Anda di halaman 1dari 22

Makalah Fisika

Gelombang Elektromagnetik

Anugrah Robi Ramadan


XII IPA 3
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,hanya dengan rahmat dan
hidayah-Mu penulis dapat menyelesaikan makalah ini.Makalah ini berjudul " Makalah
Gelombang Elektromagnetik". Penulis susun makalah ini sebagai salah satu tugas mata
pelajaran Fisika semester I kelas XII IPA 3.Penulis sangat menyadari dalam pembuatan
makalah ini masih jauh dari kesempurnaan,dan tidak lepas dari kekurangan dan kelemahan.

Dari segi isi, data, maupaun analisisnya. Oleh karena itu, saran dan kritik yang
bersifat membangun sangat penulis harapkan sebagai bahan pertimbangan dan perbaikan
dalam penulisan karya ilmiah selanjutnya.Penyusunan makalah ini tidak lepas dari bantuan
dan dorongan rekan-rekan semua,guru mata pelajaran, dan orang tua. Semoga Allah
senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada semua pihak yang begitu baik dan tulus atas
segala hal yang diberikan kepada penulis.

Akhirnya penulis berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca dan
dapat menambah wawasan tentang perkembangan teknologi yang tak lepas dari Fisika
sebagai bidang mata pelajaran ilmu pengetahuan.

Banjarnegara, September 2014

Penyusun

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Terjadinya gelombang elektromagnetik, arus listrik dapat menghasilkan (menginduksi)
medan magnet. Ini dikenal sebagai gejala induksi magnet. Peletak dasar konsep ini adalah
Oersted yang telah menemukan gejala ini secara eksperimen dan dirumuskan secara lengkap
oleh Ampere. Gejala induksi magnet dikenal sebagai Hukum Ampere. Kedua, medan magnet
yang berubah-ubah terhadap waktu dapat menghasilkan (menginduksi) medan listrik dalam
bentuk arus listrik. Gejala ini dikenal sebagai gejala induksi elektromagnet. Konsep induksi
elektromagnet ditemukan secara eksperimen oleh Michael Faraday dan dirumuskan secara
lengkap oleh Joseph Henry. Hukum induksi elektromagnet sendiri kemudian dikenal sebagai
Hukum Faraday-Henry.
Dari kedua prinsip dasar listrik magnet di atas dan dengan mempertimbangkan konsep
simetri yang berlaku dalam hukum alam, James Clerk Maxwell mengajukan suatu usulan.
Usulan yang dikemukakan Maxwell, yaitu bahwa jika medan magnet yang berubah terhadap
waktu dapat menghasilkan medan listrik maka hal sebaliknya boleh jadi dapat terjadi.
Dengan demikian Maxwell mengusulkan bahwa medan listrik yang berubah terhadap waktu
dapat menghasilkan (menginduksi) medan magnet. Usulan Maxwell ini kemudian menjadi
hukum ketiga yang menghubungkan antara kelistrikan dan kemagnetan. Jadi, prinsip ketiga
adalah medan listrik yang berubah-ubah terhadap waktu dapat menghasilkan medan magnet.
Prinsip ketiga ini yang dikemukakan oleh Maxwell pada dasarnya merupakan pengembangan
dari rumusan hukum Ampere. Oleh karena itu, prinsip ini dikenal dengan nama Hukum
Ampere-Maxwell. Dari ketiga prinsip dasar kelistrikan dan kemagnetan di atas, Maxwell
melihat adanya suatu pola dasar. Medan magnet yang berubah terhadap waktu dapat
membangkitkan medan listrik yang juga berubah-ubah terhadap waktu, dan medan listrik
yang berubah terhadap waktu juga dapat menghasilkan medan magnet. Jika proses ini
berlangsung secara kontinu maka akan dihasilkan medan magnet dan medan listrik secara
kontinu. Jika medan magnet dan medan listrik ini secara serempak merambat (menyebar) di
dalam ruang ke segala arah maka ini merupakan gejala gelombang. Gelombang semacam ini
disebut gelombang elektromagnetik karena terdiri dari medan listrik dan medan magnet yang
merambat dalam ruang.

B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian gelombang elektromagnetik ?
2. Jelaskan tentang spectrum gelombang elektromagnetik ?
3. Apakah kegunaan gelombang elektromagnetik ?
4. Bagaimanakah pemanfaatan gelombang elektromagnetik ?
5. Bagaimanakah cara kerja gelombang elektromagnetik ?
6. Bagaimanakah dampak negatif dari gelombang elektromagnetik ?

BAB II
PEMBAHASAN

1) Pengertian Gelombang Elektromagnetik


Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat walau tidak
ada medium. Energi elektromagnetik merambat dalam gelombang dengan beberapa karakter
yang bisa diukur, yaitu: panjang gelombang/wavelength, frekuensi, amplitude/amplitude,
kecepatan. Amplitudo adalah tinggi gelombang, sedangkan panjang gelombang adalah jarak
antara dua puncak. Frekuensi adalah jumlah gelombang yang melalui suatu titik dalam satu
satuan waktu. Frekuensi tergantung dari kecepatan merambatnya gelombang. Karena
kecepatan energi elektromagnetik adalah konstan (kecepatan cahaya), panjang gelombang
dan frekuensi berbanding terbalik. Semakin panjang suatu gelombang, semakin rendah
frekuensinya, dan semakin pendek suatu gelombang semakin tinggi frekuensinya.
Energi elektromagnetik dipancarkan, atau dilepaskan, oleh semua masa di alam
semesta pada level yang berbeda-beda. Semakin tinggi level energi dalam suatu sumber
energi, semakin rendah panjang gelombang dari energi yang dihasilkan, dan semakin tinggi
frekuensinya. Perbedaan karakteristik energi gelombang digunakan untuk mengelompokkan
energi elektromagnetik.

Keberadaan gelombang elektromagnetik didasarkan pada :

Hipotesis Maxwell (James Clark Maxwell)

Seorang fisikawan Skotlandia, James Clark Maxwell mengemukakan “Jika medan


magnet dapat menimbulkan medan listrik, maka sebaliknya, perubahan medan listrik dapat
menyebabkan medan magnet. Maxwell adalah seorang fisikawan teori. Ia mendukung
dugaannya dengan berbagai perhitungan teoritis. Dan, berdasarkan hasil setelah teori dan
pemikirannya, Maxwell meramalkan keberadaan suatu gelombang trnversal yang dapat
merambat diruang hampa. Gelombang itu terjadi karena interaksi antara medan magnet dan
medan listrik. Gelombang itu disebut gelombang elektromagnetik.

