Anda di halaman 1dari 403

HAKEKAT DALAM BERDZIKIR Membersihkan HATI/QOLBU

================================================

Setiap orang yang hendak menyucikan dirinya dengan Allah SWT, berkewajiban mengamalkan segala
petuah-petuah yang diberikan oleh gurunya di samping berzikir dengan Allah SWT. karena dengan berzikir
sajalah maka hakiki dari ke-kotoran hati dapat disucikan, dan perlu diketahui bahwa tiada jalan lain untuk
mengembalikan Diri Rahasia Allah SWT. kepada Zatul Haq melainkan dengan cara menyucikan hati
kita.Kesucian hati dapat diukur berdasarkan tahap kesucian gumpalan darah kotor yang ada di bagian
bawah jantung seseorang, yang selama ini menyelebungi lampu Makrifat.Dengan mendapatkan Nur
Qalbu, maka manusia tersebut akan mendapatkan hidayah dari Allah SWT.

Seperti Sabda Rasulullah SAW :KALBU MUKMININ BAITULLAH "Sesungguhnya hati orang mukmin itu
adalah istana Allah"

_____________________________________________________

Apakah Hakekat daripada ZIKIR…? Sesungguhnya Zikir pada pandangan Syareat adalah mengingati Allah
SWT. dengan melafazkan ASMA Allah SWT. yaitu apa yang ada dibibir sama dengan yang ada didalam hati.

Adapun penafsiran ZIKIR pada pandangan Tasawuf boleh ditafsirkan bahwa : Zikir adalah satu seruan
kepada semua anggota Zahir dengan tujuan untuk membersihkan hati dalam usahanya untuk
mengembalikan Diri Rahasia kepada tuan Empunya Diri,

_____________________________________________________

ini berlandaskan firman Allah SWT. :ILLA BIZIKRULLAHI BAIANUL QULUB

Adapun Zikir yang biasa diamalkan orang-orang Hakekat dan Makrifat Adalah Zikir Af'al, Zikir Asma', Zikir
Sifat dan Zikir Dzat. Berawal ZIKIR AF’AL adalah dengan melafazkan kalimat Syahadat Tauhid Yaitu :"LAA
ILLAHA ILLAALLAH",

Zikir ini merupakan Zikir Awal yang biasa diamalkan oleh orang-orang kumpulan SYAREAT.Zikir ini juga
sering disebut sebagai Zikir Nafi dan Isbab dimana si pengamal Zikir ini akan Menafikan segala Hak pada
dirinya dan segala Af'al pada dirinya dengan Mengisbabkan segalanya kepada hak Allah SWT. semata,
disamping dia juga Menafikan KeWujudan dirinya kepada KeWujudan Allah SWT. semata-mata.

_____________________________________________________

Sedangkan ZIKIR ASMA itu adalah dengan cara Melafazkan Zikir keluar Nafas Yaitu : "ALLAH", Zikir ini
biasanya diamalkan oleh kumpulan TAREKAT.

Dimana pengamal-pengamalnya terus menerus Menafikan diri Zahirnya dan terus Mengisbabkan kepada
diri batinnya semata-mata Yaitu ALLAH.

_____________________________________________________

1
Jika pada ZIKIR SYAREAT Yaitu "LAA ILLAHA ILLAALLAH" masih menyata-kan Nafi dan Isbab dengan
melafazkan kalimah "LAA ILLAHA ILLAALLAH" dengan lidah dan hatinya secara berulang-ulang melafazkan
kalimah penyaksian.

"LAA ILLAHA ILLAALLAH" Tiada yang nyata hanya Allah SWT.

Tetapi pada ZIKIR TAREKAT adalah lebih ringkas lagi dengan hanya terus menyatakan ALLAH saja. Yaitu diri
batin yang mengandungi Diri Rahasia Allah SWT. Zikir penyaksian diri batin ini dilakukan sambil si
pengamalnya menilik diri bathinnya.Disini dapatlah diterangkan bahwa konsep yang disimpulkan pada
Zikir Asma' ini adalah :LA MAUJUDU ILLALLAH

(Tiada yang wujud pada zahir dan bathinnya hanya Allah semata-mata).

_____________________________________________________

Kemudian ZIKIR SIFAT itu adalah Zikir keluar Masuk Nafas atau Zikir TANAFAS Yaitu : "ALLAH HU". Dimana
lazimnya zikir ini diamalkan oleh kumpulan orang-orang HAKEKAT.Sesungguhnya Zikir ini adalah, Zikir
dimana pengamal-pengamalnya telah memahami konsep pada penyaksian diri ZAHIR dan BATHIN dimana
mereka telah mendapat petuah penyaksian diri daripada gurunya yang mursyid lagi Makrifat.

_____________________________________________________

Jadi bila seseorang itu berzikir dengan ZIKIR SIFAT maka berarti dia menyatakan pada diri zahir dan
bathinnya tentang dua konsep pegangan diatas.

______________________________________________

ALLAH HU,

LAA ILLAHA ILLAALLAH MUHAMMADAR RASULULLAH

(Tiada yang nyata pada diriku hanya diri bathin dan Muhammad (diri zahir) adalah penanggung Diri
Rahasia Allah). Adapun ZIKIR DZAT dengan melafazkan Zikir Rahasia NUFUS Yaitu : "A HU",Zikir ini juga
dinamakan Zikir pertemuan Makrifat antara ZAKAR dan FARAJ ketika berlangsungnya persetubuhan.Zikir
ini adalah Zikir "NYATA MENYATA" di antara pemberi dan penerima Yaitu DZAT dan SIFAT yang KAMIL
MULKAMIL yang Makrifat antara satu dengan lainnya.

Adapun yang dimaksud KAMIL MULKAMIL di antara satu dengan lain itu adalah satu kesatuan antara diri
zahir dan bathin ataupun antara Hakekat Diri Allah dan Hakekat Muhammad tidak boleh lagi bercerai
berai diantara satu dengan lain pada konsep Makrifat.

_____________________________________________________

Syareat = Zikir Af’al ="LAA ILLAHA ILLAALLAH"Tarekat = Zikir Asma' = "ALLAH"

Hakekat = Zikir Sifat = "ALLAH HU"Makrifat = Zikir Dzat = A HU Pada peringkat awal bagi orang-orang
MUFTADI (orang yang baru belajar), mereka biasanya diberi petuah oleh gurunya supaya mengamalkan

2
dan berpegang dahulu dengan hakekat syahadat tauhid dan bagi orang-orang MUTTAWASID (orang-orang
pertengahan) biasanya diberi petuah oleh gurunya mengamalkan ZikirAsma' (ALLAH). Sedangkan bagi
orang MUNTAHI (orang yang faham) biasanya mengamalkan Zikir Sifat (ALLAH HU) dan Zikir Dzat (A HU).

_____________________________________________________

DZIKIR NAFAS dan bahan RENUNGAN

Dzikir Nafas yang Khusyuk adalah media untuk memasuki beberapa lapis dari dimensi Alam Ruhani, Dzikir
yang dikerjakan seperti layaknya Mi'raj yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW,Kita berusaha
merasakan kehadiran Allah dalam Diri dan menghadap-Nya, Jika di Dunia saja kita tidak pernah merasakan
kedalaman batin semacam ini, bagaimana mungkin berkesempatan melihat Wajah-Nya di Alam Akhirat,
Mari Menggali potensi dan daya ruhani kita selagi ada kesempatan

_____________________________________________________

Rasulullah SAW bersabda :("Kalian akan melihat Tuhan kalian, seperti kalian melihat bulan pada malam
purnama")Allah memiliki Surga yang di dalamnya tidak ada bidadari dan istana, tanpa madu dan susu,
Kenikmatan di Surga itu hanya satu, yaitu Melihat Dzat Allah Sebagaimana yang difirmankan Allah SWT,

"Wajah-wajah (orang-orang Mu’min) pada hari itu berseri-seri, Kepada TuhanNyalah mereka
melihat"..."Andaikan malaikat dan jasmani memaksa masuk ke alam ini (Alam Lahut) yakni segala sesuatu
selain Ruh Al-Qudsi, maka keduanya pasti akan terbakar"

_____________________________________________________

Hadis Qudsi :

"Seandainya dibuka kesucian wajah-Ku yang Mulia maka pastilah terbakar segala sesuatu sejauh 'Mata-Ku'
memandang".Sebagaimana juga yang diungkapkan Jibril AS : "Andaikan Aku Mendekat, Pastilah Aku
Terbakar"

"Barang Siapa Mengenal Dirinya, Maka Dia Akan Mengenal Sifatnya,

Barang Siapa Mengenal Sifatnya, Maka Dia Akan Mengenal Nafasnya,

Barang Siapa Mengenal Nafasnya, Maka Dia Akan Mengenal Hatinya,

Dan Barang Siapa Mengenal Hatinya, Maka Dia Akan Mengenal Rasanya,

Dan Barang Siapa Mengenal Rasanya, Maka Dia Akan Mengenal Rahasianya

_______________________________________________

Arifbillah selalu berkata tentang RAHASIA, rahasia itu ialah AKAL, AKAL itu adalah DIRI, Pada DIRI itulah
bermula Segala-Galanya, DIRI itulah Yang Mengenal Allah, DIRI itulah Yang Ingat, Yang Takut, Yang Harap,
Yang Taat, Yang Ikhlas, Yang Cinta, Yang Rindu.Tapi Diri itu jugalah Yang Lupa, Yang Jahil, Yang Ingkar,
Yang Zalim, Yang Riya, Yang Ujub,

3
_____________________________________________________

Apakah yang membedakan suatu diri dengan diri yg lain itu?,,, Bedanya pada pengenalan, dan sedalam
mana pengenalan itu?,,,

Kata Arifbillah "pengenalan itulah bermulanya keislaman"

Hanya yang benar-benar kenal dan menyerah-lah yang mengenalnya, Maka apakah yang menghalang
manusia dari menyerah?,,, Apa yang tidak benar dengan AKAL fikirannya, sehingga dia sanggup
menggadaikan Kebahagian Abadi buat DIRInya?,,, Apakah yang menjadi HIJAB kepadanya?,,,

Jawab arifbillah : karena ILMUnya telah rusak, dirusakkan oleh pemikiran sekuler, yang dirasuk-kan
sebagai ilmu yang sebenar, yang datang sebagai teori dan andaian dalam berbagai-bagai disiplin ilmu

Ilmu itu bukanlah sebenarnya ilmu, karena ia menjadi hijab antara diri dengan HAKIKATNYA, Pendidikan
moderen telah menjadikan mereka buta akan hakikat yang sebenar, mereka tidak lagi kenal hakikat yang
mendasari Pandangan Alam

_____________________________________________________

Maka sebab itulah arifbillah merumuskan kembali ilmu hakikat itu dalam Prolegomena to The
Metaphysics of Islam, dengan harapan mereka yang mau mendapat petunjuk akan berusaha mempelajari
dan memahaminya, Mudah-mudahan mereka akan kembali menemui diri sendiri

_____________________________________________________

Mengenal diri sekaligus Mengenal Allah, berlakunya sembah kepada Allah atas kenal, kalau tidak kenal
maka itu cuma hayalan belaka MAN ARAFA NAFSAHU FAQAD ARAFA RABBAHU :"Barang siapa mengenal
dirinya maka akan kenal pada tuhanNya" INNALILLAH :"Sesungguhnya kita berasal dari Allah"WA ILAIHI
ROJIUN :"Akan kembali kepada Allah"

_____________________________________________________

Pembuktian sesungguhnya kita berasal dari Allah, kata Allah dalam hadist qudsi :

"AKU ADALAH PERBENDAHARAAN YANG TERSEMBUNYI, AKU INGIN DIKENAL MAKA KUCIPTAKAN
MAHLUK (Adam) DAN SEGALA ALAM BESERTA ISINYA"

Kata Allah : "AKU INGIN MELIHAT DIRI DILUAR DIRIKU"

Sebenarnya sebelum ada langit dan bumi, sebelum ada syurga dan neraka, dan juga sebelum ada
Makhluk, dan Allah pun belum dikenal sudah adakah kita,?.... Dan adanya kita dimana,?Jawab : ADANYA
KITA SEMUA YAITU DI DALAM PERBENDAHARAAN ALLAH (di dalam kunhi dzat Allah)

_____________________

Sedangkan Allah masih seorang diri, apakah Ruh kita sudah ada,?....

4
Apakah sama usia Allah dengan Ruh kita,?.... Sama-Sama Tiada Awal Tiada Akhir

Kata Allah :"WAHAI SEGALA PERBENDAHARAAN RUH MANUSIA, AKU INGIN MENCIPTAKAN ALAM,
PERHATIKAN DAN SEBUT KUN SECARA BERSAMA-SAMA"

KUN : jadilah tujuh lapis bumi dan isinya serta tumbuh-tumbuhan, dan binatang di darat dan dilaut

KUN : jadilah tujuh lapis langit dan planet serta tata surya dan gugusan bintang

KUN : jadilah Syurga

KUN : jadilah Neraka

KUN : jadilah Malaikat

KUN : jadilah Jin

KUN : jadilah Iblis, maka sudah tujuh kali kun

KUN: jadilah Janda muda.😃

Kesemunya tersebut kata Allah adalah berdiri sendiri dengan nyawa masing-masing, kesemuanya aku
yang mengendalikanNya yang sudah diberi tugas sesuai perjanjian dalam bahasa ilmu "AR-RUH NUR
MUHAMMAD"

Sekarang kata Allah, aku ingin melihat diriku diluar diriku, dan aku mau menciptakan Adam WAHALAQTA
ADAMA KASURATIHI :

kuciptakan Adam seperti rupaku kata Allah, atau seperti bentukKu, atau seperti aku kata Allah

_____________________________________________________

Allah memerintahkan Jibril untuk mengambil TANAH-AIR-ANGIN-API, dipertengahan dunia di negeri


mekkah, dimana nanti dibangun ka'bah baitullah oleh Nabi Ibrahim Proses penciptaan Adam, kata Allah
"AKAN KUBUAT ADAM SEPERTI UJUDKU" baiklah kata Malaikat Setelah Adam dibentuk persis Allah Ta'ala,
maka Allah Ta'ala meniupkan Ruh kepada Adam lalu Adam bersin, apa gerangan yang terjadi,?Adam cuma
bisa bernapas saja, nama napasnya idhofi,

WAHAI JIBRAIL, AKU SUDAH BISA MELIHAT DIRIKU DILUAR DIRIKU,

dan Allah Ta'ala pun sangat senang sekali

_____________________________________________________

Walaupun sudah hidup namun Adam masih belum bisa berjalan dan bergerak, berkata, belum bisa
mendengar dan merasa, alias Adam masih kaku

HAI JIBRAIL BAGAIMANA INI,?.... ADAM MASIH TAK BISA APA-APA

5
Sekarang kata Allah: "KUN, SEMPURNALAH ADAM" setelah di KUN Adam tetap saja belum sempurna Kata
Allah :WAHAI JIBRAIL, KAU DIAM-DIAM SAJA KARENA AKU AKAN BERTAJALLI DI UJUD ADAM BIAR ADAM
SEMPURNA, BIAR AKU GHAIB DI DIRI ADAM DAN AKU JUGA INGIN DIKENAL, MAKA AKU AKAN MENJADI
RAHASIA DIRI MANUSIA, DAN AKU AKAN MENETESKAN PERBENDAHARAAN DZATKU MELEWATI SULBI
ADAM

_____________________________________________________

Setelah Adam sudah sempurna, Adam tinggal didalam syurga seorang diri, bagaimana biar Adam tak
kesepian di syurga, status Adam belum tahu entah laki-laki atau wanita, jadi Adam yatim tak punya bapak
dan tak punya ibu, lalu Adam itu binnya siapa ya,?Sulbi Adam belum memanjang

_____________________________________________________

ADAM MALIKUL JASAD : Adam raja sekalian Jasad MUHAMMAD MALIKUL ARWAH :Muhammad raja
sekailan Ruh" ALLAH MALIKUL DZAT :"Allah raja sekalian Dzat" Sekarang Adam ditidurkan oleh Allah,
Adam tidur pulas, dengan kuasa Allah dicabutlah tulang rusuk Adam disebelah kiri untuk dijadikan SITI
HAWA (nur sia) pemula Asal, sekarang Adam tidak kesunyian lagi di syurga, dan Adam pun dimuliakan
para malaikat dan kalangan jin kenapa,?Sebab hanya bangsa malaikat yang melihat Allah bertajalli penuh
ke diri Adam, karna itulah Adam dimuliakan betul oleh para malaikat iblis iri dengki dengan Adam dan
hawa, lalu iblis menipu daya Adam, apa sebabnya iblis mau menipu daya Adam,?

Sebenarnya itu hanya cara Allah saja yang ingin dikenal, biar cepat turun ke bumi

_____________________________________________________

Adapun iblis diciptakan dari Api, dia disipati Allah dengan AL-MUTAKBBIRIN tambah TAKBUR......
Sebenarnya Adam mau dikirim ke bumi sebagai khalifah di muka bumi, atau wakil Allah di muka bumi,,,,,,
jadi AL-WAKIL dengan AL-BATHIN adalah satu ZAHIRRU RABBI FI BATHINI ABDI : zahir Allah pada bathin
hambanya

Lalu Adam diberi : nama-nama segala sesuatu ."WA ADAMU ASMA AKULLAHA"

WA ADAMU SIFAT AKULLAHA "WA ADAMU WUJUD AKULLAHA "WA ADAMU SYIR AKULLAHA "WA ADAMU
ZAUK AKULLAHA

Jadi Adam diberi segala nama, segala sifat, segala rahasia, segala rasa

Wal hasil iblis menggoda, mau menipu Adam memakan akan buah khuldi, lalu terbukalah nafsu birahi, dan
sulbi Adam memanjang, sulbi siti hawa terbuka, dan tak pantas lagi tinggal di syurga karena telah
mengotori syurga Dengan izin Allah Adam turun ke dunia bersama ada tiga unsur diri Adam : TUBUH-
NYAWA-ALLAH TA'ALA, yang tidak bisa dipisahkan Adam dan hawa dibekali rasa syurga jannatun naim biar
dia ingat pulang ke syurga, yaitu rasanya pada waktu Adam kumpul sama hawa di dunia

_____________________________________________________

6
Waktu kita kumpul bersama istri atas nikmat syurga jannatun naim, sekarang diri kita ada
diperbendaharaan Adam yaitu ghaib di sulbi Adam, sulbi Nuh, terus sulbi Ibrahim sampailah ke sulbi
Abdullah dan dikandung rahim Siti Aminah, lahirlah Rasulullah Saw di kota mekahJadi kita ghaib dari sulbi
kesulbi 25 nabi menyebar sampai kesulbi orang tua kita, lahirlah kita sama unsur JASAD-RUH dan ALLAH
TA'ALA, satu batang tubuh "Mencari Allah diluar diri syirik,Mencari Allah didalam diri sindik

_____________________________________________________

MISAL kapas berlindung dibenang, benang berlindung dikain, seakan-akan kapas dan benang tidak
nampak, yg nampak adalah kain, atau ghaib Allah yang nyata hamba, sebab terdinding kita kepada Allah,
selain ujud Allah masih ada rasa ujud kita, selain sifat Allah masih ada rasa sifat kita .Misal Ujud artinya
Ada, mustahil tiada, berarti nyata ada lawanNya Adam (tiada), berarti Adam cuma hanya nama saja, yg
ada Allah Ta'ala saja

_____________________________________________________

Sekarang GADIS itu sesunggunya JANDA dan tidak bisa menyamar lagi, karena sandiwara Allah sudah
ketahuan, dan Allah sangat senang sekali kalau kita mengenali dia, daripada kita tidak kenal akhirnya
terdinding merupakan najis dihadapan Allah Unsur Manusia : ADA TUBUH, ADA RUH, ADA NYAWA, ADA
ALLAH TA'ALA tuak berkata "TIADA ADA AKU LIHAT gadis DAN Janda PADA HAMBA, MELAINKAN ALLAH
TA'ALA PADA ZAHIR DAN BATHINNYA" mnurutmu bagai mana.....?

___________________

(Tuak Lombok ilahi)

=>DI DLM DIRI MANUSIA<=

=====================

DZATULLAH nyatanya di diri, buktinya adalah sekujur badan, yang memangku keadaan, segala hal yang
menyangkut keadaan pada wujud

SIFATULLAH nyatanya adalah rupa, rupa manusia tidak ada yang sama dengan manusia lainnya, hanya
satu di alam dunia, tawilnya adalah ALLAH HANYA SATU.

ASMATULLAH yang bukti di badan adalah ;

KULIT, DAGING, TULANG, SUMSUM,

menjadi lafadz Asma Allah yaitu ;

ALIF – LAM – LAM – HA.

AF’ALULLAH yaitu geraknya wujud, semuanya diringkas kepada yang empat rupa, nyatanya Dzatullahi,
yaitu perkataan, sebab perkataanlah yang menjadikan semuanya, yaitu keramaian Alam dhohir, adanya

7
kemauan manusia, sehingga menjadi bukti dengan adanya gedung, rumah, mobil dll karena adanya bibit
dari Dzat.

Dari Ibn Abbas r.a., dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam.

sabdanya :

_______________________________________________

“FIKIRKANLAH MENGENAI SEGALA APA YANG DI CIPTAKAN ALLAH, TETAPI JANGANLAH KAMU
MEMIKIRKAN TENTANG DZAT ALLAH..”

Abu Dzar r.a., dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam. sabdanya :

“FIKIRKANLAH MENGENAI SEGALA MAKHLUK ALLAH, DAN JANGANLAH KAMU MEMIKIRKAN TENTANG
DZAT ALLAH, KARENA YANG DEMIKIAN MENYEBABKAN KAMU BINASA (DALAM KESESATAN)”
FIKIRKANLAH OLEHMU SIFAT ALLAH DAN JANGAN KAMU MEMIKIRKAN AKAN DZAT-NYA.ALLAH MELIPUTI
SEGALA SESUATU ”

(Al-Fushilat : 54)

_______________________________________________

”Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia [yang berhak disembah], yang
menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu juga menyatakan yang demikian. Tak
ada Tuhan melainkan Dia [yang berhak disembah] Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Ali-Imran:18)

_______________________________________________

“Wa kawa ‘Idul Imani, wajibul wajib”

Semua umat Allah wajib marifat, harus tahu kepada iman sejati, iman yang satu yaitu kepada DZAT MAHA
SUCI.

SIFAT Laisa kamishlihi syaiun adalah JAUHAR AWWAL RASULULLAH, TANDA KENYATAAN ADANYA DZAT.

JAUHAR AWWAL RASULULLAH isinya adalah RUH ILMU RASULULLAH, yang Awwal Akhir di ciptakan oleh
Allah.

Ainal yakin dengan Ilmu, supaya bisa pulang, pulang kembali kepada Dzat, hakikatnya manusia berasal
dari Dzat, akan tetapi manusia tidak perlu tahu kepada Dzat, tetapi carilah utusan Dzat, yang disebut
Jauhar Awwal Rasulullah, inilah jalan pulang yang sempurna.

_______________________________________________

“Illa anna awalla’nafsah fardhu ‘ain”

8
Pertama hal ibadah adalah tahu kepada sejatinya hidup, sifat hidup harus di dapat, diri yang mana yang
harus di cari? Apakah jasmani yang terlihat? Yang harus dicari adalah badan Ruhani atau Jiwa. Sejatinya
syahadat adalah bibit segala rupa yaitu Jauhar Awwal [Ruh Ilmu Rasulullah] Samudra Ilmu dan Kehidupan.

“Ru’yatullahi Ta’ala fi dunya bi’ainil qolbi”

Melihat Hakikat Allah Ta’ala di Dunia oleh mata Baathin. Bila Qolbu manusia sudah dianugrahi Sifat Nur
Ilmu Rasulullah, Qolbunya bisa dipakai untuk tempat melihat kepada Allah Ta’ala melalui mata Baathin
karena sudah diberitahu oleh Sifat Nur Ilmu Rasulullah, sehingga bisa merasakan ni’mat dari Dunia sampai
di Akhirat, sudah tidak merasakan berpisah dengan Sifat Nur Ilmu Rasulullah, lantaran wujud itu. Siang
dan malam Qolbu ditempati oleh Sifat Nur Ilmu Rasulullah untuk melihat Allah Ta’ala, melalui jalan
Syariat, Tharekat, Hakikat dan Ma’rifat, Ilmu Tauhid, Ilmu Fiqih, Ushul Fiqih dan Ilmu Tasawuf.

_______________________________________________

“Ru’yatullohi Ta’ala bil akhiroti bi’ainil arsi”

Melihat Allah di Akhirat, tentu sama mata, tidak salah lagi, sebab sudah bersatu seperti gula dan
manisnya.Wajib hukumnya mencari tahu diri, diri yang sejati, diri manusia, sebenar-benarnya diri.Cahaya
empat rupa adalah ;

NARUN (Merah)

HAWAUN (Kuning)

MA’UN (Putih)

TUROBUN (Hitam)

yaitu badan ruhani ([jiwa), inilah yang harus ketemu, jasmani harus hilang, tapi jangan hilang tanpa sebab,
hilangnya harus terganti oleh cahaya empat rupa (Sifat Nur Ilmu Rasulullah) hilangnya badan jasmani,
harus terganti oleh badan ruhani.

_______________________________________________

Jas artinya adalah baju, mani adalah badan ruhani, baju adalah bungkus, bungkusnya ruhani, manusia
tidak akan mendapatkan hasil, jika hanya mengetahui badan nyata saja, harus di buka dulu bajunya,
supaya bisa ketemu dengan isinya, badan jasmani adalah hijabnya kepada Yang Maha Suci, jika tidak
hilang wujudnya dulu, maka isinya tidak akan ketemu, diibaratkan kucing, maksud kucing hendak ngintip
tikus keluar dari liangnya, tapi kucingnya diam di depan liang tikus, akhirnya tikus malah mati karena tidak
bisa keluar, tentu saja tidak akan hasil, kucing diibaratkan jasad, tikus ibarat yang Latif, tidak akan ketemu
jika rasa jasad tidak hilang.

_______________________________________________

Jika kucing menginginkan agar tikusnya keluar dari liang, tentu saja kucing harus pergi menjauhi liang
tikus, barulah tikusnya keluar, sama seperti di diri manusia, jika ingin ma’rifat kepada Dzat Allah Ta’ala,

9
harus merasa pasti, merasakan bahwa manusia tidak memiliki jasad. Rasa jasmani harus hilang, terganti
oleh Rasa Rasulullah (SIFAT NUR ILMU) => Ladun Qolbin Salim => Ladunni => Hati yang selamat. Rasa
ni’mat yang sejati (Ni’mat Islam, Ni’mat Iman) karena saking ni’matnya melihat kepada Dzat Maha Agung,
tentu merasa hilang dunia dan jasmani (Iman Akhirat, Rasa Akhirat)

_______________________________________________

Ktahuilah Shalat sejatinya adalah ketika waktu Nafi Isbat bergulung, menerapkan Muhammad af’al. Ta’udz
dan Bismillah untuk berlindung kepada Yang Maha Agung, disinilah adanya kebersamaan, yang empat
bersatu, hilangnya dunia dan wujud, bertemu dengan wujud Agama, barulah dikatakan Islam jika sudah
ketemu kepada sejatinya Agama/Ruh Samawi (Fitrah Agama) yaitu hidup manusia, tentu wajib hukumnya,
untuk tahu kepada sejatinya Agama, agar ibadah menjadi sah, tahu bibit rukun Islam, rukunnya yang
empat di badan:

1. Penglihatan

2. Pendengaran

3. Penciuman

4. Perkataan.

yang ke lima adalah Rasa Rasulullah (penguasa RASA)

jadi hakikatnya shalat adalah wujud rupa diri.

“Ash-shalatul Mi’rajul Mu’minin“,

“Shalat itu adalah mi’rajnya orang-orang mukmin“.

barang siapa mengenal Tuhannya pastilah bodoh dirinya

IHKROM => MI’RAJ =>MUNAJAT => TUBADIL

Artinya adalah shalat sejati, syariatnya ada di Mekkah, ketika orang pergi Haji, hakikatnya ada di pulau
Lombok yg bertempat Dijerowaru dn skalian tmpt tgalku.

IHKROM=> Bersiap-siap, menyiapkan tekad sebelum pergi, ibarat burung niat ingin terbang, sayapnya
sudah dibentangkan tapi tidak dikepakkan.

MI’RAJ =>Jika sudah dengan terbang dan melayang, sudah meninggalkan Alam Dunia, lupa kepada Alam
Dhohir.

MUNAJAT =>Sudah mau sampai ke Alam Baathin.

10
TUBADIL=> Sudah sampai kepada yang yang dituju, yaitu =>Baitullah suci, =>Baitullah sejati, bukan di
Utara, bukan di Selatan, tidak di Timur dan di Barat (Billa haefin, Billa makanin)=> inilah yang di maksud
hakikat Ka’bah atau Kubah =>rongga dada manusia Itiqod (tidak terkena rusak) kiblat nyawa yang
sempurna yaitu Dzat Yang Maha Agung, sifatnya cahaya padang halus, terang benderang atau Jauhar
Awwal Rasulullah, samudra ilmu dan hidup, kiblat waktu wafat. Bertemunya ASHHADU = Allah dan WA
ASHHADU = Diri Manusia (Ghoib)

_______________________________________________

Sebab itu kiblat wafat wajib harus di ketemukan, jika tidak ketemu dikhawatirkan jadi gentayangan,
nyawa tidak sampai kepada asalnya dahulu, pantas adanya Neraka yaitu siksaan diri, sebab tidak
menemukan jalan pulang yang sempurna, mumpung di dunia harus bersungguh-sungguh mencari
jalannya wafat, agar nyawa bisa pulang, BAB IBADAH sudah ada patokan yaitu Al-Qur’an dan Hadist,
sudah mencukupi, tinggal bersungguh-sungguh menghafal dan prakteknya, kalau jalan mati, itu lain
aturan, itu adalah penghujung, ujungnya harus wafat, yang ibadah dan yang tidak, semua manusia akan
mengalami kematian, syariatnya sama, ada sekaratnya…

_______________________________________________

Sayyidina Ali r.a. pernah ditanya oleh seorang sahabatnya bernama Zi’lib Al-Yamani, “Apakah Anda pernah
melihat Tuhan?”

Beliau menjawab, “Bagaimana saya menyembah yang tidak pernah saya lihat?”

“Bagaimana Anda melihat-Nya?” tanyanya kembali.

Sayyidina Ali r.a. menjawab, “Dia tak bisa dilihat oleh mata dengan pandangan manusia yang kasat, tetapi
bisa dilihat oleh hati dengan HAKIKAT KEIMANAN “.

Jika manusia yang ma’rifat, mutajilah sudah pasti, sebab menjirimkan Allah terlihat oleh mata kepala, yang
berarti ada dua diri, Allah adalah NAFI ISBAT, ada Isbat hilang Nafi, ada Nafi hilang Isbat, Isbat adanya
pasti, wujud jasmani, Nafi adanya Jiwa, untuk Nafi Isbat-nya harus tidak ada.

_______________________________________________

SIFAT NUR ILMU RASULULLAH adalah JAUHAR LATIF. Cahaya halus yang menghidupkan wujud manusia,
matahari dalam wujud jagad shagir, yang tidak terlihat oleh mata kepala, dan hanya bisa di lihat dengan
MATA BAATHIN.

_______________________________________________

AL–ILMU NURULLAH > Ilmu Sifat untuk mengabdikan diri kepada Allah dan Rasulullah, Ilmu Sifat tidak
akan samar, wangi bunga rose tidak akan tertukar dengan wangi bunga melati. ‘Ain > Iliyin tempat
tertinggi yang bisa di capai oleh orang berilmu. Ilmu Ladunni/Ilmu Sifat, yaitu pengetahuan yang diperoleh
melalui proses kegiatan pengamalan, mulai dari mandi, shalat, wirid, baca Qur’an dll. Melalui jalan Syariat,
Tharekat, Hakikat dan Mari’fat. Tuhan hanya bisa dikenal jika Dia sendiri berkehendak untuk dikenali. Sifat

11
Nur Ilmu adalah kendaraan bagi baathin untuk sampai ke sisi-Nya, melalui Sifat Rasa Rasulullah. Tidak ada
manusia yang bisa langsung ma’rifat kepada Allah Ta’ala, kecuali Nabi Muhammad Shalallahu alaihi
wassalam melihat langsung dan berdialog dengan Allah Ta’ala ingat ini benar jgan sok bicara makin goblok
nt jadinya sok pinter jadinya..

_______________________________________________

Sifat Nur Ilmu ini akan menerangi qolbu, baathin, hati dan ruh, Sirr nya berperan menyingkap tabir hakikat
dan mengenal akan Allah Ta’ala. Hakikat akan diketahui apabila seseorang giat mendalami pengetahuan
tentang hakikat melalui proses pengamalan, khalwat atau tirakat, muqarobah, mandi, sholat, wirid
melalui bimbingan

Guru Mursyid= > Allah, Ilmu Ma’sum= > Ilmu Syafa’at yang bisa memisahkan unsur Sifat Malaikat (NURR)
dan unsur Sifat Jinn (API) di dalam darah (Sifat darah ), seorang guru wajib menguasai 12 pan Ilmu, jika
ilmunya tidak ma’sum, maka dikhawatirkan bangsa mahluk halus akan ikut-ikutan nyusup/masuk ke
dalam pengamalan, sehingga seseorang itu tidak merasa bahwa di dalam dirinya sudah di tempati oleh
Jinn, merasa berilmu padahal Jinn yang mengendalikan.

Sifat Nur Ilmu adalah cahaya yang menerangi hati dan mengeluarkannya dari kegelapan serta
membawanya untuk menyaksikan sesuatu dalam keadaannya yang asli. Apabila cahaya atau latifah di diri
sudah membuka tirai dan cahaya terang telah bersinar, maka mata baathin dapat memandang kebenaran
dan keaslian yang selama ini disembunyikan oleh alam nyata. Semakin terang cahaya Illahi yang diterima
oleh hati akan menambah jelas kebenaran yang dapat dilihatnya. Pengetahuan yang diperoleh melalui
pandangan mata baathin yang bersumber dari Cahaya Awwal/Jauhar Awwal Rasulullah/Ruh Ilmu
Rasulullah inilah yang dinamakan Ilmu Ladunni/Ilmu Sifat/Ilmu Syafa’at/Ilmu Shalat..sadakallahuladzim
usikumbitaqwallah...

___________________

(Tuak Lombok ilahi)

___________________________________________

Latih Ilmu Allah -Dengan KALIMAT Syahadat dan Syuhud

Latih Ilmu Allah -Dengan KALIMAT Syahadat dan Syuhud


(Qudrat"Kuasa",Iradat”berkehendak"Ilmu"ilmu",Hayat"hidup")

=================================

Bagi saya Nafas adalah Imej cermin dari Roh , nafas adalah kembar bagi Ruh. Ruh adalah hakikat dan nafas
adalah syariatnya di alam ini.Ruh ibarat kapal, ombak bagaikan nafas.Jika tenang ombak, tenaglah
perjalanan kapal. Begitu juga Ruh, jika nafas seorang hamba tenang, maka ia memberi kesan pada ruhnya.

____________________________________________

12
Kaum Aribillah dan ahli Rohanni amat mementingkan latihan pernafasan. Bila pernafasan bagus, maka
akan baguslah perjalanan ruh dengan ROBBnnya. Emosi amat mempengaruhi pernafasan, baik ia dalam
keadaan marah “stress” atau tenang.Jika seseorang itu berjaya mengawal emosinya.

____________________________________________

Mereka yang tidak mementingkan rohani adalah seperti jasad yang tiada Roh , mereka amat di
perbodohkan oleh syaitan , apa gunanya sebatang jasad walaupun ianya seorang raja , seorang yang
cantik dan kaya jika tiada Roh dan Nyawa akan di kebumikan dengan secepat mungkin. Roh dan
kerohanian amat penting dalam memahami pengertian hidup dan perjalanan hidup ini .

____________________________________________

Nafas berasal dari Robbul Alamin , Soalan pertama adalah mengenal Bagiamana turunya dan naiknya
Nafas ini dari sebatang tubuh yang tidak ada hawl dan quwwah , dan bagaimana ratusan ribuan jutaan
makhluk menerimah Nafas turun , Nafas naik dengan secara sistematik dan secara teratur dan tanpa ada
gangguan , dan tiada kehilangan satu nafas yang tegendala dalam ribuan juta tahun kecuali sudha sampai
ajal maut seseorang itu dengan taqdir Nafas dan usia hayyatnya. Nafas adalah sumber kehidupan, tanpa
nafas hancurlah kehidupan.Nafas adalah al-Hayat yang datang dari Tuhan, ia adalah rahsia Illahi.Para
ulama sufi mengamalkan zikir nafas untuk pembersihan rohani, manakala para ahli “tenaga dalam”
mengamalkan pernafasan untuk mengaktifkan tenaga ghaibnya sehingga dapat melakukan perkara yang
luar kekuatan jasad.Kaum sufi menamakan iannya sebagai Nasma iaitu gabungan antara Ruh Jasmani dan
jasad.

Zikir Nafas adalah jentera pengerak kepada semua sistem rohani dan jasmani.Zikir Nafas adalah
merupakan IBU kepada segala zikir.Zikir ini mempunyai banyak keistimewaan.Zikir Nafas ini ada pecahan
dan rangkaiannya tersendiri.Pecahan zikir ini ialah zikir Nufus, Tanafas dan Amfas.

____________________________________________

Keempat-empat perkara ini berkaitan diantara satu sama lain.Bermula nafas itu kerana anfas, dan hidup
anfas itu kerana nuffus, manakala hidup nufus itu dengan rahsia dan rahsia itulah merupakan (diri) rahsia
Allah.Nufus,Anfas dan Tanafas itu adalah satu perkara yang ghaib, yang wujud tanpa dapat dirasa dan
dilihat seperti mana nafas.Adalah tidak sedap membicarakan sesuatu yang tidak boleh dibuktikan dengan
ilmu yakin, ataupun ainul yakin.Kerana ini boleh menimbulkan fitnah besar kepada pembicaranya
kelak.Sudah menjadi ghalib manusia ia akan menolak sesuatu yang tidak tercapai oleh akal dan ilmunya,
meskipun jalan paling baik jika ia terserempak dengan keadaan demikian ialah dengan mendiamkan diri
(tafakur) disamping belajar untuk memahaminya.

____________________________________________

Kedudkan Sistem Bathin dan Spiritual ini bergerak dengan Kuasa Qudrat yang mutlak dan hanya dapat di
lihat dengan mati hati oleh mereka yang telah hidup hati mereka secara zahir dan bathin. Tanpa ILMU
Mata hati memang hati itu tidak akan terbuka dan hiudp dan tidak akan dapat memerhatikan keajaibaan
hati ini. Kedudukan Anfas ialah dihidung.Tanafas ditelinga dan Nufus diJantung, manakala Nafas ialah

13
dimulut.Anfaas,Nafas,Tanafas dan Nufus ini merupakan satu “kuasa” ataupun keadaan yang keluar masuk
(bergerak) dalam tubuh seseorang manusia tidak kira itu janda maupun dara sama saja

____________________________________________

Apa kah insan mudah memahami gerakan sistem spiritual dan rohani ini tanpa mengenal Robbnya dan
ILLAH nya , dia sekali-kali tidak akan mengenal Robb nya tanpa ILMU KALIMAH LA ILAHA ILLALLAH. Semua
sistem pengerakan Nafas , Anfus , tanafas adalah satu sistem Unggul dan yang ajaib yang penuh dengan
mukjizat.Tanafas ia bergerak di telinga,Nufus dijantung,Anfas di hidung sementara Nafas pula
dimulut.Diantara keempat unsur ini,Nafaslah yang boleh dirasa dan disentuh serta mudah untuk diyakini
(kalau kita membicarakan) kerana setiap orang boleh merasakan sengan perasaan zahir.Justeru itu dalam
bab ini saya berminat untuk membicarakan Zikir Nafas saja.

____________________________________________

Nafas adalah sumber utama dalam menghidupkan hati dan jasad. memahaminya dan menguasainya akan
membawa Insan itu kepada kejayaan.Nafas adalah saluran penting bagi kita meneruskan hidup di atas
bumi ini, ada jasad tanpa Nafas , tidak berguna jasad ini. Ada roh tapi tiada Nafas tidak juga bermnafaat
Roh itu kepada jaasad itu.

Dan Bila disebut Nafas orang tau,iaitu angin yang keluar masuk daripada lubang hidung dan mulut
(daripada luar tubuh kedalam tubuh)Kalau mengikut pengertian saintifik,udara yang keluar dari mulut
atau hidung itu ialah karbondioksida yakni bahan “perkumuhan”, sementara yang disedut masuk itu pula
ialah oksigen.Fungsi oksigen ini ialah untuk memutarkan darah dalam jantung, membolehkan nyawa
bergerak.Oksigen itu disedut dari luar dimana ianya diproseskan oleh tumbuh-tumbuhan dan alam
seluruhnya.

____________________________________________

Fikirlah dn renungkan lah betapa penting nya penguasan Nafas dalam hidup dan tanpa penguasan ini anda
tidak akan bahagia secara zahir dan bathin. Ramai ahli sains mengakui hakikat ini bahawa semua punca
masalah hidup yang membawa kepada keadaan tidak bahagia adalah kerana tidak wujud harmoni di
antara jasad dan qalbu - emosi dan minda coba saja kalau tdk percaya jika putus cinta sama janda Rasanya
nafas ini sesak rasanya..

____________________________________________

Mengikut kajian pakar 80% punca pesakit adalah berpunca dari ketidakstabilan emosi atau masalah
psikologi.Emosi dan jasad ada kaitan yang amat rapat jika tidak di kawal ianya akan membawa mudarat
kepada tubuh badan dan juga anggota badan yang menjalankan tugas penting dalam sistem peredaran
darah dan sistem oksigen. Justeru itu rawatan yang paling baik ialah membina motivasi seseorang itu
kepada kekuatan dalaman.Tiada pembinaan yang paling baik melainkan mendekatkan manusia itu dengan
RabbNya.

____________________________________________

14
Zikir yang digabungkan dengan teknik pernafasan yang betul,dn benar atau disebut oleh ahli Tasauf
sebagai zikir nafas, akan memberi kesan yang hebat. Imam Ghazali mengatakan zikir yang dilakukan
dengan cara menahan nafas akan mempercepatkan proses penyucian hati (membakar mazmumah).

____________________________________________

Pernafasan yang benr akan memaksimumkan penyerapan oksigen yang amat penting dalam kehidupan
dan kesihatan manusia.Kekurangan oksigen menyebabkan seseorang terdedah kepada pelbagai penyakit
seperti kanser,gangguan saraf, leukemia dan lain-lain.

____________________________________________

Teknik Terapi Zikir pernafasan:

Perut dikempeskan se-kempes mungkin dan dikeraskan, agar energi yang dibangkitkan besar.

> Tarik nafas perlahan-lahan dan kemudian dalam-dalam, dada digembungkan, perut dikecilkan, tahan
selama beberapa detik agar diproses oleh paru-paru, dan lepaskan.

> Penarikan Nafas harus dengan tertib dan juga secara natural tanpa di paksa atau pun di desak - kaedah
ini akan gagal menghasilkan satu proses yang mukammil.

> Kemudian tarik nafas kembali dalam-dalam, tahan selama beberapa detik, dan selanjutnya( sebaik nya
5-1-5 atau 10-1-10 atau pun 3-1-3) , tarik 3 saat - tahan 1 saat - dan lepas 3 saat ] atau ikut kekuatan daya
tarikan dan hembusan.

> Lanjutkan terapi pernapasan dengan dada tetap digembungkan, dan perut tetap dikempeskan dan
dikeraskan.

Menarik nafas dengan membayangkan menghirup udara yang bersih dan sehat, lepaskan napas dengan
membayangkan membuang penyakit, racun dan udara kotor.

Nafas ditahan agar proses biologis didalam paru-paru berlangsung sempurna, yaitu : oksigen yang diudara
diserap oleh paru-paru ( secara maximal ) dan udara kotor beracun dilepaskan ke-udara untuk kemudian
dibuang keluar saat melepaskan napas. ( Dengan bernapas biasa maka proses berlangsung tidak
sempurna, karena belum sempat terjadi pertukaran secara lengkap, udara sudah dikeluarkan lagi dari
paru-paru ) saya jugak sdh blajar biologi dlu heuheu

____________________________________________

Waktu ingin melakukan zikir nafas kita wajib memulangkan Zat, Sifat, Af’al kita kepada Zat, Sifat, Af’al
Allah yang bererti memulangkan segala wujud kita yang zahir kepada wujud kita yang batin iaitu Ruh dan
pulangkan wujud Ruh pada hakikatnya Wujud Yang Qadim Zat Allah jua.La maujud illaLlah yang
bermaksud tiada yang ada di ala mini pada hakikatnya melainkan Allah jua.Hakikat nafi pada diri kita ialah
la wujud(tiada yg wujud) , la qadir(tiada yg Maha kuasa) , la hayun, la muridun, la alimun(tiada yg Maha
mengetahui) , la samiiun(tiada yg mendengar) , la basirun (tiada yg Maha melihat) , la mutakalimun fil
haqiqah illaLah.

15
____________________________________________

Sebb itu saya Berkata ”matikan dirimu sebelum kamu dimatikan tapi elu pada gublok geramnya
akuuu”perhatikn ini Mati disini dibahagikan kepada empat:

PERTAMA"Mati Hissii iaitu seolah-olah sudah bercerai ruh dari jasad, tiada daya upaya walau sezarah jua
pada hakikatnya hanya Allah jua yang berkuasa, kemudian dimusyahadahkan didalam hati dengan
menyaksikan kebesaran iaitu sifat Jalal dan JamalNya dan kesucianNya.

KEDUA"Apa dia hakikat Asolatu Miraju lil Mukminin. Miraj iaitu selepas sempurna mematikan diri kita
hendaklah malakukan miraj ertinya iaitu menaikkan nafas kita malalyui alam “Qaba qawsain au adna”
iaitu antara kening merasa penuh limpah dalam alam Qudus iaitu dalam benak kepala kita hingga hilang
segala ingatan yang lainnya.Ia dinamakan mati ma’nawi iaitu hilang segala sesuatu didalam hatimu
melainkan hanya berhadapan pada Allah jua.

KETIGA"Mati dalam Hidup dan Hidup dalam kematian , ini lah hakikat mati lah kamu sebelum kamu di
matikan. Mati segala usaha ikhtiar segala daya upaya diri kita hanya kita mendirikan sembahyang dengan
melihat pada matahatinya dari Allah,degan Allah dan untuk Allah.Dari Allah mengerakkan Ruhaniah,dari
ruhaniah mengerakan Al-Hayat, dari Al-Hayat menggerakkan nafas dan dari nafas menggerakkan jasad
dan adalah pada hakikatnya itu Allah jua yang menggerakkan sekaliannya sebagaimana firmaNya: “Dan
tiadalah yang melontar oleh engkau ya Muhammad Sala Allahu Alaihi Wasalam - ketika engkau melontar
tetapi Allah yang melontarnya…”.Pada pandangan dzahirnya perbuatan hamba tetapi pada pandangan
matahati perbuatan Allah jua.

*EMPAT"Mati dalam tidur - Ini adalah satu rahsia maarifah dalam hidup yang hanya di ketahui oleh para
Arif Billah dan Alimbillah - bukan nya oleh alimbil kitaab, Banyak orang alim bili kitaab tetapi jahil tentang
Allah dan segala ilmu tauhid dan maarifahtullah.

____________________________________________

Zikir Nafas adalah Ummul Zikir. Dan seafdal-afdal Zikir yang mampu memberi kekuatan Rohanni adalah
Zikir Khafi ini di jelaskan oleh Guru saya sendiri Almarhum ayahanda M.sibbwaihimutawali.Zikir Nafas
adalah selaku Nurr Cahaya yang memancar keseluruh jiwa seorang pengamal Zikir Nafas.Zikir nafas ini
adalah besar faedah.Dengan melakukan zikir nafas saja ia bisa memecahkan ketulan darah hitam yang
berada dihati yang dianggap sebagai istana iblis itu.Selagi istana Iblis tidak terpecah dan hancur musnah
Nur Qalbi sebagai penyuluh lampu ma’rifat yang diharapkan itu tidak mungkin diperolehi.Nur itu tidak
akan bersinar menyuluh kegelapan dalam diri.Kalau pun ia menyala tetapi cahayanya tidak terus.Zikir
Nafas adalah ibu segala zikir. Ianya mampu membersihkan segala kotoran dalaman dan rohanni ngopi dlu
guru..

__________________

(Tuak Lombok ilahi)

16
DZIKIR HATI DAN ZIKIR MAKRIFAT PARA AHLI TAREKAT

=========================================

Pada sesiapa yang tergerak untuk memiliki hati yang sentiasa berzikir kalima LA ILA HA ILALLAH, amalan
boleh dibuat, kaifiatnya sangat mudah,dan amalan ini merupakan amalan para waliyullah..kita bukanlah
wali,tetapi setakat untuk menelusuri jalan hidup mereka yang telah beroleh ketenangan demi ketenangan
dalam menjalani hidup ini kerana memiliki hati yang tidak pernah putus dari zikrullah.

____________________________________________

Cara/kaifiyat untuk mengamalkan zikir hati.

1.Dibuat lebihkurang 10-15 minit dengan bertutup mata ucapkan kalimah LA ILA HA ILALLAH(diucap
didalam hati) setiap selesai solat 5 waktu(kalau tak sempat/sibuk boleh buat dalam 1 atau 2 waktu
solat).paling abdal 1 jam keatas hingga menjelang subuh selepas solat tahajjud.

2. Di buat secara duduk tahiyat akhir atau bersila.

3. Mesti dibuat dengan berwudhuk.

4.Tidak dibenarkan berlaku sebarang pergerakan badan(gatal digigit nyamuk dll jangan dilayan) sepanjang
tempoh masa berzikir.

5.Setelah selesai bolehlah buka mata(tujuan mata tertutup adalah supaya membolehkan mata hati
terbuka)

____________________________________________

Sebelum memulakan WAJIB membaca 7 kali alfateha:-

Baca fateha dan sedekahkan pada baginda Rasulullah saw dan keluarga baginda.

Baca fateha dan sedekahkan pada semua Nabi dan Rasul.

Baca Fateha dan sedekahkan kepada semua para sahabat rasulullah saw.

Baca fateha dan sedekahkan kepada semua ulama,mujaddid,wali wali dan orang orang soleh.

Baca fateha dan sedekahkan kepada semua para para malaikat.

Baca fateha dan sedekahkan kepada kedua ibubapa samada yang masih hidup atau telah meninggal

Baca fateha dan sedekahkan kepada diri kita sebenar(ROH) dan kalima LA ILA HA ILALLAH yang sedang
kita zikirkan.

____________________________________________

17
perlulah diingat bahawa natijahnya amalan zikir hati ialah untuk menjadikan pengabdian diri kita semakin
mantap dan kukuh,serta menjadi orang yang paling "dekat' kepadanya...bukanlah pula sebahagian
daripada kelebihan dunia seperti yang diterangkan diatas menjadi 'igauan' kita kerana takut takut amalan
zikir kita menjadi tidak ihklas dan tertolak..kurniaan kurniaan itu adalah sesuatu yang bukan ditunggu
tunggu,malahan ianya hanyalah anugerah Allah semata mata untu kita menjadi 'sahabat"NYA..

Seorang wali Allah pernah berkata bahwa kekeramatan itu adalah tangga permulaan dari 1000 tangga
untuk 'sampai' kepada Allah,barangsiapa tertewas disini,maka dia tidak akan dapat naik ke tangga
berikutnya...renungkan..

____________________________________________

paling penting disini ianya dapat menonjolkan potensi diri kita sebenarnya yakni 'kehebatan' kita sebagai
seorang islam...

dengan hati yang sentiasa zikrullah,kita mampu mengembalikan diri kita sebenar(roh) untuk mendapatkan
kembali kekuatannya..

Ketika dialam roh,Allah swt bertanya "adakah AKU tuhan kamu" jawab semua roh "bahkan engkaulah"..

Disinilah rahsia terbesar kekuatan manusia iaitu apabila mampu untuk kembali kepada keadaan
asalnya..manusia yang telah mampu mengembalikan dirinya kepada 'ciptaan' asal ialah manusia yang
akan terselamat dari tipu daya syaitan dan hawa nafsu yang jahat..

ketika Rasulullah saw dan para sahabat baru pulang dari mencapai kemenangan diperang
UHUD..rasulullah saw bersabda "kita baru pulang dari peperangan kecil dan akan berhadapan dengan
peperangan besar",lalu sahabat bertanya "peperangan apakah itu wahai pesuruh Allah,rasulullah saw
menjawab peperangan melawan syaitan dan hawa nafsu"

Perlu diingat bahawa peperangan melawan syaitan dan hawanafsu adalah "peperangan" yang akan
berterusan selagi kita masih hidup..dan perlu juga diingat bahawa kekuatan syaitan dan hawanafsu yang
jahat ialah mereka boleh melihat kita sedangkan kita tidak,dan syaitan boleh masuk melalui darah kita...

Jadi senjata ampuh yang Insyallah akan dapat menumpasakan musuh musuh 'tradisi' ini ialah dengan
memiliki hati yang sentiasa zikrullah..

Dengan bantuan dari tenaga zikir yang merupakan "nur" dari Allah swt,kita akan mampu menepis segala
bentuk serangan dari 2 musuh ketat kita ini...Renungkanlah..

____________________________________________

Bagaimana cara berdzikir kepada Allah SWT sehingga kita siap untuk bertemu dengan-NYA?

Dzikir adalah sebuah aktivitas yang kaya akan aspek esoteris. Ia adalah bagian laku yang harus ada dalam
sebuah perjalanan suluk menempuh jalan ruhani untuk mendekatkan diri dengan Tuhan Semesta Alam.
Dalam prakteknya, berdzikir harus mengikuti aturan-aturan dan adab tertentu sesuai dengan cara yang
dituntunkan oleh para guru spiritual sepanjang masa.

18
Pada kesempatan kali ini, akan dipaparkan adab berzikir dan tata cara zikir dengan harapan agar kita
mendapatkan pengetahuan bagaimana berdzikir yang khusyuk agar kita bisa bertemu Allah SWT.

1. Membaca lafaz LA ILAHA ILLA ALLAH. Artinya: Tiada Tuhan selain Allah. Zikir ini disebut zikir NAFI ISBAT.
Paling tidak dibaca 100 kali setiap hari terutama dibaca setelah sholat fardhu. Khususnya setelah Maghrib,
Isya dan setelah sholat subuh. Lafaz ILLA ALLAH ini disebut Isbat yang artinya pengecualian atas segala
sesembahan kecuali hanya Allah SWT.

2. Membaca lafaz ALLAHU. Zikir ini disebut ISMU AL-ASMA, dibaca sebanyak 33 kali sehabis sholat fardhu,
terutama setelah sholat Isya.

3. Membaca lafaz zikir HUWA ALLAH. Zikir inilah yang disebut sebagai zikir GHAIB AL ISMI. Zikir ini dibaca
setiap hari sebanyak 33 kali, setelah sholat fardhu, terutama setelah sholat Isya.

4. Membaca zikir HUWA, HUWA. Zikir ini disebut sebagai zikir GHAIB AL GHAIB. Zikir ini dibaca sebanyak
34 kali setelah sholat fardhu, sehingga jumlahnya (total item 2,3,4) sebanyak 100 kali.

Adapun gerakan dalam melafazkan zikir NAFI ISBAT tersebut haruslah mengikuti aturan sebagai berikut:

1. Ketika membaca lafaz LA, maka dengan gerakan kepala, lafaz LA tersebut dimulai dari bahu kiri menuju
ke bawah ke arah perut, kemudian diputarkan mengelilingi tali pusat lalu diteruskan ke arah atas menuju
bahu kanan;

2. Pada waktu berada di bahu kanan itulah lafaz ILAHA diucapan sambil kepalanya dimiringkan ke arah
belikat kanannya;

3. Sambil kepala ditekan ke arah hati sanubarinya, lafaz ILA ALLAH diucapkan dengan penekanan pada
sudut kiri bawah dada.

TIGA TAHAP BERDZIKIR

Ada tiga tahap adab berdzikir. Pertama, ada lima perkara sebelum berdzikir. Kedua, dua belas perkara
pada saat mengerjakan zikir dan ketiga, ada tiga perkara setelah berdzikir.

Lima perkara yang harus dilakukan sebelum berdzikir adalah sebagai berikut:

1. Bertaubat kepada Allah SWT

2. Mandi atau mengambil air wudhu

3. Diam sambil mengkonsentrasikan diri pada zikir dengan mengikhlaskan hati sebelum berdzikir

4. Hatinya meminta tolong ( bertawasul) kepada para wali-wali Allah

5. Hatinya meminta tolong ( bertawasul) kepada Nabi Muhammad SAW

Sedangkan dua belas perkara saat berzikir adalah sebagaoi berikut:

19
1. Duduk bersila di tempat yang suci

2. Meletakkan kedua tangan di atas kedua paha

3. Membuat bau harum di tempat zikir

4. Memakai pakaian yang halal dan pakai wangi-wangian

5. Pilih tempat yang tenang dan sunyi

6. Pejamkan mata

7. Bayangkan wajah wali Allah di antara kedua mata agak maju ke depan

8. Tetap istiqomah baik dalam keadaan ada orang maupun sepi

9. Tulus ikhlas hatinya saat berdzikir

10. Dzikir utama adalah LA ILAHA ILLA ALLAH

11. Berusaha menghadirkan ALLAH SWT dalam setiap mengucapkan dzikir LA ILAHA ILLA ALLAH

12. Meniadakan wujud lain selain Allah.

Sedangkan tiga macam adab lainnya setelah selesai berdzikir adalah:

1. Diam sejenak sesaat setelah usai melakukan dzikir dan tetap diam di tempat

2. Mengatur dan mengembalikan nafas seperti semula

3. Menahan diri untuk minum air

Sangat dianjurkan untuk melakukan pemutihan diri dari semua amalan negatif sebelum menjalankan
ritual dzikir.

____________________________________________

Tidak layak bagi manusia itu menyatakan Al-Quran yang HAKIKI itu pedoman jika tidak membacanya,
Tidak layak manusia itu menyatakan Allah itu bersama Nya jika ia tidak berzikir mengingati Nya. Tidak
layak bagi manusia itu mengajak manusia lain melakukan IBADAH solat untuk mengingati allah bersama
jika ia hanya mengingati Allah hanya sekadar dalam solat lima waktu sahaja, Sedangkan ingat Allah bukan
sekadar dalam solat lima waktu, Bagi yang merasakan diri Nya sebenar benar hamba dan menyedari akan
kekuasaan PENCIPTA Nya, Setiap pandangannya, Nafasnya, Perbuatannya, Hatinya tidak terhenti juga
tidak menghentikan menyebut dalam yang disebut, Mengingati dalam yang diingati, Itulah dia ALLAH ZAT
YANG MAHA MENCIPTA lagi MAHA PENCIPTA.

__________________

20
(Tuak Lombok ilahi)

IBADAH YANG SIA-SIA

IBADAH YANG SIA-SIA

Shalat Jugak bisa menambah DOSA

=============================

Sebanyak mana dan apa pun ibadah yang kita tunaikan tanpa di dasari ilmu (mengenal tuhan), maka akan
sia-sia, dan bagaimana kita bisa menjawab pertanyaan malaikat "Maa Robbuka" (Siapa tuhanmu). Apa
yang harus kita jawab soalan itu?

_________________________________________

Hampir 100% semua orang tahu jawapan iaitu Allah tuhanku. Pernahkah kita terpikir untuk lebih
mengenal Allah, yang bukan hanya sekadar kenal NAMA dan TULISAN. Yang harus kita cari adalah Yang
empunya nama itu, sehingga walaupun sedikit ibadah yang kita tunaikan dengan mengenal, maka itu jauh
lebih afdhol (manafaat).

_________________________________________

"Awaluddin Makrifatullah"Awal mula agama itu dengan mengenal ALLAH SWT.

- Kemana kamu hadapkan wajahmu di situlah Allah.

- Terangnya sinar matahari lebih terang lagi Allah, dekatnya mata putih dengan mata hitam lebih dekat
lagi Allah.

- Allah itu lebih dekat dari urat lehermu.

- Allah meliputi sekalian Alam ( kaji lah kata meliputi itu )

Semoga dengan sedikit ini dapat kita jadikan renungan ( Tafakkur) dalam diri, sehingga kita dapat
mengenal Allah.

"Hadist : Aku mengenal Allah dengan Allah."

_________________________________________

Sbb itulah Jangan sampai terlihat adanya diri barulah terlihat Allah. Apa lah ertinya belajar ilmu makrifat
jika tidak putus....... Ilmu makrifat ini ilmu putus (ilmu pemutus).Pandang yang satu pads yang
banyak.Pandang yang banyak pada yang satu.

_________________________________________

21
Karna dlm HAKIKAT SHOLAT itu ada EMPAT perkara , iaitu :

Pertama : IHRAM

Kedua : MI'RAJ

Ketiga : MUNAJAT

Keempat : TABDIL

_________________________________________

IHRAM - maknanya " tercengang-cengang " dalam ertikata fana' dan hilang lenyap , tidak diingatkan
dirinya pada masa itu , ketika ( dalam keadaan ) LAZAT tiada lah ia ingat akan yang lain melainkan ZAT
ALLAH semata-mata.

Sepertimana kata Orang 'Arief billah :Mafhumnya :

" Tiada lah aku yang berbuat di dalam SOLAT itu melainkan Zat Allah semata-mata. "

MI'RAJ -maknanya sudah naik martabat hamba itu lantaran ia sudah wakil kepada " RAHASIA nya "itu
kepadanya , yakni mafhumnya :

" Tidak ada sesuatu yang wujud di dalam SOLAT itu melainkan Allah. "

Sudah berpindah " wujud Zat " yakni wujud Allah , tidak ada SEMBAH MENYEMBAH dan Puji Memuji di
dalam SOLAT itu hanya " Zat Allah " semata-mata.

_________________________________________

MUNAJAT -maknanya " SUDAH BERJUMPA hamba dengan Tuhannya. Sepertimana firman Allah dlm Surah
Al-Baqarah ayat : 115

Mafhumnya :" Maka ke mana sahaja kamu menghadapkan MUKA kamu , maka di situ lah WAJAH
Tuhanmu. "Firman-Nya lagi dalam Surah Al-Rahman ayat : 26 dan 27 Mafhumnya :

26. Segala yang ada ini BINASA

27. Dan kekal ZAT TUHAN mu Yang mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan. "

Yakni " Fana' " wujud dirinya di dalam " Wujud Tuhannya " dalam ertikata tiada " nama aku " lagi
melainkan " Nama Zat Allah " semata-mata.

_________________________________________

TABDIL -maknanya " SUDAH BERPINDAH ma'nikam di dalam kalimah " Insan Rahasia Allah " dan dia lah
yang " menghidupkan " di dalam SOLAT itu hanya " Zat Allah " semata-mata,Demikian lah HAKIKAT KITA di
dalam SOLAT

22
_________________________________________

Sebb itu sy bilang Hati-Hati shalat juga bisa menambah-nambahi dosa

"syariat itu ada dalam gerak tubuhmu"

"tarekat itu ada dalam gerak fikirmu"

"hakekat itu ada dalam gerak hatimu"

"makrifat itu ada dalam nyawamu"

_________________________________________

Saya ulas lebih jauh lagi agar Dirimulebih mudah memahaminya

Saya umpamakan seorang yg sedang mengerjakan sholat

PERTAMA: Maka setiap gerakan2 tubuhnya/gerakan dan bacaan sholatnya itulah yg disebut syari'at.

KEDUA: Arah fikirannya itulah yg disebut tarekat atau thoriqoh. Jika fikirannya menuju SPEDAMOTOR yg
takut hilang di masjid, maka dia sedang "bertarekat/berjalan" menuju spedamotor itu. Jadilah dia
"menyembah spedamotor" secara hukum thoriqoh/tarekat. Ini yg disebut diantara syirik khofi/lembut itu,
dimana makin engkau sholat seperti itu, makin banyak kesyirikanmu. engkau tidak dianugrahi pahala,
malah makin berdosa.

_________________________________________

KETIGA: Arah perasaan qolbunya itulah yg disebut sebagai hakekat. Jika qolbumu dipenuhi riya, atau
beribadah karena manusia, apa karena malu dibilang orang "kafir" kelihatan gak sholat, atau karena ingin
menampilkan biar kelihatan alim di depan orang. Ini pula disebut syirik khofi. Tiada tujuanmu selain
mencari ridho orang2 saja, bukan ridho Allah.

_________________________________________

KEEMPAT: Makrifat itu ada dalam nyawamu. Ini terlalu dalam untuk dijelaskan, yaitu ada dalam "RASA
TUHAN" namun bukan "MERASA TUHAN", bedanya setipis rambut dibelah 1000. karena sulit sekali
dijelaskan dengan pembanding kata2 apapun jua. jadi yah jangan bertanya lagi tentang hal ini...... Orang
yang beruntung akan mengerti dengan sendirinya.

_________________________________________

"Jika dalam tarekatnya dan hakekatnya sholat, orang tiada bisa untuk melenyapkan syirik khofi, maka
sebenarnya sholat juga bukan hanya bisa menambah pahala, namun juga bisa menambah dosa".

_________________________________________

23
Dalam hal ini terserah engkau percaya atau tidak yg saya sampaikan, karena jelas akal fikiranmu akan sulit
menerima sebuah perkataan bahwa "sholat pun bisa menambah-nambahi dosa" ntahlah buat sajalh yang
penting engkau bahagia...

__________________

(Tuak Lombok ilahi)

AKU MAHA LIPUT MELIPUTI

AKU MAHA LIPUT MELIPUTI

=======================

Setiap yang BERNYAWA pada dasarnya mempunyai NAMA yang mewakilinya, WALAUPUN nama itu
adalah sebuah pemberian oleh kedua orang tua kita

____________________________________

Namun perlu di ketahui, nama yang yang di berikan itu tidak memiliki tempat seperti contoh "TUAK
LOMBOK ILAHI" di manakah bertempatnya nama TUAK LOMBOK ILAHI itu......???

____________________________________

Kemungkinan besar ENGKAU akan menunjuk pada diri jasmani, pada hal dalam diri jasmani itu sudah ada
nama dan tempatnya masing-masing

____________________________________

Otak (fikiran) ITU namanya namun tempatnya pada kepala, Penglihatan ITU namanya namun tempatnya
pada mata, Pendengaran ITU namanya namun bertempat pada telinga, Penciuman ITU namanya namun
bertempat pada hidung, perasa ITU namanya namun bertempat pada lidah, peraba ITU namanya namun
bertempat pada tangan, berjalan ITU namanya namun bertempat pada kaki, manusia ITU namanya
bertempat pada jasad Dan seterusnya

____________________________________

Karna setiap yang ada dalam diri jasad ini semuanya sudah bernama dan bertempat, namun nama TUAK
LOMBOK ILAHI ini di manakah tempatnya.....???

____________________________________

Adapun TUAK LOMBOK ILAHI ini TIADA bertempat, KARNA tuak lombok ilahi dan Allah itu adalah satu
kesatuan liput meliputi, SATU DZAT, SATU SIFAT, SATU ASMA dan SATU AF'AL, tuak lombok ilahi dan Allah
itu ESA dengan ESANYA

24
____________________________________

coba perhatikan secara teliti akan hakikat huruf di titik BA dan titik NUN, Titik pertama terletak pada otak,
dan titik kedua terletak pada pusat, sedangkan hurufnya yang membentuk sebuah mangkok itu akan
berfungsi jika titik di letakkan, Namun ada apakah di balik semua rahasia ini...?

Tentulah perkara huruf Alif yang tersembunyi, dan adapun Alif yang nyata itu adalah tubuh secara ke
seluruhan yang mulai dari kepala sampai ujung kaki, dan adapun huruf Alif yang tersembunyi itu adalah
nyawa bagi Alif nyata

____________________________________

Sadarilah adanya Titik di atas dan titik di bawah tersirat garis tegak lurus

tanpa terlihat namun keberadaan nya sangatlah nyata adanya

____________________________________

Maka dari itu MUNCULAH kalam Laa ilaaha illallaah : "Tiada Tuhan selain Allah, tiada Allah selain aku-LAH"

____________________________________

Laa (tiada, nafi) adalah merupakan pemusnahan diri dan dunia (fana) kemudian menjadi kekal (baqa)
dalam Arti kata tiada Tuhan, hanya Ahadiiyyah ( Allah ) yang ada (isbat), Yang Maha Luas tanpa
keterbatasan pengetahuan, tanpa keterbatasan ruang dan waktu atau apapun jua

____________________________________

Pemusnahan diri berarti mengosongkan hati dan fikiran dari segala macam permasalahan, Hati dan fikiran
tercurah semata-mata hanya kepada Allah, hilangkan ke aku an (( ego )) kita, itulah yang disebut dzikir
yang tak putus putus

____________________________________

Pada saat ke-aku-an kita sirna, fana maka Ke-Aku-an Dzat akan muncul untuk memperlihatkan sifat Jamal
Nya ( Keindahan Nya ) dan masuk ke dalam kekosongan kita, itulah yang disebut KASYAF

____________________________________

Aku dengan Aku yang ada di dalam diri kita saling berhadapan, Aku mengenal Allah melalui Allah, Aku
mempunyai waktu khusus dengan Allah, di dalamnya tidak ada lagi malaikat dan rasulnya, Haqq
(Kebenaran) tersembunyi di dalam Ruh, Ruh tersembunyi di dalam Qolbu dan Qolbu (bathin) tersembunyi
di dalam Qaalib (tubuh), Penggerak tubuh adalah Ruh, penggerak Ruh adalah Al Haqq (Al Bathin)

____________________________________

25
Hakikat Muhammad adalah merupakan titik pertama dalam mana Dzat mengetahui Dirinya sendiri,
Mengenal Dzat harus melalui Dzat, Dalam tahapan ini ruh kita menjadi Ruhul Kudus, karna telah terbebas
dari masalah keduniawian, ruh telah mengalami pencerahan

____________________________________

"Ketahuilah bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenteram"

TAPI kalau saya itu ya KADANG"kalau mengigat JANDA hati jadi DEK-DEKKAN heuheu

____________________________________

Barang siapa yang hatinya dibuka KAN oleh Allah kepada Islam ( Fitrah ) maka ia itu mendapat Cahaya dari
Tuhan-nya

____________________________________

Yang pertama-tama Aku berikan kepada mereka yang beriman adalah Cahaya yang Aku taruh di hati
mereka, Sedemikian luas dan lapangnya, sedemikian terang-benderangnya hati seorang mukmin, tenang
dan tenteram dalam lautan ahadiiyah, seumpama tempat bersemayamnya Dzat yang maha luas tanpa
batas

____________________________________

Para sufi mengatakan bahwa qalbu seorang mukmin adalah baitullah, Dalam dada ada Qalbu, dalam
Qalbu ada fuad, dalam fuad ada sir, dalam sir ada Aku, tempat Aku menyimpan rahasia ku

____________________________________

Aku berada di langit maupun di bumi, Aku berada di dalam hati seseorang mukmin yang benar, Pada
Hakikatnya Aku Nur Muhammad yang meliputi Sekelian Alam, Semoga engkau yang membaca postingan
ini sentiasa dalam lindungan Allah swt Amin

__________________

(Tuak Lombok ilahi)

NIKAH BATIN

===========

Adapun mula pertama akan dimasukan nyawa kedalam tubuh, tuhan berfirman : hai nyawa apakah
engkau mau menikahi tubuhmu sebagai istri???

______________________________________

26
Nyawa menjawab : saya mau ya tuhanku

Tuhan : apa yang menjadi maharnya???

Nyawa menjawab : syahadat ya tuhanku

Tuhan : siapakah saksimu???

Nyawa menjawab : istinja ya tuhanku

Tuhan : siapakah nama walimu???

Nyawa menjawab : junub ya tuhanku

Tuhan : apa yang engkau sambutkan hai nyawa???

Nyawa menjawab : ada lima ya tuhanku

Tuhan : apakah yang lima itu hai nyawa???

Nyawa menjawab : syahadat, shalat, puasa, zakat, haji bila mampu

_________________________________

Maha Suci Allah dengan kalimahNya yang maha sempurna khususnya kalimah syahadat karena hampir
semua ilmu ada dengannya, dengan aplikasinya yang berbeda ,beda

_________________________________

Ilmu ini jarang ada yang tahu karena memang dirahasiakan oleh orang tua dulu dan tidak sembarangan,
Kalau di Jawa ada namanya Kawin sukmo, kawin roh dll atau Sebagaimana kita tahu ruh itu secara bahasa
dalam bahasa Arabnya sama dengan rieh artinya angin, kalau dalam Alquran dikatakan ruh min amri Rabbi
kita tidak diberikan ilmunya kecuali hanya sedikit

_________________________________

nikah bathin itu tentu saja yang kita nikahkan adalah perkara bathin juga yaitu salah satunya nafas kita,
terus bagaimana caranya?

_________________________________

Caranya Sama seperti nikah dzohir bukankah kita juga membaca syahadat, Caranya waktu berkumpul
dengan calon istri kita maka dekatkan lubang hidung kita dengan lubang hidung calon istri ketika dia
mengeluarkan nafas kita tarik nafas dengan membaca "Asyhadu anla ilaha illallah" (makrifatkan kita
menarik roh atau menikahkan bathin kita dengan istri)

_________________________________

27
Calon Istripun sama juga begitu tapi dengan membaca "waasyhadu anna Muhammadarrasulullah" Insya
Allah biasanya yang memakai ilmu ini suami atau istrinya tidak akan selingkuh, kontak bathin biarpun
terpisah jauh dll

_________________________________

Hai tuak, Apalah arti nya ceritamu itu jika tanpa ada pembuktian, carilah pembuktian itu melalui celah
paha Plakor dihujung banua maka engkau akan mencapai hakekat

_________________________________

Ooi tuhan, jangan kau bahas bab janda padaku, karna aku dah khatam bab itu

__________________

(Tuak Lombok ilahi)

Pemahaman hakikat adalah bertemu dengan sifat tuhan yg tujuh yaitu

Pemahaman hakikat adalah bertemu dengan sifat tuhan yg tujuh yaitu :

1. QUDRAT

2. IRADAT

3.ILMU

4. HAYAT

5. SAMAK

6. BASHAR

7. KALAM

Yg disandarkan kepada kita tetapi kita tidak mempunyai apa apa atau K0S0NG (LA haulawalaquwata)
pemakaian ilmu hakikat menurut syech sitijenar:

1. HU-> itu aku...

2. ALLAH-> itu adalah namaku...

3. NAIK TURUNNYA NAFAS-> adalah dzatku...

4. YG INGAT, KUASA, BERILMU ITU AKU-> Sedangkan kamu (kita) itu pelupa, hina, bodoh, karna kamu
(kita) LA HAULAWALAQUWATA tidak punya daya apa apa...

28
5. AHMAD-> itu adalah orangnya yg berlaku memerintah kepada si muhaddas maka berlakulah syahadat
ADAM yg dikatakan Arifbillah yaitu: "LAILAHA ILALLAH AHMAD KALAMMULLAH " LAILAHA ILALLAH
MUHAMMAD RASULULLAH

=============================================

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAH: itiqadkan berkedudukan di batin, sesuai dengan firman Allah: WAFI
AMMFUSIKUM AFALAA TUBSYIRUN didalam dirimu jua aku berada, mengapa kamu tidak mengetahuinya
WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASULLULLAH: itiqadkan berkedudukan di jasad, dengan itiqad dan
pengertian ini pula jelas dan nyatalah bahwa tubuh atau jasad yg dinamakan muhammad zahir itu tadi
adalah pesuruh dari yg batin DAHUI RABBI FI BATINIL ABDI zahir tuhan itu pada badan hambanya

========================================

Sbb itulah diperincian Tafsir suratul Ikhlas sebagai berikut:

~> Allah maha esa... Berarti memfanakan atau menafikan segala macam syirik atau penyerupaan.

~>Allah tempat bergantungnya segala mahluk... Berarti memfanakan atau menafikan segala macam
ketergantungan atau dari siapa pun.

~> Allah tidak beranak... Berarti memfanakan atau menafikan segala macam sifat sejenis atau persamaan
segala sesuatu.

~> dan Allah tidak diperanakkan... Berarti memfanakan atau menafikan segala sifat kebaharuan atau
kekurangan.

~> dan tidak ada seorang pun yg setara atau sebanding dengan Allah, yg setara atau sebanding dengan
Allah berarti memfanakan atau menafikan segala macam yg menyamai atau menandingi... ADAPUN
HIKMAH FANA IALAH: pendahuluan tuhan semurni_murninya dalam arti TIADA WUJUD YG MUTLAK
MELAINKAN ALLAH. Pengenalan tuhan semurni_murninya tidak sekedar dengan pengakuan adanya dan
satunya saja dengan ucapan kalimah syahadat,... Tidak sekedar dalil atau pendapat dengan jalan akal
pikiran saja, tetapi kita mengenal tuhan dalam arti "MAKRIFAT", sebagian Arifbillah memberikan arti
makrifat ialah: "MAKRIFAT IALAH SEGALA YG LAIN KARNA TAMPAKNYA MAHA ESA YG BAQA" sbb itulh jgn
jadi sok pinter sok tau kadang itu bisa menjadi kergaguan ummat ahirnya merugikan org lain lbih baik
menjadi bodoh dari pd sok pinter tapi Gublok..udah itu saja..

=================

(Tuak Lombok ilahi)

29
Inilah Kesejatian-KU

Inilah Kesejatian-KU

Wahai Manusia, jangan kalian lihat keanekaragaman sebagai perbedaan yang menjadikan kalian terlupa
dengan ke esa an-KU hingga kalian saling menjatuhkan dan menghancurkan.

Ku-Ciptakan keanekaragaman atas wujud, bentuk, warna, suara, perbuatan, pandangan, pendengaran,
aturan, tradisi, cara, perputaran waktu dan keyakinan adalah sebagai pembelajaran sebab akibat agar
kalian pahami ke esa an-KU.

Sesungguhnya keramaian alam ini adalah ke Maha Besaran-KU atas dua keseimbangan yang saling
berlawanan tetapi saling melengkapi satu diantaranya.

Ketahuilah bahwa matahari tiada akan sempurna tanpa adanya bulan sebaliknya bulan tiada sempurna
tanpa adanya Matahari, walau keduanya banyak perbedaan wujud dan sifat, layaknya siang selamanya
tiada akan sempurna maka segalanya akan musnah karena panasnya dan layaknya malam selamanya
tiada akan sempurna maka segalanya akan musnah karena dinginnya.

AKU ciptakan sesuatu yang baharu yang sebenarnya adalah sesuatu yang ada sebelum adanya sesuatu,
sesungguhnya sesuatu sebelum adanya sesuatu itu yang ada hanyalah AKU tiada yang lain.

Dan diantara banyak perumpamaan dua keseimbangan ada keanekaragaman-keanekaragaman sebagai


kenyataan atas Esa an-KU terdzahir atas segala perbuatan-KU dan Ku-Ciptakan ke Maha Wujudan-KU, Ke
Maha Rupa an-KU, dengan pembatas dinding bentuk alam misal kemakhlukan, perwujudan segala alam,
KU-sempurnakan kedzahiran-KU atas penciptaan Manusia dengan pembatas akal dan nafsu.

Sesungguhnya adanya seluruh isi alam semesta ini adalah Kemaha Tunggalan-KU.

(Dharma)

30
MAQAM YANG LIMA

MAQAM YANG LIMA

Al kisah Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani r.a. sesudah beliau menunaikan sholat sunnat hajat, lalu ia berkata :

=============================

“Ya Tuhanku! Di manakah maqam yang yang lima itu di dalam diri hamba? Yaitu yang pertama Subuh,
kedua Dzohor, ketiga ‘Asar, keempat Maghrib dan kelima Isya'.”

=============================

Maka tatkala itu bergerak-geraklah seluruh anggotanya maka diketahuilah beliau tentang kedudukan
maqam yang lima itu. Maka berzikirlah ia tiada berhenti-henti daripada satu waktu kepada satu waktu.

=============================

1. Pada waktu Subuh maka bergerak-geraklah perumahan hatinya maka berkatalah ia, “Ya Tuhanku! Telah
nyatalah hamba bahwasanya Subuh itu bermaqam di hati hamba.” Maka berzikirlah ia tiada berhenti-
henti sampailah pada waktu Dzohor.

=============================

2. Apabila sampai pada waktu Dzohor, maka berdenyut lagi hatinya. Tatkala itu terasalah ia suatu benda
yang pahit mengalir di batang lehernya. Maka berkatalah ia, “Ya Tuhanku! Telah nyatalah aku bahwasanya
waktu Dzohor itu bermaqamnya pada hempedu ku.” Maka berzikirlah ia tiada berhenti-henti sampailah ia
pada waktu ‘Asar.

=============================

3. Apabila sampai pada waktu ‘Asar maka bergeraklah berhampiran dadanya sebelah kiri. Maka katanya
lagi, “Ya Allah! Ya Tuhanku! tahulah hamba bahwasanya waktu ‘Asar itu bermaqamnya pada paru-paru
hamba.” Maka berzikirlah lagi ia sampailah pada waktu Maghrib tiada ia berhenti-henti.

=============================

31
4. Setelah sampai pada waktu Maghrib berdenyut-denyutlah di dalam dadanya. Setelah diperhatikan
denyutan itu, maka ia berkata lagi, “Ya Allah! Ya Tuhanku! Telah nyatalah hamba bahwasanya waktu
Maghrib itu bermaqam pada jantung hamba.” Maka berzikirlah ia daripada Maghrib sampailah ia pada
waktu Isya’.

=============================

5. Setelah sampai pada waktu Isya’, maka berdenyut-denyutlah dadanya di sebelah kanan. Tatkala itu
maka nyatalah ia waktu Isya’ itu pada limpanya. Maka bersyukurlah ia ke Hadhrat Allah Ta’ala. Katanya,
“Ya Allah! Ya Tuhanku! Dengan karena Mu aku mengetahui akan segala-galanya.” Maka berzikirlah ia tiada
berhenti-henti sehingga sampai pada waktu Subuh. Maka kedengaranlah pada telinganya, “Ya Abdul
Qadir! Di dalam lima waktu itu bahwasanya terhimpun ia di dalam waktu Subuh.”

=============================

Maka telah nyata kedudukan maqam lima waktu itu pada diri kita oleh itu tiada boleh dinafikan tiap-tiap
sesuatu itu. Bukannya kehendak ilmu yang luas tiada sesuatu pun yang boleh mengisbatkan kepada kita.
Hanya pada diri kita jua yang boleh menandakan sesuatu itu di alam ini.

=============================

Maka berkata seorang ahli Sufi Syeikh Kiryani r.a. kepada sahabat-sahabatnya bahwasanya, “Hamba dapat
mengetahui akan maqam yang lima ini adalah wujudnya pada lima haqiqat. Yang dinamai ia pada tiap-tiap
waktu ini.”

=============================

1. Waktu Subuh menyatakan wujudnya Allah.

2. Waktu Dzohor menyatakan wujudnya Af'al Allah.

3. Waktu ‘Asar menyatakan wujudnya Qauli.

4. Waktu Maghrib menyatakan wujudnya Insani.

5. Waktu Isya’ menyatakan wujudnya Rasuli.

=============================

32
Maka berkata sahabat-sahabatnya kepada Syeikh Kiryani r.a., “Ya tuan hamba! Bolehkah tuan hamba
terangkan bagaimana cerita di atas maqam yang lima itu? Karena tidak sekali-kali hamba memahami
dengan kata-kata tuan hamba itu!”

=============================

Maka berkatalah Syeikh Kiryani r.a. kepada sahabatnya, “Ya sahabat ku! Tiliklah keadaan diri mu senyata
dahulu agar kamu dapat ketahui akan maqam yang lima itu.”

=============================

Adapun tatkala asalnya maqam yang lima waktu itu adalah diambil daripada cerita baginda Saiyidina Ali
Karamallahu wajhahu. Bahwasanya datang seorang hamba Allah menghadap baginda Saiyidina Ali
Karamallahu wajhahu dengan berkata, “Ya Khalifah Amirul Mu’minin! Kenapakah waktu subuh itu tidak
disamakan lima rakaat tiap-tiap waktu? Mengapakah waktu Subuh dua rakaat saja dan Maghrib tiga
rakaat, sedangkan waktu lainnya empat rakaat?”

=============================

Maka jawab oleh baginda Saiyidina Ali Karamallahu wajhahu, “Ya tuan hamba Sa’idah! Sebab-sebabnya
waktu itu tidak sama akan rakaatnya, karena mengikut kejadian alam ini. Tiada ia dijadikan oleh Tuhan
dengan serentak. Melainkan dengan berperingkat-peringkat.”

Seperti sabda Rasulullah s.a.w. kepada ku, mafhumnya : “Ya Ali! Ketahuilah oleh mu bahwasanya tatkala
asal waktu itu, diibaratkan tatkala embun tunggal setitik gugur ke bumi menandakan adanya satu waktu
dua rakaat yakni Subuh. Maka tatkala asal manusia pun daripada satu yakni Adam. Inilah sebabnya Subuh
itu dua rakaat. Menyatakan ia rakaat pertama itu kalimah Tauhid, yang kedua kalimah Rasul. Kalimah
Tauhid itu asal daripada ibu sekalian amalan dan kalimah Tauhid juga asal daripada bapak, yakni bapak
sekalian ilmu Laduni. Inilah sabda Rasulullah s.a.w. kepada ku”

=============================

Maka bertanya lagi hamba Allah itu kepada baginda Saiyidina Ali Karamallahu wajhahu, “Ya tuan hamba
Amirul Mu’minin! Apakah terkandungnya di dalam kalimah Tauhid dan kalimah Rasul?”

=============================

33
Maka jawab baginda Saiyidina Ali Karamallahu wajhahu, “Ya Sa’idah! Adapun kalimah Tauhid itu nyata ia
adanya Nur Muhammad yaitu Dzat Wajibal Wujud Kholiqul’alam. Maka inilah sabda Rasulullah s.a.w.
kepada ku”

=============================

Maka bertanya lagi Sa’idah, “Ya Amirul Mu’minin! Bagaimana pula dengan waktu-waktu yang lain itu?”

=============================

Maka berkatalah baginda Saiyidina Ali Karamallahu wajhahu, “Ya Sa’idah! Adapun waktu-waktu yang lain
itu mengikut cerita Rasulullah s.a.w. kepada ku adalah seperti berikut ini :

=============================

Waktu Dzohor 4 rakaat :

1. Rakaat pertama menandakan wujudnya Dzat Allah.

2. Rakaat kedua menandakan wujudnya Sifat Allah.

3. Rakaat ketiga menandakan wujudnya Asma’ Allah.

4. Rakaat yang keempat menandakan wujudnya Af'al Allah.

=============================

Waktu ‘Asar 4 rakaat, menyatakan kepada 4 alam :

1. Rakaat pertama menyatakan kedudukan di Alam Roh.

2. Rakaat kedua menyatakan kedudukan di Alam Mithal.

3. Rakaat ketiga menyatakan kedudukan di Alam Ajsam.

4. Rakaat keempat menyatakan kedudukan di Alam Insan.

=============================

=============================

34
Waktu Maghrib 3 rakaat, menyatakan kepada 3 diri :

1. Rakaat pertama menyatakan hal keadaan Diri Azali.

2. Rakaat kedua menyatakan hal keadaan Diri Terperi.

3. Rakaat ketiga menyatakan hal keadaan diri terdiri.

Waktu Isya’ 4 rakaat, menandakan 4 nama bagi diri yang batin :

1. Rakaat pertama menyatakan bersifat Wujud, mengesakan Dzat Allah.

2. Rakaat kedua menyatakan bersifat Ilmu, mengetahui akan Sifat Allah.

3. Rakaat ketiga menyatakan bersifat Nur, menyatakan ia akan Asma’ Allah.

4. Rakaat keempat menyatakan bersifat Syuhud, ma’rifat akan Af'al Allah. Maka inilah yang dinamakan
Rahasia Ma’rifat.

=============================

Maka bertanya lagi hamba Allah itu kepada Baginda Saiyidina Ali Karamallahu wajhahu, “Ya Amirul
Mu’minin! Sekiranya jikalau hamba beramal dengan tiada ketahui jalan ini, apa hukumnya?”

=============================

Maka jawab Saiyidina Ali Karamallahu wajhahu, “Ya Sa’idah! Siapa yang mengerjakan amalan dengan tiada
mengetahui akan amalan itu adalah syirik semata-mata. Dan mereka ini dijatuhkan di dalam golongan
orang yang fasiq. Walau bagaimana ‘alim sekalipun fasiq jua hukumnya.”

(Tuak ilahi)

Hakikat Mengenal Tuhan

===================

-ALIF : ZAT = Kuasa

-LAM AWAL : SIFAT = Menerima Kuasa

-LAM AKHIR : ASMA = Menjalankan Kuasa

-HA : AF'AL = Menyatakan Kuasa

________________________________________________________

35
HAKIKAT LIMA NABI PADA DIRI KITA:

1.) Nabi Adam : Jasad kita

2.) Nabi Ibrahim : Hati kita

3.) Nabi Isa : Roh kita

4.) Nabi Musa : Mulut kita

5.) Nabi Muhammad : Rupa kita

________________________________________________________

IMAM PADA DIRI KITA:

Imam Syafi'i : Perbuatan kita

Imam Hambali : Kata-kata kita

Imam Hanapi : Niat Hati kita

Imam Maliki : Tujuan kita

________________________________________________________

MALAIKAT PADA DIRI KITA:

JIBRIL : Menyampaikan

MIKA'IL : Menghidupkan ISROFIL : Sekali mati 2x hidup ISRA'IL : Tiap-tiap hidup mati

________________________________________________________

MARTABAT DIRI ADA TUJUH:

-DIRI ditakluki oleh HATI

-HATI ditakluki oleh JIWA

-JIWA ditakluki oleh RAHASIA

-RAHASIA ditakluki oleh SIFAT

-SIFAT ditakluki oleh ZAT

-ZAT ditakluki oleh ALLAH

-ALLAH ditakluki oleh HAMBA atau DIRI

________________________________________________________

36
TA" TUJUH" DALAM SEMBAHYANG:

-Berdiri betul : Kepala kita

-Takbir : Mata kita

-Sedekap : Telinga kita

-Rukuk : Mulut kita

-Tahyat : Badan kita

-Sujud : Tangan kita

-Salam : Kaki kita

________________________________________________________

TITIAN:

-KASAD : Kata hati

-TAKRAT : Dikatakan

-TAKYIN : Dikerjakan

-IHRAM : Suci Lahir Batin

-TUBADDIL : Berganti kuasa

-MUNAJAD : Berganti kata

-MIKRAJ: Sampai kepada Allah DZAT INSAN:

-INSAN : Allah

-MANUSIA : Allah Ta’ala

-MUHAMMAD : Allah Aza wajalla

-ALLAH : Allah Subhanahuwa Ta'ala

-ZAT : Allah Ruhman

-GHAIBUL GUYUB : Allah Rohim

-ZAT HAKIKI : Allah Robbul Alamin

37
IMAN DAN AMAL:

1.) Iman yang diikuti, Amal Tidak diikuti

2.) Iman itu senantiasa, Amal itu bersama-masa

3.) Iman itu wajib, Amal itu Sunnat

4.) Iman tiada beramal tidak merusak, amal merusak

5.) Iman yang diterima, Amal tidak diterima

6.) Iman masuk surga, Amal tidak masuk surga

7.) Iman diberi Pahala, Amal tidak

8.) Iman tiada ditimbang, Amal ditimbang

9.) Iman boleh berpesan, Amal tidak berpesan, Nabi segalanya beriman serta selamat

10.) Iman jika tidak menjadi kafir, Amal tidak, Nabi semuanya beriman dan beramal

11.) Iman tidak mengharap, Amal mengharap

________________________________________________________

ISI SEMBAHYANG:

TIADA YANG LAIN HANYA ALLAH, LAIN DARIPADA ALLAH SALAH INILAH ISINYA SEMBAHYANG

HAKEKAT SEMBAHYANG ADA TUJUH:

1.) NIAT : Nafsuku

2.) TAKBIR : Nyawaku

3.) FATEHAH : Kepalaku

4.) RUKUK : Tulangku

5.) SUJUD : Dagingku

6.) TAHYAT : Tanganku

7.) SALAM : Kakiku

________________________________________________________

38
KETERANGAN TAUHID:

-ROBUN ABDU : Allah Hamba

-ABDU ROBUN : Hamba Allah

-ANNA MUKODDIMU : Aku Kodim

-WA ANNA KHOLKI : Aku Raja

-WA ANNA MUHADDAS : Aku Baharu

-WA ANNA MAHLUK : Aku Mahluk

________________________________________________________

JALAN TAUHID ILMU MAKRIFAT:

1.) Jasadku bernama Allah, dari pada Alif itulah Af'al Allah

2.) Hatiku bernama Muhammad, dari pada Lam awal itulah Asma Allah

3.) Nyawaku bernama Rasulullah, dari pada Lam Ahir itulah Sifat Allah

4.) Rahasiaku bernama Allah, dari pada itulah zat Allah

________________________________________________________

HADIST KUDSI:

WA AN YAKUN ABDA RABBAN BILASAKIN,

Artinya

"Bermula itu Hamba Allah, jangan syak, jangan ragu, apabila ragu kafir, Kita yakin bahwa Allah itu benar-
benar Ada dan Nyata, karena yang nyata ini tiada yang ada hanya Allah semata"

KATA SYEH MUHYIDIN IBNU ARABI:

MAN ROANI FAKROL HAK,

Artinya

"Barang siapa mengenal ia akan daku sebenarnya Manusia"

MAN RONI WAHUWA UJUDUL HAK,

artinya

"Aku lah yang sebenarnya Ujud Allah"

39
HADIST KUDSI :

"Manusia itu Rahasiaku, tiada lain Sifatku, dan Zatnya, tiada lain adanya Aku, Allah nama Zat, arti Zat ada,
itulah Diriku, baru bernama Hamba Allah, Tiada lain engkau itu hanyalah aku, dan Aku itu adalah engkau
jua"

BIKANA MAKANA, BIYAKUNU MAYAKUNU,

Artinya

"Barang yang belum ada itu adalah Aku, dan Barang yang sudah ada itu adalah Aku jua"

________________________________________________________

PUJI KEJADIAN MANUSIA:

-Sehari semalam dalam Rahim Ibu Pujinya "HU"

-Tiga hari tiga malam Pujinya "HAK"

-Tujuh hari tujuh malam pujinya "ANALLAH"

-Empat puluh hari 40 malam Pujinya "SUBHANALLAH"

-Tiga bulan Pujinya "ALHAMDULILLAH"

-Tujuh bulan Pujinya "ALLAHU AKBAR"

-Sembilan bulan 15 hari Pujinya "LAILAHAILALLAH"

-Setelah keluar dari Rahim Ibu Pujinya "HU ALLAH"

Jasad serta Nyawa HAMBA namanya, setelah diberi nama baru ALLAH namanya

________________________________________________________

HADIST KUDSI :

TA’ALAMA MAFINAFSI WALA AKMA MAFI NAFSI,

Artinya :

"Hai Isa, engkau ketahui yang ada pada dalam diriku, dan Aku tiada tahu apa yang ada pada dalam dirimu"

FIRMAN ALLAH :

WAANIK BUDUNI HAZA SIROTIM MUSTAKIM,

Artinya

40
"Tauhidkan oleh kamu akan Daku, dan turutilah Perintahku"

KHOLAKOL INZANI DO’IFA,

Artinya

"Tiap-tiap Manusia itu lemah tiada Berdaya"

UDHULUL JANNATA ANTUM WAARWAJUKUM TAKBARUN,

Artinya

"Masuklah Kamu kedalam Syurga, serta Jodoh Kamu"

FAAMINU BILLAHI WAROSULAH,

Artinya

"Jika kamu percaya padaku, Turutilah Perintah Rasulku"

IN KUNTUM SODIKIN,

Artinya

"Apa sebab engkau ceraikan Rohmu dengan Jasadmu, jika engkau mengetahui"

FAKULUMAN BIROIRI AKMAL AKMALUHU MARDU DATIN LATAR BALU,

Artinya

"Hai Malaikat, Tamparkan Amalnya mereka itu kehadapan mukanya"

________________________________________________________

1.) ALAINYA MAYINUN WAKOD HOLAKTUKA MIN KOBLU WALAM TAHU SYAIYIA,

Artinya

"Aku telah menjadikanmu dahulu, sedangkan engkau belum jadi sesuatu"

2.) INNI JAALTUKA FIL FUADIMUHADISTI,

Artinya

"Kujadikan engkau bercakap-cakap dalam Hatiku"

3.) WAL ABINU KOLBI FI FUADI ANISI,

Artinya

"isi hatiku hanyalah tetap engkau Sendiri"

41
4.) ANA MAN AHWA WAMAN AHWA ANA,

Artinya

"Segala yang aku rindui itu ialah aku"

5.) NAHNU ROHANI HALALNA BADANA,

Artinya

"aku adalah dua Jiwa bersatu di satu Badan"

6.) FAIZA ABSOR TAHU ABSOR TANA,

Artinya

________________________________________________________

"Bila engkau lihat aku, terlihatlah Engkau"

7.) AL ABDU ROBBUN WAROBBU ABDUN,

Artinya

"Hamba itu adalah Tuhan, Tuhan itu adalah Hamba jua"

8.) IN KULTA ABDUN FAROKA ABDUN,

Artinya

"Kalau Engkau katakan Hamba, padahal aku adalah Tuhan"

9.) AN KULTA ROBBUN ANNA YUKALLA,

Artinya

"Kalau Engkau katakana Tuhan, yang mana yang diperintah"

10.) MAIZTA RUHUKA FIRRUHI KAMA,

Artinya

"Telah bercampur Rohmu dengan RohKu"

11.) TUM SYIDUL HIOMRATA BIL MAIL ZALLALI,

Artinya

"Laksana bercampur Hamba dengan Air Jernih"

12.) FAIZA MAZZAKA SYAINU MAZZANI,

42
Artinya

"Bila menyentuhmu akan sesuatu, maka Tersentuhlah Aku"

13.) FAIZA ANTA ANA FIKULLI HALIN,

Artinya

"Sebab itu Engkau adalah Aku"

HADIST KUDSI :

MAN AROBTU ROBBI BIROBBI,

Artinya

"Jika Engkau ingin melihat Aku, LIhatlah Diri Mu"

WAFI ANFUSIKUM APALAH TUBSIRUN,

Artinya

"Aku di dalam Jiwa Kamu, Kamu tiada mengetahui"

_____________________________________________________

APAKAH ARTI : JUNUB, JANABAT, MUKORONAH ?

1. Junub Artinya Mahluk

2. Jenabat Artinya Islam

3. Mukoronah Artinya Ilmu

SIAPA ITU JUNUB, JANABAT, MUKORONAH ?

