Anda di halaman 1dari 34

MAKALAH

MIKROPROSESOR ZILOG Z80

Dosen pengampu : Henderi Syafei, S.Kom.,


M.Kom

DI SUSUN OLEH :
KELOMPOK 3
ANGGOTA :

ENDRI WIDADA 5130411376DAVID MIFTAHUL KHOIR


5130411381
YOGA ADE NOVRY 5130411395
MIRZA YUNANTO 5130411402

PROGAM STUDI TEKNIK


INFORMATIKA
FAKULTAS BISNIS & TEKNOLOGI
INFORMASI
UNIVERSITAS TEKNOLOGI
YOGYAKARTA
2013/2014

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr. Wb.
Syukur Alhamdulillah senantiasa kami
panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas limpahan rahmat dan karunianya
sehingga penyusunan Makalah Tentang
Mikroprosesor Z80 ini dapat terselesaikan
dengan baik.
Makalah ini kami susun untuk memenuhi
tugas kelompok mata kuliah Mikroprosesor
dan sebagai pembelajaran tentang
Mikroprosesor Z80 kepada mahasiswa
maupun pembaca.

Didalam makalah ini turut kami uraikan garis


besar tentang Mikroprosesor Z80 meliputi
Sejarah dan Perkembangan, Arsitektur, Cara
Kerja, Fungsi-Fungsi Register, Mode
Pengalamatan dan Mode Interupsi. Sehingga
kami berharap isi dari makalah ini dapat
digunakan sebagai referensi bagi mahaiswa
maupun pembaca.
Selanjutnya kami mengucapkan terimakasih
kepada Bapak Henderi Syafei, S.Kom., M.Kom.
selaku Dosen Pembimbing dalam proses
penyusunan makalah ini dan semua pihak yang
membantu dalam proses penyusunan makalah
ini.

Mudah-mudahan Makalah ini dapat


bermanfaat bagi pembaca. Kami menyadari
bahwa penulisan Makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan, sehingga saran dari berbagai
pihak sangat diharapkan. Terimakasih

Wassalamualaikum Wr. Wb.


DAFTAR ISI

Kata Pengantar 2
Daftar Isi 3
BAB I PENDAHULUAN 4
1.1 Latar Belakang 4

1.2 Topik Pembahasan 4


BAB II ISI 5
2.1 Sejarah dan Perkembangan Mikroprosesor
Zilog Z80 5

2.2 Arsitekture Mikroprosesor Zilog Z80 6

2.3 Daftar Register Mikroprosesor Zilog Z80 8

2.4 Interupsi Mikroprosesor Zilog Z80 10

2.5 Pengkakian Mikroprosesor Zilog Z80 12

2.6 Instruksi dan Chip Pendukung


Mikroprosesor Z80 14

BAB II ISI 16
3.1 Kesimpulan 16

3.2 Penutup 16

DAFTAR PUSTAKA 17
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pada saat ini, Teknologi Komputer
berkembang dengan sangat cepat dan semakin
canggih. Komuter sudah merambah di
berbagai bidang Kehidupan, Negara ,
Pertahanan dan Keamanan. Perkembangan
Teknologi Komputer ini pastinya didukung
oleh peralatan/komponen – komponen
elektronik yang juga semakin canggih
utamanya Mikroprosesor yang menjadi
pusat pemrosesan data atau lebih dikenal
sebagai otak sebuah komputer. Mikroprosesor
berkembang pesat baik dari segi kefektifan dan
keefisienan dan bentuknya yang semakin kecil.
Dari hal tersebutlah maka kami akan
membahas salah satu mikroprosesor yaitu
Mikroprosesor Zilog Z80.

1.2 Topik Bahasan


Di dalam Makalah ini akan membahas
Mikroprosesor Zilog Z80 meliputi Sejarah dan
Perkembangan Mikroprosesor Zilog Z80,
Arsitekture Mikroprosesor Zilog Z80, Daftar
Regiter Mikroprosesor Zilog Z80, Interupsi
Mikroprosesor Zilog Z80, Pengkakian
Mikroprosesor Zilog Z80 dan Instruksi dan
Chip Pendukung Mikroprosesor Z80.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah dan Perkembangan


Mikroprosesor Z80
Mikroprosesor Zilog Z80 dikembangkan oleh
Zilog Inc. dan mulai dipasarkan pada tahun
1976. Z80 merupakan sebuah mikroprosesor
satu chip dan dimaksudkan untuk
menggantikan Intel 8080 yang memerlukan
dua chip tambahan (sebuah penghasil detak
sistem dan sebuah pengontrol sistem) untuk
membentuk sebuah CPU yang fungsional.

