Anda di halaman 1dari 6

Keterkaitan Hukum dan Ekonomi

Hukum ekonomi adalah suatu hubungan sebab akibat atau pertalian peristiwa ekonomi yang
saling berhubungan satu dengan yang lain dalam kehidupan ekonomi sehari-hari dalam
masyarakat. Hukum ekonomi lahir disebabkan oleh semakin pesatnya pertumbuhan dan
perkembangan perekonomian. Menurut Sunaryati Hartono, ekonomi adalah penjabaran hukum
ekonomi pembangunan dan sosial, hukum ekonomi tersebut mempunyai 2 aspek, yaitu; Aspek
pengaturan usaha pembangunan ekonomi dan Aspek pengaturan usaha pembagian hasil
pembangunan ekonomi secara merata diantara seluruh lapisan masyarakat.

Hukum ekonomi dibedakan menjadi 2 yaitu : Pertama, Hukum ekonomi pembangunan, adalah
yang meliputi pengaturan dan pemikiran hukum mengenai cara-cara peningkatan dan
pengembangan kehidupan ekonomi Indonesia secara Nasional.

Kedua, Hukum Ekonomi social, adalah yang menyangkut pengaturan pemikiran hukum
mengenai cara-cara pembangian hasil pembangunan ekonomi nasional secara adil dan martabat
kemanusiaan (hak asasi manusia) manusia Indonesia.

Asas-asas hukum ekonomi indonesia :

1. Asas manfaat
2. Asas keadilan dan pemerataan yang berperikemanusiaan.
3. Asas keseimbangan, keserasian dan keselarasan dalam perikehidupan.
4. Asas kemandirian yang berwawasan kebangsaan.
5. Asas usaha bersama atau kekeluargaan
6. Asas demokrasi ekonomi.
7. Asas membangun tanpa merusak lingkungan.

BAB III

Hukum Dalam Neraca

Neraca pembayaran

merupakan suatu ikhtisar yang meringkas transaksi-transaksi antara penduduk suatu negara
dengan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Neraca
pembayaran mencakup pembelian dan penjualan barang dan jasa, hibah dari individu dan
pemerintah asing, dan transaksi finansial. Umumnya neraca pembayaran terbagi atas neraca
transaksi berjalan dan neraca lalu lintas modal dan finansial, dan item-item finansial.
Transaksi dalam neraca pembayaran dapat dibedakan dalam dua macam transaksi, yaitu :
1. Transaksi debit, yaitu transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari dalam
negeri ke luar negeri. Transaksi ini disebut transaksi negatif (-), yaitu transaksi yang
menyebabkan berkurangnya posisi cadangan devisa.
2. Transaksi kredit adalah transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari luar
negeri ke dalam negeri. Transaksi ini disebut juga transaksi positif (+), yaitu transaksi yang
menyebabkan bertambahnya posisi cadangan devisa negara.
Neraca Pembayaran
pembayaran adalah catatan dari semua transaksi ekonomi internasional yang
meliputi perdagangan, keuangan dan moneter antara penduduk dalam negeri
dengan penduduk luar negeri selama periode waktu tertentu, biasanya satu
tahun atau dikatakan sebagai laporan arus pembayaran (keluar dan masuk)
untuk suatu negara. Neraca pembayaran secara esensial merupakan sistem
akuntansi yang mengukur kinerja suatu negara. Pencatatan transaksi
dilakukan dengan pembukuan berpasangan (double-entry bookkeeping
system), yaitu; tiap transaksi dicatat satu sebagai kredit dan satu lagi sebagai
debit.

Hukum Dalam Perusahaan

adalah semua peraturan hukum yang mengatur mengenai segala jenis usaha dan bentuk usaha.
Perusahaan adalah segala bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap,
terus menerus, bekerja, berada dan didirikan di wilayah Negara
Indonesia dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan atau laba.

Ciri khas dari perusahaan adalah :

- Bekerja terus menerus

- Bersifat tetap

- Terang-terangan

- Mendapat keuntungan

- Pembukuan.

