Anda di halaman 1dari 17

PENDEKATAN KONTEKSTUAL

(Mmbuat produk daur ulang limbah)

RPP

Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Pembelajaran Strategi Belajar Mengajar


yang diampu oleh Avia Riza Dwi Kurnia, S.P, M.Pd. dan Deny Setiawan, M.Pd.

Disusun Oleh:
Kelompok 1 Offering C
Elsa Novia Fitri Dewi (160341606011)

Khazinatul Ilmiyah (160341606024)

Nanda Ayu (160341606064)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

PROGAM STUDI S1 PENDIDIKAN BIOLOGI

Februari 2019
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas (SMA)


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas / Semester : X/Ganjil (2018)
Materi Pokok : Sampah
Sub materi : Produk dur ulang limbah
Alokasi Waktu : 1 x45 Menit
A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja
sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar
1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan.
1.2 Menyadari dan mengagumi pola pikir ilmiah dalam kemampuan mengamati bioproses.
1.3 Peka dan peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup, menjaga dan menyayangi
lingkungan sebagai manifestasi pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
1.1 Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur terhadap data dan fakta, disiplin, tanggung jawab,
dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam mengajukan
pertanyaan dan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong, bekerjasama, cinta
damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsif dan proaktif dalam setiap
tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam kelas/laboratorium
maupun di luar kelas/laboratorium.
3.12 Mengidentifikasi Jenis-Jenis Limbah (sampah) Dan Daur Ulang Limbah Serta
Membuat Produk Daur Ulang Limbah
4.12 Membuat produk daur ulang limbah yang dapat bermanfaat bagi kehidupan
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
PERTEMUAN 1
3.12.1 Menyebutkan jenis – jenis limbah
3.12.2 Membedakan limbah organik dan anorganik
3.12.3 Mengelompokkan jenis – jenis limbah
3.12.4 Menyebutkan cara daur ulang limbah
PERTEMUAN 2
4.12.1 Membuat produk daur ulang limbah anorganik

D. Tujuan Pembelajaran :
PERTEMAN I
Setelah proses belajar mengajar diharapkan siswa dapat :
1. Menyebutkan Jenis-jenis limbah melalui diskusi dan kajian literatur dengan bantuan
media gambar dan vidio
3. Mendeskripsikan limbah organik melalui diskusi kelompok dengan bantuan media
realia
4. Mendeskripsikan limbah anorganik melalui diskusi kelompok dengan bantuan media
realia
5. Menybeutkan cara daur ulang limbah melalui diskusi dan kajian literatur dengan
bantuan media gambar dan vidio
PERTEMUAN 2
Setelah proses belajar mengajar diharapkan siswa dapat :
1. Membuat produk daur ulang sampah anorganik melalui kerja kelompok dengan
penggunaan media realia yang telah ditugaskan ke siswa

D. Materi Pembelajaran
 Fakta : Berbagai macam sampah
 Konsep : 1. Definisi Sampah
2. Ciri sampah
3. limbah organik
4. limbah anorganik
 Prosedur : 1. Menjelaskan definisi limbah
2. Menjelaskan ciri-ciri limbah
3. Membedakan limbah organik dan anorganik

E. Materi
Limbah atau yang biasa dikenal dengan “sampah” adalah buangan yang dihasilkan
dari proses produksi baik itu industry maupun domestic (rumah tangga),yaitu sisa atau barang
bekas yang dianggap sudah tidak memiliki nilai dan juga sudah tidak digunakan lagi.,Sakka
(20016).Limbah juga dapat diartikan sebagai benda yang dibuang,baik itu berasal dari alam
maupu dari proses teknologi yang kehadirannya pada suatu saat dan ditempat tertentu yang
tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.Menurut Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia NO.101 (2014) Limbah adalah sisa suatu usaha atau kegiatan.
Limbah dapat dikelompokkan berdasarkan :