Pada dasarnya Z80 memiliki semua


keistimewaan (features) yang dimiliki Intel
8080, dari segi perangkat keras maupun
perangkat lunak. Di samping itu, Z80 masih
memiliki sejumlah keistimewaan penting
lainnya yang tidak dimiliki Intel 8080. Salah
satu keistimewaan Z80 ini adalah
kemampuannya untuk melakukan penyegaran
memori secara dinamis (dynamic memory
refresh) secara otomatis. Adalah menarik
untuk diketahui bahwa beberapa pendiri Zilog
Inc. adalah mantan para ahli Intel Corporation
yang ikut merancang Intel 8080, tetapi
kemudian pindah ke Zilog Inc.
Mikroprosesor Z80 dibuat dengan
menggunakan teknologi NMOS dan dikemas
dalam sebuah DIP (dual inline package)
dengan 40 pin. Jumlah saluran alamatnya
sama dengan 16, dan jumlah saluran datanya
delapan. Saluran-saluran ini tidak di-
multiplexed. Mikroprosesor Z80 sudah
memiliki penghasil detak (clock) sendiri dan
hanya memerlukan satu tegangan catu +5 volt.

Secara garis besar dapat dikatakan bahwa


jumlah register dan jumlah instruksi Z80 kira-
kira dua kali Intel 8080/8085. Kumpulan
instruksi Intel 8080 merupakan suatu sub
kumpulan dari kumpulan instruksi Z80,
artinya Z80 memiliki semua instruksi yang
dimiliki Intel 8080, tetapi selain itu Z80 masih
memiliki banyak instruksi lain yang tidak
dimiliki Intel 8080. mikroprosesor Z80
memiliki 158 instruksi dasar, sedangkan Intel
8080 hanya 78. Karena itu bisa dikatakan
bahwa Z80 upward compatible dengan Intel
8080.
Mikroprosesor Zilog Z80

Z80 adalah mikroprosesor yang digunakan


dalam komputer pribadi Radio Shack TRS-80.
Z80 bekerja dengan sinyal detak (clock) 2,5
MHz. Versi Z80A sama dengan Z80, hanya
Z80A dapat bekerja dengan sinyal detak 4
MHz.

Fitur Zilog Z80


1. Perluasan set instruksi terdiri dari 158
instruksi, termasuk 78 instruksi 8080A
sebagai subsetnya (semuanya kompatibel).
Instruksi baru termasuk operasi 4-, 8- dan
16-bit dengan mode pengalamatan lebih
berguna seperti pengalamatan terindeks, bit,
dan pengalamatan relatif.
2.Chip tunggal. Dengan versi NMOS untuk
solusi harga rendah kinerja tinggi, sementara
versi CMOS untuk rancangan kinerja tinggi
berdaya rendah
 NMOS Z0840004 – 4 MHz; NMOS
Z0840006 – 6,17 MHz; NMOS Z0840008
– 8 MHz.
 CMOS Z84C0006 – DC sampai 6,17 MHz;

CMOS Z84C0008 – DC sampai 8 MHz;


CMOS Z84C0010 – DC sampai 10 MHz;
CMOS Z84C0020 – DC sampai 20 MHz
 Versi 6 MHz bisa beroperasi pada clock

6,144 MHz.
3.Mikroprosesor Z80 dan keluarga periferal
Z80 bisa dihubungkan dengan sebuah sistem
interupsi tervektor. Sistem ini bisa
dihubungkan secara daisy-chain yang
mengijinkan implementasi skema interupsi
terprioritas.
4.Penggandaan kumpulan (set) register serba-
guna dan flag
5. 17 register internal termasuk dua register
indeks 16-bit
6.Tiga mode interupsi maskable
 Mode 0 – sama dengan 8080A

