Anda di halaman 1dari 28

DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

I. PENGKAJIAN

Hari/Tanggal : Senin, 18 Februari 2019

A. Identitas Keluarga
Inisial Kepala Keluarga : Bapak E
Umur : 42 tahun
Status Perkawinan : Kawin
Agama : Islam
Pendidikan : Sarjana
Pekerjaan : Swasta
Alamat : Jalan Meranti Barat Dalam V Nomer:83
Sumber Informasi : Narasumber langsung
B. Data Umum
Nama Jenis Hub kel. Umu Pendidika Status Imunisasi
Kela KK r n
min
BCG Polio DPT Hepatiti Campak Ket
s
Bapak E L KK 42 th S1 1 2 3 4 1 2 3 1 2 3
Ibu L P Istri 41 th D3
MFR L Anak 12 th SMP
kandung
KAA P Anak 9 th SD
kandung
ZNAA P Anak 6 th TK
kandung
1. Genogram

2. Tipe Keluarga : Nuklear


3. Suku Bangsa : Jawa
4. Agama : Islam
5. Status Sosial Ekonomi : Menengah Keatas
6. Aktifitas Rekreasi Keluarga : Berenang
C. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
1. Tahap Perkembangan Keluarga
Anak tertua berusia 12 tahun, saat ini sekolah kelas 1 SMP. Jadi
keluarga berada pada tahap keluarga dengan usia remaja, dengan tugas
perkembangan pengembangan terhadap remaja, memelihara kounikasi terbuka,
memelihara hubungan intim dalam keluarga, mempersiapkan perubahan
sistem peran.
2. Tahap Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi
Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi adalah tahap
dewasa dan lansia.
3. Riwayat Keluarga Inti
Seluruh kondisi anggota keluarga saat ini baik, dan tidak ada keluhan
kesehatan.

D. Pola Kesehatan Keluarga


1. Keadaan Kesehatan Keluarga
Menurut bapak E riwayat masing-masing anggota keluarganya yaitu
ibu L dalam keadaan sehat tidak pernah sakit serius sedangkan bapak E
keadaan juga sehat tidak pernah sakit serius. Anak F dan anak A sehat tidak
pernah sakit serius sedangkan anak yang ketiga yaitu anak N pernah
mengalami kejang demam ketika berusia 1 tahun. Status imunisasi semua anak
lengkap dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan posyandu yang ada di
daerah tempat tinggalnya.
2. Kebersihan Perorangan
Setiap anggota keluarga dapat menjaga kebersihan diri dengan baik
3. Penyakit yang Diderita
Anggota keluarga tidak mempunyai masalah penyakit.
4. Riwayat Penyakit Dahulu
Bapak E sebulan yang lalu mengalami sakit pilek, dan anak ketiga saat
umur 2 tahun terkena penyakit cacar,
5. Riwayat Penyakit Sekarang
Anggota Keluarga saat ini tidak mempunyai masalah penyakit.
6. Penyakit Keturunan
Kepala keluarga memiliki penyakit keturunan diabetes mellitus dari
ayahnya.
7. Penyakit Kronis atau Menular
Anggota keluarga tidak ada yang memiliki penyakit kronis atau
penyakit menular.
8. Kecacatan Anggota Keluarga
Anggota keluarga tidak ada yang memiliki kecacatan.

E. Pengkajian Lingkungan
1. Karakteristik Rumah
a. Denah Rumah
b. Pembuangan Air Kotor
Pembuangan air kotor langsung ke got sedangkan untuk tinja ada
resapan.
c. Pembuangan Sampah
Pembuangan sampah dikumpulkan didepan rumah keluarga kemudian
ada petugas yang mengambil setiap pagi.
d. Sanitasi
Tempat sampah diambil setiap pagi oleh petugas, keluarga mempunyai
tempat penampungan septitank.
e. Sumber Pencemaran
Sumber pencemaran berasal dari limbah produksi katering.
f. Sumber Air Minum
Sumber air minum didapatkan dari air galon.
g. Jamban
Didalam rumah terdapat satu jamban dengan bentuk kloset.
2. Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW
Dalam lingkungan keluarga Bapak E berada pada lingkungan yang
padat penduduk. Hubungan tetangga sangat baik, rumah bervariasi dengan
status ekonomi menengah kebawah. Fasilitas yang ada dimasyarakat yaitu
masjid, pasar, sekolah, dan puskesmas yang diadakan setiap bulan pada
minggu ke empat. Transportasi yang ada dimasyarakat yaitu angkutan umum,
becak dan ojek.
3. Mobilitas Geografi Keluarga
Keluarga ini tidak pernah pindah tempat tinggal semenjak menikah
(2006), menetap di Jl. Meranti, Banyumanik. Bapak bekerja menjadi
karyawan swasta di perusahan MNC Group. Ibu L bekerja sebagai karyawan
swasta di PT.Yamaha Indonesia Motor. Bapak E dan Ibu L bekerja dari jam 7
pagi sampai jam 7 malam setiap senin sampai jumat. Anak F sekolah SMP
berangkat pagi hari dan pulang pada sore hari. Anak K sekolah SD berangkat
pagi pulang siang hari. Anak Z sekolah TK berangkat pagi pukul 8 dan pulang
pukul 10 pagi.
4. Sistem Pendukung Keluarga
Orang tua dari Bapak E tinggalnya masih dekat dan sering berinteraksi.
Ketiga anaknya masih tinggal serumah. Sering bermain ketika malam hari dan
bercerita tentang aktifitas yang dilakukan sehari-hari dan di waktu senggang
akhir pekan, keluarga Bapak E menyempatkan waktu untuk mencari hiburan
berupa jalan-jalan naik mobil ke tempat wisata.

