Anda di halaman 1dari 23

Langkah- Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Durasi

Langkah
Kegiatan Guru memberi salam dan Siswa menjawab salam guru dengan tidak 7
Pendahuluan menit
menyapa siswa disertai dengan bersemangat.
senyuman.
- “Assalamu’alaikum, - “Wa’alaikumsalam, selamat pagi
selamat pagi anak-anak” Bu”
Guru mengulang salam agar
siswa bersemangat dalam Siswa menjawab dengan penuh semangat
mengikuti pembelajaran hari ini
- “Karena kalian terlihat
tidak bersemangat
menjawab salam ibu, ibu
ulangi sekali lagi tetapi
kalian menjawabnya
harus dengan
bersemangat!”
(membuka pembelajaran)
Memperhatikan kesiapan psikis
dan fisik siswa untuk mengikuti
proses pembelajaran hari ini
dengan memperhatikan
kebersihan, kerapian, ketertiban,
dan kehadiran siswa.
- “Bagaimana kabar kalian - Siswa menjawab “Baik Bu!”
hari ini?”
- Setelah siswa menjawab, - Siswa menjawab, “Tidak ada bu,
guru mengatakan masuk semua”
“Alhamdulillah, apakah
hari ini ada yang tidak
masuk?”
- “Baguslah jika hari ini - Siswa menjawab, “Siap Bu!”
tidak ada yang
berhalangan hadir. Untuk
semuanya tetap jaga
kesehatan ya anak-anak.
Apalagi di musim yang
tak tentu ini. Jangan lupa
sarapan juga sebelum ke
sekolah, karena kita
belajar juga
membutuhkan energi”
(Pemberian motivasi)
- “Sebelum memulai Siswa mengecek bawah kursi dan meja.
pembelajaran, alangkah - Evi, Riski, Lani, Ariyani
baiknya jika kita membuang ke tempat sampah,
memperdulikan kemudian duduk di tempatnya
lingkungan sekitar. Coba dengan tertib.
periksa sekitar kalian, jika
ada sampah tolong
dibuang di tempatnya.
Lingkungan yang bersih
akan mendukung proses
belajar kita”
(Penumbuhan karakter
kebersihan dan kerapian)
Meminta ketua kelas untuk Ketua kelas (Murny) memimpin doa
memimpin doa
- “Agar kegiatan - “Persiapan! Berdoa mulai, selesai!”
pembelajaran hari ini
bermanfaat, alangkah
baiknya jika kita berdoa
terlebih dahulu.
Dipersilahkan ketua kelas
untuk memimpin doa.”
(Penumbuhan karakter sikap
spiritual)
Menyampaikan tujuan Siswa memperhatikan dengan seksama
pembelajaran hari ini penjelasan guru
“Anak-anak, hari ini kita akan
belajar mengenai sifat koligatif
larutan. Dimana hanya satu
materi yang akan kita bahas pada
pagi hari ini, yaitu penurunan
tekanan uap. Sambil menuliskan
di papan tulis seperti ini:

