 179 344 173 104.8 184 102.8 357 103.8 173 104.8 184 102.8 357 103.8 186 112.7 197 110.1 383 111.3 165 99.8 218 122.0 383 111.3
15 BANYUDONO 2 156 148 304 155 99.4 134 90.5 289 95.1 155 99.4 134 90.5 289 95.1 149 95.5 140 94.6 289 95.1 129 82.4 170 115.2 299 98.4
16 SAMBI SAMBI 1 235 220 455 234 99.6 251 114.1 485 106.6 234 99.6 252 114.5 486 106.8 243 103.4 260 118.2 503 110.5 215 91.5 285 129.5 500 109.9
17 SAMBI 2 95 109 204 101 106.3 81 74.3 182 89.2 101 106.3 81 74.3 182 89.2 121 127.4 91 83.5 212 103.9 92 96.9 122 111.9 214 104.9
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 630 706 1,336 694 110.2 686 97.2 1,380 103.3 698 110.8 709 100.4 1,407 105.3 669 106.2 664 94.1 1,333 99.8 596 94.7 791 112.0 1,387 103.8
19 NOGOSARI NOGOSARI 462 473 935 499 108.0 525 111.0 1,024 109.5 497 107.6 521 110.1 1,018 108.9 484 104.8 527 111.4 1,011 108.1 447 96.8 593 125.3 1,040 111.2
20 SIMO SIMO 313 322 635 456 145.7 434 134.8 890 140.2 459 146.6 440 136.6 899 141.6 469 149.8 471 146.3 940 148.0 302 96.4 400 124.3 702 110.6
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 296 319 615 326 110.1 350 109.7 676 109.9 327 110.5 352 110.3 679 110.4 340 114.9 373 116.9 713 115.9 276 93.3 366 114.7 642 104.4
22 KLEGO KLEGO 1 144 182 326 317 220.1 316 173.6 633 194.2 317 220.1 316 173.6 633 194.2 286 198.6 325 178.6 611 187.4 153 106.3 203 111.5 356 109.2
23 KLEGO 2 152 187 339 166 109.2 156 83.4 322 95.0 166 109.2 156 83.4 322 95.0 150 98.7 135 72.2 285 84.1 183 120.2 242 129.5 425 125.4
24 ANDONG ANDONG 401 492 893 182 45.4 169 34.3 351 39.3 164 40.9 156 31.7 320 35.8 169 42.1 182 37.0 351 39.3 429 106.9 568 115.5 997 111.6
25 KEMUSU KEMUSU 1 108 112 220 163 150.9 152 135.7 315 143.2 161 149.1 152 135.7 313 142.3 164 151.9 143 127.7 307 139.5 130 120.2 172 153.7 302 137.3
26 KEMUSU 2 173 178 351 189 109.2 182 102.2 371 105.7 187 108.1 182 102.2 369 105.1 190 109.8 213 119.7 403 114.8 176 101.9 234 131.3 410 116.8
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 245 218 463 238 97.1 222 101.8 460 99.4 224 91.4 221 101.4 445 96.1 215 87.8 184 84.4 399 86.2 172 70.0 227 104.3 399 86.2
28 WONOSEGORO 2 168 174 342 206 122.6 161 92.5 367 107.3 206 122.6 161 92.5 367 107.3 180 107.1 153 87.9 333 97.4 139 82.9 185 106.1 324 94.7
29 JUWANGI JUWANGI 225 228 453 235 104.4 227 99.6 462 102.0 235 104.4 227 99.6 462 102.0 281 124.9 248 108.8 529 116.8 220 97.7 291 127.8 511 112.8
JUMLAH (KAB/KOTA) 7,016 7,399 14,415 7,472 106.5 7,208 97.4 14,440 100.2 7,402 105.5 7,155 96.7 14,557 101.0 7,529 107.3 7,334 99.1 14,480 100.45 6,582 93.8 8,726 117.9 15,308 106.2

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


Keterangan: a = khusus provinsi yang menerapkan 3 dosis polio maka diisi dengan polio 3
TABEL 44

CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI DAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

BAYI 6-11 BULAN ANAK BALITA (12-59 BULAN) BALITA (6-59 BULAN)
MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH BAYI JUMLAH JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P S Ʒ % S % S % L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
1 SELO SELO 207 212 419 123 59.4 105 49.5 228 54.4 812 719 1,531 901 111.0 800 111.3 1,701 111.1 1,019 931 1,950 935 91.8 905 97.2 1,840 94.4
2 AMPEL AMPEL 1 320 419 739 204 63.8 207 49.4 411 55.6 1,624 1,574 3,198 1,345 82.8 1,306 83.0 2,651 82.9 1,944 1,993 3,937 1,828 94.0 1,513 75.9 3,341 84.9
3 AMPEL 2 200 212 412 127 63.5 118 55.7 245 59.5 747 738 1,485 747 100.0 738 100.0 1,485 100.0 947 950 1,897 874 92.3 856 90.1 1,730 91.2
4 CEPOGO CEPOGO 470 481 951 275 58.5 248 51.6 523 55.0 1,742 1,695 3,437 1,742 100.0 1,695 100.0 3,437 100.0 2,212 2,176 4,388 2,017 91.2 1,943 89.3 3,960 90.2
5 MUSUK MUSUK 1 221 237 458 166 75.1 156 65.8 322 70.3 936 908 1,844 879 93.9 879 96.8 1,758 95.3 1,157 1,145 2,302 1,102 95.2 1,035 90.4 2,137 92.8
6 MUSUK 2 150 140 290 73 48.7 76 54.3 149 51.4 656 607 1,263 655 99.8 590 97.2 1,245 98.6 806 747 1,553 729 90.4 666 89.2 1,395 89.8
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 274 256 530 122 44.5 160 62.5 282 53.2 749 757 1,506 756 100.9 737 97.4 1,493 99.1 1,023 1,013 2,036 871 85.1 897 88.5 1,768 86.8
8 BOYOLALI 2 160 139 299 108 67.5 161 115.8 269 90.0 716 678 1,394 732 102.2 727 107.2 1,459 104.7 876 817 1,693 824 94.1 888 108.7 1,712 101.1
9 BOYOLALI 3 110 108 218 59 53.6 64 59.3 123 56.4 518 464 982 492 95.0 489 105.4 981 99.9 628 572 1,200 577 91.9 553 96.7 1,130 94.2
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 223 242 465 112 50.2 121 50.0 233 50.1 1,658 1,625 3,283 1,658 100.0 1,625 100.0 3,283 100.0 1,881 1,867 3,748 1,770 94.1 1,746 93.5 3,516 93.8
11 TERAS TERAS 343 319 662 194 56.6 133 41.7 327 49.4 1,200 1,166 2,366 1,200 100.0 1,166 100.0 2,366 100.0 1,543 1,485 3,028 1,394 90.3 1,299 87.5 2,693 88.9
12 SAWIT SAWIT 1 104 108 212 49 47.1 64 59.3 113 53.3 507 494 1,001 516 101.8 489 99.0 1,005 100.4 611 602 1,213 556 91.0 553 91.9 1,109 91.4
13 SAWIT 2 94 68 162 54 57.4 34 50.0 88 54.3 355 326 681 355 100.0 326 100.0 681 100.0 449 394 843 409 91.1 360 91.4 769 91.2
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 165 179 344 109 66.1 114 63.7 223 64.8 831 795 1,626 489 58.8 815 102.5 1,304 80.2 996 974 1,970 940 94.4 929 95.4 1,869 94.9
15 BANYUDONO 2 156 148 304 81 51.9 67 45.3 148 48.7 596 571 1,167 597 100.2 566 99.1 1,163 99.7 752 719 1,471 677 90.0 633 88.0 1,310 89.1
16 SAMBI SAMBI 1 235 220 455 100 42.6 99 45.0 199 43.7 748 796 1,544 734 98.1 791 99.4 1,525 98.8 983 1,016 1,999 848 86.3 890 87.6 1,738 86.9
17 SAMBI 2 95 109 204 67 70.5 42 38.5 109 53.4 409 403 812 409 100.0 403 100.0 812 100.0 504 512 1,016 476 94.4 445 86.9 921 90.6
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 630 706 1,336 496 78.7 483 68.4 979 73.3 2,094 2,660 4,754 2,695 128.7 2,660 100.0 5,355 112.6 2,724 3,366 6,090 2,590 95.1 3,143 93.4 5,733 94.1
19 NOGOSARI NOGOSARI 462 473 935 336 72.7 315 66.6 651 69.6 2,019 1,894 3,913 2,034 100.7 1,916 101.2 3,950 100.9 2,481 2,367 4,848 2,355 94.9 2,231 94.3 4,586 94.6
20 SIMO SIMO 313 322 635 104 33.2 113 35.1 217 34.2 1,190 1,207 2,397 595 50.0 604 50.0 1,199 50.0 1,503 1,529 3,032 1,294 86.1 717 46.9 2,011 66.3
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 296 319 615 155 52.4 164 51.4 319 51.9 1,164 1,206 2,370 1,164 100.0 1,206 100.0 2,370 100.0 1,460 1,525 2,985 1,319 90.3 1,370 89.8 2,689 90.1
22 KLEGO KLEGO 1 144 182 326 96 66.7 79 43.4 175 53.7 643 578 1,221 641 99.7 578 100.0 1,219 99.8 787 760 1,547 739 93.9 657 86.4 1,396 90.2
23 KLEGO 2 152 187 339 123 80.9 112 59.9 235 69.3 811 683 1,494 766 94.5 731 107.0 1,497 100.2 963 870 1,833 934 97.0 843 96.9 1,777 96.9
24 ANDONG ANDONG 401 492 893 238 59.4 254 51.6 492 55.1 1,534 1,614 3,148 1,530 99.7 1,501 93.0 3,031 96.3 1,935 2,106 4,041 1,772 91.6 1,755 83.3 3,527 87.3
25 KEMUSU KEMUSU 1 108 112 220 71 65.7 76 67.9 147 66.8 489 458 947 482 98.6 461 100.7 943 99.6 597 570 1,167 560 93.8 537 94.2 1,097 94.0
26 KEMUSU 2 173 178 351 113 65.3 117 65.7 230 65.5 689 653 1,342 651 94.5 619 94.8 1,270 94.6 862 831 1,693 802 93.0 736 88.6 1,538 90.8
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 245 218 463 128 52.2 114 52.3 242 52.3 896 860 1,756 819 91.4 773 89.9 1,592 90.7 1,141 1,078 2,219 1,024 89.7 887 82.3 1,911 86.1
28 WONOSEGORO 2 168 174 342 99 58.9 72 41.4 171 50.0 689 581 1,270 687 99.7 586 100.9 1,273 100.2 857 755 1,612 788 91.9 658 87.2 1,446 89.7
29 JUWANGI JUWANGI 225 228 453 121 53.8 113 49.6 234 51.7 970 945 1,915 970 100.0 945 100.0 1,915 100.0 1,195 1,173 2,368 1,091 91.3 1,058 90.2 2,149 90.8
JUMLAH (KAB/KOTA) 6,844 7,188 14,032 4,103 60.0 3,981 55.4 8,084 57.6 27,992 27,655 55,647 27,241 97.3 26,722 96.6 53,963 97.0 34,836 34,843 69,679 32,095 92.1 30,703 88.1 62,798 90.1

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


Keterangan: Pelaporan pemberian vitamin A dilakukan pada Februari dan Agustus, maka perhitungan bayi 6-11 bulan yang mendapat vitamin A dalam setahun
dihitung dengan mengakumulasi bayi 6-11 bulan yang mendapat vitamin A di bulan Februari dan yang mendapat vitamin A di bulan Agustus
TABEL 45

JUMLAH ANAK 0-23 BULAN DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

ANAK 0-23 BULAN (BADUTA)


JUMLAH BADUTA DITIMBANG BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS
DILAPORKAN (S) JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P
L P L+P L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SELO SELO 439 375 814 369 308 677 84.1 82.1 83.2 0 0.0 0 0.0 0 0.0
2 AMPEL AMPEL 1 872 959 1,831 765 767 1,532 87.7 80 83.7 1 0.1 2 0.3 3 0.2
3 AMPEL 2 446 438 884 412 407 819 92.4 93 92.6 0 0.0 0 0.0 0 0.0
4 CEPOGO CEPOGO 1,067 1,006 2,073 955 925 1,880 89.5 92 90.7 0 0.0 0 0.0 0 0.0
5 MUSUK MUSUK 1 629 613 1,242 579 568 1,147 92.1 93 92.4 0 0.0 0 0.0 0 0.0
6 MUSUK 2 303 267 570 233 213 446 76.9 80 78.2 4 1.7 0 0.0 4 0.9
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 690 521 1,211 464 454 918 67.2 87 75.8 2 0.4 1 0.2 3 0.3
8 BOYOLALI 2 460 441 901 371 337 708 80.7 76 78.6 0 0.0 0 0.0 0 0.0
9 BOYOLALI 3 216 249 465 190 222 412 88.0 89 88.6 0 0.0 0 0.0 0 0.0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 883 855 1,738 759 753 1,512 86.0 88 87.0 0 0.0 0 0.0 0 0.0
11 TERAS TERAS 783 857 1,640 735 725 1,460 93.9 85 89.0 0 0.0 0 0.0 0 0.0
12 SAWIT SAWIT 1 243 233 476 218 199 417 89.7 85 87.6 1 0.5 0 0.0 1 0.2
13 SAWIT 2 165 165 330 152 149 301 92.1 90 91.2 3 2.0 0 0.0 3 1.0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 497 478 975 417 406 823 83.9 85 84.4 0 0.0 0 0.0 0 0.0
15 BANYUDONO 2 316 288 604 249 233 482 78.8 81 79.8 5 2.0 6 2.6 11 2.3
16 SAMBI SAMBI 1 346 359 705 326 335 661 94.2 93 93.8 2 0.6 1 0.3 3 0.5
17 SAMBI 2 242 204 446 235 224 459 97.1 110 102.9 2 0.9 1 0.4 3 0.7
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 1,824 1,902 3,726 1,625 1,645 3,270 89.1 86 87.8 13 0.8 11 0.7 24 0.7
19 NOGOSARI NOGOSARI 1,476 1,338 2,814 1,249 1,120 2,369 84.6 84 84.2 0 0.0 0 0.0 0 0.0
20 SIMO SIMO 536 507 1,043 360 335 695 67.2 66 66.6 0 0.0 0 0.0 0 0.0
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 671 679 1,350 657 640 1,297 97.9 94 96.1 11 1.7 12 1.9 23 1.8
22 KLEGO KLEGO 1 348 348 696 351 340 691 100.9 98 99.3 4 1.1 2 0.6 6 0.9
23 KLEGO 2 401 375 776 386 357 743 96.3 95 95.7 0 0.0 0 0.0 0 0.0
24 ANDONG ANDONG 1,021 1,028 2,049 929 927 1,856 91.0 90 90.6 2 0.2 1 0.1 3 0.2
25 KEMUSU KEMUSU 1 347 296 643 290 264 554 83.6 89 86.2 0 0.0 0 0.0 0 0.0
26 KEMUSU 2 476 455 931 392 363 755 82.4 80 81.1 0 0.0 0 0.0 0 0.0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 618 553 1,171 541 475 1,016 87.5 86 86.8 25 4.6 15 3.2 40 3.9
28 WONOSEGORO 2 293 275 568 207 179 386 70.6 65 68.0 0 0.0 0 0.0 0 0.0
29 JUWANGI JUWANGI 424 411 835 314 298 612 74.1 73 73.3 5 1.6 3 1.0 8 1.3
JUMLAH (KAB/KOTA) 17,032 16,475 33,507 14,730 14,168 28,898 86.5 86 86.2 80 0.5 55 0.4 135 0.5

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 46

CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

ANAK BALITA (12-59 BULAN)


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI)
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SELO SELO 580 564 1,144 327 56.4 410 72.7 737 64.4
2 AMPEL AMPEL 1 1,350 1,805 3,155 1,302 96.4 1,259 69.8 2,561 81.2
3 AMPEL 2 634 578 1,212 501 79.0 489 84.6 990 81.7
4 CEPOGO CEPOGO 1,767 1,706 3,473 1,450 82.1 1,401 82.1 2,851 82.1
5 MUSUK MUSUK 1 1,243 1,233 2,476 992 79.8 980 79.5 1,972 79.6
6 MUSUK 2 453 453 906 369 81.5 330 72.8 699 77.2
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 546 632 1,178 423 77.5 500 79.1 923 78.4
8 BOYOLALI 2 738 727 1,465 637 86.3 580 79.8 1,217 83.1
9 BOYOLALI 3 537 446 983 450 83.8 380 85.2 830 84.4
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 1,627 1,568 3,195 1,369 84.1 1,299 82.8 2,668 83.5
11 TERAS TERAS 1,157 1,523 2,680 900 77.8 1,278 83.9 2,178 81.3
12 SAWIT SAWIT 1 482 426 908 400 83.0 321 75.4 721 79.4
13 SAWIT 2 355 323 678 239 67.3 245 75.9 484 71.4
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 854 903 1,757 722 84.5 750 83.1 1,472 83.8
15 BANYUDONO 2 592 570 1,162 500 84.5 471 82.6 971 83.6
16 SAMBI SAMBI 1 875 887 1,762 668 76.3 671 75.6 1,339 76.0
17 SAMBI 2 443 399 842 356 80.4 300 75.2 656 77.9
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 1,955 2,035 3,990 1,689 86.4 1,650 81.1 3,339 83.7
19 NOGOSARI NOGOSARI 1,858 1,859 3,717 1,520 81.8 1,500 80.7 3,020 81.2
20 SIMO SIMO 1,311 1,329 2,640 1,091 83.2 1,090 82.0 2,181 82.6
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 687 1,157 1,844 519 75.5 849 73.4 1,368 74.2
22 KLEGO KLEGO 1 499 530 1,029 409 82.0 400 75.5 809 78.6
23 KLEGO 2 809 680 1,489 609 75.3 554 81.5 1,163 78.1
24 ANDONG ANDONG 1,461 2,642 4,103 1,180 80.8 2,058 77.9 3,238 78.9
25 KEMUSU KEMUSU 1 456 458 914 345 75.7 350 76.4 695 76.0
26 KEMUSU 2 745 800 1,545 569 76.4 600 75.0 1,169 75.7
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 941 972 1,913 745 79.2 702 72.2 1,447 75.6
28 WONOSEGORO 2 739 694 1,433 580 78.5 520 74.9 1,100 76.8
29 JUWANGI JUWANGI 1,026 1,018 2,044 750 73.1 800 78.6 1,550 75.8
JUMLAH (KAB/KOTA) 26,720 28,917 55,637 21,611 80.9 22,737 78.6 44,348 79.7

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 47

JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

BALITA
JUMLAH BALITA DITIMBANG BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS
DILAPORKAN (S) JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P
L P L+P L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SELO SELO 1,077 965 2,042 883 789 1,672 82.0 81.8 81.9 12 1.4 6 0.8 18 1.1
2 AMPEL AMPEL 1 1,928 2,006 3,934 1,646 1,641 3,287 85.4 82 83.6 12 0.7 10 0.6 22 0.7
3 AMPEL 2 1,011 1,002 2,013 874 883 1,757 86.4 88 87.3 7 0.8 8 0.9 15 0.9
4 CEPOGO CEPOGO 2,327 2,223 4,550 1,986 1,884 3,870 85.3 85 85.1 0 0.0 0 0.0 0 0.0
5 MUSUK MUSUK 1 1,244 1,200 2,444 1,131 1,097 2,228 90.9 91 91.2 6 0.5 6 0.5 12 0.5
6 MUSUK 2 781 709 1,490 577 528 1,105 73.9 74 74.2 6 1.0 5 0.9 11 1.0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 906 977 1,883 743 765 1,508 82.0 78 80.1 0 0.0 0 0.0 0 0.0
8 BOYOLALI 2 929 816 1,745 653 677 1,330 70.3 83 76.2 3 0.5 2 0.3 5 0.4
9 BOYOLALI 3 576 603 1,179 503 536 1,039 87.3 89 88.1 0 0.0 0 0.0 0 0.0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 2,084 2,007 4,091 1,724 1,675 3,399 82.7 83 83.1 0 0.0 0 0.0 0 0.0
11 TERAS TERAS 1,567 1,600 3,167 1,396 1,332 2,728 89.1 83 86.1 5 0.4 8 0.6 13 0.5
12 SAWIT SAWIT 1 595 594 1,189 515 501 1,016 86.6 84 85.4 14 2.7 9 1.8 23 2.3
13 SAWIT 2 424 411 835 377 360 737 88.9 88 88.3 10 2.7 7 1.9 17 2.3
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 1,092 1,042 2,134 856 815 1,671 78.4 78 78.3 7 0.8 23 2.8 30 1.8
15 BANYUDONO 2 762 719 1,481 562 545 1,107 73.8 76 74.7 5 0.9 6 1.1 11 1.0
16 SAMBI SAMBI 1 913 963 1,876 839 875 1,714 91.9 91 91.4 6 0.7 4 0.5 10 0.6
17 SAMBI 2 548 469 1,017 516 486 1,002 94.2 104 98.5 2 0.4 6 1.2 8 0.8
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 3,526 3,556 7,082 2,998 3,012 6,010 85.0 85 84.9 13 0.4 11 0.4 24 0.4
19 NOGOSARI NOGOSARI 2,840 2,592 5,432 2,176 1,913 4,089 76.6 74 75.3 10 0.5 7 0.4 17 0.4
20 SIMO SIMO 1,537 1,377 2,914 980 873 1,853 63.8 63 63.6 31 3.2 21 2.4 52 2.8
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 1,374 1,443 2,817 1,224 1,303 2,527 89.1 90 89.7 7 0.6 8 0.6 15 0.6
22 KLEGO KLEGO 1 836 762 1,598 821 749 1,570 98.2 98 98.2 52 6.3 31 4.1 83 5.3
23 KLEGO 2 995 890 1,885 913 801 1,714 91.8 90 90.9 5 0.5 6 0.7 11 0.6
24 ANDONG ANDONG 2,057 2,039 4,096 1,833 1,810 3,643 89.1 89 88.9 17 0.9 20 1.1 37 1.0
25 KEMUSU KEMUSU 1 618 602 1,220 509 483 992 82.4 80 81.3 4 0.8 4 0.8 8 0.8
26 KEMUSU 2 963 864 1,827 704 620 1,324 73.1 72 72.5 8 1.1 7 1.1 15 1.1
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 1,229 1,144 2,373 1,031 947 1,978 83.9 83 83.4 25 2.4 15 1.6 40 2.0
28 WONOSEGORO 2 756 662 1,418 405 355 760 53.6 54 53.6 0 0.0 0 0.0 0 0.0
29 JUWANGI JUWANGI 1,115 1,064 2,179 677 606 1,283 60.7 57 58.9 10 1.5 5 0.8 15 1.2
JUMLAH (KAB/KOTA) 36,610 35,301 71,911 30,052 28,861 58,913 82.1 82 81.9 277 0.9 235 0.8 512 0.87