F. Struktur Keluarga
1. Pola Komunikasi Keluarga
Setiap harinya keluarga Bapak E menggunakan bahasa jawa ngoko
dengan dialek banyumasan. Pola komunikasi yang digunakan keluarga Bapak
E adalah komunikasi terbuka. Anak yang paling dekat dengannya adalah anak
nomer pertama. Kalau ada masalah ia selalu membicarakan dengannya. Anak
kedua juga kadang ngobrol bersamanya namun jarang karena sibuk bekeja,
lalu terakhir anak ketiga sangat akrab dengan Kedua orangtuanya.
2. Struktur dan Kekuatan Keluarga
Bapak E dan Ibu L masih dianggap yang dominan untuk memutuskan
kalau ada masalah dalam keluarga dengan menasehati dan memberinya
petunjuk sedangkan keputusan diserahkan pada anak-anaknya.
3. Struktur Peran (Formal dan Informal)
Dalam keluarga Bapak E berperan sebagai seorang Ayah dan yang
bertugas mencari nafkah dan Ibu L yang bertugas mengurus rumah serta
membantu bekerja mencari nafkah. ketiga anaknya yang masih dibangku SMP
dan SD.

G. Nilai atau Norma Keluarga


1. Fungsi Keluarga
a. Fungsi Efektif
Bapak E mengatakan bahwa anggota keluarga saling menyayangi dan
menghormati. Setiap anggota keluarga merasa saling melengkapi dengan
anggota keluarga yang lain. Apabila ada anggota keluarganya yang
mengalami kesulitan maka saling membantu.
b. Fungsi Sosial
Interaksi antar anggota keluarga terjalin baik, jarang ada masalah
internal, masing-masing anggota keluarga memperhatikan nilai norma dan
etika dalam berperilaku, baik dalam lingkungan keluarga maupun di
masyarakat. Anggota keluarga yang paling dominan dalam pengambilan
keputusan kepala keluarga masing-masing, sebagai orang tua Bapak E dan
Ibu L hanya sekedar memberi saran atau masukan. Partisipasi dalam
kegiatan sosial keluarga Bapak E baik.
2. Fungsi Perawatan Kesehatan
a. Mengenal Masalah Kesehatan
Bapak E mengatakan bahwa ia beresiko mempunyai penyakit diabetes
karena diturunkan dari ayahnya. Namun, belum ada tanda-tanda penyakit
yang muncul. Bapak E juga mengatakan terakhir kontrol gula darah ketika
akan melamar pekerjaan tetapi Bapak E tidak menanyakan hasil
pemeriksaannya kepada petugas kesehatan, Ibu L juga mengatakan bahwa
beliau mempumyai riwayat kejang demam saat bayi. Dari ketiga anak
bapak E dan Ibu L , hanya anak kedua yang mengalami kejang demam dan
terjadi saat umur 2 tahun.
b. Mengambil Keputusan Tentang Tindakan yang Tepat
Keluarga Bapak E dalam mengambil keputusan sudah tepat. Hal ini
dibuktikan ketika sakit yang tidak bisa ditangani sendiri langsung
mendatangi pelayanan kesehatan baik itu puskesmas, dokter keluarga
ataupun rumah sakit.
c. Merawat Anggota Keluarga yang Sakit
Keluarga Bapak E sudah maksimal dalam merawat anggota keluarga
yang sakit. Hal ini dibuktikan ketika ada anggota keluarga yang sakit Bapak
E berusaha menanganinya terlebih dahulu dengan memperkirakan penyakit
yang dialami, namun ketika sakitnya tidak sembuh langsung dibawa ke
pelayanan kesehatan.
d. Memelihara Lingkungan Rumah
Keluarga Bapak E mengatakan bahwa mereka tahu akan kepentingan
kesehatan lingkungan yang dapat memenuhi kesehatan. Hal ini dibuktikan
dengan barang – barang yang ada di rumah beliau terlihat rapih dan lantai
tampak bersih. Namun ruangannya tergolong sempit dan pencahayaannya
kurang.
e. Memanfaatkan Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Keluarga Bapak E mengatakan bahwa seluruh anggota keluarga
mempunyai BPJS kesehatan yang dibiayai dari pemerintah. Jika ada anggota
keluarga yang sakit diobservasi terlebih dahulu. Namun jika keadaannya tidak
ada perubahan dan semakin memburuk, langsung dibawa ke Puskesmas atau
pelayanan kesehatan terdekat.
3. Fungsi Reproduksi
Ny.D sudah tidak merencanakan anak lagi dan sudah menggunakan KB
IUD.
4. Fungsi Ekonomi
Upaya untuk memenuhi kebutuhan sandang pangan dipenuhi Bapak E
bekerja di perusahaan MNC media, dan Ibu L bekerja di bidang Administrasi
dealer Yamaha..
H. Stress dan Koping Keluarga
1. Stressor : jangka pendek dan jangka panjang
Jangka pendek : Keluarga Bapak E mengatakan bahwa dalam beberapa bulan
terakhir mengalami konflik mengenai perubahan sistem pendidikan sekolah pada
anak pertama dari SDIT ke jenjang SMP Negeri. Hal tersebut menimbulkan
perubahan adaptasi dari segi proses belajar mengajar anak yang membuat anak
sedikit stress.
Jangka panjang : Keluarga Bapak E mengatakan saat ini sedang fokus untuk
pendidikan ketiga anaknya, baik untuk pertumbuhan dan perkembangan serta
biaya pendidikan anak-anaknya. Sehingga keluarga berusaha menabung untuk
