Anda di halaman 1dari 3

SATUAN ACARA PENYULUHAN

A. Rencana Kegiatan
- Bidang Studi : Manajemen Asuhan Gizi Klinik
- Materi : 1000 hari pertama kehidupan
- Sasaran : Pasien di ruang tunggu Obgyn
Yang memiliki anak dibawah dua tahun serta ibu yang sedang
hamil.
- Waktu dan Tempat Penyuluhan
 Hari / Tanggal : Kamis, 21 Maret 2019
 Waktu : 09.00 wib s/d Selesai
 Tempat : Ruang tunggu Obgyn
- Metode : Ceramah, Tanya Jawab, dan Diskusi
- Media /alat Bantu : Leaflet dan power point 1000 hari pertama kehidupan
- Evaluasi :
Evaluasi dilakukan pada saat akhir dari Proses Penyuluhan, cara evaluasi adalah dengan
bertanya kepada peserta penyuluhan apakah ada bagian / materi yang kurang dimengerti.

B. Rincian Kegiatan Penyuluhan


No Tahapan Waktu Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta

1 Pembukaan 1. Mengucapkan salam 1. Menjawab salam


(5 menit) 2. Memperkenalkan diri 2. Mendengar dan
3. Menjelaskan tujuan Penyuluhan Memperhatikan
2 Kegiatan Inti 1. Menjelaskan tentang Pengertian 1000 Mendengarkan dan
(20 menit) hari pertama kehidupan. Memperhatikan
2. Menjelaskan tentang yang termasuk
1000 hari pertama kehidupan
3. Menjelaskan Faktor Risiko 1000 hari
pertama kehidupan.
4. Menjelaskan tentang pencegahan 1000
hari pertama kehidupan.
5. Menjelaskan tentang diet Gizi pada
1000 hari pertama kehidupan.
6. Menjelaskan makanan yang tepat
dikonsumsi oleh pasien baik dalam
kandungan maupun setelah lahir
hingga umur 2 tahun.
3 Penutup 1. Memberikan pertanyaan kepada 1. Menjawab pertanyaan
(5 menit) peserta penyuluhan untuk refresh 2. Memberikan pertanyaan
materi yang telah diberikan 3. Mendengarkan dan
2. Memberikan kesempatan peserta Memperhatikan
penyuluhan untuk bertanya
3. Menjawab Pertanyaan dari Peserta
4. Kesimpulan dari Penyuluhan
5. Salam Penutup

Materi Penyuluhan

A. Pengertian 1000 hari pertama kehidupan


1000 hari pertama kehidupan dihitung mulai dari anak masih dalam kandungan (9 bulan = 270
hari) dan sampai anak tersebut berusia 2 tahun (730 hari) dengan catatan 1 bulan = 30 hari.
B. Akibat Tidak Cukup Gizi pada Periode 1000 HPK
 Pertumbuhan otak terhambat
 Pertumbuhan masa tubuh dan komposisi badan sehingga anak bisa stunting atau pendek di
bandingkan standart tinggi anak seusianya.
 Metabolisme, glukosa, lipids, protein, hormone/receptor/gen
 Namun ada juga dampak jangka panjang yaitu perkembangan kognitifnya juga akan
terhambat, hasilnya, kecerdasannya akan mengurang serta ketangkasan berpikirnya sehingga
anak tidak berprestasi.
 Kekurangan nutrisi sejak dalam kandungan dan periode awal kehidupannya akan berdampak
pada tumbuh kembang anak pada kehidupan selanjutnya
C. Bagaimana caranya agar kebutuhan gizi bayi di 1000 Hari Pertama Kehidupan (Periode Emas)
dapat dipenuhi dengan sempurna?
1. Makan lebih banyak (dua porsi) dan beraneka ragam lauk pauk, sayur dan buah, agar
kebutuhan gizi janin terpenuhi dengan cukup sejak awal dan selama masa kehamilan,
dan minum tablet tambah darah 1 butir sehari, berarti total minimal 90 butir selama
masa kehamilan
2. Jangan merokok, jangan minum minuman bersoda, beralkohol, jangan makan mie
instan sebagai makanan pokok, hindari makanan berpengawet, dan jangan minum
obat tanpa resep dokter
3. Ikuti kelas ibu hamil, dan lakukan perawatan payudara untuk menjamin keberhasilan
pemberian ASI, tanyakan Bidan bagaimana cara perawatannya, (tanpa melakukan
hal ini keberhasilan pemberian ASI dapat terhambat)
4. Lakukan kunjungan pemeriksaan kehamilan ke Bidan, minimal 4 kali selama masa
kehamilan untuk memantau pertumbuhan janin
5. Rencanakan di mana tempat persalinan dan siapa Bidan yang akan menolong
persalinan
6. Lakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) langsung setelah bayi lahir, agar bayi
mendapatkan kolostrum dalam kehangatan dekapan ibu, dan inisiasi ini sangat
mendukung keberhasilan pemberian ASI Eksklusif
7. Berikan ASI secara EKSKLUSIF mulai bayi usia 0 – 6 bulan. Hanya ASI saja, tanpa
tambahan apapun, air juga tidak. Ingat lambung bayi baru lahir sangat kecil, dan
semua kebutuhan gizinya sampai dengan usia 0-6 bulan sudah terpenuhi dengan
sempurna hanya dengan ASI saja
8. Setelah usia 6 bulan sampai usia 2 tahun, teruskan pemberian ASI dengan makanan
tambahan pendamping ASI (MP ASI).
9. Menimbang bayi tiap bulan di Posyandu untuk dipantau tumbuh kembangnya.
10. Berikan kapsul vitamin A dan imunisasi lengkap sesuai jadwal
11. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum memberi ASI, sebelum
menyiapkan dan memberi MP ASI, sesudah membersihkan tinja anak, sebelum
makan dan sesudah BAB. Semuanya ini agar baik bayi maupun ibu tidak jatuh sakit
di periode emas ini.
D. Tahapan Pemberian Makan pada MPASI pada Bayi dan Balita
- Bayi umur 0-6 bulan, cukup ASI saja.
- Bayi umur 6-9 bulan, ASI dan makanan yang dibuat dengan disaring (tim saring).
- Bayi umur 9-12 bulan, bahan makanan sama dengan orang dewasa, tekstur makanan
dibuat agak kasar (cincang).
- Balita lebih dari 12 bulan, pada usia ini balita sudah mampu mengonsumsi makanan
keluarga yang dimasak biasa.