Berdasarkan perhitungan teoritis, Maxwell menyimpulkan bahwa cepat rambat


gelombang elektromagnetik itu brgantung pada dua besaran, yaitu permitivitas listri dan
permetivitas magnet. Dalam ruang hampa, kecepatan perambatan gelombang elektroagnetik
memenuhi persamaan :

Cepat rambat gelombang elektromagnetik sama dengan cepat rmbat cahaya diruang
hampa dan Maxwell beranggapan bahwa cahaya merupakan gelombang elektromagnetik.
Kebenaran Hipotesa Maxwell tentang adanya gelombang elektromagnetik pada
akhirnya dibuktikan oleh “Heinrich Hertz”. Dalam percobaannya Hertz berhasil mengukur
cepat rmbat gelombang elektromagnetik yang sesuai dengan nilai yang diperoleh Maxwell.
Dengan demikian, hasil percobaar Hertz mendukung sepenuhnya hipotesis Maxwell tentang
gelombang elektomagnetik. Hertz juga menunjukan bahwa gelombang elektromagnetik
memiliki sifat – sifat yang dimiliki cahaya, yaitu mengalami pemantulan, pembiasan,
polarisasi, difraksi, serta dapat merambat dalam ruang hampa.

Berbicara tentang gelombang, selain cepat rambatnya, kita pasti masih intgat tentang
frekuensi dan panjang gelombang. Hubungan antara cepat rambat, frekuensi dan panjang
gelombang adalah :

Percobaan Oersted

Arus listrik dalam konduktor menghasilkan medan magnet disekitarnya .

Percobaan Faraday

Batang konduktor yang menghasilkan GGL induksi pada kedua ujungnya bila
memotong medan magnet perubahan fluks magnetik pada kumparan menghasilkan arus
induksi dalam kuparan tersebut .

Didasarkan pada penemuan Faraday “Perubahan Fluks magnetic dapat menimbulkan


medan listrik” dan arus pergeseran yang sudah dihipotesakan Maxwell sebelumnya, maka
Maxwell mengajukan suatu hipotesa baru : “Jika perubahan fluks magnet dapat menimbulkan
medan listrik maka perubahan Fluks listrik juga harus dapat menimbulkan medan
magnet”Hipotesa ini dikenal dengan sifat simetri medan listrik dengan medan magnet.

2) Spektrum Gelombang Elektromagnetik


Spektrum gelombang elektromagnetik dan transisi elektron adalah perpindahan
elektron dari orbit yang satu ke orbit yang lain dengan memancarkan gelombang
elektromagnetik. Ketika berpindah dari orbit yang luar ke orbit yang dalam, elektron akan
memancarkan energy sebesar E=hf, dengan f adalah frekuensi gelombang yang dipancarkan.
Jika elektron berpindah dari orbit yang lebih dalam ke orbit yang lebih luar, elektron akan
menyerap energy sebesar hf. Energi yang dibutuhkan untuk berlangsungnya proses transisi
elektron dari kulit yang lebih dalam ke kulit yang lebih luar harus lebih besar dari pada selisih
tingkat energi dari lintasan asal dan lintasan tujuan.Proses ini disebut sebagai proses eksitasi.
Proses transisi elektron tidak hanya terjadi pada lintasan-lintasan yang berurutan, mungkin
saja terjadi transisi dari lintasan M ke lintasan K. Energi yang dipancarkan oleh transisi
elektron dari lintasan M ke lintasan K lebih besar daripada transisi darilintasan L ke lintasan
K. Tingkat energi lintasan dari setiap atom tidak sama.

Spektrum gelombang elektromagnetik, berdasarkan besar frekuensinya dapat dibagi


menjadi: Extramely low frequency, Very low frequency, low frequency, medium frequensi,
high frequency, very high frequency (VHF), ultrahigh frequency (UHF), superhighfrequency
(SHF), extremely high frequency (EHF), dan tremendously high frequency (THF).

Untuk frekuensi dari 10 Khz – 10 Ghz merupakan batas yang dapat dilewati oleh
gelombang radio, microwave, infra red ,dan ultraviolet. Kemajuan teknologi telah
mewujudkan beberapa media rangkaian yang melakukan proses transmisi data tanpa
menggunakan wire atau lebih dikenal “wireless trasnmission”, media tersebut adalah
Spektrum Elektromagnetik (Electromagnetic Spectrum), Pemindahan Radio (Radio
Transmission), Pemindahan Gelombang Mikro (Microwave Transmission), Pemindahan
Gelombang Ringan (Lightwave Transmission) dan Gelombang Infra Merah serta Milimeter
(Infraredand Milimeter Waves). Setelah melebihi batas tersebut hanya dapat dilewati oleh
sinar-X dan sinar gamma.

Media Spektrum Elektromagnetik merupakan teknologi media menggunakan


teori pergerakan elektron. Gelombang elektromagnetik dapat merambat dalam udara bebas,
atmosfere bumi dan ruang hampa udara. Dengan memasang sebuah antena yang sesuai pada
litar elektrik, gelombang elektromagnetik disebarkan dan dapat diterima pada jarak tertentu.
Melalui teknologi terkini, bit-bit data ditransmisikan melalui gelombang elektromagnetik
berdasar frekuensi yang digunakan. Semakin kecil lebar frekuensi yang digunakan maka
proses pemindahan data dapat dilakukan dengan lebih baik.

Berikut ini adalah contoh spektrum gelombang elektromagnetik dari transisi elektron
adalah Sinar gamma merupakan salah satu spektrum gelombang elektromagnetik yang
memiliki frekuensi paling besar atau panjang gelombang terkecil. Frekuensi yang dimiliki
sinar gamma berada dalam rentang 1020 Hz sampai 1025 Hz. Sinar gamma dihasilkan dari
peristiwa peluruhan inti radioaktif. Inti atom unsur yang tidak stabil meluruh menjadi inti
atom unsur lain yang stabil dengan memancarkan sinar radioaktif, di antaranya sinar alfa,
sinar beta, dan sinar gamma. Di antara ketiga sinar radioaktif ini, yang termasuk gelombang
elektromagnetik adalah sinar gamma.

Gelombang elektromagnetik yang dirumuskan oleh Maxwell ternyata terbentang


dalam rentang frekuensi yang luas. Sebagai sebuah gejala gelombang, gelombang
elektromagnetik dapat diidentifikasi berdasarkan frekuensi dan panjang gelombangnya.
Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik sebagaimana gelombang radio atau sinar-X.
Masing-masing memiliki penggunaan yang berbeda meskipun mereka secara fisika
menggambarkan gejala yang serupa, yaitu gejala gelombang, lebih khusus lagi gelombang
elektromagnetik. Mereka dibedakan berdasarkan frekuensi dan panjang gelombangnya.
Gambar berikut ini menunjukkan spektrum gelombang elektromagnetik.