memenuhi kebutuhan hidup baik sekarang maupun untuk masa depannya nanti.
2. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressor
Keluarga Bapak E mengatakan saat ini hanya bisa berdoa dan berusaha untuk
mewujudkan keinginan keluarga. Bapak E dan Ibu L berusaha selalu memberikan
dukungan moril maupun materil untuk masa depan ketiga anaknya. Orang tua
selalu berusaha memecahkan masalah yang ada dengan cara saling memahami
dan mencoba menyelesaikan setiap persoalan dengan membicarakannya baik-
baik terlebih dahulu. Kemudian sebisa mungkin orang tua menyelesaikan setiap
masalah didalam rumah sehingga tidak akan menimbulkan kesalahpahaman lain.
3. Strategi adaptasi disfungsional
Keluarga Bapak E mengatakan bahwa sang anak tetap sekolah walaupun
mengalami perubahan adaptasi dalam proses belajar mengajar yang membuat
anak sedikit stress.
I. PEMERIKSAAN FISIK (ANGGOTA KELUARGA)
1. Bapak E
a. Keadaan umum klien
Composmentis, GCS = 15
b. Tanda – Tanda Vital
Suhu : 36,50C
Nadi : 88x/menit
RR : 20x/menit
TD : 130/70 mmHg
c. Sistem Pernafasan
1) Inspeksi : Bentuk simetris, gerakan dada simetris
2) Palpasi : Fremitus kanan simetris dengan kiri
3) Frekuensi : Pernapasan 20x/menit, irama teratur
4) Perkusi : Sonor sebagian lapang paru
5) Auskultasi : Tidak ada ronchi
d. Sistem Kardiovaskuler
1) Inspeksi : ictus kordis tidak tampak
2) Palpasi : ictus kordis teraba di interkosta ke 5
3) Perkusi : suara jantung pekak, tidak ada pembesaran jantung
4) Auskultasi : terdengar bunyi jantung I dan II, tidak ada mur-mur
e. Sistem Pencernaan
1) Inspeksi : tidak tampak asites
2) Auskultasi : peristaltik usus 12 x/menit
3) Palpasi : tidak ada nyeri tekan
4) Perkusi : suara timpani
f. Sistem Indera
1) Mata :
- Bentuk : bulat, simetris kanan kiri.
- Konjungtiva : merah muda
- Sclera : tidak ikteric
- Pupil : normal berbentuk bulat, diameter 3 mm kanan
kiri dan reflek cahaya ( + ) langsung
2) Hidung :
- Septum deviasi tidak ada, concha normal, tidak ada polip, rongga
hidung bersih
- Tidak ada cuping hidung
- Tidak ada otot bantu pernafasan
3) Telinga :
- Daun telinga : simetris antara kanan dan kiri, bersih
- Liang telinga : bersih, sedikit serumen
- Fungsi pendengaran : dalam batas normal
4) Lidah
- Lidah berwarna merah muda, tidak ada penurunan dalam proses
pengecapan dan perasa.
- Mulut klien bersih, tidak berbau, lidah sedikit putih, mukosa lembab,
gigi bersih, tidak ada caries maupun gigi berlubang.
5) Kulit
- Lembab, turgor elastis, tidak ada edema.
- Warna kulit sawo matang.
g. Sistem Saraf
Saraf Cranial
I (Olfaktorius) : Persepsi bau baik
II (Optikus) : sitem pengelihatan normal
III (Okulomotorius) : gerakan otot bola mata normal
IV (troklearis) : tidak ada gangguan dalam proses mengunyah
V (trigeminus) : pergerakan bola mata normal
VI (Abdusen) : tidak ada gangguan dalam pergerakan bola mata
VII (Fasialis) : tidak ada gangguan dalam proses pengecapan
VIII (Vestibuloakustikus) : tidak ada gangguan dalam proses mendengar
IX (Glosofaringus) : tidak ada gangguan dalam proses menelan dan mengecap
X (Vagus) : tidak ada gangguan dalam proses menelan
XI (Aksesorius) : tidak ada gangguan dalam berbicara
XII (Hipoglosus) : tidak ada gangguan dalam berbicara, mengunyah, dan
menelan
h. Sistem Integumen
Bapak E tidak ada riwayat penyakit kulit, tidak ada lesi, warna kulit sawo
matang, suhu kulit hangat, keadaan kulit lembab.
i. Sistem Endokrin
Leher bapak E tidak ada pembesaran kelenjar limfe dan kelenjar tiroid.
j. Sistem Perkemihan
Tidak ada gangguan pada sistem perkemihan, BAK 4-5 kali dalam sehari,
tidak ada riwayat batu ginjal, dan ISK.
k. Sistem Reproduksi
Bapak E tidak ada riwayat penyakit genitalia dan tidak ada keluhan masalah
reproduksi.
2. Ibu L
a. Keadaan umum klien
Composmentis, GCS = 15
b. Tanda – Tanda Vital
Suhu : 36,50C
Nadi : 86x/menit
RR : 18x/menit
TD : 110/70 mmHg
c. Sistem Pernafasan
1) Inspeksi : Bentuk simetris, gerakan dada simetris
2) Palpasi : Fremitus kanan simetris dengan kiri
3) Frekuensi : Pernapasan 18x/menit, irama teratur
4) Perkusi : Sonor sebagian lapang paru
5) Auskultasi : Tidak ada ronchi
d. Sistem Kardiovaskuler
1) Inspeksi : ictus kordis tidak tampak
2) Palpasi : ictus kordis teraba di interkosta ke 5
3) Perkusi : suara jantung pekak, tidak ada pembesaran jantung
4) Auskultasi : terdengar bunyi jantung I dan II, tidak ada mur-mur
l. Sistem Pencernaan
1) Inspeksi : tidak tampak asites
2) Auskultasi : peristaltik usus 12 x/menit
3) Palpasi : tidak ada nyeri tekan
4) Perkusi : suara timpani