Sifat Koligatif Larutan

Δp ΔTb ΔTf π

Hub. GAM dgn P

Definisi

Hukum Raoult

Tujuan pembelajaran hari ini


diharapkan kalian dapat
menganalisis pengaruh kekuatan
gaya antar molekul terhadap
tekanan uap zat, menganalisis
pengaruh zat terlarut terhadap
tekanan uap larutan,
mendefinisikan penurunan
tekanan uap jenuh larutan dan
menghitung penurunan tekanan
uap jenuh larutan berdasarkan
hukum Raoult”
Memberikan review singkat Sebagian siswa menjawab “pernah” dan ada
tentang materi prasyarat yang beberapa yang hanya diam (menandakan
harus dikuasai. tidak pernah mengetahuinya)
- “Sebelumnya, apakah
kalian pernah mengetahui
metode destilasi atau
penyulingan?”
Kemudian guru memberikan Kiki menjawab
pertanyaan terkait destilasi
- “Bagaimana prinsip dari - “Prinsip metode ini yaitu pemisahan
metode destilasi ini?” dan bahan kimia yang didasarkan pada
menunjuk salah seorang perbedaan kecepatan atau
siswa yang menjawab kemudahan menguap (volatilitas)”
pernah “Ya Kiki, silahkan
jawab pertanyaan ibu”
Guru memberi apresiasi terhadap Semua siswa bertepuk tangan
jawaban Kiki,
- ”Ya, tepat sekali jawaban
Kiki. Beri tepuk tangan
untuk Kiki”
- “Volatilitas ini Aqila mengacungkan tangan,
berhubungan langsung - “Tekanan parsial dari uap bu”
dengan tekanan uap,
adakah di sini yang
mengetahui apa yang
dimaksud dengan tekanan
uap?”
- “Ya, bagus Aqila. Adakah Ariyani menangkat tangan
yang mau - “Tekanan parsial dari uap dan
menyempurnakan cairannya dalam keadaan
jawaban dari Aqila?” setimbang”
- “Tepat sekali jawaban Seluruh siswa bertepuk tangan.
dari Ariyani. Beri tepuk
tangan untuk Ariyani dan
Aqila!”
- “Ya benar jawaban dari Siswa diam dan mendengarkan
Ariyani dan Aqila bahwa
tekanan uap ini
merupakan tekanan
parsial dari uap yang
berada dalam keadaan
setimbang dengan
cairannya”
- “Tekanan uap ini
berhubungan dengan
materi yang akan kita
bahas pada hari ini.
Sehingga kalian harus
mengetahui apa yang
dimaksud dengan tekanan
uap terlebih dahulu”
(Review pengetahuan prasyarat)
Guru menyampaikan model
pembelajaran hari ini dan
membagi kelompok
- “Pembelajaran kali ini - Siswa menjawab “Baik Bu”
kita akan menggunakan
model pembelajaran
inkuiri, jadi kalian akan
bekerja dalam kelompok”
- “Ibu akan membagi - Siswa menjawab “Mengerti bu”
kalian ke dalam 8
kelompok, karena siswa
disini 32 orang, jadi setiap
kelompok berjumlah 4
orang. Mengerti anak-
anak?”
- “Ayo berhitung dari 1 - Siswa mulai berhitung dari 1 sampai
sampai 8, dimulai dari 8
ujung belakang”
- “Baiklah, sekarang - Siswa mulai ke kelompok masing-
kalian ke kelompok masing dengan tertib dan duduk
masing-masing dengan melingkar sesuai instruksi
tertib dan duduk
melingkar dengan benar”
- “Sudah dapat kelompok
- “Sudah Bu”
semua?”
Memberikan LKPD kepada tiap- Tiap-tiap kelompok menerima LKPD yang
tiap kelompok dibagikan oleh guru
- “Ibu memiliki Lembar
Kerja Peserta Didik yang
wajib kalian diskusikan
dengan teman kelompok
kalian”
Menyampaikan lingkup dan Siswa mengangguk mendengarkan instruksi
teknik penilaian yang akan dari guru
digunakan saat membahas materi
sifat koligatif larutan (penurunan
tekanan uap)
- “Salah satu sistem
penilaian juga akan ibu
ambil dari keaktifan dan
kerja sama kalian dalam 1
kelompok. Jadi ibu
berharap anggota pada
tiap-tiap kelompok turut
berkontribusi”
Kegiatan Mengamati 3
Inti menit
Guru menyajikan ilustrasi
tentang tekanan uap pada
powerpoint
Sebelum menyajikan ilustrasi
tersebut, guru memberi
penjelasan terlebih dahulu
kepada siswa,
- “Ibu memiliki tayangan Siswa memahami instruksi dari guru dan
berupa ilustrasi tekanan mulai mengeluarkan catatan untuk menulis
uap. Amati baik-baik tiap hal-hal yang dianggap penting.
ilustrasi yang ibu
tayangkan. Buatlah
catatan penting yang
kalian peroleh dari
ilustrasi yang akan ibu
tampilkan.”
Guru berada di meja guru untuk Siswa mengamati ilustrasi beberapa tekanan
mengoperasikan laptop dan mulai uap jenuh yang disajikan oleh guru dan
menyajikan ilustrasi mencatat hal-hal yang dianggap penting

- “Terlihat di slide pertama


tekanan uap jenuh air
sebesar 17,54 mmHg.
Ketika ditambahkan 0,01
mol tekanan uap jenuhnya
menjadi 17,36 mmHg
sedangkan ketika
ditambahkan 0,02 mol
tekanan uap jenuhnya
menjadi 17,18 mmHg.
Pada slide ke empat,
ternyata tekanan uap
jenuh dari urea 0,01 mol
juga 17,36”
Menanya 1
menit
Di akhir sajian ilustrasi, siswa
diminta untuk membuat rumusan
masalah