Gelombang Radio

Gelombang radio banyak digunakan, terutama dalam bidang telekomunikasi, seperti


handphone, televisi, dan radio. Di antara spektrum gelombang elektromagnetik, gelombang
radio termasuk ke dalam spektrum yang memiliki panjang gelombang terbesar dan memiliki
frekuensi paling kecil. Gelombang radio dihasilkan oleh elektron pada kawat penghantar
yang menimbulkan arus bolak-balik pada kawat. Kenyataannya arus bolak-balik yang
terdapat pada kawat ini, dihasilkan oleh gelombang elektromagnetik. Gelombang radio ini
dipancarkan dari antena pemancar (transmitter) dan diterima oleh antena penerima (receiver).
Jika dibedakan berdasarkan frekuensinya, gelombang radio dibagi menjadi beberapa band
frekuensi.

Gelombang radio dikelompokkan menurut panjang gelombang atau frekuensinya. Jika


panjang gelombang tinggi, maka pasti frekuensinya rendah atau sebaliknya. Frekuensi
gelombang radio mulai dari 30 kHz ke atas dan dikelompokkan berdasarkan lebar
frekuensinya. Gelombang radio dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat
melalui kawat-kawat penghantar. Muatan-muatan ini dibangkitkan oleh rangkaian elektronika
yang disebut osilator. Gelombang radio ini dipancarkan dari antena dan diterima oleh antena
pula. Kamu tidak dapat mendengar radio secara langsung, tetapi penerima radio akan
mengubah terlebih dahulu energi gelombang menjadi energi bunyi.

Gelombang radio merupakan gelombang yang memiliki


frekuensi paling kecil atau panjang gelombang paling panjang.
Gelombang radio berada dalam rentang frekuensi yang luas
meliputi beberapa Hz sampai gigahertz (GHz atau orde
pangkat 9). Gelombang ini dihasilkan oleh alat-alat elektronik
berupa rangkaian osilator (variasi dan gabungan dari
komponen Resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C)). Oleh
karena itu, gelombang radio banyak digunakan dalam sistem
telekomunikasi. Siaran TV, radio, dan jaringan telepon seluler
menggunakan gelombang dalam rentang gelombang radio ini.

Suatu sistem telekomunikasi yang menggunakan gelombang radio sebagai pembawa


sinyal informasinya pada dasarnya terdiri dari antena pemancar dan antena penerima.
Sebelum dirambatkan sebagai gelombang radio, sinyal informasi dalam berbagai bentuknya
(suara pada sistem radio, suara dan data pada sistem seluler, atau suara dan gambar pada
sistem TV) terlebih dahulu dimodulasi. Modulasi di sini secara sederhana dinyatakan sebagai
penggabungan antara getaran listrik informasi (misalnya suara pada sistem radio) dengan
gelombang pembawa frekuensi radio tersebut. Penggabungan ini menghasilkan gelombang
radio termodulasi. Gelombang inilah yang dirambatkan melalui ruang dari pemancar menuju
penerima.

Oleh karena itu, kita mengenal adanya istilah AM dan FM. Amplitudo modulation
(AM) atau modulasi amplitudo menggabungkan getaran listrik dan getaran pembawa berupa
perubahan amplitudonya. Adapun frequency modulation (FM) atau modulasi frekuensi
menggabungkan getaran listrik dan getaran pembawa dalam bentuk perubahan frekuensinya.

Gelombang Mikro

Kita pasti pernah mendengar mengenai alat elektronik berupa oven microwave? Atau,
kita juga mungkin sudah pernah menggunakannya untuk memasak? Oven microwave
menggunakan sifat-sifat gelombang mikro (microwave) berupa efek panas untuk memasak.
Selain itu, gelombang mikro juga digunakan dalam sistem
komunikasi radar dan analisis struktur atom dan molekul.

Rentang frekuensi gelombang mikro membentang dari 3


GHz hingga 300 GHz. Frekuensi sebesar ini dihasilkan
dari rangkaian osilator pada alat-alat elektronik.
Gelombang mikro dapat diserap oleh suatu benda dan
menimbulkan efek pemanasan pada benda tersebut. Sebuah
sistem pemanas berbasis microwave dapat memanfaatkan
gejala ini untuk memasak benda. Sistem semacam ini digunakan dalam oven microwave yang
dapat mematangkan makanan di dalamnya secara merata dan dalam waktu singkat (cepat).

Dalam suatu sistem radar, gelombang mikro dipancarkan terus menerus ke segala arah
oleh pemancar. Jika ada objek yang terkena gelombang ini, sinyal akan dipantulkan oleh
objek dan diterima kembali oleh penerima. Sinyal pantulan ini akan memberikan informasi
bahwa ada objek yang dekat yang akan ditampilkan oleh layar radar.

Dari waktu pemancaran sinyal sampai diterima kembali oleh radar, jarak objek yang
terdeteksi dapat diketahui. Tentu kita dapat membayangkan rumus yang dapat dipakai untuk
menghitung jarak ini, bukan? Ya, jarak adalah kecepatan dikali waktu, dan karena kecepatan
gelombang adalah konstan, maka dengan mengetahui waktu, jarak pun dapat dihitung. Jangan
lupa bahwa pembagian dengan faktor 2 diperlukan karena sinyal menempuh jarak pulang
pergi.

Sistem radar banyak dimanfaatkan oleh pesawat terbang dan kapal selam. Dengan
adanya radar, pesawat terbang dan kapal selam mampu mendeteksi keberadaan objek lain
yang dekat dengan mereka. Di saat cuaca buruk di mana terjadi badai dan gangguan cuaca
yang dapat mengganggu pengelihatan, keberadaan radar dapat membantu navigasi pesawat
terbang untuk mengetahui arah dan posisi mereka dari tempat tujuan pendaratan.

Sinar Inframerah

Bagaimana remote TV dapat digunakan untuk mematikan atau menyalakan TV? Di


sini remote menggunakan pemancar dan penerima sinar inframerah. Tahukah kamu bahwa
ada ponsel yang dilengkapi dengan inframerah untuk transfer data dari atau menuju ponsel?

Sinar inframerah (infrared/IR) termasuk dalam gelombang elektromagnetik dan


berada dalam rentang frekuensi 300 GHz sampai 40.000 GHz (10 pangkat 13). Sinar
inframerah dihasilkan oleh proses di dalam molekul dan benda panas. Telah lama diketahui
bahwa benda panas akibat aktivitas (getaran) atomik dan molekuler di dalamnya dianggap
memancarkan gelombang panas dalam bentuk sinar inframerah. Oleh karena itu, sinar
inframerah sering disebut radiasi panas.

Foto inframerah yang bekerja berdasarkan pancaran panas suatu objek dapat
digunakan untuk membuat lukisan panas dari suatu daerah atau objek. Hasil lukisan panas
dapat menggambarkan daerah mana yang panas dan tidak. Suatu lukisan panas dari satu
gedung dapat digunakan untuk mengetahui daerah mana dari gedung itu yang menghasilkan
panas berlebihan sehingga dapat dilakukan perbaikan-
perbaikan yang diperlukan.