m. Sistem Indera
1) Mata :
1) Bentuk : bulat, simetris kanan kiri.
2) Konjungtiva : merah muda
3) Sclera : tidak ikteric
4) Pupil : normal berbentuk bulat, diameter 3 mm kanan kiri dan
reflek cahaya ( + ) langsung
2) Hidung :
5) Septum deviasi tidak ada, concha normal, tidak ada polip, rongga
hidung bersih
6) Tidak ada cuping hidung
7) Tidak ada otot bantu pernafasan
3) Telinga :
- Daun telinga : simetris antara kanan dan kiri, bersih
- Liang telinga : bersih, sedikit serumen
- Fungsi pendengaran : dalam batas normal
4) Lidah
- Lidah berwarna merah muda, tidak ada penurunan dalam proses
pengecapan dan perasa.
- Mulut klien bersih, tidak berbau, mukosa lembab, gigi bersih, tidak
ada caries maupun gigi berlubang
5) Kulit
- Lembab, turgor elastis, tidak ada edema.
- Warna kulit kuning langsat.
n. Sistem Saraf
Saraf Cranial
I (Olfaktorius) : Persepsi bau baik
II (Optikus) : sitem pengelihatan normal
III (Okulomotorius) : gerakan otot bola mata normal
IV (troklearis) : tidak ada gangguan dalam proses mengunyah
V (trigeminus) : pergerakan bola mata normal
VI (Abdusen) : tidak ada gangguan dalam pergerakan bola mata
VII (Fasialis) : tidak ada gangguan dalam proses pengecapan
VIII (Vestibuloakustikus) : tidak ada gangguan dalam proses mendengar
IX (Glosofaringus) : tidak ada gangguan dalam proses menelan dan mengecap
X (Vagus) : tidak ada gangguan dalam proses menelan
XI (Aksesorius) : tidak ada gangguan dalam berbicara
XII (Hipoglosus) : tidak ada gangguan dalam berbicara, mengunyah, dan
menelan
o. Sistem Integumen
Ibu L tidak ada riwayat penyakit kulit, tidak ada lesi, warna kulit kuning
langsat, suhu kulit hangat, keadaan kulit lembab.
p. Sistem Endokrin
Leher ibu L tidak ada pembesaran kelenjar limfe dan kelenjar tiroid.
q. Sistem Perkemihan
Tidak ada gangguan pada sistem perkemihan, BAK 3-5 kali dalam sehari,
tidak ada riwayat batu ginjal, dan ISK.
r. Sistem Reproduksi
Ibu L tidak ada riwayat penyakit genitalia dan tidak ada keluhan masalah
reproduksi, menstruasi teratur selama 5 – 6 hari dengan siklus 28 hari.
3. Anak F
a. Keadaan umum klien
Composmentis, GCS = 15
b. Tanda – Tanda Vital
Suhu : 36,50C
Nadi : 85x/menit
RR : 20x/menit
TD : 115/70 mmHg
c. Sistem Pernafasan
1) Inspeksi : Bentuk simetris, gerakan dada simetris
2) Palpasi : Fremitus kanan simetris dengan kiri
3) Frekuensi : Pernapasan 20x/menit, irama teratur
4) Perkusi : Sonor sebagian lapang paru
5) Auskultasi : Tidak ada ronchi
d. Sistem Kardiovaskuler
1) Inspeksi : ictus kordis tidak tampak
2) Palpasi : ictus kordis teraba di interkosta ke 5
3) Perkusi : suara jantung pekak, tidak ada pembesaran jantung
4) Auskultasi : terdengar bunyi jantung I dan II, tidak ada mur-mur
e. Sistem Pencernaan
1) Inspeksi : tidak tampak asites
2) Auskultasi : peristaltik usus 5 x/menit
3) Palpasi : tidak ada nyeri tekan
4) Perkusi : suara timpani
f. Sistem Indera
1) Mata :
- Bentuk : bulat, simetris kanan kiri.
- Konjungtiva : merah muda
- Sclera : tidak ikteric
- Pupil : normal berbentuk bulat, diameter 3 mm kanan kiri dan
reflek cahaya ( + ) langsung
2) Hidung :
- Septum deviasi tidak ada, concha normal, tidak ada polip, rongga
hidung bersih
- Tidak ada cuping hidung
- Tidak ada otot bantu pernafasan
3) Telinga :
- Daun telinga : simetris antara kanan dan kiri, bersih
- Liang telinga : bersih, sedikit serumen
- Fungsi pendengaran : dalam batas normal
4) Lidah
- Lidah berwarna merah muda, tidak ada penurunan dalam proses
pengecapan dan perasa.
- Mulut klien bersih, tidak berbau, lidah merah muda, mukosa lembab,