 Mode 1 – Lingkungan non-Z80, beralamat

di 38H
 Mode 2 – periferal keluarga Z80, interupsi
tervektor
7. Pencacah refresh memori dinamis dalam
chip
8. Antarmuka langsung dengan memori
dinamis atau statis kecepatan standar tanpa
membutuhkan logika eksternal
9.Kinerja jauh di atas mikroprosesor chip
tunggal lain dalam aplikasi 4-, 8-, atau 16-bit
10. Semua pin kompatibel dengan level
tegangan TTL (TTL Compatible).
2.2 Arsitektur Mikroprosesor Zilog Z80
CPU Z80 adalah mikroprosesor generasi
keempat yang ditingkatkan tak terkecuali
untuk kebutuhan daya komputasi.
Mikroprosesor ini menawarkan throughput
sistem yang lebih tinggi dan penggunaan
memori yang efisien dibandingkan dengan
mikroprosesor yang sama pada generasi kedua
dan ketiga. Register internalnya terdiri dari
208-bit memori baca/tulis yang bisa diakses
oleh programmer. Register-register tersebut
termasuk dua set enam register serba-guna
yang bisa digunakan secara sendiri-sendiri
(individual) sebagai register 8-bit atau sebagai
pasangan register 16-bit. Sebagai tambahan,
ada dua set register lagi, yaitu akumulator dan
register bendera (flag). Grup perintah
“Exchange” membuat set register utama atau
register alternatif bisa diakses oleh
programmer. Set alternatif mengijinkan
operasi dalam mode nampak-tersembunyi
(foreground-background) atau bisa digunakan
sebagai cadangan bagi tanggapan interupsi
sangat cepat.

CPU Z80 juga tersusun atas sebuah Stack


Pointer, Program Counter, dua buah register
indeks, sebuah register Refresh (counter), dan
sebuah register interupsi.CPU Z80 juga sangat
mudah disertakan pada sistem karena hanya
memerlukan sumber tegangan tunggal +5V.
Semua sinyal output sepenuhnya di-decode
dan di-time untuk mengontrol sirkuit memori
atau periferal standar. CPU Z80 didukung oleh
perluasan keluarga pengontrol periferal.
Diagram blok internal Mikroprosesor Zilog
Z80

Diagram blok internal memperlihatkan fungsi


utama dari prosesor Z80. Bagian-bagian utama
mikroprosesor Z80 adalah:

 ALU (Aritmatic and Logic Unit), bagian ini


merupakan pusat pengolahan data. Di bagian
ini dilakukan operasi-operasi logika, seperti:
AND dan OR, serta operasi-perasi aritmatika,
seperti: penjumlahan dan pengurangan.
 Larik Register (Registers Array), merupakan
kumpulan register-register yang terdiri dari
register serba-guna dan register fungsi
khusus.
 Register Instruksi (Instruction Register),
merupakan tempat untuk menyimpan
sementara instruksi yang akan
diterjemahkan oleh penerjemah (decoder)
instruksi.
 Decoder (Penerjemah) Instruksi (Instruction
Decoder), merupakan bagian yang berfungsi
dalam menerjemahkan instruksi yang
diambil dari memori setelah sebelumnya
melewati register instruksi.
 Kontrol Pewaktuan CPU (CPU Timing
Control), bagian ini berfungsi dalam
mengendalikan kerja CPU secara
keseluruhan dan juga pewaktuan bagi
periferal atau memori yang memiliki
hubungan dengan CPU.
 Antarmuka Bus Data (Data Bus Interface),
bagian ini merupakan pintu gerbang untuk
keluar-masuk data dari dan ke CPU.
 Penyangga dan Logika Alamat (Address
Logic and Buffer), bagian ini berfungsi dalam
menyediakan alamat memori atau I/O yang
diakses oleh CPU.
 Bus Data Internal (Internal Data Bus), di
bagian ini lalu lintas data dalam CPU
berlangsung.