Hukum di Negara Lain

Hukum Inggris adalah sistem hukum di Inggris dan Wales,sekaligus merupakan dasar
sistem hukum umum yang dipakai oleh kebanyakan
negara Persemakmuran(Commonwealth)dan Amerika Serikat (sebagai lawan
dari hukum perdata atau hukum plural di negara lain, seperti hukum Skotlandia). Sistem hukum
ini mulai dipakai saat Kerajaan Britania Raya dibangun dan dikelola, lalu membentuk sebuah
dasar jurisprudensi di negara-negara Persemakmuran. Hukum Inggris yang dipakai di Amerika
Serikat sejak zaman Revolusijuga termasuk bagian dari sistem Hukum Amerika Serikat, kecuali
di Louisiana, dan merupakan dasar bagi kebijakan dan tradisi sistem hukum Amerika,
walaupun jurisprudensi di sistem hukum Amerika Serikat tidak berganti.
Hukum Inggris diberlakukan secara ketat di Inggris dan Wales. Walaupun Wales telah memiliki
sebuah Dewan Penyerahan, setiap legislasi yang diajukan oleh Dewan ini sudah diatur ketentuan
pengajuannya dalam Undang-Undang Pemerintahan Wales tahun 2006, legislasi olehParlemen
Britania Raya, dan oleh perintah sebuah dewan yang diberikan kewenangan olehUndang-Undang
Pemerintah Wales tahun 2006. Lebih jauh lagi bahwa legislasi, juga dengan peraturan yang
dibuat oleh badan pemerintah di Inggris dan Wales, ditafsirkan oleh Dewan Hakim Bersama
Inggris dan Wales.

PERISTIWA HUKUM DAN EKONOMI

Hukum ekonomi adalah suatu hubungan sebab akibat atau pertalian peristiwa ekonomiyang
saling berhubungan satu dengan yang lain dalam kehidupan ekonomi sehari-hari dalam
masyarakat/ lahirnya hukum ekonomi disebabkan oleh meningkatnya pertumbuhan dan
perkembangan perekonomian dimasyarakat .

Sunaryati Hartono memberikan pendapat bahwa hukum ekonomi adalah penjabaran ekonomi
pembangunan dan hukum ekonomi sosial sehingga hukum tersebut mempunyai dua aspek yaitu :

1. Aspek pengaturan usaha-usaha pembangunan ekonomi.

2. Aspek pengaturan usaha-usaha pembangunan hasil dan pembangunan ekonomi secara


merata di seluruh lapisan masyarakat.

Hukum ekonomi Indonesia dibedakan menjadi 2, yaitu :

a. Hukum Ekonomi PembangunanHukum ekonomi pembangunan adalah yang meliputi


pengaturan dan pemikiran hukummengenai cara – cara peningkatan dan pengembangan
kehidupan ekonomi Indonesiasecara nasional.

b. Hukum Ekonomi SosialHukum ekonomi sosial adalah yang menyangkut peraturan


pemikiran hukum mengenai cara – cara pembegian hasil pembangunan ekonomi nasional secara
adil dan merata dalam HAM manusia Indonesia.

Contoh hukum ekonomi :

1. Jika nilai kurs dollar amerika naik tajam maka banyak perusahaan yang modalnya berasal
dari pinjaman luar negeri akan bangkrut.

2. Semakin tinggi bunga bank untuk tabungan maka jumlah uang yang beredar akan menurun
dan terjadi penurunan jumlah permintaan barang dan jasa secara umum.
MANFAAT MEMPELAJARI HUKUM DALAM BIDANG EKONOMI

Hukum secara umum dapat diartikan sebagai tata aturan ataupun acuan yang jadi pedoman
agar dapat mengontrol tindakan masing-masing individu yang di buat oleh pihak yang
berwenang, namun pengertian hukum dalam bidang ekonomi merupakan hubungan sebabakibat
ataupun timbal balik dari suatu proses untuk menentukan sesuatu yang berkaitan dengan
perekonomian.

Ternyata mempelajari hukum dalam bidang ekonomi sangat penting sekali, ada banyak
peraturan-peraturan yang dapat kita jadikan sebagai acuan atau landasan dalam pengambilan
keputusan, dengan adanya peraturan dalam bidang ekonomi kegiatan perekonomian dapat
menjadi lebih teratur dan dapat berjalan dengan lancar semua sudah tertata rapih dengan adanya
peraturan,hukum dalam bidang ekonomi.