A. Berdasarkan jenis senyawanya

1. Limbah Organik
Limbah organik adalah limbah yang mengandung unsur carbon (c) yang berasal dari
makhluk hidup serta dapat diuraikan secara alamiah oleh mikroorganisme.Contoh : limbah
dedaunan, ranting, buah, kotoran hewan, bangkai hewan, dll. Limbah organic merupakan limah
yang dapat mengalami pelapukan dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau
atau yang sering disebut dengan kompos.Golongan sampah organik digolongkan menjadi dua:

Sampah organik basah;merupakan Sampah organik kering;


jenis sampah yang mempunyai merupakan jenis sampah organik
kandungan air yang cukup tinggi, yang kering, yang kandungan
contohnya :sisa-sisa makanan, kulit airnya sedikit, misalnya kertas,
buah-buahan atau sayur-sayuran . kayu dan dedaunan kering

Sumber:https://www.pelajaran.co.id/2018/0 Sumber:https://www.pelajaran.co.id/2
2. Limbah Anorganik
Limbah anorganik adalah limbah yang tidak mengandung unsur karbon(c) ,limbah ini berasal
dari selain makhluk hidup.Limbah ini tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme,akan tetapi
ada yang dapat diuraikan dengan mikroorganisme tetapi membutuhkan waktu yang sangat
lama.. contoh : limbah kaca, limbah plastik, logam, kertas, dll.Eddy (2003: 67) mengemukakan
limbah organik merupakan limbah yang mudah terbakar dan dan tidak mudah membusuk
(rubbish).

Gambar contoh limbah anorganik


Sumber :https://www.pelajaran.co.id/2018/08/limbah anorganik

B.Berdasarkan Wujudnya

Berdasarkan wujudnya limbah dibagi menjadi tiga yaitu limbah padat,limbah cair dan
limbah gas.
1.Limbah Padat
Limbah merupakan limbah yang
berwujud padat,memiliki ciri-ciri
bersifat kering,tidak dapat berpindah
kecuali ada yang memindahkan.
Limbah ini sering disebut dengan
sampah.

Contoh limbah padat

Sumber :
https://www.pelajaran.co.id/2018/08/limbah
anorganik
2.Limbah Cair
Limbah cair merupakan limbah
yang berupa air sisa buangan,limbah ini
dapat berasal dari rumah tangga,industry
atau perkantoran yang sudah tidak
digunakan lagi.Limbah ini memiliki ciri-
ciri terlarut dalam air dan selalu pindah
mengikuti aliran air. contoh: air bekas
cucian, air bekas pewarna pakaian, air Contoh limbah cair
cat bekas, dll. Sumber :
https://www.pelajaran.co.id/2018/08/limbah
cair
3.Limbah Gas
Limbah gas yaitu limbah yang
memiliki ciri selalu
bergerak,penyebarannya sangat luas dan
dapat dilihat dalam bentuk asap.Limbah
ini biasanya berasal dari
kegiatanindustri,pembakaran sampah
dan alat transportasi.
Contoh limbah gas