1. Junub Adalah Laut

2. Jenabat Adalah Bumi

3. Mukoronah Adalah Mani

Bermula Arti Laut ialah Sirr kita, Ilmu adalah Rahasia kita, Bumi itu adalah Tubuh kita, bermula berkata-
kata dengan Perempuan itu dan Sirr kita pada perempuan itu, itulah Junub namanya, Dan Jamak
Perempuan itu Janabat namanya, Bercampur Air Laki-laki dengan perempuan itu Mukuronah namanya
(Sirr sama), Bermula Junub itu Tamu namanya, Janabat itu Jamak namanya, Dan Mukoronah itu : Rahman,
Rahim namanya

________________________________________________________

43
ORANG JANABAT ITU ADA 4 PERKARA:

1. WADA

2. WADI

3. MANI

4. MANIKAM

-WADA Artinya : selagi di dalam Otak kita

-WADI Artinya : Ditengah kening kita

-MANI Artinya : selagi didalam Dada kita

-MANIKAM Artinya : selagi di dalam Pusat kita

Maka tetap didalam Pusat menjadi 3 macam:

1. ISTINJAK

2. JUNUB

3. JANABAT

Yang bernama Istinjak itu Mani, Tatkala didalam Fuad Kalam, kemudian jatuh kepada Bumi Rahmat Allah
dari pada tempat yang bernama KUNTU KANZAN MAHFIAN, sudah tetap didalam Bahrul Alam namanya,
Ketahuilah tentang WADA, WADI, MANI, MANIKAM, serta kesempurnaannya Istinjak itu, Jika tidak
mengenal yang tersebut diatas maka tidak sempurna islam itu, Kering Air Laut tiada Suci Mandinya, dan
Sembahyangnya, maka tiada Syah segala Halnya

________________________________________________________

MENYATAKAN WADA, WADI, MANI, MANIKAM:

1.) Wada itu jadi Kaki, jadi Tubuh, jadi Tanah, jadi Jibril

2.) Wadi itu jadi Darah, jadi Jantung, Jadi Mika'il

3.) Mani itu jadi Angin, jadi Tembuni, jadi Limpa, Jadi Isrofil

4.) Manikan itu jadi Api, jadi Uri, jadi Empedu, Jadi Isro'il

"Malaikat Jibril pada mata Putih, Malaikat Mika’il pada mata Hitam, Alis mata itu bernama Isrofil, Mata
yang Terang itu bernama Isro'il dan Muhammad Rasulullah"

-HATI itu bernama ABU BAKAR,

-Hati yang Terang bernama UMAR,

44
-Warna Jantung bernama USMAN

-dan Empedu yang Hitam bernama ALI

1. Jalannya mati

2. Hilangnya mati

3. Selamanya mati

4. Tempatnya mati

__________________________________________________

Empat Perkara tadi pembukaan ghaibnya dzat Allah, oleh karena itu sayangilah, setelahnya menerima
keterangan yang dibawah ini :

1.) Jalannya Mati : Jalannya mati ialah Hidayatullah, maksudnya menunjukan kerajaan yang dirakit
didalam tubuh manusia jadi dzatnya yang tidak berpindah lagi

2.) Duduknya Mati : Duduknya mati itu petunjuk Allah yang selamat dari keadaan mati, artinya tahu
kesempurnaannya

3.) Ketemu Mati atau Selamanya Mati : ialah sabar, artinya pasrah segala-galanya kepada tuhan :
Iradatullah

4.) Tempatnya Mati : Tempatnya mati itu adanya didalam pekerjaan Allah, maksdunya ialah sempurnanya
dzat yang mempunyai sifat esa, supaya diketahui keterangannya dibawah ini :

1. Syahadat tidak pakai Iman

2. Takbir tidak pakai Tauhid

3. Syariat tidak pakai Ma’rifat

________________________________________________________

Syahadat tidak pakai iman nyatanya tunggal,

Takbir tidak pakai Tauhid kenyataannya hilangnya tunggal, yang senang didalam dzatullah yang tunggal
yang senang kepada sifatullah :

yang sempurna sifatnya maka inilah yang menerangkan waktu roh mulai keluar :

1.) Mula-mula dari badan ialah dari telapak kaki pujinya "LAYAKRUJULLAH ILALLAH"

2.) Roh jalan lagi, berhenti di lutut pujinya "ILAAHU ALLAH"

45
3.) Roh jalan lagi, berhenti di pusat pujinya "LAMAUJUD ILALLAH"

4.) Roh jalan lagi, berhenti di hati pujinya "YAHU ILALLAH"

5.) Roh jalan lagi, berhenti khalkum pujinya "YUWA ILALLAH"

6. Roh jalan lagi, berhenti dimuka pujinya "HAK ILALLAH" 7. Roh jalan lagi, berhenti di mata pujinya
"Nyawa si badan sepi" ________________________________________________________

Adapun ghaibnya, kenyataannya ada 6 perkara:

1.) Jaman geraknya mati rupanya hitam, jaman yang keluar dari badan kita pribadi

2.) Melihat warna merah, pekerjaan yang masih samar-samar

3.) Melihat warna kuning, itupun masih remang-remang

4.) Melihat warna putih, itu tandanya sudah kumpul, jadi keadaan mati yang tunggal gilang gemilang
cahayanya, itulah tanda bayangan dari keadaan mati yang sempurna, yang terang tidak ada yang
menghalanginya,tapi walaupun demikian belum sampai jua sebab masih jauh dari rasa gaib, dari itu harus
percaya kepada qudrat yang kuasa, Tauhid maksudnya pasrah kepada kehendaknya, ma'rifat maksudnya
tahu kepada ilmunya, islam maksudnya selamat dari ilmunya

5.) Melihat yang belum tahu pada warna, Sejati yang mulya tak ada batasnya

6.) Lengkap riwayatnya yang menerima anugerah yang maha suci

________________________________________________________

1.) Nabi Ibrahim : Nyawa = Wujud = Ada

2.) Nabi Yusuf : Cahaya = Sifat = Rupa

3.) Nabi Isa : Roh = Johar = Nyata

4.) Nabi Muammad : Nur = Roh = Kedalam

5.) Nabi Musa : Ceritaan = Nafas = Keluar

6.) Nabi Daud : Suara = Hawa = Darah

7.) Nabi Sulaiman : Kesaktian = Nafsu = Tulang

-Alif : Allah = Jibril = Nafas

-Lam : Ta’bil = Mikail = Tanafas

-Lam : Jalalah = Isrofil = Anfas

-Ha : Adadah = Isroil = Nufus

46
^Tasjid : Haruman, Jaruman,

^Mukarobin : Nafas Nafsiyah

^Apa lagi ya cukup ini saja dlu biar tidak mabuk,

^Minoman Tuak itu pahit hati-hati ngih.

__________________

(Tuak Lombok ilahi)

Taffakur Meditasi DzikirSuluk

Taffakur Meditasi DzikirSuluk

======================

Melalui Taffakur Meditasi Dzikir,,Untuk menghadap Yang Maha Suci Tentunya membutuhkan keadaan
Suci diri,, namun bagaimana cara mensucikanya??sedangkan manusia adalah tempat nya semua kotor,,
semua lubang membawa najis nya masing2 dan berkumpul dalam tubuh manusia,, makanya manusia
sesungguhnya adalah makhluk "ternajis",, nah untuk mensucikanya ternyata dari dalam,, ada beberapa
hijab yang menjadi penghalang kita selama ini untuk mendapatkan pancaran Nur Nya,, yang di sebabkan
karena cinta kita pada dunia, karena dosa kita pada orang tua, karena dosa kita pada orang lain, dan
karena kita dzalim pada diri sendiri,,diantaranya itulah penyebabnya,,Untuk memulai langkah suluk
melalui "Taffakur Meditasi Dzikir",,Ada beberapa point awal yang haruslah kita lakukan diantaranya akan
saya sampaikan langkah awalnya dulu,,

________________________________________________________

1. Bersikap wajar dalam mencari dunia dan tanamkan sikap ikhlas,sabar,tawakkal guna menjadi insan yang
taqwa dalam segala sesuatu perbuatan,,

2. Berani meminta maaf pada Allah,orang tua, orang,orang lain, dan dirisendiri atas segala kesalahan yang
kita perbuat semasa kita hidup ini,,

3. Belajar memaafkan kesalahan orang lain walaupun kesalahan itu sangat sakit pernah kita rasakan.

4.Nah lakukan point 1 sd 3 secara bersamaan selepas sholat lail (malam) caranya seperti di bawah ini,,:

________________________________________________________

1, Laksanakan shalat malam min 2 rakaat atau kelipatanya,, tutup witr 3 rakaat,,

2.Kemudian berdoa dan awali dengan sholawat dan Alfatihah,,mohon ampunan Allah Swt "taubat" padan
Nya,, lalu memohon maaf pada orang tua, orang lain, dan diri sendiriKemudian boleh berdoa dengan

47
bahasa apapun di buat enak saja yang penting "ikhlas" cara berdoanya sebelumnya ( bayangkan wajah
orang tua kita, dan orang2 yang pernah kita dzalimi berada di depan kita berkumpul sambil mata terpejam
jangan pernah di buka,,minta Allah menghadirkan mereka semua di depan kita mohon izin dan ridho
Allah)

kemudiaan anggap mereka semua berada di depan kita lalu menggunakan bahasa qolbu minta maaf lah
atas kesalahan kita terhadapmereka semua ( sambil sebutkan nama ) Allah menjadi saksinya,, jadi anda
benar-benar sedang disidang di hadapan Nya,,Minta maaf dengan penuh ketulusan,, ingat semua segala
kesalah kita didunia terhadap orang tua dan orang lain,,Lalu berani minta maaf juga terhadap diri sendiri,,
bayangkan anda terbelah jadi dua dan anda berhadapan saling memaafkan,,

3.Maafkan kesalahan orang lain yang pernah menyakiti anda,, caranya sama,,

________________________________________________________

Lakukan "Taffakur Meditasi Dzikir(taubat)"

1.Posisi duduk santai , rileks, sila tapi posisi nya jangan kaku kaki telapak jangan menghadap ke lantai ya,,

2. Pastikan posisi badan kita tegak jangan bersandar,,

3.Posisi tangan di atas paha sambil menghadap ke atas ( boleh pegang tasbih )

4. Kosongkan fikiran dari urusan dunia, hanya mengingat Allah,

5. Buat qolbu terbuka akan Nur Nya,, dengan cara menyerahkan seluruh diri kita untuk Allah..

6.Samakan frekuensi,, niat kan menyamakan frekuensi dengan alam semesta dan Sang Khalik,,

7. Mohon perlindungan dari kedzaliman makhluk saat melakukan taffakur meditasi dzikir,,( Baca Ayat
Kursi ),,

8, Lakukan Taffakur Meditasi Dzikir.. Konsentrasi ful ambil nafas halusrileks ,, selarasakan nafas dan detak
jantung,, kemudian sambil pejamkan mata berdzikir dalam hati "Astagfirullah Hal adziim Inna lillahiwa
inna ilaihi raji'un La haola wala quwwata ila billah hil Aliyyil adzim" seraya fokus hanya meminta ampunan
dalam hatiLakukan istiqomah setiap hari,, untuk waktu terserah anda,, yang penting ikhlasnya,,Untuk
Umum bagi yang mencari Ketenangan Jiwa saja,,ngih matur tamfiasih.

___________________

(Tuak Lombok ilahi)

48
TITIK

TITIK

TITIK..ada dimanapun ...begitu pula dengan NUR MUHAMMAD yang ada di dalam segala sesuatu di alam
semesta ini...Jika Ibarat Allah swt adalah LAUTAN maka NUR MUHAMMAD adalah
GELOMBANGNYA......dan Alam semesta adalah BUIH YANG BERTEBARAN DI PANTAINYA...

==============================================

NUR MUHAMMAD yang menjadi RUH bagi seluruh ALAM SEMESTA tidak diciptakan oleh Allah swt dari
sesuatu menjadi sesuatu....tetapi TERBIT DARI ALLAH SWT SENDIRI sehingga harus dipahami dan di yakini
bahwa HAKEKAT NUR MUHAMMAD adalah ALLAH SWT...

________________________________________________________

ALLAH itu Nama kebesaran TUHAN YANG MAHA ESA dan menjadi Nama Tuhan bagi Umat Islam agar
dengan NAMA itu umat Islam menjadi sangat mudah MENGENALNYA melalui pemahaman ILMU
MA'RIFATTULLAH yang disampaikan dalam Majelis TASAWWUF atau dalam Majelis TAREKAT tertentu..

________________________________________________________

Kitab Teberubut menguraikannya melalui penjelasan pemahaman Nama ALLAH yang terdiri dari ALIF,LAM
AWAL,LAM AKHIR DAN HA....

________________________________________________________

Penjelasan Pemahaman ini untuk membuktikan bahwa benar ALLAH SWT meliputi dan ada di dalam
segala sesuatu di Alam semesta ini ( Annisa 126 ) dan juga ada pada diri tiap Manusia ( Qaf 16 ).

________________________________________________________

Sering kali ditemukan seseorang menyampaikan Pemahaman Ilmu Ma'rifattullah dengan menggunakan
bahasa isyarat atau MANTIK atau KIASAN.....yang cuma bisa di pahami oleh sedikit
orang.....SESUNGGUHNYA TIDAK ADA YANG PERLU DI TUTUP - TUTUPI JIKA YANG DISAMPAIKAN ADALAH
SEBUAH KEBENARAN..

________________________________________________________

Syaitan terdiri dari GOLONGAN JIN DAN DARI GOLONGAN MANUSIA....bahkan Syaitan dari Golongan
manusia banyak yang bergelar Ulama,Kyai,Ustadz dan lain - lain....mereka lebih sulit dihadapi dari pada
Syaitan dari Golongan Jin..

____________________________________________________

Hakekat manusia adalah RUH....sehingga dalam pembahasan Ilmu Ma'rifattullah tidak lagi membahas
tentang JASAD atau TUBUH...dan ibadahnya adalah MEMBERSIHKAN JIWA / NAFS....

49
________________________________________________________

ALLAH pada diri Manusia tidak berada di JANTUNG atau di HATI tapi sebagai HAKEKAT NUR MUHAMMAD
yang duduknya di RUH dan menjadi RAHASIA bagi MANUSIA...

________________________________________________________

Sebagai DZAT MAHA MUTLAK maka ALLAH Swt tidak dapat di serupakan dengan apapun.....Namun
sebagai HAKEKAT NUR MUHAMMAD maka ALLAH SWT dapat berwujud apapun yang meliputi dan ada di
dalam segala sesuatu dialam semesta ini....

________________________________________________________

Jadi hanya PENDUSTA BESAR yang menyatakan telah bertemu dengan ALLAH Swt sebagai DZAT MAHA
MUTLAK ALLAH ...

________________________________________________________

Pemahaman tentang Ilmu Ma'rifattullah jika tidak diiringi dengan pemahaman Ilmu Syareat yang baik
hanya akan melahirkan ORANG-ORANG UJUB atau SOMBONG dan SELALU MEMBANGGAKAN DIRI
KARENA ILMUNYA...padahal sesungguhnya dia tidak memiliki ilmu sedikitpun...

________________________________________________________

MENGENAL ALLAH SWT itu meliputi mengenal WUJUDNYA,ASMANYA,SIFATNYA dan DZATNYA.......yang


tak terpisahkan ,meliputi dan ada didalam segala sesuatu di alam semesta ini....trus kemana lagi engkau
mencari Allah.?

___________________

(Tuak Lombok ilahi)

Istinja Awal dan istinja ahir

Istinja Awal dan istinja ahir

======================

Istinja adalah hal yang berhubungan dengan kotoran atau najis, sholat berkaitan erat dengan istinja
karena jika istinja tidak benar, wudhunya tidak sah akhirnya sholatnya batal, begitukah?

Kalau demikian berarti istinja sangat penting untuk kita pahami karena kalau istinja salah maka semuanya
ikut salah.

________________________________________________________

50
Ulama sufi mengatakan “bagi mereka yang tidak mengerti maka air satu lautanpun tidak akan mampu
untuk membersihkan diri mereka dari najis“ ini mengambarkan seakan-akan istinja itu sulit, tapi “bagi
yang mengerti air satu gelas saja sudah cukup untuk membersihkan“

________________________________________________________

Mengapa dikatakan demikian?

Selama ini kebanyakan orang mengartikan istinja sebatas membersihkan kotoran fisik yang melekat pada
dirinya, mereka mengira kalau sudah mereka bersihkan kotoran tersebut sehingga hilang rupa, warna dan
rasanya maka mereka sudah suci padahal mereka lupa kalau yang mereka bersihkan itu tadinya adalah
ampas dari apa yang mereka masukan kedalam tubuh mereka.

________________________________________________________

Disinilah letak masalahnya, bahwa selama ini mereka sibuk dengan istinja akhir (setelah menjadi ampas)
tapi istinja awal (makanan yang mereka makan) tidak mereka perhatikan.

________________________________________________________

Apakah istinja awal itu?

Istinja awal adalah ketika kita mensucikan apa–apa yang akan kita makan, mulai dari makanan (rezeki)
yang kita cari, apakah sudah suci atau ada hak orang lain yang ikut pada makanan itu, karena apakah
mungkin ketika makanan yang kita masukan kedalam diri berasal dari barang yang bukan hak kita atau
barang haram kemudian bisa kita sucikan dengan hanya menghilangkan rupa, warna dan rasa saja?

Suatu saat..

Ketika kita sedang menghadapi makanan yang telah dihidangkan, tentunya kita tidak tahu asal muasal
makanan itu hingga ada di piring kita seperti, apakah ayam yang kita makan itu di sembelih dengan benar,
atau mungkin juga ayam itu mati sebelum disembelih (bangkai), atau lauk pauk lainnya yang ada di piring
kita, apakah sudah benar cara mendapatkannya.

________________________________________________________

Nah! Disinilah kita harus mensucikan dulu semuanya sebelum masuk kedalam diri.

Bahwa makanan atau rezeki yang ada dihadapan kita memang kita yang cari tapi semua itu bukan kita
yang punya, kita harus minta izin kepada yang punya, apa kita pikir barang yang bernyawa yang ada
dihadapan kita itu iklas kita makan jasadnya? Ingatlah bahwa makanan itu semua nantinya yang akan
menjaga dan memelihara diri kita, tubuh kita, jiwa kita,supaya sehat dan segar, karena nantinya makanan
yang masuk itu akan diproses oleh tubuh kemudian saripati dari makanan tadi diserap oleh jantung untuk
kemudian diedarkan keseluruh tubuh dan akan menjadi “ NUR ” yang masuk ke sel sperma kita, ke hati, ke
jantung ke darah ke semua organ tubuh kita untuk membentuk karakter kita dan menerangi pikiran kita.

________________________________________________________

51
Bagaimana jadinya kalau yang masuk itu bukan hak kita, apa tidak pikirkan efeknya nanti untuk diri dan
untuk turunan kita?

Tuhan tidak pernah mendholimi umatnya tapi kitalah yang telah mendholimi diri kita dengan diri kita.

________________________________________________________

Saya lanjutkan..,

Sisa dari saripati makanan tadilah yang akan menjadi kotoran atau disebut rumput turmain yang
kemudian kita buang melalui dubur sebagai najis.

________________________________________________________

Najis ini bukan tempatnya di bumi walau sekarang bumi telah menerimanya, memang bumi kita ini
bergelar mukmin yang sabar, jadi apapun yang kita berikan sekalipun kotor akan diolah untuk kemudian
dipersembahkan kepada kita hasil yang baik-baik saja, tapi kita perlu ingat bahwa bumi mengharhagai kita
karena kita adalah khalifah yang memerintah di muka bumi, tapi itu kalau amanah sebagai pemerintah
(khalifah) bisa kita pertanggung jawabkan, karena pemerintah yang baik itu tidak “mentang-mentang” tapi
bisa mengenal siapa yang di perintahnya, apakah kita sudah mengenal siapa bumi ini? Atau minimal
Bertegur sapa dengannya?

________________________________________________________

Ingatlah, Semua ada hitung-hitunganya, tidak ada yang gratis di muka bumi ini, sudah berapa banyak
kotoran yang kita berikan kepada bumi ini semenjak pertama kali kita hadir di bumi? Apakah kita pikir
bumi mau menerimanya begitu saja? Dimanakah harus kita tempatkan kotoran ini agar suatu saat kotoran
ini tidak menutup jalan kita untuk kembali?

________________________________________________________

Istinja Awal :

Hanya memakan yang benar-benar hak kita.Berterima kasih (menyadari) atas rezki yang
diberikan,Mensucikan-nya…Kembalikan ke asal-nya…Saripati makanan akan menjadi nur untuk
menerangi.. dan

1. Pelihara tubuh..

2. Pelihara roh..

3. Pelihara nyawa..

Ampas makanan menjadi rumput turma’in

Istinja Akhir :

Jaga nafas..

52
Cuci dari pusat kemudian depan kemudian belakang.

Cuci tubuh aku..

Cuci roh aku..

Cuci nyawa aku..

Cuci dunia..

Cuci akhirat..

…Tutup pintu neraka.

....Buka pintu surga.

_____________________________________

___

1" Sucikan mulut dari kata-kata kotor, dusta, ghibah dan sejenisnya

2" Sucikan perut dari makanan haram dan subhat atau meragukan

3" Sucikan hati dari niat-niat yang akan menimbulkan dosa

4" Sucikan seluruh tubuh dari gejala-gejala perbuatan dosa.

________________________________________________________

Niat sebelum makan :

Ya Allah…, terima kasih atas rezki yang Kau berikan, walau kami mencarinya namun rezki yang kami
dapatkan ini adalah milikMu, lindungi kami dari sifat-sifat buruk dan naluri jahat yang ada pada makanan
ini, dengan izinMu ya Allah ya Rabb.., aku kembalikan yang halus kepada yang halus yang kasar kepada
yang kasar, sekarang makanan ini suci lagi menyucikan, saripati dari makanan ini akan diserap jantung dan
diedarkan menjadi ‘nur’ untuk menerangi hati kami, ruh kami, jiwa kami, akal pikiran kami, mata kami,
telinga kami dan menjaga serta pelihara seluruh anggota tubuh kami, guna menjalankan amanahMu,
kemudian sisa dari makanan ini akan menjadi ‘rumput turma’in’ dan nantinya kami tempatkan antara
langit dan bumi selanjutnya bersih tiada menghalangi jalan kami kembali.

_______________________________________________________

(Tasbih+tahmid+tahlil+takbir)(mensucikan+mensyukuri+mentauhidkan+mengagungkan)

dengan kalimat :"Subhanallah,walhamdulillah,wa lailaha illa Allah, wa Allahu Akbar"

makan..!

_________________

53
(Tuak lombik ilahi)

Zakar Dan faraj"awas jalan masih Licin"

Zakar Dan faraj"awas jalan masih Licin"

==============================

"Segala bentuk pembahasan adalah mengunakan penafsiran dan istilah dalam pengajian ilmu Hakekat dan
Makrifat dan hal ini berbeda jauh dari pemahaman pengajian ilmu Syariat, sekali lagi pembahasan hanya
di tujukan bagi mereka yang mempunyai dasar pemahaman Hakekat dan Makrifat saja sedangkan untuk
pengajian Syariat sebaiknya tidak membaca-nya,dan Orang dibawah dilarang ikut commen terkecuali
JANDA.

________________________________________________________

MAKRIFAT DALAM HAKEKAT KEJADIAN MANUSIA

Manusia datang dari alam Gaibul Gaib kemudian dipindah-kan dari alam yang satu ke-alam lainnya
sampailah manusia wujud zahir di alam dunia ini.

Sesungguhnya diri batin manusia ini adalah dari Rahasia Allah yang di-tajallikan oleh diri Empunya Diri
(ZattulHaq) akan rahasiaNya itu untuk ditanggung oleh manusia.

________________________________________________________

Bila saja rahasia itu ditanggung oleh manusia, maka adalah menjadi tugas manusia pula untuk me-
Makrifat-kan dirinya dengan Allah s.w.t dan sesungguhnya tidak sempurna hakikat hidup seorang manusia
itu jika dia tidak me-makrifat-kan dengan Allah s.w.tDidalam al-Quran Allah berfirman :

Surah (Al-Zariat ayat 56)

Wama halaqnal jinna wal insa illa liya’budu,Artinya :

Tidaklah Ku jadikan jin dan manusia kecuali untuk ber-bakti (mengenal dirinya) Juga Rasullullah bersabda :

Awalluddin Makrifatullah Artinya :

Awal agama (cara hidup) adalah mengenal Allah.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tugas manusia sebenarnya adalah menerima diri rahasia Allah
dan ber-tanggung jawab untuk memulangkan diri Rahasia Allah itu kepada Empunya Diri.

_________________________________________

54
Seperti firman Allah dalam Al-Quran (Surah An-Nisa ayat 58)

Innallaha ya’murukum antuaddu amaanaati illa ahliha

Artinya :

Sesungguhnya Allah (diri Empunya Diri) memerintahkan supaya memulangkan amanahNya kepada yang
ber-Hak (diri Empunya Diri).Maka selama manusia tidak me-Makrifat-kan dirinya dengan Allah, maka
selama itulah manusia tersebut tidak mungkin dapat memulangkan amanah Allah itu kepada diri Empunya
Diri yaitu Tuhan Semesta Alam.

________________________________________________________

Untuk memakrifatkan diri dengan Allah s.w.t maka manusia telah diberikan jalan tersebut, pertama
manusia itu harus-lah mengenal Allah dan untuk mengenal Allah maka manusia tersebut harus-lah
mengenal akan dirinya atau berbai'at agar semuanya menjadi nyata agar tau jalan keluar masuknya ,ini
baru bertepatan dengan:

(al insanu sirri wa ana sirru),(man arafah nafsahu fakad arafah rabbahu),(man arafah rabbahu fasada
jasadi).

________________________________________________________

Untuk me-Makrifat-kan dir Allah s.w.t maka Allah telah menyatakan dalam firmanya :

Qulhuallahu ahad Allahussamad Lamyalid walam yuulad Walam yakullahu Kuffuan Ahad. Artinya :

Katakanlah sesungguhnya Allah itu satu Dia tidak beranak dan tidak pula di per-anak-kan Dan
sesungguhnya tiada sesuatupun yang dapat menyerupai diriNya.

________________________________________________________

Disini para ulama Tasauf telah bersepakat menyatakan bahwa ayat-ayat surah Al-Iklas diatas adalah ayat-
ayat Makrifat yang meliputi tentang proses tajalli diri Allah s.w.t mulai peringkat AHDAH sampai ke Alam
INSAN (lihat uraian sebelumnya).

Hal ini karena didalam empat ayat yang terkandung didalam Surah Al-Iklas ini, Allah s.w.t telah
menekankan dengan seriusnya, firmanya :LAMYALID WALAMYUULAD

Artinya : Tidak ber-anak dan tidak di per-anak-kan.

________________________________________________________

Bila kita ber-bicara soal BER-ANAK DAN TIDAK DIPERANAKKAN, maka dengan segera kita dapat
memahaminya, bahwa yang sedang kita bicarakan tentunya BUKAN soal Bulan, soal Bintang, soal
berdagang, soal baju dan sebagainya tetapi secara otomatis tentunya kita akan membicarakan soal
Kemaluan Perempuan (❤) dan Kemaluan lelaki (😃).Sebenarnya ada apa sampai soal Burit/pepek(Faraj)
dan soal Pelir/butok(Zakar) di Perbincangkan dalam pengajian Makrifat dengan Allah?

55
________________________________________________________

Sesungguhnya karena Faraj dan Zakar mempunyai cirri-ciri Makrifat dan Ilmu Makrifat Tinggi.

Sesungguhnya tugas Zakar adalah memakrifatkan dirinya dengan Faraj, dan Faraj juga mempunyai tugas
yang sama yaitu memakrifatkan dirinya dengan Zakar.

________________________________________________________

Perlu saya tegaskan disini bahwa tujuan pertama Zakar harus memakrifatkan dirinya dengan Faraj adalah
untuk menyampaikan Rahasia hakekat diri manusia yang terkandung didalam Mani kepada Faraj dan
tugas Faraj juga harus menerima Rahasia Hakekat diri manusia untuk dikandung oleh Rahim yang berakhir
dengan terbentuknya diri seorang manusia itu, maka sebab itulah Faraj harus me-Makrifat-kan dirinya
dengan Zakar,Inilah pentingnya NIKAH BATIN,biar tidak terkangkang saja wanita harus tau laki"juga harus
lebih tau,ya kalau tidak tau HANTAM SAJALAH!!!

_______________________________________

Begitupun dengan manusia, dimana seorang manusia itu terpaksa memakrifatkan dirinya dengan Allah
s.w.t dengan tujuan untuk menyerahkan amanah diri Rahasia Allah kepada ZATULHAQ (Tuhan semesta
Alam).

Dalam mem-bincang-kan soal makrifatkannya Zakar dengan Faraj dan makrifatkannya Faraz dengan Zakar,
banyak hal-hal ANEH yang harus di-gali oleh kita.

Beberapa hal harus dijawab dan dikaji oleh kita bersama, disamping kita membuat perbandingan
terhadap diri kita dalam konteks "Makrifat dengan Allah s.w.t".Hal-hal tersebut adalah:

________________________________________________________

1. Bagaimana Zakar bisa tahu ketika kita berbicara soal Faraj langsung saja dia bangkit berdiri (keras)
seakan mencari faraj yang sedang dibicarakan tadi, dan begitupula hal-nya dengan Faraj.

________________________________________________________

2. Bagaimana pula Zakar dapat mendengar apabila disebut nama Faraj dan terus Bangun (keras), Berarti
Zakar mendengar lalu Zakar mendengar menggunakan telinga yang mana?

________________________________________________________

3. Bagaimana pula Zakar dapat melihat, sedangkan dia tidak mempunyai mata, tetapi dia dapat melihat
Faraj walaupun diselubungi dan dilindungi, maka begitu pula dengan Faraj.

________________________________________________________

4. Bagaimana dan siapakah yang mengajar Zakar dan Faraj mengenali antara satu dengan yang lain, dan
mengapa juga seseorang yang hendak melangsungkan Perkawinan tidak pernah diajarkan tentang cara-

56
cara mengadakan hubungan Sex, lalu mengapa ibu bapaknya yang mengawin-kan anaknya meyakini anak-
anak mereka sudah paham tentang Sex, dari mana dan siapa yang mengajar anak-anak itu tentang Sex?

________________________________________________________

5. Apakah ilmu yang dipakai oleh Zakar dan Faraj hingga mereka dapat mengetahui dan me-Makrifat-kan
tanpa belajar dan di-ajar.

________________________________________________________

Masih banyak lagi hal-hal yang harus kita perhatikan untuk dapat mengambil sebagai iktibar yang baik
didalam tujuan kita mengenali Allah s.w.t

Sesungguhnya Zakar dan Faraj benar-benar Makrifat antara satu dengan lainnya sehingga ketika disebut
salah satu nama diantara mereka lantas masing-masing menunjukan reaksi Spontan tidak perlu lagi untuk
di suruh-suruh oleh siapapun bener kan?

________________________________________________________

Zakar memang mengenali Faraj tetapi bagi Zakar jika disebut nama yang lain niscaya dia tidak akan
menunjukkan reaksi apa-apa, kenapa? Dan mengapa?

Jika Zakar tujuan makrifatnya dengan Faraj dan manusia mempunyai tujuan makrifat dengan diri Allah,
maka kenapa kita bila saja disebut nama Allah hingga beberapa kalipun, tubuh kita, jiwa kita, hati kita
tidak menunjukkan reaksi apa-apa tidak seperti Zakar terhadap Faraj.

________________________________________________________

Tetapi sebaliknya, kita bila saja disebut nama hantu dengan satu ceritera yang diolah dengan baik niscaya
secara spontan kita akan menunjukkan suatu reaksi semacam takut dan sebagainya, bisa jadi kita
merinding dan tubuh kita tanpa disuruh jadi gemetar.

________________________________________________________

Kenapa-kah terjadi begini? Hal ini dengan jelas memberitahu kepada kita dan membuktikan bahwa kita
masih dikuasai dengan apa yang dinamakan Iblis, hati kita masih kotor bersama iblis, tubuh kita, kulit,
daging, darah, lemak, tulang dan sebagainya menunjukkan masih dikuasai oleh iblis dan kita lebih kenal
HANTU daripada TUHAN, karena itulah bilasaja disebut nama Hantu maka gemetarlah jiwa, hati dan tubuh
kita.

________________________________________________________

Sesungguhnya bila, jiwa, hati dan tubuh kita benar-benar dikuasai oleh Allah dan kita juga benar-benar
Makrifat kepada Allah maka niscaya bila saja disebut nama ALLAH maka gemetarlah jiwa kita, hati kita dan
tubuh kita secara Spontan tanpa disuruh-suruh dan dibuat-buat (seperti cerita Zakar dengan Faraj)

________________________________________________________

57
Firman Allah Surah (Al-Annfal ayat 2)

Innamal mukminunallaziina zukirallahu wajilatquluubuhum waijaatuliyat a’laihim aayaatuhuu raadathum


iimanaata a’larabbihim yatawakkalun.

Artinya :

Sesungguhnya orang mukmin bagi mereka apabila saja disebut nama Allah niscaya gemetarlah seluruh
hati mereka dan apabila dibacakan ayat-ayat Kami maka bertambah iman mereka dan kepada Tuhanlah
mereka bertawakal.

________________________________________________________

Oleh karena itu maka marilah kita berusaha untuk membuang sifat-sifat syirik didalam hati dan
ciptakanlah hati ini agar menjadi Istana Allah.Sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w

Qalbu mukminin Baitullah

Artinya: Sesungguhnya hati orang mukmin itu adalah Istana Allah..Tidakkah kita malu kepada Zakar dan
Faraj kita..??

__________________

(Tuak Lombok ilahi)

Zikir

========

"Dia berkata kepadaku, "Sudah banyak zikir yang kubaca, sudah kuhafal seluruh maknanya dan ada telah
kualami keajaiban karamahnya. Hanya satu yang masih terasa kurang bagiku. Mengapakah dalam berzikir
aku masih belum dapat merasakan bersatu dengan Allah? Seolah-olah Allah itu jauh dariku, dan aku jauh
dariNya. Seperti ada batas atau hijab pemisah antara aku dan Allah. Konflik persoalan ini terus bermain di
lubuk fikiranku, sehingga terbawa-bawa ke klimaks batin yang amat membingungkan tanpa penjelasan.
Akhirnya membuatkan aku sendiri merasa jemu untuk meneruskan zikir. Apakah ada yang salah pada
zikirku? Padahal zikir-zikirku itu kuperolahi secara talqin dan ijazah dari seorang guru mursyid!"

________________________________________

Pertanyaan darinya itu tidak kujawab secara spontan. Agak lama saya terdiam sambil mengambil waktu
untuk berfikir. Setelah saya yakin mungkin dapat membantu pertanyaannya itu, dengan tenang saya cuba
berkata;

________________________________________

58
1. masalah yang utama sekali ialah dalam zikir itu kau tidak mengenalNya sebagaimana mengenalNya
dengan sebenar-benarnya kenal. Kau sekadar mengenalNya dalam ilmu-ilmu kalam yang kaupelajari
tetapi tidak dengan rahsia misykat qalbumu yang terdalam. Apabila kau tidak mengenalNya dengan qalbu,
maka asas niatmu untuk berzikir itu tidak kaubangunkan dari sudut yang benar dan sempurna. Justru itu
kau harus memperbetulkan niatmu dahulu. Kemudian kau bina niatmu itu semata-mata kerna Allah.
Setiap ibadah itu seharusnya dibangunkan atas dasar tauhid dan taqwa dan bukan kerna mendambakan
ganjarannya. Orang yang berzikir itu sewajarnya berada di maqam ikhlas. Bersabda Nabi saw,
"Sesungguhnya (nilai) niat itu lebih utama dari perbuatan."

________________________________________

2. apabila kau tidak mengenalNya melalui misykat qalbumu, maka zikirmu itu bertindak atas kemahuan
nafsumu sendiri. Kesilapanmu adalah kerna kau terlalu bergantung dengan amalmu dan tidak dengan
rahmat dan kasih-sayang Allah. Lantaran itu kau menganggap zikirmu adalah dari usaha dirimu sendiri dan
bukan dari kurniaan Allah.

________________________________________

3. kau beranggapan ketika kau berzikir bahwa kaulah yang mengingati Allah dan Allah itulah yang diingati.
Lantaran demikian, sebenarnya kau tidak berserahkan dirimu sepenuh-penuhnya kepada Allah, tiada sifat
tawakal dan redhamu kepada Allah dengan sebenar-benarnya redha dan tawakal. Bagaimana mungkin
kau dapat bersatu dengan Allah selagi kau belum berserah diri kepada Allah?

________________________________________

4. Sesungguhnya tiada yang mengingati Allah melainkan Allah, tiada yang memuji Allah melainkan Allah.
Dirimu hanyalah bekas penzahiran Allah. Kau sebenarnya tiada, kosong semata-mata. Kau bukanlah kau
sebenarnya. Ketika kau berzikir, sebenarnya bukan kau yang berzikir, tetapi Allah yang berzikir memuji
ZatNya sendiri. Kau sekadar menjadi alat pilihanNya. Suara zikir yang melantun keluar dari lisanmu adalah
sebenarnya suara Allah. Gema zikir yang menerawang dalam batinmu adalah sebenarnya kalam Allah.
Sayangnya kau tidak menyedarinya.

________________________________________

5. janganlah kau berzikir dengan tujuan zikir kerna zikir. Kerna ini akan membuatmu terperangkap dan
terpesona di maqam yang akan memperlihatkan pelbagai keajaiban karamah, tetapi ini jugalah yang
menghambatmu dalam perhubungan makrifat dengan Allah. Pedulikan tentang keajaiban-keajaiban zikir
yang terutamanya boleh mendatangkan pujian dan gelaran orang kepadamu sebagai 'Wali'. Berzikirlah
dari Allah dengan Allah kepada Allah bersama Allah dan kerna Allah. Tutuplah rapat-rapat pintu bibirmu
agar zikir itu tidak kedengaran oleh sesiapa pun, hatta malaikat yang bertugas mencatatkan amalmu di
bahu kanan pun tidak tahu di manakah munculnya zikir itu. Biarkan Allah sahaja yang tahu zikir itu berada
di dalam 'Sirrmu' – yakni di kamar yang Jibril sendiri pun dilarang memasukinya, agar kau terlepas dari
rasa ujub dan riak serta tidak dipuji orang.

________________________________________

59
6. jika kau telah dapat menjalankan zikir atas rasa ikhlas semata-mata kepada Allah dan Allah redha
kepadamu, ketahuilah bahwa ikhlas itulah tauhid sebenarnya, Allah sendiri yang akan membimbingmu
dan mengajarkanmu zikir yang khusus yang hanya kau sahaja yang mengetahui tentang rahsia zikir itu,
dimana zikir itu tidak diajarkan atau diketahui oleh orang awam, sebagai sarana untuk kau bertemu,
mengenal dan bersatu denganNya.

________________________________________

7. Dan terakhir sekali apa yang ingin kukatakan; tinggalkanlah semua zikirmu yang lalu itu kecuali ibadah
yang diwajibkan ke atasmu serta amalan-amalan sunnat yang terutama dianjurkan oleh Rasulullah saw.
Seorang dalam perjalanan tidak perlu membawa sarat bekalan yang begitu banyak hingga menyusahkan
perjalanannya. Tinggalkan juga zikir yang berkhadam semasa kau memperolehi ijazahnya daripada
gurumu itu. Sebaliknya amalkanlah zikir Haq tanpa bertawassul kepada khadam. Zikir berkhadam itu
meskipun diharuskan di sisi hukum syarak dan cepat mendatangkan bermacam hasil bantuan dan faedah,
tetapi kebaikan itu hanya untuk diraih semasa hayatmu di dunia sahaja, tetapi tidak membawamu kepada
makrifatullah. Bila kau telah meninggalkan dunia yang fana ini, khadam-khadam itu tidak akan lagi
berkhidmat kepadamu dan meninggalkanmu sendirian menjawab pertanyaan malaikat Mungkar dan
Nangkir. Setelah kau tidak lagi dibebankan oleh zikirmu yang lalu, kau akan merasakan keringanan tanpa
memboroskan lagi banyak waktu dan tenagamu yang mengalir.

________________________________________

Zikir Haq itu boleh kaulakukan kapan-kapan saja, tanpa terikat lagi dengan waktu dan tenaga, tanpa kau
perlu berpenat-lelah dan mulutmu berkomat-kamit. Tetapi sebelum kau dapat melakukan Zikir Haq ini,
terlebih dahulu kau harus mematikan seluruh wujud dirimu. Selagi ada wujud dirimu, maka Zikir Haq ini
mustahil dapat kaulakukan dengan sebaiknya. Zikir Haq itu ialah ingat kepada Allah dengan Allah bersama
Allah dalam sudut qalbumu yang terdalam serta dalam suasana yang paling diam dan hening tanpa perlu
mengeluarkan sebarang ucapan hanya merasakan kehadiran Allah itu ada bersama-samamu di mana pun
kau berada, sehinggalah kau dapat merasakan bersatu denganNya seperti terbakarnya besi ke dalam api,
besi itu menjadi api, api itulah besi yang membakar- tidak kau lihat sesuatu sebelumnya melainkan Allah,
tidak kau lihat sesudahnya melainkan Allah, tidak kau lihat sesuatu di dalamnya melainkan Allah, akhirnya
tiada lagi yang wujud melainkan Allah di dalam maqam Insan Al-Kamil – sampai cukup masanya besi telah
keluar dari api sebagai besi yang indah dan sempurna, tidak lagi sebagai besi yang hodoh dan berkarat
serta berkebaikan buat kehidupan dunia dan akhirat.

______________

(Tuak Lombok ilahi)

60
Praktek penyatuan hamba dan tuhannya.

Praktek penyatuan hamba dan tuhannya.

===============================

1. Duduklah dengan santai hingga tidak jatuh pada waktu sujudnya mencapai lepasnya sukma dari tubuh

2. harus berpakaian longgar, baik pada leher, dada, perut, kedua tangan serta kakinya, sehingga
pernapasan dan jalannya darah tidak terganggu

3. Pilihlah tempat atau ruangan yg tenang agar nantinya tidak terganggu

4. Waktunya juga harus diperhatikan karna sangat penting, mengenai waktu yg tenang dan tepat adalah
antara jam 02.00 atau 03.00, meskipun dilaksanakan pada pagi dan siang hari

5. Jasmani serta ruhani harus dibersihkan berturut-turut, jasmani disucikan dengan air suci yg
menyucikan, kemudian ruhani disucikan dengan air suci, niat yg kuat disertai tekad bulat mau bersujud
pada tuhan yg maha esa, setelah itu dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan (mulai bersujud)

________________________________________________________

PERTAMA: semua perhatian pribadi ditarik dan dipusatkan didalam ruang sanubari, dengan menyebut
"ALLAHU AKBAR" sebanyak 7X

________________________________________________________

KEDUA: segala gejolak hidup ditekan dengan cara berdzikir nafi dan isbat yg bunyinya "LAA ILAAHA ILLA
ALLAH" pengucapannya dilakukan secara jelas dan mendalam, sehingga getaran suaranya terasa didalam
pusat kalbu, diucapkan sebanyak 7X, dan proses ini berlangsung pada ruang kalbu

________________________________________________________

KETIGA: sesudah pelaksanaan pada laku diruang kalbu berhasil, maka hamba meninggalkan ruang itu
menuju keruang fuad dan kemudian mengucapkan dzikir isbat yaitu "ILLA ALLAH" sebanyak 7X, jika
langgah ini berhasil maka sihamba telah suci kembali

________________________________________________________

Langkah selanjutnya ialah mengucapkan dzikir ismu dzat yg ucapannya berbunyi "ALLAH" secara terus
menerus sampai TABIR PEMISAH antara diri hamba dengan Allah tersingkap

________________________________________________________

Peristiwa ini berlangsung pada ruang SYIRULLAH atau BAITULLAH, dan busana hidup masih lengkap
namun sudah tidak lagi mengendap, sehingga.suasananya dalam keadaan hening

________________________________________________________

61
Pada kondisi itulah sang diri hambai sudah bersatu dengan tuhannya atau dalam istilah jawa
MANUNGGALING KAWULA LAN GUSTI, dan pada saat itu berlakulah KALAM QADIM sehingga apa yg
diucapkannya bisa terjadi "KUN FA YAKUN"

________________________________________________________

"Keterangan:

1. Ruang sanubari

2. Ruang kalbu 3. Ruang fuad 4. Ruang syir 5. Nukta ghaib

4. Tabir panca indra 3. Tabir nafsu 2. Tabir rasa kehendak

1. Tabir antara hamba dan nur ilahi.

"Hanya orang yang minom kopi yang bisa bedakan mana kopi dan yang mana gula,pahit dan manis itu
tdak bisa di ceritakan kecuali orang benar-benar mau merasainya,,,,

___________________

(Tuak Lombok ilahi)

Denyutkan jantungmu dengan dzikirullah

Denyutkan jantungmu dengan dzikirullah

==============================

Dzikir nafas Syeikh siti jenar & Syarif Hidayatullah

1. ketika anda bernafas tepat pada tarikan oksigen, maka yang harus anda fokuskan ialah lafadz "Hu
(Dia)".

2. baru setelah hembusan nafas maka fokuskan pada lafadz "Allah".

________________________________________________________

begitu terus berulang-ulang.

Perlu diingat, bahwa pada lafadz "hu" harus benar-benar apda rasakan Dia mengalir di pembuluh-
pembuluh nadi dan menyebar ke segenap penjuru oragan tubuh.

________________________________________________________

Dan pada lafadz "Allah" ketika dihembuskan, rasakan bahwa yang diluar tubuh anda tidak lepas dari
"Tangan-Nya".

62
________________________________________________________

Jika anda ikhlas semata karena Allah, maka anda akan bertatapan dengan-Nya, tentunya bukan dengan
pancra indra, tapi lebih dari itu.

________________________________________________________

Jika anda ingin tahu metode dzikir nafas walisongo yang lain (kecuali Raden Syarif Hidayatullah/Sunan
Gunung Jati) tinggal membalik "hu" pada hembusan nafas, dan "Allah" pada tarikan nafas

________________________________________________________

Menurut syekh siti jenar Adapun Nafas yang keluar masuk, dinamakan Muhammad = Nabi kepada kita.

Kemudian yang dinamakan Muhammad itu adalah Pujian,

Ilmu Nafas itu dinamakan :

1. Bila diluar = Ilmu Gaibul Guyub.

2. Bila didalam = Ilmu Sirrul Asrar.

Dari Nafas itulah munculnya ibadah Muhammad.

Dari Jasad itulah munculnya ibadah Adam.

Sebagaimana yang ada di dalam Rukun Islam bahwa ibadah Muhammad itu adalah Sholahud Da’im =
Sholat yang terus-menerus tanpa henti.

________________________________________________________

Wahdah Fil Kasrah = Pandang satu kepada yang banyak,

. Nafas itu yang keluar masuk dari mulut.

Nufus itu yang keluar masuk dari hidung.

Tanafas itu yang keluar masuk dari telinga.

Amfas itu yang keluar masuk dari mata

________________________________________________________

Maka Nafas itulah yang menuju kepada 'ARASHTUL MAJID" karena itu hendaklah kita ketahui Ilmu Nafas,
yaitu Ilmu Gaibul Guyub, karena termasuk dari ibadah Muhammad.

________________________________________________________

Ilmu Nafas harus disertai dengan ibadah praktek, akan sulit jadinya bila hanya dengan teori.

63
Pahami dulu hal ini :

________________________________________________________

Nafas yang keluar dari lubang hidung kiri itu dinamakan Jibrill, maka ucapannya "ALLAH".

Nafas yang masuk melalui lubang hidung kanan itu dinamakan Izraill, maka ucapannya "HU".

Zikirullah yang 2 diatas dinamakan NUR. Maka jadilah 2 Nur = "ALLAH" + "HU" 2 Nur ini bertemu di atas
bibir, tidak masuk ke dalam tubuh, amalan ini sampailah ke derajatnya yang dinamakan"“Nurul Hadi",
maka ke arah itulah yang dicapai.

________________________________________________________

setelah itu Nafas naik di dalam badan dan dinamakan AHMAD,

Nafas yang turun dari ubun-ubun sampai kepada Jantung Nurani itu dinamakan Izraill, ucapanya"ALLAH".

Nafas yang dari jantung naik sampai ke ubun-ubun itu dinamakan Jibrill, maka ucapannya xHU".

Maka amalan inilah yang dinamakan :

"Syuhudul Wahdah Fil Kasrah, Syuhudul Kasrah Fil Wahdah" = Amalan Sholeh = Pintu Makrifat

Kedua perkara diatas itu hendaklah diamalkan walau tanpa wudhu dan jangan dikencangkan suaranya
hanya kita yang dengar semata-mata “Khafi” (lafadz di dalam hati).

________________________________________________________

Sesungguhnya yang dinamakan HATI (Qalbu) itu adalah Nur yang memancar dari bagian bawah jantung
(bagian Muhammad) ke arah bagian atas jantung (bagian Allah).

Adapun zikir NAFAS itu adalah ketika keluar ALLAH dinamakan ABU BAKAR,

zikirnya ketika masuk adalah HU dinamakan UMAR, letaknya NAFAS adalah di mulut.

Adapun zikir ANFAS itu adalah ketika keluar adalah ALLAH dan ketika masuk adalah HU, letaknya ANFAS
pada hidung, dinamakan MIKAIL dan JIBRIL.

Adapun zikir TANAFAS itu adalah tetap diam dengan "ALLAH HU" letaknya di tengah-tengah antara dua
telinga, dinamakan HAKEKAT ISRAFIL.

Adapun zikir NUFUS adalah ketika naik HU dan ketika turun adalah "ALLAH" letaknya di dalam jantung,
Diri Nufus ini dikenal dengan USMAN dan perkerjaanya dikenal sebagai ALI.

Sabda Nabi saw : "Barangsiapa keluar masuk nafas dengan tiada zikir, maka sia-sialah ia"

________________________________________________________

64
Awalnya Nafas itu atas dua langkah, satu Naik dan kedua Turun.

Ketika naiknya itu sampai kepada 7 tingkat langit maka berkata :

"Wan Nuzuulu Yajrii Ilal Ardhi Fa Qoola HUWALLOH".

________________________________________________________

Ketika turun kepada 7 lapis bumi maka nafas Nabi itu bunyinya ALLAH.

Ketika masuk pujinya HUWA.

Ketika terhenti seketika antara keluar masuk namanya Tanafas, pujinya AH.. AH.

Ketika tidur "mati' namanya Nufus "Haqqul Da’im"

________________________________________________________

Ingatlah olehmu dalam memelihara Nafas-mu itu, dengan menghadirkan makna-makna diatas ini
senantiasa, di dalam berdiri dan duduk dan diatas segala aktivitas yang diperbuat hingga memberi "tanda"
kepada sekalian badan dan segala cahaya Nurul Alam atas segalanya.

________________________________________________________

Tetaplah "tilik" hatimu, jadilah engkau hidup di dalam Dua Negeri yakni Dunia dan Akhirat, semoga
dianugrahkan Allah bagimu pintu selamat sejahterah Dunia dan Akhirat.

________________________________________________________

Semoga pula dianugerahi Allah Ta’ala bagimu sampai kepada martabat segala Nabi dan diharamkan Allah
Ta’ala tubuhmu dimakan api neraka dan badanmu pun tiada dimakan tanah di dalam kubur.

________________________________________________________

Tetaplah dengan hatimu wahai fara guruku..,

janganlah engkau menjadi orang yang lupa dan lalai,

Semoga dibahagiakan Allah Ta’ala atas mu dengan "berhadapan senantiasa", sampai ajal menjemputmu.

__________________

(Tuak Lombok ilahi)

65
Mempelajari Dan Mengenal Bab Rasa

Mempelajari Dan Mengenal Bab Rasa

===========================

"Banyak orang yang bertanya,mengapa dalam mempelajari Agama mesti harus mengenal Rasa ? Memang
kalau hanya sampai pada tingkat Syariat,bab rasa tidak pernah dibicarakan .Tetapi pada Tarikat keatas bab
rasa ini

mula dibicarakan.Karena bila belajar ilmu Agama itu berarti mulai mengenal siapa Percipta itu.

________________________________________________________

Karena ALLAH maha GHAIB maka dalam mengenal hal GHAIB kita wajib mengaji rasa.

Jadi jelas berbeda dengan syariat yang memang mengaji telinga dan mulut saja.Dan mereka hanya yakin
akan hasil kerja panca inderanya.Bukan Batinnya!

________________________________________________________

Bab rasa dapat dibagi dalam beberapa golongan .Yaitu :

RASA TUNGGAL,

SEJATINYA RASA,

RASA SEJATI,

RASA TUNGGAL JATI.

________________________________________________________

Mengaji Rasa sangat diperlukan dalam mengenal GHAIB.Kerana hanya dengan mengaji rasa yang dimiliki
oleh batin itulah maka kita akan mengenal dalam erti yang sebenarnya apa itu GHAIB.

________________________________________________________

1.RASA TUNGGAL

Yang empunya Rasa Tunggal ini ialah jasad/jasmani.Yaitu rasa lelah,lemah dan capai.

Kalau Rasa lapar dan haus itu bukan milik jasmani melainkan milik nafsu.

Mengapa jasmani memiliki rasa Tunggal ini.Karena sesungguhnya dalam jasmani/jasad ada
penguasanya/penunggunya.Orang tentu mengenal nama QODHAM atau ALIF LAM ALIF

________________________________________________________

Itulah sebabnya maka didalam AL QUR’AN,ALLAH memerintahkan agar kita mahu merawat jasad/jasmani.

66
Kalau perlu,kita harus menanyakan kepada orang yang ahli lagi mengerti.Selain merawatnya agar tidak
terkena penyakit jasmani,kita pun harus merawatnya agar tidak menjadi korban kerana hawa nafsu maka
jasad kedinginan,Kepanasan ataupun masuk angin.

Bila soal-soal ini kita perhatikan dengan sungguh sungguh,nescaya jasad kita juga tahu terima kasih.Kalau
dia kita perlakukan dengan baik,maka kebaikan kita pun akan dibalas dengan kebaikan juga.

_____________________________________________________

Kerana sesungguhnya jasad itu pakaian sementara untuk hidup sementara dialam fana ini.Kalau selama
hidup jasad kita rawat dengan sungguh-sungguh ( kita bersihkan2 x sehari/mandi,sebelum puasa
keramas,sebelum sholat berwudhu dulu,dan tidak menjadi korban hawa nafsu,serta kita lindungi dari
pengaruh alam ),maka dikala hendak mati jasad yang sudah suci itu pasti akan mau diajak bersama-sama
kembali Keasal,untuk kembali kepada pencipta.Seperti halnya kita bersama-sama pada waktu datang/lahir
kealam fana ini.

Mati yang demikian dinamakan mati sempurna.Pandangan yang kita lakukan malah sebaliknya .Mati
dengan meninggalkan jasad.Kalau jasad sampai dikubur,maka QODHAM atau ALIF LAM ALIF .Akan
mengalami siksa kubur.Dan kelak dihari kiamat akan dibangkitkan

Dalam mencari nafkah baik lahir maupun batin,jangan mengabaikan jasad.Jangan melupakan waktu
istirahat.Sebab itu ALLAH ciptakan waktu 24 jam ( 8 jam untuk mencari nafkah,8 jam untuk beribadah,dan
8 jam untuk beristirehat ).

Juga dalam hal berpuasa,jangan sampai mengabaikan jasad .Sebab itu ALLAH tidak

suka yang berlebih-lebihan.Karena yang suka berlebih-lebihan itu adalah Dzad ( angan-angan ).Karena
dzad mempunyai sifat selalu tidak merasa puas.

________________________________________________________

2. SEJATINYA RASA

Apapun yang datangnya dari luar tubuh dan menimbulkan adanya rasa,maka rasa itu dinamakan sejatinya
rasa.Jadi sejatinya rasa adalah milik panca indera:

MATA : Senang karena mata dapat melihat sesuatu yang indah atau tidak senang

bila mata melihat hal-hal yang tidak pada tenpatnya.

TELINGA :Senang karena mendengar suara yang merdu atau tidak senang mendengar

isu atau fitnahan orang.

HIDUNG :Senang mencium bebauan wangi/harum atau tidak senang mencium

bebauan yang busuk.

67
KULIT :Senang kalau bersinggungan dengan orang yang disayang atau tidak senang

bersunggungan dengan orang yang nerpenyakitan.

LIDAH :Senang makan atau minum yang enak-enak atau tidak senang memakan

makanan yang busuk.

________________________________________________________

3.RASA SEJATI

Rasa sejati akan timbul bila terdapat rangsangan dari luar,dan dari tubuh kita akan mengeluarkan
sesuatu.Pada waktu keluarnya sesuatu dari tubuh kita itu ,maka timbul

Rasa Sejati.Untuk jelasnya lagi Rasa Sejati timbul pada waktu klimaks/pada waktu melakukan hubungan
seksual.

________________________________________________________

4.RASA TUNGGAL JATI

Rasa Tunggal Jati sering diperoleh oleh mereka yang sudah dapat melakukan Meraga Sukma ( keluar dari
jasad )dan Solat Dha’im ).

Beda antara Meraga Sukma dan Sholat Dha’im ialah :

1.Kalau Meraga Sukma jasad masih ada.batin keluar dan dapat pergi kemana saja.

2,Kalau Sholat Dha’im jasad dan batin kembali keujud Nur dan lalu dapat pergi kemana

saja yang dikehendaki.Juga dapat kembali/bepergian ke ALAM LAUHUL MAKHFUZ.

________________________________________________________

Bila kita Meraga Sukma maupun sholat Dha’im ,mula pertama dari ujung kaki akan terasa seperti ada “
aliran “ yang menuju ke atas/kekepala.Pada Meraga sukma,bila “ aliran “itu setibanya didada akan
menimbulkan rasa ragu-ragu/khawatir atau was-was.Bila kita ikhlas,maka kejadian selanjutnya kita dapat
keluar dari jasad.dan yang keluar itu ternyata masih memiliki jasad.

Memang sesungguhnyalah,bahwa setiap manusia itu memiliki 3 buah wadah lagi,selain jasad/jasmani
yang tampak oleh mata lahir ini.Pada bagian lain bab ini akan kita kupas.

Kalau sholat Dha’im bertepatan dengan adanya “ Aliran “dari arah ujung kaki,maka dengan cepat bagian
tubuh kita akan “ Menghilang “dan kita akan berubah menjadi seberkas Nur sebesar biji ketumbar dibelah
7 bagian.Bercahaya bagai sebutir berlian yang berkilauan

__________________________________________

68
Nah,rasa keluar dari jasad atau rasa berubah menjadi setitik Nur.Nur inilah yang disebut sebagai Rasa
Tunggal Jati.Selain itu,baik dalam Meraga Sukma maupun Sholat Dha’im,Bila hendak bepergian kemana-
mana kita tinggal meniatkan saja maka sudah sampai.Rasa ini juga dapat disebut Rasa Tunggal Jati.Sebab
dalam bepergian itu kita

Sudah tidak merasakan haus ,lapar,kehausan,kedinginan dlsb.

Bagi mereka yang berkeinginan untuk dapat melakukan Meraga Sukma dianjurkan untuk sering
Tirakat/Kannat puasa.Jadikanlah puasa itu sebagai suatu kegemaran.

Dan yang penting juga jangan dilupakan melakukan Dzikir gabungan NAFI-ISBAT dan QOLBU.Dalam sehari-
hari sudah pada tahapan lillahi ta’ala.

________________________________________________________

Hal ini berlaku bai mereka yang menghendaki untuk dapat melakukan SHOLAT DHA’IM.Kalau Meraga
Sukma mempergunakan Nur ALLAH,tapi bila SHOLAT DHA’IM sudah mempergunakan Nur ILLAHI.

Karena ada Rasa Sejati,maka Rasa merupakan asal usul segala sesuatu yang ada.

Oleh sebab itu bila hendak mendalami ilmu MA’RIFAT Islam dianjurkan untuk selalu bertindak
berdasarkan rasa.Artinya jangan membenci,jangan menaruh dendam,jangan iri,jangan sirik,jangan
bertindak sembrono,jangan bertindak kasar terhadap sesame manusia,dll.Sebab dihadapan Tuhan Yang
Maha Kuasa,kita ini semua sama ,karena masing-masing memiliki rasa

________________________________________________________

Rasa merupakan lingkaran penghubung antara etika pergaulan antar manusia.juga sebagai lingkaran
penghubung pergaulan umat dengan Penciptanya.Rasa Tunggal jati ini mempunyai arti dan makna yang
luas.Karena bagai hidup itu sendiri.Apapun yang hidup mempunyai arti.Dan apapun yang mempunyai arti
itu hidup.Sama halnya apapun

Yang hidup mempunyai Rasa.Dan apapun yang mempunyai Rasa itu Hidup.

________________________________________________________

Dengan penjelasan ini,maka dapat diambil kesimpilan bahwa yang mendiami Rasa itu adalah Hidup.Dan
Hidup itu sendiri ialah Sang Pencipta/ALLAH.Padahal kita semua ini umat yang hidup.Jadi sama ada
Pencitanya.Oleh sebab itu,umat manusia harus asaling menghormati,tidak saling merugikan,bahkan harus
saling tolong menolang Terutama menolong janda,dll

Dan hal ini sesuai dalam firman ALLAH :"HAI MANUSIA!MASUKLAH KALIAN DALAM PERDAMAIAN,
JANGAN BERPECAH BELAH MENGIKUTI LANGKAH SYAITAN,SESUNGGUHNYA SYAITAN ITU MUSUHMU
YANG NYATA".

__________________

69
(Tuak lombok ilahi)

ALHAMDU Nur Muhammad Sumber segala kejadian Alam ini

ALHAMDU Nur Muhammad Sumber segala kejadian Alam ini

=============================================

Telah diisyaratkan dalam Al-Quran dengan kata "Nurun ala Nurin" = Nur yang hidup dan menghidupkan

(Maksudnya : Nur yang di Agungkan dan dibesarkan di Alam semesta ini, yang hidup dan maujud pada
tiap-tiap yang hidup dan yang ujud di Alam semesta)

Inilah Kebesaran Hakekat Muhammad yang sebenar-benarnya, yang dipuji dengan kalimah "ALHAMDU"

________________________________________________________

"ALHAMDU = Kesempurnaan tajalli NUR MUHAMMAD"

Tajjalinya dalam diri yang Batin adalah (Alif) Al Haq Ke-Esa-an Kebesaran Nur Muhammad, tajjalinya Roh
bagi kita (Lam) Latifun Kesempurnaan Nur Muhammad, tajallinya Nafas bagi kita (Ha) Hamidun
Kesempurnaan Berkat Nur Muhammad, tajallinya Hati, Akal, Nafsu Penglihatan, pendengaran, penciuman,
perasa bagi kita. (Mim) Majidun Kesempurnaan Safa’at Nur Muhammad, tajallinya Iman, Islam, Ilmu,
Hikma bagi kta.(Dal) Darussalam Kesempurnaan Nikmat Nur Muhammad, tajallinya Kulit, Bulu, Daging,
Urat, Tulang, Otak, Sumsum bagi kita.

________________________________________________________

Tajallinya pada diri yang Dzahir adalah :(Alif) kepala bagi kita, (Lam) dua tangan bagi kita,(Ha) badan bagi
kita,(Mim) pinggang bagi kita (Dal) dua kaki bagi kita.

________________________________________________________

Yang di-Esa-kan dengan ASYAHADU = ALHAMDU yaitu : (Alif) Al-Haq Yang di-Esa-kan dan yang dibesarkan
di sekalian Alam semesta. (Syin) Syuhudul Haq Yang diakui bersifat Ketuhanan dengan sebenar
benarnya.(Ha) Hadiyan Muhdiyan ilal Haq Yang menjadi petunjuk kepada jalan Agama yang Haq.(Dal)
Daiyan ilal Haq Yang selalu memberi Peringatan kepada jalan/Agama yang Haq.

________________________________________________________

ALHAMDU "Alhayyaatu Muhammadu" kesempurnaan tajjalli Nur Muhammad. Bahwa :ADAM ,Nama
Syariat, Nama Hakekat Nama kebesaran bagi kesempurnaan tajjali Nur Muhammad, MUHAMMAD, Nama
ke-Esa-an yang menghimpun nama Adam + nama Allah

Bahwa :(Adam daminnya 'Hu') ,(Muhammad daminnya ‘Hu’) (Allah daminnya ‘Hu’)Sedangkan, ‘Hu’ makna
Syariat = Dia seorang laki-laki‘Hu’ makna Hakekat = Esa = Tiada terbilang-bilang

70
Isyarat ‘Hu’ dalam Al-Quran :

"Huwal hayyun qayyum"= yang hayyun awal, dan tidak ada permulaannya.

"Huwal aliyyil adzim"= yang bersifat dengan sifat-sifat kesempurnaan lagi maha besar.

"Huwal rahmanur rahim" = yang bersifat rahman dan rahim.

"Huwal rabbul arsyil karim"= yang memiliki Arasy yang maha mulia,(ARASY = Nama kemuliaan diri Nabi
kita yang sebenar benarnya = Nama majazi bagi sesuatu tempat, Suatu alam gaib yang dimuliakan) Bahwa
:Yang bernama ABDULLAH itu adalah Nabi kita yang bernama MUHAMMAD itu sendiri.

Abdullah,Muhamad ,Penghulu sekalian Alam

________________________________________________________

Semuanya nama-nama yang mulia, dilangit dan dibumi itu adalah nama-nama kemuliaan dan
kesempurnaan dari tajalli NUR MUHAMMAD itu sendiri, dan menjadi nama majazi pada tiap tiap wujud
yang dimuliakan pada alam ini.

________________________________________________________

IsyaratNya dalam Al Qur’an :

"Wahuallazi lahu fiisamaawati wafil ardhi illahu"

"Dan Dialah yang sebenar benarnya memiliki sifat sifat Ketuhanan yakni sifat kesempurnaan yang ada
dilangit dan sifat kesempurnaan yang ada di bumi"

________________________________________________________

"Lahul Asma’ul Husna"

"Hanyalah Dia yang sebenar benarnya memiliki nama nama yang mulia dan yang terpuji yang telah
maujud pada semesta alam ini" Bahwa :Hakekat kebesaran Nur Muhammad itu meng-himpun-kan 4 jenis
alam, yaitu :

1. Alam HASUT = Alam yang terhampar di langit dan bumi dan segala isinya.

(Maksudnya : Hasut pada diri kita ,Anggota jasad, Kulit, Daging, Otak, Sumsum, Urat, Tulang)

2. Alam MALAKUT = Alam gaib bagi malaikat-malaikat

(Maksudnya : Malakut pada diri kita ,Hati, Akal, Nafas, Nafsu, Penglihatan, Pendengaran, Penciuman,
Perasa dan sebagainya)

3. Alam JABARUT = Alam gaib bagi Arasy, Kursi, Lauhul Mahfudz, Surga, Neraka

71
(Maksudnya : Jabarut pada diri kita, Roh, Ilmu, Hikmah, Fadilat, Hasanah yaitu segala sifat yang mulia dan
terpuji)

4. Alam LAHUT = Alam gaibul gaib kebesaran Nur Muhammad (Maksudnya : Lahut pada diri kita = Batin
tempat Rahasia, Iman, Islam, Tauhid dan Makrifat)

________________________________________________________

(Maksudnya lagi : 4 Alam diatas = Wujud kesempurnaan tajalli Nur Muhammad = terhimpun kepada
kebenaran wujud diri Rasulullah yang bernama Insanul Kamil)

________________________________________________________

Hal ini menjadi berkah dan "Faidurrabbani" yakni kelebihan bagi tiap tiap mukmin yang ahli tahkik, bahwa
mereka itu adalah "Wada syatul Ambiya" yakni mewarisi kebenaran batin nabi nabi dan rasul rasul dan
mukmin yang tahkik itulah yang dinamakan Aulia Allah, namun kebanyakan mukmin itu tidak mengetahui
bahwa dirinya adalah Aulia yang sebenarnya.

bahwa :Muhammad itu ada dua rupa atau dua makna :

1. Muhammad yang bermakna Qadim Azali = diri Muhammad yang pertama, yang tidak kenal mati selama
lamanya.

(Maksudnya : Muhammad diri yang pertama = yang awal Nafas + yang akhir Salbiah + yang dzahir Ma’ani
+ yang batin Ma’nawiyah)

2. Muhammad yang bermakna Muhammad Bin Abdullah = Insanul Kamil yang mengenal mati.

(Maksudnya : Muhammad diri yang kedua = yang bersifat manusia biasa, yang berlaku padanya "Sunnatu
Insaniah" yaitu "Kullu nafsin zaikatul maut" namun jasad Nabi kita adalak Qadim Idhofi = tiada rusak,
selama-lamanya di kandung bumi)

"Innallaha azza wajalla harrama alal ardhi aiya kulla azsadal ambiya"

"Bahwasanya Allah Ta’ala yang maha tinggi telah mengharamkan akan bumimenghancurkan jasad para
nabi nabi"

__________________________________________________

Ingat hal dibawah ini baik-baik :

Agar pemahaman ini tidak sama seperti pemahaman yang ada pada paham-paham yang lain diluar ini,
maka perlu kita tetapkan dahulu paham kita sebagai berikut :

________________________________________________________

1. Bahwa Nabi kita Muhammad, yang Muhammad itu adalah manusia biasa seperti kita, hanyalah
dilebihkan Ia dengan derajat ke-Rasul-an.

72
________________________________________________________

2. Bahwa tiap-tiap manusia itu sendiri, baik pada hukum aqli maupun hukum naqli, mempunyai dua
macam diri yakni Diri pertama = Diri Hakiki = Rohani, dan Diri kedua = Diri Majazi = Jasmani, Dan diri yang
kedua atau diri jasmani itulah kemuliaan bagi Rasulullah maka dinamakan Insanul Kamil.

________________________________________________________

3. Bahwa diri Hakiki yang bermakna Rohani itulah yang bernama Muhammad. Dialah yang Qadim Azali,
Qadim Izzati, Qadim Hakiki, itulah makna yang dirahasiakan yang menjadi ke-Esa-an segala sifat
kesempurnaan yang 99.

Jalannya kebesaran wujud Roh Nabi kita itulah yang diisyaratkan oleh kalimah"Huallah" jadi makna
Muhammad itu Tahkiknya adalah "Ainul Hayyat" yakni wujud sifat yang hidup dan yang menghidupkan.

Maka itu juga yang diisyaratkan dengan kalimah "Laa illaha illallah" dan yang dibesarkan dengan kalimah
"Allahu Akbar" dan yang dipuji dengan kalimah"Subbhanallah walhamdulillah" dan sebagainya lagi.

Itu juga yang dipuji dengan "ALHAQ QULHAQ" oleh seluruh malaikat-malaikat Mukarrabin.

________________________________________________________

4. Bahwa diri Majazi yang bermakna Jasmani itulah yang bernama Insanul Kamil.

Muhammad majazi = Muhammad yang kedua yang menempuh Al-Maut namun jasad Nabi itu adalah
Qadim Idhofi.

Jasad Nabi kita itulah diisyaratkan oleh ayat Al-Quran "Barakallahu fii wujudil karim" "Maha sempurnalah
sifat Allah pada kedzahiran wujud yang sebaik baik rupa kejadian itu".

Hadist Qudsi = "Dzahiru Rabbi wal batinu abdi" = Kedzahiran sifat kesempurnaan Allah itu adalah maujud
pada hakekat kesempurnaan seorang hamba yang bernama Muhammad Rasulullah itu. = maujud dengan
rupa Insanul Kamil,

maka rupa wujud Insanul Kamil itulah yang diisyaratkan oleh Al-Quran dengan"Amfusakum" = "Wujud Diri
Kamu Sendiri".

"Wafi amfusakum afalaa tubsirun"= "Dan yang diri kami berupa wujud insan itu apakah tidak kamu
pikirkan". = yang menjadi diri hakiki atau diri pertama pada insan itu.

________________________________________________________

Pada hakekatnya "diri kedua" adalah kebenaran dan kesempurnaan Roh Nabi kita yang bernama
Muhammad itu semata mata,(Maksudnya : Diri kedua = Insan yang kedua = Rupa Muhammad yang nyata
= yang Nasut = Kebenaran Roh Nabi kita yang bernama Muhammad yang diisyaratkan oleh Al-Quran)
"ALLAHU NURUSSMA WATIWAL ARDHI" = Kebenaran Nur Allah itu ialah Maujud di langit dan dibumi.

73
"NURUN ‘ALA NURIN" = Nur yang hidup dan yang menghidupkan atas tiap tiap wujud yang hidup pada
alam ini,

________________________________________________________

Isyarat perkataan 4 sahabat Rasulullah :

Saidina Abu Bakar Siddik r.a.

"waam ra'aitu syaian illa wara'aitullahu"

(Tidak aku lihat pada wujud sesuatu dan hanyalah aku lihat kebenaran Allah semata mata DAHULUNYA)

________________________________________________________

Umar bin Khattab r.a :

"Maa ra’aitu syaian illa wara’aitullahu ma’ahu"

(Tidak aku lihat pada wujud sesuatu dan hanyalah aku lihat kebenaran Allah Ta’ala semata-mata
KEMUDIANNYA)

________________________________________________________

Usman bin Affan r.a : "wama ra'aitu syaian illa wara'aitullahu ma'ahu"(Tidak aku lihat pada wujud
sesuatuhanyalah aku lihat kebesaran Allah Ta’ala semata-mata BESERTANYA)

________________________________________________________

Ali bin Abi Talib r.a :"Wama ra'aitu syaian illa wara'aitullahu fayahu" (Tidak Aku lihat pada wujud sesuatu
hanyalah aku lihat kebesaran Allah Ta’ala semata-mata MAUJUD PADANYA).

___________________________________

Itulah isyarat-isyarat ayat Al Qur’an…

"Wakulli hamdulillah sayurikum aayaatihi faakhiru naha"

(Dan ucapkanlah puji bagi Allah karena sangat nampak bagi kamu pada wujud diri kami itu sendiri, akan
tanda tanda kebesaran Allah Ta’ala, supaya kamu dapat mengenalnya)

________________________________________________________

Sabda Nabi Muhammad saw :

"Mamtalabal maula bikhairi nafsihi fakaddalla dalalam baida"

"Barang siapa mengenal Allah Ta’ala diluar dari pada mengenal hakikat dirinya sendiri., maka
sesungguhnya adalah ia sesat yang bersangat sesat.

74
Karena hakekat diri yang sebenarnya, baik rohani dan jasmani tidak lain adalah wujud kesempurnaan
tajalli NUR MUHAMMAD itu semata-mata.

Maka apa-apa nama segala yang maujud pada alam ini, baik pada alam yang nyata dan alam yang gaib
adalah semuanya nama majazi bagi kesempurnaan tajalli NUR MUHAMMAD.

________________________________________________________

"ASYHADUALLA ILAHA ILLALLAH"

Naik saksi aku bahwasanya Rohku dan Jasadku tidak lain, melainkan wujud kesempurnaan tajalli NUR
MUHAMMAD semata-mata.

________________________________________________________

"WA ASYHADUANNA MUHAMMADARRASULULLAH"

Dan naik saksi Aku bahwa hanya MUHAMMAD RASULULLAH itu tiada lain, melainkan wujud kebenaran
tajalli NUR MUHAMMAD yang sebenar benarnya.

________________________________________________________

Maka kesempurnaan Musyahadah, Murakabah, dan Musyafahah, yakni ke-Esa-an pada diri yaitu pada
keluar masuknya Nafas..

Tidak ada lagi "LAA"

Tetapi hanya "ILLAHA"

Tidak lain Nafsi "ILLAHU"

Melainkan wujud kebesaran NUR MUHAMMAD semata mata.

"Ahir kata Ketahuilah apa yang saya sampaikan ini hanyalah menambah wawasan buat anda smua dan
khususnya buat saya feribadi bukan bermaksud saya sok pinter dan sok tau tidak. Jika ada manfaatnya
silahkan ambil jadi pedomanya,dan jika tdak baik amilah jadi sepadanya,sebab saya hanyalah manusia
biasa yang masih mencari Arti dari khidufan ini.

___________________

(Tuak lombok ilahi)

75
Mengalir-lah bersamanya

Mengalir-lah bersamanya

====================

'Pandanglah jiwa sebagai pancuran, aliran kehidupanmu mengucur dari situ, semua bentuk yang engkau
lihat, memiliki 'mata air tetap" di alam tak bertempat. Tidak mengapa ketika bentuk musnah, karena
aslinya selalu abadi.

________________________________________________________

Semua wajah cantik yang pernah kau lihat, semua kata penuh makna yang pernah kau dengar, janganlah
berduka ketika semua itu hilang, karena sesungguhnya tidaklah demikian adanya

________________________________________________________

Ketika mata air menjadi sumber tak-terhenti, cabangnya terus mengalirkan air kemana-mana, lalu.., apa
yang engkau keluhkan..? apa juga yang engkau risaukan…?

________________________________________________________

Pandanglah jiwa sebagai pancuran, dan semua ciptaan ini sebagai sungai, ketika pancuran mengucur,
sungai pun mengalir dari situ.

________________________________________________________

Taruhlah kesedihanmu, dan teruslah minum air sungai ini, jangan pernah pikirkan kapan surutnya, aliran
ini tiada hentinya.

________________________________________________________

Dari saat pertama engkau memasuki alam wujud ini, sebuah tangga sudah ada di hadapanmu, sehingga
engkau dapat menapaki tangga ini untuk naik keatasnya.

________________________________________________________

Pertama engkau adalah mineral, lalu engkau berubah menjadi tetumbuhan, kemudian engkau menjadi
hewan, hal ini semua telah kau lewati dan menjadi rahasia bagimu?

________________________________________________________

Kemudian engkau menjadi insan, dengan pengetahuan, akal dan keyakinan.

__________________________________________________

Pandanglah raga ini, yang tersusun dari tanah liat kering, pandanglah bagaimana dia telah tumbuh dengan
sempurna. Ketika engkau berjalan terus dari insane, tiada diragukan lagi engkau akan menjadi malaikat.

76
________________________________________________________

Ketika engkau telah meninggalkan bumi ini, maka kedudukanmu adalah di langit, lewatilah ke-malaikat-
anmu, masukilah samudra itu.sehingga tetesanmu menjadi lautan yang tak terhingga luasnya.
tinggalkanlah kata "manusia" katakanlah "Yang Maha Esa" dengan seluruh jiwamu.

Tidak menjadi soal bila raga menjadi tua, lemah dan lusuh; ketika jiwa senantiasa muda.

________________________________________________________

Surah An-Nisa, (4 : 79)

"Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah (faminallah),, dan apa saja bencana yang
menimpamu, maka dari kesalahan dirimu sendiri (faminnafsika) . Kami mengutusmu menjadi Rasul
kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi."

________________________________________________________

Bila takut gelombang, mengapa berlayar …..? bila takut berkata cinta mengapa berikrar..

yakin, sebelum datang ragu, sebagaimana engkau berikrar padaNya,

________________________________________________________

sesungguhnya shalat, ibadah, hidup dan matiku adalah milikMu… yaa Allah..

inilah cinta yang sesungguhnya, yang sanggup arungi gelombang kehidupan menuju pantai kedamaian.

yang tiada panas tiada pula dingin..

________________________________________________________

Perahu adalah jasadmu, layar adalah iktiarmu, kuatkan tiang layarmu. mohon padaNya kekuatan, tuk
arungi lautan kehidupan ini.

________________________________________________________

Jangan… perahumu tenggelam, menabrak karang nafsumu, berupa angan-angan dalam akal khayalmu,
penyesalanpun tiada arti lagi.

________________________________________________________

Yakinlah padaNya, sesungguhnya hidup dan mati ada dalam genggamannya, bersujud kening cium bumi
ketulusan, senantiasa bumi memberi meski dihina dan dicaci, ibu bagi ragaku karena tanah asal
daripadaNya."Innalillahi wainnaillaihi rojiun"DariMu aku berasaldariMu aku kembali

___________________

(Tuak Lombok ilahi)

77
Rahasia diam

==========

ASHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASHADU ANNA MUHAMMADDARASULLULLAH

penyaksian: diri yang sebenar-benar-nya diri yang murni (diri yang lagi satu, yang berada di alam
Wahdah)—

yang serupa tetapi tidak sebanding..karena hanya dia yang maha ADA..

kenapa tidak sebanding..

(kerana) nyawa hamba hanyalah bayang..tiada.. ada

gerak ada diam..

________________________________________________________

Seorang salik akan memasuki satu keadaan seperti keadaan orang yang sedang tidur ataupun istilah yang
biasa didengar ‘mati sebelum mati’, ataupun dengan istilah yang mudah ‘diam’, iaitu fikiran tidak
bergerak, batin dan jasad juga tidak bergerak.

(Qs Az Zumar 39:42:)

Allah mematikan manusia (memegang rohnya) ketika mati, dan bagi yang belum mati di dalam tidurnya,
lalu Allah menahan roh orang yang telah ditetapkan kematiannya dan melepaskan roh orang yang lain
(tidur) sampai waktu yang ditentukan.

________________________________________________________

(Bagi salik yang mencapai tahap ini ia berpeluang untuk memasuki alam ruh dengan izin Allah).

Keadaan diam ini dilakukan supaya pencinta mencapai keadaan ‘mati sebelum mati’ atau ‘keadaan
semacam orang tidur’. Untuk mencapai keadaan ini, diam ini perlulah berhujung kepada hilangnya semua
perasaan dan fikiran, sehingga tercapai keadaan ketiadaan rasa apa-apa pun, tetapi masih dalam
kesadaran„Diam itu tidak bergerak

Tidak bergerak itu mati„Mati itu hakikat tiada

Tiada itu adalah kekosongan (hanya ada Allah)

Sebelum salik mencapai makam diam ini, salik perlu melepasi beberapa tahapan sebelumnya iaitu:

Fana Rasul

Fana Allah

Baqa Allah

78
Liqa Allah (aspek wujud Allah).

Bagi pencinta Allah ingatlah bahawa:

Diam itu adalah singgahsana NYA

Diam itu adalah Hakikat Muhamad (Wahdah)

Diam itu adalah sumber Kun Fayakun

Diam itu mengangkat salik ke makam Insan Kamil Mukamil.

Tanpa proses ‘diam’ ‘kepongpong tidak akan menjadi kupu-kupu’.

________________________________________________________

Jelaslah sangat penting proses diam ini,, umpama menunaikan haji di Mekah, tanpa wukuf di Arafah,,
maka tiadalah haji. (ia tidak boleh diganti dengan dam), perlu dilakukan sendiri.

Memang di dalam berhubungan dengan Allah diam pada rahsianya : sebab di nafas kita ada nafas
naik..dan ada nafas..turun, ada pula nafas yang tidak turun tidak naik.. seperti mati..atau bertahan,

manakala nabi sebelum menerima mikraj ..menerima shalat 5 waktu..ada shalat tubuh, ada sholat nyawa,
dan ada shalat rahasia..inilah kesempurnaan daripada shalat.. ditambah shalat 5 waktu.

adapun sholat:tubuh gerak ditubuh tiada lainya..irodah Allah semata, shalat nyawa:puji di nafas, diada lain
allah memuji dirinya apa ladi di saat terjaga maupun tidur, shalat rahasia Segala puji diada lainnya di saat
sampai waktu…mudahan fara guru yang hadir disini PERBANYA DIAM DRPADA BICARA,Dan
bermampat...inilah yang di namakan puji qadin bagi qadim ana wala ana..

__________________

(Tuak Lombok ilahi)

Hakekat dan Makrifat Kehidupan

=========================

Kebajikan utama (seorang Muslim) Ialah mengetahui hakikat sholat Hakikat memuja dan memuji Sholat
yang sebenarnya

Tidak hanya pada waktu isya dan maghrib Tetapi juga ketika tafakurDan sholat tahajud dalam keheningan
Buahnya ialah mnyerahkan diri senantiasa,Dan termasuk akhlaq mulia

________________________________________________________

79
Apakah sholat yang sebenar-benar sholat?

Renungkan ini: Jangan lakukan sholat Andai tiada tahu siapa dipuja Bilamana kaulakukan juga ngKau
seperti memanah burung Tanpa melepas anak panah dari busurnya

Jika kaulakukan sia-sia Karena yang dipuja wujud khayalmu semata

________________________________________________________

Lalu apa saja zikir yang sebenarnya?

Dengar: syekh siti jenar pernah berkata kapada wali wali yang tidak sejalan denganNya "Walau siang
malam berzikir Jika tidak dibimbing petunjuk Tuhan Zikirmu tidak sempurna Zikir sejati tahu bagaimana
Datang dan perginya nafas Di situlah Yang Ada, memperlihatkan Hayat melalui yang empat

________________________________________________________

Yang empat ialah tanah atau bumi Lalu api, udara dan air

Ketika Allah mencipta Adam Ke dalamnya dilengkapi Anasir ruhani yang empat: Kahar, jalal, jamal dan
kamal Di dalamnya delapan sifat-sifat-Nya Begitulah kaitan ruh dan badan Dapat dikenal bagaimana Sifat-
sifat ini datang dan pergi, serta ke mana

________________________________________________________

Anasir tanah melahirkan Kedewasaan dan keremajaan Apa dan di mana kedewasaan Dan keremajaan?
Dimana letak

Kedewasaan dalam keremajaan? Api melahirkan kekuatan

Juga kelemahan Namun di mana letak Kekuatan dalam kelemahan? Sifat udara meliputi ada dan tiada

Di dalam tiada, di mana letak ada? Di dalam ada, di mana tempat tiada? Air dua sifatnya: mati dan hidup
Di mana letak mati dalam hidup? Dan letak hidup dalam mati? Kemana hidup pergi Ketika mati datang?
Jika kau tidak mengetahuinya

Kau akan sesat jala,hinga mati matanya meler mulutnya terbuka luas sperti org
dikejer,aunzubillahiminzalik mintak ridhomu ya robb.

_______________________________________________

Pedoman hidup sejati Ialah mengenal hakikat diri Tidak boleh melalaikan sholat yang khusyuk Oleh karena
itu ketahuilah

Tempat datangnya yang menyembah Dan Yang Disembah

Pribadi besar mencari hakikat diri Dengan tujuan ingin mengetahui Makna sejati hidup Dan arti
keberadaannya di dunia

80
________________________________________________________

Kenalilah hidup sebenar-benar hidup Tubuh kita sangkar tertutup Ketahuilah burung yang ada di
dalamnya Jika kau tidak mengenalnya Akan malang jadinya kau Dan seluruh amal perbuatanmu sia-sia
semata Jika kau tak mengenalnya.

Karena itu sucikan dirimu Tinggallah dalam kesunyian

Hindari kekeruhan hiruk pikuk dunia

________________________________________________________

Nirwana dunia.Keindahan, jangan di tempat jauh dicari

Ia ada dalam dirimu sendiri Seluruh isi jagat ada di sana

Agar dunia ini terang bagi pandangmu Jadikan sepenuh dirimu Cinta Tumpukan pikiran, heningkan cipta
Jangan bercerai siang malam Yang kaulihat di sekelilingmu Pahami, adalah akibat dari laku jiwamu!

________________________________________________________

Dunia ini luluh lantak Disebabkan oleh keinginanmu

Kini, ketahui yang tidak mudah rusak Inilah yang dikandung pengetahuan sempurna Di dalamnya
kaujumpai Yang Abadi

Bentangan pengetahuan ini luas Dari lubuk bumi hingga singgasana-Nya Orang yang mengenal hakikat
Dapat memuja dengan benar Selain yang mendapat petunjuk ilahi Sangat sedikit orang mengetahui
rahasia ini

________________________________________________________

Karena itu, kenalilah dirimu,Kenali dirimu yang sejati

Ingkari benda Agar nafsumu tidur terlena,Dia yang mengenal diri Nafsunya akan terkendali Dan terlindung
dari jalan

Sesat dan kebingungan Kenal diri, tahu kelemahan diri Selalu awas terhadap tindak tanduknya

________________________________________________________

Bila ngkau mengenal dirimu ngKau akan mengenal Tuhanmu

Orang yang mengenal Tuhan,Bicara tidak sembarangan

Ada yang menempuh jalan panjang Dan penuh kesukaran Sebelum akhirnya menemukan dirinya Dia tak
pernah membiarkan dirinya Sesat di jalan kesalahan Jalan yang ditempuhnya benar

________________________________________________________

81
Wujud Tuhan itu nyata Mahasuci, lihat dalam keheningan

Ia yang mengaku tahu jalan Sering tindakannya menyimpang

Syariat agama tidak dijalankan Kesalehan dicampakkan ke samping Padahal orang yang mengenal Tuhan
Dapat mengendalikan hawa nafsu Siang malam penglihatannya terang Tidak disesatkan oleh khayalan

________________________________________________________

Renungan marifat: Diam dalam tafakur ( Perenungan )

Adalah jalan utama (mengenal Tuhan) Memuja tanpa selang waktu Yang mengerjakan sempurna
(ibadahnya) Disebabkan oleh makrifat Tubuhnya akan bersih dari noda Pelajari kaedah pencerahan kalbu
ini Dari orang arif yang tahu Agar kau mencapai hakikat Yang merupakan sumber hayat

Jangan memuja Jika tidak menyaksikan Yang Dipuja Juga sia-sia orang memuja Tanpa kehadiran Yang
Dipuja Walau Tuhan tidak di depan kita Pandanglah adamu Sebagai isyarat ada-Nya

Inilah makna diam dalam tafakur Asal mula segala kejadian menjadi nyata

________________________________________________________

Hakikat sejati kemauan Hakikatnya tidak dibatasi pikiran kita

Berpikir dan menyebut suatu perkara Bukan kemauan murni

Kemauan itu sukar dipahami Seperti halnya memuja Tuhan

Ia tidak terpaut pada hal-hal yang tampak Pun tidak membuatmu membenci orang Yang dihukum dan
dizalimi

Serta orang yang berselisih paham

________________________________________________________

Orang berilmu Beribadah tanpa kenal waktu Seluruh gerak hidupnya Ialah beribadah "Diamnya,
bicaranya" Dan tindak tanduknya Malahan getaran bulu roma tubuhnya Seluruh anggota badannya
Digerakkan untuk beribadah Inilah kemauan murni. Kemauan itu!!! Lebih penting dari pikiran Untuk
diungkapkan dalam kata Dan suara sangatlah sukar

Kemauan bertindak Merupakan ungkapan pikiran

Niat melakukan perbuatan Adalah ungkapan perbuatan Melakukan shalat atau berbuat kejahatan
Keduanya buah dari kemauan

________________________________________________________

La ilaha illa Allah ,tempat mengintai Medan yang qadim tempat berdamai Wujud Allah terlalu sempurna
Siang malam jangan bercerai Tegakkan nama-Nya di alam semeta nafasmu,DiamMu.

82
__________________

(Tuak Lombok ilahi)

Iqtikad kita kepada Tuhan

Iqtikad kita kepada Tuhan

===================

Yang wajib kita ketahui dan IQTIKADKAN kepada Tuhan kita

adalah: Mengetahui yang- wajib-Mustahil-dan yg harus kepada Allah taala.

Bahkan wajib mengiqtikadkan bahwa ALLAH TAALA itu:

LAIYSA KAMISLIHI SYAI'UN FIIL ARDI WALA FISSAMA'

_______________________________________________________

√ Tidak ada di dlm sesuatu.

√ Tidak ada di luar sesuatu.

√ Tidak ada sesuatu di dalamnya.

√ Tidak ada di atas.

√ Tidak ada di bawah.

√ Tidak ada di kiri.

√ Tidak ada di kanan.

√ Tidak ada di hadapan.

√ Tidak ada di belakang.

________________________________

-Jauh tidak berantara.

-Dekat tdk bersentuh.

Hanya meliputi sekalian alam

yaitu..

Tanpa masa

83
Tanpa zaman

Tanpa terhingga

Tanpa sekarang

Tanpa kemudian

Tanpa bersebati

dan

Tanpa bersatu.

________________________________

Oleh sebab itulah Rasulullah saw

bersabda:

ALAJZU ANDARKIL IDROKI FAHUWA IDROKU.

artinya: Lemah dari pada mendapatkan pendapat,itulah yg mendapat (pendapat Tuhannya ).

________________________________

terusss Bagaimana dengan pendapat anda???

________________________________

Siri yang dinamakan syareat"tarekat"hakekat"marifat itu adalah

Siri yang dinamakan syareat"tarekat"hakekat"marifat itu adalah

==============================================

SIRI SATU

1. Dinamakan SYAREAT = Menyembah Allah Ta’ala dengan perbuatan, mengerjakan apa yang
diperintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang oleh Rasulnya (Al-Quran dan Sunnah)

2. Dinamakan TAREKAT = Menyembah Allah Ta’ala semata dengan ilmu dan amal yang diketahuinya.

3. Dinamakan HAKEKAT = Memandang Allah Ta’ala dengan cahaya yang dipancarkan oleh Allah Ta’ala di
Hati Sanubari yang dinamakan Sirullah

4. Dinamakan MAKRIFAT = Meliputi seluruh tubuh yaitu Hakekat Allah : Kun, Hu, Dzat.

SIRI DUA ________________________________________________________

84
1. Adapun SYAREAT = Menjadi tauladan dan tubuh bagi kita

2. Adapun TAREKAT = Menjalankan kerja Syareat

3. Adapun HAKEKAT = Menjadi kunci kita menghadap Allah

4. Adapun MAKRIFAT = Melihat sesuatu tanpa hijab dinamakan juga Amar Nizam.

________________________________________________________

SIRI TIGA

1. SYAREAT = Air di dalam tubuh kita, sebab itu kita bisa berkata-kata

2. TAREKAT = Angin di dalam diri kita, sebab itu kita bisa bernafas

3. HAKEKAT = Tanah di dalam tubuh kita, sebab itulah kita boleh tetap

4. MAKRIFAT = Api di dalam tubuh kita, sebab itulah kita boleh mengetahui lebih.

________________________________________________________

SIRI EMPAT

1. Ilmu SYAREAT = Dinamakan Sirullah, ibadahnya adalah Nurul Hadi

2. Ilmu TAREKAT = Dinamakan Ayan Sabitah, ibadahnya adalah Sirul Asral

3. Ilmu HAKEKAT = Dinamakan Sirr Hayan, ibadahnya adalah Sirrul Iman

4. Ilmu MAKRIFAT = dinamakan Gaibul Guyub, ibadahnya adalah Sirrul Islam

______________________________________________

SIRI LIMA

1. SYAREAT = Zuhud

2. TAREKAT = Nur

3. HAKEKAT = Ilmu

4. MAKRIFAT = Wujud

________________________________________________________

SIRI ENAM

1. Ilmu SYAREAT = Dari Usuluddin

2. Ilmu TAREKAT = Dari Tasawuf

85
3. Ilmu HAKEKAT = Dari Tauhid

4. Ilmu MAKRIFAT = Dari Usul Muftahul Guyub

________________________________________________________

SIRI TUJUH

1. SYAREAT = Daging, Darah, Tulang, Urat, yang dinamakan Manusia

2. TAREKAT = Tanah, Air, Api, Angin yang dinamakam Insan

3. HAKEKAT = Ujud, Ilmu, Nur, Syuhud yang dinamakan Syaiun (Muhammad)

4. MAKRIFAT = Dzat, Sifat, Af’al, Asma yang dinamakan Allah

________________________________________________________

SIRI DELAPAN

1. Ibadah orang SYAREAT = Mengerjakan segala Rukun Islam yang lima

2. Ibadah orang TAREKAT = Mengerjakan SYAREAT + Taubat, Syukur, Tawakkal, Tahmid, Tawadha’, Harap,
Ridha, Sabar, Ikhlas

3. Ibadah orang HAKEKAT = SYAREAT + TAREKAT + Mengesakan Af’al Allah, mengesakan Asma Allah,
Mengesakan Sifat Allah dan Mengesakana Dzat Allah.

4. Ibadah orang MAKRIFAT = SYAREAT + TAREKAT + HAKEKAT + Mujahadah, Muraqabah, Muqaballah,


Musyahadah, Tawajuh dan Tafakur

________________________________________________________

SIRI SEMBILAN

1. Ikhlas orang-orang SYAREAT itu dinamakan ikhlas Mubtadaq

2. Ikhlas orang-orang TAREKAT itu dinamakan ikhlas Mutawwasit

3. Ikhlas orang-orang HAKEKAT itu dinamakan ikhlas Muntaha

4. Ikhlas orang-orang MAKRIFAT juga dinamakan ikhlas Muntaha

________________________________________________________

SIRI SEPULUH

1. Jalan SYAREAT = Jalan orang-orang Awam

2. Jalan TAREKAT = Jalan orang-orang Khas

86
3. Jalan HAKEKAT = Jalan orang-orang Khas ul Khas

4. Jalan MAKRIFAT =Jalan orang-orang Khawas

________________________________________________________

SIRI SEBELAS

1. SYAREAT = Af’al Allah

2. TAREKAT = Asma Allah

3. HAKEKAT = Sifat Allah

4. MAKRIFAT = Dzat Allah

SIRI DUABELAS

1. SYAREAT = Ilmu Yakin

2. TAREKAT = Ainul Yakin

3. HAKEKAT = Haqqul Yakin

4. MAKRIFAT = Akmal Yakin

________________________________________________________

SIRI TIGA BELAS

1. SYAREAT = Dzahir

2. TAREKAT = Batin

3. HAKEKAT = Akhir

4. MAKRIFAT = Awal

________________________________________________________

SIRI EMPAT BELAS

1. SYAREAT = Muhammad Dzahir

2. TAREKAT = Muhammad Batin

3. HAKEKAT = Muhammad Akhir

4. MAKRIFAT = Muhammad Awal

________________________________________________________

87
SIRI LIMA BELAS

1. Cara zikir SYAREAT = Dengan Lidah

2. Cara zikir TAREKAT = Dengan Hati

3. Cara zikir HAKEKAT = Dengan Nyawa

4. Cara zikir MAKRIFAT = Dengan Rahasia

________________________________________________________

SIRI ENAM BELAS

1. Pekerjaan SYAREAT = Dikatakan oleh Lidah dan dikerjakan oleh Hati

2. Pekerjaa TAREKAT = Hati yang mengerjakan baik atau jahat

3. Pekerjaan HAKEKAT = Nyawa yang mengerjakan baik atau jahat

4. Pekerjaan MAKRIFAT = Rahasia yang mengerjakan baik atau jahat

________________________________________________________

SIRI TUJUH BELAS

1. Rumah SYAREAT = Lidah

2. Rumah TAREKAT = Hati

3. Rumah HAKEKAT = Budi

4. Rumah MAKRIFAT = Roh

________________________________________________________

SIRI DELAPAN BELAS

1. Adab orang SYAREAT = Orang-orang yang berdiri dengan tanda-tanda kenyataan

2. Adab orang TAREKAT = Orang-orang yang berzikir tanpa tanda, hanya karunia Allah

3. Adab orang HAKEKAT = Orang-orang yang haknya dan hak Allah

4. Adab orang MAKRIFAT = Orang-orang yang mengetahui perkataan dan maqam

________________________________________________________

SIRI SEMBILAN BELAS

1. Sembahyang orang SYAREAT = Tubuhnya yang menyembah Allah

88
2. Sembahyang orang TAREKAT = Hatinya yang menyembah Allah

3. Sembahyang orang HAKEKAT = Nyawanya yang menyembah Allah

4. Sembahyang orang MAKRIFAT = Wahadatul wujud yang menerima sembahnya, inilah sembahyang para
Nabi, Wali Allah, Ahli sufi dan orang Kamil dan Mukamil

________________________________________________________

SIRI DUA PULUH

1. Pintu SYAREAT = Mata

2. Pintu TAREKAT = Dua lubang hidungnya

3. Pintu HAKEKAT = Dua biji mata

4. Pintu MAKRIFAT = Di antara mata putih dan mata hitam

________________________________________________________

SIRI DUA PULUH SATU

1. Martabat SYAREAT = Alam Roh

2. Martabat TAREKAT = Alam Malakut

3. Martabat HAKEKAT = Alam Jabarut

4. Martabat MAKRIFAT = Alam Lahut

__________________________________________________

__

SIRI DUA PULUH DUA

1. Tujuan SYAREAT = Agar Hatinya ada Nur

2. Tujuan TAREKAT = Agar Dirinya dan Nyawanya jadi mulia

3. Tujuan HAKEKAT = Agar dapat memisahkan antara Hak dan Batil

4. Tujuan MAKRIFAT = Agar dapat derajat Saddikin

________________________________________________________

SIRI DUA PULUH TIGA

1. SYAREAT = Ibarat buih

89
2. TAREKAT = Ibarat ombak

3. HAKEKAT = Ibarat laut

4. MAKRIFAT = Ibarat air

SIRI DUA PULUH EMPAT, apa lagi ntahlah saya jugak lupa..kita ngopi dlu tenangkan pikiran biar mantef
guru...