Dalam bidang kesehatan, pancaran panas berupa


pancaran sinar inframerah dari organ-organ tubuh dapat
dijadikan sebagai informasi kondisi kesehatan organ tersebut.
Ini sangat bermanfaat bagi dokter dalam diagnosis dan
keputusan tindakan yang sesuai buat pasien. Selain itu,
pancaran panas dalam intensitas tertentu dipercaya dapat
digunakan untuk proses penyembuhan penyakit seperti cacar
dan encok.
hasil citra foto inframerah terhadap tubuh manusia untuk pemeriksaan kesehatan

Dalam teknologi elektronik, sinar inframerah telah lama digunakan sebagai media
transfer data. Ponsel dan laptop dilengkapi dengan inframerah sebagai salah konektivitas
untuk menghubungkan atau transfer data dari satu perangkat dengan perangkat lain. Fungsi
inframerah pada ponsel dan laptop dijalankan melalui teknologi Irda (infra red data
acquitition).

Cahaya atau sinar tampak

Dalam rentang spektrum gelombang elektromagnetik, cahaya atau sinar tampak hanya
menempati pita sempit di atas sinar inframerah. Spektrum frekuensi sinar tampak berisi
frekuensi dimana mata manusia peka terhadapnya. Frekuensi sinar tampak membentang
antara 40.000 dan 80.000 GHz (10 pangkat 13) atau bersesuaian dengan panjang gelombang
antara 380 dan 780 nm (10 pangkat -9). Cahaya yang kita rasakan sehari-hari berada dalam
rentang frekuensi ini. cahaya juga dihasilkan melalui proses dalam skala atom dan molekul
berupa pengaturan internal dalam konfigurasi elektron.
Sinar Ultraviolet

Rentang frekuensi sinar ultraviolet (ultraungu) membentang dalam kisaran 80.000


GHz sampai puluhan juta GHz (10 pangkat 17).

Sinar ultraungu atau disebut juga sinar ultraviolet datang dari matahari berupa radiasi
ultraviolet memiliki energi yang cukup kuat dan dapat mengionisasi atom-atom yang berada
di lapisan atmosfer. Dari proses ionisasi atom-atom tersebut dihasilkan ion-ion, yaitu atom
yang bermuatan listrik. Lapisan yang terdiri dari ion-ion ini membentuk lapisan khusus dalam
atmosfer yang disebut ionosfer. Lapisan ionosfer yang terisi dengan atom-atom bermuatan
listrik ini dapat memantulkan gelombang elektromagnetik frekuensi rendah (berada dalam
spektrum frekuensi gelombang radio medium) dan dimanfaatkan dalam transmisi radio.

Karena energinya yang cukup kuat dan sifatnya yang dapat mengionisasi bahan, sinar
ultraviolet tergolong sebagai radiasi yang berbahaya bagi manusia (terutama jika terpancar
dalam intensitas yang besar). Untungnya, atmosfer bumi memiliki lapisan yang dapat
menahan dan menyerap radiasi ultraviolet dari matahari sehingga sinar matahari yang sampai
ke bumi berada dalam taraf yang tidak berbahaya. Tentu kamu sudah tahu lapisan apakah itu?
ya, lapisan ozon.

lapisan ozon di atmosfer menahan sebagian radiasi ultraviolet

Penggunaan bahan kimia baik untuk pendingin (lemari es dan AC) berupa freon
maupun untuk penyemprot (parfum bentuk spray dan pilok/penyemprot cat), dapat
menyebabkan kebocoran lapisan ozon. Hal ini menyebabkan sinar ultraviolet dapat
menembus lapisan ozon dan sampai ke permukaan bumi, suatu hal yang sangat berbahaya
buat manusia. Jika semakin banyak sinar ultraviolet yang terpapar ke permukaan bumi dan
mengenai manusia, efek yang tidak diinginkan bagi manusia dan lingkungan dapat timbul.

gas untuk spray menyebabkan lubang di lapisan ozon

Kanker kulit dan penyakit gangguan penglihatan seperti katarak dapat ditimbulkan
dari radiasi ultraviolet yang berlebihan. Ganggang hijau sebagai sumber makanan alami dan
mata rantai pertama dalam rantai makanan dapat berkurang akibat radiasi ultraviolet ini. ini
dapat mengganggu keseimbangan alam dan merupakan sesuatu yang sangat merugikan buat
kehidupan makhluk hidup di Bumi.

Sinar ultraviolet juga dapat dihasilkan oleh proses internal atom dan molekul. Sinar
ultraviolet juga dapat dimanfaatkan dalam proses sterilisasi makanan dimana kuman dan
bakteri berbahaya di dalam makanan dapat dimatikan.

Sinar-X

Sinar-X dikenal luas dalam dunia kedokteran sebagai sinar Rontgen. Dipakai untuk
memeriksa organ bagian dalam tubuh. Tulang yang retak di bagian dalam tubuh dapat terlihat
menggunakan sinar-X ini.

Sinar-X berada pada rentang frekuensi 300 juta GHz (10 pangkat 17) dan 50 miliar
GHz (10 pangkat 19). Penemuan sinar-X dianggap sebagai salah satu penemuan penting
dalam fisika. Sinar-X ditemukan oleh ahli fisika Jerman bernama Wilhelm Rontgen saat
sedang mempelajari sinar katoda. Cara paling umum untuk memproduksi sinar-X adalah
melalui mekanisme yang disebut bremstrahlung atau radiasi perlambatan. Mekanisme ini
yang ditempuh oleh Rontgen saat pertama kali menghasilkan sinar-X. Dalam teori radiasi
gelombang elektromagnetik diketahui bahwa muatan listrik yang dipercepat (atau
diperlambat) akan menghasilkan gelombang elektromagnetik. Selain melalui radiasi
perlambatan, sinar-X juga dihasilkan dari proses transisi internal elektron di dalam atom atau
molekul.
Sinar Gamma