Sumber :
https://www.pelajaran.co.id/2018/08/limbah
gas

C.Berdasarkan Sumbernya

Berdasarkan sumbernya limbah dibagi menjadi beberapa macam diantaranya yaitu


limbah domestic,limbah rumah sakit,limbah industri,limbah pertambangan.
 Limbah Domestik
Limbah domestic merupakan limbah yang berasal dari rumah tangga atau yang biasa
disebut sebagai sampah. Contoh: limbah kaca, limbah plastik, alumunium, limbah organik,
limbah kertas.Limbah domestic ini jika dibiarkan terlalu lama maka akan mengakibtakan
pencemaran lingkungan berupa bau.Dan juga kebanyakan limbah domestic ini dibuang ke
sungai sehingga dapat mengakibatkan pencemaran sungai.
 Limbah industry
Limbah industry merupakan limbah yang berasal dari sisa hasil produksi limbah ini dapat
berupa padatan,gas maupun cair yang sudah tidak memiliki nilai jual lagi oleh industry yang
bersangkutan.Limbah industry ini dapat dikelompokkan menjadi :
1.Limbah industry tekstil
Limbah ini dapat berupa limbah cair seperti bekas pewarna yang mengandung bahan
berbahaya dan beracun.Selain itu limbah ini juga dapat berupa padatan seperti potongn
kain benang dll.Untuk limbah gas dapat berupa asap.
2.Limbah Industri pangan
Limbah ini dapat berupa sisa makanan yang mengandung karbohidrat,protein dan juga
bahan kimia.Jika pembuangannya tidak ditangani dengan baik maka dapat
menimbulkan pencemaran ingkungan.
3.Limbah Industri kimia.
Limbah ini dapat berupa endapan Ca SO4,selain itu untuk limbah cair dapat berupa air
bekas pemrosesan yang mengandung pathogen atau zat kimia.Untuk limbah gas dapat
berupa uap alcohol.
4.Limbah Industri Logam dan Elektronik.
Limbah industry logam dan elektronik ini dalam prosesnya dapat mengakibatkan
debu,kebisingan,karbon monoksida.
 Limbah pertambangan
Pertambangan dapat mengahasilkan limbah yang berbahaya seperti pertambangan batu
bara,pertmanbangan logam,pertambangan emas dll.Limbah dari pertambangan ini biasanya
mengandung merkuri yang biasanya dbuang disungai,selokan da parit.Merkuri akan diubah
menjadi metil merkuri melalui proses alamiah.Jika metil merkuri ini masuk kedalam tubuh
manusia maka akan menyebabkan keracunan.

Contoh gabar limbah pertambangan batu bara


Sumber : https://www.pelajaran.co.id/2018/08/limbah pertambangan batu bara
 Limbah Pertanian
Limbah ini dihasilkan dari kegiatan pertanian, yaitu biasanya berasal dari polutan
insektisida dan pupuk organic. Adanya insektisida ini dapat membunuh biota air.
 Limbah Medis
Limbah ini dapat berasal dari Obat-obatan yang mengandung zat kimia Tetapi ada
beberapa jenis limbah medis yang memerlukan penanganan secara khusus dan memerlukan
biaya yang cukup mahal untuk menanganinya, termasuk juga penanganan alat suntik untuk
pelayanan kesehatan lainnya.

B. D. LIMBAH B3 (Bahan Berbahaya & Beracun)

Di dalam peraturan pemerintah RI Nomor 101 tahun 2014, limbah B3 adalah “semua
bahan atau senyawa baik padat, cair, gas yang mempunyai potensi merusak kesehatan manusia
serta lingkungan”. Definisi limbah B3 berdasarkan BAPEDAL (1995) ialah setiap bahan sisa
dari suatu kegiatan proses produksi yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3)
karena bersifat (toxicity, flammability, reactivity, dan corrosivity) serta konsentrasi dapat
merusak, mencemarkan lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Contoh limbah
B3 : air raksa atau merkuri, insentisida, logam, promium, dll.Soegianto, (2010: 132)
mengemukakan karakteristik limbah B3
a) Mudah meledak
b)Mudah terbakar
c)Bersifat reaktif
d) Beracun
e) Menyababkan infeksi

2. PERBEDAAN LIMBAH ORGANIK DAN ANORGANIK

PERBEDAAN LIMBAH ORGANIK LIMBAH ANORGANIK


ASALNYA Berasal dari hewan dan Berasal dari sumberdaya alam
tumbuhan yang tidak dapat diperbaharui
Cara Mudah diuraikan dengan Tidak mudah diuraikan dengan
menguraikan mikroorganisme mikroorganisme
Penyusun Terdapat unsur C Tidak terdapat unsur C
Ikatan kimia Covalent Ionic Dan Covalent
Kelarutan Kurang larut dalam air Mudah larut dalam air
Contoh Bahan sisa Kaca,logam
makanan,dedaunan

Gambar

Sumber:https://www.pelajar Sumber:https://www.pelajaran.
an.co.id/2018/08/limbah co.id/2018/08/limbah
organik anorganik