2.3 Daftar Resgiter Mikroprosesor


Zilog Z80

Susunan register Mikroprosesor Zilog Z80

Ada tiga grup register di dalam CPU. Grup


pertama terdiri atas set salinan/penggandaan
register 8-bit: satu set prinsipal dan satu set
alternatif (yang ditunjukkan oleh ‘ (petik
tunggal) seperti A’). Kedua set terdiri dari
register Akumalator, register Flag, dan enam
register serba-guna. Transfer data antara set
register salinan tersebut dipenuhi dengan
instruksi “Exchange”. Hasilnya tanggapan yang
lebih cepat untuk interupsi dan implementasi
efisien, mudah dari teknik pemrograman serba
guna sebagai pemrosesan data nampak-
tersembunyi (background-foreground). Set
register kedua terdiri atas enam register
dengan fungsi-fungsi khusus. Register-register
tersebut adalah I (register interupsi), R
(register refresh), IX dan IY (register indeks),
SP (Stack Pointer) dan PC (Program Counter).
Grup ketiga terdiri atas dua flip-flop status
interupsi ditambah satu pasang flip-flop yang
membantu dalam indentifikasi mode interupsi
di waktu tertentu. Tabel 1 memperlihatkan
informasi register-register tersebut.
Tabel 1

Pada dasarnya register-register CPU Z80


terbagi ke dalam dua jenis, yaitu:

 Register serba-guna (GPR: General-purpose


Registers)
 Register Akumulator. Register ini sangat

penting peranannya dalam pengolahan


data oleh ALU. Berbagai operasi logika dan
aritmatika menggunakan register ini untuk
menyimpan salah satu operan dan
menyimpan hasil operasi yang telah
dilakukan oleh ALU.
 Register Bendera (flag). Register ini
merupakan status dari berbagai hasil
operasi yang dilakukan ALU. Operasi
logika dan aritmatika yang dilakukan oleh
ALU akan mempengaruhi sebagian atau
seluruh flag-flag yang ada dalam register
flag ini. Register flag ini terdiri atas:
 S : bendera tanda (sign flag) yang
menyatakan hasil operasi aritmatika.
Bidang ini akan bernilai 1 jika MSB (most
significant byte) bernilai 1.
 Z : bendera nol (zero flag). Bidang ini

menyatakan hasil dari operasi yang


dilakukan ALU apakah menghasilkan nol
atau tidak. Bidang ini bernilai 1 jika hasil
operasi ALU sama dengan nol.
 H : Bendera Pengambilan setengah (half-

carry). Bendera ini bernilai 1 jika operasi


penambahan atau pengurangan
menghasilkan sebuah pengambilan ke
dalam, atau meminjam dari bit 4
akumulator.
 P/V : Bendera paritas atau oberflow.
Paritas (P) dan overflow berbagi bendera
yang sama. Operasi logika
mengakibatkan bendera ini dengan
paritas hasil sementara operasi
aritmatika mempengaruhi bendera ini
dengan overflow dari hasil. Jika P/V
memegang paritas: P/V = 1 jika hasil
operasi adalah genap; P/V = 0 jika
hasilnya ganjil. Jika P/V memegang
overflow, P/V = 1 jika hasil operasi
mengeluarkan sebuah overflow; jika P/V
tidak memegang overflow, P/V sama
dengan 0.
 N : Bendera Tambah/Kurang
(Add/Subtract). Nilai bendera ini sama
dengan 1 jika operasi sebelumnya adalah
pengurangan (subtract).
 C : Bendera Pengambilan/Sambungan
(carry/link). Bendera ini bernilai 1 jika
operasi menghasilkan pengambilan
(carry) dari MSB operand atau hasil.
 Register Serba-guna lainnya (B, C, D, E, H,

L).
 Register fungsi khusus (SFR: Special
Function Registers)
 Program Counter (PC), register ini
perfungsi sebagai pencacah alamat
instruksi selanjutnya yang akan diambil
dari memori.
 Stack Pointer (SP), register ini menyimpan
alamat atas (top) dari stack. Stack
berfungsi sebagai penyimpanan dalam
memori yang sifatnya sementara bagi nilai-
nilai (value) dari register-register CPU
ketika register tersebut akan dipakai. Stack
digunakan dengan perintah Push dan Pop.
 Register Indeks (IX dan IY), register ini
digunakan untuk pengalamatan terindeks.
 Register Interupsi (I), register ini
menyimpan alamat memori untuk vektor
interupsi.
 Register Refresh (R)
 Flip-flop Status Interupsi (IFF) dan Mode
Interupsi (IMF).