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 48

CAKUPAN KASUS BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

KASUS BALITA GIZI BURUK


MENDAPAT PERAWATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH DITEMUKAN
L P L+P
L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SELO SELO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
2 AMPEL AMPEL 1 1 2 3 1 100.0 2 100.0 3 100.0
3 AMPEL 2 1 0 1 1 100.0 0 #DIV/0! 1 100.0
4 CEPOGO CEPOGO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
5 MUSUK MUSUK 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 MUSUK 2 1 0 1 1 100.0 0 #DIV/0! 1 100.0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
9 BOYOLALI 3 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 1 0 1 1 100.0 0 #DIV/0! 1 100.0
11 TERAS TERAS 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
12 SAWIT SAWIT 1 1 0 1 1 100.0 0 #DIV/0! 1 100.0
13 SAWIT 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
15 BANYUDONO 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
16 SAMBI SAMBI 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
17 SAMBI 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
20 SIMO SIMO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 0 1 1 0 #DIV/0! 1 100.0 1 100.0
22 KLEGO KLEGO 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
23 KLEGO 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
24 ANDONG ANDONG 0 1 1 1 1.0 0 0.0 1 100.0
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 KEMUSU 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 1 0 1 1 100.0 0 #DIV/0! 1 100.0
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
29 JUWANGI JUWANGI 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 6 4 10 7 116.7 3 75.0 10 100.0

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 49

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN) SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT


SD DAN SETINGKAT
MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN)
JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P MENDAPAT
PELAYANAN
JUMLAH %
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % KESEHATAN
(PENJARINGAN)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 SELO SELO 250 199 449 250 100 199 100 449 100 23 23 100
2 AMPEL AMPEL 1 470 397 867 470 100 397 100 867 100 36 36 100
3 AMPEL 2 201 206 407 201 100 206 100 407 100 17 17 100
4 CEPOGO CEPOGO 489 500 989 489 100 500 100 989 100 50 50 100
5 MUSUK MUSUK 1 1,570 1,544 3,114 1,570 100 1,544 100 3,114 100 30 30 100
6 MUSUK 2 181 170 351 181 100 170 100 351 100 20 20 100
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 409 372 781 409 100 372 100 781 100 19 19 100
8 BOYOLALI 2 237 259 496 237 100 259 100 496 100 19 19 100
9 BOYOLALI 3 115 94 209 115 100 94 100 209 100 9 9 100
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 430 438 868 430 100 438 100 868 100 41 41 100
11 TERAS TERAS 339 259 598 339 100 259 100 598 100 33 33 100
12 SAWIT SAWIT 1 164 123 287 164 100 123 100 287 100 17 17 100
13 SAWIT 2 75 65 140 75 100 65 100 140 100 10 10 100
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 365 310 675 365 100 310 100 675 100 24 24 100
15 BANYUDONO 2 166 109 275 166 100 109 100 275 100 15 15 100
16 SAMBI SAMBI 1 242 240 482 242 100 240 100 482 100 27 27 100
17 SAMBI 2 70 90 160 70 100 90 100 160 100 19 19 100
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 644 594 1,238 644 100 594 100 1,238 100 49 49 100
19 NOGOSARI NOGOSARI 593 544 1,137 593 100 544 100 1,137 100 52 52 100
20 SIMO SIMO 407 478 885 407 100 478 100 885 100 54 54 100
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 389 330 719 389 100 330 100 719 100 40 40 100
22 KLEGO KLEGO 1 192 181 373 192 100 181 100 373 100 22 22 100
23 KLEGO 2 225 182 407 225 100 182 100 407 100 22 22 100
24 ANDONG ANDONG 492 432 924 492 100 432 100 924 100 54 54 100
25 KEMUSU KEMUSU 1 150 127 277 150 100 127 100 277 100 16 16 100
26 KEMUSU 2 203 177 380 203 100 177 100 380 100 20 20 100
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 392 493 885 392 100 493 100 885 100 27 27 100
28 WONOSEGORO 2 148 137 285 148 100 137 100 285 100 18 18 100
29 JUWANGI JUWANGI 356 278 634 356 100 278 100 634 100 28 28 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 9,964 9,328 19,292 9,964 100 9,328 100 19,292 100 811 811 100
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT 100 100 100

Sumber: Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


TABEL 50

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


NO KECAMATAN PUSKESMAS PENCABUTAN GIGI RASIO TUMPATAN/
TUMPATAN GIGI TETAP
TETAP PENCABUTAN
1 2 3 4 5 6
1 SELO SELO 65 127 0.5
2 AMPEL AMPEL 1 59 89 0.7
3 AMPEL 2 56 185 0.3
4 CEPOGO CEPOGO 11 86 0.1
5 MUSUK MUSUK 1 97 144 0.7
6 MUSUK 2 24 85 0.3
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 133 293 0.5
8 BOYOLALI 2 39 59 0.7
9 BOYOLALI 3 65 114 0.6
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 15 100 0.2
11 TERAS TERAS 75 127 0.6
12 SAWIT SAWIT 1 177 87 2.0
13 SAWIT 2 150 217 0.7
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 267 174 1.5
15 BANYUDONO 2 120 107 1.1
16 SAMBI SAMBI 1 48 80 0.6
17 SAMBI 2 20 40 0.5
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 235 73 3.2
19 NOGOSARI NOGOSARI 128 108 1.2
20 SIMO SIMO 23 80 0.3
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 121 241 0.5
22 KLEGO KLEGO 1 63 308 0.2
23 KLEGO 2 69 96 0.7
24 ANDONG ANDONG 27 54 0.5
25 KEMUSU KEMUSU 1 11 27 0.4
26 KEMUSU 2 8 26 0.3
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 43 106 0.4
28 WONOSEGORO 2 57 92 0.6
29 JUWANGI JUWANGI 107 156 0.7
JUMLAH (KAB/ KOTA) 2,313 3,481 0.7

Sumber: Bidang Pelayanan Kesehatan


TABEL 51

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

UPAYA KESEHATAN GIGI SEKOLAH

JUMLAH JUMLAH JUMLAH MURID SD/MI MURID SD/MI DIPERIKSA PERLU PERAWATAN MENDAPAT PERAWATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH SD/MI DGN SD/MI
% %
SD/MI SIKAT GIGI MENDAPAT
MASSAL YAN. GIGI
L P L+P L % P % L+P % L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 SELO SELO 23 0 0 23 100 275 249 524 231 84 255 102 486 93 200 226 426 88 44 94 42 182 43
2 AMPEL AMPEL 1 36 0 0 36 100 408 517 925 408 100 517 100 925 100 64 89 153 64 100 89 100 153 100
3 AMPEL 2 17 4 24 17 100 575 578 1,153 575 100 578 100 1,153 100 213 230 443 76 36 83 36 159 36
4 CEPOGO CEPOGO 50 0 0 50 100 751 478 1,229 751 100 478 100 1,229 100 751 478 1,229 0 0 0 0 0 0
5 MUSUK MUSUK 1 30 0 0 30 100 1,570 1,542 3,112 313 20 256 17 569 18 32 27 59 17 53 15 56 32 54
6 MUSUK 2 20 2 10 20 100 909 1,031 1,940 181 20 170 16 351 18 15 10 25 10 67 8 80 18 72
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 19 19 100 19 100 2,442 2,330 4,772 375 15 347 15 722 15 192 201 393 192 100 201 100 393 100
8 BOYOLALI 2 19 0 0 6 32 934 1,337 2,271 237 25 259 19 496 22 53 54 107 22 42 35 65 57 53
9 BOYOLALI 3 9 4 44 9 100 123 95 218 115 93 94 99 209 96 15 8 23 15 100 8 100 23 100
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 41 41 100 41 100 2,547 2,357 4,904 482 19 386 16 868 18 31 42 73 31 100 42 100 73 100
11 TERAS TERAS 33 33 100 33 100 2,147 1,974 4,121 533 25 455 23 988 24 147 163 310 91 62 87 53 178 57
12 SAWIT SAWIT 1 14 13 93 14 100 652 608 1,260 107 16 175 29 282 22 88 104 192 82 93 59 57 141 73
13 SAWIT 2 10 5 50 5 50 443 414 857 132 30 137 33 269 31 58 69 127 58 100 69 100 127 100
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 24 24 100 24 100 1,672 1,410 3,082 373 22 310 22 683 22 373 310 683 61 16 70 23 131 19
15 BANYUDONO 2 15 15 100 15 100 858 685 1,543 157 18 106 15 263 17 82 64 146 39 48 35 55 74 51
16 SAMBI SAMBI 1 27 0 0 27 100 1,531 1,542 3,073 242 16 240 16 482 16 146 145 291 17 12 15 10 32 11
17 SAMBI 2 19 19 100 19 100 602 504 1,106 373 62 310 62 683 62 373 310 683 373 100 310 100 683 100
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 49 0 0 38 78 3,749 3,544 7,293 347 9 242 7 589 8 46 45 91 46 100 45 100 91 100
19 NOGOSARI NOGOSARI 51 51 100 51 100 3,041 2,608 5,649 1,392 46 1,125 43 2,517 45 290 262 552 98 34 90 34 188 34
20 SIMO SIMO 47 47 100 47 100 798 1,017 1,815 798 100 1,017 100 1,815 100 221 275 496 218 99 261 95 479 97
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 39 0 0 0 0 2,271 2,025 4,296 389 17 336 17 725 17 287 332 619 287 100 332 100 619 100
22 KLEGO KLEGO 1 23 0 0 23 100 184 152 336 184 100 152 100 336 100 47 32 79 47 100 32 100 79 100
23 KLEGO 2 22 22 100 22 100 970 1,185 2,155 225 23 182 15 407 19 112 137 249 64 57 122 89 186 75
24 ANDONG ANDONG 54 16 30 54 100 2,471 3,148 5,619 559 23 484 15 1,043 19 105 96 201 0 0 0 0 0 0
25 KEMUSU KEMUSU 1 16 16 100 16 100 803 975 1,778 236 29 361 37 597 34 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 KEMUSU 2 20 7 35 20 100 1,341 1,319 2,660 229 17 258 20 487 18 164 188 352 164 100 188 100 352 100
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 27 18 67 18 67 250 258 508 198 79 211 82 409 81 13 11 24 13 100 11 100 24 100
28 WONOSEGORO 2 18 0 0 18 100 1,129 1,035 2,164 158 14 140 14 298 14 144 131 275 0 0 0 0 0 0
29 JUWANGI JUWANGI 28 0 0 28 100 363 329 692 363 100 329 100 692 100 153 147 300 108 71 119 81 227 76
JUMLAH (KAB/ KOTA) 800 356 45 723 90 35,809 35,246 71,055 10,663 30 9,910 28 20,573 29 4,415 4,186 8,601 2,281 52 2,420 58 4,701 54.66

Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Primer


TABEL 52

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

USILA (60TAHUN+)
NO KECAMATAN PUSKESMAS
JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SELO SELO 351 300 651 351 100.00 300 100.00 651 100.00
2 AMPEL AMPEL 1 5,994 6,685 12,679 2,202 36.74 3,800 56.84 6,002 47.34
3 AMPEL 2 2,172 2,610 4,782 1,501 69.11 2,012 77.09 3,513 73.46
4 CEPOGO CEPOGO 4,591 4,218 8,809 3,616 78.76 3,313 78.54 6,929 78.66
5 MUSUK MUSUK 1 1,001 1,175 2,176 630 62.94 689 58.64 1,319 60.62
6 MUSUK 2 1,539 1,667 3,206 901 58.54 1,255 75.28 2,156 67.25
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 1,192 1,199 2,391 714 59.90 798 66.56 1,512 63.24
8 BOYOLALI 2 1,755 1,682 3,437 1,256 71.57 680 40.43 1,936 56.33
9 BOYOLALI 3 911 1,169 2,080 598 65.64 630 53.89 1,228 59.04
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 3,930 4,276 8,206 2,762 70.28 3,116 72.87 5,878 71.63
11 TERAS TERAS 4,624 4,633 9,257 3,007 65.03 3,212 69.33 6,219 67.18
12 SAWIT SAWIT 1 1,215 1,464 2,679 550 45.27 968 66.12 1,518 56.66
13 SAWIT 2 828 931 1,759 501 60.51 481 51.66 982 55.83
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 567 699 1,266 389 68.61 485 69.38 874 69.04
15 BANYUDONO 2 1,223 1,485 2,708 810 66.23 900 60.61 1,710 63.15
16 SAMBI SAMBI 1 1,801 2,072 3,873 643 35.70 1,320 63.71 1,963 50.68
17 SAMBI 2 1,537 1,779 3,316 1,162 75.60 1,085 60.99 2,247 67.76
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 3,904 4,808 8,712 1,400 35.86 3,300 68.64 4,700 53.95
19 NOGOSARI NOGOSARI 3,748 4,379 8,127 2,901 77.40 3,110 71.02 6,011 73.96
20 SIMO SIMO 2,808 2,860 5,668 1,811 64.49 1,891 66.12 3,702 65.31
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 3,203 3,707 6,910 1,161 36.25 3,121 84.19 4,282 61.97
22 KLEGO KLEGO 1 1,883 2,148 4,031 398 21.14 1,390 64.71 1,788 44.36
23 KLEGO 2 1,318 1,448 2,766 985 74.73 1,031 71.20 2,016 72.89
24 ANDONG ANDONG 4,250 4,867 9,117 2,610 61.41 3,010 61.85 5,620 61.64
25 KEMUSU KEMUSU 1 867 1,059 1,926 511 58.94 589 55.62 1,100 57.11
26 KEMUSU 2 2,416 2,489 4,905 1,671 69.16 1,621 65.13 3,292 67.12
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 1,642 1,816 3,458 1,077 65.59 1,166 64.21 2,243 64.86
28 WONOSEGORO 2 1,438 1,529 2,967 988 68.71 1,010 66.06 1,998 67.34
29 JUWANGI JUWANGI 2,338 2,682 5,020 1,610 68.86 1,651 61.56 3,261 64.96
JUMLAH (KAB/KOTA) 65,046 71,836 136,882 38,716 59.52 47,934 66.73 86,650 63.30

Sumber: ………. (sebutkan)


TABEL 53

CAKUPAN JAMINAN KESEHATAN PENDUDUK MENURUT JENIS JAMINAN DAN JENIS KELAMIN
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PESERTA JAMINAN KESEHATAN


NO JENIS JAMINAN KESEHATAN JUMLAH %
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8

1 Jaminan Kesehatan Nasional 183,870 188,951 372,821 49.32 50.68 63.08

1.1 Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN 174,552 179,573 354,125 49.29 50.71 59.92

1.2 PBI APBD 9,318 9,378 18,696 49.84 50.16 3.16

1.3 Pekerja penerima upah (PPU) 166,941

1.4 Pekerja bukan penerima upah (PBPU)/mandiri 26,292

1.5 Bukan pekerja (BP) 24,934

2 Jamkesda

3 Asuransi Swasta

4 Asuransi Perusahaan

JUMLAH (KAB/KOTA) 367,740 377,902 590,988 77.58 79.73 61.32

Sumber : Pembiayaan, Perbekes, dan Sarana Prasarana


TABEL 54

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA


NO SARANA PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 SELO 5,069 5,974 11,042 58 82 140 0 0 0
2 AMPEL 1 8,580 22,518 31,098 522 730 1,252 177 187 364
3 AMPEL 2 2,509 4,767 7,277 0 0 0 0 0 0
4 CEPOGO 868 912 1,781 335 470 805 13 9 22
5 MUSUK 1 13,734 18,081 31,815 0 0 0 4 1 5
6 MUSUK 2 7,254 10,908 18,162 219 318 537 11 6 17
7 BOYOLALI 1 6,616 9,923 16,539 0 0 0 12 17 29
8 BOYOLALI 2 3,067 3,456 6,523 0 0 0 0 1 1
9 BOYOLALI 3 9,532 11,090 20,622 0 0 0 0 0 0
10 MOJOSONGO 16,347 28,355 44,702 0 0 0 36 38 74
11 TERAS 11,907 18,770 30,677 0 0 0 11 8 19
12 SAWIT 1 5907 8860 14,767 0 0 0 122 358 480
13 SAWIT 2 869 1,243 2,112 265 384 649 33 15 48
14 BANYUDONO 1 19,745 21,000 40,745 0 0 0 176 187 363
15 BANYUDONO 2 3,954 7,387 11,341 0 0 0 6 6 12
16 SAMBI 1 8,677 16,496 25,173 0 0 0 27 17 44
17 SAMBI 2 1,587 2,453 4,040 0 0 0 22 15 37
18 NGEMPLAK 16,248 44,135 60,383 663 953 1,616 0 1 1
19 NOGOSARI 1,333 1,333 2,666 267 484 751 0 0 0
20 SIMO 4,451 5,350 9,802 0 0 0 0 0 0
21 KARANGGEDE 5,904 10,460 16,364 485 816 1,301 4 1 5
22 KLEGO 1 5,692 6,796 12,488 174 289 463 48 15 63
23 KLEGO 2 5,845 8,799 14,644 0 0 0 36 24 60
24 ANDONG 29,634 29,421 59,055 545 813 1,358 0 5 5
25 KEMUSU 1 4,920 2,744 7,664 378 483 861 0 0 0
26 KEMUSU 2 6,592 13,401 19,993 0 0 0 1 1 2
27 WONOSEGORO 1 6,630 6,638 13,268 524 532 1,056 16 33 49
28 WONOSEGORO 2 2,195 2,758 4,953 187 218 405 1 0 1
29 JUWANGI 4,213 4,030 8,243 793 878 1,671 0 0 0
SUB JUMLAH I 219,880 328,059 547,939 5,415 7,450 12,865 756 945 1,701
1 RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI 44,043 55,421 99,464 7,827 9,577 17,404 35 24 59
2 RSUD SIMO 9,214 13,396 22,610 1,022 2,242 3,264 0 0 0
3 RS HIDAYAH BOYOLALI 8,302 8,967 17,269 3,053 3,439 6,492 0 0 0
4 RS Dr. OEN SAWIT 14,102 17,326 31,428 685 947 1,632 0 0 0
5 RSI BANYU BENING 3,453 3,482 6,935 583 628 1,211 0 0 0
6 RSUD WARAS WIRIS 0 12,635 0 2,638 0 0 0
7 RS UMI BAROKAH BOYOLALI 3,665 10,997 14,662 1,022 2,980 4,002 0
8 RSU ASY SYIFA SAMBI 1,569 2,192 3,761 4,082 5,872 9,954 0 0 0
9 RS SISMA MEDIKA KARANGGEDE 9,985 8,186 18,171 1,754 1,354 3,108 30 27 57
10 RS PKU AISYIYAH 17,057 20,024 37,081 4,178 4,970 9,148 8 5 13
11 RS NATALIA BOYOLALI 0 3,282 3,282 0 801 801 0 0 0
SUB JUMLAH II 111,390 143,273 267,298 24,206 32,810 59,654 73 56 129
1 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) 0 0 0
2 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) 0 0 0
3 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) 0 0 0
4 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) 0 0 0
0 0 0
SUB JUMLAH III 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 331,270 471,332 815,237 29,621 40,260 72,519 829 1,001 1,830
JUMLAH PENDUDUK KAB/KOTA 489,449 484,869 974,318 489,449 484,869 974,318
CAKUPAN KUNJUNGAN (%) 67.7 97.2 83.7 6.1 8.3 7.4

Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Tradisional dan Kesehatan Khusus