gigi bersih, tidak ada caries maupun gigi berlubang
5) Kulit
- Lembab, turgor elastis, tidak ada edema.
- Warna kulit sawo matang.
g. Sistem Saraf
Saraf Cranial
I (Olfaktorius) : Persepsi bau baik
II (Optikus) : sitem pengelihatan normal
III (Okulomotorius) : gerakan otot bola mata normal
IV (troklearis) : tidak ada gangguan dalam proses mengunyah
V (trigeminus) : pergerakan bola mata normal
VI (Abdusen) : tidak ada gangguan dalam pergerakan bola mata
VII (Fasialis) : tidak ada gangguan dalam proses pengecapan
VIII (Vestibuloakustikus) : tidak ada gangguan dalam proses mendengar
IX (Glosofaringus) : tidak ada gangguan dalam proses menelan dan mengecap
X (Vagus) : tidak ada gangguan dalam proses menelan
XI (Aksesorius) : tidak ada gangguan dalam berbicara
XII (Hipoglosus) : tidak ada gangguan dalam berbicara, mengunyah, dan
menelan
h. Sistem Integumen
Anak F tidak ada riwayat penyakit kulit, tidak ada lesi, warna kulit sawo
matang, suhu kulit hangat, keadaan kulit lembab.
i. Sistem Endokrin
Leher Anak F tidak ada pembesaran kelenjar limfe dan kelenjar tiroid.
j. Sistem Perkemihan
Tidak ada gangguan pada sistem perkemihan, BAK 3-5 kali dalam sehari,
tidak ada riwayat batu ginjal, dan ISK.
k. Sistem Reproduksi
Anak F sedang dalam tahap masa pubertas
4. Anak K
a. Keadaan umum klien
Composmentis, GCS = 15
b. Tanda – Tanda Vital
Suhu : 36,50C
Nadi : 96x/menit
RR : 22x/menit
TD : 110/60 mmHg
c. Sistem Pernafasan
1) Inspeksi : Bentuk simetris, gerakan dada simetris
2) Palpasi : Fremitus kanan simetris dengan kiri
3) Frekuensi : Pernapasan 22x/menit, irama teratur
4) Perkusi : Sonor sebagian lapang paru
5) Auskultasi : Tidak ada ronchi
d. Sistem Kardiovaskuler
1) Inspeksi : ictus kordis tidak tampak
2) Palpasi : ictus kordis teraba di interkosta ke 5
3) Perkusi : suara jantung pekak, tidak ada pembesaran jantung
4) Auskultasi : terdengar bunyi jantung I dan II, tidak ada mur-mur
e. Sistem Pencernaan
1) Inspeksi : tidak tampak asites
2) Auskultasi : peristaltik usus 5 x/menit
3) Palpasi : tidak ada nyeri tekan
4) Perkusi : suara timpani
f. Sistem Indera
1) Mata :
- Bentuk : bulat, simetris kanan kiri.
- Konjungtiva : merah muda
- Sclera : tidak ikteric
- Pupil : normal berbentuk bulat, diameter 3 mm kanan kiri dan
reflek cahaya ( + ) langsung
2) Hidung :
- Septum deviasi tidak ada, concha normal, tidak ada polip, rongga
hidung bersih
- Tidak ada cuping hidung
- Tidak ada otot bantu pernafasan
3) Telinga :
- Daun telinga : simetris antara kanan dan kiri, bersih
- Liang telinga : bersih, sedikit serumen
- Fungsi pendengaran : dalam batas normal
4) Lidah
- Lidah berwarna merah muda, tidak ada penurunan dalam proses
pengecapan dan perasa.
- Mulut bersih, tidak berbau, mukosa lembab, gigi bersih, tidak ada
caries maupun gigi berlubang.
5) Kulit
- Lembab, turgor elastis, tidak ada edema.
- Warna kulit kuning langsat.
g. Sistem Saraf
Saraf Cranial
I (Olfaktorius) : Persepsi bau baik
II (Optikus) : sitem pengelihatan normal
III (Okulomotorius) : gerakan otot bola mata normal
IV (troklearis) : tidak ada gangguan dalam proses mengunyah
V (trigeminus) : pergerakan bola mata normal
VI (Abdusen) : tidak ada gangguan dalam pergerakan bola mata
VII (Fasialis) : tidak ada gangguan dalam proses pengecapan
VIII (Vestibuloakustikus) : tidak ada gangguan dalam proses mendengar
IX (Glosofaringus) : tidak ada gangguan dalam proses menelan dan mengecap
X (Vagus) : tidak ada gangguan dalam proses menelan
XI (Aksesorius) : tidak ada gangguan dalam berbicara
