Anda di halaman 1dari 5

Pengambilan Keputusan dalam Menetapkan Strategi Persaingan pada

Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia PT.654 Surabaya

Denik Wahyu Nilasari


Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Manajemen
Universitas Narotama,Jl Arif Rahman hakim,Surabaya, Indonesia
Email : denikwahyu12@gmail.com

Abstract : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi apa yang akan di pakai dalam menghadapi
persaingan yang semakin ketat pada Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia PT.654 Surabaya. Metode
yang dipakai adalah metode survey, sedangkan jenis penelitiannya yang digunakan adalah kualitatif.
Sumber data yang diperoleh dengan data primer yang berupa interview terpola, dan juga observasi serta
pengumpulan data sekunder. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Peningkatan kualitas pada Perusahaan
Jasa Tenaga Kerja Indonesia PT. 654 sangatlah berperah penting dalam meningkatkan jumlah calon tenaga
kerja yang mendaftar. Terutama peningkatan fasilitas dalam pelatihan dan pelayanan karyawan pelatih atau
pembimbing di tempat pelatihan. Karena dengan ditingkatkannya dua faktor tersebut para calon tenaga kerja
akan merasa nyaman dan puas ketika berada di tempat pelatihan PT. 654. Sehingga ketika mereka merasa
puas dan merasa di layani dengan baik nanti nya ketika mereka finish contract dari Luar Negeri mereka
akan kembali lagi ke PT. 654, bahkan bisa juga karena mereka puas mereka akan merekomendasikan teman
atau saudaranya untuk menggunakan jasa PT. 654. Untuk bekerja ke Luar Negeri.

Keyword : Persaingan, peningkatan, kualitas, Perusahaan Jasa, Tenaga Kerja.

1 PENDAHULUAN terhadap ketatnya persaingan tersebut, berfikir


bagaimana tetap exsis, bagaimana tetap berkembang
1.1 Latar Belakang dengan terus adanya pesaing-pesaing baru. Pimpinan
Dunia usaha dalam bidang jasa penyaluran perusahaan harus mulai memikirkan inovasi-inovasi
tenaga kerja terus berkembang sampai saat ini. Para atau perubahan –perubahan apa yang akan
pelaku usaha dalam bidang jasa ini dipaksa untuk dilakukan.
berhadapan dengan persaingan yang begitu ketat Hal ini berguna agar perusahaan tetap di
karena semakin banyak nya perusahaan-perusahaan percaya dan perusahaan tetap mendapatakan
baru yang berdiri. Perencanaan, strategi yang benar keuntungan yang terus berkembang atau paling tidak
dan pengambilan keputusan yang sesuai akan sangat dalam posisi stabil, tidak mengalami penurunan atau
berpengaruh terhadap kelangsungan usaha tersebut. kurugian.
Salah satu usaha dalam bidang jasa yang saat Selain factor-faktor persaingan di atas faktor
ini mengalami persaingan yang begitu ketat adalah Regulasi juga sangat berpengaruh penting terhadap
Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia. Menurut kelangsungan usaha ini. Masalahnya regulasi-
data dari BNP2TKI pada tahun 2015 saja sudah regulasi yang terus berubah-ubah setiap saat yang
terdapat kurang lebih 78 PJTKI resmi yang tercatat tidak terduga juga akan menghambat berjalannya
di BNP2TKI, itu pun dari 78 PJTKI masing-masing suatu usaha karena suulitnya untuk menyesuaikan
mempunyai kantor cabang di berbagai daerah. Dan regulasi yang ada.
ini belum termasuk PJTKI-PJTKI lain yang tetap Oleh karena hal-hal tersebut diatas para
beroprasi akan tetapi nama nya tidak terjatan dalam pimpinan perusahaan harus benar-benar berfikir
laporan BNP2TKI. keras bagaimana tetap mendapatkan konsumen
Masalah tersebut yang mengharuskan para (Calon Tenaga Kerja) sebanyak mungkin dengan
pimpinan Perusahaan untuk berfikir lebih jeli tingka kepuasan yang tinggi, dan memenuhi
2 Chapter Error! No text of specified style in document.