produksi sinar gamma oleh inti atom

Sinar gamma merupakan salah satu spektrum gelombang elektromagnetik yang


memiliki frekuensi paling besar atau panjang gelombang terkecil. Frekuensi yang dimiliki
sinar gamma berada dalam rentang 1020 Hz sampai 1025 Hz. Sinar gamma dihasilkan dari
peristiwa peluruhan inti radioaktif. Inti atom unsur yang tidak stabil meluruh menjadi inti
atom unsur lain yang stabil dengan memancarkan sinar radioaktif, di antaranya sinar alfa,
sinar beta, dan sinar gamma. Di antara ketiga sinar radioaktif ini, yang termasuk gelombang
elektromagnetik adalah sinar gamma. Sementara dua lainnya merupakan berkas partikel
bermuatan listrik. Jika dibandingkan dengan sinar alfa dan sinar beta, sinar gamma memiliki
daya tembus yang paling tinggi sehingga dapat menembus pelat logam hingga beberapa
sentimeter. Sekarang, sinar gamma banyak dimanfaatkan dalam bidang kedokteran,
diantaranya untuk mengobati penyakit kanker dan mensterilkan peralatan rumah sakit. Selain
itu, sinar gamma dapat digunakan untuk melihat kerusakan pada logam.
Sinar gama (seringkali dinotasikan dengan huruf Yunani gamma, γ) adalah sebuah
bentuk berenergi dari radiasi elektromagnetik yang diproduksi oleh radioaktivitas atau proses
nuklir atau subatomik lainnya seperti penghancuran elektron-positron. Sinar gama
membentuk spektrum elektromagnetik energi-tertinggi. Mereka seringkali didefinisikan
bermulai dari energi 10 keV/ 2,42 EHz/ 124 pm, meskipun radiasi elektromagnetik dari
sekitar 10 keV sampai beberapa ratus keV juga dapat menunjuk kepada sinar X keras.
Penting untuk diingat bahwa tidak ada perbedaan fisikal antara sinar gama dan sinar
X dari energi yang sama -- mereka adalah dua nama untuk radiasi elektromagnetik yang
sama, sama seperti sinar matahari dan sinar bulan adalah dua nama untuk cahaya tampak.
Namun, gama dibedakan dengan sinar X oleh asal mereka.Sinar gama adalah istilah untuk
radiasi elektromagnetik energi-tinggi yang diproduksi oleh transisi energi karena percepatan
elektron. Karena beberapa transisi elektron memungkinkan untuk memiliki energi lebih
tinggi dari beberapa transisi nuklir, ada penindihan antara apa yang kita sebut sinar gama
energi rendah dan sinar-X energi tinggi. Sinar gama merupakan sebuah bentuk radiasi
mengionisasi, mereka lebih menembus dari radiasi alfa atau beta (keduanya bukan radiasi
elektromagnetik), tapi kurang mengionisasi.
Perlindungan untuk sinar γ membutuhkan banyak massa. Bahan yang digunakan
untuk perisai harus diperhitungkan bahwa sinar gama diserap lebih banyak oleh bahan
dengan nomor atom tinggi dan kepadatan tinggi. Juga, semakin tinggi energi sinar gama,
makin tebal perisai yang dibutuhkan. Bahan untuk menahan sinar gama biasanya
diilustrasikan dengan ketebalan yang dibutuhkan untuk mengurangi intensitas dari sinar gama
setengahnya. Misalnya, sinar gama yang membutuhkan 1 cm (0,4 inci) "lead" untuk
mengurangi intensitasnya sebesar 50% jujga akan mengurangi setengah intensitasnya dengan
konkrit 6 cm (2,4 inci) atau debut paketan 9 cm (3,6 inci). Sinar gama dari fallout nuklir
kemungkinan akan menyebabkan jumlah kematian terbesar dalam penggunaan senjata nuklir
dalam sebuah perang nuklir. Sebuah perlindungan fallout yang efektif akan mengurangi
terkenanya manusia 1000 kali. Sinar gama memang kurang mengionisasi dari sinar alfa atau
beta. Namun, mengurangi bahaya terhadap manusia membutuhkan perlindungan yang lebih
tebal. Mereka menghasilkan kerusakan yang mirip dengan yang disebabkan oleh sinar-X,
seperti terbakar, kanker, dan mutasi genetika. Dalam hal ionisasi, radiasi gama berinteraksi
dengan bahan melalui tiga proses utama: efek fotoelektrik, penyebaran Compton, dan
produksi pasangan

3) Kegunaan Gelombang Elektromagnetik

Saat ini hampir semua manusia memiliki peralatan yang satu ini. Dia begitu kecil
yang bisa dengan nyaman diletakkan di dalam saku, namun dianggap memiliki fungsi yang
sangat besar terutama untuk berkomunikasi. Ya, benda itu adalah sebuah ponsel (telepon
seluler). Saat ini ponsel tidak hanya digunakan untuk menelpon saja tetapi juga untuk fungsi
lain seperti mengirim dan menerima pesan singkat (sms), mendengarkan musik, atau
mengambil foto. Bagaimana perangkat ponsel dapat terhubung dengan perangkat ponsel yang
lain padahal mereka saling berjauhan?
Konsep yang bisa menjelaskan fenomena ini adalah konsep gelombang
elektromagnetik. Dan, konsep gelombang elektromagnetik ternyata sangat luas tidak hanya
berkaitan dengan TV atau ponsel saja, melainkan banyak aplikasi lain yang bisa sering kita
temukan sehari-hari di sekitar kita. Aplikasi tersebut meliputi microwave, radio, radar, atau
sinar-x.
Sebagaimana yang telah dibahas sebelumnya bahwa ada dua hukum dasar yang
menghubungkan gejala kelistrikan dan kemagnetan.
Pertama, arus listrik dapat menghasilkan (menginduksi) medan magnet. Ini dikenal sebagai
gejala induksi magnet. Peletak dasar konsep ini adalah Oersted yang telah menemukan gejala
ini secara eksperimen dan dirumuskan secara lengkap oleh Ampere. Gejala induksi magnet
dikenal sebagai Hukum Ampere.

Michael Faraday, penemu induksi elektromagnetik:


Kedua, medan magnet yang berubah-ubah terhadap waktu dapat menghasilkan
(menginduksi) medan listrik dalam bentuk arus listrik. Gejala ini dikenal sebagai gejala
induksi elektromagnet. Konsep induksi elektromagnet ditemukan secara eksperimen oleh
Michael Faraday dan dirumuskan secara lengkap oleh Joseph Henry. Hukum induksi
elektromagnet sendiri kemudian dikenal sebagai Hukum Faraday-Henry.
Dari kedua prinsip dasar listrik magnet di atas dan dengan mempertimbangkan konsep
simetri yang berlaku dalam hukum alam, James Clerk Maxwell mengajukan suatu usulan.
Usulan yang dikemukakan Maxwell, yaitu bahwa jika medan magnet yang berubah terhadap
waktu dapat menghasilkan medan listrik maka hal sebaliknya boleh jadi dapat terjadi.
Dengan demikian Maxwell mengusulkan bahwa medan listrik yang berubah terhadap waktu
dapat menghasilkan (menginduksi) medan magnet. Usulan Maxwell ini kemudian menjadi
hukum ketiga yang menghubungkan antara kelistrikan dan kemagnetan.

James Clerk Maxwell peletak dasar teori gelombang elektromagnetik:


Jadi, prinsip ketiga adalah medan listrik yang berubah-ubah terhadap waktu dapat
menghasilkan medan magnet. Prinsip ketiga ini yang dikemukakan oleh Maxwell pada
dasarnya merupakan pengembangan dari rumusan hukum Ampere. Oleh karena itu, prinsip
ini dikenal dengan nama Hukum Ampere-Maxwell.
Dari ketiga prinsip dasar kelistrikan dan kemagnetan di atas, Maxwell melihat adanya suatu
pola dasar. Medan magnet yang berubah terhadap waktu dapat membangkitkan medan listrik
yang juga berubah-ubah terhadap waktu, dan medan listrik yang berubah terhadap waktu juga
dapat menghasilkan medan.