___________________

(Tuak Lombok ilahi)

Membangunkan Nur Muhammad

Membangunkan Nur Muhammad :

==========================

"BISMILLAHIROHMANIROHIM"

ASYHADU ALLA ILAHA ILALAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLAH.

KUNHI - KUNHIJAT - KUNFAYAKUN

BANGUNLAH AHUU AHUU AHUU.

_____________________________________

DILAKUKAN SELAMA 41 HARI SEBANYAK 99 Kali Ulangan.

_____________________________________

setelah 41 hari, amalkan syahadat nur Muhammadnya 3 kali aja setiap hari :

_____________________________________

BISMILLAHIROHMANIROHIM

ASYHADU ALLA ILAHA ILALAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLAH.

ASALAMUALAIKUM SALAM NUR KUNHI - KUNHIJAT - KUNFAYAKUN DI UBUN-UBUNKU

BANGUNLAH AHUU AHUU AHUU.

ASALAMUALAIKUM SALAM NUR SIRRULLAH DI BAHU-KANANKU

BANGUNLAH AHUU AHUU AHUU.

90
ASALAMUALAIKUM SALAM NUR ZATULLAH DI BAHU-KIRIKU

BANGUNLAH AHUU AHUU AHUU.

ASALAMUALAIKUM SALAM NUR SIPATULLAH DI DADAKU

BANGUNLAH AHUU AHUU AHUU.

ASALAMUALAIKUM SALAM NUR AFGHALULLAH DI PUNGGUNG BELAKANGKU

BANGUNLAH AHUU AHUU AHUU.

ASALAMUALAIKUM SALAM NUR JALULLAH DI KEDUA-KAKIKU

BANGUNLAH AHUU AHUU AHUU.

ASALAMUALAIKUM SALAM NUR NAFSIN DI LIDAHKU

BANGUNLAH AHUU AHUU AHUU.

ASALAMUALAIKUM SALAM NUR WUJUDULLAH DI SEKUJUR-TUBUHKU

BANGUNLAH AHUU AHUU AHUU.

_____________________________________

Saya ahiri menulis Risalah ini dengan menyebut Asma Allah yang maha Pengasih lagi maha Penyayang.
Semoga Rahmat dan Nikmat Allah Swt senantiasa tercurahkan dari-Nya

untuk kita semua, semoga pula kita didalam mengarungi hidup dan,kehidupan ini senantiasa didalam
petunjuk dan bimbingan-Nya, dengan

satu harapan, agar seluruh aktivitas yang menghiasi dan mengiringi,perjalanan hidup dan kehidupan ini
senantiasa bernilai Ibadah sehingga,tidak satupun yang sia-sia,….Amin ya robbal ’alamin.

_____________________________________

Allhamdulillah saya dan para sesepuh telah selesai menerjemaahkan KITAB NUR MUHAMMAD Wahai
saudaraku sekalian….!,

Risalah ini sengaja kami himpun dan kami tulis semata-mata hanya karna mengharapkan ridho Allah,
karna kami sendiri yaqin bahwa hanya dengan ,ridho-Nya lah, maka risalah ini insya Allah akan membawa
mamfaat dan,kebaikan bagi kita semua, sehingga didalam mempelajari dan,memahaminya kita semua
akan senantiasa mendapatkan petunjuk dan ,hidayah dari-Nya, diberikannya Ilmu pengetahuan dan
,diberikannya ,kemudahan-kemudahan dalam segala urusan terutama dalam menyingkap

rahasia-rahasia-Nya. InsyaAllah.

______________

91
(Tuak Lombok ilahi)

MENGENAI NUR MUHAMMAD

MENGENAI NUR MUHAMMAD

(NUR KUN HU DZULLAH) Syahadat Kosong, alam masih belum ada apa2

(JIBU) kecuali rahasia sirr, namanya la sautin wala harfin = tidak

bersuara dan tidak berhuruf (..xxx..) artinya Aku Adalah Aku atau Dia

Adalah Dia, yg merupakan nama bathin hanya satu kata tapi bermakna

syahadat dan berarti beberapa kata, yg menjadi rahasia dan

dikeramatkan. Seandainya dibuka atau dipaparkan tentu saja bukanlah

rahasia lagi tapi jadi rahasia umum namanya.

( Dalam buku Mencari Nama Tuhan Yang ke 100 penulis menyebut nama itu

adalah Ahad artinya Maha Satu-Satunya, satu kata tapi bermakna

syahadat, satu kata tapi artinya beberapa kata Maha Satu-Satunya jadi

artinya bukan esa atau satu karena satu pasti ada dua, tiga dst, AHAD

adalah nama dzohir Allah yg ke 100 yg termaktub dalam surah al Ikhlas

bukan al Ahad bukan pula Al Wahid, nama itulah yg jadi amalan atau

wirid salah seorang sahabat Rasulullah yg mendapat kemulian yg begitu

besar bahkan dalam sebuah riwayat bahwasanya Rasulullah mendengar

suara terompah/ sandal sahabat Rasulullah Bilal bin Rabah di surga (

Bilal bin Rabah adalah seorang budak negro yg dibebaskan dan menjadi

muslim lalu menjadi 10 sahabat yg dijamin masuk surga, Bilal bin Rabah

adalah muadzin/ tukang adzan pertama).

Yang merupakan nama Allah juga terdapat dalam Alquran adalah HAIRUL

MAKIRIN bukan termasuk dalam Asmaul Husna.

Nur yang awal2 adalah Nur Habibi ( Bahwasanya yang pertama-tama

terjadi pada Diriku sesudah Nur yang awal2 adalah Nur Habibi) atau

92
Dzat Allah, daripada NurNya dengan berfirman KUN yg menerbitkan Nur

Muhammad.

_____________________________________

(NUR KUN "HU DZATULLAH") Syahadat Diri Nur Muhammad, yang merasa

bahwa dirinya Tuhan karena belum tahu ada Allah sehingga mendengar

firman ALASTU BIROBBIKUM, Nur Muhammad terpukau dengan segala

keindahan yg dilihatnya sehingga terucap ALLAHUMMA.

(NUR KUN ILLA HUWA HAQ) Syahadat Bathin, pengakuan tentang Allah Yang

Maha Haq. Sehingga abadilah syahadat karena ada KHOLIK dan MAKHLUK

yaitu Syahadat Allah " LAA ILAHA ILLALLAH" dan Syahadat Rasul

"MUHAMMAD RASULULLAH".

( Di zaman nabi Musa AS juga ada yg termaktub dalam Alquran " INNANI

ANALLAHU" Syahadat Awal Allah ketika nabi Musa AS berdialog langsung

di bukit Thursina, sebelum syahadat nabi Musa "LAA ILAHA ILLALLAH

MUSA KALAMULLAH" . Ada pula syahadat nabi yg lain seperti syahadat

nabi Ibrahim AS "LAA ILAHA ILLALLAH IBRAHIM KHOLILULLAH". Syahadat

nabi Isa AS "LAA ILAHA ILLALLAH ISA RUHULLAH dll).

_____________________________________

Terucap pula firman pengasihan Allah kepada Nur Muhammad ( DZOHIRU

ROBBI WALBATHINU ABDI dalam riwayat lain ada tambahan ILLALLAH

HUWALLAH HUWA RUHUM) dalam sebuah riwayat juga dikatakan DZOHIRU ROBBI

WALBATHINU ABDUH artinya Zahir Tuhan itu ada pada Bathin HambaNya (di

dalam Ilmu Hakikat. Ilmu Hakikat inilah yang sebenarnya untuk

meng-Esakan Allah, dengan mengenal Diri agar bisa sempurna untuk

mengenal Allah SWT).

Maka, Nur Muhammad memuji diri sendiri kepada Nur Habibi yang awal2.

93
Dzikir Nur yang awal2 yaitu :

"LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD WUJUDULLAH"

"LAA ILAHA ILLALLAH NUR HAQQULLAH"

"LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD ASTAGHFIRULLAH"

Maka terucaplah shalawat Nur Muhammad yg pertama 'KUN SHOLLI ALA

MUHAMMAD" kepada alam semesta yg disambut dengan SHOLALLAHU ALAIHI

WASSALAM.

Daripada Nur Muhammad pula Arsy, Lauhul Mahfud dan alam semesta

tercipta serta Nabi Adam dan diri kita.

_____________________________________

Syech Abdul Asysyahrani Rahimahullah Alaihi berkata : "INNALLAHA

KHALAQA RUHUN NABI SAW MIN DZATIHI WAKHALAQAL 'ALAAMI MINNURI MUHAMMAD

SAW."

Artinya " Sesungguhnya Allah telah menjadikan Roh Nabi Muhammad dari

pada Dzat Allah dan sekalian Alam ini dijadikan dari pada Nur Muhammad SAW ".

_____________________________________

Ada beberapa syahadat lagi yg terdapat di dalam Suluk Sujinah ( suluk

ini terdiri dari tujuh pupuh yg membahas seputar ilmu tasawuf seperti

Nur Muhammad,roh dll). Saya tuliskan sinopsis dari Suluk Sujinah dalam

pupuh pertama yaitu Pupuh Asmaradana mengenai syahadat tujuh dan

syahadat tiga.

Adapun syahadat tujuh adalah,

Syahadat orang awam, yaitu asyhadu an la ilaha illa Allah wa asyhadu

anna Muhammadan rasulullah.

Syahadah al-tariqah, yaitu la ma'budah illa Allah,

Syahadah haqiqah, yaitu la maujuda illa Allah,

94
Syahadah ma'rifah, yaitu la ya'rifu illa Allah.

Syahadat batin, yaitu Allah-Allah jero ciptane/ di dalam ciptaannya,

Syahadat gaib, yaitu yahu-yahu,

dan Syahadah barzah, yaitu haq-haq.

_____________________________________

Sedangkan syahadat tiga adalah,

syahadat muta'awwilah (permulaan) ialah syahadat lafal yang dikerjakan

lahir batin, yaitu syahida ilahu annahu la ilaha illa huwa,

syahadah mutawassithah (pertengahan), lafalnya, syahidina 'ala anfusina,

dan syahadah muta'ahhirah (terakhir), lafalnya, la ilaha illa huwa.

Syahadat yang dipergunakan sehari-hari disebut syahadat syari'ah,

lafalnya la ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah.

Ada pula yang lain Syahadat yang di pakai oleh Ahli Bai'at yaitu

"ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAHU MUHAMMADURRASULULLAH".

Mungkin masih ada beberapa syahadat lain lagi seperti syahadat diri,

syahadat ruh dll yg bisa jadi banyak versi tapi saya rasa cukup

tulisan di atas tentang macam2 syahadat.

_____________________________________

Bersipat nur muhammad ini yaitu menyembah,maujud nur muhammad ini yaitu yatimullah,nur tak ber ibu
tak ber bapak yang dulu pernah menzahir ke dalam batang tubuh nabi Isa alaihissallam,beribu tahun
setelah itu maujud pula zahir nur muhammad ini ke dalam batang tubuh sayyidina muhammad sallallahi
alaihi wassallam,zahir nya nur yatimullah ini dalam batang tubuh nabi isa telah membimbing beliau
menyatu dan selaras dengan ALLAH,begitu pula zahir nya nur ini pada batang tubuh baginda nabi
muhammad telah merujuk rasullallah atas seijin ALLAH dalam pencarian beliau akan tauhid dan agama
sejati ini yaitu islam,kedua nabi ini adalah sarang dari nur muhammad yang maujud dalam bentuk zahir
yang boleh di katakan nur muhammad nya bangun secara sempurna di sempurnakan ALLAH semata mata.

_____________________________________

Namun jangan di duga bahwa pada makhluk ALLAH lainnya nur muhammad ini tak dapat bangun secara
utuh,nur muhammad itu haq dari semua makhluk ALLAH yang hendak menemukan sejatinya khalifah dan

95
tujuan ia di ciptakan,di dalam nur muhammad itu terkandung berjuta juta gen tuhan/sipat sipat
ilahi,qodrat dan quwwata ALLAH,bagi siapa saja makhluk yang dapat menghujamkan sedikit demi sedikit
quwwata ALLAH dalam nur muhammad itu kepada setiap jaringan tubuhnya maka ia secara otomatis akan
dapat mencicipi quwwata itu langsung dari induk nur muhammad yaitu NUR ALLAH SEMATA MATA.

_____________________________________

NUR MUHAMMAD ini memiliki nama asal mula sebelum ia bernama nur muhammad,ia terdiri atas 7
nama yang tersebut oleh makhluk pada setiap berada pada sarangnya,7 nama nur muhammad ini
tersebut setiap ia sampai pada setiap alam ketuhanan/alam langit tuhan,pada alam pertama atau langit
pertama (arasy) nur muhammad ini bernama NUR QASAM,ia belum bersipat makhluk dan belum
berwujud selain hanya nur semata mata yang masih bersanding dengan nur ALLAH,QASAM lah ia karena
belum bersipat makhluk,qasamlah jua ia karena belum berupa dan berbentuk,pada saat ini nur ALLAH itu
sendiri yang berpecah belah memisah dari nurrullah semata mata,dua sipat namun satu zat.

_____________________________________

Pada alam langit ke dua nur muhammad ini bernama NUR KALAM,ia sudah bersipat makhluk bukan lagi
bersipat nurullah walaupun belum berbentuk makhluk,nur kalam sudah zahir kepada bentuk kalimat
kalimat ilahi yaitu kalimat "KUN FA YAKUN".

_____________________________________

Pada alam langit ke 3 nur muhammad ini bernama NUR JAMAL,nur ini sudah memiliki sipat dan sudah
memilik bentuk rupa makhluk yaitu sipat dan kehendak ALLAH/sipat JAMAL ALLAH,apa itu sipat jamal
yaitu sipat ALLAH berzikir memuji ke esa an nya semata mata.

_____________________________________

Pada alam langit ke 4 nur muhammad ini bernama asal mula NUR JALAL yaitu nur yang terdiri dari bentu
zahir sipat jalal ALLAH yaitu sipat berkehendaknya ALLAH akan makhluknya.

_____________________________________

Pada langit ke 5 nur muhammad ini bernama NUR BAYA PUTIH,nur ini sudah zahir sebenar wujud dalam
bentuk dan rupa makhluk,ia sudah bersipat selayaknya makhluk ALLAH awal yaitu menyembah dan
menyadari siapa sesembahannya,nur baya putih meneteskan makhluk lainnya berbentuk cahaya makhluk
yaitu malaikat dan cahaya alam semesta, pada masa ini nur baya putih sudah menyadari secara utuh
bahwa ia kini utuh sebagai makhluk dan ALLAH adalah yang di sembahnya,pada masa ini lah bermulanya
semua malaikat dan alam semesta ini berzikir dan menyembah,

_____________________________________

Pada alam langit ke 6 nur muhammad ini bernama asal mula NUR MUHAMMAD,yaitu nur yang di
tancapkan oleh malaikat JIBRIL ke dalam jiwa batang badan nabi adam sebagai penyempurnaan dari awal
adam di ciptakan,pada alam ke 6 ini nur muhammad telah utuh menjadi sebenar benar makhluk ALLAH

96
yaitu manusia yang bernama ADAM,hampir semua malaiat mengenal malaikat jibril dengan nama
malaikat rahmad/ahmad sehingga nur yang begitu sempurna yang ia tancapkan kepada batang badan
adam tadi di kenal dengan nama nur muhammad atau nur yang ALLAH serahkan kepada malaikat rahmad
untuk di tancapkan kepada adam.

_____________________________________

Adam turun ke muka bumi ini sama saja dengan nur muhammad tadi bermula hidup dan berada di alam
bumi yaitu alam langit ke 7,nur muhammad benar benar sudah utuh sebagai modal utama dari hidup
manusia pertama itu dalam menjadi khalifah di muka bumi ini,nur yang bernama muhammad dalam
batang badan nabi adam ini lah yang sebenar benar khalifah atau penguasa bumi yang ALLAH serahkan
kepadanya berbagai sipat quwwata ALLAH itu sendiri,adam adalah manusia tak ber ibu tak ber
bapak,adam adalah makhluk YATIM PIATU,nur muhammad yang ada dalam batang badannya ialah selahir
senyawa dengannya pula,siti hawa hingga 7 keturunan beliau mengetahui bahwa nur muhammad dalam
tubuh nabi adam itu adalah nur yatim piatu jua,nur itu bersipat tunggal dari tuhan yang maha
tunggal,hingga sampai pada jaman nabi sulaiman nur yang di tancapkan oleh malaikat rahmad/jibril ini
bernama NUR YATIMULLAH,maka oleh itu semua nabi selalu dan rasul selalu menyayangi dan melindungi
anak yatim musabab di dalam badan dan jiwa anak yatim yang belum baligh itu terdapat nur muhammad
yang tengah masak masaknya,nur muhammad yang tengah masak masaknya ini/berbangun sempurna jika
anak yatim itu berdoa maka doa nya di kabulkan ALLAH,jika dia marah maka itu marahnya ALLAH.

_____________________________________

Kami perturunkan syariat membangunkan nur muhammad dalam.batang badan kita masing masing
secara sendiri tak perlu bergantung kepada siapapun musabab nur muhammad ini utuh pada hakikatnya
dalam setiap makhluk bernyawa dan selama kita tidak meninggalkan sembahyang/menyembah kepada
ALLAH maka nur muhammad ini telah kita minta langsung ijazahnya kepada ALLAH semata mata.

_____________________________________

Pertama berwudhuklah,lakukan sembahyang hajat dua rakaat,setelah selesai silahkan di hapalkan


SHOLAWAT RUH NUR MUHAMMAD yang biasa di baca oleh nabi sulaiman dalam membangunkan nur
muhammad di badan beliau saya pernah Coba bisa juga melafalkan Sholawat Nuridzat

Teks Sholawat Rûh Nabi adalah sebagai berikut:

Allâhumma sholli ‘alâ rûhi Sayyidinâ Muhammadin fîl arwâhi wa ‘alâ jasadihî fîl ajsâdi wa ‘alâ qobrihî fîl
qubûri wa ‘alâ âlihî wa shohbihî wa sallim

Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada ruh Nabi Muhammad saw, diantara semua ruh, kepada jasadnya
diantara semua jasad, kepada kuburnya diantara semua kubur, dan limpahkanlah pula rahmat dan
keselamatan kepada keluarganya dan sahabatnya.

Para ulama ahli hadits, ahli Alqauran, ahli berjamaah sholat lima waktu, dan juga ahli tahajud mengatakan,
“Seorang Muslim, Mukmin, dan Muhsin yang banyak membaca sholawat ini, insyâ Allâh, akan mimpi
bertemu dengan Nabi Muhammad saw. Ia juga bisa bermimpi bertemu dengan ibu, bapak, mertua, suami,

97
istrinya yang sudah meninggal.” Bacalah sholawat ini setiap malam, terutama malam jum’at. Saat
membacanya sebaiknya dalam keadaan memiliki wudlu dan fejemkan mata biar tdak melihat janda lewat.

____________________________________

Baiklah kali ini saya coba tuliskan sesuai dengan faham atau yg pernah

saya tahu atau belajar baik dengan guru atau dari sumber lain, untuk

referensi silahkan cari artikel lain yg membahas tentang pembangkitan

Nur Muhammad yg saya kira banyak bertebaran di dumay.

Semua alam semesta tercipta awal dari Nur Muhammad termasuk diri kita

jadi pada hakikatnya tanpa dibangunkan kita ini adalah daripada Nur

Muhammad juga karena tidak mungkin bahkan tidak pernah terjadi pohon

pisang berbuah nangka, karena asal kita adalah Nur Muhammad pohonnya

maka kita adalah buahnya yaitu Nur Muhammad juga asalnya secara

hakikat.

_____________________________________

Walau dalam perjalanannya manusia tidaklah sama seperti

pisang ada yg enak, ada yg berbiji, dll begitu pula dengan Nur

Muhammad dalam diri seseorang maka tugas kita menjadikan Nur itu

gemilang dan kemilau dengan cahayanya seperti para waliyullah atau

orang2 yg dipilih Allah karena cahaya ilmu keikhlasan, keimanan dan

ketaqwaan juga cinta mereka.

Kalau kita bukan Nur Muhammad asalnya maka ke manakah kita akan

kembali setelah nafas ini tidak lagi diijinkan oleh Allah berhembus?

Yang tinggal hanya sebujur jasad berbau bangkai biar pun sakti

mandraguna, banyak ilmu, harta, berpangkat, selebritis sekalipun

tetaplah sesosok jenazah yg menanti pengadilan akhirat untuk

pertanggung jawaban atas semua perbuatannya selama di alam dunia.

98
_____________________________________

Tanah akan kembali ke tanah, Air akan kembali ke air, Angin akan

kembali ke angin dan Api akan kembali ke asalnya pula…sedangkan diri

ini adalah dari/milik Allah (Nur Muhammad sebagai Bapaknya Ruh dan

Nabi Adam AS adalah Bapak Jasad ) yg mana termaktub dalam Alquran dan

tidak asing lagi di telinga kita yaitu “INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI

ROJIUN” ( SESUNGGUH KAMI MILIK ALLAH DAN SESUNGGUHNYA KAMI KEPADA

ALLAH JUGA AKAN PULANG/KEMBALI) yang biasa kita dengar bila ada

musibah atau saudara kita ada yg meninggal.

Apabila kita menyakini diri kita berasal dari Nur Muhammad maka kita

harus bersyahadat dan bersaksi bahwa kita adalah berasal darinya atau

mengaku diri kita ini adalah Nur Muhammad karena merasa buah pisang

maka kita adalah berasal dari pohon pisang bukan dari pohon lain.

_____________________________________

Aplikasinya :

Untuk membangunkan maaf saya tidak pakai istilah itu tapi untuk

membenarkan atau menyatakan diri ini adalah Nur Muhammad asalnya

adalah yaitu:

1x atau 3x, dan nafas ditarik dengan “YAHU” dengan HUU ( panjang baca

dalam hati) kemudian ditahan dan lidah dilekukkan di lelangit.

Kemudian baca di dalam hati :

INNI BIHAQQI MUHAMMADIN ALHAQ QULHAQ ( sesungguhnya diriku adalah

kebesaran wujud NUR MUHAMMAD yang sebenar-benarnya)

waktu keluar nafas baca ALLAHU AKBARsaya tuliskan yg bisa dipakai untuk umum sesuai niat untuk apa
yaitu:

_____________________________________

99
Kita pakai pernafasan perut/dada biasa yaitu saat menarik nafas dengan

menyebut Syahadat gaib, Tarik nafas dari hidung ucapkan dalam hati

"YAHU" dengan "HU" ( panjang) sampai perut/dada penuh tahan dan naikan

lidah dilekukkan di lelangit mulut lalu baca syahadat silahkan pilih

syahadat2 di atas atau yg umum saja "LAA ILAHA ILLALLAH" 11x atau 21x

lalu keraskan perut sedikit setelah itu keluarkan nafas pelan2 dari

mulut...ulangi 3x atau 7x.

_____________________________________

Fungsi:

Insya Allah banyak sekali seperti pagar gaib diri,

membersihkan/menambah aura, dll sesuaikan niat, kalau saya sederhana

saja untuk sekedar mencari ketenangan bathin dan ingin hening bila ada

masalah.

Demikian yg bisa saya tulis dan tidak sedikit pun bermaksud menggurui, Tulisan ini panjang Tapi nikmat
dan indah,

kalau ada khilaf salah kata atau bahkan menyinggung dalam tulisansaya

dengan segala kerendahan hati kurang lebihnya mohon dimaafkan.Wallahu

a'lamu bisshowab.

________________

(Tuak Lombok ilahi)

MAKRIFAT, HAKEKAT, TARIKAT, SYARIAT

MAKRIFAT, HAKEKAT, TARIKAT, SYARIAT

===============================

"Pemahaman yang beredar dalam khasanah sufistik, tasawuf atau mistik Islam bahwa perjalanan spiritual
itu dimulai dari menjalankan syariat, memasuki jalan suluk tarekat dengan berdzikir, kemudian berolah
pikir di aras hakekat, hingga berujung pada mengenal Tuhan setelah bermakrifat/ bertemu dengan-Nya.

100
_____________________________________

Mohon maaf bila pemahaman tersebut perlu didekonstruksi dan didiskusikan ulang. Sebab keyakinan kita
atas hal itu bisa jadi salah.

_____________________________________

Menurut saya, proses bahwa perjalanan spiritual itu justeru tidak dimulai dari syari’at, tarekat, hakikat,
hingga ma’rifat. Namun lihatlah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW,sebab saya belom pernah dgar
hadis, yang berbunyi AWALUDDIN SARIYATULLAH,yang ada AWALUDDINMAK'RIFATULLAH, teladan umat
muslim justeru yang terjadi adalah kebalikannya:

_____________________________________

Perjalanan spiritual justeru dimulai dari MA’RIFAT, TAREKAT, HAKIKAT dan akhirnya sampai pada SYARIAT.

_____________________________________

MAKRIFAT adalah bertemu dan mencairnya kebenaran yang hakiki: yang disimbolkan saat Muhammad
SAW bertemu Jibril, HAKIKAT saat dia mencoba untuk merenungkan berbagai perintah untuk IQRA,
TAREKAT saat Muhammad SAW berjuang untuk menegakkan jalanNya dan SYARIAT adalah saat
Muhammad SAW mendapat perintah untuk sholat saat Isra Mikraj yang merupakan puncak pendakian
tertinggi yang harus dilaksanakan oleh umat muslim.

_____________________________________

Itulah sebabnya, SYARIAT SHOLAT ADALAH PUNCAK PENDAKIAN SPIRITUAL yang terkadang justeru
dilalaikan oleh kaum sufi dan para ahli spiritual. Padahal, Nabi MUHAMMAD SAW memberi tuntunan
tidak seperti itu.

_____________________________________

SHOLAT adalah komunikasi tertinggi serta pertemuan antara TUHAN dan MANUSIA. Sholat juga
merupakan PERTEMUAN TITIK MODULASI DIMENSI YANG LAHIR DAN BATIN ANTARA TUHAN YANG MAHA
LAHIR DAN MAHA BATIN dengan manusia yang merupakan makhluk satu-satunya yang memiliki SDM
untuk mempertemukan titik temu dari dua dimensi tersebut dalam dirinya.

_____________________________________

TITIK TEMU itu terletak pada KESADARAN. NAH, Bagaimana penjelasan tentang PERJUMPAAN TUHAN
dengan MANUSIA? Monggo KITA sholat dengan khusyuk. CARI TITIK PALING HENING dan NIKMATILAH
WAJAH TUHAN DAN BERMESRAANLAH DENGAN DIA, YANG MAHA TERKASIH.

_____________________________________

MA’RIFAT, HAKIKAT, TAREKAT DIAKSES dengan alat epistemologis PANCAINDERA AKAL-RASA-BUDI dan
akhirnya PENDAKIAN SPIRITUAL sampai pada SYARIAT, yaitu DIAKSES DENGAN SEMUA ALAT

101
EPISTEMOLOGIS MANUSIA: PANCAINDERA, AKAL, RASA, BUDI dan ini yang special yaitu HIDAYAH WAHYU
untuk kemudian dimanifestasikan dalam PERILAKU…

_____________________________________

Itu sebabnya, bila Sholatnya bagus maka PERILAKU PASTI BAIK, SEHINGGA DARI PERILAKULAH KITA BISA
MENAKAR APAKAH SESEORANG ITU SUDAH BERMANUNGGAL DENGAN TUHAN. PERILAKU adalah ibadah
yang menjadi SYAHADAT manusia yang sudah mencapai taraf INSAN KAMIL, yaitu bermanunggalnya
makrokosmos dengan mikrokosmos, jagad alit dan jagad gede, manunggaling kawulo kelawan gusti.

_____________________________________

Sampun.Pareng-paren ki sanak..,. ngapunten mbok bilih wonten ingkang lepat. Nuwun gunging ombak
samudra pangaksami. Monggo paring pencerahan bersama.

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

Memahami Hakikat Tuhan Lewat Kelapa

Memahami Hakikat Tuhan Lewat Kelapa

===============================

"air kelapaSebenarnya tidak ada bahasa yang bisa mengungkapkan misteri tentang Tuhan dan tidak ada
pula pembahasan yang bisa dengan sempurna menggambarkan hakikat Tuhan. Tuhan, dalam sepanjang
sejarah peradaban manusia akan menjadi misteri dan akan terus misteri kalau proses pencariannya hanya
dengan menggunakan ilmu akal semata. Untuk memudahkan manusia memahami hakikat Tuhan, maka di
dalam kitab suci Tuhan memberikan perumpamaan-perumpamaan agar manusia lebih akrab mengenal-
Nya.

_____________________________________

Salah satu ungkapan hakikat Tuhan dalam al-Qur’an ada di dalam surat( An-Nur, 35 ):

_____________________________________

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang
yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan
bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak
berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah
barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas
cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah
memperbuat per-umpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Mahamengetahui segala sesuatu.

102
_____________________________________

Ayat ini kalau kita perhatikan dengan seksama menjelaskan kepada kita tentang hakikat cahaya Allah
dalam bentuk perumpamaan, sesuatu yang dikenal oleh umat di zaman itu yaitu pohon zaitun. Tentu yang
dimaksud poho zaitun bukanlah pohon zaitun dalam makna harfiah, tapi itu hanyalah symbol atau
perumpamaan. “Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang
Dia kehendaki”, Guru Sufi menjelaskan bahwa cahaya di atas cahaya itu tidak lain adalah para Rasul dan
Para Wali, mereka berada di dalam cahaya dan mereka tidak lain terbit dari cahaya Allah SWT. Allah
dengan Pengasih dan Penyayang membimbing manusia kepada cahaya-Nya, membimbing manusia untuk
meng-imani Rasul-Nya, mengambil semua pelajaran dari Rasul dan menerapkan dalam kehidupan sehari-
hari.

_____________________________________

Ulama di tanah air menceritakan tentang hakikat seperti dalam surat An-Nur, 35 bukan dalam bentuk
pohon zaitun karena masyarakat di tanah air tidak mengenal sama sekali pohon zaitun, para ulama
member perumpamaan tentang hakikat dengan bentuk Buah Kelapa.

Buah kelapa sebagaimana kita ketahui mempunyai lapisan, mulai dari kulit terluar, sabut kelapa, batoknya
yang keras sampai kepada daging yang berisi santan. Santan secara alamiah mudah membusuk, harus
diproses terlebih dulu agar bisa menjadi minyak. Setelah menjadi minyak barulah kelapa tadi menjadi
“Abadi”, tahan lama, ikan dalam kondisi setengah busuk pun kalau di goring dengan minyak yang telah di
proses akan menjadi harum dan enak di makan.

_____________________________________

Struktur buah kelapa yang berlapis dijadikan oleh ulama zaman dulu untuk menjelaskan tentang agama
yang juga mempunyai lapisan-lapisan. Kulit terluar kelapa bisa di gambarkan sebagai syariat. Kulit kelapa
berfungsi untuk melindungi lapisan dalam, melindungi terhadap benturan. Kulit dan sabut kelapa juga
berfungsi untuk penyebaran buah kelapa, ketika buah kelapa jatuh ke air atau ke laut dia akan
mengapung. Itulah sebabnya kelapa bisa dijumpai di pulau yang tidak berpenghuni di tengah laut, proses
penyebarannya karena buah kelapa mengapung di bawa arus dan terdampar di pulau terasing kemudian
tumbuh. Kulit dan sabut kelapa ini sangat penting kedudukannya karena berfungsi sebagai penyebar
kelapa, sama halnya dengan syariat yang berfungsi untuk menyebarkan agama keseluruh muka bumi.

_____________________________________

Batok kelapa yang keras berada di dalam kulit dan sabut kelapa bisa di ibaratkan dengan Tarekat, keras
dan juga tidak ada santan di dalamnya, fungsinya melindungi secara langsung daging buah kelapa dari
gangguan-gangguan dari luar. Batok kelapa ini sebagai tempat melekat dari daging kelapa dan juga
sebagai penghubung antara daging kelapa dengan kulit terluar. Untuk bisa menembus batok kelapa yang
keras diperlukan kesungguhan, usaha yang istiqamah. Berbeda dengan kulit terluar kelapa dan sabut
kelapa yang lebih mudah di tembus dan lebih mudah dijumpai karena memang terlihat. Karena di batok
kelapa tidak ada daging apalagi santan, maka seorang yang hanya menempel di tarekat tanpa mau
melaksanakan zikir, melaksanakan perintah Guru dan istiqamah beramal maka sama seperti dia berada di

103
kulit luar, sama dengan syariat, tidak mendapatkan apa-apa. Maka mustahil orang yang mala mini
menekuni tarekat besok langsung ke tahap makrifat, itu tidak mungkin. Maka Rasulullah SAW bersabda,
“Tarekat itu adalah perbuatanku”, atau bisa disebut Hakikat itu metodeku, caraku untuk berhubungan
dengan Allah di Terakat pula tersimpan amalan dzikir dan ubudiah untuk mendekatkan diri kepada Allah,
untuk menembus sampai kepada daging kelapa. Itulah sebabnya di dalam tarekat terdapa suluk, intensif
beramal dalam sekian hari, ada adab-adab yang harus dipatuhi dengan ketat, aturan yang keras, begitulah
yang harus dilakukan agar bisa melewati tempurung kelapa yang keras.

Daging kelapa itu ibarat Hakikat, disana tersimpan rahasia keabadian rohani dari manusia. Rasulullah
mengatakan “Hakikat itu Kediamanku”, Beliau selama 24 jam berada dalam alam hakikat karena memang
dalam diri Beliau telah ada Nur Allah SWT. Apa yang Beliau kerjakan sepenuhnya adalah “gerak” Allah
yang bersemayam dalam diri Beliau. Di dalam santan itulah tersimpan minyak yang bersifat abadi.
Rasulullah mengatakan, “Makrifat itu adalah Rahasiaku”, kenapa menjadi rahasia karena memang
makrifat itu berada di dalam hakikat. Ibarat minyak tidak akan muncul dengan sendirinya tanpa diproses
terlebih dulu.

_____________________________________

Perdebatan-perdebatan tentang Tuhan hanya terjadi pada tahap syariat dan tarekat, disana memang
keras, kering dan tidak ada santan apalagi minyak. Memperdebatkan sesuatu yang tidak ada akan
membuang energi, tapi manusia memang senang melakukannya. Ketika telah sampai ke alam hakikat dan
Makrifat maka disana tidak ada lagi perdebatan, disana tidak ada lagi mempelihatkan kehebatan dan
kelebihan karena orang-orang yang telah sampai disana sedang sibuk menikmati apa yang di dapat, sibuk
menikmati keindahan pemandangan yang belum pernah di dapat seumur hidup. Karena semua telah
memandang maka tidak aka nada lagi perdebatan, semua telah menjadi NYATA.

_____________________________________

Perdebatan tentang Gajah hanya ada pada orang buta yang belum pernah melihat Gajah, tapi bagi
pawang gajah atau orang-orang yang kesehariannya selalu bersama gajah, mereka tidak lagi berdebat
tentang gajah, mereka sudah sibuk dengan melihat gajah yang ada di depan matanya.

_____________________________________

Syariat ini ibarat menghapal jalan menuju kerumah JANDA tapi tdak sampai"ahirnya Dikebas ama saya
heuheu Atau lbih jelas ibarat orang yang mempelajari tentang cara melakukan perjalanan, menghapal
rambu-rambu jalan, belajar cara mengendarai kenderaan dan semua aturan yang ada di dalamnya, namun
tidak pernah melakukan perjalanan, hanya mempelajari saja. Tarekat yang bermakna jalan dan perjalanan
adalah orang yang sedang berjalan menuju ke suatu tempat. Orang yang hanya menghapal cara
berkendaraan dan rambu-rambu jalan dan belum pernah berjalan pada umumnya bersifat sok tahu dan
merasa pandai. Perdebatan antara orang yang sudah berjalan dengan orang yang hanya menghapal
tentang perjalanan sering kali terjadi, berselisih dari zaman Rasul sampai akhir zaman,

Ketika musafir yang telah mempelajari tentang perjalanan dan kemudian berjalan sampai mencapai
tujuan maka inilah orang yang telah sampai ke tahap hakikat dan makrifat. Karena terlalu lelah dalam

104
perjalanan dan terlena dengan pemandangan yang menakjubkan maka biasanya tidak lagi berselera untuk
berdebat, bagi dia semua sudah jelas dan terang benderang.

_____________________________________

Bagi yang masih senang mencari kesalahan orang lain, merasa benar sendiri, silahkan meneruskan
perjalanan atau silahkan memulai perjalanan, bisa jadi belum pernah melangkahkan kaki tapi merasa
sudah sampai, ini penyakit kebanyakan manusia. Tapi ada hal yang sangat penting yang harus anda ingat,
Jangan pernah berjalan sendiri karena akan tersesat di jalan. Carilah seorang pemandu yang ahli yang
sudah pernah bolak balik ke tempat tujuan, yang hapal luar kepala seluk beluk jalan, tikungan tajam,
lembah yang terjal, pendakian yang membahakan semua sudah diketahui oleh pemandu, itulah cara
teraman untuk selamat sampai ke tempat tujuan. Ketika sampai ke tempat tujuan, maka nikmatilah
pemandangan yang indah, minumlah di telaga keabadian, disana hanya ada senyuman. Jangan banyak
bersuara, karena orang-orang yang berada disana sedang menikmati kesunyian dan kesendiriannya
bersama SANG PEMILIK TEMPAT.

_____________________________________

Di hari Jum’at yang penuh berkah ini, mudah-mudahan tulisan tentang Kelapa ini bisa menjadi renungan
untuk kita semua. Selamat menunaikan shalat Jum’at, semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan
karunia-Nya kepada kita semua.

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

Hakikat Tuhan dan Hakikat Allah Yang Sesungguhnya

Hakikat Tuhan dan Hakikat Allah Yang Sesungguhnya

==================================

Berikut ini saya akan mencoba menjawab dan menjelaskan sebuah pertanyaan yang disampaikan oleh
saudara kita yang bernama(..) yaitu : Tuak Lombok Tolong dijelaskan arti kata TUHAN, ALLAH, ZAT DAN
SEJATI. ALLAH berdiri sendiri, tdk bergantungkepada sesuatu. Dia tidak berbentuk ataupun bersuara.

_____________________________________

pertanyaan saya bagaimana kita mengenal Allah yang tidak berbentuk dan bersuara. apakah nabi musa
melihat Allah disaat Gunung Hancur atau disaat Nabi musa pingsan tolong dijelaskan secara detail. kalau
bisa ke email langsung. terima kasih.

_____________________________________

105
Allah memberikan kita ketenangan selalu. AminPertanyaan yang disampaikan sangat komplek dan bersifat
pemahaman, sehingga sangat berat dan sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Namun apabila
dicermati( menurut saya ; mudah-mudahan tidak salah )ada 2 ( dua ) pertanyaan yang menjadi inti
tersebut yaitu :

_____________________________________

1.Pengertian dan Hakikat Allah sebagai Tuhan2.Cara makhluk untuk berinteraksi dengan TuhannyaBaiklah
saya akan jawab point yang pertama dulu( pint keduaInsya Allahmenyusul ).Sesungguhnya, mengenal
Allah sebagai Tuhan adalah suatu pembelajaran yang pertama yang harus difahami oleh setiap manusia,
karena dengan mengenal Allah secara benar akan menumbuhkan keimanan yang kuat dan kokoh dalam
diri, sehingga pertanyaan itu sangat penting untuk dijawab dan dijelaskan secara benarBatasan: Ini harus
saya turun gunung takut para pengemar block ini salah masuk sesat pulak nanti,,takutNya masok kerumah
JIRAN SEBELAH RUMAH,,kalau Kerumah JANDA ya Kan aman,,heuheu

_____________________________________

begini ya,Tuhan yang dimaksud dalamKajian Ilmu Hakikat Tauhidini adalahAllah SWTyaitu "Dan Tuhanmu
adalah Tuhan yang Maha Esa; tidakada Tuhan melainkan dia yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang "(
QS : 02. Al Baqarah : Ayat: 063 )Penjelasan:Tuhan.Apabila yang dimaksud dengan Tuhan dengan asal kata
"Ilah "artinya adalah sesutu yang di sembah oleh yang lebih rendah dari padanya, sedangkan apabila yang
dimaksud dengan kata Tuhan dengan asal kata "Rabb "artinya sesuatu yang memelihara yang meliputi
memelihara, mengatur, menjaga, merawat dan mengembangkanDengan memahami pengertian tentang
"Tuhan "tersebut, maka dapat dinyatakan bahwaTuhan ituadalah Zat yang menciptakan dan memelihara
dan mengembangkan setiap ciptaa-Nya dan tersebab karena Dia ciptaan tersebut ada dan tiada.

_____________________________________

Sedangkan kata "Allah "merupakan sebuah kata turunan yang berasal dari kata "Ilah "yang berarti sesuatu
yang disembah oleh yang lebih rendah dari padanya.Pemakaian kata "Allah "adalah bersifat khusus yang
hanya boleh dipakai oleh Zat Tuhan saja. Selain Tuhan tidak berhak memakai kata "Allah "sebagai sebutan
untuknya dan untuk itu Tuhan juga telah mencabut pemakaian kata "Allah "tersebut dari lisan setiap
makhluk selain dari penyebutan untuk diri-Nya,sehingga kata "Allah "menjadi nama yang utama bagi
Tuhan dan tempat terhimpunnya seluruh sifat-sifat Tuhan.( silahkan baca "Ternyata Allah Bukan Tuhan
Yang Sesungguhnya")Dengan demikian,Ketika Tuhan bernama Allahsebagai mana bahasan dalam kajian
yang diposting dengan judul "Tentang Hakikat Allah dan manusia" yang lalu, maka ketika itu seluruh sifat
ketuhanan yang terkandung pada Zat yang disembah sebagai Tuhan itu sudah terhimpun di
dalamnya.Sifat-sifat ketuhanan yang dimaksud dalamKajian Hakikat Tauhidini adalah sesuatusifat yang
hanya dimiliki oleh Tuhan saja dan atau suatu sifat yang tidak akan pernah dimiliki oleh makhluk-Nya.

_____________________________________

Jika ternyata kemudian diketemukan sebagian atau keseluruhan dari salah satu sifat Tuhan tersebut
dalam sifat makhluk, maka sifat tersebuttidak lagi menjadi sifat dari Tuhan, karenaTuhanitu tidak sama
dan tidak bisa dipersamakan dengan sesuatu apapun juga.SehinggaZat Allah, Sifat Allah dan Perbuatan

106
Allahtidak sama dan tidak bisa disamai atau disamakan dengan makhluk-Nya .Zat AllahadalahZat Yang
Maha Esa, Sifat AllahadalahSifat Yang Maha Sempurna,Perbuatan AllahadalahPerbuatan yang tidak bisa
ditiru olehmakhuk-Nya.Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allahadalah Tuhan yang bergantung
kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu pun
yang setara dengan Dia".( QS : 112 : Al Ikhlash : Ayat 1- 4 )

_____________________________________

DanKetika Allah menjadi Tuhan, maka tiada sebab yang bisa menyebabkan segala sesuatu selain dari pada
Allah saja.Kepada Allah tertuju sekalian sembah dan hanya tersebab karena Allahsaja sembah itu tercipta.
Dan apabila kemudian diketahui ada sebab lain yang menjadi sebab terjadinya penyembahan terhadap
Tuhan, maka ketika itu penyembahan itu dinyatakan tidak ada atau ditolak. Allah hanya menerima ibadah
yang dilaksanakan oleh hati yang ikhlas yang hanyatersebab karena Dia saja.Selanjutnya, dengan
menggaris bawahi kata "adadan tiadanya makhluk "dalam pemahaman "Tuhan itu adalah Zat yang
menciptakan dan memelihara dan mengembangkan setiap ciptaan-Nya dan tersebab karena-Nya ciptaan
tersebut ada dan tiada ". Berarti ada dan tiadanya makhluk sangaterat kaitannya dengan ada dan tiadanya
Tuhanitu sendiri.

_____________________________________

Allah adalah tempat terhimpunnya seluruh sifat yang menjadi sifat dari Tuhanseperti sifatAr – Rahman, Ar
– Rahim, Al - Mulk, Al - Jabbar, Maha Esa, Maha Kuasa, Maha Hidup, Maha Tahu, Maha Berkehendakdan
lain sebagainya. Sehingga "Ketika Allah menjadi Tuhan" danhanya Allah yang diper-Tuhan-kan oleh
makhluk, maka leburlah seluruh sifat-sifat ketuhannan itu dalamsatu pemahaman saja, yaitu "Allah "Allah
adalah Zat yang bersifat ujud yang berarti ada. Allah ada dengan sendirinya.Tidak disebabkan oleh sesuatu
sebab dan tidak diakibatkan oleh suatu akibat. Dialah Tuhan yang awal dan yang akhir dandaripada-Nya
tersebab adanya segala sesuatu. Sehingga dengan tersebab karenaAllahadanya segala sesuatu itu,
makatidak ada segala sesuatu itu yang tidak berasal dari pada Allah.

Dan tidak ada segala sesuatu itu melainkan hanyaAllah yang wajib Ujudsaja.Ujud adalah sifat yang utama
yang dilahir dari Zatsebagai bukti keber-ada-an-Nya. Dari sifat Ujud tersebutlah dilahirkan sekalian sifat
yang dikandung olehSifat Zat, karenamustahilZat itu mempunyai sifatKuasadan atauMaha Kuasaapabila
Zat itu tidak bersifatUjud.Sehingga ketikalenyap sifatUjudtersebut pada diri makhluk karenahanya Allah
saja yang wajib Ujud, makalenyap pulalah seluruh sifat yang diakibatkan oleh sifat Ujud tersebut pada diri
makhluk.

_____________________________________

Yang tinggal hanyalahSifat Zatsemata-mata, yaitu Allah.Dengan memahami terminologi bahasa bahwa,
sifat adalah sesuatu yang menjadi pertanda dari keberadaan suatu zat, maka dapat disimpulkan bahwa
keberadaan suatu zat dapat dirasakan dengan merasakan keberadaan sifatnya,Dimana ada zat, maka
disanalah juga berada sifatnya.panas di utara apabila apinya ada di selatan. Apabila panasnya terasa
diutara, maka apinya pasti ada diutara,Dimana ada Sifat disitulah Zat berada. Tidak mungkin kita
merasakan juga."

107
_____________________________________

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah
dekat. ".( QS : 02. Al Baqarah : Ayat : 186 )." dan kami lebih dekat kepadanya dari pada uratlehernya ", (
QS : 50. Qaaf : Ayat : 16 )Mungkin hanya sampai disini saya bisa menjelaskan tentang "Hakikat Tuhan
"dalam BlogKajian Tuak Lombok Hakikat Tauhidini, karenaapabila tanpa didasari dengan kekuatan ibadah
lahir dan ibadah batin yang sempurna, maka pemahaman ini justru bisa dimanfaatkan olehiblisuntuk
menyesatkan aqidah, sebagaimana yang telah terjadi pada faham "Wahdatul Ujud "yangmemahami
bahwa "Makhluk bisa bersatu dengan Tuhannya ".Sedangkan kelanjutan dari kajian tentang "Hakikat
Tuhan "dan hubungannya dengan makhluk,Insya Allahnanti akan kita coba membahas lebih dalam lagi
biar pada TELANJANG SEMUA,,mardekaaaaaa,,

______________

(Tuak Lombok ilahi)

Dalam dunia hakikat terdapat sebuah hadits yang cukup terkenal yaitu : “AKU berada dalam qolbu hamba
KU yang GILA alias jogang”. (HR. Tuak lombok ilahi)

Dalam dunia hakikat terdapat sebuah hadits yang cukup terkenal yaitu : “AKU berada dalam qolbu hamba
KU yang GILA alias jogang”. (HR. Tuak lombok ilahi)

_____________________________________

Qolbu tersebut dinamakan : "Mahligai–Nya AKU atau Kerajaan-Nya AKU atau Istana-Nya AKU atau Masjid-
Nya AKU atau Rumah-Nya AKU"

_____________________________________

“Didalam QOLBU itu terdapat Induknya Rasa, didalam Rasa itu isinya yaitu HU atau AKU”

"Ya Muhammad didalam Rasa itulah hakikatnya AKU" (HR. Tuak Lombok ilahi)

_____________________________________

jadi kesimpulannya Qolbu itu adalah makhluk yang AKU ciptakan dari Diri-KU sendiri atau disebut juga
dengan Sifatullah atau Nurullah atau Jauhar Awal yaitu Hakekat sifat

_____________________________________

Bermula manusia (Muhammad) itu rahasia-Ku dan Aku adalah rahasianya dan rahasia-Ku itu adalah sifat-
Ku dan sifat-Ku itu tidak lain adalah AKU. (HR. Tuak Lombok ilahi)

_____________________________________

108
“ALAM ini berasal dari NUR MUHAMMAD dan NUR MUHAMMAD ini berasal dari AKU (HR. Tuak lombok
ilahi)

_____________________________________

Induknya Rasa itu terbagi atas 2 kategori dan Terdiri dari 5 rasa lahir dan 1 rasa batin yang mencangkup
kelima rasa tersebut tadi, Jadi jumlahnya ada 6 rasa

_____________________________________

"Rasa ke 1 : Nyatanya dibadan yaitu rasa jasad, Rosulnya Adam Kholifatullah

"Rasa ke 2 : Nyatanya dibadan yaitu rasa pendengaran atau telinga, Rosulnya Ibrahim Habibullah

_____________________________________

"Rasa ke 3 : Nyatanya dibadan yaitu rasa penglihatan atau mata, Rosulnya Daud Kholilullah

"Rasa ke 4 : Nyatanya dibadanKU yaitu rasa mulut atau lidah, Rosulnya Musa Kalamullah

_____________________________________

"Rasa ke 5 : Nyatanya dibadan yaitu rasa mencium atau hidung, Rosulnya Isa Rohullah

"Rasa ke 6 : Nyatanya dibadan yaitu rasa Qolbu, rasa lahir batin yang mencakup 5 rasa tersebut diatas
atau disebut Hakekatnya RosulKU atau sama juga dengan RasaKU

_____________________________________

"Para Nabi itu adalah bersaudara se ayah dan se ibu, syareatnya berbeda-beda, sedangkan asal dan pokok
agamanya satu (HR. Tuak Lombok ilahi)

Adapun yang dimaksud Sahabat-sahabat dari Hakekat Rosul itu adalah Insan yang benar-benar beriman
dan sedang menjalankan Sabilillah, berusaha mencapai tingkat tinggi, hingga diberi anugerah untuk dapat
ma’rifat (bertemu, melihat dan mengenal) disebut dengan Sifatullah atau Hakekat Syahadat, karna
Dimana ada sifat disitu ada Dzat. Dimana ada Muhammad disitu ada Allah, Merekalah yang dianugerahi
Ilmu Laduni yaitu NURRUN ALA NURRIN, melalui jalan Nya Al Fatihah,Sebab itulah saya suka ame JANDE,,

_____________________________________

Bismillahirrahmanirrahim... akan namaku

Alhamdulillah... akan diriku

Rab Bul Alamin... akan tubuhku

Ar Rahman... akan uratku

Ar Rahim... akan dagingku

109
Malikiyau middin... akan darahku

Iyya Kanaq Budu... akan tulangku

Wa iyya kanash taa in... akan otakku

Ih dinash siratul mustaqim... akan hidupku

Siraa tal laazi... akan hatiku

Na an am taa alai him... akan rupaku

Ghairil magh du bialaihim... akan ilmu taufikku

Wa lad dhallin... sebenar benar taufikku

Amiin... aku lah yang meliputi luar dan dalam

______________

(Tuak Lombok ilahi)

Tajalli Allah Pada Diri Setiap Insan

Tajalli Allah Pada Diri Setiap Insan

==============================

"Ketika bayi di Alam Rahim (di dalam air ketuban) belum ada nyawa, baru ada hidup yaitu adanya RUH,
RASA pendengaran dan Nafsu Muthmainah, dari Alam Rahim bayi pindah ke Alam Dunia, dan SIFAT
FITRAH RUH berubah sifat menjadi ROH, ketika kontak dengan Alam Dunia itulah adanya NYAWA, nyawa
adalah DARAH ada di bawah kulit di atas permukaan daging, adanya NAFAS adalah adanya HIDUP, adanya
HIDUP adalah karena adanya DZAT dan SIFAT.

_____________________________________

1. RUH SULTHONIYAH ( HAK ALLAH )

Tempatnya di hati, jika Ruh ini keluar dari jasad, manusia akan mengalami kematian (Nafas)

_____________________________________

2. RUH RUHANIYAH ( HAK RASULULLAH )

Tempatnya di dada (Jantung) dan pada 360 sendi = 360 hari, badaniyah bukan raga, Satu badan satu atap
(Menyeluruh)

_____________________________________

110
3. RUH MAKODIYAH

Ruh ini yang suka meninggalkan jasad, termasuk mimpi, mimpi yang benar adalah kita bisa mengingatnya
dan menceritakannya dengan jelas, walaupun kejadian mimpinya sudah lama minsalkan mmpi ketemu
JANDA heuheu

_____________________________________

4. RUH DINNIYAH / JASADIYAH

Berdirinya Islam, Fitrah diri/Fitrah Agama, Ruh Samawi

_____________________________________

5. RUHUL QUDUS RASULULLAH SHALALLAHU ‘ALAIHI WASSALAM

1. RUH SULTHONIYAH > INJIL > PENCIUMAN

2. RUH MAKODIYAH > TAURAT > PENDENGARAN

3. RUH DINNIYAH > AL – QUR’AN > PENGLIHATAN

_____________________________________

4. RUH RUHANIYAH > ZABUR > PERKATAAN

Hakikat NYAWA adalah RASA JASMANI, olahan dari

API – ANGIN – AIR – BUMI pada waktu itu mata terbuka belum bisa melihat, telinga belum bisa
mendengar, hidung belum bisa mencium, mulut belum bisa berkata, hanya ada suaranya saja, setelah
diberi asi atau makanan apa saja yang berasal dari saripati Api, Angin, Air dan Bumi, maka dari saripati
yang empat (SAEPI 4) ini, menjadi NUR DARAH yang empat macam :

_____________________________________

1. NUR DARAH MERAH dari Saripati API, adanya pada DAGING, membesarkan dagingnya bayi, hawanya
keluar melalui TELINGA hingga bisa mendengar.

(RUHUS SAMMA’ = RASA PENDENGARAN)

_____________________________________

2. NUR DARAH KUNING dari Saripati ANGIN, adanya pada SUMSUM, membesarkan sumsum bayi,
hawanya keluar melalui HIDUNG hingga bisa mencium dan merasa.

(RUHUN NAFASI = RASA PENCIUMAN)

_____________________________________

111
3. NUR DARAH PUTIH dari Saripati AIR, adanya pada TULANG, membesarkan tulang bayi, hawanya keluar
melalui MATA hingga bisa melihat.

(RUHUL BASHAR = RASA PENGLIHATAN)

_____________________________________

4. NUR DARAH HITAM dari Saripati BUMI, adanya pada KULIT, membesarkan kulitnya bayi, hawanya
keluar melalui LIDAH (Mulut) hingga bisa berbicara.

(RUHUL KALAMI = RASA PERKATAAN)

_____________________________________

5. NUR DARAH BENING

Setelah bayi membesar kulitnya, membesar dagingnya, membesar tulangnya, membesar (banyak)
sumsumnya, maka keluarlah hawanya, yaitu nafsu yang empat yaitu:

_____________________________________

1. NAFSU AMARAH berdomisili pada TELINGA

2. NAFSU SUFIAH berdomisili pada MATA

3. NAFSU LAWAMMAH berdomisili pada LIDAH

4. NAFSU MUTHMAINAH berdomisili pada HATI

5.NAFSU HARAM JADAH inilah yg sllu berdomisili stiap manusia yang tdk bisa menerima nasehat org
lain,dan menyia-nyiakan JANDA.

_____________________________________

Datangnya nafsu yaitu keinginan pada waktu di beri ASI, rasa menjadi kontak dengan gulungan Api –
Angin – Bumi – Air, sebab itulah adanya air susu asal dari yang empat, buktinya adalah makanan yang di
makan oleh Ibu, sebab jika Ibunya tidak makan apa-apa, tidak akan ada air susu, ketika mulut bertemu
dengan air susu, tentu ada rasa, rasa enak dan manis, terasa yang enak, sampai ingin lagi tidak mau telat,
kalau telat suka ngambek dan menjerit, semua terjadi karena adanya pertemuan / kontak, bukti
kontaknya Ibu dan Bapak keluarlah seorang bayi dari Alam Rahim dengan hidupnya, bertemulah hawa
Baathin dan Dhohir, ketika kontak dengan Alam Dunia adanya nyawa.

_____________________________________

Sifat nyawa yaitu nafas, hakikatnya nyawa, rasa adalah buktinya, ketika rasa kontak dengan makanan
maka akan menjadi nafsu dan banyak kemauan sudah pasti, dan bibit dari pada kemauan adalah karena
tadi sudah merasakan air susu itu enak di rasakannya.

112
_____________________________________

Ada enak sudah pasti ada tidak enak. Murakabah enak dan tidak enak sudah tentu, kepada telinga, mata,
kepada penciuman begitu juga, sudah pasti ada enak dan tidak enak, bukti di pendengaran juga begitu,
ada yang enak di dengar, ada yang tidak enak di dengar sehingga menimbulkan amarah.

_____________________________________

Jika pendengaran kontak dengan suara yang jelek, kejadiannya menjadi rasa tidak enak, begitu juga jika
kontak dengan suara yang baik akan menimbulkan enak, seterusnya begitu. Di mata pun bukti, ada enak
di lihat dan tidak enak di lihat, malah ada penglihatan yang suka menimbulkan amarah. Matapun
tergantung kontaknya dengan sifat, sifat yang baik dan yang buruk, jika baik maka akan menjadi enak, di
penciuman pun begitu ada enak dan tidak enak, sama dengan pendengaran. Semuanya itu adalah bukti
dari adanya segala KEINGINAN. SIFAT RASA BAIK dan SIFAT RASA BURUK.

_____________________________________

” Tidak ada Tuhan selain Aku. Akulah hakikat DZAT yang Maha Suci, yang meliputi SIFAT-Ku, yang
menyertai (ASMA) Nama-Ku, dan yang menandai (AF’AL) perbuatan-perbuatan-Ku .”

_____________________________________

“ Sesungguhnya AKU ini adalah ALLAH, TIDAK ADA TUHAN (yang hak) selain AKU, maka SEMBAHLAH AKU
dan DIRIKANLAH SHALAT UNTUK MENGINGAT AKU ” (At -Thaahaa : 14)

ya tdak heran kalau syech siti jenar berkata AKU ADLH ALLAH,

_____________________________________

AKU = DZAT/Nurullah, SIFAT Laisa kamishlihi syaiun, Dzat yang tidak dapat diserupai oleh sesuatu apapun,
tidak ada umpamanya.

BILLA HAEFFIN, artinya tak berwarna dan tak berupa, tidak merah tidak hitam, tidak gelap tidak pula
terang.

BILLA MAKANIN, artinya tidak berarah tidak bertempat, tidak di barat tidak di timur, tidak di utara
maupun di selatan, tidak di atas maupun di bawah.

_____________________________________

DZAT yang berdiri sendiri tanpa adanya ketergantungan kepada mahluk lain ciptaan-Nya, berbeda dengan
manusia yang membutuhkan Allah, untuk bisa selamat di kehidupan Dunia dan Akhirat, adanya Alam
semesta, Dunia, Arasy, Malaikat, Idajil/Azazil, Iblis, Setan, Jinn dan Manusia, dan semua ciptaan-Nya yang
ada, adalah karena akibat dari adanya Dzat Yang Maha Suci.

_____________________________________

113
1. ALAM AHADIYAT. Sebelum Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan Alam-alam, termasuk Alam
Semesta, Arasy, Bumi dan Langit beserta isinya, yang ada hanyalah Dzat di Kesunyian Sejati Martabat Yang
Maha Suci, Alam Tunggal Sejati, Ghaibul Ghaib jelas ngih

Ahadiyat tadi di 2. ALAM WAHDAT/Alam DZAT.

SIFAT adalah Laisa kamishlihi syaiun, bukti adanya JAUHAR AWWAL RASULULLAH atau samudra hidup,
pohon nyawa, wadah amal, kubur sejati, hidupnya segala rupa, seluruh isi tujuh lapis bumi dan tujuh lapis
langit, asalnya yaitu dari cahaya yang satu, yaitu JAUHAR AWWAL RASULULLAH atau RUH ILMU
RASULULLAH utusan Maha Agung.

_____________________________________

DZAT/NURULLAH yang menjadikan Alam Dunia dan isinya, TIDAK PISAH dan TIDAK JAUH, DZAT dan SIFAT.

Sifat = Jauhar Awwal Rasulullah = Hakikat Muhammad (Ruh Ilmu Rasulullah) atau disebut SEJATINYA
SYAHADAT, yaitu syahadatnya DZAT dan SIFAT, Ahadiat dan Wahdat, sudah tidak pisah, seperti gula dan
manisnya.

Ibarat ;

_____________________________________

DZAT adalah MANIS, SIFAT adalah GULA

DZAT adalah WANGI, SIFAT adalah BUNGA

DZAT dan SIFAT adalah PASTI.

TIDAK AKAN ADA SIFAT, JIKA TIDAK ADA DZAT,

begitupun sebaliknya.

_____________________________________

JAUHAR AWWAL RASULULLAH yaitu cahayanya Allah.

Keadaan di 3. ALAM WAHIDIYAT, yaitu Nur Ilmu Rasulullah sinarnya yang empat rupa dari Jauhar Awwal
Rasulullah. Dzat Sifat-Nya Allah sifatnya sangat halus, mengeluarkan cahaya empat rupa ;

_____________________________________

MERAH, KUNING, PUTIH, HITAM disebut NUR ILMU RASULULLAH (Nur Muhammad) yaitu Hakikat Adam
bibit untuk Alam Dhohir atau Asmanya Allah,

_____________________________________

yang empat menjadi lafadz ;

114
ALIF – LAM – LAM – HA, tadinya adalah Asma Allah.

Di alam ketiga yaitu Alam Wahidiyat, DZAT yang pertama disebut, dua SIFAT, barulah ASMA nomer tiga,
kenyataannya sesudah adanya NUR ILMU RASULULLAH atau Hakikat Adam, yang tiga bergulung jadi satu ;

_____________________________________

Allah – Muhammad – Adam = “ Wa nahnu aqrobbu ilaihi min hablil wariid “ = Sifat -sifat diri

4. ALAM ILMU di telusuri dari kenyataan DZAT, SIFAT, dan ASMA Allah, yang keempatnya AF’AL Maha
Suci, yaitu Alam Ilmu, API – ANGIN – AIR – BUMI disebut ARWAH yang menjadikan RUH dan DARAH, bibit
Adam Manusia, jadi, Api, Angin, Air, Bumi adalah dari sinarnya Nur Ilmu Rasulullah, Af’alnya Allah Yang
Maha Agung, buktinya kekuasaan Allah adalah adanya Alam Dunia dari Nur Ilmu Rasulullah cahaya yang
empat.

_____________________________________

Cahaya MERAH sinarnya menjadi API

Cahaya KUNING sinarnya menjadi ANGIN

Cahaya PUTIH sinarnya menjadi AIR

Cahaya HITAM sinarnya menjadi BUMI

_____________________________________

Dari cahaya empat rupa itu, dihidupkan oleh sinarnya Matahari, sifatnya yaitu terang, jika di dunia tidak
ada terang, manusia dan tumbuhan akan mati, akan tetapi Matahari tadi tidak akan terang, jika tidak
terkena sinar Dzat Sifat-Nya, tidak ada bedanya lahir dan baathin, di dhohirnya menjadi nyata, API, ANGIN,
AIR, BUMI menjadi Asma Allah yaitu ALIF – LAM – LAM – HA. Matahari bisa terang, yaitu yang menjadi
Tasjidnya, yang menghidupkan semua, di dunia juga pasti ada Asmanya Yang Maha Agung, satu cukup
untuk semua, sifatnya meliputi.

_____________________________________

5. ALAM AJSAM, adalah nyatanya jasad manusia berasal dari bumi, air, api, angin, syariatnya terasa,
semuanya dari proses nabati dan hewani, tanaman yang ditanam menjadi besar karena adanya unsur
bumi, api, air, angin, tidak ada unsur yang kurang satupun. Kejadian di diri manusia, yaitu kulit, daging,
tulang, sumsum menjadi nafsu empat rupa :

1. Nafsu Amarah dari DAGING hawanya keluar melalui TELINGA

2. Nafsu Lawammah dari SUMSUM hawanya keluar menuju MATA

3. Nafsu Sufiah dari KULIT hawanya keluar menuju MULUT

4. Nafsu Muthmainah dari TULANG hawanya keluar menuju HIDUNG.

115
_____________________________________

6. ALAM MITSAL diwajibkan oleh Maha Suci, manusia harus ikhtiar, harus mencari ilmu, untuk mengetahui
asal, asal jasad waktu di Qadim, yaitu yang empat tadi. Nur ilmu Rasulullah, MERAH, KUNING, PUTIH,
HITAM, asalnya jasad manusia, jika manusia sudah kenal kepada empat perkara, dengan yakin dan di
dasari ilmu yang haq, itulah alam Mitsal, yaitu ma’rifat kepada alam tadi.

_____________________________________

7. INSAN KAMIL adalah sudah ma’rifat kepada Dzat Sifat Yang Agung, yaitu Jauhar Awwal Rasulullah,
sejatinya syahadat, sejatinya Iman, bibit nyawa semuanya. Insan Kamil artinya manusia sempurna
(mukmin sejati) sudah sampai kepada asal, yaitu samudra hidup, kesempurnaan nyawa, pasti bisa pulang
kepada asalnya yang dahulu, asal dari Allah kembali kepada Allah, Allah sudah janji, kepada siapapun
manusia yang tahu, yang ma’rifat kepada Dzat Maha Suci, sewaktu di dunia, terus sampai ke Akhirat, tidak
akan pisah dengan Dzat Yang Maha Agung, jika buta waktu di dunia, maka di Akhirat akan lebih buta lagi,
tidak akan bertemu dengan terang, gelap sudah pasti karena tidak bisa melihat Dzat Yang Maha Agung,
sewaktu gelap sudah pasti Neraka, karena di dunia tidak mencari ilmu dan ibadah, sibuk mengantar
NAFSU DHOHIR.

_____________________________________

Ibarat ;

DZAT adalah WANGI, SIFAT adalah BUNGA

DZAT adalah MANIS, SIFAT adalah GULA

TIDAK PISAH dan TIDAK JAUH

Syahadatnya Dzat dan Sifat, Ahadiyat dan Wahdat.

_____________________________________

DI LUAR NAMA :

DZATTULLAH yaitu disebut Alam, inilah yang memangku/menopang Alam Dunia Ngih

SIFATULLAH adalah Nur Ruh Ilmu Rasulullah seluas langit, tidak ada yang keluar dari DZAT SUCI, semuanya
terliputi oleh satu cahaya.

_____________________________________

ASMATULLAH adalah Api, Air, Angin, Bumi, Asma yang Agung. Satu, cukup untuk semua, Api, Air, Angin,
Bumi menjadi huruf ALIF – LAM – LAM – HA.

AF’ALULLAH yaitu hawa yang menghidupkan bumi dan isinya

_____________________________________

116
DI DIRI MANUSIA :

DZATULLAH nyatanya di diri, buktinya adalah sekujur badan, yang memangku keadaan, segala hal yang
menyangkut keadaan pada wujud

SIFATULLAH nyatanya adalah rupa, rupa manusia tidak ada yang sama dengan manusia lainnya, hanya
satu di alam dunia, tawilnya adalah ALLAH HANYA SATU.

ASMATULLAH yang bukti di badan adalah ;

KULIT, DAGING, TULANG, SUMSUM,

menjadi lafadz Asma Allah yaitu ;

ALIF – LAM – LAM – HA.

AF’ALULLAH yaitu geraknya wujud, semuanya diringkas kepada yang empat rupa, nyatanya Dzatullahi,
yaitu perkataan, sebab perkataanlah yang menjadikan semuanya, yaitu keramaian Alam dhohir, adanya
kemauan manusia, sehingga menjadi bukti dengan adanya gedung, rumah, mobil dll karena adanya bibit
dari Dzat.

Dari Ibn Abbas r.a., dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam.

sabdanya :

_____________________________________

“FIKIRKANLAH MENGENAI SEGALA APA YANG DI CIPTAKAN ALLAH, TETAPI JANGANLAH KAMU
MEMIKIRKAN TENTANG DZAT ALLAH..”

(HR Abu Syeikh)

_____________________________________

Abu Dzar r.a., dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam. sabdanya :

“FIKIRKANLAH MENGENAI SEGALA MAKHLUK ALLAH, DAN JANGANLAH KAMU MEMIKIRKAN TENTANG
DZAT ALLAH, KARENA YANG DEMIKIAN MENYEBABKAN KAMU BINASA [DALAM KESESATAN]”

(HR Abu Syeikh)

_____________________________________

” FIKIRKANLAH OLEHMU SIFAT ALLAH DAN JANGAN KAMU MEMIKIRKAN AKAN DZAT-NYA.

ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU ”

(Al-Fushilat : 54)

117
”Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), yang
menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu juga menyatakan yang demikian. Tak
ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Ali-Imran:18)

_____________________________________

“Wa kawa ‘Idul Imani, wajibul wajib”

Semua umat Allah wajib marifat, harus tahu kepada iman sejati, iman yang satu yaitu kepada DZAT MAHA
SUCI.

_____________________________________

SIFAT Laisa kamishlihi syaiun adalah JAUHAR AWWAL RASULULLAH, TANDA KENYATAAN ADANYA DZAT.

_____________________________________

JAUHAR AWWAL RASULULLAH isinya adalah RUH ILMU RASULULLAH, yang Awwal Akhir di ciptakan oleh
Allah.

Ainal yakin dengan Ilmu, supaya bisa pulang, pulang kembali kepada Dzat, hakikatnya manusia berasal
dari Dzat, akan tetapi manusia tidak perlu tahu kepada Dzat, tetapi carilah utusan Dzat, yang disebut
Jauhar Awwal Rasulullah, inilah jalan pulang yang sempurna.

“Illa anna awalla’nafsah fardhu ‘ain”

Pertama hal ibadah adalah tahu kepada sejatinya hidup, sifat hidup harus di dapat, diri yang mana yang
harus di cari? Apakah jasmani yang terlihat? Yang harus dicari adalah badan Ruhani atau Jiwa. Sejatinya
syahadat adalah bibit segala rupa yaitu Jauhar Awwal (Ruh Ilmu Rasulullah) Samudra Ilmu dan Kehidupan.

_____________________________________

“Ru’yatullahi Ta’ala fi dunya bi’ainil qolbi”

Melihat Hakikat Allah Ta’ala di Dunia oleh mata Baathin. Bila Qolbu manusia sudah dianugrahi Sifat Nur
Ilmu Rasulullah, Qolbunya bisa dipakai untuk tempat melihat kepada Allah Ta’ala melalui mata Baathin
karena sudah diberitahu oleh Sifat Nur Ilmu Rasulullah, sehingga bisa merasakan ni’mat dari Dunia sampai
di Akhirat, sudah tidak merasakan berpisah dengan Sifat Nur Ilmu Rasulullah, lantaran wujud itu. Siang
dan malam Qolbu ditempati oleh Sifat Nur Ilmu Rasulullah untuk melihat Allah Ta’ala, melalui jalan
Syariat, Tharekat, Hakikat dan Ma’rifat, Ilmu Tauhid, Ilmu Fiqih, Ushul Fiqih dan Ilmu Tasawuf.

_____________________________________

“Ru’yatullohi Ta’ala bil akhiroti bi’ainil arsi”

Melihat Allah di Akhirat, tentu sama mata, tidak salah lagi, sebab sudah bersatu seperti gula dan
manisnya.

118
Wajib hukumnya mencari tahu diri, diri yang sejati, diri manusia, sebenar-benarnya diri.

Cahaya empat rupa adalah ;

NARUN (Merah)

HAWAUN (Kuning)

MA’UN (Putih)

TUROBUN (Hitam)

yaitu badan ruhani (jiwa), inilah yang harus ketemu, jasmani harus hilang, tapi jangan hilang tanpa sebab,
hilangnya harus terganti oleh cahaya empat rupa (Sifat Nur Ilmu Rasulullah) hilangnya badan jasmani,
harus terganti oleh badan ruhani.

_____________________________________

Jas artinya adalah baju, mani adalah badan ruhani, baju adalah bungkus, bungkusnya ruhani, manusia
tidak akan mendapatkan hasil, jika hanya mengetahui badan nyata saja, harus di buka dulu bajunya,
supaya bisa ketemu dengan isinya, Heuheuheu,, badan jasmani adalah hijabnya kepada Yang Maha Suci,
jika tidak hilang wujudnya dulu, maka isinya tidak akan ketemu, heuheu..diibaratkan kucing, maksud
kucing hendak ngintip tikus keluar dari liangnya, tapi kucingnya diam di depan liang tikus, akhirnya tikus
malah mati karena tidak bisa keluar, tentu saja tidak akan hasil, kucing diibaratkan jasad, tikus ibarat yang
Latif, tidak akan ketemu jika rasa jasad tidak hilang.

_____________________________________

Jika kucing menginginkan agar tikusnya keluar dari liang, tentu saja kucing harus pergi menjauhi liang
tikus, barulah tikusnya keluar, sama seperti di diri manusia, jika ingin ma’rifat kepada Dzat Allah Ta’ala,
harus merasa pasti, merasakan bahwa manusia tidak memiliki jasad. Rasa jasmani harus hilang, terganti
oleh Rasa Rasulullah (SIFAT NUR ILMU) > Ladun Qolbin Salim > Ladunni > Hati yang selamat. Rasa ni’mat
yang sejati (Ni’mat Islam, Ni’mat Iman) karena saking ni’matnya melihat kepada Dzat Maha Agung, tentu
merasa hilang dunia dan jasmani (Iman Akhirat, Rasa Akhirat)

_____________________________________

“Waman aroffa nafsahu, faqod aroffa robbahu…man aroffa robbaha, faqod jahilan nafsah”

“Lahaula wala quwata, illa billahil aliyil ‘adim”…

Barang siapa mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya, barang siapa mengenal Tuhannya pastilah
bodoh dirinya…

_____________________________________

Shalat sejatinya adalah ketika waktu Nafi Isbat bergulung, menerapkan Muhammad af’al. Ta’udz dan
Bismillah untuk berlindung kepada Yang Maha Agung, disinilah adanya kebersamaan, yang empat bersatu,

119
hilangnya dunia dan wujud, bertemu dengan wujud Agama, barulah dikatakan Islam jika sudah ketemu
kepada sejatinya Agama/Ruh Samawi [Fitrah Agama] yaitu hidup manusia, tentu wajib hukumnya, untuk
tahu kepada sejatinya Agama, agar ibadah menjadi sah, tahu bibit rukun Islam, rukunnya yang empat di
badan:

1. Penglihatan

2. Pendengaran

3. Penciuman

4. Perkataan.

yang ke lima adalah Rasa Rasulullah (penguasa RASA)

jadi hakikatnya shalat adalah wujud rupa diri.

_____________________________________

“Ash-shalatul Mi’rajul Mu’minin“,

“Shalat itu adalah mi’rajnya orang-orang mukmin“.

IHKROM – MI’RAJ – MUNAJAT – TUBADIL

Artinya adalah shalat sejati, syariatnya ada di Mekkah, ketika orang pergi Haji, hakikatnya ada di pulau
LOMBOK,uupppssss ceplosan maaf ya.

IHKROM

Bersiap-siap, menyiapkan tekad sebelum pergi, ibarat burung niat ingin terbang, sayapnya sudah
dibentangkan tapi tidak dikepakkan.

MI’RAJ

Jika sudah dengan terbang dan melayang, sudah meninggalkan Alam Dunia, lupa kepada Alam Dhohir.

MUNAJAT

Sudah mau sampai ke Alam Baathin.

TUBADIL

Sudah sampai kepada yang yang dituju, yaitu Baitullah suci, Baitullah sejati, bukan di Utara, bukan di
Selatan, tidak di Timur dan di Barat [Billa haefin, Billa makanin] inilah yang di maksud hakikat Ka’bah atau
Kubah [rongga dada manusia] Itiqod [tidak terkena rusak] kiblat nyawa yang sempurna yaitu Dzat Yang
Maha Agung, sifatnya cahaya padang halus, terang benderang atau Jauhar Awwal Rasulullah, samudra
ilmu dan hidup, kiblat waktu wafat. Bertemunya ASHHADU = Allah dan WA ASHHADU = Diri Manusia
(Ghoib)

120
_____________________________________

Sebab itu kiblat wafat wajib harus di ketemukan, jika tidak ketemu dikhawatirkan jadi gentayangan,
nyawa tidak sampai kepada asalnya dahulu, pantas adanya Neraka yaitu siksaan diri, sebab tidak
menemukan jalan pulang yang sempurna, mumpung di dunia harus bersungguh-sungguh mencari
jalannya wafat, agar nyawa bisa pulang, BAB IBADAH sudah ada patokan yaitu Al-Qur’an dan Hadist,
sudah mencukupi, tinggal bersungguh-sungguh menghafal dan prakteknya, kalau jalan mati, itu lain
aturan, itu adalah penghujung, ujungnya harus wafat, yang ibadah dan yang tidak, semua manusia akan
mengalami kematian, syariatnya sama, ada sekaratnya…

_____________________________________

Sayyidina Ali r.a. pernah ditanya oleh seorang sahabatnya bernama Zi’lib Al-Yamani, “Apakah Anda pernah
melihat Tuhan?”

Beliau menjawab, “Bagaimana saya menyembah yang tidak pernah saya lihat?”

“Bagaimana Anda melihat-Nya?” tanyanya kembali.

Sayyidina Ali r.a. menjawab, “Dia tak bisa dilihat oleh mata dengan pandangan manusia yang kasat, tetapi
bisa dilihat oleh hati dengan HAKIKAT KEIMANAN “.

_____________________________________

Jika manusia yang ma’rifat, mutajilah sudah pasti, sebab menjirimkan Allah terlihat oleh mata kepala, yang
berarti ada dua diri, Allah adalah NAFI ISBAT, ada Isbat hilang Nafi, ada Nafi hilang Isbat, Isbat adanya
pasti, wujud jasmani, Nafi adanya Jiwa, untuk Nafi Isbat-nya harus tidak ada.

_____________________________________

SIFAT NUR ILMU RASULULLAH adalah JAUHAR LATIF. Cahaya halus yang menghidupkan wujud manusia,
matahari dalam wujud jagad shagir, yang tidak terlihat oleh mata kepala, dan hanya bisa di lihat dengan
MATA BAATHIN.

_____________________________________

AL – ILMU NURULLAH > Ilmu Sifat untuk mengabdikan diri kepada Allah dan Rasulullah, Ilmu Sifat tidak
akan samar, wangi bunga rose tidak akan tertukar dengan wangi bunga melati. ‘Ain > Iliyin tempat
tertinggi yang bisa di capai oleh orang berilmu. Ilmu Ladunni/Ilmu Sifat, yaitu pengetahuan yang diperoleh
melalui proses kegiatan pengamalan, mulai dari mandi, shalat, wirid, baca Qur’an dll. Melalui jalan Syariat,
Tharekat, Hakikat dan Mari’fat. Tuhan hanya bisa dikenal jika Dia sendiri berkehendak untuk dikenali. Sifat
Nur Ilmu adalah kendaraan bagi baathin untuk sampai ke sisi-Nya, melalui Sifat Rasa Rasulullah. Tidak ada
manusia yang bisa langsung ma’rifat kepada Allah Ta’ala, kecuali Nabi Muhammad Shalallahu alaihi
wassalam melihat langsung dan berdialog dengan Allah Ta’ala.

_____________________________________

121
Sifat Nur Ilmu ini akan menerangi qolbu, baathin, hati dan ruh, Sirr nya berperan menyingkap tabir hakikat
dan mengenal akan Allah Ta’ala. Hakikat akan diketahui apabila seseorang giat mendalami pengetahuan
tentang hakikat melalui proses pengamalan, khalwat atau tirakat, muqarobah, mandi, sholat, wirid
melalui bimbingan

Guru Mursyid > Allah, Ilmu Ma’sum > Ilmu Syafa’at yang bisa memisahkan unsur Sifat Malaikat (NURR)
dan unsur Sifat Jinn (API) di dalam darah (Sifat darah ), seorang guru wajib menguasai 12 pan Ilmu, jika
ilmunya tidak ma’sum, maka dikhawatirkan bangsa mahluk halus akan ikut-ikutan nyusup/masuk ke
dalam pengamalan, sehingga seseorang itu tidak merasa bahwa di dalam dirinya sudah di tempati oleh
Jinn, merasa berilmu padahal Jinn yang mengendalikan.

_____________________________________

Sifat Nur Ilmu adalah cahaya yang menerangi hati dan mengeluarkannya dari kegelapan serta
membawanya untuk menyaksikan sesuatu dalam keadaannya yang asli. Apabila cahaya atau latifah di diri
sudah membuka tirai dan cahaya terang telah bersinar, maka mata baathin dapat memandang kebenaran
dan keaslian yang selama ini disembunyikan oleh alam nyata. Semakin terang cahaya Illahi yang diterima
oleh hati akan menambah jelas kebenaran yang dapat dilihatnya. Pengetahuan yang diperoleh melalui
pandangan mata baathin yang bersumber dari Cahaya Awwal/Jauhar Awwal Rasulullah„Ruh Ilmu
Rasulullah inilah yang dinamakan Ilmu Ladunni„Ilmu Sifat„Ilmu Syafa’at„Ilmu Shalat. Letop sy error
kapanjagan sdah dlu ya,Smoga Allh mmberi kita smua HidayahNya.

______________

(Tuak Lombok ilahi)

Makrifat Tauhidul Iman

Makrifat Tauhidul Iman

===================

"Makrifat adalah nikmat yang teramat besar, bahkan kenikmatan syurga tiada sebanding dengan nikmat
menatap wajah Allah secara langsung. Itulah puncak dari segala puncak kenikmatan dan kebahagiaan
sama nikmatnya dengan menataf wajah JANDA...

Rasulullah SAW sendiri menjanjikan hal ini dan baginda pernah menyebut bahawa umatnya dapat melihat
Allah SWT di saat fana maupun jaga (sadar). KezahiraNya sangat nampak jelas pada hamba. Hadis qudsi Al
insanu syirri wa ana syirrohu (Adapun insan itu Rahasiaku Dan Aku pun Rahasianya).

_____________________________________

Firman Allah: Kuciptakan Adam dan anak cucunya seperti rupaku (Khalakal insanu ala surati Rahman).
Kesimpulannya insan itu terdiri daripada tiga unsur, iaitu Jasad, Ruh/Nyawa dan Allah. Maka dengan itu
hiduplah hamba.

122
Adapun Jasad, Nyawa, dan Allah taala, bagaikan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan
yang lain. Umpama langit, bumi, dan makhluk yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain.
Bagaimanapun pandangan insan terhadap Tuhannya adalah berbeda-beda, mengikut tahap pencapaian
ilmu masing-masing.

_____________________________________

Pada pandangan amnya, Allah Taala itu satu, dan hamba menyembahNya bersama-sama dan beramai-
ramai, tetapi sebenarnya (hakikatnya) bukan begitu. Itu hanya sangkaan umum saja. Dari segi makrifat
Allah SWT itu Esa pada wujud hamba. Dalilinya, QS Al Qaf 50:16: Aku lebih dekat dari urat lehernya. QS Az
Zariyat51 :21: Dalam diri kamu mengapa tidak kamu perhatikan.

_____________________________________

Masing-masing hamba sudah mutlak (esa dengan Tuhannya), satu persatu (esa) diberi sesembahan (Allah
di dalam diri), kenapa berpaling mencari Tuhan yang jauh, ini sungguh melampaui batas (tidak makrifat).

Dalilnya, QS Al Hadid 57:4: Aku beserta hambaku di mana saja dia berada. Oleh itu, janganlah risau
/hawatir dan takut Allah sentiasa bersama kita ke mana sahaja kita pergi

_____________________________________

Sekarang, mari kita lihat pula bagaimana Nabi Musa melihat Tuhannya, seperti mana yang diceritakan di
dalam Al Quran. Allah SWT berfirman mengisahkan permintaan Musa untuk melihatNya QS Al A’raaf
7:143:

Dan tatkala Nabi Musa datang pada waktu yang kami telah tentukan itu, dan Tuhannya berkata-kata
dengannya, maka Nabi Musa (merayu dengan) berkata:” Wahai Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku (Dzat-
Mu Yang Maha Suci) supaya aku dapat melihat-Mu.” Allah berfirman: ”Kamu sekali-kali tidak dapat
melihat-Ku,

(rahasianya: tidak ada siapa yang dapat melihat Allah, hanya Allah dapat melihat Allah. Hamba terdinding
daripada Allah, kerana selain wujud Allah, masih ada Rasa wujud Hamba).

tetapi pandanglah ke gunung itu,

(Pada ketika Nabi Musa memandang gunung itu, begitu juga Allah Taala berpisah sementara daripada jiwa
Nabi Musa, maka Nabi Musa pengsan, bukannya mendengar akan letusan gunung tersebut)

_____________________________________

jika ia tetap berada di tempatnya (sebagaimana sediakala) nescaya kamu dapat melihat-Ku.

(” Engkau adalah aku, aku adalah engkau “, apa yang disaksikan Nabi Musa adalah menyaksikan dirinya di
luar dirinya untuk sementara waktu, setelah Allah bertajalli (menzahirkan kebesaran-Nya) kepada gunung
itu, (maka) tajalinya itu menjadikan gunung itu hancur lebur dan nabi Musa pun jatuh pengsan.)

123
Setelah Nabi Musa sedar, dan berkata: ” Maha Suci Engkau (wahai Tuhanku), aku bertaubat kepada
Engkau dan akulah orang yang pertama beriman (pada zamanku)”

_____________________________________

Demikian sedikit paparan tentang Nabi Musa melihat Tuhannya. Dan jelaslah Allah dapat dilihat tetapi
bukannya dengan mata kasar, yang dilihat dengan mata kasar itu adalah hijab, oleh karna itu jangan
tersalah, hati-hati, kalau tersalah boleh menjadi syirik dan kufur.

Maha Suci Allah Yang Maha Berkuasa, tiada daya sekalian makhluk melainkan Allah.

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

Matikan dirimu sebelum engkau mati

Matikan dirimu sebelum engkau mati”

============================

Disini bukan bermaksud mati gantung diri di pohon cili atau pohon terong ,.tetapi yang sy maksudkan
adalh:

“MATI YANG PERTAMA” = seolah-olah bercerai Roh dari Jasad..,

tiada daya upaya walau sedikitpun jua, hanya Allah jua yang berkuasa,

kemudian.. dimusyahadahkan didalam hati dengan menyaksikan kebesaranNya yaitu sifat Jalal dan
JamalNya dan kesucianNya.

Maka mati diri sebelum mati itu adalah dengan memulangkan segala amanah Allah yaitu Tubuh Jasad ini
kepada yang menanggung amanah yaitu Rohaniah jua.

_____________________________________

Tarik-lah ‘NAFAS’ itu dengan hakekat memulangkan dzat, sifat, afaal kita kepada Dzat, Sifat, Afaal Allah
yang berarti memulangkan segala wujud kita yang zahir kepada wujud kita yang bathin (Roh). Dan
pulangkan wujud Roh pada hakekatnya kepada Wujud Yang Qadim,Maka..Setelah sempurna “Mematikan
diri yang pertama” …

_____________________________________

“MATI YANG KEDUA” = melakukan “Mi’raj” yang dinamakan mati maknawi, yaitu hilang segala sesuatu
didalam hatimu malainkan hanya berhadap pada Allah jua.

124
Dengan meletakkan nafas kita melalui alam ‘AMFAS’ yaitu antara dua kening (Kaf Kawthar) merasa penuh
limpahan dalam alam kudus kita yaitu dalam kepala kita hingga hilang segala ingatan pada yang lain
melainkan hanya hatimu berhadap pada Allah jua.

_____________________________________

“MATI PADA PERINGKAT KETIGA” = adalah mati segala usaha ikhtiar dan daya upaya diri karena diri kita ini
tidak dapat melakukan sesuatu dengan kekuatan sendiri. sebab manusia itu sebenarnya memiliki sifat
‘Fakir, dan Dhaif (lemah) ’.

Dinaikkan ‘TANAFAS’ hingga ditempatkannya dengan sempurna di ‘NUFUS’ dengan melihat pada mata
hati itu dari Allah, dengan Allah dan untuk Allah.

_____________________________________

Dari Allah mengerakkan Rohaniah,

Dari Rohaniah menggerakkan Al-Hayat

Dari Al-hayat mengerakkan Nafas,

Dari Nafas mengerakkan Jasad

dan pada hakekatnya.. Allah jualah yang mengerakkan sekalian yang ada.

_____________________________________

Demikian hal-nya seperti huruf “Laa Ilaaha Illallah, Muhammadur Rasulullah”,

_____________________________________

masing-masing mempunyai 12 huruf berjumlah 24 huruf semuanya.

Barang siapa “mengucap” dengan sempurna yang 7 kalimah itu niscaya ditutupkan Allah Ta’ala Pintu
Neraka yang 7. Juga barang siapa “mengucap” yang 24 huruf ini dengan sempurna niscaya diampuni Allah
Ta’ala yang 24 jam.

Inilah bentuk persembahnya kita kepada Tuhan kita yang tiada henti yang dinamakan Sholatul Da’im
(sekaligus melakukan puasa nafsu zahir dan batinnya).

Sabda Nabi S.A.W :

“Ana Min Nuurillah Wal ‘Aalami Nuurii”

artinya “Aku dari Cahaya Allah dan sekalian alam dari Cahaya-ku”

_____________________________________

Sebab itulah dikatakan “Ahmadun Nuurul Arwah”

125
artinya “Muhammad itu bapak dari sekalian nyawa”

Dan dikatakan “Adam Abu Basyar”

artinya “Adam bapak sekalian tubuh”.

_____________________________________

Adapun Awal Muhammad Nurani

Adapun Akhir Muhammad Rohani.

Adapun Zahir Muhammad Insani

Adapun Batin Muhammad Robbani.

_____________________________________

Adapun Awal Muhammad Nyawa kita

Adapun Akhir Muhammad Rupa kepada kita,

Adapun yang bernama Allah Sifatnya,

Adapun sebenar-benar Allah itu Zat Wajibal Wujud,

Adapun yang sebenar-benar Insan yaitu manusia yang tahu berkata-kata adanya.

_____________________________________

cara untuk mencapai martabat atau maqam sholat da’im..

Sholat Da’im boleh ditakrifkan sebagai sholat yang terus-menerus tanpa putus walaupun sesaat dalam
masa hidupnya yaitu penyaksian diri sendiri (diri batin dan diri zahir) pada setiap saat seperti firman Allah
yg artinya :

” YANG MEREKA ITU TETAP MENGERJAKAN SHOLAT” ( Al-Makrij-23).

_____________________________________

Di dalam sholat tugas kita adalah menumpuhkan sepenuh perhatian dengan mata batin kita menilik diri
batin kita dan telinga batin menumpuhkan sepenuh perhatian kepada setiap bacaan oleh angota zahir dan
batin kita disepanjang mengerjakan sholat tanpa menolehkan perhatian kearah lain.(titik)

_____________________________________

Sholat adalah merupakan latihan diperingkat awal untuk kita melatih diri kita supaya dapat menyaksikan
diri batin kita yang menjadi rahasia Allah Taala… setelah sanggup membuat penyaksian diri diwaktu kita
menunaikan sholat,maka hendaknya kita melatih diri kita supaya dapatlah kita menyaksikan diri batin kita
pada setiap saat didalam masa hidup kita dalam waktu dua puluh empat jam disepanjang hayat kita,

126
_____________________________________

Sebab itulah kita mengucapkan Syahadah:…

Maka berarti kita berikrar dengan diri kita sendiri untuk menyaksikan diri rahasia Allah itu pada setiap saat
di dalam waktu 24 jam sehari semalam.

_____________________________________

Oleh karena itu untuk mempraktekkan penyaksian tersebut, maka kita haruslah mengamalkan sholat
da’im dalam hidup kita seharian seperti yang pernah dibuat dan diamalkan oleh Rasulullah s.a.w, nabi-
nabi dan wali wali yang agung.

_____________________________________

Diantaranya syarat syarat untuk mendapatkan maqam sholat da’im adalah sebagai berikut :

PERTAMA- Hendaklah memahami dan berpegang teguh dengan hakekat melakukan zikir nafas,

_____________________________________

KEDUA- haruslah terlebih dahulu berhasil mendapat NUR QALBU yaitu hati nurani.

_____________________________________

KETIGA- Telah mengalami proses pemecahan wajah KHAWAS FI AL KHAWAS,

_____________________________________

KEEMPAT- Juga memahami dan dapat berpegang dengan penyaksian sebenarnya SYUHUD AL-HAQ,

_____________________________________

Untuk mengamalkan dan mendapatkan maqam sholat da’im maka seseorang itu haruslah memahami
pada peringkat awalnya tentang hakekat melakukan zikir nafas yaitu tentang gerak-geriknya : zikirnya..
lafaz zikirnya… letaknya.. dan sebagainya..,

Hal ini telah dibahas dalam status sy yang dahulu..,, oleh karena itu amalkanlah zikir nafas itu dengan
sungguh sungguh supaya kita mendapat QALBU yaitu pancaran Nur di dalam jantung kita yang menjadi
kuasa pemancar kepada makrifat untuk me-makrifat-kan diri kita dengan Allah Taala.

Sesungguhnya hanya dengan zikir nafas sajalah gumpalan darah hitam yang menjadi istana iblis di dalam
jantung kita akan hancur setelah itu baru terpancarlah NUR-QALBU dan kemudian terpancarlah pula
makrifah hingga sesorang itu memakrifatkan dirinya dengan Allah Taala dan dapatlah diri rahasia Allah
yang menjadi diri batin kita membuat hubungan dengan diri ZATUL HAQ Tuhan Semesta Alam.

_____________________________________

127
Latihan untuk menyaksikan diri ini hendaklah dibuat berperingkat, diperingkat awal melalui sholat
sebagaimana yang diterangkan di dalam bahasan yang lalu.. dalam masa proses penyaksian diri seseorang
itu akan mengalami satu proses membebaskan diri batin (KHAWAS FI KHAWAS) dari jasad dan dengan itu
maka sesorang itu akan dapat melihat wajah kesatu sampai dengan wajah kesembilan yaitu martabat
yang paling tinggi… dengan mendapat pemecahan wajah ini maka akan dapatlah kita membuat suatu
penyaksian yang sebenarnya pada setiap saat dimasa hidupnya… pada masa beribadah (acara sholat),
ataupun keadaan biasa.

_____________________________________

Pada peringkat ini dinamakan juga peringkat martabat BAQA BILLAH yaitu suatu keadaan yang kekal pada
setiap pendengaran.., penglihatan.., perasaan… dan sebagainya,dan pada tahapan ini mereka adalah
seperti orang awam dan sulit untuk kita mengetahui derajat dirinya dengan Allah Taala..

_____________________________________

Umumnya mereka yang mencapai maqam sholat da’im dapatlah kembali kehadrat Allah Taala dengan diri
batin dan diri zahir tanpa terpisahkan diantara satu sama lain, mereka dapat memilih apakah hendak mati
(meninggal) atau hendak ghaib…

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

HU ALLAH

Jadikanlah jasad tubuhmu atau dirimu semuanya karam di dalam rumahKu, dengan demikian engkau pun
tiada lupa memuji Aku, sebab Aku tiada lupa berbunyi HU ALLAH, tiada lupa aku memuji diriKu
sendiri.Dengarkan didalam dirimu, wujud Dzat itulah yang berbunyi ‘Tik.. Tik.. Tik..’, bahwasanya Ruh tiada
lupa kepadaNya.

Sahabat,

Yang terhimpun didalam tubuh kita ada 2 Ruh

1. Ruhul Kudus

2. Ruhani

_____________________________________

Ruhul Kudus adalah HU

128
Ruhani adalah ALLAH

Inilah yang ingin kita kenal….

Inilah yang dinamakan Rahasia Allah, Rahasia Muhammad,

_____________________________________

Jikalau ingin mengetahui Ilmu Rahasia ini BERSUNGGUH-SUNGGUHLAH.

Jalan ini yang membuat engkau selamat dunia dan akhirat.

Inilah jalan rahasia Tuhan yang tersembunyi dalam dirimu.

_____________________________________

Yang bersungguh-sungguh sajalah yang akan mengetahuinya,

Maka, layakkan dirimu untuk tetap berada dalam group ini.

Karena rahasia ini dilarang untuk dikeluarkan bagi yang awam.

Teruslah tingkatkan kwalitas dirimu..

____________________________________

Jangan susah-susah mencari Allah, karena Allah sudah lenyap menjadi Nyawa.

Ruhul Kudus itulah HU, dan Ruhani itulah yang bernama ALLAH,

dan Allah jangan dicari lagi,

Karena Allah Ta’ala sudah menjadi segala Nyawa,

Jangan engkau cari lagi, bukankah Allah itu LAISA KAMISLIHI ..?

_____________________________________

Maksudnya :

Engkau itu adalah rahasiaKU, maka rahasia itulah yang menuju kepada Aku, sehingga engkau adalah
pendengaranKu, penglihatanKu dan kesemuanya itu terhimpun didalam rahasiaKu, baik yang didalam
maupun yang diluar, sehingga engkau ‘KOSONG’ Fana Ul Fana, tiada mempunyai daya upaya, sehingga
batin engkau dikatakan ‘TA’ALA’, hilangkan tubuh menjadi Nur, sehingga tubuh engkau menjadi Ruh maka
hilanglah tubuh menjadi ‘TITIK’, titik itulah asal muasal kejadian ‘ALIF’ maka Alif yang bergerak didalam
lautan rahasia itulah yang disebut ‘HAYAT’ maka hiduplah dan bergeraklah tubuh, itulah yang dinamakan
SifatNya yang ada di dalam tubuh engkau, itulah yang disebut diriNya, maka AKULAH yang LAISA dan
jangan dicari lagi.

_____________________________________

129
Ketika engkau kosongkan maka itulah Wujudku..

Ketika engkau keluarkan maka menjadi Rahasia..

Ketika engkau naikan nafas maka itulah Wujud Idafi..

_____________________________________

Itulah rahasia ‘ANTARA-TURUN-NAIK’, itulah yang bernama ANA- ANTA dan ANTA- ANA.

Disitulah engkau didalam diriNya, naik berbunyi WujudKu dan turun berbunyi DzatKu,

Disitulah engkau mengetahui…

Itulah yang disebut “Rahasia didalam Rahasia”.

Disitulah engkau Mi’raj, pertemuan dalam hadiratKu, apabila engkau turun maka wajiblah engkau
mengerjakan perintahKu, sehingga engkau cinta kepadaKu..,

Pahamilah Syahadat…

Disitulah engkau menyempurnakan segala-galanya..

Berpeganglah kepadaNya,

Karena SYAHADAT itulah tubuh engkau,

ALHAMDU itu Aku dan engkau,

"Ingat, Ini rahasiaku kepada engkau"

________________

(Tuak Lombok ilahi)

Rahasia kehidupan

Rahasia kehidupan

===============

Nafas adalah rahasia dari hidup dan kehidupan, dengan nafas yang benar tidak ada sesuatu apapun di
alam semesta ini yang tidak bisa di transformasikan

_____________________________________

semenjak nyawa di masukkan ke dalam jasad manusia kedalam rahim ibunya hingga lahir kedunia, tidak
sedetikpun nafasnya berhenti berzikir kepada diri si empunya diri (Tuhan alam semesta )

130
_____________________________________

Apakah yang disebut nyawa ?