Catatan: Puskesmas non rawat inap hanya melayani kunjungan rawat jalan
TABEL 55

ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PASIEN KELUAR (HIDUP PASIEN KELUAR MATI


JUMLAH PASIEN KELUAR MATI GDR NDR
NO NAMA RUMAH SAKITa + MATI) ≥ 48 JAM DIRAWAT
TEMPAT TIDUR
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI 252 7,637 9,335 16,972 197 240 437 113 138 251 26 26 26 15 15 15
2 RSUD SIMO 60 1,022 2,242 3,264 21 41 62 10 21 31 21 18 19 10 9 9
3 RS HIDAYAH BOYOLALI 78 3,053 3,439 6,492 65 78 143 35 44 79 21 23 22 11 13 12
4 RS Dr. OEN SAWIT 29 685 947 1,632 8 15 23 0 5 5 12 16 14 0 5 3
5 RSI BANYU BENING 24 583 628 1,211 6 4 10 3 2 5 10 6 8 5 3 4
6 RSUD WARAS WIRIS 79 1,648 2,438 4,086 42 49 91 19 24 43 25 20 22 12 10 11
7 RS UMI BAROKAH BOYOLALI 50 1,022 2,980 4,002 4 5 9 3 4 7 5 3 2 2 2 2
8 RSU ASY SYIFA SAMBI 82 4,065 3,603 7,668 48 53 101 25 25 50 12 15 13 6 7 7
9 RS SISMA MEDIKA KARANGGEDE 53 1,747 1,743 3,490 22 48 70 7 17 24 13 28 20 4 10 7
10 RS PKU AISYIYAH 132 3,366 4,648 8,014 84 114 198 49 57 106 25 25 25 15 12 13
11 RS NATALIA BOYOLALI 25 0 896 896 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
KABUPATEN/KOTA 864 17,191 23,564 40,755 300 407 707 151 199 350 17 17 17 9 8 9

Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan


Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta
TABEL 56

INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH PASIEN KELUAR JUMLAH HARI JUMLAH LAMA


NO NAMA RUMAH SAKITa (HIDUP + MATI) PERAWATAN DIRAWAT
BOR (%) BTO (KALI) TOI (HARI) ALOS (HARI)
TEMPAT TIDUR

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI 252 16,972 65,049 62,043 71 67 2 4
2 RSUD SIMO 60 3,264 0 0 0 54 7 0
3 RS HIDAYAH BOYOLALI 78 6,492 24,457 21,374 86 83 1 3
4 RS Dr. OEN SAWIT 29 1,632 4,100 4,115 39 56 4 3
5 RSI BANYU BENING 24 1,211 3,462 3,497 40 50 4 3
6 RSUD WARAS WIRIS 79 4,086 16,756 19,675 58 52 3 5
7 RS UMI BAROKAH BOYOLALI 50 4,002 18,472 18,472 84 80 1 5
8 RSU ASY SYIFA SAMBI 82 7,668 22,287 19,003 74 94 1 2
9 RS SISMA MEDIKA KARANGGEDE 53 3,490 13,023 9,533 67 66 2 3
10 RS PKU AISYIYAH 132 8,014 33,975 9,380 71 61 2 1
11 RS NATALIA BOYOLALI 25 896 3,089 3,089 34 36 7 3
KABUPATEN/KOTA 864 57,727 204,670 170,181 64.90 67 2 3

Sumber: ……………… (sebutkan)


Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta
TABEL 57

PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (BER-PHBS) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

RUMAH TANGGA
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH JUMLAH
JUMLAH % DIPANTAU % BER- PHBS
DIPANTAU BER- PHBS
1 2 3 4 5 6 7 8
1 SELO SELO 8,769 8,769 100 8,070 92.0
2 AMPEL AMPEL 1 11,852 11,852 100 8,160 68.8
3 AMPEL 2 6,881 6,881 100 3,722 54.1
4 CEPOGO CEPOGO 22,622 22,622 100 912 4.0
5 MUSUK MUSUK 1 10,209 10,209 100 8,505 83.3
6 MUSUK 2 6,907 6,907 100 5,414 78.4
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 8,917 8,917 100 8,917 100.0
8 BOYOLALI 2 6,454 6,454 100 5,463 84.6
9 BOYOLALI 3 1,380 1,380 100 1,372 99.4
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 790 790 100 8,412 1065
11 TERAS TERAS 923 923 100 11,715 1269
12 SAWIT SAWIT 1 4,396 4,396 100 3,308 75.3
13 SAWIT 2 3,603 846 23.5 835 98.7
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 8,743 8,743 100.0 8,163 93.4
15 BANYUDONO 2 6,088 5,806 95.4 5,543 95.5
16 SAMBI SAMBI 1 10,596 7,535 71.1 6,178 82.0
17 SAMBI 2 697 4,472 641.6 2,966 66.3
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 22,389 12,804 57.2 11,208 87.5
19 NOGOSARI NOGOSARI 21,238 15,288 72.0 12,810 83.8
20 SIMO SIMO 10,351 1,079 10.4 1,055 97.8
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 11,742 11,742 100 9,789 83.4
22 KLEGO KLEGO 1 6,607 6,239 94.4 5,388 86.4
23 KLEGO 2 6,139 6,139 100 4,416 71.9
24 ANDONG ANDONG 14,904 545 3.7 359 65.9
25 KEMUSU KEMUSU 1 5,523 5,523 100 1,876 34.0
26 KEMUSU 2 6,551 6,306 96.3 5,156 81.8
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 9,775 4,504 46.1 3,856 85.6
28 WONOSEGORO 2 6,631 5,003 75.4 2,914 58.2
29 JUWANGI JUWANGI 7,413 7,413 100 7,413 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 249,090 200,087 80.33 163,895 81.91

Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga


TABEL 58

PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

2015 2016
JUMLAH RUMAH MEMENUHI SYARAT JUMLAH RUMAH DIBINA MEMENUHI RUMAH MEMENUHI SYARAT
RUMAH YANG RUMAH DIBINA
NO KECAMATAN PUSKESMAS SELURUH (RUMAH SEHAT) SYARAT (RUMAH SEHAT)
RUMAH BELUM
JUMLAH % MEMENUHI JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
SYARAT
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 SELO SELO 8,769 8,070 92.03 699 31 4.43 2 6.45 8,070 92.03
2 AMPEL AMPEL 1 13,890 8,971 64.59 4,919 145 2.95 11 7.59 8,982 64.67
3 AMPEL 2 6,269 4,834 77.11 1,435 25 1.74 3 12.00 4,837 77.16
4 CEPOGO CEPOGO 13,932 9,732 69.85 4,200 42 1.00 5 11.90 9,737 69.89
5 MUSUK MUSUK 1 11,417 7,910 69.28 3,507 39 1.11 4 10.26 7,914 69.32
6 MUSUK 2 7,138 5,576 78.12 1,562 911 58.32 505 55.43 6,081 85.19
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 7,241 5,482 75.71 1,759 30 1.71 7 23.33 5,489 75.80
8 BOYOLALI 2 5,971 4,483 75.08 1,488 22 1.48 4 18.18 4,487 75.15
9 BOYOLALI 3 3,476 2,554 73.48 922 0 0.00 0 0.00 2,554 73.48
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 9,866 6,855 69.48 3,011 19 0.63 3 15.79 6,858 69.51
11 TERAS TERAS 12,365 8,550 69.15 3,815 18 0.47 5 27.78 8,555 69.19
12 SAWIT SAWIT 1 5,816 1,163 20.00 4,653 201 4.32 137 68.16 1,649 28.35
13 SAWIT 2 3,154 2,112 66.96 1,042 28 2.69 6 21.43 2,118 67.15
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 7,859 5,317 67.65 2,542 27 1.06 4 14.81 5,321 67.71
15 BANYUDONO 2 5,194 3,677 70.79 1,517 1,516 99.93 1,467 96.77 3,679 70.83
16 SAMBI SAMBI 1 9,010 5,394 59.87 3,616 210 5.81 41 19.52 5,435 60.32
17 SAMBI 2 4,509 2,927 64.91 1,582 24 1.52 4 16.67 2,931 65.00
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 22,218 15,690 70.62 6,528 851 13.04 36 4.23 15,726 70.78
19 NOGOSARI NOGOSARI 18,176 11,987 65.95 6,189 29 0.47 4 13.79 11,991 65.97
20 SIMO SIMO 10,929 7,419 67.88 3,510 15 0.43 5 33.33 7,424 67.93
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 10,086 6,583 65.27 3,503 50 1.43 7 14.00 6,590 65.34
22 KLEGO KLEGO 1 6,984 429 6.14 801 709 88.51 0 0.00 429 6.14
23 KLEGO 2 6,317 4,014 63.54 2,303 27 1.17 6 22.22 4,020 63.64
24 ANDONG ANDONG 14,747 9,865 66.89 4,880 138 2.83 98 71.01 9,963 67.56
25 KEMUSU KEMUSU 1 4,745 2,973 62.66 1,772 12 0.68 2 16.67 2,975 62.70
26 KEMUSU 2 7,063 3,948 55.90 3,115 18 0.58 3 16.67 3,951 55.94
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 10,174 5,158 50.70 5,016 9,158 182.58 5,158 56.32 10,316 101.40
28 WONOSEGORO 2 5,989 3,785 63.20 2,204 14 0.64 3 21.43 3,788 63.25
29 JUWANGI JUWANGI 9,438 5,911 62.63 3,527 414 11.74 301 72.71 6,212 65.82
JUMLAH (KAB/KOTA) 262,742 171,369 1,865 85,617 14,723 493 7,831 768 178,082 1,937

Sumber: Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga


TABEL 59

PENDUDUK DENGAN AKSES BERKELANJUTAN TERHADAP AIR MINUM BERKUALITAS (LAYAK) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

BUKAN JARINGAN PERPIPAAN


PENDUDUK DENGAN
AKSES
PERPIPAAN (PDAM,BPSPAM) BERKELANJUTAN
SUMUR GALI TERLINDUNG SUMUR GALI DENGAN POMPA SUMUR BOR DENGAN POMPA TERMINAL AIR MATA AIR TERLINDUNG PENAMPUNGAN AIR HUJAN TERHADAP AIR MINUM
LAYAK
PENDUDU
NO KECAMATAN PUSKESMAS
K MEMENUHI MEMENUHI
JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT
SYARAT SYARAT

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
1 SELO SELO 27,198 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 9 0 0 0 0 0 0 3,353 27,137 3,307 22,912 22,912 84.24
2 AMPEL AMPEL 1 45,421 4,663 13,056 4,531 12,687 14 38 14 29 9 34 9 28 0 0 0 0 7 0 2 32 0 0 0 0 7,052 32,021 7,052 26,764 39,540 87.05
3 AMPEL 2 24,440 158 1,248 151 1,148 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 129 2 98 0 0 0 0 6,259 26,164 6,079 24,658 25,904 105.99
4 CEPOGO CEPOGO 54,033 273 2,201 262 1,467 2 22 2 10 0 0 0 0 0 0 0 0 21 330 4 61 0 0 0 0 6,249 51,594 6,178 46,433 47,971 88.78
5 MUSUK MUSUK 1 37,002 112 650 102 520 17 80 17 80 4 23 4 23 0 0 0 0 0 0 0 0 1,064 5,034 673 2,154 3,896 31,322 2,906 25,998 28,775 77.77
6 MUSUK 2 24,447 0 0 0 0 0 0 0 0 4 364 4 364 0 0 0 0 4 109 1 57 1,198 13,657 712 5,838 1,524 11,853 903 11,393 17,652 72.21
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 24,663 1,208 9,117 1,991 6,371 61 299 61 153 12 61 12 61 0 0 0 0 3 98 0 0 0 0 0 0 5,750 14,950 5,750 15,602 22,187 89.96
8 BOYOLALI 2 20,889 1,201 12,332 1,196 8,932 23 178 23 94 5 44 5 19 0 0 0 0 2 73 2 73 0 0 0 0 842 8,157 842 8,086 17,204 82.36
9 BOYOLALI 3 15,109 2,413 12,667 2,383 10,962 59 220 59 183 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 739 2,069 739 2,343 13,488 89.27
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 52,007 3,246 37,035 3,224 30,338 96 655 96 518 89 516 29 148 0 0 0 0 6 116 5 61 0 0 0 0 1,759 13,405 1,759 11,725 42,790 82.28
11 TERAS TERAS 46,895 3,271 26,495 3,235 20,116 102 1,081 102 724 26 255 26 151 1 0 1 0 4 135 0 0 0 0 0 0 2,294 18,569 2,294 16,517 37,508 79.98
12 SAWIT SAWIT 1 20,406 3,258 18,658 3,232 16,709 88 422 88 519 81 470 81 470 0 0 0 0 3 0 2 16 0 0 0 0 416 833 185 740 18,454 90.43
13 SAWIT 2 12,563 1,851 11,574 1,833 10,448 124 707 124 632 28 162 28 143 0 0 0 0 12 105 8 66 0 0 0 0 0 0 0 0 11,289 89.86
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 26,305 5,238 19,943 5,217 19,199 141 381 135 419 79 458 71 220 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 0 0 1,213 5,458 987 3,851 23,689 90.06
15 BANYUDONO 2 18,716 3,543 17,663 3,474 15,764 105 599 105 536 97 369 92 285 0 0 0 0 6 51 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 16,585 88.61
16 SAMBI SAMBI 1 31,025 3,258 14,516 3,236 10,176 43 159 38 137 43 247 35 144 0 0 0 0 2 71 0 0 0 0 0 0 3,988 15,959 3,988 14,357 24,814 79.98
17 SAMBI 2 17,800 1,213 11,105 1,151 8,678 3 17 3 15 36 281 36 270 0 0 0 0 4 136 3 58 0 0 0 0 562 6,124 562 5,084 14,105 79.24
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 72,991 5,329 67,211 5,195 53,353 319 3,053 302 2,446 182 1,056 169 862 0 0 0 0 2 189 0 0 0 0 0 0 98 735 98 735 57,396 78.63
19 NOGOSARI NOGOSARI 61,743 2,751 29,612 2,398 21,623 32 310 32 259 5 149 4 36 0 0 0 0 12 324 2 316 0 0 0 0 1,780 30,984 1,728 25,637 47,871 77.53
20 SIMO SIMO 43,651 3,477 28,164 3,399 19,834 28 160 28 143 1 6 1 5 0 0 0 0 9 78 6 49 0 0 0 0 2,054 15,201 1,725 14,948 34,979 80.13
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 40,933 3,681 33,461 3,612 26,206 61 348 61 311 2 12 2 10 0 0 0 0 7 79 2 36 0 0 0 0 714 6,782 657 5,969 32,532 79.48
22 KLEGO KLEGO 1 22,884 1,885 17,312 1,857 12,899 37 322 35 179 4 123 1 35 0 0 0 0 1 91 0 0 0 0 0 0 626 5,023 598 4,968 18,081 79.01
23 KLEGO 2 23,487 1,864 15,594 1,832 10,959 12 68 12 78 2 39 2 12 0 0 0 0 3 126 1 36 0 0 0 0 723 7,524 698 6,992 18,077 76.97
24 ANDONG ANDONG 61,967 5,243 21,694 5,164 20,346 84 395 61 251 15 87 13 53 0 0 0 0 6 153 1 36 0 0 0 0 5,653 39,589 5,232 28,253 48,939 78.98
25 KEMUSU KEMUSU 1 20,096 572 5,929 543 5,256 13 113 8 65 1 6 1 5 0 0 0 0 1 109 1 98 0 0 0 0 1,122 13,903 1,038 8,642 14,066 69.99
26 KEMUSU 2 26,448 318 1,743 306 1,279 8 46 8 41 2 12 2 11 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3,492 24,881 3,232 16,697 18,028 68.16
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 32,940 1,213 21,875 1,187 14,805 41 357 41 209 2 56 2 35 0 0 0 0 2 167 0 0 0 0 0 0 653 10,382 615 7,670 22,719 68.97
28 WONOSEGORO 2 22,265 1,968 17,304 994 9,742 11 63 8 41 2 12 1 35 0 0 0 0 1 9 0 0 0 0 0 0 647 4,851 617 4,833 14,651 65.80
29 JUWANGI JUWANGI 35,515 1,337 20,738 1,268 15,089 37 211 33 168 4 45 2 17 0 0 0 0 2 358 2 117 0 0 0 0 962 13,949 842 8,962 24,353 68.57
JUMLAH (KAB/KOTA) 963,839 64,544 488,897 62,973 384,906 1,561 10,304 1,496 8,240 735 4,887 632 3,442 1 0 1 0 129 3,045 44 1,210 2,262 18,691 1,385 7,992 64,420 439,419 60,611 370,769 776,559 80.57

Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga

SGL TERLINDUNG SGL DG POMPA SUMUR BOR DG POMPA TERMINAL AIR MA TERL PAH PIPA
16.36062 18.15534 0.06557 0.000104 0.315924 0.143696 6.288498
TABEL 60

PERSENTASE KUALITAS AIR MINUM DI PENYELENGGARA AIR MINUM YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH MEMENUHI SYARAT


JUMLAH SAMPEL (FISIK, BAKTERIOLOGI, DAN KIMIA)
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENYELENGGARA
DIPERIKSA
AIR MINUM
JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7
1 SELO SELO 6 6 6 100.00
2 AMPEL AMPEL 1 6 5 5 100.00
3 AMPEL 2 4 4 4 100.00
4 CEPOGO CEPOGO 11 8 8 100.00
5 MUSUK MUSUK 1 8 5 4 80.00
6 MUSUK 2 5 4 4 100.00
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 5 5 5 100.00
8 BOYOLALI 2 4 4 4 100.00
9 BOYOLALI 3 2 2 2 100.00
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 4 3 3 100.00
11 TERAS TERAS 2 2 2 100.00
12 SAWIT SAWIT 1 1 1 1 100.00
13 SAWIT 2 2 2 2 100.00
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 5 4 3 75.00
15 BANYUDONO 2 2 2 2 100.00
16 SAMBI SAMBI 1 6 5 5 100.00
17 SAMBI 2 1 1 1 100.00
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 17 13 12 92.31
19 NOGOSARI NOGOSARI 7 5 4 80.00
20 SIMO SIMO 7 6 6 100.00
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 13 12 11 91.67
22 KLEGO KLEGO 1 4 3 3 100.00
23 KLEGO 2 6 5 4 80.00
24 ANDONG ANDONG 15 13 11 84.62
25 KEMUSU KEMUSU 1 7 5 3 60.00
26 KEMUSU 2 6 4 3 75.00
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 4 4 3 75.00
28 WONOSEGORO 2 6 4 4 100.00
29 JUWANGI JUWANGI 9 7 6 85.71
JUMLAH (KAB/KOTA) 175 144 131 90.97

Sumber: Labkesda Kabupaten Boyolali


TABEL 61

PENDUDUK DENGAN AKSES TERHADAP FASILITAS SANITASI YANG LAYAK (JAMBAN SEHAT) MENURUT JENIS JAMBAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JENIS SARANA JAMBAN PENDUDUK DENGAN


KOMUNAL LEHER ANGSA PLENGSENGAN CEMPLUNG AKSES SANITASI
LAYAK (JAMBAN

PENDUDUK
MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT SEHAT)