4) Pemanfaatan Gelombang Elektromagnetik


Pemanfaatan Spektrum Gelombang Elektromagnetik dalam Kehidupan- Jauh sebelum
Maxwell meramalkan gelombang elektromagnetik, cahaya telah dipandang sebagai
gelombang. Akan tetapi, tidak seorang pun tahu jenis gelombang apakah cahaya itu. Baru
setelah adanya hasil perhitungan Maxwell tentang kecepatan gelombang elektromagnetik dan
bukti eksperimen oleh Hertz, cahaya dikategorikan sebagai gelombang elektromagnetik.
Tidak hanya cahaya yang termasuk gelombang elektromagnetik melainkan masih banyak
lagi jenis-jenis yang termasuk gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik telah
dibangkitkan atau dideteksi pada jangkauan frekuensi yang lebar. Jika diurut dari frekuensi
terbesar hingga frekuensi terkecil, yaitu sinar gamma, sinar-X, sinar ultraviolet, sinar tampak
(cahaya), sinar inframerah, gelombang mikro (radar), gelombang televisi, dan gelombang
radio. Gelombang-gelombang ini disebut spektrum gelombang elektromagnetik. Berikut
adalah pemanfaatan gelombang elektromagnetik pada spektrum tersebut:

Ø Sinar Gamma
Sinar gamma merupakan salah satu spektrum gelombang elektromagnetik yang
memiliki frekuensi paling besar atau panjang gelombang terkecil. Frekuensi yang dimiliki
sinar gamma berada dalam rentang 1020 Hz sampai 1025 Hz. Sinar gamma dihasilkan dari
peristiwa peluruhan inti radioaktif. Inti atom unsur yang tidak stabil meluruh menjadi inti
atom unsur lain yang stabil dengan memancarkan sinar radioaktif, di antaranya sinar alfa,
sinar beta, dan sinar gamma. Di antara ketiga sinar radioaktif ini, yang termasuk gelombang
elektromagnetik adalah sinar gamma. Sementara dua lainnya merupakan berkas partikel
bermuatan listrik. Jika dibandingkan dengan sinar alfa dan sinar beta, sinar gamma memiliki
daya tembus yang paling tinggi sehingga dapat menembus pelat logam hingga beberapa
sentimeter. Sekarang, sinar gamma banyak dimanfaatkan dalam bidang kedokteran,
diantaranya untuk mengobati penyakit kanker dan mensterilkan peralatan rumah sakit. Selain
itu, sinar gamma dapat digunakan untuk melihat kerusakan pada logam.
Berikut beberapa pemanfaatan Sinar Gamma :

 Dimanfaatkan dunia kedokteran untuk terapi kanker


 Dimanfaatkan untuk sterilisasi peralatan rumah sakit
 Untuk sterilisasi makanan, bahan makanan kaleng
 Untuk pembuatan varietas tanaman unggul tahan penyakit dengan produktivitas tinggi
 Untuk mengurangi populasi hama tananaman (serangga)
 Untuk medeteksi keretakan /cacat pada logam (seperti kegunaan sinar X juga)
 Untuk sistem perunut aliran suatu fluida (misalnya aliran PDAM), mendeteksi
kebocoran.

Ø Sinar-X
Sinar-X, dikenal juga sebagai sinar Röntgen. Nama ini diambil dari penemunya, yaitu
Wilhelm C. Röntgen (1845 – 1923). Sinar-X dihasilkan dari peristiwa tumbukan antara
elektron yang dipercepat pada beda potensial tertentu. Sinar-X digunakan dalam bidang
kedokteran, seperti untuk melihat struktur tulang yang terdapat dalam tubuh manusia. Jika
Anda pernah mengalami patah tulang, sinar ini dapat membantu dalam mencari bagian tulang
yang patah tersebut. Hasil dari sinar ini berupa sebuah film foto yang dapat menembus
hingga pada bagian tubuh yang paling dalam. Orang yang sering merokok dengan yang tidak
merokok akan terlihat bedanya dengan cara menyinari bagian tubuh, yaitu paru-paru. Paru-
paru orang yang merokok terlihat bercak-bercak berwarna hitam, sedangkan pada normalnya
paru-paru manusia cenderung utuh tanpa bercak.
Berikut beberapa contoh pemanfaatan Sinar X :

 Dimanfaatkan di bidang kesehatan kedokteran untuk memotret organ-organ dalam tubuh


(tulang), jantung, paru-paru, melihat organ dalam tanpa pembedahan, foto Rontgen
 Untuk analisa struktur bahan / kristal
 Mendeteksi keretakan / cacat pada logam
 Memeriksa barang-barang di bandara udara / pelabuhan.

Ø Sinar Ultraviolet
Sinar ultraviolet dihasilkan dari radiasi sinar Matahari. Selain itu, dapat juga
dihasilkan dari transisi elektron dalam orbit atom. Jangkauan frekuensi sinar ultraviolet, yaitu
berkisar diantara 105 hertz sampai dengan 1016 hertz. Sinar ultraviolet dapat berguna dan
dapat juga berbahaya bagi kehidupan manusia. Sinar ultraviolet dapat dimanfaatkan untuk
mencegah agar bayi yang baru lahir tidak kuning warna kulitnya. Selain itu, sinar ultraviolet
yang berasal dari Matahari dapat merangsang tubuh manusia untuk memproduksi vitamin D
yang diperlukan untuk kesehatan tulang. Sinar ultraviolet tidak selamanya bermanfaat.
Lapisan ozon di atmosfer Bumi (pada lapisan atmosfer) berfungsi untuk mencegah supaya
sinar ultraviolet tidak terlalu banyak sampai ke permukaan Bumi. Jika hal tersebut terjadi,
akan menimbulkan berbagai penyakit pada manusia, terutama pada kulit.
Beberapa Contoh lain pemanfaatan Sinar Ultraviolet, yaitu :

 Untuk proses fotosintesis pada tumbuhan


 Membantu pembentukan vitamin D pada tubuh manusia
 Dengan peralatan khusus dapat digunakan untuk membunuh kuman penyakit,
menyucihamakan ruangan operasi rumah sakit berikut instrumen-instrumen pembedahan
 Untuk memeriksa keaslian tanda tangan di bank-bank.

Ø Sinar Tampak
Sinar tampak atau cahaya merupakan gelombang elektromagnetik yang dapat dilihat
dan sangat membantu dalam penglihatan. Anda tidak akan dapat melihat apapun tanpa
bantuan cahaya. Sinar tampak memiliki jangkauan panjang gelombang yang sempit, mulai
dari 400 nm sampai dengan 700 nm. Sinar tampak terdiri atas tujuh spektrum warna, jika
diurutkan dari frekuensi terkecil ke frekuensi terbesar, yaitu merah, jingga, kuning, hijau,
biru, nila, dan ungu (disingkat mejikuhibiniu). Sinar tampak atau cahaya digunakan sebagai
penerangan ketika di malam hari atau ditempat yang gelap. Selain sebagai penerangan, sinar
tampak digunakan juga pada tempat-tempat hiburan, rumah sakit, industri, dan
telekomunikasi.