2.4 Interupsi Mikroprosesor Zilog Z80


CPU Z80 menerima dua sinyal input interupsi:
NMI# dan INT#. NMI# adalah interupsi non-
maskable dan memiliki prioritas tertinggi.
INT# adalah interupsi berprioritas lebih
rendah dan diperlukan bahwa interupsi ini
diaktifkan melalui software agar beroperasi.
INT# bisa dihubungkan ke divais periferal
bervariasi dalam konfigurasi terhubung OR.

Z80 memiliki sebuah mode tanggapan tunggal


bagi layanan interupsi pada interupsi non-
maskable. Interupsi maskable, INT#, memiliki
tiga mode tanggapan yang bisa diprogram yang
tersedia. Mereka itu adalah:

1. Mode 0 – sama dengan mikroprosesor 8080


2.Mode 1 – layanan interupsi periferal untuk
penggunaan dengan sistem bukan
8080/Z80
3.Mode 2 – skema interupsi tervektor,
biasanya di-daisy-chain, bagi pernggunaan
dengan keluarga Z80 dan divais periferal
yang sesuai (kompatibel).
CPU melayani interupsi dengan men-sampling
sinyal NMI# dan INT# pada sisi menaik
(raising edge) clock terakhir sebuah instruksi.
Selanjutnya pemrosesan layanan interupsi
tergantung pada jenis interupsi yang dideteksi.

Interupsi Non-Maskable (NMI: Non-


Maskable Interrupt). Interupsi Non-
Maskable tidak bisa dinon-aktifkan dengan
kontrol program dan oleh karena itu akan
diterima di setiap waktu oleh CPU. NMI#
biasanya dijadikan cadangan hanya bagi
layanan jenis interupsi berprioritas tertinggi,
seperti untuk shutdown setelah adanya
gangguan daya yang terdeteksi. Setelah
pengenalan sinyal NMI# (penyediaan
BUSREQ# tidak aktif), CPU melompat ke
lokasi restart 0066H. Normalnya, software
mengawali pada alamat tersebut yang berisi
rutin layanan interupsi.
Interupsi Maskable (INT#). Dengan tanpa
memperhatikan mode interupsi yang diset oleh
pengguna, CPU menanggapi masukan (input)
interupsi maskable menurut satu siklus
pewaktuan umum. Setelah interupsi dideteksi
oleh CPU (dinyatakan bahwa interupsi
diaktifkan dan BUSREQ# tidak aktif) satu
siklus pemrosesan interupsi khusus dimulai.
Dimulai dengan siklus pengambilan khusus
(M1#) dimana IORQ# menjadi aktif sementara
MREQ# tidak, sebagaimana dalam siklus M1#
normal. Sebagai tambahan, siklus M1# khusus
ini secara otomatis diperpanjang sebanyak dua
keadaan WAIT#, untuk mengijinkan bagi
waktu yang diperlukan dalam pemberitahuan
permintaan interupsi.
Operasi Interupsi Mode 0. Mode ini sama
dengan prosedur layanan interupsi
mikroprosesor 8080. Divais yang
menginterupsi menempatkan sebuah instruksi
pada bus data. Normalnya sebuah instruksi
Restart, yang memulai satu pemanggilan pada
satu lokasi dari delapan lokasi restart yang
terpilih di halaman (page) memori nol. Tidak
seperti 8080, CPU Z80 merespon pada
instruksi Call dengan hanya satu siklus
pemberitahuan interupsi diikuti dengan dua
siklus baca memori.
Operasi Interupsi Mode 1. Operasi Mode 1
sangat sama dengan interupsi NMI#. Secara
prinsip perbedaannya hanya satu yaitu
interupsi Mode 1 restart (memulai kembali)
pada alamat 0038H.
Operasi Interupsi Mode 2. Mode interupsi
ini telah dirancang untuk penggunaan
kemampuan yang sangat efektif dari
mikroprosesor Z80 dan hubungannya dengan
keluarga periferalnya. Divais periferal yang
menginterupsi memilih alamat awal rutin
layanan interupsi. Divais itu melakukannya
dengan menempatkan sebuah vektor 8-bit
pada bus data selama siklus pemberitahuan
interupsi. CPU membentuk satu penunjuk
(pointer) menggunakan byte ini sebagai 8-bit
rendah dan isi register I sebagai 8-bit tinggi.
Penunjuk ini menunjukkan sebuah masukan
(entry) dalam tabel alamat bagi rutin layanan
interupsi. CPU kemudian melompat ke rutin
pada alamat tersebut. Kefleksibelan dalam
pemilihan alamat rutin layanan interupsi ini
mengijinkan divais perifera; menggunakan
beberapa jenis rutin layanan yang berbeda.
Rutin-rutin tersebut mungkin ditempatkan
pada suatu alamat di memori yang tersedia.
Karena divais yang menginterupsi mensuplay
byte orde rendah dari vektor 2-byte, bit 0 (A0)
harus menjadi nol.
Operasi Pengaktif/Penon-aktif
(Enable/Disable) Interupsi. Dua flip-flop
IFF1 dan IFF2, ditunjukkan pada gambaran
(dekripsi) register, digunakan untuk
memberikan tanda status interupsi CPU.
Operasi kedua flip-flop digambarkan pada
Tabel.