permintaan para pengguna( Pihak Luar Negeri) terbaik bagi organisasi dan para anggotanya. Namun
dengan kendala-kendala yang ada. dalam mengambil keputusan, terkadang pemimpin
pun menghadapi dilema dan seolah berada di
1.2 Rumusan Masalah persimpangan jalan. Apalagi jika pilihan yang ada
1. Mengapa PT. 654 menetapkan strategi bersaing membuat Anda harus mengorbankan kepentingan
dengan cara meningkatkan kualitas pelayanan dari orang lain atau memberikan resiko yang akan
berbagai sisi? merugikan tim. Kadangkala keputusan sulit harus
2. Bagaimana langkah-langkah yang dilakukan diambil demi terwujudnya cita-cita bersama.
dalam proses pengambilan keputusan untuk Adakalanya pemimpin ternyata mengambil
meningkatkan pelayanan pada PT. 654? keputusan yang salah dan merugikan organisasi.
3. Apasaja yang akan diperbaiki dari PT. 654 untuk Tetapi melakukan kesalahan dalam mengambil
meningkatkan kualitas pelayanan? keputusan masih lebih baik dibandingkan tidak
melakukan tindakan apapun sama sekali.
1.3 Tujuan Kecepatan dan ketepatan seorang pemimpin
1. Untuk Mengetahui Mengapa PT. 654 menetapkan dalam mengambil keputusan lazimnya menjadi tolak
strategi bersaing dengan cara meningkatkan kualitas ukur kompetensi dan kredibilitas yang dimilikinya.
pelayanan dari berbagai sisi. Jika pemimpin lamban dan ragu-ragu dalam
2. Untuk mengetahui langkah-langkah yang bertindak, anak buah akan melihat bahwa pemimpin
dilakukan dalam proses pengambilan keputusan tersebut adalah pemimpin yang tidak berani
untuk meningkatkan pelayanan pada PT. 654. mengambil resiko. Terbiasa cepat dalam
3. Untuk Mengetahui apasaja yang akan diperbaiki pengambilan keputusan memang bukan pekerjaan
dari PT. 654 untuk meningkatkan kualitas mudah, butuh rasio yang jernih dan intuisi yang
pelayanan. tajam agar bisa menghasilkan keputusan yang tepat.
Menarik untuk dikaji bagaimana seorang pemimpin
bisa mengambil keputusan dengan baik, dalam
1.4 Tinjauan Pustaka pengertian efektif, efisien, meminimalkan resiko,
Menurut (Adiwijaya, Ekonomi, Kristen, serta bermanfaat bagi kemajuan organisasi dalam
&Surabaya, 2007) ketatnya persaingan dan rangka pencapaian tujuan yang diharapkan.
perubahan–perubahan yang terjadi membuat para
Pelaku usaha harus mampu menerapkan sebuah Pengertian Pengambilan Keputusan
strategi yang tepat untuk dapat bertahan dan Robins (1997) dalam Syafaruddin
mengikuti perubahan yang ada serta bahkan tampil berpendapat bahwa “decision making is which in
sebagai pemimpin pasar. choses between two or more alternative ”.Hal
Akan tetapi dalam persaingan bisnis perlu tersebut berarti pengambilan keputusan ialah
adanya etika bisnis, sehingga tidak ada pihak yang memilih dua alternatif atau lebih untuk melakukan
dirugikan. Seperti yang dikemukakan oleh (Hidayat, suatu tindakan tertentu baik secara pribadi maupun
2012) Pasar yang sehat dicerminkan dari terbukanya kelompok. Demikian pula Drommond (1985)
peluang kepada setiap pelaku untuk bersaing dan berpendapat bahwa pengambilan keputusan
memperoleh perlakuan yang adil dalam suatu merupakan usaha penciptaan kejadian-kejadian dan
industry . pembentukan masa depan (peristiwa-peristiwa pada
Oleh karena hal tersebut diatas pemimpin saat pemilihan dan sesudahnya). Sejalan dengan
perusahaan sangatlah berperan penting. Seperti beberapa pendapat di atas Mondy dan Premeaux
dalam tulisan (Alimudin, 2013) Seorang pemimpin (1995) menjelaskan bahwa “decision making is the
perusahaan harus berorientasi untuk meningkatkan process of greating and evaluating alternatives and
keunggulan bersaing untuk memiliki kinerja dan making choises among them”. Pendapat ini
kelanjutan pemasaran. Selain itu pemimpin menegaskan bahwa pengambilan keputusan
perusahaan harus mampu mengambil keputusan merupakan proses pada saat sejumlah langkah yang
secara tepat. harus dilakukan dengan pengevaluasian alternatif
Seorang pemimpin diharapkan mampu untuk membuat putusan dari semua alternatif yang
berperilaku seperti pendapat Terry dalam Marzuki ada (Syaruddin:48).
(2015: 2), bahwa dalam mengambil keputusan Referensi dari(Abstrak, 2005) menunjukan
hendaklah memilih yang terbaik dari berbagai bahwa pelayanan merupakan salah satu variable
altenatif yang tersedia. Salah satu tugas terpenting yang menentukan para konsumen dalam menentuka
seorang pemimpin adalah untuk menentukan yang pasar yang dipilih, selain itu referensi (Tan, 2011)
Error! No text of specified style in document.. Authors’ Instructions 3