Nyawa adalah nafas rahasia, nyawa itu dijadikan dari jauhar basita, jika hilang nyawa diantara jasmani dan
rohani maka seseorang itu akan mengalami apa yang di sebut mati, dan bahwa sesungguhnya nyawa itu
terdiri dari 4 unsur kehidupan, NAFAS, AMFAS, TANAFAS, NUFUS

_____________________________________

Dan sesungguhnya hidup nafas itu karena amfas, hidup amfas itu karena tanafas, dan hidup tanafas itu
karena nufus, dan hidup nufus itu dengan rahasia, dan rahasia itu adalah diri rahasia Allah SWT yaitu diri
bathin kita, seperti firman Allah SWT di dalam hadis qudsi yang artinya : “manusia adalah rahasia ku, dan
dirikulah rahasianya"

_____________________________________

NAFAS : Nafas adalah nyawa tubuh kita, dan dia adalah sebenar – benar tubuh kita yang tidak mengenal
cacat cela juga tidak mengenal binasa, Nafas itu letaknya di mulut, yang menjadi tempat keluar masuknya
nyawa dari tubuh manusia adapun zikir nafas ketika masuk ke batang tubuh manusia adalah “ HU “.dan
ketika keluar dari batang tubuh manusia adalah “ALLAH” Dan asal nafas itu dari huruf ALIF

_____________________________________

AMFAS : Amfas adalah sejatinya hati nurani, yang menjadi nilai kepada ALLAH SWT amfas itu letaknya di
hidung, yang menjadi tempat keluar masuknya rahasia dari tubuh manusia, Adapun zikir amfas ketika
masuk ke batang tubuh manusia adalah “ HU “ dan ketika keluar dari batang tubuh manusia adalah
“ALLAH” Dan asal anfas itu dari huruf ALIF – HAMZAH BARIS ATAS

_____________________________________

TANAFAS : Tanafas adalah sebenar – benar diri yang berdiam di dalam PUAD, adapun zikir tanafas tetap
diam dengan HU-ALLAH Dan asal tanafas itu dari huruf ALIF – HAMZAH BARIS BAWAH

_____________________________________

NUFUS : Nufus adalah sebenar – benar rahasia yaitu Af’al kepada Dzat ALLAH SWT, nufus tempatnya di
dalam tubuh manusia, dia tidak keluar, tidak kekanan, tidak kekiri, tidak ke atas, tidak ke bawah, tidak di
depan, tidak ke belakang, dia adalah ALIF pada tubuh insan yang meliputi sekalian tubuh manusia, adapun
zikir nufus tetap diam, dan terdiri dari huruf ALIF – HAMZAH BARIS DEPAN

_____________________________________

Nufus berada di katup jantung dan bahwa sesungguhnya barang siapa yang tidak menemukan dan
memahami hakikat zikir nafas maka sesungguhnya orang tersebut tidaklah dapat mencapai makam
SHOLAHUDDAIM

131
_____________________________________

Adapun nafas anak – anak yang masih di dalam kandungan rahim ibunya tidak keluar masuk melalui
hidung dan mulutnya ( belum ada nafas dan amfas ) melainkan bernafas dengan tanafas dan nufus, Jadi
zikir rahasia nafas itu adalah : ( A – AA – II – UU )

_____________________________________

INILAH SALAH SATU ILMU DARI 9 ILMU YANG WAJIB DIKETAHUI DAN DIAMALKAN JIKA DIRIMU INGIN
MENGENAL SEBENAR DIRIMU, SEBENAR NABIMU DAN SEBENAR TUHANMU, JIKA TIDAK MAKA DIRIMU
ADALAH PENIPU

_____________________________________

“Jika ada seseorang bertanya: “Bagaimanakah aku harus mengeluarkan cinta dunia dari hatiku?” Maka
jawabannya adalah: “Hendaklah memperhatikan cintamu pada Allah"

_____________________________________

Ambillah alat ukur berupa cermin, lalu pandanglah dirimu melalui cermin itu, Perhatikanlah, apakah
engkau seorang Mukim atau seorang munafik? Apakah engkau seorang yang bertauhid atau seorang
musyrik?

_____________________________________

Tolonglah aku ya Allah, agar aku bisa menundukkan hawa nafsuku dan memabukkan akal ku dengan
anggur cinta-Mu, agar aku kehilangan diriku guna memperoleh kesadaran-Mu, agar jiwa itu fana dan
hidup dalam diri-Mu

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

Siapakah "AKU"

Siapakah "AKU"

==============

Kita selalu merujuk diri kita seagai AKU. Kita berkata, "Ini Aku" ,"Ini Aku punya", "Ini badan Aku", "Nama
Aku si-anu", dan "Nama bapa Aku si-anu"dan sbagaiNya.

_____________________________________

Pernahkah kita terfikir siapakah AKU kita itu? Apakah AKU kita itu? Siapa sebenarnya AKU itu?

Pernahkah anda terbayang apakah AKU kita itu?

132
_____________________________________

Sebenarnya AKU kita ini adalah ROH kita, bukan badan kasar ini. Badan kasar ini akan mati sekiranya tiada
ROH. Sekiranya tiada ROH, badan kita akan hancur binasa.

ROH kita inilah diri kita yang sebenarnya,.ROH ini hidup dan tidak akan mati. ROH inilah juga zat diri kita.

_____________________________________

ROH ini juga limpahan Yang Maha Hidup iaitu Allah SWT. Allah itu hidup. Dia mempunyai sifat Hayat.
Maka hidup(ROH) kita adalah limpahan dari Hayat Allah itu.

_____________________________________

ROH ini juga digelar "bayangan" Yang Maha Hidup itu. ROH itu bayang kepada Yang Empunya Bayang.
Yang Empunya Bayang itu ialah Allah, dan ROH kita itu adalah ibarat "bayangan" Allah itu. Demikian
pendapat-pendapat ahli-ahli Sufi.

_____________________________________

Allah itu tidak kelihatan, Maha Ghaib dan tidak ada sesuatu pun yang seumpama denganNya. Bagaimana
kita dapat tahu adanya sesuatu yang tidak kelihatan dan tidak terperikan.

_____________________________________

Ibarat angin, kita tidak nampak angin, tetapi bagaimana kita tahu angin sedang bertiup dan angin itu ada?

Jawabnya, kita tahu adanya angin itu kerana ada kesannya. Bila daun pokok bergoyang, kita tahu angin
sedang bertiup. Kalau kita rasa hembusan, maka itu adalah hembusan angin, sebagainya.

Goyangan daun dan rasa hembusan itu adalah tanda-tanda adanya angin. Kita tidak nampak angin tetapi
kita tahu adanya angin melalui tanda-tandanya.

_____________________________________

Demikian jugalah keadaannya dengan Allah SWT. Kita tidak nampak DIa, tetapi kita rasa dan percaya
adaNya melalui tanda-tandaNya. Tanda-tanda Allah itu ialah alam semesta raya ini. Tanda-tanda ini dalam
bahasa Arab ialah "kalam".

_____________________________________

Oleh itu, alam semesta raya dan diri kita ini adalah kalam-kalam Allah belaka.

ROH sangat tinggi martabatnya, melebihi peringkat malaikat. Tempatnya disisi Allah yang Maha Tinggi.
ROH inilah yang mengenang Allah (zikrullah) seolah-olah kerjanya mengenang Allah sahaja. Seolah-olah
makan minumnya "zikrullah" saja.

_____________________________________

133
ROH yang suci ini sentiasa mentauhidkan Allah Yang Maha Suci. Najis padanya ialah menyekutukan Allah.
ROH ini sangat cinta kepada Allah SWT. Ia memuja dan memuji Allah sentiasa. Allah itu kekasihnya.
Cukuplah Allah itu baginya.

_____________________________________

Demikian perhubungan Allah dengan ROH, menurut pandangan ahli-ahli Sufi.

Tahukah kita bahawa AKU kita itu adalah ROH yang datang dari Allah, hidup dengan Allah, dan kembali
kepada Allah. Allah itulah pengkalan tempat bertolak, lautan yang dilayari dan pelabuhan tempat
berhenti.

_____________________________________

Jika dikaji dalam-dalam kita akan sedar dalam pandangan kerohanian bahawa Allah itu adalah tempat
permulaan perjalanan kita. Dialah tempat perjalanan itu sendiri, dan Allah itu jugalah destinasi akhir
perjalanan hidup ini.

_____________________________________

Tempat bertolak, perjalanan dan destinasi yang dimaksudkan disini bukanlah dari segi pandangan fizikal
yang tertakluk kepada ruang dan waktu.

Tempat perjalanan dan destinasi yang dimaksudkan di sini ialah dari segi pandangan rohaniah, perasaan
dan khayalan (thought) kita.

_____________________________________

AKU atau ROH kita adalah tanda-tanda atau tanda kalam Allah. ROH itu juga bayanganNya dan
penzahiranNya.

Dari segi pandangan kerohanian,

Allah itulah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Batin dan Yang Zahir.

_____________________________________

AKU yang paling dalam itu bersifat kerohanian. Jika AKU itu dibersihkan pandangannya melalui zikrullah
dan latihan kerohanian orang-orang Sufi, maka AKU itu akan mencapai satu tahap pandangan dimana ia
rasa wujud ini adalah Esa juga.

Menurut pandangan ini, wujud itu ada bertingkat-tingkat, bertahap-tahap, dan pelbagai aspek, namun ia
tetap satu. Segala yang ada kelihatan, baik yang zahir mahupun yang batin, semuanya satu wujud sahaja,
pada hakikatnya. Inilah pandangan AKU yang paling dalam.

_____________________________________

Sekali lagi diulangi bahawa AKU kita itu adalah ROH kita dan itulah juga diri kita sebenarnya.

134
AKU itu juga adalah ayatollah (tanda-tanda Allah) kerana seluruh alam raya, yang ghaib dan yang nyata,
adalah tanda-tanda wujudnya Allah SWT.

_____________________________________

AKU itu juga digelar ROHULLAH (ROH ALLAH) kerana ROH itu adalah hembusan dari ROH ALLAH atau
limpahan dari ROH ALLAH.

AKU itu juga digelar Nurullah ( cahaya ALLAH) kerana setiap roh itu adalah cahaya. Digelar cahaya kerana
setiap yang menampakkan sesuatu digelar cahaya . Nabi-Nabi itu cahaya Allah kerana melalui Nabi-Nabi
itu kita dapat mengenal Allah melalui ajaran dan didikan mereka. ROH itu cahaya kerana melalui ROH itu
kita kenal dan ‘nampak' Allah.

_____________________________________

AKU itu juga digelar Ma'lum dalam ilmuNya. Ma'lum ertinya ‘yang diketahui'. Allah itu ‘alim ( yang
mengetahui). Setiap yang mengetahui tentu berpengetahuan (berilmu). Allah itu berilmu, sebab itulah ia
‘alim. Setiap yang ‘alim tentu ada ilmu dan ada perkara yang diketahuinya. Perkara yang diketahui itu
digelar Ma'lum (yang diketahui). Allah itu ada ilmu dan dalam ilmuNya ada Ma'lum. ROH kita ini termasuk
dalam ilmu Allah. Maka ROH kita itu Ma'lum Allah. Maka itulah dikatakan ROH itu Ma'lum dalam ilmu
Allah.

AKU atau ROH itulah yang dapat mengenal Allah SWT bukan badan kasar ini yang mengenalNya. Melalui
ROH itu kita mengenal Allah. Wadah atau bekas tempat Allah mentajallikan (menzahirkan) dirinya kepada
kita ialah ROH kita. ROH itu digelar juga hati. Bukan hati fizikal itu tetapi hati yang bersifat kerohanian.
ROH itu memiliki kesadaran (consciousness). Kesedaran tentang wuudnya Allah dan sifat-sifatNya yang
terzahir dalam alam semesta raya ini. Yang melihat penzahiran atau tajalli itu ialah ROH kita.

_____________________________________

AKU ini memang hampir dengan Allah. AKU dan Allah tidak bercerai-berai dari dulu, sekarang dan
selamanya. Ibarat ombak tidak bercerai dengan laut. Dari sudut manapun Wujud Semesta Raya itu tetap
mengelilingi AKU. Ia meliputi AKU dari kiri, kanan, atas, bawah, depan, belakang, luar, dalam bahkan dari
mana sahaja. " Hampir" dan "Mengelilingi" itu bukanlah dari segi ruang dan waktu yang boleh diukur
dengan panjang, lebar, dalam, atau dari segi masa dan waktu. Hampir dan mengelilingi itu adalah dari segi
pandangan rohaniah atau kerohanian. Hanya orang yang berada dalam pengalaman rohaniah sahaja yang
faham akan maksudnya ngih.

_____________________________________

Wujud semesta itu "meliputi", "merangkumi", "berpadu", dan "bersatu" dengan AKU. AKU terserap dalam
Wujud Semesta ini.

_____________________________________

135
Dari segi AKU atau ROH atau diri, wujud AKU "diliputi oleh Wujud Yang Esa dan Semesta" itu.

Kelihatan pada AKU bahawa Allah itu batin dan AKU itu zahirnya. Allah itu hakikat dan AKU itu
bayanganNya. Dia asal dan AKU terbitanNya. Dia elektrik dan AKU lampu. Dia dalang dan AKU boneka.
Gerak AKU digerakkan olehNya.

_____________________________________

Memang AKU itu ada(maujud). Wujud AKU dengan limpahan Wujud Yang Maha Agung (iaitu Allah yg
Wajibal ujud ). Hidup AKU limpahan HayatNya. AKU mengetahui dgn limpahan IlmuNya. Berkuasanya dan
berkehendaknya AKU adalah limpahan Khudrat dan IradatNya. Aku berkehendak dan Dia lagi maha
berkehendak . Kehendak AKU tertakluk kepada IradatNya.

_____________________________________

"Limpahan" disini bererti kurniaan atau terbitan atau penzahiran atau dijadikan ataupun kesan.

Yang Maha Wujud itu Allah. AKU dan alam semesta raya adalah limpahan nama-nama dan sifat-sifat Yang
Maha Wujud itu. Setiap nama dan sifat Allah terzahir pada AKU dan alam semesta raya ini.

_____________________________________

AKU ini ada sifatnya iaitu hayat atau hidup, ilmu atau pengetahuan, pendengaran, penglihatan, kudrat
atau kuasa, iradat atau berkehendak, dan berkata-kata. Semua sifat-sifat ini adalah limpahan dari sifat-
sifat Allah belaka.

_____________________________________

AKU yang hakiki itu tiada bercerai dan tiada terpisah dengan sifat-sifat Allah dan Allah itu sendiri. Wujud
AKU itu sebenarnya ada di Wujud Semesta Raya itu.

_____________________________________

AKU yang bersifat rohaniah semata-mata itu terasa cukup baginya Allah sahaja. Allah itulah segala-galanya
bagi AKU. Kepada Allah itulah AKU itu mengadu dan berharap. Pandangannya tertumpu pada Allah.
Tenggelamlah AKU itu dalam lautan Ketuhanan Allah Yang Maha Luas dan Dalam.

_____________________________________

Dalam keadaan perasaan dikembalikan ke dalam Lautan Ketuhanan Yang Maha Luas dan Dalam itu, AKU
tidak berasa takut, tidak berasa dengki, tidak berasa kecil hati sesama makhluk.

_____________________________________

Pada pandangan AKU itu, makhluk itu hakikatnya tiada apa-apa. Wujud makhluk bukan hakiki, hanya
bayangan sahaja iaitu bayangan wujudnya Allah. Hanya Allah jua yang wujud.

136
_____________________________________

Namun AKU tidak akan menjadi DIA (iaitu Allah). AKU tetap AKU, DIA tetap DIA. Walaupun AKU dan DIa
"bercerai" tetapi "tidak bertanggal"janda tetep janda.

_____________________________________

AKU tidak boleh bersatu dengan DIA..

Bagaimana AKU nak bersatu kerana AKU sebenarnya tiada. Yang ada hanyalah DIA..!

_____________________________________

Yang nampak itu sebenarnya tiada..

Yang tidak nampak itulah sebenarnya ada..

AKU tidak patut dipuji kerana ia "kosong". Yang Maha Wujud Hakiki hanya Allah. AKU tidak memuji
Ghairullah ? selain Allah) kerana Ghairullah itupun kosong juga. Yang patut dipuja dan dipuji hanya yang
Wujud Hakiki itu sahaja....Allah Allah Allah Yang Wajibal ujud.

______________

Rahasia Diri

Rahasia Diri

============

Inilah ilmu RAHASIA Diri kita,

Ilmu rahasia Allah, rahasia Muhammad.

Datang dari akhirat ke dunia..

_____________________________________

Manakala berada pada rahasia bapak “Ikrar tasdik bapak kita” itulah yang bernama ‘DIRI’.

_____________________________________

Manakala DIRI beserta pada ibu maka menjadi “Rahasia ibu bapak kita” itulah yang bernama ‘SIR CINTA’.

_____________________________________

Manakala berada di dalam RAHIM ibu itulah yang bernama “Kurnia pakaian Ujud”.

Di karuniakan Dzat, Sifat, Asma dan Af’al, maka kita bernama INSAN

137
_____________________________________

Kemudian..,

Af’al jadi batin Muhammad, jadi Dzat, jadi rahasia kepada kita.

Asma jadi dzahir Muthammad, jadi Af’al, jadi jasad pada kita.

Sifat jadi akhir Muhammad, jadi Asma, jadi hati kepada kita.

Dzat jadi awal Muhammad, jadi Allah Ta’ala, jadi ruh kepada kita.

_____________________________________

Jadi,

Sebenar-benarnya INSAN itulah Dzat Allah Ta’ala.

_____________________________________

Karena,

Af’al adalah kelakuan pada kita, rahasia Allah, tubuh pada kita.

Asma adalah nama pada kita, jasad Allah, hati pada kita.

Sifat adalah berkehendak pada kita, hati Allah, nyawa pada kita.

Dzat adalah kuasa pada kita, ruh Allah, rahasia pada kita.

_____________________________________

Demikianlah,

Insan yang bernama MANUSIA inilah putus Ilmu Rahasia yang bernama SYAHADAT.

______________

(Tuak Lombok ilahi)

Nyatakan Rahasiamu

Nyatakan Rahasiamu

==================

"Nyatakan RAHASIA-mu yang ada pada pada diri-mu yang di jadikan dari Allah Ta’ala,

NYATAKAN, agar dirimu tidak durhaka kepada Rasulullah SAW,

138
Jika belum dapat kamu nyatakan…

Maka kerjakan kewajibanmu atas sholat yang 5 waktu,jaaangan main-main paskali..!!, kalau tidak mau
kena hukum.

_____________________________________

Pengertian Sholat yang 5 waktu itu adalah untuk menghimpun dirimu menjadi sempurna, dengan kalimat
“ALHAMDU” yaitu :

_____________________________________

ALIF = Subuh 2 rakaat karena Dzat dan Sifat atau Ruh dan Jasad, Nyawa kita pada sulbi.

LAM = Dzohar 4 rakaat karena 2 telinga dan 2 mata, Nyawa kita pada pusat.

HA = Ashar 4 rakaat karena 2 tangan dan 2 kaki Nyawa kita pada hati.

MIM = Magrib 3 rakaat karena 2 lubang hidung dan 1 mulut, Nyawa pada jantung.

DAL = Issa 4 rakaat karena darah, daging, urat, tulang, Nyawa kita pada otak.

_____________________________________

Sholatlah dalam nama “AHMAD” yaitu„

ALIF

Berdiri betul dengan sedikit tercondong kedepan kiri dan terlihat dari ujung hidung kedua ujung jari ibu
kaki, itulah namanya berdiri betul, yakni bersamaan berdirinya Alif Allah.

_____________________________________

HA

Ruku dengan condong tunduk kehadapan bukan juga lurus, menyatakan HU, itulah namanya ruku
bersamaan ter-ruku-nya Lam Allah, sedangkan I’tidal mengandung Lam rahasia.

_____________________________________

MIM

Sujud dengan tersungkur HU, dahi atas bukan dahi didapakkan, itulah namanya sujud bersamaan tersujud
Lam Allah.

_____________________________________

DAL

139
Duduk dengan dua tangan, sikunya terbuka sedikit pada badan, tubuh agak condong sedikit ke depan dan
kepala tertunduk sedikit HU, itulah namanya duduk bersamaan terduduknya HA Allah.

_____________________________________

Tentukan KIBLAT mu :

TUBUH menghadap kepada Baitullah, semata-mata syareatnya,

HATI berhadap kepada Rasulullah, yakni tarekatnya.

NYAWA berhadap kepada Arsy, yakni kepada Muhammad Batin, hakekatnya.

SIR berhadap kepada Allah SWT, itulah Makrifatnya ,ngih.

______________

Hakikat WAJIBUL UJUD

"Hakikat dari WAJIBUL UJUD itu ialah YANG WAJIB ADA hanyalah AKU, Tiada yang lain, Yang lain tidak ada,
karna TAUHID itu ialah mengetahui AKU, melihat AKU dan SEJATINYA AKU

_____________________________________

AKU itu ESA dan tiada sekutu bagi KU, walaupun ada bertingkat-tingkat dari segi BADAN, AKAL, RUH, SIRR,
NUR, DZAT, hakikatnya AKU bukanlah salah satu dari tingkat tingkat itu, hakikat AKU ialah meliputi semua
keadaan dan seluruh Alam

_____________________________________

benda-benda yang wujud bukan dari tidak ada, tetapi adalah dari A'YAN SABITAH, bentuk bentuk tetap
dalam Ilmu KU Yaitu dari WUJUD AKU, karna Perintah AKU pada kalam KUN adalah pada benda yang ada,
Yang tidak ada tidak dapat menerima Perintah KUN itu

_____________________________________

Tiada perbedaan hanya Satu Jua Yaitu WUJUD MUTLAKNYA AKU, Yang AKU perintah itu mestilah ada atau
WUJUD untuk menerima perintah dan ini ialah A'YAN SABITAH

_____________________________________

Ibnu Arabi mengatakan : "WUJUD tidak lebih dari SATU Yang sama itu menzahirkan kepada Diri-Nya
dengan Diri-Nya seperti air menzahirkan dirinya dalam bentuk Es. Jadi tiada yang FANA' ianya HU
SEMATA, Yang lain tidak lebih dari hanya nama-nama dan benda-benda pada pikiran jua, hakikatnya AKU
Yang Satu, karna Semua nama-nama adalah penzahiran daripada satu hakikat, Kadang-kadang hakikat itu

140
lautan, kadang-kadang buih, kadang-kadang ombak, kadang-kadang Es kadang-kadang salju, kadang-
kadang Allah, kadang-kadang makhluk"

_____________________________________

Nama itu banyak, Ada JANDA ada GADIS.yang dinamakan itu hanya satu, dan bentuk-bentuk itu adalah
DIRIKU SENDIRI, pada zahirnya dan pada hakikatnya semua benda-benda adalah WUJUD, karna WUJUD
itu adalah AKU, AKU itu ADA, NYATA

WUJUD MUTLAK itu ialah AKU, Pembatasnya ialah DIRIKU SENDIRI, AKU mengetahui DIRIKU sendiri, dari
segi mengetahui inilah AKU menjadi WAJIB, Pelaku tanpa kwalitas, pencipta Yang berkuasa, menjadi
Hakikat Insan kamil bagi Alam semesta ini.

______________

(Tuak Lombok ilahi)

IniLah jalan kesampurnaanmu

IniLah jalan kesampurnaanmu

=======================

"Sodaraku,Muslimin&muslimat ,Jika kau telah mengenal diriMu yg SEJATI maka kau bukan lagi seonggok
daging atau sekujur tubuh

Apabila saat perkenalan itu telah tiba atau hari terahirmu, maka zikirMu tak lagi dengan suara atau
dengan gerak, tetapi zikirMu adalah melihat siapa yg kau ingat ,Kau akan melihat wajah Allah dimanapun
kau berada, dan kau tak lagi akan melihat mati itu satu kematian, karna sesungguhnya ketika itu kau
menyusuri ruang waktu, ketika itu kau adalah cahaya Allah di bumi ini

_____________________________________

Dan kau akan tetap menjadi cahaya milik Allah saat di akhirat nanti, dan sesungguhnya karna kau adalah
milik Allah, terserah kepada Allah mau dibuat apa kau itu karna kembali kepada AsalMu ,Setelah itu baru
apa yg kelihatan itu akan berwajah kau, dan disitu jugalah keadaan yg mana yg memandang dan yg
dipandang itu adalah kau yg esa, Kau melihat wajahMu sendiri ketika pandang memandang itu

_____________________________________

Jikalau kau sudah paham dan yakin segala sesuatu selain kau telah fana, itulah tandanya hatiMu itu telah
mencapai ketahap puncak Ma'rifat, tahap mengenal dia dengan sebenar-benarnya pengenalan, Jika kau
masih juga tidak faham dan yakin, maka akan kuterangkan seperti ini untukMu yaitu berawal dari
mengenal mani adalah penjelmaan dari bapak dan ibu atau yg disebut sulbi dan taraib ,Jadi mani itu

141
adalah mulanya seberkas cahaya yg dikeluarkan oleh Allah dari mutu manikam sehingga para ULAMAK
berpendapat yaitu:

_____________________________________

Mani adalah salah satunya dzat penjelmaan dari dua macam dzat (sulbi dan taraib).... Dengan adanya
KUDRATILLAHI yaitu berasal dari sulbi bapak, dan yg menjadi IRADATILLAHI yaitu berasal dari ibu ,Oleh
sebab itu bagaimanapun birahinya kaum ibu, hal ini tidak terlalu nampak karna birahinya kaum ibu ini
tidak dapat melampaui batasnya kudrat kaum bapak, Karna kaum ibu ini hanyalah iradat, maka ulama
mengistilahkan "SYURGA ITU DI ATAS TELAPAK KAKI IBU"

_____________________________________

Untuk lebih jelasnya aku akan terangkan bagian-bagian dari maksud yg di atas:

_____________________________________

BAGIAN BAPAK: wadi, madi, mutu, mani, atau disebut sulbi

_____________________________________

BAGIAN IBU: tanah, air, angin, api, atau disebut taraib

_____________________________________

BAGIAN ALLAH: ruh idhafi, ruh ruhani, ruh rahmani, ruh jasmani

BAGIAN DARI GUDANG RAHASIA DISEBUT MUTU MANIKAM YAITU:

Tanah itu ialah badan muhammad

Air itu ialah nur muhammad

Angin itu ialah nafas muhammad

Api itu ialah penglihatan muhammad

_____________________________________

Awal itu ialah nurani„Akhir itu ialah ruhani„Zahir itu ialah insani„Bathin itu ialah rabbani„

Nurani itu ialah nyawa„Ruhani itu ialah hati „Insani itu ialah tubuh„Rabbani itu ialah rahasia

_____________________________________

Nyawa itu ialah idhafi„Hati itu ialah ruhani„Tubuh itu ialah jasmani„Rahasia itu ialah aku yg sejati„Tubuh
itu menyatu kepada hati

142
Hati itu menyatu kepada nyawa„Nyawa itu menyatu kepada rahasia„Rahasia itu menyatu kepada nur„Nur
itulah bayang-bayang Allah yg sebenar-benarnya

_____________________________________

Wadi... kalimahnya: LAA ILAHA

Madi... kalimahnya: ILALLAH

Mutu... kalimahnya: ALLAH

Mani... Kalimahnya: HU

_____________________________________

Ruh jasmani kalimahnya: YAHU

Ruh rahmani kalimahnya: IYAHU

Ruh ruhani kalimahnya: YAMANIHU

Ruh idhafi kalimahnya: YAMAN LAYISALAHU

Mutu manikam kalimahnya: MA'DAHU

_____________________________________

TUJUH PETALA BUMI DIJADIKAN TUJUH TINGKATAN MARTABAT YAITU:

Pertama„Sifat amarah

kedua „Sifat lawwamah

Ketiga „Sifat mulhimah

Keempat „ Sifat mutmainah

kelima „ Sifat radhiyatan

Keenam „Sifat mardhiyah

Ketujuh „Sifat ubudiyah

_____________________________________

TUJUH PETALA LANGIT YG DIMAKSUD DENGAN TUJUH MARTABAT YAITU:

Satu„ Lathifatul qolbi

Dua „ Lathifatul ruuhi

143
Tiga„. Lathifatul sirri

Empat„ Lathifatul ahfa

Lima „. Lathifatul hafi

Enam „ Lathifatul nafsu natika

Tujuh„. Lathifatul kullu jasad

_____________________________________

JIKALAU TINGKATAN SEMACAM INI YG KITA AMBIL HAKIKATNYA PADA ALAM KECIL YG TERSEMBUNYI
(terahasia) DALAM DIRI, MAKA ULAMA MENAMAKAN SEBAGAI BERIKUT:

Satu„. Hayatun jasadi bin-nafasi

Dua„ . Hayatun nafasi bir-ruhi

Tiga„. Hayatun ruhi bis-sirri

Empat„Hayatun sirri bil-imani

Lima „ Hayatun imani bin-nuri

Enam „Hayatun nuri bil-qudrati

Tujuh „. Hayatun qudrati bi mu'alamullahi ta'ala dzatullah

_____________________________________

ARTINYA ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

Satu„. Asalnya jasad dari nafas

Dua„ . Asalnya nafas dari ruh

Tiga„. Asalnya ruh dari dalam rahasia

Emat„. Asalnya rahasia dari dalam iman

Lima„. Asalnya iman dari nur atau cahaya

Enam„. Asalnya nur atau cahaya dari qudrat

Tujuh„ Asalnya qudrat dari ke baqaan Allah

_____________________________________

KALIMAHNYA SEPERTI INI:

144
Satu„Hayatun jasadi hurufnya Alif kalimahnya LA

Dua„. Hayatun nafasi hurufnya Lam Awal kalimahnya ILAHA

Tiga„. Hayatun ruhi hurufnya Lam Akhir kalimahnya ILLA

Empat„. Hayatun sirri hurufnya Ha kalimahnya ALLAH

Lima„. Hayatun imani hurufnya Alif (Allah) kalimahnya YAHU

Enam„. Hayatun nuri hurufnya Lam (jibril) kalimahnya IYAHU

Tujuh„. Hayatun qudrati hurufnya Mim (muhammad) kalimahnya IYAHU YAMANIHU

„Dengan demikian apabila kesemuanya ini kau leburkan kedalam ke-baqaan DZAT ALLAH, maka ulama
menamakanNya sebagai berikut:

Satu„. Watujibul wajasadi fi fasaral qolbi

Dua„. Watujibul qolbi fi fasaral ruhi

Tiga„. Watujibul ruhi fi fasaral sirri

Empat„. Watujibul sirri fi fasaral imani

Lima„. Watujibul imani fi fasaral nuri

Enam„. Watujibul nuri fi fasaral qudrati

Tujuh„. Watujibul qudrati fi fasaral dzati fil dzati

"Maka uraian atau Tulisan yang di atas sampurnalah amalan orang ARIF BILLAH„

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

Nafas"

Nafas"

======

"Umumnya orang tua kita dahulu banyak memiliki ilmu yang tersembunyi.

Di antaranya adalah Ilmu Nafas.

145
Dengan cara memperhatikan pergerakan keluar masuk nafas melalui hidung kemudian digabungkan
dengan ilmu pengetahuan yang pernah dialami (amalan), sebagian orang tua kita mampu mengetahui apa
yang akan terjadi.

_____________________________________

Di depan pintu sebelum hendak keluar meninggalkan rumah untuk berkerja atau merantau.., petuah
dalam ilmu nafas selalu digunakan oleh orang-orang tua kita.

Periksa Nafas kiri yang kencang atau nafas kanan…

_____________________________________

Di atas tempat tidur sebelum hendak berangkat tidur ilmu nafas selalu mereka gunakan…

Periksa Nafas kiri yang kencang atau nafas kanan…

Ada juga orang-orang tua kita yang melakukan zikir-zikir tertentu ketika masuk atau keluarnya nafas
mereka…

_____________________________________

Tapi sayang….

Ilmu ini semakin hilang…

Dulu waktu mereka ada jarang di-turun-kan Kini Ilmu ini menjadi sangat rahasia..

Jika kita hendak mempelajarinya..,

Carilah guru yang benar-benar tahu tentang ilmu ini…Ilmu ini sangat dalam sekali, butuh
ketekunan,kesabaran Bagaimana kaitannya mulai dari Nafas ke Amfas sehinggaTanafas dan menjadi
Nufus?

_____________________________________

Bahkan dengan ilmu ini, si pengamalnya akan dapat mengetahui kapan saat saat kematiannya!

_____________________________________

Ilmu2 Agama yang sejatinya tidak gampang ditemukan & tidak sebanding dengan harta & Material yang
ada di muka bumi ini, Terkadang guru mursid menjual Ilmunya demi dunia. Carilh guru yg menjual Dunia
dmi aherat maka tunduk sujud syukurlah KepadaNYA semoga penjelasan ini menjadi HIDAYAH bagi kita
semua.

_____________________________________

ini adalah kekuatan cahaya Dzikir yg ada pada diri manusia dgn 4 tingkatan ingatan fokus pada ALLAH SWT
Sang Maha Bercahaya.

146
Makin dalam & fana <hampa> suatu fokus dzikir maka makin terlenalah Sang Hamba oleh fenomena
kegaiban alam Nur Ilahiah. karena jika ingin mengenali ALLAH pahamilah tentang Gaib sesungguhnya
ALLAH pun sifatNYA GAIB & Perkenalanmu KepadaNYA Takkkan habis sampai seumur hidupmu di dunia
ini.

_____________________________________

Seorang Hamba terkadang tidak menyadari bahwa ia sebenarnya masih di dunia sehingga menerawang
melintasi alam kegaiban nur Ilahiah yang tak ada batas akhirnya membutuhkan power energi cahaya dzikir
yg kuat.

Jika sang Hamba berpikir bijak ia pasti kembali ke dunia ibarat orang yang lagi menyelam melihat
cakrawala keindahan bawah laut tidak terlalu lama lalu ia kembali ke permukaaan dasar laut untuk
persiapan oksigennya kembali.

Begitulah tehnik berzikir yang bijaksana.

_____________________________________

Sekarang secara realita banyak saudara" kita yang ERROR oleh fenomena alam kegaiban ALLAH SWT
ketika mengosongkan pikiran & masuk dalam alam kefanaan <hampa> melalui dzikir 4 tingkatan Syariat-
Tarekat-Hakikat-Mahrifat.

Padahal kalau ditelaah secara hakikat Alam fenomena visual kegaiban ALLAH SWT Takkan Habis oleh
masa, batas, ruang & waktu ibaratnya kalau menghitung ilmu"NYA ALLAH SWT takkan habis biarpun laut
dijadikan tinta untuk menulis ayat" ilmu ALLAH SWT Yang Maha Luas PengetahuanNYA Di Alam Jagat Raya

(Q.s Al Kahfi : 109)

_____________________________________

Berikut ini adalah tuntunan" dzikir:

Dzikir Syariat : “La Ilaha Illallah” diucapkan berulang" dgn lisan sampai masuk kedalam hati sehingga
lisan/mulut tak berucap lagi, rahasia dzikir ini terdiri dari 12 huruf yg sama maknanya dengan Waktu 12
jam, dzikir ini selalu dikumandangkan oleh para malaikat bumi (Malaikatul Ahyar) ketika ALLAH SWT
menciptakan setiap makhlukNYA di muka bumi.

Dzikir Tarekat : “ALLAH”ALLAH”ALLAH” diucapkan berulang" di dalam hati saja dengan pengosongan
pikiran fana (hampa) lalu fokus pada nama tadi sehingga nama ALLAH tadi membuat & menciptakan alam
bayangan hidup didepan mata anda sendiri, jangan kaget & takut oleh fenomena tersebut karena para jin
syetan selalu mengintai anda tetapi berlindunglah Kepada ALLAH SWT yang Maha Menjaga Orang
Beriman dgn ayat & doa :

_____________________________________

147
"Audzu billahi minas syathanir rajim" La ilaha illallah anta subhanaka inni kuntu minaz zhalimin"lalu
lafazkan… ALLAHU SALAMUN HAFIZHUN WALIYYUN WA MUHAIMIN (Allah Yang Maha sejahtera, Maha
Memelihara, Maha Melindungi lagi Maha Menjaga Hambanya yg beriman)

_____________________________________

Dzikir Hakikat : “HU”HU”HU (DIA ALLAH) diucapkan dalam hati saja dengan keadaan fana (hampa) melalui
perantaraan tarikan Nafas ke dalam sampai ke perut, usahakan perut tetap keras biarpun nafas telah
keluar, dalam bahasa ilmu tenaga dalam ini adalah metode pemusatan power lahiriah dari perut, dalam
istilah cina yin & yang ini adalah penyembuhan/pengobatan pada diri secara bathiniah dan kesemuanya
itu benar adanya karena pusat perut adalah sumber daya energi kekuatan manusia secara lahiriah &
bathiniah serta secara hakikat dzikir”HU” sebenarnaya tempatnya pada pusat perut dengan perantaraan
cahaya nafas yg sangat berharga pada manusia.

_____________________________________

Dzikir Mahrifat : "HU"AH"-"HU"AH"-HU"AH" atau HU-WAH" (Dia ALLAH Bersamaku) sebenarnya bunyi
dzikir ini sudah perpaduan antara hakikat & mahrifat, dzikir tersebut dilantunkan dalam hati saja dengan
gerakan nafas "HU" masuk kedalam "AH" keluar nafas, pada para sufi (wali Allah) ini adalah dzikir
kenikmatan, kecintaan ( Mahabbatullah) yang sangat luas faedah hidayahnya & karomahnya sehinngga
dapat menyingkap tabir rahasia" Allah Swt pada gerakan kehidupan ini.

_____________________________________

Dzikir rahasia mahrifat : " Hu"wallahu Ahad (Allah Maha Tunggal)

Pada penjelasan diatas tentang dzikir sebenarnya kalau bicara tentang tingkatan pemahaman Agama
dengan ilmun"NYA ALLAH SWT terdiri 7 tingkatan :

Syariat : mentaati segala perintahnya dan menjauhi segala laranganNYA

Tarekat : Jalan spritual menuju kepadaNYA

Hakikat : Mengetahui arti makna sesuatu pada kehidupan TAPI hamba itu diam pada orang awam KARENA
itulah ikatan janjinya kepada ALLAH SWT.

_____________________________________

Mahrifat : Mengetahui pengenalan dirinya kepada ALLAH SWT. seperti yang hadist katakan ” kenalilah
dirimu sendiri sebelum mengenali ALLAH setelah engkau MengenaliNYA maka bersatulah wujudmu
BERSAMANYA.

Musyahadah : Penyaksian fenomena kegaiban NUR ALLAH SWT Di langit & di bumi, ia menyaksikanNYA
bersama para wali ALLAH & nabi" ALLAH & Khususnya Baginda Rasulullah Nabi Muhammad SAW

_____________________________________

148
Mukasyaf : Terbukanya Tabir rahasia seluruhnya di langit & di bumi, para mukasyaf saat ini hanya terdiri
dari 111 orang saja di seluruh dunia & setiap ada wafat ada yang menggantikan Wali tersebut, jadi
berbahagialah hamba yang telah menemukannya.

_____________________________________

Mahabbah : Kecintaan kepada ALLAH SWT dengan penglihatan pada setiap gerakan nafas & hidupnya ada
kasih sayang TuhanNYA Yang Maha Pemberi Nan Maha pemurah, tingkatan ini hanya ALLAH SWT saja
yang tahu tentang kedudukan hambanya, tapi ketahuilah saudara Wali-NYA saat ini yang mencapai
tingkatan MAHABBAH cuma berjumlah 11(sebelas) orang saja Di dunia ini & setiap ada yg kembali
kehadiratNYA akan ada yg menggantikannya (sama para Mukasyaf), maka sangat Berbahagialah di dunia
& Akherat orang" yang telah menjumpainya...sebab mencintai JANDA dan GADIS itu ternyata beda berow,
Agak Gimanaaaaa gitu...😃

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

NAFAS "B(pertama)

NAFAS "B(pertama)

===============

"Adapun Nafas yang keluar dan masuk itu dinamakan Muhammad.

Maka Nafas itu dinamakan Nabi kepada kita.(…tapi kita bukan nabi?)

Kemudian yang dinamakan Muhammad itu adalah Pujian,

Maksud dari Pujian disini berkaitan dengan Nafas..

_____________________________________

Maka Nafas itu dinamakan… :

Ketika ke luar = Ilmu Ghaibul Ghuyub.

Ketika ke dalam = Ilmu Sirrul Asrar.

Dari Nafas itulah timbunya Ibadah Muhammad.

Dan dari Jasad kita itulah timbulnya Ibadah Adam,

_____________________________________

Maka ibadah Muhammad itu :

149
Sholatul Da’im = Sholat terus-menerus.

“Wahdah Fil Kasrah = pandanglah satu kepada yang banyak”

_____________________________________

Yang dinamakan Nafas itu = yang keluar masuk dari mulut.

Yang dinamakan Nufus itu = yang keluar masuk dari hidung

Yang dinamakan Tanapas itu = yang keluar masuk dari telinga.

Yang dinamakan Ampas itu = yang keluar masuk dari mata.

_____________________________________

Maka Nafas itulah yang menuju kepada “ARASHTUL MAJID”

karena itu hendaklah kita ketahui Ilmu tentang Nafas ini..,

yaitu Ilmu Ghaibul Ghuyub,

karena itu adalah salah satu daripada ibadah Muhammad.

_____________________________________

Ingat..!!

Ilmu Nafas harus disertai dengan praktek langsung..,

tidak boleh hanya diambil teori-nya saja…

contoh..Kalau kita mau tau rasanya JANDA itu kn enak tdak enak ya Harus nikahin dia kan begitu broo

Baru Qita tau pedes atau tdknyeeee..hehe.

_____________________________________

Kita lanjutkan…

Nafas yang keluar dari lubang hidung kiri itu dinamakan Jibril, ucapannya “ALLAH”.

Nafas yang masuk melalui lubang hidung kanan itu dinamakan Izrail, ucapannya “HU”.

_____________________________________

Maka Zikirullah yang dua itu dinamakan NUR.

Maka jadilah dua Nur, yaitu kalimah “ALLAH” satu Nur dan kalimah “HU” satu Nur.

Dua Nur ini bertemu di atas bibir dan tidak masuk ke dalam tubuh.

150
_____________________________________

Amalan ini harus sampai ke derajatnya yang dinamakan Nurul Hadi.

ke arah itulah yang harus dicapai.

_____________________________________

Nafas yang naik di dalam tubuh ke ubun-ubun dinamakan AHMAD, lalu.. turun dari ubun-ubun sampai-lah
ke Jantung Nurani dinamakan Izraill, ucapanya “ALLAH”.

Kemudian Nafas yang dari jantung naik lagi ke ubun-ubun, dinamakan Jibrill, ucapannya ialah “HU”.

Amalan inilah yang dinamakan :

“Syuhudul Wahdah Fil Kasrah dan Syuhudul Kasrah Fil Wahdah”

Inilah Pintu Makrifat…,

______________

(Tuak Lombok ilahi)

NAFAS B(kedua)

NAFAS B(kedua)

============

"Ketahiulah Yang dinamakan HATI NURANI (qalbu) itu adalah NUR yang dipancarkan dari bagian bawah
jantung (bagian Muhammad) ke arah bagian atas jantung (bagian Allah).

_____________________________________

Adapun zikir NAFAS ketika keluar = ALLAH- dinamakan ABU BAKAR,

ketika masuk adalah HU dinamakan UMAR, letaknya NAFAS adalah di mulut.

_____________________________________

Adapun zikir ANFAS itu adalah ketika keluar adalah = ALLAH- dan ketika masuk adalah HU,letaknya ANFAS
pada hidung, dinamakan MIKAIL dan JIBRIL.

_____________________________________

151
Adapun zikir TANAFAS itu adalah tetap diam dengan “ALLAH HU” letaknya di tengah-tengah antara dua
telinga, dinamakan HAKEKAT ISRAFIL.

_____________________________________

Adapun zikir NUFUS adalah ketika naik HU dan ketika turun adalah “ALLAH” letaknya di dalam jantung,diri
nufus ini dikenal dengan USMAN dan perkerjaanya dikenal sebagai ALI…

____________________________________

Sabda Nabi S.A.W :

“Barang siapa keluar masuk nafas tanpa zikir Allah maka sia-sialah ia”.

_____________________________________

Ber-awal Nafas itu atas dua langkah yaitu :

Satu Naik dan kedua Turun.

Maka takkala naiknya itu sampai ke langit tingkat 7

“Wan Nuzuulu Yajrii Ilal Ardhi Fa Qoola HUWALLOH”.

_____________________________________

Dan takkala turun hingga 7 lapis bumi

Maka nafas itu bunyinya ALLAH.

Takkala masuk pujinya HUWA…

Takkala ia terhenti seketika antara keluar masuk Tanafas, pujinya AH.. AH..

Takkala ia tidur atau mati Nufus namanya Haqqu Da’im.

_____________________________________

pesanku Ingatlah

Dalam menjaga akan nafas ini, dengan menghadirkan makna ini senantiasa, di dalam berdiri.. dan duduk..
dan di atas segala aktifitas yang diperbuat.. hingga memberi manfaat kepada sekalian tubuh… dan ..
segala cahaya Nurul ‘Alam itu atas seluruh anggota tubuh.

_____________________________________

Maka tetaplah me-nilik kedalam hatimu, jadikanlah engkau hidup di dalam Dua Negeri yakni Dunia dn
Akhirat dan semoga di-buka-kan Allah baginya pintu selamat.. sejahteralah di dalam Dunia dan Akhirat…
Semoga dianugerahi Allah Ta’ala sampai kepada martabat segala Nabi dan segala Muslimin.. dan di-

152
haramkan Allah Ta’ala tubuhnya dimakan api neraka dan badanya pun tiada dimakan tanah di dalam
kubur.

Maka tetaplah dengan hatimu wahai saudaraku…

Jangan engkau menjadi orang yang lupa dan lalai,

mudah-mudahan dibahagiakan Allah Ta’ala dan diberikan rahmatNya atas mu..

dengan senantiasa “berhadapan” slalu… hingga sampai akhir ajalkita amiinn Allahumma Amiinn

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

Nafas B(ketiga)

Nafas B(ketiga)

=============

Tatkala Normalnya nafas kita keluar masuk sehari semalam 24 000 kali

pada siang hari12 000 kali..

dan pada malam hari 12 000 kali

inilah jumlah jam sehari semalam = 24 jam,

pada siang 12 jam

dan malam 12 jam,

_____________________________________

Demikian hal-nya seperti huruf “Laa Ilaaha Illallah, Muhammadur Rasulullah”,

_____________________________________

masing-masing mempunyai 12 huruf berjumlah 24 huruf semuanya.

Barang siapa “mengucap” dengan sempurna yang 7 kalimah itu niscaya ditutupkan Allah Ta’ala Pintu
Neraka yang 7. Juga barang siapa “mengucap” yang 24 huruf ini dengan sempurna niscaya diampuni Allah
Ta’ala yang 24 jam.

Inilah bentuk persembahnya kita kepada Tuhan kita yang tiada henti yang dinamakan Sholatul Da’im
(sekaligus melakukan puasa nafsu zahir dan batinnya).

_____________________________________

153
Sabda Nabi S.A.W :

“Ana Min Nuurillah Wal ‘Aalami Nuurii”

artinya “Aku dari Cahaya Allah dan sekalian alam dari Cahaya-ku”

_____________________________________

Sebab itulah dikatakan “Ahmadun Nuurul Arwah”

artinya “Muhammad itu bapak dari sekalian nyawa”

_____________________________________

dan dikatakan “Adam Abu Basyar”

artinya “Adam bapak sekalian tubuh”.

_____________________________________

Adapun Awal Muhammad Nurani

Adapun Akhir Muhammad Rohani.

Adapun Zahir Muhammad Insani

Adapun Batin Muhammad Robbani.

_____________________________________

Adapun Awal Muhammad Nyawa kita

Adapun Akhir Muhammad Rupa kepada kita,

Adapun yang bernama Allah Sifatnya,

Adapun sebenar-benar Allah itu Zat Wajibal Wujud,

Adapun yang sebenar-benar Insan yaitu manusia yang tahu berkata-kata adanya.

_____________________________________

Kita telah mendengar bahwa barang siapa yang tidak mengenal ilmu zikir nafas ,maka sudah tentu orang
tersebut tidak dapat menyelami alam hakekat sholat da’im…

_____________________________________

Dalam status yang terdahulu.. telah diterangkan dengan jelas tentang sholat,

dimana pengertian sholat tersebut adalah berdiri menyaksikan diri sendiri yaitu penyaksian kita terhadap
diri zahir dan diri batin kita yang menjadi rahasia Allah Taala.

154
Silahkan disimak kembali saudara-ku…

_____________

(Tuak Lombok ilahi)

Nafas B(keempat

Nafas B(keempat

=============

Mari kita bicarakan takrif dan cara-cara untuk mencapai martabat atau maqam sholat da’im..

_____________________________________

"Sholat Da’im boleh ditakrifkan sebagai sholat yang terus-menerus tanpa putus walaupun sesaat dalam
masa hidupnya yaitu penyaksian diri sendiri (diri batin dan diri zahir) pada setiap saat seperti firman Allah
yg artinya :

” YANG MEREKA ITU TETAP MENGERJAKAN SHOLAT” ( Al-Makrij-23).

_____________________________________

Di dalam sholat tugas kita adalah menumpuhkan sepenuh perhatian dengan mata batin kita menilik diri
batin kita dan telinga batin menumpuhkan sepenuh perhatian kepada setiap bacaan oleh angota zahir dan
batin kita disepanjang mengerjakan sholat tanpa menolehkan perhatian kearah lain.(titik)

_____________________________________

Sholat adalah merupakan latihan diperingkat awal untuk kita melatih diri kita supaya dapat menyaksikan
diri batin kita yang menjadi rahasia Allah Taala… setelah sanggup membuat penyaksian diri diwaktu kita
menunaikan sholat,maka hendaknya kita melatih diri kita supaya dapatlah kita menyaksikan diri batin kita
pada setiap saat didalam masa hidup kita dalam waktu dua puluh empat jam disepanjang hayat kita,

_____________________________________

Sebab itulah kita mengucapkan Syahadah„„

Maka berarti kita berikrar dengan diri kita sendiri untuk menyaksikan diri rahasia Allah itu pada setiap saat
di dalam waktu 24 jam sehari semalam.

_____________________________________

Oleh karena itu untuk mempraktekkan penyaksian tersebut, maka kita haruslah mengamalkan sholat
da’im dalam hidup kita seharian seperti yang pernah dibuat dan diamalkan oleh Rasulullah s.a.w, nabi-
nabi dan wali wali yang agung.

155
_____________________________________

Diantaranya syarat syarat untuk mendapatkan maqam sholat da’im adalah sebagai berikut :

_____________________________________

Pertama- Hendaklah memahami dan berpegang teguh dengan hakekat melakukan zikir nafas,

kedua- haruslah terlebih dahulu berhasil mendapat NUR QALBU yaitu hati nurani.

ketiga- Telah mengalami proses pemecahan wajah KHAWAS FI AL KHAWAS,

keempat- Juga memahami dan dapat berpegang dengan penyaksian sebenarnya SYUHUD AL-HAQ,

_____________________________________

Untuk mengamalkan dan mendapatkan maqam sholat da’im maka seseorang itu haruslah memahami
pada peringkat awalnya tentang hakekat melakukan zikir nafas yaitu tentang gerak-geriknya : zikirnya..
lafaz zikirnya… letaknya.. dan sebagainya..,

_____________________________________

Hal ini telah dibahas dalam status"sy yang dlu..,, oleh karena itu amalkanlah zikir nafas itu dengan
sungguh sungguh supaya kita mendapat QALBU yaitu pancaran Nur di dalam jantung kita yang menjadi
kuasa pemancar kepada makrifat untuk me-makrifat-kan diri kita dengan Allah Taala.

_____________________________________

Sesungguhnya hanya dengan zikir nafas sajalah gumpalan darah hitam yang menjadi istana iblis di dalam
jantung kita akan hancur setelah itu baru terpancarlah NUR-QALBU dan kemudian terpancarlah pula
makrifah hingga sesorang itu memakrifatkan dirinya dengan Allah Taala dan dapatlah diri rahasia Allah
yang menjadi diri batin kita membuat hubungan dengan diri ZATUL HAQ Tuhan Semesta Alam.

_____________________________________

Latihan untuk menyaksikan diri ini hendaklah dibuat berperingkat, diperingkat awal melalui sholat
sebagaimana yang diterangkan di dalam bahasan yang lalu.. dalam masa proses penyaksian diri seseorang
itu akan mengalami satu proses membebaskan diri batin (KHAWAS FI KHAWAS) dari jasad dan dengan itu
maka sesorang itu akan dapat melihat wajah kesatu sampai dengan wajah kesembilan yaitu martabat
yang paling tinggi… dengan mendapat pemecahan wajah ini maka akan dapatlah kita membuat suatu
penyaksian yang sebenarnya pada setiap saat dimasa hidupnya… pada masa beribadah (acara sholat),
ataupun keadaan biasa.

156
_____________________________________

Pada peringkat ini dinamakan juga peringkat martabat BAQA BILLAH yaitu suatu keadaan yang kekal pada
setiap pendengaran.., penglihatan.., perasaan… dan sebagainya,dan pada tahapan ini mereka adalah
seperti orang awam dan sulit untuk kita mengetahui derajat dirinya dengan Allah Taala..

_____________________________________

Umumnya mereka yang mencapai maqam sholat da’im dapatlah kembali kehadrat Allah Taala dengan diri
batin dan diri zahir tanpa terpisahkan diantara satu sama lain, mereka dapat memilih apakah hendak mati
(meninggal) atau hendak ghaib.. Dan hendak pilih JANDA atau gadis😃

______________

(Tuak Lombok ilahi)

Nafas B(kelima)

Nafas B(kelima)

=============

” Alhamdulillahirabbilalamin…. “

“Matikan dirimu sebelum engkau mati”

Bukan mati yang gantung diri dipohon terong..tatapi...?

“MATI YANG PERTAMA” = seolah-olah bercerai Roh dari Jasad..,

tiada daya upaya walau sedikitpun jua, hanya Allah jua yang berkuasa,

kemudian.. dimusyahadahkan didalam hati dengan menyaksikan kebesaranNya yaitu sifat Jalal dan
JamalNya dan kesucianNya.

_____________________________________

Maka mati diri sebelum mati itu adalah dengan memulangkan segala amanah Allah yaitu Tubuh Jasad ini
kepada yang menanggung amanah yaitu Rohaniah jua.

Tarik-lah ‘NAFAS’ itu dengan hakekat memulangkan dzat, sifat, afaal kita kepada Dzat, Sifat, Afaal Allah
yang berarti memulangkan segala wujud kita yang zahir kepada wujud kita yang bathin (Roh). Dan
pulangkan wujud Roh pada hakekatnya kepada Wujud Yang Qadim.

_____________________________________

Maka..

157
Setelah sempurna “Mematikan diri yang pertama” …

_____________________________________

“MATI YANG KEDUA” = melakukan “Mi’raj” yang dinamakan mati maknawi, yaitu hilang segala sesuatu
didalam hatimu malainkan hanya berhadap pada Allah jua.

Dengan meletakkan nafas kita melalui alam ‘AMFAS’ yaitu antara dua kening (Kaf Kawthar) merasa penuh
limpahan dalam alam kudus kita yaitu dalam kepala kita hingga hilang segala ingatan pada yang lain
melainkan hanya hatimu berhadap pada Allah jua.

_____________________________________

“MATI PADA PERINGKAT KETIGA” = adalah mati segala usaha ikhtiar dan daya upaya diri karena diri kita ini
tidak dapat melakukan sesuatu dengan kekuatan sendiri. sebab manusia itu sebenarnya memiliki sifat
‘Fakir, dan Dhaif (lemah) ’.

Dinaikkan ‘TANAFAS’ hingga ditempatkannya dengan sempurna di ‘NUFUS’ dengan melihat pada mata
hati itu dari Allah, dengan Allah dan untuk Allah.

_____________________________________

Dari Allah mengerakkan Rohaniah,

Dari Rohaniah menggerakkan Al-Hayat

Dari Al-hayat mengerakkan Nafas,

Dari Nafas mengerakkan Jasad

dan pada hakekatnya.. Allah jualah yang mengerakkan sekalian yang ada.

_____________________________________

firmanNya…,

“Dan tiadalah yang melontar oleh engkau ya Muhammad ketika engkau melontar tetapi Allah yang
melontar……… “?

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

Perjalanan Sholat Daim

Perjalanan Sholat Daim

===================

158
.Cara ‘MENGHILANGKAN’ kemudian ‘MENYATAKAN’ adalah dengan mengetahui tentang PERJALANAN
SHOLAT DA’IM yaitu :

1. Di dalam sulbi MAUL HAYAT (mesrakan turun nafasmu ke sulbi)

2. Di pohon kalam MADI (nuk)

3. Di pucuk kalam MANI,

4. Ke luar kalam MANIKAM (Jalil Jalallah nama asli bayi)

5. Mulai masuk NUTFAH,

6. Umur 1 bulan RUH NABATI (Jalallah)

7. Umur 3 bulan RUH JASMANI,

8. Umur 5 bulan RUH NAFSANI,

9. Umur 7 bulan RUH ROHANI, (tik.. tik..)

10. Umur 9 bulan RUH IDHAFI (Haq.. Haq.. memuji dirinya RABBUN)

11. Keluar dari rahim, WALADAL INSAN AMINULLAH.

12. Umur 7 hari MUHAMMAD,

13. Umur 40 hari MUHAMMAD IDHAFI,

14. Umur 2 Tahun MUHAMMAD AINAL INSAN,

15. Umur 7 tahun MUHAMMAD SHOLATULLAH,

16. Umur 10 tahun MUHAMMAD SHOLAWATULLAH (detik nafas)

17. Umur 14 tahun MUHAMMAD KAMARULLAH,

18. Umur 25 tahun MUHAMMAD AMINULLAH,

19. Umur 35 tahun MUHAMMAD SHIRATULLAH,

20. Umur 40 tahun MUHAMMAD UZUNULLAH,

21. Umur 41 tahun MUHAMMAD RASULULLAH,

22. Ketika Isra’ Mi’raj ABDULLAH,

23. Ketika di langit MUHAMMAD MUTLAK,

24. Ketika di Mustawan AHMAD,

159
25. Ketika umur 63 tahun KALAMULLAH,

26. Ketika kembali RAHMATULLAH,

27. Ketika di Mahsar AL HASYIR,

28. Lebur ke hadirat Allah HABBIBULLAH,

29. Nama yang ter-rahasia AHMAD ABUL QASIM,

30. Nama tiada huruf tiada suara HAQ.. HAQ.. (aslinya)

___________________________________

Itulah 30 huruf,

30 ayat,

30 juz menjadi AL-QUR’AN dalam dirimu.

(Silahkan di simpen.)

_____________

(Tuak Lombok ilahi)

Solat DAIm

"Solat DAIm."

"Ada beberapa sahabat dan murid penggemar aliran kerohanian dan hakikat makrifat bertanya tentang
fatwa ustaz yang dalam solat Daim ini yang menyatakan sesatnya fahaman atau peramalan solat daim
yang dikatakan tiada dalam islam-akibatnya timbul kontravasi dan waswas dikalangan penuntut aliran
kerohanian.

_____________________________________

Bismillahi rahmani rahim.Allahumma salli ala sayyidina Muhammad wa 'alaa aalihi wasahbihi wasallim.
Disini saya mau tegaskn sedikit Di dalam Al-Quran ada menyebut: "Hendaklah kamu menjaga solat-solat-
solatmu dan solat wustha(yang di tengah)"(Al-Quran).

yang dimaksudkan dengan solat oleh ahli fekah(syariat- zahir) ialah gerakan seluruh badan yg
zahir..seperti berdiri,lidah membaca,ruku',sujud,duduk,mengeluarkan suara dan bacaan-bacaan
tertentu..oleh kerana itu di dalam Al-Quran disebut 'salawat'(beberapa solat). Akan tetapi dalam ilmu
thoriqat dan hakikat kerohanian adalah solatnya hati sepanjang masa dan selamanya

_____________________________________

160
sebagaimana tersebut di dalam Al-Quran"Solatul Wustha"iaitu solat hati,kerana hati berada di tengah
badan;antara kanan dan kiri,antara atas dan bawah,antara bahagia dan celaka. Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Sesungguhnya hati manusia ada di antara dua jari-jari Allah.Allah membolak-balikkannya sesuai dengan
kehendakNya".

_____________________________________

Dari ayat dan hadits tersebut di atas dapat diketahui solat yang pokok ialah solat hati.Bila solat hati
dilupakan maka rusaklah solatnya.Apabila rusak solatnya hati maka rusak pulalah solat seluruh
badan.Sabda Rasulullah s.a.w."Tidak sah solat seseorang kecuali disertai dengan hadhirnya hati".

_____________________________________

Solat pada Syariat (feqah) mempunyai waktu khasnya tertentu di dalam sehari semalam sebanyak lima
kali yg di fardhukan dan sunat dilakukan di mesjid dengan berjemaah. Sama-sama menghadap ke arah
kaabah dan mengikuti imam, tampa riyak dan sum'ah.

_____________________________________

Solat thoriqat dan hakikat atau kerohanian tasawwuf dilakukan selamanya (daim) selamanya tanpa batas
waktu selama hidup didunia dan di akhirat nanti.Mesjidnya ialah hati.Berjumaahnya ialah terpadunya
kesucian batin dengan selalu memperdengarkan tauhid dengan lisan batin.Imamnya ialah rada rindu di
dalam hati untuk sampai(wusul)kepada Allah.

Kiblatnya ialah Hadhirat Allah Yang Maha Tunggal dan keindahan ketuhanan.Itulah qiblat yang hakiki.Hati
dan ruh selamanya (Daim) tidak terlepas dari solat ini.....Adakah sesat ini?.

_____________________________________

Hakikatnya hati tidak pernah tidur dan tidak akan mati tetapi ia selalu punya kegiatan disaat tidur mahu
pun jaga.Solat hati dilakukan dengan hidupnya hati tanpa suara,berdiri dan duduk,ia selalu berhadapan
dengan Allah dan senentiasa siaga dengan ucapan"KepadaMu kami beribadah dan kepadaMu kami
mohon pertolongan"dan mengikuti Nabi Muhammad s.a.w. kerana begitulah keadaan Nabi s.a.w...maka
sesatkah ini..?

_____________________________________

Ayat "iyya kana'budu wa'iyya kanas ta'iin"mengikut tafsir Al-Qadhi disebut bahawa ayat ini merupakan
isyarat tentang hati seseorang yang sudah makrifat kepada Allah,yang telah berpindah dari keadaan
ghaib(memandang Allah secara ghaib)beralih kepada Hadrat Ahdiyat(Selalu merasa bersama Allah) sesuai
dengan sabda Rasulullah s.a.w."Para Nabi dan para wali senentiasa salat(Daim) walau telah berpindah
alam(wafat),seperti halnya mereka salat di rumahnya"yakni mereka selalu bermunajat dengan Allah
kerana hatinya sudah hidup...adakah sesat ini...?

_____________________________________

161
Bagi gulongan thoriqat,hakikat dan keruhanian seseorang akan putus perhubungan dengan Tuhan andai
bergantung kpd solat lima waktu saja..sedang ada antara sufi sejati menyatakan'lupa daku sesaat
terhadap Tuhanku aku menghukum diri ku kufur'..oleh itu seseorang henklah tahu 'solat daim'(dengan
bergiru)iaitu solat yang sangat agong dalam nisbah hubongan seorang insan dengan Rabbnya....adakah ini
sesat?

_____________________________________

Orang 'Arifinbillah berpendapat bahawa sembahyang atau solat itu ialah: jasad ialah Nafas ialah Hati ialah
Rahsia (Sirr) ialah nyawa....contoh:Adapun solat jasad (tubuh) membawa fardhu dan sunat. Solat Nafas
ialah"Keluar dan masuk dalamnya..syurga yang mulia. Solat Qalbi (hati) ialah putus daripada nakhluk dan
diikatkan hati serta Allah iaitukah dalam keadaan solat yang berkekalan (Solat Daim)...sesatkah ilmu ini?

_____________________________________

NASEHAT SAYA"

Fikirkan dan ambil i'tibar daripada sabda Rasulullah s.a.w. walaupun kita ini belum mengentahui
cara(methodologi) solaltu-daim atau solat berkekalan yg di sekilas saja dibicarakan ini.Sabda Rasulullah
s.a.w. "Sesungguhnya ada sebahagian ilmu yang di ibaratkan permata yang terpendam,tidak dapat
mengentahuinya kecuali Ulama Billah. Apabila mereka mengungkapkan ilmu tersebut maka tidak seorang
pun yang membantahnya kecuali orang orang yang tidak faham tentang Allah"(HR.Tuak Lombok ilahi).

________________

(Tuak Lombok ilahi)

Sholat 24 jam

Sholat 24 jam

============

"Sholatlah sambil bekerja.. Bekerjalah sambil berdiam.. Berdiam sambil berjalan..Tidurlah tetap
berbaring.. Berbaringlah seolah-olah tertidur.. Maka, tidurlah sambil berjaga.. Jagalah terus-menerus..
Sebab Da’imun Sholah tiada berkeputusan.. Hanya ada di dalam rasa..

_____________________________________

Matikan dirimu dahulu sebelum matimu datang..

Matilah pada “LAA ILAHA ILLA HUA”

sebelum mati pada “LAA ILAHA ILLA HU”

_____________________________________

162
Habiskan… Mesrakan… sebelum tertidur..

Tatkala masuk pujinya sudah HU..

Tatkala keluarpun pujinya sudah ALLAH..

Tiada huruf tiada suara..

_____________________________________

Tatkala naik nafas bernama RABBUN.

Tatkala Ia bergerak ke kerongkongan ada rasa bernama DZATUL BUHTI.

_____________________________________

Dan,

Tatkala tidur berhenti bernama DZATUL AHDAS,

Disitulah tempat menerima perintah,

Disitulah tiada yang disembah dan tiada yang menyembah,

Jangan lepas pandangan Zuhud (kerinduan) ini,

Masuklah sedekat nafas lalu pandang apa jua yang ada..

Inilah yang dinamakan latihan Sholat yang hakiki,

_____________________________________

"NASEHAT DARI SAYA PERIBADI"

Pertanyaan yang kritis dan ada pada dada tiap-tiap yang senang membaca…

Perlu keberanian untuk menyampaikan pernyataan-pernyataan yang kritis meski dengan suatu resiko
yang harus diterima.

_____________________________________

“TELITI SEBELUM MEMBELI”

Jangan membeli “KUCING DI DALAM KARUNG”

Inilah dasar pertimbangannya

_____________________________________

163
Sungguh, untaian kata-kata semanis madu ini telah memabukkan sebagian orang yang haus akan ‘hakekat
kebenaran’

Perhatikan dan teliti lagi baik-baik, jangan telan begitu saja kalau masih ada ragu, nanti engkau akan
mabuk, tapi jangan juga di buang kalau masih ada sayang ya..

_____________________________________

Tanyakan pada ahlinya kalau belum bisa engkau tanyakan pada dirimu, tapi temukan ahli yang tahu
dengan tahunya, bukan tahu-tahu aja..

_____________________________________

ingat HAL ini..!!

Jangan engkau risau terhadap siapa yang menyampaikan, bila hal itu terasa baik bagimu maka ‘telan’ dan
segera ‘muntahkan’ saja jika terasa berat.

_____________________________________

Jangan terombang ambing..

Jangan engkau lawan kata hatimu..

Jangan pernah merasa lelah..,

Jangan merasa rugi..

Temukan dan dapatkan.

Jagan cari hiduf susah,.hiduf ini simpel dn singkat sodara jadi jgan ambik pusing..☝

_____________________________________

Isyarat sudah di berikan, TERANG BENDERANG

tanpa huruf tanpa kata.

______________

(Tuak Lombok ilahi)

ilmu makrifat, Susunan Sifat 20 Gugurnya Kepada Diri

ilmu makrifat

Susunan Sifat 20 Gugurnya Kepada Diri

164
==============================

Ujud =adalah kepala

Qidam =adalah telinga kanan

Baqa =adala telinga kiri

Muhalapah =adalah mata kanan

Qiamuhu = adalah mata kiri

Wahdaniat = adalah mulut

Kuadrat =adalah bahu kanan

Iradat= adalah bahu kiri

Ilmu =adalah susu kanan

Hayat =adalah susu kiri

Sama =adalah tangan kanan

Besar =adalah tangan kiri

Kalam= adalah pangkal lengan kanan

Badhrun =adalah pangkal lengan kiri

Muridun =adalah kaki kanan

Alimun =adalah kaki kiri

Hayyun =adalah paha kanan

Samiun =adalah paha kiri

Bashirun= adalah pusat

Mutakalimun =adalah jantung

Demikian susunan menurut urutan-urutannya.

_____________________________________

Huruf-huruf nama Allah

Allah = zat, sifat, asma, af’al

Muhammad =sir, nur, asma, perbuatan

165
Adam =rahasia, roh, hati, kelakuan

Insan kamil = rahasia Allah Ta’ala

_____________________________________

Sebuah misal =Roh umpam istana

Hati umpama raja

Ilmu umpama hakiki

Akal umpama pembesar kerajaan

Tubuh unpama kendaraan

Nafsu umpama penarik kereta/Mobil

Telunjuk sebagai penguasa kerajaan

Mata sebagai pengawas

Telinga sebagai penghubung

Hidung sebagai timbangan

Mulut sebagai palu

Kaki sebagai lascar

Tengah sebagai tempuk pemerintahan, sayap kanan/kiri.

Demikianlah yang dapat saya harapkan untuk sesamaku. Ini hanya sebagai missal atau contoh saja. Inilah
raja kuasa bagi sekalian umat. Inilah yang disebut halifah di dalam bumi ini.

_____________________________________

Doa nikah supaya mendapat tuntunan hidup

Wanumadzilu minal qur’ani wahuma sifa’u warahma hulillmuminin

Mada keluarlah engkau daripada tubuh

Madi keluarlah engkau daripada hati

Mani keluarlah engkau daripada nyawa

Manikan keluarlah engkau daripada rahasia

Keluarlah engkau dengan izin Allah

166
Keluarlah engkau dengan qodrat allah

Keluarlah engkau dengan iradat allah

Malaikat kiraman-katibin bukai pintu hadijah, buka pintu aisyah, bukai pintu maimunah, bukai pintu
salamah, bukai pintu patimah, pintu surga zannatun na’in, tutupkan pintu neraka dengan pandangan
lailahaillallah muhammadarrasulullah.

_____________________________________

Cara memakainya

Duduk berhadapan bertemu lutut, ajari dengan membaca astagfirullah hal adzim 3x

Syahadat dan al-fatihah. Selesai ini kita baca dalam hati ayat tersebut diatas. Selesai membaca ayat yang
dimaksud sewaktu akan main, senjata kita didepan senjatanya, baca assalamu’alaikum yang bahir rahman,
dijawab oleh istri : wa’alaikum salam ya bahir rahim. Sewaktu air akan keluar kita abaca syahadat tauhid
yakni ashaduanlaailahaa illallah disambung Istri dengan syahadat rasul yakni waashaduanna
muhammadarrasulullah.

_____________________________________

Jangan jauh-jauh engkau mencari ajaran. Karena ajaran-ajaran itu telah berada didalam dirimu sendiri.
Bahkan seluruh dunia ini telah berada dalam dirimu sendiri. Jadikanlah dirimu itu cinta, cinta sejati dan
abadi. Dengan cinta itu kau dapat melihat dunia, arahkanlah pandanganmu dengan tajam dan dengan
keheningan parasmu nan elok rupawan kepadanya siang atau malam. Karena apakah kenyataannya ?
segala sesuatu yang tampak di sekeliling kita adalah akibat perbuatannya. Oleh karena itu jelaslah sudah
bahwa tuhan berada dalam cinta, engkau tidak akan menemui kesulitan lagi asalkan masuk dan keluarnya
telah jelas bagimu. Pengertian tentang hal ini sangat terbatas sekali. Dia sama sekali tidak berbentuk
seperti sangkamu. Dia tidak tampak oleh orang biasa (orang awam) tetapi dia tetap ada dan tetap hadir.
Tetapi bagi orang yang berakhir dalam pandangannya, maka tampak sesuatu yang benar dan agung. Dan
ketika dipandangnya ujud itu, maka dengan jelas tampak membayang ujud yang seragam antara dia
dengan ujud itutidak ada bedanya. Dia tidak tampak karena terdesak oleh gerakan-gerakannya sendiri dari
seluruh dan azali. Jadi bedanya tidak tampak pada sumbernya karena ini walaupun kita bicarakan siang
dan malam tapi jika orang belum pernah memperoleh ajaran yang rahasia ini tetaplah tiada faedahnya
(tidak ada gunanya).

Ia maujud dengan ujudnya Allah ta’ala yang hakiki, dan fana dibawah ujudnya. Maka jelaslah kepada kita
bahwa hilang diri itu atau insan itu melahirkan seorang insane kamil atau Muhammad insan kamil.
Persembahan seorang insan kamil tidaklah mengenal waktu semua gerakannya digunakan untuk ibadah.
Sikap diamnya dan bicaranya dan gerak tubuhnya, bahkan bulu romanya, kotorannya, kencingnya
semuanya diperuntkkan sebagai ibadah memuji tuhan. Inilah sholat dhaimnamanya.

_____________________________________

167
Sedikit tentang Tanya Jawab

Tanya : Bagaiman menutup pintu shaiton?

Jawab : untuk menutup pintu-pintu itu mudah saja. Asal tahu rahasianya kejadiannya yaitu :

lepaskan akuan sendiri kepada akuan tuhan, itulah penutup pintu-pintu shaiton.

Tanya : apakah puncak segala puncak ma’rifat itu ?

Jawab : puncak segala ilmu dan ma’rifat itu ialah : kosong

Tanya : manakah al-qur’an yang rahasia itu?

Jawab : al-qur’an yang rahasia itu ialah tiada huruf, tiada suara dan tiada kata-kata

Tanya : apakah nama tuhan yang azali itu?

Jawab : nama tuhan yang azali itu tiada bernama hanya disebut huwa, sesudah itu baru hu.

Hu itu Allah ta’ala : dan nur bernama Muhammad.

Tanya : apakah bedanya nur Allah dengan nur Muhammad?

Jawab : nur Allah dengan nur Muhammad tiada lain. Siapa menyangka berlainan, kafirlah

orang itu

Tanya : nur itu artinya cahaya benarkah itu?

Jawab : itu tidak benar. Itu hanya kata-kata kiasan saja. Nur yang sebenarnya bukan cahaya,

bukan benda, dan bukan materi, dan bukan zat, dan bukan sifat. Tidak seorang pun

yang tahu kecuali orang yang beroleh petunjuk hidayah.

Tanya : apakah yang dimaksud mekkah itu?

Jawab : yang dimaksud dengan Mekkah itu ialah Muhammad

Tanya : apakah yang dimaksud dengan madinah itu ?

Jawab : yang dimaksud madinah itu ialah : dua kalimat syahadat/ syahadatain

Tanya : apakah yang dimaksud dengan ka’bah itu ?

Jawab : yang dimaksud ka’bah itu ialah adam

Tanya : huruf mim, ha, mim, dal, itu masuknya ke mana?

Jawab : huruf Muhammad itu masuk kepada huruf : alif, lam awal, lam achir,dan ha

168
Tanya : mana menyatukan itu?

Jawab : alif dalam mim

Lam awal dengan ha

Lam achir dengan mim

Ha dengan dal

Tanya : apakah arti sin, ba, qab ?

Jawab : sin itu adalah rahasia semesta alam

Ba itu kejadian semesta alam

Qaf itu meliputi sekalian alam

Tanya : coba kamu uraikan sedikit sedikit tentang sin, ba, qaf

Jawab : sin, ba, qof itu ialah

Sin itu rahasia allah

Ba itu rahasia Muhammad

Qab itu rahasia alam

_____________________________________

Baiklah ringkasnya saja saya uraikan Nanti kalau kebanyakan masok masok ikut telinga kanan kluar ikut
tlinga kiri Sdikit"saja dlu ya :

Allah ya Muhammad, Muhammad ya adam

Apakah arti ba, alif, mim, lam ?

Bakhrul abu malun laqut

Apakah yang dimaksud dengan bakhrul abu malun laqut?

Itu yang disebut. Bismillahirahmanirrahim

Itulah asma tuhan yang paling rahasia

Tutuplah kepada yang bukan ahlinya. Karena bisa membawa fitnah besar dimata umum

Apakah mungkin ada ba, alif, mim, lam, kalau tidak ada sin, ba, qob, tidak ada, tentunya ba, alif, mim, lam
pun tidak ada jua. Jelasnya : kalau Muhammad tiada, siapa yang mengatakan tuhan itu ada. Jadi buktinya
tuhan itu ada, adanya aku. Adanya tuhan itu adanya aku. Dan adanya aku,

169
adanya tuhan. Jadi intisari kalimah la ilaha illallah itu tidak ada tuhan, melainkan aku. Dan tidak ada aku
melainkan aku. Sekarang, akuku lenyap dalam jibu. La hurufi wala sautin artinya : tiada huruf, tiada kata-
kata, tiada suara.

Aku kini tiada disana, hanya engkau tunggal semata.kini aku tiada lagi mengata aku, hanya aku mengata :
engkaulah tuhanku.

Maksudnya : ialah yang tuhan itu adalah aku didalam rahasiaku

Demikianlah garis besar tentang Tanya jawab ini maka sampai disini.

BukanNya sy tdak mau mengufas habis,Sampe engkau Telanjang pun bisa tapi belom saatNya pahami saja
dlu sedikit"ilmu itu ibarat tetes air yg jatuh sedikit"tapi ya berkesan,.pahamkah dirimu??

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

Melebur Diri Dgan Allah

Melebur Diri Dgan Allah

==================

"Pemahaman didalam nama ALLAH itu sebenarnya Adalah DZat, SIFAT, ASMA dan AF'AL, sebab pada
Lafadz ALLAH itu adalah sebagai berikut :

_____________________________________

-Huruf (ALIF) pada kalimah ALLAH itu masuk pada DZAT,

-Huruf (LAM AWAL) pada kalimah ALLAH itu masuk pada SIFAT,

-Huruf (LAM AKHIR) pada kalimah ALLAH itu masuk pada ASMA

-Dan Huruf (HA) pada kalimah ALLAH itu masuk pada AF'AL,

_____________________________________

maka itulah yang bernama ALLAH.

Jika memang diri itu HAYAT (Ruh), hendaknya kita jangan berhenti pada RUH saja, akan tetapi teruskan
dan tembuskan pandanganmu itu kepada Hal dan SIFAT Allah TA'ALA.

Sekiranya pandanganmu itu berhenti hanya kepada NYAWA saja, maka sesungguhnya kita salah dalam
memahami pernyataan bahwa

"DIRI ITU RUH".

170
_____________________________________

-Sebab Tatkala Ia Nasab bagi sekalian TUBUH NYAWA Namanya,

-Tatkala Ia keluar masuk NAPAS Namanya,

-Tatkala Ia berkehendak HATI Namanya,

-Tatkala Ia percaya akan sesuatu IMAN Namanya,

-Dan Tatkala Ia dapat memperbuat sesuatu AKAL Namanya.

_____________________________________

Pohon AKAL itu adalah ILMU, inilah jalannya dan inilah yang disebut sebenar-benarnya DIRI.

Jika demikian adanya maka dapat dikatakan bahwa sekarang ini kita hanya bertubuhkan RUH semata-
mata.

Mengapa demikian . .?

_____________________________________

"KITA" disini sudah FANA LAHIR dan BATHIN kepada RUH, disini jangan diartikan bahwa kita yang
MEMFANAKAN DIRI, akan tetapi FANA itu dari ALLAH jua adanya, sedangkan kata "KITA" itu pun sudah
LEBUR kedalam FANA itu sendiri.

Itu sebabnya jika ada orang yang mengatakan telah dapat dan mampu MEMFANAKAN DIRI akan tetapi Ia
sendiri tidak tau dan tidak kenal akan DIRINYA, maka sesungguhnya itu omong kosong dan bohong besar
saja, mengapa demikian ?

_____________________________________

Sebab jika seseorang itu tidak tau atau kenal siapa DIRINYA yang sesungguhnya, maka mau di-FANA-kan
kemana dirinya itu......?

_____________________________________

NYAWA itu adalah NUR MUHAMMAD,

NUR MUHAMMAD itu adalah SIFAT,

dan SIFAT itulah HAYAT,

_____________________________________

akan tetapi ingat olehmu bahwasannya RUH itu bukan TUHAN, Tetapi Tiada lain dari Pada TUHAN, asalkan
saja diteruskan kepada DZAT dan SIFAT.

171
Jika ini dapat dipahami, maka jangan kamu cari lagi akan Ia, karena bila dicari lagi bukannya semakin dekat
akan tetapi malah semakin jauh.

_____________________________________

Siapa saja yang telah sampai pada MAQOM ini, pastilah Ia tidak akan mau mengatakan kata-kata SYARIAT,
TARIKAT, HAKIKAT, MARIFAT,

dan...

-Ahli SYARIAT tidak BERSYARIAT lagi,

-Ahli TARIKAT tidak BERTARIKAT lagi,

-Ahli HAKIKAT tidak BERHAKIKAT lagi,

-Ahli MARIFAT tidak BERMARIFAT lagi . .

silahkan direnungkan.

Seseorang yang sampai kepada TUHAN, Ia tidak tahu lagi akan DIRINYA, dan tidak tahu lagi siapa TUHAN-
NYA. Emas, Pasir , Syurga, Neraka, sama saja.

Ia lebih senang Diam.

Karena diam itu adalah kedudukan Tuhan yang maha Agung dan maha Mulia serta maha Tinggi.

Sebagai tambahan agar kita benar-benar mengenal akan diri yang sebenar-benarnya diri, maka ketahuilah
olehmu :

_____________________________________

Rasulullah SAW bersabda:

"AKU ADALAH BAPAK DARI SEGALA RUH SEDANGKAN ADAM ITU ADALAH BAPAK DARI SEKALIAN BATANG
JASAD/TUBUH".

Batang Tubuh manusia itu dijadikan oleh ALLAH SWT dari pada Tanah.

"AKU JADIKAN INSAN (Adam) ITU DARIPADA TANAH".

(Al-Qur'an)

_____________________________________

TANAH itu dari pada AIR,

AIR itu dijadikan daripada NUR MUHAMMAD. Dengan demikian maka Nyatalah bahwasannya Batang
TUBUH dan RUH kita ini jadi dari pada NUR MUHAMMAD, maka MUHAMMAD Jua Namanya, tiada yang
lain.

172
Sesungguhnya TUBUH kita yang kasar ini tidak akan pernah dan tidak akan dapat mengadakan pengenalan
kepada ALLAH melainkan dengan NUR MUHAMMAD jua. Itulah sebabnya maka dinamakan POHON
BUSTAH Artinya yang hampir pada UJUDNYA.

Adapun UJUD itu, adalah UJUD ALLAH TA'ALA jua adanya, sekali-kali jangan ada UJUD yang lain dari pada
UJUD ALLAH TA'ALA, itulah yang sebenar-benarnya DIRI, begitu pula dengan kelakuan, jangan ada yang
lain, karena tidak ada kelakuan yang lain selain kelakuan ALLAH TA'ALA.

Sebab kalimah "FAQAD ARAFAH" itu Tiada akan menerima salah satu, melainkan suci ZAHIR dan BATHIN
adanya.

DZAT Artinya UJUD ALLAH semata-mata, itulah yang sebenarnya,

Melihat itu BASYAR ALLAH,

berkata-kata itu KALAM ALLAH dan seterusnya.

Seandainya ada yang lain dari diri-Nya maka seluruh pengenalanmu itu akan menjadi BATAL . .…Maka
jadilah Janda...

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

Pandangan Tasauf

Dalam pandangan Tasauf umum maka Khawasul khawas adalah penekanan agar manusia wajib melihat
Wajah Allah dengan menggunakan 9 wajahnya, hal ini terkait dengan 5X Sholat fardhu yang didalamnya
ada 9 Tashahud, maka pada waktu-waktu itulah wajah-wajah ini akan keluar, (melahirkan semula bayi
makna)

Bahwa,

Kita harus mampu mencapai makna Hakekat manusia yang sebenar-benarnya, yang disebut “Tiflul
Ma’ani” atau Bayi Ma’nawi.

_____________________________________

" 9 Wajah itu bertajjali hakekatnya SATU jua "

Itulah yang di maksud dengan Hakekat SULUK.

Tujuannya semata-mata adalah DA’IMUN SHOLAT.

173
Mengosongkan diri dzahir dan batin, hanya berdiri Rohaniyah adanya.

_____________________________________

“ATTAHILLANI SIFATUL MAZMUMAH WATTA HILLA BIHI SIFATUL MAHMUDAH”

Kosongkan diri dari sifat Mazmumah (sifat buruk dzahir dan batin) dan mengisi dengan sifat yang baik-
baik.

_____________________________________

Pemakaian dalam Sholah 5 waktu :

1. Mulai sholat, amaliyah, mesrakan mulai dari kepala sampai turun, itulah zuhud diri adanya.

2. Nafas turun kebawah, sabil turun naik disitu membaca Syahadat Ruh dan waktu menutup tahan dengan
syahadat batin, zuhudkan Rupa kita dengan Laisa,

3. Tuh billah… tuh billah….

_____________________________________

Yang diakui Allah Ta’ala (Rasulullah) adalah RAHASIA itu,

Bukan diakui dan yang diakui, tiada berbeda, melainkan IA jua yang mengakui,

Itulah Rasulullah SAW yang mengenalnya, IA jua yang mengagumi adanya,

Itulah sebenar-benarnya GAYATUL MAKRIFAT,

_____________________________________

Baca-bacaan hanya menjalankan Syareat saja sebagaimana yang di bawa oleh junjungan kita Nabi Besar
Muhammad SAW.

Dialah yang diakui, RAHASIA itulah Kuncinya.

Hanya IA menyembunyikan dirinya, tanpa di ingat karena sudah sedia adanya.

_____________________________________

Hanya orang yang di KARUNIAI atau orang yang di BAI’AT atau orang yang di pimpin oleh ZURIAT
Rasulullah SAW itulah yang akan DIKENALKAN bagi dirinya.

_____________________________________

Yaitu lebih dzahir dan terlebih nyata diri dan segala yang nyata adalah Dzat Allah atau Nur yang awal-awal
(HUWA) itulah rahasia Gayatul Makrifat.

_____________________________________

174
Bermula yang bernama Rahasia AHDIYAH yaitu hidup,

Lalu berkehendak mendzahirkan dirinya disebut WAHDAH,

Manakala lanjutlah kehendaknya itulah namanya WAHDIYAH,

_____________________________________

Kemudian menilik IA pada sifat Jalal dan Jamalnya maka dzahirlah IA pada alam Kudsi (Alif), isyarat
pemakaian yang hakiki, sholat jatim namanya yaitu NUR MANIKAM,

Adapun alam Kudsi yaitu ubun-ubun bernama RABBUN,

Tujuh lapis langit itulah BAITUL MAKMUR namanya,

Dan tatkala rahasia itu berkehendak mendzahirkan dirinya SYAKULLAH namanya

_____________________________________

Rahasia Allah itulah Nur yang awal-awal,

Tetap asyiknya SIRULLAH namanya,

Dan tatkala rahasia itu berkehendak di dada bapak, Tuh billah KUNTU KANZA MAKHFIAH namanya,

Dan tatkala rahasia pada pusat bapak Tik.. Tik.. samar-samar, KANZA MADZI namanya,

Dan tatkala rahasia itu turun ke sulbi terus ke kolam DETIK MANI namanya,

Tatkala rahasia itu jatuh ke rahim ibu KUNTUM MANIKAM namanya, Nuktah rupanya,

Mengenal dirinya Allah atau tajjali SIFAT namanya,

Hanya dengan gerak Rabbun, tatkala IA jatuh berfirman :

_____________________________________

“ASSALAMUALAIKU WARAHMATULLAH”

Bernama IA RAHMATULLAH,

inilah sebabnya di dalam Sholat ada Salam dan Amin,

Lalu berfirman IA :

“AL INSANU SIRRI WA ANA SIRRUHU”

175
_

Ketika jatuh pada rahim itu hanya hidup di hari semalam,

Itulah berkekalan adanya,

SHOLAT DA’IM namanya,

Pemakaiannya satu gerak mesrakan dengan lembut, bernama IA ALLAH,

Keluar adalah rahasia diri, rahasia HUWA, hanya di ketahui saja adanya,

_____________________________________

Tiga hari tiga malam NUR namanya,

Tiada huruf dan suara, GERAK PERINTAH namanya,

Ketika tujuh hari tujuh malam ZUHUD namanya,

_____________________________________

Tahan nafas kembalikan diri kita,

Ujudkan, leburkan, diri tiada berdarah, berdaging, bertulang, berbulu, hanya semata-mata.

_____________________________________

Ketika rahasia diri hidup 40 hari RUH namanya (daging segumpal).

Ketika rahasia diri hidup 4 bulan 20 hari mulai berbentuk rupa INSAN, Mudgah namanya,

Tujuh bulan tujuh hari MUHAMMAD namanya, hidup sempurna,

Tatkala IA lahir INSAN KAMIL namanya

Dzahir berupa insan ini suci lagi kamil,

Siapa yang mengetahui Ilmu ini maka sempurnalah dirinya dari dunia sampai akhirat.

Pasti akan kenal dengan RASULULLAH SAW.

_____________________________________

Ya man huwa siapakah AKU ini aku adalh engkau"

Itulah yang hilang lenyap,

176
Itulah Rahmatullah,

Itulah Khawasul khawas,

Itulah Hakekat Insan,

Itulah akhir pengajian kita,

____________________________________

Itulah Ilmu yang HAQ dari ZURIAT Rasulullah SAW.

Akhirul kalam,

Carilah sahabat yang bisa di ajak bergaul dari dunia sampai akhirat, karena Rasulullah SAW ‘tersenyum’
melihat kedudukan yang istimewa akan orang-orang yang cinta akan ilmu yang Haq ini.

______________

(Tuak Lombok ilahi)

Hakikat Rahasia shalat

Hakikat Rahasia shalat

==================

"Petikan dari kitab Akidul IMAN"Adapun kemudian daripada itu, yakni daripada memuji Allah dan
mengucapkan shalawat kepada Rasulullah SAW, maka inilah suatu kitab yang sudah dipindahkan dari
bahasa Arab ke bahasa Indonesia, supaya mudah bagi orang yang baru belajar menginginkan Allah.
Bahwasanya diceritakan dari Abdullah Bin Umar r.a, katanya adalah kamu berduduk pada suatu orang
kelak ke hadapan Rasulullah SAW, minta belajar ilmu Jibril a.s, daripada ilmu yang sempurna dunia dan
akhirat, yaitu membiasakan dari hakikat didalam shalat lima waktu yaitu wajib bagi kita untuk
mengetahuinya. Yang harus mereka ketahui pertama kali hakikat shalat ini supaya sempurna kamu
menyembah Allah, bermula hakikatnya didalam shalat itu atas 4 (empat) perkara :

1. BERDIRI (IHRAM).

2. RUKU’ (MUNAJAH).

3. SUJUD (MI’RAJ).

4. DUDUK (TABDIL).

_____________________________________

177
Adapun hakikatnya :

1. BERDIRI ( IHRAM) itu karena huruf ALIF asalnya dari API, bukan api pelita dan bukan pula api bara.
Adapun artinya API itu bersifat JALALULLAH, yang artinya sifat KEBESARAN ALLAH TA’ALA, yang terdiri atas
2 (dua) perkara :

• KUAT.

• LEMAH.

_____________________________________

Yang merupakan kudrat dan iradat-Nya juga, karena hamba itu tidak mempunyai KUAT dan LEMAH karena
hamba itu di-KUAT-kan dan di-LEMAH-kan oleh ALLAH, bukannya kudrat dan iradat Allah itu lemah.
Adapun kepada hakikatnya yang sifat lemah itu shalat pada sifat kita yang baharu ini. Adapun yang
dihilangkan tatkala BERDIRI itu adalah pada segala AP’AL (perbuatan) hamba yang baharu.

_____________________________________

2. RUKU’ (MUNAJAH) itu karena huruf LAM Awal, asalnya dari ANGIN, bukannya angin barat dan bukan
pula angin timur. Adapun artinya ANGIN itu bersifat JAMALULLAH yang artinya sifat KEELOKAN ALLAH
TA’ALA, yang terdiri atas 2 (dua) perkara :

• TUA.

• MUDA.

_____________________________________

Yang merupakan kudrat dan iradat-Nya juga. Adapun hamba itu tidak mempunyai TUA dan MUDA.
Adapun yang dihilangkan tatkala RUKU’ itu adalah pada segala ASMA (nama) hamba yang baharu.

_____________________________________

3. SUJUD (MI’RAJ) itu karena huruf LAM Akhir, asalnya dari AIR, bukannya air laut dan bukan pula air
sungai. Adapun artinya AIR itu bersifat QAHAR ALLAH yang artinya sifat KEKERASAN ALLAH TA’ALA, yang
terdiri atas 2 (dua) perkara :

• HIDUP.

• MATI.

_____________________________________

Yang merupakan kudrat dan iradat-Nya juga. Adapun hamba itu tidak pun mempunyai HIDUP dan MATI.
Adapun yang dihilangkan tatkala SUJUD itu adalah pada segala NYAWA (sifat) hamba yang baharu.

_____________________________________

178
4. DUDUK (TABDIL) itu karena huruf HA, asalnya dari TANAH, bukannya pasir dan bukan pula tanah
lumpur. Adapun artinya TANAH itu bersifat KAMALULLAH yang artinya sifat KESEMPURNAAN ALLAH
TA’ALA, yang terdiri atas 2 (dua) perkara :

• ADA.

• TIADA.

_____________________________________

Yang merupakan kudrat dan iradat-Nya juga. Adapun hamba itu tidak ADA dan TIADA. Adapun yang
dihilangkan tatkala DUDUK itu adalah pada segala WUJUD/ZAT hamba yang baharu, karena hamba itu
wujudnya ADAM yang artinya hamba tiada mempunyai wujud apapun karena hamba itu
diadakan/maujud, hidupnya hamba itu di-hidupkan, matinya hamba itu di-matikan dan kuatnya hamba itu
di-kuatkan.

_____________________________________

Itulah hakikatnya shalat. Barangsiapa shalat tidak tahu akan hakikat yang empat tersebut diatas, shalatnya
hukumnya KAFIR JIN dan NASRANI, artinya KAFIR KEPADA ALLAH, ISLAM KEPADA MANUSIA, yang berarti
KAFIR BATHIN, ISLAM ZHAHIR, hidup separuh HEWAN, bukannya hewan kerbau atau sapi. Tuntutan
mereka berbicara ini wajib atas kamu. Jangan shalat itu menyembah berhala !!!.

_____________________________________

INILAH PASAL

Masalah yang menyatakan sempurnanya orang TAKBIRATUL IHRAM, yaitu hendaklah tahu akan
MAQARINAHNYA.

Bermula MAQARINAH shalat itu terdiri atas 4 (empat) perkara :

1. BERDIRI (IHRAM).

2. RUKU’ (MUNAJAH).

3. SUJUD (MI’RAJ).

4. DUDUK (TABDIL).

_____________________________________

Adapun hakikatnya :

→Adapun hakikatnya BERDIRI (IHRAM) itu adalah TERCENGANG, artinya : tiada akan tahu dirinya lagi, lupa
jika sedang menghadap Allah Ta’ala, siapa yang menyembah?, dan siapa yang disembah?.

_____________________________________

179
→Adapun hakikatnya RUKU’ (MUNAJAH) itu adalah BERKATA-KATA, artinya : karena didalam TAKBIRATUL
IHRAM itu tiada akan menyebut dirinya (asma/namanya), yaitu berkata hamba itu dengan Allah. Separuh
bacaan yang dibaca didalam shalat itu adalah KALAMULLAH.

_____________________________________

_____________________________________

→Adapun hakikatnya RUKU’ (MUNAJAH) itu adalah BERKATA-KATA, artinya : karena didalam TAKBIRATUL
IHRAM itu tiada akan menyebut dirinya (asma/namanya), yaitu berkata hamba itu dengan Allah. Separuh
bacaan yang dibaca didalam shalat itu adalah KALAMULLAH.

_____________________________________

→Adapun hakikatnya SUJUD (MI’RAJ) itu adalah TIADA INGAT YANG LAIN TATKALA SHALAT MELAINKAN
ALLAH SEMATA.

_____________________________________

→Adapun hakikatnya DUDUK (TABDIL) itu adalah SUDAH BERGANTI WUJUD HAMBA DENGAN TUHANNYA.

_____________________________________

Sah dan maqarinahnya shalat itu terdiri atas 3 (tiga) perkara :

1. QASHAD.

2. TA’ARADH.

3. TA’IN.

____________________________________

Adapun QASHAD itu adalah menyegerakan akan berbuat shalat, barang yang dishalatkan itu fardhu itu
sunnah.

Adapun artinya TA’ARRADH itu adalah menentukan pada fardhunya empat, tiga atau dua.

Adapun TA’IN itu adalah menyatakan pada waktunya, zhuhur, ashar, maghrib, isya atau subuh.

_____________________________________

Inilah asal

Masalah yang menyatakan sempurnanya didalam shalat :

→Adapun sempurnanya BERDIRI (IHRAM) itu hakikatnya :

Nyata kepada AP’AL Allah.

180
Hurufnya ALIF.

Alamnya NASUWAT.

Tempatnya TUBUH, karena tubuh itu kenyataan SYARIAT.

_____________________________________

→ Adapun sempurnanya RUKU’ (MUNAJAH) itu hakikatnya :

Nyata kepada ASMA Allah.

Hurufnya LAM Awal.

Alamnya MALAKUT.

Tempatnya HATI, karena hati itu kenyataan THARIQAT.

_____________________________________

→Adapun sempurnanya SUJUD (MI’RAJ) itu hakikatnya :

Nyata kepada SIFAT Allah.

Hurufnya LAM Akhir.

Alamnya JABARUT.

Tempatnya NYAWA, karena Nyawa itu kenyataan HAKIKAT.

_____________________________________

Adapun sempurnanya DUDUK (TABDIL) itu hakikatnya :

Nyata kepada ZAT Allah.

Hurufnya HA.

Alamnya LAHUT.

Tempatnya ROHANI, karena ROHANI itu kenyataan MA’RIFAT.

→ Adapun BERDIRI (IHRAM) itu kepada SYARIAT Allah.

Hurufnya DAL.

Nyatanya kepada KAKI kita.

_____________________________________

→ Adapun RUKU’ (MUNAJAH) itu kepada THARIQAT Allah.

181
Hurufnya MIM.

Nyatanya kepada PUSAT (PUSER) kita.

_____________________________________

→Adapun SUJUD (MI’RAJ) itu kepada HAKIKAT Allah.

Hurufnya HA.

Nyatanya kepada DADA kita.

_____________________________________

→Adapun DUDUK (TABDIL) itu kepada MA’RIFAT Allah.

Hurufnya MIM Awal.

Nyata kepada KEPALA (ARASY) kita.

_____________________________________

Jadi Orang Shalat membentuk huruf AHMAD / MUHAMMAD.

INILAH asal..

Asal TUBUH kita (jasmaniah) kita dijadikan oleh Allah Ta’ala atas 4 (empat) perkara :

1. API.

2. ANGIN.

3. AIR.

4. TANAH.

_____________________________________

Adapun NYAWA kita dijadikan Allah Ta’ala atas 4 (empat) perkara :

1. WUJUD.

2. NUR ILMU.

3. NUR.

4. SUHUD.

_____________________________________

Adapun MARTABAT Tuhan itu ada 3 (tiga) perkara :

182
1. AHADIYYAH.