XII (Hipoglosus) : tidak ada gangguan dalam berbicara, mengunyah, dan
menelan
h. Sistem Integumen
Anak K tidak ada riwayat penyakit kulit, tidak ada lesi, warna kuning langsat,
suhu kulit hangat, keadaan kulit lembab.
i. Sistem Endokrin
Leher anak K tidak ada pembesaran kelenjar limfe dan kelenjar tiroid.
j. Sistem Perkemihan
Tidak ada gangguan pada sistem perkemihan, BAK 3-6 kali dalam sehari,
tidak ada riwayat batu ginjal, dan ISK.
k. Sistem Reproduksi
Anak K belum mengalami fase menstruasi
5. Anak N
a. Keadaan umum klien
Composmentis, GCS = 15
b. Tanda – Tanda Vital
Suhu : 36,60C
Nadi : 96x/menit
RR : 22x/menit
TD : 110/60 mmHg
c. Sistem Pernafasan
1) Inspeksi : Bentuk simetris, gerakan dada simetris
2) Palpasi : Fremitus kanan simetris dengan kiri
3) Frekuensi : Pernapasan 22x/menit, irama teratur
4) Perkusi : Sonor sebagian lapang paru
5) Auskultasi : Tidak ada ronchi
d. Sistem Kardiovaskuler
1) Inspeksi : ictus kordis tidak tampak
2) Palpasi : ictus kordis teraba di interkosta ke 5
3) Perkusi : suara jantung pekak, tidak ada pembesaran jantung
4) Auskultasi : terdengar bunyi jantung I dan II, tidak ada mur-mur
e. Sistem Pencernaan
1) Inspeksi : tidak tampak asites
2) Auskultasi : peristaltik usus 4x/menit
3) Palpasi : tidak ada nyeri tekan
4) Perkusi : suara timpani
f. Sistem Indera
1) Mata :
- Bentuk : bulat, simetris kanan kiri.
- Konjungtiva : merah muda
- Sclera : tidak ikteric
- Pupil : normal berbentuk bulat, diameter 3 mm kanan kiri dan
reflek cahaya ( + ) langsung
2) Hidung :
- Septum deviasi tidak ada, concha normal, tidak ada polip, rongga
hidung bersih
- Tidak ada cuping hidung
- Tidak ada otot bantu pernafasan
3) Telinga :
- Daun telinga : simetris antara kanan dan kiri, bersih
- Liang telinga : bersih, sedikit serumen
- Fungsi pendengaran : dalam batas normal
4) Lidah
- Lidah berwarna merah muda, tidak ada penurunan dalam proses
pengecapan dan perasa.
- Mulut : Mulut klien bersih, tidak berbau, lidah sedikit putih, mukosa
lembab, gigi bersih, tidak ada caries maupun gigi berlubang.
2) Kulit
- Lembab, turgor elastis, tidak ada edema.
- Warna kulit kuning langsat.
g. Sistem Saraf
Saraf Cranial
I (Olfaktorius) : Persepsi bau baik
II (Optikus) : sitem pengelihatan normal
III (Okulomotorius) : gerakan otot bola mata normal
IV (troklearis) : tidak ada gangguan dalam proses mengunyah
V (trigeminus) : pergerakan bola mata normal
VI (Abdusen) : tidak ada gangguan dalam pergerakan bola mata
VII (Fasialis) : tidak ada gangguan dalam proses pengecapan
VIII (Vestibuloakustikus) : tidak ada gangguan dalam proses mendengar
IX (Glosofaringus) : tidak ada gangguan dalam proses menelan dan mengecap
X (Vagus) : tidak ada gangguan dalam proses menelan
XI (Aksesorius) : tidak ada gangguan dalam berbicara
XII (Hipoglosus) : tidak ada gangguan dalam berbicara, mengunyah, dan
menelan
h. Sistem Integumen
Anak N tidak ada riwayat penyakit kulit, tidak ada lesi, warna kulit kuning
langsat, suhu kulit hangat, keadaan kulit lembab.
i. Sistem Endokrin
Leher anak N tidak ada pembesaran kelenjar limfe dan kelenjar tiroid.
j. Sistem Perkemihan
Tidak ada gangguan pada sistem perkemihan, BAK 3 - 6 kali dalam sehari,
tidak ada riwayat batu ginjal, dan ISK.
k. Sistem Reproduksi
Anak N belum mengalami fase menstruasi.
J. HARAPAN KELUARGA
Keluarga bapak E berharap anak – anak mereka dapat tumbuh menjadi anak
yang sholeh dan sholikhah, berguna bagi nusa dan bangsa, sukses dunia akhirat dan
selalu diberikan kesehatan untuk seluruh anggota keluarga.