menerangkan bahwa pelayanan konsumen yang baik Analisis data kualitatif adalah proses analisis
dan memuaskan pelanggan harus merupakan misi kualitatif yang mendasarkan pada ada nya hubungan
utama bagi sebuah usaha. Dalam semantis antar variabel yang sedang diteliti. Tujuan
penelilian(Sembiring, Suharyono, &Kusumawati, analisis data kualitatif yaitu agar peneliti
2014) menunjukan variabel Kualitas Pelayanan mendapatkan makna hubungan variabel-variabel
berpengaruh langsung dan signifikan terhadap sehingga dapat digunakan untuk menjawab masalah
Kepuasan Pelanggan; variabel Kepuasan Pelanggan yang dirumuskan dalam penelitian. Hubungan antar
berpengaruh langsung dan signifikan terhadap semantis sangat penting karena dalam analisis
Loyalitas Pelanggan, begitupula (Gery Gantara, kualitatif, peneliti tidak menggunakan angka-angka
Srikandi Kumadji, 2013) menyatakan bahwa seperti analisis kuantitatif. Prinsip pokok teknik
Kualitas layanan yang semakin baik merupakan analisis data kualitatif ialah mengolah dan
faktor yang berharga dalam dunia jasa seluler karena menganalisis data-data yang terkumpul menjadi data
menjadi faktor terpenting dalam menentukan yang sistematik, teratur, terstruktur dan mempunyai
kepuasan pelanggan. makna.

METODE PENELITIAN PEMBAHASAN


Jenis Penelitian Dalam perusahaan jasa memang yang paling
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian penting adalah pelayanan yang diberikan kepada
ini adalah metode survey, sedangkan jenis para customer, dengan kulitas yang baik maka
penelitiannya yang digunakan adalah perusahaan akan tetap eksis walaupun dalam
kualitatif(Somantri, 2005). Populasi dalam persaingan yang ketat.
penelitian ini adalah pemilik perusahaan, karyawan Disini penulis akan melakukan beberapa
perusahaan dan beberapa customer yang sudah langkah untuk men survey memperoleh informasi
pernah berada atau memakai PJTKI tersebut. lengkap mengenai PJTKI 654 ini diantaranya :
Sumber data yang dilakukan dengan data primer 1. Interview kepada para pimpinan
yang berupa interview terpola, dan juga observasi perusahaan untuk memperoleh informasi
serta pengumpulan data sekunder. persaingan apa saja yang berpengaruh
Jenis dan Sumber Data signifikan terhadap kelancaran usaha.
Untuk membantu penulis dalam penelitian 2. Interview kepada para karyawan langkah-
ini, penulis menggunakan jenis dan sumber data langkah apa yang paling baik yang bias
sebagai berikut: dilakukan, dan permasalahan-permasalahan
a. Data Primer, merupakan data yang apa saja yang selama ini pernah
diperoleh secara langsung dari objek penelitian menyebabkan kemunduran pada
melalui wawancara langsung kepada pimpinan perusahaan berdasarkan pengalaman-
perusahaan. pengalaman sebelumnya.
b. Data sekunder, merupakan data-data yang 3. Interview kepada beberapa customer yaitu
diperoleh dari sumber lain yang mempunyai calon tenaga kerja Indonesia (CTKI)
keterkaitan dengan penelitian ini. Data sekunder dari bagaimana pendapat mereka mengenai
penelitian ini adalah data yang kami peroleh melalui perusahaan ini
para customer yang pernah memakai PJTKI ini. Dari langkah-langkah tersebut penulis memperoleh
Selain kami mendapatkan dari interview secara informasi bahwa menurut pimpinan perusahaan ada
langusung kami juga memperoleh data dari ulasan banyak faktor penting dalam persaingan antar
dari para customer melalui website dan facebook PJTKI, beliau menyebutkan faktor utama nya adalah
perusahaan. faktor fee, yaitu berapa fee yang kita berikan kepada
Teknik Pengumpulan Data para sponsor ketika mereka mengarahkan satu CKTI
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ke perusahaan tersebut, jika fee yang ditawarkan
ini adalah: Wawancara, observasi dimana peneliti lebih besar maka kemungkinan besar para sponsor
mengadakan tanya jawab langsung dengan pimpinan lebih memilih perusahaan tersebut, akan tetapi faktor
perusahaan, para karyawan dan memperoleh fee ini tidak berkaitan langsung dengan CTKI. Dan
keterangan dari beberapa customer untuk faktor kedua nya adalah kualitas pelayanan, kualitas
memperoleh keterangan-keterangan yang pelayanan disini juga terdiri dari beberapa bagian,
berhubungan dengan masalah penelitian. antara lain kualitas pelayanan dari para karyawan,
Analisis Data kulitas kecepatan pelayanan dan pemberangkatan ke
Negara tujuan, kualitas kelengkapan fasilitas di
4 Chapter Error! No text of specified style in document.