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
JUMLAH

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
% PENDUDUK

% PENDUDUK

% PENDUDUK

% PENDUDUK
NO KECAMATAN PUSKESMAS

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
JUMLAH %

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 SELO SELO 27,198 0 0 0 0 #DIV/0! 3,520 18,985 3,520 18,985 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 2,596 8,213 2,596 8,213 100.0 27,198 100.0
2 AMPEL AMPEL 1 45,421 0 0 0 0 #DIV/0! 11,162 37,724 11,162 37,724 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 1,186 2,407 1,186 2,407 100.0 40,131 88.4
3 AMPEL 2 24,440 0 0 0 0 #DIV/0! 2,398 12,752 2,398 12,752 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 3,590 13,812 3,590 13,812 100.0 26,564 108.7
4 CEPOGO CEPOGO 54,033 0 0 0 0 #DIV/0! 10,081 45,867 10,081 45,867 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 2,912 8,166 2,912 8,166 100.0 54,033 100.0
5 MUSUK MUSUK 1 37,002 0 0 0 0 #DIV/0! 10,285 32,101 10,285 32,101 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 2,015 4,449 2,015 4,449 100.0 36,550 98.8
6 MUSUK 2 24,447 0 0 0 0 #DIV/0! 5,695 21,640 5,695 21,640 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 699 2,888 699 2,888 100.0 24,528 100.3
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 24,663 0 0 0 0 #DIV/0! 6,757 23,512 6,757 23,512 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 200 601 200 601 100.0 24,113 97.8
8 BOYOLALI 2 20,889 0 0 0 0 #DIV/0! 6,474 20,585 6,474 20,585 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 159 254 159 254 100.0 20,839 99.8
9 BOYOLALI 3 15,109 0 0 0 0 #DIV/0! 6,840 14,186 6,840 14,186 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 324 749 324 749 100.0 14,935 98.8
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 52,007 0 0 0 0 #DIV/0! 10,902 41,379 10,902 41,379 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 1,919 3,794 1,919 3,794 100.0 45,173 86.9
11 TERAS TERAS 46,895 0 0 0 0 #DIV/0! 10,650 39,321 10,650 39,321 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 97 190 97 190 100.0 39,511 84.3
12 SAWIT SAWIT 1 20,406 4 1,068 7 368 34.456929 3,349 17,623 3,349 17,623 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 17,991 88.2
13 SAWIT 2 12,563 2 323 2 323 100 2,801 10,247 2,801 10,247 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 10,570 84.1
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 26,305 0 0 0 0 #DIV/0! 6,754 24,624 6,754 24,624 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 13 512 13 512 100.0 25,136 95.6
15 BANYUDONO 2 18,716 50 142 50 142 100 3,507 15,613 3,507 15,613 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 291 619 291 619 100.0 16,374 87.5
16 SAMBI SAMBI 1 31,025 66 204 66 204 100 5,495 24,655 5,495 24,655 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 1,697 3,293 1,697 3,293 100.0 28,152 90.7
17 SAMBI 2 17,800 0 0 0 0 #DIV/0! 4,281 16,197 4,281 16,197 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 165 1,676 165 1,676 100.0 17,873 100.4
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 72,991 1 616 1 616 100 11,094 47,139 11,094 47,139 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 481 9,512 481 9,512 100.0 57,267 78.5
19 NOGOSARI NOGOSARI 61,743 0 0 0 0 #DIV/0! 11,197 49,635 11,197 49,635 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 4,309 10,045 4,309 10,045 100.0 59,680 96.7
20 SIMO SIMO 43,651 0 0 0 0 #DIV/0! 9,553 40,529 9,553 40,529 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 2,033 3,008 2,033 3,008 100.0 43,537 99.7
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 40,933 0 0 0 0 #DIV/0! 8,123 35,261 8,123 35,261 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 1,994 4,195 1,994 4,195 100.0 39,456 96.4
22 KLEGO KLEGO 1 22,884 0 0 0 0 #DIV/0! 2,889 13,035 2,889 13,035 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 2,945 7,337 2,945 7,337 100.0 20,372 89.0
23 KLEGO 2 23,487 0 0 0 0 #DIV/0! 3,588 17,807 3,588 17,807 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 1,584 5,403 1,584 5,403 100.0 23,210 98.8
24 ANDONG ANDONG 61,967 0 0 0 0 #DIV/0! 9,033 47,542 9,033 47,542 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 4,088 13,858 4,088 13,858 100.0 61,400 99.1
25 KEMUSU KEMUSU 1 20,096 0 0 0 0 #DIV/0! 1,759 10,702 1,759 10,702 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 961 3,347 961 3,347 100.0 14,049 69.9
26 KEMUSU 2 26,448 0 0 0 0 #DIV/0! 4,491 20,019 4,491 20,019 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 297 1,232 297 1,232 100.0 21,251 80.4
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 32,940 0 0 0 0 #DIV/0! 3,929 20,664 3,929 20,664 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 612 2,039 612 2,039 100.0 22,703 68.9
28 WONOSEGORO 2 22,265 0 0 0 0 #DIV/0! 2,383 11,252 2,383 11,252 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 924 2,378 924 2,378 100.0 13,630 61.2
29 JUWANGI JUWANGI 35,515 0 0 0 0 #DIV/0! 3,631 16,308 3,631 16,308 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 2,544 8,650 2,544 8,650 100.0 24,958 70.3
JUMLAH (KAB/KOTA) 963,962 123 2,353 126 1,653 70.25 182,621 746,904 182,621 746,904 100.0 0 0 0 0 #DIV/0! 40,635 122,627 40,635 122,627 100.0 871,184 90.4

Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga


TABEL 62

DESA YANG MELAKSANAKAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM)


JUMLAH DESA/ DESA MELAKSANAKAN DESA STOP BABS
NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA STBM
KELURAHAN STBM (SBS)
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 SELO SELO 10 10 100 10 100 2 20.0
2 AMPEL AMPEL 1 13 13 100 12 92 0 0.0
3 AMPEL 2 7 7 100 7 100 0 0.0
4 CEPOGO CEPOGO 15 15 100 15 100 0 0.0
5 MUSUK MUSUK 1 12 12 100 12 100 1 8.3
6 MUSUK 2 8 8 100 8 100 0 0.0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 3 3 100 3 100 0 0.0
8 BOYOLALI 2 3 3 100 3 100 0 0.0
9 BOYOLALI 3 3 3 100 3 100 0 0.0
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 13 13 100 5 38 0 0.0
11 TERAS TERAS 13 13 100 0 0 0 0.0
12 SAWIT SAWIT 1 7 7 100 0 0 0 0.0
13 SAWIT 2 5 5 100 2 40 0 0.0
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 9 9 100 6 67 0 0.0
15 BANYUDONO 2 6 6 100 0 0 0 0.0
16 SAMBI SAMBI 1 9 9 100 5 56 0 0.0
17 SAMBI 2 7 7 100 7 100 0 0.0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 12 12 100 9 75 0 0.0
19 NOGOSARI NOGOSARI 13 13 100 3 23 0 0.0
20 SIMO SIMO 13 13 100 13 100 1 7.7
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 16 16 100 13 81 0 0.0
22 KLEGO KLEGO 1 7 8 114 6 86 0 0.0
23 KLEGO 2 6 6 100 6 100 0 0.0
24 ANDONG ANDONG 16 16 100 16 100 0 0.0
25 KEMUSU KEMUSU 1 6 5 83 1 17 0 0.0
26 KEMUSU 2 7 7 100 0 0 0 0.0
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 11 11 100 0 0 0 0.0
28 WONOSEGORO 2 7 7 100 0 0 0 0.0
29 JUWANGI JUWANGI 10 10 100 1 10 0 0.0
JUMLAH (KAB/KOTA) 267 267 100 166 62.17 4 1.50

Sumber: Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga


TABEL 63

PERSENTASE TEMPAT-TEMPAT UMUM MEMENUHI SYARAT KESEHATAN MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
TABEL 63
PRESENTASE TEMPAT-TEMPAT UMUM MEMENUHI SYARAT KESEHATAN MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

TEMPAT-TEMPAT UMUM
YANG ADA MEMENUHI SYARAT KESEHATAN

SARANA PENDIDIKAN SARANA KESEHATAN HOTEL


SARANA TEMPAT-TEMPAT
SARANA PENDIDIKAN HOTEL
KESEHATAN UMUM

JUMLAH TTU
RUMAH SAKIT
NO KECAMATAN PUSKESMAS SD SLTP SLTA PUSKESMAS BINTANG NON BINTANG
UMUM

SAKIT UMUM
PUSKESMAS

BINTANG

BINTANG

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
RUMAH
SLTP

SLTA

NON
SD

%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 SELO SELO 23 2 1 1 0 0 3 30 21 91 1 50 1 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 33 25 83
2 AMPEL AMPEL 1 36 6 7 1 0 0 1 51 36 100 6 100 7 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 100 51 100
3 AMPEL 2 17 5 0 1 0 0 0 23 17 100 5 100 #DIV/0! 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 23 100
4 CEPOGO CEPOGO 50 6 4 1 0 0 0 61 43 86 5 83 3 75 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 52 85
5 MUSUK MUSUK 1 30 3 1 1 0 0 0 35 27 90 3 100 1 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 32 91
6 MUSUK 2 20 2 0 1 0 0 0 23 17 85 2 100 #DIV/0! 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 20 87
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 16 6 8 1 1 0 1 33 16 100 6 100 8 100 1 100 1 100 0 #DIV/0! 1 100 33 100
8 BOYOLALI 2 19 3 7 1 2 0 3 35 18 95 3 100 5 71 1 100 2 100 0 #DIV/0! 3 100 32 91
9 BOYOLALI 3 9 1 1 1 1 0 2 15 9 100 1 100 1 100 1 100 1 100 0 #DIV/0! 2 100 15 100
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 41 5 3 1 1 0 1 52 38 93 5 100 3 100 1 100 1 100 0 #DIV/0! 1 100 49 94
11 TERAS TERAS 33 4 2 1 0 0 2 42 31 94 4 100 1 50 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 2 100 39 93
12 SAWIT SAWIT 1 17 3 1 1 1 0 0 23 15 88 3 100 1 100 1 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 21 91
13 SAWIT 2 10 0 1 1 0 0 0 12 9 90 0 #DIV/0! 1 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 11 92
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 24 1 0 1 0 0 0 26 21 88 1 100 0 #DIV/0! 1 100 1 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 24 92
15 BANYUDONO 2 15 3 2 1 1 0 0 22 15 100 3 100 2 100 1 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 22 100
16 SAMBI SAMBI 1 25 3 2 1 1 0 0 32 22 88 2 67 2 100 1 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 40 125
17 SAMBI 2 20 5 3 1 0 0 0 29 17 85 3 60 2 67 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 23 79
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 48 8 3 1 0 2 1 63 44 92 6 75 3 100 1 100 0 #DIV/0! 2 100.0 1 100 57 90
19 NOGOSARI NOGOSARI 52 8 3 1 0 0 1 65 48 92 6 75 2 67 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 100 58 89
20 SIMO SIMO 49 9 11 1 1 0 0 71 44 90 8 89 10 91 1 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 64 90
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 39 9 7 1 1 0 1 58 35 90 7 78 5 71 1 100 1 100 0 #DIV/0! 1 100 50 86
22 KLEGO KLEGO 1 23 6 2 1 0 0 0 32 19 83 5 83 2 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 7 22
23 KLEGO 2 22 2 1 1 0 0 0 26 18 82 2 100 0 0 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 72 277
24 ANDONG ANDONG 54 9 8 1 0 0 0 72 48 89 7 78 7 88 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 63 88
25 KEMUSU KEMUSU 1 16 3 2 1 1 0 0 23 12 75 2 67 2 100 1 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 18 78
26 KEMUSU 2 20 4 1 1 0 0 0 26 15 75 3 75 1 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 20 77
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 27 6 2 1 0 0 0 36 20 74 5 83 2 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 28 78
28 WONOSEGORO 2 19 4 2 1 0 0 0 26 15 79 3 75 2 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 21 81
29 JUWANGI JUWANGI 27 6 2 1 0 0 0 36 23 85 4 67 2 100 1 100 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 33 92
JUMLAH (KAB/KOTA) 801 132 87 29 11 2 16 1,078 713 89.01 111 84.09 76 87.36 29 100.00 12 109.09 2 100.00 14 87.50 957 88.78

Sumber: Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga


TABEL 64

TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN (TPM) MENURUT STATUS HIGIENE SANITASI


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

TPM MEMENUHI SYARAT HIGIENE SANITASI TPM TIDAK MEMENUHI SYARAT HIGIENE SANITASI
JUMLAH RUMAH DEPOT AIR RUMAH DEPOT AIR
NO KECAMATAN PUSKESMAS MAKANAN MAKANAN
TPM JASA BOGA MAKAN/ MINUM TOTAL % JASA BOGA MAKAN/ MINUM TOTAL %
JAJANAN JAJANAN
RESTORAN (DAM) RESTORAN (DAM)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 SELO SELO 15 2 0 0 2 4 26.7 2 0 0 1 3 20.0
2 AMPEL AMPEL 1 43 6 14 6 9 35 81.4 6 14 3 4 27 62.8
3 AMPEL 2 27 0 0 1 0 1 3.7 0 0 0 0 0 0.0
4 CEPOGO CEPOGO 19 0 2 3 7 12 63.2 0 1 3 1 5 26.3
5 MUSUK MUSUK 1 33 0 0 3 0 3 9.1 0 0 3 0 3 9.1
6 MUSUK 2 1 0 0 0 0 0 0.0 0 0 0 0 0 0.0
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 71 11 35 5 16 67 94.4 10 31 4 12 57 80.3
8 BOYOLALI 2 37 10 15 4 4 33 89.2 10 15 4 2 31 83.8
9 BOYOLALI 3 14 3 7 0 1 11 78.6 3 5 1 0 9 64.3
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 53 17 24 3 4 48 90.6 15 18 3 2 38 71.7
11 TERAS TERAS 24 8 7 1 2 18 75.0 8 7 1 1 17 70.8
12 SAWIT SAWIT 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.0
13 SAWIT 2 4 2 1 0 0 3 75 2 1 0 0 3 75
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 37 3 23 3 4 33 89.2 3 20 3 2 28 75.7
15 BANYUDONO 2 52 0 2 2 48 52 100.0 0 2 2 0 4 7.7
16 SAMBI SAMBI 1 8 0 1 3 2 6 75.0 0 1 3 2 6 75
17 SAMBI 2 2 1 0 0 0 1 50.0 1 0 0 0 1 50.0
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 44 5 12 17 5 39 88.6 4 12 15 3 34 77.3
19 NOGOSARI NOGOSARI 13 1 4 4 2 11 84.6 1 3 4 1 9 69.2
20 SIMO SIMO 19 2 7 5 2 16 84.2 2 5 4 2 13 68.4
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 14 2 5 3 2 12 85.7 2 3 3 2 10 71.4
22 KLEGO KLEGO 1 14 8 2 1 1 12 85.7 2 1 1 0 4 28.6
23 KLEGO 2 6 3 2 1 0 6 100 1 2 1 0 4 66.7
24 ANDONG ANDONG 13 4 1 3 1 9 69 2 1 1 1 5 38.5
25 KEMUSU KEMUSU 1 2 0 0 1 0 1 50.0 0 0 1 0 1 50.0
26 KEMUSU 2 7 0 0 7 0 7 100 1 0 2 0 3 42.9
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 9 0 0 5 3 8 88.9 1 1 2 1 5 55.6
28 WONOSEGORO 2 3 1 0 1 0 2 66.7 1 0 1 0 2 66.7
29 JUWANGI JUWANGI 4 1 1 1 0 3 75.0 1 1 1 0 3 75.0
JUMLAH (KAB/KOTA) 589 90 165 83 115 453 76.9 78 144 66 37 325 55.2

Sumber: Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga


TABEL 65

TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN DIBINA DAN DIUJI PETIK


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

JUMLAH TPM DIBINA JUMLAH TPM DIUJI PETIK

PERSENTASE TPM

PERSENTASE TPM
MEMENUHI SYARAT

MEMENUHI SYARAT
JUMLAH TPM TIDAK

HIGIENE SANITASI
RUMAH MAKAN/

RUMAH MAKAN/
JUMLAH TPM

DIUJI PETIK
MINUM (DAM)

MINUM (DAM)
JASA BOGA

JASA BOGA
RESTORAN

RESTORAN
DEPOT AIR

DEPOT AIR
MAKANAN

MAKANAN
DIBINA
JAJANAN

JAJANAN
TOTAL

TOTAL
NO KECAMATAN PUSKESMAS

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 SELO SELO 3 2 0 0 1 3 100 4 2 0 0 1 3 75
2 AMPEL AMPEL 1 27 6 14 3 4 27 100 35 6 14 3 4 27 77
3 AMPEL 2 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 1 0 0 0 0 0 0
4 CEPOGO CEPOGO 5 0 1 3 1 5 100 12 0 1 3 1 5 42
5 MUSUK MUSUK 1 3 0 0 3 0 3 100 3 0 0 3 0 3 100
6 MUSUK 2 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 57 10 31 4 12 57 100 67 10 31 4 12 57 85
8 BOYOLALI 2 31 10 15 4 2 31 100 33 10 15 4 2 31 94
9 BOYOLALI 3 9 3 5 1 0 9 100 11 3 5 1 0 9 82
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 38 15 18 3 2 38 100 48 15 18 3 2 38 79
11 TERAS TERAS 17 8 7 1 1 17 100 18 8 7 1 1 17 94
12 SAWIT SAWIT 1 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 #DIV/0!
13 SAWIT 2 3 2 1 0 0 3 100 3 2 1 0 0 3 100
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 28 3 20 3 2 28 100 33 3 20 3 2 28 85
15 BANYUDONO 2 4 0 2 2 0 4 100 52 0 2 2 0 4 8
16 SAMBI SAMBI 1 6 0 1 3 2 6 100 6 0 1 3 2 6 100
17 SAMBI 2 1 1 0 0 0 1 100 1 1 0 0 0 1 100
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 34 4 12 15 3 34 100 39 4 12 15 3 34 87
19 NOGOSARI NOGOSARI 9 1 3 4 1 9 100 11 1 3 4 1 9 82
20 SIMO SIMO 13 2 5 4 2 13 100 16 2 5 4 2 13 81
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 10 2 3 3 2 10 100 12 2 3 3 2 10 83
22 KLEGO KLEGO 1 4 2 1 1 0 4 100 12 2 1 1 0 4 33
23 KLEGO 2 4 1 2 1 0 4 100 6 1 2 1 0 4 67
24 ANDONG ANDONG 5 2 1 1 1 5 100 9 2 1 1 1 5 56
25 KEMUSU KEMUSU 1 1 0 0 1 0 1 100 1 0 0 1 0 1 100
26 KEMUSU 2 3 1 0 2 0 3 100 7 1 0 2 0 3 43
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 5 1 1 2 1 5 100 8 1 1 2 1 5 63
28 WONOSEGORO 2 2 1 0 1 0 2 100 2 1 0 1 0 2 100
29 JUWANGI JUWANGI 3 1 1 1 0 3 100 3 1 1 1 0 3 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 325 78 144 66 37 325 100 453 78 144 66 37 325 72

Sumber: Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga


TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

SATUAN
NO NAMA OBAT KEBUTUHAN
TERKECIL
1 2 3 4
1 Alopurinol tablet 100 mg tablet 49,158
2 Aminofilin tablet 200 mg tablet 44,892
3 Aminofilin injeksi 24 mg/ml tablet 432
4 Amitripilin tablet salut 25 mg (HCL) tablet 4,770
5 Amoksisilin kapsul 250 mg kapsul
6 Amoksisilin kaplet 500 mg kaplet 1,129,392
7 Amoksisilin sirup kering 125 mg/ 5 mg botol 20,448
8 Metampiron tablet 500 mg tablet
9 Metampiron injeksi 250 mg ampul
10 Antasida DOEN I tablet kunyah, kombinasi :Aluminium Hidroksida 200 mg + Magnesium Hidroksida 200 mg tablet 1,185,318
11 Anti Bakteri DOEN saleb kombinasi : Basitrasin 500 IU/g + polimiksin 10.000 IU/g tube
12 Antihemoroid DOEN kombinasi : Bismut Subgalat 150 mg + Heksaklorofen 250 mg supp 846
13 Antifungi DOEN Kombinasi : Asam Benzoat 6% + Asam Salisilat 3% pot
14 Antimigren : Ergotamin tartrat 1 mg + Kofein 50 mg tablet 8,226
15 Antiparkinson DOEN tablet kombinasi : Karbidopa 25 mg + Levodopa 250 mg tablet
16 Aqua Pro Injeksi Steril, bebas pirogen vial 6,498
17 Asam Askorbat (vitamin C) tablet 50 mg tablet 186,858
18 Asam Asetisalisilat tablet 100 mg (Asetosal) tablet 2,916
19 Asam Asetisalisilat tablet 500 mg (Asetosal) tablet
20 Atropin sulfat tablet 0,5 mg tablet
21 Atropin tetes mata 0,5% botol
22 Atropin injeksi l.m/lv/s.k. 0,25 mg/mL - 1 mL (sulfat) ampul
23 Betametason krim 0,1 % krim 10,530
24 Deksametason Injeksi I.v. 5 mg/ml ampul 9,630
25 Deksametason tablet 0,5 mg tablet 55,000
26 Dekstran 70-larutan infus 6% steril botol
27 Dekstrometorfan sirup 10 mg/5 ml (HBr) botol
28 Dekstrometorfan tablet 15 mg (HBr) tablet
29 Diazepam Injeksi 5mg/ml ampul 324
30 Diazepam tablet 2 mg tablet 21,574
31 Diazepam tablet 5 mg tablet 5,508
32 Difenhidramin Injeksi I.M. 10 mg/ml (HCL) ampul 9,630
33 Diagoksin tablet 0,25 mg tablet 4,960
34 Efedrin tablet 25 mg (HCL) tablet 3,222
35 Ekstrks belladona tablet 10 mg tablet
36 Epinefrin (Adrenalin) injeksi 0,1% (sebagai HCL) ampul 1,188
37 Etakridin larutan 0,1% botol
38 Fenitoin Natriun Injeksi 50 mg/ml ampul
39 Fenobarbital Injeksi I.m/I.v 50 mg/ml ampul
40 Fenobarbital tablet 30 mg tablet 180
41 Fenoksimetil Penisilin tablet 250 mg tablet
42 Fenoksimetil Penisilin tablet 500 mg tablet
43 Fenol Gliserol tetes telinga 10% botol
44 Fitomenadion (Vit. K1) injeksi 10 mg/ml ampul 162
45 Fitomenadion (Vit. K1) tablet salut gula 10 mg tablet 26,064
46 Furosemid tablet 40 mg tablet 20,178
47 Gameksan lotion 1 % botol
48 Garam Oralit I serbuk Kombinasi : Natrium 0,70 g, Kalium klorida 0,30 g, Tribatrium Sitrt dihidrat 0,58 g sach 33,216
49 Gentian Violet Larutan 1 % botol
50 Glibenklamida tablet 5 mg tablet 79,797
51 Gliseril Gualakolat tablet 100 mg tablet 180,504
52 Gliserin botol
53 Glukosa larutan infus 5% botol 7,425
54 Glukosa larutan infus 10% botol 262
55 Glukosa larutan infus 40% steril (produk lokal) ampul
56 Griseofulvin tablet 125 mg, micronized tablet 31,008
57 Haloperidol tablet 0,5 mg tablet
58 Haloperidol tablet 1,5 mg tablet 19,602
59 Haloperidol tablet 5 mg tablet 7,866
60 Hidroklorotiazida tablet 25 mg tablet 21,006
61 Hidrkortison krim 2,5% tube 6,361
62 Ibuprofen tablet 200 mg tablet 101,340
63 Ibuprofen tablet 400 mg tablet 139,140
64 Isosorbid Dinitrat Tablet Sublingual 5 mg tablet 11,446
PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

