Anda di halaman 1dari 1

Manifestasi klinis dari endometrosis tergantung distribusi pada lesi.

Jaringan parut yang luas


pada saluran telur dan ovarium sering menimbulkan rasa tidak nyaman pada kuadran perut
bagian bawah dan akhirnya dapat menyebabkan kemandulan. Keterlibatan dinding rektum
dapat menyebabkan nyeri saat buang air besar, sementara keterlibatan serosa uterus atau
kandung kemih dapat menyebabkan dispareunia (hubungan seksual yang menyakitkan) dan
disuria. hampir semua kasus menunjukkan dismenore berat dan nyeri panggul akibat
perdarahan intrapelvic dan perlekatan periuterin.

PERDARAHAN ABNORMAL UTERIN

Pada wanita biasanya melihat hasil medis untuk beberapa jenis perdarahan uterus abnormal
seperti menorrhagia (perdarahan yang banyak atau lama pada saat menstruasi), atau
perdarahan pascamenopause. Penyebab umum termasuk karsinoma endometrium, dan
endometritis.

kemungkinan penyebab perdarahan uterus dalam kasus apa pun tergantung pada usia pasien.
pelepasan abnormal dari uterus tanpa adanya lesi uterus organik disebut perdarahan uterus
disfungsional. berbagai penyebab perdarahan uterus yang abnormal, baik disfungsional dan
yang merupakan sekunder dari lesi organik, dapat dipisahkan menjadi empat kelompok:

Kelompok Usia Penyebab


Prepuberti Dewasa sebelum waktunya (hipotalamus,
pituitari atau organ ovarium)
Masa remaja Siklus tidak wajar
Usia reproduktif Komplikasi kehamilan (aborsi, gejala
tropoblastik, kehamilan ektopik)
Proliferasi (leiomioma, adenomiosis, polyps,
hiperplasia endometrial, karsinoma)
Siklus tidak wajar
Perdarahan disfungsional ovulasi (inadekuat
fase luteal)

Perimenopause Siklus tidak wajar


Shedding tidak teratur
Proliferasi (karsinoma, hiperplasia, polyps)
Postmenopause Proliferasi (karsinoma, hiperplasia, polyps)
Atrofi endometrial