II. ANALISIS DATA

NO DATA DIAGNOSIS KEPERAWATAN


1. DS: Gangguan proses keluarga
 Klien mengatakan pekerjaanya cukup berhubungan dengan pergeseran peran
padat keluarga
 Klien mengatakan istrinya tidak
memiliki cukup waktu untuk
melakukan tugas rumah tangga dan
mendidik anak
 Klien mengatakan tugas rumah tangga
tidak dapat diselesaikan dengan baik
 Orang tua mengatakan bahwa setelah
selesai sekolah anak-anaknya pulang
ke rumah neneknya dan baru pulang
kerumah setelah orang tua sudah
dirumah sekitar pukul 8 malam
DO:
 Klien berangkat bekerja pukul 06.00
dan pulang pukul 19.00
 Istri klien adalah seorang wanita karir
 Ditemukan tumpukan pakaian kotor
yang tidak tertata rapi di dalam rumah
klien ketika melakukan pengkajian
III. PRIORITAS MASALAH KEPERAWATAN

Diagnosa Keperawatan: Gangguan proses keluarga berhubungan dengan pergeseran


peran keluarga

IV. DIAGNOSIS KEPERAWATAN

Gangguan proses keluarga berhubungan dengan pergeseran peran keluarga


V. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
NO DATA DIAGNOSA KODE NOC NIC
KEPERAWATAN
1 DS: Gangguan proses TUK 1 1. Bantu pasien untuk
Setelah dilakukan tindakan mengidentifikasi peran
 Klien mengatakan keluarga
asuhan keperawatan dalam keluarga
pekerjaanya berhubungan diharapkan pasien mampu 2. Bantu pasien untuk
memenuhi perkembangan mengidentifikasi perilaku-
cukup padat dengan pergeseran
proses peran keluarga yang perilaku yang diperlukan
 Klien mengatakan peran keluarga meliputi keluarga mampu untuk mengembangkan
mengenal tentang gangguan peran
istrinya tidak proses keluarga dengan 3. Berikan model peran
memiliki cukup kriteria hasil: terhadap perilaku-perilaku
baru dengan cara yang tepat
waktu untuk Domain IV : Pengetahuan 4. Ajarkan perilaku-perilaku
melakukan tugas baru yang diperlukan oleh
tentang kesehatan dan
pasien atau orang tua untuk
rumah tangga dan perilaku. dapat memenuhi perannya
mendidik anak 5. Fasilitas untuk dapat
Luaran : Pengetahuan :
1826 merujuk pada interaksi
 Klien mengatakan Pengasuhan yaitu kelompok sebagai bagian
tugas rumah dari proses mempelajari
pemahaman tentang
peran baru
tangga tidak dapat penampilan peran meningkat
diselesaikan 150102
dari 2 (sedikit adekuat) sampai
dengan baik 4 (sebagian cukup berat
DO: adekuat) dengan indikator :
 Klien berangkat Pengetahuan tentang masa
bekerja pukul perubahan peran
TUK 2
06.00 dan pulang
pukul 19.00 Setelah dilakukan tindakan
 Istri klien adalah keperawatan, keluarga Bapak
seorang wanita E mampu mengambil
karir keputusan keluarga Bapak E
 Ditemukan dengan kriteria hasil :
tumpukan pakaian Domain IV : Pengetahuan
kotor yang tidak tentang kesehatan dan
tertata rapi di perilaku.
dalam rumah Luaran : Pengetahuan :
1826
klien ketika Pengasuhan yaitu
melakukan pengambilan keputusan
pengkajian tentang penampilan peran
meningkat dari 2 (sedikit
adekuat) sampai 4 (sebagian
cukup berat adekuat) dengan
indikator :
150111 Melaporkan strategi dalam
menghadapi perubahan peran
TUK 3