- “Dari ilustrasi tadi, Siswa menyusun rumusan masalah setelah


mungkin kalian masih melakukan pengamatan terkait penurunan
bertanya-tanya mengapa tekanan uap.
hal tersebut dapat terjadi. Rumusan masalah yang dibuat siswa:
Nah, tuangkan 1. Mengapa pada saat penambahan gula
pertanyaan-pertanyaan ke dalam air, tekanan uap menjadi
tersebut melalui rumusan turun?
masalah” 2. Mengapa penambahan gula 0.01 mol
Saat siswa merumuskan masalah, dan 0.02 mol menyebabkan
guru berkeliling menuju ke tiap- penurunan tekanan uap jenuh larutan
tiap kelompok. yang berbeda?
3. Mengapa penambahan urea 0.01 mol
dan 0.01 mol menyebabkan
penurunan tekanan uap jenuh larutan
yang sama?
Setelah memastikan bahwa siswa Siswa menyusun hipotesis atau dugaan
telah selesai membuat rumusan sementara mengenai rumusan masalah yang
masalah, guru memberi instruksi, telah disusun.
- “Setelah kalian membuat
Contoh hipotesis yang dibuat siswa:
rumusan masalah, buatlah
hipotesis atau dugaan 1. Karena gaya antar molekul
sementara mengenai larutan gula dalam air lebih kuat
rumusan masalah yang dibandingkan gaya kimia air
telah kalian buat dengan murni sehingga menyebabkan
kata kunci yang telah ibu molekul-molekul air lebih sulit
berikan di LKPD” mengalami penguapan dan
tekanan uap menjadi turun
2. Karena jumlah zat terlarut
mempengaruhi penurunan
tekanan uap larutan
3. Karena urea dan gula mempunyai
jumlah zat terlarut yang sama