Keterkaitan Hukum dan Ekonomi


Ekonomi merupakan faktor utama bagi masyarakat yang memiliki tujuan untuk memenuhi
kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan, sedangkan hukum adalah sistem yang terpenting
dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan, dari bentuk penyalahgunaan
kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak.
Hukum dan ekonomi saling berhubungan erat dan saling mempengaruhi satu sama lain. hukum
sebagai aturan-aturan mengenai kehidupan masyarakat sehari-hari termasuk ekonomi. Sebagai
contohnya dalam penerbitan buku yang membutuhkan hukum dalam masalah ekonomi. Ekonomi
digunakan ketika menjual buku tersebut dan hukum digunakan untuk melindungi hak ciptanya,
apabila hukum lemah maka akan mengakibatkan usaha bagi para penerbit buku menjadi tidak
sehat, pengaruh ini dalam bentuk pertimbangan-pertimbangan untung-rugi yang berpengaruh
pada kerja hukum. Karena tidak semua orang patuh terhadap hukum, hukum memang harus
ditaati.
Masyarakat pun biasa menaati hukum karena tujuan-tujuan lain, untuk memperoleh keuntungan
bisnis. Sebaliknya jika tidak melihat keuntungan ekonomis maka akan rugi dan tidak menaati
hukum yang ada. Dengan kata lain, seseorang mempelajari hukum seharusnya mempelajari
ekonomi juga. Sehingga keduanya saling berhubungan erat dan saling mempengaruhi satu sama
lain.

Keterkaitan Hukum dan Ekonomi

Pada dasarnya setiap kegiatan atau aktivitas manusia perlu diatur oleh suatu
instrumen yang disebut dengan hukum. Hukum bagaimanapun sangat dibutuhkan
untuk mengatur kehidupan bermasyarakat didalam segala aspeknya, baik dalam
kehidupan sosial, politik, budaya, pendidikan, dan yang tak kalah penting adalah
fungsinya atau peranannya dalam mengatur kegiatan ekonomi.
Dalam kegiatan ekonomi inilah justru hukum sangat diperlukan karena sumber –
sumber ekonomi yang terbatas disatu pihak dan tidak terbatasnya permintaan atau
kebutuhan akan sumber ekonomi dilain pihak. Sehingga konflik antara sesama warga
dalam memperebutkan sumber – sumber ekonomi tersebut akan sering terjadi.
Tuntutan agar hukum mampu berinteraksi serta mengakomodir kebutuhan dan
perkembangan ekonomi dengan prinsip efisiensinya merupakan fenomena yang harus
segera ditindak lanjuti apabila tidak ingin terjadi kepincangan antara laju gerak ekonomi
yang dinamis dengan mandeknya perangkat hukum. Disamping itu ahli hukum juga
diminta peranannya dalam konsep pembangunan, yaitu menempatkan hukum sebagai
lembaga modernisasi dan bahwa hukum dibuat untuk membangun masyarakat.
Bukan hanya hukum yang ahrus tunduk pada tuntutan – tuntutan ekonomi
sehingga segala asa hukum harus minggir demi pencapaian tujuan di bidang ekonomi,
tetapi sebaliknya juga, bahwa untuk mendapat tujuan pembangunan ekonomi, maka
langkah – langkah dibidang ekonomi itu sendiri memerlukan kepastian hukum dan jalur
hukum sehingga terjalin sinergi antara bidang hukum dan ekonomi.
Hukum mempunyai pernanan dalam perkembangan ekonomi, dengan
menyediakan infrastruktur hukum yang memungkinkan bagi berfungsinya sistem
ekonomi, infrastruktur hukum ini, tidak hanya berupa seperangkat kaidah, tetapi meliputi
pula lembaga dan proses yang mewujudkan berlakunya kaidah tersebut dalam
kenyataan.
Lalu lintas ekonomi akhir – akhir ini semakin ramai dan rumit sehingga sering
membawa persoalan – persoalan baru yang menuntut pemecahan – pemecahan baru,
seperti dalam sengketa internasional melalui arbitrase, pengaturan tarif bersama, bebas
biaya cukai pada kerja sama regional, atau keterkaitan yangsama dalam ketentuan
paten internasional. Pada tingkat domestik juga mengalami hal yang sama.
Ketertinggalan hukum dalam lalu lintas ekonomi yang semakin kompleks ini
sebagian besar karena sifat hukum yang konservatif. Hukum itu sering sekali berubah
kalau nilai - nilai sudah berubah. Namun, peraturan lalu lintas ekonomi tersebut
terdapat di kitab undang – undang hukum dagang (KUHD), sehingga kita dapat
menyebutnya dengan hukum dagang. Padahal kita membutuhkan lebih dari sekedar
hukum dagang untuk menyikapi persoalan ekonomi yang muncul.