SATUAN
NO NAMA OBAT KEBUTUHAN
TERKECIL
1 2 3 4
65 Kalsium Laktat (Kalk) tablet 500 mg tablet 221,000
66 Kaptopril tablet 12,5 mg tablet 230,544
67 Kaptopril tablet 25 mg tablet 183,600
68 Karbamazepim tablet 200 mg tablet 3,705
69 Ketamin Injeksi 10 mg/ml vial
70 Klofazimin kapsul 100 mg microzine kapsul
71 Kloramfenikol kapsul 250 mg kapsul 56,292
72 Kloramfenikol tetes telinga 3 % botol 1,564
73 Kloraniramina mealeat (CTM) tablet 4 mg tablet 200,245
74 Klorpromazin injeksi i.m 5 mg/ml-2ml (HCL) ampul
75 Klorpromazin injeksi i.m 25 mg/ml (HCL) ampul
76 Klorpromazin tablet salut 25 mg (HCL) tablet
77 Klorpromazin HCl tablet salut 100 mg (HCL) tablet 19,747
78 Anti Malaria DOEN Kombinasi Pirimetamin 25 mg + Sulfadoxin 500 mg tablet
79 Kotrimosazol Suspensi Kombinasi :Sulfametoksazol 200 mg + Trimetoprim 40 mg/ 5 ml botol 20,412
80 Kotrimosazol DOEN I (dewasa) Kombinasi : Sulfametoksazol 400 mg, Trimetoprim 80 mg tablet 333,205
81 Kotrimosazol DOEN II (pediatrik) Kombinasi : Sulfametoksazol 100 mg, Trimetoprim 20 mg tablet
82 Kuinin (kina) tablet 200 mg tablet
83 Kuinin Dihidrokklorida injeksi 25%-2 ml ampul
84 Lidokain injeksi 2% (HCL) + Epinefrin 1 : 80.000-2 ml vial 8,568
85 Magnesium Sulfat inj (IV) 20%-25 ml vial 126
86 Magnesium Sulfat inj (IV) 40%-25 ml vial
87 Magnesium Sulfat serbuk 30 gram sach
88 Mebendazol sirup 100 mg / 5 ml botol
89 Mebendazol tablet 100 mg tablet
90 Metilergometrin Maleat (Metilergometrin) tablet salut 0,125 mg tablet 4,338
91 Metilergometrin Maleat injeksi 0,200 mg -1 ml ampul 216
92 Metronidazol tablet 250 mg tablet 48,672
93 Natrium Bikarbonat tablet 500 mg tablet 13,554
94 Natrium Fluoresein tetes mata 2 % botol
95 Natrium Klorida larutan infus 0,9 % botol 5,202
96 Natrium Thiosulfat injeksi I.v. 25 % ampul
97 Nistatin tablet salut 500.000 IU/g tablet 1,728
98 Nistatin Vaginal tablet salut 100.000 IU/g tablet 1,693
99 Obat Batuk hitam ( O.B.H.) botol 3,586
100 Oksitetrasiklin HCL salep mata 1 % tube 2,572
101 Oksitetrasiklin injeksi I.m. 50 mg/ml-10 ml vial
102 Oksitosin injeksi 10 UI/ml-1 ml ampul 313
103 Paracetamol sirup 120 mg / 5 ml botol 26,838
104 Paracetamol tablet 100 mg tablet
105 Paracetamol tablet 500 mg tablet 2,712,438
106 Pilokarpin tetes mata 2 % (HCL/Nitrat) botol
107 Pirantel tab. Score (base) 125 mg tablet
108 Piridoksin (Vitamin B6) tablet 10 mg (HCL) tablet 271,890
109 Povidon Iodida larutan 10 % 1 lt botol 63
110 Povidon Iodida larutan 10 % 30 ml botol 1,872
111 Prednison tablet 5 mg tablet 289,155
112 Primakuin tablet 15 mg tablet 54
113 Propillitiourasil tablet 100 mg tablet 72
114 Propanol tablet 40 mg (HCL) tablet 1,530
115 Reserpin tablet 0,10 mg tablet
116 Reserpin tablet 0,25 mg tablet
117 Ringer Laktat larutan infus botol 33,996
118 Salep 2-4, kombinasi: Asam Salisilat 2% + Belerang endap 4% tube 234
119 Salisil bedak 2% kotak 8,541
120 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 5 ml (ABU I) vial 54
121 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 50 ml (ABU II) vial
122 Serum Anti Difteri Injeksi 20.000 IU/vial (A.D.S.) vial
123 Serum Anti Tetanus Injeksi 1.500 IU/ampul (A.T.S.) ampul 144
124 Serum Anti Tetanus Injeksi 20.000 IU/vial (A.T.S.) vial
125 Sianokobalamin (Vitamin B12) injeksi 500 mcg ampul 15,336
126 Sulfasetamida Natrium tetes mata 15 % botol
127 Tetrakain HCL tetes mata 0,5% botol 72
128 Tetrasiklin kapsul 250 mg kapsul 20,646
129 Tetrasiklin kapsul 500 mg kapsul 65,592
PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

SATUAN
NO NAMA OBAT KEBUTUHAN
TERKECIL
1 2 3 4
130 Tiamin (vitamin B1) injeksi 100 mg/ml ampul
131 Tiamin (vitamin B1) tablet 50 mg (HCL/Nitrat) tablet 35,226
132 Tiopental Natrium serbuk injeksi 1000 mg/amp ampul
133 Triheksifenidil tablet 2 mg tablet 15,570
134 Vaksin Rabies Vero vial
135 Vitamin B Kompleks tablet tablet 530,503
Vaksin
136 BCG vial 7,807
136 TT vial 6,300
136 DT vial
136 CAMPAK 10 Dosis vial 9,135
136 POLIO 10 Dosis vial
136 DPT-HB vial 1,575
136 HEPATITIS B 0,5 ml ADS vial 20,611
136 POLIO 20 Dosis vial
136 CAMPAK 20 Dosis vial 9,135

Sumber: Seksi Kefarmasian, Makanan dan Minuman


catatan: diisi sesuai dengan indikator program terbaru (20 jenis obat)
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN
PERSENTASE KETERSEDIAAN
OBAT DAN VAKSIN
OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

SATUAN TOTAL
NO NAMA OBAT
TERKECIL PENGGUNAAN
1 2 3 5
1 Alopurinol tablet 100 mg tablet 32,776
2 Aminofilin tablet 200 mg tablet 29,936
3 Aminofilin injeksi 24 mg/ml tablet 292
4 Amitripilin tablet salut 25 mg (HCL) tablet 318
5 Amoksisilin kapsul 250 mg kapsul
6 Amoksisilin kaplet 500 mg kaplet 752,933
7 Amoksisilin sirup kering 125 mg/ 5 mg botol 13,638
8 Metampiron tablet 500 mg tablet
9 Metampiron injeksi 250 mg ampul
10 Antasida DOEN I tablet kunyah, kombinasi :Aluminium Hidroksida 200 mg + Magnesium Hidroksida 200 mg tablet 790,220
11 Anti Bakteri DOEN saleb kombinasi : Basitrasin 500 IU/g + polimiksin 10.000 IU/g tube
12 Antihemoroid DOEN kombinasi : Bismut Subgalat 150 mg + Heksaklorofen 250 mg supp 572
13 Antifungi DOEN Kombinasi : Asam Benzoat 6% + Asam Salisilat 3% pot
14 Antimigren : Ergotamin tartrat 1 mg + Kofein 50 mg tablet 5,494
15 Antiparkinson DOEN tablet kombinasi : Karbidopa 25 mg + Levodopa 250 mg tablet
16 Aqua Pro Injeksi Steril, bebas pirogen vial 4,336
17 Asam Askorbat (vitamin C) tablet 50 mg tablet 124,581
18 Asam Asetisalisilat tablet 100 mg (Asetosal) tablet 1,944
19 Asam Asetisalisilat tablet 500 mg (Asetosal) tablet
20 Atropin sulfat tablet 0,5 mg tablet
21 Atropin tetes mata 0,5% botol
22 Atropin injeksi l.m/lv/s.k. 0,25 mg/mL - 1 mL (sulfat) ampul
23 Betametason krim 0,1 % krim 7,030
24 Deksametason Injeksi I.v. 5 mg/ml ampul 6,431
25 Deksametason tablet 0,5 mg tablet 495,943
26 Dekstran 70-larutan infus 6% steril botol
27 Dekstrometorfan sirup 10 mg/5 ml (HBr) botol
28 Dekstrometorfan tablet 15 mg (HBr) tablet
29 Diazepam Injeksi 5mg/ml ampul 219
30 Diazepam tablet 2 mg tablet 14,383
31 Diazepam tablet 5 mg tablet 3,683
32 Difenhidramin Injeksi I.M. 10 mg/ml (HCL) ampul 6,431
33 Diagoksin tablet 0,25 mg tablet 4,973
34 Efedrin tablet 25 mg (HCL) tablet 2,147
35 Ekstrks belladona tablet 10 mg tablet
36 Epinefrin (Adrenalin) injeksi 0,1% (sebagai HCL) ampul 790
37 Etakridin larutan 0,1% botol
38 Fenitoin Natriun Injeksi 50 mg/ml ampul
39 Fenobarbital Injeksi I.m/I.v 50 mg/ml ampul
40 Fenobarbital tablet 30 mg tablet 129
41 Fenoksimetil Penisilin tablet 250 mg tablet
42 Fenoksimetil Penisilin tablet 500 mg tablet
43 Fenol Gliserol tetes telinga 10% botol
44 Fitomenadion (Vit. K1) injeksi 10 mg/ml ampul 39
45 Fitomenadion (Vit. K1) tablet salut gula 10 mg tablet 17,381
46 Furosemid tablet 40 mg tablet 13,457
47 Gameksan lotion 1 % botol
48 Garam Oralit I serbuk Kombinasi : Natrium 0,70 g, Kalium klorida 0,30 g, Tribatrium Sitrt dihidrat 0,58 g sach 22,144
49 Gentian Violet Larutan 1 % botol
50 Glibenklamida tablet 5 mg tablet 53,198
51 Gliseril Gualakolat tablet 100 mg tablet 120,337
52 Gliserin botol
53 Glukosa larutan infus 5% botol 4,950
54 Glukosa larutan infus 10% botol 175
55 Glukosa larutan infus 40% steril (produk lokal) ampul
56 Griseofulvin tablet 125 mg, micronized tablet 20,672
57 Haloperidol tablet 0,5 mg tablet
58 Haloperidol tablet 1,5 mg tablet 13,068
59 Haloperidol tablet 5 mg tablet 5,251
60 Hidroklorotiazida tablet 25 mg tablet 14,004
61 Hidrkortison krim 2,5% tube 4,241
62 Ibuprofen tablet 200 mg tablet 67,567
63 Ibuprofen tablet 400 mg tablet 92,766
64 Isosorbid Dinitrat Tablet Sublingual 5 mg tablet 7,654
PERSENTASE KETERSEDIAAN
PERSENTASE KETERSEDIAAN
OBAT DAN VAKSIN
OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

SATUAN TOTAL
NO NAMA OBAT
TERKECIL PENGGUNAAN
1 2 3 5
65 Kalsium Laktat (Kalk) tablet 500 mg tablet 153,700
66 Kaptopril tablet 12,5 mg tablet 147,336
67 Kaptopril tablet 25 mg tablet 122,408
68 Karbamazepim tablet 200 mg tablet 2,470
69 Ketamin Injeksi 10 mg/ml vial
70 Klofazimin kapsul 100 mg microzine kapsul
71 Kloramfenikol kapsul 250 mg kapsul 37,528
72 Kloramfenikol tetes telinga 3 % botol 1,043
73 Kloraniramina mealeat (CTM) tablet 4 mg tablet 133,497
74 Klorpromazin injeksi i.m 5 mg/ml-2ml (HCL) ampul
75 Klorpromazin injeksi i.m 25 mg/ml (HCL) ampul
76 Klorpromazin tablet salut 25 mg (HCL) tablet
77 Klorpromazin HCl tablet salut 100 mg (HCL) tablet 13,165
78 Anti Malaria DOEN Kombinasi Pirimetamin 25 mg + Sulfadoxin 500 mg tablet
79 Kotrimosazol Suspensi Kombinasi :Sulfametoksazol 200 mg + Trimetoprim 40 mg/ 5 ml botol 13,615
80 Kotrimosazol DOEN I (dewasa) Kombinasi : Sulfametoksazol 400 mg, Trimetoprim 80 mg tablet 222,137
81 Kotrimosazol DOEN II (pediatrik) Kombinasi : Sulfametoksazol 100 mg, Trimetoprim 20 mg tablet
82 Kuinin (kina) tablet 200 mg tablet
83 Kuinin Dihidrokklorida injeksi 25%-2 ml ampul
84 Lidokain injeksi 2% (HCL) + Epinefrin 1 : 80.000-2 ml vial 5,721
85 Magnesium Sulfat inj (IV) 20%-25 ml vial 88
86 Magnesium Sulfat inj (IV) 40%-25 ml vial
87 Magnesium Sulfat serbuk 30 gram sach
88 Mebendazol sirup 100 mg / 5 ml botol
89 Mebendazol tablet 100 mg tablet
90 Metilergometrin Maleat (Metilergometrin) tablet salut 0,125 mg tablet 2,902
91 Metilergometrin Maleat injeksi 0,200 mg -1 ml ampul 145
92 Metronidazol tablet 250 mg tablet 32,455
93 Natrium Bikarbonat tablet 500 mg tablet 3,340
94 Natrium Fluoresein tetes mata 2 % botol
95 Natrium Klorida larutan infus 0,9 % botol 3,468
96 Natrium Thiosulfat injeksi I.v. 25 % ampul
97 Nistatin tablet salut 500.000 IU/g tablet 1,152
98 Nistatin Vaginal tablet salut 100.000 IU/g tablet 1,129
99 Obat Batuk hitam ( O.B.H.) botol 2,391
100 Oksitetrasiklin HCL salep mata 1 % tube 1,715
101 Oksitetrasiklin injeksi I.m. 50 mg/ml-10 ml vial
102 Oksitosin injeksi 10 UI/ml-1 ml ampul 209
103 Paracetamol sirup 120 mg / 5 ml botol 17,895
104 Paracetamol tablet 100 mg tablet
105 Paracetamol tablet 500 mg tablet 1,808,296
106 Pilokarpin tetes mata 2 % (HCL/Nitrat) botol
107 Pirantel tab. Score (base) 125 mg tablet
108 Piridoksin (Vitamin B6) tablet 10 mg (HCL) tablet 181,263
109 Povidon Iodida larutan 10 % 1 lt botol 42
110 Povidon Iodida larutan 10 % 30 ml botol 1,248
111 Prednison tablet 5 mg tablet 192,770
112 Primakuin tablet 15 mg tablet 36
113 Propillitiourasil tablet 100 mg tablet 50
114 Propanol tablet 40 mg (HCL) tablet 1,031
115 Reserpin tablet 0,10 mg tablet
116 Reserpin tablet 0,25 mg tablet
117 Ringer Laktat larutan infus botol 22,654
118 Salep 2-4, kombinasi: Asam Salisilat 2% + Belerang endap 4% tube 161
119 Salisil bedak 2% kotak 5,694
120 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 5 ml (ABU I) vial 31
121 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 50 ml (ABU II) vial
122 Serum Anti Difteri Injeksi 20.000 IU/vial (A.D.S.) vial
123 Serum Anti Tetanus Injeksi 1.500 IU/ampul (A.T.S.) ampul 104
124 Serum Anti Tetanus Injeksi 20.000 IU/vial (A.T.S.) vial
125 Sianokobalamin (Vitamin B12) injeksi 500 mcg ampul 10,226
126 Sulfasetamida Natrium tetes mata 15 % botol
127 Tetrakain HCL tetes mata 0,5% botol 50
128 Tetrasiklin kapsul 250 mg kapsul 13,772
129 Tetrasiklin kapsul 500 mg kapsul 43,734
PERSENTASE KETERSEDIAAN
PERSENTASE KETERSEDIAAN
OBAT DAN VAKSIN
OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

SATUAN TOTAL
NO NAMA OBAT
TERKECIL PENGGUNAAN
1 2 3 5
130 Tiamin (vitamin B1) injeksi 100 mg/ml ampul
131 Tiamin (vitamin B1) tablet 50 mg (HCL/Nitrat) tablet 23,495
132 Tiopental Natrium serbuk injeksi 1000 mg/amp ampul
133 Triheksifenidil tablet 2 mg tablet 10,380
134 Vaksin Rabies Vero vial
135 Vitamin B Kompleks tablet tablet 353,669
Vaksin
136 BCG vial 5,205
136 TT vial 4,200
136 DT vial
136 CAMPAK 10 Dosis vial 6,090
136 POLIO 10 Dosis vial
136 DPT-HB vial 1,050
136 HEPATITIS B 0,5 ml ADS vial 13,741
136 POLIO 20 Dosis vial
136 CAMPAK 20 Dosis vial 6,090

Sumber: Seksi Kefarmasian, Makanan dan Minuman


catatan: diisi sesuai dengan indikator program terbaru (20 jenis obat)
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT


PERSENTASE
DAN VAKSIN
KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

SATUAN
NO NAMA OBAT SISA STOK
TERKECIL
1 2 3 6
1 Alopurinol tablet 100 mg tablet 876,100
2 Aminofilin tablet 200 mg tablet 700,400
3 Aminofilin injeksi 24 mg/ml tablet 390
4 Amitripilin tablet salut 25 mg (HCL) tablet 6,700
5 Amoksisilin kapsul 250 mg kapsul
6 Amoksisilin kaplet 500 mg kaplet 1,743,000
7 Amoksisilin sirup kering 125 mg/ 5 mg botol 27,710
8 Metampiron tablet 500 mg tablet
9 Metampiron injeksi 250 mg ampul
10 Antasida DOEN I tablet kunyah, kombinasi :Aluminium Hidroksida 200 mg + Magnesium Hidroksida 200 mg tablet 785,500
11 Anti Bakteri DOEN saleb kombinasi : Basitrasin 500 IU/g + polimiksin 10.000 IU/g tube
12 Antihemoroid DOEN kombinasi : Bismut Subgalat 150 mg + Heksaklorofen 250 mg supp 1,320
13 Antifungi DOEN Kombinasi : Asam Benzoat 6% + Asam Salisilat 3% pot
14 Antimigren : Ergotamin tartrat 1 mg + Kofein 50 mg tablet
15 Antiparkinson DOEN tablet kombinasi : Karbidopa 25 mg + Levodopa 250 mg tablet
16 Aqua Pro Injeksi Steril, bebas pirogen vial 3,256
17 Asam Askorbat (vitamin C) tablet 50 mg tablet 539,000
18 Asam Asetisalisilat tablet 100 mg (Asetosal) tablet 3,700
19 Asam Asetisalisilat tablet 500 mg (Asetosal) tablet
20 Atropin sulfat tablet 0,5 mg tablet
21 Atropin tetes mata 0,5% botol
22 Atropin injeksi l.m/lv/s.k. 0,25 mg/mL - 1 mL (sulfat) ampul 11
23 Betametason krim 0,1 % krim
24 Deksametason Injeksi I.v. 5 mg/ml ampul 2,150
25 Deksametason tablet 0,5 mg tablet 1,383,100
26 Dekstran 70-larutan infus 6% steril botol
27 Dekstrometorfan sirup 10 mg/5 ml (HBr) botol
28 Dekstrometorfan tablet 15 mg (HBr) tablet
29 Diazepam Injeksi 5mg/ml ampul 57
30 Diazepam tablet 2 mg tablet 1,000
31 Diazepam tablet 5 mg tablet 19,600
32 Difenhidramin Injeksi I.M. 10 mg/ml (HCL) ampul 15,090
33 Diagoksin tablet 0,25 mg tablet
34 Efedrin tablet 25 mg (HCL) tablet 5,500
35 Ekstrks belladona tablet 10 mg tablet
36 Epinefrin (Adrenalin) injeksi 0,1% (sebagai HCL) ampul 1,020
37 Etakridin larutan 0,1% botol
38 Fenitoin Natriun Injeksi 50 mg/ml ampul
39 Fenobarbital Injeksi I.m/I.v 50 mg/ml ampul 310
40 Fenobarbital tablet 30 mg tablet 9,700
41 Fenoksimetil Penisilin tablet 250 mg tablet
42 Fenoksimetil Penisilin tablet 500 mg tablet
43 Fenol Gliserol tetes telinga 10% botol
44 Fitomenadion (Vit. K1) injeksi 10 mg/ml ampul
45 Fitomenadion (Vit. K1) tablet salut gula 10 mg tablet
46 Furosemid tablet 40 mg tablet
47 Gameksan lotion 1 % botol
48 Garam Oralit I serbuk Kombinasi : Natrium 0,70 g, Kalium klorida 0,30 g, Tribatrium Sitrt dihidrat 0,58 g sach 40,700
49 Gentian Violet Larutan 1 % botol
50 Glibenklamida tablet 5 mg tablet 244,000
51 Gliseril Gualakolat tablet 100 mg tablet 55,000
52 Gliserin botol
53 Glukosa larutan infus 5% botol 4,855
54 Glukosa larutan infus 10% botol 60
55 Glukosa larutan infus 40% steril (produk lokal) ampul
56 Griseofulvin tablet 125 mg, micronized tablet 11,300
57 Haloperidol tablet 0,5 mg tablet 100
58 Haloperidol tablet 1,5 mg tablet 23,400
59 Haloperidol tablet 5 mg tablet 37,500
60 Hidroklorotiazida tablet 25 mg tablet 4,300
61 Hidrkortison krim 2,5% tube 9,160
62 Ibuprofen tablet 200 mg tablet 112,200
63 Ibuprofen tablet 400 mg tablet 109,600
64 Isosorbid Dinitrat Tablet Sublingual 5 mg tablet 2,300
PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT
PERSENTASE
DAN VAKSIN
KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