tempat pelatihan dan kulaitas guru pengajar atau a. Pelayanan dari karyawan
pembimbing di tempat pelatihan.Menurut pimpinan b. Fasilitas Tempat Pelatihan
perusahaan tidak akan ada gunanya merecruit calon c. Pembimbing yang kompeten
tenaga kerja dengan jumlah yang banyak jika d. Kecepatan proses pemberangkatan
pelayanan tidak di tingkatkan, Sehingga pimpinan Menurut pihak-pihak terkait fee sponsor yang tinggi
perusahaan memilih untuk memberikan fee kepada itu berpengaruh sugnifikan terhadap jumlah
sponsor dalam jumlah standart tapi bisa memberikan pendaftar akan tetapi tidak berpengaruh terhadap
pelayanan terbaik kepada para calon tenaga kerja, kepuasan para calon tenaga kerja. Sehingga PT. 654
dengan harapan ketika mereka sudah bekerja finish memilih strategi untuk meningkatkan pelayanan
contract di luar Negeri dan ketika mereka ingin dengan meningkatkan fasilitas di tempat pelatihan
bekerja kembali mereka akan tetap dating ke PT. dan juga menyediakan dan juga melakukan
654 karena mereka merasa puas dengan pelayanan pengarahan kepada para karyawan untuk lebih
yang diberikan. meningkatkan pelayanan kepada para calon tenaga
Kemudian dari wawancara kepada beberapa kerja.
karyawan di PT. 654 kami memperoleh informasi
antara lain mereka menyatakan bahwa bekerja di KESIMPULAN
PJTKI memang harus pintar mengatur sikap karena Dilihat dari berbagai kesimpulan di atas dapat
mereka mengatakan yang mereka proses itu adalah disimpulkan bahwa :
orang dimana sedikit saja kita melakukan kesalahan Peningkatan kualitas pada Perusahaan Jasa Tenaga
dan berkata yang menurut mereka tidak Kerja Indonesia PT. 654 sangatlah berperah penting
menyenangkan maka mereka akan minta mundur dalam meningkatkan calon tenaga kerja yang
atau tidak jadi memakai perusahaan 654 untuk mendaftar. Terutama peningkatan fasilitas dalam
berangkat keluar Negeri. Akhir nya perusahaan akan pelatihan dan pelayanan karywan pembimbing di
kehilangan satu calon tenaga kerja. Dan selama ini tempat pelatihan. Karena dengan ditingkatkannya
persoalan yang paling signifikan yang dua faktor tersebut para calon tenaga kerja akan
mempengharuhi jumlah pendfatar adalah cari merasa nyaman dan puas ketika berada di tempat
kulaitas pelayanan perusahaan. Mereka mengatakan pelatihan PT. 654. Sehingga ketika merasa puas dan
satu contoh bahwa pada awal tahun 2017 mereke merasa di layani dengan baik nanti nya ketika
megalami penurunan jumlah pendaftar, dikarenakan mereka finish contract dari Luar negeri mereka akan
pada awal tahun tersebut terjadi turn over karyawan kembali lagi ke PT. 654, bahkan bisa juga karena
yang tinggi, sehingga posisi-posisi perusahaan mereka puas mereka akan merekomendasikan teman
banyak yang terisi oleh para karyawan baru, atau saudaranya untuk mendaftar ke PT. 654.
sehingga belum bisa menempatkan diri dengan baik.
Dan dari hasil wawancara penulis kepada DAFTAR PUSTAKA
beberapa TKI purna mereka menyatakan pelayanan
di tempat pelatihan yang sangat penting karena
disitu calon tenaga kerja akan tinggal satu sampai- Abstrak, J. R. (2005). ANALISIS FAKTOR -
dua bulan, sehingga sebisa mungkin pelayanan para FAKTOR YANG MEMPENGARUIJI
pembimbing di tempat pelatihan dan fasilitas dari KEPUTUSAN PEMILIHAN PASAR
tempat pelatihan harus ditingkatkan. Karena SWALAYAN SEBAGAI TEMPAT
sebelumnya banya dari mereka yang mengeluhkan BERBELANJA (,Studi Kasus Pada Pasar
tetang fasilitas yang ada dalam tempat pelatihan. Swalayan Di Kawasan Seputar Simpang Lima
Sama hal nya dengan peneliatian (Alimudin, Gus, Semarang ) EiSTENSI FE UNDil). Studi
&Sasono, 2015) penelelitian ini juga berpatokan Manajemen Dan Organisasi, 2, 1–15.
pada keadaan-keadaan sebelumnya yang ada dalam Adiwijaya, M., Ekonomi, F., Kristen, U.,
perusahaan sehingga mampu membawa ke sebuah &Surabaya, P. (2007). ANALISA STRATEGI
perkembangan. REPOSISI MEREK DALAM PERSAINGAN
Dari hasil survey tersebut kita ketahui bahwa PASAR. Jurnal Manajemen Pemasaran, 2(2),
ada beberapa faktor yang mempengaruhi banyak 66–72.
atau sedikitnya calon tenaga kerja yang memilih PT. Alimudin, A. (2013). PENGARUH ORIENTASI
654 untuk berangkat bekerja ke Luar Negeri dalam WIRAUSAHA TERHADAP
sektor formal maupun informal, antara lain : KEUNGGULAN BERSAING
1. Fee yang diberikan kepada para sponsor BERKELANJUTAN DAN KINERJA
2. Kualitas pelayanan PEMASARAN USAHA KECIL SEKTOR
Error! No text of specified style in document.. Authors’ Instructions 5