Ø Sinar Inframerah
Sinar inframerah memiliki jangkauan frekuensi antara 1011 hertz sampai 1014 hertz.
Sinar inframerah dihasilkan dari transisi elektron dalam orbit atom. Benda yang memiliki
temperatur yang lebih relatif terhadap lingkungannya akan meradiasikan sinar inframerah,
termasuk dari dalam tubuh manusia. Sinar ini dimanfaatkan, di antaranya untuk pengindraan
jarak jauh, transfer data ke komputer, dan pengendali jarak jauh (remote control). Seorang
tentara yang sedang berperang dapat melihat musuhnya dalam kegelapan dengan bantuan
kacamata inframerah yang dapat melihat hawa panas dari seseorang. Dengan menggunakan
kacamata ini dengan sangat mudah seseorang dapat ditemukan dalam ruangan gelap. Sinar
inframerah dapat digunakan juga dalam bidang kedokteran, seperti diagnosa kesehatan.
Sirkulasi darah dalam tubuh Anda dapat terlihat dengan menggunakan bantuan sinar
inframerah. Selain itu, penyakit seperti kanker dapat dideteksi dengan menyelidiki pancaran
sinar inframerah dalam tubuh Anda.

Ø Gelombang Mikro
Gelombang mikro dihasilkan oleh rangkaian elektronik yang disebut osilator.
Frekuensi gelombang mikro sekitar 1010 Hz. Gelombang mikro disebut juga sebagai
gelombang radio super high frequency. Gelombang mikro digunakan, di antaranya untuk
komunikasi jarak jauh, radar (radio detection and ranging), dan memasak (oven). Di
pangkalan udara, radar digunakan untuk mendeteksi dan memandu pesawat terbang untuk
mendarat dalam keadaan cuaca buruk. Antena radar memiliki dua fungsi, yaitu sebagai
pemancar gelombang dan penerima gelombang. Gelombang mikro yang dipancarkan
dilakukan secara terarah dalam bentuk pulsa. Ketika pulsa dipancarkan dan mengenai suatu
benda, seperti pesawat atau roket pulsa akan dipantulkan dan diterima oleh antena penerima,
biasanya ditampilkan dalam osiloskop.
Jika diketahui selang waktu antara pulsa yang dipancarkan dengan pulsa yang
diterima Δt dan kecepatan gelombang elektromagnetik c = 3 × 108 m/s, jarak antara radar dan
benda yang dituju (pesawat atau roket), dapat dituliskan dalam persamaan berikut

s = ½ c.Δt
dengan:
s = jarak antara radar dan benda yang dituju (m),
c = kecepatan gelombang elektromagnetik (3 × 108 m/s), dan
Δt = selang waktu (s).

Angka 2 yang terdapat pada Persamaan muncul karena pulsa melakukan dua kali perjalanan,
yaitu saat dipancarkan dan saat diterima. Saat ini radar sangat membantu dalam pendaratan
pesawat terbang ketika terjadi cuaca buruk atau terjadi badai. Radar dapat berguna juga
dalam mendeteksi adanya pesawat terbang atau benda asing yang terbang memasuki suatu
wilayah tertentu.

Ø Gelombang Radio
Mungkin Anda sudah tahu atau pernah mendengar gelombang ini. Gelombang radio
banyak digunakan, terutama dalam bidang telekomunikasi, seperti handphone, televisi, dan
radio. Di antara spektrum gelombang elektromagnetik, gelombang radio termasuk ke dalam
spektrum yang memiliki panjang gelombang terbesar dan memiliki frekuensi paling kecil.
Gelombang radio dihasilkan oleh elektron pada kawat penghantar yang menimbulkan arus
bolak-balik pada kawat. Kenyataannya arus bolak-balik yang terdapat pada kawat ini,
dihasilkan oleh gelombang elektromagnetik. Gelombang radio ini dipancarkan dari antena
pemancar (transmitter) dan diterima oleh antena penerima (receiver). Jika dibedakan
berdasarkan frekuensinya, gelombang radio dibagi menjadi beberapa band frekuensi. Nama-
nama band frekuensi beserta kegunaannya dapat Anda lihat pada tabel berikut ini.

Rentang Frekuensi Gelombang Radio, berikut nama band, singkatan, frekuensi, panjang
gelombang, dan Contoh Penggunaan:
1. Extremely Low Frequency(ELF)=(3 – 30GHz),(105 – 104km),Komunikasi dengan
bawah laut.
2. Super Low Frequency(SLF)=(30 – 300GHz),(104 – 103km),Komunikasi dengan
bawah laut.
3. Ultra Low Frequency(ULF)=(300 – 3000Hz),(103 – 102km),Komunikasi dalam
pertambangan.
4. Very Low Frequency(VLF)=(3 – 30GHz),(102 – 104km),Komunikasi di bawah laut.
5. Low Frequency(LF)=(30 – 300GHz),(10 – 1km) Navigasi
6. Medium Frequency(MF)=(300 – 3000GHz),(1 – 10–1km),Siaran radio AM
7. High Frequency(HF)=(3 – 30GHz),(10–1 – 10–2km),Radio amatir
8. Very High Frequency(VHF)=(30 – 300GHz),(10–2 – 10–3km),Siaran radio FM dan
televisi
9. Ultra High Frequency(UHF)=(300 – 3000Hz),(10–3 – 10–4km),Televisi dan
handphone
10. Super High Frequency(SHF)=(3 – 30GHz),(10–4 – 10–5km),Wireless LAN
11. ExtremelyHighFrequency(EHF)=(30 – 300GHz),(10–5 – 10–6km),Radio astronomi
5) Dampak Negative Pemnfaatan Gelombang Elektromagnetik
Paparan radiasi ultraviolet-B yang berlebih terhadap manusia, hewan, tanaman dan bahan-
bahan bangunan dapat menimbulkan dampak negatif. Pada manusia, radiasi UV-B berlebih
dapat menimbulkan penyakit kanker kulit, katarak mata serta mengurangi daya tahan tubuh
terhadap penyakit infeksi.

Selain itu, peningkatan radiasi gelombang pendek UV-B juga dapat memicu reaksi
kimiawi di atmosfer bagian bawah, yang mengakibatkan penambahan jumlah reaksi
fotokimia yang menghasilkan asap beracun, terjadinya hujan asam serta peningkatan
gangguan saluran pernapasan.