Tabel daftar operasi flip-flop mikroprosesor


Zilog Z80

2.5 Pengkakian Mikroprosesor Zilog


Z80
Konfigurasi pin mikroprosesor Z80
diperlihatkan pada Gambar di bawah ini.
Pengkakian mikroprosesor Zilog Z80

A0 – A15. Bus Alamat (keluaran, aktif High, 3-


state). A0 – A15 membentuk bus alamat 16-bit.
Bus Alamat menyediakan alamat bagi
pertukaran bus data memori (sampai 64Kbyte)
dan bagi pertukaran divais I/O.
BUSACK#. Pemberitahuan Bus (keluaran, aktif
Low). Pemberitahuan Bus menunjukkan pada
divais yang meminta bahwa bus alamat CPU,
dan sinyal kontrol MREQ#, IORQ#, RD#, dan
WR# telah memasuki keadaan impedansi
tinggi (high-impedance). Sirkuit eksternal
sekarang bisa mengontrol jalur-jalur tersebut.

BUSREQ#. Permintaan Bus (masukan, aktif


Low). Permintaan Bus memiliki prioritas lebih
tinggi dibandingkan dengan NMI# dan selalu
dikenali di akhir siklus mesin yang sedang
berjalan. BUSREQ# memaksa bus alamat CPU,
bus data dan sinyal kontrol MREQ#, IORQ#,
RD# dan WR# menuju keadaan impedansi
tinggi sehingga divais lain bisa mengontrol
jalur-jalur tersebut. BUSREQ# normalnya
terhubung OR (wired-OR) dan memerlukan
satu resistor pullup eksternal bagi aplikasi
tersebut. Perluasan periode BUSREQ# karena
operasi DMA yang luas bisa menjaga CPU dari
penyegaran (refreshing) RAM dinamis yang
benar.

D0 – D7. Bus Data (masukan/keluaran, aktif


High, 3-state). D0 – D7 membuat sebuah bus
data dua arah (bidirectional) 8-bit, yang
digunakan untuk pertukaran data dengan
memori dan I/O.

HALT#. Keadaan Berhenti (Halt) (output, aktif


Low). HALT# menunjukkan bahwa CPU telah
mengeksekusi perintah Halt dan sedang
menunggu sebuah interupsi non-maskable
atau maskable (dengan mask aktif) sebelum
operasi bisa dilanjutkan kembali. Ketika
terhenti, CPU mengeksekusi NOP untuk
menjaga refresh memori.

INT#. Permintaan Interupsi (masukan, aktif


Low). Permintaan Interupsi dihasilkan oleh
divais I/O. CPU menerima sebuah interupsi di
akhir instruksi yang sedang berjalan jika flip-
flop pengaktif interupsi terkontrol software
internal (IFF) diaktifkan. INT# normalnya
dihubung OR dan memerlukan resistor pullup
eksternal bagi aplikasi-aplikasi tersebut.