2. WAHDAH.

3. WAHIDIYYAH.

_____________________________________

Adapun TUBUH kita dijadikan Allah Ta’ala atas 4 (empat) perkara :

1. WADIY.

2. MADIY.

3. MANIY.

4. MANIKEM.

_____________________________________

INILAH asal

Masalah yang menyatakan jalan kepada Allah Ta’ala atas 4 (empat) perkara :

1. SYARIAT. = AP’AL. = BATANG TUBUH.

2. THARIQAT. = ASMA. = HATI. DIRI

3. HAKIKAT. = SIFAT. = NYAWA. KITA

4. MA’RIFAT. = RAHASIA. = SIR.

_____________________________________

Adapun hakikatnya :

SYARIAT itu adalah KELAKUAN TUBUH.

THARIQAT itu adalah KELAKUAN HATI.

HAKIKAT itu adalah KELAKUAN NYAWA.

MA’RIFAT itu adalah KELAKUAN ROHANI.

_____________________________________

Adapun yang tersebut diatas itu nyata atas penghulu kita Nabi MUHAMMAD. Karena lafadz MUHAMMAD
itu 4 (empat) hurufnya yaitu :

1. MIM Awal.

183
2. HA.

3. MIM Akhir.

4. DAL.

Adapun huruf MIM Awal itu ibarat KEPALA.

Adapun huruf HA itu ibarat DADA.

Adapun huruf MIM Akhir itu ibarat PUSAT (PUSER).

Adapun huruf DAL itu ibarat KAKI.

_____________________________________

Adapun huruf MIM Awal itu MAQAM-nya kepada alam LAHUT.

Adapun huruf HA itu MAQAM-nya kepada alam JABARUT.

Adapun huruf MIM Akhir itu MAQAM-nya kepada alam MALAKUT.

Adapun huruf DAL itu MAQAM-nya kepada alam NASUWAT.

_____________________________________

Sah dan lagi lafadz ALLAH terdiri dari 4 (empat) huruf :

1. ALIF.

2. LAM Awal.

3. LAM Akhir.

4. HA.

____________________________________

Adapun huruf ALIF itu nyatanya kepada AP’AL Allah.

Adapun huruf LAM Awal itu nyatanya kepada ASMA Allah.

Adapun huruf LAM Akhir itu nyatanya kepada SIFAT Allah.

Adapun huruf HA itu nyatanya kepada ZAT Allah.

_____________________________________

Adapun AP’AL itu nyata kepada TUBUH kita.

Adapun ASMA itu nyata kepada HATI kita.

184
Adapun SIFAT itu nyata kepada NYAWA kita.

Adapun ZAT itu nyata kepada ROHANI kita.

_____________________________________

INILAH asal

Masalah yang menyatakan ALAM. Adapun ALAM itu atas 2 (dua) perkara :

1. ALAM KABIR (ALAM BESAR/ALAM NYATA).

2. ALAM SYAQIR (ALAM KECIL/ALAM DIRI KITA).

_____________________________________

Adapun ALAM KABIR itu adalah alam yang NYATA INI.

Adapun ALAM SYAQIR itu adalah alam DIRI KITA INI.

_____________________________________

ALAM KABIR (ALAM BESAR) itu sudah terkandung didalam ALAM SYAQIR karena ALAM SYAQIR itu
bersamaan tiada kurang dan tiada lebih, lengkap dengan segala isinya bumi dan langit, arasy dan kursy,
syurga, neraka, lauhun (tinta) dan qolam (pena), matahari, bulan dan bintang.

_____________________________________

Adapun BUMI / JASMANI didalam tubuh kita itu terdiri atas 7 (tujuh) lapis yaitu :

1. BULU.

2. KULIT.

3. DAGING.

4. URAT.

5. DARAH.

6. TULANG.

7. LEMAK (SUM-SUM).

_____________________________________

Adapun LANGIT / ROHANI (OTAK/ARASY) didalam tubuh kita itu terdiri atas 7 (tujuh) lapis pula :

1. DIMAK (LAPISAN BERPIKIR/RUH NABATI).

2. MANIK (LAPISAN PANDANGAN/RUH HEWANI).

185
3. NAFSU (RUH JASMANI).

4. BUDI (RUH NAFASANI).

5. SUKMA (RUH ROHANI).

6. RASA (RUH NURANI).

7. RAHASIA (RUH IDHAFI).

_____________________________________

Adapun MATAHARI didalam tubuh kita yaitu NYAWA kita.

Adapun BULAN didalam tubuh kita yaitu AKAL kita.

Adapun BINTANG didalam tubuh kita yaitu ILMU kita (ada yang banyak dan ada pula yang sedikit).

Adapun SYURGA didalam tubuh kita yaitu AMAL SHALEH kita.

Adapun NERAKA didalam tubuh kita yaitu DOSA-DOSA kita.

_____________________________________

Adapun LAUT didalam tubuh kita ada 2 (dua) yaitu :

1. LAUT ASIN.

2. LAUT TAWAR.

Adapun LAUT ASIN didalam tubuh kita yaitu AIR MATA kita.

Adapun LAUT TAWAR didalam tubuh kita yaitu AIR LUDAH kita.

_____________________________________

Adapun MAHLIGAI didalam tubuh kita ada 7 (tujuh) pula yaitu :

1. DADA.

2. QALBUN.

3. BUDI.

4. JINEM.

5. NYAWA.

6. RASA.

7. RAHASIA.

186
_____________________________________

Didalam DADA itu QALBUN dan didalam QALBUN itu BUDI dan didalam BUDI itu JINEM dan didalam JINEM
itu NYAWA dan didalam NYAWA itu RASA dan didalam RASA itu RAHASIA (SIR)itulah Tuak lombok←

Lamune ndeq pada ngerti jak kedoak kedaek kmo.→

________________

(Tuak Lombok ilahi)

RAHASIA Fadilah Al-FATIHAH

RAHASIA Fadilah Al-FATIHAH

bagi diri kita

=======================

1. Bismillah = Mesrakan mulai dari Penglihatan.

2. Ar-Rahman = Mesrakan ke Pendengaran.

3. Ar-Rahim = Mesrakan ke Penciuman.

_____________________________________

4. Alhamdulillahi Rabbil Alamin = Mesrakan ke Pengrasa.

5. Arrahmanirrahim = Mesrakan lagi dari Otak.

6. Malikiyaumiddin = Mesrakan turun ke Sum-sum.

____________________________________

7. Iyyakana’budu wa iyyakanasta’in = Mesrakan ke Tulang-tulang 360.

8. Ihdinas shiratal mustaqim = Mesrakan ke Urat-urat.

9. Shiratal laziina an amta alaihim = Mesrakan ke Daging.

10. Gairil magdubi alaihim = Mesrakan ke seluruh Kulit.

11. Waladdollin = Mesrakan sampai ke Bulu-bulu.

_____________________________________

12. Amin = Mesrakan seluruh tubuh hingga SEMPURNA diri kita dzahir dan batin.

187
_____________________________________

Membaca AL-FATIHAH sambil DA’IM adalah puji AL-QUR’AN dalam diri.

_____________________________________

MAQOM FATIHAH DALAM LATIFAH

————————————————----------------

‘BISMILLAH’

Kepala, ubun-ubun, Rabbun Nur Salasiah.

_____________________________________

‘ARRAHMAN’

Otak, detik ujud, tiada huruf tiada suara, tik.. tik..

_____________________________________

‘ARRAHIM’

Kedua mata, pancaran Nur, himpunan pandangan alam semesta.

_____________________________________

‘ALHAMDULILLAH’

Muka, rupa Muhammad, mengandung sifat ma’ani di muka kita.

_____________________________________

‘RABBIL ALAMIN’

Telinga kanan, ada gerak lintasan.

_____________________________________

‘ARRAHMAN’

Telinga kiri, ada gerak bisikan yang samar

_____________________________________

‘ARRAHIM’

Kedua tangan rahasia gerak.

_____________________________________

188
‘MALIKI YAUMIDDIN’

Belakang, rahasia gerak urat nadi manusia.

_____________________________________

‘IYYAKA NA’BUDU’

Rahasia gerak denyut.

_____________________________________

‘WA IYYAKA NASYTA’IN’

Rahasia segala manusia, tahan satu detik, itulah dinamaka Sir Dzatul Ahdas

_____________________________________

‘IHDINAS SIRATHAL MUSTAQIM’

Urat leher, rahasia mesra

_____________________________________

‘SHIRATOL LAZIINA AN AMTA ALAIHIM’

Rahasia melebur menjadi sifat Ma’ani, tiada huruf tiada suara.

_____________________________________

‘GAIRIL MAGDUBI’

Empedu, rahasia perintah hati.

_____________________________________

‘ALAIHIM’

Rahasia perintah Rabbani.

_____________________________________

‘WALADDOOLIN’

Hati, rahasia memuji diri sendiri.

_____________________________________

‘AMIN’

Jantung, rahasia Sir, itulah yang di namakan Dai’mun Sholat.

189
_____________________________________

*Mesrakan antara naik dan turun nafas, inilah makna Baqobillah *

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

Huruf Allah

Huruf Allah

==========

"Hilangkan huruf ALLAH yang bernama JANIBU JANIBUNI"ALIF.

“NAFYAL HARFUN ALIFI JA’ALA ASMA’IL INSAN”

Hilangkan huruf Alif jadikan Nama Manusia,

Fanakan dirimu di dalam Dzat Allah (ini isyarat),

Pemakaiannya :

Mesrakan nafas turun dan naik.

_____________________________________

LAM AWAL.

“NAFYAL HARFAL LAMIL AWWAL JA’ALA NAFSUL INSANI”

Hilangkan huruf Lam Awal jadikan Nafas Manusia,

Fanakan Sifatmu di dalam Dzat Allah (ini isyarat),

_____________________________________

Pemakaiannya :

Tahan nafas antara turun dan naik.

_____________________________________

LAM AKHIR.

“NAFYAL HARFAL LAMIL AKHIRI JA’ALA DAMUL INSANI”

Hilangkan huruf Lam Akhir jadikan Darah Manusia,

190
Fanakan Nama di dalam Asma Allah yaitu Nur (ini isyarat},

_____________________________________

Pemakaianya :

Apa yang kita lihat tiada lain hanyalah Nur, lazimi penglihatan, pendengaran, penciuman kepada yang
satu.

_____________________________________

HA.

“NAFYAL HARFAL HA’I JA’ALA JASADAL INSANI”

Hilangkan huruf Ha jadikan Tubuh Manusia,

Fanakan Af’al-mu di dalam Af’al Allah (ini juga isyarat)

_____________________________________

Pemakaiannya :

Gerak dan diam tiada ujud hanya Nur Muhammad SAW.

______________

(Tuak Lombok ilahi)

191
“Makna huruf Hijaiyah” Dalam Diri

“Makna huruf Hijaiyah”

Dalam Diri

===================

Huruf Hijaiyah kaitannya dengan Martabat Ketuhanan,

______________________________

1Alif. ‫ = ﺍ‬Tidak ada Tuhan selain Allah.

______________________________

2.Baa ‫ = ﺏ‬Yang Awal dan yang Akhir, yang Buka dan yang Tutup.

______________________________

3. Taa ‫ = ﺖ‬Yang maha menerima taubat dari


seluruh hambanya.

______________________________

4. Tsa ‫ = ﺙ‬Yang maha menetapkan bagi semua


mahluk.

______________________________

5. Jim ‫ﺝ‬ = Yang maha agung, dan terpuji serta


suci akan seluruh nama-namanya.

_____________________________

6. Ha ‫ﺡ‬ = Yang haq, maha hidup, penyayang dan


kekal.

_____________________________

7. Ho ‫ﺥ‬ = Yang maha mengetahui akan seluruh


perbuatan hamba-hambanya.

_____________________________

8.Dal ‫ = ﺪ‬Yang maha memberi balasan kepada hambanya baik atau buruk.

_____________________________

9. Dzal‫ = ﺫ‬Yang maha memiliki seluruh keagungan dan kemuliaan.

192
_____________________________

10 ro. ‫ = ﺭ‬Yang maha lemah lembut terhadap hamba-hambanya.

_____________________________

11.Dze ‫ = ﺯ‬Yang merupakan hiasan hamba terhadap khaliknya.

_____________________________

12.sin ‫ = ﺲ‬Yang maha mendengar dan maha melihat.

_____________________________

13. Syuin ‫ = ﺶ‬Hanya kepada Allah seorang hamba bersyukur.

_____________________________

14. Sot ‫ = ﺹ‬Yang maha benar akan setiap janji-janjinya.

_____________________________

15. Dotd ‫ = ﺽ‬Yang maha nampak dan menampakkan seluruh tanda-tanda.

______________________________

16. Toa ‫ = ﻁ‬Yang maha adil dan maha bijaksana.

______________________________

17.dzoa ‫ = ﻅ‬Tidak beranak dan tidak diperanakkan.

______________________________

18. Ain ‫ = ﻉ‬Yang maha mengetahui akan hamba-hambanya.

______________________________

19.Goim ‫ = ﻍ‬Tempat pengharapan dari semua ciptaan.

______________________________

20. Faa ‫ = ﻑ‬Yang maha menubuhkan biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan.

______________________________

21. Khaf ‫ = ﻕ‬Yang maha kuasa atas segala mahluk.

_______________________________

22. Kha ‫ = ﻚ‬Yang maha mencukupi dan tidak ada satupun yang setara dengan dia.

193
_______________________________

23. La ‫ = ﻞ‬Yang maha kaya dan pemurah terhadap hamba-hambanya.

________________________________

24. Mim ‫ = ﻡ‬Yang memiliki semua kerajaan.

________________________________

25. Nun ‫ = ﻥ‬Cahaya bagi langit yang bersumber pada cahaya Arasy-nya.

________________________________

26. Wauu ‫ = ﻮ‬Tempat bergantung semua mahluk dan tidak dipersekutukan.

________________________________

27. Ha‫ = ﻫ‬Yang maha pemberi petunjuk kepada seluruh mahluknya.

________________________________

29. Yaa ‫ = ﻱ‬Kekuasaan Allah yang terbuka luas bagi seluruh mahluknya.

________________________________

30. Lam ‫ = ﻻ‬Tidak ada tuhan selain Allah dan tidak ada sekutu baginya.

________________________________

Tiga fuluh huruf dalm diri Inilah yg dikatakan 1bungkul Alquraan dlm diri yg kekal abadi slmanya'Maha
sucimu ya Robb..

_____________

Alif : Hidung

_____________

Ba : kening kanan

_____________

Ta : kening kiri

_____________

Tsa : leher

_____________

194
Jim : paha kiri

_____________

Ha : paha kanan

_____________

Kha : dada

_____________

Dal : betis kanan

_____________

Dzal : betis kiri

_____________

Ra : rusuk kiri

_____________

Zay : rusuk kanan

_____________

Sin : Susu kiri

_____________

Syin : Susu kanan

_____________

Sad : telinga kanan

_____________

Dad : telinga kiri

_____________

Tha : mata kanan

_____________

Dha : mata kiri

_____________

195
Ain : lengan kanan

______________

Ghayn : lengan kiri

______________

Fa : punggung kanan

______________

Qaf : punggung kiri

______________

Kaf : bahu kanan

______________

Lam : bahu kiri

______________

Mim : Pusat

______________

Nun : otak

______________

Ha : hati

______________

Wau : limpa

______________

Lam Alif : jantung

______________

Hamza : Zakar

______________

Ya : roh

Lahauwlawallakuataqillabilahilaaliyiladzim.

196
______________

(Tuak Lombok ilahi)

Tajjali ,Turun ,Kelahiran KEJADIAN INSAN DALAM KANDUNGAN IBU

Tajjali ,Turun ,Kelahiran

KEJADIAN INSAN DALAM KANDUNGAN IBU

---------

Berawal Nuqthah=satu titik= Alif awal

1.Berjumpanya Dzurriyyah bapak dengan Dzurriyyah ibu menjadi “Nuqthan”dua titik/dua Alif, itulah Ruh
Ruhani bertemu dengan Ruh Jasmani bertetes di Rahim suci.

--------

Firman Allah :

“Wabada akhlaqa insani mintiin” (Al-Sajadah : 7)

Artinya : Dan Allah telah memulai penciptaan manusia daritanah.

-------

2.Ketika 40 Hari dalam kandungan namanya Nuthfah maka telah dapat bergetar, dan ketambahan Rupa
dari Saidina Muhammad saw.

-------

3.Pada usia2 bulan telah ketambahan warna dari Saidina Muhammad saw, maka telah dapat berdenyut.

-------

4.Manakala usia 80 hari di namakan dia Alaqah.

-------

5.Manakala usia90 haridi namakan dia Mudhghah telah ketambahan Kulit dari Saidina Muhammad, maka
telah dapat bergerak.

-------

6.Pada usia4 bulan dinamakan dia Hayyun dan telah ketambahan Otak dari Saidina Muhammad.

197
-------

7.Pada usia 5 bulan telah ketambahan Urat, maka didalam bumi suci telah mendapat lembab saja,

--------

8.Pada usia 6 bulan telah ketambahanTulang dari Saidina Muhammad saw, maka di bumi suci dapatbulak
balik, naik turun.

---------

9. Pada usia 7 bulan berada dibumi suci Rupa surat Muhammad ia surat Rahman maka ketambahan
rambut, darah, daging.

---------

10.Pada usia 8 bulan di namakan diajanin maka telah dikenakan pada kandungannya saudara empat
kelima pancer yaitu Khawasil Khamsah.

1. Air Tuban, Maqom Saidina Jibril as, Tempatnya di Kulit,Sifat kasihan.

2. Bungkus, Maqom Saidina Mikail as, Tempat di Tulang Sifat kekuatan.

3. Ari-ari,Maqom Saidina Israfil as, Tempatnya diOtakmenjadi kemauan

4. Tali Pengikat, Maqom Saidina Izrail as, Tempatnya di Daging menjadi daya penangkal maut.

--------

11.Pada usia 9 bulan telah di beri Hakekat artinya gerak yakni pertemuan budi dengan akal menjadi
kemauan/keinginan dan hidup, maka bernama Muhammad yakni wujud, ilmu, syuhud

--------

TAHAPAN / MARTABAT:

--------

1.Martabat Pertama:

Ketika berada di bapak itu namanya“Nuqthah”yaitu :Maa-ul Hayati“Air hidup”= Sifat Hayat, Maa-ul Hayat
itu tempatnya didalam ‘Surga ketujuh’ berdekatan denganAir Qashar.

2.Martabat kedua :

Ketika jatuhnya Maa-ul Hayat masuk kedalam tubuh Bapak namanya “Dzurriyyah”

3.Martabat ketiga :

198
Ketika jatuhnya “Dzurriyyah”masuk kedalam tulang sulbi namanya Maniyakni Sifattullah = Sifat
ma’aniterdiri dari :

-------

1. Ilmu

2. Hayat

3. Qudrat

4. Iradat

5. Sama’

6. Bashar

7. Kalam

---------

Hendaklah dengan mengetahui hal ini maka ibu/bapak menjaga-nya dengan berkelakuan yang baik-baik.

4.Martabat keempat :

Kemudian daripada itu maka turun Dia dari maqam “A’la”kepada maqam“Sulfa”itulah yang disebut
“Assafi’iina”yaitu dari kandungan bapak turun ke kandungan ibu.

Ketika berjumpa antara mani bapak dan ibu, maka dinaikanNuqthah(Maksudnya : Nuqthah itu bersama-
sama menjadi satu titik inilah “Masrah” keduanya) = (Maksudnya lagi : bercampur mani bapak dengan
mani ibu maka itu menjadiDzurriyyah)

Adapun takkala Dzurriyyah itu masih belum tercampur kedudukannya bertingkat-tingkat :

1.Daulatul Qadiim, itulah Dzurriyyah dari bapak yakni titik dari bapak, maka keadaannya itulah yang
membawa sifat “Jamal”

2.Nurul Qadiimu , kediamannya itu Mani bapakpadamata bapak,

3.Joharul Qadim, kediamannya mani bapak ini padaperut bapakdinamakan“Masyiinuna”

-------

(Demikian pula Dzurriyyah dari ibu, bertingkat- tingkat seperti halnya Dzurriyyah pada bapak)

-------

Mani bapak yang jatuhnya kedalam tanah suci itu namanya “Alif awal”. Ketika berjumpa Dzurriyyah itu
jadilah ‘dua titik’maka namanya Nuqthah, atau disebut dengan nama ‘Dua alif’.

199
-------

1.Alif awal= Dzurriyyah bapak, maka itulah yang menjadi anak.

2.Alif sani= Dzurriyyah ibu, inilah rupanya.

--------

Dan apabila Masrahke duanya menjadi satu, maka jadilah suatu kejadian, maka dinamakan iaNuqthah.

--------

Kemudian Masrah keduanya dalam Rahim ibu sampai pada umur40hari maka dinamakan Dia
‘Nutfah’seterusnya manakala dialam Rahim ibu berumur 80 hari, dinamakan Dia ‘Alaqah’Dan manakala
didalam Rahim ibu berumur 90 hari, maka dinamakan Dia ‘Mudghah’Dan manakala didalam Rahim ibu
berumur 120 hari, dinamakan Dia ‘Hayyun’Dan manakala didalam Rahim ibu berumur 9 bulan maka
dinamakan Dia Janin.

----------

Maka telah cukuplah sifat-sifat-nya itu, inilah hasil-nya “Insanul kamil”yang bernama Sifat Rahmanyang
dari Allah Joharul Qadiimdari mani bapak/ibu pada perut, dan yang bernama Sifat Arrahiimu yang dari
Allah swt, itulah Hakekat Insanul Kamil

----------

(Tuak lombok ilahi)

PROSES TERJADINYA MANUSIA

PROSES TERJADINYA MANUSIA

----------------------------

Sesungguhnya diri manusia itu adalah ditajallikan dari diri Zatul-Haq, dengan tujuan untuk me-nyata-
kandiriNya sendiri. Manusia ditajallikan melalui peringkat :

------------------------------------------

- Ahdah,

- Wahdah,

- Wahdiah,

- Alam R-oh,

200
- Alam Misal,

- Alam Ijsan,

- dan Alam Insan,

Hingga nyata-lah diri manusia itu di dalam jasadnya.

Dalam uraian ini, marilah kita napak tilas kembali akan proses perjalanan kita yang pernah kita sama-sama
lalui mulai dari proses perpindahan diri rahasia Allah s.w.t. dariAlam Roh(…) ke Alam Misal(alam
kandungan ibu) ke Alam Ijsam(…) hingga kepada Alam Insan(Manusia).

Sesungguhnya nyatanya diri seorang manusia itu untuk menyatakan diri Allah s.w.t.

Berawal Nur Muhammad itu adalah daripada Nur Allah yang ditajallikan dari pada diri Empunya Diri
dengan 4 anasir yaitu (……) dan Adam a.s. itu dari pada Nur Muhammad yang ditajallikan kepada 4 anasir
yaitu tanah nurani, angin nurani, air nurani, dan api dan manusia itu ditajallikan dari pada Adam a.s.
dengan 4anasir yaitu waddi, maddi, mani,manikam,adapun nyawa itu adalah daripada Jauhar Basita yang
terdiri daripada 4 anasir yaitu nafas, ampas, tanafas dan nufus.

Ingatlah firman Allah s.w.t. didalam Al Quran tentang persumpahan tugas manusia dalam memper-saksi-
kan Tuhan.

Surah : Al A’raaf ayat 172

------------------------------------------

Setelah Allah s.w.t. mentajallikan Dirinya barulah Allah ta’ala menjadikan nyawa insan yang berasal dari
pada jauhar yaitu nafas, Ampas, tanapas dan nufus dan Roh manusia dijadikan dari (…) yaitu (…) Dan ( …)

------------------------------------------

Sesungguhnya hal ini semua sudah dinyatakan oleh Allah didalam al-Quran.

------------------------------------------

Manusia sebenarnya mempunyai permulaan tetapi tidak ada kesudahan, dan manusia akan kembali ke
alam (…) karena permulaan manusia dari alam (…)

Bermula alam Gaib itu adalah alam lauhut yaitu (…) Alam jabarut yaitu (… ) Alam malakut yaitu (…), Alam
roh (…), Alam missal (…), Alam ijsan (…) dan Alam Insan (…)

Sesungguhnya manusia yang berasal dari pada Alam Gaib kemudian dipindahkan kealam batin yaitu Alam
lauhut, Alam Jabarut, Alam Roh dan dipindahkan kealam perut ibu dan bapak yaitu(…) dan (…),
kemudianya dipindahkan pula kealam dunia untuk dizahirkan.

201
Setelah hidup didunia ini, sebagai tempat proses penyucian diri dengan diri Empunya diri maka kita
manusia nantinya akan dipindahkan pula kesatu alam yang dinamakanAlam Barzahdari seterusnya keAlam
Akhirat.

Adapun proses pemindahan Rahasia dari Diri Empunya Diri, mulai Alam Gaibul Gaib melaluiAlam Ijsan dan
Alam Insan hingga sampailah kepada Alam Dunia adalah sebagai berikut :

1.Saat kita didalam zat Allah namanya …

2.Saat rahasia turun keubun-ubun bapak namanya…

3.Saat rahasia masuk keubun-ubun bapak namanya….

4.Saat rahasia didalam ubun-ubun bapak (nyata) namaya….

5.Saat didalam otak bapak namaya….

6.Saat rahasia bergerak didalam otak bapak namanya…

7.Saat rahasia didalam ruang mata bapak namanya…

8.Saat rahasia turun kedada bapak namanya…

9.Saat rahasia turun kejantung bapak namanya….

10.Saat rahasia turun kepusat bapak namanya….

11.Saat rahasia turun kepinggang bapak namanya….

12.Saat rahasia di-ujung zakar bapak namanya…

13.Saat ibu dan bapak bersetubuh (birahi) namanya…

14.Saat tergantung mani di-ujung zakar bapak namanya…

15.Saat mani menitik kedalam rahim ibu namanya….

16.Saat bersatu mani dengan manikam ibu dan bapak namanya….

17.Saat berpindah mani kedalam rahim ibu namanya…..

18.Saat sehari didalam didalam rahim ibu namanya….

19.Saat tujuh hari didalam rahim ibu namanya….

20.Saat 14 hari didalam rahim ibu namanya….

21.Saat berpindah kedalam perut ibu pada hari yang ke 31 namanya...

22. Saat usia diantara 41 hingga 80 hari namanya (…)

202
23. Saat usia 81 hari hingga 119 hari namanya (…)

24. Saat 120 hari terdiri ( …) dan (…) yaitu nyata huruf (…) dan jalan hidup.

24. Saat usia 130 hari jadi telunjuk kanan.

26. Saat usia 131 hari jadinya kepala.

27. Saat usia 132 hari jadilah dua tangan.

28. Saat usia 133 hari jadilah dua kaki.

29. Saat usia 134 hari jadilah 360 ulang-tulang.

30. Saat usia 135 hari jadilah 248 sendi-sendi.

31. Saat usia 136 hari jadilah 360 urat-urat besar.

32. Saat usia 137 hari jadilah daging-daging.

33. Saat usia 138 hari jadilah kulit.

34. Saat usia 139 hari jadilah rambut.

35. Saat usia 140 hari jadilah kuku.

36. Saat usia 141 hari jadilah hidung.

37. Saat usia 142 hari jadilah mulut.

38. Saat usia 143 hari jadilah.

39. Saat usia 144 hari jadilah dua telinga dan rongga-rongga hidung.

40. Saat usia 145 hari ditiupkan nyawa kedalam badan kita.

41. Saat usia 160 hari sudah ada ari-ari dan tembuni.

42. Saat usia usia diantara 200 hingga 240 hari namanya (…) yaitu nyawa hidup dengan Hayat Tuhan.

43. Saat usia di antara 241 hari hingga 270 hari namanya (…) telah lengkap dengan ari-ari, tembuni,
ketuban, tali, inilah empat saudara manusia.

Ari artinya cahaya

Tembuni artinya api

Ketuban artinya air

Tali artinya angin

203
------------

(Tuak lombok ilahi)

“( A L H A M D U )“

“( A L H A M D U )“

-----------------

.Hakekat niat = Subuh = Syahadat = Rahasia = Nabi Adam = Innashalati = Qulhuawallahu ahad = ‫ﺍ‬

.Hakekat berdiri = Dzohor = Sholat = Dzat = Nabi Ibrahim = Wanusuki = Allahussamad = ‫ﻞ‬

.Hakekat ruku = Ashar = Puasa = Sifat = Nabi Nuh = Wamahyaaya = Lamyalid walamyuulad = ‫ﺡ‬

.Hakekat sujud = Magrib = Zakat = Asma = Nabi Musa = Wamamaati = Walamyaqullahu = ‫ﻡ‬

204
.Hakekat duduk antara dua sujud = Isa = Haji =Af’al = Nabi Isa = lillahi rabbil alamin = Qufuan ahad = ‫ﺪ‬

ALHAMDU = Nur Muhammad = Sumber segala kejadian Alam ini

Telah diisyaratkan dalam Al-Quran dengan kata “Nurun ala Nurin” = Nur yang hidup dan menghidupkan

(Maksudnya : Nur yang di Agungkan dan dibesarkan di Alam semesta ini, yang hidup dan maujud pada
tiap-tiap yang hidup dan yang ujud di Alam semesta)

Inilah Kebesaran Hakekat Muhammad yang sebenar-benarnya, yang dipuji dengan kalimah “ALHAMDU”

“ALHAMDU = Kesempurnaan tajalli NUR MUHAMMAD”

Tajjalinya dalam diri yang Batin adalah :

.(Alif) = Al Haq = Ke-Esa-an = Kebesaran Nur Muhammad, tajjalinya = Roh bagi kita ‫ﺍ‬

,(Lam) = Latifun = Kesempurnaan Nur Muhammad, tajallinya = Nafas bagi kita ‫ﻞ‬

(Ha) = Hamidun = Kesempurnaan Berkat Nur Muhammad, tajallinya = Hati, Akal, Nafsu Penglihatan, ‫ﺡ‬
.pendengaran, penciuman, perasa bagi kita

(Mim) = Majidun = Kesempurnaan Safa’at Nur Muhammad, tajallinya = Iman, Islam, Ilmu, Hikma bagi ‫ﻡ‬
.kta

(Dal) = Darussalam = Kesempurnaan Nikmat Nur Muhammad, tajallinya = Kulit, Bulu, Daging, Urat, ‫ﺪ‬
.Tulang, Otak, Sumsum bagi kita

Tajallinya pada diri yang Dzahir adalah :

205
,(Alif) = kepala bagi kita ‫ﺍ‬

,(Lam) = dua tangan bagi kita ‫ﻞ‬

,(Ha) = badan bagi kita ‫ﺡ‬

(Mim) = pinggang bagi kita ‫ﻡ‬

.(Dal) = dua kaki bagi kita ‫ﺪ‬

Yang di-Esa-kan dengan ASYAHADU = ALHAMDU yaitu :

.(Alif) = Al-Haq = Yang di-Esa-kan dan yang dibesarkan di sekalian Alam semesta ‫ﺍ‬

.(Syin) = Syuhudul Haq = Yang diakui bersifat Ketuhanan dengan sebenar benarnya ‫ﺶ‬

.(Ha) = Hadiyan Muhdiyan ilal Haq = Yang menjadi petunjuk kepada jalan/Agama yang Haq ‫ﺡ‬

.(Dal) = Daiyan ilal Haq = Yang selalu memberi Peringatan kepada jalan/Agama yang Haq ‫ﺪ‬

ALHAMDU = “Alhayyaatu Muhammadu” = kesempurnaan tajjalli Nur Muhammad.

Bahwa :

ADAM = Nama Syariat = Nama Hakekat = Nama kebesaran bagi kesempurnaan tajjali Nur Muhammad,

206
MUHAMMAD = Nama ke-Esa-an yang menghimpun nama Adam + nama Allah

Bahwa :

(Adam daminnya ‘Hu’) = (Muhammad daminnya ‘Hu’) = (Allah daminnya ‘Hu’)

Sedangkan, ‘Hu’ makna Syariat = Dia seorang laki-laki

‘Hu’ makna Hakekat = Esa = Tiada terbilang-bilang

Isyarat ‘Hu’ dalam Al-Quran :

“Huwal hayyun qayyum” = yang hayyun awal, dan tidak ada permulaannya.

“Huwal aliyyil adzim” = yang bersifat dengan sifat-sifat kesempurnaan lagi maha besar.

“Huwal rahmanur rahim” = yang bersifat rahman dan rahim.

“Huwal rabbul arsyil karim” = yang memiliki Arasy yang maha mulia,

(ARASY = Nama kemuliaan diri Nabi kita yang sebenar benarnya = Nama majazi bagi sesuatu tempat =
Suatu alam gaib yang dimuliakan)

Bahwa :

ADAM = Nama Syariat = Nama Hakekat = Nama kebesaran bagi kesempurnaan tajjali Nur Muhammad,

207
MUHAMMAD = Nama ke-Esa-an yang menghimpun nama Adam + nama Allah

Bahwa :

(Adam daminnya ‘Hu’) = (Muhammad daminnya ‘Hu’) = (Allah daminnya ‘Hu’)

Sedangkan, ‘Hu’ makna Syariat = Dia seorang laki-laki

‘Hu’ makna Hakekat = Esa = Tiada terbilang-bilang

Isyarat ‘Hu’ dalam Al-Quran :

“Huwal hayyun qayyum” = yang hayyun awal, dan tidak ada permulaannya.

“Huwal aliyyil adzim” = yang bersifat dengan sifat-sifat kesempurnaan lagi maha besar.

“Huwal rahmanur rahim” = yang bersifat rahman dan rahim.

“Huwal rabbul arsyil karim” = yang memiliki Arasy yang maha mulia,

(ARASY = Nama kemuliaan diri Nabi kita yang sebenar benarnya = Nama majazi bagi sesuatu tempat =
Suatu alam gaib yang dimuliakan)

Bahwa :

208
Yang bernama ABDULLAH itu adalah Nabi kita yang bernama MUHAMMAD itu sendiri.

Abdullah = Muhamad = Penghulu sekalian Alam

Semuanya nama-nama yang mulia, dilangit dan dibumi itu adalah nama-nama kemuliaan dan
kesempurnaan dari tajalli NUR MUHAMMAD itu sendiri, dan menjadi nama majazi pada tiap tiap wujud
yang dimuliakan pada alam ini.

IsyaratNya dalam Al Qur’an :

“Wahuallazi lahu fiisamaawati wafil ardhi illahu”

“Dan Dialah yang sebenar benarnya memiliki sifat sifat Ketuhanan yakni sifat kesempurnaan yang ada
dilangit dan sifat kesempurnaan yang ada di bumi”

“Lahul Asma’ul Husna”

“Hanyalah Dia yang sebenar benarnya memiliki nama nama yang mulia dan yang terpuji yang telah
maujud pada semesta alam ini”.

Bahwa :

“Hakekat kebesaran Nur Muhammad itu meng-himpun-kan 4 jenis alam, yaitu :

1. Alam HASUT = Alam yang terhampar di langit dan bumi dan segala isinya.

(Maksudnya : Hasut pada diri kita = Anggota jasad, Kulit, Daging, Otak, Sumsum, Urat, Tulang)

209
2. Alam MALAKUT = Alam gaib bagi malaikat-malaikat

(Maksudnya : Malakut pada diri kita = Hati, Akal, Nafas, Nafsu, Penglihatan, Pendengaran, Penciuman,
Perasa dan sebagainya)

3. Alam JABARUT = Alam gaib bagi Arasy, Kursi, Lauhul Mahfudz, Surga, Neraka

(Maksudnya : Jabarut pada diri kita = Roh, Ilmu, Hikmah, Fadilat, Hasanah yaitu segala sifat yang mulia dan
terpuji)

4. Alam LAHUT = Alam gaibul gaib kebesaran Nur Muhammad

(Maksudnya : Lahut pada diri kita = Batin tempat Rahasia, Iman, Islam, Tauhid dan Makrifat)

(Maksudnya lagi : 4 Alam diatas = Wujud kesempurnaan tajalli Nur Muhammad = terhimpun kepada
kebenaran wujud diri Rasulullah yang bernama Insanul Kamil)

Hal ini menjadi berkah dan “Faidurrabbani” yakni kelebihan bagi tiap tiap mukmin yang ahli tahkik, bahwa
mereka itu adalah “Wada syatul Ambiya” yakni mewarisi kebenaran batin nabi nabi dan rasul rasul dan
mukmin yang tahkik itulah yang dinamakan Aulia Allah, namun kebanyakan mukmin itu tidak mengetahui
bahwa dirinya adalah Aulia yang sebenarnya.

bahwa :

Muhammad itu ada dua rupa atau dua makna :

1. Muhammad yang bermakna Qadim Azali = diri Muhammad yang pertama, yang tidak kenal mati selama
lamanya.

210
(Maksudnya : Muhammad diri yang pertama = yang awal Nafas + yang akhir Salbiah + yang dzahir Ma’ani
+ yang batin Ma’nawiyah)

2. Muhammad yang bermakna Muhammad Bin Abdullah = Insanul Kamil yang mengenal mati.

(Maksudnya : Muhammad diri yang kedua = yang bersifat manusia biasa, yang berlaku padanya “Sunnatu
Insaniah” yaitu “Kullu nafsin zaikatul maut” namun jasad Nabi kita adalak Qadim Idhofi = tiada rusak,
selama-lamanya di kandung bumi)

“Innallaha azza wajalla harrama alal ardhi aiya kulla azsadal ambiya”

“Bahwasanya Allah Ta’ala yang maha tinggi telah mengharamkan akan bumi menghancurkan jasad para
nabi nabi”

Ingat hal dibawah ini baik-baik :

Agar pemahaman ini tidak sama seperti pemahaman yang ada pada paham-paham yang lain diluar ini,
maka perlu kita tetapkan dahulu paham kita sebagai berikut :

1. Bahwa Nabi kita Muhammad, yang Muhammad itu adalah manusia biasa seperti kita, hanyalah
dilebihkan Ia dengan derajat ke-Rasul-an.

2. Bahwa tiap-tiap manusia itu sendiri, baik pada hukum aqli maupun hukum naqli, mempunyai dua
macam diri yakni Diri pertama = Diri Hakiki = Rohani, dan Diri kedua = Diri Majazi = Jasmani, Dan diri yang
kedua atau diri jasmani itulah kemuliaan bagi Rasulullah maka dinamakan Insanul Kamil.

3. Bahwa diri Hakiki yang bermakna Rohani itulah yang bernama Muhammad. Dialah yang Qadim Azali,
Qadim Izzati, Qadim Hakiki, itulah makna yang dirahasiakan yang menjadi ke-Esa-an segala sifat
kesempurnaan yang 99.

211
Jalannya kebesaran wujud Roh Nabi kita itulah yang diisyaratkan oleh kalimah “Huallah” jadi makna
Muhammad itu Tahkiknya adalah “Ainul Hayyat” yakni wujud sifat yang hidup dan yang menghidupkan.

Maka itu juga yang diisyaratkan dengan kalimah “Laa illaha illallah” dan yang dibesarkan dengan kalimah
“Allahu Akbar” dan yang dipuji dengan kalimah “Subbhanallah walhamdulillah” dan sebagainya lagi.

Itu juga yang dipuji dengan “ALHAQ QULHAQ” oleh seluruh malaikat-malaikat Mukarrabin.

4. Bahwa diri Majazi yang bermakna Jasmani itulah yang bernama Insanul Kamil.

Muhammad majazi = Muhammad yang kedua yang menempuh Al-Maut namun jasad Nabi itu adalah
Qadim Idhofi.

Jasad Nabi kita itulah diisyaratkan oleh ayat Al-Quran “Barakallahu fii wujudil karim” = “Maha
sempurnalah sifat Allah pada kedzahiran wujud yang sebaik baik rupa kejadian itu”.

Hadist Qudsi = “ Dzahiru Rabbi wal batinu abdi” = Kedzahiran sifat kesempurnaan Allah itu adalah maujud
pada hakekat kesempurnaan seorang hamba yang bernama Muhammad Rasulullah itu. = maujud dengan
rupa Insanul Kamil,

maka rupa wujud Insanul Kamil itulah yang diisyaratkan oleh Al-Quran dengan “Amfusakum” = “Wujud
Diri Kamu Sendiri”.

“Wafi amfusakum afalaa tubsirun” = “Dan yang diri kami berupa wujud insan itu apakah tidak kamu
pikirkan”. = yang menjadi diri hakiki atau diri pertama pada insan itu.

Pada hakekatnya “diri kedua” adalah kebenaran dan kesempurnaan Roh Nabi kita yang bernama
Muhammad itu semata mata,

(Maksudnya : Diri kedua = Insan yang kedua = Rupa Muhammad yang nyata = yang Nasut = Kebenaran
Roh Nabi kita yang bernama Muhammad yang diisyaratkan oleh Al-Quran)

212
“ALLAHU NURUSSMA WATIWAL ARDHI” = Kebenaran Nur Allah itu ialah Maujud di langit dan dibumi.

“NURUN ‘ALA NURIN” = Nur yang hidup dan yang menghidupkan atas tiap tiap wujud yang hidup pada
alam ini,

Isyarat perkataan 4 sahabat Rasulullah :

Saidina Abu Bakar Siddik r.a.

‫ﻮﻤﺎﺮﺍﻳﺖ ﺷﻳﺎﺀﺍﻶ ﻮﺮﺍﻳﺖﺍﷲ‬

(Tidak aku lihat pada wujud sesuatu dan hanyalah aku lihat kebenaran Allah semata mata DAHULUNYA)

Umar bin Khattab r.a :

“Maa ra’aitu syaian illa wara’aitullahu ma’ahu”

(Tidak aku lihat pada wujud sesuatu dan hanyalah aku lihat kebenaran Allah Ta’ala semata-mata
KEMUDIANNYA)

Usman bin Affan r.a :

‫ﻮﻤﺎﺮﺍﻴﺕ ﺘﺒﻳﺎ ﺍﻶ ﻮﺮﺍﻴﺕ ﺍﷲ ﻤﻌﻪ‬

(Tidak aku lihat pada wujud sesuatuhanyalah aku lihat kebesaran Allah Ta’ala semata-mata BESERTANYA)

Ali bin Abi Talib r.a :

213
‫ﻮﻤﺎﺮﺍﻴﺕ ﺷﻴﺎﺀﺍﻶ ﻮﺮﺍﻴﺕ ﺍﷲ ﻓﻴﻪ‬

(Tidak Aku lihat pada wujud sesuatu hanyalah aku lihat kebesaran Allah Ta’ala semata-mata MAUJUD
PADANYA).

....... Itulah isyarat-isyarat ayat Al Qur’an ……..

“Wakulli hamdulillah sayurikum aayaatihi faakhiru naha”

“Dan ucapkanlah puji bagi Allah karena sangat nampak bagi kamu pada wujud diri kami itu sendiri, akan
tanda tanda kebesaran Allah Ta’ala, supaya kamu dapat mengenalnya”

Sabda Nabi Muhammad saw :

“Mamtalabal maula bikhairi nafsihi fakaddalla dalalam baida”

”Barang siapa mengenal Allah Ta’ala diluar dari pada mengenal hakikat dirinya sendiri., maka
sesungguhnya adalah ia sesat yang bersangat sesat.

Karena hakekat diri yang sebenarnya, baik rohani dan jasmani tidak lain adalah wujud kesempurnaan
tajalli NUR MUHAMMAD itu semata-mata.

Maka apa-apa nama segala yang maujud pada alam ini, baik pada alam yang nyata dan alam yang gaib
adalah semuanya nama majazi bagi kesempurnaan tajalli NUR MUHAMMAD.

Adapun makna Syahadat itu adalah :

214
“ASYHADUALLA ILAHA ILLALLAH”

Naik saksi aku bahwasanya Rohku dan Jasadku tidak lain, melainkan wujud kesempurnaan tajalli NUR
MUHAMMAD semata-mata.

“WA ASYHADUANNA MUHAMMADARRASULULLAH”

Dan naik saksi Aku bahwa hanya MUHAMMAD RASULULLAH itu tiada lain, melainkan wujud kebenaran
tajalli NUR MUHAMMAD yang sebenar benarnya.

Maka kesempurnaan Musyahadah, Murakabah, dan Musyafahah, yakni ke-Esa-an pada diri yaitu pada
keluar masuknya Nafas..

Tidak ada lagi “LAA”

Tetapi hanya “ILLAHA”

Tidak lain Nafsi ”ILLAHU”

Melainkan wujud kebesaran NUR MUHAMMAD semata mata.

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

ALIF dan BAA

ALIF dan BAA

215
=============

"Wataktubul Alif wataqqul Baa" Artinya ditulis dengan Alif dan dibaca dengan Baa...

_________

Yg berlaku didalam gerak dan diam itu ialah GUDRAT dan IRADAT-nya jua, atau SIFAT yg berdiri pada
DZAT, dengan kata lain yg berbuat itu ialah DZATTUL BUHTI

_________

Coba perhatikan orang yg telah meninggal, adakah kudrat dan iradatnya,??? Tentunya tidak ada, sebab
pada hukumnya jasad ini adalah BANGKAI

_________

Coba hilangkan atau fanakan perasaan kita sehingga menjadi Laa haulaa walaa quatta illaa billaahil aliyul
adzim, maka dengan itu yg berbuat tiada lain hanyalah DZATTUL BUHTI jua, sedangkan pengakuan kepada
DIRI JASAD kita adalah B A N G K A I

________

karena yg berbuat itu ialah kudrat dan iradat nya jua atau sifat yg berdiri pada dzat, Artinya yg berbuat itu
BERDIRILAH NAMA JIKA ENGKAU KUASA MENAMAINYA...

--------

Gudrat - iradat - ilmu - hayat -> semunya itu tunggal bagi dzat yg qadim

--------

QUDRAT -> ialah kuasa, siapakah yg kuasa itu???

adapun kuasa itu tidak dapat kamu cari-cari selain yg ada padamu jua, coba kamu gerakkan kedua
tanganmu, apakah yg berlaku sekarang???

Tiada lain qudratnya jua, sungguh ia yg kuasa daripada segala yg kuasa

---------

IRADAT -> ialah kehendak, dan siapakah yg berkehendak itu??...

Sekarang berbuatlah sekehendak hatimu, seperti maksud pada sesuatu yg kamu kehendaki, maka
berlakulah kehendak itu, dan apakah yg kamu rasakan dari kehendak itu??...

Tidakkah kamu percaya bahwa itu kehenak Allah jua???

---------

ILMU -> ialah tahu, dan siapakah yg berilmu itu???

216
Coba sekarang kamu rasakan sewaktu kamu mengajar kepada seseorang, siapakah yg berilmu atau
berpengetahuan itu???

Bukankah itu pengetahuan Allah jua???

Sedang kamu itu adalah bagiku, dan apakah kamu tidak percaya kepadanya dan kepada
pengetahuannya???

Maha suci Allah, sesungguhnya dialah yg maha mengetahui dari segala-galanya

---------

HAYAT -> ialah hidup, lalu siapakah yg hidup itu???

Tidakkah kamu berfikir seperti firman Allah ini "AKU JADIKAN SEMESTA ALAM INI IALAH UNTUK
MENYATAKAN HIDUPKU"

Sedangkan hidup-mu ialah hidup-ku, apakah kamu ingkar pada hidup yg ada padamu itu???

Sungguh KAFIRLAH bagi orang yg mengingkarinya

--------

SAMA' - BASYAR - KALAM itu ialah kenyataan daripada QUDRAT - IRADAT - ILMU - HAYAT dan kesemunya
itu ESA tiada sekutu bagi yg KADIM.

Gimana berow masaok paham ga..

mum ndek ngerti jak kedoak kedaekmo..

--------

(Tuak Lombok ilahi)

Proses Pemecahan Wajah (KHAWASUL QHAWAS)

217
Proses Pemecahan Wajah (KHAWASUL QHAWAS)

==============================

Wajah di dalam wajah kita ada 9 bernama :

______________

1. Sirrus sirr,

2. Sirr,

3. Ahdah,

4. Wahdah,

5. Wahdiah,

6. Ahmad,

7. Muhammad ,

8. Mustafa

9. Mahmud.

_____________

Ada 9 (Sembilan) Tashahud juga yang kita lakukan dalam Sholat 5 waktu..

_____________

dan pada waktu-waktu itulah wajah-wajah ini akan keluar.

_____________________________

“Inni Wajjahtu wajhiya lillazi fatar-as-samawati wal arda hanifam wama ana min-al-mushrikin.”

_____________________________

"Bagi mereka yang belum menjalani Maqam Sholahuddaim, maka dia tidak dapat mengeluarkan wajah-
wajah ini, karena apabila wajah Ahmad dan Muhammad keluar dan mereka tidak menapaki Maqam
Sholahuddaim maka itu artinya dia akan mati.

_____________

Hanya yang sudah mencapai Maqam Sholahuddaim saja yang boleh keluarkan wajah-wajah ini.

_____________

218
Missalnya untuk pergi ke18.000 Alam, untuk beribadah atau menjalankan tugas Allah. Banyaknya alam ini
karena Allah RABBUL ALAMIN dan Nabi Muhammad juga RAHMATALLIL ALAMIN dan kita RAHMATAN FIL
ALAMIN..

_____________

Ilmu tentang wajah-wajah akan terbuka ketika telah menguasai Ilmu tentang Nafas, Anfas, Tanafas dan
Nufus, setelah melewati beberapa tahapan, missalnya dengan Nafas Ar-Rahman dan Wajah Ar-Rahman.

_____________

Dalam hal kita menapaki jalan Tasawuf yaitu jalan Hakekat dan Makrifatullah, diperlukan suatu keikhlasan
dan kesungguhan oleh karena itu Guru yang Mursyid dan yang Kasyaf sangat diperlukan untuk memantau
dari jarak jauh, maksudnya guru tahu apa yang anak murid mimpikan di malam hari.

_____________

"Kemampuan untuk “DUDUK DALAM KALIMAH” penting, ini artinya kita harus menguasai Zikir Nafas dan
penyucian diri, agar kita mampu menghalau semua yang akan datang mengganggu, mereka yang
mencapai tahap suci ini akan dapat berjumpa dengan para Anbiya’ dan para Malaikat, dapat belajar
langsung dari mereka, setelah itu akan dapat Bapak dan Ibu “spiritual” kemudian jika maqam meningkat
maka akan diberikan nama Rahasia yang dengan nama inilah penghuni langit mengenalinya"

_______________

Jika saja Roh dapat menembus 7 lapis langit, maka tentu dapat juga menembus 7 lapis bumi, dan pastinya
akan dapat mengetahui rahasia-rahasia makhluk yang duduk di semua lapisan ini.

_____________

Dengan demikian mudahlah bagi mereka untuk menghantar balik makhluk yang asalnya dari lapisan-
lapisan ini, pada kondisi ini biasanya gurunya terlebih dahulu sudah membuka rahasia huruf-huruf
Muqotat, sebab ini merupakan kunci-kunci perbendaharaan untuk masuk kedalamnya

______________

Bagi mereka yang sudah disahkan Mengenal Diri = Mengenal Allah, maka tidak ada yang dapat
mengodanya dengan apapun jua, walau godaan tetap saja ada dan juga bagi yang dapat mengenal Diri
akan diberi Anugerah Kasyaf (tembus pandang) oleh Allah Ta’ala.

Bukti sudah mengenal Diri ialah ketika dia dapat mengeluarkan 9 wajahnya semua. Dan juga, ketika dia
telah ditalqinkan oleh gurunya (kafan-kan) dan ketika pintu langit telah terbuka dan dia melihat semua isi
langit : Sidratul Muntaha, Baitul Arsy, Arsyillah.

______________

219
Puncaknya adalah ketika masuknya Al-Quran dari langit terus ke Dada dan mendapat kesempatan
membaca Al-Quran di Sidratul Muntaha.

___________________________________

Allah berfirman di dalam Hadis QudsiNya :

“Hai hambaKu, bila engkau ingin masuk ke HaramilKu (Haramil Qudsiyah), maka engkau jangan tergoda
oleh Mulki, Malakut, Jabarut karena alam Mulki adalah setan bagi orang Alim, Alam Malakut adalah setan
bagi orang Arif dan Alam Jabarut adalah setan bagi orang yang akan masuk ke Alam Qudsiyah”.

________________

Wajib bagi semua manusia mengetahui kapasitas dirinya yaitu berada pada alam yang mana dan jangan
mengaku-ngaku sesuatu yang bukan haknya.

_______________

“Allah menyayangi orang-orang yang mengetahui kadar dirinya dan tidak melewati batas perjalanannya
menjaga lisannya dan tidak menyia-yiakan umurnya”.

_______________

Seorang Alim harus mampu mencapai makna hakekat manusia yang disebut “Tiflul Ma’ani” (Bayi
Ma’nawi).

_______________

Setelah itu harus mendidiknya dengan tetap melakukan Asma Tauhid dan keluar dari alam Jasmani ke
alam Ruhani, yaitu alam As-Sirri yang di sana tidak ada sesuatu pun selain AlLah. Sirr itu seperti lapangan
dari cahaya, tidak ada ujungnya. Inilah Maqam Al-Muwahidin.

_______________

Berusahalah untuk mencapai ke tahap itu melalui ajaran guru atau orang yang ahlinya. Ada di antaranya
sengaja tidak diuraikan dengan lebih lanjut karena sebagiannya adalah rahasia yang perlu dibicarakan
secara khusus.

MELAHIRKAN SEMULA BAYI MAKNAWI = MEMULANGKAN AMANAH ALLAH

___________________

Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani adalah SULTANUL atau QUTUBUL AULIA’ yakni Penghulu segala Wali wali
Allah, maka wajarlah kita dalam mencari JALAN PULANG menjadikan beliau sebagai salah satu SUMBER
rujukan.

______________

220
Petikan dari kitab “SIRRUR ASRAR” .

==========================

Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani menamakan kandungan itu sebagai TIFLUL MA’ANI atau BAYI MAKNAWI dan
menjelaskan bahwa istilah itu merujuk kepada RUHKU ALLAH yang disebutnya sebagai RUH AL-QUDSI.

________________

1. Makhluk pertama yang diciptakan Allah (baca ditajallikan) adalah RUH MUHAMMAD diciptakan dari
Cahaya JAMAL ULLAH.

_______________

2. Ruh Muhammad adalah RUH YANG TERMURNI sebagai makhluk pertama dan ASAL seluruh makhluk.
Dari Ruh Muhammad itulah Allah menciptakan semua ruh di Alam LAHUT yakni NEGERI ASAL bagi seluruh
manusia. maka kita sebut kita ini sebagai UMAT MUHAMMAD.

_______________

3. Selanjutnya ruh-ruh (perhatikan bukan ruh tetapi ruh ruh) diturunkan ke Alam TERENDAH dimasukkan
pada makhluk terendah yakni JASAD setelah membuat PENGAKUAN dihari PERJANJIAN dimana Allah
bertanya “Alastu birabbikum” = Bukankah Aku ini Tuhanmu ? Ruh menjawab, Benar Engkaulah Tuhan
kami..

______________

4. Proses turunnya (ruh) adalah setelah ruh diciptakan di Alam LAHUT , maka diturunkan ke Alam
JABARUT dan DIBALUT dengan CAHAYA JABARUT sebagai pakaian antara DUA HARAM disebut sebagai
RUH SULTANI. Selanjutnya diturunkan lagi ke Alam MALAKUT dan dibalut dengan cahaya MALAKUT
dinamakan sebagai RUH RUHANI. Kemudian diturunkan lagi ke Alam MULKI dan dibalut dengan CAHAYA
Mulki dinamakan RUH JASMANI.

______________

5. Untuk KEMBALI (jalan pulang) ke negeri asalnya (Alam LAHUT) manusia perlu beribadah, maksudnya
ibadah disini adalah MAKRIFATULLAH. Makrifat terwujud bila manusia dapat melihat indahnya sesuatu
YANG TERPENDAM dan TERTUTUP didalam RASA di LUBUK HATI disebut sebagai KUNZA MAHFIYYAN =
terpendam dan tertutup, firman Allah : “ Kuciptakan makhluk agar mereka MengenalKu”.

______________

6. Alam Makrifat = Alam Lahut = Negeri Asal kita = Tempat Ruh Al-Qudsi = Bayi Yang Perlu Dilahirkan
semula = AKU

______________

221
7. Yang dimaksudkan dengan Ruh Al-Qudsi adalah HAKEKAT MANUSIA yang disimpan di LUBUK HATI,
Keberadaannya akan diketahui dengan MENGAMALKAN secara TERUS MENERUS Kalimah Syahadah “La
Ilaha Illallah”

_____________

8. Ahli tasauf menamakan Ruh Al-Qudsi dengan sebutan TIFLUL MAANI ( bayi maknawi ) karena ia dari
MA’NAWIYAH QUDSIYYAH

_____________

Pemberian nama TIFLUL MAANI didasarkan kepada :

========================

1. Ia lahir dari HATI seperti lahirnya bayi dari RAHIM ibu dan ia diurus dan dibesarkan hingga dewasa
(dengan gerak rasa)

_____________

2. Bayi bersih dari segala kotoran dosa lahirriyah. Tiflul Maani juga bersih dari SYIRIK dan GAFLAH (lupa
kepada Allah)

____________

3. Tiflul Ma’ani HALUS dan SUCI

____________

4. Ia BERWUJUD seperti RUPA MANUSIA (itu) juga karena MANISnya bukan karena kecilnya dan dilihat
dari AWAL ADA-nya, ia adalah MANUSIA HAKIKI (yang sebenar-benarnya kita atau manusia = A-KU) karena
Dialah YANG BERHUBUNGAN LANGSUNG DENGAN ALLAH. (jasad tak bisa berhubung dengan Allah secara
langsung /terus-menerus)

______________

5. Firman Allah melalui Hadith Qudsi :

_____

“AKU punya waktu khusus dengan Allah, Malaikat terdekat , nabi dan rasul tidak akan memilikkinya”

________________

“Kamu sekalian akan melihat Tuhanmu saperti kamu melihat sinar bulan purnama”.

________________

Al-Quran :

222
“Wajah wajah orang MUKMIN pada hari itu BERSER-SERI”.

_________________

Yang dimaksudkan dengan MALAIKAT TERDEKAT = RUH RUHANI yang diciptakan di alam Jabarut.

_________________

Bila segala sesuatu SELAIN RUH AL-QUDSI masuk ke Alam LAHUT maka pasti akan TERBAKAR.

_________________

Dalil dari Hadist Qudsi yang lainnya :

1. ILMU BATIN adalah RAHASIA diantara RahasiaKu. Aku jadikan didalam HATI hamba hambaKu dan tidak
ada MENEMPATINYA kecuali AKU.

__________________

2. Aku ini BERADA pada SANGKAAN hambaKu. Aku bersamanya ketika dia MENGINGAT –Ku. Bila dia
mengingatKu pada HATI-nya, Aku pun mengingatnya pada Dzat-Ku.

__________________

“TAFAKUR“

==============

Yang dimaksudkan dengan Hadits ini adalah manusia pada WUJUD MANUSIA yaitu di alam TAFAKUR

__________________

Hadits Baginda Rasul :

“Tafakur sesaat lebih besar pahalanya daripada IBADAH 70 tahun” .

_________________

Dan berfikir tentang MAKRIFAT kepada Allah , maka nilai tafakurnya lebih daripada beribadah seribu
tahun. Ini adalah ALAM MAKRIFAT yaitu ALAM TAUHID.

_________________

Wajhillah = Wajah Allah dalam al-Quran

========================

223
Ayat-ayat berikut yaitu : (2:115), (2:272) , (30:38), (30:39) dan (76:9) mempunyai rahasia yang besar dari
segi hiraki manusia , pentabiran Allah swt kepada para Khalifah-khalifahNya yang merupakan

golongan Khawasul Khawas.

Ulasan ringkas : Ayat pertama yang menyebut Wajah Allah ialah Al-Baqarah : 115

_________________

Sejak awal menyatakan bahwa kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat yang menekankan bahwa untuk
melihat Wajah Allah kita harus meletakkan diri kita sebagai hamba yang tidak punya apa-apa sebab
semuanya hak Allah.

______

Ini diakhiri dengan Surah Al-Insan ayat (76 : 9)

________________

Yang menekankan agar manusia wajib melihat Wajah Allah dengan menggunakan 9 wajahnya.

5 ayat di bawah ini menjadi sandaran penting untuk Melihat Wajah Allah :

________________

1. Terkait dengan 5X sholat fardhu = waktu yang wajib untuk memandang Wajah Allah

_______________

2. Terkait dengan 5 Ulul azmi = Muhammad saw, Isa as, Musa as, Ibrahim as dan Nuh as, yang menjadi
pemandu kepada “Al Ghauts/Kembali” dalam melaksanakan tugasnya sebagai Ketua Khalifah

3. Terkait dengan 5 Naqib kepada Al-Ghauts = Qutb, Qut Al Bilad, Qutb Al Aqtab , Qutb Al Irshad , Qutb Al
Mutasarrif.

4. Di bawah setiap 5 Naqib itu masing –masing ada = 7Budala (diketuai Qutb),

7Nujuba’ (diketuai Qutb Al Bilad), 7Nuquba’ (diketuai Qutb Al Aqtab ), 7Awtad

(diketuai Qutb Al Irshad) dan 7Ahyar (diketuai Qutb Al Mutasarrif).

5. Walaupun ini menunjukkan satu hiraki tegak terdapat juga hiraki mendatar yaitu Qutb

lebih tinggi dari Qutb Al Bilad lebih tinggi dari Qutb Al Aqtab lebih tinggi dari Qutb Al

Irshad lebih tinggi dari Qutb Al Mutasarrif.

6. Dalam masyarakat kita selalu disebut tentang kewujudan 40 Abdal, maka sebenarnya

semua mereka yang di bawah Al Ghauts ini ada 40 orang. Mereka juga disebut “Rijalul

224
Gaib” dan maqam mereka adalah As Siddiqun dan Al Muqarrabun.

7. Mereka semua (1+40 orang) senantiasa melaksanakan Sholahud Da’im karena

mereka pilihan Allah (Ahlullah) dan senantiasa memandang Wajah Allah.

8. Mereka dan para Wali-wali Allah yang lain mengajak dengan ayat (12 : 108)

mendapat limpahan Rahmat dari Allah seperti yang disebut dalam surah Yunus (10 : 62)

9. Dibawa ini adalah 5 ayat yang di dalamnya terdapat uraian tentang tugas para Khalifah Allah swt, yaitu :

_________________

1. Al-Baqarah 2 : 115

_________________

”Dan kepunyaan Allahlah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap maka disitulah wajah
Allah. Sesungguhnya Allah Mahaluas (rahmatNya) lagi Mahamengetahui”.

________________

2. Al-Baqarah 2 : 272

________________

“Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi
petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu
nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan
sesuatu melainkan karena mencari keridaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan,
niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikit pun tidak akan dianiaya
(dirugikan)”.

3. Ar-Rum 30 : 38

________________

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah), (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah
menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang
lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”

________________

4. Ar-Rum 30 : 39

________________

225
“Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu
tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk
mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan
(pahalanya)”.

________________

5. Al-Insan 76 : 9

________________

“Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, Kami
tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih”.

____________________

(Tuak Lombok ilahi)

HAKIKAT noktah

HAKIKAT noktah

===============

"HAKIKAT DI BALIK HURUF BAA' (‫ )ﺏ‬DAN TITIK NOKTAH BAA' ( . ) dalam kalimah BASMALLAH

_____________________________________

Di kesempatan ini kita yang daif lagi jahil ini akan cuba menyingkap serba sedikit asrar (rahsia-rahsia)yang
terdapat di sebalik HURUF BA' (‫ & )ﺏ‬TITIK NOKTAH BA' (.) .

_____________________________________

Penjelasan ini bukanlah terbit daripada diri sendiri dan bukan juga daripada ilham yang diperolehi, tetapi
hanya adalah daripada ilham seorang ‘alim lagi sufi besar yaitu:

_____________________________________

Al-‘Arifbillah Al-Imam Asy-Syaikh Abdul Karim Al-Jili Qaddasallahu Sirrahu yang mana beliau telah
menumpahkan ilhamnya itu ke dalam kitabnya yang berbahasa arab yang berjudul : (‫بسﻡ شﺭﺡ في وﺍلﺭقيﻡ ﺍلكهﻑ‬
‫)ﺍلﺭحيﻡ ﺍلﺭحمﻥ هللا‬

____________________________________

226
(boleh beli kitab ini di Maktabah Darul Bayan” belakang masjid Al-Azhar)

____________________________________

Beliau berumur sehingga 63 tahun, lahir pada 767 hijrah (1365 masihi) dan telah meninggal di Yaman
pada 732 Hijri (1428 Masihi).

____________________________________

MENGAPAKAH SETIAP SURAH DI DALAM AL-QURAN DIMULAKAN DGN HURUF BA’ (‫??)ﺏ‬

_____________________________________

Perasankah kita bahawa setiap surah Al-Quran telah dimulai oleh ALLAH SWT dgn huruf ba’ (‫ )ﺏ‬iaitu pada
kalimah : (‫)ﺍلﺭحيﻡ ﺍلﺭحمﻥ هللا بسﻡ‬. manakala pada Surah At-Taubah juga dimulai dgn huruf ba’ (‫ )ﺏ‬yaitu pada
ٌِّ ‫سو ِل ٌِه‬
ayat yang pertama : ( ٌ‫َللا مِﻥٌَ بَ َﺭﺍ َءة‬ َ ٌَ‫ ) ْﺍل ُم ْش ِﺭكِيﻥٌَ مِ ﻥ‬-
ُ ‫عا َﻫ ْدت ٌُْﻡ ﺍلّﺫِيﻥٌَ إِلَى َو َﺭ‬

Telah dikhabarkan bahawa:

_____________________________________

“segala isi intipati kitab samawi yang diturunkan terkandung di dalam Al-Quran, segala isi intipati Al-Quran
pula terkandung di dalam Surah Al-Fatihah, segala isi intipati Surah Al-Fatihah pula terkandung di dalam
Bismillahirrahmanirrahim, segala isi intipati ‫ ﺍلﺭحيﻡ ﺍلﺭحمﻥ هللا بسﻡ‬terkandung di dalam huruf ba’ (‫ )ﺏ‬dan
segala isi intipati di dalam huruf ba’ (‫ )ﺏ‬terkandung di dalam titik noktah ba’ (.)”.

___________________________________

(pentahqiq kitab ini mengatakan bahawa tidak diketahui sumber khabar ini, tetapi ianya sabit dikalangan
para sufi daripada jalan khasyaf dan hanya berlegar dikalangan mereka daripada dahulu hingga kini).

TAHUKAH ANDA APAKAH MAKSUD HAKIKAT TITIK NOKTAH BA’ (‫ )ﺏ‬INI?? - maksud TITIK NOKTAH BA’ (.)

Adalah isyarat kpd “ZAT ALLAH SWT YANG MAHA SUCI”.

___________________________________

Ketahui lah wahai saudaraku pada hakikatnya TITIK NOKTAH itu pada asal dirinya adalah "tidak berbentuk
dengan suatu bentuk pun". asal zat dirinya adalah "ghaib".

____________________________________

Tetapi apabila dizahirkan daripada alam ghaib ke lisan qalam dan ke alam syahadah (alam nyata yang kita
hidup dan kita lihat sekarang) maka bentuknya adalah seperti mana kita lihat yaitu SATU TITIK NOKTAH (.).

____________________________________

(Alam syahadah juga disebut sebagai alam mulk manakala alam ghaib juga disebut sbg alam malakut).

227
____________________________________

Ini memberikan isyarat kepada kita bahwa ZAT ALLAH SWT itu adalah TUNGGAL serta GHAIB AL-
AHADIYAH. ZAT ALLAH SWT MAHA SUCI serta tidak tasybih (tidak menyerupai) dengan segala makhluk
pun.

____________________________________

Kewujudan Nya juga tidak berjuzu’-juzu’ dan juga tidak berjisim. maka apabila ALLAH SWT itu ingin
MENTAJALLIKAN (menzahirkan) KEKUASAAN NYA lalu DIA mencipta MAKHLUK yang terkandung disebalik
makhluk itu rahasia-rahasia KEKUASAAN NYA lalu ALLAH menzahirkan ALAM dan segala ISINYA yang pada
hakikatnya semuanya berasal daripada ALLAH SWT YANG MAHA ESA.

____________________________________

DAPATKAH KITA MEMBACA HURU BA’ (‫ )ﺏ‬TANPA KEHADIRAN TITIK NOKTAH BA’ (.) ??

____________________________________

Sudah pastilah kita tidak dapat membacanya bukan. ini kerana pada hakikatnya SATU TITIK NOKTAH BA’
(.) itulah yang membunyikannya sebagai huruf BA’(‫ )ﺏ‬.

____________________________________

Kita tidak akan dapat mengenali BA’ (‫ )ﺏ‬dan tidak akan dapat menyebut BA’ (‫ )ﺏ‬tanpa kehadiran TITIK
NOKTAHNYA itu.

_____________________________________

Pada hakikatnya diri BA’(‫ )ﺏ‬tiada apa-apa, kerana ia bergantung kepada satu titik noktah itu untuk
mewujudkan dirinya dan hakikatnya kita membaca titik noktah itu.

_____________________________________

Gambaran ini memberikan isyarat kepada kita bahwa:

MAKHLUK itu pada hakikatnya berasal daripada ALLAH SWT.

_____________________________________

Tanpa ALLAH SWT maka SEGALA MAKHLUK itu tidak akan wujud sama sekali dan segala apa yang ada
pada makhluk pada hakikatnya adalah daripada ALLAH SWT.

____________________________________

APAKAH RAHSIA TITIK NOKTAH (.) ITU TIADA SEBARANG BUNYI JIKA IA BERSENDIRIAN ??

228
Jika kita menulis di kertas satu titik noktah, apakah kita dapat membaca titik noktah itu dengan sesuatu
bunyi?? pasti tidak bukan. ini karena titik noktah itu bukan huruf bahkan ia diluar daripada segala makhraj
huruf.

____________________________________

Ini memberikan isyarat kepada kita bahwa ALLAH SWT itu bukan makhluk dan ALLAH SWT itu tidak
menyerupai segala makhluk pun.

____________________________________

Ketunggalan noktah ini memberi maksud bahwa ALLAH SWT itu MAHA ESA dan kewujudannya tidak
bergantung dengan selain NYA.

____________________________________

APAKAH MAQAM SYUHUD YANG WUJUD DISEBALIK KEDUDUKAN NOKTAH PADA HURUF ITU ??

____________________________________

(1) huruf-huruf yang mana titik noktahnya “DI ATAS” nya (huruf itu berada di bawah noktah itu), seperti
huruf : (‫ ) ﻕ ﻑ ﻍ ﻅ ﺽ ش ﺯ ﺫ ﺥ ﺙ ت‬:

____________________________________

Ini memberi isyarat kpd : maqam syuhud “tiadalah aku melihat sesuatu itu melainkan aku telah melihat
ALLAH SWT “SEBELUM” ianya berlaku”. -

_____________________________________

(2) huruf-huruf yang mana titik noktahnya “DI BAWAH” nya (huruf itu berada di atas noktah itu), seperti :
(‫ )ﻱ ﺝ ﺏ‬: ini memberi isyarat kpd : maqam syuhud “tiadalah aku melihat sesuatu itu melainkan aku telah
melihat ALLAH SWT “SELEPAS” hanya berlaku”.

_____________________________________

(3) huruf-huruf yang mana titik noktahnya “DI DALAM” nya, hanya disebut sebagai “‫( ”ﺍلبيضاء ﺍلنققﻁة‬noktah
putih), seperti huruf (‫ )ﻡ( & )و‬: ini memberi isyarat kpd : maqam syuhud “tiadalah aku melihat sesuatu itu
melainkan aku telah melihat ALLAH SWT “DI DALAMNYA” (semasa hanya berlaku).

_____________________________________

APAKAH MAKSUD KETUNGGALAN HURUF (‫ )ﺏ‬SEBAGAI (‫ )ﺍلﻅلمانية ﺍلحﺭوﻑ‬DI DALAM AYAT : ‫ﺍلﺭحمﻥ هللا بسﻡ‬
‫??ﺍلﺭحيﻡ‬

_____________________________________

Ketahuilah bahwa HURUF terbahagi kepada 2 jenis :

229
1) HURUF ZHULMANIYYAH (huruf yg bersifat kegelapan) : (‫ )ﺍلﻅلمانية ﺍلحﺭوﻑ‬: iaitu : (‫ﺽ ﺫ ﺥ ﺙ ت ش ﻑ ﺯ د ﺝ ﺏ‬
‫)ﻍ ﻅ‬

_____________________________________

2) HURUF NURANIYYAH (huruf yang bersifat cahaya) : (‫ )ﺍلنوﺭﺍنية ﺍلحﺭوﻑ‬: yaitu : (‫)ﺭ ﻕ ﺹ ﻉ س ﻥ ﻡ ل ك ﻱ ﻁ ﺡ ه أ‬
- perasankah anda bahawa di dalam ‫ﺍلﺭحيﻡ ﺍلﺭحمﻥ هللا بسﻡ‬

_____________________________________

Kesemuanya adalah HURUF NURANIYYAH dan hanya huruf (‫ )ﺏ‬sahaja HURUF ZHULMANIYYAH.

_____________________________________

Cuba anda teliti seketika waktu. - SUBHANALLAH!!

ALLAH SWT telah meletakkan huruf (‫ )ﺏ‬ini “awal” pada setiap permulaan surah termasuk Surah At-
Taubah, huruf ba’ (‫ )ﺏ‬adalah “baju” bagi “titik noktahnya” (karena baju pastilah di atas), oleh itu baju ba’
itu adalah zhulmah (kegelapan) yang menghijab nur (cahaya) noktahnya itu.

_____________________________________

Begitulah awal hijab diantara dirimu dan ZAT ALLAH SWT adalah “kegelapan kewujudanmu”yaitu kita
merasakan kewujudan kita secara mutlak seperti : →

_____________________________________

- aku ‘alim karena kebijaksanaan aku.

- aku kaya karena usahaku sendiri.

- aku berjaya di dalam imtihan karena aku hebat.

- aku taat karena sememangnya aku seorang yang

soleh.

- aku dapat banyak melakukan ibadat karena aku rajin.

- aku dapat segala aku mahu karena aku

berkemampuan.

_____________________________________

KeAKUan inilah dosa syirik khafi karena masih merasa kewujudan dirinya, lalu timbullah takabbur, riya’,
‘ujub dan lain-lain. ini disebabkan dirinya masih lagi terhijab dgn “dirinya sendiri” ketaone!! (hijab yang
paling dekat dgn kita adalah hijab dengan diri kita sendiri)

230
_____________________________________

Dirinya masih lagi belum syuhud kepada “wujud yang hakiki” yang berada disebalik kewujudannya yaitu
ALLAH SWT.

_____________________________________

APAKAH PERINGATAN TITIK NOKTAH BA’ (.) kpd HURUF YANG LAIN??

_____________________________________

Pada hakikatnya segala huruf berasal drpd titik-titik noktah, begitu juga huruf-huruf yang bernoktah dua
dan tiga seperti huruf ta’ (‫ )ت‬dan tsa (‫)ﺙ‬.

_____________________________________

Hanya memberikan suatu isyarat daripada ALLAH SWT kepada kita dan sekalian makhluk bahawa :
“janganlah kamu semua SYIRIK kepada KU, karena kewujudanmu itu pada asalnya adalah daripada diri KU
dan janganlah kamu tertipu dengan pandangan zahirmu, kerana disebalikmu ada AKU”.

_____________________________________

Inilah sebahagian daripada pandangan dan ilham yang dikurniakan oleh ALLAH SWT kepada Al-‘Arifbillah
Al-Imam Asy-Syeikh Abdul Karim Al-Jili Qaddasallahu Sirrahu yang sempat ditulis di sini.

_____________________________________

Sesungguhnya para ‘arifin melihat sesuatu itu bukanlah hanya dengan pandangan zahir, tetapi dengan
pandangan batin melalui kasyaf serta futuhaat yang dikurniakan ALLAH SWT kepada mereka kerana
kuatnya mereka berpegang dengan SYARIAT ALLAH SWT dan KESIDDIQAN mereka kepada NYA.

______________

(Tuak Lombok ilhai)

Al-Qur’an Dalam Pandangan Hakekat

Al-Qur’an Dalam Pandangan Hakekat”

Tingkatan Al-Qur’an itu ada 4 yaitu :

=============================

231
1. Al-Qur’anul MAJID

2. Al-Qur’anul KARIM

3. Al-Qur’anul HAKIM

4. Al-Qur’anul ADHIM

_____________________________________

1. Al-Qur’anul MAJID ialah Al-Qur’an yang ada HURUF-nya, yaitu berupa KITAB yang kita baca dan dikaji di
tempat-tempat pengajian inilah manual (gambaran) dari Al-Qur’an yang HIDUP.

2. Al-Qur’anul KARIM ialah Al-Qur’an yang MULIA, yaitu yang telah membuat hingga Al-Qur’an itu bisa
ditulis kedalam sebuah kitab, siapa yang membuat hingga Al-Qur’an bisa dibaca? tentunya itu hasil karya
dari tulisan tangan dan jari-jarinya, jadi yang MULIA itu adalah tangan dan jari-jarinya.

_____________________________________

3. Al-Qur’anul HAKIM ialah Al-Qur’an yang AGUNG. yaitu MATA, karena PENGLIHATANnya maka tangan
dan jari-jarinya dapat menulis. Jadi yang AGUNG itu MATA dan PENGLIHATANnya.

_____________________________________

4. Al-Qur’anul ADHIM ialah Al-Qur’an yang SUCI dan ABADI. Itulah yang HIDUP, karena walau ada tangan
dan jarinya serta mata dan penglihatan tetap tidak akan terwujud Al-Qur’an kalau tidak ada yang HIDUP.

_____________________________________

Lebih Jelasnya ….

Al-Qur’an = Hidup

Rasullullah adalah Al-Qur’an yang berjalan (Hidup)

Jadi Al-Qur’an yang hidup adalah INSAN.

_____________________________________

oleh karena itu..

Jika ingin mengaji Al-Qur’an harus sampai kepada SUCI-nya, maka itulah yang SEMPURNA (Melalui 4
tahapan pengkajian Al-Qur’an diatas).

_____________________________________

Pertama, harus ada kemauan yang kuat untuk membaca Al-Qur’anul Majid (Al-Qur’an yang ada hurufnya)
inilah SYARIATnya.., setelah dibaca harus dikaji yaitu diartikan apa maksudnya.., setelah mengerti maksud-

232
maksudnya segera cari tahu dan amalkan agar terasa manfaatnya (Tangan yang bergerak) inilah
THAREKATnya…

_____________________________________

Maksudnya.. :

Semua berawal dari Al-Qur’anul Majid (Manual Book) yang telah menunjuki jalan mengenal Allah dan
Rasul-Nya kemudian dilanjutkan dengan “membaca” Al-Qur’anul Karim artinya mengkaji pekerjaan tangan
dan jari kita yang sekiranya bisa menghantarkan kepada Allah dan Rasul-Nya.

_____________________________________

Bahwa…

Allah memberi tangan dan jari kepada manusia, bukan hanya digunakan untuk membuat dan
mengerjakan barang-barang yang berhubungan dengan sifat ke-dunia-an saja tetapi haruslah dipakai
dengan membuat jalan untuk mengenal Allah dan Rasul-Nya agar tangan kita menjadi MULIA.

_____________________________________

Dalilnya:

“Asa bi’ahum fi adanihim minassowaiki hadarotil mauti wallahi muhitun bil kafirin” Artinya : Kalau tangan
dan jari kamu tidak digunakan untuk mengenali jalan kematian, maka tangan dan jari kamu bermartabat
tangan dan jari hewan saja…,

_____________________________________

Selanjutnya…

Dari Al-Qur’anul Karim naik lagi setingkat kepada Al-Qur’anul Hakim bagian HAKEKAT. Yaitu harus
mengkaji pekerjaan PENGLIHATAN kita yang sekiranya belum HAKIM.. “Sidik jari” atau bukti pada barang
yang SUCI dan ABADI itu Hakekatnya adalah ALLAH dan MUHAMMAD.

Karena ALLAH dan MUHAMMAD yang memberikan MATA dan PENGLIHATAN itu,

_____________________________________

Penglihatan juga bukan untuk dipakai melihat barang yang hanya berhubungan dengan keduniaan saja,
tetapi harus juga dipakai untuk melihat dengan mata batin HAKEKAT ALLAH dan RASULULLAH.

_____________________________________

Akhirul Kalam…

Inilah Al-Qur’an yang dimaksud dengan sebenar-benarnya Al-Qur’an yaitu Al-Qur’anul ADHIM yang SUCI
lagi ABADI, yang sifatnya HIDUP, yang telah ditanamkan pada dada setiap INSAN dan menjadi IMAM dan

233
juga sebagai IMAN untuk memisah yang Hak dan yang Bathil yang bertaraf MAKRIFAT..fahamkah
engkau..??

______________

(Tuak Lombok ilahi)

SEMUANYA TERHIMPUN PADA AL FATIHAH

SEMUANYA TERHIMPUN PADA AL FATIHAH

===================================

"ALLAH adalah nama, TUHAN derajatnya, dan

hakekatnya adalah DZAT, dzat inilah yang haq, sebelum ada awal dan sebelum ada apa yang namanya
tidak ada apa-apa, hanya DIA semata-mata

_____________________________________

kemudian di tajalikannya nur Allah ini,

dari kata Allah yaitu Alif, Lam, Lam Ha, mengartikan Allah, Lillahi, Lahu, Hu semua kembali kepada Zatul
Haq

_____________________________________

Tasjid pada kata Allah mengartikan Nur ala Nur yang artinya diatas nur ada nur inilah Zatull Haq itu,
bukankah jelas dikatakan Qul Hu Allahu Ahad, "katakan DIA Allah itu Satu?"

_____________________________________

Atau Bismillahilazi La Illallah Illa HU, "Dengan nama Allah, tapi Tidak ada Allah Kecuali DIA" ini semua
mengartikan bahwa dengan nama Allah lah maka kalian mengenalKU, bukankah Nama dengan yang punya
nama itu berbeda? Lalu kenapa kita selalu permasalahkan tentang nama ini?

_____________________________________

Bisa saja dengan Zat yang sama tapi orang lain menyebutnya dengan nama yang berbeda, Apakah ini
salah?

_____________________________________

La sautin : Tidak ada nama yang terucap

Wa La Harfun : dan tidak ada huruf yang bisa ditulis, itulah hakekatnya ZATULL HAQ

234
_____________________________________

Adapun Alam Lahut itu adalah martabat Lata'in artinya tidak ada pernyataan, maka dinamakan Alam
Lahut itu adalah Asma Zat, artinya asma Zat Allah Taala Zat yang belum bernama Allah, hanya dengan
bernama Zat Ahadiah, di dalam martabat Alam Lahut, Asma Zat yang Maha Suci itu adalah tujuh Asma'nya
yaitu :

_____________________________________

1.HU : artinya Zat Tuhan yang Esa semata-mata

_____________________________________

2. GHAIBUL GHUYUB : artinya, tidak ada berpihak dan tidak bertempat, tidak Ia diatas, di bawah, di kiri, di
kanan, di depan dan di belakang

_____________________________________

3. AHADIAH : artinya dari pihak yang tidak sampai ke pengenalan para-para Nabi, apa lagi yang lain dari
Nabi-nabi, yang mengetahui hanya dia

_____________________________________

4. GHAIBUL HAWIAH : artinya, dari pihak Ia tidak berzat, berisma 'dan berakal seperti manusia.

_____________________________________

5. UJUDUL MUTLAK : artinya tidak semua yang Hakiki hanya DIA

_____________________________________

6. ABADAN ABADA : artinya tidak ada yang mengetahui wujudnya sesuatu semuanya

_____________________________________

7. LATAIN : artinya tidak dapat dipikirkan oleh akal, Makrifat orang-orang yang Arifin Billah, Alam Lahut
pada martabat Latain, DIAlah Zatul, MUTLAK yang tidak bercerai dan tidak berkumpul,

semata-mata DIA, belum lagi bernama ALLAH,

karena belum ada NUR MUHAMMAD SAW.

Berkenaan dengan ILMU Tajali Alam Lahut

tidak ada Ilmu pada Nur Muhammad, hanya DIA yang bertajali semata

_____________________________________

8. Martabat ITHLAQ : artinya gaib yang sepenuhnya

235
_____________________________________

9. Zatul BUHTI : artinya zat semata-mata

_____________________________________

10. GAHIBUL MUTLAK : artinya gahib yang sepenuhnya

_____________________________________

11. 'ZIHIN' : artinya tatkala sunyi ia dari sesuatu

_____________________________________

12. ALAM sirr : artinya rahasia

_____________________________________

1. Alam NASUT : Alam yang terhampar di langit dan bumi dan segala isinya, Maksudnya Nasut pada diri
kita Anggota jasad, Kulit, Daging, Otak, Sumsum, Urat, Tulang

2. Alam MALAKUT : Alam gaib bagi malaikat-malaikat, Maksudnya Malakut pada diri kita Hati, Akal, Nafas,
Nafsu, Penglihatan, Pendengaran, Penciuman, Perasa dan sebagainya

_____________________________________

3. Alam JABARUT : Alam gaib bagi Arasy, Kursi, Lauhul Mahfudz, Surga, Neraka, Maksudnya Jabarut pada
diri kita Roh, Ilmu, Hikmah, Fadilat, Hasanah yaitu segala sifat yang mulia dan terpuji

_____________________________________

4. Alam LAHUT : Alam gaibul gaib kebesaran Nur Muhammad, Maksudnya Lahut pada diri kita Batin
tempat Rahasia, Iman, Islam, Tauhid dan Makrifat

_____________________________________

Ingatlah Bahwa, Muhammad itu ada dua rupa atau dua makna :

_____________________________________

1. Muhammad yang bermakna Qadim Azali : diri Muhammad yang pertama, yang tidak kenal mati selama
lamanya, Maksudnya : Muhammad diri yang pertama = yang awal Nafas + yang akhir Salbiah + yang dzahir
Ma’ani + yang batin Ma’nawiyah

_____________________________________

2. Muhammad yang bermakna Muhammad Bin Abdullah : Insanul Kamil yang mengenal mati, Maksudnya
: Muhammad diri yang kedua = yang bersifat manusia biasa, yang berlaku padanya

236
“Sunnatul Insaniah” yaitu “Kullu nafsin zaikatul maut” namun jasad Nabi kita adalah Qadim Idhofi atau
tiada rusak, selama-lamanya di kandung bumi

_____________________________________

“Innallaha azza wajalla harrama alal ardhi aiya kulla azsadal ambiya” Bahwasanya Allah Ta’ala yang maha
tinggi telah mengharamkan akan bumi menghancurkan jasad para nabi nabi"

_____________________________________

Ruh Idhafi memerintah Nyawa, Nyawalah yang memerintah tubuh, agar tubuh berkelakuan yang sebenar-
benar diri yang hak “QOD JAA AKUMUL HAQ MIRRABIKUM” Yang datang kepadamu adalah HAQ dari
tuhanmu

_____________________________________

Tujuan pemakaian adalah memesrakan Nur Muhammad SAW Lazimi dengan kesabaran dan ketekunan,,
Awalnya terasa di hidung, Perlahan sampai ke bulu-bulu pada kulit, Hingga sampai sekecil-kecilnya lebur
keluar di bulu-bulu, Tiada terasa di hidung lagi, Itulah yang di sebut DAIMUN SHALAT, Sama halnya
mengenal RABBINYA, Sama halnya mengenal Hak Allah pada kelakuan Insan

###############################

Inilah pelajaran para Arif Billah, Oleh karena itu Mulailah kenali Dirimu sekarang, Kurangi bicaramu,
Banyaklah berdiam diri, Perhatikan kelakuan dari gerak dan diam-mu, Maka kerjakan sambil begerak dan
diam memuji Rasulullah SAW semata-mata, Itulah yang di maksud Rahasia Nur Muhammad yang bernama
Idhafi

_____________________________________

Ruh Idhafi itulah wujud yang Hakiki, Kedzahiran wujud Mutlak di dalam Sholawat, Dzikir dan Syahadat
yang berkekalan, Lazimi dan hantarkan pada tempatnya dengan menahan satu gerakan sesaat

_____________________________________

Kosong.. titik.. Alif

Ahadiyah.. wahdah.. wahdiyah..

La ta’yin.. ta’yin awal.. ta’yin sani

Ahmad.. Muhammad Rasulullah

_____________________________________

Nur kepada Nyawa yang berhubungan dengan hati, menjadikan Af’al Allah berkelakuan Muhammad
menyatakan diri yang Hak, Inilah Rahasia perintah yang berasal dari Ruh Idhafi, Cara pemakaian yang ada
di diri manusia dalam 3 martabat

237
_____________________________________

1. Ahadiyah = la ta’yin = kosong

Mulai waktu matahari terbit sampai matahari naik persis di atas kepala, puji bernama “AHMAD
AMINULLAH AINUL HAK” Detiknya tiada bertempat, tiada berawal, tiada berakhir, tiada berdzahir dan
tiada berbatin

_____________________________________

2. Wahdah = ta’yin awal = titik

Saat matahari bergeser dari atas kepala sampai matahari terbenam, puji bernama “HAQ.. HAQ..” Detiknya
dari hati sampai ke bawah

_____________________________________

3. Wahdiyah = ta’yin sani = Alif

Dari matahari terbenam sampai Matahari Terbit, puji bernama “LAA ILAHA ILLALLAH
MUHAMMADURRASULULLAH” Detiknya dari bawah ke atas

_____________________________________

Maka Semua RAHASIANYA itu tersembunyi pada FATEHAH, Bahwa Nama-nama Suratul Fatehah itu
banyak, Salah satunya adalah Ummul Kitab, Induknya Kitab, ada

lagi, MUKHUL Qur`an, OTaknya Al Qur`an

_____________________________________

maka, tahukah engkau ??

bahwa benar-benar manusia itu adalah Kholifah Allah, Wakil-nya Allah, Ketika Fatehah diturunkan pada
Muhammad, Maka Cukuplah sudah, seluruhnya, semuanya, segalanya, Cukuplah 7 ayat itu

_____________________________________

Alam diri tunduk, Manusia pun tunduk, Alam semesta tunduk, para malaikat tunduk, jarak-pun tunduk,
waktu-pun tunduk, rahasia-rahasia di dalam FATEHAH pun tunduk, Martabat tujuh-pun tunduk, Maka
tahulah engkau, ketika Allah memerintahkan, Malaikat dan Iblis untuk tunduk pada Adam

_____________________________________

Qur`an ibarat alat, yang semakin dalam engkau menggali, akan semakin dalam pula yang kau peroleh

_____________________________________

238
Qur`an adalah lautan tanpa tepi, tapi bagi orang yang bukan ahlinya, maka apalah artinya diberi alat untuk
menggali, wujud alatnyapun tak tahu, gunanya alat itupun tak tahu, cara menggunakan alat itupun tak
tahu, bagaimana engkau berharap alat itu digunakan untuk kebaikan kehidupan ??? Maka Cukuplah
FATEHAH,

_____________________________________

104 kitab Suci ngumpul di 4 kitab, 4 kitab ngumpul di FATEHAH, Bagaimanakah aku dapat menceritakan
rahasia kedalaman ini padamu, kalau bahasa dan kias serta ibarat yang kumiliki, sangat terbatas,
sangatlah sempit, Maka ketika Fatehah sudah terucap, firman Allah-lah yang keluar

_____________________________________

Maka, ketika Fatehah sudah berangkat, kalamullah-lah yang meluncur, Pintu mana yang akan sanggup
menahannya ???

_____________________________________

Ketika cahaya FATEHAH di tinggalkan, Siapa yang akan sangup menembusnya ???

_____________________________________

Ketika FATEHAH di perintahkan, Siapa yang tidak mau tunduk kepadanya ???

_____________________________________

Ketika isi FATEHAH dituangkan, Siapa yang sanggup menahannya ???

_____________________________________

Gelombang air akan terhenti karena takjub dan hormatnya, Mendung-pun akan membatalkan hujannya,
karena keheranan dan tunduknya, Api-pun seakan malu melihatnya, tak berani menampakkan diri

_____________________________________

Lalu bumi yang biasanya diam-pun, akan berani bergolak menyambut kehadirannya, Nikmat mana lagi
yang akan kita dustai ????

_____________________________________

Ketika cahaya FATEHAH berlari, langit manakah yang akan engkau pandang, langit lahiriyah yang katanya
di atasmu ???

_____________________________________

ataukah langit maknawiyah yang ada dalam dirimu ???

_____________________________________

239
Maka ketika pandangan kau tengadahkan, takkan ada yang dapat engkau saksikan, Maka ketika
pandangan engkau tundukkan, Sanggupkah engkau menjaga ketakjubanmu ????

_____________________________________

Sungguh, seandainya Qur`an 30 juz, 6666 ayat tidak diturunkan, Maka Cukuplah tujuh ayat itu bagimu

_____________________________________

Bismillahirrohmanirrohim,

Alhamdulillahirobil alamin,

Arrohmanirrohim,

Malikiyaumidin,

Iyyakana`budu wa iyyakanasta`in,

Ihdinashirotol mustaqim,

Sirotholladzina an amta alaihim ghoiril magdhubi alaihim waladzdholin

_____________________________________

Maka ketika Bismillah disampaikan, tahukah engkau sumber air yang mengalir di dalamnya ???

_____________________________________

Ketika Alhamdulillah diucapkan, tahukah engkau bahwa Allah yang menjaga dan mengatur semuanya ??

_____________________________________

Ketika Arrohman diluncurkan, Manakah yang lepas dari Rohman dan RohimNya ???

_____________________________________

Ketika Maliki diberangkatkan, Siapa yang tidak akan tunduk pada Nya ???

_____________________________________

Ketika Iyya kana' di mohonkan, manakah yang tidak AKU kabulkan ???

_____________________________________

Ketika Ihdinashirotol mustaqim engkau mohon, Jalan mana lagi yang tidak dibukakan ???

_____________________________________

Ketika Shirotol dibacakan, Jelaslah sudah perbedaan, antara engkau sekedar mengetahui, ataukah engkau
memiliki TSA, JIM, KHO, ZAI, SYIN, ZHO, FA.

240
_______________

(Tuak Lombok ilahi)

Nur Allah Nur Muhammad

Nur Allah Nur Muhammad

=====================

Kami Datang Ya Allah..

“INNI BIHAKKI MUHAMMADIN AL HAQ QUL HAQ” sesungguhnya diri-KU adalah kebesaran wujud NUR
MUHAMMAD yang sebenar-benarnya.

_____________________________________

Muhammad artinya ialah “manusia yang terpuji.” Yang terkandung didalam nama MUHAMMAD ialah
berasal dari 4 huruf Mim-Ha-Mim-Dal.

_____________________________________

1. MIM-MAHMUDUN ’ALAIYAH : maksudnya kepujian pada Muhammad ialah yang menjadikan wakil dari
Allah pada hari hisab.

Firman Allah : tiada aku utus engkau Muhammad melainkan menjadi rahmat sekalian alam.

_____________________________________

2. HA-HAMIDUN ALAIHI : maksudnya Muhammad lah yang terpuji yang mendirikan syareat, tharekat,
hakikat, dan ma’rifat.

Firman Allah Dalam hadits qudsyi : benarlah hambaku Muhammad, setiap apa yang disampaikannya
kepadaKu.

_____________________________________

3. MIM-MUJANIUN LAHMIJIDILLAH Ta’ala : maksudnya Muhammad lah yang menghimpun puji bagi Allah
puji dzahir maupun puji bathin.

Firman Allah : sesungguhnya kami menyuruh engkau mengikuti Muhammad pada perhatiannya maupun
perbuatannya.

_____________________________________

4. DAL–TOBADILLAH ILLA HUWA : maksudnya, kuganti kerjaanku kepadamu ya Muhammad, dijadikan


Muhammad atas rupaku, artinya tiada wujudku melainkan wujud Muhammad ganti kerjaanku.

241
_____________________________________

Mim jadi ruh jasmani → syariat →jasad

Ha jadi ruh ruhani → tharekat → hati

Mim jadi ruh rahmani → hakikat → nyawa

Dal jadi ruh idhofi → ma'rifat → rahasia

_____________________________________

Syariat itu jadi jasad Muhammad

Tharekat itu jadi hati Muhammad

Hakekat itu jadi nyawa Muhammad

Ma'rifat itu jadi rahasia Muhammad

_____________________________________

Hakekat nyawa Muhammad letaknya di dalam, syariat jasad Muhammad letaknya di luar.

_____________________________________

Mengenali diri (Nur Muhammad) akan mengenali Tuhan, setelah tau akan jadi fana maka muncullah yang
baqa'.

_____________________________________

Fana itu ialah tubuh > hati > nyawa > rahasia.

Fana tubuh baqa' dengan af`al

Fana hati baqa' dengan asma'

Fana nyawa baqa' dengan sifat

Fana rahasia baqa' dengan Dzat

_____________________________________

Awal Muhammad } nurani } nyawa

Akhir Muhammad } ruhani } hati

Zahir Muhammad } insani } rupa

Bathin Muhammad } rabbani } ujud

242
_____________________________________

Merasakan gerak jasad dari insani

Merasakan gerak insani dari ruhani

Merasakan gerak ruhani dari nurani

Merasakan gerak nurani dari rabbani

_____________________________________

inilah kalam Allah yang Qadim, tiada bercerai dan terpisah sifat dengan Dzat, karena Allah dengan
Muhammad itu esa tiada bercerai Nafi dan Isbat yakni Sifat dengan Dzat, sempurnalah syahadatmu jika
engkau sampai ke maqam ini, maka sekarang dalam jasadmu hanya bisa merasakan gerak ruh saja (Ilham)
yang akan menjadi sirr.

_____________________________________

Apa matinya syareat, tharekat, hakikat, dan ma’rifat itu?

_____________________________________

Jawab →

Matinya Syareat itu hancur lebur tercerai berai. Kuburannya Dibumi yang tak berpijak.

_____________________________________

Matinya Tharekat itu kurus kering. Kuburannya Dilangit tak berbintang.

_____________________________________

Matinya Hakikat itu jasad utuh tak hancur. Kuburannya Diangin yang tak berhembus.

_____________________________________

Matinya Ma’rifat itu lenyap tanpa bekas. Kuburannya Dilaut yang tak berombak.

_____________________________________

Mati Syareat mati Tabi’i namanya.

Mati Tharekat mati Maknawi namanya.

Mati Hakikat mati Sirri namanya.

Mati Makrifat mati Hissi namanya.

_____________________________________

243
MATI TABI’I→

Yaitu matinya panca indra yang lima, seluruh anggota tubuhnya secara lahir dan bathin telah membaca
Allah Allah dan suara alam ini seolah berzikir dan

terdengar membaca kalimat Allah Allah, berdzikir dengan sendirinya, hingga yang tinggal hanyalah rasa
rindu terhadap Allah.

Orang yang telah mati Tabi’i itu orang yang telah sampai dengan Rahmat Allah pada maqam tajalli Af’al
Allah (nyata perbuatan Allah).

_____________________________________

MATI MAKNAWI→

Yaitu dirinya lahir dan bathin telah merasakan lenyap dan seluruh alam ini telah hilang semuanya, yang
ada hanyalah kalimat Allah Allah

semata-mata dimanapun ia memandang, kalimat Allah yang ditulis dengan Nur Muhammad.

Orang yang telah mati maknawi itu orang yang telah sampai dengan rahmat Allah pada maqam Tajalli
Asma Allah (nyata nama Allah), nama dengan yang punya nama tidak terpisahkan sedikitpun.

”Dengan nama Allah SWT, yang tidak

memberi mudharat/binasa dilangit dan dibumi dan Dia maha mendengar lagi maha mengetahui”.

_____________________________________

MATI SIRRI→

Yaitu didalam perasaannya telah lenyap

segala warna-warni, yang ada hanya Nur semata-mata, yakni

Nurullah, Nur Dzatullah, Nur Sifatullah, Nur Asmaullah, Nur Af’alullah,Nur Muhammad, Nur Samawi,
Nurun Ala Nurin.