1. Pada tumbuhan, radiasi UV-B dapat menyebabkan pertumbuhan berbagai jenis tanaman
menjadi lambat dan beberapa bahkan menjadi kerdil. Sebagai akibatnya, hasil panen
sejumlah tanaman budidaya akan menurun serta tanaman hutan menjadi rusak.
2. Pulsa microwaves dapat menimbulkan efek stres pada kimia syaraf otak.
3. Apabila terjadi lubang ozon, maka sinar UV, khususnya yang jenis UV tipe B yang
memiliki panjang gelombang 290 nm, yang menembus ke permukaan bumi dan kemudian
mengenai orang, dapat menyebabkan kulit manusia tersengat, merubah molekul DNA, dan
bahkan bila berlangsung menerus dalam jangka lama dapat memicu kanker kulit, termasuk
terhadap mahluk hidup lainnya.
4. Radiasi HP dapat mengacaukan gelombang otak, menyebabkan sakit kepala, kelelahan,
dan hilang memori, pemakaian HP bisa menyebabkan kanker otak.
5. Beberapa efek negatif yang bisa muncul sebagai akibat radiasi HP antara lain kerusakan
sel saraf, menurunnya atau bahkan hilangnya konsentrasi, merusak sistem kekebalan
tubuh, meningkatkan tekanan darah, hingga gangguan tidur dan perubahan aktivitas otak.
6. Sebagian besar garis-garis wajah dan kerut/keriput disebabkan oleh pemaparan berlebihan
terhadap sinar UV, baik UVA yang bertanggung jawab atas noda gelap, kerut/keriput, dan
melanoma maupun UVB yang bertanggung jawab atas kulit terbakar dan karsinoma.
7. Dampak negatif wi-fi sehubungan dengan radiasi elektromagnetik: keluhan nyeri di bagian
kepala, telinga, tenggorokan dan beberapa bagian tubuh lain bila berada dekat dengan
peralatan elektronik atau menara pemancar.

Bahaya Gelombang Elektromagnetik

 Dapat menyebabkan kanker kulit (Sinar ultraviolet).


 Dapat menyebabkan katarak mata(Sinar ultraviolet).
 Dapat menghitamkan warna kulit (Sinar ultraviolet).
 Dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh (Sinar ultraviolet).
 Dapat menyebabkan kemandulan (Sinar gamma).
 Dapat menyebabkan kerusakan sel/jaringan hidup manusia (Sinar X dan terutama
sinar gamma).
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Begitu besar peranan gelombang elektromagnetik yang bermanfaat dalam kehidupan kita
sehari-hari, tanpa kita sadari keberadaannya.

Spektrum elektromagnetik adalah rentang semua radiasi elektromagnetik yang mungkin.


Spektrum elektromagnetik dapat dijelaskan dalam panjang gelombang, frekuensi, atau tenaga
per foton. Spektrum ini secara langsung berkaitan :

Spektrum elektromagnetik dapat dibagi dalam beberapa daerah yang terentang dari sinar
gamma gelombang pendek berenergi tinggi sampai pada gelombang mikro dan gelombang
radio dengan panjang gelombang sangat panjang. Pembagian ini sebenarnya tidak begitu
tegas dan tumbuh dari penggunaan praktis yang secara historis berasal dari berbagai macam
metode deteksi. Biasanya dalam mendeskripsikan energi spektrum elektromagnetik
dinyatakan dalam elektronvolt untuk foton berenergi tinggi (di atas 100 eV), dalam panjang
gelombang untuk energi menengah, dan dalam frekuensi untuk energi rendah (? = 0,5 mm).
Istilah “spektrum optik” juga masih digunakan secara luas dalam merujuk spektrum
elektromagnetik, walaupun sebenarnya hanya mencakup sebagian rentang panjang
gelombang saja (320 – 700 nm)[1].

Dan beberapa contoh spektrum elektromagnetik seperti :


 Radar (Radio Detection And Ranging),digunakan sebagai pemancar dan penerima
gelombang)
 Infra Merah
Dihasilkan dari getaran atom dalam bahan dan dimanfaatkan untuk mempelajari
struktur molekul
 Sinar tampak
Mempunyai panjang gelombang 3990 Aº – 7800 Aº.
 Ultra ungu
Dimanfaatkan untuk pengenalan unsur suatu bahan dengan teknik spektroskopi.

Selain itu, dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa begitu besar peranan
gelombang elektromagnetik yang bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari, tanpa kita
sadari keberadaannya. Salah satu contohnya yaitu dalam dunia kedokteran. Sinar
elektromagnetik dalam spektrum sinar X digunakan untuk memotret organ-organ dalam
tubuh (tulang), jantung, paru-paru, melihat organ dalam tanpa pembedahan, foto Rontgen.
Selain itu pemanfaatan gelombang elektromagnetik juga digunakan dalam barang-barang
teknologi yang sering kita gunakan sehari-hari yaitu HP, radio, televisi, dll.

Spektrum elektromagnetik adalah susunan semua bentuk gelombang elektromagnetik


berdasarkan panjang gelombang dan frekuensinya. Adapun contohnya ialah: gelombang
radio, gelombang mikro, sinar imframerah, sinar gamma, sinar x, cahaya tampak, sinar
ultraviolet.
Selain banyak manfaat dari sinar elektromagnetik juga terdapat bahaya-bahaya yang
ditimbulkan dari sinar elektromagnetik di antaranya adalah:

 Dapat menyebabkan kanker kulit (Sinar ultraviolet).


 Dapat menyebabkan katarak mata(Sinar ultraviolet).
 Dapat menghitamkan warna kulit (Sinar ultraviolet).
 Dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh (Sinar ultraviolet).
 Dapat menyebabkan kemandulan (Sinar gamma).
 Dapat menyebabkan kerusakan sel/jaringan hidup manusia (Sinar X dan terutama sinar
gamma).

B. Saran
Dengan adanya gelombang elektromagnetik, kita dimudahkan dalam berbagai bidang
kehidupan. Seperti dibidang kesehatan, industry, bahkan teknologi. Maka dari itu, sudah
selayaknya kita menggunakannya serta memanfaatkan seefektif dan seefisien mungkin
gelombang elektromagnetik tersebut.
DAFTAR PUSTAKA

http://www.pustakasekolah.com/pengertian-gelombang-elektromagnetik.html
http://alfina30.blogspot.nl/2013/06/gelombang-elektromagnetik-makalah-fisika.html?m=1
http://punyasaproll.wordpress.com/2013/03/25/pengertian-spektrum-elektromagnetik-dan-
tansisi-elektron/
http://aktifisika.wordpress.com/2008/11/17/spektrum-gelombang-elektromagnetik/
file:///C:/Users/R%20KUN/Downloads/about%20all%20MY%20STUDY%20in%20SENIOR
%20HIGH%20SCHOOL%20%20FISIKA%20-
%20GELOMBANG%20ELEKTROMAGNETIK.htm
http://www.scribd.com/doc/220531532/Manfaat-Dan-Kerugian-Gelombang-Elektromagnetik
Purwoko dan Fendi. 2009. Physics For Senior High Schol Year X. Jakarta: Yudhistira.