Menggali Informasi 1
menit
Guru memberi intruksi siswa
untuk melakukan kajian literatur
dari berbagai sumber untuk
menjawab rumusan masalah yang
telah dibuat oleh siswa dan
menjawab pertanyaan pada
LKPD.
- “Ibu ingin kalian
melakukan kajian literatur
untuk menjawab rumusan
Siswa menjawab “Baik Bu”, kemudian
masalah yang telah kalian
bekerjasama dalam kelompok dan berbagi
buat dan menjawab
tugas untuk mencari informasi atau data
pertanyaan yang telah ibu
pendukung guna memperkuat jawaban yang
berikan di LKPD. Selain
melalui buku, kalian juga
dapat melakukan kajian telah dikembangkan dari berbagai sumber
literatur secara online, untuk penyelesaian masalah pada LKPD
dengan syarat informasi
tersebut dapat
dipertanggungjawabkan.
Jangan mencari di
blogspot atau wordpress
karena kebenaran
informasinya masih abu-
abu”
Mengolah Informasi 1
menit
Guru memantau siswa yang Siswa mengolah informasi yang telah
sedang berdiskusi mengerjakan didapatkan dari kegiatan menggali
LKPD dengan cara berkeliling informasi mengenai penurunan tekanan
dan menghampiri tiap-tiap uap.
kelompok Tiap-tiap anggota kelompok berdiskusi
Guru mengingatkan siswa untuk menjawab pertanyaan yang telah
mengenai batas waktu diskusi, disediakan di lembar LKPD
- “Waktu diskusi kalian
tinggal 10 menit lagi”
Mengomunikasikan 22
menit
Setelah waktu diskusi habis, guru Siswa menghentikan diskusi kelompok.
mengingatkan kepada siswa
- “Anak-anak, waktu
diskusi kalian sudah
habis. Sekarang waktunya
untuk menyampaikan
hasil diskusi kalian.
Setiap kelompok yang
menyampaikan hasil
diskusinya akan ibu beri
stiker dan di akhir
pembelajaran 3 kelompok
terbanyak yang
memperoleh stiker akan
ibu beri reward yang
sangat besar”
- “Nah sekarang kelompok Saat guru menanyakan kelompok yang
mana yang hendak bersedia presentasi, perwakilan kelompok
mempresentasikan hasil 4 mengacungkan tangan
diskusinya untuk nomer
1? Silahkan angkat
tangan!”
Kemudian guru mempersilahkan Perwakilan kelompok 4 membacakan hasil
kelompok 4 untuk diskusinya
mempresentasikan hasil diskusi - 1a. Gaya antarmolekul
kelompoknya mempengaruhi besarnya tekanan
- “Silahkan perwakilan uap. Makin besar kekuatan gaya
kelompok 4 membacakan antarmolekul dalam cairan,
hasil diskusinya” penguapan cairan semakin sulit
terjadi. Jumlah molekul yang berada
dalam fase uap makin sedikit
sehingga tekanan uapnya semakin
berkurang.
-1b. Larutan gula dalam air memiliki
tekanan uap yang lebih rendah dari
air karena penambahan gula dalam
air akan mengubah jenis dan
kekuatan gaya kimia antara partikel-
partikel yang ada dalam larutan.
Sebagai akibatnya tekanan uap
larutan lebih rendah dibandingkan
tekanan uap pelarut murni (air).
1c. Penurunan tekanan uap jenuh larutan
adalah fenomena dimana tekanan
uap larutan lebih rendah
dibandingkan tekanan uap pelarut
murni.”
Guru memberi apresiasi pada Para siswa memberikan tepuk tangan untuk
kelompok 4 kelompok 4
- “Ya bagus sekali
presentasi dari kelompok
4, kita beri tepuk tangan
untuk kelompok 4”
- “Dan ini satu stiker untuk
kelompok 4”
Lalu guru bertanya kepada siswa, Siswa satu kelas terdiam
- “Apakah ada yang
berbeda pendapatnya
dengan kelompok 4 untuk
nomer 1?”
Guru mengingatkan jika nilai Perwakilan dari kelompok 7 mengangkat
juga diambil dari keaktifan kelas tangan untuk menambahkan
- “Silahkan yang lainnya - “Kelompok kami ingin