Setelah dilakukan tindakan


keperawatan, Bapak E mampu
melakukan penampilan peran
dengan kriteria hasil :
Domain IV : Pengetahuan
tentang kesehatan dan
perilaku.
Luaran : Pengetahuan :
1826
Pengasuhan yaitu melakukan
penampilan peran meningkat
dari 2 (sedikit adekuat) sampai
4 (sebagian cukup berat
adekuat) dengan indikator :
Penampilan perilaku peran
150115
orang tua

TUK 4

Setelah dilakukan tindakan


keperawatan, keluarga Bapak
E mampu memodifikasi
lingkungan untuk mengatasi
masalah penampilan peran
keluarga Bapak E dengan
kriteria hasil :
Domain IV : Pengetahuan
tentang kesehatan dan
perilaku.
1826 Luaran : Pengetahuan :
Pengasuhan yaitu melakukan
modifikasi lingkungan tentang
fungsi keluarga meningkat
dari 3 (kadang-kadang
menunjukkan) sampai 4
(sering menunjukkan) dengan
indikator :
260211
Menciptakan lingkungan
dimana anggota keluarga
secara terbuka dapat
mengungkapkan perasaan

TUK 5
Setelah dilakukan tindakan
keperawatan, keluarga Bapak
E mampu memanfaatkan
fasilitas pelayanan kesehatan
untuk mengatasi masalah
kesehatan keluarga Bapak E
dengan kriteria hasil :
Domain IV : Pengetahuan
tentang kesehatan dan
perilaku.
1826 Luaran : Pengetahuan :
Pengasuhan yaitu
memanfaatkan fasilitas
kesehatan tentang kinerja
pengasuhan : Anak usia
pertengahan meningkat dari 2
(jarang menunjukkan) sampai
4 (sering menunjukkan)
dengan indikator :
Mendapatkan bantuan dari
290543
profesi kesehatan untuk
masalah-masalah kesehatan
VI. CATATAN PERKEMBANGAN TINDAKAN KEPERAWATAN
NO DIAGNOSIS TANGGAL JAM TINDAKAN EVALUASI TANDA
KEPERAWATAN KEPERAWATAN TANGAN
1 Gangguan proses keluarga 18 Februari 19.30- TUK 1 S: Momogi
berhubungan dengan pergeseran 2019 21.00 Bantu pasien untuk Keluarga
peran keluarga WIB mengidentifikasi peran dalam mengatakan
keluarga mampu
TUK 2 mengerti
Bantu pasien untuk tentang peran
mengidentifikasi perilaku- dalam keluarga
perilaku yang diperlukan
untuk mengembangkan peran O:
TUK 3 Anggota
Berikan model peran terhadap keluarga
perilaku-perilaku baru dengan melakukan
cara yang tepat kegiatan sesuai
TUK 4 dengan peran
Ajarkan perilaku-perilaku
baru yang diperlukan oleh A:
pasien atau orang tua untuk Masalah
dapat memenuhi perannya teratasi
TUK 5
Fasilitas untuk dapat merujuk P:
pada interaksi kelompok Intervensi
sebagai bagian dari proses dihentikan
mempelajari peran baru
VI. EVALUASI HASIL TINDAKAN KEPERAWATAN
Diagnosis Kriteria Hasil Skala Skala Skala Metode Instrumen
Keperawatan Awal Capaian Target Evaluasi Evaluasi
Gangguan proses PENGETAHUAN 2 4 4 Wawancara Pertanyaan
keluarga Keluarga mengetahui peran masing- dan observasi pemicu
masing anggota

SIKAP
Keluarga mengatakan akan melakukan
kegatan sesuai dengan perannya
masing-masing

PERILAKU
Keluarga melakukan tindakan sesuai
dengan perannya masing-masing