HUBUNGAN ANTARA HUKUM DAN EKONOMI

Dalam lingkungan usaha (bisnis), banyak faktor-faktor yang mempengaruhi, diantaranya faktor
ekonomi, faktor manajemen, faktor politik, dan lain-lain yang paling utama adalah faktor hukum.
Aspek hukum ini penting karena menentukan dalam pengembangan usaha, boleh ada tidak nya
menciptakan lapangan pekerjaan di tentukan oleh hukum itu sendiri. Maka banyak pelaku bisnis
yang mengalami hambatan dalam mengembangkan usahanya, baik karena tidak ada hukumnya
maupun peraturan yang tidak sesuai. Dalam pengembangan suatu usaha memiliki hubungan satu
sama lain. terbukti bahwa kedua factor tersebut saling berkaitan. Misalnya kondisi ekonomi
Indonesia sekarang ini yang tidak stabil dan terus menurun, pemerintah mengharapkan investor
asing mau datang dan berinvestasi di Indonesia. Lagi-lagi dikarenakan hukum yaitu keamanan
yang membatalkan dari keinginan tersebut. Lemahnya hukum di Indonesia mengakibatkan
proses sosial tidak berjalan dengan baik. Dan mengakibatkan usaha tidak sehat bagi
pengembangan usaha dan ekonomi. Khusus mengenai ekonomi, pada saat ini dapat dikatakan
tidak ada lagi kegiatan ekonomi yang tidak berkaitan dengan hukum. Sebaliknya tidak ada lagi
kegiatan hukum yang tidak beraspek ekonomi. Dengan demikian pemahaman kedua ilmu itu
secara menyeluruh sudah menjadi kebutuhan bersama. Dengan kata lain, seseorang yang
mempelajari hukum seharusnya mempelajari ekonomi juga, demikian juga sebaliknya.

Hubungan antara hukum dan ekonomi


Ekonomi merupakan suatu wadah atau bentuk organisasi masyarakat yang memiliki tujuan
memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehidupan
ekonomi mensyaratkan adanya tertib social yang di dalamnya terdapat kegiatan ekonomi. Disisi
lain, ekonomi memiliki pengaruh sendiri terhadap hukum. Pengaruh ini dalam bentuk
pertimbangan-pertimbangan untung-rugi yang berpengaruh pada kerja hukum. Karena tidak
semua orang patuh terhadap hukum atas dasar hukum memang harus di taati. Masyarakat pun
bias mentaati hukum karena tujuan-tujuan lain untuk memperoleh keuntungan ekonomis.
Sebaliknya, jika tidak melihat keuntungan eknomis, maka akan rugi dan tidak mentaati hukum
yang ada. Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia tidak lah merata, di karenakan tidak di
jiwai aspek kemanusiaan dan aspek yang menyeluruh. Terbukti bahwa hasil postif dari
perkembangan yang pesat ini hanya berarti untuk para pelaku ekonomi beskala besar ata di sebut
golongan atas. Sedangkan golongan bawah, mereka justru dirugikan karena tidak dapat
menikmati hasil-hasil pembangunan ekonomi. Ada 2 model dalam strategi pembangunan
ekonomi, yaitu : a. model ekonomi berencana b. model ekonomi pasar Model ekonomi
berencana, menekankan tujuan dan menyandarkan kekuatan pada hukum, maka akan di lihat
sebagai suatu transformasi dari kegiatan ekonomi. Negara sebagai pendukung utama dalam
rencana. Di sini hukum sebagai penterjemah tujuan ke bentuk norma-norma dan sebagai acuan
yang di cita-citakan. Sedangkan ekonomi pasar tidak digerakkan dari pusat kekuasaan, akan
tetaoi ke mekanisme pasar, seperti permintaan dan penawaran.di sini hukum dipandang sebagai
ramalan, pandangan, dan jaminan kepastian hukum demi lancarnya suatu usaha. Dan juga
sebagai media kreatif bagi pelaku usaha atau sebagai jaminan pelindung agar merasa aman
dalam bertransaksi.