Orang yang telah mati Suri itu orang yang telah diberi pelita oleh Allah

untuk meluruskan jalanNya.

Orang ini telah sampai dengan rahmat Allah pada makam Tajalli Sifattullah (Nyata Sifat Allah).

_____________________________________

MATI HISSI→

Yaitu dalam perasaannya telah lenyap kalimat Allah, dan telah lenyap pula seluruh alam ini secara lahir
dan bathin, dan telah lenyap pula nur yang tadinya terang benderang, yang ada dan

244
dirasakannya adalah Dzat Allah, bahkan dirinya sendiri dirasakan telah hilang musnah, ia telah mati oleh
Allah. dan Dialah sebagai gantinya.

Sebagaimana firman Allah didalam

Hadist Qudsi:

“Bahwasanya hamba-Ku,apabila AKU telah kasihi, AKU matikan ia, lalu apabila telah AKU matikan, maka
AKUlah sebagai gantinya”.

Maka langkahnya ialah langkah Allah,

Pendengarannya pendengaran Allah,

Penglihatannya penglihatan Allah,

Geraknya kehendak Allah, Perbuatannya perbuatan Allah,

Orang yang telah mati hissi, ia akan

melihat Allah didalam segala perasaannya.

_____________________________________

(Surat Al-Baqarah ayat 115) :

“Timur dan barat kepunyaan Allah SWT,kemana kamu menghadap,maka disana ada wajah Allah”

(Surat An-Nisa ayat 126 ):

“Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi, dan adalah (pengetahuan) Allah Maha
Meliputi segala sesuatu”

“Dialah Allah yang awal,dan Dialah yang zhahir dan Dialah Allah yang bathin”.

_____________________________________

Orang yang telah mati hissi ,itu orang yang telah sampai dengan Rahmat Allah pada maqam Tajalli
Dzatullah.

_____________________________________

Mati Tabi’i matinya para Manusia.

Mati Maknawi matinya para orang Shalih dan Syuhada.

Mati Sirri matinya para Auliya dan Alim.

Mati Hissi matinya para Auliya Anbiya dan Rasul.

245
Brembe jelas ne wah ndih ane mu pada petee...!?

_____________________________________

Jalaluddin Rumi berkata :

“Saat kami mati, jangan cari kuburan kami di tanah, tapi carilah di hati para manusia.” (Kalimat ini tertulis
di batu Nisan beliau, kuburannya bernama Qubat-ul-Azra’, berkubah Hijau)

_____________________________________

Dibawah umur Dilarang ikut kommen ngih

Terkecuali JANDA.

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

========================

"AkU...berdiri di titik ALIF.

"AKU...berada dlm kandungan ALLAH.

"AKU..berada dlm rahasia ALLAH.

"AKU...berada dlm cahaya nur nya ALLAH.

__________________________

HU....Bacaan dlm hati...(Tarik lah nafas mu dari pusat..terus ke hati...terus ke ubun...

kmudian tahan lah nafasmu di situ hingga terasa denyutan di ubunmu)

setelah itu...

lepaskan nafasmu kembali turun...

Dari ubun...terus ke hati...terus ke pusat...

ketika sdh sampai di pusatmu lepaskan nafasmu di situ dgn ucapan...

246
ALLAH(bacaan dlm hati)

__________________________

jadi menyatulah dlm satu kalimah...

ALLAHU.

___

HU..

ALLAH..

atau

ALLAH...

HU..

___

Baraqallah..

___

posisi dlm duduk bersila..

kedua telapak tangan bersatu mengikut jari sejenisnya..

___

jika mengerti dan faham

diam dan lakukan.

jika tdk faham

tanyakan pada ulamak dan kiyai yg sdh tau..

jika ulama dan kiyai tdk tau..

Maka itu bukan ulama ahiratmu..

tetapi itu ulama pakaiannya saja.

___

yg waras hati"...

___

247
Dan buat yg gila...inilah kesukaannya.

___

semoga Allah memberkahimu semua.

___

amiin Yarobb.

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

Tidak Berhuruf,tdk Bersuara

Tidak Berhuruf,tdk Bersuara

======================

"Konsep beribadah 24jam,Solatul Daimun Haq.

Solat fardhu sblm fardhu,

Solat fardhu semasa fardhu,

Solat fardhu sesudah fardhu.

______________________

"Ingat itu Zikir, Zikir itu Nafas, Nafas itu Laa Huruffin Wala Sautin",

Disini inginlah saya memperjelaskan bahawa maksud, erti atau makna zikir nafas itu, adalah zikir yang
tidak berhuruf dan tidak bersuara.

_______________________

Adapun zikir yang tidak berhuruf dan bersuara itu, adalah zikir yang tidak menggunakan bibir mulut dan
tidak menggunakan buah tasbih.

_______________________

Namun, sebelum itu, Kita harus faham dulu, apakah itu makna, maksud atau erti zikir. Adapun maksud
perkataan zikir itu adalah dalam bahasa Arab. Bila mana dimelayukan ianya bermaksud "Ingat". Zikir
dalam bahasa arab manakala dalam bahasa LOMBOK jugak ertinya "ingat".

________________________

248
Sekarang kita jangan jadi Arab mari kita jadi melayu atau jadi Indonesia. Kita belajar ilmu bukan mau
menjadi arab tetapi mari kita belajar supaya jadi kita (melayu atau indonesia). Matikan bunyi-bunyi Arab.

________________________

Kalau dimelayukan makna zikir itu ingat. Sekarang mari kita sebut perkataan ingat jangan lagi kita sebut
perkataan zikir. Kalau kita sebut zikir nanti kita hanya ingat buah tasbih.

_________________________

Bagaimana untuk ingat kepada Allah dengan tidak berhuruf dan bersuara. Tidakkah Allah itu tidak
berhuruf dan tidak bersuara, tidak berjirim dan tidak berjisim. Seharusnya juga ingat kepada Allah itu,
sepantasnya juga dengan cara tidak berhuruf dan bersuara. iaitu dengan cara,

"Ingat kepada Nafas kita yang turun naik"

Nafas kita yang turun naik siang dan malam itu, sebenarnya zikir (ingat) kepada Allah. Yang turun naik itu
tidak tidur, dia sajalah yang ingat kepada Allah, walaupun kita dalam berkeadaan tidur atau dalam
keadaan kita lupa atau lalai.

Nafas itulah yang dimaksudkan "Tidak Berhuruf, Tidak Bersuara" dimana ia merupakan 7 sifat Allah yang
sebenarnya adalah Roh, terdiri daripada sifat Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayat, Sama'a, Basyar & Kalam, yang
mengerakkan dan menghidupkan Jasad yang padanya terdiri 7 lapis Langit, merujuk kepada 2 mata, 2
telinga, 2 lubang hidung, 1 mulut yang menjadi 7 lapis Langit pada kepala kita dan 7 lapis Bumi yang
merujuk 2 tangan, 2 kaki, 1 pusat, 2 kemaluan depan dan belakang pada tubuh kita.

Tidak bergerak jasad itu melainkan jasad itu digerakkan oleh Roh, dihidupkan oleh Roh yang tertakluk
kepada gerak "Tidak berhuruf, Tidak bersuara" dan hakikatnya adalah Allah s.w.t.

_______________________

Roh adalah diri sebenar-benar diri yang pada istillahnya merupakan bayang Allah sebagai penyata utk
menyatakan Allah didalam diri mahu pun luar daripada diri.Turun naiknya Nafas atau keluar masuknya
Nafas dalam keadaan "Tidak Berhuruf, Tidak Bersuara" yang menyatakan Zat, Sifat, Asma, Afaal, Allah
yang tertakluk didalam "KUN FAYAKUN", Ahad, Ahad,Ahad.

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

249
TUJUH KALI KUN fiman Allah dlm hadits qudsi

TUJUH KALI KUN

fiman Allah dlm hadits qudsi

=======================

Aku adalah perbendaharaan

"Aku" adalah perbendaharaan yg tersembunyi..

"Aku" ingin di kenal maka

"Aku" ciptakan makhluk serta alam juga segala isinya.

Kata Allah swt.

WAHAI SEGALA PERBENDAHARAAN RUH MANUSIA,AKU INGIN MENCIPTAKAN ALAM

PERHATIKAN DAN SEBUT LAH

"KUN" SRCARA BERSAMA-SAMA.

Sebelum langit dan bumi terciptakan juga neraka dan surga di ciptakan..

pada saat itu satu makhlukpun blm ada dan juga ALLAH pun saat itu blm dikenal.

pertanyaan nya adalah..

sudah adakah kita???

dimanakah kita???

Pada saat itu hanyalah Allah seorang diri.

apakah Ruh kita sdh ada???

atau

Apakah sama usia Ruh kita sama Allah???

250
KUN (1)

Jadilah 7lapis bumi serta isinya baik darat,dan di laut.

KUN (2)

Jadilah 7 petala langit dan tata surya serta bintang-bintang.

KUN (3)

Jadilah surga.

KUN (4)

Jadilah neraka.

KUN (5)

Jadilah malaikat.

KUN (6)

Jadilah jin.

KUN (7)

Jadilah iblis.

Maka sudahpun 7× KUN

Yang kesemuanya itu ialah:

kata Allah..

Berdiri sendiri dgn NYAWA yg masing-masing semuanya

"AKU" yg mengendalikannya.

251
_

Sebagaimana itu adlh tugas Ku yang mana itu adlh perjanjian di dlm bahasa ILMU yaitu...

AR RUH NUR MUHAMMAD.

1-Jawab diatas adalah:

Adanya kita semua adalah di dlm perbendaharaan Allah

(Di dlm kunhi Dzat Allah).

2-jawab diatas:::

Usia Ruh kita dan Allah adalah:::

sama-sama tiada awal tiada ahir.

Jika kita berada dlm perbendaharaan atau di dlm kunhi Dzatullah

Bagaimanakah hendak kita mengetahui serta memahami perkara" yg sedemikian???

Bermula dari proses penciptaan Makhluk (adam) di karnakan kita ini makhluk

jadi kita harus tau tentang diri makhluk.

Disaat adam as di turunkan ke muka bumi ini yang mana ADAM DAN HAWA diuusir oleh Allah dari surga.

Turun nya ADAM kedunia ini adalah dgn membawa 3 unsur kejadiannya adam yang tdk boleh terpisahkan

yaitu::

-ALLAH TAALA.

-NYAWA.

-TUBUH.

Disaat anda berkumpul bersama istri anda atas segala nikmat yg anda nikmati itu adalah merupakan
nikmat nya ADAM DAN HAWA saat kumpul di dunia.

252
yaitu yg dinamakan

NIKMAT JANNATUN NA'IM yg telah di bekalkan Allah kepada adam dan hawa supaya adam dan hawa bisa
kumpul kembali ke surga.

Sekaran kita fahami ada perbendaharaan ADAM yaitu:

-Ghaib di sulbi adam.

-Sulbi ibrahim terus ke sulbi Nuh.

-Selanjutnya ke sulbi Abdullah dan beradalah di alam rahim SITI AMINAH

lalu

Lahirlah RASULULLAH SAW.

Kita ghaib dari sulbi ke sulbi 25 para Nabi hinggalah ke sulbi Orang tua kita dan lahirlah kita yaitu

sama 3 unsur itu jga

-JASAD

-RUH

-ALLAH TAALA

__

Lengkap jadi satu pada

SATU BATANG TUBUH.

inilah yg di maksudkan oleh Allah swt

di dlm hadits qudsi yaitu..

AKU INGIN MELIHAT DIRI DI LUAR DIRIKU.

INNA LILLAHI

253
(sesungguhnya kita berasal dari pada Allah)

WA INNA

(dan sesungguhnya)

WA ILAIHI RO JI'UN

(akan kembali ke pada Allah).

MAN AROFA NAFSAHU FQAD AROFA RABBAHU.

(barang siapa mengenal dirinya maka ia mengenal Tuhannya).

~Jika engkau tdk mengenal Tuhanmu....

jangan bimbang....

Tuhanmu mengenalmu...

Jangan lah kalian mau mengenal Tuhanmu...

karna

Tuhanmu sdh memperkenalkan diri-Nya kepadamu.

-Yang mengenal Tuhan itu tdk ada.

tetapi...

Allah menghendaki hambanya yg sdh Dia tentukan utk mengenal dirinya...

jadi..

yang dikatakan mengenal Tuhan adalah melalui mengenal diri.

sebab itu dikatakan dgn byk sekali sindiran-sindiran seperti..

254
_

LIHAT DIRI DULU BARU LIAT ORANG LAIN.

PERHATIKAN DIRI DULU BARU PERHATIKAN ORANG LAIN.

PIKIRKANLAH DIRI SENDIRI DAHULU BARU PIKIRKAN ORANG LAIN.

KAJI DIRI DAHULU BARULAH MENGKAJI ORANG LAIN.

dan byk lagi. Lupako endah man ngupi nih

MENGENAL DIRI MENGENAL ALLAH.

AWALUDDIN MA'RIFATULLAH

_____________

(Tuak lombok ilahi)

UJUD-TUHAN TIADA-ADAM /HAMBA

UJUD-TUHAN

TIADA-ADAM /HAMBA

===================

"Ujud artinya ada yaitu mustahil tiada berarti NYATA.

Lawan nya adalah:::

ADAM (tiada) karna ADAM hanyalah nama saja

yang ADA (UJUD) hanyalah ALLAH TAALA

saja.

__

Sabda Rasulullah saw.

255
Tiada ADA Aku lihat pada HAMBA melainkan ALLAH TAALA pada dzahir dan bathinnya.

__

Hakikat WUJUD ialah::

Wujud Tuhan dgn hamba yg setia.

Mengenai wujud-Nya orang yg blm mengenal(awam) akan hannya melihat wujud Hamba.

__

TUHAN adalah::TUHAN

Tidak akan pernah dapat memisahkan diri dari pada HAMBA.

Dan HAMBA tidak juga dpt memisahkan diri dari pada TUHAN.

__

Mencari ALLAH di luar diri adalah SYIRIK.

Mencari SLLAH di dlm diri ialah SINDIK.

__

Maka jika tidak tau dan mengerti

DIAMLAH.

__

karna

DIAM itu adalah singgahsananya .

DIAM itu adalah hakikatnya.

DIAM iti adalah SUMBER KUN FAYAKUN.

dan

DIAM ITU jga mengangkat derajat

ke maqam insan kamil.

__

Firman Allah swt:

ANA FII DZHONNI ABDI.

256
artinya::

"Aku" berada dlm prasangka Hamba-Ku.

__

Adapun kita ini adalah bertubuhkan MUHAMMAD DZAHIR BATHIN.

Namanya ialah::

Bertubuhkan Ruh.

Hati dan tubuh hanyalah bertubuhkan BATHIN

Artinya

MUHAMMAD lah TUBUH kita ini.

__

Bertubuhkan Ruh yg dimaksd kan adalah::

Bertubuhkan Ruh idhofi.

Dikarenakan

MUHAMMAD itulah yg bernama RAHASIA atau SIRRULLAH.

__

AL INSANU SIRRI WA ANA SIRRAHU WA SIRRI SIFATI

WA SIFATI LA GHAIRIHI.

artinya::

Insan itu rahasia-Ku dan Aku lah rahasianya dan Rahasia itu sifat-Ku dan sifat -Ku itu tiada lain dari pada
Aku.

__

UJUD itu adalah ujud Allah taala.

tiada yg lain hanyalah Allah swt.

Begitu dgn

kelakuan

perbuatan

257
perkataan

penglihatan

pendengaran

perasaan

janganlah ada yg lain selain ALLAH TAALA karna jika ada yg lain akan menjadi NAFSIAH HAMBA.

__

Kemudian

NAFSIAH ROBBAH itu adalah tidak menerima salah satu dari pada itu melainkan suci dzahir bathin.

__

jadi..

Ujud kita inilah ujud Allah taala.

dan sebenar-benar diri itu adalah

Ruhnya NABI MUHAMMAD.

Rupa Nabi Muhammad itu adlh sifat Allah taala.

af'al allah taala adlh kelakuan nabi muhammad.

__

inilah yg menjadi rahasia pada kita yaitu ROH IDHOFI

yang mana ia berada di dlm jantung kita tempatnya.

__

DZAHIRU RABBI FII BATHINI ABDI.

artinya::

Dzahir Allah pada bathin hamba.

__

-WAADAMU ASMA AKULLAHA.

-WAADAMU SIFAT AKULLAHA.

258
-WAADAMU WUJUD AKULLAHA.

-WAADAMU SIRR AKULLAHA.

-WAADAMU ZAUK AKULLAHA.

__

ADAM lah yg diberi segala nama

segala sifat

segala rahasia

dan

segala rasa.

__

Tetapi di dlm hakikatnya adalah tiada sesuatu yg lain kecuali TUHAN.

__

Pemahaman seperti inilah yg paling sulit sekali di terima oleh kalangan ahli syareat yg hanya menghafal
dalil NAQLI

tapi tdk tau dalil AQLI.

__

Biarpun menghafal segudang kitab.

Biarpun jubahmu dari emas dan perak..

Biarpun terkenalmu seluruh nusantara.

Biarpun ibadahmu tanpa henti.

JIka

__

Engkau tdk mengenal dirimu dan jga Tuhanmu.

maka semua itu sia-sia saja.

__

MATU ANTA QOBLAL MAUTU.

259
Matilah kmu sebelum mati.

__

LAA...TIADA kan dirimu yg ada

hanya allah.

ILAHA...TUHAN di dlm dirimu.

ILLA...KECUALI engkau (hamba)

mematikan diri,meniadakan diri,yg hidup Dia,yg ada Dia.

ALLAH...ALLAH yg bijaksana,

yg berkehendak,yg mebgetahui,yg berkuasa

atau biasa di sebut

MAHA SEGALA MAHA.

YANG MENULIS JUGA SIAPA ANGEN SIAPA GERAK SIAPA Lahaowlawalla kuataqilla billahialiyiuladzim.

________________

(Tuak Lombok ilahi )

ASAL DIRI

ASAL DIRI

=========

"Allah tiada didalam diri kita, tetapi kitalah yang ada didalam Allah, bukan kita mengandung Allah, tetapi
Allah lah yang mengandungi kita, bukan kita yang meliputi Allah, tetapi Allah lah yang meliputi kita.

--

Kesemua sifat yang kita miliki ini adalah milik Allah, sifat yang ada pada diri kita pasti akan hilang lenyap
dan hancur binasa. Sifat yang kekal dan abadi itu hanyalah Allah Swt.

--

Firman Allah :

“tiap-tiap sesuatu akan binasa, kecuali dzat Nya, baginya hukum itu dan kepada Nya kamu dikembalikan.”

--

260
Makhluk itu hanya menjadi 'bekas'

atau tempat PENZAHIRAN Ketuhanan. Dia menyatakan DiriNya.

--

melalui 4 fasal yang dizahirkan pada :

1. USUL (DZAT)

2. ASAL (SIFAT)

3. NAMA (ASMA)

4. PERBUATAN (AF'AL)

--

Yang menjadi empat jalan :

1. Syariat

2. Tharekat

3. Hakikat

4. Ma'rifat

--

Martabatnya :

1. Syariat itu Af'al Allah

2. Tharekat itu Asma Allah

3. Hakikat itu Sifat Allah

4. Ma'rifat itu Dzat Allah

--

Alamnya :

1. Alam Syariat -Alam Nasut

2. Alam Tharikat -Alam Malakut

3. Alam Hakikat - Alam Jabarut

4. Alam Ma'rifat -Alam Lahut

261
--

Menjadi ;

1. Syariat jadi Tubuh

2. Tharekat jadi Hati

3. Hakikat jadi Ruh atau Nyawa

4. Ma'rifat jadi Sirr Rahasia.

--

Penjelasannya adalah :

1. Dzat = Wujud Dzat yaitu wujud yang HAQ pada Dzat Allah dipahami dengan Rabbul Izzati yaitu wujud
yang sebenar

benarnya melekat pada Dzat Allah, yang menjadi Rahasia (SIRR), merupakan sesuatu yang tidak bisa di
ucapkan tapi secara nyata bisa dirasakan, seperti rasa manis pada gula, rasa masin pada garam, hanya bisa
dirasakan tanpa bisa dikatakan.

--

2. Sifat = Wujud Sifat yaitu wujud yang melekat pada sifat dzat dipahami dengan sifat Allah yaitu
terhimpunNya sekalian sifat dari segala sifat, yang dirangkum oleh para wali menjadi sifat 20, wujud sifat
ini dinamakan juga Nur Muhammad, yang merupakan Ruh atau NYAWA pada diri.

--

3. Asma = Wujud Asma yaitu wujud yang melekat pada nama dzat yakni terhimpunnya sekalian nama dari
segala nama, yang diringkas menjadi asmaul husna 99 nama 1 rahasia, wujud ini dinamakan juga wujud
iman, merupakan HATI pada diri tempat keyakinan yang menjadi iman kepada Allah sebagai cermin setiap
makhluk yang memahami tentang dzat Allah.

--

4. Af'al = Wujud Af'al yaitu wujud yang melekat pada perbuatan dzat dipahami dengan kelakuan Allah
dalam Qudrat IradatNya, yaitu wujud yang keberadaanNya disebabkan oleh suatu sebab sehingga tidak
terjadi dengan sendirinya, wujud ini dinamakan juga wujud adam, merupakan tubuh pada diri.

--

Sehingga pemahaman tentang wujud Allah ini adalah :

1. Dzat Allah jadi Rahasia pada diri.

2. Sifat Allah jadi Nyawa atau Nur Muhammad atau Ruh pada diri.

262
3. Asma Allah jadi Hati atau iman pada diri.

4. Af'al Allah jadi tubuh pada diri.

--

Tugas Sirr adalah merasakan. Tugas Ruh adalah menghidupkan. Tugas Hati adalah mengakui. Tugas Wujud
adalah memperlihatkan Af'al-NYA. Tugas Akal adalah berfikir. Tugas Nafsu adalah berkeinginan.

--

Jadi bukan Dzat melainkan RAHASIA pada diriku.

Bukan Sifat melainkan Nur Muhammad atau NYAWA menjadi Ruh pada diriku.

Bukan Asma atau nama melainkan HATI atau keyakinan menjadi iman pada diriku.

Bukan Perbuatan melainkan batang TUBUH pada diriku.

--

Inilah yang sebenarnya manunggalnya sang diri dengan Tuhan Yang Maha

Esa, Wujud Manunggaling Kawula

Gusti atau yang dimaksud Wahdatul Wujud yang berada pada sang diri meliputi Dzat Sifat Af'al dan Asma,
tiada jarak antara Hamba dan Tuhan.

______________

(Tuak Lombok ilahi)

Dari titik

Dari titik

=========

"Bismillahirrahmaanirrahiim

Semua kitab suci yang diturunkan ada di dalam Al-Qur’an

____________

Semua yang ada dalam Al-Qur’an ada di dalam Al-Fatihah.

____________

263
Semua yang ada dalam Al-Fatihah ada di dalam Bismillnahirrahmaanirrahiim.

____________

Semua yang ada dalam Bismillahirrahmaanirrahiim ada di dalam huruf Baa’,

___________

Dan semua yang terkandung di dalam Baa’ ada di dalam titik yang berada dibawah Baa’.

___________

Bismillaahirrahmaanirrahim itu kedudukannya sama dengan “kun” dari Allah.

___________

Pembahasan mengenai Bismillahirrahmaanirrahiim banyak bila ditinjau dari berbagai segi, baik dari segi
gramatikal (Nahu dan sharaf) ataupun segi bahasa (etimologis), di tinjuan dari materi huruf, bentuk,
karakteristik, kedudukan, susunannya serta keistemewaanya atas huruf-huruf lainnya yang ada dalam
Surat Pembuka Al-Qur’an ini, kristalisasi dan spesifikasi huruf-huruf yang ada dalam huruf Baa’, manfaat
dan rahasianya.

__________

Pembahasannya akan saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya, karena seluruh tujuannya adalah
Makrifat kepada Allah swt.

__________

Ketahuilah bahwa titik yang berada dibawah huruf Baa’ adalah awal mula setiap Surah dan Kitab Allah
Ta’ala. Sebab huruf itu sendiri tersusun dari titik, dan sudah tentu setiap surah ada huruf yang menjadi
awalnya, sedangkan setiap huruf itu ada titik yang menjadi awalnya huruf. Karena itulah maka titik itu
sendiri adalah awal dari pada setiap Surah yaitu Kitab Allah Ta’ala.

__________

Bahwa Baa’ dalam setiap surah itu sendiri menjadi keharusan karena berada dalam Bassmalah bagi setiap
surat,

___________

Seperti dalam surat Al-Baqarah, huruf Baa’ mengawali ayat dalam surat tersebut. Karena itu dalam
konteks inilah setiap surat dalam Al-Qur’an mesti diawali dengan Baa’,

___________

“Bahwa seluruh kandungan Al-Qur’an itu terhimpun dalam surah Al-Fatihah, terhimpun lagi di dalam
Basmalah, dan terhimpun lagi dalam Huruf Baa’, akhirnya terhipun dalam titik”

264
___________

Seperti huruf Taa’ ( ‫ ) ت‬dengan dua titik, lalu ditambah satu titik lagi menjadi huruf Tsaa’( ‫) ﺙ‬, maka yang
dibaca itu tidak lain kecuali titik itu sendiri. Sebab Taa'( ‫ ) ت‬bertitik dua, dan Tsaa’ ( ‫ ) ﺙ‬bertitik tiga
bentuknya satu, yang terbaca titiknya belaka.

___________

Seandainya kita membaca di dalam diri titik itu niscaya bentuk masing-masing berbeda antara satu
dengan lainnya. dengan titik itulah masing-masing dibedakan, sehingga setiap huruf sebenarnya tidak
terbaca kecuali titiknya saja.

___________

“Hal yang sama dilihat dalam perspektif makhluk, maka makhluk itu tidak dikenal kecuali Allah jua” Bahwa
anda mengenal-Nya dari makhluk, sesungguhnya anda mengenal-Nya dari Allah swt.

___________

Hanya saja titik pada sebagian huruf lebih jelas yang satu dari yang lainnya, sehingga sebagian menambah
yang lainnya untuk menyempurnakannya, seperti dalam huruf-huruf yang bertitik, kelengkapannya ada
pada titik tersebut.

___________

Ada sebagian yang nampak pada kenyataannya seperti huruf Alif ( ‫ ) أ‬dan huruf-huruf tanpa titik. Karena
huruf tersebut juga tersusun dari titik-titik. Oleh sebab itulah, Alif ( ‫ ) أ‬lebih mulia dibanding Baa’ ( ‫) ﺏ‬,
karena titiknya itu menampakkan diri dalam wujudnya, sementara dalam Baa’ ( ‫ ) ﺏ‬itu sendiri tidak
nampak (Titik berdiri sendiri).

____________

Titik di dalam huruf Baa’ ( ‫ ) ﺏ‬tidak akan nampak, kecuali dalam rangka kelengkapannya menurut
perspektif penyatuan. Karena titik sesuatu huruf merupakan kesempurnaan huruf itu sendiri dan dengan
sendirinya menyatu dengan huruf tersebut. Sementara itu penyatuan antara faktor lain ialah faktor yang
memisahkan antara huruf dengan titiknya.

____________

Huruf Alif ( ‫ ) أ‬posisinya menempati posisi tunggal dengan sendirinya dalam setiap huruf. Misalnya Baa’ ( ‫ﺏ‬
) itu adalah Alif ( ‫ ) أ‬yang di baringkan seperti Jiim ( ‫) ﺝ‬, misalnya adalah Alif ( ‫ ) أ‬dibengkokkan dua
ujungnya. Daal ( ‫ ) د‬adalah Alif ( ‫ ) أ‬yang ditekuk ditengahnya.

____________

Sedangkan Alif ( ‫ ) أ‬dalam kedudukan titik, sebagai penyusun struktur setiap huruf ibarat masing-masing
huruf tersusun dari titik. Sementara titik bagi setiap huruf ibarat nukleus yang terhampar. Huruf itu sendiri

265
seperti tubuh yang terstruktur. Kedudukan Alif ( ‫ ) أ‬dengan kerangkanya seperti kedudukan titik. Lalu
huruf-huruf itu tersusun dari Alif ( ‫ ) أ‬sebagimana kita sebutkan, bahwa Baa’( ‫ ) ﺏ‬adalah Alif ( ‫ ) أ‬yang
dibaringkan.

____________

Demikian pula hakekat Nabi Muhammad saw merupakan inti dari seluruh alam semesta ini diciptakan
yaitu dari Hakekat Muhuhammad.

____________

Allah swt menciptakan ruh Nabi saw dari Dzat-Nya, dan menciptakan seluruh alam dari ruh Muhammad
saw. Sedangkan Muhammad saw. adalah sifat dzahirnya Allah dalam makhluk melalui nama-Nya dengan
wahana penampakan Ilahiyah.

____________

Sedangkan huruf Alif ( ‫) أ‬, walaupun huruf-huruf lain yang tanpa titik setaraf dengannya, dan Alif ( ‫) أ‬
merupakan manifestasi titik yang tampak di dalamnya, namun dengan substansinya Alif ( ‫ ) أ‬memiliki nilai
tambah dibanding yang lain. Sebab yang tertera setelah titik tidak lain kecuali berada satu derajat. Karena
dua titik disusun dua bentuk alif, maka Alif ( ‫ ) أ‬menjadi sesuatu yang memanjang. Karena dimensi itu
terdiri dari tiga sisi = Panjang X Lebar X Tinggi

Sedangkan huruf-huruf lainnya menyatu di dalam Alif ( ‫) أ‬, seperti huruf Jiim ( ‫) ﺝ‬. Pada kepala huruf Jiim (
‫ ) ﺝ‬ada yang memanjang, lalu pada pangkal juga memanjang, tengahnya juga memanjang. Setiap huruf
selain Alif ( ‫ ) أ‬memiliki dua atau tiga jangkauan yang membentang. Sementara Alif ( ‫ ) أ‬sendiri lebih
mendekati titik. Sedangkan titik tidak punya bentangan.

______________

Hubungan Alif ( ‫ ) أ‬diantara huruf-huruf yang tidak bertitik, ibarat hubungan antara Nabi Muhammad saw,
dengan para Nabi dan para pewarisnya karenanya Alif ( ‫ ) أ‬mendahului semua huruf.

_____________

Diantaranya ada huruf-huruf yang mempunya titik di atasnya, ada pula yang mempunya titik dibawahnya,
yang pertama (titik di atas) ibarat “Aku tidak melihat sesuatu (sebelumnya) kecuali melihat Allah di sana”.

______________

Diantara huruf itu ada yang mempunyai titik di tengah, seperti titik putih dalam lubang huruf Mim ( ‫ ) ﻡ‬dan
Wawu ( ‫ ) و‬dan lain-lain, maka posisinya pada tahap, “Aku tidak melihat sesuatu kecuali Allah
didalamnya.” Karenanya titik itu berlubang, sebab dalam lubang itu tampak sesuatu selain titik itu sendiri
lingkaran kepada kepala Miim ( ‫ ) ﻡ‬menempati tahap, “Aku tidak melihat sesuatu” sementara titik putih
menempati “Kecuali aku melihat Allah di dalamnya.”

_____________

266
Alif ( ‫ ) أ‬menempati posisi “Sesungguhnya orang-orang yang berbaiat kepadamu maka sesungguhnya
mereka itu berbaiat kepada Alllah.” Kalimat “sesungguhnya” menempati posisi arti “Tidak”, dengan uraian
“Sesungguhnya orang-orang berbaiat kepadamu tidaklah berbaiat kepadamu, kecuali berbaiat kepada
Allah.”

______________

Bahwa Nabi Muhammad saw. dibaiat, lalu Baginda bersyahadat kepada Allah dan pada dirinya sendiri,
sesungguhnya tidaklah dia itu berbaiat kecuali berbaiat kepada Allah. artinya, kamu sebenarnya tidak
berbaiat kepada Muhammad saw tetapi hakekat-nya berbaiat kepada Allah swt,

_____________

Dalam Kitab (“Tafsirul Qur’anil Karim”) menegaskan, bahwa dengan (menyebut) Asma Allah, berarti Asma
Allah Ta’ala ( Nama-nama Allah) sifat yang menunjukkan keistimewaan-nya, yang berada di atas Sifat-sifat
dan Dzat Allah Ta’ala. Sedangkan wujud Asma (nama-nama) itu sendiri menunjukkan arah-Nya, sementara
kenyataan Asma itu menunjukkan Ketunggalan-Nya.

______________

Allah itu sendiri merupakan Nama bagi Dzat (Ismu Dzat) Ketuhanan. dari segi Kemutlakan Nama itu
sendiri. Bukan dari konotasi atau pengertian penyifatan bagi sifat-sifat-Nya, begitu pula bukan bagi
pengertian “Tidak membuat penyifatan”.

______________

“Ar- Rahman” adalah predikat yang melimpah terhadap wujud dan kesempurnaan secara universal.
menurut relevansi hikmah.

______________

“Ar-Rahiim” adalah yang melimpah bagi kesempurnaan maknawi yang ditentukan bagi manusia jika dilihat
dari segi pangkal akhirnya.

______________

Karena itu sering. disebutkan, “Wahai Yang Maha Rahman bagi dunia dan Maha Rahim bagi akhirat”.

______________

Artinya, adalah sifat kemanusiaan yang sempurna, dan rahmat menyeluruh, baik secara umum maupun
khusus, yang merupakan manifestasi dari Dzat Ilahi. Dalam konteks inilah Nabi Muhammad saw.
Bersabda, “Aku diberi anugerah menyeluruh Kalam, dan aku diutus untuk menyempurnakan akhlak
(menuju) kesempurnaan akhlak”.

_______________

267
Karena. kalimat-kalimat merupakan hakekat-hakelkat wujud dan kenyataannya. Sebagaimana Isa as,
disebut sebagai kalimat dari Allah, sedangkan kesempurnaan akhlak adalah predikat dan
keistimewaannya. Predikat itulah yang menjadi sumber perbuatan-perbuatan yang terkristal dalam jagat
kemanusiaan. Memahaminya sangat halus. Di sanalah para Nabi – alaihimus salam – meletakkan huruf-
huruf hijaiyah dengan menggunakan tirai struktur wujud. Kenyataan ini dapat ditemui dalam pada zaman
Isa as, zaman Amirul Mukminin Sayyidina Ali Karromallahu Wajhah, dan sebagian masa sahabat, yang
secara keseluruhan menunjukkan kenyataan tersebut.

Disebutkan, bahwa wujud ini muncul dari huruf Baa’( ‫ ) ﺏ‬dari Basmalah. Karena Baa’( ‫ ) ﺏ‬tersebut
mengiringi huruf Alif ( ‫ ) أ‬yang tersembunyi, yang sesungguhnya adalah Dzat Allah. Disini ada indikasi
terhadap akal pertama, yang merupakan makhluk awal dari ciptaan Allah, yang disebutkan melalui firman-
Nya, “Aku tidak menciptakan makhluk yang lebih Kucintai dan lebih Kumuliakan daripada dirimu, dan
denganmu Aku memberi, denganmu Aku mengambil, denganmu Aku memberi pahala dan denganmu Aku
menyiksa”. (Al-hadits).

________________

Huruf-huruf yang terucapkan dalam Basmalah ada 18 huruf. Sedangkan yang tertera dalam tulisan
berjumlah 19 huruf (satu huruf gaib tidak tertera) Apabila kalimat-kalimat menjadi terpisah. maka jumlah
huruf yang terpisah menjadi 22.

_________________

18 huruf mengisyaratkan adanya alam-alam yang dikonotasika dengan jumlah 18 ribu alam. Karena huruf
Alif merupakan hitungan sempurna yang memuat seluruh struktur jumlah.

_________________

Alif merupakan induk dari seluruh yang tidak lagi ada hitungan setelah Alif. Karena itu difahami sebagai
induk dari segala induk alam yang disebut sebagai alam Jabarut, Alam Malakut, Arasy, Kursi, Tujuh langit.,
dan Empat anasir, serta tiga kelahiran yang masing masing terpisah dalam bagian-bagian tersendiri.

_________________

Sedangkan makna 19, menunjukkan penyertaan alam kemanusiaan. Walau pun masuk kategori alam
hewan, namun alam insan itu menurut konotasi kemuliaan dan universalnya atas seluruh alam dalam
bingkai wujud, roh adalah alam lain yang memiliki ragam jenis yang prinsip. Ia mempunyai bukti seperti
posisi Jibril diantara para Malaikat.

Tiga Alif ( ‫ ) أ أ أ‬yang tersembunyi yang merupakan pelengkap terhadap dua puluh dua huruf ketika dipisah-
pisah, merupakan petunjuk pada Alam Ilahi Yang Haq, menurut pengertian Dzat. Sifat dan Af ‘aal , yaitu
tiga alam ketika dipisah-pisah, dan satu alam ketika dinilai dari hakekatnya.

_________________

268
Sementara tiga huruf yang tertulis menunjukkan adanya manifestasi alam-alam tersebut pada tempat
penampilannya yang bersifat agung dan manusiawi.

_________________

Dan dalam rangka menutupi Alam Ilahi, ketika Rasulullah saw, ditanya soal Alif gaib yang melekat pada
Baa’, ” kemana hilangnya Alif itu?” Maka Rasulullah saw, menjawab, “Dicuri oleh Setan”.

_________________

Maka diharuskan memanjangkan huruf Baa’nya Bismillah pada penulisan, sebagai ganti dari Alifnya,
menunjukkan penyembunyian “Alif gaib” predikat Ketuhanan dalam gambaran Rahmat yang tersebar.
Sedangkan penampakannya dalam potret manusia, tak akan boleh dikenal kecuali oleh ahlinya.
Karenanya, dalam hadist disebutkan, “Manusia diciptakan menurut gambaran Nya”.

_________________

Dzat sendiri tersembunyi oleh Sifat, dan Sifat tersembunyi oleh Af’aal. Af’aal tersembunyikan oleh jagat-
jagat dan makhluk.

_________________

Oleh sebab itu,

Siapa pun yang meraih Tajjalinya Af’aal Allah dengan terbukanya hijab jagat raya, maka ia akan tawakkal.
Siapa yang meraih Tajjalinya Sifat dengan terbuka hijab Af’aal, ia akan redha dan pasrah. Siapa yang
meraih Tajjalinya Dzat dengan terbukanya hijab Sifat, ia akan fana dalam kesatuan.

________________

Maka ia pun akan meraih penyatuan mutlak. Ia berbuat, tapi tidak berbuat. Ia membaca tapi tidak
membaca “Bismillahirrahmaanirrahiim”.

________________

Tauhidnya af’aal mendahului tauhidnya Sifat, dan ia berada di atas Tauhidnya Dzat. Dalam trilogi inilah
Nabi saw, bermunajat dalam sujudnya,

________________

YA Allah “Ya Tuhanku, Aku berlindung dengan ampunanmu dari siksaMu, Aku berlindung dengan RidhaMu
dari amarahMu, dan Aku berlindung denganMu dari diriMu”Amiin ya Robb.

________________

(Tuak Lombok ilahi)

269
Ilmu Makrifatullah

Ilmu Makrifatullah

=================

"Sahabat-sahabatku yang sholeh, yang menginginkan kemenangan dan kesucian, dunia dan akhirat.

____________________

Sesungguhnya ilmu yang ada dalam group ini adalah Ilmu Makrifatullah yang akan membawa kalian pada
Hakekat Kasaf, yang unggul, beritikad dan berhakekat…

Bertubuh Rohaniyah Dzohir dan batin,

fana berfana,

lipat berlipat,

mesra bermesra,

hampir berhampir,

karena inilah pemakaian Ahli Sufi.

Yang dirahasiakan, di halalkan Allah dan Rasulullah,

Sesungguhnya Ilmu ini disuruh disembunyikan jikalau bukan pada tempatnya, jika kalian Dzohirkan
perkataan ini maka carilah tempat, waktu dan orang yang tepat.

_____________________

Inilah sebenar-benarnya kejadian diri yang HAQ.

Sabda NABI :

“Ana ismu AHMAD bila MIM”

Ilmu bernama AHMAD tanpa MIM yaitu AHAD

AHAD itulah DZATUL BUHTI namanya.

_____________________

“Ana ismu AHMADU bila AIN”

Aku bernama AHMAD tanpa AIN

270
Mendzohirkan diriNya…, kembalikan lagi apa yang terjadi agar jangan bertubuh Adam, kembali dari insan
menjadi rasul yaitu sirrullah adanya.

_____________________

“Ana ismu AHMAD bila MUKARRABIN”

Aku bernama AHMAD tidak dengan berhampir, Fana lagi Qodim, Awal dan Akhir,

_____________________

AHADIYAH = kosong = La ta’yin

Tiada berhuruf dan bersuara,

WAHDAH = NUKTAH = Nuk = Tidak (.) = Ta’yin awal, bunyi tik.. tik.. saat gugur ke Bumi.

WAHDIYAH = Alief = Ta’yin tsani = Wujud ada mustahil tidak ada, nafas kita turun naik, keluar nafas,

_____________________

Asal kejadian diri kita tidak ada dalam alam kalam waktu masih di kandung oleh Rahman bapak kita, masih
kosong, dan tatkala turun pada Rahim ibu itulah Nuktah (Nuk) tik.. tikk..

Tatkala 40 hari dalam rahim ibu (huruf Alif) sudah bernafas turun naik, dan luar perut itupun demikian
juga (keluar nafas)

______________________

Jangan perdalam lagi.., cukup diketahui..!

Yang tidak rusak di didalam diri kita adalah NAFAS, lazimilah mesrakan sampai sulbi.

ARSYI adalah waktu nafas naik, SIFAT bagi diri kita, maka sering-sering melatih nafas naik.

KURSYI bagi diri kita adalah 12 detik menahan nafas,

Waktu naik turun mesrakan dan tahan antara dua

_______________________

SURGA adalah IMAN bagi diri kita,

NERAKA adalah NAFSU bagi diri kita,

LUH MAHFUDZ adalah akal bagi diri kita, mesrakan di kepala gunanya agar terlepas dari segala gangguan.

KALAM adalah perkataan bagi diri kita, maka sucikanlah.

________________

271
(Tuak Lombok ilahi)

TUAK LOMBOK ASLI

TUAK LOMBOK ASLI

==================

"Ada banyak yang mengaku Wali, Imam Mahdi, Al-qutub dan lain sebagainya, namun ketahuilah
sesungguhnya yang dinamakan Wali Alllah itu bukan ilmu dan karamah-nya, akan tetapi yg bergelar Wali
adalah Rahasia-nya, Maka jangan tertipu dengan ilmu dan karamah seseorang, tanpa engkau mengetahui
rahasia-nya

----------------------------------------------

MIM itu ruh jasmani

HA itu ruh ruhani

MIM itu ruh mani

DAL-am itu ruh idhafi

----------------------------------------------

Ruh jasmani itu syariat

Ruh ruhani tarikat

Ruh mani itu hakikat

Ruh idhafi itu makrifat

----------------------------------------------

Ruh jasmani itu ada pada jasad

Ruh ruhani ada pada hati

Ruh mani itu ada pada nyawa

Ruh idhafi itu ada pada rahasia

----------------------------------------------

Gerak Jasad dari Ruhani

Gerak Ruhani dari Nurani

272
Gerak Nurani dari Rabbani

----------------------------------------------

Allah dan Muhammad itu ESA tidak BERCERAI, Maka dalam tauhid sir atau tauhid zukkiyyah alias tauhid
rasa dikatakan, JASAD ini tempat MERASAKAN saja

----------------------------------------------

Dari alur atau skema diatas tadi, rasa jasad hanya merasakan "ADA" ini dengan rasa Rabbani itu diri Allah

----------------------------------------------

Takut apa?,,, takut dosa TERTIMPA dosa, Takut neraka MASUK neraka, takud syirik TERTIMPA syirik, Tidak
perlu TAKUT, karena yang dimaksud disini adalah jasad kita tidak lagi merasa ada diri baharu ini, dan yang
merasakan adalah diri Rabbani yang berkuasa, bukan kita lagi yang merasakan diri kita ini MELAINKAN
DIRI ALLAH

----------------------------------------------

Mau jadi Allah atau mau jadi Muhammad sama saja, melainkan yang dirasakan jasad ini hanya diri
Rabbani sumber dari segala sumber penggerakan nurani, ruhani dan jasmani

----------------------------------------------

Firman Allah : "Allah menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat"

----------------------------------------------

Hadist : "Dialah yang awal, yang akhir, yang zahir dan bathin"

----------------------------------------------

Firman Allah : "Dia bersama kamu dimana saja kamu berada"

----------------------------------------------

Hadist Qudsy : "Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada Ku, dan Aku ada pada hamba Ku"

----------------------------------------------

Persangkaan kita HARUS tetap bahwa diri Rabbani itu diri Allah yang bersifat Hayat, Qudrat, Iradat, Sama',
Bashar, Kalam, Ilmu, DAN Diri Rabbani ini Diri Zat, Diri Zat ini bersifat Ma'ani

----------------------------------------------

Hadist : "Al insanu sirrihi wa ana sirruhu, manusia itu adalah rahasia Ku, dan Aku adalah rahasianya

----------------------------------------------

273
Catatan : Maka nya kalau mau minum, minumlah tuak yang asli dari surga yang sangat memabukan, dan
Bersyukurlah anda telah dimanusiakan oleh Allah

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

TIDAK LAIN DIA ADALAH AKU

TIDAK LAIN DIA ADALAH AKU

==========================

Tidaklah manusia itu memakan sesuatu, atau meminum sesuatu, dan tidaklah ia berdiri atau duduk,
berbicara atau diam, tidak pula ia melakukan sesuatu perbuatan, menuju sesuatu atau menjauhi sesuatu,
kecuali Aku lah itu, karna aku itu adalah dia, AKUlah yang Bersemayam dalam dirinya dan
Menggerakkannya

...................................................

Tubuh manusia itu serta jiwanya, hatinya, ruhnya, pendengarannya, penglihatannya, tangannya, kakinya,
dan lidahnya, semua itu aku persembahkan kepadanya, karna dia tidak lain adalah aku

...................................................

Hai para pengikutku, inilah GELIGA SAKTI PELEPASAN RUH hanya kuberikan untuk yang mencarinya, maka
pahamilah

...............................

1. Pejamkan mata

2. Ujung lidah menyentuh langit – langit

3. Santai – senyum – pasrah

4. Ucapkan dalam hati - Laa ilaha Ilallah 165 kali dan Muhammadarosulullah 1 kali

5. Tarik nafas sambil dalam hati ucapkan Huuuu - dengan penuh perasaan, rasakan seolah – olah energi
Ilahi masuk melalui pusat naik keatas menembus ubun – ubun sampai ke titik omega-titik tak berhingga

274
.

6. Tahan napas di bawah pusar, kemudian Energi Illahi yang terang benderang diturunkan kembali ke
kepala sampai ke tengah dada

7. Sambil menahan nafas ucapkan dalam hati : Allah – Allah – Allah 7x boleh lebih 9x – 21x ( bilangan ganjil
)

8. Keluarkan nafas perlahan – lahan dari lubang hidung, sambil dalam hati mengucapkan Allaaaaah.
Berarti 1x putaran nafas sudah engkau selesaikan

9. Selanjutnya nafas biasa tanpa menahan nafas. Tarik nafas Huuuu. Keluarkan nafas Allaaaah. Lakukan 3 x
pernapasan biasa

...................................................

Perbandingan antara dzikir menahan nafas dan nafas biasa 1 : 3 Ulangi tata cara di atas minimal 10 sampai
30 menit setiap hari, Bila engkau sudah terbiasa berlatih dzikir sambil menahan nafas maka
perbandingannya bisa dirubah menjadi 3 : 3 atau 4 : 3 atau lebih dari itu

...................................................

“Manusia itu adalah Rahasia-Ku dan Aku itu adalah Rahasianya” - Jika manusia itu menyadari
kedudukannya di sisi-Ku, maka ia akan berucap pada setiap hembusan nafasnya, “MILIK SIAPAKAH
KEKUASAAN PADA HARI INI ???

---------------

(Tuak Lombok ilahi)

TIADA BERSATU TIADA BERCERAI

TIADA BERSATU TIADA BERCERAI

=============================

275
"Perjalanan itu dimulai dari dalam diri kita sendiri, dari dalam terus kedalam, akhirnya serta alam dengan
keindahannya dan dengan keganjilannya, hanyalah sebagai saksi pencari diri

-------------------------------------------

Kata sayidina ali : ANA NUQTATU BA-I-BISMI'MILLAAH ANAA QALMUN WA ANAA LAUHUN MAHFUUDZ
ANAA 'ARSYUN WA ANAA KURSIYYUN WA ANAA SAMAAWAAT Artinya : aku adalah titik huruf Baa pada
bismi'llah, aku adalah pena (kalam) dan aku adalah luh mahfuz, aku adalah Arash (tahta tuhan) dan aku
adalah kursi dan aku adalah petala-petala langit Allahu a'lam

-------------------------------------------

Demikianlah orang yang hendak mengenal diri dan mengenal akan tuhanNya, Adapun diri kita ini ada tiga
bagian :

-------------------------------------------

1. Pertama ialah diri yang sebenarnya (rahasia), Jadi diri ini kembali kepada yang hak

-------------------------------------------

2. Kedua ialah diri terperi (Muhammad), jadi diri ini kembali kepada rasa Muhammad

-------------------------------------------

3. Ketiga ialah diri terdiri (adam), jadi diri ini yang betah tinggal kepada rasa adam semula

-------------------------------------------

Jadi dosa besar yang tiada ampunan kecuali kembali kepada yang sebenar-benarnya diri, Jadi yang
sebenar benarnya diri itu Ruh, yang sebenar benarnya Ruh itu Nur Muhammad, Jadi yang sebenar-benar
Nur Muhammad itu Sifat, Sebenar-benar sifat itu ialah Zat, Jadi Zat itu Zat Hayat, bukan Zat Hayyun, Jadi
Allah itu adalah nama Zat, dan Muhammad itu adalah nama Sifat, maka dari itu Zat dan Sifat itu tiada
bersatu dan tiada bercerai

-------------------------------------------

''WANAN KAANAFI HAJIHI AMA FAHUWA FIL AKHIRATIA’MA WA ‘ADHOLLU SABBILA'' Artinya : "Barang
siapa buta dalam dunia ini, niscaya buta juga di akhirat sesat di jalan"

-------------------------------------------

KesimpulanNya :

-------------------------------------------

1. Hidup tubuh karena nyawa, hidup nyawa karena Allah

---

276
2. Tahu hati karena tahu Ruh, tahu Ruh karena Allah

---

3. Kuasa anggota tubuh karena Ruh, kuasa Ruh karena kuasa Allah

---

4. Berkehendak puad kerena berkehendak Ruh, berkehendak Ruh karena berkehendak Allah

---

5. Mendengar telinga karena mendengar Ruh, mendengar Ruh karena mendengar Allah

---

6. Melihat mata karena melihat Ruh, melihat Ruh karena melihat Allah

---

7. Berkata mulut karena berkata Ruh, berkata Ruh karena berkata Allah

-------------------------------------------

Maka kita rumuskan pula tentang diri bathin itu sebagai berikut :

-------------------------------------------

Adapun yang dimaksud dengan fana oleh ahli tasawuf ialah : lenyapnya perasaan hamba dari nafsu
basyariah, yakni segala sifat-sifat ke-ia-an dan ke akuan dari kemanusiaan, sudah takluk pada tuhannya,
maka jadilah ia baqa dengan Allah Ta’ala

-------------------------------------------

Bilakah datangnya dan bila pula kembalinya?,,, Jawabnya ialah : bahwa diri bathin itu datang kedunia ini
adalah setelah adanya jasad, sesuai dengan firman Allah yang artinya "kemudian Kami sempurnakan jasad
itu, lalu ditiupkan roh kepadanya"

-------------------------------------------

Darimana diri itu datangnya dan kemana pula kembalinya, serta apa maksud datang kedunia ini?,,,
Jawabnya ialah : datangnya dari Allah dan kembalinya kepada Allah, adapun maksud datang kedunia ini
adalah dengan jasad sebagai alatnya dengan tujuan untuk mengenal akan dirinya

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

277
THARIKAT Tuak Lombok

THARIKAT Tuak Lombok

=====================

Rasulullah bersabda “Sesungguhnya syareatku datang dengan membawa 360 thariqah (metode
pendekatan pada Allah), siapapun yang menempuh salah satunya pasti selamat” (Imam Asy Sya’rany,
Mizan Al Qubra: 1:30)

------------------------------------------------------

Dari semua tharekat sufi yang ada didunia pada pengamalannya terbagi menjadi tiga macam yaitu :

------------------------------------------------------

1- Tharekat mahabbah

2- Tharekat mujahadah

3- Tharikat Haram jadah

------------------------------------------------------

Sebagian besar tharekat yang ada didunia adalah tharekat mujahadah, tharekat mujahadah adalah
metode pendekatan kepada Allah dengan mengandalkan kesungguhan dalam beribadah, sehingga melalui
kesungguhan beribadah tersebut diharapkan secara bertahap seorang hamba akan mampu menapaki
jenjang demi jenjang martabat maqamat untuk mencapai derajat kedekatan disisi Allah dengan sedekat
dekatnya

------------------------------------------------------

Sedangkan tharekat mahabbah adalah tharekat yang mengandalkan rasa cinta dan syukur, bukan dari
banyaknya amalan yang menjadi kewajiban utama

------------------------------------------------------

Dalam perjalanan menuju kepada Allah seorang hamba beribadah atas dasar cinta kepadaNya, tidak ada
target tujuan maqamat (derajat)

dalam mengamalkan kewajiban dan berbagai amalan dalam hal ini

------------------------------------------------------

Tapi dengan melaksanakan ibadah secara ikhlas tanpa memikirkan pahala, baik pahala dunia maupun
pahala akhirat, tetapi semata-mata karena si hamba yang penuh cinta pada Al Khaliq

------------------------------------------------------

278
Cinta dalam bahasa arab adalah hubb, Kata para sufi hubb dipilih untuk cinta karena ia berasal dari dua
huruf, (Ha) dan (Ba)

------------------------------------------------------

Apa kaitannya huruf Ha dan Ba dengan definisi cinta?

------------------------------------------------------

HA dalam pengucapan makhraj huruf berasal dari pangkal tenggorokan kita yang paling dalam, dan BA
berasal dari ujung bibir yang paling luar

------------------------------------------------------

Semua pelafalan huruf dalam Bahasa Arab punya tempatnya dalam rongga mulut dan tenggorokan kita

------------------------------------------------------

Begitu juga Ha dan Ba, ia berasal di awal dan akhir, Sehingga melalui penempatan posisi huruf ini,
menurut para sufi, cinta yang hakiki kepada Allah haruslah ibarat kata hubb itu sendiri, berasal dari yang
paling awal, dan berhenti pada yang paling akhir

------------------------------------------------------

Cinta kepada Tuhan adalah awal dan akhir, lahir dan bathin, kepasrahan yang sempurna, Dalam metode
mahabbah bukan kedudukan disisi Allah yang dicari tapi yang terpenting ialah menjadi kekasih yang cinta
dan dicintai oleh Allah

------------------------------------------------------

Tharikat haram jadah itu pula banyak tersebar dinusantara ini, dengan modusnya fulus dan paha yg
mulus, naaah itu dia tharikat yg ngetop khususnya di daerah saya (DiLOMBOK) gurunya banyak
memproklamasikan bahwa dirinya adalah seorang wali Allah dll

BERHIMPUN :

------------------------------------------------------

Berhimpun Syareat, Tarekat, Hakekat dan Makrifat dinamakan Diri yang empat

------------------------------------------------------

Berhimpun Iman, Islam, Tauhid, Makrifat dinamakan Nurani

------------------------------------------------------

Berhimpun Ujud, Ilmu, Nur , Syuhud dinamakan Syawa’an

------------------------------------------------------

279
Berhimpun Hayat, Kudrat, Iradat, Ilmu dinamakan Sirr

------------------------------------------------------

Berhimpun Nafas, Anfas, Tanafas, Nufus dinamakan Insan

------------------------------------------------------

Berhimpun Tanah, Air, Api, Angin dinamakan Jisim

------------------------------------------------------

Berhimpun Badan, Hati, Nyawa, Rasa dinamakan Rohani

------------------------------------------------------

Berhimpun Wadi, Madi, Mani, Manikam dinamakan Basyariah

------------------------------------------------------

Berhimpun Kulit, Daging, Tulang dan Urat dinamakan Jasad

------------------------------------------------------

Berhimpun Loh, Kalam, Nur , Akal dinamakan Manusia

------------------------------------------------------

Berhimpun Warna, Rupa, Rasa, Penciuman dinamakan Jasad

------------------------------------------------------

Berhimpun Roh, Nur, Kalam, Akal dinamakan Ruh Idhafi

------------------------------------------------------

Berhimpun Dzat, Sifat, Asma, Afaal dinamakan Allah

------------------------------------------------------

Berhimpun Jamal, Jalal, Kamal, Kahar dinamakan Ya Dzal Jalalli wal Ikram

------------------------------------------------------

Tharikat itu ada kaitanNya dengan dzikir "Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula)
kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari-Ku." (QS. Al-Baqarah [2]: 152)

------------------------------------------------------

Tsabit Al-Banani berkata, “Saya tahu kapan Allah mengingatku.”

280
------------------------------------------------------

Orang-orang pun merasa khawatir dengan ucapannya sehingga mereka pun bertanya, “Bagaimana kamu
mengetahuinya?”

------------------------------------------------------

Tsabit menjawab, “Saat aku mengingat-Nya, maka Dia mengingatku.”

------------------------------------------------------

Dalam Hadits Qudsi disebutkan, “Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku akan bersama hamba-Ku selama ia
mengingat-Ku dan kedua bibirnya bergerak karena Aku.” (HR. Baihaqi & Hakim)

------------------------------------------------------

Sahabat Nabi SAW, Muadz bin Jabal berkata, “Tidak ada yang disesali oleh penghuni surga selain waktu
yang mereka lewatkan tanpa berdzikir kepada Allah Ta’ala.”

------------------------------------------------------

Seorang Muslim diajarkan dan dilatih untuk setiap saat terhubung dengan Sang Pencipta. Selain ritual
shalat lima waktu, ada pula shalat sunnah beserta tambahan dzikir yang bisa dilakukan setiap waktu

------------------------------------------------------

Dzikir adalah momen sang hamba terhubung dengan Allah Ta'ala. Demikian pentingnya keterhubungan ini
sehingga Baginda Rasulullah SAW mengajarkan berbagai doa sebagai bentuk dzikir di semua keadaan

-----------------------------------------------------

Saat bangun tidur ada doanya

Saat makan ada doanya

Saat berpakaian ada doanya

Saat bercermin ada doanya

Saat buang air ada doanya

Saat berhubungan suami istri ada doanya

Saat memulai pekerjaan ada doanya

Saat KETEMU JANDA pun jugak ada doaNya

------------------------------------------------------

281
Semua latihan menghubungkan kegiatan fisik kepada Dia diharapkan merembet kepada semua gerakan di
hati

------------------------------------------------------

Saat khawatir kepada anak, ingat Allah

Saat gundah gulana ditinggal yang terkasih, ingat Allah

Saat kesal menempuh kemacetan, ingat Allah

Saat merasa frustasi oleh keadaan, ingat Allah.

------------------------------------------------------

Demikian seterusnya, sehingga mentalitas dzikir seperti ini membuat kesadaran akan adanya Allah
Pengurus alam semesta memberi dia harapan saat merasa tak berdaya, memberi kekuatan saat lemah,
memberi peringatan saat di mabuk kesenangan dan memberi rasa kasih bahkan di saat kita tersakiti

------------------------------------------------------

Seseorang yang tertempa dzikir tak akan bisa menodai orang lain dengan lisannya, mengutuk orang lain
lewat amarahnya, mencuri atau menipu sesama karena kerakusannya, apalagi MENGEBOM diri hingga
mencederai jiwa mulia sesama manusia

------------------------------------------------------

INGATLAH BAHWA, Apa yang tampak sebagai kebenaran adalah pemutarbalikan kata dari kebenaran
obyektif MAKNA DAN TUJUAN “Ha” dan “Ho” adalah kata-kata yang tidak perlu dijelaskan lebih jauh kalau
sudah diketahui maksudnya

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

Tentang PENCIPTAAN

Tentang PENCIPTAAN

===================

Hadist di riwayatkan oleh Imam Ali Bin Abi Thalib :

“QABLA’AN YAHLUKAS SAMAWATI WAL ARDHI, WAL ARSYI, WAL QURSYI, WAL HUJUBI, WAL JANNATI,
WAN NARI, WAD DUNIA, WAL AKHIRA, WA ADAMA, WA SISAN, WA NUHAN, WA IBRAHIMA, WA
SULAIMANA, WA MUSA, WA ISA, … “

282
_________

Maksudnya :

“Sebelum kejadian Arsyi, Qursyi, hijab 7 lapis Langit dan Bumi, pengertian TURUN NAIK NAFAS kita sudah
tersedia berkekalan Surga, Neraka, Dunia dan Akhirat, Nabi Adam AS, Nabi Sis AS, Nabi Nuh AS, Nabi
Ibrahim AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS dan Nabi Isa AS….”

KOSONG.

________

624.000 tahun masih KOSONG,

Allah Ta’ala yaitu kosong (waktu naik nafas keatas)

Kosong bernama Ujud (Nur Nabi namanya)

Jadi, Nur Rasulullah SAW sudah sedia 624.000 tahun lamanya.

_______

Kosong itulah sebenar-benar Laisa, bernama HUWA JIBUL WUJUD,

NUR MUHAMMAD SAW, tajjali sendiri, menyipikan sendiri, terangkat sendiri.

ESA adanya jua..

_______

Dari KOSONG menjadi TITIK

Itulah kesempurnaan Syahadat adanya denyut (waktu menahan nafas turun)

Titik itu bernama NUR SALASIAH (Rahasia Nabi)

Yang ter-rahasia lagi ABU KASIM namanya.

Inilah adanya 2 nama tapi 1 ujud, tiada lain, NUR.. NUR.. jua

Yaitu rahasia TITIK dan KOSONG..

_______

Dari TITIK menjadi ALIF.

Terjadinya alam semesta (waktu keluar nafas)

Qodrat dan Iradatnya bernama Allah Ta’ala,

283
Yaitu Alif semata-mata ASMA dan AF”AL.

_______

Kemudian barulah INSAN ADAM namanya bertubuh Rahim Muhammad SAW,

Kemudian NUR MUHAMMAD SAW yang awal-awal memuji dirinya sendiri,

Maka,

Berlakulah JALAL dan JAMAL ..

_______

Puji Nur Rasulullah SAW, terbagi atas 12 Hijab yaitu :

______

1.Hijabul Kudus, KEKUASAAN, pujinya “SUBHANA RABBIAL A’LA”

2.Hijabul Akbar, KEBESARAN, pujinya “SUBHANA ALIMISSIRI WA AHFA”

3.Hijabul Minnah, PEMBERIAN, pujinya “SUBHANA RABBIAL ADZIM”

4.Hijabul Rahmah, KASIH SAYANG, pujinya “SUBHANA RAUFFUR RAHIM’

5.Hijabul Sya’adah, KEBAHAGIAAN, pujinya “SUBHANA MAN HUWA DA’IMUN”

6.Hijabul Karomah, KEMULIAAN, pujinya “SUBHANA ALIMUN HAKIM”

7.Hijabul Manjilah, ANUGERAH, pujinya “SUBHANA ZIL MULKIL A’LA”

8.Hijabul Hidayah, PETUNJUK, pujinya “SUBHANA RABBIAL ARSYIL AZIM”

9.Hijabul Nubuah, KENABIAN, pujinya “SUBHANALLAHI WABIHAMDIHI”

10.Hijabul Rib’ah, KEBERUNTUNGAN, pujinya “SUBHANAL MALIKIL KUDDUS’

11.Hijabul Ta’ah, KETAATAN, pujinya “SUBHANAL KADMUL AZALI”

12.Hijabul Syafa’at, SYAFAAT, pujinya “SUBHANAL MALIKUL MA’BUD”

_________

Jadi..

Adanya Nur terbagi 12 Hijab dengan puji-pujinya itu tiada lain kesemuanya adalah HU… Diri Rasulullah
SAW yang awal-awal atau Rahasia Dzat Wajibul Wujud yang sebenar-benarnya.

________

284
Di dalam masa ke-enam yaitu hari JUM’AT atau PERHIMPUNAN hanya telah sempurna kejadian Insan Diri
nabi ADAM AS.

________

Kemudian dalam hadist di terangkan :

“KUNTU AWWALU NABIYYINA FIL KHALQI WA AKHIRI HUM FIL BA’TSI”

________

Adalah AKU (AHMAD) yang awal-awal dari pada sekalian Nabi-nabi dan Rasul-rasul itu di dalam Rahasia
awal-awal keadaan mereka, dan adalah AKU (MUHAMMAD) yang menjadi kesudahan mereka di dalam
masa ke-dzahiran.

________

Maksudnya :

AKU yang awal dan yang akhir, yang buka dan yang tutup, semua terhimpun dalam AKU jua,

________

Sedangkan, ke-dzahiran Insan Kamil Diri Nabi kita SAW terhitung pada masa yang ke-tujuh.

Bahwa :

– Hijabul kudus 624.000 tahun lamanya,

– Hijabul Akbar 900 tahun lamanya,

– Hijabul Minnah 800 tahun lamanya,

– Hijabul Rahmah 700 tahun lamanya,

– Hijabul Sya’adah 600 tahun lamanya,

– Hijabul Karomah 500 tahun lamanya,

– Hijabul Manjilah 400 tahun lamanya,

– Hijabul Hidayah 300 tahun lamanya,

– Hijabul Nubuah 200 tahun lamanya,

– Hijabul Rib’ah 100 tahun lamanya,

– Hijabul Ta’ah 50 tahun lamanya,

– Hijabul Syafa’at 23 tahun lamanya.

285
________

Kitab tentang NUR MUHAMMAD SAW yang aslinya sangat langkah adanya.

________

Banyak para Da’i dan Ulama yang mengatakan Nur Muhammad SAW ini ‘dijadikan’ karena mereka belum
mengetahui lebih mendalam lagi tentang paham Nur Muhammad SAW yang hakiki atau yang awal-awal.

Oleh karena itu ajaran Islam tentang Iman, Islam, Ikhsan inilah yang menjadi asal Hijab Nur Rasulullah
SAW, yaitu Nur yang hidup yang di katakan Qadim.

_______

Pemakaiannya :

Amalkan puji Nur yang 12 Hijab di atas satu persatu,

Mengamalkanya dari 1000X atau 100X atau jangan di hitung…

Itulah maksudnya mengumpulkan kebahagian dunia dan akhirat, guna mendapatkan derajat yang agung
disisi manusia juga wara mendapat derajat kewalian dunia dan akhirat.

Satu persatu dari puji yang kita sampaikan maka kita akan mendapatkan anugerah dari Rasulullah SAW,
Hidayah, Rahmat dan Syafa’at… Amin Yaa Rabbal Alamin.

_______________

(Tuak Lombok ilahi)

TANGISANKU

"TANGISANKU"

============

Tanda dari Allah : Nyawa, Cinta, Cahaya, Bayang-bayang

Tanda dari Muhammad : Budi, Iman, Tauhid dan Makrifat

Tanda dari Malaikat : Rasa, Penciuman, Penglihatan, dan Pendengaran

286
.

Tanda dari bapak : Urat, Sendi, Tulang dan Otak

Tanda dari ibu : Roma, Kulit, Daging dan Darah

Adapun usul manusia ada lima perkara :

Pertama – hati

Kedua – Pendengaran

Ketiga – Penglihatan

Keempat – Penciuman

Kelima – Berkata-kata

inilah yang dinamakan hidup

Manusia itu terdiri dari :

– Roh

– Rahasia (Sir Allah)

– Akal (fikiran)

– dan Nafsu

Adapun proses perjalanan manusia mulai dari alam Gaibul Gaib masuk kedalam alam Gaib (kandungan
bapak) kemudian masuk kedalam alam Kandungan ibu selama 280 hari (9 bulan 9 hari 9 jam 9 menit 9
detik) kemudian keluar-lah kealam Kabir ini untuk menanggung Rahasia Allah s.w.t sebagaimana amanah
yang telah diterimanya

Ketika zahir kedunia menjadi bayi, manusia menangis sebanyak dua kali, yang menandakan :

287
Tangisan pertama adalah menandakan hakekat duka cita karena telah memikul tanggung jawab rahasia
Diri Allah yang begitu berat, karena hal ini akan membawa manusia itu kembali dengan 2 jalan pilihan
yaitu :

– jalan ke-ridho-an (Surga)

– atau jalan kemurkaan (Neraka)

Oleh karena itu manusia harus mempertaruhkan hidup mereka kejalan Allah atau kejalan iblis dan
sesungguhnya tidak ada pilihan bagi mereka kecuali dua jalan tersebut, Mereka harus mampu
menempuhnya dengan penuh ketabahan dan kesabaran, Sesungguhnya jika dia tidak dilahirkan kedunia
tanpa berjasad niscaya tanggung jawab yang besar ini tidak harus dipikul olehnya, dan inilah beban
pertama sepanjang hayatnya untuk bisa dipertanggung jawabkan oleh hidupnya

Tangisan yang kedua adalah hakekat gembira karena telah dilahirkan kedunia ini, Manusia adalah khalifah
(Pemerintah) di muka bumi ini, mahluk yang paling mulia di antara mahluk-mahluk yang ada dan memikul
suatu tanggung jawab besar yang diserahkan oleh Allah kepadanya, sedangkan tanggung jawab ini tidak
sanggup dipikul oleh makhluk lain seperti langit, bumi dan gunung-gunung

Sesungguhnya 2 hal yang membuat bayi itu menangis diatas karena terkait dengan dua hal yang menjadi
penyebab kita hadir di dunia ini yaitu :

Menanggung Rahasia Allah

Menjadi Khalifah di muka bumi

Adapun bayi menangis dengan menyebutkan huruf “AAA, III, UUU“ adalah :

A : memanggil saudara kembarnya datang

I : meminta tanda mata dari saudara kembarnya

U : saudara kembarnya pulang (gaib)

288
Adapun LAILLAHAILLALLAH itu adalah zikir Isbat, sedangkan yang dikatakan Nafi itu adalah dengan kita
me-nafi-kan diri zahir kita ini tidak mempunyai hak atas sesuatu kecuali nyata hak Allah s.w.t. semata-
mata :

LA HAYYUN : Hidup-ku bukan Hidup-mu

LA ILMUN : Ilmu-ku bukan Ilmu-mu

LA SAMIUN : Mendengar-ku bukan mendengar-mu

LA BASHIRUN : Melihat-ku bukan melihat-mu

LA KADIRUN : Kuasa-ku bukan kuasa-mu

LA MURIDUN : Kehendak-ku bukan kehendak-mu

LA MUTTAKALLIMUN : Berkata-kata-ku bukan berkata-kata-mu

BILHAKKI ILLALLAH : Kecuali semua-nya itu Hak Allah semata-mata

Ber-awal LA itu adalah nafi bagi diri zahir dengan satu pegangan tubuh zahir ini bukan tubuh kita kecuali
diisbabkan dengan ILLA yaitu pada menyatakan dengan suatu pegangan penyaksian yang mutlak bahwa
yang wujud pada diri zahir kita ini adalah yang mengisbabkan kepada ILLALLAH Jadi bila dikatakan
ILLALLAH berarti kita menyatakan dengan satu penyaksian yang mutlak bahwa diri batin kita itu adalah
hanya Allah s.w.t semata-mata, Dalam hal ini untuk pemahaman yang lebih mendalam silahkan baca
kembali postingan yang membahas hakekat syahadat

289
Adapun zikir ALLAH adalah zikir Asma’ dan sesungguhnya yang dikatakan zikir Asma’ itu adalah karena
nama ALLAH yang ber-Sifat dan ber-Zat itu nyata meliputi seluruh alam Saghir dan alam Kabir yaitu pada
diri manusia dan alam semesta

Semuanya tiada teruang sedikitpun kecuali samad dengan Zat, Sifat, Asma, dan Af’al Allah s.w.t semata-
mata

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

Syahadat Terbagi Empat

Syahadat terbagi empat

===============

Ashadualla

------------- Makam Syare'at,kenyataan tubuh kita asal api,jadi Nyawa nafsu Amarah.

Ilaha

-------------Makam tarekat kenyataannya hati kita asal angin jadi nyawa Nafsu sawiyah.

Ila

-------------makam hakekat kenyataannya nyawa kita asal air,jadi nyawa nafsu Lawamah.

Allah.

-------------Makam Ma'rifat kenyataan rahasia kita asal tanah jadi nywa nafsu Muthmainnah.

ASHADUALLAILAHAILLALLAH WAASHADUANNA MUHAMMADARRASULULLAH.

terbagi menjadi empat bagian dan dinamakan kebaktian :

~ Kulit.

~ ISI.

~ Urat.

~ Tulang.

Wadi jadi Api,Mazi jadi Air,Mani jadi Tanah,Maningkem jadi Angin.

290
Sare'at,Tarekat,Hakekat,Ma'rifat.kumpul kesemuanya pada kalimah :

LA ILA HA ILLALLAH.

SemuaNya Adlah hijab

SemuaNya Adlah hijab

===================

Semua pengetahuan ma'rifat itu adalah hijab, maka lepaskan ma'rifat itu, Lepaskan pula "keadaan"
ma'rifat itu, lalu teruskanlah perjalananmu menuju Dia.

-----------------------

Engkau berzikir kepadaNya itu hanyalah pintu, jangan berdiri terus di pintu zikir, jalanlah dan masuklah ke
dalam zikir itu, temuilah sumber zikir itu.

-----------------------

Zikir itu ternyata figur yang engkau kenal, Menyatulah dengannya jangan pernah berpisah, karena zikir
adalah engkau dan engkau adalah zikir.

-----------------------

Berjalanlah tuk meninggalkan maqam zikir, karena maqam itu adalah hijab, Berjalanlah terus sampai
engkau meninggalkan Dirimu, karena Dirimu adalah hijab.

-----------------------

Kosong...kosong...kosong...sebagaimana seorang bayi mungil, tanpa apa-apa, tanpa pengetahuan, tanpa


mengenal dirinya... tanpa... tanpa.... Kosong lalu kembali berisi.

-----------------------

Kosong, lalu terbitlah noktah atau titik, lalu terbentuklah kun Alif, lalu terbentuklah kun alam semesta.

-----------------------

Alam semesta yang luas tiada terbatas, sebagaimana Dia yang tiada terbatas oleh prasangka, perkiraan,
praduga, maka disebutlah Dia SUBHANALLAH, Dia Allah, Dia Aku

-----------------------

Aku adalah Allah, Berapa banyak Aku yang ada didunia, begitulah banyaknya Allah. Makanya Allah yang
mana mau di ikuti ???

-----------------------

291
(Tuak Lombok ilahi)

RAHASIA BISMILLAH

RAHASIA BISMILLAH

---------------------------

RAHASIA ALIF : Didalam lafadz Bismillah sebenarnya Alif adalah Ahadiyah, dan disebut juga Alif dzatul
wahid, Alif sebagai tanda adanya alam Ahadiyah

yaitu tanda adanya dzat sejati, dan sebagai bukti nyata hanya ada Aku semata tidak ada yang lainnya Yang
mempunyai Cahaya Kehidupan

Yaitu Hidup yang Menghidupi yang disebut AIR CAHAYA ALIF atau disebut juga dengan AIR SEJATI atau
PENGUASA AIR, dan juga dinamakan AKU YANG HIDUP atau SATU RUPA YANG MERUPAKAN TEMPAT
MENYATUNYA ANTARA HIDUP DAN MATI

Didalam alam ini masih berupa wujud mahdi atau wujud dzat sejati atau wujud tunggal, hidup tunggal,
rasa tunggal, belum ada yang lainnya dan disebut LATA'YUN

yaitu Dzat yang wujud dengan sendirinya tanpa ada yang mewujudkan, hidup sendiri tanpa ada yang
menghidupkan

Dalilnya terdapat didalam kitab suci Al Qur’anul Karim "Qul huwallahu ahad" artinya Katakanlah Wahai
Muhammad kepada seluruh umat, kalau sebenarnya AKU itu adalah dzat tunggal, rasa tunggal atau Esa,
yang menjadikan alam dunia dan seisinya

-------------------------------------------------

RAHASIA BA' : Didalam lafadz Bismillah sebenarnya Ba' menunjukkan adanya alam Wahdah, Adanya alam
wahdah menunjukkan sifat sejati, dan disebut SEJATINYA MUHAMMAD atau Hakekat MUHAMMADIYAH,
dan juga disebut NYATANYA DZATULLAH, atau adanya SEJATI NURULLAH, dan disebut SEJATINYA NUR
MUHAMMAD, dan nyata kenyataannya Aku yang telah menjadikan seluruh alam dunia

292
Jadi harus mengerti bahwa Alif didalam lafadz Bismillah adalah yang menjadikan semua hidup dan semua
ruh, Sedangkan huruf Ba' yang menjadikan wujud nyata semua alam

Oleh karena itu hidupnya semua alam dunia dikarenakan adanya Alif (Bathin) dan Ba' (Dzahir) didalam
lafadz Bismillah, Karena itu Alif dan Ba' didalam lafadz bismillah itulah yang menjadi BAPAK dan IBU
seluruh Alam dunia

Dan Alif lafadz Bismillah itu disebut NURULLAH sedangkan Ba' lafadz Bismillah itu disebut SEJATINYA NUR
MUHAMMAD, Kemudian Nurullah dan Nur Muhammad menyatu menjadi satu kesatuan yang tak terpisah
sehingga tidak dapat lagi dibedakan

Didalam kehidupan nyata berkumpulnya Nurullah dan Nur Muhammad disebut sebagai kumpulnya antara
pria sejati dan wanita sejati yang disebut sebagai Nur Ma’ani

Dalilnya ada didalam kitab suci Al-Qu’anul Karim "Nuurun ‘ala nuurin yahdillaahu linuurihi man yasyaau
yakhribullaahul amtsaala linnaasi wallaahu bikulli syaiun ‘aliim."

Dengan adanya Nur tersebut, sebenarnya Aku ingin memberitahukan kepada semua makhluk ciptaan-ku
dan agar manusia mengetahui bahwa sebenarnya AKU maha mengetahui terhadap semua ciptaan-ku

-------------------------------------------------

RAHASIA SIN : Didalam lafadz Bismillah sebenarnya Sin itu menunjukkan akan adanya alam wahidiyat,
yaitu adanya ilmu yang tiga dan Asma yang tiga pula, Yang disebut dengan ilmu yang tiga adalah :
AHADIYAH, WAHDAH, WAHIDIYAH, dan yang disebut Asma yang tiga adalah : ALLAH, MUHAMMAD,
ADAM

Sesungguhnya ALLAH adalah Dzat yang Sejati, MUHAMMAD adalah Sifat yang Sejati, dan

ADAM adalah Asma yang Sejati, yaitu NYATANYA RASUL, Rasul adalah Nur yang hidup dari Nurullah yaitu
NYATANYA ADAM, dan Adam yang menjadi Bapaknya semua manusia dibumi ini

-------------------------------------------------

RAHASIA MIM : Didalam lafadz Bismillah sebenarnya mim itu menunjukkan akan adanya ROH IDHAFI, dan
Roh idhafi menyatakan adanya MANUSIA SEJATI, dan menunjukkan adanya AF'AL SEJATI

293
Rangkaian Huruf Sin dan Mim menunjukkan adanya Alam Arwah, Alam Misal, Alam Ajsam dan Alam Insan
Kamil, yaitu nyatanya Asma Allah yang merupakan asma dzat mutlak, Nyatanya Muhammad adalah
sebagai pengganti dzat yang nyata, Sehingga sejatinya Allah adalah Dzat nyata yang diwujudkan didalam
Muhammad

Dan disebut dzahirnya MUHAMMAD tetapi Hakekatnya ALLAH atau Nyatanya ALLAH TA'ALA atau
nyatanya AKU atau HU, Nyatanya Muhammad yaitu nyatanya Alam Ajsam yaitu

nyatanya asma rasul dan rupanya Adam Idlafi, Yang menjadi badan dan nyawa ATAU Rasa Tunggal

Dan bagi yang mengetahui arti dua kalimat syahadat berarti sudah mengerti sejatinya Allah dan mengerti
sejatinya Muhammad, mengerti sejatinya dzahir dan mengerti sejatinya bathin, yaitu dzahirnya nabi
bathinya wali, dzahirnya Muhammad bathinya Allah

Dan disebut jasad Muhammad hidupnya adalah Allah, Dan yang sudah mengerti sejatinya badan dan
mengerti sejatinya hidup, yaitu nyata sejatinya bapak dan ibu

.Sifat Jalal itu Nurullah yaitu Pria sejati dan sifat Jamal itu Nur Muhammad yaitu Wanita sejati, Sifat Jalal
itu kuasa mengeluarkan besi, Sifat Jamal itu kuasa mengeluarkan batu, Bercampurnya besi dan batu
menjadi api

Ibaratnya api itu adalah bercampurnya raga dan hidup atau jasad dan ruh, dan tidak akan ada anak kalau
tidak ada ibu dan bapaknya

Dan tidak akan ada Wahidiyah kalau tidak ada Ahadiyah dan Wahdah, Jadi Ahadiyah melahirkan Wahdah,
Wahdah melahirkan Wahidiyah, Wahidiyah melahirkan semua alam yang lainnya

Ahadiyah maqamnya dzat, Wahdah maqamnya sifat, Wahidiyah maqamnya asma, semua yang ada di
alam maqamnya Af’al dan tidak mungkin ada af'al bila tidak ada asma, tidak ada asma kalau tidak ada
sifat, sebab semua af'al, Asma, Sifat adalah HAKIKATNYA DZAT

Jadi apabila hamba sudah bisa fana’ Dzat dan fana’ Sifat serta fana’ Af’al, akan bisa Kamal, Kalau sudah
bisa Kamal akan bisa Qohar, yaitu keadaan dzahir dan bathin sudah bisa kumpul menjadi satu

294
.

Makanya engkau harus mengerti berkumpulnya antara jasad, roh, rasa Allah yang mendalam itu seperti
bercampurnya pria dan wanita

Semoga Allah memberikan pemahamanNya pada siapa saja yang membaca postingan ini, karena hanya
Dialah Dzat yang memiliki segala Ilmu dan ke Fahaman tersebut

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

PerjaLanan ILMU RAHASIYA

PerjaLanan ILMU RAHASIYA

========================

Al -kisah menceritakan : Kalau Allah SWT bermaksud Menyimpan Sepenggal Rahasia Manusia, dan
meminta pendapat pada para Malaikat

--------------------------------------------------

"Wahai Para malaikatku.... adakah engkau tahu, dimana ku kan menyimpan Sepenggal Rahasia Manusia
Ini?"....

--------------------------------------------------

Jawab Malaikat "Wahai Robb.... biarkan kami letakan Sepenggal Rahasia itu di dasar lautan, atau di
puncak gunung, agar manusia tidak dapat menemukanya...."

--------------------------------------------------

"Tidak... wahai malaikatku... Kan ku letakan sepanggal Rahasia ini dalam diri setiap manusia, agar ia bisa
menemukan-Aku dan mengagungkan-Aku, Kan kuletakan ia dalam segumpal darah (Hati), sebagai Perasa
diri setiap manusia."

--------------------------------------------------

Dimana Dalam Hati itulah terdapat "NURULLAH dan NUR MUHAMMAD" Cahaya illahiyah, cahaya
pembimbing, cahaya kebenaran

--------------------------------------------------

295
Dan Untuk Sepenggal lainya, sekarang ini kita sedang menjalaninya, sebagian memang menjadi memory
dalam pikiran kita, karena waktu yang sudah kita lewati, namun kita masih sanggup mengingatnya walau
memang lupa-lupa ingat

--------------------------------------------------

Namun Sepenggal Rahasia Hidup, Yang Pernah kita alami di Alam Ruh, waktu kita dalam kandungan Ibu,
dimana waktu itu kita berhadapan langsung dengan DIA Sang Maha Pencipta ini, Saat itu Kita dihadapkan
dengan sebuah Janji, dan Pengakuan, kalau IA adalah ROBB, Tuhan Sekalian Alam, Saat itu kita menjawab :

--------------------------------------------------

"QOOLU BALA SYAHIDNA" .... YA" Saya Menyaksikan, Kalau Engkau adalah Tuhan Ku, Tuhan Sekalian Alam
Ini

#########################

Pertanyaanya, Mampukah kita Mengingat-Nya?.... Sehingga "ASYHADU" Kita Tidak Hanya Dibibir saja, tapi
kita mampu Mengimplementasikanya Dalam Kehidupan Sehari hari

#########################

Yaa... Banyak Jalan Untuk Mengingat Sepenggal Rahasia itu, salah satunya adalah dengan "SHOLAT"
Dimana Sholat adalah media untuk mengingat-Nya

"INNA SHOLATA LIDZIKRI" Namun Perlu kita ketahui, Kalau Syarat Sahnya Ingat (Dzikir-Sholat) adalah Tahu
Siapa Yang diingatnya. Tahu bukan sekedar tahu tapi benar benar "ASYHADU" Sehingga Tatkala kita
mengangkat kedua tangan, mengucap takbir, wajah, jiwa, raga ini benar-benar menghadapnya

--------------------------------------------------

Bukan Hanya dalam bacaan ( inni wajjahtu wajhia.... sampai akhir). Tetapi kita mampu menghadapnya
dengan segala aspek dari jiwa dan raga ini. tidak ada yang lain hanya DIA sang maha Pencipta Diri ini

--------------------------------------------------

JALAN TAKBIR YANG DIMAKSUD ITU YAITU :

--------------------------------------------------

1. Bahwa takbir engkau dengan syah lagi jazam yakni yaqin

------------------------------------------------

2. Bahwa adalah hatimu itu hadir dengan Allah ta’ala yakni ingat kepada Allah ta’ala …. maka takbir
engkau itu dibenarkan oleh Allah ta’ala

296
------------------------------------------------

3. Takbir engkau itu menjauhi apa yang dilarang Allah SWT

------------------------------------------------

4. Bahwa diwaktu mengangkat takbir itu tempat perhimpunan dari pada ”LA ILAHAILLA ALLAH” yaitu
pandangan kita hanya kepada Allah semata-mata, artinya diri kita itu fana sekali-kali tidak mempunyai…
melainkan hanya Ujud Allah jua adanya

------------------------------------------------

5. Sembahyang-mu itu dikerjakan dengan khusyu’ artinya tetap hatimu menghadap kepada Allah ta’ala
fana tetap angota jangan bergerak yang sia-sia

------------------------------------------------

6. Hendaklah sembahyangmu itu ikhlas artinya bersih amal ibadat kita semata-mata karena Allah ta’ala

------------------------------------------------

7. Sujud engkau itu munajat, artinya berkata-kata dengan Allah ta’ala, didalam sembahyang pada rasanya,
didalam rahasia hatinya … itulah orang munajat dihadirat Allah Ta’ala

------------------------------------------------

8. Dan Takbir engkau itu… hadir hatimu kepada Allah Ta’ala, Hadir artinya tiada berpaling kepada sesuatu
didalam sembahyangnya

------------------------------------------------

Zat wajibal wujud qadim yang disembah, Harapkan karunia ampunan, rahmat dari pada Allah

------------------------------------------------

LA ILAHA ILALLAH : Bagi Ruhul Hayat...

MUHAMMADARRASULULLAH : Bagi Tubuh Insan Kamil...

------------------------------------------------

Ruhul Hayat itu artinya Allah Ta’ala tajalli kepada Hayat... Tubuh Insan Kamil itu artinya Tubuh Insan yang
sempurna atau Tubuh Muhammad yang sempurna

------------------------------------------------

Muhammad itu tiada jua sifat kebesaran, keelokan dan kesempurnaan, Sabda Nabi SAW Artinya : Barang
siapa yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja maka sesungguhnya kafir yang nyata

297
Ini adalah keterang dari pada mengenal jalan atau Aqidatun Rajih, Caranya kita hendak mengangkat
Takbiratul Ihram yaitu kita tarik nafas kita dengan HU (haqiqatnya Aku (Aku-Besar-Allah) masuk kedalam,
setelah itu angkat Takbir ”Allahu Akbar” dengan qashad, Ta’arad dan Ta’ayyin, (tubuh hati-ruh)

------------------------------------------------

Dan didalam kita mengucapkan Takbir itu, diri kita fana dalam kalimah LA ILAHA “ALLAH” tidak ada
pengakuan kita, artinya fana hanya Allah Ta’ala semata-mata bukan kita, karena kita ini hamba

------------------------------------------------

Tatkala kita mengangkat Takbir ingat akan Zat : Alif

------------------------------------------------

Tatkala kita ruku’ ingat akan Sifat : Lam Awal

------------------------------------------------

Tatkala kita I’tidal ingat akan Asma : Lam Akhir

------------------------------------------------

Tatkala kita Sujud ingat akan Af-al : Ha

------------------------------------------------

Adapun Alif itu, ibarat Zat Allah menjadi Rahasia kepada Muhammad menjadi cahaya kepada kita

------------------------------------------------

Adapun Lam Awal itu, ibarat sifat Allah, menjadi rupa kepada Muhammad menjadi tubuh kepada kita

------------------------------------------------

Adapun Lam Akhir itu, ibarat Asma’ Allah, menjadi ilmu kepada Muhammad menjadi iman kepada kita

------------------------------------------------

Adapun Ha itu, ibarat Af-al Allah, menjadi kelakuan kepada Muhammad, menjadi hati kepada kita

------------------------------------------------

Maka HU itu artinya Akulah Allah

------------------------------------------------

Adapun Zat itu nyata kepada marifat

Adapun Sifat itu nyata kepada hakikat

298
Adapun Asma’ itu nyata kepada Thariqat

Adapun Af-al itu nyata kepada Syariat

------------------------------------------------

Adapun Syariat itu nyata pada kelakuan Tubuh Insan

Adapun thariqat itu nyata kepada kelakuan Hati Insan

Adapun Haqiqat itu nyata kepada kelakuan Nyawa Insan

Adapun Ma’rifat itu nyata pada kelakuan Pu’ad (jantung) insan

------------------------------------------------

Zat-Ma’rifat Rahasia ( Mim : Zat )

Sifat-Haqiqat Nyawa ( Ha : Sifat )

Asma’-Thariqat Hati ( Mim : Asma’)

Af-al-Syariat Tubuh ( Dal : Af-al )

------------------------------------------------

Yang dinamakan hamba itu adalah Muhammad, karena Muhammad itulah yang mempunyai : Tubuh, Hati,
Nyawa, rahasia

------------------------------------------------

Muhammad itu hamba, artinya ilmunya : Rahasia Allah

------------------------------------------------

Dari Dua Sisi Dalam Diri manusia itu terdapat Empat Karakteristik. Yang sangat mendominasi diri setiap
manusia. Dimana karakter ini adalah merupakan bias dari Nur Muhammad yang ada pada Qolbu Manusia.
empat karakter itu adalah :

--------------------------------------------------

Gambaran dari sahabat rosululloh : Abu Bakar, Ummar, Utsman, dan Ali

--------------------------------------------------

Gambaran Nafsu Dari setiap insani : Amarah, Lawwamah, Sawiyyah, Mutmainah

--------------------------------------------------

Gambaran Anfasiyah : Nafas, Tanafas, Anfas, Nufus

299
--------------------------------------------------

Gambaran Rasa : Sanubari, Maknawi, Sirri, Fu' at

--------------------------------------------------

Gambaran Asal kejadian : Wadi, Madi, Mani, Manikam

--------------------------------------------------

Gambaran Sir-nya Manusia : Bumi, Api, Angin, dan Air

--------------------------------------------------

Gambaran perjalanan Ruhaniyah : Syari'at, Tarikat, Hakikat, Ma'rifat, itulah perjalananNya.

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

Mengenal Diri, Mengenal Allah

Mengenal Diri, Mengenal Allah

----------------------------------------

AWALUDDIN MA'RIFATULLAH: Awal Agama Mengenal Allah

----------------------

mengenal diri sekaligus mengenal Allah, berlakunya sembah kepada Allah atas kenal, kalau tidak kenal
maka itu cuma hayalan belaka

----------------------

MAN ARAFA NAFSAHU FAQAD ARAFA RABBAHU: Barang siapa mengenal dirinya maka akan kenal pada
tuhanNya

----------------------

INNALILLAH: Sesungguhnya kita berasal dari Allah

WA ILAIHI ROJIUN: Akan kembali kepada Allah

----------------------

300
Pembuktian sesungguhnya kita berasal dari Allah, kata Allah dalam hadist qudsi: AKU ADALAH
PERBENDAHARAAN YG TERSEMBUNYI, AKU INGIN DIKENAL MAKA KUCIPTAKAN MAHLUK (Adam) DAN
SEGALA ALAM BESERTA ISINYA

----------------------

Kata Allah: AKU INGIN MELIHAT DIRI DILUAR DIRIKU

----------------------

Sebenarnya sebelum ada langit dan bumi, sebelum ada syurga dan neraka, dan juga sebelum ada mahluk,
dan Allah pun belum dikenal sudah adakah kita,?.... Dan adanya kita dimana,?

----------------------

Jawab: ADANYA KITA SEMUA YAITU DI DALAM PERBENDAHARAAN ALLAH (di dalam kunhi dzat Allah)

----------------------

Sedangkan Allah masih seorang diri, apakah Ruh kita sudah ada,?.... Apakah sama usia Allah dengan Ruh
kita,?.... Sama-sama tiada awal tiada akhir

----------------------

Kata Allah: WAHAI SEGALA PERBENDAHARAAN RUH MANUSIA, AKU INGIN MENCIPTAKAN ALAM,
PERHATIKAN DAN SEBUT KUN SECARA BERSAMA-SAMA

----------------------

1. KUN: jadilah tujuh lapis bumi dan isinya serta tumbuh-tumbuhan, dan binatang di darat dan dilaut

----------------------

2. KUN: jadilah tujuh lapis langit dan planet serta tata surya dan gugusan bintang

----------------------

3. KUN: jadilah syurga

----------------------

4. KUN: jadilah neraka

----------------------

5. KUN: jadilah malaikat

----------------------

6. KUN: jadilah jin

301
----------------------

7. KUN: jadilah iblis, maka sudah tujuh kali kun

----------------------

Kesemunya tersebut kata Allah adalah berdiri sendiri dengan nyawa masing-masing, kesemuanya aku yg
mengendalikanNya yg sudah diberi tugas sesuai perjanjian dalam bahasa ilmu AR-RUH NUR MUHAMMAD

----------------------

Sekarang kata Allah, aku ingin melihat diriku diluar diriku, dan aku mau menciptakan Adam

----------------------

WAHALAQTA ADAMA KASURATIHI: kuciptakan Adam seperti rupaku kata Allah, atau seperti bentukKu,
atau seperti aku kata Allah

----------------------

Allah memerintahkan jibrail untuk mengambil TANAH-AIR-ANGIN-API, dipertengahan dunia di negeri


mekkah, dimana nanti dibangun ka'bah baitullah oleh nabi ibrahim

----------------------

Proses penciptaan Adam, kata Allah "AKAN KUBUAT ADAM SEPERTI UJUDKU" baiklah kata malaikat

----------------------

Setelah Adam dibentuk persis Allah Ta'ala, maka Allah Ta'ala meniupkan Ruh kepada Adam lalu Adam
bersin, apa gerangan yg terjadi,?

----------------------

Adam cuma bisa bernapas saja, nama napasnya idhofi, WAHAI JIBRAIL, AKU SUDAH BISA MELIHAT DIRIKU
DILUAR DIRIKU, dan Allah Ta'ala pun sangat senang sekali

----------------------

Walaupun sudah hidup namun Adam masih belum bisa berjalan dan bergerak, berkata, belum bisa
mendengar dan merasa, alias Adam masih kaku

----------------------

HAI JIBRAIL BAGAIMANA INI,?.... ADAM MASIH TAK BISA APA-APA

----------------------

Sekarang kata Allah: "KUN, SEMPURNALAH ADAM" setelah di KUN Adam tetap saja belum sempurna

302
----------------------

Kata Allah: WAHAI JIBRAIL, KAU DIAM-DIAM SAJA KARNA AKU AKAN BERTAJALLI DI UJUD ADAM BIAR
ADAM SEMPURNA, BIAR AKU GHAIB DI DIRI ADAM DAN AKU JUGA INGIN DIKENAL, MAKA AKU AKAN
MENJADI RAHASIA DIRI MANUSIA, DAN AKU AKAN MENETESKAN PERBENDAHARAAN DZATKU MELEWATI
SULBI ADAM

----------------------

Setelah Adam sudah sempurna, Adam tinggal didalam syurga seorang diri, bagaimana biar Adam tak
kesepian di syurga, status Adam belum tahu entah laki-laki atau wanita, jadi Adam yatim tak punya bapak
dan tak punya ibu, lalu Adam itu binnya siapa ya,?

----------------------

Sulbi Adam belum memanjang

----------------------

ADAM MALIKUL JASAD: Adam raja sekalian Jasad

----------------------

MUHAMMAD MALIKUL ARWAH: Muhammad raja sekailan Ruh

----------------------

ALLAH MALIKUL DZAT: Allah raja sekalian Dzat

----------------------

Sekarang Adam ditidurkan oleh Allah, Adam tidur pulas, dengan kuasa Allah dicabutlah tulang rusuk Adam
disebelah kiri untuk dijadikan SITI HAWA (nur sia) pemula asal, sekarang Adam tidak kesunyian lagi di
syurga, dan Adam pun dimuliakan para malaikat dan kalangan jin kenapa,?

----------------------

Sebab hanya bangsa malaikat yg melihat Allah bertajalli penuh ke diri Adam, karna itulah Adam
dimuliakan betul oleh para malaikat

----------------------

iblis iri dengki dengan Adam dan hawa, lalu iblis menipu daya Adam, apa sebabnya iblis mau menipu daya
Adam,?