SUMBER

Eddy, Karden. 2003. Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Djambatan


Sakka.,A.2016.Dampak Limbah Dan Polusi Terhadap Manusia Dan Lingkungan.Alauddin
Univercity Press
Soegianto, Agoes. 2010. Ilmu Lingkungan. Suarabaya: Pusat Penerbit dan Percetakan Unair
(UAP)
Peraturan Pemerintah Republic Indonesia No.101 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Limbah
Bahan Berbahaya Dan Beracun
A. Model dan Metode Pembelajaran
Pendekatan : Kontekstual
Model : Contekstual Teaching and Learning
Metode : Pengamatan, Diskusi dan praktikum
B. Media Pembelajaran
Media : Gambar sampah, gambarsampah organik dan anorganik,video sampah,
media realia sampah
Alat : LCD, laptop, spidol, whiteboard, perangkat dalam pembuatan media
realia
Sumber Belajar : Buku paket dan internet
E. Kegiatan Pembelajaran

No Kegiatan Kegiatan guru Kegiatan siswa Alokasi waktu

1. Pendahuluan  Guru membuka  Siswa berada 10 menit


pintu kelas sambil dikelas tepat
tersenyum dengan jam yang
telah ditentukan

 Guru memberikan  Siswa menjawab


salam salam

 Guru  Siswa duduk

mengondisikan dengan tenang

kelas
 Siswa menjawab
 Guru menanyakan kabar
kabar
 Siswa menjawab
 Guru memberikan (ada atau tidak
emphaty siswa yang tidak
(melakukan hadir)
absensi)
*Apakah hari ini
ada yang tidak
masuk?

 Guru meminta  Ketua kelas


salah satu siswa memimpin doa
untuk memimpin
doa

2. Kegiatan inti

1. Guru memotivasi 1. siswa mengamati


siswa dengan dan memperhatikan
Modeling
menayangkan video
tentang berbagai
olahan produk dari
sampah anorganik
(pemanfaatan botol
plastik bekas)

2. Guru 2.siswa
menyampaikan tujuan mendengarkan
pembelajaran

3.guru menyampaikan
tugas yang akan
diberikan pada siswa

*pembuatan produk
olahan sampah
anorganik

Questioning 1. Guru meminta 1.Siswa


Masing-masing siswa merencanakan
mengamati bahan yang pembuatan produk
telah ada dan
merencanakan olahan sampah
pembuatan produk anorganik
olahan sampah
anorganik
2. Guru membimbing
dan mengontrol 2. Siswa bertanya
kegiatan siswa serta kepada guru
mendorong siswa * misalnya:
untuk bertanya “bagaimana cara
mengenai kendala menerapkan 3R
dalam berdiskusi penanganan
limbah ?Reuse,reduce
dan recycle

Learning 1. guru meminta siswa 1.siswa duduk dengan


comunity duduk dengan kelompok
kelompok yang telah
ditentukan

Inquiry 1.Guru meminta siswa 1.siswa mencari


untuk mencari literatur literatur melalui
melalui internet internet
mengenai conto
produk olahan sampah
sesuai dengan bahan
yang mereka bawa

Kontruktivis 1. guru membimbing 1.Siswa


siswa merencanakan mematangkan
prosedur perencanaan dalam
pembelajaran, tugas, pengolahan produk
dan tujuan khusus yang akan dibuat
yang konsisten dengan
subtopik (produk
olahan) yang telah
dipilih

2. Guru menyuruh
masing-masing 2. Siswa membuat
kelompok untuk produk daur ulang
membuat produk daur sampah anorganik
ulang sampah
anorganik yang dapat
dimanfaatkan dalam
kehidupan sehari-hari
(sesuai dengan
rencana yang telah
mereka kembangan)

Authentic 1.Guru meminta 1.Siswa


assesment perwakilan kelompok mempresentasikan
untuk hasil kerjanya
mempresentasikan
hasil produk daur ulang
limbah yang telah
dibuat dengan dikatkan
dengan submateri
megenai upaya
penanggulangan
limbah

Reflctions 1.Guru meminta siswa 1.Siswa


untuk memberikan menyimpulkan
kesimpulan mengenai
pentingnya daur ulang
sampah
2. Siswa melakukan
2.Guru meminta siswa refleksi
untuk merefleksi
kegiatan pembelajaran

Lembar Observasi Aktivitas Guru

No Aspek Yang Diamati Check Ket.