berpendapat, mungkin menambahkan untuk no 1b bu.
dari kalian jawabannya Larutan gula dalam air memiliki
ada yang berbeda atau tekanan uap yang lebih rendah dari
ingin menambahkan air karena penambahan gula dalam
jawaban dari kelompok air akan mengubah jenis dan
tadi. Keaktifan kalian kekuatan gaya kimia antara partikel-
juga mempengaruhi nilai partikel yang ada dalam larutan.
ya” Gaya kimia yang terjadi dalam
larutan gula dalam air adalah lebih
kuat dibandingkan gaya kimia
dalam air murni. Oleh karena itu di
dalam larutan tersebut, molekul-
molekul air lebih sulit meninggalkan
larutan atau lebih sulit mengalami
penguapan. Jumlah molekul-
molekul air dalam fase uap semakin
berkurang. Sebagai akibatnya
tekanan uap larutan lebih rendah
dibandingkan tekanan uap pelarut
murni (air).”
Guru memberi apresiasi kepada Siswa memberi tepuk tangan
kelompok 7
- “Ya bagus sekali jawaban
dari kelompok 7, ini satu
stiker untuk kalian, dan
beri tepuk tangan untuk
kelompok 7”
Guru memastikan bahwa semua
siswa sudah paham untuk
pertanyaan nomer 1
- “Apakah ada yang Siswa menjawab “Tidak ada Bu”
ditanyakan untuk
pertanyaan nomer 1?”
- “Baguslah, dari Siswa mendengarkan dengan seksama
pertanyaan nomer 1 dapat
kita ketahui bahwa
penurunan tekanan uap
merupakan fenomena
dimana tekanan uap
larutan lebih rendah
daripada pelarut murni
(air)”
Guru melanjutkan presentasi Kelompok 4 dan kelompok 1 mengangkat
untuk nomer 2 tangan
- “ Sekarang lanjut ke - “Kelompok kami Bu”
nomer selanjutnya,
kelompok mana yang
ingin membacakan hasil
diskusi untuk nomer 2?”
- “Baiklah karena ada 2 Perwakilan kelompok 4 menuliskan
kelompok yang jawabannya
mengangkat tangan, 2a.
untuk nomer 2a dan 2b 𝑃 = 𝑃0 . 𝑋𝑝
akan dipresentasikan oleh Type equation here.
kelompok 4 sedangkan Keterangan :
kelompok 1 akan P= tekanan uap larutan
membacakan hasil diskusi P0= tekanan uap pelarut murni
untuk nomer 2c dan 2d. Xp= Fraksi mol pelarut
Ayo kelompok 4 silahkan 2b. P = Po-P
menyampaikan hasil = Po-( P0. Xp)
diskusi kalian terlebih = Po. (1- Xp)
dahulu. Kalian tulis = Po. Xt
jawaban kalian di depan”
- “Bagus sekali, beri tepuk Seluruh siswa bertepuk tangan
tangan untuk kelompok 4
Kelompok 4 merasa ada yang janggal
karena belum menerima stiker
- “Bu, kelompok kami belum
menerima stiker.”
- “Oiya ibu lupa, ini stiker
kalian.”
Guru memastikan bahwa semua Lani mengangkat tangan
siswa telah paham untuk nomer - “Bu, saya masih belum paham
2a dan 2b nomer 2b. Kenapa tiba-tiba
- “Adakah yang ditanyakan didapatkan rumus seperti itu (sambil
untuk nomer 2a dan 2b?” menunjuk ke papan tulis)?”
- “Ya pertanyaan yang Evi mengacungkan tangan
bagus. Adakah di sini “Saya Bu”
yang berminat membantu
ibu untuk menjawab
pertanyaan dari Lani?”
- “Ya Evi, silahkan ke Evi maju dan menjelaskan rumus 2b
depan untuk didapatkan darimana
menjelaskan”
- “Bagus sekali, ini satu Siswa bertepuk tangan
stiker untuk
kelompokmu, dan beri
tepuk tangan untuk Evi”
- “Jadi benar apa yang Siswa mendengarkan
dikatakan Evida. Bahwa
dari Hukum Raoult dapat
didapatkan rumus untuk
penurunan tekanan uap
jenuh larutan dimana
penurunan tekanan uap
jenuh larutan sebanding
dengan tekanan pelarut
murni dikalikan fraksi
mol zat terlarut”
Guru memastikan sekali lagi
bahwa seluruh siswa telah paham
- “Lani sudah paham?” - Lani menjawab “sudah Bu”