IORQ#. Permintaan Masukan/Keluaran


(keluaran, aktif Low, 3-state). IORQ#
menunjukkan bahwa setengah bus alamat
rendah memegang sebuah alamat I/O yang sah
bagi sebuah operasi penulisan atau pembacaan
I/O. IORQ# juga dihasilkan secara bersamaan
dengan M1# selama sebuah siklus
pemberitahuan interupsi untuk menunjukkan
bahwa sebuah vektor tanggapan interupsi bisa
ditempatkan pada bus data.

M1#. Siklus Mesin (keluaran, aktif Low). M1#,


bersama-sama dengan MREQ#, menunjukkan
bahwa siklus mesin yang sedang berjalan
adalah siklus pengambilan opcode dari sebuah
eksekusi instruksi. M1#, bersama-sama dengan
IORQ# menunjukkan bahwa siklus
pemberitahuan interupsi.

MREQ#. Permintaan Memori (keluaran, aktif


Low, 3-state). MREQ# menunjukkan bahwa
bus alamat memegang alamat yang sah bagi
operasi pembacaan memori atau penulisan
memori.

NMI#. Interupsi Non-Maskable (masukan,


terpicu ujung negatif). NMI# memiliki
prioritas lebih tinggi dibandingkan dengan
INT#. NMI# selalu dikenali di akhir instruksi
yang sedang berjalan, tak tergantung dari
status flipf-flop pengaktif interupsi (interrupt
enable flip-flop), dan secara otomatis memaksa
CPU untuk memulai kembali pada alamat
0066H.

RD#. Baca (keluaran, aktif Low, 3-state). RD#


menunjukkan bahwa CPU ingin membaca data
dari memori atau divais I/O. Divais I/O atau
memori yang dialamati akan menggunakan
sinyal ini untuk menempatkan data ke dalam
bus data CPU.

RESET#. Reset (masukan, aktif Low). RESET#


mengawali CPU sebagai berikut: me-reset flip-
flop pengaktif interupsi, menghapus PC dan
register I dan R, men-set status interupsi ke
Mode 0. Selama waktu reset, bus alamat dan
data berkondisi impendansi tinggi, dan semua
sinyal keluaran kontrol menjadi tidak aktif.
Catat bahwa RESET# harus aktif minimal
selama tiga siklus clock penuh sebelum operasi
reset lengkap.

RFSH#. Refresh (keluaran, aktif Low). RFSH#,


bersama-sama dengan MREQ# menunjukkan
tujuh bit bus alamat sistem terendah bisa
digunakan sebagai alamat penyegaran ke
memori dinamis sistem.
WAIT#. Tunggu (masukan, aktif Low). WAIT#
menunjukkan pada CPU bahwa memori atau
divais I/O yang dialamati tidak siap untuk
sebuah pengiriman data. CPU selanjutnya
memasuki sebuah keadaan tunggu selama
sinyal tersebut aktif. Perluasan periode WAIT#
bisa menjaga CPU dari penyegaran memori
dinamis yang benar.

WR#. Tulis (keluaran, aktif Low, 3-state). WR#


menunjukkan bahwa bus data CPU memegang
data yang sah untuk disimpan pada lokasi
memori atau I/O yang dialamati.

2.6 Instruksi dan Chip Pendukung


Mikroprosesor Zilog Z80
Mikroprosesor Z80 memiliki sekumpulan
instruksi yang sangat berdaya guna dan dan
serba guna yang tersedia di beberapa
mikroprosesor 8-bit. Itu termasuk operasi yang
khas (unik) seperti pemindahan blok untuk
transfer data yang cepat dan efisien dalam
memori atau antara memori dan I/O. Itu juga
mengijinkan operasi beberapa bit di dalam
beberapa lokasi di memori.
Instruksi-instruksi mikroprosesor Zilog Z80
dibagi ke dalam kategori berikut ini:

 Pemuatan 8-bit
 Pemuatan 16-bit

 Pertukaran, transfer blok dan pencarian

 Operasi logika dan aritmatika 8-bit

 Aritmatika serba-guna dan kontrol CPU

 Perputaran (rotasi) dan pergeseran (shift)