Sudah belum

1 Modeling ( (pemusatan perhatian, motivasi,


penyampaian kompetensi – tujuan, pengarahan –
petunjuk)

a.Guru menyampaikan apersepsi serta tujuan


pembelajaran

Questioning (eksplorasi, membimbing, menuntun,


mengarahkan, mengembangkan, evaluasi, inkuiri,
generalisasi)

a. Guru menciptakan situasi yang dapat


memudahkan munculnya pertanyaan terhadap suatu
permasalahan

Learning comunity (seluruh siswa berpartisipati


dalam belajar kelompok dan individual, otok
berpikir dan tangan bekerja, mengerjakan berbagai
kegiatan dan percobaan)

a.Guru membentuk masyarakat belajar

Inquiry (identifikasi, investigasi, hipotesis,


generalisasi, menemukan)
a. Guru membimbing belajar siswa menggunakan
keterampilan berpikir keritis sehingga bisa
menemukan jawaban

b. Guru menuntun siswa merumuskan masalah,


mengamati, menganalisis dan mengkomunikasikan

Kontruktivis

a.Guru mengarahkan siswa untuk membangun


pemahaman sendiri, mengkonstruksi konsep-aturan,
analisis-sintesis)

Authentic assesment (penilaian selama proses dan


seusai pembelajaran harus dilakukan secara objektif
dan dilakukan dengan berbagai cara untuk
mendapatkan hasil yang benar-benar mewakili
kompetensi siswa)

Reflection (reviu, rangkuman, tindak lanjut

a. Guru merespon siswa tehadap kejadian, aktivitas


atau pengetahuan yang baru diterima

b. Guru mengakhiri proses pembelajaran untuk


setiap kali pertemuan

c. Guru membimbing siswa menyimpulkan

Instrumen observasi siswa

No Aspek Yang Diamati Skor Penilaian Ket.

K C B

1 2 3

1 Modeling

a. Siswa menanggapi apersepsi serta tujuan pembelajaran

2 Questioning (bertanya)
a. Siwa menciptakan situasi yang dapat memudahkan munculnya
pertanyaan terhadap suatu permasalahan

3 Learning Commonity (Masyarakat Belajar)

a. Siswa saling bekerja sama dengan teman tanpa mersa segan,


malu untuk bertanya.

b. Siswa memiliki pengetahuan, pengalaman atau keterampilan


yang berbeda yang perlu dipelajari

4 Inquiry (Menemukan sendiri)

a. Siswa belajar menggunakan keterampilan berpikir keritis


sehingga bisa menemukan jawaban b. Siswa bisa merumuskan
masalah, mengamati, menganalisis dan mengkomunikasikan

5 Konstruktivisme

a. Siswa menggali pengetahuan awal mengenai materi


pembelajaran

b. Siswa mengungkapkan fakta-fakta tentang suatu permasalahan

6 Tahap Authentic Assessment (Penilaian yang sebenarnya)

a. Siswa mamupu memberikan tanggapan dan penilaian terhadap


pekerjaan teman

7 Reflection (Refleksi)

a. Siswa memberi merespon siswa tehadap kejadian, aktivitas


atau pengetahuan yang baru diterima

b. Siswa dapat memberikan kesimpulan dan refleksi


pembelajaran

Jumlah Skor

Total Skor

Kriteria
Rubrik penilaian

No Skor Kriteria

1 1 Kurang

2 2 Cukup

3 3 Baik

Lembar penilaian siswa

No Nama Aspek yang dinilai

1 2 3 4 5 6 7

6 dst