- “Yang lain, apakah ada - Seluruh siswa menjawab “Tidak


yang ditanyakan lagi?” Bu”
Guru melanjutkan diskusi kelas Perwakilan kelompok 1 mempresentasikan
untuk nomer 2c dan 2d jawaban kelompoknya
- “Sekarang lanjut untuk 2c.
nomer 2c dan 2d, untuk No Larutan Xt ∆P Plarutan
nomer 2c kalian bisa (mmHg) (mmHg
menuliskan jawaban 1 Urea 0,1 1,7 15,3
kalian di kolom yang 2 Urea 0,2 3,4 17
sudah ibu buat di depan 3 Glukosa 0,1 1,7 15,3
kemudian kalian bacakan 4 Glukosa 0,05 0,85 16,5
kesimpulan nomer 2d. 5 Etilen 0,3 5,1 11,9
Silahkan kelompok 1 glikol
yang sudah 2d. Penurunan tekanan uap jenuh larutan
mengacungkan tangan dipengaruhi jumlah zat terlarut di dalamnya.
tadi untuk
mempresentasikan
jawabannya”
- “Ya kelompok 1 bagus - Siswa bertepuk tangan
sekali, beri tepuk tangan
untuk kelompok 1”
- “Ini satu stiker untuk - Kelompok 1 senang mendapat satu
kelompok 1” stiker
- “Baiklah anak-anak. Kelompok 3 mengangkat tangan
Bagaimana jawaban dari - “Jawaban kami ada yang berbeda
kelompok 1? Adakah dengan kelompok 1 Bu”
jawaban dari kalian yang
berbeda dari kelompok
1?”
- “Ya kelompok 3, jawaban - “Yang nomer 2c bu untuk tabel no
kalian yang mana yang 2”
berbeda?”
- “Silahkan perwakilan Perwakilan kelompok 3 menuliskan
kelompok 3 untuk jawabannya di papan tulis
menuliskan jawaban P = Po. Xt
kalian di depan kelas = 17 mmHg.0,2
beserta hitungannya. Dan = 3,4 mmHg
untuk kelompok 1, P = Po-P
silahkan tulis juga 3,4 mmHg=17mmHg-P
perhitungan kalian untuk -17mmHg+3,4 mmHg= -P
tabel no 2” -13,6 mmHg= -P
P=13,6 mmHg
Perwakilan kelompok 1 menuliskan
perhitungannya di papan tulis
P = Po. Xt
= 17 mmHg.0,2
= 3,4 mmHg
P = Po-P
3,4 mmHg=17mmHg-P
-17mmHg+3,4 mmHg= -P
-17 mmHg= -P
P=17 mmHg
- “Ya terimakasih untuk - Perwakilan kelompok 1 dan 3
kelompok 3 dan 1. Ini satu mengucapkan terimakasih
stiker untuk kelompok 3
dan tambahan satu stiker
untuk kelompok 1”
- “Baiklah, sekarang mari
kita lihat jawaban dari
kelompok 1 dan 3 untuk
tabel no 2”
- “Menurut kalian jawaban Perwakilan kelompok 2 mengangkat
kelompok mana yang tangan
lebih tepat?” - “ Kelompok kami memiliki jawaban
yang sama dengan kelompok 3 Bu”
Perwakilan kelompok 5 mengangkat
tangan
- “Kelompok kami juga Bu. Untuk
tabel no 2 tekanan uap jenuhnya
- “Ya benar, tabel nomer 2 bernilai 13,6 mmHg”
untuk tekanan uap
jenuhnya bernilai 13,6
mmHg. Untuk kelompok
1 lebih teliti lagi ya dalam
menghitung”
- “Karena kelompok 2 dan
5 sudah mengutarakan
pendapat atau jawaban
kalian. Ibu akan memberi
kalian masing-masing
satu stiker”
- “Sekarang, adakah Kelompok 4 mengangkat tangan
jawaban dari kalian yang - “Kelompok kami ingin
berbeda lagi dengan menambahkan jawaban untuk
kelompok 1 atau ingin nomer 2d Bu”
menambahkan jawaban
lain?”
- “Ya silahkan diutarakan - “ Penurunan tekanan uap jenuh
pendapatnya” larutan dipengaruhi jumlah zat
terlarut di dalamnya dan tidak
dipengaruhi jenis zat terlarut”
- “Ya benar sekali, Siswa mendengarkan penjelasan guru
bahwasanya penurunan dengan seksama
tekanan uap jenuh larutan
dipengaruhi jumlah zat
terlarut di dalamnya dan
bukan dipengaruhi jenis
zat terlarutnya. Jadi
penambahan zat terlarut
yang berbeda tetapi
dengan fraksi mol terlarut
yang sama akan
menghasilkan penurunan
tekanan uap jenuh yang
sama seperti pada tabel no
1 dan 3. Tabel no 1 dan 3
memiliki jenis zat terlarut
yang berbeda tetapi
dengan fraksi mol terlarut
yang sama akan
menghasilkan penurunan
tekanan uap jenuh yang
sama yaitu sebesar 1,7
mmHg. Dan banyaknya
zat terlarut di dalam
larutan juga
mempengaruhi
penurunan tekanan uap
jenuh larutan. Semakin
banyak zat terlarut yang
berada dalam larutan
maka penurunan tekanan
uap jenuh larutan semakin
besar begitu pula
sebaliknya. Seperti pada
tabel no 1 dan 2. Pada
tabel no 1, fraksi mol zat
terlarutnya sebesar 0,1
dan penurunan tekanan