----------------------

Sebenarnya itu hanya cara Allah saja yg ingin dikenal, biar cepat turun ke bumi

303
----------------------

Adapun iblis diciptakan dari Api, dia disipati Allah dengan AL-MUTAKBBIRIN tambah TAKBUR......
Sebenarnya Adam mau dikirim ke bumi sebagai khalifah di muka bumi, atau wakil Allah di muka bumi,,,,,,
jadi AL-WAKIL dengan AL-BATHIN adalah satu

----------------------

ZAHIRRU RABBI FI BATHINI ABDI: zahir Allah pada bathin hambanya

----------------------

Lalu Adam diberi: nama-nama segala sesuatu

----------------------

WA ADAMU ASMA AKULLAHA

----------------------

WA ADAMU SIFAT AKULLAHA

----------------------

WA ADAMU WUJUD AKULLAHA

----------------------

WA ADAMU SYIR AKULLAHA

----------------------

WA ADAMU ZAUK AKULLAHA

Jadi Adam diberi segala nama, segala sifat, segala rahasia, segala rasa

----------------------

Wal hasil iblis menggoda, mau menipu Adam memakan akan buah khuldi, lalu terbukalah nafsu birahi, dan
sulbi Adam memanjang, sulbi siti hawa terbuka, dan tak pantas lagi tinggal di syurga karna telah
mengotori syurga

----------------------

Dengan izin Allah Adam turun ke dunia bersama ada tiga unsur diri Adam: TUBUH-NYAWA-ALLAH TA'ALA,
yg tidak bisa dipisahkan

----------------------

304
Adam dan hawa dibekali rasa syurga jannatun naim biar dia ingat pulang ke syurga, yaitu rasanya pada
waktu Adam kumpul sama hawa di dunia

----------------------

Waktu kita kumpul bersama istri atas nikmat syurga jannatun naim, sekarang diri kita ada
diperbendaharaan Adam yaitu ghaib di sulbi Adam, sulbi Nuh, terus sulbi Ibrahim sampailah ke sulbi
Abdullah dan dikandung rahim Siti Aminah, lahirlah Rasulullah saw di kota mekah

----------------------

Jadi kita ghaib dari sulbi kesulbi 25 nabi menyebar sampai kesulbi orang tua kita, lahirlah kita sama unsur
JASAD-RUH dan ALLAH TA'ALA, satu batang tubuh

----------------------

Mencari Allah diluar diri syirik, mencari Allah didalam diri sindik

----------------------

MISAL kapas berlindung dibenang, benang berlindung dikain, seakan-akan kapas dan benang tidak
nampak, yg nampak adalah kain, atau ghaib Allah yg nyata hamba, sebab terdinding kita kepada Allah,
selain ujud Allah masih ada rasa ujud kita, selain sifat Allah masih ada rasa sifat kita

----------------------

Misal ujud artinya ada, mustahil tiada, bararti nyata ada lawanNya Adam (tiada), berarti Adam cuma
hanya nama saja, yg ada Allah Ta'ala saja

----------------------

Sekarang Allah Ta'ala tidak bisa menyamar lagi, karna sandiwara Allah sudah ketahuan, dan Allah sangat
senang sekali kalau kita mengenali dia, daripada kita tidak kenal akhirnya terdinding merupakan najis
dihadapan Allah

----------------------

Unsur manusia: ADA TUBUH, ADA RUH, ADA NYAWA, ADA ALLAH TA'ALA

----------------------

Rasulullah berkata: TIADA ADA AKU LIHAT PADA HAMBA, MELAINKAN ALLAH TA'ALA PADA ZAHIR DAN
BATHINNYA

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

305
La ilaha illa Allah

La ilaha illa Allah

===============

1.AKAL

- Diciptakan dari materi Alam barzah

- Berkedudukan pada jaringan otak

- Warnahnya Biru

- Sifatnya Dingin atau beku

- Fungsi, Berfikir, Menganalisa

- Daya jangkau sinarnya, sampai ke Alam Barzah

- Watak azali, Tunduk kepada Allah atau berpihak kepada kebenaran

.___________________

2.NAFSU

- Diciptakan dari materi Api

- Berkedudukan pada Jakun

- Warnahnya, Merah

- Sifat, Panas

- Fungsi, semangat (penyemangat)

- Daya jangkau sinarnya, sampai kealam Jin

- Watak azali, Ingkar kepada Allah, Tamak, Sombong

.____________________

3.HAYAT

- Diciptakan dari materi Surga (Buah khuldi) yg dimakan Adam & Hawa

- Berkedudukan pada jaringan Plasenta atau Pusar

- Warnahnya Hijau

- Bersifat, Sejuk

306
- Fungsi, Pertumbuhan pada jasad, mengaktifkan kerja organ tubuh, memperbaiki kerusakan pada organ
tubuh, Gerak refleks, Perlindungan organ tubuh dari hal yg membahayakan

- Daya jangkau sinarnya, Sampai Alam Auliyah

- Watak azali tunduk kepada Allah

.____________________

4.RUH

- Diciptakan dari Nur ( Refleksi Nurullah)

- Berkedudukan pada Qolbi atau Jaringan Hati

- Warnahnya Kuning (bagi Awam) Putih, ( karena teradiasi oleh Ilmu)

- Bersifat, Muthmainnah, Tenang atau Kosong

- Fungsi, Indra

- Daya jangkau sinarnya, sampai Alam malakut

- Watak azali, Tunduk kepada Allah, Keterangan Karena Allah bersifat Witir (ganjil) Maka diberikan satunya
lagi agar menjadi 5

.___________________

5.ILMU

- Bukan materi ciptaan (Refleksi Sirrullah)

- Berkedudukan, Membungkus Ruh

- Warnahnya, Bening

- Bersifat Kosong

- Fungsi, Mencipta, Merusak, Memperbaiki, Menguasai, Menyembuhkan

- Daya jangkau sinarnya, Sampai Sirrullah

- Watak azali Sifatullah

.___________________

JIWA Sebutan dalam proses perjalanan-nya :

- Berawal dari Noktah = Roh Nabati

- Segumpal darah = Roh Jamadi

307
- Segumpal daging = Roh Wajdi .

- Bergerak = Roh Hayati

- Dilahirkan = Roh Hayawani

- Menyusu = Roh Nafsani

- Berbicara = Roh Insani

- Berakal = Roh Nurani

- Remaja = Roh Ruhani

- Dewasa = Roh Rahmani

- Berumur 40 tahun = Roh Jamali

- Sudah tua = Roh Kulli

- Mati (ma’nawi) = Roh Ma’nawiah

- Di dalam kubur = Roh Rabbani

- Bangkit dari kubur = Roh Illahiyah

- Mengenal salah satu dari itu = Roh Ruhul Arwah

- Semua ini mengikuti ROH IDHAFI dan terhimpun pada kalimah LAA ILAHA ILLA ALLAH

.____________________

LA : alam ahad = kulhuwallahu ahad

ILAHA : alam wahdah = allahu samad

ILLA : alam wahidiah = lam yalid

ALLAH : alam ruh = walam yulad

MUHAMMAD : alam mitsal = walam yakulahu

308
RASUL : alam ajsam = kufuan

ALLAH : alam insan = ahad

Dulu dirimu Allah, sekarang Allah dan kembali pun kelak tetap Allah, Dan rahasia innalillahi wa ina ilaihi...
nyata jika paham yang diatas,,, Tiada lagi antara kita dan Allah sirr... Kita sifat dan Aku dzat

.___________________

1.Ahadah-Alam Lahut-Martabat Zat

2.Wahdah-Alam Jabarut - Martabat Sifat

3.Wahdiah-Alam Wahidiah - Martabat Asma

4.Alam Roh-alam Malakut-Martabat Afaal

5.Alam Misal - Alam Bapak

6.Alam Ijsan-Alam Ibu

7.Alam Insan - Alam Nyata

.____________________

HAMBA ALLAH ITU ORANG YANG MENYADARI : Kekuatannya Kekuatan Allah, kehendaknya Kehendak
Allah, pengetahuannya pengetahuan Allah, Segala apa yang dimilikinya milik Allah, termasuk dirinya,
akunya, dan wujudnya, Yang hidup itu Allah, yang beraktifitas itu Allah, yang punya wujud juga Allah,
Ruhnya Ruh Allah, dirinya Diri Allah, akunya Aku Allah dan Aku yang sebenarnya (Ana al-Haqq) itu Allah

.___________________

- HANYA ALLAH YANG BISA MENJADI KEKASIH ALLAH, HANYA ALLAH KEKASIH ALLAH YANG BISA MENJADI
KHALIFAH-NYA, HANYA ALLAH YANG RINDU ALLAH HINGGA AKHIR MASA

Alloohummaghfirlii khothiiatii wajahlii, wa isroofii fii amrw, wamaa annta a'lamu bihi minnii.
Alloohummaghfirlii jaddii wahazlii, wa khothoii, wa 'amdi, wa kullu dzaa lika 'inndii. Alloohummaghfirlii
maa qoddamtu, wa maa akhkhortu, wa maa asrortu, wa maa a'lanntu, wa maa annta a'lamu bihii minnii
anntal muqoddim«, wa anntal muakhkhirw, wa annta 'alaa kulli syai ing qodiir

.__________________

Artinya : "Ya Allah ampunilah aku yakni kesalahanku, kebodohanku, keterlaluanku dalam segala hal, serta
apa pun yang Engkau lebih

309
mengetahuinya daripada aku. Ya Allah ampunilah aku yakni dosa yang telah lalu, dosa yang akan datang,
dosa yang aku lakukan dengan sembunyi-sembunyi, dosa yang aku lakukan dengan terang-

terangan, dan segala dosa yang mana Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkau adalah Dzat
yang mendahulukan, dan Engkau adalah Dzat yang mengakhirkan, serta Engkau adalah yang

mengetahui segala sesuatu.”

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

KITAB TAJALLI NUR MUHAMMAD

Ini adalah nukilan dari KITAB TAJALLI NUR MUHAMMAD

--------------------------------------------------------------

penciptaan nur muhammad berawal dari dzat wajibal wujud (Allah) yang masih tersembunyi, tidak
dikenal, tidak diketahui, dan belum ada yang menyembah, dzat wajibal wujud (Allah) adalah sosok yang
menzahirkan dzat nya sendiri dan ketika itu belum ada sesuatu apapun (waktu, masa, tempat, ruang,
agyar) hanya diriNYA sendiri tiada yang lain, ketika itu dzat wajibal wujud (Allah) berfirman

--------------------------------------------------------------

"aku adalah bagai istana yang tersembunyi tiada yang mengetahui dan tiada yang mengenal,maka aku
membuat sesuatu yang lain agar aku bisa dikenal"

--------------------------------------------------------------

dari firman ini Allah teringin menciptakan sesuatu yang selain dirinya (kala itu Allah belum bernama Allah),
maka Allah bertajalli dan terjadilah A'YAN KHORJIAH ketika itu Allah dzat wajibal wujud bernama AH (alif ,
ha') lalu Allah bertajalli lagi dan muncullah A'YAN TSABITAH, ketika itu Allah dzat wajibal wujud bernama
HU (ha' , waw) kemudian Allah bertajalli lagi dan terciptalah NUR MUHAMMAD, ketika itu lah dia dzat
wajibal wujud bernama Allah,

--------------------------------------------------------------

maka sekarang terciptalah sesuatu selain diriNYA yaitu ruang, waktu, tempat, dan makhluk yang baru
tercipta yaitu nur yang orang orang sekarang menyebutnya nur muhammad, kala itu nur muhammad
belumlah bernama nur muhammad

--------------------------------------------------------------

ketika Allah hendak membuat dzat yang selain diriNYA untuk supaya dzat baru tersebut mengenal Allah,
maka Allah mengambil segenggam dari nur sifat jamalNYA, lalu segenggam nur sifat jamalnya itu di

310
genggam dan Allah berkata kepada segenggam nurNYA itu "KUNI MUHAMMADAN" lalu terciptalah dzat
baru yaitu nur yang bernama muhammad,

--------------------------------------------------------------

di alam ZATUL BUHTI itu hanyalah ada dua dzat saja yaitu Allah dan nur Muhammad, keduanya serupa
indah namun tak sama, tak sama namun serupa, ketika nur muhammad baru tercipta maka nur
muhammad terpukau kagum dengan nur dzat yang ada didepanNya itu yaitu nur dzatnya Allah,

--------------------------------------------------------------

saking terpukaunya maka nur muhammad berkata "ALLAH HUMMA" itulah kata kata pertama nur
muhammad sekaligus kata yang pertama sekali terucap oleh makhluk yang paling pertama di alam raya,

--------------------------------------------------------------

nur muhammad berkata ALLAH HUMMA karena terpukau dengan keindahan nur dzat nya Allah yang ada
didepannya itu, karena nur muhammad merasa teramat sama nurnya dengan nur Allah yang ada
didepannya (nur Allah) maka nur muhammad berkata "siapa tuhan dan siapa hamba?"

--------------------------------------------------------------

maka Allah menjawab kata kata nur muhammad tadi "dimanapun aku sembunyi maka kau tak akan dapat
menemukan aku tanpa petunjuk-ku dan dimanapun kau sembunyi aku akan tetap menemukanmu karena
kau dari aku"

--------------------------------------------------------------

lalu nur muhammad menjawab "kau tuhan dan aku hamba" lalu Allah berkata "aku ada karena kau ada
dan kau ada karena aku ada" lalu allah berkata DZOHIRU ROBBI WAL BATHINU ABDI "yang telah zahir
adalah tuhan dan yang masih bathin adalah hamba (muhammad)"

--------------------------------------------------------------

dan nur muhammad menjawab ILLALLAH HU ALLAH HUWA RUHUM "hanya Allah dialah Allah yang
penyayang (itulah kalimah bathin nur muhammad) lalu Allah berkata "alastu birobbikum" bukankah aku
tuhanmu?

--------------------------------------------------------------

lalu nur muhammad menjawab "bala warobbuna laillah haillallah" iya kau tuhanku la ilaha illallah, lalu nur
muhammad bersaksi HU DZATULLAH ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAH "dialah dzat Allah aku bersaksi
bahwa tiada tuhan yang maujud melainkan hanya Allah"

--------------------------------------------------------------

itulah yang memisahkan mana nur Allah dan nur Muhammad, dan Allah menjawab kesaksiannya WA
ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLAH "dan aku (Allah) bersaksi bahwa muhammad rasul Allah,

311
--------------------------------------------------------------

dari sinilah pertama kalinya Allah meresmikan bahwa nur muhammad adalah rasul (itulah dua kalimah
syahadat diri nur muhammad atau syahadat nur muhammad,

--------------------------------------------------------------

kemudian nur muhammad mengucapkan la ilaha illallah muhammad wujudullah, la ilaha illallah nuri
haqqullah, la ilaha illallah muhammad astagfirullah, "KUN SHOLLI ALA

MUHAMMAD" (itulah 3 kalimah tauhid yang diucapkan nur muhammad lalu dilanjutkan dengan sholawat
semula jadi nur muhammad tadi, itulah induk dari segala sholawat yang effect nya memancarkan aura nur
muhammad

--------------------------------------------------------------

(NUR KUN HU DZULLAH) Syahadat Kosong, alam masih belum ada apa-apa (JIBU) kecuali rahasia sirr,
namanya la sautin wala harfin, tidak bersuara dan tidak berhuruf -((O))- artinya Aku Adalah Aku atau Dia
Adalah Dia, yg merupakan nama bathin hanya satu kata tapi bermakna syahadat dan berarti beberapa
kata, yg menjadi rahasia dan dikeramatkan

--------------------------------------------------------------

Seandainya dibuka atau dipaparkan tentu saja bukanlah rahasia lagi tapi jadi umum namanya, (Dalam
kitab kejadian Nama Tuhan Yang ke 100 penulis menyebut nama itu adalah Ahad artinya Maha Satu-
Satunya, satu kata tapi bermakna syahadat, satu kata tapi artinya beberapa kata Maha Satu-Satunya jadi

artinya bukan esa atau satu karena satu pasti ada dua, tiga dst,

--------------------------------------------------------------

AHAD adalah nama dzohir Allah yg ke 100 yg termaktub dalam surah al Ikhlas bukan Al Ahad bukan pula Al
Wahid, nama itulah yg jadi amalan atau wirid salah seorang sahabat Rasulullah yg mendapat kemulian yg
begitu

besar bahkan dalam sebuah riwayat bahwasanya Rasulullah mendengar

suara terompah atau sandal sahabat Rasulullah Bilal bin Rabah di surga

Bilal bin Rabah adalah seorang budak negro yg dibebaskan dan menjadi muslim lalu menjadi 10 sahabat yg
dijamin masuk surga, Bilal bin Rabah adalah muadzin atau tukang adzan pertama

--------------------------------------------------------------

nama Allah juga terdapat dalam Al Quran adalah HAIRUL MAKIRIN bukan termasuk dalam Asmaul Husna.
Nur yang awal-awal adalah Nur Habibi (Bahwasanya yang pertama-tama terjadi pada Diriku sesudah Nur
yang awal-awal adalah Nur Habibi) atau Dzat Allah, daripada NurNya dengan berfirman KUN yg
menerbitkan Nur Muhammad

312
--------------------------------------------------------------

(NUR KUN "HU DZATULLAH") Syahadat Diri Nur Muhammad, yang merasa bahwa dirinya Tuhan karena
belum tahu ada Allah sehingga mendengar firman ALASTU BIROBBIKUM, Nur Muhammad terpukau
dengan segala

keindahan yg dilihatnya sehingga terucap ALLAHUMMA.

--------------------------------------------------------------

(NUR KUN ILLA HUWA HAQ) Syahadat Bathin, pengakuan tentang Allah Yang Maha Haq, Sehingga
abadilah syahadat karena ada KHOLIK dan MAKHLUK yaitu Syahadat Allah "LAA ILAHA ILLALLAH" dan
Syahadat Rasul "MUHAMMAD RASULULLAH"

--------------------------------------------------------------

Di zaman nabi Musa AS juga ada yg termaktub dalam Al Quran "INNANI ANALLAHU" Syahadat Awal Allah
ketika nabi Musa AS berdialog langsung di bukit Thursina, sebelum syahadat nabi Musa "LAA ILAHA
ILLALLAH MUSA KALAMULLAH"

--------------------------------------------------------------

Ada pula syahadat nabi yg lain seperti syahadat

nabi Ibrahim AS "LAA ILAHA ILLALLAH IBRAHIM KHOLILULLAH"

--------------------------------------------------------------

Syahadat nabi Isa AS "LAA ILAHA ILLALLAH ISA RUHULLAH dll, Terucap pula firman pengasihan Allah
kepada Nur Muhammad ( DZOHIRU

ROBBI WALBATHINU ABDI dalam riwayat lain ada tambahan ILLALLAH HUWALLAH HUWA RUHUM) dalam
sebuah riwayat juga dikatakan DZOHIRU ROBBI WALBATHINU ABDUH artinya Zahir Tuhan itu ada pada
Bathin HambaNya

--------------------------------------------------------------

didalam Ilmu Hakikat inilah yang sebenarnya untuk meng-Esakan Allah, dengan mengenal Diri agar bisa
sempurna untuk mengenal Allah SWT, Maka Nur Muhammad memuji diri sendiri kepada Nur Habibi yang
awal-awal, Dzikir Nur yang awal2 yaitu :

--------------------------------------------------------------

"LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD WUJUDULLAH"

--------------------------------------------------------------

"LAA ILAHA ILLALLAH NUR HAQQULLAH"

313
--------------------------------------------------------------

"LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD ASTAGHFIRULLAH"

--------------------------------------------------------------

Maka terucaplah shalawat Nur Muhammad yg pertama 'KUN SHOLLI ALA MUHAMMAD" kepada alam
semesta yg disambut dengan "SHOLALLAHU ALAIHI WASSALAM" Daripada Nur Muhammad pula Arsy,
Lauhul Mahfud dan alam semesta tercipta serta Nabi Adam dan diri kita

--------------------------------------------------------------

Syech Abdul Asysyahrani Rahimahullah Alaihi berkata : "INNALLAHA KHALAQA RUHUN NABI SAW MIN
DZATIHI WAKHALAQAL 'ALAAMI MINNURI MUHAMMAD SAW." Artinya Sesungguhnya Allah telah
menjadikan Roh Nabi Muhammad daripada Dzat Allah dan sekalian Alam ini dijadikan dari pada Nur
Muhammad SAW

--------------------------------------------------------------

Ada beberapa syahadat lagi yg terdapat didalam beberapa kitab lama mengenai syahadat tujuh dan
syahadat tiga, adapun syahadat tujuh adalah sebagai berikut :

--------------------------------------------------------------

1) Syahadat orang awam yaitu : asyhadu an la ilaha illa Allah wa asyhadu anna Muhammadan rasulullah

--------------------------------------------------------------

2) Syahadah al-tariqah yaitu : la ma'budah illa Allah

--------------------------------------------------------------

3) Syahadah haqiqah yaitu : la maujuda illa Allah

--------------------------------------------------------------

4) Syahadah ma'rifah yaitu : la ya'rifu illa Allah

--------------------------------------------------------------

5) Syahadat batin yaitu : Allah-Allah didalam ciptaannya

--------------------------------------------------------------

6) Syahadat gaib yaitu : yahu-yahu

--------------------------------------------------------------

7) dan Syahadah barzah yaitu : haq-haq

314
--------------------------------------------------------------

1) Sedangkan syahadat tiga adalah, syahadat muta'awwilah (permulaan) ialah syahadat lafal yang
dikerjakan lahir batin, yaitu syahida ilahu annahu la ilaha illa huwa

--------------------------------------------------------------

2) syahadah mutawassithah (pertengahan) lafalnya, syahidina 'ala anfusina

--------------------------------------------------------------

3) dan syahadah muta'ahhirah (terakhir) lafalnya, la ilaha illa huwa

--------------------------------------------------------------

Syahadat yang dipergunakan sehari-hari disebut syahadat syari'ah, lafalnya la ilaha illa Allah Muhammad
Rasulullah

--------------------------------------------------------------

Ada pula yang lain Syahadat yang di pakai oleh Ahli Bai'at yaitu "ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAHU
MUHAMMADURRASULULLAH"

--------------------------------------------------------------

Mungkin masih ada beberapa syahadat lain lagi seperti syahadat diri, syahadat ruh dll yg bisa jadi banyak
versi tentang macam-macam syahadat Bersipat nur muhammad ini yaitu menyembah, maujud nur
muhammad ini yaitu yatimullah, nur tak ber ibu tak ber bapak yang dulu pernah zahir ke dalam batang
tubuh nabi Isa alaihissallam, beribu tahun setelah itu maujud pula zahir nur muhammad ini ke dalam
batang tubuh sayyidina muhammad sallallahi alaihi wassallam

--------------------------------------------------------------

zahir nya nur yatimullah ini dalam batang tubuh nabi isa telah membimbing beliau menyatu dan selaras
dengan ALLAH, begitu pula zahir nya nur ini pada batang tubuh baginda nabi muhammad telah merujuk
rasullallah atas seijin ALLAH dalam pencarian beliau akan tauhid dan agama sejati ini yaitu islam, kedua
nabi ini adalah sarang dari nur muhammad yang maujud dalam bentuk zahir yang boleh di katakan nur
muhammad nya bangun secara sempurna di sempurnakan ALLAH semata mata

--------------------------------------------------------------

Namun jangan diduga bahwa pada makhluk ALLAH lainnya nur muhammad ini tak dapat bangun secara
utuh, nur muhammad itu haq dari semua makhluk ALLAH yang hendak menemukan sejatinya khalifah dan
tujuan ia di ciptakan, didalam nur muhammad itu terkandung berjuta juta gen tuhan atau sipat sipat ilahi,
qodrat dan quwwata ALLAH, bagi siapa saja makhluk yang dapat menghujamkan sedikit demi sedikit

315
quwwata ALLAH dalam nur muhammad itu kepada setiap jaringan tubuhnya maka ia secara otomatis akan
dapat mencicipi quwwata itu langsung dari induk nur muhammad yaitu NUR ALLAH SEMATA MATA

--------------------------------------------------------------

NUR MUHAMMAD ini memiliki nama asal mula sebelum ia bernama nur muhammad, ia terdiri atas 7
nama yang tersebut oleh makhluk pada setiap berada pada sarangnya, 7 nama nur muhammad ini
tersebut setiap ia sampai pada setiap alam ketuhanan atau alam langit tuhan

--------------------------------------------------------------

pada alam pertama atau langit pertama (arasy) nur muhammad ini bernama NUR QASAM, ia belum
bersipat makhluk dan belum berwujud selain hanya nur semata mata yang masih bersanding dengan nur
ALLAH, QASAM lah ia karena belum bersipat makhluk, qasamlah jua ia karena belum berupa dan
berbentuk, pada saat ini nur ALLAH itu sendiri yang berpecah belah memisah dari nurrullah semata-mata,
dua sipat namun satu zat

--------------------------------------------------------------

Pada alam langit ke dua nur muhammad ini bernama NUR KALAM, ia sudah bersipat makhluk bukan lagi
bersipat nurullah walaupun belum berbentuk makhluk, nur kalam sudah zahir kepada bentuk kalimat
kalimat ilahi yaitu kalimat "KUN FA YAKUN"

--------------------------------------------------------------

Pada alam langit ke 3 nur muhammad ini bernama NUR JAMAL, nur ini sudah memiliki sipat dan sudah
memilik bentuk rupa makhluk yaitu sipat dan kehendak ALLAH atau sipat JAMAL ALLAH, apa itu sipat
jamal yaitu sipat ALLAH berzikir memuji ke esa an nya semata mata

--------------------------------------------------------------

Pada alam langit ke 4 nur muhammad ini bernama asal mula NUR JALAL yaitu nur yang terdiri dari bentuk
zahir sipat jalal ALLAH yaitu sipat berkehendaknya ALLAH akan makhluknya

--------------------------------------------------------------

Pada langit ke 5 nur muhammad ini bernama NUR BAYA PUTIH, nur ini sudah zahir sebenar wujud dalam
bentuk dan rupa makhluk, ia sudah bersipat selayaknya makhluk ALLAH awal yaitu menyembah dan
menyadari siapa sesembahannya, nur baya putih meneteskan makhluk lainnya berbentuk cahaya makhluk
yaitu malaikat dan cahaya alam semesta, pada masa ini nur baya putih sudah menyadari secara utuh
bahwa ia kini utuh sebagai makhluk dan ALLAH adalah yang di sembahnya, pada masa inilah bermulanya
semua malaikat dan alam semesta ini berzikir dan menyembah

--------------------------------------------------------------

Pada alam langit ke 6 nur muhammad ini bernama asal mula NUR MUHAMMAD, yaitu nur yang di
tancapkan oleh malaikat JIBRIL ke dalam jiwa batang badan nabi adam sebagai penyempurnaan dari awal

316
adam di ciptakan, pada alam ke 6 ini nur muhammad telah utuh menjadi sebenar benar makhluk ALLAH
yaitu manusia yang bernama ADAM, hampir semua malaiat mengenal malaikat jibril dengan nama
malaikat rahmad atau ahmad sehingga nur yang begitu sempurna yang ia tancapkan kepada batang badan
adam tadi di kenal dengan nama nur muhammad atau nur yang ALLAH serahkan kepada malaikat rahmad
untuk di tancapkan kepada adam

--------------------------------------------------------------

Adam turun ke muka bumi ini sama saja dengan nur muhammad tadi bermula hidup dan berada di alam
bumi yaitu alam langit ke 7, nur muhammad benar benar sudah utuh sebagai modal utama dari hidup
manusia pertama itu dalam menjadi khalifah di muka bumi ini, nur yang bernama muhammad dalam
batang badan nabi adam ini lah yang sebenar benar khalifah atau penguasa bumi yang ALLAH serahkan
kepadanya berbagai sipat quwwata ALLAH itu sendiri

--------------------------------------------------------------

adam adalah manusia tak ber ibu tak ber bapak, adam adalah makhluk YATIM PIATU, nur muhammad
yang ada dalam batang badannya ialah selahir senyawa dengannya pula, siti hawa hingga 7 keturunan
beliau mengetahui bahwa nur muhammad dalam tubuh nabi adam itu adalah nur yatim piatu jua, nur itu
bersipat tunggal dari tuhan yang maha tunggal, hingga sampai pada jaman nabi sulaiman nur yang di
tancapkan oleh malaikat rahmad atau jibril ini bernama NUR YATIMULLAH, maka oleh itu semua nabi
selalu dan rasul selalu menyayangi dan melindungi anak yatim musabab di dalam badan dan jiwa anak
yatim yang belum baligh itu terdapat nur muhammad yang tengah masak-masaknya, nur muhammad
yang tengah masak masaknya ini atau terbangun sempurna jika anak yatim itu berdoa maka doa nya di
kabulkan ALLAH, jika dia marah maka itu marahnya ALLAH

--------------------------------------------------------------

Kami turunkan syariat membangunkan nur muhammad dalam batang badan-Mu masing-masing secara
sendiri tak perlu bergantung kepada siapapun musabab nur muhammad ini utuh pada hakikatnya dalam
setiap makhluk bernyawa dan selama kita tidak meninggalkan sembahyang atau menyembah kepada
ALLAH maka nur muhammad ini telah kita minta langsung ijazahnya kepada ALLAH semata mata

--------------------------------------------------------

Pertama berwudhuklah, lakukan sembahyang hajat dua rakaat, setelah selesai silahkan di hapalkan
SHOLAWAT RUH NUR MUHAMMAD yang biasa di baca oleh nabi sulaiman dalam membangunkan nur
muhammad di badan beliau atau engkau pernah Coba bisa juga melafalkan Sholawat Nuridzat, Teks
Sholawat Ruh Nabi adalah sebagai berikut :

--------------------------------------------------------------

"Allahumma sholli ‘ala ruhi Sayyidina Muhammadin fîl arwahi wa ‘ala jasadihi fil ajsadi wa ‘ala qobrihi fil
quburi wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallim" artinya : Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada ruh Nabi
Muhammad saw, diantara semua ruh, kepada jasadnya diantara semua jasad, kepada kuburnya diantara
semua kubur, dan limpahkanlah pula rahmat dan keselamatan kepada keluarganya dan sahabatnya

317
--------------------------------------------------------------

Para ulama ahli hadits, ahli Al Quran, ahli berjamaah sholat lima waktu, dan juga ahli tahajud mengatakan,
“Seorang Muslim, Mukmin, dan Muhsin yang banyak membaca sholawat ini, insya Allah akan mimpi
bertemu dengan Nabi Muhammad saw. Ia juga bisa bermimpi bertemu dengan ibu, bapak, mertua, suami,
istrinya yang sudah meninggal.” Bacalah sholawat ini setiap malam, terutama malam jum’at. Saat
membacanya sebaiknya dalam keadaan memiliki wudlu

--------------------------------------------------------------

Semua alam semesta tercipta awal dari Nur Muhammad termasuk diri kita jadi pada hakikatnya tanpa
dibangunkan kita ini adalah daripada Nur Muhammad juga karena tidak mungkin bahkan tidak pernah
terjadi pohon

pisang berbuah nangka, karena asal kita adalah Nur Muhammad pohonnya maka kita adalah buahnya
yaitu Nur Muhammad juga asalnya secara hakikat

--------------------------------------------------------------

Walau dalam perjalanannya manusia tidaklah sama seperti pisang ada yg enak, ada yg berbiji, dll begitu
pula dengan Nur Muhammad dalam diri seseorang maka tugas kita menjadikan Nur itu gemilang dan
kemilau dengan cahayanya seperti para waliyullah atau orang-orang yg dipilih Allah karena cahaya ilmu
keikhlasan, keimanan dan ketaqwaan juga cinta mereka

###############################

Kalau kita bukan Nur Muhammad asalnya maka ke manakah kita akan kembali setelah nafas ini tidak lagi
diijinkan oleh Allah berhembus?

###############################

Yang tinggal hanya sebujur jasad berbau bangkai biar pun sakti mandraguna, banyak ilmu, harta,
berpangkat, selebritis sekalipun

tetaplah sesosok jenazah yg menanti pengadilan akhirat untuk pertanggung jawaban atas semua
perbuatannya selama di alam dunia

--------------------------------------------------------------

Tanah akan kembali ke tanah, Air akan kembali ke air, Angin akan kembali ke angin dan Api akan kembali
ke asalnya pula… sedangkan diri

ini adalah dari atau milik Allah (Nur Muhammad sebagai Bapaknya Ruh dan

Nabi Adam AS adalah Bapak Jasad) yg mana termaktub dalam Al Quran dan tidak asing lagi di telinga kita
yaitu “INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN” ( SESUNGGUH KAMI MILIK ALLAH DAN SESUNGGUHNYA
KAMI KEPADA

318
ALLAH JUGA AKAN PULANG ATAU KEMBALI) yang biasa kita dengar bila ada musibah atau saudara kita ada
yg meninggal

--------------------------------------------------------------

Apabila kita menyakini diri kita berasal dari Nur Muhammad maka kita harus bersyahadat dan bersaksi
bahwa kita adalah berasal darinya atau

mengaku diri kita ini adalah Nur Muhammad karena merasa buah pisang maka kita adalah berasal dari
pohon pisang bukan dari pohon lain

--------------------------------------------------------------

Aplikasinya : Untuk menyatakan diri ini adalah Nur Muhammad asalnya adalah yaitu: 1x atau 3x, dan nafas
ditarik dengan “YAHU” dengan HUU ( panjang baca dalam hati) kemudian ditahan dan lidah dilekukkan di
lelangit, Kemudian baca di dalam hati :

--------------------------------------------------------------

INNI BIHAQQI MUHAMMADIN ALHAQ QULHAQ (sesungguhnya diriku adalah kebesaran wujud NUR
MUHAMMAD yang sebenar-benarnya) waktu keluar nafas baca ALLAHU AKBAR

--------------------------------------------------------------

Ini bisa dipakai dengan niat untuk apa yaitu : Kita pakai pernafasan perut atau dada biasa yaitu saat
menarik nafas dengan menyebut Syahadat gaib, Tarik nafas dari hidung ucapkan dalam hati "YAHU"
dengan "HU" (panjang) sampai perut atau dada penuh tahan dan naikan lidah dilekukkan di lelangit mulut
lalu baca syahadat silahkan pilih syahadat-syahadat di atas atau yg umum saja "LAA ILAHA ILLALLAH" 11x
atau 21x lalu keraskan perut sedikit setelah itu keluarkan nafas pelan-lahan dari mulut... ulangi 3x atau 7x

--------------------------------------------------------------

Fungsi : Insya Allah banyak sekali seperti pagar gaib diri, membersihkan atau menambah aura, dll
sesuaikan dengan niat. Demikian yg bisa saya nukilkan dan tidak sedikit pun bermaksud menggurui, kalau
ada khilaf salah kata atau bahkan menyinggung dalam nukilan ini, dengan segala kerendahan hati kurang
lebihnya mohon dimaafkan

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

319
ILMU Dzikiri nafas

ILMU Dzikiri nafas

=================

"Ilmu Nafas sering disebut dengan Ilmu Zikir Nafas, yaitu pernafasan dengan mengucapkan dzikir HUUU
ALLAH, adapun proses dzikir tersebut yang diikuti dengan irama naik dan turunnya nafas, karena dengan
dzikir nafas kita akan selalu mengerti dalam diri kita mempunyai keyakinan dan keimanan yang haqiqi
yang selalu kembali kepada Allah dan hanya untuk Allah semata-mata

__________________________________

nafas adalah kembaran Ruh, Ruh adalah hakikat dan nafas adalah syariatnya di alam ini, makanya Ruh
diibaratkan kapal dan ombak bagaikan nafas, Jika ombak tenang maka tenanglah perjalanan kapal, begitu
juga dengan Ruh, jika nafas seorang tenang, maka ia memberi kesan pada ruhnya, Oleh sebab itu apabila
pernafasan itu baik dan benar maka akan baik pulalah perjalanan ruh dengan Tuhannya

__________________________________

Ilmu Nafas bukanlah hal yang baru dan sebenarnya sudah ada sejak zaman Rasulullah Saw dan diajarkan
kepada para sahabat dan para pengikutnya untuk latihan riyadhah secara khusus, Didalam pengertian
kalimat dzikir sebagai mengingat kepada Allah dan zikir merupakan kendaraan agar seorang hamba
sampai kehadirat Allah semata-mata, bila manusia sampai kehadirat Allah maka apapun yang manusia
kehendaki maka Allah akan mengabulkan segala kehendaknya

__________________________________

Nafas kita normal keluar masuk sehari semalam sebanyak 24.000x yaitu pada siang 12.000x dan pada
malam 12.000x karena inilah jumlah jam sehari semalam 24 jam, pada siang 12 jam dan malam 12 jam,
seperti huruf “ Laa Ilaaha Illallah Muhammadur Rasulullah ”, masing-masing mempunyai 12 huruf
berjumlah 24 huruf semuanya, barang siapa mengucap dengan sempurna 7 kalimah itu niscaya
ditutupkan Allah pintu Neraka yang 7, barang siapa mengucap yang 24 huruf ini dengan sempurna niscaya
diampuni Allah Ta’ala yang 24 jam

__________________________________

Hal Inilah yang menjadi persembahan hamba kepada Tuhannya yang tiada putus-putusnya, nafas adalah
sumber kehidupan tanpa nafas maka hancurlah kehidupan ini, Nafas adalah al-Hayat yang datang dari
Tuhan ia adalah rahasia Illahi

zikir nafas adalah untuk pembersihan rohani, Setiap makhluk hidup memiliki nafas, melihat, mendengar,
merasa itu semua termasuk didalam sifat Al-Hayat, Manusia bisa hidup tanpa memiliki mata, telinga,
tangan dan anggota tubuh lainnya akan tetapi manusia tidak akan bisa hidup tanpa nafas, dan manusia
bisa berkata-kata dan melakukan perbuatan apa saja, hal itu semua berlaku karena Qudrat dan Iradat dari
Allah dan sesungguhnya nafas berada di dalam Qudrat dan Iradat Allah

320
__________________________________

Adapun proses turun dan naiknya nafas dari tubuh kita tidak ada yang awal dan tiada yang akhir, begitu
juga dengan jutaan makhluk hidup lainnya, dan nafas juga sebagai penghidup hati dan jasad dengan
memahaminya serta mempelajarinya akan membawa manusia kepada kesempurnaan hidup serta
memimpin gerak seluruh anggota badan ini tanpa komando suara maupun gerak isyarah

__________________________________

Pertama Allah mengerakkan Ruhani dari ruhani mengerakan Al-Hayat dari Al-Hayat menggerakkan nafas
dan dari nafas menggerakkan jasad dan adalah pada hakikatnya itu Allah juga yang menggerakkan
sekalian gerak

__________________________________

Segala macam gerak atau perbuatan apakah perbuatan diri sendiri ataupun perbuatan yang terjadi diluar
dirinya, memiliki dua macam pengertian, pengertaian pertama dinamakan Mubasyarah dan pengertian ke
dua dinamakan Tawallud kedua macam pengertian ini tidak dapat terpisah satu sama lainnya, Hal ini
didasarkan perbuatan Allah Sebagaimana firman Allah Swt : “ Tidaklah anda yang melempar ( Hai
muhammad ) tetapi Allah lah yang melempar ketika anda melempar “

__________________________________

Zikir Nafas memiliki rangkaian tersendiri dan terbagi menjadi 4 bagian yaitu : Zikir Nafas, Nupus, Tanapas
dan Ampas, Keempat perkara tersebut berkaitan diantara satu sama lainnya

__________________________________

Pertama hidup nafas itu karna ampas, dan hidup ampas itu karna nupus, manakala hidup nupus itu
dengan rahasia dan rahasia itulah yang merupakan rahasia Allah, Nupus, Ampas dan Tanapas itu adalah
satu perkara yang ghaib, nafas tidak dapat dirasa, diraba serta dilihat wujudnya

Sabda Rasululloh Saw : “ Nafas itu suatu jauhar yang masuk dan keluar dari badan, sehingga apabila
menjadi kurang ilmu kepadanya, maka yaitu jahil namanya, tiada mulia kepada Allah Ta’ala pada hari
kiamat, didalam kubur dan didalam titian Sirat al-Mustaqim, karena sesungguhnya anfas tiada masuk ke
dalam tubuh dan tanaffas itu tidak keluar daripada badan ".

__________________________________

Sedang nafas itu masuk dan keluar dari pada badan.” Dinaikkan Tanafas hingga ditempatkannya dengan
sempurna di Nufus dengan melihat pada mata hati itu dari Allah dengan Allah dan untuk Allah

__________________________________

Allah mengerakkan Rohani dari Rohani menggerakkan Al-Hayat, dari Al-hayat mengerakkan Nafas, dari
Nafas mengerakkan Jasad dan pada hakekatnya Allah yang mengerakkan sekalian yang ada.

321
__________________________________

Zikir Nafas adalah Nur yang memancar keseluruh jiwa bagi pengamalnya dan besar akan manfaatnya,
dengan melakukan zikir nafas akan menghancurkan kebekuan darah hitam yang berada dihati yang
dianggap sebagai istana iblis, dan selagi istana Iblis tidak terpecah dan hancur musnah Nur Qalbi sebagai
penyuluh lampu marifat yang diharapkan itu tidak mungkin tercapai, Imam Ghazali mengatakan " Dzikir
yang dilakukan dengan cara menahan nafas akan mempercepatkan proses penyucian hati "

__________________________________

Zikir Nafas menghubungkan Hayat Qalbu kita kepada Alam Roh, Nafas datang dan pergi kepada Allah
setiap saat dan setiap nafas yang tidak berzikir maka nafas itu tidak akan membawa manfaat kepada
Qalbu dan Roh kita, yang pada umumnya manusia tidak sadar bahwa hidup dia di kuasai penuh oleh
pengedaran nafas keluar dan masuk dari Allah tanpa zikir nafas ia tidak akan memperolehi barakah dan
nikmaat dari Allah, Sebagaimana Rasulullah Saw Bersabda : “ Barang siapa keluar masuk nafas tanpa zikir
Allah maka sia-sialah ia ”.

__________________________________

Adapun mengetahui Ilmu Nafas untuk memperteguh keyakinan dan keimanan akan adanya kebesaran
Allah, namun disamping itu ada manfaat lain bagi seorang hamba yang mengharap akan suatu
keberkahan, maunah bagi kehidupan sehari-hari

__________________________________

Ilmu Dzikir Nafas pada zaman dahulu dipelajari dan diamalkan oleh para Nabi dan para Wali, suatu
keilmuan yang mengarah ketauhid atau menyingkap jati diri, kita harus meningkatkan ketaatan ibadah
terhadap Tuhan dan dibarengi dengan ilmu agama, Karena ilmu agama adalah ilmu yang akan
menyelamatkan diri kita dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak

__________________________________

Keilmuan Dzikir Nafas akan menunjukkan pada anda, bagaimana caranya mengatasi berbagai masalah
yang mengintai dalam kehidupan serta memuat berbagai alternatif solusinya, rahasia ilmu ini masih
banyak hikmah dan manfaat lainnya dan akan sangat bermanfaat pada orang-orang beristiqomah dalam
mengamalkan suatu ilmu

__________________________________

BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM ALLAMUMMA KUN HU SIRRULLAH, HU ALLAH MENJADI RASA, RASA SIRR


TA 'AZZAZTU BIROBBIL 'IZZATIWAL JABARUUT, WA TAWAKKALTU 'ALAL HAYYIL LADZII LAA YAMUUT,
SYAAHATIL WUJUUH, WA'AMATIL ABSHOORU, TAWAKKALTU 'ALAL WAAHIDIL QOHHAR, WA LAA HAULA
WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL 'ALIYYIL 'AZHIIM

322
Dibaca selama 7 hari dimulai pada hari senin, khasiatnya tergantung niat sipengamalnya untuk
apa..Jangan di gunakan Untuk Pikat JANDA saja ya..

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

KESEMPURNAAN DIRI

KESEMPURNAAN DIRI

-----------------------------

Ketahui RAHASIA ini : “Barang siapa tidak mengetahui tentang ilmu pernafasan maka dia tidak akan
mengetahui, Syahadat, Istinja, Junub dan janabat”

__________________________________

Walaupun dia ahli Fikih.. ahli Tauhid.. ahli Tasawuf.. kalau masih belum mengenal ilmu hakekat diri yang
asli yaitu “turun naik nafas” , dan masih berpegangan kepada nama dan bacaan maka masih belum
sempurna ilmunya yang Haq

__________________________________

“MAN ABDAL ISMU’U NAL MA’NA FAHAU KAFIRUN” Barang siapa menyembah Nama tiada mengetahui
yang punya nama orang itu kafir

__________________________________

“MAN ABDAL ISMU’U NAL MA’NA FAHUA BATILUN”

Barang siapa menyembah nama tiada mengetahui nama hukumnya batil yaitu sia-sia belaka

__________________________________

Jadi bukan nama, bukan bacaan namun yang lebih wajib adalah hakekat asal kejadian diri kita yang
sebenar-benarnya

__________________________________

Ketahuilah RAHASIA ini : "Ujud Allah yaitu nafas yang LAISA, tidak ada umpamanya, Karena Allah itu hanya
nama kebesaran diri nabi kita MUHAMMAD S.A.W"

__________________________________

Kita harus sungguh-sungguh mengenal diri dzahir dan batin, Barang siapa tidak mengenal Allah dari
awalnya.. Barang siapa tidak mengenal Allah dari akhirnya… Barang siapa tidak mengenal Allah dari dunia

323
dan akhirat.. Barang siapa tidak mengenal Allah dari hidupnya.. Niscaya tidak mengenal juga di negeri
akhirat

__________________________________

Apabila kita mampu Mengenal Diri kita yang sebenar-benarnya, maka kita tidak terdindingi dengan Nabi
kita MUHAMMAD S.A.W. karena tiada lain diri kita bertubuh NUR MUHAMMAD dzahir dan bathin

__________________________________

Barang siapa kenal dengan dirinya tentu kenal dengan Rasullullah S.A.W. PASTI, akan melihat kebesaran
Jalal dan Jamalnya Rasullullah S.A.W

Itulah nama kebesaran ALLAH yang disebut SUBHANAHUWATA’ALA, Yang tidak lain adalah diri “HU.. “ diri
nabi kita Muhammad S.A.W, Itulah yang sebenarnya LAISA bernama HUAJIBUL UJUD

__________________________________

"yang dikatakan laisa kamislihi itu sudah jelas, pandang yang banyak pada yg Esa.. pandang yang Esa pada
yang banyak.. bukan dengan pandanganmu.. namun pandangan-Nya..bukan dengan rasamu namun
dengan rasa-Nya"

__________________________________

Kosong itulah yang disebut LAISA yang bernama Wajibul ujud, Tajjali sendiri menjadi Nur Muhammad
bernama titik zarrah, Dari titik menjadi Alif yaitu terjadinya alam semesta

__________________________________

Kosong nafas turun menahan itulah kesempurnaan syahadat, adanya denyut kita, Titik adalah rahasia
Nabi kita ‘Nur Salasia’ yang ter-rahasia yaitu : Dua nama satu wujud, yaitu rahasia titik dan kosong itulah
adanya, Alif waktu keluar nafas kita, kodrat dan iradatnya, bernama Allah Ta’ala, semata-mata asma dan
af’al

__________________________________

Kembali dari asalku (dzahir dan batin), Asal Alif dari pada bapak (Hak Allah), Jadi tubuh kita HAKULLAH
(sudah diterima oleh ibu), Kenyataannya, nama dan yang punya nama memuji nama, Jadi yang berkata
dan yang bersuara ‘Nur Salasia’ Itulah nama Allah yang ter-rahasia, Itulah yang menggenapkan 99 nama
Allah menjadi 100

__________________________________

ALLAH adalah Kalamullah dan Qadim.. MUHAMMAD adalah kamulah dan qadim.. Dua nama tidak
terpisah.. satu kesatuan

__________________________________

324
Kalau dua nama dikatakan terpisah,

Maka.. Binasalah akidahnya.. Binasalah imannya.. Binasalah islamnya.. dan binasalah ihsanya…

__________________________________

akan termasuk orang yang jahil… juga Yang mengatakan Nur Muhammad Muhadast

Binasalah amalnya, Binasalah segala perbuatannya.. Beribadah seperti musyrik saja..

__________________________________

Maka.. Sangat perlu dipahami lagi, Hakekatnya dua nama itu dua wujud atau satu wujud…?

__________________________________

Bahwa, HU… Didalam ilmu Makrifat dinamakan ISMUL JALALLAH, yaitu nama tentang keadaan Maha
Tunggi yang awal-awal telah ada dengan sendirinya, yaitu yang LAISA adanya.

__________________________________

Bahwa, HU.. Didalam Ilmu Hakekat bermakna tentang keadaan yang Maha Esa yang awal-awal telah ada.

__________________________________

Bahwa, HUWA.. Adalah diri Muhammad (AHMAD)

yang awal-awal telah ada yakni Al Insanul Kamil yang Maha Suci.

__________________________________

Keadaan Allah yang sebenarnya ini sungguh-sungguh sangat dirahasiakan, Bahwa Allah hanya nama
Kebesaran Puji bagi Al Insanul Kamil … “AINUL MUHAMMAD” Berpeganglah pada pendirianmu… tetap…
jangan berubah lagi.. sampai akhir hayat.

Yang menjadi pokok pembahasan ilmu Makrifat pada mulanya adalah dari surah Al-Iklas

“QULHU ALLAHU AHAD…” Dimaknakan mejadi :

“Katakan hai Muhammad Allah itu Esa” Dari makna inilah timbul pendapat bahwa Muhammad Rasulullah
itu manusia biasa, atau pesuruh Allah di dunia untuk menyelamatkan manusia dari pada kemusyrikan dan
kemunafikan.

__________________________________

QUL + HUWA = berkata HUWA domirnya ialah ANTA, kalau Anta tidak ada maka tidak ada yang
menyatakan : “Qulhu Allahu Ahad”

__________________________________

325
Maka, Anta dalam Ilmu Makrifat ada dua makna yaitu :

1. Anta yang Dzahir

2. Anta yang Batin

__________________________________

Adapun Anta yang dzahir adalah Al Insan Nabi kita Muhammad SAW, maka insan itu adalah alat
komunikasi atau sebagai jarum jam diri orang Mukmin yang bergerak setiap detik, Tiada huruf dan tiada
suara, di ingat tidak di ingat, bergerak terus memuji DiriNya sendiri, 1X24 jam = 28.000 pujiNya, di ingat
atau tidak di ingat

__________________________________

Adapun Anta yang Batin yakni Sirrul Insan adalah Muhammad SAW jua, maka HUWA dan ANTA hanya
satu saja yaitu Huwa Muhammad atau Huwa Ahmad, Anta Muhammad dinamakan Mubtadi yaitu kalimat
yang menjadi pokok perhatian di dalam Ilmu Makrifat

__________________________________

Dan Allah itu dinamakan Kabar Awal yaitu Kabar pertama menerangkan tentang keadaan HUWA,
Sedangkan Allah (Tuhan) kabar yang umum pada yahudi dan nasranipun memakainya, namun Al-Quran
menerangkan dengan kalimat : “WAMA HUM BI MU’MININ” Dan tiadalah mereka itu orang yang
beriman”

__________________________________

Sebenarnya karena mereka tidak yakin dengan kalimat syahadat : “WA ASHADU ANNA
MUHAMMADARRASULULLAH”

__________________________________

Tahukah kalian…, Bahwa didalam kitab Nasrani sekarang nama Allah sangat banyak disebutkan, demikian
pula “HU” ada 6000 lebih banyaknya.

Dan bagi kita, kitab itu tidak bisa di imani karena nama nabi Muhammad SAW telah di hilangkan

__________________________________

Maka demikian juga bila kita ada mengenal ilmu batin yang hanya mengenal Allah saja dan tidak
mengenal Nabi Muhammad SAW, itu sama saja dengan ilmu batinnya Yahudi dan Nasrani

__________________________________

Ingat ..!!

326
-

Bukan kita menghilangkan nama Allah sama sekali, bahwa Allah tetap ada, namun yang dikenal dengan
Allah hanya Rasulullah SAW.

__________________________________

Inti Makrifat adalah mengenal diri yang sebenar-benarnya, Bahwa kita berasal dari Allah (Qadim)
kemudian kembali kepada Qadim (Allah), dengan kalimat : INNALILLAHI WAINNAILAIHI ROJI’UN

__________________________________

3 faktor penting dalam Makrifat adalah :

PERTAMA :

La ta’yin = Belum ada ketentuan

Ahadiyah = Maha Tunggal

Dzatul Buhti = Dzat yang kekal

Penjelasan :

Disini Allah di umpamakan laut yang tiada bergelombang.. Dia-lah Tuhan yang maha suci dan maha tinggi,
tiada martabat diatasNya lagi.

Bahwa manusia sudah ada sejak dahulu dan tiada terpisah dengan Tuhannya, Bahwa kita sudah berada
dalam rahasia Allah SWT, namun karena Allah belum ada nampak maka kita belum juga di tampakkanNya,
jadi sejak La ta’yin manusia sudah tetap dalam rahasia Allah tetapi belum ada pengakuan apa-apa karena
belum nampak dan belum ditampakkan

__________________________________

KEDUA :

Ta’yin awal = Ketentuan yang pertama

Wahdah = Tunggal

Hakekatul Muhammadiyah = Asal mula segala yang ada

Penjelasan :

327
Disini Tuhan telah menampakkan diriNya, maka ditampakkan-Nyalah manusia itu dahulu (titik) didalam
dirinya sendiri seraya melihat dan berkata : ALASTU BIRABBIKUM? Maka di jawab dengan : BALA
SYAHIDNA

Setelah pengakuan ini terjadi maka Tuhan berkata : “Saat ini Aku akan mengambil empat anasar dari
tubuhmu Ku jadikan alam agar engkau menetap kelak”, maka kita menjawab dengan kalimat : ‘LA HAULA
WALA KUATA ILLABILLAH’

Setelah itu diambillah :

– Dari Rahasia dijadikan Api

– Dari Ruh dijadikan Angin

– Dari Hati dijadikan Air

– Dari Tubuh dijadikan Tanah

Maka jadilah Alam semesta dengan segala isinya,

Selanjutnya “titik” itu mengembang menjadi banyak, tumbuh dan besar menjadi ALIF.

__________________________________

KETIGA :

Ta’yin tsani = Ketentuan kedua

Wahdiyah = Mentauhidkan

Hakekatul Adam = Asal mula manusia

Penjelasan :

Bahwa Alif pada Dzat menyelubungi semua rahasia yang ada, Disini Allah seumpama laut dengan
gelombangnya, sesungguhnya Allah SWT Tuhan yang maha suci lagi maha tinggi diumpamakan laut,
sedangkan semua yang ada diumpamakan gelombang, adapun gelombang itu tiada terpisah dari laut
adanya.

Bahwa : Ketiga martabat diatas semuanya adalah Qadim, Yang terdahulu atau terbelakang hanya lah
sebutan saja, bukan karena waktu. Ketika kita mengatakan Ahdah (maha tunggal), Wahdah (tunggal),

328
Wahdiyah (menunggalkan Atau.. Ketika kita mengatakan La Ta’yin (belum tentu), Ta’yin awal (sudah
tentu), Ta’yin tsani (ketentuan berikutnya) Maka.. Ketiga martabat itu semua adalah Qadim.

Sedangkan yang awal dan yang akhir hanya perkataan saja, bukan karena waktu namun karena
sesungguhnya laut yang tiada bergelombang, disitu juga terdapat satu gelombang (titik), maka dari titik
itu berkembang menjadi banyak, itulah yang dinamakn ALIF, pada hakekatnya satu saja namun tiga dalam
sebutan.

__________________________________

Mengertilah akan hal ini betul-betul.. Jadikan dasar pegangan dalam hati sanubari, Bahwa tiada terpisah
kita dengan Allah SWT, Dari awal yang tiada berawal hingga akhir yang tiada berakhir, Inilah satu
pemahaman Makrifat yang sempurna,

__________________________________

Nur Salasiah itulah yang benar-benar LAISA, Nur yang awal-awal muncul karena kedzahiran nabi
Muhammad SAW yang luar biasa, semata-mata hanya ikhtibar bagi kita umat Rasulullah SAW. “Aku
adalah seperti kamu jua..” ini perkataan ikhtibar saja, Rasulullah SAW itu ‘U’ Ahad

Ke dzahiran kita manusia Muhammad namanya, Laki-laki dan perempuan, Adam dan Hawa, tiada lain
adalah dari satu titik noktah, Itulah yang dikatakan satu kesatuan, Itulah ujud hakiki Rasulullah SAW Sudah
Nampak..? jangan di pahami lagi

__________________________________

HU awal mula mengucap, HU nikmat awal terjalin, HU ma’nikam asal aku jadi, Muhamad aminullah nama
tuhanku, Muhammad rasulullah nama nyawaku, Muhammadiah nama hambaku, Wujud-berwujud wujud
Allah

__________________________________

MUHAMMAD ….

MIM = Wal Mim ul awwalu yadullu nara siha

HA = Wal Ha ul yadullu ala dzohiri

MIM = Wal Mim us tsani yadullu ala surati

DAL = Wad Dallu yadullu ala qoda mihi

__________________________________

329
HU …… Awal nabi kita Muhammad SAW atau yang LAISA mengucapKan nama “ALLAH”

ALIF = ibarat Dzat kepada nabi kita, itulah Rahasia yang tersirat bernama Muhammad Aminullah

LAM AWAL = ibarat Sifat kepada nabi kita, itulah Nyawa yang bernama Muhammad Rasulullah

LAM AKHIR = ibarat Asma kepada nabi kita, itulah Hati yang bernama Muhammad Nurani

HA = ibarat Af’al kepada nabi kita, itulah Rupa yang bernama Muhammad Jasmani

__________________________________

Pandanglah ke dalam.. Kembalikan.. Tidak lain satu kesatuan adanya.. Apa jua pun… Karena, Dzat Allah
gaib pada alam Ruh, Sifat Allah gaib pada alam Misal, Asma Allah gaib pada alam Ajsam, Af’al Allah gaib
pada alam Insan

__________________________________

Dan, Dzat Allah pada alam Ruh bernama Nur, Sifat Allah pada alam Misal bernama Ke-dzahiran, Asma
Allah pada alam Ajsam bernama Mu-dzahir, Af’al Allah pada alam Insan bernama Manusia

__________________________________

Ingatlah.!!

Kesemuanya tiada bercerai dari pada asal.. Maujud-lah Dzat-Sifat-Asma-Af’al, itulah MUHAMMAD, Kuasa
sendirnya, Wujudnya Makrifat, Lakunya Suci, Jalannya SEMPURNA, Tempatnya halus, Sifatnya Syukur,

__________________________________

Hendaklah jangan perkataan ini diasa-asakan lagi, Jangan pula tanyakan pada sembarang orang, Belajarlah
pada ahlinya agar bertambah IMAN di dada dan SEMPURNA ilmunya.

__________________________________

Nafsiah, Salbiyah, Ma’ani, Ma’nawiyah, Jalal, Jamal, Kohar dan Kamal, itulah adanya kesempurnaan Sifat
20, Itulah yang sebenar-benarnya menerangkan tentang ke-LAISA-an diri nabi kita Rasulullah SAW, yaitu
diri ‘HU’

__________________________________

330
20 Sifat dipecah menjadi satu, 19 (Sembilan belas) Sifat kepunyaan Haq Tuan Nabi SAW yang LAISA,
tajjalinya Dzat Hua jibul ujud (bernama Allah) yang sebenarnya Nur Muhammad SAW jua pelakunya.

__________________________________

1 (satu) tersedia pada diri kita yaitu ujud ada mustahil tidak ada, maksudnya adanya nafas kita yaitu
ALIFULLAH yang tesedia pada diri seluruh manusia

__________________________________

Takbiratul Ihram, adalah saat dimana kita memesrakan nama Nabi kita Muhammad SAW yang di dalam
diri, yang meliputi seluruh tubuh kita, bernama yang hidup tiada lain Dzat Hayyun, yaitu nafas yang keluar
masuk, Dari Sifat 20, himpun sifat Salbiyah, diperkecil menjadi sifat Ma’ani atau sifat 7, kembali sifat 7
waktu mesranya menjadi empat nasab saja yaitu : pendengaran, penciuman, penglihatan, pengrasa

Pendengaran nur, penciuman nur, penglihatan nur, pengrasa nur himpun menjadi SATU RAHASIA semua,
Himpun lagi terakhir ujud ada mustahil tiada

__________________________________

Setiap orang sudah berada pada jalurnya, dan setiap jalur menurut pandagan orang tersebut adalah
benar, ini tidak berbicara salah dan benar, karena setiap orang pasti akan memandang lurus pada jalur
yang di laluinya.

__________________________________

Adanya jalur karena adanya kehidupan, berpeganglah kepada hidupmu, hidup itulah Nyawa, Nyawa itulah
MUHAMMAD, jangan engkau ragu dengan jalurmu.

__________________________________

LA ILAHA ILLA ALLAH

LA = Hidup

ILAHA = Ruh

ILLA = Nafas

ALLAH = Nyawa

Inilah peganganmu, Jangan cari lagi..

---------------

(Tuak Lombok ilahi)

331
HAKIKAT SHALATUL DAIMUL HAQ

"HAKIKAT SHALATUL DAIMUL HAQ"

============================

Wahai tuak, Engkau tidak akan pernah bisa mendirikan shalat dengan khusuk, sebelum AKU bertajali
dalam shalat-MU, karena khusuk itu sendiri adalah “KELAKUAN KU” (tajali af'al-ku)

Kalau masih ENGKAU yang shalat, maka engkau tidak akan pernah khusuk dalam shalatmu, kalau memang
engkau bisa khusuk, itu karena prasangkamu, yang merupakan produk dari pikiran dan jiwamu

Bagaimana supaya AKU bertajali dalam shalat MU (dirimu).!?. INGATLAH BAHWA Shalat itu adalah sebuah
hidangan, yang AKU suguhkan untuk dinikmati oleh para hamba-KU, dan kenikmatan serta keindahan
dalam hidangan shalat itu tak terlukiskan dan terbayangkan rasanya, dan kenikmataan rasa itu tidak
pernah berkurang sedikitpun dari dulu sampai sekarang, seperti rasa nikmat dan keindahan yang telah
dirasakan oleh Rasulullah dan para Wali-KU

Andaikata engkau, mengetahui rahasia dalam shalat itu, maka engkau tidak akan pernah meninggalkan
shalat, walau sedetik lamanya

Ketahuliah wahai tuak, Shalat lima waktu dan shalat sunah yang lainya yang kau kerjakan itu, adalah jalan
untuk menuju “kematian” (fana),

setelah engkau fana dalam shalatmu, maka selanjutnya engkau akan “baqa” bersama-KU, dengan begitu
maka engkau akan mampu mendirikan shalat-mu, sehingga setiap tarikan nafasmu, detak jantungmu,
perkataanmu, sikap dan perbuatan engkau adalah wujud dari shalat itu sendiri, shalat yang sudah
menyatu dalam darah dan dagingmu, dan itu hanya mampu dan bisa engkau dapati disaat engkau dalam
keadaan fana dan baqa bersama-KU

Bila engkau telah fana dalam shalatmu, maka ketahuilah tuak, shalat itu adalah medan qadim (perjamuan
agung KU kepada para hamba-KU), dalam maqam fana itu, telah menunggu ruh Rasul dan Nabimu
Muhammad saw dan para kekasih-KU, beliau akan menjamu-mu dalam maqam itu, sehingga rasa-mu (sirr,
zauq) benar-benar merasakan kehadiran beliau semua

yang menjemputmu dalam maqam fana

332
Engkau akan merasakan ketulusan, cinta kasih dan kelembutan dari Rasulullah dan para Wali-KU, pada
kondisi itu jasadmu akan terasa menggigil (seakan tidak mampu menopang diriMU sendiri), akal pikiranmu
dan kesadaranmu tidak berpungsi, karena tertawan oleh cahaya Rasulullah dan para Wali-KU, hatimu
akan menyaksikan segala keindahan KU yang nyata dalam diri Rasulullah dan para Wali-KU, ruh engkau
akan dipenuhi oleh rasa cinta kasih dari Rasulullah dan para Wali-KU, yang merupakan manefestasi dari
diri-KU, sirr-mu (rasa, zauq) akan dibimbing oleh Rasulullah dan para Wali-KU, untuk menyaksikan
"WAJAH KU"

Wahai tuak, apabila ENGKAU di dalam mengerjakan shalatmu, telah sampai pada maqam fana, maka
shalatmu akan masuk ke dalam maqam baqa’, sehingga engkau bisa mendirikan dan menegakkan shalat
dalam setiap tarikan nafas dan detak jantungmu, inilah yang dinamakan SHALATUL DAIMUL HAQ, shalat
yang tak berkesudahan

Maka ketahuilah wahai tuak, begitu juga shalatnya Rasulullah dan para Wali-KU, bila ENGKAU bisa sampai
pada maqam itu, maka ENGKAU telah sampai pada maqam shalatnya beliau semua, walau dengan kadar
yang berbeda

Bila sudah begitu, maka ENGKAU akan merasakan kenikmatan dan kelezatan disaat mengerjakan shalat
berjamaah dengan Rasulullah dan para Wali-KU, engkau akan merasakan nikmatnya shalat, seperti yang
dirasakan oleh Rasulullah dan para Wali-KU, dan nilai shalatmu sendiri lebih dari sesuatu yang bisa kau
sebutkan dan lukiskan, bahkan lebih dari hanya sekedar khusuk itu sendiri

Inilah yang disebut shalat dengan rasa (sirr, zauq), yaitu sempurnanya shalat, antara syariat, tariqah,
hakikat dan makrifat, atau shalatnya semua anggota tubuh yang dzahir dan bathin mu, shalatnya jasad,
akal pikiran, hati, ruh dan sirr mu, dan inilah yang disebut hakikat dari shalat berjamaah

Ketahuilah wahai tuak, bahwa kunci mengetahui AKU (ma’rifah Allah) adalah mengetahui diri MU sendiri,
Seperti firman-KU :

“AKU akan memperlihatkan pada mereka tanda-tanda (kekuasaan) KU atas segenap ufuk dan pada diri
mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an adalah benar.” (Q.S. Fussilat [41]: 52)

Demikian pula sabda Nabi Saw : “Siapa saja yang tahu akan dirinya, maka ia telah mengetahui Tuhannya.”

333
Tidak ada sesuatupun paling dekat denganmu kecuali dirimu sendiri, Maka jika ENGKAU tidak mengetahui
dirimu, bagaimana mungkin ENGKAU bisa mengetahui AKU adalah Tuhanmu?

Jika engkau katakan bahwa engkau telah mengetahui diri KU, yang engkau tahu itu sebenarnya adalah diri
bagian jasmani (anggota badan) yang terdiri dari tangan, kaki, kepala dan lainnya

Engkau tidak mengetahui apa yang tersimpan dalam batinmu, yang bila sedang marah, ia mendorongmu
untuk bertengkar, Jika sedang bernafsu, ia mengajakmu kawin, Jika sedang lapar, ia memintamu makan,
jika sedang haus, ia menuntutmu minum, DAN HEWAN SANGAT MIRIP DENGANMU DALAM HAL INI

Maka itu, yang wajib ENGKAU lakukan adalah mengenali hakikat pada dirimu hingga engkau tahu apa
sebenarnya dirimu, dari mana engkau datang hingga sampai di tempat ini, untuk tujuan apa engkau
diciptakan, dengan apa engkau bisa meraih kebahagiaan dan dengan apa engkau mendapatkan kepuasan

Dalam jiwamu terkumpul berbagai macam sifat, diantaranya sifat-sifat binatang jinak, binatang buas, pun
demikian sifat-sifat malaikat, Maka ruh adalah hakikat jauharmu yang paling esensial, lainnya adalah
unsur asing dan kosong telanjang

Maka yang wajib engkau lakukan adalah mengetahui hal ini, Bahwa bagi sifat-sifat itu ada ransom
makananya dan kebahagianya, Kebahagiaan binatang jinak terletak pada makan, minum, tidur dan kawin,
maka jika engkau merasa bagian dari mereka, kenyangkan perutmu dan puaskan KELAMIN JALANG MU
ITU

Kebahagiaan akan dirasakan binatang buas ketika mampu menyerang dan melumpuhkan mangsa,
kebahagiaan setan terletak pada makar, kejahatan dan tipuan, maka jika ENGKAU merasa bagian dari
mereka, berbuatlah seperti yang mereka perbuat

Kebahagiaan para malaikat, ketika mereka hadir mengalami indahnya hadrat kesakralan keTUHANanku,
bagi mereka tak ada jalan sedikitpun untuk amarah dan syahwat, Jika ENGKAU merasa bagian dari jauhar
hakikat malaikat, berjuanglah mengenal asalmu sampai ENGKAU tahu jalan menuju Hadrat keILAHIanku
(hadirnya kesakralan keTUHANanku), sampai ENGKAU bisa menyaksikan Jalal-KU (keagungan) dan Jamal-
KU (keindahan), sampai ENGKAU mampu menjernihkan dirimu dari belenggu amarah dan syahwat,
sampai ENGKAU tahu untuk apa sifat-sifat ini menjadi bagian darimu

334
AKU tidak menciptakan semua sifat itu agar mereka menawanmu, tapi AKU menciptakannya agar mereka
menjadi tawananmu, agar bisa mendorongmu berjalan, yaitu kedua kakimu dan agar salah satunya bisa
ENGKAU jadikan tunggangan sedangkan lainnya sebagai senjata hingga ENGKAU mencapai kebahagiaan

Jika ENGKAU telah sampai pada tujuanmu, maka tekanlah ia di bawah kedua kakimu dan kembalilah ke
tempat kebahagiaanmu

Tempat itu adalah rumah bagi para khawas (orang-orang khusus) yang menyaksikan Hadirat KEILAHIANKU
(al-Hadrah al-Ilahiyyah), sedang rumah-rumah para awam adalah tingkatan-tingkatan dalam syurga

ENGKAU sangat memerlukan dan mengerti makna-makna ini untuk bisa mengetahui sedikit jua tentang
dirimu, Dan barangsiapa yang tidak memahami pada makna-makna ini, maka ia hanya mendapat bagian
kepingan-kepingannya saja, karena hakikat yang sebenarnya terhijab (tertutup) baginya

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

Dzikir,syariat,tharikat,hakikat & makrifat

Dzikir Syariat adalah LA ILAHA ILLALLAH diucapkan berulang-ulang dengan lisan sampai masuk kedalam
hati sehingga lisan atau mulut tidak berucap lagi

_________________________________________

rahasia dzikir ini terdiri dari 12 huruf yang sama maknanya dengan Waktu 12 jam, dzikir ini selalu
dikumandangkan oleh para malaikat bumi (Malaikatul Ahyar) ketika ALLAH SWT menciptakan setiap
makhlukNYA di muka bumi

_________________________________________

Dzikir Tarekat adalah ALLAH-ALLAH-ALLAH diucapkan berulang-ulang di dalam hati saja dengan
pengosongan pikiran, lalu fokus pada nama tadi sehingga nama ALLAH tadi membuat dan menciptakan
alam bayangan hidup didepan mata anda sendiri, jangan kaget dan takut oleh fenomena tersebut karena
para jin syetan selalu mengintai anda tetapi berlindunglah Kepada ALLAH SWT yang Maha Menjaga Orang
Beriman dengan ayat dan doa :

_________________________________________

335
audzu billahi minas syathanir rajim…………… La ilaha illallah anta subhanaka inni kuntu minaz
zhalimin……….lalu lafazkan… ALLAHU SALAMUN HAFIZHUN WALIYYUN WA MUHAIMIN

_________________________________________

( Allah Yang Maha sejahtera, Maha Memelihara, Maha Melindungi lagi Maha Menjaga Hambanya yg
beriman)

_________________________________________

Dzikir Hakikat adalah HU-HU-HU (DIA ALLAH) diucapkan dalam hati saja melalui perantaraan tarikan Nafas
ke dalam sampai ke perut, usahakan perut tetap keras biarpun nafas telah keluar, dalam bahasa ilmu
tenaga dalam ini adalah metode pemusatan power lahiriah dari perut, dalam istilah cina yin dan yang ini
adalah penyembuhan atau pengobatan pada diri secara bathiniah dan kesemuanya itu benar adanya
karena pusat perut adalah sumber daya energi kekuatan manusia secara lahiriah dan bathiniah serta
secara hakikat dzikir HU sebenarnya tempatnya pada pusat perut dengan perantaraan cahaya nafas yg
sangat berharga pada manusia

_________________________________________

Dzikir Ma’rifat adalah HU-AH-HU-AH-HU-AH atau HU-WAH (Dia ALLAH Bersamaku), sebenarnya bunyi
dzikir ini sudah perpaduan antara hakikat dan ma’rifat, dzikir tersebut dilantunkan dalam hati saja dengan
gerakan nafas HU masuk kedalam, AH keluar nafas, ini adalah dzikir kenikmatan, kecintaan (
Mahabbatullah) yang sangat luas faedah hidayahnya dan karomahnya sehinngga dapat menyingkap tabir
rahasia Allah Swt pada gerakan kehidupan ini

_________________________________________

Dzikir rahasia ma’rifat adalah HU WALLAHU AHAD (Allah Maha Tunggal) HU atau HUWA adalah nama
Allah, Secara harfiahnya berarti DIA, Hu adalah istilah lain yang digunakan untuk Allah, dan digunakan
sebagai nama Allah

ALLAH HU berarti Allah satu-satunya Dia, Dalam bahasa Arab, HU sebagai tambahan intensif untuk
perkataan Allah, sehingga Allah Hu berarti Allah itu sendiri

_________________________________________

HU juga ditemukan dalam lafaz La Ilaha Ilallah Hu : "Tidak ada Tuhan kecuali Allah," atau dalam intepretasi
Sufi "Tidak ada kenyataan kecuali Allah"

_________________________________________

DZIKIR adalah kata puji tiada yang lain puji muhammad kepada kekasih atau puji Allah pada kekasih nya

_________________________________________

336
Zikir sir adalah zikir rahasia, Bila dikatakan rahasia, juga tempat berzikir juga semesti nya rahasia
(fahamilah)

_________________________________________

Zikir rahasia berbunyi AH, AH adalah gabungan antara huruf ALIF dan HAA ( apakah hakikat ALIF dan HAA?
)

_________________________________________

Sifat dan laku ALIF adalah atas, bawah dan didepan, Tidak ada ALIF dibelakang, ALIF diatas berbunyi (A),
ALIF dibawah berbunyi (I), ALIF didepan berbunyi (U)

_________________________________________

Sementara HAA hanya bersifat didepan (tiada dalam zikir disebut HA atau HI hanya HU, karna tiada
bersifat diatas atau dibawah

_________________________________________

HAA didepan berbunyi HU bersesuaian kedudukan, HAA hanya didepan walau apapun kedudukan ALIF
sama ada didepan, atas atau dibawah), Fahami lah kiasan ini

_________________________________________

Ada yang berzikir dengan A,I,U ( ada amalan AH, IH, UH ) atau HU, tetapi yang sebenar-benar zikir sir
adalah AH karna zikir ini pada hakikat nya digelar zikir perkamilan Allah dan muhammad di sidratul
muntaha

_________________________________________

Pada AH berada makam fana dan baqa, maka cari dan gali lah, Kalau tidak karna makrifat, tidak akan
bersama Alif dan Haa menjadi AH

_________________________________________

Cinta Illahi itu adalah Asyik, Bagaimana dengan Cinta Insani?

_________________________________________

Apa pun kedua-dua nya tetap dari kata Cinta, Sipencinta akan merasa kerinduan yang teramat didalam
cinta yang mempunyai arti suatu tanda yang menggirangkan (Bahjah)

Pahami hal ini berulang ulang :

Ibn Arabi menjelaskan, "Jika engkau mencintai suatu wujud karna keindahannya, engkau tak lain
mencintai Allah, karna Dia adalah satu-satu nya Wujud yang Indah"

337
_________________________________________

_________________________________________

Hakikat sebenarnya Cinta adalah hubungan yang mengakibatkan ketenangan yaitu setelah kembali
ketanah air-negeri asal nya

_________________________________________

Al-Haqq adalah tempat kembali bagi Haqq dan tidak yang lain Haqq itu sendiri, lalu Apakah yang dimaksud
dengan ketanah air-negeri asalnya itu adalah Al-Haqq?

_________________________________________

_________________________________________

Pahami hal ini berulang ulang :

SYAHWAT adalah PUNCAK untuk kembali ke ASAL MULA, yaitu menutupi 'KEKOSONGAN' dan memadati
'LOBANG' karna mustahil membiarkannya 'KOSONG'

_________________________________________

_________________________________________

Ada orang yang tergapai-gapai mencari 'MARTABAT KOSONG'

_________________________________________

Apakah 'MARTABAT KOSONG ITU'?

Dimanakah ia?

_________________________________________

Martabat kosong tidak sama dengan martabat hampa, Berpegang kepada martabat hampa maka amat
jauh untuk mencari Tuhan nya

_________________________________________

Ada faham yang mengatakan Allah adalah kekosongan, tapi kosong bukan zatNya akan tetapi sifatNya

_________________________________________

Juga ada faham yang menyebut La Ta'yun itu adalah martabat sepi

_________________________________________

338
Keadaan atau kewujudan Al-Haqq bergantung pada hubungannya dengan Haqq, Al-Haqq mewakili dan
mempersembahkan aspek anugerah Tuhan, Dibiarkan Al-Haqq kosong bermakna tiada pengenalan untuk
nya karna Al-Haqq berhenti mewujud

_________________________________________

Syahwat merupakan Hijab, Hijab disini bukan seperti difahami oleh orang awam, Hijab bermaksud Kenal
sebagaimana terkandung dalam khalimah 'KENAL DIRI AKAN KENAL TUHAN'

_________________________________________

Apa pula maksud kenal disitu?

_________________________________________

Satu keharusan mengetahui maksud tersebut karna ianya asas kepada ilmu mengenal, Kalau asas sudah
tidak tergapai bagaimana mau menyelam keintinya?

_________________________________________

PERNIKAHAN bakal menenangkan agar terbuka hijab yang dimaksudkan, PERNIKAHAN ini cermin seolah
berada diatas gambar yang saling menghadap dengan seluruh bahagian-bahagian yang bersifat jasmani
yang sama antara satu dengan yang lainnya, Hijab juga bermaksud Dinding Jalal, inilah tempat tajalli

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

DZIKIR NAFAS DUDA DAN JANDA

WAHAI TUAK, kenali nafas Mu karna itu penting untuk menyambungkan rasa dan hati MU kepada Ku, lagi
pula AKU itu lebih dekat dari urat leher MU

_______________________________________

Oleh sebab itu dzikir nafas itu perlu, agar rasa dan hati MU itu bertalian langsung dengan Ku sehingga
engkau dan aku saling terkait, saling mengikat dan menguatkan dalam perjalanan rasa dan hati Mu

_______________________________________

Sebelum bertafakur cobalah untuk berzikir dengan adab yang baik duduklah bersila dan letakan satu
tangan di hati (dada), dan rasakanlah naik turunNya nafas Mu saat menyebukan kata 'HU' dalam hati Mu
dengan lobang hidung sebelah kanan dengan nada yang lembut

_______________________________________

339
perhatikanlah bagaimana reaksi qalbu dan nafas Mu, Bayangan apa yang muncul..? rasa apa yg muncul..?
lalu tolaklah, karna bukan itu yang engkau cari, perhatikanlah perbedaan-nya

_____________________________________

Bernafaslah dari dalam qalbu Mu yang terdalam, tanpa kata tanpa suara yang menyatukan antara ada dan
tiada antara kosong dan isi, hingga engkau terasa tiada diantara kedua keadaan itu

_______________________________________

Rasakanlah nafas Mu adalah bagian dari udara yg meliputi alam raya ini sebelum engkau mampu keluar
dari keadaan kosong dan isi, maka belum bisa nafas Mu itu meliputi alam raya ini

_______________________________________

Selanjutnya lantunkanlah dengan mengucap dalam hati Mu nan lembut kata 'ALLAH' ucapkan dengan
lisan dan hati Mu beberapa kali melalui lobang hidung sebelah kiri, Rasakan kalimah itu masuk dalam
qalbu Mu dengan gemetar, yang menegaskan bahwa diri Mu berada dalam hadirat ketuhanan KU yang
Maha Suci, sehingga kesucian-Ku membias ke dalam hati dan rasa Mu

_______________________________________

Rasakan getaran, kerinduan dan kecintaan Mu itu semakin naik, yang merupakan sebuah karunia yang
istimewa bagi semesta dalam diri Mu

_______________________________________

Lantas lantunkanlah kata 'HU' beberapa kali dengan nada dan cara yang sama dengan menyebut 'ALLAH'
rasakan bahwa kalimah itu sedang membersihkan ruang dalam hati Mu, yang menegaskan keadaan Mu
dalam ketiadaan (suci) dari segala kekotoran

_______________________________________

Perjalanan nafas mu itu kembali akan bergelombang, kembali ke samudra luasnya hati Mu yang ditandai
dengan nafas yang meliputi alam semesta, nafas cinta dan kerinduan Mu berubah tanpa perubahan,
bergerak tanpa pergerakan, berkata dan berbuat dalam DIAM, manakah yang lebih terasa...?!

_______________________________________

Terakhir lantunkanlah kedua kalimah itu "HU ALLAH" dengan lembut dan mesra melalui dua lobang
hidung Mu, lalu rasakan kedua kelimah itu menjadi AHAD dan WAHID, menjadi gelombang dan samudra
raya

_______________________________________

Tafakurilah tata cara pengenalan diri Mu itu lebih dalam, dan untuk menjaga jasmani dan rohani Mu dari
sesuatu yang merusaknya

340
_______________________________________

Jangan engkau jadikan ilmu ketuhanan Ku itu hanya sebuah pajangan dan perdebatan, lebih baik engkau
temukan dirimu dalam penyelaman ke hadirat Ku, hingga menemukan rasa dan Nur-Ku dari rasa dan hati
Mu sendiri

--------------

(Tuak Lombok ilahi)

Dengan Bismillah Aku Mulai

Dengan bismillah aku mulai..

membuka ilmu marifat diri..

agar mengenal siapa diri..

apakah Muhammad, Allah atau Insani?

_____________________

Tiap hari aku mencari..

dirumah guru dan kyai..

agar dapat mengenal illahi..

tapi ilmu syareat yang kudapati..

_____________________

Mulai aku mengenal diri..

Satu persatu aku pelajari..

mulai kulit sampai ruh idhafi..

ternyata sehelai rambutpun tak kumiliki..

____________________

-Antara Muhammad dan Allah ada apa?

-Antara Tuhan dan Allah ada apa?

____________________

Antara Muhammad dan Allah.

341
ANA ANTA BIMA AYYADTUKA WA ANTA BIMA QOLLANTUKA

Artinya : Aku ialah engkau, dengan kekuatanku yang ada pada engkau. dan engkau ialah aku dengan
pertalianku pada engkau.

_____________________

MAJOHARTU FI SAY’IN KAJUHRI FIL INSAN

Artinya : tiada nyata ku kepada sesuatu seperti pada insan.

______________________

GHAIBATUL 'ABDU AN NAFSIHI, LI ISTAILA I-ZIKRUL HAQQU TA'ALA ALAIHI, FALAYASY HADU GHAIRALLAH
WALA YARJI'UILA GHAIRIHI

Artinya: lenyaplah hamba daripada dirinya, karna bersangatan mengingat Dzat Allah diatas dirinya, maka
tidak melihat ia akan selain Dzat Allah, dan tidak pula kembali ia kepada dirinya selain Allah.

_______________________

Setelah bertajalliNya Dia tak nampak lagi. lalu yang mana DIA sebenar-Nya??

_______________________

Ahmad-Muhammad awal juga bukan Dia sebenar-Nya. yang merupakan tajalli martabat sifat bagi-Nya.

_______________________

Nur muhammad-muhammad akhir juga bukan Dia sebenar-Nya, yang merupakan tajalli martabat asma
bagi-Nya.

_______________________

Ruh juga bukan Dia sebenar-Nya, yang merupakan tajalli martabat af’al bagi-Nya.

_______________________

Dan muhammad juga bukan Dia sebenar-Nya, yang merupakan maujud zat, sifat, asma dan af’al-Nya.

_______________________

Walau sangat terang dan nyata lengkap Dia pada insan muhammad. dan pernyataan-Nya Aku adalah
Engkau dan Engkau adalah Aku. Namun engkau tidak bisa dinyatakan Aku yang sebenar-Nya. tetapi aku
tidak lain dari pada Engkau. serupa tapi tidak sebanding, karena diantara martabat Ana-Anta ini ada dua
macam martabat Qadim dan Muhaddats oleh sebab itu jangan sampai membaharukan yang Qadim atau
mengatakan Allah itu jirim, jisim, jawhar, dan arad.

342
Kalau dari semua martabat dilihat nampak diri-Nya, tetapi di katakan diri-Nya sebenarnya bukanlah Dia
tetapi semua itu tidak lain daripada Dia, Inilah rahasia.

________________________

La Ta-yin (Tiada tapi Nyata) ibarat proses biji telah menjadi pokok. yang dilihat nampak sekarang adalah
tajalli-Nya, dan ingatlah pokok itu bukan biji. Pokok itu ada didalam biji, setelah biji menjadi pokok
kemana hilangnya biji??

________________________

Bila Wujud Muhammad, ALLAH Ghaib.

Bila Wujud ALLAH, Muhammad Ghaib.

________________________

Pertanyaannya bagaimana mungkin Allah Ghaib sedang Dia Maha Nyata.

________

Lalu sebenarnya siapa yang ghaib?

________

Yang sebenarnya Allah itu bukan Ghaib tapi Dia Raib.

______________________

Ghaib itu hanya istilah kiasan saja, istilah ghaib hanya biasa di sebut antara sesama keghaiban, seperti
Surga dan Neraka juga alam alam ghaib lainnya yang tak bisa terlihat oleh mata zahir kita.

______________________

La ta'yin tiada tapi nyata, atau diistilahkan Keraiban Tuhan, Dia nyata yang paling nyata, justru
Muhammadlah yang ghaib.

_______________________

Muhammad itu bersifat Majazi atau Ma'dum atau Adam, lebih tepatnya muhammad hanyalah bayang-
bayang Tuhan.

_______________________

Lalu dimana kenyataan Allah?

WAFI ANFUSIKUM AFALA TUBSHIRUN (dan didalam dirimulah Aku apa kamu tidak melihat)

_______________________

343
ADAM = Alif. Dal. Mim.

Alif - Allah

Dal - Dalil

Mim - Muhammad

_______________________

Maknanya Allah dalam Muhammad (Allah Raib didalam Muhammad)

______

Antara Tuhan dan Allah ada apa?

______

Jika tiada mengerti antara Tuhan dan Allah bagaimana kita bisa menjelaskan tentang ayat dibawah ini?

_______________________

Firman Allah.

“Fala uqsimu birabbil masyariqi wal magharibi inna laqadirun”. (QS.Al Ma'aarij:40)

Artinya: Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat Sesungguhnya Kami benar
benar Maha Kuasa.

_______________________

Banyak terjadi kebingungan penafsiran dikalangan nonmuslim baik didunia nyata maupun di internet,
nonmuslim yg bertanya padaku, jika Allah Tuhan mengapa Allah bersumpah dengan nama Tuhan? Tuhan
yang mana?

_______________________

Siapakah Aku? Aku adalah Allah, Didalam ilmu sufi Allah adalah nama ismun kabir (nama kebesaran) bagi
Tuhan dan Tuhan adalah pangkat-Nya. Jadi harus bisa membedakan Allah sebagai asma dan rabb sebagai
derajat ketuhanan.

_______________________

Oleh sebab itu penjelasan Qs Alm'aarij Allah sedang bersumpah dengan Jabatan atau derajat
KekuasaanNya yang dimiliki Allah Sendiri, yaitu Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan
dan bintang ibarat seorang presiden yg bersumpah dengan jabatannya sendiri.

______________________

344
Lalu siapakah kami? Allah tidak menafikan peran malaikat dan makhluk-makhluk lainnya yg berada
didalam genggaman kekuasaanNya bahwa mereka (Nur Muhammad) memiliki peran sebagai Af'al bagi
Allah.

______________________

Muhammad insan kamil merupakan kenyataan dirinya yang maujud terhimpun dari pada Dzat, sifat, asma
dan af’al bagi-Nya.

______________________

Penjelasannya.

ALLAH-Muhammad-Insani

___________

Bagi ALLAH:

-Nurani itu sifatku kata Allah.

-Ruhani itu asmaku kata Allah.

-Insani itu af'alku kata Allah.

-Rabbani itu dzatku kata Allah.

_______________________

Bagi Muhammad

-Muhammad Awal itu Nurani.

-Muhammad Akhir itu Ruhani.

-Muhammad Dzahir itu Insani.

-Muhammad Bathin itu Rabbani.

________________________

Bagi Insani:

-Nurani itu nyawa pada kita.

-Ruhani itu hati pada kita.

-Insan itu tubuh pada kita.

-Rabbani itu sir pada kita.

345
_______________________

Terhimpun:

-Dzat bagi Allah Diri bagi Muhammad. _______________________

-Sifat bagi Allah, Rupa bagi Muhammad.

-Asma bagi Allah, Nama bagi Muhammad.

-Af'al bagi Allah, Kelakuan bagi Muhammad.

----------------

(Tuak Lombok ilahi)

BASMALAH Tiga jadikan Satu

"BASMALAH diawali dengan ALIF Dzatul Wahid yang tersembunyi dan diakhiri dengan huruf MIM, Huruf
Alif Dzatul wahid adalah Allah SWT, dan huruf Mim adalah Muhammad SAW yang tertuang dalam
syahadatain atau dua kalimat syahadat sebagai inti dalam pendirian sholat tuk sampai kepada Allah SWT

_____________________________________

BASMALAH adalah isi KITAB yang disebut dalam kisah Nabi Sulaiman AS, Dalam Kisah Nabi Sulaiman ada
seorang dari sisi Nabi Sulaiman sanggup membawa singgasana Ratu Balqis dalam sekejab :

_____________________________________

QOOLAL LADZI ‘INDAHU (‘ILMUN MINAL KITAABI ) ANAA -ATIIKABIHI QOBLA AN YARTADDA ILAIKA
THORFUKA, FALAMMAA ROaaHU MUSTAQIRRON ‘INDAHUU QOOLA HAADZAA MIN FADHLI ROBBII
LIYABLUWANII a ASYKURU AM AKFURU WAMAN SYAKARO FA-INNAMAA YASY-KURU LINAFSIHI, WAMAN
KAFARO FAINNA ROBBII GHONIYYUN KARIIM ( Surat An Naml ayat :40 )

_____________________________________

Artinya : ”Berkatalah seorang yang mempunyai (ilmu dari AI Kitab ): "Aku akan membawa singgasana itu
kepadamu sebelum matamu berkedip". Maka tatkala Sulaiman melihat

singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: "Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku
apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan ni'mat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka
sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka
sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia", Dan ayat tersebut terkait dengan ayat dibawah :

_____________________________________

29. QOOLAT YAA AYYUHAL MALAUU INNI ULQIYA ILAIYA KITABUN KARIIM

346
30. INNAHU MIN SULAIMANA WA INNAHU BISMILLAHIRROHMAANIR-- ROHIIM ( An Naml 29-30)

_____________________________________

Artinya :

29. Berkata ia (Balqis): "Hai pembesar-

pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia.

30. Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya dia itu : "Dengan menyebut nama Allah Yang
Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

_____________________________________

Disitu disebutkan rahasianya ” INDAHU‘ ILMU MIN KITAAB ” yaitu bisa mendatangkan kerajaan Balqis
dalam sekejab mata, KATA ALKITABU terkait dalam surat al-baqoroh ayat 1 -3

_____________________________________

1. ALIF LAM MIM

2. DZALIKAL KITABU LA ROIBA FIIH

3. HUDANLILMUTTAQIN, ALLADZINA

YU'MINUNA BIL GHOIBI WA YUQIIMUNASSHOLAT WAMIMMA ROZAQNAHUM YUNFIQUUN

_____________________________________

Artinya :

1. ALIF LAAM MIIM

2. (KITAB ) itu tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa

3. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian
rezki yang Kami anugerahkan kepada

mereka

_____________________________________

di ayat kedua disebutkan kata KITABU yang merujuk pada Alif Lam Mim yang merupakan Isi dari
BASMALAH yaitu :

347
_____________________________________

Alif = Dzatul wahid

Lam = Lauhil mahfudz atau Allah Arrohman

Arrohim atau ismul a'dlom

Mim = Muhammad SAW

_____________________________________

BASMLAH memiliki 19 Huruf , angka 19 adalah bilangan Prima yang diawali dengan angka 1 dan diakhiri
dengan angka 9 sebagai penutup bilangan SEGALA SESUATU, jika tidak diawali dengan BASMALAH maka
tidak BERKAH

_____________________________________

BASMALAH merupakan ayat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, dan nabi SULAIMAN AS yang
dianugrahi tentara dari bangsa Jin dan manusia, Menyebut BASMALAH berarti SADAR - PERCAYA - YAKIN -
RIDHO terhadap DZATUL WAHID

_____________________________________

BASMALAH merupakan Intisari dari ALFATIHAH, ALFATIHAH merupakan Intisari dari Al-Qur'an, Al-Qur'an
merupakan Mukjizat Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk, Peringatan, kabar gembira, Obat, dan
INTISARI dari seluruh kitab SAMAWI atau INTISARI dari SELURUH AJARAN SEMUA AGAMA YANG DIBAWA
OLEH NABI DAN ROSUL, yang diturunkan oleh Allah SWT melalui malaikat jibril sebagai KETUANYA para
Malaikat, Nabi Muhammad SAW merupakan RAJANYA Nabi dan Rosul dan PENUTUP Para Nabi yang
berhak memberi syafaat dihari kiamat atas izin Allah SWT

_____________________________________

Jadi kalau mau mengetahui sejatinya Allah SWT, maka harus mengetahui makna atau isi kandungan dari
lafadz Bismillah

Kalau ingin mengetahui seisi alam, maka harus mengetahui isinya Bismillah

Kalau ingin mengetahui isinya hakekat ilmu, maka harus mengetahui isinya Bismillah

348
Kalau ingin mengetahui isi bunganya ilmu, maka harus mengetahui isinya Bismillah

Kalau ingin mengetahui buahnya ilmu, maka harus mengetahui isinya Bismillah

Kalau ingin mengetahui pedomannya ilmu, maka harus mengetahui isinya Bismillah

Kalau ingin mengetahui tentang banyaknya ilmu, maka harus mengetahui isinya Bismillah

Kalau ingin mengetahui ilmunya sholat, maka harus mengetahui isinya Bismillah

Segala permasalahan secara lahir maupun batin semuanya sudah terkumpul didalam kalimat Bismillah,
Sebagai permulaan baik pria maupun wanita hendaknya wajib memahami kandungan isi lafadz Bismillah,
Kalau sampai tidak mengetahui makna Bismillah, kelak bisa menjadi kafir

_____________________________________

Sesungguhnya mata dan hati manusia dipenuhi angan-angan, Oleh karena itu banyak manusia yang belum
bisa mencapai tahapan ma’rifat billah secara sempurna, walaupun mereka terlihat taat, alim dan rajin
beribadah serta mempunyai seribu guru dan seribu kitab atau sudah mempunyai banyak murid dan juga
bisa berjalan diatas air tanpa perahu, bisa menembus dan mengelilingi bumi bisa terbang diatas awan dan
tidak terbakar oleh panasnya api, bisa menghilang dari penglihatan orang lain, dan ibadahnya lebih
khusyuk serta mudah memenuhi kebutuhan hidup sesuai kemauannya, tetapi anehnya orang-orang
tersebut tidak mengetahui kandungan isi lafadz Bismillah, maka orang tersebut disebut kafir ‘Indallah

_____________________________________

Walaupun orang itu turunan dari Kyai atau Wali, tapi tidak mengetahui isinya Bismillah, maka orang
tersebut masih tetap kafir ‘ibdallah, dan islamnya masih ‘Indannas

_____________________________________

Kalau kita sudah mengetahui dan bisa memahami serta merealisasikan isinya Bismillah dan isi hurupnya
dari lafadz Bismillah, Meskipun orang tersebut turunan kampret atau turunan bahlol atau turunan jancook
atau turunan Raksasa atau Jin, maka orang tersebut sudah Islam ‘Indallah

_____________________________________

349
Oleh karena itu apabila ingin menjadi seorang Islam ‘Indallah, maka harus mengerti dulu arti dan
kandungan isinya Bismillah

_____________________________________

Makanya harus mengerti berkumpulnya antara jasad, roh, rasa Allah yang mendalam itu seperti
bercampurnya pria dan wanita, Kalau tidak tahu, nanti tidak syah semua amal ibadahnya dan tobatnya
pun tidak diterima oleh Allah SWT

_____________________________________

Kalimat Bismillaahirrahmaanirrahiim dirangkum menjadi BISMILLAH, dirangkum lagi menjadi BISMI,


dirangkum lagi menjadi BISKOTA JiahahahHaHaH...

_____________________________________

Bismillah ada 7 Huruf Kenapa? Bukankah dirimu atas kebenaran surat AL FATIHAH yang merupakan
ummul KITAB, Ada 19 huruf disini

_____________________________________

BA', sebagai permulaanya atau pintu pembukanya, ada SIN, MIM, ALIF, LAM, LAM, HA', ALIF, LAM, RO',
MIM, HA', NUN, ALIF, LAM, RO', HA', YA, MIM.

_____________________________________

19 terdiri dari Satu (AHAD) dan Sembilan (KAMIL) sempurna, jadi dua angka itu sembilan belas Angka
Tuhan, kalau ditambahkan Satu + Sembilan= Sepuluh, Satu+Nol= SATU menjadi AHAD

_____________________________________

Sekarang mari kita lihat tanda yang menyertai huruf juga (19) 3 titik+3 Sukun+3 Tasdjid+4 Fathah+6
Kasroh= 19 seimbangkan dengan huruf dan tandanya Subhanallah Maha Sempurna

_____________________________________

Kalau melihat strukturnya ada :

3 huruf ALIF

3 huruf MIM

3 huruf Bertanda TITIK

3 huruf Bersukun

3 huruf Bertasdjid

350
3 kata Asmaul Adzom+ 2 Asmaul Khusna ( ALLah Rohmaan Rohiim), Kalau dikalikan 3x6= 18, 1+8= 9
sempurna sekali

Kenapa 3?......

karena 3 dan seterusnya dianggap banyak atau karena 3 sebagai hasil pasangan Bapak+Ibu= Anak,
terserah intrepretasi masing-masing orang berbeda, namun disini menekankan perlunya berjamaah atau
berkumpul atau bersilaturrahmi untuk menjadi SATU jamaah manunggal antara NUR ALLAH, NUR
MUHAMMAD, NUR INSAN, jika menyatu itulah TAUHID ajaran setiap Nabi dan Rasul

_____________________________________

dari sebuah Hadis Nabi 71 golongan Yahudi SATU Selamat, 72 golongn Nasrani SATU Selamat, 73 golongan
Islam SATU yang Selamat, Siapakah yang Selamat yaitu Golongan Siapa saja diantara

manusia atau golongan yang mampu menyatukan ketiga Nur diatas sehingga mengenal TAUHID dengan
TEPAT dan BENAR, Sudahkah Saudaraku menyadari tentang ini?

_____________________________________

Mari kita lihat 3 huruf yang bertitik, BA' sebagai pintunya BAITULLAH jika sudah masuk kedalamnya akan
menemukan NUN sebagai NUR CAHAYA ALLAH, Cahaya di atas Cahaya, cahaya yang tidak disentuh Api
yang Tidak di Timur dan di Barat sebagai Cahaya langit dan Bumi. jika berhasil Saudara akan mendapatkan
YA' sebagai hasilnya YAKIN dengan melampui ILMUL YAKIN keyakinan berdasar teori atau kajian wacana

_____________________________________

AINUL YAKIN keyakinan berdasarkan hasil penelitian, HAQQUL YAKIN keyakinan akibat merasakan,
musyahadah, ISBATUL YAKIN keyakinan berdasarkan Ketetapan Qolbu yang suci dan bening sehingga
tinggkat musyahadahnya

semakin jelas dan amatlah terang penglihatanmu

_____________________________________

Demikianlah selamat berjuang mencapai ISBAT yang benar dan Tepat dalam menyembah kepada Sang
Khalik, selamat berjuang melawan EGO berhala diri yang merupakan hizab terbesar disamping ilmu yang
saudara miliki Semoga ALLAH melimpahkan karunia besar dan menghendaki Saudara untuk Bertemu
menghadapkan makhluknya yang fakir dan istiqomah kehadapan ILAHI ROBBI, maka Menitilah kedalam
diri menemukan kilauan cahayA ILahi, Cahaya Di Atas Cahaya, Allah menghendaki siapa saja yang Dia
kehendaki, InsyaAlLah jika Saudara menghendaki Cahaya-Nya, AlLah pasti akan menemuimu segera, maka
BERLARILAH MENUJU ALLAH SWT. Marhaban yaa ramdhan

----------------

(Tuak Lombok ilahi)

351
CAHAYA DI ATAS CAHAYA

Aku meliputi segala sesuatu termasuk Agama apapun di dunia ini

----------------------

Mereka berkata Agama dan Alam menjadi dalil wujudku

----------------------

Jika mereka pandang pada Agama dan Alam namun aku tidak akan kelihatan

----------------------

Mana mungkin ada kekuatan Agama dan Alam,,, ingatlah bahwa aku yg zahir dan aku jua yg batin,,, aku yg
awal dan aku jua yg akhir

----------------------

Cobalah engkau pandang kedalam hatimu,,, zat rahasiamu diterangi oleh zat rahasiaku

----------------------

Kemudian coba engkau pandang kepada Alam,,, engkau akan melihat cahayaku meliputi

----------------------

Cahayaku akan kembali terhijab dari pandanganmu,,, cobalah engkau pindahkan Alam ke dalam hatimu,,,
Engkau akan kembali melihat cahayaku meliputi Alam semesta

----------------------

Cahayaku hanya bisa dipandang oleh zat rahasiaku,,, apabila engkau menyatu dengan zat rahasiaku tanpa
takwil,,, tanpa hujah,,, tanpa huraian,,, tanpa kupasan,,, hanya yakin dan larut di dalam keyakinan bahwa
engkau tidak terpisah daripada zat rahasiaku

----------------------

Baru dapat engkau saksikan cahayaku tanpa rupa,,, tanpa warna hanya cahaya di dalam cahaya

----------------------

Sesungguhnya cahaya aku yg engkau pandang,,, apa jua yg nyata,,, bila engkau hadapkan pandangan
engkau kesana, engkau tidak akan melihat wujud disitu

----------------------

Hinggalah engkau hadapkan pandangan kedalam hatimu, baru aku nyata meliputi dirimu

---------------------

352
Hancurkan TUBUH jadikan HATI...

Hancurkan HATI jadikan RUH...