SATUAN
NO NAMA OBAT SISA STOK
TERKECIL
1 2 3 6
65 Kalsium Laktat (Kalk) tablet 500 mg tablet 449,500
66 Kaptopril tablet 12,5 mg tablet 280,400
67 Kaptopril tablet 25 mg tablet 18,900
68 Karbamazepim tablet 200 mg tablet 65,500
69 Ketamin Injeksi 10 mg/ml vial
70 Klofazimin kapsul 100 mg microzine kapsul
71 Kloramfenikol kapsul 250 mg kapsul 22,200
72 Kloramfenikol tetes telinga 3 % botol 2,315
73 Kloraniramina mealeat (CTM) tablet 4 mg tablet 803,000
74 Klorpromazin injeksi i.m 5 mg/ml-2ml (HCL) ampul
75 Klorpromazin injeksi i.m 25 mg/ml (HCL) ampul
76 Klorpromazin tablet salut 25 mg (HCL) tablet
77 Klorpromazin HCl tablet salut 100 mg (HCL) tablet 137,700
78 Anti Malaria DOEN Kombinasi Pirimetamin 25 mg + Sulfadoxin 500 mg tablet
79 Kotrimosazol Suspensi Kombinasi :Sulfametoksazol 200 mg + Trimetoprim 40 mg/ 5 ml botol 28,600
80 Kotrimosazol DOEN I (dewasa) Kombinasi : Sulfametoksazol 400 mg, Trimetoprim 80 mg tablet 259,200
81 Kotrimosazol DOEN II (pediatrik) Kombinasi : Sulfametoksazol 100 mg, Trimetoprim 20 mg tablet
82 Kuinin (kina) tablet 200 mg tablet
83 Kuinin Dihidrokklorida injeksi 25%-2 ml ampul
84 Lidokain injeksi 2% (HCL) + Epinefrin 1 : 80.000-2 ml vial 20
85 Magnesium Sulfat inj (IV) 20%-25 ml vial 9
86 Magnesium Sulfat inj (IV) 40%-25 ml vial
87 Magnesium Sulfat serbuk 30 gram sach
88 Mebendazol sirup 100 mg / 5 ml botol
89 Mebendazol tablet 100 mg tablet
90 Metilergometrin Maleat (Metilergometrin) tablet salut 0,125 mg tablet 6,100
91 Metilergometrin Maleat injeksi 0,200 mg -1 ml ampul 416
92 Metronidazol tablet 250 mg tablet 79,000
93 Natrium Bikarbonat tablet 500 mg tablet
94 Natrium Fluoresein tetes mata 2 % botol
95 Natrium Klorida larutan infus 0,9 % botol 1,480
96 Natrium Thiosulfat injeksi I.v. 25 % ampul
97 Nistatin tablet salut 500.000 IU/g tablet
98 Nistatin Vaginal tablet salut 100.000 IU/g tablet 22,000
99 Obat Batuk hitam ( O.B.H.) botol 550
100 Oksitetrasiklin HCL salep mata 1 % tube
101 Oksitetrasiklin injeksi I.m. 50 mg/ml-10 ml vial
102 Oksitosin injeksi 10 UI/ml-1 ml ampul 270
103 Paracetamol sirup 120 mg / 5 ml botol 36,050
104 Paracetamol tablet 100 mg tablet
105 Paracetamol tablet 500 mg tablet 1,770,200
106 Pilokarpin tetes mata 2 % (HCL/Nitrat) botol
107 Pirantel tab. Score (base) 125 mg tablet
108 Piridoksin (Vitamin B6) tablet 10 mg (HCL) tablet
109 Povidon Iodida larutan 10 % 1 lt botol 76
110 Povidon Iodida larutan 10 % 30 ml botol 1,248
111 Prednison tablet 5 mg tablet 85,300
112 Primakuin tablet 15 mg tablet 95
113 Propillitiourasil tablet 100 mg tablet
114 Propanol tablet 40 mg (HCL) tablet
115 Reserpin tablet 0,10 mg tablet
116 Reserpin tablet 0,25 mg tablet
117 Ringer Laktat larutan infus botol 78,065
118 Salep 2-4, kombinasi: Asam Salisilat 2% + Belerang endap 4% tube 2,102
119 Salisil bedak 2% kotak 9,515
120 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 5 ml (ABU I) vial 23
121 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 50 ml (ABU II) vial
122 Serum Anti Difteri Injeksi 20.000 IU/vial (A.D.S.) vial
123 Serum Anti Tetanus Injeksi 1.500 IU/ampul (A.T.S.) ampul 104
124 Serum Anti Tetanus Injeksi 20.000 IU/vial (A.T.S.) vial
125 Sianokobalamin (Vitamin B12) injeksi 500 mcg ampul 1,400
126 Sulfasetamida Natrium tetes mata 15 % botol
127 Tetrakain HCL tetes mata 0,5% botol
128 Tetrasiklin kapsul 250 mg kapsul 13,900
129 Tetrasiklin kapsul 500 mg kapsul
PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT
PERSENTASE
DAN VAKSIN
KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

SATUAN
NO NAMA OBAT SISA STOK
TERKECIL
1 2 3 6
130 Tiamin (vitamin B1) injeksi 100 mg/ml ampul
131 Tiamin (vitamin B1) tablet 50 mg (HCL/Nitrat) tablet
132 Tiopental Natrium serbuk injeksi 1000 mg/amp ampul
133 Triheksifenidil tablet 2 mg tablet
134 Vaksin Rabies Vero vial
135 Vitamin B Kompleks tablet tablet 104,600
Vaksin
136 BCG vial 285
136 TT vial 810
136 DT vial
136 CAMPAK 10 Dosis vial 2,275
136 POLIO 10 Dosis vial
136 DPT-HB vial 2,275
136 HEPATITIS B 0,5 ml ADS vial 190
136 POLIO 20 Dosis vial
136 CAMPAK 20 Dosis vial 2,275

Sumber: Seksi Kefarmasian, Makanan dan Minuman


catatan: diisi sesuai dengan indikator program terbaru (20 jenis obat)
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

SATUAN JUMLAH
NO NAMA OBAT
TERKECIL OBAT/VAKSIN
1 2 3 7
1 Alopurinol tablet 100 mg tablet 908,876
2 Aminofilin tablet 200 mg tablet 730,336
3 Aminofilin injeksi 24 mg/ml tablet 682
4 Amitripilin tablet salut 25 mg (HCL) tablet 7,018
5 Amoksisilin kapsul 250 mg kapsul
6 Amoksisilin kaplet 500 mg kaplet 2,495,933
7 Amoksisilin sirup kering 125 mg/ 5 mg botol 41,348
8 Metampiron tablet 500 mg tablet
9 Metampiron injeksi 250 mg ampul
10 Antasida DOEN I tablet kunyah, kombinasi :Aluminium Hidroksida 200 mg + Magnesium Hidroksida 200 mg tablet 1,575,720
11 Anti Bakteri DOEN saleb kombinasi : Basitrasin 500 IU/g + polimiksin 10.000 IU/g tube
12 Antihemoroid DOEN kombinasi : Bismut Subgalat 150 mg + Heksaklorofen 250 mg supp 1,892
13 Antifungi DOEN Kombinasi : Asam Benzoat 6% + Asam Salisilat 3% pot
14 Antimigren : Ergotamin tartrat 1 mg + Kofein 50 mg tablet 5,494
15 Antiparkinson DOEN tablet kombinasi : Karbidopa 25 mg + Levodopa 250 mg tablet
16 Aqua Pro Injeksi Steril, bebas pirogen vial 7,592
17 Asam Askorbat (vitamin C) tablet 50 mg tablet 663,581
18 Asam Asetisalisilat tablet 100 mg (Asetosal) tablet 5,644
19 Asam Asetisalisilat tablet 500 mg (Asetosal) tablet
20 Atropin sulfat tablet 0,5 mg tablet
21 Atropin tetes mata 0,5% botol
22 Atropin injeksi l.m/lv/s.k. 0,25 mg/mL - 1 mL (sulfat) ampul 11
23 Betametason krim 0,1 % krim 7,030
24 Deksametason Injeksi I.v. 5 mg/ml ampul 8,581
25 Deksametason tablet 0,5 mg tablet 1,879,043
26 Dekstran 70-larutan infus 6% steril botol
27 Dekstrometorfan sirup 10 mg/5 ml (HBr) botol
28 Dekstrometorfan tablet 15 mg (HBr) tablet
29 Diazepam Injeksi 5mg/ml ampul 276
30 Diazepam tablet 2 mg tablet 15,383
31 Diazepam tablet 5 mg tablet 23,283
32 Difenhidramin Injeksi I.M. 10 mg/ml (HCL) ampul 21,521
33 Diagoksin tablet 0,25 mg tablet 4,973
34 Efedrin tablet 25 mg (HCL) tablet 7,647
35 Ekstrks belladona tablet 10 mg tablet
36 Epinefrin (Adrenalin) injeksi 0,1% (sebagai HCL) ampul 1,810
37 Etakridin larutan 0,1% botol
38 Fenitoin Natriun Injeksi 50 mg/ml ampul
39 Fenobarbital Injeksi I.m/I.v 50 mg/ml ampul 310
40 Fenobarbital tablet 30 mg tablet 9,829
41 Fenoksimetil Penisilin tablet 250 mg tablet
42 Fenoksimetil Penisilin tablet 500 mg tablet
43 Fenol Gliserol tetes telinga 10% botol
44 Fitomenadion (Vit. K1) injeksi 10 mg/ml ampul 39
45 Fitomenadion (Vit. K1) tablet salut gula 10 mg tablet 17,381
46 Furosemid tablet 40 mg tablet 13,457
47 Gameksan lotion 1 % botol
48 Garam Oralit I serbuk Kombinasi : Natrium 0,70 g, Kalium klorida 0,30 g, Tribatrium Sitrt dihidrat 0,58 g sach 62,844
49 Gentian Violet Larutan 1 % botol
50 Glibenklamida tablet 5 mg tablet 297,198
51 Gliseril Gualakolat tablet 100 mg tablet 175,337
52 Gliserin botol
53 Glukosa larutan infus 5% botol 9,805
54 Glukosa larutan infus 10% botol 235
55 Glukosa larutan infus 40% steril (produk lokal) ampul
56 Griseofulvin tablet 125 mg, micronized tablet 31,972
57 Haloperidol tablet 0,5 mg tablet 100
58 Haloperidol tablet 1,5 mg tablet 36,468
59 Haloperidol tablet 5 mg tablet 42,751
60 Hidroklorotiazida tablet 25 mg tablet 18,304
61 Hidrkortison krim 2,5% tube 13,401
62 Ibuprofen tablet 200 mg tablet 179,767
63 Ibuprofen tablet 400 mg tablet 202,366
64 Isosorbid Dinitrat Tablet Sublingual 5 mg tablet 9,954
PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

SATUAN JUMLAH
NO NAMA OBAT
TERKECIL OBAT/VAKSIN
1 2 3 7
65 Kalsium Laktat (Kalk) tablet 500 mg tablet 603,200
66 Kaptopril tablet 12,5 mg tablet 427,736
67 Kaptopril tablet 25 mg tablet 141,308
68 Karbamazepim tablet 200 mg tablet 67,970
69 Ketamin Injeksi 10 mg/ml vial
70 Klofazimin kapsul 100 mg microzine kapsul
71 Kloramfenikol kapsul 250 mg kapsul 59,728
72 Kloramfenikol tetes telinga 3 % botol 3,358
73 Kloraniramina mealeat (CTM) tablet 4 mg tablet 936,497
74 Klorpromazin injeksi i.m 5 mg/ml-2ml (HCL) ampul
75 Klorpromazin injeksi i.m 25 mg/ml (HCL) ampul
76 Klorpromazin tablet salut 25 mg (HCL) tablet
77 Klorpromazin HCl tablet salut 100 mg (HCL) tablet 150,865
78 Anti Malaria DOEN Kombinasi Pirimetamin 25 mg + Sulfadoxin 500 mg tablet
79 Kotrimosazol Suspensi Kombinasi :Sulfametoksazol 200 mg + Trimetoprim 40 mg/ 5 ml botol 42,215
80 Kotrimosazol DOEN I (dewasa) Kombinasi : Sulfametoksazol 400 mg, Trimetoprim 80 mg tablet 481,337
81 Kotrimosazol DOEN II (pediatrik) Kombinasi : Sulfametoksazol 100 mg, Trimetoprim 20 mg tablet
82 Kuinin (kina) tablet 200 mg tablet
83 Kuinin Dihidrokklorida injeksi 25%-2 ml ampul
84 Lidokain injeksi 2% (HCL) + Epinefrin 1 : 80.000-2 ml vial 5,741
85 Magnesium Sulfat inj (IV) 20%-25 ml vial 97
86 Magnesium Sulfat inj (IV) 40%-25 ml vial
87 Magnesium Sulfat serbuk 30 gram sach
88 Mebendazol sirup 100 mg / 5 ml botol
89 Mebendazol tablet 100 mg tablet
90 Metilergometrin Maleat (Metilergometrin) tablet salut 0,125 mg tablet 9,002
91 Metilergometrin Maleat injeksi 0,200 mg -1 ml ampul 561
92 Metronidazol tablet 250 mg tablet 111,455
93 Natrium Bikarbonat tablet 500 mg tablet 3,340
94 Natrium Fluoresein tetes mata 2 % botol
95 Natrium Klorida larutan infus 0,9 % botol 4,948
96 Natrium Thiosulfat injeksi I.v. 25 % ampul
97 Nistatin tablet salut 500.000 IU/g tablet 1,152
98 Nistatin Vaginal tablet salut 100.000 IU/g tablet 23,129
99 Obat Batuk hitam ( O.B.H.) botol 2,941
100 Oksitetrasiklin HCL salep mata 1 % tube 1,715
101 Oksitetrasiklin injeksi I.m. 50 mg/ml-10 ml vial
102 Oksitosin injeksi 10 UI/ml-1 ml ampul 479
103 Paracetamol sirup 120 mg / 5 ml botol 53,945
104 Paracetamol tablet 100 mg tablet
105 Paracetamol tablet 500 mg tablet 3,578,496
106 Pilokarpin tetes mata 2 % (HCL/Nitrat) botol
107 Pirantel tab. Score (base) 125 mg tablet
108 Piridoksin (Vitamin B6) tablet 10 mg (HCL) tablet 181,263
109 Povidon Iodida larutan 10 % 1 lt botol 118
110 Povidon Iodida larutan 10 % 30 ml botol 2,496
111 Prednison tablet 5 mg tablet 278,070
112 Primakuin tablet 15 mg tablet 131
113 Propillitiourasil tablet 100 mg tablet 50
114 Propanol tablet 40 mg (HCL) tablet 1,031
115 Reserpin tablet 0,10 mg tablet
116 Reserpin tablet 0,25 mg tablet
117 Ringer Laktat larutan infus botol 100,719
118 Salep 2-4, kombinasi: Asam Salisilat 2% + Belerang endap 4% tube 2,263
119 Salisil bedak 2% kotak 15,209
120 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 5 ml (ABU I) vial 54
121 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 50 ml (ABU II) vial
122 Serum Anti Difteri Injeksi 20.000 IU/vial (A.D.S.) vial
123 Serum Anti Tetanus Injeksi 1.500 IU/ampul (A.T.S.) ampul 208
124 Serum Anti Tetanus Injeksi 20.000 IU/vial (A.T.S.) vial
125 Sianokobalamin (Vitamin B12) injeksi 500 mcg ampul 11,626
126 Sulfasetamida Natrium tetes mata 15 % botol
127 Tetrakain HCL tetes mata 0,5% botol 50
128 Tetrasiklin kapsul 250 mg kapsul 27,672
129 Tetrasiklin kapsul 500 mg kapsul 43,734
PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

SATUAN JUMLAH
NO NAMA OBAT
TERKECIL OBAT/VAKSIN
1 2 3 7
130 Tiamin (vitamin B1) injeksi 100 mg/ml ampul
131 Tiamin (vitamin B1) tablet 50 mg (HCL/Nitrat) tablet 23,495
132 Tiopental Natrium serbuk injeksi 1000 mg/amp ampul
133 Triheksifenidil tablet 2 mg tablet 10,380
134 Vaksin Rabies Vero vial
135 Vitamin B Kompleks tablet tablet 458,269
Vaksin
136 BCG vial 5,490
136 TT vial 5,010
136 DT vial
136 CAMPAK 10 Dosis vial 8,365
136 POLIO 10 Dosis vial
136 DPT-HB vial 3,325
136 HEPATITIS B 0,5 ml ADS vial 13,931
136 POLIO 20 Dosis vial
136 CAMPAK 20 Dosis vial 8,365

Sumber: Seksi Kefarmasian, Makanan dan Minuman


catatan: diisi sesuai dengan indikator program terbaru (20 jenis obat)
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

PERSENTASE
SATUAN
NO NAMA OBAT KETERSEDIAAN
TERKECIL
OBAT/VAKSIN
1 2 3 8
1 Alopurinol tablet 100 mg tablet 1,849
2 Aminofilin tablet 200 mg tablet 1,627
3 Aminofilin injeksi 24 mg/ml tablet 158
4 Amitripilin tablet salut 25 mg (HCL) tablet 147
5 Amoksisilin kapsul 250 mg kapsul #DIV/0!
6 Amoksisilin kaplet 500 mg kaplet 221
7 Amoksisilin sirup kering 125 mg/ 5 mg botol 202
8 Metampiron tablet 500 mg tablet #DIV/0!
9 Metampiron injeksi 250 mg ampul #DIV/0!
10 Antasida DOEN I tablet kunyah, kombinasi :Aluminium Hidroksida 200 mg + Magnesium Hidroksida 200 mg tablet 133
11 Anti Bakteri DOEN saleb kombinasi : Basitrasin 500 IU/g + polimiksin 10.000 IU/g tube #DIV/0!
12 Antihemoroid DOEN kombinasi : Bismut Subgalat 150 mg + Heksaklorofen 250 mg supp 224
13 Antifungi DOEN Kombinasi : Asam Benzoat 6% + Asam Salisilat 3% pot #DIV/0!
14 Antimigren : Ergotamin tartrat 1 mg + Kofein 50 mg tablet 67
15 Antiparkinson DOEN tablet kombinasi : Karbidopa 25 mg + Levodopa 250 mg tablet #DIV/0!
16 Aqua Pro Injeksi Steril, bebas pirogen vial 117
17 Asam Askorbat (vitamin C) tablet 50 mg tablet 355
18 Asam Asetisalisilat tablet 100 mg (Asetosal) tablet 194
19 Asam Asetisalisilat tablet 500 mg (Asetosal) tablet #DIV/0!
20 Atropin sulfat tablet 0,5 mg tablet #DIV/0!
21 Atropin tetes mata 0,5% botol #DIV/0!
22 Atropin injeksi l.m/lv/s.k. 0,25 mg/mL - 1 mL (sulfat) ampul #DIV/0!
23 Betametason krim 0,1 % krim 67
24 Deksametason Injeksi I.v. 5 mg/ml ampul 89
25 Deksametason tablet 0,5 mg tablet 3,416
26 Dekstran 70-larutan infus 6% steril botol #DIV/0!
27 Dekstrometorfan sirup 10 mg/5 ml (HBr) botol #DIV/0!
28 Dekstrometorfan tablet 15 mg (HBr) tablet #DIV/0!
29 Diazepam Injeksi 5mg/ml ampul 85
30 Diazepam tablet 2 mg tablet 71
31 Diazepam tablet 5 mg tablet 423
32 Difenhidramin Injeksi I.M. 10 mg/ml (HCL) ampul 223
33 Diagoksin tablet 0,25 mg tablet 100
34 Efedrin tablet 25 mg (HCL) tablet 237
35 Ekstrks belladona tablet 10 mg tablet #DIV/0!
36 Epinefrin (Adrenalin) injeksi 0,1% (sebagai HCL) ampul 152
37 Etakridin larutan 0,1% botol #DIV/0!
38 Fenitoin Natriun Injeksi 50 mg/ml ampul #DIV/0!
39 Fenobarbital Injeksi I.m/I.v 50 mg/ml ampul #DIV/0!
40 Fenobarbital tablet 30 mg tablet 5,461
41 Fenoksimetil Penisilin tablet 250 mg tablet #DIV/0!
42 Fenoksimetil Penisilin tablet 500 mg tablet #DIV/0!
43 Fenol Gliserol tetes telinga 10% botol #DIV/0!
44 Fitomenadion (Vit. K1) injeksi 10 mg/ml ampul 24
45 Fitomenadion (Vit. K1) tablet salut gula 10 mg tablet 67
46 Furosemid tablet 40 mg tablet 67
47 Gameksan lotion 1 % botol #DIV/0!
48 Garam Oralit I serbuk Kombinasi : Natrium 0,70 g, Kalium klorida 0,30 g, Tribatrium Sitrt dihidrat 0,58 g sach 189
49 Gentian Violet Larutan 1 % botol #DIV/0!
50 Glibenklamida tablet 5 mg tablet 372
51 Gliseril Gualakolat tablet 100 mg tablet 97
52 Gliserin botol #DIV/0!
53 Glukosa larutan infus 5% botol 132
54 Glukosa larutan infus 10% botol 90
55 Glukosa larutan infus 40% steril (produk lokal) ampul #DIV/0!
56 Griseofulvin tablet 125 mg, micronized tablet 103
57 Haloperidol tablet 0,5 mg tablet #DIV/0!
58 Haloperidol tablet 1,5 mg tablet 186
59 Haloperidol tablet 5 mg tablet 543
60 Hidroklorotiazida tablet 25 mg tablet 87
61 Hidrkortison krim 2,5% tube 211
62 Ibuprofen tablet 200 mg tablet 177
63 Ibuprofen tablet 400 mg tablet 145
64 Isosorbid Dinitrat Tablet Sublingual 5 mg tablet 87
PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