PERDAGANGAN (CONSUMER GOODS)


DI KOTA SURABAYA. Sustainable
Competitive Advantage (SCA), 3(1).
Alimudin, A., Gus, A., &Sasono, D. (2015).
Peningkatan Daya Saing Produk Konveksi
Usaha Kecil Berbasis Iptek Di Desa Tri
Tunggal Kecamatan Babat Lamongan.
Prosiding Seminar Nasional Teknologi
Terapan SV UGM, 64–68.
Gery Gantara, Srikandi Kumadji, E. Y. (2013).
ANALISIS PENGARUH KUALITAS
LAYANAN DAN PERCEIVED VALUE
TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN
DAN LOYALITAS PELANGGAN ( Studi
Empiris pada Mahasiswa Universitas
Brawijaya Malang Pengguna Kartu Seluler
IM3 ). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), Vol
1(No 1), 40–48.
Hidayat, Z. (2012). Etika Persaingan Dalam
Komunikasi Pemasaran. Etika Persaingan
Dalam Komunikasi Pemasaran Jurnal
Komunikologi, 9(1), 1–12.
Sembiring, I. J., Suharyono, &Kusumawati, A.
(2014). Pengaruh Kualitas Produk dan
Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan
Pelanggan Dalam Membentuk Loyalitas
Pelanggan (Studi pada Pelanggan McDonald’s
MT.Haryono Malang). Jurnal Administrasi
Bisnis, 15(1), 1–10.
Somantri, G. R. (2005). Memahami metode
kualitatif. Makara, Sosial Humaniora, 9(2),
57–65. Retrieved from
http://journal.ui.ac.id/index.php/humanities/art
icle/view/122/118
Tan, E. R. (2011). Pengaruh Faktor Harga, Promosi
dan Pelayanan Terhadap Keputusan
Konsumen untuk Belanja di Alfamart
Surabaya. 25 Lembaga Penelitian Dan
Pengabdian Masyarakat Universitas Widya
Kartika Surabaya, 5, 25–30.