 Operasi set, reset dan tes bit

 Lompatan

 Pemanggilan (call), kembali (return) dan


restart
 Operasi masukan dan keluaran

Sejumlah mode pengalamatan yang beragam


diimplementasikan untuk mengijinkan transfer
data yang cepat dan efisien antara berbagai
register, lokasi memori dan divais
masukan/keluaran. Mode pengalamatan yang
disertakan:

 Cepat (immediate)
 Perluasan cepat (immediate extended)
 Halaman nol termodifikasi (modified page
zero)
 Relatif (relative)
 Perluasan (Extended)
 Terindeks (Indexed)
 Register

 Register tak langsung

 Tersirat (Implied)

 Bit

Chip Pendukung
Mikroprosesor datang berserta seperangkat
periferal pendukungnya yang dikenal dengan
periferal keluarga Z80. Periferal-periferal yang
mendukung mikroprosesor Z80 di antaranya,
yaitu:

 Pengontrol Masukan/Keluaran Paralel (Z80


PIO: Parallel Input/Output)
 Pengontrol Masukan/Keluaran Serial (Z80
SIO: Serial Input/Output)
 Sirkuit Pewaktuan/Pencacah (Z80 CTC:
Counter/Timer Circuit)
 Pengontrol Akses Memori Langsung (Z80
DMA: Direct Memory Access)
 Pengirim/Penerima Tak-sinkron ganda (Z80
DART: Dual Asynchronous
Receiver/Trasmitter)
Chip pendukung: Z8420 PIO

Mikroprosesor Z80 tidak hanya dapat


berantarmuka dengan periferal keluarga Z80
saja, namun bisa dihubungkan dengan
periferal dari keluarga mikroprosesor yang lain
seperti periferal keluaran Intel. Karena kedua
mikroprosesor ini masih satu rumpun
(keturunan).

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Mikroprosesor Zilog Z80 merupakan
mikroprosesor yang memiliki kemampuan
untuk melakukan penyegaran memori secara
dinamis (dynamic memory refresh) secara
otomatis.

Mikroprosesor Zilog Z80 dibuat dengan


menggunakan teknologi NMOS dan dikemas
dalam sebuah DIP (dual inline package)
dengan 40 pin. Jumlah saluran alamatnya
sama dengan 16, dan jumlah saluran datanya
delapan. Saluran-saluran ini tidak di-
multiplexed . Mikroprosesor Z80 sudah
memiliki penghasil detak (clock) sendiri dan
hanya memerlukan satu tegangan catu +5 volt.

Arsitektur Mikroprosesor Zilog Z80


menggunakan register versi 8/16 bit.
Menggunakan tiga mode interupsi maskable
yaitu Mode 0 – sama dengan 8080A, Mode 1 –
Lingkungan non-Z80, beralamat di 38H, dan
Mode 2 – periferal keluarga Z80, interupsi
tervektor.

Mikroprosesor Z80 dapat berantarmuka


dengan periferal keluarga Z80 serta dapat
dihubungkan dengan periferal dari keluarga
mikroprosesor yang lain seperti periferal
keluaran Intel.

3.2 Penutup
Sekian makalah tentang mikroprosessor yang
kami buat , jika ada salah kata mohon
dimaafkan. Karena tidak ada hal yang
sempurna kecuali Allah SWT. Semoga makalah
yang kami buat bermanfaat bagi semuanya .
Akhir kata dari kami Wassalamualaikum Wr.
Wb.

DAFTAR PUSTAKA
http://ciburuan.wordpress.com/2012/08/08/
mengenal-mikroprosesor-zilog-z80/
http://ciburuan.wordpress.com/2012/08/08/
arsitektur-mikroprosesor-zilog-z80/
http://ciburuan.wordpress.com/2012/08/08/
daftar-register-mikroprosesor-zilog-z80/
http://ciburuan.wordpress.com/2012/08/08/i
nterupsi-mikroprosesor-zilog-z80/
http://ciburuan.wordpress.com/2012/08/08/
pengkakian-mikroprosesor-zilog-z80/
http://ciburuan.wordpress.com/2012/08/08/i
nstruksi-dan-chip-pendukung-mikroprosesor-
zilog-z80/