Hancurkan RUH jadikan NUR...

Hancurkan NUR jadikan AKU yaitu RAHASIA...

--------------------

Maksud dari Arti HANCUR disini ialah:

--------------------

Hilangkan segala bicara TUBUH

Hilangkan segala bicara HATI

Hilangkan segala bicara RUH

Hilangkan segala bicara NUR

Hilangkan segala bicara AKU

Hilangkan segala BICARA-BICARA

-------------------

Diam

Diam

Diam

Diam

Diam

Diam

Diam

-------------------

Dan RAHASIA itu yaitu FANA atau HILANG, maka menjadilah tiada BERWUJUD, hanya yg ada itu ialah
UJUD ALLAH yg sebenar-benarnya, seperti dalil yg mengatakan:

"Laa maujudun ilallah,, TIADA YG MAUJUD SELAIN ALLAH...

-----------------

353
(Tuak Lombok ilahi)

Assallammualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Olah zikir napas 7 mashab ini sebenarnya sudah sangat umum di ketahui orang orang makrifatullah dan
kebathinan yaitu menggunakan rahasia kekuatan kalimat ALLAH dan kalimat HU namun mungkin hanya
hakikat siapa sebenar nya ALLAH yang dia sebut dan HU ini yang belum begitu banyak orang pahami
secara mendetil,pada latihan 7 mazhab ini rahasia dari 2 kalimat ini di sebutkan oleh sang guru..lalu masih
menurut guru saya dulu itu,zikir napas ALLAH dan HU ini sebenarnya kekuatan nya yang paling dasar
artinya masih ada 6 tingkatan lagi nama ALLAH dan HU ini yang jauh lebih tinggi nilai kharomah nya jika di
latih dengan olah napas yang sesuai dan dalam tulisan saya ini akan saya sampaikan ke 7 rahasia tingkatan
ALLAH dan HU ini,semoga bermanfaat bagi kesehatan kawan kawan pembaca sekalian..baiklah bang agar
lebih cepat maka saya akan jelaskan satu persatu ya bang seperti berikut ini

Pertama

ALLAH...banyak orang yang melakukan olah napas dengan menyebut ALLAH tampa mereka ketahui
mengapa harus menyebut bunyi ALLAH,apakah sebutan ALLAH saat menghirup napas atau
menghembuskan napas maksudnya ALLAH yang di sembah itu atau menyembah ALLAH,bunyi nya sama
bang..tapi makna dan perasaannya pasti akan berbeda,jika kita tidak tau mana di antara dua makrifat tadi
maka olah napas zikir kita akan menjadi kacau balau bang..kalau lagi untung akan jadi obat tapi lebih
banyak tak beruntungnya latihan itu akan menjadi penyakit.

kalau saat menghirup napas kita menyebut kalimat ALLAH yang maksudnya memasuk kan zat yang di
sembah itu kepada diri kita maka latihan seperti akan sangat berbahaya bang bagi diri orang tersebut
karena dia sama dengan memasuk kan yang besar ke dalam yang kecil,tentu tidak kan pernah bisa
bang..ibarat memasuk kan gajah kepada lobang botol.

penjelasan sederhana nya begini...ALLAH yang dia sebut adalah zat yang dia sembah,DIA itu akbar/maha
besar dan kita yang melakukan latihan adalah yang menyembah makna nya kita lah yang maha kecil..jadi
sangat sulit untuk mendapatkan kekuatan dengan olah zikir napas seperti ini bang,seharusnya yang kecil
lah yang bisa dan mudah masuk ke dalam yang besar..jadi dalam latihan yang benar nya adalah kita
menghembuskan napas dengan menyebut kalimat ALLAH bukan menghirup napas,saat menghembuskan
napas begini maka kita rasakan lah bahwa diri kita masuk ke dalam ke maha besaran ALLAH tadi.

Kedua

HU...sangat banyak bang dalam ayat ayat kitab suci alquran surat yang membunyikan kalimat HU ini,di
antara nya QUL HUWALLAHHU AHAD,ALLAH HUSSOMAD...surat lainnya ALLAH HU LA ILLAHAILLA HUWAL
HAYYUL QOYYUM,pokoknya selalu ada kalimat HU di depan kalimat nama ALLAH,siapakah HU ini..

354
?apakah dia nama tuhan juga atau nama makhluk tuhan,hal ini perlu kita ketahui bang agar posisi antara
kita dengan tuhan saat melakukan olah napas zikir ini jelas sehingga tidak terjadi saling merampas haq
antara tuhan dan kita.

guru saya dulu mengatakan..kalimat ALLAH itu lah zat dan HU itu sipat,..makna lain ALLAH lah nurrullah
dan HU itu nur muhammad,tambahan pengertian selanjutnya ALLAH itu sang maha pemberi dan HU itu
lah yang meminta nanti jika telah mahir dalam latihan olah zikir napas 7 mashab ini maka akan terlihat
bang bahwa ALLAH adalah tuhan dan HU itu kekuatan tuhan...jadi oleh sebab itu kita menghirup napas
dengan menyebut kalimat HU karena kita meminta hidup,meminta kesehatan,meminta obat,meminta
kekuatan..kita menarik kekuatan tuhan yang ada dalam HU tersebut...

sempurna nya gerakan zikir napas 7 mashab seperti berikut

berdiri dengan kedua kaki ter buka sekitar satu jengkalan tangan orang dewasa..lalu kedua telapak tangan
masih bergantung lurus di samping badan namun telapak tangan telah di buka..mulai lah menghirup
napas dari hidung dan saat memulai menghirup kedua telapak tangan di angkat seperti orang tengah
berdoa,sampai di depan dada maka napas pun harus sudah terhirup semua nya,lalu hembuskan melalui
hidung..lakukan cara ini dua kali ulangan..lalu pada hembusan ke empat maka napas di hembuskan
melalui mulut dan saat napas keluar dari mulut hembusannya di bentuk huruf allah ( seperti menulis huruf
allah dengan hembusan napas mulut) lakukan latihan seperti ini sebanyak 7x ulangan ya bang...biasanya
pada ulangan ke 4 maka mata akan mulai melihat percikan percikan cahaya kecil seperti debu..nah itu
sebenarnya nur muhammad tadi bang..kalau sudah nampak begini hirup percikan percikan cahaya
tersebut dalam latihan berikut nya.

MAZHAB BERIKUTNYA (RAHASIA ALLAH DAN HU TINGKAT KEDUA)

kalimat ALLAH pada tingkatan ini akan bernama QODRAT dan HU akan bernama IRADAT.

maaf bang..ini mohon agak hati hati sedikit dalam mengamalkannya karena biasanya saat melatihnya
akan timbul tekanan tekanan yang cukup kuat ke arah badan..maksudnya badan akan menjadi memiliki
getaran getaran listrik dan jika terlalu asyik maka benda benda di sekitar nya terkadang mudah terpental
dan rusak..mungkin pada tingkatan ini akan lebih cocok bagi orang orang yang senang dengan ilmu ilmu
bela diri,jadi bagi yang berniat untuk kesehatan jasmani dan rohani zikir napas bagian ini boleh di langkahi
saja maksudnya tidak di lakukan.

QODRAT wujud zahir nya adalah huruf alif dan IRADAT wujud zahir nya adalah mim....jadi hiruplah yang
dalam melalui hidung sampai di tekan di bawah pusat,posisi badan duduk dengan kaki di lipat di bawah
pantat,saat napas sudah di bawah pusat maka tahanlah napas dan mulut di tutup,lalu ucapkan huruf
'mim' dengan nada panjang,suara bergumam...setelah tidak tahan maka hembuskan napas melalui mulut
sambil menyebut dengan bersuara huruf 'alif ' sampai napas habis keluar semuanya.posisi kedua tangan

355
berada di atas kedua paha...setelah napas normal kembali maka ucapkanlah " allah qodrat,hu iradat".lalu
ulangi kembali latihan seperti ini beberapa kali sesuai dengan kebutuhan kita saja jumlah ulangannya.

MAZHAB TINGKAT KETIGA

kalimat qodrat akan berubah menjadi HAQ dan kalimat iradat akan berubah pula menjadi HIQ

zikir tingkat tiga ini lebih berat bang karena betul betul memasuk kan wujud wujud kekuatan allah ke
dalam serat serat tubuh nya,pada masa awalnya zikir napas tingkat tiga ini hanya di lakukan dalam
kelambu tidur bang,karena olah napas zikir ini sangat di rahasia kan..konon menurut yang saya dengar
zikir ini sangat mirip dengan suara auman lebah yang sangat ramai jika sudah menyatu dan asyik di
lakukan oleh seseorang,dulu kalau saya lagi takut keluar rumah untuk melatih nya sebab di kampung saya
jam 8 malam saja sudah sangat sepi bang..lampu PLN pun belum masuk waktu itu dan yang paling saya
takutkan harimau liar sering masuk kampung kalau malam hari bang..hehe..jadi saya lakukan betul dalam
kelambu sendiri..pernah sampai asyiknya abah saya keluar dan mengejar masuk ke kamar saya bang
karena kelambu tidur dan kamar saya yang tebuat dari papan bergetar dan bergoyang goyang seperti
terkena gempa,setelah saya di tegur abah saya saya hentikan zikir olah napasnya dan goyangan seperti
gempa pun berhenti...zikir nya begini bang

'duduk bersila..lebih bagus setelah selesai sholat malam dengan pakaian kain sarung agar lebih longgar
tenaga yang akan menghampiri kita,kalau pakai celana biasanya kekuatan yang datang akan terasa
mengikat kuat ke badan sehingga jika memakai celana kita akan kesakitan.

ata cara nya tidak menghirup napas tetapi menghentak kan napas..proses nya begini " mulut di
tutup,sedapat mungkin jangan menghirup napas panjang dari hidung,artinya napas yang ada dalam mulut
saja yang di kelola..katakan kalimat HAQ di ucapkan sambil di tekan ke arah perut ( di tekan sambil di
ucapkan dengan berguman sebab mulut tertutup biasanya perut akan bergerak mengembung) setelah di
sebut HAQ maka mengejan lah ( maaf saya tak tau bahasa jakarta nya 'mengejan' ) dengan mengejan
maka dubur akan tertarik ke atas..saat mengejan ini berguman lah dengan ucapan HIQ..lakukan berurutan
dengan irama hentakan yang serasi maka akan terdengar kekuatan bunyi HAQ,HIQ,HAQ,HIQ secara
bergantian dan tubuh akan mengeluarkan getaran yang sangat kuat..semakin khusuk maka akan semakin
cepat suara zikir ini terdengar...semakin cepat maka kita akan segera memasuki alam fana sebuah alam
spiritual yang di penuhi oleh berbagai hal hal ghaib..kalau boleh saat latihan zikir napas tingkatan ini
tolong siapkan jam weker bang..karena kalau tidak ada yang mengingatkan maka kita akan hanyut berjam
jam tampa sadar dalam melakukannya sampai terjadi hal seperti yang saya alami barulah kita dapat
menghentikannya,jadi kalau ada jam weker kita kan dapat menentukan waktu latihannya.

MAZHAB KE EMPAT

Qodrat maujud kepada HUWA dan iradat maujud kepada HUWANG..posisi latihan zikir napasnya adalah
berdiri dengan kedua betis kaki agak sedikit terbuka dan di rendahkan,kedua tangan berada bertumpuk di

356
atas ubun ubun kepala,telapak tangan kiri sebelah bawah dan telapak tangan kanan di tumpuk di atas
telapak tangan kiri,posisi nya seperti tengah menjunjung sesuatu.

huwa menurut guru saya dulu adalah kekuatan taqdir yang tak bisa di ganggu gugat artinya huwa adalah
kekuatan allah dalam berkehendak yang tidak dapat satu pun makhluk menyangkalnya,jadi makrifatullah
kita di saat menyebut kalimat huwa adalah fana/pasrah dan meyakini bahwa sekuat apapun ilmu,usaha
dan doa tidak akan mampu merubah kehendak yang telah allah tetapkan,dengan merasa begini maka
latihan zikir napas ini akan menjadi tampa nafsu apapun,kita lakukan hanya sekedar karena ingin
berikhtiar saja untuk sembuh namun jangan sekali kali kita meyakini latihan ke empat ini akan merubah
qodrat illahi yang telah di tetapkan kepada kita...orang sini menyebutnya dalam kondisi fana.

sedangkan HUWANG...adalah kehendak makhluk yang telah allah serahkan total kepada makhluk itu
untuk bertanggung jawab ke atas kehendak tersebut,dalam arti umumnya huwang adalah kekuatan
kehendak dan kumpulan segala keyakinan dan kepercayaan yang makhluk itu bisa..maka di saat menyebut
kalimat huwang dalam olah zikir napas nanti segala keyakinan akan apa yang kita lakukan harus
teguh,kokoh dan tak ada satupun makhluk lain yang dapat menggoyahkannya...huwang ini wujud nya
adalah menjaga nyawa yang telah allah berikan kepada kita,nyawa kita celaka atau selamat itu di serahkan
kepada makhluk untuk menjaga nya sampai datang nanti huwa allah yaitu kematian,sebelum huwa itu
datang maka makhluk memiliki huwang/kehendak yang telah di serah terima kan kepada makhluk
tersebut...posisi lengkapnya seperti ini

'berdiri dengan posisi seperti yang telah saya jelaskan di atas..hirup napas dengan lembut melalui hidung
dan tahan di dada dengan membayangkan segala kekuatan kehendak masuk dan berkumpul di dalam
badan kita,agar napas tidak masuk ke perut maka saat menghirup perut di kempiskan sehingga napas
hanya akan berkumpul di dada,saat napas telah di dada maka dengan suara tenggorokan sebutlah kalimat
'huwang' dengan pelan pelan dengan jumlah sampai mulai sesak karena kekurangan napas,lalu
hembuskan napas melalui mulut,gigi di rapatkan saat napas keluar dan bergumanlah menyebut kalimat
'huwa'saat menghembuskan ini tolong di rasakan segala kehendak kita masuk kepada kehendak yang
lebih besar,satu lagi saat napas terhembus kedua telapak tangan yang bertumpuk di atas ubun ubun
kepala di tarik menggeser ke bagian tepi kepala hingga telinga dan berakhir didi samping leher.

untuk kesembuhan penyakit asam urat,diabates,reumatik..sebaiknya latihan ini di ulang sebanyak 5 kali
ulangan.

MAZHAB ZIKIR NAPAS KE LIMA

HUWA,,akan maujud kepada rasa/perasaan hidup..dalam kalimat nya rasa hidup ini di sebut dengan
HUWALLAHU sedangkan huwang akan maujud kepada HUWALLAZDI..zikir mazhab ke lima ini sering di
sebut zikir kekuatan lidah karena gaya berzikirnya memanfaatkan gerak kan lidah secara khusus,dalam
kepercayaan guru saya lidah itu adalah tali jantung nya hati,artinya semua urat urat halus di ujung lidah
itu tersambung langsung kepada bagian hati tubuh manusia baik hati yang wujud maupun hati yang
sirr/halus.

357
posisi zikir nya duduk di kursi sehingga kaki dapat berjuntai menginjak tanah,kedua telapak tangan di
biarkan terurai di samping badan ke bawah juga,saat akan memulai zikir ini maka ayunkan lah ke depan
dan kebelakang kedua tangan tersebut dan mulai lah melakukan zikir nya yaitu sebutlah kalimat
huwallahu dengan lidah menyentuh langit langit mulut saat mengeucapkan huruf "LAM"..dan saat
menyebut 'LAHU' lidah di lepaskan dari menempel di langit langit sehingga secara otomatis akan ada
napas yang terhembus ke luar,bergantian setelah menyebut huwallahu menyebut kalimat
huwallazdi..semakin lama kawan kawan melakukannya maka di mulut kawan kawan akan mengalir hawa
dingin yang sangat sejuk..jika telah sejuk hiruplah kesejukan itu hingga masuk kan ke dalam
jantung,kawan kawan akan merasakan satu ketenangan yang luar biasa...sebaiknya di lakukan latihan ini
pada malam hari apalagi di malam malam bulan suci ramadhan,rasa damai yang di hasilkannya sangat
terasa sekali.

MAZHAB ZIKIR NAPAS KE ENAM

HUWALLAHU maujud kepada ALIF dan HUWALLAZDI maujud kepada "YA"..alif berdiri di tiang khursani
diri,ibu nya bernama arasy dan bapaknya bernama khursy..wujud nya dalam badan manusia adalah tiang
khursani itu adalah tulang punggung belakang yang bengkok sedikit,ibu nya adalah tulang shulbi (tulang
yang berbentuk angka 8 di atas dubur manusia dan bapaknya adalah tulang tengkuk/tulang leher
belakang,,kalau tulang khursani tidak di asuh dan di rawat baik oleh ibu dan bapaknya maka tulang
khursani itu akan menjadi tulang buangan,mudah sakit sakitan dan lemah,dalam zikir napas mazhab ke
enam ini ibu dan bapak tulang alif ini akan mengasuh dan memberikan perhatian yang baik.

sedangkan kalimat "YA" adalah pengunci penyakit dari segala pintu masuk di badan manusia,sehingga
dengan melakukan zikir napas "YA" ini insyaallah penyakit akan sulit masuk ke dalam badan orang yang
melatihnya.

posisi zikir napas mazhab ke enam ialah....napas di renggangkan,maaf mungkin kawan kawan dari pulau
jawa atau pun yang telah lahir di kota belum pernah mendengar napas renggang ya atau merenggangkan
napas,ini saya yakin bahasa asli dari kampung saya yaitu orang yang menguap saat mengantuk maka di
sebut napas renggang atau merenggangkan napas..maaf bukan saya sok tau tetapi sebenarnya saat kita
menguap itu napas yang keluar bukan dari lambung tetapi udara uap dari tulang khursani,coba kawan
kawan menguap saat ngantuk rasakan pelan pelan pasti ada terasa tulang punggung tertarik atau
berdenyut sedikit,sebenarnya udara uap dari tulang khursani saat kita menguap ngantuk itu sangat
banyak gunanya jika pandai mengolahnya..lengkap nya begini..lakukan gerakan mulut seperti menguap
saat mulut terbuka itu cobalah kawan kawan ucapkan kalimat "ALIF" dengan bunyi panjang...AAALLIIFF.
(posisi badan bebas) hirup napas kembali lalu sebut huruf " YA" dan saat menguap sebut kembali huruf
alif dengan tajwid panjang..lakukan berulang ulang sampai tulang punggung kawan kawan terasa hangat
dan mengeluarkan keringat halus..ambil sedikit dengan jari keringat halus di bagian tulang sulbi lalu ambil
juga keringat halus di bagian tengkuk leher belakang lalu oleskan kembali ke tulang punggung
belakang,hal ini akan membuat tulang khursani kawan kawan menjadi kuat,tidak mudah terkilir dan
secara jasmaniyah pintu pintu penyakit sebanyak 366 lubang di seluruh pori pori akan tertutup oleh hawa
hangat tulang khursani kawan kawan...insyaallah badan akan sulit untuk sakit.

358
MAZHAB ZIKIR NAPAS KE TUJUH

ALIF maujud kepada kalimat bismillahirrahman nirrahim dan YA akan maujud kepada kalimat innalillahi
roji'un...bismillahirrahman nirrahim sebagai permulaan hayyat/hidup dan innallillahi rojiun sebagai
penutup hayyat/hidup..kita memulai meminta hidup yang selamat,hidup yang sehat,hidup yang ber
ilmu,hidup yang bermanfaat maka hiruplah napas dengan mengucapkan kalimat bismillahirrahman
nirrahim,bacaan dan hirupan napas harus seimbang,maksudnya dari mulai menghirup maka mulai juga
membaca dan saat napas habis terhirup juga habis bacaan bismillahirrahman nirrahim nya..tahan napas
beberapa saat dan rasakan sipat hidup dalam diri kita,rasa hidup adalah rasa bahagia..kalau boleh saya
sedikit menggambarkan,rasakan lah aroma kopi bagi orang yang menyukai kopi walau tampa kopi..jika
dapat merasakannya maka itu lah rasa hidup..silahkan kawan kawan praktek kan dengan rasa hidup tadi
yaitu rasakan satu pengalaman yang sangat membahagiakan dalam hidup kawan kawan saat menahan
napas itu...lalu hembuskan napas melalui mulut dengan mengucapkan innallillahi rojiun dengan bacaan
dan hembusan napas seimbang juga,lakukan berulang ulang kali sampai kawan kawan mendapatkan rasa
hidup itu/dapat merasakan hal yang sangat bahagia..posisi badan dan tangan bebas dan boleh dalam
posisi apa saja.

nah begitu lah sedikit pengetahuan yang dapat saya serahkan kepada para pembaca ,semoga dapat
menjadi wasilah persahabatan dan kekeluargaan yang erat, Bagi yang berminat silahkan langsung saja di
pelajari dan di pahami, jika sudah paham silahkan langsung juga di amalkan..tidak perlu meminta ijin
kepada saya, kerana semestinya sudah diizin oleh Guru Bathin saya T.R.R.K S.H untuk saudara pembaca
mengamalkannya.

assallammualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

‫بسم ﷲ ﺍلﺮحﻤن ﺍلﺮحﻴم‬

KAFIAT NAFAS ZIKIR HU - ALLAH - PART II

""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""

NAFAS :

- Mengenal Nafas

- Mengenal Asal usul nya Nafas

- Mengenal Datang nya Nafas

- Mengenal Reservoir Nafas

359
- Mengenal Puncak Kedatangnya Nafas

- Menghargai Nafas dengan Haqqul Yakin

- Melihat kedatangan Nafas dari Pandangan Ainul Yakin

- Tarbiyyah diri dengan Muttu Qablaan

tammutu [ hadits]

Latih mematikan diri

___________________________________

- Latihlah pergerakan Allah (memulangkan Zat, Sifat, Asma, Af’al Allah) Dengan Muraqabh dan
Musyhadah.

- Latihlah Ilmu Allah dengan KALIMAT Syahadah dan Syuhud (Qudrat ”Kuasa”, Iradat” berkehendak”, Ilmu
”ilmu”, Hayat ”hidup”).

___________________________________

Bagi kaum Arifinbillah :

- Nafas adalah Imej cermin dari Roh.

- Nafas adalah kembaran bagi Ruh.

- Ruh adalah hakikat dan nafas adalah syariatnya di alam ini.

- Ruh ibarat kapal, ombak bagaikan nafas.

- Jika tenang ombak, tenanglah perjalanan kapal.

- Begitu juga Ruh, jika nafas seorang hamba tenang, maka ia memberi kesan pada ruhnya.

___________________________________

Kaum Arifinbillah dan ahli Rohani amat mementingkan latihan pernafasan. Bila pernafasan baik, maka
akan baiklah perjalanan ruh dengan ROBBnya.

Emosi amat mempengaruhi pernafasan, baik ia dalam keadaan marah “stress” atau tenang. Jika seseorang
itu berhasil mengawal emosinya maka tenanglah ia.

___________________________________

Mereka yang tidak mementingkan rohani adalah seperti jasad yang tiada Roh, mereka amat dibodohi oleh
syaitan, apa gunanya sebatang jasad walaupun ia seorang raja, seorang yang cantik dan kaya jika tiada
Roh dan Nyawa, maka akan di kebumikan dengan secepat mungkin (mayat namanya).

360
___________________________________

Roh dan kerohanian amat penting dalam memahami pengertian hidup dan perjalanan hidup ini .

Nafas berasal dari Robbul Alamin.

___________________________________

___________________________________

Bagiamana mengenal turunnya dan naiknya Nafas ini dari sebatang tubuh

yang tidak ada hawl dan quwwah..??

___________________________________

Bagaimana ratusan ribu bahkan jutaan makhluk menerima Nafas turun, Nafas naik dengan secara
sistematik dan secara teratur tanpa ada gangguan, dan tiada kehilangan satu nafaspun yang terkendala
dalam jutaan tahun kecuali jika sudah sampai ajal maut seseorang itu dengan taqdir Nafas dan usia
hayyatnya.

___________________________________

Nafas adalah sumber kehidupan, tanpa nafas hancurlah kehidupan.

Nafas adalah al-Hayat yang datang dari Tuhan, ia adalah rahasia Illahi.

___________________________________

Para ulama sufi mengamalkan zikir nafas untuk pembersihan rohani, manakala para ahli “tenaga dalam”
mengamalkan pernafasan untuk mengaktifkan tenaga ghaibnya sehingga dapat melakukan perkara dg
kekuatan jasad.

Kaum sufi menamakannya sebagai Nasma yaitu gabungan antara Ruh Jasmani dan jasad.

___________________________________

Zikir Nafas adalah lentera pengerak semua sistem rohani dan jasmani.

Zikir Nafas adalah merupakan IBU dari segala zikir yang mempunyai banyak keistimewaan yaitu mampu
membersihkan segala kotoran dalam dan rohanni .

___________________________________

Zikir Nafas ini ada pecahan dan rangkaiannya tersendiri.

Pecahan zikir ini ialah zikir Nufus, zikir Tanafas dan zikir Amfas. ~> Keempat-empatnya saling berkaitan
diantara satu sama lain.

361
Bermula nafas itu karena anfas, dan hidup anfas itu karena nuffus, manakala hidup nufus itu dengan
rahasia dan rahasia itulah merupakan (diri) rahasia Allah.

Nufus, Anfas dan Tanafas itu adalah satu perkara yang ghaib ~> yang wujud tanpa dapat dirasa dan dilihat
seperti juga nafas.

___________________________________

Adalah kurang etis jika membicarakan sesuatu yang tidak boleh dibuktikan dengan ilmu yakin, ataupun
ainul yakin. Karena ini akan menimbulkan fitnah besar kepada pembicaranya kelak.

Sudah menjadi ghaib manusia akan menolak sesuatu yang tidak tercapai oleh akal dan ilmunya, meskipun
jalan paling baik jika ia mendiamkan diri (tawakuf) disamping belajar untuk memahaminya.

___________________________________

Kedudukan Sistem Bathin dan Spiritual ini bergerak dengan Kuasa Qudrat yang mutlak dan hanya dapat
dilihat dengan mata hati oleh mereka yang telah hidup hati mereka secara zahir dan bathin.

Tanpa ILMU Matahati memang hati tidak akan terbuka dan hidup, dan tidak akan dapat memperhatikan
keajaibaan hati ini.

___________________________________

Kedudukan Anfas ialah di Hidung.

Kedudukan Tanafas di Telinga.

Kedudukan Nufus di Jantung,

Kedudukan Nafas ialah di Mulut.

Anfas, Nafas, Tanafas dan Nufus ini merupakan satu “kuasa” ataupun keadaan yang keluar masuk
(bergerak) dalam tubuh seseorang manusia.

___________________________________

Apakah insan mudah memahami

pergerakan sistem spiritual dan rohani ini tanpa mengenal Robbnya dan ILLAH nya..??

Sekali-kali ia tidak akan mengenal Robb nya tanpa ILMU KALIMAH LA ILAHA ILLALLAH.

Semua sistem pengerakan Nafas, Anfus, Tanafas adalah satu sistem Unggul dan ajaib yang penuh dengan
mukjizat.

___________________________________

362
Tanafas bergerak di telinga,

Nufus bergerak dijantung,

Anfas bergerak di hidung, sementara Nafas pula dimulut.

Diantara keempat unsur ini, Nafaslah yang bisa dirasa dan disentuh serta mudah untuk diyakini (kalau kita
membicarakan) karena setiap orang bisa merasakan dengan perasaan zahir.

___________________________________

Zikir yang digabungkan dengan teknik pernafasan yang betul, atau disebut oleh ahli Tasauf sebagai zikir
nafas, akan memberi kesan yang hebat.

Imam Ghazali mengatakan zikir yang dilakukan dengan cara menahan nafas akan mempercepat proses
penyucian hati (membakar mazmumah).

___________________________________

Pernafasan yang betul akan memaksimumkan penyerapan oksigen yang amat penting dalam kehidupan
dan kesehatan manusia.

Kekurangan oksigen menyebabkan seseorang mengalami berbagai penyakit seperti kanker, gangguan
saraf, leukemia dll.

___________________________________

Teknik Terapi Zikir pernafasan:

> Kita Hendaklah Bersuci Terlebih dahulu.

Duduk relaks dengan punggung tegak, lalu amati nafas yang keluar masuk, kemudian ikuti gerak nafas,
jangan mengatur nafas, biarkan nafas keluar masuk dengan bebas.

___________________________________

> Posisi badan tegak, kepala lurus dengan tulang punggung, Sebaiknya bagi Pemula Mata Dipejamkan,
mulut tertutup rapat dan lidah sedikit ditekuk diatas ( langit-lagit).

___________________________________

Tarik nafas perlahan-lahan dan dalam-dalam, dada digembungkan, perut dikempeskan se-kempes
mungkin dan dikeraskan, agar energi yang dibangkitkan besar, dengan penuh perasaan, rasakan seolah –
olah energi Ilahi masuk melalui pusat ( umbilicus ) naik keatas menembus ubun – ubun sampai ke titik
omega -titik tak berhingga.

363
Tahan selama beberapa detik agar diproses oleh paru-paru, Tahan napas di bawah pusar, kemudian Energi
Illahi yang terang benderang diturunkan kembali ke kepala sampai ke tengah dada dan Keluarkan nafas
perlahan – lahan dari lubang hidung.

Berarti 1 x putaran nafas sudah kita selesaikan.

___________________________________

> Penarikan Nafas harus dengan tertib dan juga secara natural tanpa dipaksa

atau pun didesak, sebab hal ini akan gagal menghasilkan satu proses yang mukammil.

___________________________________

> Kemudian tarik nafas kembali dalam-dalam, tahan selama beberapa detik, dan selanjutnya [ sebaiknya
5-1-5 atau 10-1-10 atau pun 3-1-3] , tarik 3 saat -tahan 1 saat dan lepas 3 saat ] atau ikut kekuatan daya
tarikan dan hembusan.

___________________________________

> Lanjutkan terapi pernapasan dengan dada tetap digembungkan, dan perut tetap dikempeskan dan
dikeraskan.

Menarik nafas dengan membayangkan menghirup udara yang bersih dan sehat, lepaskan napas dengan
membayangkan membuang penyakit, racun dan udara kotor.

___________________________________

Nafas ditahan agar proses biologis didalam paru-paru berlangsung sempurna, yaitu : oksigen yang diudara
diserap oleh paru-paru ( secara maximal ) dan udara kotor beracun ( CO2 ) dilepaskan ke-udara untuk
kemudian dibuang keluar saat melepaskan napas.

___________________________________

( Dengan bernapas biasa maka proses berlangsung tidak sempurna, karena belum sempat terjadi
pertukaran secara lengkap, udara sudah dikeluarkan lagi dari paru-paru ).

___________________________________

Ketika anda bernafas tepat pada tarikan oksigen, maka yang harus anda fokuskan ialah lafadz "HU (Dia)".
baru setelah hembusan nafas maka fokuskan pada lafadz "ALLAH". begitu terus berulang- ulang.

___________________________________

Perlu diingat, bahwa pada lafadz "HU" harus benar-benar anda rasakan, Dia mengalir di pembuluh-
pembuluh nadi dan menyebar ke segenap penjuru organ tubuh.

___________________________________

364
Pada lafadz "ALLAH" ketika dihembuskan, rasakan bahwa yang diluar tubuh anda tidak lepas dari "Tangan-
Nya".

Jika anda ikhlas semata karena Allah, maka anda akan bertatapan dengan- Nya, tentunya bukan dengan
panca indera, tapi lebih dari itu.

___________________________________

Jika anda ingin tahu metode dzikir nafas walisongo yang lain (kecuali Raden Syarif Hidayatullah/Sunan
Gunung Jati) tinggal membalik "HU" pada hembusan nafas, dan "ALLAH" pada tarikan nafas.

___________________________________

Waktu ingin melakukan zikir nafas kita wajib memulangkan Zat, Sifat, Af’al kita kepada Zat, Sifat, Af’al
Allah ~> yang berarti memulangkan segala wujud kita yang zahir kepada wujud kita yang batin yaitu Ruh
dan pulangkan wujud Ruh pada hakikatnya Wujud Yang Qadim Zat Allah juga.

___________________________________

La maujud illaLlah yang maksudnya adalah tiada yang ada di alam ini pada

hakikatnya melainkan Allah jua.

Hakikat nafi pada diri kita ialah

la wujud (tiada yg wujud) ,

la qadir (tiada yg Maha kuasa),

la hayun, la muridun,

la alimun (tiada yg Maha mengetahui),

la samiiun (tiada yg mendengar) ,

la basirun (tiada yg Maha melihat),

la mutakalimun fil haqiqah illaLah.

___________________________________

Berkata para Arifbillah,

”matikan diri kamu sebelum kamu dimatikan”.[ Hadits Sohih].

Mati disini dibagi empat (4) :

1) Mati Hissii

365
yaitu seolah-olah sudah bercerai ruh dari jasad, tiada daya upaya walau sedikitpun jua pada hakikatnya
hanya Allah yang berkuasa, kemudian dimusyahadahkan didalam hati dengan menyaksikan kebesaran
sifat Jalal dan JamalNya dan kesucianNya.

___________________________________

2) Apa hakikat Asolatu Miraju lil Mukminiin.

Miraj yaitu lepas sempurna mematikan diri kita, hendaklah melakukan miraj artinya menaikkan nafas kita
melalui alam “Qaba qawsain au adna” yaitu

antara kening merasa penuh limpah dalam alam Qudus yaitu dalam benak kepala kita hingga hilang segala
ingatan yang lainnya.

Ini dinamakan mati ma’nawi yaitu hilang segala sesuatu didalam hatimu melainkan hanya berhadapan
pada Allah juga.

___________________________________

3) Mati dalam Hidup dan Hidup dalam kematian, inilah hakikat matilah kamu sebelum kamu di matikan.

Mati segala usaha ikhtiar segala daya upaya diri kita hanya kita mendirikan sembahyang dengan melihat
pada mata hatinya dari Allah, dengan Allah dan untuk Allah.

___________________________________

Dari Allah mengerakkan Ruhaniah, dari ruhaniah mengerakan Al-Hayat, dari Al-Hayat menggerakkan nafas
dan dari nafas menggerakkan jasad dan pada hakikatnya itu Allah jua yang menggerakkan semuanya,
sebagaimana firmaNya:

“Dan tiadalah yang melontar oleh engkau ya Muhammad Sala Allahu Alaihi Wasalam - ketika engkau
melontar tetapi Allah yang melontarnya…”.

Pada pandangan dzahirnya perbuatan hamba tetapi pada pandangan matahati perbuatan Allah jua.

___________________________________

4) Mati dalam tidur ini adalah satu rahasia marifat dalam hidup yang hanya diketahui oleh para Arif Billah
dan Alimbillah, bukan oleh alimbil kitaab.

Zikir Nafas adalah Ummul Zikir yang mampu memberi kekuatan Rohanni adalah Zikir Khafi, ini di jelaskan
dalam beberapa hadits sohih.

Zikir Nafas adalah sebagai Nur Cahaya yang memancar keseluruh jiwa seorang pengamal Zikir Nafas, besar
faedahnya untuk memecahkan kekentalan darah hitam yang berada dihati yang dianggap sebagai istana
iblis itu.

366
Selagi istana Iblis tidak terpecah dan hancur musnah Nur Qalbi sebagai penyuluh lampu ma’rifat yang
diharapkan itu tidak mungkin diperoleh.

___________________________________

Nur itu tidak akan bersinar menyuluh kegelapan dalam diri. Kalau pun ia menyala tetapi cahayanya tidak
terang.

Sabda Rasulullah saw:

MAN ARAFA NAFSA FAQAD ARAFA RAB’BAH WAMAN ARAFA RAB’BAH FASADA JASAD.

“Siapa yang mengenal dirinya, tentu dia mengenal Robbnya dan siapa yang mengenal Robbnya, maka
binasalah dirinya.”.

Firman Allah swt:

“Dari Allah kau datang kepada Allah kau dikembalikan” (QS. al-Baqarah:156)

___________________________________

Apabila Ruh diturunkan kebumi, ia berhajat pada Sifat Iftiqar Allah untuk berfungsi diatas muka bumi ini..

Jika tiada Sifat Iftiqar, Ruh tidak berfungsi. Ini disebabkan karena ia memiliki sifat yang suci dan tinggi yang
tiada pengetahuan dan kehendak terhadap alam yang rendah (dunia).

Oleh karena itu diperlukan Sifat Iftiqar untuk melaksanakan tugas sebagai khalifah, di kehidupannya dan
dunia.

___________________________________

4 Sifat Iftiqar yaitu :

Sifat Qudrat,

Hayat,

Iradat,

Ilmu.

___________________________________

Sebelum Ruh dimasukkan ke dalam jasad, Allah melapisi Ruh Al-Qudsi dengan lapisan-lapisan sampai ke
alam “Mulkiah” yang disebut “Qiswah Unsuriah” yaitu alam Jabarut, alam Malakut dan alam Mulki karena
kekuatan Ruh Al-Qudsi dapat menghancurkan jasad, sebagaimana cahaya matahari yang dihalangi
cahayanya bumi dengan berbagai lapisan agar tidak terbakar bumi ini karena kepanasannya.

Firman Allah swt:

367
“Lalu kutiupkan Roh-Ku dalam tubuh manusia.” (Al-Hijr:29)

___________________________________

1. QUDRAT (Kuasa):

yaitu dinyatakan pada (RUH JASMANI) dan diletakkan dalam jasad.

Ruh memerlukan jasad untuk bergerak di atas muka bumi. (NASMA “fizikal”: kuasa batin yang hebat).

TANAH: tubuh badan - istana hakikat.

___________________________________

2. ILMU (ilmu):

dinyatakan pada (RUH SULTANI) dan menjadi akal apabila digabungkan dgn unsur air dan diletakkan pd
otak.

Ruh tidak akan dapat berfikir untuk kehidupan didunia tanpa ilmu bangsa dunia. (AIR: akal - ilham, laduni
pandangan tajam hikmah).

AIR: otak - istana syariat.

___________________________________

3. HAYAT (hidup):

ia dinyatakan pada (RUH AL HAYAT) dan menjadi nafas apabila bergabung dgn udara.

Ruh memerlukan nafas untuk berhubung dgn nafas. (NAFAS: menstabilkan emosi, akal, kesehatan dan
perjalanan Ruh).

ANGIN/udara: sistem pernafasan - istana tarikat.

___________________________________

4. IRADAT (berkehendak):

ia dinyatakan pada (RUH SAIRANI RAWANI) dan menjadi nafas apabila digabungkan dgn unsur api dan
diletakkan dijantung/qalbi.

Ruh memerlukan nafsu yg bangsa dunia untuk memakmurkan dunia. (NAFSU: ketenangan, kasyaf, asyik,
cinta, rindu, syuhud, makrifat)

API: jantung - istana makrifat.

___________________________________

Syaik Abdul Qadir Jailani, Di dalam Kitab Sirrul Asrar mengatakan:

368
Ruh adalah hakikat diri manusia yang sebenarnya.

Ruh adalah Nur cahaya yang tinggi yang dibalut dengan beberapa lapisan pakaian sebelum diturunkan ke
alam dunia ini agar jasad tidak terbakar.

“Manusia itu rahasiaku dan Aku adalah rahsia manusia.” (Hadits Qudsi).

Setiap Ruh mempunyai tempat/ daerah ketika ia berada dalam jasad dan Setiap insan wajib mengetahui
bagaimana mengolah setiap lapisan tersebut agar tersingkap baginya rahasia.

___________________________________

Kenali dirimu dengan merenungkan kedalam dirimu, niscaya engkau akan mengenali Tuhanmu tanpa
huruf, tanpa suara, tanpa dalil dan tanpa perantara.

___________________________________

Galillah rahasia alam dirimu sendiri sehingga berjumpa dengan air dari alam Malakut, alam Jabarut dan
akhirnya Lahut, niscaya kamu akan dapat menyaksikan kembali bagaimana dirimu berhimpun dan
bertasbih di alam Lahut serta menyaksikan bagaimana dirimu bersaksi akan diri KeTuhanan sebagaimana
firmannya:

”Adakah Aku Tuhan Kamu, (Ruh menjawab) Bahkan! Kami menyaksikan.” (QS. al-Araf:172)

___________________________________

Siapa yang sampai ke alam ini, ia mengambil ilmunya dari Allah tanpa perantara yaitu ilmu Laduni.

Di alam ini, ia beribadah dari Allah, dengan Allah dan untuk Allah. Pandangannya senantiasa melihat pada
dua alam, melihat diriNya di alam zahir yaitu Af’al,Sifat dan Asma, bermusyahadah dengan ZatNya di alam
lahut.

___________________________________

Adakala mereka itu fana (lebur) penglihatan di alam ini ketika mentajallikan rahasiaNya sehingga tiada
yang dilihat melainkan Allah swt.

___________________________________

Bagaimana hendak Mengenal diri?,

Apa yang harus dikenali dengan diri ini ?,

Adakah Mengenal Jasad yang di kenalioleh semua orang kafir dan

mushrik agar dengan itu mereka bisa mengenal Robb mereka?,

369
___________________________________

Adakah mengenal Bathin saja tanpa mengetahui soal Rohani?,

Mengenal diri tanpa mengenal jalan mengenal diri, anda tidak akan sampai pada kehendak?,

___________________________________

Mengenal Jalan tanpa mengenal musuh akan tewas di separuh jalan.

___________________________________

Mengenal Musuh tanpa bersenjata akan dikalahkan.

___________________________________

Mempunyai senjata lengkap namun tidak mengenal maqam musuh akan menempuh kekalahan.

___________________________________

Mengenal senjata dan musuh tetapi tidak ada tarbiyah dari orang yg mengenal perjalanan dan kaidah juga
akan binasa dalam kesesatan.

___________________________________

Siapa yang benar mengenal dirinya, akan binasalah dirinya, tenggelamlah ia dalam lautan kefakiran,
tenggelam ia dalam lautan ketiadaan ke-Aku-an.

___________________________________

Didalam kitab Kasaful Asrar dinyatakan bahwa wujud insan adalah bayang-bayang kepada wujud Tuhan.

___________________________________

Tiada akan wujud bayang-bayang ini jika tiada yang empunya bayang-bayang, tidak bergerak bayan-
bayang melainkan bergeraknya tuan empunya bayang-bayang.

___________________________________

Apabila kamu memandang diri kamu, memandang kewujudan dirimu, maka kamu wajib memahami
bahwa kamu ada pemiliknya.

___________________________________

Wujud kamu menyatakan wujud diri-Nya. Dia ghaib dan kamu nyata, Dia hakikat dan kamu syariat, Dia
adalah wujud dan kamu adalah bayang bagi wujud-Nya.

___________________________________

Lihatlah diri kamu lagi..,

370
pandanglah segala sifat yang ada pada diri kamu, lihatlah matamu, lihatlah telingmu, lihatlah
mulutmu,lihatlah akalmu, lihatlah gerak diammu, lihat rasa hatimu. Semuanya tidak lain melainkan
kenyataan sifat-sifat-Nya.

___________________________________

Semoga hati kita tidak dibutakan sama sekali, sehingga tidak mengenal Diri-Nya, yang meskipun Al-Ghaib
tetapi sangat dekat sekali, bahkan lebih dekat Dia bila dibandingkan dengan urat nadi yang ada di
lehernya sendiri.

___________________________________

Itu Berarti lebih dekat Dia meskipun dibandingkan dengan keluar masuknya nafas dalam dada.

___________________________________

Nb : Tuak Ilahi :

Barang siapa yang hidupnya sekarang ini (di dunia) buta (mata hatinya tidak mengetahui keberadaan Diri
Tuhannya yang dekat sekali dan Wajib Wujud-Nya), maka kelak di akhirat juga akan lebih buta dan lebih
sesat jalannya.

MANDI SYAHADAT

===============

Setiap umat islam sangat di anjurkan memelihara kesucian secara lahir maupun bathin ( suci jasmani dan
rohani ) agar selalu terpelihara dari perbuatan syetan,iblis,maupun jin yang terkutuk.

_______________________________________________________

Allah Swt Berfirman ( Q.S.2.Al - Baqorah)

Innallaha yuhibbut tawwabiina wa yuhibbul mutatohhiriin

Artinya : sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri

_______________________________________________________

Naaaah Ayat tersebut di atas menjadi dasar hokum bahwa bersuci atau thaharah penting dan utama.
Bersuci mencakup dua hal,yakni bersuci dari hadast dan najis. Suci dari hadast dan najis menjadi syarat
mutlak sahnya ibadah shalat. Selain berhadast seseorang menjadi batal atau tidak sah ibadah shalatnya
kalau ia dalam keadaan junub,demikian juga wanita yang haid, Tidak di wajibkan bagi seorang mu’min

371
laki-laki maupun perempuan melaksanakan shalat sebelum mereka suci dari hadast dan najis. Kecuali
mereka telah suci dengan cara mandi wajib atau mandi jinabat.

_______________________________________________________

Diluar mandi wajib ada mandi lain yang sudah popular dan dilaksanakan oleh sebagian umat muslim yaitu
mandi sebelum shalat jum’at,sebelum shalat Idul fitri dan Idul Adha. Dalam Khazanah keilmuan Islam ada
mandi yang semisal dengan itu,Namanya mandi syahadat,yaitu mandi membuang sial.

_______________________________________________________

Keutamaan mandi syahadat selain membersihkan kotoran maupun najis dari seluruh anggota tubuh juga
mensucikan rohani dari pengaruh,gangguan dan godaan syetan terkutuk. Sehingga orang yang mandi
syahadat akan terpelihara dari penyakit rohani seperti sombong,iri
hati,dengki,hasud,syirik,zalim,musyrik,dan masih banyak lagi dalil yang menjadi dasar “mandi syahadat”
atau mandi membuang sial.

_______________________________________________

Ini lagi Firman Allah Swt ( Q.S.38.As-Shad:41-42 )

…annii massaniya asysyaythaanu binushbin wa'adzaabi. urkudh birijlika haadzaa mughtasalun baaridun
wasyaraabun

Ini Artinya : Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan. Hantamkanlah kakimu.
inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum

_______________________________________________________

Ayat itu turun berkenaan dengan nabi ayub As saat ditimpa mudharat/penyakit,kemudian dia pun
menyeru tuhannya. Maka turunlah perintah kepada ayub untuk mandi. Dan setelah ia mandi,penyakitnya
disembuhkan Allah Swt. Dalam ilmu tasawuf mandi seperti yang di lakukan Nabi Ayub As itu disebut
mandi syahadat atau mandi membuang sial. Demikian ayat yang menjadi dasar mandi syahadat.

_______________________________________________________

Ini Manfaat lain dari mandi syahadat selain mebuang sial adalah :

1.Mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki kadar keimanan.

2.Membuka aura atau penutup dalam diri.

3.Menghilangkan penyakit kejiwaan seperti stress,gila atau hilang ingatan.

4.Membuang sial atau mengubah nasib.

5.Mempermudah segala urusan.

372
6.Menyembuhkan penyakit jasmani.

_______________________________________________________

Ini TATA CARA MANDI

1.Niat Mandi Syahadat

Niat mandi syahadat hendaknya di ucapkan di luar kamar mandi dan dalam keadaan aurat
tertutup,karena ada ayat al-Quran yang di baca. Sedangkan membaca ayat Al-Quran dalam keadaan aurat
terbuka dilarang. Batas aurat laki-laki sekurang-kurangnya tali pusar sampai lutut harus tertutup.Sedang
aurat wanita sekurang-kurangnya menutup payudara sampai di bawah lutut.

_______________________________________________

2.Lafadz Niat Mandi

A’uidzu billahi minas syaithaanir rajiim.Bismillah hirohmaanir rohiim. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah,
waasyhadu anna Muhammadar rasulullah, Allahuma shalli’alla Muhammad wa ala’aali Muhammad, Annii
massaniyasy syaithoni binusbiw wa’adzabi.Anni massaniyadh dhurru wa anta arhamur rohimiin, Nawaitu
ghusla lirof’il was waasisy syayathiin-wal iblis-wal jinni-wal insi min syari maa kholaq, fardhan lillahi
ta’allaa.

_______________________________________________________

INI Artinya :’aku berlindung kepada allah dari godaan syetan yang terkutuk.Dengan nama Allah yang maha
pengasih lagi maha penyayang.Aku bersaksi tidak ada tuhan selain Allah dan Aku bersaksi bahwa
Muhammad itu utusan ( rasul ) Allah. Ya Allah aku disentuh syetan dengan kepayahan dan siksaan. Ya
Allah aku disentuh kemudharatan/penyakit,sedang engkau maha pengasih dari segala pengasih.

_______________________________________________________

Sengaja aku mandi/mandi syahadat untuk membersihkan dan mensucikan jasmani dan rohani dari segala
kotoran dan penyakit dan juga menghilangkan godaan,gangguan dan pengaruh syetan,iblis,jin serta
kejahatan makhluk ciptaan Allah semata-mata karena Allah Ta’ala”.

_______________________________________________________

3. Kesempurnaan Mandi

Cara mandi syahadat sama seperti mandi wajib,yakni menyiram/membasuh air ke seluruh anggota tubuh
dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1.Membasuh kulit kepala

2.Membasuh lubang hidung

3.Membasuh telinga dan daun telinga

373
4.Mabasuh ketiak

5.Membasuh sekitar payudara ( bagi wanita )

6.Membasuh lubang pusar

7.Membasuh bagian vital ( kubul dan dubur )

8.Membasuh sela-sela jari kaki.

________________________________________________

Penting untuk diperhatikan bahwa melaksanaka mandi wajib dan mandi syahadat harus hati-hati dan
teliti. Seluruh bagian anggota tubuh harus terbasuh air supaya mandinya tidak batal. Kalau mandinya batal
maka batal pula ibadah shalatnya Pun janda juga sama batal shalatNya..heuheu

___________________

(Tuak Lombok ilahi)

Tanya jawap soalanya Bgini ngkau jawap Begini ni.

==============================

Sabda Nabi SAW

( Ana min Nurrullah wal alami Nurri )

Ertinya- Aku daripada Allah dan sekelian alam daripada aku,

sebab itulah dikatakan ( Ahmadun Nuril Arwah ) ertinya-Muhammad itu ibubapa sekelian arwah dan
dikatakan (Adam Abu Basar ) ertinya- Bapa sekelian tubuh.

_______________________________________

Adapun yang dikatakan sebenar benarnya fardhu itu ialah nyawa,kerna nyawa itu

memerintah kepada badan kita,jikalau digerak Allah nyawa itu bergeraklah badan kita.

Adapun Awal Muhammad itu Nurani. Akhir Muhammad itu Rohani. Adapun zahir Muhammad itu Insani.

Batin Muhammad itu Rabbani.

awal Muhammad itu nyawa oleh kita.

akhir Muhammad itu hati kepada kita.

zahir Muhammad itu rupa oleh kita.

374
batin Muhammad itu ujud oleh kita.

Adapun yang bernama Allah itu sifatnya.

Adapun yang bernama Sebenar-benar Allah itu zat wajibal Ujud

Adapun yang bernama insan itulah nyawa.

Adapun yang sebenar-benar insan itu manusia yang tahu berkata-kata adanya.

Maka inilah suatu risalah yang tersimpan daripada perkataan usul takhlik jalan segala

orang yang mengenal Allah Taala.

_______________________________________

Soal-

Tatkala manakah ia bernama ‘ HU’ dan tatkala manakah ia bernama ‘ Allah ‘ dan

tatkala manakah ia bernama ‘ Rahman ‘.

Jawab:-

Tatkala ‘La Takyin’ tiada nyata ia bernama ( HU ) dan tatkala ‘La Takyin’ Awal

nyatanya ia bernama ( Allah ) dan tatkala ‘La Takyin’ Sani kenyataan ia bernama

( Rahman )

Soal-

Akan La Takyin itu martabat apa dan Takyin awal martabat apa dan Takyin Sani itu martabat apa?

_______________________________________

Jawab:-

Adapun La Takyin itu martabat zat mutlak dan akan Takyin awal itu martabat

zat( Muqaiyyid pertambatan) dan akan takyin sani itu Sifat ( Muqaiyyid )

______________________________________

Soal-

Mana yang bernama zat mutlak dan mana yang bernama zat Muqaiyyid dan mana yang bernama Sifat
Muqaiyyid?

_______________________________________

375
Jawab:-

Adapun yang bernama Zat Mutlak iaitu (Qaibal Quyub) atau lenyap.Maka zat Muqaiyyid

itu Muqaiyyid dengan sifat dan asma dan Muqaiyyid dengan alam ini.

_______________________________________

Soal-

Apa sebab 3 martabat itu dikatakan oleh pendita,tiada ia kepada baharu ujud?

_______________________________________

Jawab:-

Kerana martabat yang 3 itu sebab ia ketuhanan hak Taala daripada ujudnya dengan

cahaya dan jauhar dan a’rad supaya jangan sama.

_______________________________________

Soal-

Betapa beza hakikat Muhammad dengan Hakikat Insan?

_______________________________________

Jawab:-

Adapun Hakikat Muhammad dengan Insan itu umpama sumbu maka ada nyala di hujung

sumbu itu,demikian juga hakikat Muhammad dengan Insan,maka yang lain itu hakikat

Allah maka sempurnalah hakikat Makrifat diri kita dengan dia.

_______________________________________

Soal-

Ahdiat,Wahdah,Wahdiat itu ketuhanan kepada Allah??

_______________________________________

Jawab:-

Satu ketuhanan zat,kedua ketuhanan sifat,ketiga ketuhanan Af’al asma’

_______________________________________

Soal-

376
Akan alam roh,alam misal,alam ajsam,alam insan,apa kepada Allah Taala?

_______________________________________

Jawab:-

Adapun alam roh,alam misal,alam ajsam dan alam insan itu rohul Qudus kerana ia

teladan segala hakikat.

_______________________________________

Soal-

Apa martabat Rohul Qudus??

_______________________________________

Jawab:-

Bayang hak Allah kerana Pusaka ia yang Asa

_______________________________________

Soal-

Apa pusaka mutlak atau pusaka zat Muqaiyyid?

_______________________________________

Jawab:-

Iaitu pusaka zat mutlak pandangan zat Muqaiyyid kerana 2 tilik,

1) Tilik keatas maka iaitu Mutlak

2) Tilik kepada Ujudnya iaitu zat Muqaiyyid

Soal-

Apa martabat Muhammad itu kepada kita tilik kita?

Jawab:-

Adapun martabat Muhammad itu kepada kita Roh Idofi dan akan kita Sir Qalbi.

Soal-

Muhammad itu apa kepada Allah dan apa kepada insan?

Jawab:-

377
Adapun akan Muhammad tilik takyin kepada Allah Taala khatam isyarat kepada kita.

Soal-

Betapa isyarat kepada kita? ( Makfirat )

_______________________________________

Jawab:-

Adapun isyarat makrifat itu kepada kita atas 4 hal:-

1) Musyahadah

2) Murakhobah kita

3) Muqarannah

4) Muqabalah

Inilah pekerjaan yang dikerjakan oleh ulamak.

Soal-

Apa sebab dinamakan dengan Musyahadah,Muraqobah,Muqaranah,Muqabalah?

Jawab:-

Adapun sebab itu kerna ia menghasilkan zikir kepada rahsia yang mengzahirkan Baqa

maqam rahsia.

Soal-

Muhammad itu apa ia kepada Allah dan Allah itu apa ia kepada Muhammad?

Jawab:-

Adapun Muhammad itu sifat Allah dan Allah itu zat kepada Muhammad.

Soal-

Hakikat Muhammad itu apa ia dan insan apa ia?

Jawab:-

Adapun sebenarnya diri itu sifat Muqaiyyid ialah yang dinamakan ‘ Akyan Sabitah’

maka Akyan Sabitah itu Hak Allah Taala disempurnakan dengan Hak Allah.

_______________________________________

378
Soal-

Apa dinamakan Hak Taala itu?

Jawab:-

Adapun yang dinamakan Hak Taala yang tiada betapa dan tiada meminta.Inilah

sebenarnya Hak Taala tiada baginya peri,maka hak Taala ( Peri yang maha tinggi )

Soal-

Betapa hak kita kepada Allah Taala?

Jawab:-

Adapun hak kita kepada Taala itu bayang kepada haknya adapun hak kita serahlah akan

bayang-bayangnya.

Soal-

Maka hak itu pula apa kepada kita?

Jawab:-

Apapun hak itu kepada kita zat sekali2.

Soal-

Betapa dikatakan oleh segala ahli hakikat hak Taala itu tuhan kita?

Jawab:-

Sebab dikatakan itu kerana tatkala menilik dirinya menjadi tubuh insan kerana inilah

pihak dikatakan ia tuhan dan pihak ujudnya dikatakan zat.

Soal-

Adakah zat itu berzat pula kepada hakikat Muhammad itu adakah ia berzat?

Jawab:-

Adapun hakikat Muhammad itu hakikat Allah itulah sekali2 ditilik.

_______________________________________

Soal-

Apa sebab maka segala insan itu termulia kepada Allah daripada yang dijadikan?

379
Jawab:-

Adapun manusia termulia dari kerana Rohul Quddus.Inilah dimuliakan Allah Taala.

Soal-

Roh Quddus itu nyawa siapa?

Jawab:-

Adapun roh Quddus itu nyawa Muhammad dan hakikat insan ia,maka sekelian itu ialah

memerintah sekelian isi langit dan bumi.

Soal-

Apa yang nyata Muallim itu?

Jawab:-

Adapun yang nyata di dalam Muallim itu Roh Idofi iaitu cermin yang suci.

Soal-

Apa sebab Roh Idofi itu dinamakan cermin yang maha suci.Dan ditaksilkan dengan

cermin yang maha suci?

Jawab:-

Adapun roh idofi itu ditaksilkan cermin kerana ia nyata bayang2 yang didalam cermin

sebab itulah maka dinamakan cermin.

Soal-

Apa sebab roh Quddus bayang2 Hak Taala?

Jawab:-

Kerana inilah maka dikatakan ia nyawa Muhammad iqtiqad Ulama’.

Soal-

Kerana apa hak Taala itu nyawa kepada insan?

Jawab:-

Kerana teladan ujudnya Hak Taala serupa dengan ujudnya yang berujud insan itu,tetapi

dia dialam bahawa alam tiada berupa.Inilah dikatakan serupa tiada lain yang diserupakan

380
kerana harus pada akal dan lafaz mengatakan:-

“Nutasabiha wa pairi mutasabih”

_______________________________________

Soal-

Ujud yang mana serupa dengan insan itu,Ujud Mutlak atau Ujud Muqaiyyid?

Jawab:-

Adapun ujud yang serupa dengan insan itu ujud Muqaiyyid jua.

Soal-

Yang mana dinamakan Ujud Muqaiyyid itu?

Jawab:-

Inilah Ujud Allah Taala hakikat ujud insan yang dinamakan Muqaiyyid itu kerana ialah

pertambatan hak Taala

Soal-

Apa sebab hak Taala dikatakan oleh segala ahli hakikat dan segala ahlillah insan itu hak Taala?

Jawab:-

Kerana mengzahirkan akan dirinya kepada insan sifat Allah,Itulah sebab dikatakan itu.

Soal-

Adakah hakikat bertakyin itu sampai ‘Makrifat’ insan itu kesana atau tiadakah?

_______________________________________

Jawab:-

InsyaAllah Taala.Mudah mudahan dikurniai hal keadaan yang demikian.

Ketahuilah olehmu hai orang yang menuntut ilmu, jangan syak wasangka.Seperti kata

Ahdah zat,Wahdah sifat Allah,Wahdiat Asma’ Allah,alam roh,alam misal,alam

ajsam,alam insan itu af’al Allah dan af’al Allah itu tubuh pada kita.Asma Allah itu hati

pada kita,Sifat Allah itu nyawa pada kita dan zat Allah itu Sirr pada kita yakni rahsia

pada kita.

381
Adapun Sirr itu pada kita tempat tajali zat Allah roh pada kita tempat tajali sifat Allah

hati pada kita etmpat Tajali Asma’ Allah, tubuh pada kita tempat tajali Af’al Allah

Adapun sempurna niat tiada diatas tiada dibawah tiada dikanan tiada dikiri tiada

dibelakang tiada dihadapan.

Ertinya:- Asa kan sama dengan akalmu lenyapkan badanmu dengan nyawamu,pejamkan

pandanganmu mata disana,lumatlah rupamu ertinya barang siapa menghasilkan kata

empat itu didalamYakni fikirannya.Nama ( Khassa khass )

_______________________________________

Diri Batin:-

Adapun diri yang batin itu iaitu nyawa daripada anasir yang batin iaitu ujud,ilmu nur

suhud yang dinamai ia insan hakikat.Adapun diri kita yang zahir itu umpama sebuah

perahu diperintah oleh nahudanya.Masing2 perahu masing2 nahudanya.

Adapun 7 sifat itu ialah Hayat,Ilmu,Kudrat,Iradat,Samak,Basar,Kalam maka yang 7 sifat

dikurniakanAllah Taala kepada nyawa kita supaya kuasa ia memerintah tubuh kita itu

kerana bahawa tubuh kita itu semata-mata wayang kulit tiada mempunyai perintah

melainkan dengan perintah Dalang.Dan adalah nyawa itu umpama pesawatnya kerana

dalang itu jika tiada pesawat nescaya tiada zahir hikmat dalang itu maka jangan lah

terhenti memandang pesawat itu( Makrifat yg sebenar2 nya.)

Kerana itu tiada bercerai dalang dengan wayang dan wayang tiada bercerai dengan

dalang jikalau bercerai nescaya binasa wayang itu tiada berketahuan lagi.Demikianlah

keadaan hamba dengan tuhan sentiasa tiada bercerai daripada azali datang kepada Abda.

Inilah pasal menyatakan sembahyang dan mengetahui asal sembahyang dan mengetahui

segala Fardhu sembahyang. Jika tulisan yang di atas sama dgn yang pernah mnimba ilmu maka itu adalh
ulama aheratmu.tapi jika sebaliknya maka dia itu adlah ulamak TAWADU mu saja tau maksud
TAWADU.TAU WARNA DUIT.

____________________

(Tuak Lombok ilahi)

382
Martabat TUJUH

=============

Mempersembahkan TUJUH (7) martabat alamTentang martabat perwujudan diri rahasia Allah SWT atau
dikenal juga Martabat Tujuh, itu terbagi ia kepada 7 Alam;Ke tujuh-tujuh martabat atau alam ini
terkandung ia di dalam surat-Al Ikhlas ..

_____________________________________

huwallahu Ahad - Ahdah Allahushomad - Wahdah

Lamyalidd - Wahidiah Walamyuladd - Alam Roh

Walamyakullahu - Alam Mithal Kuffuan - Alam Ijsam ahad - Alam Insan

_____________________________________

Seperti Firman lagi dalam Al-Quran:"Setelah diketahui demikian maka tidaklah patut disamakan Allah
Tuhan yang menjaga setiap diri terhadap apa yang diperbuatnya diri-diri itu, (dengan makhluk yang tidak
bersifat demikian). Dalam pada itu, mereka yang kafir telah membuat beberapa makhluk sebagai sekutu
bagi Allah. "

_____________________________________

Maka kita yang beriman pada Allah dan Rasulullah serta Hari Kiamat, percaya bahwa Alam-Alam yang ada
ini dengan nama Dunia, Buana, Maya Pada, adalah dijadikan Allah Maha Esa. Demikian juga penghuni tiap-
tiap Alam itu, serta apa pada tiap-tiap Alam itu. Kewajiban kita sebagai seorang Muslim paling tidak
mengetahui tujuh Alam.

_____________________________________

1. ALAM LAHUT (LATAIN / AHADIAH)

Adapun Alam Lahut itu adalah mertabat Latain artinya tidak ada pernyataan, maka dinamakan Alam Lahut
itu adalah Asma 'Zat, artinya Isma' Zat Allah Taala Zat yang belum bernama Allah, hanya dengan bernama
Zat Ahadiah

_____________________________________

Di dalam mertabat Alam Lahut, Asma 'Zat yang Maha Suci itu adalah tujuh Asma'nya yaitu: -

_____________________________________

1.HU artinya Zat Tuhan yang Esa semata-mata

2. GHAIBUL GHUYUB artinya, tidak ada berpihak dan tidak bertempat, tidak Ia diatas, di bawah, di kiri, di
kanan, di depan dan di belakang.

383
3. AHADIAH artinya dari pihak yang tidak sampai ke pengenalan para-para Nabi, apa lagi yang lain dari
Nabi-nabi, yang mengetahui hanya dia.

4. GHAIBUL HAWIAH artinya, dari pihak Ia tidak berzat, berisma 'dan berakal seperti manusia.

_____________________________________

5. UJUDUL MUTLAK artinya tidak semua yang Hakiki hanya DIA

6. ABADAN ABADA artinya tidak ada yang mengetahui wujudnya sesuatu semuanya

_____________________________________

7. LATAIN artinya tidak dapat dipikirkan oleh akal, Makrifat orang-orang yang Arifin Billah. Alam Lahut
pada mertabat Latain, DIAlah Zatul, MUTLAK yang tidak bercerai dan tidak berkumpul, semata-mata DIA,
belum lagi bernama ALLAH, karena belum ada NUR MUHAMMAD SAW. Berkenaan dengan ILMU Tajali
Alam Lahut tidak ada Ilmu pada Nur Muhammad, hanya DIA yang bertajali semata.

_____________________________________

8. Martabat ITHLAQ artinya gaib yang sepenuhnya

9. Zatul BUHTI artinya zat semata-mata

10. GAHIBUL MUTLAK artinya gahib yang sepenuhnya

_____________________________________

11. 'ZIHIN' artinya tatkala sunyi ia dari sesuatu

12. ALAM sirr artinya rahasia Allah

2. ALAM JABARUT (TAIN AWAL / wahdah / HAKIKAT MUHAMMAD / PERNYATAAN PERTAMA)

_____________________________________

Adapun Alam Jabarut adalah di dalam martabat Tain Awal artinya pernyataan yang pertama atau
kecintaan yang pertama, maka di dalam martabat Tain Awal itu Tuhan bernama: -

_____________________________________

1. Wahdah

2. AGHNAGHUL MUTLAK

3. WUjud AM YA

4. WUjud DOA

5. NUR ALLAH

384
6. NURUL AHADIAH

7. NUR SYAKSANI

_____________________________________

_____________________________________

Dinamakan Asma 'Sifat Tuhan yang bernama ALLAH TAALA atau Wahdah artinya kasrah. Arti kasrah itu
Huruf, Arti Huruf itu Asma.

_____________________________________

Dinamakan HAKIKAT MUHAMMAD yaitu sifat Allah bersama zat Allah, Zat Allah menjadi hakikatnya. Zat
yang berdiri pada Zat Allah yang menjadi hakikatnya.

_____________________________________

Dinamakan UMMUL KITAB yaitu Ibu Kitab.

Dinamakan AN-NUN yakni bukan tinta yang di dalam tintanya segala huruf. Rupa hakikat-hakikat segala
sesuatu adalh maujud secara ijmali

_____________________________________

Dinamakan AN-nuat artinya bijih benih yang di dalamnya terhimpun secara umum sautu pohon bersama
batang, dahan, daun-daun sebagai perbandingan hakikat segala sesuatu.

_____________________________________

Dinamakan NUQTHAH artinya hal yang satu, Ia adalah asal segala huruf. Ia juga menerima dan
mengandung segala huruf yang ingin disuratakan.

_____________________________________

Juga dinamakan degan Nurullah, NURL AHADIAH, HAKIKAT ROH, ROH IZAPI, NYAWA MUHAMAD, NYAWA
ROHANI, HATI LATIFUL KALBU, TITIK IALAH BA.

_____________________________________

Di kala Alam Jabarut itu nyatalah Nur Muhammad yang dijadikan Allah Taala dari NUR ZAT ALLAH. Maka di
kata itu ada NAFI dan Ithbat dan berkumpul tidak bercerai.

_____________________________________

3. Alam malakut (TAIN Tsani / WAHIDIAH / A 'YAN TSABITAH / KENYATAAN KEDUA)

_____________________________________

385
Adapun alam malakut itu adalah pada mertabat Tain Sani artinya pernyataan yang kedua, maka
dinamakan Ismul ASMA 'Tuhan bernama WAHADIAH. Dinamakan Wahadiah itu adalah Zatul AHADIAH
MAUSUP SIFATUL Wahdah.

Tatkala Tain Sani Tuhan bernama:

_____________________________________

1. WAHIDIAH

2. ALLAH

3. RAHMAN

4. RAHIM

5. BISMILLAHIRAHMANIRAHIM

6. Zatul Ma'bud

7. LAILAHAILLAH Muhammad waktu itu di dalam a'yan SABITAH.

_____________________________________

Dinamakan a'yan TSABITAH artinya

- Benda-benda yang ada sebelum Dari wujudnya di luar.

-Tidak ada di sana itu melainkan zatnya dan segala sifatnya yang qadim ini, yaitu yang belum keluar lagi
dari kalimat "KUN"

- Ia tidak mencium bau ada sekali-kali "kai-nun" yaitu setiap adanya itu ada permanen seperti ada jua.

- Benda-benda yang ada sebelum Dari wujudnya di luar.

_____________________________________

Dinamakan AL Kanzul MAKHFI artinya perbendaharaan yang tersembunyi

Dinamakan AL-'AMA artinya yang kelam atau gelap

_____________________________________

Dinamakan ALAM HAKIKAT, ROHANI, NYAWA ADAM, ALAM QALBI, ALAM akhirah, ALAM INSAN BATIN,
ALAM KAYANGAN

_____________________________________

Maka jadilah ROHANI yang dinamakan nyawa Adam, nyawa kita. Maka nyawa kita yang belum bertubuh
dengan nama ROHANIUN. Maka Rohani itulah yang mendoakan jasadnya yang menjadi ADAM, maka

386
jadilah Adam Awal. Di kala Tain Sani ada Nafi dan Isbat, berkumpul dan bercerai, karena itu Tuhan jadikan
ALAM ROH dari alam malakut.

_____________________________________

Maka dari alam malakut itu turunlah: -

1. ALAM ROH

2. ALAM MISAL

3. Alam ajsam

4. ALAM INSAN

_____________________________________

Adapun Rohani itu Afaal Muhammad, adapun Ayan Sabitah itu Asma Muhamad, adapun Insan itu Sifat
Muhammad, adapun Zatul Muqid itu Zat Muhammad. Maka semua yang tersebut itu adalah baru. Maka
dari Afaal Muhammad itu jadilah Pohon Dunia ini, maka dunia ini, maka dunia ini untuk tempat Roh-roh
berjasad dengan lembaganya yang berupa manusia yaitu Adam. Dunia dijadikan supaya semua Rohani-
rohani (Rohaniun) yang telah ada itu, yang di dalam Alam Roh itu agar dapat turun ke dunia dan memiliki
tubuh yang dinamakan lembaga manusia dan dengan tubuhnya itu yang dinamakan jasad itu, dapatlah
Rohani menunaikan dn tugasnya kepada Allah Taala sebagaimana yang diikrarnya, sebagaimana yang
diisyaratkan oleh Firman: - "Apakah tidak aku ini Tuhanmu, mengatakan mereka Bala Syahiduna."

4. ALAM ROH (ARWAH / TAIN TSALASA / NUR MUHAMMAD)

Dinamakan NUR MUHAMMAD dan sekalian roh yang keluar driapanya itu yang berkelanjutan menajdi
alam eksternal yaitu dari Nur Muhammad melalui kata "KUN" maka jadilah:

_____________________________________

Arsyur Rahman Alam gaib lagi gaib

Arsyur Azim

Arsyur Karim Alam gaib

Al Kursi A'azam Alam Nyata

Jabal Qaf

7 lapis bumi

7 lapis langit

Segala galaksi

387
Bumi Kita

_____________________________________

Dinamakan ALAM ARWAH atau ROH yakni arwah segala ambiya, mursalin dan segala mu'min

_____________________________________

Dinamakan ASHLUL ARWAH yaitu Mazh harul atam, Jadi "Khatamun nabiyin wa syaidul mursalin wa
rahmatul lil alamin"

_____________________________________

Dinamakan ALAM SUNYI dari tergantung dengan tabiat lagi basith.

_____________________________________

Dinamakan juga CAHAYA MUHAMMAD, ALAM NYAWA, martabat WUJUDIAH, Alama di bawah kalimat
"KUN", Pemerintah Alam Saghir dan Alam Kabir, TAIN TSALASA, ALAM ROH, NYAWA KITA.

_____________________________________

Adapun Alam Roh lebih dahulu dijadikan Allah dari Dunia yang fana ini. Adapun Dunia ini adalah ibarat
layar putih dan pentas ke Rohaniun itu yang datang ke dunia menjalankan tugas dan peran masing-
masing, yang jadi seniman dengan lakunnya.

_____________________________________

Keranan adanya Rohani, maka adanya Jawahir Basit yaitu:

1. FUAD

2. KALBUN

3. LABBIN

4. SUDUR

5. KABAD

6. SAUDA '

7. SYIFAP

_____________________________________

Maka semuanya itu adalah hal Roh, maka jadilah:

1. berperang Sabil dengan nafsunya yang jahat

388
2. membuat Ahsan

3. melakukan Mujahidah masing-masing dengan tempat atau makamnya,

_____________________________________

maka dengan itu maka adanya jalan nafsu itu dua yaitu:

1. jalan nafsu yang bernama Hati Sanubari

2. jalan nafsu yang bernama Hati Nurani maka Roh-roh yang taat pada sisi

Tuhan, setelah berganti dengan nama nyawa karena ada memiliki jasad masing-masing maka

_____________________________________

jadilah Roh itu tiga mertabat yaitu:

1. martabat Amar Rabbi

2. martabat Hati Nurani

3. martabat Ubudiah

_____________________________________

mana-mana Roh yang tidak taat setelah ada memiliki jasad masing-masing itu, maka jadilah tiga mertabat
yaitu:

_____________________________________

1. Bangsa hewan

2. Dinamakan bangsa setan

3. Dinamakan bangsa hati sanubari

_____________________________________

Maka Alam Roh itu adalah Alam Ghaib. Ia lebih adanya dari Dunia yang luas ini, di sanalah nyawa manusia
yang sebelum bertubuh telah ada. Setelah 125 tahun Nur Muhammad itu telah ada dan semua nyawa-
nyawa manusia itu di kenal dengan nama Roh, tetapi mertabat Roh dewasa itu seperti mertabat binatang,
karena tidak menanggung tugas dan tanggungjawab. Hanya setelah ia berjasad dan hidup di dalam dunia
ini masing-masing memiliki tugas, maka baharulah ada derajat masing-masing di sisi Tuhan dan nyawa itu
tidak lagi disebut Roh, hanya ketika jasad itu mati ia akan berpulang menghadap Allah Taala dengan nama
Roh, yaitu diri atau Jiwa.

_____________________________________

389
Dengan nama Roh ia dikenal dengan nama Rohani pulan bin pulan tertulis kepadanya. Dengan nama jiwa
ia di kenal dengan nama jiwa, misalnya: -

_____________________________________

1. Jiwa Amarah

2. Jiwa Lawamah

3. Jiwa Sawiah

4. Jiwa Natikah

5. Jiwa Mulhammah

6. Jiwa Mutmainnah

_____________________________________

Maka pada jiwa itulah tertulis namanya pulan bin pulan, senang atau susah, bahagia atau celaka, menurut
amal dan fielnya di dalam dunia ini menurut penilaian 'atikad-atikadnya dan tauhidnya serta makrifatnya
kepada Tuhan yang Maha Esa.

_____________________________________

5. ALAM MISAL

Alam segala rupa, perceraian Roh Muhammad. Alam segala warna. Alam Khayal. Alam ARDHUS
SIMSIMAH, Ardhul haqiqah.

_____________________________________

Dinamakan ALAM MISAL-MAKHLUK Roh Alui yang suci-Ruhul Qudus dan

Massa hewan - lahir maqam di jantung

Massa Mujadi - lahir di hati

Massa Nabati - lahir di hati

Massa Insani - lahir di otak.

_____________________________________

Di dalam Alam Misal maka Roh Muhammad bercerailah dengan Roh-roh yang lain yang berbagai nama,
tetapi pada mulanya dinamakan Rohaniun (Rohani-rohani). Maka semua Rohaniun itu berasal dari Roh
Muhammad Rasulullah SAW.

_____________________________________

390
Karena itulah dasar dan dasar Ilmu Rohani wajib beriman:

1. pada Allah Taala

2. pada Nabi Muhammad SAW

3. pada hari kiamat yang akan datang

_____________________________________

jika tidak berpegang pada dasar yang tiga itu, bukanlah spiritual dari orang-orang mukmin atau orang-
orang Islam. Roh Muhammad itulah jadi Roh seseorang, yang jadi nyawa seseorang, yang jadi hati
seseorang, tetapi ia telah bercerai di dalam mertabat Alam Misal. Segala roh-roh itu adalah jadi kata
bidalan "Ulat lupakan daun". Nyawa-nyawa manusia yang bukan alim dalam Ilmu Ketuhanan, hanya
Firman jalan nafsu yang bernama Hati Sanubari dengan syahwatnya dan jiwa raga yang memandang lahir
alam ini semata-mata

_____________________________________

ibarat sesuatu yang telah tersusun dari bagian-bagian, tetapi masih bersifat halus, tidak dapat dipisah-
pisahkan.

_____________________________________

Alam Misal adalah tingkat kelima dalam proses pentajallian Empunya Diri dalam menyatakan rahasia
diriNya untuk di tanggung oleh manusia. Untuk menyatakan dirinya Allah SWT, terus menyatakan diriNya
melalui diri rahasianya dengan lebih nyata dengan membawa diri rahasianya untuk di kandung pula oleh
bapak yaitu dinamakan Alam Mithal.Untuk menjelaskan lagi Alam Mithal ini adalah dimana unsur rohani
yaitu diri rahasia Allah belum menyatu dengan tubuh materi. Alam Mithal jenis ini di alam malakut. Ia
merupakan transisi dari alam Arwah (alam Roh) menuju ke alam Nasut maka itu dinamakan ia Alam Mithal
di mana proses peryataan ini, perwujudan Allah pada martabat ini belum lahir, tetapi Nyata dalam tidak
Nyata.Diri rahasia Allah pada martabat Wujud Allah ini mulai di tajallikan ke ubun-ubun bapa, yaitu
perpindahan dari alam roh ke alam Bapa (Mithal).

_____________________________________

Alam Mithal ini terkandung ia di dalam "Walam yakullahu" dalam surat Al-Ikhlas yaitu dalam kondisi tidak
bisa di bagaikan. Dan seterusnya menjadi "DI", "Wadi", "Mani" yang kemudian di salurkan ke satu tempat
yang berafiliasi di antara diri rahasia batin (ruh) dengan diri kasar Hakiki di dalam tempat yang disebut
rahim ibu. Maka terbentuklah apa yang di katakan "Maknikam" ketika terjadi bersetubuhan diantara laki-
laki dengan perempuan (Ibu dan Bapak)Perlu diingat tubuh rahasia pada masa ini tetap hidup
sebagaimana awalnya tetapi di dalam kondisi rupa yang elok dan tidak binasa dan belum lagi lahir. Dan ia
tetap hidup tidak mengenal ia akan mati.

_____________________________________

6. Alam ajsam (NASUT / a'yan FARIJAH / alam Mulki)

391
Dinamakan alam Mulki artinya barang yang tersedia dengan mata kepala.

_____________________________________

Dinamakan ALAM Kharijah ATAU ALAM FARIJAH yakni:

- Roh Rihan yaitu roh keluar masuk

- Semangat yaitu roh keluar tanpa masuk, jadi hilang akal

- Nafsu - berkehendak pada makan, minum, kemuliaan, kemashuran, sanjunga

- Roh Jasmani - bekehndak kepada seksual

- Hati - keran alim dan inayah

- Panas matahari - merasa sakit pedih, panas ke tubuh

_____________________________________

Dinamakan juga ALAM JASMANI, ALAM SEGALA TUBUH, ALAM NAFS, ALAM 'jamad', 'nabat', 'hewani',
'Insani', 'Jin', ALAM NABI ADAM, AWAL BAPA MANUSIA,

_____________________________________

Dinamakan Alam Tanah, Air, Api Angin (anasi r 4 istimewa di sisi Allah) yaitu diajadikan dari tanah Nurani,
Air nurani, Api Nurul Azam, Angin Nurani.

_____________________________________

Dinamaka ALAM MILADUTHALASA yaitu ALAM Maadan (alam galaksi, Alam Nabati (alam Tumbuhan),
Alam hewani (alam binatang)

_____________________________________

Maka hati yang bernama Roh itu telah jadi beberapa-bilang nama karena menurut berapa banyaknya
jumlah manusia dan hewan yang dilahirkan di dunia ini dengan nama:

_____________________________________

1. Hati sanubari

2. jantung sanubari dan itulah hati yang tabie, alami kepada makhluk.

_____________________________________

Setiap makhluk yang ingin menjadikan Dirinya pada derajat sebenar-benar Insan yaitu: -

1. Insan Rabbubiah

392
2. Insan Mausup

3. Insan Ubudiah

_____________________________________

Pada merekalah yang tersebut itu mempelajari Ilmu Tasaup dan Ilmu Tasawwuf yang sebenarnya, dari
Tasaup Islam dan dari guru-guru yang Mursyid.

_____________________________________

Kata pepatah: "Guru kencing berdiri, murid kencing berlari". Kalau guru-guru yang bukan Mursyid itu
akibatnya tidak mendapat Hidayah dan Taufik. maka jadilah hati itu beberapa nama dan beberapa sifat,
tetapi tidak beberapa di Zat.

_____________________________________

7. ALAM INSAN

Dinamakan ALAM martabat INSAN KAMIL. ALAM martabat JAMI

Dinamakan ALAM HIMPUNAN SEGALA ALAM yakni:

- AHADIAH (Ya nurani yang qadim)

- ARWAH (Hadits)

- Wahdah DARI WAHIDIAH (Tajjali akhir)

_____________________________________

Adapun Alam Insan itu, perhimpunan pada segala martabat. Pada sisi Allah martabat Insan itu tiga hal:

_____________________________________

1. martabat manusia Rabbubiah, yaitu Insan Khusus Ul Khusus

2. martabat manusia Mausup, yaitu Insan Kamil Wa Mukamil

3. martabat Insan Ubudiah, yaitu Insan Kamil Mukamil

Maka jadilah martabat Alam Insan itu pernceraian manusia yang Kamil, karena awalnya dulu ia kamil di
sisi Allah, di dalam Alam Ghaib, sesudah ujud Alam Insan, maka manusia itu sudah tidak kamil karena
masing-masing membawa haluan untuk hidup di dalam dunia ini, menurut apa yang diperoleh oleh panca
indera yang lima. Karena itulah Insan, di dalam ajaran Ilmiah yang mengatasi Sains yang dinamakan
Rohani,

_____________________________________

Ilmu Tasaup terbagi sebagai berikut:

393
1. dinamakan Insan (Rahasia Allah)

2. dinamakan Insan Kamil

3. dinamakan Insan Kamil dan Mukamil

4. dinamakan Insan Mukamil

5. dinamakan Insan Sawaan

5. dinamakan Insan Sawaatun

6. dinamakan Insan Batin

7. dinamakan Insan Zahir

8. dinamakan Insan Mutaiz

9. dinamakan Insan Ghaib

10. dinamakan Insan Nakus (Insan Hewan)

11.dinamakan Insan Syaitani.

Proses Pemecahan Wajah (KHAWASUL QHAWAS)

394
Proses Pemecahan Wajah (KHAWASUL QHAWAS)

==============================

Wajah di dalam wajah kita ada 9 bernama :

______________

1. Sirrus sirr,

2. Sirr,

3. Ahdah,

4. Wahdah,

5. Wahdiah,

6. Ahmad,

7. Muhammad ,

8. Mustafa

9. Mahmud.

_____________

Ada 9 (Sembilan) Tashahud juga yang kita lakukan dalam Sholat 5 waktu..

_____________

dan pada waktu-waktu itulah wajah-wajah ini akan keluar.

_____________________________

“Inni Wajjahtu wajhiya lillazi fatar-as-samawati wal arda hanifam wama ana min-al-mushrikin.”

_____________________________

"Bagi mereka yang belum menjalani Maqam Sholahuddaim, maka dia tidak dapat mengeluarkan wajah-
wajah ini, karena apabila wajah Ahmad dan Muhammad keluar dan mereka tidak menapaki Maqam
Sholahuddaim maka itu artinya dia akan mati.

_____________

Hanya yang sudah mencapai Maqam Sholahuddaim saja yang boleh keluarkan wajah-wajah ini.

_____________

395
Missalnya untuk pergi ke18.000 Alam, untuk beribadah atau menjalankan tugas Allah. Banyaknya alam ini
karena Allah RABBUL ALAMIN dan Nabi Muhammad juga RAHMATALLIL ALAMIN dan kita RAHMATAN FIL
ALAMIN..

_____________

Ilmu tentang wajah-wajah akan terbuka ketika telah menguasai Ilmu tentang Nafas, Anfas, Tanafas dan
Nufus, setelah melewati beberapa tahapan, missalnya dengan Nafas Ar-Rahman dan Wajah Ar-Rahman.

_____________

Dalam hal kita menapaki jalan Tasawuf yaitu jalan Hakekat dan Makrifatullah, diperlukan suatu keikhlasan
dan kesungguhan oleh karena itu Guru yang Mursyid dan yang Kasyaf sangat diperlukan untuk memantau
dari jarak jauh, maksudnya guru tahu apa yang anak murid mimpikan di malam hari.

_____________

"Kemampuan untuk “DUDUK DALAM KALIMAH” penting, ini artinya kita harus menguasai Zikir Nafas dan
penyucian diri, agar kita mampu menghalau semua yang akan datang mengganggu, mereka yang
mencapai tahap suci ini akan dapat berjumpa dengan para Anbiya’ dan para Malaikat, dapat belajar
langsung dari mereka, setelah itu akan dapat Bapak dan Ibu “spiritual” kemudian jika maqam meningkat
maka akan diberikan nama Rahasia yang dengan nama inilah penghuni langit mengenalinya"

Jika saja Roh dapat menembus 7 lapis langit, maka tentu dapat juga menembus 7 lapis bumi, dan pastinya
akan dapat mengetahui rahasia-rahasia makhluk yang duduk di semua lapisan ini.

_____________

Dengan demikian mudahlah bagi mereka untuk menghantar balik makhluk yang asalnya dari lapisan-
lapisan ini, pada kondisi ini biasanya gurunya terlebih dahulu sudah membuka rahasia huruf-huruf
Muqotat, sebab ini merupakan kunci-kunci perbendaharaan untuk masuk kedalamnya

______________

Bagi mereka yang sudah disahkan Mengenal Diri = Mengenal Allah, maka tidak ada yang dapat
mengodanya dengan apapun jua, walau godaan tetap saja ada dan juga bagi yang dapat mengenal Diri
akan diberi Anugerah Kasyaf (tembus pandang) oleh Allah Ta’ala.

______________

Bukti sudah mengenal Diri ialah ketika dia dapat mengeluarkan 9 wajahnya semua. Dan juga, ketika dia
telah ditalqinkan oleh gurunya (kafan-kan) dan ketika pintu langit telah terbuka dan dia melihat semua isi
langit : Sidratul Muntaha, Baitul Arsy, Arsyillah.

______________

396
Puncaknya adalah ketika masuknya Al-Quran dari langit terus ke Dada dan mendapat kesempatan
membaca Al-Quran di Sidratul Muntaha.

___________________________________

Allah berfirman di dalam Hadis QudsiNya :

“Hai hambaKu, bila engkau ingin masuk ke HaramilKu (Haramil Qudsiyah), maka engkau jangan tergoda
oleh Mulki, Malakut, Jabarut karena alam Mulki adalah setan bagi orang Alim, Alam Malakut adalah setan
bagi orang Arif dan Alam Jabarut adalah setan bagi orang yang akan masuk ke Alam Qudsiyah”.

________________

Wajib bagi semua manusia mengetahui kapasitas dirinya yaitu berada pada alam yang mana dan jangan
mengaku-ngaku sesuatu yang bukan haknya.

_______________

“Allah menyayangi orang-orang yang mengetahui kadar dirinya dan tidak melewati batas perjalanannya
menjaga lisannya dan tidak menyia-yiakan umurnya”.

Seorang Alim harus mampu mencapai makna hakekat manusia yang disebut “Tiflul Ma’ani” (Bayi
Ma’nawi).

_______________

Setelah itu harus mendidiknya dengan tetap melakukan Asma Tauhid dan keluar dari alam Jasmani ke
alam Ruhani, yaitu alam As-Sirri yang di sana tidak ada sesuatu pun selain AlLah. Sirr itu seperti lapangan
dari cahaya, tidak ada ujungnya. Inilah Maqam Al-Muwahidin.

_______________

Berusahalah untuk mencapai ke tahap itu melalui ajaran guru atau orang yang ahlinya. Ada di antaranya
sengaja tidak diuraikan dengan lebih lanjut karena sebagiannya adalah rahasia yang perlu dibicarakan
secara khusus.

____________________________________

MELAHIRKAN SEMULA BAYI MAKNAWI = MEMULANGKAN AMANAH ALLAH

___________________

Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani adalah SULTANUL atau QUTUBUL AULIA’ yakni Penghulu segala Wali wali
Allah, maka wajarlah kita dalam mencari JALAN PULANG menjadikan beliau sebagai salah satu SUMBER
rujukan.

______________

397
Petikan dari kitab “SIRRUR ASRAR” .

==========================

Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani menamakan kandungan itu sebagai TIFLUL MA’ANI atau BAYI MAKNAWI dan
menjelaskan bahwa istilah itu merujuk kepada RUHKU ALLAH yang disebutnya sebagai RUH AL-QUDSI.

________________

1. Makhluk pertama yang diciptakan Allah (baca ditajallikan) adalah RUH MUHAMMAD diciptakan dari
Cahaya JAMAL ULLAH.

_______________

2. Ruh Muhammad adalah RUH YANG TERMURNI sebagai makhluk pertama dan ASAL seluruh makhluk.
Dari Ruh Muhammad itulah Allah menciptakan semua ruh di Alam LAHUT yakni NEGERI ASAL bagi seluruh
manusia. maka kita sebut kita ini sebagai UMAT MUHAMMAD.

_______________

3. Selanjutnya ruh-ruh (perhatikan bukan ruh tetapi ruh ruh) diturunkan ke Alam TERENDAH dimasukkan
pada makhluk terendah yakni JASAD setelah membuat PENGAKUAN dihari PERJANJIAN dimana Allah
bertanya “Alastu birabbikum” = Bukankah Aku ini Tuhanmu ? Ruh menjawab, Benar Engkaulah Tuhan
kami..

______________

4. Proses turunnya (ruh) adalah setelah ruh diciptakan di Alam LAHUT , maka diturunkan ke Alam
JABARUT dan DIBALUT dengan CAHAYA JABARUT sebagai pakaian antara DUA HARAM disebut sebagai
RUH SULTANI. Selanjutnya diturunkan lagi ke Alam MALAKUT dan dibalut dengan cahaya MALAKUT
dinamakan sebagai RUH RUHANI. Kemudian diturunkan lagi ke Alam MULKI dan dibalut dengan CAHAYA
Mulki dinamakan RUH JASMANI.

______________

5. Untuk KEMBALI (jalan pulang) ke negeri asalnya (Alam LAHUT) manusia perlu beribadah, maksudnya
ibadah disini adalah MAKRIFATULLAH. Makrifat terwujud bila manusia dapat melihat indahnya sesuatu
YANG TERPENDAM dan TERTUTUP didalam RASA di LUBUK HATI disebut sebagai KUNZA MAHFIYYAN =
terpendam dan tertutup, firman Allah : “ Kuciptakan makhluk agar mereka MengenalKu”.

______________

6. Alam Makrifat = Alam Lahut = Negeri Asal kita = Tempat Ruh Al-Qudsi = Bayi Yang Perlu Dilahirkan
semula = AKU

______________

398
7. Yang dimaksudkan dengan Ruh Al-Qudsi adalah HAKEKAT MANUSIA yang disimpan di LUBUK HATI,
Keberadaannya akan diketahui dengan MENGAMALKAN secara TERUS MENERUS Kalimah Syahadah “La
Ilaha Illallah”

_____________

8. Ahli tasauf menamakan Ruh Al-Qudsi dengan sebutan TIFLUL MAANI ( bayi maknawi ) karena ia dari
MA’NAWIYAH QUDSIYYAH

_____________

Pemberian nama TIFLUL MAANI didasarkan kepada :

========================

1. Ia lahir dari HATI seperti lahirnya bayi dari RAHIM ibu dan ia diurus dan dibesarkan hingga dewasa
(dengan gerak rasa)

_____________

2. Bayi bersih dari segala kotoran dosa lahirriyah. Tiflul Maani juga bersih dari SYIRIK dan GAFLAH (lupa
kepada Allah)

____________

3. Tiflul Ma’ani HALUS dan SUCI

____________

4. Ia BERWUJUD seperti RUPA MANUSIA (itu) juga karena MANISnya bukan karena kecilnya dan dilihat
dari AWAL ADA-nya, ia adalah MANUSIA HAKIKI (yang sebenar-benarnya kita atau manusia = A-KU) karena
Dialah YANG BERHUBUNGAN LANGSUNG DENGAN ALLAH. (jasad tak bisa berhubung dengan Allah secara
langsung /terus-menerus)

______________

5. Firman Allah melalui Hadith Qudsi :

_____

“AKU punya waktu khusus dengan Allah, Malaikat terdekat , nabi dan rasul tidak akan memilikkinya”

________________

“Kamu sekalian akan melihat Tuhanmu saperti kamu melihat sinar bulan purnama”.

________________

399
Al-Quran :

“Wajah wajah orang MUKMIN pada hari itu BERSER-SERI”.

_________________

Yang dimaksudkan dengan MALAIKAT TERDEKAT = RUH RUHANI yang diciptakan di alam Jabarut.

_________________

Bila segala sesuatu SELAIN RUH AL-QUDSI masuk ke Alam LAHUT maka pasti akan TERBAKAR.

_________________

Dalil dari Hadist Qudsi yang lainnya :

1. ILMU BATIN adalah RAHASIA diantara RahasiaKu. Aku jadikan didalam HATI hamba hambaKu dan tidak
ada MENEMPATINYA kecuali AKU.

__________________

2. Aku ini BERADA pada SANGKAAN hambaKu. Aku bersamanya ketika dia MENGINGAT –Ku. Bila dia
mengingatKu pada HATI-nya, Aku pun mengingatnya pada Dzat-Ku.

__________________

“TAFAKUR“

==============

Yang dimaksudkan dengan Hadits ini adalah manusia pada WUJUD MANUSIA yaitu di alam TAFAKUR

__________________

Hadits Baginda Rasul :

“Tafakur sesaat lebih besar pahalanya daripada IBADAH 70 tahun” .

_________________

Dan berfikir tentang MAKRIFAT kepada Allah , maka nilai tafakurnya lebih daripada beribadah seribu
tahun. Ini adalah ALAM MAKRIFAT yaitu ALAM TAUHID.

_________________

Wajhillah = Wajah Allah dalam al-Quran

400
========================

Ayat-ayat berikut yaitu : (2:115), (2:272) , (30:38), (30:39) dan (76:9) mempunyai rahasia yang besar dari
segi hiraki manusia , pentabiran Allah swt kepada para Khalifah-khalifahNya yang merupakan

golongan Khawasul Khawas.

Ulasan ringkas : Ayat pertama yang menyebut Wajah Allah ialah Al-Baqarah : 115

_________________

Sejak awal menyatakan bahwa kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat yang menekankan bahwa untuk
melihat Wajah Allah kita harus meletakkan diri kita sebagai hamba yang tidak punya apa-apa sebab
semuanya hak Allah.

______

Ini diakhiri dengan Surah Al-Insan ayat (76 : 9)

________________

Yang menekankan agar manusia wajib melihat Wajah Allah dengan menggunakan 9 wajahnya.

5 ayat di bawah ini menjadi sandaran penting untuk Melihat Wajah Allah :

________________

1. Terkait dengan 5X sholat fardhu = waktu yang wajib untuk memandang Wajah Allah

_______________

_______________

2. Terkait dengan 5 Ulul azmi = Muhammad saw, Isa as, Musa as, Ibrahim as dan Nuh as, yang menjadi
pemandu kepada “Al Ghauts/Kembali” dalam melaksanakan tugasnya sebagai Ketua Khalifah

3. Terkait dengan 5 Naqib kepada Al-Ghauts = Qutb, Qut Al Bilad, Qutb Al Aqtab , Qutb Al Irshad , Qutb Al
Mutasarrif.

4. Di bawah setiap 5 Naqib itu masing –masing ada = 7Budala (diketuai Qutb),

7Nujuba’ (diketuai Qutb Al Bilad), 7Nuquba’ (diketuai Qutb Al Aqtab ), 7Awtad

(diketuai Qutb Al Irshad) dan 7Ahyar (diketuai Qutb Al Mutasarrif).

5. Walaupun ini menunjukkan satu hiraki tegak terdapat juga hiraki mendatar yaitu Qutb

lebih tinggi dari Qutb Al Bilad lebih tinggi dari Qutb Al Aqtab lebih tinggi dari Qutb Al

Irshad lebih tinggi dari Qutb Al Mutasarrif.

401
6. Dalam masyarakat kita selalu disebut tentang kewujudan 40 Abdal, maka sebenarnya

semua mereka yang di bawah Al Ghauts ini ada 40 orang. Mereka juga disebut “Rijalul

Gaib” dan maqam mereka adalah As Siddiqun dan Al Muqarrabun.

7. Mereka semua (1+40 orang) senantiasa melaksanakan Sholahud Da’im karena

mereka pilihan Allah (Ahlullah) dan senantiasa memandang Wajah Allah.

8. Mereka dan para Wali-wali Allah yang lain mengajak dengan ayat (12 : 108)

mendapat limpahan Rahmat dari Allah seperti yang disebut dalam surah Yunus (10 : 62)

9. Dibawa ini adalah 5 ayat yang di dalamnya terdapat uraian tentang tugas para Khalifah Allah swt, yaitu :

_________________

1. Al-Baqarah 2 : 115

_________________

”Dan kepunyaan Allahlah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap maka disitulah wajah
Allah. Sesungguhnya Allah Mahaluas (rahmatNya) lagi Mahamengetahui”.

________________

2. Al-Baqarah 2 : 272

________________

“Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi
petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu
nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan
sesuatu melainkan karena mencari keridaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan,
niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikit pun tidak akan dianiaya
(dirugikan)”.

________________

3. Ar-Rum 30 : 38

________________

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah), (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah
menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang
lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”

________________

402
4. Ar-Rum 30 : 39

________________

“Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu
tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk
mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan
(pahalanya)”.

________________

5. Al-Insan 76 : 9

________________

“Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, Kami
tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih”.

____________________

(Tuak Lombok ilahi)

403