Anda di halaman 1dari 5

NEBULIZER / INHALASI

A. KOMPETENSI DASAR
Menerapkan pertolongan nebulizer
B. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1. Menerapkan pertolongan nebulizer
a. Menjelaskan definisi tindakan nebulizer
b. menjelaskan tujuan tindakan nebulizer
2. Melakukan pertolongan nebulizer
a. Menyiapkan alat nebulizer
b. Mendemonstrasikan tindakan nebulizer
C. URAIAN MATERI
1. Definisi
Nebulisasi adalah pemberian inhalasi uap dengan obat / tanpa obat menggunakan
nebulator.
Alat nebulizer ini ada 2 macam jenis alat, yaitu :
a. Nebulizer jet
Nebulizer jet bekerja dengan udara ditekan oleh kompresor yang akan
menghasilkan udara dengan tekanan tinggi yang lalu akan memecahkan
cairan obat menjadi gas (aerosol).
Kelebihan dari Nebulizer compressor ialah harganya ekonomis,
penggunaannya mudah, dan tidak cepat panas pada penggunaan cukup
lama.
Kekurangan dari Nebulizer compressor ialah hasil aerosol kurang halus
bila dibandingkan ultrasonic nebulizer, suaranya bising dan fisik alat yang
umumnya cukup berat.

b. Ultrasonic nebulizer
Ultrasoic nebulizer bekerja dengan osilator elektronik dalam alat yang
menghasilkan gelombang ultrasonik, yang menimbulkan vibrasi mekanis
dari elemen piezoelektrik. Vibrasi ini bersambungan dengan wadah cairan
obat dalam nebulizer, dimana vibrasi tinggi dalam osilator ini cukup
untuk memecah partikel obat dalam cairan obat menjadi partikel uap halus
atau aerosol.
Kelebihan nebulizer ultrasonik ialah hasil aerosol lebih halus bila
dibandingkan nebulizer jet, mudah dibawa (portabel) dan tidak bising.
Kekurangan nebulizer ultrasonik adalah harganya yang relatif lebih
mahal, beberapa jenis nebulizer tempat cairan obatnya cukup sulit
digunakan, dan cenderung cepat panas pada penggunaan lama.

2. Tujuan
a. Mengencerkan sekret agar mudah dikeluarkan
b. Melonggarkan jalan nafas

3. Fungsi
Fungsi nebulizer adalah merubah obat yang semula berbentuk cairan dirubah
menjadi kabut atau uap obat yang digunakan dalam pengobatan gangguan
pernapasan, seperti asma, influenza dan PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronis).
Fungsi nebulizer pada bayi, anak, dan dewasa, maupun usia lanjut secara umum
sama, perbedaannya adalah pada dosis dan jenis obat yang diberikan. Dosis dan
jenis obat yang diberikan harus dikonsultasikan kepada dokter atau dokter
spesialis.

4. Prinsip Kerja
Cara kerja nebulizer adalah dengan penguapan. Jadi obat-obatannya diracik
(berupa cairan), dimasukkan cup obatnya lalu dengan bantuan listrik
menghasilkan uap yang dihirup dengan mouthpiece (masker khusus). Tidak ada
bau apa-apa, jadi rasanya seperti bernafas biasa. Terapi penguapan sekitar 5 – 10
menit, 3 – 4 kali sehari (seperti jadwal pemberian obat). Dapat dipakai sejak bayi
0 bulan, anak-anak hingga dewasa. Pengobatan lewat nebulizer ini lebih efektif
dari obat-obatan minum, karena langsung dihirup masuk ke paru-paru, sehingga
dosis yang dibutuhkanpun lebih kecil, otomatis juga lebih aman. Biasanya
dipakai untuk anak asma atau yang memang sering batuk pilek berat karena alergi
atau flu.

CEKLIS OBSERVASI-DEMONSTRASI/PRAKTIK
Nama Mahasiswa :
Nim Mahasiswa :
Judul Unit Kompetensi : Nebulasi

Nilai
No KOMPONEN PENILAIAN 0 1
A PERSIAPAN ALAT
1 Kompresor udara
2 Selang penghubung
3 Nebulizer set
4 Obat yang diresepkan
5 Air steril atau NaCl
6 Pot sputum yang berisi desinfektan
7 Tissue
8 Bengok
9 Spuit 3 cc

B PELAKSANAAN
Tahap Pra-interaksi
1 Identifikasi kebutuhan / indikasi pasien
2 Siapkan alat
3 Cuci tangan (sesuai SPO)

Tahap Orientasi
1 Memberikan salam, kenalkan diri perawat dan menyapa pasien dengan
ramah
2 Memastikan identitas pasien dengan menanyakan nama pasien (jika
pasien sadar) kemudian mencocokkan dengan identitas pasien
3 Menjelaskan prosedur dan tujuan tindakan yang akan dilakukan pada
pasien atau keluarganya
4 Kontrak waktu
5 Tanyakan persetujuan dan kesiapan pasien/keluarga sebelum melakukan
tindakan
6 Berikan posisi nyaman (semi fowler)
7 Jaga privasi

Tahap Kerja
1 Monitor TTV pasien sebelum dan sesudah terapi, terutama pada pasien
yang mendapat terapi bronkodilator
2 Tambahkan obat dan NaCl atau air steril sesuai dosis kedalam nebulizer.
Sambungkan selang kompresor, kemudian nyalakan kompresor, akan
terlihat uap halus keluar dari alat
3 Pasang sungkup pada wajah pasien untuk menutupi mulut dan hidungnya
serta instruksikan pasien untuk menarik napas dalam dan perlahan
keluarkan lewat mulut
4 Amati pengembangan dada untuk memastikan pasien menarik napas
dalam
5 Instruksikan pasien untuk bernapas perlahan dan dalam hingga obat habis
6 Setelah selesai terapi, anjurkan pasien untuk batuk efektif
7 Perhatikan posisi pasien dan bantu pasien untuk mendapatkan kondisi
yang nyaman

Tahap Terminasi
1 Evaluasi tindakan yang dilakukan
2 Akhiri pertemuan
3 Kembalikan alat pada tempatnya
4 Cuci tangan setelah melakukan prosedur (sesuai SPO)
5 Mendokumentasikan kegiatan dan hasil yang didapat

keterangan :

0 : Tidak dilakukan / dilakukan tapi tidak sempurna

1 : Dilakukan dengan sempurna

Mahasiswa dinyatakan lulus bila nilai ≥ 75% dari nilai keseluruhan tindakan