uap jenuhnya sebesar 1,7
mmHg. Sedangkan pada
tabel no 2, fraksi mol zat
terlarutnya sebesar 0,2
dan penurunan tekanan
uap jenuhnya menjadi dua
kali lipat yaitu sebesar 3,4
mmHg.”
- “Oh iya, ini satu stiker
untuk kelompok 4”
- “Dari sini, apakah ada Siswa menjawab “Tidak ada Bu”
yang ditanyakan lagi?”
- “Baguslah jika tidak ada
lagi yang ditanyakan.
Semoga kalian paham
dengan pembelajaran hari
ini”
Kegiatan - “Karena pembelajaran Kelompok 3 mengangkat tangan 5
Penutup menit
hari ini telah berakhir. Ibu - “Kesimpulan pada pembelajaran ini
ingin salah satu dari antara lain:
kalian menyampaikan 1. Gaya antarmolekul
kesimpulan pembelajaran mempengaruhi besarnya
pada pagi hari ini. tekanan uap. Makin besar
Tenang, ibu akan kekuatan gaya antarmolekul
memberi kalian stiker dalam cairan, penguapan cairan
bagi perwakilan semakin sulit terjadi. Jumlah
kelompok yang molekul yang berada dalam fase
menyampaikan uap makin sedikit sehingga
kesimpulannya. Jadi tekanan uapnya semakin
kelompok mana yang berkurang.
ingin menyampaikan 2. Penambahan zat terlarut akan
kesimpulannya?” menyebabkan tekanan uap
larutan lebih rendah
dibandingkan tekanan uap
pelarut murni (air).
- “Ya tepat sekali, ini stiker
untuk kelompok 3”
- “Adakah yang mau - Kelompok 8 mengangkat tangan dan
menambahkan?” menyampaikan kesimpulannya:
(Penyampaian Kesimpulan) 1. Penurunan tekanan uap
jenuh larutan adalah
fenomena dimana tekanan
uap larutan lebih rendah
dibandingkan tekanan uap
pelarut murni. Penurunan
tekanan uap jenuh larutan
dipengaruhi jumlah zat
terlarut.
2. Penurunan tekanan uap
jenuh larutan didasarkan
pada hukum Raoult yaitu
penurunan tekanan uap
jenuh larutan sebanding
dengan tekanan uap pelarut
murni dikalikan fraksi mol
zat terlarut
- “Ya benar, ini stiker
untuk kelompok 8”
- “Nah anak-anak, untuk Siswa melakukan tes pemahaman
menguji pemahaman
kalian tentang materi
penurunan tekanan uap
pada hari ini, ibu akan
memberi kalian tes dan
dikerjakan dengan
sendiri”
- “Silahkan tempat duduk
kalian dirapikan terlebih
dahulu”
- “Waktu test telah habis,
silahkan dikumpulkan”
(Pemberian tes pemahaman)
- “Ibu juga akan memberi - “Baik Bu”
kalian lembar penilain
kelompok. Jadi kalian
mengisi atau menilai
kontribusi kalian dan
teman kalian dalam
kelompok. Selain itu, ibu
juga akan memberikan
lembar penilain minat
kalian terhadap
pembelajaran hari ini
untuk kalian isi. Sebelum
mengisinya, baca baik-
baik petunjuk yang tertera
di masing-masing lembar
penilaian”
(Pemberian instrumen penilaian)
- “Silahkan dikumpulkan”
- “Sebelum ibu menutup - Masing-masing kelompok
pembelajaran pada siang menyebutkan jumlah stiker yang
hari ini. Sesuai janji ibu, 3 diperoleh
kelompok yang
mendapatkan stiker
paling banyak akan ibu
beri reward. Sekarang ibu
ingin tahu masing-masing
kelompok mendapatkan
stiker berapa banyak.”
- “Nah sekarang 3 - 3 kelompok yang paling banyak
kelompok yang mendapat mendapat stiker maju ke depan
stiker paling banyak
silahkan ke depan, ibu
akan beri kalian hadiah”
- “Untuk kelompok lain - Siswa menjawab “Baik Bu”
yang belum mendapat
reward jangan berkecil
hati. Kalian masih punya
kesempatan untuk
mendapat reward di
pembelajaran selanjutnya.
Untuk semuany tetap
tekun belajar”
(Pemberian reward)
- “Karena pembelajaran - Ketua kelas (Murny) memimpin
kita telah usai, alangkah doa
baiknya kita berdoa
terlebih dahulu agar ilmu
yang kita peroleh pada
hari ini bermanfaat”
- “Ketua kelas silahkan
memimpin doa”
- “Untuk pembelajaran - “Baik Bu”
selanjutnya, ibu ingin
kalian mempelajari
kenaikan titik didih dan
penurunan titik beku
terlebih dahulu karena
sebelum pembelajaran ibu
akan memberi kalian
pretest”
- “Mas Deni, tolong papan - Deni menjawab “Baik Bu”
tulisnya nanti dihapus ya”
- Ibu akhiri pembelajaran
pada siang hari ini
“Wassalamu’alaikum wr
wb”