PERSENTASE
SATUAN
NO NAMA OBAT KETERSEDIAAN
TERKECIL
OBAT/VAKSIN
1 2 3 8
65 Kalsium Laktat (Kalk) tablet 500 mg tablet 273
66 Kaptopril tablet 12,5 mg tablet 186
67 Kaptopril tablet 25 mg tablet 77
68 Karbamazepim tablet 200 mg tablet 1,835
69 Ketamin Injeksi 10 mg/ml vial #DIV/0!
70 Klofazimin kapsul 100 mg microzine kapsul #DIV/0!
71 Kloramfenikol kapsul 250 mg kapsul 106
72 Kloramfenikol tetes telinga 3 % botol 215
73 Kloraniramina mealeat (CTM) tablet 4 mg tablet 468
74 Klorpromazin injeksi i.m 5 mg/ml-2ml (HCL) ampul #DIV/0!
75 Klorpromazin injeksi i.m 25 mg/ml (HCL) ampul #DIV/0!
76 Klorpromazin tablet salut 25 mg (HCL) tablet #DIV/0!
77 Klorpromazin HCl tablet salut 100 mg (HCL) tablet 764
78 Anti Malaria DOEN Kombinasi Pirimetamin 25 mg + Sulfadoxin 500 mg tablet #DIV/0!
79 Kotrimosazol Suspensi Kombinasi :Sulfametoksazol 200 mg + Trimetoprim 40 mg/ 5 ml botol 207
80 Kotrimosazol DOEN I (dewasa) Kombinasi : Sulfametoksazol 400 mg, Trimetoprim 80 mg tablet 144
81 Kotrimosazol DOEN II (pediatrik) Kombinasi : Sulfametoksazol 100 mg, Trimetoprim 20 mg tablet #DIV/0!
82 Kuinin (kina) tablet 200 mg tablet #DIV/0!
83 Kuinin Dihidrokklorida injeksi 25%-2 ml ampul #DIV/0!
84 Lidokain injeksi 2% (HCL) + Epinefrin 1 : 80.000-2 ml vial 67
85 Magnesium Sulfat inj (IV) 20%-25 ml vial 77
86 Magnesium Sulfat inj (IV) 40%-25 ml vial #DIV/0!
87 Magnesium Sulfat serbuk 30 gram sach #DIV/0!
88 Mebendazol sirup 100 mg / 5 ml botol #DIV/0!
89 Mebendazol tablet 100 mg tablet #DIV/0!
90 Metilergometrin Maleat (Metilergometrin) tablet salut 0,125 mg tablet 208
91 Metilergometrin Maleat injeksi 0,200 mg -1 ml ampul 260
92 Metronidazol tablet 250 mg tablet 229
93 Natrium Bikarbonat tablet 500 mg tablet 25
94 Natrium Fluoresein tetes mata 2 % botol #DIV/0!
95 Natrium Klorida larutan infus 0,9 % botol 95
96 Natrium Thiosulfat injeksi I.v. 25 % ampul #DIV/0!
97 Nistatin tablet salut 500.000 IU/g tablet 67
98 Nistatin Vaginal tablet salut 100.000 IU/g tablet 1,366
99 Obat Batuk hitam ( O.B.H.) botol 82
100 Oksitetrasiklin HCL salep mata 1 % tube 67
101 Oksitetrasiklin injeksi I.m. 50 mg/ml-10 ml vial #DIV/0!
102 Oksitosin injeksi 10 UI/ml-1 ml ampul 153
103 Paracetamol sirup 120 mg / 5 ml botol 201
104 Paracetamol tablet 100 mg tablet #DIV/0!
105 Paracetamol tablet 500 mg tablet 132
106 Pilokarpin tetes mata 2 % (HCL/Nitrat) botol #DIV/0!
107 Pirantel tab. Score (base) 125 mg tablet #DIV/0!
108 Piridoksin (Vitamin B6) tablet 10 mg (HCL) tablet 67
109 Povidon Iodida larutan 10 % 1 lt botol 187
110 Povidon Iodida larutan 10 % 30 ml botol 133
111 Prednison tablet 5 mg tablet 96
112 Primakuin tablet 15 mg tablet 243
113 Propillitiourasil tablet 100 mg tablet 69
114 Propanol tablet 40 mg (HCL) tablet 67
115 Reserpin tablet 0,10 mg tablet #DIV/0!
116 Reserpin tablet 0,25 mg tablet #DIV/0!
117 Ringer Laktat larutan infus botol 296
118 Salep 2-4, kombinasi: Asam Salisilat 2% + Belerang endap 4% tube 967
119 Salisil bedak 2% kotak 178
120 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 5 ml (ABU I) vial 100
121 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 50 ml (ABU II) vial #DIV/0!
122 Serum Anti Difteri Injeksi 20.000 IU/vial (A.D.S.) vial #DIV/0!
123 Serum Anti Tetanus Injeksi 1.500 IU/ampul (A.T.S.) ampul 144
124 Serum Anti Tetanus Injeksi 20.000 IU/vial (A.T.S.) vial #DIV/0!
125 Sianokobalamin (Vitamin B12) injeksi 500 mcg ampul 76
126 Sulfasetamida Natrium tetes mata 15 % botol #DIV/0!
127 Tetrakain HCL tetes mata 0,5% botol 69
128 Tetrasiklin kapsul 250 mg kapsul 134
129 Tetrasiklin kapsul 500 mg kapsul 67
PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
KABUPATEN/KOTA
TAHUN

PERSENTASE
SATUAN
NO NAMA OBAT KETERSEDIAAN
TERKECIL
OBAT/VAKSIN
1 2 3 8
130 Tiamin (vitamin B1) injeksi 100 mg/ml ampul #DIV/0!
131 Tiamin (vitamin B1) tablet 50 mg (HCL/Nitrat) tablet 67
132 Tiopental Natrium serbuk injeksi 1000 mg/amp ampul #DIV/0!
133 Triheksifenidil tablet 2 mg tablet 67
134 Vaksin Rabies Vero vial #DIV/0!
135 Vitamin B Kompleks tablet tablet 86
Vaksin
136 BCG vial 70
136 TT vial 80
136 DT vial #DIV/0!
136 CAMPAK 10 Dosis vial 92
136 POLIO 10 Dosis vial #DIV/0!
136 DPT-HB vial 211
136 HEPATITIS B 0,5 ml ADS vial 68
136 POLIO 20 Dosis vial #DIV/0!
136 CAMPAK 20 Dosis vial 92

Sumber: Seksi Kefarmasian, Makanan dan Minuman


catatan: diisi sesuai dengan indikator program terbaru (20 jenis obat)
TABEL 67

JUMLAH SARANA KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

PEMILIKAN/PENGELOLA
NO FASILITAS KESEHATAN
KEMENKES PEM.PROV PEM.KAB/KOTA TNI/POLRI BUMN SWASTA JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9
RUMAH SAKIT
1 RUMAH SAKIT UMUM 0 0 3 0 0 7 10
2 RUMAH SAKIT KHUSUS 0 0 0 0 0 1 1
PUSKESMAS DAN JARINGANNYA
1 PUSKESMAS RAWAT INAP 0 0 14 0 0 0 14
- JUMLAH TEMPAT TIDUR 0 0 187 0 0 0 187
2 PUSKESMAS NON RAWAT INAP 0 0 15 0 0 0 15
3 PUSKESMAS KELILING 0 0 29 0 0 0 29
4 PUSKESMAS PEMBANTU 0 0 44 0 0 0 44
SARANA PELAYANAN LAIN
1 RUMAH BERSALIN 0 0 0 0 0 0 0
2 BALAI PENGOBATAN/KLINIK 0 0 0 2 0 17 19
3 PRAKTIK DOKTER BERSAMA 0 0 4 0 0 0 4
4 PRAKTIK DOKTER PERORANGAN 0 0 189 0 0 0 189
5 PRAKTIK PENYEHAT TRADISIONAL 0 0 0 0 0 0 0
6 BANK DARAH RUMAH SAKIT 0 0 1 0 0 0 1
7 UNIT TRANSFUSI DARAH 0 0 1 0 0 0 1
SARANA PRODUKSI DAN DISTRIBUSI KEFARMASIAN
1 INDUSTRI FARMASI 0 0 0 0 0 0 0
2 INDUSTRI OBAT TRADISIONAL 0 0 2 0 0 0 2
3 USAHA KECIL OBAT TRADISIONAL 0 0 0 0 0 0 0
4 PRODUKSI ALAT KESEHATAN 0 0 0 0 0 0 0
5 PEDAGANG BESAR FARMASI 0 0 0 0 0 0 0
6 APOTEK 0 0 0 0 0 116 116
7 TOKO OBAT 0 0 0 0 0 1 1
8 PENYALUR ALAT KESEHATAN 0 0 0 0 0 0 0

Sumber: ……................ (sebutkan)


TABEL 68

PERSENTASE SARANA KESEHATAN (RUMAH SAKIT) DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I
KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR LEVEL I


NO SARANA KESEHATAN JUMLAH SARANA
JUMLAH %
1 2 3 4 5

1 RUMAH SAKIT UMUM 10 10 100.0

2 RUMAH SAKIT KHUSUS 1 1 100.00

JUMLAH (KAB/KOTA) 11 11 100.00

Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan


TABEL 69

JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

STRATA POSYANDU
POSYANDU AKTIF
NO KECAMATAN PUSKESMAS PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI
JUMLAH
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 SELO SELO 0 0.00 3 4.17 39 54.17 30 41.67 72 69 95.83
2 AMPEL AMPEL 1 0 0.00 22 23.16 57 60.00 16 16.84 95 73 76.84
3 AMPEL 2 0 0.00 2 5.56 33 91.67 1 2.78 36 34 94.44
4 CEPOGO CEPOGO 3 3.66 28 34.15 41 50.00 10 12.20 82 51 62.20
5 MUSUK MUSUK 1 0 0.00 13 17.33 36 48.00 26 34.67 75 62 82.67
6 MUSUK 2 0 0.00 17 33.33 21 41.18 13 25.49 51 34 66.67
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 0 0.00 4 6.06 4 6.06 58 87.88 66 62 93.94
8 BOYOLALI 2 0 0.00 10 21.28 32 68.09 5 10.64 47 37 78.72
9 BOYOLALI 3 0 0.00 11 29.73 25 67.57 1 2.70 37 26 70.27
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 3 2.56 29 24.79 56 47.86 29 24.79 117 85 72.65
11 TERAS TERAS 0 0.00 10 10.53 54 56.84 31 32.63 95 85 89.47
12 SAWIT SAWIT 1 6 13.64 16 36.36 15 34.09 7 15.91 44 22 50.00
13 SAWIT 2 1 3.45 6 20.69 18 62.07 4 13.79 29 22 75.86
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 0 0.00 6 9.52 20 31.75 37 58.73 63 57 90.48
15 BANYUDONO 2 0 0.00 0 0.00 6 13.64 38 86.36 44 44 100.00
16 SAMBI SAMBI 1 1 2.00 4 8.00 38 76.00 7 14.00 50 45 90.00
17 SAMBI 2 0 0.00 29 72.50 9 22.50 2 5.00 40 11 27.50
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 0 0.00 0 0.00 65 54.17 55 45.83 120 120 100.00
19 NOGOSARI NOGOSARI 0 0.00 86 84.31 16 15.69 0 0.00 102 16 15.69
20 SIMO SIMO 0 0.00 2 2.11 43 45.26 50 52.63 95 93 97.89
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 3 4.05 35 47.30 27 36.49 9 12.16 74 36 48.65
22 KLEGO KLEGO 1 0 0.00 14 35.90 23 58.97 2 5.13 39 25 64.10
23 KLEGO 2 0 0.00 13 39.39 15 45.45 5 15.15 33 20 60.61
24 ANDONG ANDONG 36 37.11 45 46.39 15 15.46 1 1.03 97 16 16.49
25 KEMUSU KEMUSU 1 0 0.00 22 81.48 4 14.81 1 3.70 27 5 18.52
26 KEMUSU 2 6 15.00 28 70.00 0 0.00 6 15.00 40 6 15.00
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 0 0.00 34 72.34 11 23.40 2 4.26 47 13 27.66
28 WONOSEGORO 2 0 0.00 23 63.89 7 19.44 6 16.67 36 13 36.11
29 JUWANGI JUWANGI 6 10.71 1 1.79 34 60.71 15 26.79 56 49 87.50
JUMLAH (KAB/KOTA) 65 3.59 513 28.36 764 42.23 467 25.82 1809 1231 68.05
RASIO POSYANDU PER 100 BALITA 3

Sumber: Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat


TABEL 70

JUMLAH UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KECAMATAN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA/ UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM)


KELURAHAN POSKESDES POLINDES POSBINDU
1 2 3 4 5 6 7
1 SELO SELO 10 9 0 2
2 AMPEL AMPEL 1 13 13 0 1
3 AMPEL 2 7 6 0 2
4 CEPOGO CEPOGO 15 13 0 2
5 MUSUK MUSUK 1 12 11 0 2
6 MUSUK 2 8 0 6 3
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 3 1 0 3
8 BOYOLALI 2 3 2 1 1
9 BOYOLALI 3 3 2 0 2
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 13 10 0 0
11 TERAS TERAS 13 9 0 2
12 SAWIT SAWIT 1 7 4 2 3
13 SAWIT 2 5 3 0 2
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 9 6 0 3
15 BANYUDONO 2 6 5 0 3
16 SAMBI SAMBI 1 9 0 9 2
17 SAMBI 2 7 5 0 1
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 12 12 0 5
19 NOGOSARI NOGOSARI 13 10 0 3
20 SIMO SIMO 13 9 0 4
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 16 14 0 1
22 KLEGO KLEGO 1 7 5 0 0
23 KLEGO 2 6 6 0 2
24 ANDONG ANDONG 16 12 0 1
25 KEMUSU KEMUSU 1 6 3 0 2
26 KEMUSU 2 7 5 0 2
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 11 11 0 1
28 WONOSEGORO 2 7 6 0 5
29 JUWANGI JUWANGI 10 7 0 2
JUMLAH (KAB/KOTA) 267 199 18 62

Sumber: Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat


TABEL 71

JUMLAH DESA SIAGA MENURUT KECAMATAN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

DESA/KELURAHAN SIAGA
JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA/
PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI JUMLAH %
KELURAHAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 SELO SELO 10 0 2 5 3 10 100
2 AMPEL AMPEL 1 13 0 5 3 5 13 100
3 AMPEL 2 7 0 5 2 0 7 100
4 CEPOGO CEPOGO 15 0 8 5 2 15 100
5 MUSUK MUSUK 1 12 0 0 7 5 12 100
6 MUSUK 2 8 0 8 0 0 8 100
7 BOYOLALI BOYOLALI 1 3 0 0 0 3 3 100
8 BOYOLALI 2 3 0 0 2 1 3 100
9 BOYOLALI 3 3 0 1 1 1 3 100
10 MOJOSONGO MOJOSONGO 13 0 5 6 2 13 100
11 TERAS TERAS 13 0 4 5 4 13 100
12 SAWIT SAWIT 1 7 5 0 0 2 7 100
13 SAWIT 2 5 0 0 0 5 5 100
14 BANYUDONO BANYUDONO 1 9 0 0 0 9 9 100
15 BANYUDONO 2 6 0 0 6 0 6 100
16 SAMBI SAMBI 1 9 0 0 5 4 9 100
17 SAMBI 2 7 0 0 6 1 7 100
18 NGEMPLAK NGEMPLAK 12 0 0 0 12 12 100
19 NOGOSARI NOGOSARI 13 0 4 9 0 13 100
20 SIMO SIMO 13 0 0 12 1 13 100
21 KARANGGEDE KARANGGEDE 16 0 13 0 3 16 100
22 KLEGO KLEGO 1 7 7 0 0 0 7 100
23 KLEGO 2 6 0 5 1 0 6 100
24 ANDONG ANDONG 16 0 13 2 1 16 100
25 KEMUSU KEMUSU 1 6 0 5 1 0 6 100
26 KEMUSU 2 7 4 3 0 0 7 100
27 WONOSEGORO WONOSEGORO 1 11 0 11 0 0 11 100
28 WONOSEGORO 2 7 6 0 1 0 7 100
29 JUWANGI JUWANGI 10 9 0 1 0 10 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 267 31 92 80 64 267 100

Sumber: Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat


TABEL 72

JUMLAH TENAGA MEDIS DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

DOKTER
NO UNIT KERJA DR SPESIALIS a DOKTER UMUM TOTAL DOKTER GIGI TOTAL
GIGI SPESIALIS
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 SELO 0 0 0 0 2 2 0 2 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
2 AMPEL 1 0 0 0 0 2 2 0 2 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
3 AMPEL 2 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 CEPOGO 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1
5 MUSUK 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 MUSUK 2 0 0 0 0 2 2 0 2 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
7 BOYOLALI 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 2
8 BOYOLALI 2 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 BOYOLALI 3 0 0 0 2 0 2 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 MOJOSONGO 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
11 TERAS 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1
13 SAWIT 2 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1
14 BANYUDONO 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 BANYUDONO 2 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
16 SAMBI 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
17 SAMBI 2 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 NGEMPLAK 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1
19 NOGOSARI 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
20 SIMO 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
21 KARANGGEDE 0 0 0 1 1 2 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
22 KLEGO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1
23 KLEGO 2 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG 0 0 0 1 1 2 1 1 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
25 KEMUSU 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
26 KEMUSU 2 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
27 WONOSEGORO 1 0 0 0 1 1 2 1 1 2 1 0 1 0 0 0 1 0 1
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 JUWANGI 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 0 0 0 12 23 35 9 23 32 5 13 18 0 0 0 5 14 19
1 RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI 19 10 29 8 8 16 27 18 45 1 1 2 0 3 3 1 4 5
2 RSUD SIMO 6 3 9 2 2 4 8 5 13 2 0 2 0 0 0 2 0 2
3 RS HIDAYAH BOYOLALI 10 3 13 4 3 7 14 6 20 0 1 1 0 0 0 0 1 1
4 RS Dr. OEN SAWIT 7 2 9 5 5 10 12 7 19 0 1 1 0 0 0 0 1 1
5 RSI BANYU BENING 3 5 8 5 2 7 8 7 15 0 2 2 0 0 0 0 2 2
6 RSUD WARAS WIRIS 3 2 5 1 3 4 4 5 9 0 1 1 0 0 0 0 1 1
7 RS UMI BAROKAH BOYOLALI 7 4 11 4 3 7 11 7 18 0 2 2 0 0 0 0 2 2
8 RSU ASY SYIFA SAMBI 9 2 11 4 5 9 13 7 20 0 1 1 0 0 0 0 1 1
9 RS SISMA MEDIKA KARANGGEDE 6 3 9 5 2 7 11 5 16 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 RS PKU AISYIYAH 15 4 19 7 4 11 22 8 30 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 RS NATALIA BOYOLALI 3 1 4 1 3 4 4 4 8 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 Klinik Harapan Bunda 1 0 1 0 1 1 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 Klinik Firena Husada 0 0 0 2 2 4 2 2 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 Klinik PKU Muhammadiyah Simo 0 0 0 2 1 3 2 1 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 Klinik Milla Husada 0 0 0 2 3 5 2 3 5 1 0 1 0 0 0 1 0 1
16 Klinik Bunda 0 1 1 1 1 2 1 2 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 Klinik Pratama Medika 0 0 0 2 0 2 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 Klinik Estu Utomo 0 0 0 2 1 3 2 1 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 Klinik Siti Barokah 0 0 0 1 1 2 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 Klinik Pratama Sumber Waras 0 0 0 0 2 2 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 Klinik Budi Sehat 0 0 0 0 2 2 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 Klinik Pratama Baety Rahma 0 0 0 0 2 2 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 Klinik Mulia Kasih 1 0 1 0 1 1 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 Klinik Pratama PMI 0 0 0 3 3 6 3 3 6 1 1 2 0 0 0 1 1 2
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 90 40 130 61 60 121 151 100 251 5 10 15 0 3 3 5 13 18
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 0 0 0 0 0 0
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 90 40 130 73 83 156 160 123 283 10 23 33 0 3 3 10 27 37
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 13.34 16.01 29.05 3.39 0.31 3.80

Sumber: Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan


Keterangan : a termasuk S3
TABEL 73

JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

a
PERAWAT PERAWAT GIGI
NO UNIT KERJA BIDAN
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 SELO 12 2 5 7 0 1 1
2 AMPEL 1 15 4 6 10 0 2 2
3 AMPEL 2 10 2 1 3 1 0 1
4 CEPOGO 19 4 6 10 0 1 1
5 MUSUK 1 13 2 1 3 1 0 1
6 MUSUK 2 11 2 7 9 0 1 1
7 BOYOLALI 1 4 2 3 5 0 2 2
8 BOYOLALI 2 6 2 1 3 1 0 1
9 BOYOLALI 3 6 2 2 4 1 0 1
10 MOJOSONGO 17 2 3 5 1 0 1
11 TERAS 16 0 5 5 0 1 1
12 SAWIT 1 10 0 5 5 0 0 0
13 SAWIT 2 6 4 7 11 0 1 1
14 BANYUDONO 1 12 0 6 6 0 0 0
15 BANYUDONO 2 7 0 3 3 0 1 1
16 SAMBI 1 8 1 3 4 0 0 0
17 SAMBI 2 9 1 1 2 0 1 1
18 NGEMPLAK 12 5 7 12 0 0 0
19 NOGOSARI 8 5 6 11 0 0 0
20 SIMO 11 1 2 3 0 0 0
21 KARANGGEDE 19 1 6 7 0 1 1
22 KLEGO 1 10 3 6 9 1 0 1
23 KLEGO 2 3 1 2 3 0 0 0
24 ANDONG 12 2 4 6 1 0 1
25 KEMUSU 1 2 2 5 7 0 0 0
26 KEMUSU 2 5 2 2 4 0 0 0
27 WONOSEGORO 1 15 5 10 15 0 1 1
28 WONOSEGORO 2 2 2 4 6 0 0 0
29 JUWANGI 11 3 6 9 0 1 1
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 291 62 125 187 7 14 21
1 RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI 44 89 198 287 1 2 3
2 RSUD SIMO 12 13 38 51 0 1 1
3 RS HIDAYAH BOYOLALI 8 7 30 37 0 0 0
4 RS Dr. OEN SAWIT 7 7 25 32 0 1 1
5 RSI BANYU BENING 11 3 19 22 0 0 0
6 RSUD WARAS WIRIS 11 17 45 62 0 1 1
7 RS UMI BAROKAH BOYOLALI 30 5 18 23 0 0 0
8 RSU ASY SYIFA SAMBI 14 30 65 95 0 0 0
9 RS SISMA MEDIKA KARANGGEDE 9 10 22 32 0 0 0
10 RS PKU AISYIYAH 9 7 43 50 0 0 0
11 RS NATALIA BOYOLALI 11 0 6 17 0 0 0
12 Klinik Harapan Bunda 5 0 0 0 0 0 0
13 Klinik Firena Husada 6 0 3 3 0 0 0
14 Klinik PKU Muhammadiyah Simo 0 1 4 5 0 0 0
15 Klinik Milla Husada 3 1 7 8 0 1 1
16 Klinik Bunda 9 0 1 1 0 0 0
17 Klinik Pratama Medika 8 0 2 2 0 0 0
18 Klinik Estu Utomo 6 3 1 4 0 0 0
19 Klinik Siti Barokah 4 0 2 2 0 0 0
20 Klinik Pratama Sumber Waras 8 0 5 5 0 0 0
21 Klinik Budi Sehat 0 0 3 3 0 0 0
22 Klinik Pratama Baety Rahma 4 1 4 5 0 0 0
23 Klinik Mulia Kasih 5 0 1 1 0 0 0
24 Klinik Pratama PMI 3 0 7 7 0 0 0
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 227 194 549 754 1 6 7
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 0 0
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 0 0
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 518 256 674 941 8 20 28
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 53.17 96.58 2.87

Sumber: Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan


a
Keterangan : termasuk perawat anastesi dan perawat spesialis
TABEL 74

JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DI FASILITAS KESEHATAN


TABEL 73

JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN KESEHATAN LINGKUNGAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

TENAGA KEFARMASIAN
TENAGA TEKNIS
NO UNIT KERJA APOTEKER TOTAL
KEFARMASIANa
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 SELO 0 1 1 0 0 0 0 1 1
2 AMPEL 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
3 AMPEL 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
4 CEPOGO 0 1 1 0 0 0 0 1 1
5 MUSUK 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
6 MUSUK 2 1 0 1 0 0 0 1 0 1
7 BOYOLALI 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
8 BOYOLALI 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
9 BOYOLALI 3 0 1 1 0 0 0 0 1 1
10 MOJOSONGO 0 1 1 0 0 0 0 1 1
11 TERAS 1 0 1 0 0 0 1 0 1
12 SAWIT 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
13 SAWIT 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
14 BANYUDONO 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
15 BANYUDONO 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
16 SAMBI 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
17 SAMBI 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
18 NGEMPLAK 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 NOGOSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 SIMO 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 KARANGGEDE 1 0 1 0 0 0 1 0 1
22 KLEGO 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
23 KLEGO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG 1 0 1 0 0 0 1 0 1
25 KEMUSU 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
26 KEMUSU 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
27 WONOSEGORO 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 JUWANGI 0 1 1 0 0 0 0 1 1
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 4 19 23 0 0 0 4 19 23
1 RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI 1 21 22 0 12 12 1 33 34
2 RSUD SIMO 0 6 6 0 2 2 0 8 8
3 RS HIDAYAH BOYOLALI 0 6 6 1 1 2 1 7 8
4 RS Dr. OEN SAWIT 0 5 5 0 1 1 0 6 6
5 RSI BANYU BENING 0 4 4 0 1 1 0 5 5
6 RSUD WARAS WIRIS 0 5 5 0 4 4 0 9 9
7 RS UMI BAROKAH BOYOLALI 0 5 5 0 1 1 0 6 6
8 RSU ASY SYIFA SAMBI 1 8 9 0 3 3 1 11 12
9 RS SISMA MEDIKA KARANGGEDE 1 1 2 0 1 1 1 2 3
10 RS PKU AISYIYAH 0 8 8 0 3 3 0 11 11
11 RS NATALIA BOYOLALI 0 0 0 0 1 1 0 1 1
12 Klinik Harapan Bunda 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 Klinik Firena Husada 0 2 2 0 0 0 0 2 2
14 Klinik PKU Muhammadiyah Simo 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 Klinik Milla Husada 1 2 3 0 0 0 1 2 3
16 Klinik Bunda 0 1 1 0 0 0 0 1 1
17 Klinik Pratama Medika 0 1 1 0 1 1 0 2 2
18 Klinik Estu Utomo 0 1 1 0 1 1 0 2 2
19 Klinik Siti Barokah 0 1 1 1 0 1 1 1 2
20 Klinik Pratama Sumber Waras 0 2 2 0 2 2 0 4 4
21 Klinik Budi Sehat 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 Klinik Pratama Baety Rahma 0 1 1 0 0 0 0 1 1
23 Klinik Mulia Kasih 0 1 1 0 1 1 0 2 2
24 Klinik Pratama PMI 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 4 81 85 2 35 37 6 116 122
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 0 0 0
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 0 0 0
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 8 100 108 2 35 37 10 135 145
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 11.08 3.80 14.88

Sumber: Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan


Keterangan : a termasuk analis farmasi, asisten apoteker, sarjana farmasi
TABEL 75

JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN KESEHATAN LINGKUNGAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

KESEHATAN MASYARAKATa KESEHATAN LINGKUNGANb


NO UNIT KERJA
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8
1 SELO 0 1 1 1 0 1
2 AMPEL 1 0 1 0 0 1 1
3 AMPEL 2 0 1 1 0 1 1
4 CEPOGO 0 1 1 1 0 1
5 MUSUK 1 0 0 0 0 1 1
6 MUSUK 2 0 1 1 1 0 1
7 BOYOLALI 1 1 0 1 0 1 0
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 1 1
9 BOYOLALI 3 1 1 2 0 0 0
10 MOJOSONGO 0 0 0 1 0 1
11 TERAS 0 0 0 0 1 1
12 SAWIT 1 0 1 1 0 1 1
13 SAWIT 2 0 1 1 0 1 1
14 BANYUDONO 1 0 1 1 0 0 0
15 BANYUDONO 2 0 0 0 1 0 1
16 SAMBI 1 0 1 1 0 0 0
17 SAMBI 2 0 0 0 1 0 1
18 NGEMPLAK 0 1 1 0 1 1
19 NOGOSARI 0 1 1 0 0 0
20 SIMO 0 1 1 0 0 0
21 KARANGGEDE 0 1 1 0 1 1
22 KLEGO 1 0 1 1 0 1 1
23 KLEGO 2 0 1 1 0 0 0
24 ANDONG 0 1 1 0 0 0
25 KEMUSU 1 0 1 1 0 0 0
26 KEMUSU 2 0 1 1 0 0 0
27 WONOSEGORO 1 0 1 1 1 0 1
28 WONOSEGORO 2 0 1 1 0 0 0
29 JUWANGI 0 0 0 1 0 1
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 2 21 22 8 11 18
1 RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI 0 0 0 1 2 3
2 RSUD SIMO 0 0 0 1 1 2
3 RS HIDAYAH BOYOLALI 0 1 1 0 0 0
4 RS Dr. OEN SAWIT 0 0 0 0 0 0
5 RSI BANYU BENING 0 1 1 0 0 0
6 RSUD WARAS WIRIS 0 0 0 2 0 2
7 RS UMI BAROKAH BOYOLALI 0 0 0 0 0 0
8 RSU ASY SYIFA SAMBI 0 0 0 0 0 0
9 RS SISMA MEDIKA KARANGGEDE 0 0 0 0 0 0
10 RS PKU AISYIYAH 0 0 0 0 0 0
11 RS NATALIA BOYOLALI 0 0 0 0 0 0
12 Klinik Harapan Bunda 0 0 0 0 0 0
13 Klinik Firena Husada 0 0 0 0 0 0
14 Klinik PKU Muhammadiyah Simo 0 0 0 0 0 0
15 Klinik Milla Husada 0 0 0 0 0 0
16 Klinik Bunda 0 0 0 0 0 0
17 Klinik Pratama Medika 0 0 0 0 0 0
18 Klinik Estu Utomo 0 0 0 0 0 0
19 Klinik Siti Barokah 0 0 0 0 0 0
20 Klinik Pratama Sumber Waras 0 0 0 0 0 0
21 Klinik Budi Sehat 0 0 0 0 0 0
22 Klinik Pratama Baety Rahma 0 0 0 0 0 0
23 Klinik Mulia Kasih 0 0 0 0 0 0
24 Klinik Pratama PMI 0 1 1 0 0 0
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 0 3 3 4 3 7
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 0 0
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 0 0
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 2 24 25 12 14 25
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 2.57 2.57

Sumber: Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan


Keterangan :
a
termasuk tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga biostatistik dan kependudukan,
tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, epidemiolog kesehatan
b
termasuk tenaga sanitasi lingkungan, entomolog kesehatan, mikrobiolog kesehatan
TABEL 76

JUMLAH TENAGA GIZI DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

NUTRISIONIS DIETISIEN TOTAL


NO UNIT KERJA
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 SELO 0 1 1 0 0 0 0 1 1
2 AMPEL 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
3 AMPEL 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
4 CEPOGO 0 1 1 0 0 0 0 1 1
5 MUSUK 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
6 MUSUK 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
7 BOYOLALI 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
8 BOYOLALI 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
9 BOYOLALI 3 0 1 1 0 0 0 0 1 1
10 MOJOSONGO 1 0 1 0 0 0 1 0 1
11 TERAS 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 SAWIT 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
13 SAWIT 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
14 BANYUDONO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 BANYUDONO 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
16 SAMBI 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 SAMBI 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
18 NGEMPLAK 0 1 1 0 0 0 0 1 1
19 NOGOSARI 0 1 1 0 0 0 0 1 1
20 SIMO 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 KARANGGEDE 0 1 1 0 0 0 0 1 1
22 KLEGO 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
23 KLEGO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG 0 1 1 0 0 0 0 1 1
25 KEMUSU 1 0 2 2 0 0 0 0 2 2
26 KEMUSU 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0
27 WONOSEGORO 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1
28 WONOSEGORO 2 0 1 1 0 0 0 0 1 1
29 JUWANGI 0 1 1 0 0 0 0 1 1
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 1 23 24 0 0 0 1 23 24
1 RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI 0 0 0 0 9 9 0 9 9
2 RSUD SIMO 1 1 2 0 0 0 1 1 2
3 RS HIDAYAH BOYOLALI 0 1 1 0 0 0 0 1 1
4 RS Dr. OEN SAWIT 0 1 1 0 0 0 0 1 1
5 RSI BANYU BENING 0 2 2 0 0 0 0 2 2
6 RSUD WARAS WIRIS 0 2 2 0 0 0 0 2 2
7 RS UMI BAROKAH BOYOLALI 0 6 6 0 0 0 0 6 6
8 RSU ASY SYIFA SAMBI 0 3 3 0 0 0 0 3 3
9 RS SISMA MEDIKA KARANGGEDE 0 1 1 0 0 0 0 1 1
10 RS PKU AISYIYAH 0 2 2 0 0 0 0 2 2
11 RS NATALIA BOYOLALI 0 1 1 0 0 0 0 1 1
12 Klinik Harapan Bunda 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 Klinik Firena Husada 0 1 1 0 0 0 0 1 1
14 Klinik PKU Muhammadiyah Simo 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 Klinik Milla Husada 0 3 3 0 0 0 0 3 3
16 Klinik Bunda 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 Klinik Pratama Medika 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 Klinik Estu Utomo 0 2 2 0 0 0 0 2 2
19 Klinik Siti Barokah 0 1 1 0 0 0 0 1 1
20 Klinik Pratama Sumber Waras 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 Klinik Budi Sehat 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 Klinik Pratama Baety Rahma 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 Klinik Mulia Kasih 0 1 1 0 0 0 0 1 1
24 Klinik Pratama PMI 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 1 28 29 0 9 9 1 37 38
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 0 0 0
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 0 0 0
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 2 51 53 0 9 9 2 60 62
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 6

Sumber: Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan


TABEL 77

JUMLAH TENAGA KETERAPIAN FISIK DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

TENAGA KETERAPIAN FISIK


TOTAL
NO UNIT KERJA FISIOTERAPIS OKUPASI TERAPIS TERAPIS WICARA AKUPUNKTUR
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 SELO 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
2 AMPEL 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 AMPEL 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 CEPOGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 MUSUK 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 MUSUK 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 BOYOLALI 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 BOYOLALI 3 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1
10 MOJOSONGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 TERAS 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
12 SAWIT 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
13 SAWIT 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 BANYUDONO 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
15 BANYUDONO 2 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
16 SAMBI 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
17 SAMBI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 NGEMPLAK 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 NOGOSARI 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
20 SIMO 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
21 KARANGGEDE 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
22 KLEGO 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1
23 KLEGO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 ANDONG 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
25 KEMUSU 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
26 KEMUSU 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
27 WONOSEGORO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 JUWANGI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 1 12 13 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 13 14
1 RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI 3 2 5 0 2 2 0 1 1 0 0 0 3 5 8
2 RSUD SIMO 0 3 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 3
3 RS HIDAYAH BOYOLALI 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1
4 RS Dr. OEN SAWIT 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
5 RSI BANYU BENING 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
6 RSUD WARAS WIRIS 2 0 2 0 1 1 0 0 0 0 0 0 2 1 3
7 RS UMI BAROKAH BOYOLALI 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
8 RSU ASY SYIFA SAMBI 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1
9 RS SISMA MEDIKA KARANGGEDE 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 RS PKU AISYIYAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 RS NATALIA BOYOLALI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 Klinik Harapan Bunda 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
13 Klinik Firena Husada 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1
14 Klinik PKU Muhammadiyah Simo 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 Klinik Milla Husada 0 3 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 3
16 Klinik Bunda 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1
17 Klinik Pratama Medika 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 Klinik Estu Utomo 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
19 Klinik Siti Barokah 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 Klinik Pratama Sumber Waras 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 Klinik Budi Sehat 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 Klinik Pratama Baety Rahma 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1
23 Klinik Mulia Kasih 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 Klinik Pratama PMI 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 7 14 21 0 3 3 0 1 1 1 2 3 8 20 28
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 0 0 0 0 0 0 0
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 0 0 0 0 0 0 0
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 8 26 34 0 3 3 0 2 2 1 2 3 9 33 42
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 4

Sumber: Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan


TABEL 78

JUMLAH TENAGA KETEKNISIAN MEDIS DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA BOYOLALI
TAHUN 2016

TENAGA KETEKNISIAN MEDIS

NO UNIT KERJA REKAM MEDIS DAN


TEKNISI ANALISIS REFRAKSIONIS ORTETIK TEKNISI TRANSFUSI TEKNISI
RADIOGRAFER RADIOTERAPIS TEKNISI GIGI INFORMASI JUMLAH
ELEKTROMEDIS KESEHATAN OPTISIEN PROSTETIK DARAH KARDIOVASKULER
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35
1 SELO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
2 AMPEL 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
3 AMPEL 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
4 CEPOGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
5 MUSUK 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
6 MUSUK 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
7 BOYOLALI 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
8 BOYOLALI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
9 BOYOLALI 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 2
10 MOJOSONGO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
11 TERAS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2
12 SAWIT 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
13 SAWIT 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
14 BANYUDONO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
15 BANYUDONO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
16 SAMBI 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
17 SAMBI 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
18 NGEMPLAK 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
19 NOGOSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
20 SIMO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
21 KARANGGEDE 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
22 KLEGO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
23 KLEGO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
24 ANDONG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
25 KEMUSU 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
26 KEMUSU 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
27 WONOSEGORO 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
28 WONOSEGORO 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
29 JUWANGI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 28 29 0 0 0 0 0 0 1 13 13 0 0 0 0 0 0 2 41 43
1 RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI 0 0 0 4 3 7 1 1 2 0 0 0 5 22 27 0 0 0 0 0 0 5 29 34 0 0 0 0 0 0 15 55 70
2 RSUD SIMO 1 1 2 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 5 6 0 0 0 0 0 0 2 1 3 0 0 0 0 0 0 4 8 12
3 RS HIDAYAH BOYOLALI 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 4 5 0 0 0 0 0 0 1 4 5 0 0 0 0 0 0 3 8 11
4 RS Dr. OEN SAWIT 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 5 6
5 RSI BANYU BENING 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 0 5 5 0 0 0 0 0 0 1 10 11
6 RSUD WARAS WIRIS 1 2 3 0 0 0 1 1 2 0 0 0 2 3 5 0 0 0 0 0 0 0 3 3 0 0 0 0 0 0 4 9 13
7 RS UMI BAROKAH BOYOLALI 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 3 0 0 0 0 0 0 0 4 4 0 0 0 0 0 0 0 8 8
8 RSU ASY SYIFA SAMBI 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 8 8 0 0 0 0 0 0 1 17 18 0 0 0 0 0 0 1 27 28
9 RS SISMA MEDIKA KARANGGEDE 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 4 5 0 0 0 0 0 0 1 7 8 0 0 0 0 0 0 3 11 14
10 RS PKU AISYIYAH 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7 7 0 0 0 0 0 0 1 4 5 0 0 0 0 0 0 3 11 14
11 RS NATALIA BOYOLALI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 2 2
12 Klinik Harapan Bunda 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 Klinik Firena Husada 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2 0 0 0 0 0 0 1 1 2
14 Klinik PKU Muhammadiyah Simo 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
15 Klinik Milla Husada 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2 0 0 0 0 0 0 1 2 3 0 0 0 0 0 0 3 3 6
16 Klinik Bunda 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2
17 Klinik Pratama Medika 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1
18 Klinik Estu Utomo 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
19 Klinik Siti Barokah 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2
20 Klinik Pratama Sumber Waras 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2
21 Klinik Budi Sehat 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 Klinik Pratama Baety Rahma 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0